Sirah Nabawiyah #16 : Kesepakatan Hudaibiyyah - Khalid Basalamah
_M7CyBXLPz8 • 2017-11-03
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah kalimat sederhana penuh dengan berkah kalimat mulia yang telah dikhususkan oleh sang pencipta untuk orang-orang yang beriman terucapkan dari lisan mereka dan akan dipenuhi segala kebutuhan mereka oleh sang pencipta kalimat ini selalu dirindukan oleh orang-orang beriman karena kemahamurahan sang pencipta Allah akan datang semua hanya dengan mengucapkannya dan dalam agama yang telah diturunkan oleh Allah diperintahkan agar setiap muslim dalam setiap kali melakukan kegiatan ataupun selesai kegiatan memuji Tuhannya dengan kalimat Alhamdulillah Maka sangat wajar kalau kita selalu mengucapkan kalimat ini juga kita panjatkan selawat dan Taslim salam hormat cinta rindu dan penuh ketundukan terhadap Syariat yang dibawa oleh manusia terbaik manusia yang tah disempurnakan oleh S Pencipta Allah secara khusus fisiknya akhlaknya karakter-karakter dan juga jalur nasabnya manusia yang telah diperintah o Pencipta Allah secara khusus untuk dijadikan sebagai suri tauladan dan tidak ada lagi nabi setelahnya juga Rasul kesempurnaan syariat Allah telah sempurna dengan diutusnya manusia terbaik ini dengan membawa syariat terakhir memberikan salam hormat atau mengucapkan salam hormat kepada manusia terbaik ini adalah ibadah dan keutamaannya sangat besar karena dengan mengucapkan satu kali saja salam hormat selawat dan Taslim maka akan dibalas oleh Allah dalam waktu yang bersamaan dengan 10 kali tambahan karunia atau Rahmat Maka sangat wajar kalau kita selalu mengucapkan selawat dan Taslim kepada nabi besar muhammad shallallallahu wa ala alihi wasahbihi wasallam melanjutkan bahasan Sirah Nabawi kita dan saya mengajak diri saya Dan teman-teman sekalian untuk ikhlas kepada Allah subhanahu wa taala niatnya betul-betul murni ingin menghadiri majelis ilmu tanpa harus melihat Siapa yang menyampaikan tapi apa yang disampaikan bila bermanfaat maka bersyukurlah kepada Allah Allah bila ada yang keliru tentu kita memohon ampun kepada Sang Pencipta Allah subhanahu wa taala kita akan masuk kepada kesepakatan hudaibiyah kita sudah sempat membahas pada pertemuan yang sebelumnya bulan Syawal tahun 6 Hijriah tentang gazwat Bani mustaliq dan Kurang lebih 3 jam bahasan kita berhubungan dengan masalah peperangan tersebut dan kisah terjadinya ifq kisah terjadinya ifq fitnah tentang berzinanya Aisyah dengan Safwan radhiallahu anhum ajmain dan ternyata adalah fitnah dan dusta dan kita sudah panjang lebar menjelaskan surah Annur yang Allah turunkan cukup panjang dari ayat 4 sampai ayat 26 berhubungan dengan masalah kisah tersebut pada bulan Zul ka'dah 1 bulan setelahnya seperti kita sekarang di Syawal ini sebentar lagi masuk zulkadah tapi ini di tahun 6 Hijriah setelah kejadian perang Bani mustali tadi nabi alaihialatu wasalam mengiklankan di Madinah akan melakukan ibadah umrah dan perlu kita review sedikit teman-teman sekalian kondisi Makkah pada saat itu masih sangat panas karena masyarakat Makkah Apalagi pemimpin-pemimpinnya itu merasa sangat jengkel dengan kaum muslimin karena waktu mereka menyerang Madinah yang kita bahas pada pertemuan-pertemuan sebelumnya perang Ahzab ya atau perang khandak perang Parit ya di tahun 5 Hijriah gagal total 10.000 pasukan mereka bubar Semuanya bahkan Naim bin Mas'ud salah satu dari pimpinan mereka sempat masuk islam Gitu kan Suasana panas ini di Makkah betul-betul membuat mereka sangat benci dan tidak mau bertemu dengan kaum muslimin pada saat keadaan seperti itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam justru iklan kan akan umrah menuju ke Makkah keluarlah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari Madinah dengan 1000 399 orang bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berarti 1400 orang sebagian buku-buku sejarah menyebutkan kalau jumlah mereka adalah 1400 murni sahabat bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Berti 1401 orang intinya kurang lebih 1400 orang mereka keluar dengan menggunakan kain ihram dan mereka membawa pedang tapi tidak membawa perlengkapan perang zaman dulu itu ada baju besi ada topi besi ada perisai kalau orang niat berperang tapi ini enggak pakai baju ihram dengan pedang juga dibawa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam suruh mereka bawa pedang dan ini nyata kalau Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam murni ingin umrah bukan ingin menyerang Makkah karena semua 1400 semuanya pakai baju ihram dan pedang-pedang mereka pun diletakkan hanya digantungkan di leher-leher unta mereka Jadi tidak dipakai sebenarnya pada saat itu teman-teman sekalian Subhanallah dengan hikmah Allah tidak ada kaum munafik yang ikut kecuali satu pertama kali perjalanan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak ada munafik yang ikut hampir semua peperangan nabi itu orang munafik terlibat karena ingin mengacukan keadaan kaum muslimin tapi di perang di perjalanan ini tidak ada yang mau ikut dengan hikmah Allah kecuali satu orang satu orang ini namanya ja'ad IBN Qais nanti kita akan bahas kisahnya ja'ad IBN Qais ya kemudian pasukan atau jumlah ini maaf muslimin mulai bergerak dan jaad bin Qais Ikut berarti kalau kita hitung 1400 orang ini adalah kaum mukminin kita kurangi satu orang ini munafik ini Jadi jumlahnya 1399 atau kalau kita ambil jumlah yang 1401 dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berarti bulatnya 1400 orang dan ini lebih tepat sebenarnya kalau kita Bahasakan dengan 1400 orang kalau kita keluarkan si munafik tadi orang-orang munafik sempat berkata pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam keluar bersama sahabatnya Muhammad ini ngajak-ngajak orang untuk pergi ke Makkah Sudah tahu orang Makkah masih panas mereka mungkin bisa membantai lalu pergi umrah tanpa persiapan perang hanya pedang pastilah Quraisy akan membant kita nanti maka Enggak usah keluar Hai muslimin jadi dari satu sisi Nabi Sallallahu alaii wasallam motivasi sahabat untuk keluar sisi yang lain orang-orang munafik menahan itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak mempedulikan mereka dan ini salah satu hal strategi menghadapi orang munafik jadi orang munafik mau kar-kar bagaimanapun mau bicara Apun tidak usah dipedulikan nanti hilang sendiri fitnahnya tapi Kita waspadai gerak-gerik mereka gitu kan Ini sudah saya jelaskan pada pertemuan yang sebelumnya dan dalam setiap kajian sirah ini sampai nanti meninggalnya Nabi Alaihi salatu Wasalam terus akan ada Bahasan tentang orang-orang munafik dan bagaimana kondisi mereka tapi saya sudah jelaskan pertemuan sebelumnya ciri khas yang sangat nyata dari orang munafik adalah membenci Islam kalau hanya hadis nabi yang menyebutkan ciri mereka kalau bohong bicara berbohong kalau mereka berjanji memungkiri janji kalau mereka diberikan amanah dan mereka khianat ini adalah ciri kecilnya karena semua orang bisa terjerumus dalam kejadian tersebut berarti ada ciri kemunafikan tapi belum munafik namanya bisa membawa kepada munafik yang besar munafik yang besar adalah betul-betul membenci Islam Allah dan rasulnya mengatakan ah dia mengatakan B sebagaimana sudah kita singgung pada pertemuan yang sebelumnya tentunya nabi Alaihi salatu Wasalam menuju ke bir Ali atau wilayah Zul khulaifah tempat niatnya dan miqatnya kaum muslimin kalau mau umrah dan haji dan beliau mengenakan ihram bersama seluruh sahabat pada saat itu serta beliau memerintahkan para sahabat dari Madinah untuk membawa hadyu apa itu hadyu teman-teman sekalian hadyu adalah hewan yang dikhususkan untuk dikorbankan untuk Allah yang diberi tanda juga tidak dibebani apapun punggungnya baik manusia atau barang-barang itu namanya hadyu kebanyakan kaum muslimin termasuk orang-orang muslim di Indonesia pahamnya Hadu ini hanya untuk haji Jadi mereka berkorban pada saat haji saja kalau sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Haji dan umrah makanya jarang sekali di antara jemaah kita kalau lagi umrah mereka hadyu menyembelih hewan padahal sebenarnya bagian dari sunah Nabi Alaihi salatu Wasalam dalilnya sangat nyata dalam kesepakatan hudaibiyah ini pada bulan Zul kadah tahun 6 Hijriah maka semua sahabat yang punya kemampuan membawa hadyunya jadi dia pakai tunggangan kemudian dia bawa di belakang hadyunya bisa domba bisa unta yang dibawa tapi khusus Binatang ini karena akan dikorbankan nanti di wilayah haram di Makkah maka mereka tidak membebankan apapun di punggungnya tidak ditunggangi tidak juga dikasih beban-beban Sebagian ulama mengatakan ini juga termasuk bagian dari sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau kita ingin berkurban Sebentar lagi kita akan masuk itu duladha Insyaallah maka usahakan hewan kurban itu tidak dibebani apa-apa jadi misalnya sapi jangan sapi yang membajak ya emang sapi yang dipelihara khusus untuk dikorbankan para sahabat bahkan kalau mau berkurban mereka sudah beli 6 bulan sebelumnya lalu mereka gemukkan kambing dan domba itu di Idul adham mereka kurbankan jadi khusus untuk Allah memang usahakan sapi atau kurban ini kambing domba atau di Negara Arab ada unta jangan sampai dia terbebani dengan apapun memang dia harus disiapkan untuk dagingnya dikorbankan berita keluarnya kaum muslimin didengar oleh orang-orang Quraisy tersebar langsung Karen Nabi Sallallahu wasallam iklankan kalau dalam peperangan tradisi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau tidak pernah iklankan sasarannya kecuali di khaibar Beliau iklankan teranterangan juga Perang Tabuk dua peperangan itu Nabi Sallallahu wasallam iklankan yang lain tidak pernah setiap pasukan muslimin tidak tahu Nabi bilang jihad ikut saja Ke mana arah pasukan diikuti ini strategi supaya musuh tidak tahu kalau mereka akan diserang gitu kan di sini Nabi Sallallahu alaii wasallam nyata bukan mau berperang karena beliau keluar dan mengiklankan kalau mau umrah dan memang jalannya menjuju ke Makkah maka tersebar B dan orang-orang Quraisy mengetahui pada saat mendengar itu orang-orang Quraisy pun keluar mempersiapkan pasukan yang sangat besar kurang lebih jumlahnya 3.000 dengan pakaian perang ingin Menghadang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam agar tidak masuk ke wilayah haram wilayah haram cara penyebutannya itu ha mim ra haram haram langsung ya haram artinya dimuliakan kalau kita pakai Alif haram ya berarti dilarang ya wilayah haram kita katakan Masjid Haram masjid ya wilayah Haramain ya ini Allah sebutkan dalam al-qur'an tentang kalimat haram ashuril hurum misalnya dalam surah at-taaubah ayat 36 Allah sebutkan wilayah haram di Makkah teman-teman termasuk kalau orang lagi di Haji masuk di dalamnya adalah Mina dan Muzdalifah kan tempat jemaah haji salah satu tempat wukufnya dari tanggal 8 sampai tanggal 13 Zulhijah haji itu tanggal 8 dikenal dengan hari Tarwiyah tanggal 9 hari Arafah tanggal 9 itu paginya di Arafah sampai terbenam matahari malamnya ya malam tanggal 9 malam Idul Adha itu mereka di Muzdalifah tanggal 10 11 12 13 ini semuanya di mina jadi ada tiga lokasi yang didatangi bagi jemaah haji Mina yang paling banyak Muzdalifah malam hari di tanggal 9 dan Arafah pagi hari sampai terbenar matahari di tanggal 9 juga dari tiga lokasi ini Mina dan Muzdalifah masuk wilayah haram tapi Arafah tidak masuk wilayah haram Arafah di luar wilayah haram secara hukum kaum muslimin menerima hukum dari Allah dan orang-orang Quraisy juga masih turun-temurun membawa syariat Nabi Ibrahim Alaihi Salam khusus wilayah haram ini tidak boleh ada peperangan di situ tidak boleh ada pertumpahan darah tidak boleh dicabut pohonnya enggak boleh dibunuh hewan-hewannya ada hukum sendiri hukum wilayah haram hukum wilayah hukum wilayah haramnya Quraisy lalu berkata kita harus menghalau muslimin enggak boleh mereka masuk ke wilayah haram karena kalau masuk wilayah haram dan pakai baju ihram maka orang-orang Quraisy sudah enggak bisa ganggu lagi dan itu aib yang sangat besar akan tersebar berita di Jazirah Arab ya kalau orang Quraisy menahan kalau orang Quraisy menahan orang yang sudah pakai baju ihram dan ini aib bagi mereka serta dalam syariat juga yang mereka yakini tidak boleh melakukan hal tersebut apalagi mereka dengan pasukan perang pasti akan cekcok dan menumpahkan darah wilayah haram maka mereka sepakat untuk menahan muslimin sebelum masuk wilayah Haram waktu pasuk ee jumlah apa kaum muslimin sudah mulai mendekati wilayah Quraisy keluar menghalau di sekitar wilayah haram dan pada saat itu dipimpin oleh Khalid bin Walid belum masuk Islam tentunya nanti kita akan bahas setelah itu akan masuk Islamnya beliau yang jelas belum masuk Islam dan memimpin 3.000 pasukan ini ada seseorang yang bernama bisyr bin Sufyan alka'bi bisr IBN Sufyan alka'bi radhiallahu Anhu menyampaikan berita kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya Quraisy telah keluar dengan mengenakan baju dari kurit Harimau jadi zaman dulu orang-orang Quraisy itu kalau mereka mau berperang maka mereka menggunakan baju dari kulit harimau baju dari kulit harimau ini istilah mereka akan berperang maka beliau Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda sungguh keterlaluan Quraisy dua kali beliau ulangi sungguh keterlaluan Quraisy apa yang mereka inginkan bila mereka membiarkanku maka keberhasilan dan nama baikku adalah keberhasilan dan nama baik mereka juga Jadi kalau Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berhasil dikenal dakwahnya maka juga nama baiknya Quraisy itu karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari Quraisy ya dan jika aku terbunuh karena mendakwahkan ini maka itu yang mereka inginkan aku hanya ingin umrah Kenapa mereka tidak izinkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda kepada para sahabat Siapa yang bisa menunjukkan kepadaku Jalan memasuki Makkah bukan melalui jalan utama ini supaya Quraisy enggak tahan jadi pasukan Quraisy masih keluar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam masih dalam pjan belum ketemu ini belum bertemu nabi sallallahu alaihi wasallam sudah minta agar ee umrah atau e kelompok umrah sahabat ini mereka keluar dari jalur utama coba masuk ke Makkah dari jalur lain karena kalau sudah menginjakkan kaki di wilayah haram maka Quraisy tidak bisa ganggu lagi seorang sahabat sempat berkata dan Mohon maaf saya tidak temukan nama sahabat ini cuma dikatakan dalam buku-buku sejarah dia mengatakan aku ya Rasulullah kebetulan orang ini dari penduduk Makkah dari Muhajir dan dia tahu betul jalan-jalan untuk masuk ke Makkah selain jalan protokol itu lewat padang pasir gunung-gunung dan seterusnya sahabat tersebut Lalu benar-benar menunjukkan jalan untuk Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan sahabat-sahabat dan sangat sulit jalan ini bahkan sahabat-sahabat orang Makkah pun seperti Umar Bin Khattab Abu Bakar semua tidak tahu jalan itu jalan yang sangat unik tapi naik gunung turun gunung dan seterusnya dan ini jumlahnya banyak 1400 orang dan benar-benar pada saat itu mereka keluar dari wilayah Padang Pasir tiba-tiba sudah berada di depan wilayah haram dari wilayah haram itu dulu orang Quraisy berikan tanda mereka tancapkan bendera-bendera menandakan ini wilayah haram kalau sekarang pemerintahan Saudi juga membuat ya tanda yang sangat besar tulisannya ee awal wilayah haram kalau kita masuk ke Makkah kalau kita mau keluar ke Jeddah tulisannya akhir wilayah haram misalnya gitu di Madinah juga begitu diberikan tanda tanda jadi kita tahu mana wilayah haram karena ini boleh teman-teman sekali melanggar hukum-hukum Allah kalau sampai berbuat dosa pun hukumnya berat ya orang yang membuat kerusakan di wilayah haram itu hukumannya berat Allah bisa menurunkan laknat padanya naudubillah buat dosa dan seterusnya Makanya hati-hati kalau lagi umrah atau Haji jangan sempat jangan sampai menyentuh kemaksiatan ini termasuk masalah tontonan-tontonan di kamar hotel harusnya hati-hati karena kadang-kadang ada juga jemaah kita mereka pulang ke kamar hotel lalu kemudian kembali melihat lagi film-film melihat dan lainnya ini wilayah haram harusnya lebih hati-hati hindari semua itu ya para sahabat sempat berkata pada saat tiba di wilayah haram jadi wilayah haram sudah di depan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam unta nabi tinggal melangkah beberapa langkah sudah masuk wilayah haram pasukan muslimin jumlah muslimin juga ini kelompok umrah akan masuk wilayah haram Subhanallah tiba-tiba unta nabi sallallahu alaihi wasallam duduk tiba-tiba nabi enggak suruh duduk duduk untanya para sahabat datang mendorong unta itu menyuruh berdiri enggak mau untah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya dengan begitu maka seluruhjumlah muslimin ini berhenti semua pada saat itu maka karena disuruh berdiri enggak mau sampai sempat dipukul enggak mau bangun unta nabi sallallahu alaihi wasallam maka sebagian sahabat mengatakan wahai utusan Allah sungguh unta ini telah ditimpa keburukan Kok bisa sudah tinggal masuk wilayah haram terus kemudian dia berhenti nih kalau kita masuk Quraisy enggak jadi ganggu kita dan umrah akan terjadi Subhanallah jawaban Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini adalah panduan Nabawi dan setiap muslim harus seperti ini mengembalikan kepada prasangka baik kepada Allah apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak tetapi yang telah menahannya adalah yang telah menahan gajah-gajah Abraham menyerang Ka'bah maksudnya Allah walaupun kalian berusaha mendorongnya dia tidak akan bangun nih dia tidak akan bangun ya pastinya mereka akan tetap duduk tetap akan duduk ya maka pada saat itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu memerintahkan seluruh sahabat untuk berkemah pas di perbatasan haram itu padahal sebenarnya waktu muslimin putar memanuver di padang pasir sampai wilayah haram haram pasukan Quraisy itu sudah keluar dan mereka menjaga muslimin jauh dari wilayah haram itu harapannya kalau terjadi peperangan tidak masuk ke wilayah haram gitu kan jadi waktu mereka sudah tiba di lokasi yang mereka anggap muslimin akan lewati ternyata mereka enggak temukan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan para sahabat dan mereka kaget Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sudah berada di perbatasan haram Jadi mereka tidak bisa lagi hadang gitu kan tetapi Waktu mereka tiba teman-teman sekalian di lokasi itu mereka kaget kok bisa Muhammad ini tentu kita bilang Sallallahu Alaihi Wasallam dia tidak masuk ke dalam Kenapa kok tetap di perbatasan itu saja gitu apalagi muslimin sudah berkemah di situ Artinya mereka akan nginap di situ mereka enggak masuk wilayah haram pada saat itu teman-teman sekalian Quraisy pun akhirnya menancapkan kemah-kemah mereka di seberang muslimin pada saat itu juga muslimin sempat kehilangan air artinya tidak ada air kendi-kendi mereka sudah mulai kosong biar Biasanya kalau mereka istirahat mereka cari wilayah yang ada sumurnya di situ semua sumur-sumur yang ada di sekitar wilayah itu dan wilayah itu namanya hudaibiyah kalau saya tidak salah sekitar 80 km dari Makkah sekarang itu sekarang ini terkenal dengan eh peternakan untanya ya Jadi kalau orang lagi umrah orang lagi Haji mau pengin minum susu unta biasanya ke sana mampirnya gitu kan wilayah hudaibiyah yang jelas di situ ada sumur tapi kering semuanya ada satu mukjizat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam terjadi pada saat itu mereka melaporkan pada nabi sallallahu alaihi wasallam Ya Rasulullah tidak ada air untuk wudu gak ada air untuk minum sumur sekitar sini kami periksa ada berapa sumur semuanya kering maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Baiklah Tunjukkan saya sumur terdekat ditunjuk oleh beberapa sahabat lalu Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada saat itu memberikan salah satu anak panah g kan yang ada pada saat itu Jadi mereka bawa pedang ada juga beberapa yang membawa anak panah ya anak panah Kemudian beliau Sallallahu Alaihi Wasallam berdoa lalu menyuruh seorang sahabat turun ke sumur dan menancapkan itu di dasar sumur maka turunlah sahabat ini kemudian menancapkan di sumur dan ternyata sumur itu mengeluarkan air yang sangat deras ya itu salah satu mukjizat Nabi Alaihi salalatu Wasalam kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu melihat Quraisy pada saat itu berkumpul banyak dengan perlengkapan perangnya kan maka Nabi Sallallahu alai wasallam mengatakan demi Allah bila Quraisy mau memperbaiki hubungan rahimnya denganku niscaya aku akan menerimahnya enggak damai saja jelas-jelas kami datang untuk umrah gitu Quraisy pada saat itu teman-teman sekalian dalam kondisi mereka bingung menebak-nebak ini mau umrah atau mau perang nih karena kemarin baru habis perang Ahzab jangan sampai Muhammad ini mau menyerang seperti itulah pengertian mereka pada saat itu maka Quraisy mengutus satu orang bernama hudail Ibin warqa hudail Ibin warqa ini pimpinan suku hudzail hudail hudail Ibin warqa Ya tentu nanti dia masuk Islam radhiallahu Anhu tapi ini pada saat itu belum masuk Islam saat itu kebetulan ia sedang di dalam Mekah dan Ia memiliki rumah di Makkah saat menemui Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ia berkata Wahai Muhammad apa yang engkau inginkan jadi Quraisy unutuk utus si hudzail ini kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam umrah coba lihat hewan-hewan hadyu jelas kami mau umrah Kan kalian tahu kalau umrah kan bawa hadyu ni hadyu ini banyak nih unta-unta sama domba yang tidak ada tidak ada sesuatuun beban di punggungnya tidak tidak ada yang tunggangi dan juga di lehernya dikasih tanda biasanya mereka ikat tanda-tanda gitu kan Lalu ia bertanya orang itu hudel bertanya Lalu kenapa engkau membawa senjata Kenapa ada pedang Kenapa ada beberapa yang punya anak panah gitu kan kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Aku khawatir Kalau tiba-tiba kami diserang tentu sangat tidak masuk akal Bila kami tidak membela diri jadi enggak ada maksud untuk berperang Hil bin warq lalu kembali kepada Quraisy dan berkata kalau Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hanya mau umrah dan Ia menceritakan jawaban Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu ia berkata pada Quraisy Biarkan aja dia masuk jangan ditahan nih ternyata sebagian tokoh-tokoh Quraisy enggak mau itu ya dan perlu kita tahu teman-teman suku hudzail ini suku Sebenarnya bukan asli penduduk Makkah mereka tinggal di sebelah Makkah gitu kan maka orang-orang Quraisy curiga walaupun Sebenarnya hudzail masih dalam keadaan AG masih dalam agama mereka lalu kata Quraisy dari mana kita bisa memastikan kalau dia benar-benar hanya mau umrah sementara yang bisa membuktikan hanya perkataan Muhammad saja kepadaMu dari mana kau bisa yakin itu Quraisy lalu mengutus orang yang kedua namanya makraz bin habs makraz bin habs saat makraz ini menemui atau melihat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melihat makraz maka beliau bersabda orang ini pengkhianat dia kalau datang apa yang saya sampaikan nanti bisa dibalik sama dia si makraz ini maka makraz bin habs tidak menemui Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga para sahabat tapi ia hanya kelil mengelilingi muslimin dengan kudanya lalu ia balik kepada Quraisy untuk memastikan jumlah dan persiapan senjata saja saat kembali ke Quraisy I ditanya apa yang kamu bawa dari informasi kata dia tidak jelas Apakah Muhammad mau umrah atau mau perang padahal sudah jelas-jelas mereka pakai baju ihram mereka hanya bawa senjata sederhana tidak ada topi besi tidak ada baju besi tidak ada perisai dan ada hadyu gitu kan Quraisy lalu berkata Sungguh engkau belum membawa berita apapun yang kami butuhkan lalu Quraisy mengutus orang yang ketigaulaisulais bin alqamahais ini kebetulan dia kepala suku ahabis ahabis ya sebenarnya bisa dikatakan jamak daripada habasyah dari negara Ethiopia ya Dan mereka punya mereka bersekutu dengan Quraisy kebetulan si hulais ini bin alqama dia kepala sukunya dari Afrika Kebetulan lagi ada di Makkah karena dia sekutu ikut dalam pasukan itu saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melihat datangnya hulais dari kejauhan maka beliau bersabda orang ini memuliakan hadyu dia memuliakan hewan-hewan yang mau dikurbankan untuk Allah di wilayah haram dia muliakan sekali nantin dia hormatin gitu loh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu menyuruh para sahabat untuk mengumpulkan semua hewan hadyu di depan di depan kelompok muslimin ini supaya orang ini lihat gitu kan maka hulais pun bin alqama melihat hal tersebut maka segera memahami kalau Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mau umrah dia enggak ketemu dengan nabi Dia Lus kembali dan Quraisy berkata Hai hulais apa yang kau bawa kata hulais pasti kalau Muhammad mau umrah Quraisy berkata dari mana kau mengetahui itu kata hulais jelas dia atau mereka membawa hadyu enggak pernah ada orang mau perang bawa hadyu ngapain Bawa unta sama kambing di pasukan gitu kan kalaupun pasukan membawa unta itu biasanya unta yang dipakai untuk berperang enggak ada unta Haju begini ya sekali lagi lagi saya bilang kalau atau hewan-hewan yang dipakai kurban ini teman-teman sekalian adalah hewan-hewan yang memang dipelihara untuk itu jadi kalau kita naikin punggungnya Mungkin dia tidak kuat untuk menampung beban gitu kan Quraisy berkata kepada orang ini sungguh kau orang badwi tidak mengerti apa-apa jadi saking khawatirnya Quraisy jangan sampai ini muslimin akan menyerang mereka Git hulais Salu marah dan berkata jelas orang-orang datang muliakan Ka'bah dan Allah ya memuliakan Ka'bah dan Allah lalu kalian melarangnya demi Allah Bila kalian melarang mereka Maka aku akan kerahkan semua sukuku ahabis menghancurkan kalian wahai Quraisy Quraisy lalu berkata sabarlah wahai hulais izinkan kami menentukan keputusan kami Dan maafkan kami karena ini kondisinya luar biasa hampir S pada sa itu terjadi keributan antara Quraisy sama habis habis yang kuat gu kan Quraisy lalu mengutus orang yang keempat bin mas'udaqafi ini Tentu juga nanti akan masuk Islam Ya dan dia adalah kepala suku tsakif kota Thaif nanti setelah pembebasan kota Makkah kita bahas Insyaallah perang atau pengepungan kota Thaif dan bagaimana Naim bin Mas'ud eh urwah bin Mas'ud akan masuk Islam kita perlu tahu teman-teman urwah ini punya kedudukan di Makkah dan di Thaif kalau di Makkah urwah dan kalau di maaf kalau di Thaif urwa bin Mas'ud kalau di Makkah alwalid BN uqbah dua orang ini itu sangat ditokohkan oleh orang Quraisy dan Alquran menceritakan kepada kita tentang kedudukan kedua orang ini di mata mereka ya bukan di mata Islam disebutkan dalam surah azzukruf surah Nomor 43 ayat 31 tentang kedudukan kedua orang ini surah azzukru surah Nomor 43 ayat 31illahir dan mereka berkata orang-orang Quraisy Mengapa al-qur'an ini tidak diturunkan kepada salah satu dari pembesar dari dua negeri ini Makkah dan Thaif maksudnya adalah urw binud atau alwalid IBN ubah mereka berharap mereka maunya al-quran bukan turun kepada Nabi Sallallahu alaii wasallam tapi turun kepada kedua tokoh ini k dua tokoh ini memang punya kedudukan yang sangat tinggi di mata mereka ruah bin Mas'ud lalu berkata aku bukan sembarangan orang kepada Quraisy sebelum dia diutus sehingga kalian berbuat semau kalian setiap orang kalian kirim lalu balik lalu kalian membatalkan dan mendustakannya tadi sudah ada tiga empat orang Dikirim semuanya didustakan oleh Quraisy gitu kan Bila aku bila aku yang kalian utus maka kalian harus percaya pada informasi yang aku datangkan kata Quraisy Baiklah ur Bin Masud lalu mengatur sebuah strategi untuk memastikan tujuan muslimin mau umrah atau mau perang ia coba memancing emosi muslimin bila mereka emosi berarti mereka mau perang dan bila mereka tidak terpancing berarti mereka mau umrah itu pertimbangan urwah pada saat itu saat melihat urwah tiba di tengah-tengah muslimin dalam kondisi mengenakan baju perang maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan agar salah seorang sahabat yang bernama almughirah bin syu'bah radhiallahu anhu mengenakan baju perang lengkap dan duduk di belakang Nabi karena urwah datang dengan baju perang bawa pedang bawa perisai dan dia minta duduk di hadapan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka untuk berjaga-jaga Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pakai ihram maka ada satu orang sahabat namanya almugira bin syubba nabi izinkan dia untuk pakai baju perang Dan ini juga sebuah hukum teman-teman kan kalau sudah niat ihram Haji enggak boleh lagi pakai baju kan pakai baju berjahid sudah enggak boleh hukumnya Kalau kita pak ganti ihram kita dengan baju berjahid maka kena kurban ya Dam maksudnya kena hukuman kita harus sembelih hewan izin Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada mugira bin sybba untuk menjaga nabi alaihiatu wasalam maka dia pakai baju perang lengkap pakai topi besi pakai baju perang dengan pedang lalu berdiri di belakang Nabi alaihiatu wasalam tentu ini tujuannya untuk menjaga-jaga jangan sampai urwa menyerang tiba-tiba nabi alaihiatu wasalam almughirah bin syba ini teman-teman sekalian perlu kita garis bawahi sahabat yang Nabi suruh berdiri belakang dengan baju perang ini adalah keponakannya urwah urwa yang datang ini pamannya ini ponakan tapi urwa tidak kenal karena pakai baju perang lengkap dan zaman dulu orang kalau pakai baju perang lengkap mukanya pun ditutup mereka kasih kain ditutup jadi cuma bagian mata yang kelihatan gitu kan urwa lalu berkata Apakah engkau ingin masuk ke Makkah dengan cara paksa Hai Muhammad kata nabi Sallahu wasallam Aku ingin umrah demi Allah ketahuilah kata urwah Bila Engkau berpikir perang maka semua yang berada di sisimu ini pastikan akan meninggalkanmu Ini kata urwa urwa niatnya ingin memancing emosi para sahabat kalau orang niat umrah niat ibadah Apapun yang terjadi biasanya orang umrah itu ada saja at Haji ada cobaannya terlambat di bandara kopernya hilang apalah segala macam banyak terjadi biasanya orang kalau niat tu dia Sabar ya sudah mungkin cobaannya pembersihan dosa gitulah ya umumnya orang kalau mau ibadah lebih tenang orang kalau mau ke masjid mau salat lebih tenang dibandingkan memang dasarnya orang mau pergi berperang atau mau pergi ke tempat-tempat yang tidak benar misalnya ya Mendengar hal tersebut dari urwah maka Abu Bakar pun yang sangat sabar Abu Bakar ini orang yang sangat sabar terkenal sekali dengan kebijaksanaannya bahkan kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang paling pengasih di antara umatku untuk umatku adalah Abu Bakar sampai dikatakan waktu di zaman khilafahnya beliau kalau beliau datang dari Safar masuk ke Kota Madinah disambut sama anak kecil semuanya pada gelantungan di bajunya dan di badannya Abu Bakar karena luar biasa anak kecil semua disayangi orang tua disayangi enggak pernah marahin orang Lah beda dengan di zaman Umar Umar begitu masuk orang pada lari semua segan dengan beliau gitu kan Abu Bakar pun yang sangat penyayang ini terganggu dengan penyampaian urwah ini karena dia bilang hai Muhammad kalau kau niat mau berperang sekarang ini semua di sekitarmu pasti bohongin kamu dusta semua nih nanti akan tinggalin kamu sahabat semua dituduh Pendusta gitu kan Abu Bakar enggak sabar nih Abu Bakar radhiallahu Anhu lalu berdiri dan niat ingin mencela urwah Maksudnya kamu pendusta kami tidak ada pembohong sebenarnya kami tidak mungkin berkhianat Ya sambil berkata demi Allah kami tidak akan pernah meninggalkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam urwah berkata kata kalau bukan karena engkau memiliki kedudukan di sisiku wahai Abu Bakar niscaya aku sudah membalas cilaanmu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu menenangkan Abu Bakar sudah tenang disuruh duduk tradisi kaum Arab pada saat itu teman-teman sekalian bila ingin memancing emosi seseorang dan menantangnya maka ia memegang dan menarik jenggotnya ya jadi bukan kepalanya gitu kan tapi dia datang lalu dia memegang jenggotnya dan ditarik itu tradisi pada saat itu itu kalau mau memancing emosi maka urwah saat itu pada saat itu dia ingin melakukan perbuatan itu kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka almughirah keponakannya tadi ini yang dia tidak kenal tidak bisa sabar lalu ia memukul tangan urwa dengan pedang tapi pedangnya bukan yang tajamnya dibalik dipukul karena ini dia sudah tahu orang urwa ini mau datang mau sengaja tarik jenggot nabi alaihiatu wasalam waktu dipukul ternyata karena pukulannya keras dan pedang berat gitu kan maka kata urw sungguh kau sudah melukaiku gitu kan perua lalu berkata kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Siapa orang yang kasar ini dia enggak tahu kalau ini ponakannya almughira berkata singkirkan tanganmu dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau aku akan memotong tanganmu Jangan pernah berani kau sentuh nabi gitu ini memang kalau orang dikhususkan untuk membela Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam harusnya begitu memang pengawal pemimpin engak boleh disentuh gitu kan lalu urwa kembali bertanya kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu mendengar karena tadi kan dia bilang siapa orang yang kasar ini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam belum jawab urwa almugira sudah jawab singkirkan tanganmu dari nabi atau saya akan potong dia ulangi lagi hai Muhammad Siapa orang yang kasar ini maka Nabi Sallallahu alaii wasallam mengatan Apakah engkau tidak mengenalnya ini adalah ponakanmu sendiri almugir Syah gitu kan raharu berkata Oh hebat sekali kamu ya Paman marah sama ponakannya Bukankah baru kemarin saya menyelamatkan kau dari masalah besarmu lalu sekarang engkau mau memukul dan membunuhku ada sebabnya kalimat ini saya sampaikan almughira ini teman-teman ya sebelum masuk islam dia dalam kondisi kafir dan dia punya sedikit kisah unik satu hari dia pernah keluar ke kota Thaif 70 kilo dari 60 70 Kil dari kota Makkah bersama suku Malik salah satu suku yang sangat e tinggal dekat Kota Thaif menuju ke raja Mesir yang bernama almukais almuqaikis almughira waktu itu memiliki sifat yang kasar dalam bermuamalah termasuk dalam berbicara orangnya kasar saat berbicara dengan almuqaqis almuqaikis ini Raja Mesir Iya kasar gitu kan karena orang badui biasa Subhanallah ada orang mungkin kita menganggapnya kasar tapi mungkin bagi dia tidak ya mungkin terbiasa teriak-teriak terbiasa menggunakan kalimat-kalimat yang mungkin bagi sebagian orang kasar kurang lebih seperti itu jadi bukan di sini kasar memang adalah hal-hal yang tidak baik secara umum tapi cara berbicaranya saja ya Jadi ada tradisi-tradisi mungkin di Indonesia juga termasuk ada ya gu ya mungkin kalau teman-teman dari Sulawesi sini tidak tidak asing ya kita di Sulawesi Selatan kalau mau matikan lampu bilang apa ha bunuh lampu biasa begitu Sebenarnya bukan niatnya seperti mengambil Piso Nus tapi bahasanya bunuh lampu sudah malam gitu kan Padahal maksudnya matikan lampu ya mati Mati mungkin lebih lebih santun menurut sebagian orang dari sisi retorika bahasa tapi bukan berarti orang Sulawesi itu kasar gitu kan seperti itu kurang lebih yang kita maksudkan dengan mughirah jangan lagi dipelintir perkataan saya ini Alhamdulillah saya dari Sulawesi Selatan saya banyak orang Bugis ya Tapi bukan maksud untuk itu tapi ini retorika biasa orang begitu ya mungkin cukup banyak retorika seperti ini jadi almuqaikis waktu itu raja Mesir karena mereka orang Mesir orang Mesir ini terkenal di di kalangan orang-orang Arab bahasa mereka itu seperti tanda kutip ya bahasa penuh dengan dengan ee kalau kita Bahasakan mungkin bunga-bunga ya hiasanlah jadi orang Mesir itu kalau bicara tuh kalau kita dengar walaupun tidak mengerti kita merasa kayak ada ketertarikan menggunakan retorika ya tertentu maka mukaikis merasa tersinggung dia kasih semuanya hadiah kepada utusan-utusan suku Malik tadi kecuali almughirah almughirah tersinggung waktu itu baik sebentar almughirah tersinggung pada saat itu maka Apa yang dia lakukan teman-teman sekalian di tengah jalan waktu lagi istirahat karena sakit hati Al mugirah dia bunuh 13 orang dari suku Malik yang dapat hadiah dari muukaikis lalu diambil semua hadiahnya kemudian almughirahi ke Madinah dia tahu kalau di Makkah dia bisa ditangkap dia pergi ke Madinah lalu dia masuk Islam Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu itu menerima keislamannya Tapi beliau bersabda kasus engkau masuk Islam maka benar tapi pencurian dan pengkhianatanmu harus dibalas Enggak bisa maka kembalikan semua haknya suku Malik haknya ada dua tentunya mengembalikan hadiah yang dicuri tadi dan juga membayar dia denda orang yang dibunuh waktu itu kebetulan kurang lebih di Makkah tradisi orang Arab kalau ada membunuh ada yang dibunuh satu orang untuk supaya dia tidak dihukum oleh suku orang itu dia harus bayar 100 ekor unta dia bunuh 13 orang ini 1300 ekor unta dia harus kembalikan suku Malik waktu itu mendengar perbuatan armugirah pada mereka Maka suku Malik bersiap-siap untuk ang kota Thaif dan memberi syarat kepada suku sakif sukunya almughirah agar menyerahkan almugira pada mereka almugira pada saat itu karena dia Penduduk asli kota Thaif maka sukunya tidak mau mengapain mugira harus diserahkan gitu kan maka bertemulah dua pasukan ini suku kota Thaif sama suku Malik ini suku sakib bertemu seseorang sempat mendatangi urwah pada saat itu karena dia kepala suku tsakif gitu kan yang menggantikan kakaknya bernama syubah syubba ini Ayahnya almughirah kan almughirah bin syubbba dulu kepala suku di Thaif meninggal syuba ini maka adiknya namanya urwah itu jadi jadi kepala suku anaknya syuba almughira ini ponakannya dia nih yang buat masalah gu kan maka mereka datangin pada saat surra berkata wahai urwa engkau jauh lebih bijak daripada keputusan berperang bila perang terjadi maka sama saja engkau membinasakan kedua suku besar Arab maka Rua lalu bertanya pada orang tersebut Lalu apa saranmu orang itu bilang bayar saja diahnya tadi yang 1300 ekor unta itu bayar aja kamu kan pengganti ayahnya almughirah almugirah lagi di Madinah susah untuk ditangkap segala macam bayarin aja daripada kita perang gitu maka yang terjadi adalah pada saat itu urwah membayar itu urwa membayar 1300 ekor unta untuk ponakannya ini nah ini ceritanya makanya tadi waktu dia pukul tangan pamannya apa kata urua hebat sekali baru kemarin saya selesaikan perkara besarmu sekarang kau berani pukul tanganku dan mau membunuhku gitu Jadi ini perkataannya maka pada saat itu almughira radhiallahu Anhu berkata walaupun kau telah berbuat baik Hai Pamanku tapi ini adalah Rasulullah tidak bisa kau menyakitinya seperti itulah maka kita tutup dengan ini dan break salat dulu tentunya sudah Isya ya Baik saya tutup dengan ini saat itu masuk waktu salat bertepatan Mang kita bukan salat Isya ya waktu itu urwa menyaksikan dengan mata kepalanya Bagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam saat berwudu maka seluruh sahabat berebut air yang menetes dari anggota tubuh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jadi ada tradisi pada sa itu ada kebiasaan Sahabat kalau nabi lagi wudu misalnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam wudu air bekas wudun yang jatuh diperebutkan oleh para sahabat tapi ini hanya pada nabi alaihialatu wasalam dan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sudah wafat makanya mereka tidak pernah lakukan itu pada Abu Bakar pada Umar pada Utsman pada Ali pada Abbas pada Hamzah enggak pernah mereka lakukan Radiallahu anhum ajmain mereka tidak pernah ambil air wudunya orang-orang ini hanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ini perlu digaris bawahi maka pada saat itu pun mereka memperebutkan air itu begitu begitu pula dengan air kumurannya nabi S wasallam waktu Nabi kumur-kumur dibuang sahabat menampungnya gitu kan pada saat itu teman-teman sekalian muslimin Lalu Salat di belakang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan meninggalkan urwah serta semua muslim ikut salat Tidak satu pun berjaga-jaga kan ini urwah musuh tapi ditinggalkan karena sudah azan iqamah mereka jamak salat Mereka urwah melihat kejadian tersebut lalu dia balik ke kepada Quraisy saat tiba Quraisy bertanya apa beritamu Hai urwah Kata urwah Muhammad mau umrah namun perlu kalian Quraisy demi Allah aku telah mendatangi kisrah di istananya kisra ini Raja Persia kebetulan urwa ini adalah kepala suku dan Dia sering mengunjungi raja-raja dunia aku telah mendatangi Kaisar Romawi di istananya juga aku sudah pernah mendatangi najasyi Raja ethopia raja-raja dunia pada saat itu di istananya Aku tidak pernah menemukan sahabat mereka seperti sahabatnya Muhammad demi Allah mereka tidak akan membiarkan kalian menyakiti ataupun menyerang Muhammad sampai mereka semua mati terbunuh dan bila sejumlah itu manusia kalian bunuh semuanya maka Bagaimana kalian bisa merasa aman dan tenang setelah itu dalam riwayat Bukhari disebutkan teman-teman sekalian bahwasanya sebelum urwa bin Mas'ud masuk Islam ketika menjelaskan tentang keadaan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada Quraisy di kesepakatan di kesepakatan hudaibiah atau pada kesepakatan hudaibiyah Dia berkata kepada orang-orang Quraisy sekaligus kaumnya dari suku takif di kota Thaif wahai kaumku demi Allah sungguh aku telah mendatangi raja-raja dunia aku telah menemui Kaisar Romawi kisra Persia dan najasyi ethopia tidak seorang pun dari mereka yang diagungkan sebagaimana sahabat Muhammad mengagungkan Muhammad demi Allah bila Muhammad mengeluarkan RI waktu wudu tadi kan kbur-kumur dibuang airnyaitu maka para sahabatnya memperebutkannya serta menggosokkan pada wajah dan baju mereka juga Muhammad memerintahkan dan jika Muhammad memerintahkan sesuatu maka segera mereka semua melaksanakan tanpa menunda jika Muhammad berwudu maka hampir para sahabat berkelahi hampir para sahabatnya berkelahi dalam memperebutkan tetesan air wudunya jika salah seorang dari mereka berbicara di hadapan Muhammad maka ia mengecilkan suaranya dan ia tidak berani menatap wajah Muhammad karena pengagungan dalam jiwanya jadi waktu itu urwa masih dalam keadaan kafir ya tapi dia menggambarkan bagaimana cintanya para sahabat kepada Baginda Nabi alaihialatu wasalam Oleh karena itu teman-teman sekalian asas dan pondasi dasar mengambil syariat ya al-quran qu dan Sunah dari pemahaman para sahabat karena mereka orang yang paling mencintai Baginda Nabi Alaihi salatu Wasalam kalau mau melakukan perbuatan Cari informasi dari kaum Salafus Saleh dari para sahabat terutama tiga generasi emas sahabat tabiin dan tabi- tabiin sesuai dengan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sebaik-baik masa adalah masaku jadi aku dan para sahabatku itu generasi emas para sahabat lalu yang datang setelahnya para tabiin dan yang datang setelahnya para tabi-tabiin ini yang dikenal dengan kaum Salafus Saleh setiap ibadah setiap perbuatan perjuangan ya semuanya diambil dari tiga generasi emas ini maka tidak akan pernah seseorang menyimpang dari agama karena mereka ini adalah generasi yang sangat dekat dengan Baginda Nabi alaihialatu wasalam ini riwayat Bukhari setelah menyampaikan ini maka orang-orang Quraisy berkata kepada urwah apa saranmu Hai urwah Kata urwah berdamailah dengannya maksudnya dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam minta ia tidak masuk ke Makkah tahun ini kan itu saja yang kalian inginkan kalian tidak mau Muhammad masuk Ya sudah jangan izinkan masuk tahun ini tapi jangan tahan dia di tahun-tahun depan yang penting kalian sudah aman Sudah tersebar berita kalau Quraisy berhasil menahan muslimin sudah selesai dan apa yang kalian khawatirkan penyerangan Makkah sudah tidak terjadi Kalaupun dia Mau serang tahun-tahun depan kalian masih punya persiapan yang banyak ya untuk mempertahankan Makkah Tapi waktu itu Quraisy masih penasaran teman-teman sekalian secara diam-diam ura kan tadi sudah kasih syarat ya kalau saya pergi saya kembali jangan permainkan saya seperti orang-orang yang sebelumnya harus terima apa yang saya bawa informasi dan terima pendapat saya rupanya mereka diam-diam mereka mengutus beberapa anak muda Quraisy jumlahnya 40 orang dari ahli-ahli perang untuk menculik salah satu sahabat culik siapa siapapun di antara muslimin culik saja satu nanti kita gebukin supaya dia ngaku mau perang atau mau umrah gu seperti itulah jadi saking ketakutan Quraisy yang luar biasa gitu tapi dengan hikmah Allah waktu 40 orang ini menyelinap mau masuk di antara khemah muslimin tiba-tiba mereka jadi tawanan muslimin yang menjadi ketua keamanan umat bin Khattab waktu itu tangkap semua 40 orang itu Padahal mereka pakai ihram bukan pakai baju perang dan 40 orang ini dirantai semuanya diikat kemudian di taruh di depannya kemah kaum muslimin diperlihatkan kepada Quraisy ini lihat 40 orang mata-mata Kalian nih wau mereka semua sudah lihat ini muslimin tidak dengan pakaian perang tapi bisa menangkap 40 orang pasukan terbaiknya gitu kan lalu kemudian kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bebaskan 40 orang itu kasih saja kembali dibebaskan satu peratu silakan kembali maka orang-orang Quraisy berkata Sungguh Muhammad benar-benar tidak mau perang Kalau dia mau perang dia sudah bunuh tuh 40 orang tawanan tapi dia enggak bunuh dibebasin sama dia maka pada saat itu pun teman-teman sekalian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melihat orang-orang Quraisy masih banyak pertimbangannya padahal sebenarnya tinggal izinkan masuk jangan hadang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga tidak mau ya bentrok maka nabi Sallahu alaii wasallam mengatakan Panggil Umar Bin Khattab Hai Umar karena dia kepala keamanan di situ diperintahkan nabi sahu alaih wasallam Berata nabi Sallahu Alaihi Wasallam Hai Umar Aku ingin engkau masuk ke Makkah dan temui Abu Sufyan langsung pimpinan Quraisy ngobrol Tanya bilang Kenapa ditahan gitu kan lalu Umar berkata Wahai utusan Allah Anda sangat tahu bagaimana permusuhanku dengan Quraisy kalau aku yang masuk nih lalu mereka buat masalah Perang enggak bisa jadi jangan saya ya Rasulullah enggak bisa kontrol emosi kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Lalu siapa kalau bukan kamu kata Umar dari sukunya Abu Sufyan Abu Sufyan dari suku Umayyah cari sahabat kita sahabat anda dari suku Umayyah yang lebih bijak lebih tenang bisa bertemu dengan Abu Sufyan kata Nabi Sallallahu alaii wasallam Siapa itu kata Umar Utsman bin Affan Utsman bin Affan ini masih sepupunya Abu Sufyan gitu kan orangnya lebih tenang tidak emosional jangan saya gitu kan maka Nabi Sallallahu alaii wasallam mengatakan Baiklah ide yang bagus kemudian lalu dari di sini tem sekalian Umar Bin Khattab bukan membantah perintah Nabi Sallallahu alai wasam tapi memberikan ide tapi kalau Nabi Sallallahu alaih wasallam tetap suruh beliau lakukan gitu kan maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga menerima pendapat yang baik Kalau Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam aja menerima pendapat yang baik Apalagi kita ya harus kita biasa menerima kebaikan-kebaikan dari orang Utsman bin Affan radhiallahu Anhu lalu diutus oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menuju ke Makkah dan dia masuk sendirian waktu orang Quraisy lihat Utsman Sendirian pakai baju ihram dibiarkan Masuklah ke wilayah haram menuju ke Makkah ketemui Abu Sufyan Lalu pada saat itu teman-teman sekalian saat tiba di Makkah Abu Sufyan menyambut Utsman dan berkata bila engkau ingin tawaf Hai Utsman tawaflah enggak ada yang ganggu kamu kamu aman Utsman pun mengatakan demi Allah tidak aku tidak akan tawaf sebelum Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam melakukan tawaf maka aku datang hanya untuk meminta kepadaMu dengan baik-baik Agar memberi izin kami umrah dan kami jamin kami akan tidak akan berperang Kami tidak akan merebut Mekah Abu Sufyan berkata aku akan pertimbangkan Beri aku waktu beberapa saat aku pertimbangkan dan aku minta Agar engkau jangan keluar dari Makkah sampai aku putuskan gitu kan maka Utsman pun waktu itu sebenarnya diikram dihormati oleh Abu Sufyan dikasih makanan dikasih tempat yang layak hanya untuk nunggu Abu Sufyan rencana mempertimbangkan dulu gitu kan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu itu di perkemahan muslimin melihat Kenapa kok lelat nih Utsman enggak datang mau kirim lagi satu orang orang-orang Quraisy sudah menahan ya maka terjadi adalah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam khawatir jangan sampai Utsman bin Affan dibunuh maka beliau pun akhirnya mengiklankan kepada para sahabat untuk membaiat mengambil kesepakatan setia membela agama Allah gitu kan di bawa sebuah pohon dan para sa itu dikenal dengan baiat Ridwan Ridwan artinya keridan gitu kan orang-orang yang mau membaiat memberikan kesepakatan setianya perjanjian setia untuk membela agama Allah sampai mati maka pada saat itu pun seluruh sahabat kumpul dan di dalam kesepakatan ini teman-teman sekalian tidak boleh ada satu sahabat pun yang lari dari kanca peperangan kalau sampai nabi perintahkan menyerang Makkah karena Utsman bin Affan utusan tidak boleh dibunuh ini kalau Utsman terbunuh maka para sahabat pun satu persatu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berdiri di bawah pohon itu lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ee para sahabat satu persatu datang dan menyalami tangan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sambil ya mengucapkan aku berjanji setia ya rasulullah hidup dan mati dalam agama Allah dan siap mengorbankan harta jiwa darah semua untuk agama Allah dan yang paling pertama berdiri membaiat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyalami Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan memberikan ya perjanjian Setia ini adalah Abu Sunan al-uzdi radhiallahu Anhu sahabat nabi yang mulia segera dia berdiri dan menyalami nabi alaihialatu wasalam Abu Sunan al-uzdi Salamah bin aqwa radhiallahu Anhu yang terkenal dengan kecepatan berlarinya ya kalau masih ingat pernah kita Jelaskan itu dan keterampilan perangnya selepas membaiat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dia sempat Istirahat di bawah sebuah pohon Setelah semua sahabat membayar satu persatu jadi waktu itu yang membaiat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau kita hitung jumlah mereka 1400 yang membaiat adalah 1000 397 karena satu nabi keluar kemudian jaad tadi yang kita sebutkan bin Qais orang munafik keluar Utsman bin Affan juga masih di Makkah jadi membayat Nabi Sallallahu Al wasallam 1397 orang setelah itu setelah dibaiat ternyata jaat ini tidak ikut membaiat ya Ada kisah sedikit di sini teman-teman Salamah bin aqwa radhiallahu Anhu sahabat nabi yang terkenal dengan ahli perangnya setelah membaiat ia sempat Istirahat di bawah sebuah pohon di dekat situ dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mendatanginya sambil berkata berilah baiatmu wahai Salamah Salamah bin Awa kata Salamah aku sudah membaiat wahai utusan Allah kata Nabi Sallallahu alhi wasallam baiat lagi maka salam pun pada saat itu membaiat mengulangi lagi berdiri di depan para sahabat mengatakan Ya Rasulullah aku berjanji setia kepada kepada Allah dan rasulnya dan siap mengorbankan hartaku jiwaku darahku untuk agama Allah sebagian ahli sejarah mengatakan Kenapa Nabi sallah wasallam meminta Salamah bin aqwa untuk mengulangi ini agar memastikan kepada para sahabat siapapun yang belum tulus dan ikhlas membaiat Dia harus cepat segera ulangi ini perjanjian setia dan setelah ini akan ada informasi penting khusus untuk sahabat-sahabat yang membayar di bawah pohon itu mereka akan mendapatkan jaminan surga dan mereka adalah pasukan inti Nabi Sallallahu Alai
Resume
Categories