Resume
GA_QVfwi8_E • Kisah Sahabat yang Dijemput oleh Bidadari
Updated: 2026-02-14 01:45:53 UTC
Berikut adalah rangkuman dari Bagian 1 transkrip yang diberikan:
Kisah Syahidnya Hambala (Hanzalah) di Perang Uhud
- Pernikahan: Hambala (radhiallahu anhu) menikah pada malam Jumat di tahun 3 Hijriyah, yang bertepatan dengan satu hari sebelum terjadinya Perang Uhud.
- Subuh Hari Sabtu: Setelah melaksanakan shalat Subuh di Masjid Nabawi, Hambala pulang ke rumah dan melakukan hubungan suami istri dengan istrinya, sehingga ia berada dalam keadaan junub (belum mandi wajib).
- Seruan Perang: Ketika ia belum sempat mandi, berlalu utusan Nabi di depan rumahnya yang mengumumkan seruan jihad karena pasukan kaum Quraisy telah mendekat Madinah.
- Ke Medan Perang: Mendengar seruan tersebut, Hambala langsung keluar mengenakan baju perangnya dan bergegas menuju medan pertempuran dalam keadaan masih junub.
- Gugur sebagai Syuhada: Hambala masuk ke dalam peperangan dan gugur sebagai syuhida di Uhud.
- Tanda Kehormatan: Ketika Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memeriksa jenazah para syuhada dan melihat Hambala, Beliau mengalihkan wajahnya. Ketika ditanya oleh para sahabat, Nabi menjelaskan bahwa Beliau melihat bidadari surga sedang menjemput Hambala.