Transcript
hYzUisi4Uoo • Kitab Riyadush Shalihin #2.89: Nabi Tidak Pernah Menggunakan Tangannya Untuk Menyakiti Perempuan
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2570_hYzUisi4Uoo.txt
Kind: captions
Language: id
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullah.
Alhamdulillahi alaniukr ala taufiqi
asadu alla ilahaillallah
wahdahu la syarikalahuim
wa ashadu anna muhammadan abduhu wa
rasuluh da ridwan allahumma sholli
alaihi wa ala alihi wa ashabihi wa
ikhwani.
Kita masih melanjutkan bahasan kita dari
bab sebelumnya ya tentang maafkan ya.
Wa anha qalat dari Aisyah radhiallahu
taala anha beliau berkata, "Maaba
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
saian qiyadihi."
Rasul sahu alaihi wasallam tidak pernah
sedikit pun memukul dengan menggunakan
tangannya. Walamatan wala khadiman.
Tidak pernah dia gunakan tangannya untuk
memukul wanita. Tidak juga pembantu.
Illa an yujahida fisabilillah. Dia hanya
mukul menggunakan tangannya jika
berjihad di jalan Allah Subhanahu wa
taala.
Tidak pernah beliau diganggu sedikit
pun. Lantas beliau membalas
pengganggunya tersebut.
Kecuali ada suatu ee dari maharimillah,
dari hal-hal yang diharamkan oleh Allah
dilanggar. Fantantaqimu lillahi taala.
Maka dia pun ee membalas karena Allah
subhanahu wa taala.
Hadis ini menjelaskan tentang bagaimana
ee sikap Nabi yang sangat mudah
memaafkan dan tidak pernah memukul ee
seorang wanita pun dengan tangannya. Ya,
di sini disebutkan maaba rasul sahu
alaih wasallamaianq itu rasul sahu
alaihi wasallam tidak pernah memukul
suatuun dengan tangannya. Sebagian ulama
mengatakan maksudnya hewan pun dia tidak
pernah pukul dengan apa tangannya. Dia
tidak pernah memukul sesuatu apapun.
kita sebagian kita kalau marah hewan
dipukul, meja dipukul apalagi dipukul
dinding dipukul ya apa saja dipukul ya
kalau sudah emosi maka banyak yang
dipukul apalagi wanita di sini
disebutkan dikhususkan penyebutan wanita
dan pembantu karena dua orang inilah
yang sering kena sasaran ya tinju ya
istri maupun apa maupun pembantu.
Kalau marah istrinya dihajar, dihantam.
Demikian juga betapa mudah pembantu
atau yang sejerajat dengannya ya, anak
buah kemudian di pukul ya dengan dengan
tangan. Maka Rasulull Sallahu Alaihi
Wasallam tidak pernah ini semua tidak
pernah dia lakukan. Tidak pernah
perempuan tidak pernah ee apa namanya
pembantu, hewan, benda-benda mati tidak
pernah dia pukul karena emosi dengan
dengan tangannya. Illa an yujahida
fiabilillah. Rasulullah hanya
menggunakan tangannya. menggunakan
dengan pedangnya ketika berjihad
fisabilillah. Maka kita berusaha
mencontohi Nabi sallallahu alaihi
wasallam meskipun misalnya secara hukum
syari boleh kita memukul istri kalau
berlebihan. Allah telah membolehkan hal
tersebut. Ya. Kata Allah wallati takfuna
nusyuzahunna faiduhunna wahjuruhunna fil
madj wadribuhun.
Bangkang. Maka nasihati mereka. Istri
kalian kalau membangkang nasihati. Kalau
dinasihati tidak tidak nurut wahjuruhun,
maka boikotlah.
Boikotlah. Yaitu jangan dekati, jangan
tidur bareng ya supaya dia jerah ya.
Kalau masih belum lagi maka silakan di
dipukul. Pukul tapi dorban girir
mubarrih. Pukulan yang tidak memberi
bekas. Pukulan yang maksudnya adalah
mendidik bukan untuk mematahkan tulang
ya. Ya. Bukan ya merubah wajah ya.
kayak orang habis operasi plastik bukan
ya. Ya, tapi pukulan ini pukulan ini
boleh ya. Namun meskipun demikian kata
Rasul sahu alaihi wasallam, "Khiarukum
la yadrib." Laki-laki yang terbaik di
antara kalian tidak mukul. Dan
Rasulullah memilih untuk tidak memukul.
Orang bisa ada yang bisa mukul boleh
tapi dengan pukulan yang tadi dalam
rangka mendidik. Kalau tidak mampu ya
dia pisah baik-baik tanpa harus memukul.
Rasul sahu alaihi wasallam tidak pernah
mukul wanita sama sekali.
dan tidak pernah mukul pembantu sama
sekali. Padahal pembantu tempatnya
banyak kesalahan. Ya, sampai ketika
seorang bertanya kepada Rasulullah, "Kam
nafu khadim?" Berapa banyak kita maafkan
pembantu? Kata Rasul sahu alaihi
wasallam, "Sehari 70 kali." Sehari 70
kali. Karena pembantu namanya mungkin
dia capek, dia letih, mungkin
kadang-kadang kemampuan berpikirnya
terbatas ya. Sehingga dia menempuh
pekerjaan yang berat untuk kehidupannya.
Maka kata kita banyak beri uzur kepada
orang-orang seperti ini ya. Apalagi
jangan sampai kita tidak kasih uzur
apalagi sampai memukul. Rasulullah tidak
pernah. Illa ayyuha jahadi fisabilillah.
Kecuali Rasulullah berjihad di jalan
Allah. Ini dalil bahwasanya Rasul
berjihad dan banyak dalil menunjukkan
Rasulull sahu alaihi wasallam kalau
perang paling depan. Sampai kata Ali bin
Abi Thalib radhiallahu taala an
radhiallahu taala anhu. Kunna id maral
buu ya. Yaitu harb ya. Ittaqaina
birasulillah sallallahu alaihi wasallam.
Kami kalau sudah dalam peperangan
walqal apa namanya? Ee al adu. Kalau
sudah perang sudah dahsyat, api perang
sudah menyala maka kami berlindung di
balik Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Orang yang paling baik di antara kami
sejajar dengan Nabi sallallahu alaihi
wasallam. Jadi Nabi kalau perang paling
apa? Paling depan. Dan ini yang
mengutarakan adalah Ali bin Abi Thalib,
sang pendekar, sang jagoan. sampai dia
sendiri mengatakan kalau kami sudah
dalam kepepet, kondisi kepepet mendesak,
kami berlindung di balik Nabi sallallahu
alaihi wasallam. Oleh karena dalam hadis
disbutkan, orang yang paling buruk
adalah yang membunuh Nabi atau dibunuh
Nabi. Yang membunuh Nabi sebagaimana
orang Yahudi
atau yang dibunuh oleh seorang nabi. Ya.
Ya. Jadi Nabi kalau ee dia menggunakan
tangannya untuk memukul ketika jihad
fisabilillah. Adapun selain itu beliau
tidak ya. Bahkan disebutkan sini waman
minhuaiun qad tidaklah beliau diganggu
ya dalam gangguan apapun kemudian dia
balas dendam kepada pengganggunya
tersebut. Dia tidak pernah membalas
untuk karena urusan pribadinya. Enggak.
Kecuali ada perkara keharaman yang
dilanggar. Baru dia pun membalas karena
Allah subhanahu wa taala.
Dan banyak contoh Nabi sallallahu alaihi
wasallam ketika beliau yang diganggu,
beliau tidak membalas. Contoh seperti
kata beliau ee disihir oleh Labit bin
Aam Yahudi dari Bani Zuraiq. Disihir
sampai Rasulull sahu alaihi wasallam
sakit dan dibayangkan dia mendatangi
istrinya padahal beliau tidak mendatangi
istrinya. Ya, sampai akhirnya Allah
mengirim dua malaikat yang kemudian
ee berbicara satu di kepala Nabi, satu
kaki Nabi. Kemudian cerita bahwasanya
yang Nabi disihir oleh Asam, seorang
Yahudi dengan mengambil rambut Nabi
sallallahu alaihi wasallam yang disisir,
diambil kemudian dimasukkan dalam ee apa
namanya? Ee
suatu seperti apa dari kurma. Kemudian
masukkan di sumur. Setelah Rasul Sallahu
Alaihi Wasallam akhirnya sihirnya
berhasil dilepaskan. Beliau pun tidak
membalas kepada Labit binnil A'am Yahudi
ini. Beliau tidak balas. Beliau
membiarkan, beliau tidak membalas.
Sebagaimana juga Nabi sallallahu alaihi
wasallam ketika diganggu oleh wanita
Yahudiah yang beri minum, memberi makan
racun kepada Nabi ketika perang Khaibar,
maka wanita Yahudi ini meletakkan racun
di daging kambing yang sangat disukai
oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Bagian zira yaitu bagian paha kambing.
Diletakkan kemudian Rasulullah makan.
Ketika Rasulull sahu alai wasallam makan
bersama para sahabat, tiba-tiba
kambingnya berbicara, "Inni masmumah.
Sesungguhnya saya beracun." Maka
Rasulullah mengatakan, "Angkat tangan
kalian." Tapi sebagian sahabat sudah
terlanjur makan. Rasulullah juga sudah
terlanjur menelan. Ternyata sebagian
sahabat sudah terlanjur makan. Akhirnya
meninggal di tempat Rasul Sallahu Alaihi
Wasallam akhirnya sakit. Di antara sebab
beliau meninggal di antaranya sebab
sakit terkena racun tersebut sampai 3
tahun kemudian, 4 tahun kemudian
Rasulull Sallah alaihi wasallam
meninggal. Kata para ulama, "Karena
Allah ingin Nabi mendapatkan pahala mati
syahid." Ya. Tetapi Rasulull Sallahu
Alaihi Wasallam tidak disebutkan beliau
kemudian dendam kepada wanita ini.
Tidak. Beliau maafkan itu Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam kalau terkait
dengan dirinya. Padahal kalau kita
bicara umum ya, siapa mengganggu Nabi
berarti mengganggu agama. Iya enggak?
Kalau kalau kita di posisi Nabi kita
bilang ya ganggu saya berarti ganggu
agama dong. Saya simbol Islam. Tapi
ternyata Nabi tidak demikian.
Kalau terkait hanya untuk pribadinya,
untuk dirinya maka beliau tidak pernah
membalas. Beliau hanya membalas kalau
ada
yang haram yang dilanggar ya. Siapa yang
bisa seperti Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam? Ya, kita semua yang
kita balas rata-rata urusan pribadi,
bukan urusan apa? Agama. Urusan pribadi
kita balas ya. Tapi demikianlah akhlak
Nabi sallallahu alaihi wasallam ya.
Jadi kita berusaha mencontohi Nabi
dengan belajar tidak membalas kecuali
urusannya. Urusan apa? Agama. Sebisa
mungkin kalau urusan pribadi kita kita
maafkan sebisa mungkin kecuali kita
enggak kuat ya tinggal meledak ya. Tapi
kalau kita semat sabar tahan ya sudahlah
ini sudah qadarullah takdir Allah
mengurangi dosa-dosa saya mengangkat
derajat saya. Namanya hidup di dunia
adalah ibtilaat dunia isinya adalah
ujian-ujian. Kita memang diciptakan
untuk diuji. Ya udahlah sabarlah sabar.
Ya sudah jalani aja takdir Allah
Subhanahu wa taala ya. Dail ayyama
taf'alu ma tasya ya.
nafsan hakamal qada ya la tajan bi had
layali hadit dunya baqau kata Imam
Syafi'i rahimahullahu taala
ee
menasihati kita ya agar ketika terkena
ee peristiwa atau terkena musibah sabar
kata beliau, "Biarkan hari-hari
melakukan apa yang dia kehendaki.
Tetaplah engkau dalam sikap baik ya jika
takdir telah jatuh, telah tiba. Ini dari
Allah Subhanahu wa taala. Jangan kau ee
meronta karena satu peristiwa. Tidaklah
satu peristiwa kecuali akan sirna, akan
pergi. Oleh karenanya Ibnu Taimiyah
mengatakan bahwasanya musibah itu
seperti cuaca. Cuaca seperti akan ada
waktunya musim panas, musim dingin,
musim kering, musim hujan akan lewat.
Akan lewat ya. Oleh karenanya seorang
rida dengan kebesaran Allah Subhanahu wa
taala berusaha untuk tidak membalas
dendam
atas apa yang menimbanya kecuali terkait
dengan syariat maka dia harus membela
syari syariat. Dia dituntut bahkan kalau
dia punya kemampuan, maka wajib baginya
untuk membela apa? syariat. Tapi siapa
yang bisa seperti Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam? Tapi itulah nabi kita
sallallahu alaihi wasallam. Jangankan
sama orang muslim, Yahudi aja dia
maafkan
kita. Kalau kita sama muslim aja kita
habisi kalau bisa
sama Muslim kita habisi. Teman dekat
dulu, teman lama kita lupa. Pokoknya
habisi. Kalau bisa habisi, habisi. Kalau
bisa dibalas dobel bisa.
Tib kita lanjutkan
[Musik]
ya. Hadis berikutnya anasin radhiallahu
taala anhu
eh masih dalam bab alafu walad anil
jahilin memaafkan dan berpaling dari
orang-orang jahil.
Dari Anas radhiallahu anhu, beliau
berkata, "Qala kuntu amsi ma rasulillah
sallallahu alaihi wasallam alaihi burdun
najraniyun."
Aku berjalan bersama Nabi sallallahu
alaihi wasallam dan beliau sedang
memakai selendang yang dari Najran yaitu
nisbah kepada Najran kota Najran yang
berada di selatan Arab Saudi. Golidul
Hasyiyah yang ujung-ujungnya kasar itu
mungkin ada kain semacam selendang di
ujungnya mungkin tebal atau kasar.
Rasulullah pakai berjalan. Faadrahu
a'abiyun
fajabadahu biridaihi jabatan syadidatan.
Maka Nabi di kejar oleh orang Arab Badui
kemudian dihentikan. Nabi sedang
berjalan dihentikan tapi cara
menghentikannya dengan kasar. Dia tarik
selendang Nabi.
Nabi lagi jalan selendangnya ditarik ke
belakang. Padahal kita tahu selendang
tersebut kasar. Makanya Anas memberi
sifat selendang tersebut dengan golidul
hasiah, yaitu pinggirannya kasar. Maka
ditarik dengan jadbatan syadidatan
dengan tarikan yang keras.
Nabi sallallahu alaihi wasallam. Aku
melihat kepada pundak nabi sallallahu
alaihi wasallam.
Waqadarat bihasiatur rida. Ternyata
bekas merah akibat tarikan selendang
tersebut. Miniddati jadbatihi miniddati
jabatihi. Karena begitu keras tarikan
Arab Badui tadi. Tumma qal. Kemudian
Arab Badui ini berkata, "Ya Muhammad,
wahai Muhammad murli minillahilladziak.
Perintahkan anak buahmu untuk memberikan
harta Allah yang ada padamu, yang Allah
titipkan padamu, berikan untukku."
Faltafata ilaihi Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam. Rasul sahu alaihi
wasallam pun melihat balik wajah melihat
lelaki Arab Badwi tadi. Fadahika
Rasulullah tersenyum.
Kemudian Rasul sahu alaihi wasallam
suruh kasih harta kepada Arab Badwi ini
muttafa alai. Hadis riwayat Bukhari dan
Muslim. Hadis ini menunjukkan bagaimana
Rasulullah menggabungkan, memaafkan dan
dari orang yang jahil. Arab Badwi ini ya
menggabungkan
ee sikap keras dalam perbuatan maupun
perkataan.
Dengan perbuatan dia tarik kan bisa aja
om, om, Mas, bisa ngapain? langsung
tarik seperti itu kan bisa sentuh
Rasulullah kan bisa aja begitu kan biasa
itu Om, Mas, Pak bisa aja kita dia tarik
tidak perlu suatu yang tidak perlu
seperti Rasulull sahu alaihi wasallam
mau kabur aja ditarik Rasulullah sedang
jalan biasa kemudian dia tarik dengan
tarikan yang keras tarikan yang lembek
aja sebenarnya sudah bisa berhenti.
Kenapa harus tarik dengan apa? Keras.
Saking kerasnya sampai terlihat bekas di
pundak Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Itu Rasul sahu al wasamkan pakai rida
ya. Pakai rida.
Setelah itu dia gunakan perkataan yang
kasar. Dia panggil ya Muhammad.
Subhanallah. Ya Muhammad. Dia tidak
bilang ya Rasulullah ya Nabiallah. Wahai
Rasulullah wahai Nabiullah. Langsung
sebut nama ya Muhammad. Padahal Allah
larang. La tajalu dua arasul
bainakum baikum ba'. Janganlah kalian
memanggil nama rasul seperti kalian
panggil di antara kalian. Kalau kita
biasa mat-mat biasa. Kalau Rasulullah
jangan. Rasulullah tetap dipanggil
dengan nama ya rasulallah. Ya Nabiallah.
Oleh karena dalam Al-Qur'an seluruh nabi
Allah panggil dengan namanya kecuali
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
Ya Nuhu kata Allah ya Nuh. Ya Musa, ya
Adam ya Allah panggil ya Daud. Allah
panggil dengan namanya ya Nuh. Ya. Ee
Adam Rasul panggil dengan kecuali
Rasulullah. Allah tidak pernah panggil
nama Nabi langsung. Allah pasti menyebut
dengan nama
Rasulullah atau ya ayyuhan Nabi, ya
ayyuhar rasul atau Rasulullah. Allah
panggil dengan sifat yang menunjukkan
kelembutan Allah kepadanya. Seperti
Allah mengatakan, "Ya ayyuhal muddatir,
ya ayyuhal muzammil." Wahai orang yang
sedang berselimut. Ini itu metode orang
Arab untuk menunjukkan kedekatan dan
kelembutan. Gak ada ya Muhammad. Gak
ada.
Ya Muhammad. Dan para sahabat juga
enggak ada yang berani panggil apa? Ya
Muhammad. Yang berani cuma Arab Badui.
Tapi Rasulullah ini orang jahil enggak
ngerti. Ya Rasulullah maafkan.
Dan di antara yang menakjubkan Rasulull
sahu alaihi wasallam ketika dipanggil ya
sikap keras, perkataan keras. Kemudian
dia apa tujuannya? Tujuannya itu harta
yang ada pada engkau harta Allah ya
Muhammad. Bagi sama saya.
Iya ya. Harta Allah. Semua harta
titipan.
Ibaratnya kalau kita lagi jalan, eh itu
mobil titipan Allah. Iya benar. Saya pun
milik Allah. Harta milik Allah. Kali
kasih saya. Iya memang titipan Allah
tapi bukan buat kamu. Ya kan orang kalau
minta sesuatu kan pasti tolong saya ada
perlu ini. Enggak enggak ini bukan
meminta ini perintah.
Murli kata dia perintahkan anak buahmu
sahabat minillahilladziak.
Harta yang ada pada engkau itu milik
Allah. Perintahkan sahabat untuk berikan
kepadaku. Ini sudah kasar. Muhammad
perintah lengkap ini benar-benar badui
badui asli
tapi rasul sahu al wasam tidak marah
faltafata ilaihi rasulah alaihi wasallam
tengok dia langsung fadahika rasul sahu
alaihi wasallam tersenyum atau mendekati
tertawa kata rasul sahu alaihi wasallam
kasihkan dia. Ini yang menakjubkan
bagaimana rasul sahu alaihi wasallam
bisa langsung tersenyum tidak ada muka
masam terlebih dahulu langsung apa se
senyum itu yang susah kita susah seperti
itu. Kita lagi jalan tahu-tahu ke
senggel orang pasti hmm enggak ada ya
tafadol silakan enggak ada kita pasti
apa emo emosi. Karena kita memang kenapa
kita mudah emosi? Karena kita angkuh ego
kita tinggi. Ya, ego kita tinggi. Orang
kalau tawadu dia mudah maafkan kita.
Kita manusia manusia tempatnya salah.
Tapi kalau kita sudah merasa tinggi,
senggol sedikit tidak terima, singgung
sedikit tidak terima. Ya, apalagi
ditarik itu tidak terima. Ya, kok tidak
tahu siapa saya.
Kira-kira ya saya bayangkan ini susah
sekali ya susah sekali bisa langsung apa
memaafkan makanya saya bilang saya
pernah langsung maafkan tapi terpaksa
saya sering ceritain ketika saya keluar
dari pintu gerbang Universitas Islam
Madinah saya pakai mobil kesida tahun
'89 tahu-tahu ada mobil GMC gede nabrak
mobil saya peot saya buka kaca saya
bilang
assalamualaikum Syekh ternyata guru saya
viral enggak apaa gak apa enggak apaa
musykilah
sudah buka siap marah, ternyata guru
sudah meninggal. Rahimahullah dia. Guru
saya S2, guru saya S3.
Waktu dia tabrak saya, saya lagi S3
waktu itu. Ya sudahlah saya bisa
langsung tersenyum
mencontohi Nabi sallallahu alaihi
wasallam.
Subhanallah. Susah kita nih. Kita nih
egonya banyak ya. Kita senggol sedikit
enggak bisa. Senggol sedikit bukan bikin
jumpa pers. senggol sedikit bikin ah
enggak enggak kuat kita karena kita
egonya tinggi. Nabi sallallahu alaihi
wasallam langsung tersenyum. Bahkan
Rasulullah bilang, "Kasihkan kasihkan
kepada badi tersebut." Selesai
seurusannya. Jadi ini menunjukkan
bagaimana
akhlak Nabi yang luar biasa ee mudah
maafkan dan paling orang jahil dan mudah
dermawan memberikannya. Berikan ya.
Bab hadis berikutnya.
Waan ibni Mas'udin radhiallahu taala
anhu. Dari Ibnu Mas'ud radhiallahu anhu
qala.
Kata beliau, "Kaanni anzuru ila
rasulillahi sallallahu alaihi wasallam."
Seakan-akan aku melihat Rasulullah
sallahu alaihi wasallam yahqi nabiyan
minal anbiya. Rasulull sallahu alaii
wasallam bercerita tentang seorang nabi
shawatullah wasalamu alaihim yaitu para
nabi. Semoga selawat Allah kepada dan
salam Allah kepada mereka.
Nabi tersebut yang Rasulullah ceritakan
dorabahu qumuhu faadmauhu.
Dia dipukul oleh kaumnya sampai akhirnya
berdarah berlumuran darah.
Di antara darah adalah di wajahnya.
Wahua yamsahud dam an wajihi. Sang nabi
tersebut mengusap darah dari wajahnya.
Wqul. Kemudian dia berkata,
"Allahumagfirli kaumi fainnahum la
yalamun." Ya Allah ampunilah kaumku
sesungguhnya mereka tidak mengerti.
Muttafaqun alaih. Hadis riwayat Bukhari
dan Muslim.
Di sini Nabi sallallahu alaihi wasallam
ya menceritakan masa lalu ya dan ini di
antara metode Rasulull sahu alaihi
wasallam ketika sebagian sahabat
tidak sabar. Kata Rasul sahu alaihi
wasallam, "Walakinakum kaumun
tastajilun." Kalian adalah kaum yang
tidak sabar. Sungguh ada orang sebelum
kalian gara-gara beriman dibelah
digergaji dari kepalanya sampai bawah
dan dia tetap ber bersabar. J Rasulullah
menceritakan kisah-kisah masa lalu dan
sebagaimana Allah subhanahu wa taala di
antara metode Allah, Allah menceritakan
tentang kisah-kisah para nabi kepada
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
agar Rasulull sahu alaihi wasallam tahu
bahwasanya bukan dia yang seperti itu
saja tapi saudara-saudaranya dari
kalangan para nabi juga digitukan oleh
kaumnya. Maka Allah cerita tentang kisah
Nabi Nuh dan rata-rata kisah-kisah para
nabi turun di fase makiyah. difase
ketika Nabi ee berdakwah dengan susah 13
tahun di Makkah di mana Nabi sallallahu
alaihi wasallam tidak punya kekuatan
sehingga hanya bisa bersabar dan
bersabar. Maka Allah turunkan tentang
kisah Nabi Nuh Alaih Salam yang
berdakwah alfanatin illa khamsina ama
yang berdakwah 950 tahun. 950 tahun. Dan
selama 950 tahun berdakwah hasilnya cuma
wama amana maahu illa qolil. Tidak
beriman kepadanya cuma sedikit orang.
Ada yang bilang cuma 80 orang.
Bahkan ujung-ujungnya istrinya kafir,
anaknya kafir. Istrinya kafir, anaknya
kafir. Berat Nabi Nuh Alaih Salam.
Setelah Allah sebutkan tentang kisah
Nabi Nuh dan akhirnya turun banjir.
Kemudian dari langit keluar air, dari
bumi keluar air. Semua bumi jadi mata
air. Wafajarnal ard uyunan. Kami jadikan
bumi seluruhnya mata air. Faltaqal mau
al amrinq qudir. Maka bertemulah air
langit dan air bumi. Maka bumi
ditenggelamkan oleh Allah.
Setelah itu Allah berfirman, "Tilka
minilai nuihaik maam anta wqbir
inqil muttaqin." Inilah di antara berita
gaib yang kami wahyukan kepada engkau
wahai Muhammad. Sebelumnya kau tidak
tahu dan juga kaummu sebelumnya tidak
tahu. Oleh karenanya bersabarlah. Yaitu
lihatlah bagaimana sabarnya Nabi Nuh
Alaih Salam. Fasbir, bersabarlah.
Ya, sungguhnya ee kesudahan yang indah
bagi orang-orang yang bertakwa. Ya,
wlan naquu alaika minusuli maabitu bihi
fuada. Kata Allah, "Dan kami kisahkan
para kisah para nabi kepada engkau wahai
Rasulullah mautabbitu bihi fuada agar
mengkokokhimu." Bayangkan Allah bilang,
"Kami kisahkan kisah-kisah para rasul
kepada engkau." Mautabbitu bihi fuada
yang dengan kau mendengar kisah-kisah
ini kau menjadi tegar. Ya, demikiannya
Allah berfirman, "Wasbir kamara ulul
azmi minar rasul." Bersabarlah engkau
wahai Rasulullah sebagaimana para ulmi
yang bersabar. Para rasul ulul azmi yang
ber bersabar. Ya, ketika ee
apa namanya? Ee Rasulullah dimusuhi oleh
kaumnya, maka Allah ceritakan bahwa
demikianlah para nabi dahulu dimushi
oleh kaumnya. Wailain akhahum Huda. Nabi
Hud dari kaum Ad dimusuhi oleh kaum kaum
Ad. Waila Tsamuda akhahum shah. Kepada
kaum Tsamud kami kirim saudaranya
namanya Saleh. Ternyata dimusihi oleh
kaum kaum Tsamud. Waila Madyan. Kemudian
juga kepada dan di antaranya kepada
Quraisy. Allah kirim Nabi Muhammad
justru sukunya yang paling menentang
Nabi sallallahu alaihi wasallam. Nabi
harus meninggalkan kota Makkah menuju
Madinah. Maka Allah sebutkan tentang
kisah Nabi Musa yang harus keluar dari
Mesir ke negeri Madyan. Ya intinya Allah
ceritakan kisah-kisah dan demikian juga
Nabi menceritakan kepada para sahabat
tentang kisah-kisah orang terdahulu. Di
antaranya tentang kisah Nabi ini,
Nabi mengatakan, Ibnu Mas'ud mengatakan,
"Aku seakan-akan melihat Nabi sedang
bercerita tentang seorang nabi."
Darabahu qumuhu faadmauhu. Dipukul oleh
kaumnya. Dia menyeru kepada kebaikan.
Ya. Ya. Dia menyeru kepada
keselamatan tanpa ada minta sesuatu,
imbalan sedikit pun. Ya, makanya ketika
dalam surat Yasin ada sebagian nabi
berdakwah, akhirnya kaumnya pun marah.
Ya,
laillam tantahu lanarjumannakum. Ya,
kalau kalian tidak berhenti dakwah, kami
akan rajam kalian.
Wakum minnaabun alim dan kami akan
memberikan siksa yang pedih buat kalian.
Ya, akhirnya datang seorang wajaq
madin rajulun yas. Datang seorang dari
jauh disebut namanya Habib.
Maka dia ber dinasihati kaumnya karena
Rasul mau dipukulin, mau dibunuh, mau
dirajam sampai mati. Maka dia datang
dari jauh cepat-cepat dia mengatakan,
"Yaul mursalin." Wahai kaumku, ikutilah
para rasul. Ituu ma yasalukum ajran
wahum muhtadun. Ikutilah para rasul yang
tidak pernah minta upah dari kalian dan
mereka dapat hidayah. Akhirnya mereka
ngamuk, dia yang dibunuh. Habib ini yang
dibunuh, dibunuh oleh kaumnya.
Artinya Allah ceritakan ke sisi
bahwasanya dakwah itu tidak semudah yang
dibayangkan.
Maka nabi ini siapa yang lebih mud siapa
apa kurang salehnya nabi ini? Nabi
dapat wahyu langsung dari Allah kirim
Jibril kepada dia. Dan apa kurang kurang
sabarnya para nabi? Apa kurang pandai
berbicaranya?
Seluruh hati mereka bersih. Tapi namanya
audiens ada yang bejat. Ada yang bejat.
Akhirnya dia dipukul oleh kaumnya sampai
berdarah.
Dan berdarah di bagian ee tubuh yang
paling mulia itu wajah.
Kalau darah mungkin di kaki wajah
berdarah-darah.
Wahua yamsahud dam. Sementara dia sedang
mengusap darah yang bercucuran. Di saat
sedang luka-luka tersebut dia berdoa,
"Rabbighfirli qumi." Allahumagfirli
fainnahum la ya'lamun. Ya Allah
ampunilah kaumku. Sesungguhnya mereka
tidak tahu. Sedang darah bercucuran.
Beda kalau sudah sembuh, sudah makan
telur, nasi bubur sama telur goreng. Ya
ampuni ya, maaf. Enggak, ini lagi
luka-luka,
lagi luka-luka, lagi bermuran darah,
lagi bercucuran darah. Di saat lagi
terluka tersebut, dia langsung berkata,
"Allahumagfirli finnahum la y'alamun."
Ya Allah, ampunilah kaumku. Sesungguhnya
mereka tidak mengetahui.
Ya, disebutkan oleh Ibnu Taimiyah
rahimahullah dalam satu riwayat, Nabi
juga melakukan demikian.
Ketika dalam perang Uhud, Nabi sempat
istab'ada, yaitu sempat merasa orang
seperti ini tidak mungkin mereka ini
yang tidak mungkin dapat hidayah. Maka
sallah sallam pernah berkata dalam satu
hadis ketika dia dilukai wajahnya
berdarah giginya patah ya sampai
disebutkan dalam se riwayat ada
ring-ring besi masuk di pipinya dan
dihantam pundaknya di taruh lubang dia
jatuh di situ. Artinya Rasulullah
fisiknya seperti saya pernah sampaikan
pada pertemuan kemarin. Maka itu
Rasulull sahu alaihi wasallam mengatakan
kaifa yuflihu syju nabiyahum wahua
yuduhum ilal islam. Bagaimana bisa
beruntung suatu kaum yang melukai wajah
nabi mereka padahal sang nabi serang
sedang menyuruh mereka kepada Islam. Itu
nabi ini cari apa? Cuma ingin kebaikan
mereka malah dibalas dengan hantaman
sampai melukai wajah nabi tersebut.
Yaitu maksudnya rasul sahu alaihi
wasallam sendiri. Bagaimana bisa
beruntung? Maka Allah tegur Nabi. Allah
turunkan ayatnya laisa laka minal
amriaiun
alaihimahum
faahumimun. Bukanlah urusan engkau wahai
Muhammad urusan hidayah bukan di
tanganmu yaadibahum
atau Allah akan mengazab mereka
gara-gara perbuatan mereka yaakaiun
ya alaihim apakah bisa jadi Allah buat
mereka bertobat
atau buat mereka disiksa oleh Allah
urusan Allah subhanahu wa taala dan
ternyata mereka bertobat disebutkan
dalam sebagian riwayat setelah itu
Rasulullah berdoa rbigfirli
Allahumfirli kaumi. Ya Allah ampunilah
kaumku. Sesungguhnya mereka tidak
mengetahui. Datang dalam sebagai riwayat
Nabi yang mengalami ini juga. Maka nabi
berkata, "Ya Allah ampunilah kaumku.
Sesungguhnya mereka tidak mengerti." Dan
benar, akhirnya banyak penjahat-penjahat
di perang Uhud masuk Islam. Di antaranya
Khalid bin Walid. Gara-gara dia 70 orang
sahabat meninggal. Gara-gara dia ee
Hamzah meninggal.
Khalid bin Walid masuk Islam. Wahsyi
yang bunuh Hamzah masuk Islam.
pimpinannya Abu Sufyan juga masuk Islam.
Bahkan mereka berjihad Abu Sufyan
meninggal dalam jihad ya. Subhanallah.
Jadi ternyata banyak yang masuk. Ikrimah
yang tadinya menentang Nabi ternyata
juga masuk Islam dan meninggal juga di
medan pertempuran mati syahid.
Ya. Dan akhirnya benar ternyata banyak
yang masuk masuk Islam.
Ini menunjukkan bagaimana Nabi
menceritakan kisah nabi lain agar
menjadi pelajaran ya bagi para sahabat
tentang sifat memaafkan para para nabi.
Allahumagfirli fainnahum la y'lamun. Tib
pembahasan
nabi ini ketika dia dilukai oleh kaumnya
kemudian berlemburan darah di wajahnya
dia mendoakan apa? Ya Allah apa doanya?
Ya Allah ampunilah kaumku. Sesungguhnya
mereka tidak mengerti. Kalau mereka tahu
saya nabi, kalau mereka tahu saya tidak
mencari harta, kalau mereka tahu saya
ingin mereka masuk surga, tentu mereka
tidak akan diinikan saya. Tentu mereka
akan mengagungkan saya. Tapi karena
mereka tidak tidak tahu. Kalau mereka
tahu, mereka tidak mungkin beginiin
saya. Baik. Bolehkah kita mohon ampunan
buat orang kafir?
Ini nabi doain apa? Magfirah.
Allahumagfirli kaumi. Ya Allah ampunilah
kaumku. Kaumnya kafir atau tidak? Super
kafir mukulin nabi super kafir
mukulin ustaz aja bisa kita kafirin
apalagi mukulin apa nabis berdarah-darah
ya ini super kafir nabi dipukulin
berdarah luar biasa berarti nabi ini
memohon ampunan buat orang kafir boleh
atau tidak
saya saya cerita ini. Nabi ini doain
keampunan buat kaumnya yang sedang
kafir. Boleh atau tidak? Bolehlah. Masa
nabi ini salah, nabi ini benar dan dia
sedang diceritain oleh Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam. Ya, tayib.
Bagaimana kita mengkompromikan sementara
kita tidak boleh banyak ayat melarang
kita untuk memohon ampunan bagi orang
kafir.
Jawabannya bahwasanya yang dilarang
memohon ampunan bagi orang kafir yang
sudah meninggal dunia. Ini sudah sepakat
ulama. Tidak boleh.
Allah melarang Nabi ketika Rasulullah
mendoakan ingin mendoakan pamannya Abu
Thalib yang meninggal dalam kondisi
kafir karena banyak bantu Nabi. Rela
mati untuk bela Nabi. Ya. Ya.
Ya. Ee
kata dia, "Wallahi lan yasila ilaika
bidatin hatta fitabi dafina." Kata Abu
Thalib, "Demi Allah, tidak ada satu
pukulan akan sampai kepada engkau wahai
keponakanku,
kecuali saya sudah dikubur dalam tanah.
Baru silakan. Kalau saya masih hidup,
enggak bakalan." Jadi Abu Thalib pasang
badan, tapi akhirnya dia meninggal
dunia. Ketinggal dunia, Nabi ingin dia
masuk Islam, ternyata enggak masuk
Islam. Terus Nabi mengatakan eh la
astagfirunallahafirallaha
laka malam unha anka la astagfirunallah
laka malam unha anka aku akan mohon
ampunan kepada Allah untuk engkau wahai
pamanku selama aku tidak dilarang
ternyata dilarang
Allah turunkan firmannya wana makana lin
nabiy walladzina amanu an yastagfirul
musyrikin tidak pantas bagi seorang nabi
dan juga kaum mukminin untuk mohon
ampunan bagi orang musyrikin
walau kanu uli qurba meskipun karib
kerabat min ba'da maabinahum annahum
ashabul jahim setelah jelas bahwasanya
mereka adalah penghuni neraka jahanam
jadi kalau sudah mati sudah selesai
enggak bisa dimohon ampunan buat orang
kafir enggak boleh enggak boleh mohon
ampunan dan gak boleh mohon rahmat gak
boleh gak boleh kita bilang orang kafir
almarhum enggak boleh tapi sekarang
almarhum sudah jadi bahasa Indonesia
almarhum maksudnya sudah meninggal
sebenarnya almarhum itu bahasa Arab
artinya nya yang dirahmati oleh Allah.
Enggak boleh kita bilang gitu sama orang
kafir itu almarhum ya maksudnya kita
mohon ampunan kepada orang mukmin. Orang
kafir enggak boleh tapi sudah jadi
bahasa Indonesia. Iya. Enggak sama kalau
orang dapat sesuatu orang kafir bilang
alhamdulillah orang Buddha orang sudah
jadi bahasa Indonesia. Kadang orang
kafir juga bilang apa? Innalillah.
Padahal dia musyid dan kafir. Sudah jadi
bahasa Indo Indonesia. Kalau kita itu
satu doa. Satu doa. Jadi kalau orang
kafir meninggal enggak boleh kita mohon
ampunan. Kalau masih hidup maka boleh
kita mohon ampunan dengan maksud ya
Allah berilah petunjuk kepada mereka
atau jadikan kondisi mereka agar mereka
bisa diampuni. Karena dosa kekufuran gak
mungkin diampuni kecuali mereka bertau
bertobat. Ini yang bagaimana kita
mengkompromikan. Maksudnya kalau kita
bilang kalau ee nabi ini berkata, "Ya
Allah ampunilah kaumku." Maksudnya, "Ya
Allah, beril hidayah kepada mereka agar
mereka diampuni oleh Engkau." Ya, bukan
langsung minta ampunan kepada kekafiran.
Karena kekafiran tidak akan di ampuni,
kesyirikan tidak akan diampuni.
Itu maksud dari doa ini.
Tib kita lanjutkan ee hadis terakhir
pada pertemuan kali ini bab ini ya.
Wa an Abi Hurairaat radhiallahu taala
anhu dari sahabat Abu Hurairah
radhiallahu anhu anna rasul sahu alaii
wasallam q bahwasanya Rasul sahu alaih
wasallam bersabda laisadidu burah
bukanlah orang yang kuat adalah orang
yang menang dalam pergulatan surah itu
perkelahian pergulatan surah yatasara
yatasaraan maksudnya mereka berdua
saling gulat saling berkelai innama
syadidulladzi yamliku nafsahual gab
sesungguhnya orang yang hebat orang yang
kuat adalah yang mampu ee menahan
dirinya ketika ketika sedang marah.
Mengkrol dirinya ketika sedang marah.
Muttafaqun alaihi hadis riwayat Bukhari
dan Muslim. Ya. Maka di sini kita tahu
namanya orang yang menang perkelahian ya
orang yang kuat ya. Menang gulat, menang
tinju, menang perkelahian, menang
pertempuran ya orang kuat. Itulah yang
dipahami orang kuat di kalangan
masyarakat. Maka Rasul sahu alaii
wasallam ingin menunjukkan ada yang
lebih hebat daripada itu. Jadi maknanya
laisyadidu bukanlah orang yang kuat yang
sesungguhnya. Yang sejatinya dikatakan
orang kuat itu bukan yang menang dalam
per kelahian. Tetapi yang kuat adalah
orang yang bisa mengontrol dirinya
ketika sedang sedang ini orang hebat.
Kenapa dia hebat? Karena imannya kuat.
Karena dia beriman dengan apa yang
terjadi. Beriman dengan takdir ya
husnuzan kepada Allah subhanahu wa
taala. Maka dia bisa mengontrol dirinya.
Orang seperti ini dia tidak sombong.
Kalau sombong biasanya langsung ngamuk.
Arogan. Sentil sedikit enggak kuat.
Arogan karena di belakang dia ada
backingan atau dia memang orang hebat
sehingga dia tidak bisa mengontrol
dirinya. Tapi orang yang beriman yang
tawadu,
merendah diri
beriman dengan takdir, maka dia bisa
mengontrol dirinya dan dia tahu
bahwasanya
meredam amarah salah satu ciri penghuni
surga. Sebagaimana sering kita sampaikan
Allah mengatakan
bersegeralah kalian menuju ampunan Allah
dan menuju surga Allah yang luasnya
seluas langit dan bumi yang Allah
siapkan bagi orang yang bertakwa. Siapa
mereka? Allinafiqu
orang-orang yang senantiasa berinfak
dalam kondisi lapang maupun dalam
kondisi sulit. Wal minal git orang-orang
yang beradam amarahinas
dan orang yang memaafkan. Di antaranya
alkadi minal ghait yang meredam amarah.
Dia bisa mengontrol dirinya. Kenapa dia
meredam amarah? Karena Allah Subhanahu
wa taala. Alkadam yaitu misalnya air
sudah mau luber dia ikat. Dia ikat mulut
daripada tempat air tersebut sehingga
tidak tumpah. Yaitu kalau ditinjau dari
sebab kemarahan sudah diubun-ubun.
Tapi dia ikat dia tahan sehingga dia
tidak ee tidak marah. Dan dia ingat
bahwasanya di antara amal mulia, amal
saleh yang mulia sebab orang masuk surga
adalah meredam apa? Amarah. Rasulullah
bersabda kepada seorang yang wasiat, "La
taqd wakal jannah." Jangan kau marah
maka kau masuk apa? Sur surga. Aljaza
minil amal. Balasan sesuai dengan
perbuatan. Kalau kau tidak ingin
dimarahi oleh Allah, jangan marah orang.
Kalau kau tidak ingin dimurkai oleh
Allah, maka jangan murka sama orang.
Sabar.
Tidak benar kalau seorang marah katakan
lepaskan teriak ya itu enggak benar.
Katanya sebagian psikolog mengatakan
kalau lagi marah teriak aja gak sabar
karena Allah subhanahu wa taala ya sabar
ya. Kalau sedang marah berwudu. Kalau
lagi marah lagi salat ya. Lagi marah
lagi duduk. Kalau lagi marah lagi tidur.
Paksa tidur. Bangun insyaallah sudah
ketawa-ketiwi.
Bagaimana sama istri? Tidur aja bangun
senyum-senyum. Kenapa senyam-senyum?
Mimpi poligami ya.
Belum marah tidur. Jangan jangan jangan
jangan. Kata Rasul sahu alaihi wasallam
gba ahadukum falyaskut. Jika salah
seorang kalian sedang marah jangan
bicara.
Karena dia belum mengontrol dirinya.
lagi mau bicara. Sabar saya belum bisa
mengontrol diri saya, saya tidak mau
bicara. Karena kalau sudah marah tidak
bisa mengontrol bicara pasti ngelantur
dan dampaknya nanti parah. Bisa ceraikan
istri, bisa maki-maki orang, bisa marah
bicara tersebut bisa ee apa memotivasi
perbuatan yang lebih daripada itu. Ya,
oleh karenanya seorang berasa ee
berusaha untuk manajemen apa diri ketika
sedang sedang marah. Ingat saya ini
siapa? Saya dari tanah. Bahkan kalau
kata Nabi sallallahu alaihi wasallam,
kalau sedang marah berdiri.
Wailla falya'ud. Kalau tidak bisa masih
emosi duduk. Kalau tidak bisa falyat.
Tidur baring. Baring di tanah. Kau sudah
di tanah ngapain kau sombong? Sudah
enggak usah marah. Ini sudah takdir
Allah Subhanahu wa taala. Jangan emosi.
Emosi hanya menimbulkan dampak yang yang
buruk. Betapa banyak keluarga hancur
gara-gara emosi. Betapa banyak kabilah
saling bunuh-bunuhan gara-gara emosinya.
Betapa banyak orang meninggal gara-gara
emosi. Oleh karenanya seorang ya jangan
marah. Apa perkataan salaf? Algadabu
awaluhu junun wa akhiruhun nadam. Marah
itu awalnya seperti orang gila,
ujung-ujungnya menyesal. Ujung-ujungnya
apa? Me menyesal. Dan demikian yang
terjadi kepada orang sedang marah. Oleh
karenanya seorang yang sedang marah dia
berusaha ngontrol dirinya karena Allah
subhanahu wa taala. Karena dia ingin
mendapat pujian dari Nabi yang Nabi
sallallahu alaihi wasallam bersabda,
"Walakinid innama syadid man yamliku
nafsahu indal gab." Sesungguhnya jagoan
yang sesungguhnya ada orang bisa
mengontrol dirinya ketika sedang sedang
marah. Ketika dia bisa mengontrol
dirinya sedang marah, maka dialah jagoan
yang sesungguhnya.
Demikian ikhwan dan akhwat yang
dirahmati Allah subhanahu wa taala. Kita
selesai dari bab ini. Insyaallah kita
lanjutkan bab berikutnya pada pertemuan
berikutnya bab ihtimalul aza ya.
Bab tentang bersabar ketika terkena
gangguan. Insyaallah pada pertemuan
berikutnya. Wallahu taam. Demikian saja.
Wabillahfikah. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.