File TXT tidak ditemukan.
Transcript
U3AoCQFPwys • 31 Sebab Lemahnya Iman #6 : Lalai Melaksanakan Ibadah Sehari-hari - Khalid Basalamah
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/khalidbasalamah/.shards/text-0001.zst#text/1111_U3AoCQFPwys.txt
Kind: captions
Language: id
Hai lalai dalam melaksanakan ibadah
sehari-hari
hai hai
yang dilakukan oleh penulis ketika Abu
Bakar telah mendekat pada kematiannya ia
berwasiat kepada khalifah yang
menggantikannya yaitu Umar bin khoththob
radhiyallahu jemain serai berkata
kepadanya ketahuilah bahwa Allah di
siang hari memiliki hak yang tidak
diterima pada malam hari dan ketahuilah
bahwa Allah subhanahu wa ta'ala pada
malam hari memiliki hak yang tidak
diterima pada siang hari dan ketahuilah
bahwa sesungguhnya perbuatan yang sunnah
tidak bisa diterima kecuali setelah yang
wajib dikerjakan
KMI wasit yang luar biasa dari seorang
sahabat nabi yang mulia Abu Bakar audio
anu pada saat menjelang mati kepada
penggantinya obat hop dan kita coba
renungi sama-sama ya jadi ketahuilah dan
Sadarilah maksudnya bahwasanya ada
hak-hak Allah yang tidak diterima oleh
Allah kecuali siang hari dari terima
alami seperti sholat dhuhur sholat ashar
memang dikerjakan pada waktu itu adalah
hak Allah dikerjakan malam hari Allah
tidak terima di siang hari itu salat
Maghrib salat Isya shalat subuh kami itu
dan ketahuilah bahwa sesungguhnya
perbuatan sunnah tidak bisa diterima ini
banyak orang lucu dia umroh Iya tapi
Salat 5 Waktu dia puasa ramadahan atau
dia puasa sunnah terindah puasa Romadlon
Bagaimana bisa diterima maka bahwa kali
ini menyebutkan sebuah hukum syair al
Jawa anu bahwasanya ketahuilah
sesungguhnya perbuatan yang sunat tidak
bisa diterima kecuali setelah
Hai yang wajib dikerjakan karena betul
dalam wasiat tersebut Abubakar
menjelaskan suatu metodologi untuk
memupuk keimanan karena keimanan
membutuhkan pupuk dan pupuknya adalah
ibadah sehari-hari seperti shalat lima
waktu yang dilaksanakan secara berjamaah
dimesjid dengan khusyuk dan tenang
melaksanakan shalat sunnah rawatib
shalat sunnah mendampingi sholat wajib
membaca al-quran setiap hari dan membaca
dzikir kepada Allah atau dzikir pada
Allah di pagi dan sore hari Jika
seseorang Mengabaikan semua ini Maka hal
itu dapat melemahkan iman dan sikap
konsistennya besarnya usaha seseorang
untuk beribadah maka sebesar itu pula
imannya bertambah dan sebesar itu pula
kekuatan hubungannya dengan Allah
menguat rintangan paling besar akan kita
hadapi saat ini atau rintangan yang
paling besar yang kita hadapi pada saat
ini khususnya pada diri sebagian mereka
bersikap konsisten adalah ke
Khan dan kemalasan dalam beribadah
disaat salat khusyuk Andra dimilikinya
dan sedikit sekali orang yang
memperhatikannya soal-soal sunnah
rawatib ditinggalkan sholat sunnah
sebelum dan sesudah sholat wajib Alquran
dijahui tak pernah disentuh dan dibaca
dan selalu jadi manohari diabaikan maka
Bagaimana mungkin kekuatan konsisten
khusus konsistensinya atau konsistensi
dirinya dapat dimiliki dilakukan lagi
hal itu disebabkan karena kebodohannya
karena tato kepada urgensi ibadah orang
yang konsisten atau multazim dalam agama
hendaknya memiliki kemauan keras untuk
melakukan berbagai ibadah bersaing
dengan orang-orang lain dan tidak rela
ketinggalan sehingga tidak baik tidak
lebih baik sehingga lebih baik daripada
orang lain dan tidak pernah puas dengan
yang biasa maka berpacu lah jika engkau
mempunyai kemauan tinggi
banyak orang yang sangat bersaing
denganmu maka bertolaklah dan katakan
kepada orang yang menyuruhmu nah Jika ia
memanggilmu siap mati untuk mengerjakan
Ibadah atau amal amal Soalnya ini juga
point tidak kalah pentingnya tentu
tentang masalah ya bagaimana jangan
lalai dari ibadah-ibadah yang sudah
diperintahkan oleh Allah
subhanahuwata'ala kerjakan pada waktunya
dan sesuai dengan tuntunan nya
hai hai
Hi Ho