Kind: captions Language: id asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah segala puji dan Puja kehadirat Allah subhanahu wa taala juga selawat dan Taslim kepada nabi besar Muhammad sallallahu ala alihi wasahbihi wasallam melanjutkan bahasan kita kitab adab Mufrad yang ditulis oleh Imam Bukhari rahimahullah Semoga Allah berkahi ke depan ke pasal atau bab ke-46 memanggul anak kecil setelah sebelumnya kita sudah membahas anak menjadi penyebab sikap bakhil dan pengecut Tentu saya berikan kronologis lagi anak bisa menjadi nikmat yang melimpah dari Allah subhanahu wa taala apabila memang sumbernya benar bukan dari perzinahan tapi dari pernikahan yang sah kemudian juga sperma yang tertuangkan di rahim seorang istri yang sah itu terbentuk dari harta yang halal makanan minuman yang halal kemudian didukung setelah lahir juga lingkungan dan pendidikan yang baik maka dia akan menjadi nikmat yang melimpah karena anak yang saleh dan Shah menjadi salah satu penyebab amal jariah di dalam sebuah hadis yang S diriwayatkan juga Imam Bukhari bahwasanya akan datang nanti orang pada hari kiamat diberikan pahala bergunung-gunung lalu dia kagum dan dia bertanya kepada para malaikat amal apa ini saya Perasaan tidak pernah kerjakan ini maka malaikat mengatakan ini adalah istigfar anakmu untukmu tentu tidak akan mungkin sosok anak beristigfar untuk orang tuanya kalau bukan anak yang Saleh ataupun salihah UN juga sudah kita tahu hadis Bukhari Muslim kalau anak Adam meninggal dunia terputus semua sumber pahalanya kecuali dari tiga sedekah jariah ilmu bermanfaat atau anak saleh yang mendoakannya atau sebaliknya anak itu bisa menjadi musibah bisa menjadi cobaan yang berat bisa menjadi penyebab seseorang itu bakhil pengecut atau bahkan bisa menjadi penghuni neraka karena anaknya apabila tadi lawannya apa yang saya jelaskan di awal memang dasarnya spermanya dituangkan ke sumber yang haram dari perzinan hamil dari hasil zina plus lagi sperma itu terbentuk dari makanan dan minuman yang haram hasil curian korupsi e riba maka otomatis didukung lagi dengan lingkungan-lingkungan yang tidak sehat maka Seca otomatis ini akan menjadi musibah bagi seseorang jadi bisa kita menjadikan anak sebagai sumber kebaikan atau bahkan bisa menjadi sumber keburukan kalau Allah subhanahu wa taala mengaruniakan seseorang di antara kita anak maka dia bisa menjadikan itu sebagai ajang pahala buat dia Apapun yang Bapak Ibu lakukan buat anaknya maka bisa menjadi ajang pahala baik itu memberikan makan minuman pendidikan bahkan anak itu bisa menjadi sumber Amar jariah yang besar sekali pahalanya sekarang misalnya saya isi pengajian di sini Semoga Allah subhanahu wa taala ikhlaskan niat kita maka kedua orang tua saya panen pahalanya walaupun ibu saya allahham sudah meninggal ada di kuburan sudah kembali lebih dulu kemudian ayah saya masih ada sekarang Mungkin beliau ayah saya tidak tahu jadwal ini Kalau hari ini saya mengisi di sini jam begini gitu tapi apapun yang saya saya sampaikan akan sampai kepada beliau pahalanya dikarenakan saya tumbuh dari nafkah ayah saya Saya juga tumbuh dari ASI ibu saya mereka berdua pandaian pahala itu maka anak itu bisa menjadi aset amal jariah yang luar biasa apapun Sifat yang kita ajarkan kepada anak cara jalan berbicara bedakan mana baik mana buruk semua itu jadi amal jariah termasuk makanan yang dia konsumsi ya Karena tidak semua makanan akan menjadi kotoran tapi akan menjadi energi begitu juga sebaliknya ya salah dalam mendidik bisa menjadi musibah bisa menjadi masalah buat dia salah satu yang sangat dianjurkan dalam Islam adalah berkasih sayang dengan anak-anak ada sebuah riwayat disebutkan bahwasanya nabi alaihiatu wasalam pernah salat kemudian sedikit beliau percepat tidak Biasanya seperti itu Nabi Sallallahu alhi wasallam kalau salat tenang tumakninah lama kalau salat tapi kali itu sedikit lebih cepat bukan buru-buru ya maka para sahabat sah wasallam mengatakan Ya Rasulullah Anda salat Tidak seperti biasanya ada sedikit perubahan Ada apa maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan tadi waktu saya sedang memimpin kalian salat saya mendengar ada suara tangisan anak kecil atau anak bayi di saf wanita maka saya tidak ingin ibunya terganggu J ini menandakan memang bentuk kasih sayang kepada anak Bahkan bukan anak kita pun kita dianjurkan berkasih sayang Bagi teman-teman pengurus Masjid ya pengajian kalau ada anak-anak sabar jangan kita buru-buru memarahi karena memang ada saatnya di mana anak-anak dan kita semua alami itu memang alam dia bermain Allah subhanahu wa taala menitipkan kepada saya beberapa orang anak sebagai amanah Semoga saya bisa menjaga itu Insyaallah maka anak-anak ini saya lihat memang ada saatnya mereka bermain dan tidak mungkin kita menyuruh dia diam sampai istri saya mengatakan ini anak enggak bisa diam sama sekali nih disuruh diam sebentar aja coba 1 menit enggak bisa saya bilang memang bukan saatnya dia diam karena dia ingin tahu apa saja beda dengan kita kalau sudah dewasa kita sudah tahu mana Bahaya mana baik mana buruk dia belum tahu dia ingin tahu semuanya tugas kita bersabar di situ tugas kita bersabar kadang-kadang ada anak-anak yang datang ke masjid mungkin mereka berlari-lari diingatkan baik-baik di gereja itu dirangkul dikasih permen diajak nyanyi Kok kenapa di masjid malah dipenuhi dengan marahan ya ancaman ya mereka memang tidak ngerti mereka tahunya itu alam Kami memang begini bermain dan tidak mungkin kita berhentikan mereka dari itu salah satu hadis yang membahas masalah kasih sayang juga ini adalah di pasal 46 ini tadi ya memangkul anak kecil Imam Bukhari rahimahullah berkata Abul Walid mengabarkan kepada kami ia berkata syba mengabarkan kepada kami Adit baritun Nabi Shallallahu Alaihi wasallamal hasanu shawatullahi Alaihi alatiqihi wahua yaakul Allahumma inni uhibbuhu faahibbah dari Adi bin Tsabit ia berkata aku mendengarkan albara radhiallahu Anhu berkata aku melihat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan alhan shawatullahi Alaihi ya semoga Allah subhanahu wa taala berikan salam kepada beliau berada di atas pundak Nabi Sallallahu wasallam sambil nabi berdoa ya Allah Sesungguhnya aku mencintainya maka Cintailah ia kandungan hadis ini yang pertama hendaknya mengasihi dan menyayangi anak-anak kecil jadi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu disebutkan dalam riwayat yang lain kalau datang dalam atau dari satu peperangan atau perjalanan Safar maka sudah ditunggu oleh anak-anak kecil di pintu gerbang ada yang bergelantung di paha kanan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di paha kiri di pundak Nabi di tangan kanan tangan kiri sampai kadang-kadang badan Nabi dipenuhi oleh anak-anak kecil sambil mereka tersenyum tertawa maka yang lainnya yang masih tidak bisa diangkut oleh Nabi Sallahu wasallam diangkat oleh para sahabat ya begitu luar biasanya Islam memperhatikan anak-anak ini karena dengan merangkul mereka otomatis mereka merasakan ada kasih sayang dan perhatian dan Apun yang kita instruksikan akan mereka terima ya ini termasuk yang dicontohkan oleh Nabi alaihiatu wasalam maka hadis ini di poin pertama mengandungan kandungannya mengajarkan kepada kita Bahwa perlu berkasih sayang dengan anak-anak apalagi kalau dasarnya anak itu memang dari sperma kita atau keturunan kita maka secara otomatis lebih punya hak anak-anak secara umum saja dianjurkan untuk berbuat baik sama mereka bagi teman-teman yang masih punya kekakuan dalam masalah ini harus belajar untuk bisa lebih lembut lebih ramah lebih baik ya tentu kalau ada kesalahan yang terjadi diingatkan ada umur tertentu dibolehkan kita untuk memukul tapi pukulan pun tidak boleh berbekas sebagaimana sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam perintahkan anak kalian salat di umur 7 tahun lalu pukullah mereka di umur 10 tahun dan pisahkan mereka di tempat tidur makna daripada perintahkan mereka salat di umur 7 tahun artinya mulai ajar dan makna daripada pukul mereka di umur 10 tahun maksudnya kalau tidak mau salat tapi ulama pun menekankan pukulan tidak boleh berbekas ya Jadi bukan dicubit sampai merah ya sampai badannya luka ya ada orang luar biasa kejam sekali sama anak-anak saya sempat dilihatkan oleh istri saya ada cuplikan di TK ya Kalau enggak salah ya ada satu TK itu padahal guru-gurunya itu berjilbab tapi kasar sekali sama anak-anak disakitin padahal itu bukan anak dia sedangkan anak dia saja enggak boleh apalagi anak orang lain amanah tapi ada orang Subhanallah tabiatnya kasar sampai pernah ada seorang sahabat Orang bedui dia pas masuk masjid duduk di hadapan nabi sallahui wasallam ingin dengar nabi sampaikan apa nih ternyata lewat Hasan dan Husin radhiallahu anhuma cucu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pun merangkul menciumi di depan para sahabat ya maka orang ini kaget mengatakan Apakah kalian mencium anak-anak kalian sungguh aku memiliki 10 orang anak belum pernah aku cium satu pun tidak ada yang dicium sama dia ada kadang-kadang ayah begitu terlalu menjaga Wibawa enggak pernah sama sekali main sama anaknya ya kalau ibu-ibu sudah umum biasanya sama-sama ya sama anaknya tapi ada juga beberapa ibu-ibu yang sama sekali ya hilang rahmat dalam hatinya kasar sekali bahkan lebih perhatian kepada handphone daripada Anaknya ya anaknya dialihkan suruh pergi ke sana Sudahlah urus diri sendiri yang penting dia pegang handphone ya ini keliru ini ya harusnya diperbaiki masalah itu apapun yang dibicarakan oleh anak kalau dia bertanya jangan di jangan di jangan disuruh diam ya karena kalau dia bertanya dia butuh jawaban kalau Bapak Ibu tidak kasih jawaban Dia akan cari dari sumber lain apalagi kalau dia dapat dari sumber yang salah dari bacaan yang salah dari teman yang salah ini bahaya sekali inih jadi Walaupun dia bertanya hal-hal yang sensitif Pun minta waktu sama dia kemudian jawab Nanti dengan jawaban yang tepat ya dengan alam anak-anaknya biasanya anak-anak kalau dijelaskan secara umum sudah cukup sudah cukup selanjutnya yang kedua adalah kesucian kemb ee kelembaban wajah anak kecil ya yang dimaksud di sini sebenarnya adalah bagaimana anak kecil itu sebenarnya kalau kita mau lihat Ahli Surga itu anak-anak kecil yang belum balig ya mereka itu Ahli Surga saya bilang sama istri saya begitu ini anak-anak kita ini ini Ahli Surga semua Insyaallah Allah panjangkan umur Tapi kalau meninggal masih belum balig masuk surga sudah itu dijamin dalam hadis banyak sekali masalah itu kan bahkan hadis Isra Mikraj yang masyhur di mana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam padaat tiba di langit ketujuh sebelum menerima perintah salat beliau melihat ada seseorang yang kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ada seseorang yang mirip sekali dengan nabi kalian ini di sekitarnya banyak anak-anak kecil yang lagi duduk lalu aku bertanya kepada Jibril Siapa orang ini kata Jibril itu adalah ayahmu Ibrahim bersamanya anak-anak muslim yang meninggal sebelum balig ya mereka dilindungi ya Jadi mereka masuk ke dalam surga itu Ahli Surga maka kita harus bermain sama mereka memberikan haknya wajar itu menyuapinya ada saatnya dan subhanallah tidak ada orang tua yang luar biasa baik sama anak-anaknya kecuali pasti Allah juga akan buat anak-anak itu berbakti pada mereka nantinya dan tidak ada orang yang yang kasar pada anak-anaknya kecuali juga Allah akan buat anak-anaknya yang durhaka sama dia Ya saya punya kakak kandung yang pertama Subhanallah di Surabaya saya perhatikan Betul De dari waktu masih kecil anak-anaknya dia betul-betul urus anak itu luar biasa gitu Apa saja buat anaknya udah sekarang anak-anaknya sudah mulai dewasa beranjak dewasa semuanya patuh Masyaallah patuh Bakti santun sama dia Allah subhanahu wa taala maha adil tapi kapan seorang itu kasar tidak baik sama anaknya Maka kalau besar pun naudubillah bisa jadi begitu ya masih ingat riwayat Bukhari juga yang pernah ada seorang perempuan bertamu di rumah Nabi Sallallahu Ali wasallam di rumah Aisyah kemudian Aisyah ngobrol sama ibu anak-anak ada dua orang anak di bawah kemudian Aisyah menghadiahkan beberapa butir kurma tiga butir kurma ibu itu karena asyik ngobrol dia belum sempat Makan kurmanya anaknya dua kecil di sebelahnya sudah makan kurmanya padahal dalam di memang pengin kurma itu manis enak Ibu ini juga pengin makan tapi anak-anaknya dua-dua minta lagi maka dengan sabarnya dia membagi dua makanan tersebut lalu dia berikan kepada anaknya dibagi dua kata Aisyah radhiallahu anha Saya kagum dengan sikapnya Ibu ini biasanya kan orang tua malahmarah sama anaknya awas ya Jangan makan itu bekhil sama anaknya sendiri bakhir diancam dimarahi ya ada orang yang kasar sekali Mungkin karena anaknya makan makanan favoritnya sampai dipukulin ya hilang sifat Rahmah dalam hatinya ini bahaya sekali itu makhlukNya Allah juga kita enggak ada andil di anak-anak itu apa andil kita di anak-anak kita enggak ada sama sekali lahir ya sudah perempuan laki-laki mukanya begitu kulitnya Allah yang ciptakan cuman Allah buat ada variabel hukum antara kita sama mereka kita sebagai status orang tuanya maka Aisyah pun radhiallahu an melaporkan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengataak perbuatan ibu itu kepada anaknya membuatnya masuk ke dalam surga hanya kasih makanan mendahulukan anak daripada diri sendiri ya kemudian yang ketiga Perintah agar mencintai alhan Iin Ali radhiallahu anhum ajmain dan penjelasan tentang keutamaan beliau radhiallahu Anhu jadi Hasan bin Ali dan Husain radhiallahu anhuma cucu Nabi Sallallahu alhi wasallam adalah pemimpin anak-anak muda di surga dan mencintai keduanya adalah bagian daripada agama kita karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan dalam hadis ini ya Allah suesungguhnya aku sangat mencintai Hasan ini maka Cintailah ia berarti kalau seseorang mencintai Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam harus juga mencintai al-han dan siapapun yang beliau Alaihi salatu Wasalam cintai baik daripada istri-istrinya kita menghormati sebagai ibu kita umahatil mukminin para kerab ya para sahabatnya ini semuanya kita mencintai sebagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mencintai mereka itu bagian daripada Ibadah dalam agama kita selanjutnya adalah masih masalah anak juga di pasal atau bab ke-47 yang tepatnya hadis 87 ya Kalau tadi yang kita baca hadis 86 Imam Bukhari berkata bisir bin Muhammad mengabarkan kepada kami ia berkata Abdullah mengabarkan kepada Berk mengarkan kepada Kamia berkata abahirinah maq akbala Alaihi FAQ maahmiluamanna mahdanayahahu anuadri laahidahu kaakunu F wallahi laq rasulullahu Ali wasam awamun kbahumullah manakirimi jahanamju umaihi was maarunan AFD Min ibadatilan faurqinqiqi wtil waqiidi Wadi Hatta inajul walidahu wadahu akahu kafirqatahahufbii bilanahu in wanaha lillati qallahu Azza wall walladina yaakulunabana hablana Min azwajina wriyatina quataun alayah artinya Abdurrahman bin jubair bin nufair mengabarkan kepadaku dari ayahnya ia berkata suatu hari aku pernah duduk bersama almiqdad IBN Aswad radhiallahu Anhu lalu seseorang melintas sambil berkata alangkah beruntungnya kedua bola mata ini yang telah melihat Rasulullah S wasallam maksudnya tabiin itu berkata kepada Miqdad sahabat nabi Ini beruntung sekali matamu karena pernah melihat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam demi Allah kami ingin melihat apa yang engkau lihat dan menyaksikan apa yang engkau pernah saksikan maksudnya bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam rupanya orang tersebut membuatnya marah dan aku mulai heran melihatnya karena ia tidak mengatakan kecuali kebaikan artinya tiba-tiba Miqdad marah dengan ucapan itu Miqdad lalu mendatanginya dan berkata apa yang membuat orang itu berangan-angan hadir di tempat atau zaman yang Allah menjadikan ia tidak dapat hadir Maksudnya kenapa orang ini malah berharap bisa hadir di zaman yang Allah memang tidak takdirkan dia ia tidak tahu kalau sekiranya ia hadir Bagaimana sikapnya dalam menghadapinya demi Allah telah terjadi pada zaman Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam beberapa kaum yang dibenamkan oleh Allah ke dalam neraka karena mereka tidak menyambut seruannya dan tidak membenarkannya Apakah kalian tidak memuji Allah yang maha suci dan maha pemurah ketika dia Allah mengeluarkan kalian dari keadaan tidak mengetahui sesembahan apa-apa kecuali Rabb kalian Lalu setelah itu kalian membenarkan Apa yang dibawa oleh Nabi kalian Sallallahu Alaihi Wasallam Allah mencukupkan bala atau cobaan pada orang-orang selain kalian Maksudnya orang-orang ya jahiliah dulu karena mereka tidak beriman sama Allah kalian sudah beriman demi Allah sungguh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam telah diutus dalam keadaan paling sulit yang tidak pernah Seorang nabi pun diutus dalam keadaan seperti itu maksudnya Masa Makkah ya dalam kekosongan masa dan kebodohan mereka tidak tidak tahu bahwa agama lebih utama daripada penyembahan berhala maksudnya orang-orang Quraisy itu cuma tahu yang paling baik sembah berhala agama yang dibawa Nabi Sallallahu alaii wasallam ini ditolak lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam datang membawa Furqan atau al-quran yang membedakan antara yang benar dan yang salah dan dibedakan pula dengannya antara ayah dan anak Maksudnya yang kafir dan yang beriman dari ayah dan anak hingga seseorang melihat ayahnya atau anaknya atau saudaranya yang kafir sedangkan kunci hatinya telah dibuka oleh Allah dengan iman dan mengetahui bahwa jika dia ayahnya Atau lainnya mati pasti akan masuk neraka lalu matanya tidak akan tentram sementara ia mengetahui bahwa orang yang dicintainya berada di neraka dan itulah yang difirmankan oleh Allah yang maha suci dan maha pemurah ay dan mereka yang selalu berdoa wahai Rabb kami Berilah kami istri-istri Dan anak-anak yang menjadi penyunjuk mata alfurqan 74 hadis ini cukup panjang teman-teman kita bedah menjadi beberapa bagian yang dimaksud oleh Miqdad di sini ya sahabat nabi Ini rupanya Belu Lagi duduk nabi sallahuaii wasallam sudah meninggal ada beberapa tabiin yang hidup bersama mereka jadi ada beberapa tabiin sempat lewat dan mereka merasa bangga melihat Miqdad dan mqdad sahabat nabi maka mereka dengan niat baiknya mengatakan sungguh beruntung matamu ini telah melihat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kami juga berharap bisa melihatmu atau bisa mengalami Apa yang kau alami dulu kalau hidup bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tentu ini maksudnya positif ya karena ada juga beberapa kejadian yang lain mirip seperti ini dan didukung oleh para sahabat cuma Miqdad di sini bukan berarti menilai orang ini negatif tapi dia ingin menceritakan Agar kalian mensyukuri apa yang sudah Allah kasih kita sekarang hidup di zaman sekarang kita kan tidak hidup di zaman Nabi ya Jadi tidak perlu kita menurut mikdad tidak usah kita mengatakan enak ya kalau kita hidup di zaman Nabi dulu ya gitu kan jadi kita tidak usah memungkiri takdir Allah Allah lebih tahu kenapa kita lahir sekarang kenapa kita enggak lahir dulu kalau saya balik tanya begini teman-teman sekalian kira-kira kalau kita hidup di fase Makkah dulu Kampung tidak ada lampu enggak ada media kayak kita sekarang ada orang enggak bisa baca Enggak bisa nulis ngaku nabi Antum jadi Abu Jahal atau Abu Bakar Hah orang sekarang aja Quran sudah diterjemahkan masih malas hah masih banyak yang kafir kalau kita hidup masa itu bayangin rumah masih sederhana dari tanah lihat ngaku nabi dan kalau tidak beriman masuk neraka Nah coba bayangkan ya muncullah Abu Jahal Abu Lahab kalau kita bisa menjadi Abu Bakar Alhamdulillah ya Umar Bin Khattab pun awalnya bangkang gak ada orang yang mau beriman ya Saya seorang nabi tapi tidak bisa baca tidak bisa nulis coba harus beriman saya utusannya Allah makanya 13 tahun di Makkah hanya 153 orang yang masuk Islam enggak mudah gitu kan makanya Miqdad ingin memberikan pendidikan kepada tabiin ini ya kenapa kamu harus pungkiri yang apa yang sudah Allah takdirkan Kau harus tahu kalau kau hidup di zaman dulu nabi itu melalui masa-masa sulit di mana fase Makkah itu mereka tidak mengenal kalau ini nabi dan tidak mau tahu mereka tidak melihat ibadah yang paling baik ya mengalahkan ibadah mah berhala artinya mikdad ingin mengatakan seakan-akan kalau kau hidup masa itu susah kamu itu belum tentu kau beriman ya J sini Saya ingin garis bawahi poin penting teman-teman sekalian kalau mqd bukan sedang e menghardik orang ini tapi Miqdad sedang ingin memberikan sebuah pelajaran penting bersyukurlah gitu karena untuk mengatakan ya kalau kita mengatakan coba Seandainya saya menjadi sahabat atau saya hidup di zaman Nabi dengan niat baik boleh-boleh saja karena pernah terjadi dalam kisah yang lain ya Ada seorang tabiin Masyur ulamanya juga tabiin atau salah satu dari ulama tabiin bernama Iyas almuzani ya rahimahullah beliau hidup sezaman dengan Anas IBN Malik radhiallahu Anhu Anas in Malik pembantu Nabi di akhir-akhir hidup Anas sudah putih semua rambutnya dia menjadi muridnya pernah Anas bin Malik memberikan apel kepada ias apel lalu apel itu dicium-ciumin oleh Iyas maka orang-orang di sekitarnya murid-muridnya tanya Kenapa anda cium ini dia bilang bagaimana saya tidak menciumnya Saya menerima dari tangan yang pernah menyentuh tangan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam makud ini Anas IBN Malik ini sahabat nabi yang kasih saya ini tangannya pernah sentuh tangannya nabi maka apel itu dikasih dari tangannya wajar saya cium dan itu tidak dilarang tidak dipungkiri pada saat itu ya Anas bin Malik pun tidak melarang masalah itu artinya kita boleh saja ya berniat baik kalau seandainya saya hidup di zaman itu saya ingin menjadi seorang sahabat seperti itulah Ya kurang lebih tapi itu itu contoh artinya tidak masalah kalau kita ucapkan itu tapi dalam kisah ini Miqdad ingin memberikan pendidikan kepada orang ini menjelaskan kepada dia belum tentu kalau kau hidup di zaman itu syukurlah sekarang kamu hidup ya belum tentu kau jadi orang beriman pada saat itu karena ada masa-masa di mana sulit sekali Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hidup di Makkah orang-orang Makkah dulu menghinanya mencaci maki mengusirnya gitu kan dan tidak menganggap ibadah yang paling baik atau agama paling baik selain menyembah berhala kemudian dia mengatakan di saat itu juga betul-betul perbedaan antara kafir sama beriman kental sekali karena orang kafir masih banyak al-qur'an juga masih dalam proses turun ya maka ada orang-orang yang Allah buka kunci hatinya sehingga dia beriman misalnya dia seorang anak dia lihat ayahnya tidak mau masuk islam atau Ibunya maka dia tahu ini orang tuanya masih masuk neraka nih konsep agamanya kalau meninggal dalam keadaan kafir masuk neraka maka dia Terpukul dengan itu atau sebaliknya orang tua yang mengetahui kalau anaknya tidak beriman maka otomatis akan masuk ke neraka maka pada saat itu orang-orang berlumba-lumba menerapkan doa rbana hablana Min Im tadi dalam surah alfurqan ayat 74 Ya Allah jadikanlah atau Berilah kami istri-istri Dan anak-anak yang menjadi penunjuk mata kami dan jadikanlah kami pemimpin orang-orang beriman ya agar selamat dari kekafiran yang ada tersebar di zaman itu tentu doa ini teman-teman Mulia sekali ya dibaca walaupun orang belum berumah tangga dari awal persiapan meminta anak itu penting ya dan ini adalah permintaan yang jauh sebelum menikah meminta akan diberikan pasangan dan keturunan yang menjadi penyejuk mata kata para ulama adalah menjadi anak-anak dan pasangan hidup yang saleh dan baik kandungan hadis ini yang pertama Jika seorang mukmin melihat keluarganya ada yang sama-sama melakukan ketaatan kepada Allah hatinya menjadi senang dan tentram disebabkan ia membantu dirinya dalam urusan agamanya dan berharap mereka bisa bersama-sama di surga kelak artinya sesuatu yang sangat membahagiakan seorang muslim pada saat dia melihat pasangan hidupnya anak-anaknya dalam keadaan ketaatan kalau bapak ibu berhasil menendidik anak-anaknya sehingga akya jadi hafal al-qur'an hanya dia sibuk dengan membaca al-qur'an kita ada ketentraman jiwa di situ atau mungkin ya kita lagi masuk kamar anak dia lagi salat tahajud atau dia lagi pergi ke pengajian maka itu kegembiraan yang tidak bisa dibeli dengan harta dan itu perlu didukung dengan doa tadi dalam surah alfurqan ayat 74 yang kedua anak yang menyenangkan hati adalah anak yang Saleh tidak semua anak bisa menyenangkan hati Jadi kalau Bapak Ibu mendidik anaknya selain daripada tuntunan agama pastikan tidak akan bisa membahagiakan jadi hanya tuntunan agama saja yang membuat itu ya kalau kita tanamkan dari kecil dia tuntunan agama maka Insyaallah dia akan mengejar keutamaan berbakti sama orang tua dan kalau orang mengejar keutamaan yang dijanjikan maka berbeda teman-teman hadir jauh-jauh ke masjid ini karena mungkin tahu keutamaan majelis ilmu misalnya maka kita mengejarnya dengan semangat karena kita tahu keutamaannya kita mau belajar gitu kan atau seseorang pergi Jumat salat Jumat dia buru-buru datang segera di saa pertama ingin dengarkan khutbah nah dia tahu apa yang dijanjikan di situ maka beda antara orang yang punya ilmunya dengan tidak ya makanya anak-anak itu ditekankan sekali masalah agama ini sudah saya pernah Jelaskan juga ya jadi jangan anggap Remi masalah pesantren pendidikan agama ya menutup aurat anak-anak dari kecil ya ini semua hal-hal yang akan mendukung mereka berbakti dengan kita makahkan sudah pernah saya jelaskan ya agar supaya anak-anak tidak durhaka sama kita maka usahakan dari kecil kita sudah mendidik dia menjadi seperti yang kita inginkan dengan tidak banyak memberikan pilihan ya kalau kita kasih pakaian kasih aja ini pakaian dari ibu ya nak Ini dari ayah kasih aja udah suruh pakai biasakan dari kecil begitu supaya tidak ada opsi bagi dia Dan kita yang mengaturnya si sehingga kita lebih tahu ya Mana yang lebih baik bagi anak tersebut karena memang kita lebih tahu ya Jadi tidak benar seorang ayah 35 tahun Ibunya 30 tahun lalu anaknya mau sekolah dibawa Nak kamu mau sekolah mana ini atau ini anaknya 7 tahun gak ngerti apa-apa ngerti apa dia kalau dia kebetulan dua sekolah ini yang satu warna hijau yang satu warna biru dia suka warna biru dia bilang ini saja Ayah hanya kena warna temboknya ya Atau mungkin hanya kena karena ada mainannya dia ngerti apa kitanya harus ambil keputusan ka kita orang tua paham kurikulum ya kita tahu bisa bertanya lingkungan jarak dari rumah ke sekolah itu dan seterusnya ya jadi jangan terbawa perasaan dengan keinginan anak-anak anak-anak kita kontrol itu terasuk bentuk kasih sayang ya jadi dibiasakan dari kecil pakaian sudah dibelikan tinggal dipakai makanan sudah disiapkan ya Ini bukan berarti kita tidak sayang sama anak kalau kita enggak tanya nak mau makan apa Saran saya kan pernah begitu ya kepada ibu-ibu jadi ibu-ibu kalau mau masak masak saja hidangkan buat anak-anak ya ayo nak kita makan ini rezeki Allah hari ini ya ayo bismillah makan gak usah tanya nak mau makan apa karena kalau tanya mau makan apa kecuali mungkin kalau dia sakit dia lagi pengin apa mungkinlah ya sesekali mungkin tapi kalau selalu berbahaya juga ini karena pertanyaan mengatakan mau makan apa misalnya Saya pengin makan ayam goreng ibu Lalu besok ibunya lupa enggak masak ayam goreng yang ada tempe yang ada ikan pasti dia akan tanya Kenapa Ibu enggak masak masakan saya pertanyaan ini bisa membawa kepada kedurhakaan nanti dia mulai bangkang orang tuanya kita berkata ah saja enggak boleh sama orang tua apalagi kalau sampai dia membangkang menanyakan menghardik ya ya Ibu memang tidak sayang saya ibu begini Ibu buat besok buat Ya mulai memerintah kan maka harus saya dihindari Saya pernah bilang seorang ayah yang berhasil mendidik anaknya dan seorang ibu yang yang berhasil meniri anaknya adalah kalau dia jalan anaknya di belakang seperti dia jalannya cara ngomongnya seperti ayahnya seperti ibunya ya yang perempuan seperti ibunya ibunya pakai apa baju apa anaknya di belakang seperti dia bapaknya Jalan anak laki-lakinya seperti dia ayahnya ke masjid dia ikut hanya pakai kopia dia ikut maka ini ya orang tua yang berhasil mendidik anak dan dengan pendidikan agama seperti ini mereka akan jadi penyejuk mata kita otomatis ya akan menjadi penentram hati kita selanjutnya pasal ke-48 dan kita bahas hadis selanjutnya hadis 88 judulnya adalah orang yang mendoakan teman agar Allah memperbanyak harta dan anaknya termasuk sunah Nabi sallallahui wasam adalah kita mendoakan agar saudara kita muslim Allah berikan harta yang melimpah dan anak walaupun dasarnya dia sudah punya harta atau sudah punya keturunan ya kalau ada orang sudah sukses di satu bidang teman-teman kalau mau ikut dengan dia atau mirip sama dia doakan dulu agar Allah tambahkan kesuksesan buat dia kalau orang kaya Doakan ya Allah limpahkan lebih banyak lagi hartamu buat dia punya keturunan Ya Allah berkahi keturunan dia Kenapa Kan sudah sudah ada dia dia sudah dapat Ustaz ngapain Kita doain lagi ada hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang berbunyi tidak ada seorang muslim yang mendoakan saudaranya muslim yang lain kecuali ada malaikat di atas kepalanya mengatakan kan Ya Allah e dikatakan gini wakl waklu Kau akan dapat yang sama kau akan dapat yang sama jadi kalau kita doakan agar harta orang melimpah keturunannya juga banyak diberkahi maka kita sedang mendoakan diri kita sama kalau kita doakan kehancuran kebinasaan kalau memang kita dizalimi lain tapi kalau kita sedang hasad hasud ya iri maka itu berbahaya kita sedang doakan diri kita sendiri ya Ya Allah binasakan Ya Allah hilangkan hartanya misalnya maka itu sedang kita doakan naudubillah diri kita harus hati-hati masalah ini hadisnya adalah Imam Bukhari berkata rahimahullah Musa bin Ismail mengabarkan kepada kami ia berkata Sulaiman bin mughirah mengabarkan kepada kami dari Tsabit an Anas qakaltu Al Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam yauman W Hua illa Ana Wa Ummi wa Ummu Har khati a faqana ala Usi Li bikulli Khair kanana Li akirana Fi akhiri duaihi anqal Allahumma aksir maahu wa waladahu waarik lahu dari Anas radhiallahu Anhu Beliau berkata jadi Anas IBN Malik ini pembantu nabi ya suatu hari aku pernah masuk kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maksudnya mengunjungi beliau di rumahnya saat itu tidak ada seorang pun kecuali aku ibuku dan Ummu haram saudara perempuan ibuku ketika menemui kami beliau sallallahui wasam bertanya apakah sebaiknya aku salat bersama kalianahalat itu buaktu laluah dari kamt lalu di mana Anas ditatkan beliau bersabdaatkan Ia di sebelah kanan lalu beliauat bersama kami beliau kemudian mendoakan kami sekeluarga agar mendapatkan segala kebaikan di dunia dan akhirat Ibuku lalu berkata Wahai Rasulullah Doakanlah agar pembantumu ini maksudnya Anas beliau lalu mendoakanku agar mendapatkan segala kebaikan di akhir doanya beliau bersabda Ya Allah Perbanyaklah hartanya harta dan anaknya dan berkahilah dia hadis ini memiliki beberapa kandungan yang pertama termasuk tanda-tanda kenabian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah bahwa Allah mengabulkan doa beliau ini poin pertama Tapi sebelum saya bahasin ini hadis ini teman-teman kisahnya adalah Anas IBN Malik bersama ibunya dan juga tantenya pernah satu kali mendatangi rumah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu Lihat Mereka Nabi Sallallahu Alaihi Wasalam senang ya Kenapa senang karena ibunya Anas memang menghibahkan Anas mengatakan ya atau memberikan Anas untuk menjadi pembantu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di awal-awal Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hijrah di Madinah maka ee ibunya anak membawa Anas sambil mengatakan Ya Rasulullah ini Anas anakku menjadi pembantu Anda silakan suruh apa saja Anas IBN Malik ini menjadi pembantu di rumah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam 10 tahun dari umur 9 tahun sampai 19 tahun sampai Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meninggal dan beliaulah yang meriwayatkan hadis banyak ya terutama berhubungan dengan masalah sikap-sikap dan akhlak Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di antara hadisnya hadis Bukhari Muslim Aku bekerja 10 tahun di rumah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam belum pernah aku dengarkan sekalipun nabi Sallallahu alaii wasallam menghardik berkata kasar baik kepada para istrinya ataupun pembantunya ya dan tidak pernah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Kenapa kau tidak mengerjakan ini kenapa kau kerjakan Kenapa kau kerjakan seperti itu dan Anas juga mengatakan satu waktu pernah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam punya hajat dan aku disuruh khusus untuk membeli hajat itu maka aku keluar dari rumah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di halaman masjid aku temukan banyak anak-anak yang sebaya dengan aku masih umur 10 tahun 11 tahun gitu ya l aku pun bermain-main sama mereka lupa hajat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka tiba-tiba aku mendengar dari belakang ada suara yang mengatakan ya unais Jadi Orang Arab itu kalau ee memanggil orang panggilan sayang dia memperkecil namanya disilakan dengan memperkecil Ismu tasghir Jadi kalau Anas jadi unais ya maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Panggil Anas pembantunya yang sudah jelas-jelas sedang disuruh beli sesuatu tapi dia rupanya Singga bermain kata Nabi Sallallahu wasam wahai unais Tidakkah Kau selesaikan dulu hajatku baru kemudian Kau bermain ini Akhlak Yang Mulia gitu kan Yang jelas Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sangat senang dengan Anas dan ibunya karena ibunya ini menghadiahkan atau memberikan anaknya Anas untuk membantu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Maka sebagai bentuk Terima kasih Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan saya akan salat bersama kalian Ada kemungkinan kata Sebagian ulama hadis adalah mungkin ini di waktu pagi dan waktu salat duha maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam salat kemudian yang lain juga salat ya atau di waktu salat yang lain ya karena yang dimaksud dalam hadis ini dan ini bukan waktu salat maksudnya bukan waktu salat wajib bukan waktu salat wajib setelah salat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mendoakan kebaikan-kebaikan ini juga pelajaran lain teman-teman sekalian Setiap kali kita temukan ada orang berbuat kebaikan dengan kita walaupun cuma sekali jangan lupakan kebaikan orang itu Ya ketap kita kita kenang kebaikan itu dan kita coba menjadikan itu sebagai pemicu kita bisa selalu berterima kasih kepadanya ya k memang begitu yang diajarkan dalam Islam Umar Bin Khattab berkata radhiallahu Anhu saya akan ya Eh saya akan terus berterima kasih Sepanjang Hidupku sampai aku meninggal kepada seseorang yang mengingatkan satu kesalahanku Ali Bin Abi Thalib berkata radhiallahu Anhu saya siap untuk membantu atau menjadi pembantu kepada siapapun yang mengajarkan kepadaku satu huruf artinya itu semua adalah kebaikan-kebaikan kita tahu menilai kebaikan orang dan kata nabi sallahuaii wasallam dalam hadis yang lain manam yaskurun ykurullah Siapa yang tidak berterima kasih pada manusia maka dia tidak berterima kasih kepada Allah ya Mak kita harus belajar untuk bisa berterima kasih nabi sahu Alaihi Wasallam ajarkan di anara bentuk terima kasih kita adalah mendoakan makanya nabi sallallahui wasallam doakan ibunya anasakan Anas dan juga didoak tantenya Ummu haram ya radhiallahu anhum ajmain setelah itu ya ternyata Ummu Hani Atau ibunya Anas ini masih terus saja minta didoakan sambil mengatakan Ya Rasulullah ini pembantumu Anas Ya doakan lebih banyak lagi maka di antara doa yang Nabi Sallahu alaii wasallam sampaikan ya Allah Perbanyaklah anak hartanya dan dan keturunannya dan berkahilah dikatakan pada saat Ana BN Malik akan meninggal dunia dia sudah memiliki anak dan cucu mendekati 100 orang Allah subhanahu wa taala berkahi ya karena banyaknya keturunannya maka sesuai dengan doa Nabi Alaihi salatu Wasalam dan tentu ini Ini salah satu mukjizat ya salah satu mukjizat di mana doa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Mustajab dikatakan di sini kandungan hadis yang pertama adalah termasuk tanda-tanda kenabian beliau Sallallahu Alaihi Wasallam adalah bahwa Allah mengabulkan doa beliau yang kedua boleh meminta doa dari orang-orang baik dan Saleh selama mereka masih hidup kalau kita anggap dia orang baik tolong Doakan saya ya orang tua kita ya mungkin para ulama orang-orang yang punya kedudukan di sisi allah subhanahu wa taala kita boleh mengatakan tolong Doakan saya sebagaimana di sini tentutentu tidak sama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan para atau ak manusia-manusia biasa seperti kita tapi contohnya ada Bagaimana Nabi ee ibunya Anas meminta agar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mendoakan Anas yang ketiga boleh berdoa meminta banyak harta dan anak serta keberkahan padanya salah satu yang kita disuruh minta adalah harta dan keturunan ya Kalau harta untuk memenuhi kebutuhan dan juga kalau anak menjadi garis keturunan dan membawa nama baik kita ya Jadi ini kalau ada pertanyaan Apakah Islam menyuruh kita menjadi orang kaya maka jawabannya iya ya Kita disuruh menjadi orang yang kaya kita semua punya potensi yang sama waktu kita 24 jam tidak ada orang yangik memiliki 25 jam mata kita sama-sama dua telinga dua potensi kita semua sama tinggal orang mau menggali atau tidak ya Subhanallah saya temui ada Beberapa orang bahkan kemarin baru umrah balik dari umrah Subhanallah saya waktu berbicara sama beberapa orang jemaah ada di antara mereka bahkan yang tidak selesai sekolahnya tapi Masyaallah kaya raya ya asal orang ingin bekerja bergerak Ya Allah subhanahu wa taala bisa berkahi dan berapa banyak orang justru yang punya ijazah tapi tidak punya pendapatan gitu kan kuasa Allah subhanahu wa taala tapi seseorang muslim harus berusaha berikhtiar dan dia harus yakin bahwasanya Allah subhanahu wa taala bisa meluaskan rezeki seseorang juga dalam hadis nabi sahu wasam yang lain dikatakan manusia ada empat golongan yang sudah pernah saya sampaikan hadisnya ya yang pertama yang paling baik yang Allah karuniai ilmu dan harta lalu sibuk menghabiskan keduanya di jalan Allah ini orang yang paling mulia makanya kita boleh kata Sebagian ulama berdoa ya Allah karuniakanlah aku ilmu dan harta yang melimpah ilmu yang luas harta yang melimpah dan mudahkanlah aku untuk menghabiskan keduanya di jalanMu Jadi bukan hanya sekedar minta harta saja kita minta agar bisa kita habiskan di jalan Allah sebagaimana juga hadis yang lain kata Nabi Sallallahu alaihi wasallam begitu juga dengan ilmu ya untuk diamalkan kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak boleh orang iri kecuali pada dua orang kita boleh iri sama mereka ini yang dua yang pertama yang Allah kasih ya al-qur'an ilmu dia punya ilmu agama yang luas dia paham al-qur'an Dia membacanya dia mengamalkan isinya di siang dan malam hari begitu juga yang kedua adalah orang yang Allah karuniai harta yang melimpah lalu dia sibuk menghabiskannya di jalan Allah di pagi atau siang dan malam hari kemudian selanjutnya tentu ini juga harus diikuti dengan permintaan agar itu sumbernya halal dan akan menjadi diberkahi ya Jadi kalau minta doa itu harus jelas ya Mirip juga teman-teman kalau mengucapkan terima kasih sama orang ya jazakallahu Khairan Khairan Ini penting ini doanya jadi jangan cuma jazakallah jazakallah jazakallah itu Semoga Allah balas Anda apa dibalas Apa Khairan itu kebaikan harusnya ada doanya kan G jadi harus jelas apa yang kita baca atau kita ucapkan kemudian yang keempat kandungan hadis adalah penjelasan tentang keutamaan Anas bin Malik radhiallahu Anhu ya Ini sudah saya bahas panjang lebar kepribadian beliau beliauatanya berikut kisah-kisah yang unik jadi dan nasihat-nasihatnya kitab likik Akbar serial sahabat ada Anas IBN Malik teman-teman Kalau cari di eh YouTube Insyaallah ada atau di web resmi itu juga ada Insyaallah Bahasan tentang sahabat yang mulia ini sudah kurang lebih 40 orang sahabat sudah kita bahas Alhamdulillah dan Insyaallah mudah-mudahan Allah memudahkan kita untuk menyelesaikan kisah-kisah sahabat itu dan bagi teman-teman yang ada waktu Insyaallah sabtu nanti ini lusa ada bahasan Tablig Akbar serial sahabat eh abu sufy IBN harit radhiallahu Anhu lanjutan daripada serial-serial sebelumnya ya itu isinya memang rata-rata biodata kemudian pelajaran-pelajaran yang bisa diambil dari pribadi-pribadi unggul Ini di antaranya Anas radhiallahu Anhu ya Anas ini dari kecil Ya paling tidak dia Sudah menemani Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sehingga terbentuklah pribadinya akhlaknya ilmunya langsung di tangan Nabi alaihialatu Wasalam selanjutnya adalah eh pasal atau bab ke-49 Ibu adalah orang yang penuh kasih [Musik] sayang ini hadis sudah kita bahas tadi ya Tapi saya bacakan karena ini memang kita lewatin sekarang hadis nomor 89 Imam Bukhari berkata rahimahullah muslim bin Ibrahim mengabarkan kepada kami ia berkata Ibnu fudala mengabarkan kepada kami ia berkata bakr bin Abdillah almuzani mengabarkan kepada dari Anas bin Malik anu Beliau berkata seorang wanita menemui Aisyah radah anha Aisyah memberinya buah kurma Ia lalu memberikan masing-mas satu kurma kepada kedua anaknya dan ia memegang satu kurma untuk dirinya sendiri Maksudnya diri ibu itu setelah kedua anaknya memakannya mereka memandangi ibunya lalu ibunya membagi kurma tersebut yang sisa di tangannya menjadi dua bagian dan memberikannya kepada kedua anaknya ketika Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam datang Aisyah mengabarkan hal tersebut Kepada beliau maka beliau Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Mengapa engkau heran Allah telah merahmatinya karena kasih sayangnya kepada kedua anaknya Jadi maksudnya di sini adalah hadis kita bahas dalam kandungan langsung kandungan yang pertama orang yang membutuhkan boleh meminta guna memenuhi kebutuhannya ya kalau memang betul-betul darurat dia tidak bisa lagi kecuali harus minta karena miskinnya maka boleh dia buka pintu meminta-minta ya karena di sini perilaku anak tersebut minta kepada orang tuanya tidak ditegur oleh Nabi Alaihi salatu Wasalam Begitu juga dengan perempuan ini pada saat datang ke Aisyah ada hajat dia ingin sampaikan kepada Aisyah radhiallahu Anhu ajmain untuk memenuhi hajatnya yang kedua kedermawanan Aisyah radhiallahu anha karena ia lebih mengutamakan orang lain dengan memberikan sesuatu yang ia miliki di waktu itu kebetulan Aisyah radhiallahu anha Ummul mukminin hanya punya tiga butir kurma enggak ada lagi yang lain dia pun belum makan lalu dia memberikan kepada Ibu ini dengan anak-anaknya gitu ya kalau masih ingat juga pernah saya sampaikan riwayat tentang kedermawanan Ummul mukminin Aisyah radhiallahu anha Beliau pernah mendapatkan dari muawiyah Radiallahu anhu sahabat nabi yang mulia 8000 dirham kemudian Aisyah sibuk membagi-bag ikannya ya ini jumlahnya besar sekali dibagi-bagikan dari pagi sampai sore setelah habis sore hari pas mau buka puasa enggak ada lagi makanan dia sama pembantunya Ada makanan enggak kata pembantunya tidak ada kata Aisyah Kenapa kau tidak bilang Biar saya sisahkan dari uang itu maka kata pembantunya Saya melihat anda sibuk membagikannya maka saya tidak mau memberhentikan itu jadi saking dermawannya seperti itu dan juga pernah Aisyah radhiallahu anha mau berbuka puasa sebentar lag lagi azan magrib ternyata ya yang tersisa di di rumah hanya roti kering sama minyak saja Jadi kalau roti kering dicelupkan ke minyak enggak ada rasanya sama sekali ya tapi enggak ada lagi itu untuk buka puasa maka yang terjadi pada saat itu ada orang yang Ketuk pintu orang miskin lalu pembantu Aisyah membuka waktu dibuka ternyata orang miskin minta makanan Aisyah memberikan isyarat kepada pembantunya suruh ambil roti kering ini sama minyak kasih ke orang itu jadi tidak ada lagi makanan sama sekali tadi masih mending masih ada roti sama minyak sekarang sudah enggak ada sama sekali maka kata perempuan itu tadi pembantunya dia mengatakan wahai Ummul mukminin andai saja Kita minta maaf sama orang itu ka enggak ada makanan mau buka puasa kata Aisyah enggak usah khawatir pasti Allah akan ya gantikan kita baru Berapa langkah orang miskin itu jalan tiba-tiba ada orang yang Ketuk pintu rumah aisyah radhiallahu anha dalam membawa makanan dinampan yang besar roti-roti gandum dengan kambing yang uh bisa makan sampai orang dan dikasih zafaran wangi-wangian lah gitu kan Nah Subhanallah pada saat Buk makanan tersebut azan magrib maka Aisyah pun sama pembantunya makan berdua sampai sudah kenyang masih banyak tersisa lalu kata Aisyah sambil tersenyum k pembantunya mengatakan ini lebih baik daripada roti keringmu tadi artinya allah subhanahu wa taala akan kasih Wahai manusia-manusia yang bakhil Ya sedekahlah Allah pasti ganti jangan bersedekah karena ee daripada daripada rusak daripada dibuang enggak kita memberikan apa yang kita suka ya dermawan adalah kebaikan dan bagi teman-teman yang punya masalah seberat apapun ya Perbaiki masalah anda dengan sedekah sakit yang tidak sembuh ya seringnya sumpek permasalahan apa pun sedekah ya kata Nabi Sallallahu Alaihi wasallamahman sedekah bisa meredam murknya Allah kata para ulama hadis kalau ada hukuman yang datang kepada akan datang kepada seseorang lalu dia bersedekah yang besar Allah subhanahu wa taala akan keluarkan dari permasalahannya bahkan lanjutan hadis dikatakan Wat dan bisa menolak mati yang buruk ya sedekah itu bisa menolak mati yang buruk ya jadi Dermawan itu sangat baik kemudian yang ketiga orang yang bersedekah hendaknya mensedekahkan harta yang dimiliki semampunya sedikit atau banyak ini saya ulangi lagi ya teman-teman ada bedanya ada beda fungsi antara zakat dengan sedekah beda fungsinya kalau zakat untuk apa Hah pembersihan harta Jadi kalau teman-teman transaksi misalnya kita punya toko Ada orang beli kita enggak tahu uangnya halal atau enggak nih kan kita enggak mungkin nanya halal enggak uangmu enggak mungkin kita punya restoran kita punya toko orang datang belanja udah kalau ada sumber Haram atau sumber haram yang halal atau Haram atau Haram atau syubhat ya kalau halal alhamdulillah tapi syubhat atau haram kita enggak tahu kan maka zakat akan membersihkan itu fungsinya itu makanya dia ada syarat haul masa setahun misalnya Ramadan ke Ramadan dan ada nisab kadar minimal 85 gram emas dalam setahun itu ada uang misalnya Ramadan ke Ramadan di akhir Ramadan itu sudah ada ya nilainya 80 GR emas 85 gram emas dikeluarkan 2,5% tapi yang sedekah beda sedekah Fungsinya untuk apa Hah Untuk apa ini berarti malas bersedekah buktinya enggak tahu memperbanyak harta jadi beda fungsi ya kalau sedekah memperbanyak harta kalau yang mau melimpah hartanya sering sedekah makanya sedekah tidak ada haul tidak ada nisab enggak ada masa setahun enggak ada kadar minimal enggak ada persentase 2,5% mau 100% pun silakan dia fungsinya untuk memperbanyak harta Oleh karena itu teman-teman kalau orang lakukan seperti ini diubah ya ada orang zakat malnya besar misalnya karena uangnya banyak Masyaallah 2,5% hartanya R juta misalnya ya 100 juta Ini kebanyakan dia enggak keluarkan disimpan dicicil dalam 1 tahun itu salah enggak salah tapi dia akhirnya enggak sedekah dia hanya keluarin zakat saja padahal zakat hanya mensucikan harta enggak memperbanyak itu yang memperbanyak adalah sedekah itu sendiri Makanya ini dikeluarkan ini juga dikeluarkan harus dibedain itu ya bisa ditangkap ini Ya baik kemudian yang ketiga atau yang keempat Maaf boleh menyebutkan kebaikan jika bukan untuk bangga dan mengharapkan balas budi jadi misalnya boleh orang tua bilang sama anaknya kan ibu sama ayah sudah biaya hidupm nak ya boleh saja misalnya anaknya sedikit durhaka atau suami bilang sama istrinya sudah dikasih uang bulanan istrin masih butuh kan saya sudah kasih kemarin misalnya itu boleh tapi dengan syarat bukan untuk berbangga-bangga dan itu memang ada sesuatu yang kita ingin Ingatkan ya karena kalau kita menyebut-nyebut kebaikan tanpa ada uzur maka ini diistilahkan dalam agama kita dengan Manan Manan Manan ini dosa besar enggak boleh ya kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ada tiga golongan yang tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiamat Allah tidak akan Maafkan mereka tidak akan bantu di timbangan amal Allah juga siapkan azab yang pedih ya yang pertama musbil orang laki-laki yang menutup mata kakinya dengan pakaiannya ya ini ada bahasan sendiri tentunya Kemudian yang kedua Manan orang yang suka sebut-sebut kebaikan kemudian yang ketiga orang yang bersumpah dusta untuk melariskan dagangannya tapi di sini berarti Manan tidak boleh ya tidak boleh nbut-jebut kebaikan tapi ada Keadaan tertentu dibolehkan kalau betul-betul ada tujuan ya misal ada orang pemilik perusahaan mengatakan pada pegawainya ee saya sudah coba ya memberikan fasilitas yang baik buat kalian ada ini ada ini ada ini maka Tolong bantu saya tingkatkan omset misalnya dia Sebutkan kebaikannya untuk mendapatkan Respon yang baik gitu kan maka itu semua tidak masalah ya yang terakhir yang kelima Allah hanya menyayangi para hambnya yang penyayang ya Jadi kalau eh dalam hadis lain dijelaskan eh arahimuna yarhamum Rahman orang-orang yang suka berkasih sayang akan J kasih sayangi juga oleh Allah subhanahu wa taala ya oleh Allah subhanahu wa taala jadi kita harus berkasih sayang teman-teman walaupun terhadap diri kita keluarga kita lingkungan bahkan pada hewan-hewan tumbuh-tumbuhan semua itu kita dianjurkan untuk berkasih sayang dalam hadis lain dikatakan irhamu Man fil ardhi yarhamkum Man Fis sama berkasih sayang atau kasihanilah yang di yang di bumi maka yang di langit akan mengasihi kalian diambil dari daripada sikap ibu tadi yang berkasih sayang dengan anak-anaknya wallahuam sudah 11.30 mungkin begitu saja sampai ketemu Insyaallah kamiis akan datang subhanakallah wabihamdika asadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaiik wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam