Minhajul Muslim #64: Bab Ibadah, Pasal Ke-8, Masalah Imamah
g9ovWiWrKo8 • 2019-03-18
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warah Alhamdulillah tidak pernah berhenti kita memuji Sang Pencipta Allah atas segala nikmat yang dilimpahkan kepada kita dan juga kita majatkan selawat dan Taslim kepada nabi besar Muhammad sallallahu ala alihi wasahbihi wasallam baik melanjutkan bab Salat kita teman-teman sekalian dan kita masuk ke poin B masalah Imamah masalah menjadi imam dan Ini masalah penting untuk dibahas karena kadang-kadang di Indonesia Subhanallah cukup banyak masjid yang kita masuk tapi imamnya tidak layak sebenarnya menjadi imam baik bacaan baik umur baik itu rukun-rukun salat banyak sekali yang terbengkalai maka membahas masalah poin syarat-syarat Imam dimulai dari sini sangat penting syarat imam kata Syekh Abu Bakar rahimahullah yaitu laki-laki kemudian adil dan berilmu ya makna adil ini bisa bermakna adalah orang yang bijaksana dewasa ya dan berilmu maknanya dia memahami ilmu terutama yang berhubungan masalah salat dari bacaannya dari rukun-rukunnya kewajibannya sunahnya yang membatalkan yang sudah kita pelajari sebelumnya jadi tidak sah seorang wanita mengimami salat laki-laki seorang yang fasik masih banyak maksiatnya yang telah diketahui kefasikannya mengimami salat orang-orang Mukmin ini juga tidak boleh jelas-jelas tiap malam di diskotik tiba-tiba muncul di masjid jadi imam Ya tarik dia ke belakang ya kecuali Ia adalah seorang penguasa yang ditakuti kalau dalam keadaan dia memang dasarnya Penguasa dan dia bengis artinya kalau dia masuk masjid dia mau jadi imam Kalau enggak maka satu masjid dibunuh sama dia dan seorang yang bodoh tidak boleh mengimami jemaah umum bodoh dalam arti kata bacaannya salah tidak tahu rukun-rukun salat ya Ada kadang-kadang Subhanallah kita temukan baca quluallahu Ahad saja salah al-ikhlas salah alfalaq salah baca tabba tiada salah ya dan umurnya sudah berumur gitu kan Mak ini tidak layak jadi imam tidak boleh Imam harus suaranya bagus bacaannya benar dan paham semua yang berhubungan masalah rukun sebagaimana Saya bilang tadi dan kewajiban salat kecuali bagi jemaah yang sama-sama dengannya sama-sama bodohnya jadi orang yang paling pintar mungkin bacaannya 80% ya maka yang 60% jadi makmum di belakang walaupun 80%nya ini Kalau ditemukan dengan para qari ya mungkin cuma 1% saja gu kan ada orang seperti itu Subhanallah dia tidak bisa bedakan marah huruf-huruf hijaiah aja salah semua zulzilatil ardu zilzalaha dibaca Isa sulsilatil ardu silsalaha semuanya Sin gak ada bedanya mana dalal mana Zai berdasarkan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak bolehnya orang bodoh mengimami jemah umum ya tidak bolehnya orang fasik mengimami orang mukmin tidak bolehnya perempuan mengimami laki-laki berdasarkan sabda Nabi alaihiatu wasalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah nomor 1081 la taumal maratu wjiru ma Illa Janganlah pernah seorang wanita dan seorang yang lalim mengimami salat orang mukmin laki-laki kecuali seseorang yang memaksakan kehendaknya dengan kekuasaan atau seseorang yang khawatir atau dikhawatirkan cambuk dan pedangnya at dia akan membunuh Kalau sampai tidak dijadikan Imam Siapa tahu ada orang begitu zalim maka ini semua berbeda boleh boleh dipersilakan ya Meskipun hadis ini digolongkan hadis yang dif tapi mayoritas ulama mengamalkannya hadis-hadis tentang Imamah seorang wanita terbatas pada penghuni rumahnya yang wanita dan anak-anak kecil juga sebagaimana Imamah orang fasik terbatas pada keadaan darurat saja tapi kalau umumnya salat enggak boleh ya baik yang kedua setelah syarat-syarat Imam kita masuk ke orang yang lebih utama jadi imam Siapa yang paling layak kita sodorkan untuk maju menjadi imam kata Syekh Abu Bakar rahimahullah orang yang paling utama menjadi imam adalah orang yang paling fasih bacaan al-qur'annya ini syarat mutlak dulu bacaannya paling banyak kemudian bacaannya juga paling fasih huruf hijaiah tajwid-tajwidnya semua dikuasai lalu orang yang paling mengerti masalah agama Allah ya kalau bergabung antara bacaannya banyak hafalannya banyak dan bacaannya benar kemudian juga Paham agama itu berarti bergabung dua kebaikan lalu orang yang paling bertakwa yang paling patuh kepada Allah lalu orang yang paling tua usianya berdasarkan Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis yang sahih diriwayatkan imam muslim di nomor 673 kata Baginda Nabi sahui wasallam ya watiwa faakdamuhum hijrah faainu fil hijrati Sawa faakbaruhum Sinan hendaklah orang yang Maaf orang yang mengimami salat hendaklah orang yang mengimami salat satu kaum adalah orang yang paling fasih bacaan al-qurannya jika kefasihan bacaan mereka sama ada dua orang bacaannya sama-sama hafalannya sama-sama 50 15 Juz misalnya bacanya sama-sama bagus maka hendaklah orang yang paling mengetahui mengenai asunah Siapa di antara keduanya yang paling paham halalhamnya Allah maka itu didahulukan jika pengetahuan mereka masih sama juga bacaannya sama suaranya sama bagusnya ya tajwidnya juga bagus dan pemahaman agamanya sama hendaklah orang yangah ulukan adalah yang Yang pertama atau paling dahulu melakukan hijrah hijrah dari Makkah ke Madinah zaman itu dianggap sebuah ibadah yang sangat besar sehingga itu ada Nilai plus sendiri ya termasuk juga di sini hijrah adalah Mungkin orang yang terlebih dahulu meninggalkan masa-masa jahiliah kepada masa keimanan Jadi kalau ada dua orang hafal 15 Juz sama-sama juga Paman agamanya sudah bagus dilihat Bagaimana masa lalunya masa lalunya lebih dulu hij hijrah ke dalam kebaikan siapa gitu jika pelaksanaan hijrah mereka juga masih sama hendaklah didahulukan orang yang paling tua usianya jadi perhatikan di sini masalah tua terakhir sekali ada orang kadang-kadang menjadikan syarat tua didahulukan yang penting tua disuruh maju belum tentu S saya bacaannya salah Enggak boleh ya walaupun ada anak lebih mudah tetap dia jadi imam Kalau bacaannya lebih benar jadi tidak ada istilah lebih tua didahulukan kecuali bertemu tadi itu bacaannya sama semua pemahaman agamanya sama semua Kemudian juga pada saat dibahas masalah hijrahnya juga ternyata sama-sama Siapa yang lebih tua dan Ini kata ulama hadis poin terakhir pasti akan ada pertemuan Tidak mungkin orang juga sama mungkin lebih dari sehari umurnya kalau Umurnya pun sama dan seterusnya t ini teman-teman menandakan bahwasanya menjadi imam ini bukan hal yang biasa tapi hal yang luar biasa kenapa Abu Hanifah menggambarkan rahimahullah beliau termasuk berpendapat tentang tidak perlunya membaca al-fatihah pada saat salat jahar bagi makmum di antara pendapat Abu Hanifah rahimullah ini dan beliau Berikan alasan kenapa kalau lagi salat magrib salat Isya salat subuh Imam ngerasin suara Kenapa makmum enggak usah baca Alfatihah Imam Abu Hanifah kasih gambaran ibaratnya Beliau mengatakan kalau ada beberapa orang yang akan menghajap kepada raja kemudian mau menyampaikan tentang hajat mereka tidak mungkin lima atau enam orang serentak bicara semua pasti ada satu orang yang dijadikan sebagai juru bicara dan pasti di antara 5 enam orang yang akan menghadap Raja itu akan memilih siapa yang paling fasih di antara mereka Siapa yang paling ee apa namanya Tegar tidak gugup Siapa yang paling pintar menyusun kosakata dan seterusnya maka seperti itulah itu ibaratnya orang kalau salat karena Imam itu dia maju ke depan Maka dia sedang berkomunikasi kepada Allah dan mewakili para makmumnya sesuai dengan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam innama juilal Imam liutamma Bih Imam dijadikan untuk menyempurnakan salat ya Bahkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Imam jadikan untuk menyempurnakan salat dalam hadis lain kalau dia takbir takbirlah kalau dia rukuk rukuklah kalau dia sujud sujudlah gitu kan nabi Sallahu alaii wasallam memerintahkan sangat patuh dalam hadis lain bahkan Siapa yang mengangkat kepalanya ya Ee sebelum imamnya maka sangat dekat Allah akan mengubah wajahnya menjadi keledai ancaman yang sangat tegas Berarti memang tidak main-main masalah Imam ini sampai dibabkan khusus gitu makanya teman-teman harus hati-hati jangan sembarangan jadi imam banyak orang begitu begitu melihat masjid diqamah salat lalu kemudian dia nyolonong aja main masuk belum tentu bacaannya benar belum tentu memenuhi syarat dan kriteria juga masuk di sini teman-teman kalau di satu lokasi kita mampir walaupun bacaan kita benar kalau di situ sudah ada Imam nya enggak boleh kita jadi imam sampai kita diizinkan itu sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis yang sahih Janganlah seseorang di antara kalian menjadi imam di wilayah seseorang sampai dia mengizinkannya ada Imam tetap silakan Imam tetapnya saja gak perlu gitu kan karena kadang-kadang Setan menggoda orang begitu dia Baru hafal 5 10 ayat Surah baru bagi dia mau tes ah jadi imam langsung tunjukin diri mau maju gitu kan itu pun ternyata waktu dia orkan maju salah semua bacaannya ya kan jadi masalah Enggak usah Ya apalagi kalau antum merasa ada Riya di situ nanti akhirnya mau pamer bacaan sudah mundur aja enggak usah silakan imamnya saja jelas enggak ini jelas yakin yakin mana yang suka nyelonong jadi imam di sini Ha Enggak boleh sembarangan dikatakan di sini oleh Syekh Abu Bakar rahimahullah selama ia bukan seorang penguasa atau pribumi mengingat penguasa atau pribumi dianggap lebih utama menjadi imam daripada yang lainnya maksudnya penduduk setempat di situ ya yang tadi saya bilang itu Hal ini berdasarkan Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam la yaummannar rajulur rajula Fi ahlihi Wal sultonihi illa biidni Janganlah seseorang mengimami salat berjamaah pada sisi keluarga seseorang penduduk setempat atau penguasa kecuali atas izinnya dan di sini sudah disebutkan riwayatnya sebelumnya yang diriwayatkan oleh Said IBN Mansur poin yang ketiga setelah membahas Siapa yang lebih utama jadi imam ini juga termasuk hal yang perlu dibahas masalah imamahnya anak kecil menjadi imamnya anak-anak yang belum balig ini sebenarnya khilaf di antara orang panjang lebar sah atau tidak ada yang mengatakan sah di salat sunah ada yang mengat dan mereka mengatakan di salat wajib enggak boleh ada juga yang mengatakan boleh saja yang penting memang bacanya lebih baik daripada orang yang lebih tua dan seterusnya kita akan Baca sekarang kata Syekh Abu Bakar rahimahullah anak kecil sah menjadi imam dalam salat sunah namun tidak sah dalam salat wajib ya ini pendapat nanti kita Jangan buru-buru menilai akan ada khilaf di antara ulama nanti disebutkan karena orang yang salat wajib tidak boleh bermakmum kepada orang yang salat sunah jadi Syekh Abu Bakar rahimahullah berpegang pada pendapat ulama yang mengatakan kalau orang lagi salat sunah terus Antum ditepuk ada orang mau salat wajib bagi beliau tidak boleh itu sudah ya bisa diberikan isyarat kalau dia lagi salat sunah gitu kan atau orang kalau masuk ke masjid ternyata orang semua sudah bubar salat wajibnya sudah dia salat sendiri itu ada pendapat memang tapi ada juga pendapat yang menganjurkan tetap ikut berjamaah Sama siap pun saya sudah Sebutkan hadisnya hadis Bukhari perilaku Muad bin Jabar radhiallahu Anhu dan juga hadis sahih perilaku Abu Bakar yang mengimami sahabat yang telat Tapi di sini kalau teman-teman yang pegang buku ini Syekh Abu Bakar menyampaikan pendapat yang beliau pegang Beliau mengatakan anak kecil sah menjadi imam dalam salat sunah namun tidak dalam salat wajib karena orang yang salat wajib tidak boleh bermakmum kepada orang yang salat sunah sedangkan salatnya anak kecil dihukumi sebagai salat sunah karena dia belum wajib salat jadi Imamah anak kecil dihukumi tidak sah dalam salat wajib berdasarkan Sabda Rasulullah Sallallahu alaii wasallam lauifu imamikum janganlah kalian berbeda dengan Imam kalian Nah di sini riwayat Bukhari nomor 722 pengertian hadis ini menurut Syekh Abu Bakar rahimahullah jangan kalian ya berbeda dengan Imam kalian jangan berbeda dari sisi umur dari sisi bacaan ya dari sisi ketakwaan sebagaimana syarat-syarat sebelumnya terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama kata beliau tentang orang yang salat wajib bermakmum kepada orang yang sedang salat sunah Imam Syafi rahimahullah berbeda pendapat dengan mayoritas Ulama di mana beliau membolehkan anak kecil menjadi imam dalam salat wajib dengan merujuk riwayat yang dituturkan Amr IBN Salamah radhiallahu anh ya radallahu radhiallahu anhuma yang menjelaskan bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda kepada kaumnya ya ummukum akraukum hendaklah orang yang paling fasih bacaannya mengimami salat kalian artinya tidak ada di sini batasan dia sudah balik atau tidak yang penting bacaannya benar dialah yang jadi imam kata Amr Bin Salamah radhiallahu anhuma kemudian aku mengimami salat mereka salat kaumnya Padahal dia masih kecil padahal saat itu aku masih berusia 7 tahun hadis ini rwayat Bukhari nomor 4302 tetapi mayoritas ulama memandang riwayat tersebut Daf Seraya berkata hadis tentang kebolehan seseorang anak yang masih belia menjadi imam termasuk hadis muhtamal atau dalam kurung yakni mengandung kemungkinan di mana ada kemungkinan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah melihat Amr mengimami salat kaumnya mengingat mereka tinggal di gurun pasir yang jauh dari Madinah ya artinya kalau kita kita berpegang pada Khilaf para ulama ini sah atau tidak imamnya salatnya atau imamnya anak kecil menjadi imam maka disalat sunah sah seperti salat tarawih salat tahajud ya salat-salat sunah ini boleh saja salat e jenazah mak enggak ada masalah tapi kalau salat wajib ini yang khilaf di antara mereka jumhur ulama mengatakan tidak sah anak-anak cuma boleh imami salat sunah salat wajib walaupun suaranya bagus enggak boleh kecuali Imam Syafi'i tadi rahim ull membolehkan masalah itu tidak ada masalah sesuai dengan hadis Amr Bin Salamah tadi kalau dia umur 7 tahun karena bacaannya bagus hafalannya banyak maka dia mengimami kaumnya khilaf di antara ulama maka ini Insyaallah kita saling menghormati dalam pendapat ini ya yang keempat Imamah wanita seorang wanita sah mengimami salat para wanita juga dan ia berdiri di tengah-tengah mereka karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam telah mengizinkan ummuh waraqah binti Naufal mengangkat seorang in baginya di rumahnya sehingga ia dapat menunaikan salat berjamaah bersama anggota di anggota rumahnya hadisnya riwayat Abu Daud dengan sanad sahih nomor 591 tentu kalau dia mengimami laki-laki sudah dikatakan tidak boleh ya kecuali dalam keadaan yang diimami laki-laki masih belum balig misalnya anaknya ya kan ituu Tapi kalau sudah balig maka tidak boleh sama sekali kemudian yang kelima Imamah orang buta orang buta sah mengimami salat berjamaah karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah menunjuk Ibnu Ummi maktum radhiallahu Anhu sebagai Imam pengganti di Madinah hingga dua kali dan ia salat bersama mereka atau pendudu Madinah padahal Ia adalah seorang yang buta hadis ini sahih riwayat Abu Daud nomor 2931 yang keenam imama orang yang kurang utama maksudnya ibadahnya kurang orangnya biasa-biasa saja orang awam orang yang kurang utama sah mengimami salat orang-orang meski ada orang yang lebih utama darinya karena Rasulullah wasam pernah salat di belakang menjadi makmum Abu Bakar dalam hadis Bukhari nomor 684 dan Abdurrahman IBN Auf riwayat Muslim nomor 274 padahal Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam lebih utama dari keduanya dan dari semua makhluk hadis ini Bukhari khusus masalah ini teman-teman perlu dirincikan ulama mengatakan pendapat yang paling kuat adalah kalau ada orang yang lebih utama tidak boleh sama sekali orang yang utama salat Ya seperti kasus Tadi ada orang yang lebih baik bacaannya bergabung antaranya lebih baik bacaannya lebih lebih paham sunah lebih bertakwa lebih dahulu hijrahnya dan lebih tua lalu ada orang misalnya dari empat poin ini kurang satu ya artinya yang a lebih baik daripada yang b maka tidak boleh si B mengimami si A itu hukum Syari dasarnya gitu kan tapi dalam masalah ini riwayat yang menyebutkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah menjadi makmum di belakang Abdurrahman bbin Auf dan pernah menjadi makmur di belakang Abu Bakar ini ada kisahnya ada historinya kisahnya itu dalam salah satu peperangan ini kita bahas dulu masalah imamahnya Abdurrahman bin Auf radhiallahu Anhu suu waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pergi berperang Kemudian pada saat menjelang subuh Nabi Al wasallam punya hajat pergi ya sahabat sudah azan subuh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam belum datang sampai sudah hampir matahari sudah hampir matahari terang langit sudah mulai terang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam belum muncul juga gitu kan maka para sahabat ambil inisiatif harus ada yang jadi imam nih Rasulullah su tidak muncul nanti setelah salat baru kita cari mana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam gitu kan akhirnya mereka melihat yang paling utama di situ ada adalah Abdurrahman in Auf mereka saudaralah Hai Abdurrahman majulah Abdurrahman jadi imam begitu rakaat kedua Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam datang ikut nabi Sallahu Alaihi Wasallam masbuk satu rakaat nih subuhnya selesai salam Nabi berdiri di belakang orang semua lihat maka serentak semua sahabat mengatakan Subhanallah khawatir Mereka salah kok bisa sodorkan Abdurrahman ada nabi gitu kan enggak mungkin kenapa enggak nunggu nih mereka hanya ketakutan sendiri Setelah salam Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berdiri mengatakan Sungguh bagus apa yang kalian lakukan sudah tepat itu tapi di sini kan kasuistiknya bukan berarti Abdurrahman utama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lebih utama lalu boleh langsung ditarik Berarti boleh orang ini mengimami ini tidak karena ini ada kasuistik kasusnya nabi telat gitu kan akhirnya Abdurrahman maju dan tidak pernah sahabat sama sekali berani menjadi imam sementara nabi ada gitu kasus Abu Bakar menjadi imam ini juga adalah waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sakit keras di akhir hidup beliau sudah enggak bisa berdiri Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sudah sakit keras demam saking demamnya Nabi Sallallahu alaihi wasallam sampai beliau minta didatangkan 8an atau se Kendi air disiram di badannya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam saking panasnya gitu ituun nabi sallu Alaihi Wasallam setelah disiram beberapa Kendi mengatakan Berhentilah saya sudah tidak tahan jadi sakking luar biasa berdiri enggak bisa badannya semua dibasahi air supaya demamnya berkurang gitu kan maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melihat tidak bisa salat lalu Kemudian beliau sempat pinsan maka waktu orang-orang semua keluar sahabat nabi nabi lihat AB Aisyah ada maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan wahai Aisyah sampaikan kepada Abu Bakar agar mengimami salat dan ini ulama mengatakan isyarat dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk Abu Bakar menjadi khalifah karena setiap Imam atau setiap yang menjadi ya pemimpin wilayah harus jadi imam harus bisa jadi imam gitu kan idealnya itu persiden kita harus bisa jadi imam di Istiqlal lima waktu salat subuh zuhur asar magrib Isya dengan bacaan yang benar itu kalau mau idealnya sayangnya kriteria ini enggak dimasukkan Pemimpin harus bisa ngaji guu tes bacaannya Kalau benar baru pilih jeblos Diah mau nomor berapa pun gak apa-apa jangan lagi dihubungkan sama pilipr 2019 ini banyak pelintir-pelintir ceramah luar biasa kita bicara masalah Imamah ini maka pada saat itu Aisyah radhiallahu anha khawatir Abu Bakar ayahnya Nanti kalau dia bilang sama muslimin Nanti orang bilang apa apalagi nabi lagi sakit keras maka Aisyah diam nabi sahu wasallam kaget bangun Apa kau sudah jalan ke perintahku wahai Aisyah Ya Rasulullah Abu Bakar rajul B Abu Bakar ini orang yang mudah nangis Memang betul Abu Bakar Baca ayat sedikit nangis gitu kan memang khusyuk sekali sama Allah radhiallahu Anhu maka dia bilang Pilihlah orang lain Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan perintahkan Abu Bakar agar jadi imam terus pinsan lagi nabi yang kedua kali maka Aisyah mau bicara masih beban ni gitu kan sampaikan enggak ya gitu Nanti orang pikir saya sengaja karang-karang Abu Bakar ayah saya Saya sekarang sedang berdua sama Nabi di rumah Git nabi sakit keras kalau nabi meninggal gimana nih maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sadar selanjutnya lalu menanyakan Sudahkah Hai Aisyah Aisyah mengatakan belum Ya Rasulullah Abu Bakar orang yang penangis Carilah orang lain maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam marah sungguh kalian kaum wanita sama dengan penggoda penggodanya Yusuf ya yang suka mau goda Yusuf gitu kan di Makkah apa di Mesir begitu suka menunda-nunda pekerjaan segala macam ya suka menanyakan ini membangkang ini maka nabi Sallahu wasam mengatakan perintahkan sekarang juga kalau Abu Bakar jadi imam apapun resikonya bicara maka Aisyah pun buru-buru ke pintu mengatakan wahai muslimin jadi imamlah suruh Abu Bakar jadi imam rupanya waktu didengar perkataan ini karena pintu rumah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan masjid begitu dibuka langsung masjid jemaah langsung kayak pintu ini dibuka langsung di sini maka mereka bilang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam gak bisa jadi imam buat kita waktu salat sudah masuk cari Abu Bakar cari Abu Bakar enggak ada Abu Bakar punnya lagi di kebunnya cud dari Madinah di luar Madinah gitu maka ada rupanya di antara sahabat yang lihat Abu Bakar enggak ada waktu salat sudah masuk ada Umar di situ Oh ini Umar setelah Abu Bakar pasti bagus gitu Hai Umar berdirilah Abu Bakar enggak ada Umar ambil inisiatif berdiri Oh suaranya Umar keras gu kan Umar suaranya keras termasuk terkenal gitu kan maka diqamahkan salat imamlah tiba-tiba Nabi dengar suaranya Umar lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam marah dari rumahnya mengatakan Sesungguhnya Allah dan rasulnya menolak kecuali Abu Bakar enggak boleh jadi imam saya perintahkan Abu Bakar Kenapa suruh orang lain enggak boleh gitu kan Ini perintah Allah dan rasulnya maka akhirnya Abu Bakar pun datang dan pada saat itu diberhentikan salat kan perintah nabi Enggak boleh gitu kan maka Abu Bakar pun datang Lalu mengimami Salat Lalu mengimami Salat rupanya Abu Bakar sempat mengimami salat ini beberapa hari sebentar selama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam salat Karena nabi kan suruh di salah satu hari-hari pada saat dia jadi imam itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Sebelum meninggal sempat merasa mulai sehat demamnya hilang sudah mulai segar pas Abu Bakar jadi imam Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Buka pintu rumahnya lalu Beliau keluar di antara saf jemaah sahabat sudah mulai gembira nabi Berapa hari ini enggak ada beritanya tiba-tiba sudah masuk dalam saf maka berdiri di sebelah kanannya Abu Bakar Abu Bakar sempat mu berikan isyarat agar nabi maju nabi nabi tepuk pundaknya supaya tetap saja jadi imam sudah terlanjur salat jangan mundur maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pun salat di belakang Abu Bakar tapi ini ada kasusnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sakit keras dan Abu Bakar sudah terlanjur jadi imam jadi khusus poin nomor 6 ini sebenarnya yang dikatakan bahwasanya sah-sah saja orang yang utama menjadi imam dari orang yang lebih utama dengan dalil ini ini dibahas oleh para ulama semestinya jangan seperti itu artinya tetap yang lebih utama harus diprioritaskan kecuali dalam keadaan darurat karena kasus Abdurrahman bin Auf dan Abu Bakar radhiallahu anhum ajmain ini adalah kasus darurat saja jelas enggak jel jelas baik poin nomor tuuh imamahnya orang yang bertayamum orang yang bertayamum sah mengimami salat orang yang berwudu karena Amru Bin Ash radhiallahu Anhu pun pernah mengimami salat pasukan tentara di mana ketika itu ia bersuci dengan bertayamum Sedangkan para tentara yang salat bersamanya bersuci dengan berwudu selanjutnya hal itu dilaporkan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan beliau tidak mengingkarinya hadis ini riwayat Abu Daud nomor 334 dengan sanad sahih ini sudah pernah saya ceritakan kisah Amru Bin Ash pada saat jadi pemimpin perang dan di pasukannya ada Abu Bakar ada Umar ada Utsman ada Ali ada thalhah ada Zubair gitu kan maka waktu Amr Bin Ash jadi pemimpin walaupun baru 3 bulan masuk islam dia jadi imam karena dia pemimpin pas dia tidur malam junub bangun pagi dia pinta pasukannya salah satu prajuritnya datangkan air begitu dipegang dingin Ha es Enggak mau dia Saya mau tayamum maka Umar marah Hai Amr ini ada air Kenapa kau tayamum Dia bilang saya enggak mau saya mau tayamum dingin ini bisa buat saya mati ya maka Abu Umar marah tapi Umar gak bisa bilang apa-apa datang ke Abu Bakar ya Abu Bakar Bagaimana nih orang kata Abu Bakar ikuti saja dia utusan Rasulullah dia pemimpin kita sekarang patuh saja maka patuhlah akhirnya Amr Bin Ash mengimami salat dia bertayamum sementara makmumnya semua berwudu ulama menarik kasus ini juga misalnya kalau ada di satu wilayah air lagi lancar Imam rutinnya ada kemudian tiba-tiba saja yang lain Ini semua tidak layak jadi imam makmumnya maksudnya jauh sekali perbandingan sama Imam Imam Hafiz Quran makmumnya bacaannya pas-pasan dan mungkin Imam juga lebih paham agama mereka lagi wudu ramairamai begitu selesai wudu makmumnya semua giliran Imam kerannya mati enggak ada air cari air sana sini enggak ada waktu salat sudah masuk maka imamnya tayamum gak ada air sama sekali dia tayamum sah saja dia mengimami gitu kan di sini mirip dengan kasus ini kalau Amru Bin Ash Memang karena khawatir ya dia meninggal gara-gara kedinginan yang kedelapan imamnya musafir orang yang dalam bepergian musafir sah mengimami salatnya mukim atau yang berada di daerahnya tetapi bagi mukim Jika ia salat di belakang musafir maka dianjurkan menyempurnakan salatnya setelah Imam menyelesaikan salatnya misal musafir imami salat zuhur dua rakaat makmum di belakang mukim orang orang wilayah setempat begitu salam dari rakaat kedua imamnya mereka menambah dua rakaat karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah mengimami salatnya penduduk Makkah padahal saat itu beliau adalah musafir setelah salat selesai beliau bersabda Ya ahla Makkah atimmu shatakum Fa innaumun safrun Hai penduduk Mekah sempurnakanlah salat kalian karena kami adalah kaum yang sedang musafir adais ini diriwayat Imam Malik nomor 349 ini juga pelajaran penting teman-teman sekalian ya Jadi kita dihitung mukim itu di wilayah yang kita sekarang menetap Nabi Sallallahu alaii wasallam lahir di mana di Makkah Tapi beliau sudah hijrah ke Madinah waktu pembebasan kota Makkah beliau seperti kembali ke ke kota asalnya Tapi beliau menganggap dirinya musafir karena Makkah sudah tidak ditinggali lagi sampai Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu itu Waktu para sahabat mengatakan Ya Rasulullah rumah Anda masih ada rumah yang dulu tinggal sama Khadijah ada tapi direbut oleh orang-orang sepupuh Nabi Ada yang masih dalam keadaan kafir sengaja menjual itu lalu Beliau mengatakan Apakah Tertinggal hakku lagi di Makkah ini sudah enggak ada ini bukan hakku lagi sudah direbut secara paksa oleh orang kafir mereka sudah jual sudah enggak ada lagi hakku di sini maka Nabi Sallallahu alaii wasallam salat Safar Tapi beliau kalau habis salam di dua rakaat Beliau mengatakan kepada makmumnya wahai penduduk Makkah sempurnakan salat kalian karena kami adalah kaum yang sedang musafir sedangkan jika musafir salat di belakang mukim kalau musafirnya salat di makmumnya adalah penduduk setempat Maaf imamnya penduduk setempat maka dia harus menyempurnakan salatnya atau tidak diqar ketika Ibnu Abbas radhiallahu anhuma ditanya mengenai menyempurnakan salat di belakang mukim maka ia menjawab itu adalah sunah Abul qasim atau sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hadis ini riwayat Ahmad di nomor 1865 dan ini riwayat Imam muslim nomor 688 Jadi kalau antum musafir enggak boleh salam di rakat kedua Saya pernah lihat ada orang begitu Soalnya dia musafir dia salat sama imamnya mukim begitu imamnya berdiri dari rakat kedua ke rakaat ketiga dia salam ini enggak boleh enggak ada sunahnya sama sekali ya ini hanya terjadi di salat khauf salat dalam keadaan takut Nah itu beda dalam peperangan itu ada sendiri babnya ya Insyaallah mungkin ke depannya akan ada bahasan kalau gak salah dalam Bab salat itu nanti kita Jelaskan Insyaallah itu dalam keadaan peperangan beda tapi selain daripada ini tidak boleh Antum salat di belakang imam yang mukim Ya kita harus mukim juga yang kesembilan berdirinya makmum bersama Imam apabila seorang laki-laki bermakmum kepada seorang laki-laki maka ia berdiri di samping kanannya begitu juga halnya dengan seorang wanita yang bermakmum kepada seorang wanita maka ia berdiri di samping kanannya berarti kalau cuma berdua sama Imam sama makmum bersebelahan laki-laki sama laki-laki perempuan sama perempuan sesama jenis ya jangan bilang sama akhwat di belakang maju maju rapat bukan mahram katanya harus rapat berdua salah ya sama istri pun tidak begitu Adapun jika dua orang atau lebih bermakmum maka mereka berdiri di belakang Imam ukuran satu saf sedangkan jika sejumlah laki-laki dan sejumlah wanita bercampur dan menjadi makmum maka makmum laki-laki berada di belakang Imam pas sedangkan makmum wanita berdiri di belakang laki-laki lagi di belakang makmum laki-laki kemudian jika makmumnya berdiri atau terdiri dari seorang laki-laki serta seorang wanita maka makmum laki-laki berdiri diamp ping kanan Imam ya Meskipun Ia seorang anak kecil yang baru mumayyiz atau sudah dapat membedakan sesuatu sedangkan atau sedang makmum berdiri di belakang keduanya Hal ini berdasarkan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Khairu sufufir rijali awwaluha wasarruha akhiruha whairu sufufin Nisai akhiruha was syarruha awaluha sebaik-baik saf makmum laki-laki adalah saf yang pertama dan seburuk-buruk ialah saf yang terakhir sedangkan sebaik-baik saf makmum wanita adalah yang terakhir dan seburuk-buruknya adalah saf yang pertama hadis ini riwayat Muslim nomor 440 juga berdasarkan praktik yang dilakukan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di mana dalam sebuah peperangan beliau melaksanakan salat lalu Jabir datang dan berdiri di samping kiri beliau lalu Beliau memindahkan memindahkannya sehingga posisi nya berada di samping kanan jadi pernah ada sahabat nabi Jabir bin Abdillah nabi lagi salat dia mau jadi makmum dia di sebelah kiri nabi pegang kepalanya dipindahin ke sebelah kanan ya dan tidak lama setelah itu datang Jabbar Bin sakr dan langsung berdiri di samping kiri beliau lalu Beliau menarik keduanya dan memposisikan keduanya hingga berada di belakang beliau jadi Jabir bin Abdillah di sini kemudian Jabbar di sini maka dia datang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bukan tarik ke sebelah kanan gak ditarik dua-duanya ke belakang suruh buat saf di belakang karena sudah dua orang kalau satu baru di sebelah kanan ini riwayat disebutkan oleh imam muslim nomor 660 Maaf imam muslim nomor 3014 juga berdasarkan penuturan Anas radhiallahu Anhu bahwa P suatu saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam salat mengimaminya dari ibunya di mana beliau memposisikan dirinya di sebelah kanan beliau maksudnya Ya di sini Anas berada di sebelah kanan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan memposisikan si Wana ibunya di belakang kami hadis ini riwayat Muslim nomor 660 Jadi kalau laki-laki dua Imam sama makmum satu perempuan maka laki-laki jadi imam mundur sedikit satu saf laki-lakinya sebelah kanan lalu perempuannya di belakang di saf yang ketiga atau di saf yang kedua dari belakang Imam juga berdasarkan penuturannya bahwasanya suatu ketika aku menunaikan salat di mana Aku dan seorang anak yatim berdiri di belakang Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan seorang nenek berdiri di belakang kami juga ada sini riwayat Bukhari Nomor 308 yang ke-10 pembatas Imam menjadi pembatas bagi orang yang ada di belakangnya atau makmum sutrahnya pembatas apabila imam salat menghadap pembatas maka makmum tidak perlu memakai pembatas lagi karena suatu ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menancapkan sebuah tombak dan beliau salat menghadap ke arahnya dan beliau tidak menyuruh seorang pun supaya meletakkan pembatas lainnya hadis ini riwayat Bukhari nomor 494 imam muslim 501 sudah tahu itu hari hukum Sutra sudah kita bahas ya jadi pembatas yang kita Letakkan dan idealnya sekitar 46 atau 47 centi ya Ukuran tidak sampai mungkin sekitar satu jengkal lebih sedikitlah ya kalau mistar itu kan biasa 60 senentti ya dikurangin sedikit sekitar 46 47 CTI itu idealnya ukuran tas boleh batu lemari apalah pohon semua bisa jadi Sutra antara kita dengan tempat sujud ya di depan tempat sujud kalau sendiri wajib kita pakai kalau sama Imam maka imamnya yang pakai makanya di masjid-masjid dibuatkan Mihrab itu dianggap sutrahnya Imam dia yang tidak boleh dilewati kalau lagi salat yang ke-11 wajibnya mengikuti imam ini termasuk berhubungan juga dengan masalah hukum Imamah diwajibkan atas makmum mengikuti imam dan diharamkan mendahuluinya serta dimakruhkan menyamainya ya sama-sama saja enggak boleh makanya saya pernah Jelaskan itu hari kalau jadi imam maka imamnya melakukan gerakan Allahu akbar maka otomatis makmum tidak akan mendahului dia tapi kalau imamnya Allah panjang Allahu akbar makmumnya sudah lebih dulu Allahu akbar Masa enggak boleh hukumnya enggak boleh Makanya kalau mau Takbir Allahu akbar rukun rukuk dulu Allahu akbar bergerak dulutidal samiallahu liman hamidah sujud dulu Allahu akbar maka aman gitu kan dan itu sudah dibahas oleh para ulama makanya dikatakan diwajibkan atas makmum mengikuti imam dan diharamkan mendahuluinya serta dimakruhkan menyamainya jika makmum mendahului imam dalam Takbiratul Ihram maka wajib atas makmum tersebut mengulangi Takbiratul ihramnya tadi imamnya masih lama Allah Allahu akbar dia Allahu akbar langsung makmumnya batal dia harus ulangi takbir Karena dia sudah dahului Imam makanya Allahu akbar ini juga jangan panjang-panjang ini ya dipendekkan saja dikatakan di sini Saya ulangi lagi diwajibkan atas makum mengikuti imam dan diharamkan mendahuluinya serta dimakruhkan menyamainya jika makmum mendahului imam dalam Takbiratul Ihram maka wajib atas makmum mengulangi Takbiratul ihramnya jika tidak maka salatnya dihukumi batal demikian juga dihukumi batal jika ia salam sebelum imam kemudian Jika ia mendahului imam dalam ruku atau sujud atau bangkit dari keduanya maka diwajibkan atasnya mengulanginya di mana ia rukuk dan sujud kembali setelah Imam Hai berdasarkan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Makanya teman-teman kalau Imam lagi salam Asalamualaikum warahmatullah makmum tenang dulu Nanti yang kedua kena karena salam dua kali kan setelah Asalamualaikum warahmatullah yang kedua baru Antum salam Asalamualaikum warahmatullah ini Imam baru asalamualaikumatullah udah langsung atau orang biasa begitu di masjid buru-buru udah mau pergi padahal cuma mau makan masakan istrinya atau mau beli makanan favorit k tidak boleh ya nasib bujang dari tadi kita singgung sesuai dengan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hadis ini diriwayatkan Imam Bukhari nomor 722 in iru wa wa Q samalluman Hamidah faqulu Allahumma rbana wakal hamd waid sajada fasjudu wa Sha qaidan Fu quudan ajmaun ya hadis ini hadis sahih riwayat Bukhari ya 722 artinya kata nabi Sallahu Alaihi wasam sesungguhnya Imam itu ditunjuk tidak lain kecuali untuk diikuti Maka jangan kamu atau kalian berbeda dengan nya Jika dia bertakbir bertakbirlah kamu kalau sudah takbir baru takbir Jika ia rukuk maka rukuklah kamu tunggu dia rukuk dulu baru kamu ruku Jika ia mengucapkan Sami Allahu liman hamidah Allah telah mendengar Siapa yang memujinya maka ucapkanlah setelah itu setelah Imam bilang sami'allu liman hamidah pas hamidahnya baru Antum bangun baru bilang Rabbana walakal hamd ya kemudian Jika dia sujud maka sujudlah kamu kalau sudah sempurna sujudnya baru kamu sujud keikka kemudian Jika ia salat sambil duduk kalau sampai imamnya rakaat pertama berdiri rakaat kedua tiba-tiba lemas dia duduk maka apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam salatlah kamu semua sambil duduk ikuti Imam tiba-tiba imamnya lemas dia ganti rakaat pertama dia beri rakaat kedua dia salat duduk duduk semua makmumnya ya begitu karena patuh wajibnya patuh pada Imam tersebut juga sabda Nabi Sallallahu wasam yaksya ahadukum aahu qal imami ayuhawilallahu rahu ra himar yuhawilullahu suratahu surata himar Tidakkah salah seorang di antara kalian merasa takut jika ia mengangkat kepalanya sebelum imam bahwa Allah akan merubah kepalanya menjadi kepala keledai atau merubah wujudnya Semua menjadi wujud keledai ya hadis ini hadis sahih riwayat Bukhari nomor 600 91 dan imam muslim 424 itu masalah wajibnya mengikuti imam poin Nomor 12 penggantian Imam dengan makmum karena adanya uzur alasan yang dibolehkan dalam agama Jadi kalau Imam punya uzur Syari maka di sini makmum boleh boleh menggantikan yang dari belakangnya jika pada pertengahan salat Imam menyadari bahwa ia mempunyai hadas najis atau batal wudu atau telah terjadi hadas padanya atau hidungnya mengeluarkan darah mimisan atau telah terjadi sesuatu yang membuatnya tidak dapat melanjutkan Salatnya ya tiba-tiba dia lemas ditusuk orang ya mati Ya pinsan maka ia harus meminta kepada seorang makmum ya yang ada di belakangnya supaya menggantikan posisinya kalau dia dalam kondisi apapun dia meminta kasih isyarat makmum maju tapi kalau dia meninggal Ya sudah makmumnya lihat dia terliat letak seperti kasus Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu unuk ditusuk darah ngalir semua maka ada beberapa sahabat batalin salatnya untuk bantu ada juga yang langsung jadi imam maju dari belakang Lalu yang lainnya tetap kerjakan salat maka ia harus meminta kepada seorang makmum yang ada di belakangnya supaya menggantikan posisinya dan menyempurnakan salat bersama jemaah kemudian ia keluar dari salat untuk bersuci di mana Umar Bin Khattab pun radhiallahu Anhu pernah meminta Abdurrahman bin Auf supaya menggantikan posisinya sebagai Imam ketika ditikam saat salat ini hadis sampai sini diriwayatkan Bukhari nomor 3700 Ali pun Radiallahu anhu pernah meminta seseorang supaya menggantikan posisinya sebagai Imam karena mimisan yang dideritanya yang disebutkan oleh Said bin Mansur sini disebutkan teman-teman sekalian kalau mimisan juga sama tap mimisan ini sifatnya memang terlalu banyak ya ada orang yang keluar darah dari hidungnya itu sangat banyak Biasanya kalau cuaca terlalu panas ya maka ini mungkin tapi kalau cuma netes sedikit dia masih bisa menutupnya dia bisa memegang tisu karena kita bisa mengeluarkan sesuatu yang mengganggu Kalau lagi salat sebagaimana sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada seorang sahabat yang menanyakan Ya Rasulullah Bolehkah saya mengeluarkan dahak lagi salat kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalaupun kau harus keluarkan hindari hadapanmu karena ada Allah hindari sebelah kananmu karena ada malaikat dan Buanglah di sebelah kirimu boleh kita pakai tisu sapu tangan keluarkan di sebelah kiri ya maka itu Insyaallah dibolehkan kan Tapi ini juga dalam keadaan darurat ya Sama juga bukan cuma mimisan orang beringus flu berat kadang-kadang netes banyak maka dia butuh untuk mengeluarkan itu yang ke-13 Imam harus meringankan salat dianjurkan terhadap Imam supaya tidak memanjangkan bacaan salat kecuali bacaan pada rakaat pertama Jika ia bermaksud supaya orang yang tertinggal dari jemaah mendapatkan rakaat tersebut karena terkadang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memanjangkannya hal itu berdasarkan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ahukum binif faifa wasakima Wal Kabir Fa shfsihilya jika salah seorang di antara kalian menjadi imam atau kalian jika jika salah seorang di antara kamu atau kalian salat berjamaah mengimami orang banyak Hendaklah ia meringankan bacaannya karena di antara mereka itu ada orang yang lemah orang yang sakit orang yang sudah tua tapi jika ia salat sendiri hendaklah memanjangkan bacaan sesuai kehendaknya hadisnya riwayat Bukhari nomor 703 dan imam muslim 467 jadi jangan karena Antum baru ditunjuk jadi imam Terus mau ngetes bacaan baca Albaqarah di salat magrib lagi ya sampai azan Isya masih lewat ada orang kadang-kadang begitu karena bacaannya baru mau dikenal akhirnya luar biasa dia Salatnya ya kan maka tidak boleh teman baca surah-surah pendek intinya menyampaikan pesan Allah Subhanallah biar Wal asr biar tabba tiada sabiismabikala kalau orang baca dengan kekhusyukan tetap enak didengar gitu kan walaupun panjang tapi orang itu tidak tahu tajwidnya segala macam t tidak nyaman untuk didengar tapi kalau salat sendiri baru bisa karena kita tidak tahu teman-teman mungkin di saf ada orang tua sudah 80 90 tahun dia cuma coba mau salat berdiri lalu kita baca Albaqarah ini kasihan gitu kan atau ada orang kebelet mau k buang air besar Maang air kecil atau ada hajat Ada apa saja ada mungkin orang yang anaknya sakit dia cuma mampir salat kemudian dia mau pergi ada orang cuma istirahat kantor sebentar dan seterusnya maka ini harusnya dipahami yang ke-14 hukum masalah Imamah makruh imamahnya orang yang dibenci jemaah kalau di situ mayoritas masjid tidak suka dia jangan jadi imam dimakruhkan bagi seseorang mengimami salat orang-orang yang membencinya jika kebencian mereka berkaitan dengan masalah agama berdasarkan Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam wum lahuunun waiha waan ada tiga orang yang salat mereka tidak diangkat sejengkal pun dari atas kepala mereka enggak diterima sama Allah yang pertama orang yang mengimami salat satu kaum Di mana mereka membencinya disukai tapi karena dia anak suku anak kepala suku misalnya Atau Dia membangun masjid minya dia baca gitu ya Saya pernah masuk ke satu e komunitas gitu kemudian ada imamnya di situ gak tahu Imam ini siapa yang tunjuk gitu ya karena Setahu saya juga di situ banyak sekali orang yang Masyaallah suaranya bagus tapi suaranya enggak bagus bacanya panjang sekali gitu Jadi saya mau Ingatkan Bagaimana Siapa yang saya harus ingatkan di sini gitu kan dan saya lihat orang ini berapa hari di situ itu tuh berapa hari jadi imam terus gitu maka saya sempat Ingatkan beberapa orang kalau ini Subhanallah Imam ini musnya tidak layak Walaupun dia hafalannya banyak tapi membuat orang jadi jenuh kita butuh muadzin kita Butuh imam yang kalau dia baca hati kita terluluh ya mata kita ngantuknya hilang kita jadi merenungi ayat-ayat al-qur'an itu yang penting yang kedua yang tidak angkat diangkat salatnya di atas kepalanya wahai akhwat dengar ini wanita yang tidur dalam keadaan suaminya murka kepadanya Naam ya njang istri Antum hadir Oh jadi yang dimaksud di sini murka adalah memang dia marah dalam hadis lain dikatakan istri manaun yang membuat suaminya murka maka yang di langit murka padanya sampai dia buat Rida dan sudah kita Jelaskan kalau Rida itu berarti merasa plong puas gitu kan Nah kalau orang miskin minta sesuatu minta bantu saya R juta mau bayar uang sekolah segala macam terus kita kasih R juta kita belum buat dia Rida tapi kalau kita datang ke rumahnya kita penuhi kebutuhannya Sampai akhirnya dia betul-betul merasa sudah enggak tahu harus mengucapkan apa itu namanya Rida ya maka di sini hadis menjelaskan Allah akan murka sampai dia membuat suaminya Rida dan yang ketiga adalah dua dua saudara yang saling bermusuhan kecuali Antum tidak ikut-ikutan Antum dimusuhin Orang aku enggak usah peduli gitu kan Tapi kalau antum ikut-ikutan bertengkar ribut segala macam maka itu ya baru kena di sini salat Antum enggak diterima percuma makanya teman-teman gak usah kalau ada orang nyakitin hati Ustaz ceritain macam-macam Udah anggap Antum enggak dengar ya anggap Antum gak dengar sudah enggak usah enggak usah ditanggapi tinggalkan karena Allah subhanahu wa taala Subhanallah ada nasihat-nasihat dari beberapa guru-guru kami di Madinah para saat kadang-kadang ada masalah yang memang buat pegal enggak enak gitu ya mungkin orang menyebutkan teori gampang praktik lapangannya kadang-kadang berat tapi Subhanallah bahasa-bahasa ulama ini saudara saya Saya tanya gimana menghadapi Syekh kondisi-kondisi di mana kadang-kadang membuat dada ini sesak pikiran kita jadi enggak jadi kalut kenapa bisa terjadi kenapa bisa terjadi kata beliau tinggalkan karena Allah bahasa itu saya renungi baik-baik pada saat di Madinah benar ya gitu tiada saatnya teman-teman orang utang kita sudah tagih dia enggak mau tahu Untuk apa kita sampai gak bisa tidur gara-gara itu sudah lillahi taala Allah Maha Melihat kita pasti ambil hak kita di mahkamahnya nya Allah hari kiamat Jangan habis energi kita untuk itu ada orang stres gara-gara itu ya mungkin Subhanallah Allah berikan dia cobaan dengan R50 juta R juta uangnya hilang tapi Allah bukakan dia pintu rezeki yang lain Allah enggak mau kita vakum bahkan menjadi stres di situ ya Allah mustaan saya pernah masuk di salah satu supermarket di Makkah lagi belanja waktu itu mau bawa pulang ke Indonesia ada satu bapak orang Saudi masuk Subhanallah Dia setiap masuk ke satu rak dia kayak marah-marah sama seseorang gu saya tadi pikirnya dia telepon saya pikir dia telepon ternyata enggak akhirnya dia ke rak ini dia marahin rak itu di sana dia marahin rak ini dan saya ngerti apa yang dia bilang gitu jadi dia betul-betul saya tahu orang ini menghadapi masalah mungkin dia pernah ribut sama satu orang haknya dia tidak dapatkan maka k mungkin terlalu Dia pikir jadi stres sampai security supermarket datang segala macam saya Sempat berpikir untuk apa sampai sampai derajat ini ya dan kata-kata Dr shh Suhaimi hafidahullah salah satu guru kami di Madinah itu luar biasa sudah utrukha lillah ya Khalid tinggalkan karena Allah karena ada orang semua orang rata-rata ada orang hutang tidak bayar kita biar Saleh bagaimanapun ada saja orang yang Giba kita ada saja orang yang benci ada saja orang yang fitnah jangankan kita Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam aja begitu digosipin istrinya berzina digosipin begini dan begitu ya sudah sabar hadapi dengan kesabaran karena pahala sabar tidak didapatkan kecuali orang ee atau pahala cobaan tidak akan dapat kecuali orang yang sabar baik yang 15 orang yang patut berdiri di belakang imam dan dan berbaliknya Imam Setelah salam dianjurkan bahwasanya orang yang berdiri pas di belakang Imam ini Imam dia di belakangnya adalah orang yang berilmu dan memiliki keutamaan Jadi kapan imamnya pinsan meninggal batal wudu maka dia bisa maju gantikan makanya wajar teman-teman di sebagian masjid dan musalah ditaruh beberapa tanda di sini enggak boleh orang masuk di kiri kanan saf silakan kadang-kadang untuk zin untuk pengganti Imam atau siapa saja 34 itu wajar jangan Antum nyelonong masuk di situ ya karena itu mungkin memang tempat-tempat untuk menggantikan Imam sesuai dengan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam liyaliani minkum Ulul ahlami wuha hendaklah benar-benar yang mendekatiku dalam salat berjamaah pasti belakangku dan sekitarnya adalah orang-orang dewasa dan berilmu di antara kalian hadis ini diriwayatkan oleh imam muslim nomor 432 dianjurkan pula bagi Imam Setelah salam supaya ia berbalik dari tempat salatnya Yang sebelah kanan serta menghadapkan mukanya ke arah jemaah Jadi kalau dia sudah salam dia balik ke arah kanan menghadap makmumnya sebagaimana Hal tersebut dilakukan oleh Nabi Salli wasallam dan disebutkan dalam hadis Abu Daud nomor 1041 dan Tirmidzi 301 telah meriwayatkan dari qabisa bin hulb dari bapaknya Seraya berkata jika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengimami kami maka Setelah salam beliau akan berpaling ke arah arah dua sampingnya seluruhnya ke samping kanan dan samping kirinya hadis ini riwayat Tirmidzi dan dihasankan kadang-kadang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau sudah selesai salam anggap ini menghadap kiblat maka beliau pun atau Hasanah menghadap kiblat maka beliau balik kadang-kadang ke arah kanannya kadang-kadang ke arah kirinya yang penting menghadap ke makmum tentu di sini tidak masalah melihat atau tidak melihat ke makmum intinya dia menghadap ke makmum ini sunah Nabi Alaihi salatu Wasalam yang terakhir berhubungan dengan masalah Imam ini adalah masalah ya ya meluruskan saf meluruskan saf ya meluruskan saf ini disunahkan bagi imam dan makmum untuk meluruskan dan meratakan barisan hingga benar-benar lurus karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menghadap ke arah orang-orang atau makmum Seraya bersabda tasu waadilu rapatkan dan luruskan hadis ini diriwayatkan Imam Ahmad nomor 11.846 juga sabda Nabi S luruskan saf kalian karena meluruskan saf adalah bagian daripada kesempurnaan salat hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari nomor 723 dan imam muslim 433 ini ada riwayat yang mirip ini dikatakan ya di sini dikatakan Min Tamam Shah dan riwayat lain dikatakan Min iqamati merapikan dan merapakan saf Dar bagian daripada salat itu sendiri ini riwayat yang lain kalau riwayat ini menyempurnakan salat jadi artinya kalau salat e safnya tidak rata sangat berpengaruh kepada kesahihan salatnya Juga sabda Nabi Sallallahu Ali wasallamfuakumukalifanallahuain wujuhikum hendaklah kamu benar-benar menguruskan saf kalian atau kalau tidak Allah akan merubah Di Antara muka-muka Kalian hadis ini riwayat Imam Tirmidzi nomor 227 dan beliau menghasankannya ya makna merubah sini bisa merubah wujud sepertimana hadis menjelaskan tadi mendahului imam bisa diubah jadi keledai atau mengubah wujud dengan apa yang Allah inginkan Nah karena tidak mau merapatkan saf banyak orang begitu selalu berjuhan safnya ini tidak boleh surah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam merapatkan dan merapatkan kaki dan telapak kaki dan tumit ini di antara makmum sebenarnya menghilangkan rasa sombong menutup pintu-pintu setan karena kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam luruskan rapatkan saf k karena setan masuk di antara saf-saf dan aku melihat setan masuk di antara saf seperti anak domba masuk di antara domba-domba yang besar hadis yang terakhir adalah hadis riwayat bazzar dengan sanad Hasan kata Nabi Sallallahu Ali wasallam Ma khutwatin ajran khutwatin masyaaha rajulun Il farjatin Fi fasaddaha tidak ada langkah yang paling besar pahalanya di muka bumi dari langkah yang dilakukan seorang atau seseorang menuju celah saf sehingga ia menutupinya atau merapatkannya Jadi kalau teman-teman misalnya lagi salat di saf kedua di saf pertama ada makmum tiba-tiba batal lalu dia keluar Antum di saf kedua melangkah maju Ya bagi orang yang belum tahu kadang-kadang aneh bagi dia Kenapa orang salat ada yang jalan gitu kan padahal sebenarnya ini langkah kaki terafdal di muka bumi ya k sampai Sebagian ulama hadis bahkan ini mengalahkan langkah kaki di Medan jihad menutup saf yang ada celah itu ya dan teman-teman juga harus tahu kalau misalnya ada celah di sebelah kita
Resume
Categories