Transcript
ypiOKPs1i24 • Ketangguhan Kekuatan Iman Sahabat Nabi ini Ketika Disiksa
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/khalidbasalamah/.shards/text-0001.zst#text/0465_ypiOKPs1i24.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
pada hari yang bersamaan teman-teman
sekalian Bilal pun mulai dari sana
pulang terlambat dari Darul aram maka
tuannya Umayah marah ya dari mana kau
Bilal Kenapa kau tidak datang kenapa kau
tidak ada saya lagi cari tanpa ragu
teman-teman sekalian Bilal tidak
sembunyikan keislamannya karena ada
orang di Makkah menyembunyikan keislaman
dan pada saat itu dibolehkan oleh Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam orang
menyembunyikan Islamnya karena takut
disiksa boleh tidak masalah tapi ada di
antara sahabat-sahabat yang luar biasa
tidak mau sembunyikan ini kebenaran
selesai mau disiksa mau dibunuh di hari
pertama Islam siap untuk hadapi semua
itu dan ini satu hal yang luar biasa
pada pribadi orang seperti bilal yang
semestinya dia penuh dengan ketakutan
budak bisa dibunuh setiap saat enggak
ada orang yang
membelanya dia mengatakan saya dari
rumah Muhammad dan sudah mengikuti
ajarannya maka Bilal maka Umayyah
spontan marah Umayyah orang yang sangat
benci dengan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dia segrup dengan Abu Jahal
dengan Abu Lahab Bilal spontan langsung
dicambukin pada saat itu dipukulin
dicabut bajunya sampai berdarah-darah
Umayyah pun memanggil teman-temannya
semua ayo kita ramai-ramai siksa Bilal
budak saya sudah ikut-ikutan masuk Islam
maka mereka pun ramai-ramai menyiksanya
datang menyiksanya dan sampai pada saat
Umayyah sudah capek menyiksanya penuh
dengan luka-luka di badan Bilal dan
terus saja Bilal mengucapkan kalimat
Mulia ahad ahad artinya ESA ESA Allah
Maha Esa Allah Maha Esa karena itu yang
dia tangkap tidak boleh mencukup dengan
Allah dan nanti setelah hijrah ke
Madinah sempat Umar Bin Khattab tanya
Bilal dan beberapa sahabat kenapa engkau
memilih kalimat ahad ahad Kenapa bukan
kalimat lain Kenapa bukan Allah misalnya
kata Bilal karena saya tahu kalimat itu
yang paling membuat mereka benci justru
saya ucapkan biar saya merasakan Biar
dia tahu itu adalah ini keyakinan saya
maka mereka pun Umayah kalau sudah capek
teman-teman sekalian dia mengikatkan
rantai di leher Bilal mengikat
tangannya radhiallahu Anhu kemudian
diseret di jalan dan diiklankan Siapa
saja yang mau siksa yang memukul bahkan
membunuh Bilal halal enggak ada
hukumannya Enggak ada diahnya enggak ada
gantian dendah kalau dia tidak dia dia
budak orang umum kemudian dibunuh orang
lain maka tuannya bisa minta dianya
dendahnya pada saat itu sekitar 100 ekor
unta maka buaya mengiklankan ini boleh
disiksa silakan Bunuh saja enggak ada
masalah semua anak kecil lemparin batu
ada yang lemparin kotoran ada yang
pukulin kepalanya segala macam luar
biasa siksaan yang
terjadi sudah capek sudah letih di siang
hari dari pagi sampai menjelang siang
menjelang sore menjelang siang hari di
siang bolong capek disiksa maksudnya
Umayah dan orang-orang sudah selesai
menyiksanya tapi Allah belum matatkan
ajalnya
maka Umayyah pun menemui Bilal di tengah
jalan dalam kondisi semua badannya luka
berdarah-darah capek letih dia pun
menyuruh lagi budak-budak yang lain
suruh mengikat tangan dan kaki Bilal di
kiri kanan ikat dengan rantai biasanya
mereka menggunakan besi yang bulat dan
besi Bulat itu diikat dengan rantai
diikat ukuran pergelangan tangan kiri
kanan dan kaki kemudian ditarik oleh
setiap tangan dan kaki dua orang budak
ditarik dengan keras sehingga seluruh
otot-otot Bilal dan tulangnya
radhiallahu Anhu tertarik dengan keras
kemudian diseret di padang pasir yang
panas dan pada saat itu pun dikerumuni
oleh orang-orang bukan satu orang bukan
Umayyah kita bayangkan kalau kita di
posisi sahabat yang mulia ya tuan yang
layak kita katakan Tuan kita sebagaimana
Umar mengatakan tuannya Umar Bilal
radhiallahu Anhu dengan sangat tabah
sabar dia mengatakan tetap ahad ahad
kata Umayyah wahai Bilal tinggalkan
kalimat itu kembali kepada tuhan-tuhanku
maka aku akan lepaskan kamu Bilal tetap
mengatakan ahad ahad terus saja tidak
peduli dengan perkataan itu maka Umayah
karena malah Dia menyuruh memanaskan
Batu yang
besar dibakar api yang besar kemudian
ditaruh di atasnya batu sampai batu itu
memanas jadi bukan cuma batu biasa tapi
memang dibakar dengan api sampai panas
dan batu sifatnya bisa menyimpan kita
tahu batu kalau kena matahari dia kita
dudukin Pan kalau dia Ken misalnya musim
dingin karena angin yang dingin dia juga
bisa dingin seperti itu dan dia
menyimpan beberapa saat suhu yang ada
maka batu ini sangat panas lalu diangkat
dengan beberapa orang menggunakan wadah
besi sampai diletakkan di atas dada
Bilal radhiallahu Anhu dalam kondisi
panas dan sampai membakar kulit-kulitnya
radhiallahu Anhu sebagian riwayat
mengatakan sampai otot-ototnya koyak ya
berdarah semuanya tapi Bilal tetap
mengatakan ahad ahad kuat Masyaallah
[Musik]