Transcript
hYzUisi4Uoo • Kitab Riyadush Shalihin #2.89: Nabi Tidak Pernah Menggunakan Tangannya Untuk Menyakiti Perempuan
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2570_hYzUisi4Uoo.txt
Kind: captions Language: id wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullah. Alhamdulillahi alaniukr ala taufiqi asadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahuim wa ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh da ridwan allahumma sholli alaihi wa ala alihi wa ashabihi wa ikhwani. Kita masih melanjutkan bahasan kita dari bab sebelumnya ya tentang maafkan ya. Wa anha qalat dari Aisyah radhiallahu taala anha beliau berkata, "Maaba Rasulullah sallallahu alaihi wasallam saian qiyadihi." Rasul sahu alaihi wasallam tidak pernah sedikit pun memukul dengan menggunakan tangannya. Walamatan wala khadiman. Tidak pernah dia gunakan tangannya untuk memukul wanita. Tidak juga pembantu. Illa an yujahida fisabilillah. Dia hanya mukul menggunakan tangannya jika berjihad di jalan Allah Subhanahu wa taala. Tidak pernah beliau diganggu sedikit pun. Lantas beliau membalas pengganggunya tersebut. Kecuali ada suatu ee dari maharimillah, dari hal-hal yang diharamkan oleh Allah dilanggar. Fantantaqimu lillahi taala. Maka dia pun ee membalas karena Allah subhanahu wa taala. Hadis ini menjelaskan tentang bagaimana ee sikap Nabi yang sangat mudah memaafkan dan tidak pernah memukul ee seorang wanita pun dengan tangannya. Ya, di sini disebutkan maaba rasul sahu alaih wasallamaianq itu rasul sahu alaihi wasallam tidak pernah memukul suatuun dengan tangannya. Sebagian ulama mengatakan maksudnya hewan pun dia tidak pernah pukul dengan apa tangannya. Dia tidak pernah memukul sesuatu apapun. kita sebagian kita kalau marah hewan dipukul, meja dipukul apalagi dipukul dinding dipukul ya apa saja dipukul ya kalau sudah emosi maka banyak yang dipukul apalagi wanita di sini disebutkan dikhususkan penyebutan wanita dan pembantu karena dua orang inilah yang sering kena sasaran ya tinju ya istri maupun apa maupun pembantu. Kalau marah istrinya dihajar, dihantam. Demikian juga betapa mudah pembantu atau yang sejerajat dengannya ya, anak buah kemudian di pukul ya dengan dengan tangan. Maka Rasulull Sallahu Alaihi Wasallam tidak pernah ini semua tidak pernah dia lakukan. Tidak pernah perempuan tidak pernah ee apa namanya pembantu, hewan, benda-benda mati tidak pernah dia pukul karena emosi dengan dengan tangannya. Illa an yujahida fiabilillah. Rasulullah hanya menggunakan tangannya. menggunakan dengan pedangnya ketika berjihad fisabilillah. Maka kita berusaha mencontohi Nabi sallallahu alaihi wasallam meskipun misalnya secara hukum syari boleh kita memukul istri kalau berlebihan. Allah telah membolehkan hal tersebut. Ya. Kata Allah wallati takfuna nusyuzahunna faiduhunna wahjuruhunna fil madj wadribuhun. Bangkang. Maka nasihati mereka. Istri kalian kalau membangkang nasihati. Kalau dinasihati tidak tidak nurut wahjuruhun, maka boikotlah. Boikotlah. Yaitu jangan dekati, jangan tidur bareng ya supaya dia jerah ya. Kalau masih belum lagi maka silakan di dipukul. Pukul tapi dorban girir mubarrih. Pukulan yang tidak memberi bekas. Pukulan yang maksudnya adalah mendidik bukan untuk mematahkan tulang ya. Ya. Bukan ya merubah wajah ya. kayak orang habis operasi plastik bukan ya. Ya, tapi pukulan ini pukulan ini boleh ya. Namun meskipun demikian kata Rasul sahu alaihi wasallam, "Khiarukum la yadrib." Laki-laki yang terbaik di antara kalian tidak mukul. Dan Rasulullah memilih untuk tidak memukul. Orang bisa ada yang bisa mukul boleh tapi dengan pukulan yang tadi dalam rangka mendidik. Kalau tidak mampu ya dia pisah baik-baik tanpa harus memukul. Rasul sahu alaihi wasallam tidak pernah mukul wanita sama sekali. dan tidak pernah mukul pembantu sama sekali. Padahal pembantu tempatnya banyak kesalahan. Ya, sampai ketika seorang bertanya kepada Rasulullah, "Kam nafu khadim?" Berapa banyak kita maafkan pembantu? Kata Rasul sahu alaihi wasallam, "Sehari 70 kali." Sehari 70 kali. Karena pembantu namanya mungkin dia capek, dia letih, mungkin kadang-kadang kemampuan berpikirnya terbatas ya. Sehingga dia menempuh pekerjaan yang berat untuk kehidupannya. Maka kata kita banyak beri uzur kepada orang-orang seperti ini ya. Apalagi jangan sampai kita tidak kasih uzur apalagi sampai memukul. Rasulullah tidak pernah. Illa ayyuha jahadi fisabilillah. Kecuali Rasulullah berjihad di jalan Allah. Ini dalil bahwasanya Rasul berjihad dan banyak dalil menunjukkan Rasulull sahu alaihi wasallam kalau perang paling depan. Sampai kata Ali bin Abi Thalib radhiallahu taala an radhiallahu taala anhu. Kunna id maral buu ya. Yaitu harb ya. Ittaqaina birasulillah sallallahu alaihi wasallam. Kami kalau sudah dalam peperangan walqal apa namanya? Ee al adu. Kalau sudah perang sudah dahsyat, api perang sudah menyala maka kami berlindung di balik Nabi sallallahu alaihi wasallam. Orang yang paling baik di antara kami sejajar dengan Nabi sallallahu alaihi wasallam. Jadi Nabi kalau perang paling apa? Paling depan. Dan ini yang mengutarakan adalah Ali bin Abi Thalib, sang pendekar, sang jagoan. sampai dia sendiri mengatakan kalau kami sudah dalam kepepet, kondisi kepepet mendesak, kami berlindung di balik Nabi sallallahu alaihi wasallam. Oleh karena dalam hadis disbutkan, orang yang paling buruk adalah yang membunuh Nabi atau dibunuh Nabi. Yang membunuh Nabi sebagaimana orang Yahudi atau yang dibunuh oleh seorang nabi. Ya. Ya. Jadi Nabi kalau ee dia menggunakan tangannya untuk memukul ketika jihad fisabilillah. Adapun selain itu beliau tidak ya. Bahkan disebutkan sini waman minhuaiun qad tidaklah beliau diganggu ya dalam gangguan apapun kemudian dia balas dendam kepada pengganggunya tersebut. Dia tidak pernah membalas untuk karena urusan pribadinya. Enggak. Kecuali ada perkara keharaman yang dilanggar. Baru dia pun membalas karena Allah subhanahu wa taala. Dan banyak contoh Nabi sallallahu alaihi wasallam ketika beliau yang diganggu, beliau tidak membalas. Contoh seperti kata beliau ee disihir oleh Labit bin Aam Yahudi dari Bani Zuraiq. Disihir sampai Rasulull sahu alaihi wasallam sakit dan dibayangkan dia mendatangi istrinya padahal beliau tidak mendatangi istrinya. Ya, sampai akhirnya Allah mengirim dua malaikat yang kemudian ee berbicara satu di kepala Nabi, satu kaki Nabi. Kemudian cerita bahwasanya yang Nabi disihir oleh Asam, seorang Yahudi dengan mengambil rambut Nabi sallallahu alaihi wasallam yang disisir, diambil kemudian dimasukkan dalam ee apa namanya? Ee suatu seperti apa dari kurma. Kemudian masukkan di sumur. Setelah Rasul Sallahu Alaihi Wasallam akhirnya sihirnya berhasil dilepaskan. Beliau pun tidak membalas kepada Labit binnil A'am Yahudi ini. Beliau tidak balas. Beliau membiarkan, beliau tidak membalas. Sebagaimana juga Nabi sallallahu alaihi wasallam ketika diganggu oleh wanita Yahudiah yang beri minum, memberi makan racun kepada Nabi ketika perang Khaibar, maka wanita Yahudi ini meletakkan racun di daging kambing yang sangat disukai oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam. Bagian zira yaitu bagian paha kambing. Diletakkan kemudian Rasulullah makan. Ketika Rasulull sahu alai wasallam makan bersama para sahabat, tiba-tiba kambingnya berbicara, "Inni masmumah. Sesungguhnya saya beracun." Maka Rasulullah mengatakan, "Angkat tangan kalian." Tapi sebagian sahabat sudah terlanjur makan. Rasulullah juga sudah terlanjur menelan. Ternyata sebagian sahabat sudah terlanjur makan. Akhirnya meninggal di tempat Rasul Sallahu Alaihi Wasallam akhirnya sakit. Di antara sebab beliau meninggal di antaranya sebab sakit terkena racun tersebut sampai 3 tahun kemudian, 4 tahun kemudian Rasulull Sallah alaihi wasallam meninggal. Kata para ulama, "Karena Allah ingin Nabi mendapatkan pahala mati syahid." Ya. Tetapi Rasulull Sallahu Alaihi Wasallam tidak disebutkan beliau kemudian dendam kepada wanita ini. Tidak. Beliau maafkan itu Rasulullah sallallahu alaihi wasallam kalau terkait dengan dirinya. Padahal kalau kita bicara umum ya, siapa mengganggu Nabi berarti mengganggu agama. Iya enggak? Kalau kalau kita di posisi Nabi kita bilang ya ganggu saya berarti ganggu agama dong. Saya simbol Islam. Tapi ternyata Nabi tidak demikian. Kalau terkait hanya untuk pribadinya, untuk dirinya maka beliau tidak pernah membalas. Beliau hanya membalas kalau ada yang haram yang dilanggar ya. Siapa yang bisa seperti Rasulullah sallallahu alaihi wasallam? Ya, kita semua yang kita balas rata-rata urusan pribadi, bukan urusan apa? Agama. Urusan pribadi kita balas ya. Tapi demikianlah akhlak Nabi sallallahu alaihi wasallam ya. Jadi kita berusaha mencontohi Nabi dengan belajar tidak membalas kecuali urusannya. Urusan apa? Agama. Sebisa mungkin kalau urusan pribadi kita kita maafkan sebisa mungkin kecuali kita enggak kuat ya tinggal meledak ya. Tapi kalau kita semat sabar tahan ya sudahlah ini sudah qadarullah takdir Allah mengurangi dosa-dosa saya mengangkat derajat saya. Namanya hidup di dunia adalah ibtilaat dunia isinya adalah ujian-ujian. Kita memang diciptakan untuk diuji. Ya udahlah sabarlah sabar. Ya sudah jalani aja takdir Allah Subhanahu wa taala ya. Dail ayyama taf'alu ma tasya ya. nafsan hakamal qada ya la tajan bi had layali hadit dunya baqau kata Imam Syafi'i rahimahullahu taala ee menasihati kita ya agar ketika terkena ee peristiwa atau terkena musibah sabar kata beliau, "Biarkan hari-hari melakukan apa yang dia kehendaki. Tetaplah engkau dalam sikap baik ya jika takdir telah jatuh, telah tiba. Ini dari Allah Subhanahu wa taala. Jangan kau ee meronta karena satu peristiwa. Tidaklah satu peristiwa kecuali akan sirna, akan pergi. Oleh karenanya Ibnu Taimiyah mengatakan bahwasanya musibah itu seperti cuaca. Cuaca seperti akan ada waktunya musim panas, musim dingin, musim kering, musim hujan akan lewat. Akan lewat ya. Oleh karenanya seorang rida dengan kebesaran Allah Subhanahu wa taala berusaha untuk tidak membalas dendam atas apa yang menimbanya kecuali terkait dengan syariat maka dia harus membela syari syariat. Dia dituntut bahkan kalau dia punya kemampuan, maka wajib baginya untuk membela apa? syariat. Tapi siapa yang bisa seperti Rasulullah sallallahu alaihi wasallam? Tapi itulah nabi kita sallallahu alaihi wasallam. Jangankan sama orang muslim, Yahudi aja dia maafkan kita. Kalau kita sama muslim aja kita habisi kalau bisa sama Muslim kita habisi. Teman dekat dulu, teman lama kita lupa. Pokoknya habisi. Kalau bisa habisi, habisi. Kalau bisa dibalas dobel bisa. Tib kita lanjutkan [Musik] ya. Hadis berikutnya anasin radhiallahu taala anhu eh masih dalam bab alafu walad anil jahilin memaafkan dan berpaling dari orang-orang jahil. Dari Anas radhiallahu anhu, beliau berkata, "Qala kuntu amsi ma rasulillah sallallahu alaihi wasallam alaihi burdun najraniyun." Aku berjalan bersama Nabi sallallahu alaihi wasallam dan beliau sedang memakai selendang yang dari Najran yaitu nisbah kepada Najran kota Najran yang berada di selatan Arab Saudi. Golidul Hasyiyah yang ujung-ujungnya kasar itu mungkin ada kain semacam selendang di ujungnya mungkin tebal atau kasar. Rasulullah pakai berjalan. Faadrahu a'abiyun fajabadahu biridaihi jabatan syadidatan. Maka Nabi di kejar oleh orang Arab Badui kemudian dihentikan. Nabi sedang berjalan dihentikan tapi cara menghentikannya dengan kasar. Dia tarik selendang Nabi. Nabi lagi jalan selendangnya ditarik ke belakang. Padahal kita tahu selendang tersebut kasar. Makanya Anas memberi sifat selendang tersebut dengan golidul hasiah, yaitu pinggirannya kasar. Maka ditarik dengan jadbatan syadidatan dengan tarikan yang keras. Nabi sallallahu alaihi wasallam. Aku melihat kepada pundak nabi sallallahu alaihi wasallam. Waqadarat bihasiatur rida. Ternyata bekas merah akibat tarikan selendang tersebut. Miniddati jadbatihi miniddati jabatihi. Karena begitu keras tarikan Arab Badui tadi. Tumma qal. Kemudian Arab Badui ini berkata, "Ya Muhammad, wahai Muhammad murli minillahilladziak. Perintahkan anak buahmu untuk memberikan harta Allah yang ada padamu, yang Allah titipkan padamu, berikan untukku." Faltafata ilaihi Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Rasul sahu alaihi wasallam pun melihat balik wajah melihat lelaki Arab Badwi tadi. Fadahika Rasulullah tersenyum. Kemudian Rasul sahu alaihi wasallam suruh kasih harta kepada Arab Badwi ini muttafa alai. Hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Hadis ini menunjukkan bagaimana Rasulullah menggabungkan, memaafkan dan dari orang yang jahil. Arab Badwi ini ya menggabungkan ee sikap keras dalam perbuatan maupun perkataan. Dengan perbuatan dia tarik kan bisa aja om, om, Mas, bisa ngapain? langsung tarik seperti itu kan bisa sentuh Rasulullah kan bisa aja begitu kan biasa itu Om, Mas, Pak bisa aja kita dia tarik tidak perlu suatu yang tidak perlu seperti Rasulull sahu alaihi wasallam mau kabur aja ditarik Rasulullah sedang jalan biasa kemudian dia tarik dengan tarikan yang keras tarikan yang lembek aja sebenarnya sudah bisa berhenti. Kenapa harus tarik dengan apa? Keras. Saking kerasnya sampai terlihat bekas di pundak Nabi sallallahu alaihi wasallam. Itu Rasul sahu al wasamkan pakai rida ya. Pakai rida. Setelah itu dia gunakan perkataan yang kasar. Dia panggil ya Muhammad. Subhanallah. Ya Muhammad. Dia tidak bilang ya Rasulullah ya Nabiallah. Wahai Rasulullah wahai Nabiullah. Langsung sebut nama ya Muhammad. Padahal Allah larang. La tajalu dua arasul bainakum baikum ba'. Janganlah kalian memanggil nama rasul seperti kalian panggil di antara kalian. Kalau kita biasa mat-mat biasa. Kalau Rasulullah jangan. Rasulullah tetap dipanggil dengan nama ya rasulallah. Ya Nabiallah. Oleh karena dalam Al-Qur'an seluruh nabi Allah panggil dengan namanya kecuali Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Ya Nuhu kata Allah ya Nuh. Ya Musa, ya Adam ya Allah panggil ya Daud. Allah panggil dengan namanya ya Nuh. Ya. Ee Adam Rasul panggil dengan kecuali Rasulullah. Allah tidak pernah panggil nama Nabi langsung. Allah pasti menyebut dengan nama Rasulullah atau ya ayyuhan Nabi, ya ayyuhar rasul atau Rasulullah. Allah panggil dengan sifat yang menunjukkan kelembutan Allah kepadanya. Seperti Allah mengatakan, "Ya ayyuhal muddatir, ya ayyuhal muzammil." Wahai orang yang sedang berselimut. Ini itu metode orang Arab untuk menunjukkan kedekatan dan kelembutan. Gak ada ya Muhammad. Gak ada. Ya Muhammad. Dan para sahabat juga enggak ada yang berani panggil apa? Ya Muhammad. Yang berani cuma Arab Badui. Tapi Rasulullah ini orang jahil enggak ngerti. Ya Rasulullah maafkan. Dan di antara yang menakjubkan Rasulull sahu alaihi wasallam ketika dipanggil ya sikap keras, perkataan keras. Kemudian dia apa tujuannya? Tujuannya itu harta yang ada pada engkau harta Allah ya Muhammad. Bagi sama saya. Iya ya. Harta Allah. Semua harta titipan. Ibaratnya kalau kita lagi jalan, eh itu mobil titipan Allah. Iya benar. Saya pun milik Allah. Harta milik Allah. Kali kasih saya. Iya memang titipan Allah tapi bukan buat kamu. Ya kan orang kalau minta sesuatu kan pasti tolong saya ada perlu ini. Enggak enggak ini bukan meminta ini perintah. Murli kata dia perintahkan anak buahmu sahabat minillahilladziak. Harta yang ada pada engkau itu milik Allah. Perintahkan sahabat untuk berikan kepadaku. Ini sudah kasar. Muhammad perintah lengkap ini benar-benar badui badui asli tapi rasul sahu al wasam tidak marah faltafata ilaihi rasulah alaihi wasallam tengok dia langsung fadahika rasul sahu alaihi wasallam tersenyum atau mendekati tertawa kata rasul sahu alaihi wasallam kasihkan dia. Ini yang menakjubkan bagaimana rasul sahu alaihi wasallam bisa langsung tersenyum tidak ada muka masam terlebih dahulu langsung apa se senyum itu yang susah kita susah seperti itu. Kita lagi jalan tahu-tahu ke senggel orang pasti hmm enggak ada ya tafadol silakan enggak ada kita pasti apa emo emosi. Karena kita memang kenapa kita mudah emosi? Karena kita angkuh ego kita tinggi. Ya, ego kita tinggi. Orang kalau tawadu dia mudah maafkan kita. Kita manusia manusia tempatnya salah. Tapi kalau kita sudah merasa tinggi, senggol sedikit tidak terima, singgung sedikit tidak terima. Ya, apalagi ditarik itu tidak terima. Ya, kok tidak tahu siapa saya. Kira-kira ya saya bayangkan ini susah sekali ya susah sekali bisa langsung apa memaafkan makanya saya bilang saya pernah langsung maafkan tapi terpaksa saya sering ceritain ketika saya keluar dari pintu gerbang Universitas Islam Madinah saya pakai mobil kesida tahun '89 tahu-tahu ada mobil GMC gede nabrak mobil saya peot saya buka kaca saya bilang assalamualaikum Syekh ternyata guru saya viral enggak apaa gak apa enggak apaa musykilah sudah buka siap marah, ternyata guru sudah meninggal. Rahimahullah dia. Guru saya S2, guru saya S3. Waktu dia tabrak saya, saya lagi S3 waktu itu. Ya sudahlah saya bisa langsung tersenyum mencontohi Nabi sallallahu alaihi wasallam. Subhanallah. Susah kita nih. Kita nih egonya banyak ya. Kita senggol sedikit enggak bisa. Senggol sedikit bukan bikin jumpa pers. senggol sedikit bikin ah enggak enggak kuat kita karena kita egonya tinggi. Nabi sallallahu alaihi wasallam langsung tersenyum. Bahkan Rasulullah bilang, "Kasihkan kasihkan kepada badi tersebut." Selesai seurusannya. Jadi ini menunjukkan bagaimana akhlak Nabi yang luar biasa ee mudah maafkan dan paling orang jahil dan mudah dermawan memberikannya. Berikan ya. Bab hadis berikutnya. Waan ibni Mas'udin radhiallahu taala anhu. Dari Ibnu Mas'ud radhiallahu anhu qala. Kata beliau, "Kaanni anzuru ila rasulillahi sallallahu alaihi wasallam." Seakan-akan aku melihat Rasulullah sallahu alaihi wasallam yahqi nabiyan minal anbiya. Rasulull sallahu alaii wasallam bercerita tentang seorang nabi shawatullah wasalamu alaihim yaitu para nabi. Semoga selawat Allah kepada dan salam Allah kepada mereka. Nabi tersebut yang Rasulullah ceritakan dorabahu qumuhu faadmauhu. Dia dipukul oleh kaumnya sampai akhirnya berdarah berlumuran darah. Di antara darah adalah di wajahnya. Wahua yamsahud dam an wajihi. Sang nabi tersebut mengusap darah dari wajahnya. Wqul. Kemudian dia berkata, "Allahumagfirli kaumi fainnahum la yalamun." Ya Allah ampunilah kaumku sesungguhnya mereka tidak mengerti. Muttafaqun alaih. Hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Di sini Nabi sallallahu alaihi wasallam ya menceritakan masa lalu ya dan ini di antara metode Rasulull sahu alaihi wasallam ketika sebagian sahabat tidak sabar. Kata Rasul sahu alaihi wasallam, "Walakinakum kaumun tastajilun." Kalian adalah kaum yang tidak sabar. Sungguh ada orang sebelum kalian gara-gara beriman dibelah digergaji dari kepalanya sampai bawah dan dia tetap ber bersabar. J Rasulullah menceritakan kisah-kisah masa lalu dan sebagaimana Allah subhanahu wa taala di antara metode Allah, Allah menceritakan tentang kisah-kisah para nabi kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasallam agar Rasulull sahu alaihi wasallam tahu bahwasanya bukan dia yang seperti itu saja tapi saudara-saudaranya dari kalangan para nabi juga digitukan oleh kaumnya. Maka Allah cerita tentang kisah Nabi Nuh dan rata-rata kisah-kisah para nabi turun di fase makiyah. difase ketika Nabi ee berdakwah dengan susah 13 tahun di Makkah di mana Nabi sallallahu alaihi wasallam tidak punya kekuatan sehingga hanya bisa bersabar dan bersabar. Maka Allah turunkan tentang kisah Nabi Nuh Alaih Salam yang berdakwah alfanatin illa khamsina ama yang berdakwah 950 tahun. 950 tahun. Dan selama 950 tahun berdakwah hasilnya cuma wama amana maahu illa qolil. Tidak beriman kepadanya cuma sedikit orang. Ada yang bilang cuma 80 orang. Bahkan ujung-ujungnya istrinya kafir, anaknya kafir. Istrinya kafir, anaknya kafir. Berat Nabi Nuh Alaih Salam. Setelah Allah sebutkan tentang kisah Nabi Nuh dan akhirnya turun banjir. Kemudian dari langit keluar air, dari bumi keluar air. Semua bumi jadi mata air. Wafajarnal ard uyunan. Kami jadikan bumi seluruhnya mata air. Faltaqal mau al amrinq qudir. Maka bertemulah air langit dan air bumi. Maka bumi ditenggelamkan oleh Allah. Setelah itu Allah berfirman, "Tilka minilai nuihaik maam anta wqbir inqil muttaqin." Inilah di antara berita gaib yang kami wahyukan kepada engkau wahai Muhammad. Sebelumnya kau tidak tahu dan juga kaummu sebelumnya tidak tahu. Oleh karenanya bersabarlah. Yaitu lihatlah bagaimana sabarnya Nabi Nuh Alaih Salam. Fasbir, bersabarlah. Ya, sungguhnya ee kesudahan yang indah bagi orang-orang yang bertakwa. Ya, wlan naquu alaika minusuli maabitu bihi fuada. Kata Allah, "Dan kami kisahkan para kisah para nabi kepada engkau wahai Rasulullah mautabbitu bihi fuada agar mengkokokhimu." Bayangkan Allah bilang, "Kami kisahkan kisah-kisah para rasul kepada engkau." Mautabbitu bihi fuada yang dengan kau mendengar kisah-kisah ini kau menjadi tegar. Ya, demikiannya Allah berfirman, "Wasbir kamara ulul azmi minar rasul." Bersabarlah engkau wahai Rasulullah sebagaimana para ulmi yang bersabar. Para rasul ulul azmi yang ber bersabar. Ya, ketika ee apa namanya? Ee Rasulullah dimusuhi oleh kaumnya, maka Allah ceritakan bahwa demikianlah para nabi dahulu dimushi oleh kaumnya. Wailain akhahum Huda. Nabi Hud dari kaum Ad dimusuhi oleh kaum kaum Ad. Waila Tsamuda akhahum shah. Kepada kaum Tsamud kami kirim saudaranya namanya Saleh. Ternyata dimusihi oleh kaum kaum Tsamud. Waila Madyan. Kemudian juga kepada dan di antaranya kepada Quraisy. Allah kirim Nabi Muhammad justru sukunya yang paling menentang Nabi sallallahu alaihi wasallam. Nabi harus meninggalkan kota Makkah menuju Madinah. Maka Allah sebutkan tentang kisah Nabi Musa yang harus keluar dari Mesir ke negeri Madyan. Ya intinya Allah ceritakan kisah-kisah dan demikian juga Nabi menceritakan kepada para sahabat tentang kisah-kisah orang terdahulu. Di antaranya tentang kisah Nabi ini, Nabi mengatakan, Ibnu Mas'ud mengatakan, "Aku seakan-akan melihat Nabi sedang bercerita tentang seorang nabi." Darabahu qumuhu faadmauhu. Dipukul oleh kaumnya. Dia menyeru kepada kebaikan. Ya. Ya. Dia menyeru kepada keselamatan tanpa ada minta sesuatu, imbalan sedikit pun. Ya, makanya ketika dalam surat Yasin ada sebagian nabi berdakwah, akhirnya kaumnya pun marah. Ya, laillam tantahu lanarjumannakum. Ya, kalau kalian tidak berhenti dakwah, kami akan rajam kalian. Wakum minnaabun alim dan kami akan memberikan siksa yang pedih buat kalian. Ya, akhirnya datang seorang wajaq madin rajulun yas. Datang seorang dari jauh disebut namanya Habib. Maka dia ber dinasihati kaumnya karena Rasul mau dipukulin, mau dibunuh, mau dirajam sampai mati. Maka dia datang dari jauh cepat-cepat dia mengatakan, "Yaul mursalin." Wahai kaumku, ikutilah para rasul. Ituu ma yasalukum ajran wahum muhtadun. Ikutilah para rasul yang tidak pernah minta upah dari kalian dan mereka dapat hidayah. Akhirnya mereka ngamuk, dia yang dibunuh. Habib ini yang dibunuh, dibunuh oleh kaumnya. Artinya Allah ceritakan ke sisi bahwasanya dakwah itu tidak semudah yang dibayangkan. Maka nabi ini siapa yang lebih mud siapa apa kurang salehnya nabi ini? Nabi dapat wahyu langsung dari Allah kirim Jibril kepada dia. Dan apa kurang kurang sabarnya para nabi? Apa kurang pandai berbicaranya? Seluruh hati mereka bersih. Tapi namanya audiens ada yang bejat. Ada yang bejat. Akhirnya dia dipukul oleh kaumnya sampai berdarah. Dan berdarah di bagian ee tubuh yang paling mulia itu wajah. Kalau darah mungkin di kaki wajah berdarah-darah. Wahua yamsahud dam. Sementara dia sedang mengusap darah yang bercucuran. Di saat sedang luka-luka tersebut dia berdoa, "Rabbighfirli qumi." Allahumagfirli fainnahum la ya'lamun. Ya Allah ampunilah kaumku. Sesungguhnya mereka tidak tahu. Sedang darah bercucuran. Beda kalau sudah sembuh, sudah makan telur, nasi bubur sama telur goreng. Ya ampuni ya, maaf. Enggak, ini lagi luka-luka, lagi luka-luka, lagi bermuran darah, lagi bercucuran darah. Di saat lagi terluka tersebut, dia langsung berkata, "Allahumagfirli finnahum la y'alamun." Ya Allah, ampunilah kaumku. Sesungguhnya mereka tidak mengetahui. Ya, disebutkan oleh Ibnu Taimiyah rahimahullah dalam satu riwayat, Nabi juga melakukan demikian. Ketika dalam perang Uhud, Nabi sempat istab'ada, yaitu sempat merasa orang seperti ini tidak mungkin mereka ini yang tidak mungkin dapat hidayah. Maka sallah sallam pernah berkata dalam satu hadis ketika dia dilukai wajahnya berdarah giginya patah ya sampai disebutkan dalam se riwayat ada ring-ring besi masuk di pipinya dan dihantam pundaknya di taruh lubang dia jatuh di situ. Artinya Rasulullah fisiknya seperti saya pernah sampaikan pada pertemuan kemarin. Maka itu Rasulull sahu alaihi wasallam mengatakan kaifa yuflihu syju nabiyahum wahua yuduhum ilal islam. Bagaimana bisa beruntung suatu kaum yang melukai wajah nabi mereka padahal sang nabi serang sedang menyuruh mereka kepada Islam. Itu nabi ini cari apa? Cuma ingin kebaikan mereka malah dibalas dengan hantaman sampai melukai wajah nabi tersebut. Yaitu maksudnya rasul sahu alaihi wasallam sendiri. Bagaimana bisa beruntung? Maka Allah tegur Nabi. Allah turunkan ayatnya laisa laka minal amriaiun alaihimahum faahumimun. Bukanlah urusan engkau wahai Muhammad urusan hidayah bukan di tanganmu yaadibahum atau Allah akan mengazab mereka gara-gara perbuatan mereka yaakaiun ya alaihim apakah bisa jadi Allah buat mereka bertobat atau buat mereka disiksa oleh Allah urusan Allah subhanahu wa taala dan ternyata mereka bertobat disebutkan dalam sebagian riwayat setelah itu Rasulullah berdoa rbigfirli Allahumfirli kaumi. Ya Allah ampunilah kaumku. Sesungguhnya mereka tidak mengetahui. Datang dalam sebagai riwayat Nabi yang mengalami ini juga. Maka nabi berkata, "Ya Allah ampunilah kaumku. Sesungguhnya mereka tidak mengerti." Dan benar, akhirnya banyak penjahat-penjahat di perang Uhud masuk Islam. Di antaranya Khalid bin Walid. Gara-gara dia 70 orang sahabat meninggal. Gara-gara dia ee Hamzah meninggal. Khalid bin Walid masuk Islam. Wahsyi yang bunuh Hamzah masuk Islam. pimpinannya Abu Sufyan juga masuk Islam. Bahkan mereka berjihad Abu Sufyan meninggal dalam jihad ya. Subhanallah. Jadi ternyata banyak yang masuk. Ikrimah yang tadinya menentang Nabi ternyata juga masuk Islam dan meninggal juga di medan pertempuran mati syahid. Ya. Dan akhirnya benar ternyata banyak yang masuk masuk Islam. Ini menunjukkan bagaimana Nabi menceritakan kisah nabi lain agar menjadi pelajaran ya bagi para sahabat tentang sifat memaafkan para para nabi. Allahumagfirli fainnahum la y'lamun. Tib pembahasan nabi ini ketika dia dilukai oleh kaumnya kemudian berlemburan darah di wajahnya dia mendoakan apa? Ya Allah apa doanya? Ya Allah ampunilah kaumku. Sesungguhnya mereka tidak mengerti. Kalau mereka tahu saya nabi, kalau mereka tahu saya tidak mencari harta, kalau mereka tahu saya ingin mereka masuk surga, tentu mereka tidak akan diinikan saya. Tentu mereka akan mengagungkan saya. Tapi karena mereka tidak tidak tahu. Kalau mereka tahu, mereka tidak mungkin beginiin saya. Baik. Bolehkah kita mohon ampunan buat orang kafir? Ini nabi doain apa? Magfirah. Allahumagfirli kaumi. Ya Allah ampunilah kaumku. Kaumnya kafir atau tidak? Super kafir mukulin nabi super kafir mukulin ustaz aja bisa kita kafirin apalagi mukulin apa nabis berdarah-darah ya ini super kafir nabi dipukulin berdarah luar biasa berarti nabi ini memohon ampunan buat orang kafir boleh atau tidak saya saya cerita ini. Nabi ini doain keampunan buat kaumnya yang sedang kafir. Boleh atau tidak? Bolehlah. Masa nabi ini salah, nabi ini benar dan dia sedang diceritain oleh Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Ya, tayib. Bagaimana kita mengkompromikan sementara kita tidak boleh banyak ayat melarang kita untuk memohon ampunan bagi orang kafir. Jawabannya bahwasanya yang dilarang memohon ampunan bagi orang kafir yang sudah meninggal dunia. Ini sudah sepakat ulama. Tidak boleh. Allah melarang Nabi ketika Rasulullah mendoakan ingin mendoakan pamannya Abu Thalib yang meninggal dalam kondisi kafir karena banyak bantu Nabi. Rela mati untuk bela Nabi. Ya. Ya. Ya. Ee kata dia, "Wallahi lan yasila ilaika bidatin hatta fitabi dafina." Kata Abu Thalib, "Demi Allah, tidak ada satu pukulan akan sampai kepada engkau wahai keponakanku, kecuali saya sudah dikubur dalam tanah. Baru silakan. Kalau saya masih hidup, enggak bakalan." Jadi Abu Thalib pasang badan, tapi akhirnya dia meninggal dunia. Ketinggal dunia, Nabi ingin dia masuk Islam, ternyata enggak masuk Islam. Terus Nabi mengatakan eh la astagfirunallahafirallaha laka malam unha anka la astagfirunallah laka malam unha anka aku akan mohon ampunan kepada Allah untuk engkau wahai pamanku selama aku tidak dilarang ternyata dilarang Allah turunkan firmannya wana makana lin nabiy walladzina amanu an yastagfirul musyrikin tidak pantas bagi seorang nabi dan juga kaum mukminin untuk mohon ampunan bagi orang musyrikin walau kanu uli qurba meskipun karib kerabat min ba'da maabinahum annahum ashabul jahim setelah jelas bahwasanya mereka adalah penghuni neraka jahanam jadi kalau sudah mati sudah selesai enggak bisa dimohon ampunan buat orang kafir enggak boleh enggak boleh mohon ampunan dan gak boleh mohon rahmat gak boleh gak boleh kita bilang orang kafir almarhum enggak boleh tapi sekarang almarhum sudah jadi bahasa Indonesia almarhum maksudnya sudah meninggal sebenarnya almarhum itu bahasa Arab artinya nya yang dirahmati oleh Allah. Enggak boleh kita bilang gitu sama orang kafir itu almarhum ya maksudnya kita mohon ampunan kepada orang mukmin. Orang kafir enggak boleh tapi sudah jadi bahasa Indonesia. Iya. Enggak sama kalau orang dapat sesuatu orang kafir bilang alhamdulillah orang Buddha orang sudah jadi bahasa Indonesia. Kadang orang kafir juga bilang apa? Innalillah. Padahal dia musyid dan kafir. Sudah jadi bahasa Indo Indonesia. Kalau kita itu satu doa. Satu doa. Jadi kalau orang kafir meninggal enggak boleh kita mohon ampunan. Kalau masih hidup maka boleh kita mohon ampunan dengan maksud ya Allah berilah petunjuk kepada mereka atau jadikan kondisi mereka agar mereka bisa diampuni. Karena dosa kekufuran gak mungkin diampuni kecuali mereka bertau bertobat. Ini yang bagaimana kita mengkompromikan. Maksudnya kalau kita bilang kalau ee nabi ini berkata, "Ya Allah ampunilah kaumku." Maksudnya, "Ya Allah, beril hidayah kepada mereka agar mereka diampuni oleh Engkau." Ya, bukan langsung minta ampunan kepada kekafiran. Karena kekafiran tidak akan di ampuni, kesyirikan tidak akan diampuni. Itu maksud dari doa ini. Tib kita lanjutkan ee hadis terakhir pada pertemuan kali ini bab ini ya. Wa an Abi Hurairaat radhiallahu taala anhu dari sahabat Abu Hurairah radhiallahu anhu anna rasul sahu alaii wasallam q bahwasanya Rasul sahu alaih wasallam bersabda laisadidu burah bukanlah orang yang kuat adalah orang yang menang dalam pergulatan surah itu perkelahian pergulatan surah yatasara yatasaraan maksudnya mereka berdua saling gulat saling berkelai innama syadidulladzi yamliku nafsahual gab sesungguhnya orang yang hebat orang yang kuat adalah yang mampu ee menahan dirinya ketika ketika sedang marah. Mengkrol dirinya ketika sedang marah. Muttafaqun alaihi hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Ya. Maka di sini kita tahu namanya orang yang menang perkelahian ya orang yang kuat ya. Menang gulat, menang tinju, menang perkelahian, menang pertempuran ya orang kuat. Itulah yang dipahami orang kuat di kalangan masyarakat. Maka Rasul sahu alaii wasallam ingin menunjukkan ada yang lebih hebat daripada itu. Jadi maknanya laisyadidu bukanlah orang yang kuat yang sesungguhnya. Yang sejatinya dikatakan orang kuat itu bukan yang menang dalam per kelahian. Tetapi yang kuat adalah orang yang bisa mengontrol dirinya ketika sedang sedang ini orang hebat. Kenapa dia hebat? Karena imannya kuat. Karena dia beriman dengan apa yang terjadi. Beriman dengan takdir ya husnuzan kepada Allah subhanahu wa taala. Maka dia bisa mengontrol dirinya. Orang seperti ini dia tidak sombong. Kalau sombong biasanya langsung ngamuk. Arogan. Sentil sedikit enggak kuat. Arogan karena di belakang dia ada backingan atau dia memang orang hebat sehingga dia tidak bisa mengontrol dirinya. Tapi orang yang beriman yang tawadu, merendah diri beriman dengan takdir, maka dia bisa mengontrol dirinya dan dia tahu bahwasanya meredam amarah salah satu ciri penghuni surga. Sebagaimana sering kita sampaikan Allah mengatakan bersegeralah kalian menuju ampunan Allah dan menuju surga Allah yang luasnya seluas langit dan bumi yang Allah siapkan bagi orang yang bertakwa. Siapa mereka? Allinafiqu orang-orang yang senantiasa berinfak dalam kondisi lapang maupun dalam kondisi sulit. Wal minal git orang-orang yang beradam amarahinas dan orang yang memaafkan. Di antaranya alkadi minal ghait yang meredam amarah. Dia bisa mengontrol dirinya. Kenapa dia meredam amarah? Karena Allah Subhanahu wa taala. Alkadam yaitu misalnya air sudah mau luber dia ikat. Dia ikat mulut daripada tempat air tersebut sehingga tidak tumpah. Yaitu kalau ditinjau dari sebab kemarahan sudah diubun-ubun. Tapi dia ikat dia tahan sehingga dia tidak ee tidak marah. Dan dia ingat bahwasanya di antara amal mulia, amal saleh yang mulia sebab orang masuk surga adalah meredam apa? Amarah. Rasulullah bersabda kepada seorang yang wasiat, "La taqd wakal jannah." Jangan kau marah maka kau masuk apa? Sur surga. Aljaza minil amal. Balasan sesuai dengan perbuatan. Kalau kau tidak ingin dimarahi oleh Allah, jangan marah orang. Kalau kau tidak ingin dimurkai oleh Allah, maka jangan murka sama orang. Sabar. Tidak benar kalau seorang marah katakan lepaskan teriak ya itu enggak benar. Katanya sebagian psikolog mengatakan kalau lagi marah teriak aja gak sabar karena Allah subhanahu wa taala ya sabar ya. Kalau sedang marah berwudu. Kalau lagi marah lagi salat ya. Lagi marah lagi duduk. Kalau lagi marah lagi tidur. Paksa tidur. Bangun insyaallah sudah ketawa-ketiwi. Bagaimana sama istri? Tidur aja bangun senyum-senyum. Kenapa senyam-senyum? Mimpi poligami ya. Belum marah tidur. Jangan jangan jangan jangan. Kata Rasul sahu alaihi wasallam gba ahadukum falyaskut. Jika salah seorang kalian sedang marah jangan bicara. Karena dia belum mengontrol dirinya. lagi mau bicara. Sabar saya belum bisa mengontrol diri saya, saya tidak mau bicara. Karena kalau sudah marah tidak bisa mengontrol bicara pasti ngelantur dan dampaknya nanti parah. Bisa ceraikan istri, bisa maki-maki orang, bisa marah bicara tersebut bisa ee apa memotivasi perbuatan yang lebih daripada itu. Ya, oleh karenanya seorang berasa ee berusaha untuk manajemen apa diri ketika sedang sedang marah. Ingat saya ini siapa? Saya dari tanah. Bahkan kalau kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, kalau sedang marah berdiri. Wailla falya'ud. Kalau tidak bisa masih emosi duduk. Kalau tidak bisa falyat. Tidur baring. Baring di tanah. Kau sudah di tanah ngapain kau sombong? Sudah enggak usah marah. Ini sudah takdir Allah Subhanahu wa taala. Jangan emosi. Emosi hanya menimbulkan dampak yang yang buruk. Betapa banyak keluarga hancur gara-gara emosi. Betapa banyak kabilah saling bunuh-bunuhan gara-gara emosinya. Betapa banyak orang meninggal gara-gara emosi. Oleh karenanya seorang ya jangan marah. Apa perkataan salaf? Algadabu awaluhu junun wa akhiruhun nadam. Marah itu awalnya seperti orang gila, ujung-ujungnya menyesal. Ujung-ujungnya apa? Me menyesal. Dan demikian yang terjadi kepada orang sedang marah. Oleh karenanya seorang yang sedang marah dia berusaha ngontrol dirinya karena Allah subhanahu wa taala. Karena dia ingin mendapat pujian dari Nabi yang Nabi sallallahu alaihi wasallam bersabda, "Walakinid innama syadid man yamliku nafsahu indal gab." Sesungguhnya jagoan yang sesungguhnya ada orang bisa mengontrol dirinya ketika sedang sedang marah. Ketika dia bisa mengontrol dirinya sedang marah, maka dialah jagoan yang sesungguhnya. Demikian ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. Kita selesai dari bab ini. Insyaallah kita lanjutkan bab berikutnya pada pertemuan berikutnya bab ihtimalul aza ya. Bab tentang bersabar ketika terkena gangguan. Insyaallah pada pertemuan berikutnya. Wallahu taam. Demikian saja. Wabillahfikah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.