Kind: captions Language: id kita mengucapkan Alhamdulillah dengan penuh keyakinan sebagai orang beriman akan janji Allah Allah tidak pernah memungkiri janjinya dan dia telah menjanjikan kepada kita dengan sebenar-benar janjinya Kalau kalimat Alhamdulillah pasti akan menambah segala kebutuhan kita juga kita panjatkan selawat dan Taslim salam hormat kita kepada utusan Allah dengan tujuan mengejar apa yang dijikan juga oleh Allah subhanahu wa taala dari 10 kali tambahan Rahmat sehingga kita bisa mendapatkan rahmat tersebut dengan harapan tentu dengan rahmat ini kita akan masuk ke dalam surga Allah subhanahu wa taala Maka sangat wajar kalau kita selalu membacakan juga selawat dan Taslim kepada nabi besar Muhammad sallallahu alai alihi wasahbihi wasallam kita sudah membahas teman-teman sekalian pada pertemuan sebelumnya apa yang diwajibkan dalam salat apa yang disunahkan apa yang makruh dan apa yang membatalkan salat ya dan semua sudah kita bahas panjang lebar dengan poin-poinnya dan Insyaallah kita akan masuk pada malam ini materi kelima tentang sujud sahwi dan sahwi artinya kelalaian Bila seseorang lalai dalam salatnya Mungkin dia lupa Berapa rakaat dia sudah salat atau ada salah satu dari kewajiban salat yang dia lalaikan maka ini dianjurkan untuk menutup dengan sujud sahwi dan dilakukan dengan dua cara kalau seandainya seseorang lagi salat dan dia ingat kesalahannya itu dalam salat sebelum dia salam dia sudah ingat Oh tadi saya lalai tiga atau empat rakaat nih maka dia pun akhirnya memilih tiga rakaat ya setelah itu dia Sujud sahwi sebelum salam tapi kalau seseorang sudah terlanjur bubar salatnya sudah selesai kemudian ada yang mengingatkan dia tadi sepertinya Anda baru salat dua dua rakaat atau tiga rakaat tadi magrib baru dua rakaat sudah salam Oh begitu baik terima kasih kita berdiri tapi kita sudah sempat berzikir aktivitas mungkin berdiri ngobrol sama orang baru teringat atau kita diingatkan maka kita langsung berdiri menambah rakaat yang kurang setelah itu sampai salam ya Setelah salam baru sujud syahwi Jadi kalau teringat kesalahan dalam salat sujud sahwinya dalam salat sementara salat sebelum salam tapi kalau kita ingat setelah bubar salat maka salam dulu baru Sujud sahwi kata Syekh Abu Bakar rahimahullah bagi seorang muslim yang lupa dalam salatnya sehingga ia menambah jumlah rakaat atau sujud baik menambah jumlah rakaat dari tiga menjadi empat ya ataupun dia menambah sujud lebih dari dua kali dia sujud atau yang lainnya maka ia wajib melakukan sujud Sahwi Perhatikan kalimat wajib berarti bukan pilihan sebagai penambal kekurangan dalam salat nya yang dilakukannya sebanyak dua kali sujud itu setelah salatnya sempurna kemudian setelah itu ia salam begitu juga bagi seseorang yang meninggalkan suatu sunah muakadah sunah yang sangat ditekankan dalam salat itu bisa kembali ke materi kita sebelumnya maka ia wajib melakukan sujud Sahwi sebelum salam juga bagi seseorang yang meninggalkan tasyahud pada pertengahan salat Tasyahud awal musyarakat kedua di tasyahud langsung di dia berdiri dia tidak sempat tasyahud dan dia tidak ingat sama sekali atau ingatnya setelah ia berdiri maka ia tidak perlu melakukan tasyahud tetapi sebagai penggantinya ia wajib melakukan sujud sebelum mengucapkan salam juga bagi seseorang yang mengucapkan salam padahal Salatnya belum selesai misalnya salat magrib baru dua rakaat Dia kira sudah tiga rakaat langsung dia salam lalu makmumnya Ingatkan atau ada yang Ingatkan Dia Atau Dia teringat juga bagi seseorang yang mengucapkan salam padahal Salatnya belum selesai maka ia wajib melanjutkan dan menyempurnakan salatnya dan setelah itu melakukan sujud Setelah salam ya Jadi kalau orang ingat tadi saya bilang setelah selesai salat dia sudah tutup salatnya dia sudah salam maka baru dia ingat di sini dia sujud syahwinya Setelah salam tapi kalau dia ingat dalam salatnya maka sujud syahwinya sebelum salam dasar hukum tentang sujud sahwi adalah Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam serta perbuatan beliau di mana beliau Sallallahu Alaihi Wasallam pernah melakukan salam padahal salat baru dua rakaat Kemudian beliau diberitahu tentang hal tersebut maka beliau pun segera melanjutkan dan menyempurnakan salatnya lalu Beliau melakukan sujud Setelah salam ini disebutkan dalam riwayat Tirmidzi saya sudah Sebutkan ini ya waktu e pertemuan kita sebelumnya Kalau nabi alaih wasallam pernah mengimami salat asar kemudian baru dua rakaat beliau sudah salam tapi enggak ada sahabat yang ngomong sama sekali DII mereka diam adabnya mereka tidak berani mengingatkan nabi dan tradisi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Setelah salam pasti pergi ke pintu masjid Nunggu siapa sahabat yang butuh konsultasi berbicara segala macam ada satu sahabat dari badwi berdiri langsung mengatakan Ya Rasulullah Apakah salat sekarang diqar menjadi dua rakaat asarnya kembali kepada hukum asal salat karena hukum pertama waktu Isra mraj salat semuanya dua-dua rakaat subuh dua zuhur dua asar dua magrib dua Isya dua nanti setelah hijrah ke Madinah baru Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam diberi kan tambahan-tambahan tersebut makanya setiap transisi dari rakaat kedua ke rakaat ketiga kita biasanya takbir lagi karena itu tambahan sahabat ini mengatakan Ya Rasulullah Apakah salat diqasar kembali Atau Anda lupa kata nabi Sallahu Alaihi Wasallam tidak ada perintah qasar salat dan saya juga tidak lupa beliau sangat yakin kalau sudah empat rakaat lalu dalam riwayat yang lain Nabi Sallallahu alaii wasallam pegang tangan sahabat ini lalu masuk ke masjid kebetulan Belum bubar jemaahnya ditanya Apakah betul orang ini bilang tadi saya Sema salat du rakat kata mereka benar ya Rasulullah langsung Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam masuk ke tempat Mihrab Imam takbir semua jemaah juga takbir tambah dua rakaat tersisa tapi karena sudah terlanjur ngobrol berdiri maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam salam dulu baru Sujud sahwi ya karena sudah terlanjur diingat setelah salat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah berdiri pada rakaat kedua tanpa tasyahud juga pernah terjadi kasus yang lain lebih dulu jadi di rakat kedua beliau lupa tasyahudnya langsung berdiri sa akan-akan rakaat ketiga lalu Beliau melakukan sujud Sahwi sebelum salam Kenapa Karena ingatnya pada saat dalam salat ser beliau bersabda ahukumaman aranj [Musik] jika salah seorang diantara kalian ragu dalam salatnya dan ia tidak mengetahui Apakah salatnya itu rakaat atau rakaat maka hendaklah ia membuang keragu-raguannya dan berpegang teguh pada jumlah rakaat yang diyakininya kemudian Ia melakukan sujud dua kali sebelum salam jika ia telah melakukan rakaat salat sebanyak lima rakaat misalnya dia ragu tiga atau empat lalu dia pilih tiga memang sunahnya kita memilih yang lebih sedikit pilih tiga kalau seandainya dia pilih tiga ternyata sudah empat dan salatnya menjadi lima rakaat sujud tersebut menggenapkan rakaat salatnya dan jika ia telah melakukan rakaat salat untuk menyempurnakan rakaat keempat sebanyak empat rakaat maka kedua sujud tersebut adalah membuat setan marah jadi kalau seandainya orang ragu tiga atau empat nih sunahnya memilih tiga kan berarti dia Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan kalau dia pilih tiga ternyata itu sudah empat berarti kan Nanti dia jadi lima rakaat Karena kan dia mundur satu rakaat kan tiga semusnya sudah empat sekarang ditambah lagi sama dia dua rakaat ya rakaat ketiga sama rakat keempat maka berarti salatnya jadi lima rakaat kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menandakan berarti salatnya sudah diterima karena minimal rakaat empat kalau kita ragu tiga atau empat dan kita pilih empat ternyata dia tiga maka kita kurang gitu kan seperti itulah makanya disuruh pilih yang lebih sedikit kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan kalau seandainya dia yakin itu at rakaat dan sudah betul EMP rakaat maka Sujud sahwi yang membuat dia ragu tadi membuat setan marah ya makna lain sebenarnya Tariman lyaitan itu penghinaan buat setan karena setan telah buat dia lalai maka Allah subhanahu wa taala membuat sujud itu menutupi kelalaian salatnya jadi ada pahala yang kurang Allah berikan dengan sujud Sahwi Adapun bagi seorang makmum yang lupa di belakang Imam maka ia tidak wajib melakukan sujud Sahwi menurut mayoritas ulama kalau makmum lalai imamnya tetap ingat misalnya Isya 4 rakaat makmum karena merasa ada Imam merasa santai ya sudah Imam salam saya salam Imam tiga rakat ketiga saya rakat ketiga dia sudah tidak tidak tahu rakaat ke berapa ikut saja Imam ini tidak wajib Sujud sahwi Tapi tentu dia kehilangan pahala yang banyak ya kecuali kalau imamnya yang lupa maka ia wajib melakukan sujud bersamanya kalaupun misalnya kita salat magrib bersama Imam sudah tiga rakaat nih pas rakaat ketiga imamnya berdiri lagi kita wajib ikut walaupun kita sudah tahu kita mengatakan Subhanallah dia tidak mau dengar ya sudah ikut saja jangan salam duluan Kalau salam duluan berarti kita membatalkan salat berjamaah kita ya tidak boleh salam sebelum imam kemudian kalau Imam tiba-tiba dia Sujud sahwi dia bimbang tadi sudah benar engak ya Kita juga harus ikut sujud syahwi walaupun kita Yakin jumlah rakaatnya ya di sini dikatakan Adapun bagi makmum yang lupa di belakang Imam maka ia tidak wajib melakukan sujud Sahwi menurut mayoritas ulama kecuali imamnya yang lupa maka ia wajib melakukan sujud bersama imamnya karena ia wajib mengikuti imam dan karena adanya hubungan di antara salatnya dengan salat imamnya para sahabat juga pernah Sujud sahwi bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di mana saat beliau Lupa maka beliau akan melakukan sujud atau setiap kali nabi lupa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melakukan sujud ada putnut nomor 770 di situ hadis ini diriwayatkan oleh Tirmidzi nomor 365 berkenaan dengan salat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di mana pada saat rakaat kedua beliau langsung berdiri tanpa duduk lebih dulu untuk tasyahud Seraya berkata setelah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menyelesaikan salatnya maka beliau melakukan sujud dua kali Kemudian beliau salam dan para sahabat pun melakukan sujud bersama beliau karena beliau lupa melakukan duduk meskipun riwayat ini memiliki cacat akan tapi mayoritas ulama mengamalkannya karena berdasarkan Sabda Rasulullah Sallahu alaii wasallam dalam hadis Bukhari nomor 722 latalifu Alaihi jangan kalian melakukan tindan tindakan yang bertentangan dengan perbuatan Imam ya Jadi kalau imam yang lah ya sudah kita ikut saja kemudian kita masuk teman-teman sekalian ke materi keenam tentang tata cara salat Saya yakin ini teman-teman sudah tahu semuanya tapi ini bagian daripada substansial bahasan kita hanya saja kadang-kadang Subhanallah Saya melihat masih ada saja ikhwah yang keliru allahuam di bagian akhwat ya musalahnya tapi di antara ikhwah kadang-kadang sayaat penampilannya sudah orang-orang ikut yang ikut pengajian tapi pengaturan safnya masih belum rapi ya badannya masih belum tegak tangannya masih belum bersedekah yang benar gitu kan rukuknya masih membungkuk ya tidak mengikuti sunah Nabi wasallam ini semua sujud juga kadang-kadang ya tidak memberikan haknya duduk di antara dua sujud tasyahudnya Sal ini masih banyak dilalaikan padahal sebenarnya ini hal yang mendasar sekali Syekh Abu Bakar rahimahullah berkata materi keenam tata cara pelaksanaan salat tata cara pelaksanaan salat adalah sebagai berikut Jika waktu salat tiba dimulai dengan hendaklah seorang muslim berdir dalam keadaan suci dirinya Suci maksudnya berwudu badannya juga suci dari najis bajunya Suci juga tempatnya Suci menutup auratnya makna menutup aurat sudah pernah kita Jelaskan tidak boleh memperlihatkan anggota tubuh yang dilarang untuk Perlihatkan dan tidak boleh menggunakan pakaian ketat ya karena pakaian ketat kalau dipakai sama saja Dia sedang membuka auratnya Ya diambil daripada sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam golongan ya dari umatku yang belum Aku lihat mereka adalah orang-orang yang ahli neraka dan tidak akan cium bau surga yang pertama adalah golongan orang-orang yang membawa cambuk-cambuk yang mencambuki orang-orang secara zalim ini biasa pengawal-pengawal kepala suku raja segala macam mereka mau berikan Jalan rajanya maka mereka pukulin orang ini enggak boleh dan yang kedua adalah wanita yang berpakaian tapi telanjang ya rambut mereka atau kepala mereka seperti punuk punuk unta ya cenderung ke kanan dan ke kiri ya jadi kepala mereka seperti punuk unta kalau punuk unta Saya pernah Jelaskan ya Ada kumbalan lemak di punggungnya unta Biasanya kalau dia berlari goyang-goyang ya Nah biasanya ada orang yang seperti itu keadaannya wanita mereka tidak akan mencium bau surga dan tidak akan masuk surga ya di sini sabda Nabi was mengatakan mereka berpakaian tapi tel Ang ini maknanya ketat membentuk paha membentuk betis membentuk ee perut membentuk dada dan seterusnya Ini akhirnya membuat bentuk lengkukan tubuhnya ada ini makna juga menutup aurat di sini harus ditutup tidak boleh seperti itu harus longgarlah ya dan menghadap kiblat menghadap kiblat ini kalau di depan Ka'bah wajib pas ya kalau kita di lingkaran Ka'bah itu wajib pas makanya sejadah Ka'bah diatur sedemikian lupa melingkar tapi kalau kita di di luar Ka'bah atau di luar Masjidil Haram arah kita ke Masjidil Haram makanya Allah subhanahu wa taala mengatakan dalam al-qur'an itu fawalli wajhaka satral Masjidil Haram Arahkan wajahmu Hai Muhammad dan suruh umatmu ke arah masjidil haram karena kita kalau di luar tidak bisa mungkin pas di Ka'bah 100% ya Sehingga Masjidil Haram yang menjadi patokan lalu iqamahlah ya jika iqamah telah selesai Hendaklah ia mengangkat kedua tangannya nya Hingga sejajar dengan kedua bahunya sambil berniat melakukan salat sambil mengucapkan Allahu akbar sudah masyhur tangan semua jari-jar rapat sejajar dengan bahu kemudian meletakkan kedua tangannya pada dadahnya dadah di sini Sebagian ulama mengatakan diulu hati awal Dada ya kemudian meletakkan kedua tangannya pada dadanya dengan meletakkan tangan kanan di atas tangan kirinya kemudian membaca doa iftitah dan ini sudah kita Jelaskan sunah muakkadah ya kemudian membaca Bismillahirrahmanirrahim dengan suara pelan kudan membaca al-fatihah alhamdulillah rabbil alamin dengan suara keras ya sampai waladdallin Hendaklah ia mengucapkan Amin baik sendirian ataupun berjamaaah ini juga ada hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Siapa yang aminnya bersama dengan Amin aminnya malaikat karena pas Imam mengatakan waladhallin ataupun kita sendiri mengatakan waladhallin itu kan doa ihdinasiratal mustaqim sampai waladholin itu malaikat mengatakan Amin yang di sekitar kita siapa yang aminnya tepat dengan aminnya malaikat maka diampuni dosanya yang telah Lalu bagaimana itu allahuam kuasa Allah kita ikhtiar saja kemudian membaca surah atau beberapa ayat al-qur'an yang dianggap mudah baginya Dan ini boleh menyambung dari ayat ke ayat lain atau surah ke surah lain ya di mulai misalnya kita membaca beberapa ayat di akhir Albaqarah lalu kita sambung dengan awal Al Imran misalnya ya atau kalau selesai satu surah kita sambung surah yang lain nabi sallallahui wasallam pernah salat malam membaca Albaqarah kemudian melanjut dengan Al Imran dilanjut terus sampai Annisa kemudian mengangkat kedua tangan sejajar lagi dengan bahu serta melakukan rukuk sambil mengucapkan Allahu akbar kemudian meletakkan Kedua telapak tangan pada kedua lutut dengan menggenggamnya Seraya meratakan tulang punggungnya dengan tidak mend mengakkan kepalanya ke atas dan tidak juga menundukkan sekali Saya pernah Jelaskan para pertemuan yang sebelumnya punggung Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam rata sampai kalau ditaruh wadah air di atasnya tidak tumpah saya sudah ajarkan kemarin ya pakai cermin coba belajar di luar salat untuk praktik masalah itu dikatakan tetapi Jadi tidak boleh mendongak ke atas kepalanya tidak boleh juga terlalu turun tetapi meratakannya sejajar dengan tulang punggungnya dan pada saat rukuk hendaklah yanga membaca Subhana rabbiyalim Maha Suci rabku Yang Maha Agung sebanyak tiga kali atau lebih kemudian bangkit ini sudah saya jelaskan ya bisa sampai 10 atau 11 kali kemudian bangkit dari rukuk sambil mengangkat kedua tangannya lagi sejajar dengan bahu sambil mengatakan Sami Allahu liman hamidah Allah mendengar Bagi siapapun yang memujinya kemudian i'tidal artinya berdiri dengan tegak sampai terasa tulang berakang ketarik dada kita terbusung ke depan dan membacabana diban mub wahai Rabb kami bagimu segala puji aku memujimu dengan pujian yang banyak yang baik dan penuh dengan berkah sebenarnya kita mengatakan Rabbana wakal hamd cukup tapi di sini Syekh Abu Bakar rahimahullah menggabungkan dua riwayat di antaranya riwayat Tirmidzi para Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bilang samiallahu liman hamidah tiba-tiba ada makmum yang mengatakan Hamdan katstiran thayiban mubarakan Fi puji-pujian yang banyak sekali yang baik dan sempurna serta penuh dengan berkah untuk Allah maka nabi sah wasam tanya Siapa tadi yang baca itu sat angkat tangan saya Rasulullah kata nabi salluai wasallam tadi waktu kau baca saya diperlihatkan oleh Allah malaikat berebut mencatatnya karena Mulianya kalimat tersebut maka di sini digabungkan kemudian sujud sambil mengucapkan Allahu Akbar ketika sujud Hendaklah ia bersujud dengan anggota atau tujuh anggota tubuhnya yaitu muka masuk dalamnya hidung dan dahi kemudian dua telapak tangan 1 2 3 kedua lutut berarti 4 l dan Kedua telapak kaki 6 dan tu dengan menempelkan dahinya serta hidungnya di atas tanah tempat sujud sambil membaca Subhana rabbiyal ala Maha Suci Rabb yang Maha Tinggi karang- kadang-adang ada orang ininya saja yang sujud ya hidungnya enggak kena ke tanah maka dia harus meletakkan semuanya ini dibaca sebanyak tiga kali atau lebih Jika dia berdoa mohon kebaikan saat sujud maka itu dipandang lebih baik setelah itu Bangkit Dari Sujud sambil membaca Allahu akbar lalu duduk iftirasy sudah kita jelaskan iftirasy artinya menduduki telapak kaki kiri ya dan menjadikan telapak kaki kanan berdiri ya kita dudukin telapak kiri dengan meletakkan bokongnya di atas telapak kaki kiri serta menegakkan kaki kanannya sambil membaca rbigfirli warhamni Wahdini warzuqni tentu ini lafaznya banyak liat ini mungkin lebih dari enam atau tujuh lafaz berbeda-beda tapi ini di antaranya wahai rabbku ampunilah dosaku sayangilah aku Berilah aku petunjuk dan berilah aku rezeki kemudian sujud sebagaimana yang dilakukan sebelumnya kemudian berdiri untuk melakukan rakaat kedua dan melakukan hal-hal seperti yang dilakukannya pada rakaat pertama kemudian tasyahud Jika jumlah rakaat salatnya dua rakaat seperti salat subuh maka ia membaca tasyahud serta selawat atas Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian salam sambil mengucap assalamualaikum warahmatullah ini boleh bisa juga Asalamualaikum saja bisa juga asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan menoh ke sebelah kanan dan salam kembali sambil menoleh ke sebelah kiri kita sudah tahu itu Asalamualaikum warahmatullah nabi sahuaii wasallam kalau salam sampai pipi putih pipi beliau kelihat oleh makmum tidak usah badannya ikut ya kepalanya saja ada orang ikut badannya itu menoleh orang ya kemudian sujud tadi sudah disebutkan sedangkan Jika jumlah rakaat salatnya tersebut bukan salat yang jumlahnya dua rakaat hendaklah setelah membaca tasyahud Ashadu Alla ilahaillallah wa Asyhadu anna muhammadar rasulullah ia berdiri Kembali jadi tidak baca selawat di Tasyahud awal ini saya sudah jelaskan pertemuan sebelumnya ada dua khilaf pendapat ulama ada yang mengatakan Tasyahud awal boleh baca sampai selesai selawat innaka Hamidun Majid bedanya Tasyahud awal dengan akhir Tasyahud akhir diikuti dengan 23 tiga macam doa di antaranya Allah inuika minabi jahanam dan seterusnya Ya ada juga pendapat yang dipegang oleh Syekh Abu Bakar rahimahullah tidak Tasyahud awal cuma sampai syahadat saja Ashadu Alla ilahaillallah wa anna muhammadar rasulullah selawat sampai akhir ini tidak dibaca di Tasyahud awal nanti di Tasyahud akhir kata beliau sedangkan Jika jumlah rakaat salatnya tersebut bukan salat yang jumlahnya dua rakaat hendaklah setelah membaca tasyahud ia berdiri kembali sambil mengucapkan takbir dan mengangkat kedua a tangannya sejajar dengan kedua bahunya rakaat kedua ke rakaat ketiga lalu menyempurnakan salatnya dengan mengerjakan hal-hal seperti yang dilakukan pada rakaat sebelumnya hanya saja dalam hal bacaan cukup hanya membaca al-fatihah saja setelah Mas rakat ketiga rakaat keempat hanya baca al-fatihah sunah Nabi Sallallahu alaihi wasallam begitu surah hanya di rakaat pertama sama kedua setelah selesai hendaklah I duduk tawarruk tawarruk berarti bokongnya duduk di tanah dengan meletakkan bokongnya di atas sana atau tempat duduk dengan meletakkan juga kaki kanannya disertai dengan menempelkan bagian dalam dari jari-jari kaki kanannya ke tanah ya atau ininya jari-jarinya dilipat sehingga semuanya dianggap sujud kepada Allah subhanahu wa taala ser membaca tasyahud dan selawat atas Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam lalu memohon perlindungan kepada Allah subhanahu wa taala dari azab neraka jahanam azab neraka azab kubur fitnah hidup dan fitnah mati dan fitnah Dajal kemudian mengucapkan salam dengan suara yang keras Seraya membaca Asalamualaikum warahmatullah sambil menorek ke sebelah kanan dan mengucapkan salam untuk yang kedua kalinya sambil menorek ke sebelah kiri Meskipun tidak ada siapa-siapa tentu ini sudah Makruf ya tentang masalah tata cara salat dan sudah banyak buku diterjemahkan berhubungan dengan masalah ini Tapi saya berharap teman-teman tidak menganggap remihnya sekarang kita masuk ke materi K7 masalah hukum salat berjamaah masalah Imamah syarat menjadi imam ya ya kemudian juga masbuk hukum makmum yang telat dalam salat Apa yang harus dilakukan dimulai dulu dengan poin a masalah salat berjamaah hukum salat berjamaah salat berjamaah merupakan perbuatan sunah yang sangat dianjurkan sekali bagi setiap mukmin yang tidak memiliki uzur untuk tidak menghadirinya sebelum saya lanjutkan dalilnya ada dua pendapat di sini kalau Imam Ahmad dan Imam Malik rahimahumullah termasuk Imam Abu Hanifah mewajibkan salat berjamaah mewajib kan di masjid wajib bagi laki-laki kecuali ada uzur hujan deras sekali banjir sakit lupa ketiduran ya musafir ini semua baru boleh tapi kalau Imam Syafi'i rahimahullah mengatakan salat berjamaah di Masjid sunah muakkadah bahkan fardu kifayah artinya kalau sudah ada yang salat sudah enggak ada masalah yang lain gugur yang penting jangan tidak ada yang salat sama sekali di masjid gitu kan Ini khilaf di antara ulama dan Imam ee Syekh Abu Bakar rahimahullah cenderung dalam hal ini dengan pendapat imam Syafi'i makanya beliau mengatakan salat berjamaah di Masjid adalah sunah yang sangat ditekankan berdasarkan hadis Nabi Sallallahu Alaihi wasallamq Fatul jamaatiahw alai faikumamaahama tidaklah ada tiga orang di suatu desa atau suatu kampung di mana mereka tidak mendirikan salat berjemah di dalamnya melainkan setan akan menguasai mereka karena itu hendaklah kamu mendirikan salat berjamaah karena serigala hanya akan memangsa seekor kambing yang menyendiri atau terpisah dari kelompoknya hadis ini riwayat Ahmad nomor 21.203 dan hadis ini juga menjelaskan teman-teman kepada kita kita dianjurkan selalu kalau ke mana-mana usahakan berdua atau lebih kecuali darurat sekali terutama masalah Safar kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau kalian yang sedang Safar tahu ya bahayanya atau godaan setan pada saat sedang sendirian untuk berbuat maksiat Maksudnya ya maka tidak akan ada lagi yang Safar sendirian ya bukan berarti ditakut-takuti ya setannya datang cekik keluar tangan dari kamar mandi enggak ada bukan itu yang dimaksud tapi setannya bisa menguasai dia untuk buat maksiat Antum dalam hotel sendirian ada di Eropa tinggal telepon Panggil pelacur naudubillah kan bisa terjadi Antum sendirian ada godaan ini ada diskotik mau masuk mau lihat setan godanya gitu Kalau orang Saleh digoda supaya kamu tahu ya tidak buat dosa nanti di dalam baru digodok sama setan ya Jadi enggak boleh di sini Nabi Sallallahu alaii wasallam memastikan kita kalau sendiri jalan walaupun kita pakai kopia pakai baju koko pakai gamis ada sedikit risi ya kadang- risi kalau sendirian jalan di mana Tapi kalau sudah dua orang yang pakai kopi dan gamis kalau sudah orang kalau sudah 10 orang beda kalau ada komunitas setan lebih sulit menggodanya makanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Sungguhnya Serigala Mas setan di sini ya hanya akan memangsa domba yang menyendiri Juga sabda Nabi su wasallami laq hamamtu aninuhtiaumuk demi zat yang jiwaku Ber di tangannya suguh aku ingin sekali menyuruh supaya kayu bakar dikumpulkan lalu dinyalakan kemudian aku menyuruh seseorang mengomandankan azan salat serta menyuruh seseorang supaya mengimami salat orang-orang kemudian aku pergi mendatangi rumah orang-orang yang tidak ikut salat berjamaah lalu membakar rumah mereka hadis ini riwayat Bukhari nomor 644 dan 600 dan imam muslim 651 hadis ini yang dipegangi oleh Imam Ahmad rahimahullah tentang wajibnya salat berjamaah di Masjid karena tidak mungkin nabi sallallahui wasallam mengancam akan membakar rumah orang-orang yang tidak salat berjamaah kecuali memang ini kewajiban ya kewajiban Juga sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tujukan kepada seseorang laki-laki buta yaitu Ibnu Ummul maktum muadzinnya nabi yang berkata kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ya Rasulullah aku tidak mempunyai seorang penuntun yang akan menuntunku ke masjid Bahkan dalam riwayat Bukhari Muslim kata nabi kata orang itu ya Rasulullah tidak ada penuntun saya ke masjid saya buta di antara rumah Rumah saya jauh di antara rumah saya sama masjid banyak binatang buas karena masih padang pasir bisa menerkam saya apakah boleh saya salat sendiri di rumah awalnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan iya silakan di sini dikatakan Ya Rasulullah aku tidak mempunyai seorang penuntun yang akan menuntun ke masjid kemudian Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam memberinya ruksah keringanan silakan salat di rumahmu ya padanya dikasih keringanan untuk tidak ikut menunikan salat jemaah tapi ketika orang itu mau keluar dari masjid turun Wahyu Nabi Sallallahu alaii wasallam panggil kembali lalu mengatakan hal tasmaun Nida hal Tasma Nida B faqala Naam Q faajib Apa kau dengar azan dari rumahmu buta Jauh enggak ada pemandu banyak binatang buas ya bukan hanya tikus kayak Antum tikus banyak lari-lari jalanan ini binatang buas serigala harimau nerkam ya Antum tikus saya sudah takut maka dikatakan di sini Iya ya Rasulullah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam penuhi panggilan itu pergi masjid Apapun alasan yang tidak ada tidak diterima hadis riwayat Muslim nomor 653 Abdullah Bin Masud juga radallahuh menuturkan wqun Wu m mafqiq sungguh aku telah melihat orang-orang di antara kami pada saat zaman Nabi Sallahu wasallam Dan tidaklah ada yang mengabaikan salat berjamaah di Masjid melainkan pasti munafik itu di zaman nabi yang kemunafikannya telah diketahui dengan jelas artinya seluruh orang beriman tahu kalau ini munafik baru dia enggak ada di masjid kalau orang beriman pasti hadir ke masjid sampai kata di sini terkadang seorang laki-laki datang dengan dipapah dua orang dia sakit tetap ditopang dua orang ya untuk menghadiri salat berjamaah hingga ia berdiri di suatu barisan Atau Dia memegang pundak temannya sambil salat ya makanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam peduli sekali dengan ini teman-teman begitu selesai salam dicari dilihat sahabat-sahabatnya mana Si Fulan kenapa enggak hadir salat berjamaah siapa tetang ya saya Rasulullah cari tahu segera kalau sakit dijenguk gitu kan Kalau ada apa-apa langsung dicari tahu gak boleh diawasi oleh Nabi Sahi wasallam dan nabi sahuaii wasallam diberikan keutamaan oleh Allah subhanahu wa taala beliau kalau jadi imam bisa lihat makmumnya walaupun lagi menghadap ke depan tapi ini khususiatun nabi hanya nabi jangan ngaku-ngaku Nabi sallu Al wasallam mengatakan luruskan saf kalian karena aku bisa melihat kalian sementara aku jadi Imam Allah memperlihatkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam makmumnya di belakang jadi tahu kalau ada yang miring ada yang ngantuk ada yang ini nabi tahu ya yang kedua itu hukum salat berjamaah saya sudah jelaskan tadi khilaf ulama tapi pendapat jumhur ulama wajib kecuali orang punya uzur Syari ya jadi usahakan dan kita sudah tahu hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang mulia dihasankan oleh para ulama Siapa yang tidak ketinggalan Takbiratul Ihram Imam 40 40 hari dia akan dijamin selamat dari sifat kemunafikan Insyaallah tidak akan pernah dusta seumur hidupnya nya tidak akan khianat amanah tidak akan ingkari janji selama dia 40 hari subuh zuhur asar magrib Isya jadi ini sebulan setengah Antum harus Atur jadwal sebulan setengah tidak ke mana-mana Safar cari Kalau yang kos-kosan di sebelah masjid azan langsung salat tinggal nyebrang ke sebelah minimal sekali seumur hidup ini siap siap baik alhamdulillah Yang kedua keutamaan salat berjamaah apa yang saya dapatkan sih kalau saya salat berjamaah Adapun keutamaan salat berjama itu banyak sekali dan pahalanya sangat besar hal itu sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam salatul jamaati Dar salat berjamaah itu lebih utama daripada salat sendirian dengan perbedaan 27 derajat hadis ini diriwayatkan oleh Bukhari nomor 645 dan imam muslim 650 juga Rasulullah su wasallam bersabda Ya jadi 27 derajat ini berarti derajat di ya surga seseorang dilakukan secara berjah keutamaannya melebihi salat yang dilakukan di rumahnya atau di pasarnya dengan perbedaan 27 derajat hal itu dikenakan sebnya dij besahalaah seor Diara m ber kemudian ia menyempurnakan wudunya kemudian ia pergi ke masjid dan di sini juga perlu digaris bawahi berarti afdaliah salat berjamaah pun lebih besar pahalanya kalau wudu di rumah baru ke masjid ya walaupun di masjid ada tempat wudu tapi itu darurat kalau kita batal wudu tiba-tiba kebelet baru kita kalau gak wudu di rumah semuanya dan saya sudah pernah ajarkan teman-teman kalau mau tidak batal wudu usahakan tidak biasa bercanda dengan buang angin ini jadikan bahan bercanda pernah saya bilang gitu pegang kuping temannya bunyi bercanda gak boleh bercanda masal nanti l control nanti ada orang begitu saya pernah bertamu di rumah orang Subhanallah Lagi duduk ngobrol keluarkan angin saya sampai kaget tapi orang sudah gak bisa ngawasin dirinya dan itu akhirnya berhubungan sekali engak bisa jaga wudu ya kalau kita terbiasa teman-teman sekalian kita hanya di waktunya di tempatnya maka Insyaallah wudunya terjaga ya ada orang Subhanallah dari salat subuh dia tunggu sampai syurug duha dia pergi kantor zuhur asar sampai magrib Isya enggak batal wudunya Aduh Subhanallah dijaga wudunya ada orang begitu Tinggal masuk salat saja kalaupun batal dia langsung wudu lagi diperbaharui itu karena dikatakan sini salah satu penyebab meninggikan 27 derajat tadi karena seseorang berwudu di rumahnya kemudian dia menyempurnakan kemudian pergi ke masjid makna pergi ke masjid berarti dia wudu dulu di rumahnya dengan maksud semata-mata untuk melaksanakan salat maka tidaklah ia melangkahkan kakinya selangkah melainkan Allah akan mengangkatnya satu derajat serta menghapuskan darinya satu dosa hingga ia memasuki masjid setelah ia masuk masjid pun maka ia senantiasa berada dalam salatnya selama salat itu yang menahannya atau tidak keluar dari masjid Jadi kalau antum tadi di sini ada yang dari magrib kemudian niat tunggu sampai isya Pengajian misalnya maka jeda antara magrib Isya walaupun Antum lagi ngobrol di sana lagi buka puasa Di sana lagi ya mungkin ada hajat apa tetap Antum dihitung salat karena niatnya ingin menunggu Isya seseorang tetap dihitung berada dalam salat Ya selama yang menahannya adalah salat tidak keluar dari masjid dan para malaikat plus lagi akan memohon ampun bagi salah seorang di antara kamu selama ia berada di tempat duduknya di mana ia mengerjakan salat padanya ya Jadi kalau bisa lebih baik tidak pindah maka lebih baik lagi Seraya mereka berdoa ya Allah berilah ampunan baginya Ya Allah sayangilah dia selama ia tidak berhadas Hadat ini keluar angin tadi batal wudu ya Malu di masjid itu ya di sana keluarin angin sini keluarin angin jadi bau semua masjid baik poin t jumlah minimal dalam salat jemaah jumlah minimal orang yang menunaikan salat adalah dua orang di mana yang satu menjadi imam dan satu lagi menjadi makmum semakin banyak jumlah jemah mengikuti suatu salat jemaah Maka hal itu semakin dicintai oleh Allah subhanahu wa taala berdasarkan Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi wasallamatulul wahdauul Wana aku ahbuallahi taala salat seseorang yang dikerjakan bersama seseorang pahalanya lebih banyak daripada salat sendirian dan salat yang dikerjakan bersama dua orang jadi tiga orang sama Imam pahalanya lebih banyak daripada salat dikerjakan cuman sama seseorang ya Mus cuma berdua dan semakin banyak jumlah jemaahnya niscaya semakin dicintai oleh Allah subhanahu wa taala hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad nomor 20.759 Abu Daud 554 annasai 843 dan Ibnu Hibban nomor 2056 kata ulama hadis yang dimaksud dengan Allah lebih mencintai maksudnya Allah bisa saja memberikan lebih banyak Rahmat pengampunan dan kelipat gandaan pahala salat jemaah dilakukan di masjid lebih utama dan masjid yang jauh jaraknya lebih utama lagi daripada masjid yang lebih dekat berdasarkan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam innaami ajran abaduhum ilaiha mamsya Sesungguhnya orang yang paling besar pahalanya adalah orang yang paling jauh jarak perjalanannya ke masjid untuk menghadiri salat berjamaah hadis ini riwayat Muslim nomor 600 62 makanya Abu Hurairah radhiallahu Anhu itu selalu jadwalin kalau dia mau pergi salat dia tahu waktunya masih ada sekian lama mungkin kalau kita zuhur jam 12 Dia jam 11.00 sudah jalan keliling Madinah ajak orang salat sampai terakhir pulang putar ke masjid supaya k langk kakinya banyak sekaligus juga berdakwah kemudian yang empat kehadiran kaum wanita dalam salat berjemaah Bolehkah hadir di masjid bagi kaum wanita dibolehkan untuk menghadiri salat berjamaah di Masjid jika dipandang aman dari fitnah dan tidak dikhawatirkan adanya gangguan berdasarkan sabda Nabi Sallallahu alhi wasamah Jangan pernah kalian melarang para wanita dari hamba-hamba Allah mendatangi masjid-masjid Allah hadis ini riwayat Ahmad nomor 9362 Abu Daud 565 akan tetapi salatnya seorang wanita di rumahnya lebih utama juga berdasarkan sabda Nabi Wasallam ketika mereka pergi ke masjid hendaklah mereka tidak tidak memakai minyak wangi jika mereka memakai minyak wangi maka tidak dibolehkan bagi mereka menghadiri salat berjamaah di Masjid berdasarkan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ayuraatin asabat bakuran Fala tashad Ma Fala tashad maahal Isya Al akhirah ini F tashhad maana ya F tashad maanal Isya Al akhirah wanita manapun yang memakai wangi-wangian maka hendaklah tidak hadir bersama kami dalam mengerjakan salat Isya berjamaah Itu yang pegang buku diganti itu ya tulisan bahasa Arab maaha diganti maana hanya diganti Nun ya itu maksudnya salat bersama kami J di sini jelas sekali kalau wanita lebih Afdal di rumahnya tapi dia diboleh ke masjid terutama Kalau tidak ada fitnah dalam Komplek Perumahan jalan-jalan Terang gu kan yang dimaksud di sini bisa fitnah teman-teman seperti negara-negara non mususlim ya denggara-engara Non mususlim itu bisa jadi fitnah nantinya bisa digangguin tengah jalan bisa segala macam atu gelap banyak perampok ya kemudian juga akan tetapi kata beliau salat seorang wanita dikerjakan di rumahnya lebih utama berdasarkan sabda Nabi Sallallahu alaih wasallamyutun Khairun lahunna dan rumah-rumah mereka lebih baik bagi mereka maksudnya kaum wanita diriwayatkan Abu Daud nomor 567 tapi yang jelas boleh ya bukan tidak boleh salat di masjid bahkan Zainab radhiallahu anha anak Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu terkenal suka sekali keluar kalau malam sepertiga malam ke masjid beliau ke masjid Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah masuk masjid mau salat tahajud bukan salat wajib salat sunah lalu Beliau lihat dari tiang ini ke tiang sana ada tali beliau tanya apa ini kenapa ada tali lalu kata orang-orang di masjid Zainab Ya Rasulullah Maksudnya anak anda jadi rupanya dia kalau ngantuk Zainab Ini pegang tali itu supaya enggak tidur kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam turunkan tali ini kalau seseorang di antara kalian mau ibadah jangan paksakan kalau masih ngantuk Tidurlah dulu ya di sini kalau ngantuk benar ya bukan ngantuk Yang dibuat-buat ya kalau betul-betul capek letih perjalanan jauh ya susah maka itu jangan dipaksakan kata Nabi Sallallahu alai wasallam dalam hadis lain jangan paksakan salat kalian kalau sedang mengantuk jangan sampai diaingin meminta Rahmat malah dia minta azab buat dirinya misal dia mengatakan Ya Allah ampuni tapi dia mengatakan Ya Allah hukum Saya mungkin karena mengantuknya ya ini kalau mengantuk benar Jangan dijadikan ini sebagai alasan Wahai hamba-hamba Allah sadarlah yang kelima pergi dan berjalan menghadiri salat berjamaah ya makin besar juhudnya upayanya makin besar pahalanya kayak jalan kaki itu lebih besar pahalanya dibandingkan ya berkendaraan walaupun kendaraan boleh kayak zaman sekarang motor sudah menjadi sebuah fasilitas ya apalagi mesjinnya jauh maka bisa menggunakan motor enggak ada masalah karena ada juga sahabat-sahabat yang ke masjid Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menggunakan unta menggunakan kuda Ya bagi seseorang yang keluar dari rumahnya menuju masjid disunahkan mendahulukan kaki kanannya sambil membaca doa Bismillahi tawakaltu alallahi W Haula W quata illa Billah Dengan nama Allah aku bertawakal menyerahkan diri kepadanya dan tidak ada Day dan kekuatan kecuali milik Allah Allah Ya Allah akuohon Kepu agar Jangan sampai aku menyesatkan Aku Atau disesatkan aku tergerincir dalam dosa atau Aku menggerincirkan orang lain atau aku berbuat kezaliman atau Aku dizalimi Atau aku berbuat kebodohan atau aku dibodohi tentu ini- sealian sampaii sebenarnya do ya keluar rumah tapi Syekh Abu Bakar rahimahullah karena beliau tahu bukunya akan dibaca banyak oleh orang awam maka beliau menyatukan banyak riwayat dengan tujuan sekalian dapat keutamaan kemudian disunahkan kata beliau membaca Allah inni asukaain lam akuja as w b atau as n yaah Nom 778 sebut nama Allah aku bertawakal kepada Allah tidak ada daya dan kekuatan kecuali milik Allah Ya Allah aku berlindung kepadamu jangan dari tersesat dan disesatkan tergelincir ke dalam dosa dan digelincirkan berbuat zalim atau dizalimi dan berbuat bodoh atau dibodohi Ya Allah aku memohon dengan bertawasul kepadamu dengan hak orang-orang yang memohon kepadamu serta hak langkah kakiku ini Sesungguhnya aku tidak keluar dalam keadaan kufur nikmat tidak dalam keadaan sombong tidak dalam keadaan Ria dan tidak dalam cari ketenaran tapi aku keluar karena merasa takut terhadap murkmu serta mencari keridaanmu aku memohon kepadaMu Agar engkau menyelamatkan diriku dari azab neraka dan mengampuni semua dosa-dosaku karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali engkau ya Allah berikanlah cahaya pada hatiku makna cahaya dalam hati ini sejalan dengan riwayat lain ya yang kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam siapapun yang berbuat amal saleh Allah titikkan dalam hatinya cahaya satu titik cahaya kalau dia Buat amal saleh lagi satu cahaya lagi terus begitu sampai hati nya terangbenderang dan kalau Saud terang dia akan bisa menerangi orang lain ya kemudian lidahku sehingga tidak mengucapkan kecuali kebaikan pendengaranku juga diberikan cahaya sehingga kita merasa pekah dan tidak mau lagi dengar yang berbawa maksiat begitu dengar musik Enggak enak rasanya dengar gosip enggak enak karena sudah terlanjur telinganya ada cahaya keimanan penglihatanku matanya sudah terjaga oleh Allah dijaga oleh Allah subhanahu wa taala sehingga kalau dilihat yang haram matanya teralihkan ya itu dimakna dengan cahaya dan dari samping kananku cahaya samping kiriku cahaya di depanku cahaya di atasku Cahaya Di Belakangku cahaya dan di atasku cahaya dan di bawahku juga cahaya kemudian jadikanlah atau agungkanlah cahaya pada diriku tentu ini doanya cukup panjang ya Ada banyak riwayat yang menggabungkan dikatakan dan jadikanlah juga di tulangku di otot-ototku di darahku ya di wajahku dan di Rambutku serta di kuburanku cahaya itu doa pergi menuju ke masjid artinya semua godaan setan dari semua penjuru karena iblis berjanji sama Allah saya akan menyesatkan Adam dan keturunannya dari kanannya dari kirinya dari depannya dari belakang dari atas dari bawah semuanya maka kita meminta agar dari semua Sisi ada cahaya yang membuat setan tidak bisa masuk kepada kita nah itu yang dimaksud dengan permohonan cahaya ini dan ini termasuk doa yang sangat mulia dibaca kalau orang menuju ke masjid belum hafal coba diterapin dihafal dua potong nanti ditambah lagi tiga empat potong nanti Insyaallah terb hafal dengan sendirinya kemudian hendaklah ia berjalan dengan penuh ketenangan dan kemantapan tidak tergesa-gesa sesuai dengan sabda Nabi sahui wasallam ikum bakinahraktumu watakum fatimu Jika kamu bermaksud menghadiri salat hendaklah kamu berjalan dengan penuh ketenangan maka apa yang kamu dapatkan dari salat hendaklah kamu menunaikannya kalau kau datang dapat rakaat sempurna Alhamdulillah kalau cuma satu rakaat enggak apa-apa sedangkan apa Yang Terlewatkan darimu hendaklah kamu menyempurnakannya hadisnya riwayat Bukhari nomor 908 kemudian saat itu saat ia sampai di masjid dan akan memasukinya Hendaklah ia mendahulukan kaki kanannya sambil membaca doa berikut ini bismillah auzubillahilim wabiwajihil Karim waslihil qadim minasyaitanirjim sampai sini adalah riwayat Imam Ibnu Majah atau Ibnu Majah nomor 400 66 Allahi Al Nab muhammadini was allahfirliunubi waahli abwabahmatik kalau ringkasnya bismillah wasalatu wasalamu ala rasulillah allahahli abwab rahmatik ya artinya dengan nama Allah aku berlindung kepada Allah yang Maha Agung dan dengan wajahnya Yang Maha mulia dengan kekuasaannya yang abadi dari Gan setan yang terkutuk Ya Allah curahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada nabi kami Muhammad dan kelu Ya Allah ampunilah dosadosaku serta bukakanlah untukku pintu-pintu rahmatmu makna Rahmat di sini kalau kita masuk ke dalam masjid supaya selalu yang dalam masjid ini terpikir ya terlakukan semuanya perbuatan baik hendaklah tidak langsung duduk sehingga melaksanakan salat tahiat masjid terlebih dahulu sunah du rakaat berdasarkan sabdabiahorang diaraanukjendlah sehingga dia salat sunah dua rakaat dulu hadis ini diriwayatkan oleh Bukhari nomor 1167 dan imam muslim 714 Ya tentu di sini teman-teman kalau kita masuk masjid sudah terlanjur ada salat qobliah seperti misalnya salat qobliyah zuhur ya sudah kita Nait qobliyah zuhur sudah terpenuhi juga salat tahiyat masjidnya ya dan atau kalau kita masuk masjid sudah salat wajib Ya sudah sudah gugur Tadi masalah salat tahiyat masjid karena intinya masuk masjid menghormatinya dengan salat baik wajib ataupun sunah kecuali kata beliau Jika ia memasukinya saat terbit atau terbenam matahari Jika ia memasukinya pada saat waktu itu atau seperti itu maka ia langsung duduk ser tidak perlu salat sunah dua rakaat terlebih dahulu karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam telah melarang menunaikan salat pada kedua waktu tersebut ini khilaf di antara ulama masalah ini ada yang mengatakan boleh salat ada yang mengatakan tidak boleh nah yang dibolehkan kalau ada dalil khususnya seperti tahiyat masjid seperti salat jenazah ya salat wudu dan salat taubat ini dikecualikan juga sama dengan salat gerhana ini semua dikecualikan karena dalilnya membolehkan masalah itu ada juga yang mengatakan secara mutlak enggak boleh udah masuk masjid habis asar langsung aja masuk duduk enggak apa-apa kemudian ketika ia hendak keluar dari masjid Hendaklah ia keluar dengan kaki Cuma tiga orang yang jawab yang lain nanti mau suruh maruan pasang di tangga masjid kamera pakai CCTV kaki kanan atau kaki kiri nih masuk dan keluar nih kemudian membaca doa dengan lafaz waftahli abwab rahmatik diganti tadi sama tadi dengan doa masuk masjid tapi diganti dengan waftah ABW Bukalah untukku pintu-pintu karuniamu makna karunia adalah rezeki ya adalah rezeki wuam baik itu saja karena sudah jam 9 lewat mudah-mudahan bermanfaat Insyaallah subhanakallahum wabihamdika asadua ilaha illagfirukaubuik wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh foreign