Minhajul Muslim #64: Bab Ibadah, Pasal Ke-8, Masalah Imamah
g9ovWiWrKo8 • 2019-03-18
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warah Alhamdulillah tidak pernah
berhenti kita memuji Sang Pencipta Allah
atas segala nikmat yang dilimpahkan
kepada kita dan juga kita majatkan
selawat dan Taslim kepada nabi besar
Muhammad sallallahu ala alihi wasahbihi
wasallam baik melanjutkan bab Salat kita
teman-teman sekalian dan kita masuk ke
poin B masalah Imamah masalah menjadi
imam dan Ini masalah penting untuk
dibahas
karena kadang-kadang di Indonesia
Subhanallah cukup banyak masjid yang
kita masuk tapi imamnya tidak layak
sebenarnya menjadi imam baik bacaan baik
umur baik itu rukun-rukun salat banyak
sekali yang
terbengkalai maka membahas masalah poin
syarat-syarat Imam dimulai dari sini
sangat
penting syarat imam kata Syekh Abu Bakar
rahimahullah yaitu
laki-laki kemudian adil dan berilmu ya
makna adil ini bisa bermakna adalah
orang yang
bijaksana dewasa ya dan berilmu maknanya
dia memahami ilmu terutama yang
berhubungan masalah salat dari bacaannya
dari rukun-rukunnya kewajibannya
sunahnya yang membatalkan yang sudah
kita pelajari
sebelumnya jadi tidak sah seorang wanita
mengimami salat
laki-laki seorang yang fasik masih
banyak maksiatnya yang telah diketahui
kefasikannya mengimami salat orang-orang
Mukmin ini juga tidak boleh jelas-jelas
tiap malam di diskotik tiba-tiba muncul
di masjid jadi imam Ya tarik dia ke
belakang
ya kecuali Ia adalah seorang penguasa
yang ditakuti kalau dalam keadaan dia
memang dasarnya Penguasa dan dia bengis
artinya kalau dia masuk masjid dia mau
jadi imam Kalau enggak maka satu masjid
dibunuh sama
dia dan seorang yang bodoh tidak boleh
mengimami jemaah umum bodoh dalam arti
kata bacaannya salah tidak tahu
rukun-rukun salat ya Ada kadang-kadang
Subhanallah kita temukan baca quluallahu
Ahad saja salah al-ikhlas salah alfalaq
salah baca tabba tiada salah ya dan
umurnya sudah berumur gitu kan Mak ini
tidak layak jadi imam tidak boleh Imam
harus suaranya bagus bacaannya benar dan
paham semua yang berhubungan masalah
rukun sebagaimana Saya bilang tadi dan
kewajiban salat
kecuali bagi jemaah yang sama-sama
dengannya sama-sama
bodohnya jadi orang yang paling pintar
mungkin bacaannya 80% ya maka yang 60%
jadi makmum di belakang walaupun 80%nya
ini Kalau ditemukan dengan para qari ya
mungkin cuma 1% saja gu kan ada orang
seperti itu Subhanallah dia tidak bisa
bedakan marah huruf-huruf hijaiah aja
salah semua
zulzilatil ardu zilzalaha dibaca Isa
sulsilatil ardu
silsalaha semuanya Sin gak ada bedanya
mana dalal mana Zai berdasarkan sabda
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak
bolehnya orang bodoh mengimami jemah
umum ya tidak bolehnya orang fasik
mengimami orang mukmin tidak bolehnya
perempuan mengimami laki-laki
berdasarkan sabda Nabi alaihiatu wasalam
hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah nomor
1081 la taumal maratu wjiru ma Illa
Janganlah pernah seorang wanita dan
seorang yang
lalim mengimami salat orang mukmin
laki-laki kecuali seseorang yang
memaksakan kehendaknya dengan kekuasaan
atau seseorang yang khawatir atau
dikhawatirkan cambuk dan pedangnya at
dia akan membunuh Kalau sampai tidak
dijadikan Imam Siapa tahu ada orang
begitu zalim maka ini semua berbeda
boleh boleh dipersilakan ya Meskipun
hadis ini digolongkan hadis yang dif
tapi mayoritas ulama mengamalkannya
hadis-hadis tentang Imamah seorang
wanita terbatas pada penghuni rumahnya
yang wanita dan anak-anak kecil juga
sebagaimana Imamah orang fasik terbatas
pada keadaan darurat saja tapi kalau
umumnya salat enggak boleh
ya baik yang kedua setelah syarat-syarat
Imam kita masuk ke orang yang lebih
utama jadi imam Siapa yang paling layak
kita sodorkan untuk maju menjadi imam
kata Syekh Abu Bakar rahimahullah orang
yang paling utama menjadi imam adalah
orang yang paling fasih bacaan
al-qur'annya ini syarat mutlak
dulu bacaannya paling banyak kemudian
bacaannya juga paling fasih huruf
hijaiah tajwid-tajwidnya semua
dikuasai lalu orang yang paling mengerti
masalah agama Allah ya kalau bergabung
antara bacaannya banyak hafalannya
banyak dan bacaannya benar kemudian juga
Paham agama itu berarti bergabung dua
kebaikan lalu orang yang paling bertakwa
yang paling patuh kepada Allah lalu
orang yang paling tua
usianya berdasarkan Sabda Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis
yang sahih diriwayatkan imam muslim di
nomor
673 kata Baginda Nabi sahui wasallam
ya
watiwa faakdamuhum hijrah faainu fil
hijrati Sawa faakbaruhum
Sinan hendaklah orang yang
Maaf orang yang mengimami salat
hendaklah orang yang mengimami salat
satu kaum adalah orang yang paling fasih
bacaan al-qurannya
jika kefasihan bacaan mereka sama ada
dua orang bacaannya sama-sama hafalannya
sama-sama 50 15 Juz misalnya bacanya
sama-sama bagus maka hendaklah orang
yang paling mengetahui mengenai asunah
Siapa di antara keduanya yang paling
paham halalhamnya Allah maka itu
didahulukan jika pengetahuan mereka
masih sama juga bacaannya sama suaranya
sama bagusnya ya tajwidnya juga bagus
dan pemahaman agamanya sama hendaklah
orang yangah ulukan adalah yang Yang
pertama atau paling dahulu melakukan
hijrah hijrah dari Makkah ke Madinah
zaman itu dianggap sebuah ibadah yang
sangat besar sehingga itu ada Nilai plus
sendiri ya termasuk juga di sini hijrah
adalah Mungkin orang yang terlebih
dahulu meninggalkan masa-masa jahiliah
kepada masa keimanan Jadi kalau ada dua
orang hafal 15 Juz sama-sama juga Paman
agamanya sudah bagus dilihat Bagaimana
masa lalunya masa lalunya lebih dulu hij
hijrah ke dalam kebaikan siapa gitu jika
pelaksanaan hijrah mereka juga masih
sama hendaklah didahulukan orang yang
paling tua usianya jadi perhatikan di
sini masalah tua terakhir sekali ada
orang kadang-kadang menjadikan syarat
tua didahulukan yang penting tua disuruh
maju belum tentu S saya bacaannya salah
Enggak boleh ya walaupun ada anak lebih
mudah tetap dia jadi imam Kalau
bacaannya lebih benar jadi tidak ada
istilah lebih tua didahulukan kecuali
bertemu tadi itu bacaannya sama semua
pemahaman agamanya sama semua Kemudian
juga pada saat dibahas masalah hijrahnya
juga ternyata sama-sama Siapa yang lebih
tua dan Ini kata ulama hadis poin
terakhir pasti akan ada pertemuan Tidak
mungkin orang juga sama mungkin lebih
dari sehari umurnya kalau Umurnya pun
sama dan seterusnya t ini teman-teman
menandakan bahwasanya menjadi imam ini
bukan hal yang biasa tapi hal yang luar
biasa kenapa Abu Hanifah menggambarkan
rahimahullah beliau termasuk berpendapat
tentang tidak perlunya membaca
al-fatihah pada saat salat jahar bagi
makmum di antara pendapat Abu Hanifah
rahimullah ini dan beliau Berikan alasan
kenapa kalau lagi salat magrib salat
Isya salat subuh Imam ngerasin suara
Kenapa makmum enggak usah baca Alfatihah
Imam Abu Hanifah kasih gambaran
ibaratnya Beliau mengatakan kalau ada
beberapa orang yang akan menghajap
kepada raja kemudian mau menyampaikan
tentang hajat mereka tidak mungkin lima
atau enam orang serentak bicara semua
pasti ada satu orang yang dijadikan
sebagai juru bicara dan pasti di antara
5 enam orang yang akan menghadap Raja
itu akan memilih siapa yang paling fasih
di antara mereka Siapa yang paling ee
apa namanya Tegar tidak gugup Siapa yang
paling pintar menyusun kosakata dan
seterusnya maka seperti itulah itu
ibaratnya orang kalau salat karena Imam
itu dia maju ke depan Maka dia sedang
berkomunikasi kepada Allah dan mewakili
para makmumnya sesuai dengan sabda Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam innama juilal
Imam liutamma Bih Imam dijadikan untuk
menyempurnakan salat ya Bahkan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan
Imam jadikan untuk menyempurnakan salat
dalam hadis lain kalau dia takbir
takbirlah kalau dia rukuk rukuklah kalau
dia sujud sujudlah gitu kan nabi Sallahu
alaii wasallam memerintahkan sangat
patuh dalam hadis lain bahkan Siapa yang
mengangkat kepalanya ya Ee sebelum
imamnya maka
sangat dekat Allah akan mengubah
wajahnya menjadi keledai ancaman yang
sangat tegas Berarti memang tidak
main-main masalah Imam ini sampai
dibabkan khusus gitu makanya teman-teman
harus hati-hati jangan sembarangan jadi
imam banyak orang begitu begitu melihat
masjid diqamah salat lalu kemudian dia
nyolonong aja main masuk belum tentu
bacaannya benar belum tentu memenuhi
syarat dan kriteria juga masuk di sini
teman-teman kalau di satu lokasi kita
mampir walaupun bacaan kita benar kalau
di situ sudah ada Imam nya enggak boleh
kita jadi imam sampai kita
diizinkan itu sabda Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dalam hadis yang sahih
Janganlah seseorang di antara kalian
menjadi imam di wilayah seseorang sampai
dia mengizinkannya ada Imam tetap
silakan Imam tetapnya saja gak perlu
gitu kan karena kadang-kadang Setan
menggoda orang begitu dia Baru hafal 5
10 ayat Surah baru bagi dia mau tes ah
jadi
imam langsung tunjukin diri mau maju
gitu kan itu pun ternyata waktu dia
orkan maju salah semua bacaannya ya kan
jadi masalah Enggak usah Ya apalagi
kalau antum merasa ada Riya di situ
nanti akhirnya mau pamer bacaan sudah
mundur aja enggak usah silakan imamnya
saja jelas enggak ini jelas yakin yakin
mana yang suka nyelonong jadi imam di
sini Ha Enggak boleh
sembarangan dikatakan di sini oleh Syekh
Abu Bakar rahimahullah selama ia bukan
seorang penguasa atau pribumi mengingat
penguasa atau pribumi dianggap lebih
utama menjadi imam daripada yang lainnya
maksudnya penduduk setempat di situ ya
yang tadi saya bilang itu Hal ini
berdasarkan Sabda Rasulullah Sallallahu
Alaihi Wasallam la yaummannar rajulur
rajula Fi ahlihi Wal sultonihi illa
biidni Janganlah seseorang mengimami
salat berjamaah pada sisi keluarga
seseorang penduduk setempat atau
penguasa kecuali atas izinnya dan di
sini sudah disebutkan riwayatnya
sebelumnya yang diriwayatkan oleh Said
IBN Mansur
poin yang ketiga setelah membahas Siapa
yang lebih utama jadi imam ini juga
termasuk hal yang perlu dibahas masalah
imamahnya anak kecil menjadi imamnya
anak-anak yang belum balig ini
sebenarnya khilaf di antara orang
panjang lebar sah atau tidak ada yang
mengatakan sah di salat sunah ada yang
mengat dan mereka mengatakan di salat
wajib enggak boleh ada juga yang
mengatakan boleh saja yang penting
memang bacanya lebih baik daripada orang
yang lebih tua dan seterusnya kita akan
Baca sekarang kata Syekh Abu Bakar
rahimahullah
anak kecil sah menjadi imam dalam salat
sunah namun tidak sah dalam salat wajib
ya ini pendapat nanti kita Jangan
buru-buru menilai akan ada khilaf di
antara ulama nanti disebutkan karena
orang yang salat wajib tidak boleh
bermakmum kepada orang yang salat sunah
jadi Syekh Abu Bakar rahimahullah
berpegang pada pendapat ulama yang
mengatakan kalau orang lagi salat sunah
terus Antum ditepuk ada orang mau salat
wajib bagi beliau tidak boleh itu sudah
ya bisa diberikan isyarat kalau dia lagi
salat sunah gitu kan atau orang kalau
masuk ke masjid ternyata orang semua
sudah bubar salat wajibnya sudah dia
salat sendiri itu ada pendapat memang
tapi ada juga pendapat yang menganjurkan
tetap ikut berjamaah Sama siap pun saya
sudah Sebutkan hadisnya hadis Bukhari
perilaku Muad bin Jabar radhiallahu Anhu
dan juga hadis sahih perilaku Abu Bakar
yang mengimami sahabat yang telat Tapi
di sini kalau teman-teman yang pegang
buku ini Syekh Abu Bakar menyampaikan
pendapat yang beliau
pegang Beliau mengatakan anak kecil sah
menjadi imam dalam salat sunah namun
tidak dalam salat wajib karena orang
yang salat wajib tidak boleh bermakmum
kepada orang yang salat sunah sedangkan
salatnya anak kecil dihukumi sebagai
salat sunah karena dia belum wajib salat
jadi Imamah anak kecil dihukumi tidak
sah dalam salat wajib berdasarkan Sabda
Rasulullah Sallallahu alaii wasallam
lauifu imamikum janganlah kalian berbeda
dengan Imam kalian Nah di sini riwayat
Bukhari nomor 722 pengertian hadis ini
menurut Syekh Abu Bakar rahimahullah
jangan kalian ya berbeda dengan Imam
kalian jangan berbeda dari sisi umur
dari sisi bacaan ya dari sisi ketakwaan
sebagaimana syarat-syarat sebelumnya
terjadi perbedaan pendapat di kalangan
ulama kata beliau tentang orang yang
salat wajib bermakmum kepada orang yang
sedang salat sunah Imam Syafi
rahimahullah berbeda pendapat dengan
mayoritas Ulama di mana beliau
membolehkan anak kecil menjadi imam
dalam salat wajib dengan merujuk riwayat
yang dituturkan Amr IBN Salamah
radhiallahu anh ya radallahu radhiallahu
anhuma yang menjelaskan bahwa Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda
kepada kaumnya ya ummukum akraukum
hendaklah orang yang paling fasih
bacaannya mengimami salat kalian artinya
tidak ada di sini batasan dia sudah
balik atau tidak yang penting bacaannya
benar dialah yang jadi imam kata Amr Bin
Salamah radhiallahu anhuma kemudian aku
mengimami salat mereka salat kaumnya
Padahal dia masih kecil padahal saat itu
aku masih berusia 7 tahun hadis ini
rwayat Bukhari nomor
4302 tetapi mayoritas ulama memandang
riwayat tersebut Daf Seraya berkata
hadis tentang kebolehan seseorang anak
yang masih belia menjadi imam termasuk
hadis muhtamal atau dalam kurung yakni
mengandung
kemungkinan di mana ada kemungkinan
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
tidak pernah melihat Amr mengimami salat
kaumnya mengingat mereka tinggal di
gurun pasir yang jauh dari Madinah ya
artinya kalau kita kita berpegang pada
Khilaf para ulama ini sah atau tidak
imamnya salatnya atau imamnya anak kecil
menjadi imam maka disalat sunah sah
seperti salat tarawih salat tahajud ya
salat-salat sunah ini boleh saja salat e
jenazah mak enggak ada masalah tapi
kalau salat wajib ini yang khilaf di
antara mereka jumhur ulama mengatakan
tidak sah anak-anak cuma boleh imami
salat sunah salat wajib walaupun
suaranya bagus enggak
boleh kecuali Imam Syafi'i tadi rahim
ull membolehkan masalah itu tidak ada
masalah sesuai dengan hadis Amr Bin
Salamah tadi kalau dia umur 7 tahun
karena bacaannya bagus hafalannya banyak
maka dia mengimami kaumnya khilaf di
antara ulama maka ini Insyaallah kita
saling menghormati dalam pendapat ini
ya yang keempat Imamah wanita seorang
wanita sah mengimami salat para wanita
juga dan ia berdiri di tengah-tengah
mereka karena Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam telah mengizinkan ummuh waraqah
binti Naufal mengangkat seorang in
baginya di rumahnya sehingga ia dapat
menunaikan salat berjamaah bersama
anggota di anggota rumahnya hadisnya
riwayat Abu Daud dengan sanad sahih
nomor
591 tentu kalau dia mengimami laki-laki
sudah dikatakan tidak boleh ya kecuali
dalam keadaan yang diimami laki-laki
masih belum balig misalnya anaknya ya
kan ituu Tapi kalau sudah balig maka
tidak boleh sama
sekali kemudian yang kelima Imamah orang
buta orang buta sah mengimami salat
berjamaah karena Rasulullah Sallallahu
Alaihi Wasallam pernah menunjuk Ibnu
Ummi maktum radhiallahu Anhu sebagai
Imam pengganti di Madinah hingga dua
kali dan ia salat bersama mereka atau
pendudu Madinah padahal Ia adalah
seorang yang buta hadis ini sahih
riwayat Abu Daud nomor
2931 yang keenam imama orang yang kurang
utama maksudnya ibadahnya kurang
orangnya biasa-biasa saja orang awam
orang yang kurang utama sah mengimami
salat orang-orang meski ada orang yang
lebih utama darinya karena Rasulullah
wasam pernah salat di belakang menjadi
makmum Abu Bakar dalam hadis Bukhari
nomor 684 dan Abdurrahman IBN Auf
riwayat Muslim nomor 274 padahal
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
lebih utama dari keduanya dan dari semua
makhluk hadis ini Bukhari khusus masalah
ini teman-teman perlu dirincikan ulama
mengatakan pendapat yang paling kuat
adalah kalau ada orang yang lebih utama
tidak boleh sama sekali orang yang utama
salat Ya seperti kasus Tadi ada orang
yang lebih baik bacaannya bergabung
antaranya lebih baik bacaannya lebih
lebih paham sunah lebih bertakwa lebih
dahulu hijrahnya dan lebih tua lalu ada
orang misalnya dari empat poin ini
kurang satu ya artinya yang a lebih baik
daripada yang b maka tidak boleh si B
mengimami si A itu hukum Syari dasarnya
gitu kan tapi dalam masalah ini riwayat
yang menyebutkan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam pernah menjadi makmum di
belakang Abdurrahman bbin Auf dan pernah
menjadi makmur di belakang Abu Bakar ini
ada kisahnya ada historinya kisahnya itu
dalam salah satu peperangan ini kita
bahas dulu masalah imamahnya Abdurrahman
bin Auf radhiallahu Anhu suu waktu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam pergi
berperang Kemudian pada saat menjelang
subuh Nabi Al wasallam punya hajat pergi
ya sahabat sudah azan subuh Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam belum datang
sampai sudah hampir matahari sudah
hampir matahari terang langit sudah
mulai terang Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam belum muncul juga gitu kan maka
para sahabat ambil
inisiatif harus ada yang jadi imam nih
Rasulullah su tidak muncul nanti setelah
salat baru kita cari mana Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam gitu kan
akhirnya mereka melihat yang paling
utama di situ ada adalah Abdurrahman in
Auf mereka saudaralah Hai Abdurrahman
majulah Abdurrahman jadi imam begitu
rakaat kedua Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam datang ikut nabi Sallahu Alaihi
Wasallam masbuk satu rakaat nih subuhnya
selesai salam Nabi berdiri di belakang
orang semua lihat maka serentak semua
sahabat mengatakan Subhanallah khawatir
Mereka salah kok bisa sodorkan
Abdurrahman ada nabi gitu kan enggak
mungkin kenapa enggak nunggu nih mereka
hanya ketakutan sendiri Setelah salam
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berdiri
mengatakan Sungguh bagus apa yang kalian
lakukan sudah tepat itu tapi di sini kan
kasuistiknya bukan berarti Abdurrahman
utama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
lebih utama lalu boleh langsung ditarik
Berarti boleh orang ini mengimami ini
tidak karena ini ada kasuistik kasusnya
nabi telat gitu kan akhirnya Abdurrahman
maju dan tidak pernah sahabat sama
sekali berani menjadi imam sementara
nabi ada
gitu kasus Abu Bakar menjadi imam ini
juga adalah waktu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sakit keras di akhir hidup
beliau sudah enggak bisa berdiri Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam sudah sakit
keras demam saking demamnya Nabi
Sallallahu alaihi wasallam sampai beliau
minta didatangkan 8an atau se Kendi air
disiram di badannya Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam saking panasnya gitu
ituun nabi sallu Alaihi Wasallam setelah
disiram beberapa Kendi mengatakan
Berhentilah saya sudah tidak tahan jadi
sakking luar biasa berdiri enggak bisa
badannya semua dibasahi air supaya
demamnya berkurang gitu kan maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam melihat tidak
bisa salat lalu Kemudian beliau sempat
pinsan maka waktu orang-orang semua
keluar sahabat nabi nabi lihat AB Aisyah
ada maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengatakan wahai Aisyah sampaikan kepada
Abu Bakar agar mengimami salat dan ini
ulama mengatakan isyarat dari Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam untuk Abu
Bakar menjadi khalifah karena setiap
Imam atau setiap yang menjadi ya
pemimpin wilayah harus jadi imam harus
bisa jadi imam gitu kan idealnya itu
persiden kita harus bisa jadi imam di
Istiqlal lima waktu salat subuh zuhur
asar magrib Isya dengan bacaan yang
benar itu kalau mau
idealnya sayangnya kriteria ini enggak
dimasukkan Pemimpin harus bisa ngaji guu
tes bacaannya Kalau benar baru pilih
jeblos Diah mau nomor berapa pun gak
apa-apa
jangan lagi dihubungkan sama pilipr 2019
ini banyak pelintir-pelintir ceramah
luar
biasa kita bicara masalah Imamah ini
maka pada saat itu Aisyah radhiallahu
anha khawatir Abu Bakar ayahnya Nanti
kalau dia bilang sama muslimin Nanti
orang bilang apa apalagi nabi lagi sakit
keras maka Aisyah diam nabi sahu
wasallam kaget bangun Apa kau sudah
jalan ke perintahku wahai Aisyah Ya
Rasulullah Abu Bakar rajul B Abu Bakar
ini orang yang mudah nangis Memang betul
Abu Bakar Baca ayat sedikit nangis gitu
kan memang khusyuk sekali sama Allah
radhiallahu Anhu maka dia bilang
Pilihlah orang lain Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam mengatakan perintahkan
Abu Bakar agar jadi imam terus pinsan
lagi nabi yang kedua kali maka Aisyah
mau bicara masih beban ni gitu kan
sampaikan enggak ya gitu Nanti orang
pikir saya sengaja karang-karang Abu
Bakar ayah saya Saya sekarang sedang
berdua sama Nabi di rumah Git nabi sakit
keras kalau nabi meninggal gimana nih
maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
sadar selanjutnya lalu menanyakan
Sudahkah Hai Aisyah Aisyah mengatakan
belum Ya Rasulullah Abu Bakar orang yang
penangis Carilah orang lain maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam marah sungguh
kalian kaum wanita sama dengan penggoda
penggodanya Yusuf ya yang suka mau goda
Yusuf gitu kan di Makkah apa di Mesir
begitu suka menunda-nunda pekerjaan
segala macam ya suka menanyakan ini
membangkang ini maka nabi Sallahu wasam
mengatakan perintahkan sekarang juga
kalau Abu Bakar jadi imam apapun
resikonya bicara maka Aisyah pun
buru-buru ke pintu mengatakan wahai
muslimin jadi imamlah suruh Abu Bakar
jadi
imam rupanya waktu didengar perkataan
ini karena pintu rumah Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dengan masjid begitu
dibuka langsung masjid jemaah langsung
kayak pintu ini dibuka langsung di sini
maka mereka bilang Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam gak bisa jadi imam buat
kita waktu salat sudah masuk cari Abu
Bakar cari Abu Bakar enggak ada Abu
Bakar punnya lagi di kebunnya cud dari
Madinah di luar Madinah
gitu maka ada rupanya di antara sahabat
yang lihat Abu Bakar enggak ada waktu
salat sudah masuk ada Umar di situ Oh
ini Umar setelah Abu Bakar pasti bagus
gitu Hai Umar berdirilah Abu Bakar
enggak ada Umar ambil inisiatif berdiri
Oh suaranya Umar keras gu kan Umar
suaranya keras termasuk terkenal gitu
kan maka diqamahkan salat imamlah
tiba-tiba Nabi dengar suaranya Umar lalu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam marah
dari rumahnya mengatakan Sesungguhnya
Allah dan rasulnya menolak kecuali Abu
Bakar enggak boleh jadi imam saya
perintahkan Abu Bakar Kenapa suruh orang
lain enggak boleh gitu kan Ini perintah
Allah dan rasulnya maka akhirnya Abu
Bakar pun datang dan pada saat itu
diberhentikan salat kan perintah nabi
Enggak boleh gitu kan maka Abu Bakar pun
datang Lalu mengimami Salat Lalu
mengimami Salat rupanya Abu Bakar sempat
mengimami salat ini beberapa hari
sebentar selama Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam salat Karena nabi kan suruh di
salah satu hari-hari pada saat dia jadi
imam itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Sebelum meninggal sempat merasa mulai
sehat demamnya hilang sudah mulai segar
pas Abu Bakar jadi imam Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Buka pintu rumahnya lalu
Beliau keluar di antara saf jemaah
sahabat sudah mulai gembira nabi Berapa
hari ini enggak ada beritanya tiba-tiba
sudah masuk dalam saf maka berdiri di
sebelah kanannya Abu Bakar Abu Bakar
sempat mu berikan isyarat agar nabi maju
nabi nabi tepuk pundaknya supaya tetap
saja jadi imam sudah terlanjur salat
jangan mundur maka Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam pun salat di belakang
Abu Bakar tapi ini ada kasusnya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam sakit keras
dan Abu Bakar sudah terlanjur jadi imam
jadi khusus poin nomor 6 ini sebenarnya
yang dikatakan bahwasanya sah-sah saja
orang yang utama menjadi imam dari orang
yang lebih utama dengan dalil ini ini
dibahas oleh para ulama semestinya
jangan seperti itu artinya tetap yang
lebih utama harus diprioritaskan kecuali
dalam keadaan darurat karena kasus
Abdurrahman bin Auf dan Abu Bakar
radhiallahu anhum ajmain ini adalah
kasus darurat saja jelas enggak jel
jelas baik poin nomor tuuh imamahnya
orang yang
bertayamum orang yang bertayamum sah
mengimami salat orang yang berwudu
karena Amru Bin Ash radhiallahu Anhu pun
pernah mengimami salat pasukan tentara
di mana ketika itu ia bersuci dengan
bertayamum Sedangkan para tentara yang
salat bersamanya bersuci dengan berwudu
selanjutnya hal itu dilaporkan kepada
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan
beliau tidak mengingkarinya hadis ini
riwayat Abu Daud nomor 334 dengan sanad
sahih ini sudah pernah saya ceritakan
kisah Amru Bin Ash pada saat jadi
pemimpin perang dan di pasukannya ada
Abu Bakar ada Umar ada Utsman ada Ali
ada thalhah ada Zubair gitu kan maka
waktu Amr Bin Ash jadi pemimpin walaupun
baru 3 bulan masuk islam dia jadi imam
karena dia pemimpin pas dia tidur malam
junub bangun pagi dia pinta pasukannya
salah satu prajuritnya datangkan air
begitu dipegang dingin Ha es Enggak mau
dia Saya mau tayamum maka Umar marah Hai
Amr ini ada air Kenapa kau tayamum Dia
bilang saya enggak mau saya mau tayamum
dingin ini bisa buat saya mati
ya maka Abu Umar marah tapi Umar gak
bisa bilang apa-apa datang ke Abu Bakar
ya Abu Bakar Bagaimana nih orang kata
Abu Bakar ikuti saja dia utusan
Rasulullah dia pemimpin kita sekarang
patuh saja maka patuhlah akhirnya Amr
Bin Ash mengimami salat dia bertayamum
sementara
makmumnya semua berwudu ulama menarik
kasus ini juga misalnya kalau ada di
satu wilayah air lagi lancar Imam
rutinnya ada kemudian tiba-tiba saja
yang lain Ini semua tidak layak jadi
imam makmumnya maksudnya jauh sekali
perbandingan sama Imam Imam Hafiz Quran
makmumnya bacaannya pas-pasan dan
mungkin Imam juga lebih paham agama
mereka lagi wudu ramairamai begitu
selesai wudu makmumnya semua giliran
Imam kerannya mati enggak ada air
cari air sana sini enggak ada waktu
salat sudah masuk maka imamnya tayamum
gak ada air sama sekali dia tayamum sah
saja dia mengimami gitu kan di sini
mirip dengan kasus ini kalau Amru Bin
Ash Memang karena khawatir ya dia
meninggal gara-gara
kedinginan yang kedelapan imamnya
musafir orang yang dalam
bepergian musafir sah mengimami salatnya
mukim atau yang berada di daerahnya
tetapi bagi mukim Jika ia salat di
belakang musafir maka dianjurkan
menyempurnakan salatnya setelah Imam
menyelesaikan salatnya misal musafir
imami salat zuhur dua rakaat makmum di
belakang
mukim orang orang wilayah setempat
begitu salam dari rakaat kedua imamnya
mereka menambah dua rakaat karena
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
pernah mengimami salatnya penduduk
Makkah padahal saat itu beliau adalah
musafir setelah salat selesai beliau
bersabda Ya ahla Makkah atimmu shatakum
Fa innaumun safrun Hai penduduk Mekah
sempurnakanlah salat kalian karena kami
adalah kaum yang sedang musafir adais
ini diriwayat Imam Malik nomor
349 ini juga pelajaran penting
teman-teman sekalian ya Jadi kita
dihitung mukim itu di wilayah yang kita
sekarang menetap Nabi Sallallahu alaii
wasallam lahir di mana di Makkah Tapi
beliau sudah hijrah ke Madinah waktu
pembebasan kota Makkah beliau seperti
kembali ke ke kota asalnya Tapi beliau
menganggap dirinya musafir karena Makkah
sudah tidak ditinggali lagi sampai Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam waktu itu
Waktu para sahabat mengatakan Ya
Rasulullah rumah Anda masih ada rumah
yang dulu tinggal sama Khadijah ada tapi
direbut oleh orang-orang sepupuh Nabi
Ada yang masih dalam keadaan kafir
sengaja menjual itu lalu Beliau
mengatakan Apakah Tertinggal hakku lagi
di Makkah ini sudah enggak ada ini bukan
hakku lagi sudah direbut secara paksa
oleh orang kafir mereka sudah jual sudah
enggak ada lagi hakku di sini maka Nabi
Sallallahu alaii wasallam salat Safar
Tapi beliau kalau habis salam di dua
rakaat Beliau mengatakan kepada
makmumnya wahai penduduk Makkah
sempurnakan salat kalian karena kami
adalah kaum yang sedang
musafir sedangkan jika musafir salat di
belakang mukim kalau musafirnya salat di
makmumnya adalah penduduk setempat Maaf
imamnya penduduk setempat maka dia harus
menyempurnakan salatnya atau tidak
diqar ketika Ibnu Abbas radhiallahu
anhuma ditanya mengenai menyempurnakan
salat di belakang mukim maka ia menjawab
itu adalah sunah Abul qasim atau sunah
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hadis
ini riwayat Ahmad di nomor 1865 dan ini
riwayat Imam muslim nomor
688 Jadi kalau antum musafir enggak
boleh salam di rakat kedua Saya pernah
lihat ada orang begitu Soalnya dia
musafir dia salat sama imamnya mukim
begitu imamnya berdiri dari rakat kedua
ke rakaat ketiga dia salam ini enggak
boleh enggak ada sunahnya sama sekali ya
ini hanya terjadi di salat khauf salat
dalam keadaan takut Nah itu beda dalam
peperangan itu ada sendiri babnya ya
Insyaallah mungkin ke depannya akan ada
bahasan kalau gak salah dalam Bab salat
itu nanti kita Jelaskan Insyaallah itu
dalam keadaan peperangan beda tapi
selain daripada ini tidak boleh Antum
salat di belakang imam yang mukim Ya
kita harus mukim
juga yang kesembilan berdirinya makmum
bersama Imam apabila seorang laki-laki
bermakmum kepada seorang laki-laki maka
ia berdiri di samping
kanannya begitu juga halnya dengan
seorang wanita yang bermakmum kepada
seorang wanita maka ia berdiri di
samping kanannya berarti kalau cuma
berdua sama Imam sama makmum
bersebelahan laki-laki sama laki-laki
perempuan sama perempuan sesama jenis ya
jangan bilang sama akhwat di belakang
maju maju
rapat bukan mahram katanya harus rapat
berdua salah ya sama istri pun tidak
begitu Adapun jika dua orang atau lebih
bermakmum maka mereka berdiri di
belakang Imam ukuran satu saf sedangkan
jika sejumlah laki-laki dan sejumlah
wanita bercampur dan menjadi makmum maka
makmum laki-laki berada di belakang Imam
pas sedangkan makmum wanita berdiri di
belakang laki-laki lagi di belakang
makmum laki-laki kemudian jika makmumnya
berdiri atau terdiri dari seorang
laki-laki serta seorang wanita maka
makmum laki-laki berdiri diamp ping
kanan Imam ya Meskipun Ia seorang anak
kecil yang baru mumayyiz atau sudah
dapat membedakan sesuatu sedangkan atau
sedang makmum berdiri di belakang
keduanya Hal ini berdasarkan sabda Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Khairu
sufufir rijali awwaluha wasarruha
akhiruha whairu sufufin Nisai akhiruha
was syarruha awaluha sebaik-baik saf
makmum laki-laki adalah saf yang pertama
dan seburuk-buruk ialah saf yang
terakhir sedangkan sebaik-baik saf
makmum wanita adalah yang terakhir dan
seburuk-buruknya adalah saf yang pertama
hadis ini riwayat Muslim nomor
440 juga berdasarkan praktik yang
dilakukan oleh Rasulullah Sallallahu
Alaihi Wasallam di mana dalam sebuah
peperangan beliau melaksanakan salat
lalu Jabir datang dan berdiri di samping
kiri
beliau lalu Beliau memindahkan
memindahkannya sehingga posisi nya
berada di samping kanan jadi pernah ada
sahabat nabi Jabir bin Abdillah nabi
lagi salat dia mau jadi makmum dia di
sebelah kiri nabi pegang kepalanya
dipindahin ke sebelah kanan ya dan tidak
lama setelah itu datang Jabbar Bin sakr
dan langsung berdiri di samping kiri
beliau lalu Beliau menarik keduanya dan
memposisikan keduanya hingga berada di
belakang beliau jadi Jabir bin Abdillah
di sini kemudian Jabbar di sini maka dia
datang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bukan tarik ke sebelah kanan gak ditarik
dua-duanya ke belakang suruh buat saf di
belakang karena sudah dua orang kalau
satu baru di sebelah kanan ini riwayat
disebutkan oleh imam muslim nomor 660
Maaf imam muslim nomor
3014 juga berdasarkan penuturan Anas
radhiallahu Anhu bahwa P suatu saat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam salat
mengimaminya dari ibunya di mana beliau
memposisikan dirinya di sebelah kanan
beliau maksudnya Ya di sini Anas berada
di sebelah kanan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dan memposisikan si Wana ibunya
di belakang kami hadis ini riwayat
Muslim nomor 660 Jadi kalau laki-laki
dua Imam sama makmum satu perempuan maka
laki-laki jadi imam mundur sedikit satu
saf laki-lakinya sebelah kanan lalu
perempuannya di belakang di saf yang
ketiga atau di saf yang kedua dari
belakang
Imam juga berdasarkan penuturannya
bahwasanya suatu ketika aku menunaikan
salat di mana Aku dan seorang anak yatim
berdiri di belakang Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam dan seorang
nenek berdiri di belakang kami juga ada
sini riwayat Bukhari Nomor
308 yang ke-10 pembatas Imam menjadi
pembatas bagi orang yang ada di
belakangnya atau makmum
sutrahnya pembatas apabila imam salat
menghadap pembatas maka makmum tidak
perlu memakai pembatas lagi karena suatu
ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
menancapkan sebuah tombak dan beliau
salat menghadap ke arahnya dan beliau
tidak menyuruh seorang pun supaya
meletakkan pembatas lainnya hadis ini
riwayat Bukhari nomor 494 imam muslim
501 sudah tahu itu hari hukum Sutra
sudah kita bahas ya jadi pembatas yang
kita Letakkan dan idealnya sekitar 46
atau 47 centi ya
Ukuran tidak sampai mungkin sekitar satu
jengkal lebih sedikitlah ya kalau mistar
itu kan biasa 60 senentti ya dikurangin
sedikit sekitar 46 47 CTI itu idealnya
ukuran tas boleh batu lemari apalah
pohon semua bisa jadi Sutra antara kita
dengan tempat sujud ya di depan tempat
sujud kalau sendiri wajib kita pakai
kalau sama Imam maka imamnya yang pakai
makanya di masjid-masjid dibuatkan
Mihrab itu dianggap sutrahnya Imam dia
yang tidak boleh dilewati kalau lagi
salat yang ke-11 wajibnya mengikuti imam
ini termasuk berhubungan juga dengan
masalah hukum Imamah diwajibkan atas
makmum mengikuti imam dan diharamkan
mendahuluinya serta dimakruhkan
menyamainya ya sama-sama saja enggak
boleh makanya saya pernah Jelaskan itu
hari kalau jadi imam maka
imamnya melakukan gerakan Allahu
akbar maka otomatis makmum tidak akan
mendahului dia tapi kalau imamnya
Allah panjang Allahu akbar makmumnya
sudah lebih dulu Allahu akbar Masa
enggak boleh hukumnya enggak boleh
Makanya kalau mau Takbir Allahu akbar
rukun rukuk dulu Allahu akbar bergerak
dulutidal samiallahu liman hamidah sujud
dulu Allahu akbar maka aman gitu kan dan
itu sudah dibahas oleh para ulama
makanya dikatakan diwajibkan atas makmum
mengikuti imam dan diharamkan
mendahuluinya serta dimakruhkan
menyamainya jika makmum mendahului imam
dalam Takbiratul Ihram maka wajib atas
makmum tersebut mengulangi Takbiratul
ihramnya tadi imamnya masih lama Allah
Allahu akbar dia Allahu akbar langsung
makmumnya batal dia harus ulangi takbir
Karena dia sudah dahului Imam makanya
Allahu akbar ini juga jangan
panjang-panjang ini ya dipendekkan
saja dikatakan di sini Saya ulangi lagi
diwajibkan atas makum mengikuti imam dan
diharamkan mendahuluinya serta
dimakruhkan menyamainya jika makmum
mendahului imam dalam Takbiratul Ihram
maka wajib atas makmum mengulangi
Takbiratul ihramnya jika tidak maka
salatnya dihukumi batal demikian juga
dihukumi batal jika ia salam sebelum
imam kemudian Jika ia mendahului imam
dalam ruku atau sujud atau bangkit dari
keduanya maka diwajibkan atasnya
mengulanginya di mana ia rukuk dan sujud
kembali setelah Imam Hai berdasarkan
sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Makanya teman-teman kalau Imam lagi
salam Asalamualaikum warahmatullah
makmum tenang dulu Nanti yang kedua kena
karena salam dua kali kan setelah
Asalamualaikum warahmatullah yang kedua
baru Antum salam Asalamualaikum
warahmatullah ini Imam baru
asalamualaikumatullah
udah langsung atau orang biasa begitu di
masjid buru-buru udah mau pergi padahal
cuma mau makan masakan istrinya atau mau
beli makanan favorit k tidak
boleh ya nasib bujang dari tadi kita
singgung sesuai dengan sabda Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam hadis ini
diriwayatkan Imam Bukhari nomor 722
in
iru
wa wa Q
samalluman Hamidah faqulu Allahumma
rbana wakal hamd waid sajada fasjudu wa
Sha qaidan Fu quudan ajmaun ya hadis ini
hadis sahih riwayat Bukhari ya
722 artinya kata nabi Sallahu Alaihi
wasam sesungguhnya Imam itu ditunjuk
tidak lain kecuali untuk
diikuti Maka jangan kamu atau kalian
berbeda dengan nya Jika dia bertakbir
bertakbirlah kamu kalau sudah takbir
baru takbir Jika ia rukuk maka rukuklah
kamu tunggu dia rukuk dulu baru kamu
ruku Jika ia mengucapkan Sami Allahu
liman hamidah Allah telah mendengar
Siapa yang memujinya maka ucapkanlah
setelah itu setelah Imam bilang
sami'allu liman hamidah pas hamidahnya
baru Antum bangun baru bilang Rabbana
walakal hamd ya kemudian Jika dia sujud
maka sujudlah kamu kalau sudah sempurna
sujudnya baru kamu sujud keikka kemudian
Jika ia salat sambil duduk kalau sampai
imamnya rakaat pertama berdiri rakaat
kedua tiba-tiba lemas dia duduk maka apa
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
salatlah kamu semua sambil duduk ikuti
Imam tiba-tiba imamnya lemas dia ganti
rakaat pertama dia beri rakaat kedua dia
salat duduk duduk semua makmumnya ya
begitu karena patuh wajibnya patuh pada
Imam
tersebut juga sabda Nabi Sallallahu
wasam yaksya ahadukum
aahu qal imami
ayuhawilallahu rahu ra himar
yuhawilullahu suratahu surata himar
Tidakkah salah seorang di antara kalian
merasa takut jika ia mengangkat
kepalanya sebelum imam bahwa Allah akan
merubah kepalanya menjadi kepala keledai
atau merubah wujudnya Semua menjadi
wujud keledai ya hadis ini hadis sahih
riwayat Bukhari nomor 600 91 dan imam
muslim
424 itu masalah wajibnya mengikuti imam
poin Nomor 12 penggantian Imam dengan
makmum karena adanya uzur alasan yang
dibolehkan dalam agama Jadi kalau Imam
punya uzur Syari maka di sini makmum
boleh boleh menggantikan yang dari
belakangnya jika pada pertengahan salat
Imam menyadari bahwa ia mempunyai hadas
najis atau batal wudu atau telah terjadi
hadas padanya atau hidungnya
mengeluarkan darah mimisan atau telah
terjadi sesuatu yang membuatnya tidak
dapat melanjutkan Salatnya ya tiba-tiba
dia lemas ditusuk orang ya mati Ya
pinsan maka ia harus meminta kepada
seorang makmum ya yang ada di
belakangnya supaya menggantikan
posisinya kalau dia dalam kondisi apapun
dia meminta kasih isyarat makmum maju
tapi kalau dia meninggal Ya sudah
makmumnya lihat dia terliat letak
seperti kasus Umar Bin Khattab
radhiallahu Anhu unuk ditusuk darah
ngalir semua maka ada beberapa sahabat
batalin salatnya untuk bantu ada juga
yang langsung jadi imam maju dari
belakang Lalu yang lainnya tetap
kerjakan
salat maka ia harus meminta kepada
seorang makmum yang ada di belakangnya
supaya menggantikan posisinya dan
menyempurnakan salat bersama jemaah
kemudian ia keluar dari salat untuk
bersuci di mana Umar Bin Khattab pun
radhiallahu Anhu pernah meminta
Abdurrahman bin Auf supaya menggantikan
posisinya sebagai Imam ketika ditikam
saat salat
ini hadis sampai sini diriwayatkan
Bukhari nomor 3700 Ali pun Radiallahu
anhu pernah meminta seseorang supaya
menggantikan posisinya sebagai Imam
karena mimisan yang dideritanya yang
disebutkan oleh Said bin
Mansur sini disebutkan teman-teman
sekalian kalau mimisan juga sama tap
mimisan ini sifatnya memang terlalu
banyak ya ada orang yang keluar darah
dari hidungnya itu sangat banyak
Biasanya kalau cuaca terlalu panas ya
maka ini mungkin tapi kalau cuma netes
sedikit dia masih bisa menutupnya dia
bisa memegang tisu karena kita bisa
mengeluarkan sesuatu yang mengganggu
Kalau lagi salat sebagaimana sabda Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam kepada
seorang sahabat yang menanyakan Ya
Rasulullah Bolehkah saya mengeluarkan
dahak lagi salat kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam kalaupun kau harus
keluarkan hindari hadapanmu karena ada
Allah hindari sebelah kananmu karena ada
malaikat dan Buanglah di sebelah kirimu
boleh kita pakai tisu sapu tangan
keluarkan di sebelah kiri ya maka itu
Insyaallah dibolehkan kan Tapi ini juga
dalam keadaan darurat ya Sama juga bukan
cuma mimisan orang beringus flu berat
kadang-kadang netes banyak maka dia
butuh untuk mengeluarkan
itu yang ke-13 Imam harus meringankan
salat dianjurkan terhadap Imam supaya
tidak memanjangkan bacaan salat kecuali
bacaan pada rakaat pertama Jika ia
bermaksud supaya orang yang tertinggal
dari jemaah mendapatkan rakaat tersebut
karena terkadang Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam memanjangkannya hal itu
berdasarkan sabda Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ahukum
binif
faifa wasakima Wal Kabir Fa
shfsihilya jika salah seorang di antara
kalian menjadi imam atau kalian jika
jika salah seorang di antara kamu atau
kalian salat berjamaah mengimami orang
banyak Hendaklah ia meringankan
bacaannya karena di antara mereka itu
ada orang yang lemah orang yang sakit
orang yang sudah tua tapi jika ia salat
sendiri hendaklah memanjangkan bacaan
sesuai kehendaknya hadisnya riwayat
Bukhari nomor 703 dan imam muslim
467 jadi jangan karena Antum baru
ditunjuk jadi imam Terus mau ngetes
bacaan baca Albaqarah di salat magrib
lagi ya sampai azan Isya masih
lewat ada orang kadang-kadang begitu
karena bacaannya baru mau dikenal
akhirnya luar biasa dia Salatnya ya kan
maka tidak boleh teman baca surah-surah
pendek
intinya menyampaikan pesan Allah
Subhanallah biar Wal asr biar tabba
tiada
sabiismabikala kalau orang baca dengan
kekhusyukan tetap enak didengar gitu kan
walaupun panjang tapi orang itu tidak
tahu tajwidnya segala macam t tidak
nyaman untuk didengar tapi kalau salat
sendiri baru bisa karena kita tidak tahu
teman-teman mungkin di saf ada orang tua
sudah 80 90 tahun dia cuma coba mau
salat berdiri lalu kita baca Albaqarah
ini kasihan gitu kan atau ada orang
kebelet mau k buang air besar Maang air
kecil atau ada hajat Ada apa saja ada
mungkin orang yang anaknya sakit dia
cuma mampir salat kemudian dia mau pergi
ada orang cuma istirahat kantor sebentar
dan seterusnya maka ini harusnya
dipahami yang ke-14 hukum masalah Imamah
makruh imamahnya orang yang dibenci
jemaah kalau di situ mayoritas masjid
tidak suka dia jangan jadi imam
dimakruhkan bagi seseorang mengimami
salat orang-orang yang membencinya jika
kebencian mereka berkaitan dengan
masalah agama berdasarkan Sabda
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
wum
lahuunun
waiha
waan ada tiga orang yang salat mereka
tidak diangkat sejengkal pun dari atas
kepala mereka enggak diterima sama Allah
yang pertama orang yang mengimami salat
satu kaum Di mana mereka membencinya
disukai tapi karena dia anak suku anak
kepala suku misalnya Atau Dia membangun
masjid minya dia baca gitu ya Saya
pernah masuk ke satu e komunitas gitu
kemudian ada imamnya di situ gak tahu
Imam ini siapa yang tunjuk gitu ya
karena Setahu saya juga di situ banyak
sekali orang yang Masyaallah suaranya
bagus tapi suaranya enggak bagus bacanya
panjang sekali gitu Jadi saya mau
Ingatkan Bagaimana Siapa yang saya harus
ingatkan di sini gitu kan dan saya lihat
orang ini berapa hari di situ itu tuh
berapa hari jadi imam terus gitu maka
saya sempat Ingatkan beberapa orang
kalau ini Subhanallah Imam ini musnya
tidak layak Walaupun dia hafalannya
banyak tapi membuat orang jadi jenuh
kita butuh muadzin kita Butuh imam yang
kalau dia baca hati kita terluluh ya
mata kita ngantuknya hilang kita jadi
merenungi ayat-ayat al-qur'an itu yang
penting yang kedua yang tidak angkat
diangkat
salatnya di atas kepalanya wahai akhwat
dengar ini wanita yang tidur dalam
keadaan suaminya murka
kepadanya Naam
ya njang istri Antum hadir
Oh jadi yang dimaksud di sini murka
adalah memang dia marah dalam hadis lain
dikatakan istri manaun yang membuat
suaminya murka maka yang di langit murka
padanya sampai dia buat Rida dan sudah
kita Jelaskan kalau Rida itu berarti
merasa plong puas gitu kan Nah kalau
orang miskin minta sesuatu minta bantu
saya R juta mau bayar uang sekolah
segala macam terus kita kasih R juta
kita belum buat dia Rida tapi kalau kita
datang ke rumahnya kita penuhi
kebutuhannya Sampai akhirnya dia
betul-betul merasa sudah enggak tahu
harus mengucapkan apa itu namanya Rida
ya maka di sini hadis menjelaskan Allah
akan murka sampai dia membuat suaminya
Rida dan yang ketiga adalah dua dua
saudara yang saling
bermusuhan kecuali Antum tidak
ikut-ikutan Antum dimusuhin Orang aku
enggak usah peduli gitu kan Tapi kalau
antum ikut-ikutan bertengkar ribut
segala macam maka itu ya baru kena di
sini salat Antum enggak diterima percuma
makanya teman-teman gak usah kalau ada
orang nyakitin hati Ustaz ceritain
macam-macam Udah anggap Antum enggak
dengar ya anggap Antum gak dengar sudah
enggak usah enggak usah ditanggapi
tinggalkan karena Allah subhanahu wa
taala Subhanallah ada nasihat-nasihat
dari beberapa guru-guru kami di Madinah
para saat kadang-kadang ada masalah yang
memang buat pegal enggak enak gitu ya
mungkin orang menyebutkan teori gampang
praktik lapangannya kadang-kadang berat
tapi Subhanallah bahasa-bahasa ulama ini
saudara saya Saya tanya gimana
menghadapi Syekh kondisi-kondisi di mana
kadang-kadang membuat dada ini sesak
pikiran kita jadi enggak jadi kalut
kenapa bisa terjadi kenapa bisa terjadi
kata beliau tinggalkan karena Allah
bahasa itu saya renungi baik-baik pada
saat di Madinah benar ya gitu tiada
saatnya teman-teman orang utang kita
sudah tagih dia enggak mau tahu Untuk
apa kita sampai gak bisa tidur gara-gara
itu sudah lillahi taala Allah Maha
Melihat kita pasti ambil hak kita di
mahkamahnya nya Allah hari kiamat Jangan
habis energi kita untuk itu ada orang
stres gara-gara itu ya mungkin
Subhanallah Allah berikan dia cobaan
dengan R50 juta R juta uangnya hilang
tapi Allah bukakan dia pintu rezeki yang
lain Allah enggak mau kita vakum bahkan
menjadi stres di situ ya Allah mustaan
saya pernah masuk di salah satu
supermarket di Makkah lagi belanja waktu
itu mau bawa pulang ke Indonesia ada
satu bapak orang Saudi masuk Subhanallah
Dia setiap masuk ke satu rak dia kayak
marah-marah sama seseorang gu saya tadi
pikirnya dia telepon saya pikir dia
telepon ternyata enggak akhirnya dia ke
rak ini dia marahin rak itu di sana dia
marahin rak
ini dan saya ngerti apa yang dia bilang
gitu jadi dia betul-betul saya tahu
orang ini menghadapi masalah mungkin dia
pernah ribut sama satu orang haknya dia
tidak dapatkan maka k mungkin terlalu
Dia pikir jadi stres sampai security
supermarket datang segala macam saya
Sempat berpikir untuk apa sampai sampai
derajat ini ya dan kata-kata Dr shh
Suhaimi hafidahullah salah satu guru
kami di Madinah itu luar biasa sudah
utrukha lillah ya Khalid tinggalkan
karena Allah karena ada orang semua
orang rata-rata ada orang hutang tidak
bayar kita biar Saleh bagaimanapun ada
saja orang yang Giba kita ada saja orang
yang benci ada saja orang yang fitnah
jangankan kita Rasulullah Sallallahu
Alaihi Wasallam aja begitu digosipin
istrinya berzina digosipin begini dan
begitu ya sudah sabar hadapi dengan
kesabaran karena pahala sabar tidak
didapatkan kecuali orang ee atau pahala
cobaan tidak akan dapat kecuali orang
yang
sabar baik yang 15 orang yang patut
berdiri di belakang imam dan dan
berbaliknya Imam Setelah salam
dianjurkan bahwasanya orang yang berdiri
pas di belakang Imam ini Imam dia di
belakangnya adalah orang yang berilmu
dan memiliki keutamaan Jadi kapan
imamnya pinsan meninggal batal wudu maka
dia bisa maju gantikan makanya wajar
teman-teman di sebagian masjid dan
musalah ditaruh beberapa tanda di sini
enggak boleh orang masuk di kiri kanan
saf silakan kadang-kadang untuk zin
untuk pengganti Imam atau siapa saja 34
itu wajar jangan Antum nyelonong masuk
di situ ya karena itu mungkin memang
tempat-tempat untuk menggantikan Imam
sesuai dengan sabda Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam liyaliani minkum Ulul
ahlami wuha hendaklah benar-benar yang
mendekatiku dalam salat berjamaah pasti
belakangku dan sekitarnya adalah
orang-orang dewasa dan berilmu di antara
kalian hadis ini diriwayatkan oleh imam
muslim nomor
432 dianjurkan pula bagi Imam Setelah
salam supaya ia berbalik dari tempat
salatnya Yang sebelah kanan serta
menghadapkan mukanya ke arah jemaah Jadi
kalau dia sudah salam dia balik ke arah
kanan menghadap
makmumnya sebagaimana Hal tersebut
dilakukan oleh Nabi Salli wasallam dan
disebutkan dalam hadis Abu Daud nomor
1041 dan Tirmidzi 301 telah meriwayatkan
dari qabisa bin hulb dari bapaknya
Seraya berkata jika Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam mengimami kami maka
Setelah salam beliau akan berpaling ke
arah arah dua sampingnya seluruhnya ke
samping kanan dan samping kirinya hadis
ini riwayat Tirmidzi dan dihasankan
kadang-kadang Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kalau sudah selesai salam
anggap ini menghadap kiblat maka beliau
pun atau Hasanah menghadap kiblat maka
beliau balik kadang-kadang ke arah
kanannya kadang-kadang ke arah kirinya
yang penting menghadap ke makmum tentu
di sini tidak masalah melihat atau tidak
melihat ke makmum intinya dia menghadap
ke makmum ini sunah Nabi Alaihi salatu
Wasalam yang terakhir berhubungan dengan
masalah Imam ini adalah masalah ya ya
meluruskan saf meluruskan saf
ya meluruskan saf ini disunahkan bagi
imam dan makmum untuk meluruskan dan
meratakan barisan hingga benar-benar
lurus karena Rasulullah Sallallahu
Alaihi Wasallam menghadap ke arah
orang-orang atau makmum Seraya bersabda
tasu
waadilu rapatkan dan
luruskan hadis ini diriwayatkan Imam
Ahmad nomor
11.846 juga sabda Nabi S
luruskan saf kalian karena meluruskan
saf adalah bagian daripada kesempurnaan
salat hadis ini diriwayatkan oleh Imam
Bukhari nomor 723 dan imam muslim
433 ini ada riwayat yang mirip ini
dikatakan ya di sini dikatakan Min Tamam
Shah dan riwayat lain dikatakan Min
iqamati merapikan dan merapakan saf Dar
bagian daripada salat itu sendiri ini
riwayat yang lain kalau riwayat ini
menyempurnakan salat jadi artinya kalau
salat e safnya tidak rata sangat
berpengaruh kepada kesahihan
salatnya Juga sabda Nabi Sallallahu Ali
wasallamfuakumukalifanallahuain
wujuhikum hendaklah kamu benar-benar
menguruskan saf kalian atau kalau tidak
Allah akan merubah Di Antara muka-muka
Kalian hadis ini riwayat Imam Tirmidzi
nomor 227 dan beliau
menghasankannya ya makna merubah sini
bisa merubah wujud sepertimana hadis
menjelaskan tadi mendahului imam bisa
diubah jadi keledai atau mengubah wujud
dengan apa yang Allah inginkan Nah
karena tidak mau merapatkan saf banyak
orang begitu selalu berjuhan safnya ini
tidak boleh surah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam merapatkan dan merapatkan kaki
dan telapak kaki dan tumit ini di antara
makmum sebenarnya menghilangkan rasa
sombong menutup pintu-pintu setan karena
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
luruskan rapatkan saf k karena setan
masuk di antara saf-saf dan aku melihat
setan masuk di antara saf seperti anak
domba masuk di antara domba-domba yang
besar hadis yang terakhir adalah hadis
riwayat bazzar dengan sanad Hasan kata
Nabi Sallallahu Ali wasallam Ma
khutwatin ajran khutwatin masyaaha
rajulun Il farjatin Fi
fasaddaha tidak ada langkah yang paling
besar pahalanya di muka bumi dari
langkah yang dilakukan seorang atau
seseorang menuju celah saf sehingga ia
menutupinya atau merapatkannya Jadi
kalau teman-teman misalnya lagi salat di
saf kedua di saf pertama ada makmum
tiba-tiba batal lalu dia keluar Antum di
saf kedua melangkah maju Ya bagi orang
yang belum tahu kadang-kadang aneh bagi
dia Kenapa orang salat ada yang jalan
gitu kan padahal sebenarnya ini langkah
kaki terafdal di muka bumi ya k sampai
Sebagian ulama hadis bahkan ini
mengalahkan langkah kaki di Medan jihad
menutup saf yang ada celah itu ya dan
teman-teman juga harus tahu kalau
misalnya ada celah di sebelah kita
Resume
Read
file updated 2026-02-14 04:10:39 UTC
Categories
Manage