Sirah Nabawiyah #16 : Kesepakatan Hudaibiyyah - Khalid Basalamah
_M7CyBXLPz8 • 2017-11-03
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi
wabarakatuh
alhamdulillah kalimat sederhana penuh
dengan berkah kalimat mulia yang telah
dikhususkan oleh sang pencipta untuk
orang-orang yang
beriman terucapkan dari lisan mereka dan
akan dipenuhi segala kebutuhan mereka
oleh sang
pencipta kalimat ini selalu dirindukan
oleh orang-orang beriman karena
kemahamurahan sang pencipta Allah akan
datang semua hanya dengan mengucapkannya
dan dalam agama yang telah diturunkan
oleh Allah diperintahkan agar setiap
muslim dalam setiap kali melakukan
kegiatan ataupun selesai kegiatan memuji
Tuhannya dengan kalimat Alhamdulillah
Maka sangat wajar kalau kita selalu
mengucapkan kalimat ini juga kita
panjatkan selawat dan Taslim salam
hormat cinta rindu dan penuh ketundukan
terhadap Syariat yang dibawa oleh
manusia terbaik manusia yang tah
disempurnakan oleh S Pencipta Allah
secara khusus fisiknya akhlaknya
karakter-karakter dan juga jalur
nasabnya manusia yang telah diperintah o
Pencipta Allah secara khusus untuk
dijadikan sebagai suri tauladan dan
tidak ada lagi nabi setelahnya juga
Rasul kesempurnaan syariat Allah telah
sempurna dengan diutusnya manusia
terbaik ini dengan membawa syariat
terakhir memberikan salam hormat atau
mengucapkan salam hormat kepada manusia
terbaik ini adalah
ibadah dan keutamaannya sangat besar
karena dengan mengucapkan satu kali saja
salam hormat selawat dan Taslim maka
akan dibalas oleh Allah dalam waktu yang
bersamaan dengan 10 kali tambahan
karunia atau Rahmat Maka sangat wajar
kalau kita selalu mengucapkan selawat
dan Taslim kepada nabi besar muhammad
shallallallahu wa ala alihi wasahbihi
wasallam melanjutkan bahasan Sirah
Nabawi kita dan saya mengajak diri saya
Dan teman-teman sekalian untuk ikhlas
kepada Allah subhanahu wa taala niatnya
betul-betul murni ingin menghadiri
majelis ilmu tanpa harus melihat Siapa
yang menyampaikan tapi apa yang
disampaikan bila bermanfaat maka
bersyukurlah kepada Allah Allah bila ada
yang keliru tentu kita memohon ampun
kepada Sang Pencipta Allah subhanahu wa
taala kita akan masuk kepada kesepakatan
hudaibiyah kita sudah sempat membahas
pada pertemuan yang
sebelumnya bulan Syawal tahun 6
Hijriah tentang gazwat Bani
mustaliq dan Kurang lebih 3 jam bahasan
kita berhubungan dengan masalah
peperangan tersebut dan kisah terjadinya
ifq kisah terjadinya ifq fitnah tentang
berzinanya Aisyah dengan Safwan
radhiallahu anhum ajmain dan ternyata
adalah fitnah dan dusta dan kita sudah
panjang lebar menjelaskan surah Annur
yang Allah turunkan cukup panjang dari
ayat 4 sampai ayat 26 berhubungan dengan
masalah kisah
tersebut pada bulan Zul ka'dah 1 bulan
setelahnya seperti kita sekarang di
Syawal ini sebentar lagi masuk zulkadah
tapi ini di tahun 6
Hijriah setelah kejadian perang Bani
mustali tadi nabi alaihialatu wasalam
mengiklankan di Madinah akan melakukan
ibadah
umrah dan perlu kita review sedikit
teman-teman
sekalian kondisi Makkah pada saat itu
masih sangat
panas karena masyarakat Makkah Apalagi
pemimpin-pemimpinnya itu merasa sangat
jengkel dengan kaum muslimin karena
waktu mereka menyerang Madinah yang kita
bahas pada pertemuan-pertemuan
sebelumnya perang Ahzab ya atau perang
khandak perang Parit ya di tahun 5
Hijriah gagal total 10.000 pasukan
mereka bubar Semuanya bahkan Naim bin
Mas'ud salah satu dari pimpinan mereka
sempat masuk islam Gitu
kan Suasana panas ini di Makkah
betul-betul membuat mereka sangat benci
dan tidak mau bertemu dengan kaum
muslimin pada saat keadaan seperti itu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam justru
iklan kan akan umrah menuju ke
Makkah keluarlah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dari Madinah dengan 1000
399 orang bersama Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam berarti 1400 orang sebagian
buku-buku sejarah menyebutkan kalau
jumlah mereka adalah
1400 murni sahabat bersama Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Berti 1401
orang intinya kurang lebih 1400
orang mereka keluar dengan menggunakan
kain ihram dan mereka membawa pedang
tapi tidak membawa perlengkapan perang
zaman dulu itu ada baju besi ada topi
besi ada perisai kalau orang niat
berperang tapi ini enggak pakai baju
ihram dengan pedang juga dibawa
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
suruh mereka bawa pedang dan
ini nyata kalau Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam murni ingin umrah bukan ingin
menyerang Makkah karena semua 1400
semuanya pakai baju ihram dan
pedang-pedang mereka pun diletakkan
hanya digantungkan di leher-leher unta
mereka Jadi tidak dipakai
sebenarnya pada saat itu teman-teman
sekalian Subhanallah dengan hikmah
Allah tidak ada kaum munafik yang ikut
kecuali
satu pertama kali perjalanan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tidak ada
munafik yang
ikut hampir semua peperangan nabi itu
orang munafik terlibat karena ingin
mengacukan keadaan kaum muslimin tapi di
perang di perjalanan ini tidak ada yang
mau ikut dengan hikmah Allah kecuali
satu orang satu orang ini namanya ja'ad
IBN Qais nanti kita akan bahas kisahnya
ja'ad IBN Qais
ya
kemudian pasukan atau jumlah ini maaf
muslimin mulai bergerak dan jaad bin
Qais Ikut berarti kalau kita hitung 1400
orang ini adalah kaum mukminin kita
kurangi satu orang ini munafik ini Jadi
jumlahnya
1399 atau kalau kita ambil jumlah yang
1401 dengan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam berarti bulatnya 1400 orang dan
ini lebih tepat sebenarnya kalau kita
Bahasakan dengan 1400 orang kalau kita
keluarkan si munafik
tadi orang-orang munafik sempat berkata
pada saat Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam keluar bersama sahabatnya
Muhammad ini ngajak-ngajak orang untuk
pergi ke Makkah Sudah tahu orang Makkah
masih panas mereka mungkin bisa
membantai lalu pergi umrah tanpa
persiapan perang hanya pedang pastilah
Quraisy akan membant kita nanti maka
Enggak usah keluar Hai muslimin jadi
dari satu sisi Nabi Sallallahu alaii
wasallam motivasi sahabat untuk keluar
sisi yang lain orang-orang munafik
menahan
itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
tidak mempedulikan mereka dan ini salah
satu hal strategi menghadapi orang
munafik jadi orang munafik mau kar-kar
bagaimanapun mau bicara Apun tidak usah
dipedulikan nanti hilang sendiri
fitnahnya tapi Kita waspadai gerak-gerik
mereka gitu kan Ini sudah saya jelaskan
pada pertemuan yang sebelumnya dan dalam
setiap kajian sirah ini sampai nanti
meninggalnya Nabi Alaihi salatu Wasalam
terus akan ada Bahasan tentang
orang-orang munafik dan bagaimana
kondisi mereka tapi saya sudah jelaskan
pertemuan sebelumnya ciri khas yang
sangat nyata dari orang munafik adalah
membenci
Islam kalau hanya hadis nabi yang
menyebutkan ciri mereka kalau bohong
bicara berbohong kalau mereka berjanji
memungkiri janji kalau mereka diberikan
amanah dan mereka khianat ini adalah
ciri kecilnya karena semua orang bisa
terjerumus dalam kejadian tersebut
berarti ada ciri kemunafikan tapi belum
munafik
namanya bisa membawa kepada munafik yang
besar munafik yang besar adalah
betul-betul membenci Islam Allah dan
rasulnya mengatakan ah dia mengatakan B
sebagaimana sudah kita singgung pada
pertemuan yang sebelumnya
tentunya nabi Alaihi salatu Wasalam
menuju ke bir Ali atau wilayah Zul
khulaifah tempat niatnya dan miqatnya
kaum muslimin kalau mau umrah dan haji
dan beliau mengenakan ihram bersama
seluruh sahabat pada saat itu serta
beliau memerintahkan para sahabat dari
Madinah untuk membawa
hadyu apa itu hadyu teman-teman sekalian
hadyu adalah hewan yang dikhususkan
untuk dikorbankan untuk Allah yang
diberi tanda juga tidak dibebani apapun
punggungnya baik manusia atau
barang-barang itu namanya
hadyu kebanyakan kaum muslimin termasuk
orang-orang muslim di Indonesia pahamnya
Hadu ini hanya untuk haji
Jadi mereka berkorban pada saat haji
saja kalau sunah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Haji dan
umrah makanya jarang sekali di antara
jemaah kita kalau lagi umrah mereka
hadyu menyembelih hewan padahal
sebenarnya bagian dari sunah Nabi Alaihi
salatu Wasalam dalilnya sangat nyata
dalam kesepakatan hudaibiyah ini pada
bulan Zul kadah tahun 6
Hijriah maka semua sahabat yang punya
kemampuan membawa hadyunya jadi dia
pakai tunggangan kemudian dia bawa di
belakang hadyunya bisa domba bisa unta
yang dibawa tapi khusus Binatang ini
karena akan dikorbankan nanti di wilayah
haram di Makkah maka mereka tidak
membebankan apapun di punggungnya tidak
ditunggangi tidak juga dikasih
beban-beban Sebagian ulama mengatakan
ini juga termasuk bagian dari sunah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam kalau kita
ingin berkurban Sebentar lagi kita akan
masuk itu duladha Insyaallah maka
usahakan hewan kurban itu tidak dibebani
apa-apa jadi misalnya sapi jangan sapi
yang membajak ya emang sapi yang
dipelihara khusus untuk dikorbankan para
sahabat bahkan kalau mau berkurban
mereka sudah beli 6 bulan sebelumnya
lalu mereka gemukkan kambing dan domba
itu di Idul adham mereka kurbankan jadi
khusus untuk Allah memang usahakan sapi
atau kurban ini kambing domba atau di
Negara Arab ada unta jangan sampai dia
terbebani dengan apapun memang dia harus
disiapkan untuk dagingnya dikorbankan
berita keluarnya kaum muslimin didengar
oleh orang-orang Quraisy
tersebar langsung Karen Nabi Sallallahu
wasallam
iklankan kalau dalam peperangan tradisi
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau
tidak pernah iklankan
sasarannya kecuali di
khaibar Beliau iklankan teranterangan
juga Perang Tabuk dua peperangan itu
Nabi Sallallahu wasallam iklankan yang
lain tidak pernah setiap pasukan
muslimin tidak tahu Nabi bilang jihad
ikut saja Ke mana arah pasukan diikuti
ini strategi supaya musuh tidak tahu
kalau mereka akan diserang gitu kan di
sini Nabi Sallallahu alaii wasallam
nyata bukan mau berperang karena beliau
keluar dan mengiklankan kalau mau umrah
dan memang jalannya menjuju ke Makkah
maka tersebar B dan orang-orang Quraisy
mengetahui pada saat mendengar itu
orang-orang Quraisy pun keluar
mempersiapkan pasukan yang sangat besar
kurang lebih jumlahnya
3.000 dengan pakaian perang ingin
Menghadang Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam agar tidak masuk ke wilayah
haram wilayah haram cara penyebutannya
itu ha mim ra haram haram langsung ya
haram artinya
dimuliakan kalau kita pakai Alif haram
ya berarti dilarang ya wilayah haram
kita katakan Masjid Haram masjid ya
wilayah Haramain ya ini Allah sebutkan
dalam al-qur'an tentang kalimat haram
ashuril hurum misalnya dalam surah
at-taaubah ayat 36 Allah sebutkan
wilayah haram di Makkah teman-teman
termasuk kalau orang lagi di Haji masuk
di dalamnya adalah Mina dan Muzdalifah
kan tempat jemaah haji salah satu tempat
wukufnya dari tanggal 8 sampai tanggal
13 Zulhijah haji itu tanggal 8 dikenal
dengan hari Tarwiyah tanggal 9 hari
Arafah tanggal 9 itu paginya di Arafah
sampai terbenam matahari malamnya ya
malam tanggal 9 malam Idul Adha itu
mereka di Muzdalifah tanggal 10 11 12 13
ini semuanya di mina jadi ada tiga
lokasi yang didatangi bagi jemaah haji
Mina yang paling banyak Muzdalifah malam
hari di tanggal 9 dan Arafah pagi hari
sampai terbenar matahari di tanggal 9
juga dari tiga lokasi ini Mina dan
Muzdalifah masuk wilayah haram tapi
Arafah tidak masuk wilayah haram Arafah
di luar wilayah
haram secara
hukum kaum muslimin menerima hukum dari
Allah dan orang-orang Quraisy juga masih
turun-temurun membawa syariat Nabi
Ibrahim Alaihi Salam khusus wilayah
haram ini tidak boleh ada peperangan di
situ tidak boleh ada pertumpahan darah
tidak boleh dicabut pohonnya enggak
boleh dibunuh hewan-hewannya ada hukum
sendiri hukum wilayah haram hukum
wilayah hukum wilayah haramnya Quraisy
lalu berkata kita harus menghalau
muslimin enggak boleh mereka masuk ke
wilayah haram karena kalau masuk wilayah
haram dan pakai baju ihram maka
orang-orang Quraisy sudah enggak bisa
ganggu lagi dan itu aib yang sangat
besar akan tersebar berita di Jazirah
Arab ya kalau orang Quraisy menahan
kalau orang Quraisy menahan orang yang
sudah pakai baju ihram dan ini aib bagi
mereka serta dalam syariat juga yang
mereka yakini tidak boleh melakukan hal
tersebut apalagi mereka dengan pasukan
perang pasti akan cekcok dan menumpahkan
darah wilayah haram maka mereka sepakat
untuk menahan muslimin sebelum masuk
wilayah
Haram waktu pasuk ee jumlah apa kaum
muslimin sudah mulai mendekati wilayah
Quraisy keluar menghalau di sekitar
wilayah haram dan pada saat itu dipimpin
oleh Khalid bin Walid belum masuk Islam
tentunya nanti kita akan bahas setelah
itu akan masuk Islamnya beliau yang
jelas belum masuk Islam dan memimpin
3.000 pasukan ini ada seseorang yang
bernama bisyr bin Sufyan alka'bi bisr
IBN Sufyan alka'bi radhiallahu Anhu
menyampaikan berita kepada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya
Quraisy telah keluar dengan mengenakan
baju dari kurit Harimau jadi zaman dulu
orang-orang Quraisy itu kalau mereka mau
berperang maka mereka menggunakan baju
dari kulit harimau baju dari kulit
harimau ini istilah mereka akan
berperang maka beliau Sallallahu Alaihi
Wasallam bersabda sungguh keterlaluan
Quraisy dua kali beliau ulangi sungguh
keterlaluan Quraisy apa yang mereka
inginkan bila mereka membiarkanku maka
keberhasilan dan nama baikku adalah
keberhasilan dan nama baik mereka juga
Jadi kalau Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam berhasil dikenal dakwahnya maka
juga nama baiknya Quraisy itu karena
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari
Quraisy ya dan jika aku terbunuh karena
mendakwahkan ini maka itu yang mereka
inginkan aku hanya ingin umrah Kenapa
mereka tidak
izinkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bersabda kepada para sahabat Siapa yang
bisa menunjukkan kepadaku Jalan memasuki
Makkah bukan melalui jalan utama ini
supaya Quraisy enggak tahan jadi pasukan
Quraisy masih keluar Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam masih dalam pjan belum
ketemu ini belum bertemu nabi sallallahu
alaihi wasallam sudah minta agar
ee umrah atau e kelompok umrah sahabat
ini mereka keluar dari jalur utama coba
masuk ke Makkah dari jalur lain karena
kalau sudah menginjakkan kaki di wilayah
haram maka Quraisy tidak bisa ganggu
lagi seorang sahabat sempat berkata dan
Mohon maaf saya tidak temukan nama
sahabat ini cuma dikatakan dalam
buku-buku sejarah dia mengatakan aku ya
Rasulullah kebetulan orang ini dari
penduduk Makkah dari Muhajir dan dia
tahu betul jalan-jalan untuk masuk ke
Makkah selain jalan protokol itu lewat
padang pasir gunung-gunung dan
seterusnya sahabat tersebut Lalu
benar-benar menunjukkan jalan untuk Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dan
sahabat-sahabat dan sangat sulit jalan
ini bahkan sahabat-sahabat orang Makkah
pun seperti Umar Bin Khattab Abu Bakar
semua tidak tahu jalan itu jalan yang
sangat unik tapi naik gunung turun
gunung dan seterusnya dan ini jumlahnya
banyak 1400 orang dan benar-benar pada
saat
itu mereka keluar dari wilayah Padang
Pasir tiba-tiba sudah berada di depan
wilayah haram dari wilayah haram itu
dulu orang Quraisy berikan tanda mereka
tancapkan bendera-bendera menandakan ini
wilayah haram kalau sekarang
pemerintahan Saudi juga membuat ya tanda
yang sangat besar tulisannya ee awal
wilayah haram kalau kita masuk ke Makkah
kalau kita mau keluar ke Jeddah
tulisannya akhir wilayah haram misalnya
gitu di Madinah juga begitu diberikan
tanda tanda jadi kita tahu mana wilayah
haram karena ini boleh teman-teman
sekali melanggar hukum-hukum Allah kalau
sampai berbuat dosa pun hukumnya berat
ya orang yang membuat kerusakan di
wilayah haram itu hukumannya berat Allah
bisa menurunkan laknat padanya
naudubillah buat dosa dan seterusnya
Makanya hati-hati kalau lagi umrah atau
Haji jangan sempat jangan sampai
menyentuh kemaksiatan ini termasuk
masalah tontonan-tontonan di kamar hotel
harusnya hati-hati karena kadang-kadang
ada juga jemaah kita mereka pulang ke
kamar hotel lalu kemudian kembali
melihat lagi film-film melihat dan
lainnya ini wilayah haram harusnya lebih
hati-hati hindari semua itu
ya para sahabat sempat berkata pada saat
tiba di wilayah haram jadi wilayah haram
sudah di depan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam unta nabi tinggal melangkah
beberapa langkah sudah masuk wilayah
haram pasukan muslimin jumlah muslimin
juga ini kelompok umrah akan masuk
wilayah haram Subhanallah tiba-tiba unta
nabi sallallahu alaihi wasallam duduk
tiba-tiba nabi enggak suruh duduk duduk
untanya para sahabat datang mendorong
unta itu menyuruh berdiri enggak mau
untah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya
dengan begitu maka seluruhjumlah
muslimin ini berhenti semua pada saat
itu maka karena disuruh berdiri enggak
mau sampai sempat dipukul enggak mau
bangun unta nabi sallallahu alaihi
wasallam maka sebagian sahabat
mengatakan wahai utusan Allah sungguh
unta ini telah ditimpa
keburukan Kok bisa sudah tinggal masuk
wilayah haram terus kemudian dia
berhenti nih kalau kita masuk Quraisy
enggak jadi ganggu kita dan umrah akan
terjadi Subhanallah jawaban Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ini
adalah panduan Nabawi dan setiap muslim
harus seperti ini mengembalikan kepada
prasangka baik kepada Allah apa kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak
tetapi yang telah menahannya adalah yang
telah menahan gajah-gajah Abraham
menyerang Ka'bah maksudnya Allah
walaupun kalian berusaha mendorongnya
dia tidak akan bangun nih dia tidak akan
bangun ya
pastinya mereka
akan tetap duduk tetap akan duduk
ya
maka pada saat itu Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam lalu memerintahkan
seluruh sahabat untuk berkemah pas di
perbatasan haram
itu padahal sebenarnya waktu muslimin
putar memanuver di padang pasir sampai
wilayah haram haram pasukan Quraisy itu
sudah keluar dan mereka menjaga muslimin
jauh dari wilayah haram itu harapannya
kalau terjadi peperangan tidak masuk ke
wilayah haram gitu kan jadi waktu mereka
sudah tiba di lokasi yang mereka anggap
muslimin akan lewati ternyata mereka
enggak temukan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dan para sahabat dan mereka
kaget Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
sudah berada di perbatasan haram Jadi
mereka tidak bisa lagi hadang gitu kan
tetapi Waktu mereka tiba teman-teman
sekalian di lokasi itu mereka kaget kok
bisa Muhammad ini tentu kita bilang
Sallallahu Alaihi Wasallam dia tidak
masuk ke dalam Kenapa kok tetap di
perbatasan itu saja gitu apalagi
muslimin sudah berkemah di situ Artinya
mereka akan nginap di situ mereka enggak
masuk wilayah
haram pada saat itu teman-teman sekalian
Quraisy pun akhirnya menancapkan
kemah-kemah mereka di seberang
muslimin pada saat itu juga muslimin
sempat kehilangan air artinya tidak ada
air kendi-kendi mereka sudah mulai
kosong biar Biasanya kalau mereka
istirahat mereka cari wilayah yang ada
sumurnya di situ semua sumur-sumur yang
ada di sekitar wilayah itu dan wilayah
itu namanya
hudaibiyah kalau saya tidak salah
sekitar 80 km dari Makkah sekarang itu
sekarang ini terkenal dengan
eh peternakan untanya ya Jadi kalau
orang lagi umrah orang lagi Haji mau
pengin minum susu unta biasanya ke sana
mampirnya gitu kan wilayah
hudaibiyah yang jelas di situ ada sumur
tapi kering
semuanya ada satu mukjizat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam terjadi pada
saat itu mereka melaporkan pada nabi
sallallahu alaihi wasallam Ya Rasulullah
tidak ada air untuk wudu gak ada air
untuk minum sumur sekitar sini kami
periksa ada berapa sumur semuanya kering
maka kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Baiklah Tunjukkan saya sumur
terdekat ditunjuk oleh beberapa sahabat
lalu Nabi Sallallahu alaihi wasallam
pada saat itu memberikan salah satu anak
panah g kan yang ada pada saat itu Jadi
mereka bawa pedang ada juga beberapa
yang membawa anak panah ya anak panah
Kemudian beliau Sallallahu Alaihi
Wasallam berdoa lalu menyuruh seorang
sahabat turun ke sumur dan menancapkan
itu di dasar
sumur maka turunlah sahabat ini kemudian
menancapkan di sumur dan ternyata sumur
itu mengeluarkan air yang sangat deras
ya itu salah satu mukjizat Nabi Alaihi
salalatu
Wasalam kemudian Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam waktu melihat Quraisy pada saat
itu berkumpul banyak dengan perlengkapan
perangnya kan maka Nabi Sallallahu alai
wasallam mengatakan demi Allah bila
Quraisy mau memperbaiki hubungan
rahimnya denganku niscaya aku akan
menerimahnya enggak damai saja
jelas-jelas kami datang untuk umrah
gitu Quraisy pada saat itu teman-teman
sekalian dalam kondisi mereka bingung
menebak-nebak ini mau umrah atau mau
perang nih karena kemarin baru habis
perang Ahzab jangan sampai Muhammad ini
mau menyerang seperti itulah pengertian
mereka pada saat itu maka Quraisy
mengutus satu orang bernama hudail Ibin
warqa hudail Ibin warqa ini pimpinan
suku
hudzail hudail hudail Ibin warqa
Ya tentu nanti dia masuk Islam
radhiallahu Anhu tapi ini pada saat itu
belum masuk Islam saat itu kebetulan ia
sedang di dalam Mekah dan Ia memiliki
rumah di
Makkah saat menemui Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam ia berkata Wahai
Muhammad apa yang engkau inginkan jadi
Quraisy unutuk utus si hudzail ini kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam umrah
coba lihat hewan-hewan hadyu jelas kami
mau umrah Kan kalian tahu kalau umrah
kan bawa hadyu ni hadyu ini banyak nih
unta-unta sama domba yang tidak ada
tidak ada sesuatuun beban di punggungnya
tidak tidak ada yang tunggangi dan juga
di lehernya dikasih tanda biasanya
mereka ikat tanda-tanda gitu
kan Lalu ia bertanya orang itu hudel
bertanya Lalu kenapa engkau membawa
senjata Kenapa ada pedang Kenapa ada
beberapa yang punya anak panah gitu kan
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Aku
khawatir Kalau tiba-tiba kami diserang
tentu sangat tidak masuk akal Bila kami
tidak membela diri jadi enggak ada
maksud untuk berperang Hil bin warq lalu
kembali kepada Quraisy dan berkata kalau
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hanya
mau umrah dan Ia menceritakan jawaban
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu ia
berkata pada Quraisy Biarkan aja dia
masuk jangan ditahan
nih ternyata sebagian tokoh-tokoh
Quraisy enggak mau itu ya dan perlu kita
tahu teman-teman suku hudzail ini suku
Sebenarnya bukan asli penduduk Makkah
mereka tinggal di sebelah Makkah gitu
kan maka orang-orang Quraisy curiga
walaupun Sebenarnya hudzail masih dalam
keadaan AG masih dalam agama mereka lalu
kata Quraisy dari mana kita bisa
memastikan kalau dia benar-benar hanya
mau umrah sementara yang bisa
membuktikan hanya perkataan Muhammad
saja kepadaMu dari mana kau bisa yakin
itu Quraisy lalu mengutus orang yang
kedua namanya makraz bin habs makraz bin
habs
saat makraz ini menemui atau melihat
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melihat
makraz maka beliau bersabda orang ini
pengkhianat dia kalau datang apa yang
saya sampaikan nanti bisa dibalik sama
dia si makraz ini maka makraz bin habs
tidak menemui Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam juga para sahabat tapi ia hanya
kelil mengelilingi muslimin dengan
kudanya lalu ia balik kepada Quraisy
untuk memastikan jumlah dan persiapan
senjata saja
saat kembali ke Quraisy I ditanya apa
yang kamu bawa dari informasi kata dia
tidak jelas Apakah Muhammad mau umrah
atau mau perang padahal sudah
jelas-jelas mereka pakai baju ihram
mereka hanya bawa senjata sederhana
tidak ada topi besi tidak ada baju besi
tidak ada perisai dan ada hadyu gitu kan
Quraisy lalu berkata Sungguh engkau
belum membawa berita apapun yang kami
butuhkan lalu Quraisy mengutus orang
yang
ketigaulaisulais bin
alqamahais ini kebetulan dia kepala suku
ahabis
ahabis ya sebenarnya bisa dikatakan
jamak daripada habasyah dari negara
Ethiopia ya Dan mereka punya mereka
bersekutu dengan Quraisy kebetulan si
hulais ini bin alqama dia kepala sukunya
dari Afrika Kebetulan lagi ada di Makkah
karena dia sekutu ikut dalam pasukan
itu saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
melihat datangnya hulais dari kejauhan
maka beliau bersabda orang ini
memuliakan
hadyu dia memuliakan hewan-hewan yang
mau dikurbankan untuk Allah di wilayah
haram dia muliakan sekali nantin dia
hormatin gitu loh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam lalu menyuruh para sahabat
untuk mengumpulkan semua hewan hadyu di
depan di depan kelompok muslimin ini
supaya orang ini lihat gitu
kan
maka hulais pun bin alqama melihat hal
tersebut maka segera memahami kalau Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mau umrah dia
enggak ketemu dengan nabi Dia Lus
kembali dan Quraisy berkata Hai hulais
apa yang kau bawa kata hulais pasti
kalau Muhammad mau umrah Quraisy berkata
dari mana kau mengetahui itu kata hulais
jelas dia atau mereka membawa hadyu
enggak pernah ada orang mau perang bawa
hadyu ngapain Bawa unta sama kambing di
pasukan gitu kan kalaupun pasukan
membawa unta itu biasanya unta yang
dipakai untuk berperang enggak ada unta
Haju begini ya sekali lagi lagi saya
bilang kalau atau hewan-hewan yang
dipakai kurban ini teman-teman sekalian
adalah hewan-hewan yang memang
dipelihara untuk itu jadi kalau kita
naikin punggungnya Mungkin dia tidak
kuat untuk menampung beban gitu
kan Quraisy berkata kepada orang ini
sungguh kau orang badwi tidak mengerti
apa-apa jadi saking khawatirnya Quraisy
jangan sampai ini muslimin akan
menyerang mereka Git hulais Salu marah
dan berkata jelas orang-orang datang
muliakan Ka'bah dan Allah ya memuliakan
Ka'bah dan Allah lalu kalian melarangnya
demi Allah Bila kalian melarang mereka
Maka aku akan kerahkan semua sukuku
ahabis menghancurkan kalian wahai
Quraisy Quraisy lalu berkata sabarlah
wahai hulais izinkan kami menentukan
keputusan kami Dan maafkan kami karena
ini kondisinya luar biasa hampir S pada
sa itu terjadi keributan antara Quraisy
sama habis habis yang kuat gu
kan Quraisy lalu mengutus orang yang
keempat bin
mas'udaqafi ini Tentu juga nanti akan
masuk Islam
Ya dan dia adalah kepala suku tsakif
kota Thaif nanti setelah pembebasan kota
Makkah kita bahas
Insyaallah perang atau pengepungan kota
Thaif dan bagaimana Naim bin Mas'ud eh
urwah bin Mas'ud akan masuk
Islam kita perlu tahu teman-teman urwah
ini punya kedudukan di Makkah dan di
Thaif kalau di Makkah urwah dan kalau di
maaf kalau di Thaif urwa bin Mas'ud
kalau di Makkah alwalid BN uqbah dua
orang ini itu sangat ditokohkan oleh
orang Quraisy dan Alquran menceritakan
kepada kita tentang kedudukan kedua
orang ini di mata mereka ya bukan di
mata
Islam disebutkan dalam surah azzukruf
surah Nomor 43 ayat 31 tentang kedudukan
kedua orang ini surah
azzukru surah Nomor 43 ayat 31illahir
dan mereka berkata orang-orang Quraisy
Mengapa al-qur'an ini tidak diturunkan
kepada salah satu dari pembesar dari dua
negeri ini Makkah dan Thaif maksudnya
adalah urw binud atau alwalid IBN ubah
mereka berharap mereka maunya al-quran
bukan turun kepada Nabi Sallallahu alaii
wasallam tapi turun kepada kedua tokoh
ini k dua tokoh ini memang punya
kedudukan yang sangat tinggi di mata
mereka
ruah bin Mas'ud lalu berkata aku bukan
sembarangan orang kepada Quraisy sebelum
dia diutus sehingga kalian berbuat semau
kalian setiap orang kalian kirim lalu
balik lalu kalian membatalkan dan
mendustakannya tadi sudah ada tiga empat
orang Dikirim semuanya didustakan oleh
Quraisy gitu kan Bila aku bila aku yang
kalian utus maka kalian harus percaya
pada informasi yang aku datangkan kata
Quraisy Baiklah ur Bin Masud lalu
mengatur sebuah strategi untuk
memastikan tujuan muslimin mau umrah
atau mau perang ia coba memancing emosi
muslimin bila mereka emosi berarti
mereka mau perang dan bila mereka tidak
terpancing berarti mereka mau umrah itu
pertimbangan urwah pada saat itu saat
melihat urwah tiba di tengah-tengah
muslimin dalam kondisi mengenakan baju
perang maka Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam memerintahkan agar salah
seorang sahabat yang bernama almughirah
bin syu'bah radhiallahu anhu mengenakan
baju perang lengkap dan duduk di
belakang
Nabi karena urwah datang dengan baju
perang bawa pedang bawa perisai dan dia
minta duduk di hadapan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam maka untuk berjaga-jaga
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pakai
ihram maka ada satu orang sahabat
namanya almugira bin syubba nabi izinkan
dia untuk pakai baju perang Dan ini juga
sebuah hukum teman-teman kan kalau sudah
niat
ihram Haji enggak boleh lagi pakai baju
kan pakai baju berjahid sudah enggak
boleh hukumnya Kalau kita pak ganti
ihram kita dengan baju berjahid maka
kena kurban ya Dam maksudnya kena
hukuman kita harus sembelih hewan izin
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada
mugira bin sybba untuk menjaga nabi
alaihiatu wasalam maka dia pakai baju
perang lengkap pakai topi besi pakai
baju perang dengan pedang lalu berdiri
di belakang Nabi alaihiatu wasalam tentu
ini tujuannya untuk menjaga-jaga jangan
sampai urwa menyerang tiba-tiba nabi
alaihiatu wasalam almughirah bin syba
ini teman-teman sekalian perlu kita
garis bawahi sahabat yang Nabi suruh
berdiri belakang dengan baju perang ini
adalah keponakannya
urwah urwa yang datang ini pamannya ini
ponakan tapi urwa tidak kenal karena
pakai baju perang lengkap dan zaman dulu
orang kalau pakai baju perang lengkap
mukanya pun ditutup mereka kasih kain
ditutup jadi cuma bagian mata yang
kelihatan gitu kan
urwa lalu berkata Apakah engkau ingin
masuk ke Makkah dengan cara paksa Hai
Muhammad
kata nabi Sallahu wasallam Aku ingin
umrah demi Allah ketahuilah kata urwah
Bila Engkau berpikir perang maka semua
yang berada di sisimu ini pastikan akan
meninggalkanmu Ini kata urwa urwa
niatnya ingin memancing emosi para
sahabat kalau orang niat umrah niat
ibadah Apapun yang terjadi biasanya
orang umrah itu ada saja at Haji ada
cobaannya terlambat di bandara kopernya
hilang apalah segala macam banyak
terjadi biasanya orang kalau niat tu dia
Sabar ya sudah mungkin cobaannya
pembersihan dosa gitulah ya umumnya
orang kalau mau ibadah lebih tenang
orang kalau mau ke masjid mau salat
lebih tenang dibandingkan memang
dasarnya orang mau pergi berperang atau
mau pergi ke tempat-tempat yang tidak
benar misalnya
ya Mendengar hal tersebut dari urwah
maka Abu Bakar pun yang sangat sabar Abu
Bakar ini orang yang sangat sabar
terkenal sekali dengan kebijaksanaannya
bahkan kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam orang yang paling pengasih di
antara umatku untuk umatku adalah Abu
Bakar sampai dikatakan waktu di zaman
khilafahnya beliau kalau beliau datang
dari Safar masuk ke Kota Madinah
disambut sama anak kecil semuanya pada
gelantungan di bajunya dan di badannya
Abu Bakar karena luar biasa anak kecil
semua disayangi orang tua disayangi
enggak pernah marahin orang Lah beda
dengan di zaman Umar Umar begitu masuk
orang pada lari
semua segan dengan beliau gitu kan Abu
Bakar pun yang sangat penyayang ini
terganggu dengan penyampaian urwah ini
karena dia bilang hai Muhammad kalau kau
niat mau berperang sekarang ini semua di
sekitarmu pasti bohongin kamu dusta
semua nih nanti akan tinggalin kamu
sahabat semua dituduh Pendusta gitu kan
Abu Bakar enggak sabar nih Abu Bakar
radhiallahu Anhu lalu berdiri dan niat
ingin mencela urwah Maksudnya kamu
pendusta kami tidak ada pembohong
sebenarnya kami tidak mungkin berkhianat
Ya sambil berkata demi Allah kami tidak
akan pernah meninggalkan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam urwah berkata kata kalau
bukan karena engkau memiliki kedudukan
di sisiku wahai Abu Bakar niscaya aku
sudah membalas cilaanmu Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam lalu menenangkan Abu
Bakar sudah tenang disuruh duduk tradisi
kaum Arab pada saat itu teman-teman
sekalian bila ingin memancing emosi
seseorang dan menantangnya maka ia
memegang dan menarik
jenggotnya ya jadi bukan kepalanya gitu
kan tapi dia datang lalu dia memegang
jenggotnya dan ditarik itu tradisi pada
saat itu itu kalau mau memancing emosi
maka urwah saat
itu pada saat itu dia ingin melakukan
perbuatan itu kepada Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam maka almughirah
keponakannya tadi ini yang dia tidak
kenal tidak bisa sabar lalu ia memukul
tangan urwa dengan pedang tapi pedangnya
bukan yang tajamnya dibalik dipukul
karena ini dia sudah tahu orang urwa ini
mau datang mau sengaja tarik jenggot
nabi alaihiatu
wasalam waktu dipukul ternyata karena
pukulannya keras dan pedang berat gitu
kan maka kata urw
sungguh kau sudah melukaiku gitu kan
perua lalu berkata kepada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Siapa orang
yang kasar ini dia enggak tahu kalau ini
ponakannya almughira berkata singkirkan
tanganmu dari Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam atau aku akan memotong tanganmu
Jangan pernah berani kau sentuh nabi
gitu ini memang kalau orang dikhususkan
untuk membela Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam harusnya begitu memang pengawal
pemimpin engak boleh disentuh gitu kan
lalu urwa kembali bertanya kepada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam waktu
mendengar karena tadi kan dia bilang
siapa orang yang kasar ini Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam belum jawab
urwa almugira sudah jawab singkirkan
tanganmu dari nabi atau saya akan potong
dia ulangi lagi hai Muhammad Siapa orang
yang kasar ini maka Nabi Sallallahu
alaii wasallam mengatan Apakah engkau
tidak mengenalnya ini adalah ponakanmu
sendiri almugir Syah gitu kan raharu
berkata Oh hebat sekali kamu ya Paman
marah sama ponakannya
Bukankah baru kemarin saya menyelamatkan
kau dari masalah besarmu lalu sekarang
engkau mau memukul dan
membunuhku ada sebabnya kalimat ini saya
sampaikan almughira ini teman-teman ya
sebelum masuk islam dia dalam kondisi
kafir dan dia punya sedikit kisah
unik satu hari dia pernah keluar ke kota
Thaif 70 kilo dari 60 70 Kil dari kota
Makkah bersama suku Malik salah satu
suku yang sangat e tinggal dekat Kota
Thaif menuju ke raja Mesir yang bernama
almukais
almuqaikis almughira waktu itu memiliki
sifat yang kasar dalam bermuamalah
termasuk dalam berbicara orangnya kasar
saat berbicara dengan almuqaqis
almuqaikis ini Raja Mesir Iya kasar gitu
kan karena orang badui biasa Subhanallah
ada orang mungkin kita menganggapnya
kasar tapi mungkin bagi dia tidak ya
mungkin terbiasa teriak-teriak terbiasa
menggunakan kalimat-kalimat yang mungkin
bagi sebagian orang kasar kurang lebih
seperti itu jadi bukan di sini kasar
memang adalah hal-hal yang tidak baik
secara umum tapi cara berbicaranya saja
ya Jadi ada tradisi-tradisi mungkin di
Indonesia juga termasuk ada ya gu ya
mungkin kalau teman-teman dari Sulawesi
sini tidak tidak asing ya kita di
Sulawesi Selatan kalau mau matikan lampu
bilang apa ha bunuh
lampu biasa begitu Sebenarnya bukan
niatnya seperti mengambil Piso Nus tapi
bahasanya bunuh lampu sudah malam gitu
kan Padahal maksudnya matikan lampu ya
mati Mati mungkin lebih lebih santun
menurut sebagian orang dari sisi
retorika bahasa tapi bukan berarti orang
Sulawesi itu kasar gitu kan seperti itu
kurang lebih yang kita maksudkan dengan
mughirah jangan lagi dipelintir
perkataan saya
ini Alhamdulillah saya dari Sulawesi
Selatan saya banyak orang Bugis ya Tapi
bukan maksud untuk itu tapi ini retorika
biasa orang begitu ya mungkin cukup
banyak retorika seperti ini jadi
almuqaikis waktu itu raja Mesir karena
mereka orang Mesir orang Mesir ini
terkenal di di kalangan orang-orang Arab
bahasa mereka itu seperti tanda kutip ya
bahasa penuh dengan dengan
ee kalau kita Bahasakan mungkin
bunga-bunga ya
hiasanlah jadi orang Mesir itu kalau
bicara tuh kalau kita dengar walaupun
tidak mengerti kita merasa kayak ada
ketertarikan menggunakan retorika ya
tertentu
maka mukaikis merasa tersinggung dia
kasih semuanya hadiah kepada
utusan-utusan suku Malik tadi kecuali
almughirah almughirah tersinggung waktu
itu baik sebentar almughirah tersinggung
pada saat
itu maka Apa yang dia lakukan
teman-teman sekalian di tengah jalan
waktu lagi istirahat karena sakit hati
Al mugirah dia bunuh 13 orang dari suku
Malik yang dapat hadiah dari muukaikis
lalu diambil semua hadiahnya
kemudian
almughirahi ke
Madinah dia tahu kalau di Makkah dia
bisa ditangkap dia pergi ke Madinah lalu
dia masuk
Islam Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
waktu itu menerima keislamannya Tapi
beliau bersabda kasus engkau masuk Islam
maka benar tapi pencurian dan
pengkhianatanmu harus dibalas Enggak
bisa maka kembalikan semua haknya suku
Malik haknya ada dua tentunya
mengembalikan hadiah yang dicuri tadi
dan juga membayar dia denda orang yang
dibunuh waktu itu kebetulan kurang lebih
di Makkah tradisi orang Arab kalau ada
membunuh ada yang dibunuh satu orang
untuk supaya dia tidak dihukum oleh suku
orang itu dia harus bayar 100 ekor
unta dia bunuh 13 orang
ini 1300
ekor unta dia harus
kembalikan suku Malik waktu itu
mendengar perbuatan armugirah pada
mereka Maka suku Malik bersiap-siap
untuk ang kota Thaif dan memberi syarat
kepada suku sakif sukunya almughirah
agar menyerahkan almugira pada mereka
almugira pada saat itu karena dia
Penduduk asli kota Thaif maka sukunya
tidak mau mengapain mugira harus
diserahkan gitu kan maka bertemulah dua
pasukan ini suku kota Thaif sama suku
Malik ini suku sakib bertemu seseorang
sempat mendatangi urwah pada saat itu
karena dia kepala suku tsakif gitu kan
yang menggantikan kakaknya bernama
syubah syubba ini Ayahnya almughirah kan
almughirah bin syubbba dulu kepala suku
di Thaif meninggal syuba ini maka
adiknya namanya urwah itu jadi jadi
kepala suku anaknya syuba almughira ini
ponakannya dia nih yang buat masalah gu
kan maka mereka datangin pada saat surra
berkata wahai urwa engkau jauh lebih
bijak daripada keputusan berperang bila
perang terjadi maka sama saja engkau
membinasakan kedua suku besar Arab maka
Rua lalu bertanya pada orang tersebut
Lalu apa saranmu orang itu bilang bayar
saja diahnya tadi yang 1300 ekor unta
itu bayar aja kamu kan pengganti ayahnya
almughirah almugirah lagi di Madinah
susah untuk ditangkap segala macam
bayarin aja daripada kita perang gitu
maka yang terjadi adalah pada saat itu
urwah membayar itu urwa
membayar 1300 ekor unta untuk ponakannya
ini
nah ini ceritanya makanya tadi waktu dia
pukul tangan pamannya apa kata urua
hebat sekali baru kemarin saya
selesaikan perkara besarmu sekarang kau
berani pukul tanganku dan mau membunuhku
gitu Jadi ini perkataannya maka pada
saat itu almughira radhiallahu Anhu
berkata
walaupun kau telah berbuat baik Hai
Pamanku tapi ini adalah Rasulullah tidak
bisa kau menyakitinya seperti
itulah maka kita tutup dengan ini dan
break salat dulu tentunya sudah Isya ya
Baik saya tutup dengan ini saat itu
masuk waktu salat bertepatan Mang kita
bukan salat Isya ya waktu itu urwa
menyaksikan dengan mata kepalanya
Bagaimana Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam saat berwudu maka seluruh
sahabat berebut air yang menetes dari
anggota tubuh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam jadi ada tradisi pada sa itu
ada kebiasaan Sahabat kalau nabi lagi
wudu misalnya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam wudu air bekas wudun yang jatuh
diperebutkan oleh para sahabat tapi ini
hanya pada nabi alaihialatu
wasalam dan Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam sudah
wafat makanya mereka tidak pernah
lakukan itu pada Abu Bakar pada Umar
pada Utsman pada Ali pada Abbas pada
Hamzah enggak pernah mereka lakukan
Radiallahu anhum ajmain mereka tidak
pernah ambil air wudunya orang-orang ini
hanya Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam ini perlu digaris bawahi maka
pada saat itu pun mereka memperebutkan
air itu begitu begitu pula dengan air
kumurannya nabi S wasallam waktu Nabi
kumur-kumur dibuang sahabat menampungnya
gitu
kan pada saat itu teman-teman sekalian
muslimin Lalu Salat di belakang Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dan
meninggalkan urwah serta semua muslim
ikut salat Tidak satu pun berjaga-jaga
kan ini urwah musuh tapi ditinggalkan
karena sudah azan iqamah mereka jamak
salat Mereka
urwah melihat kejadian tersebut lalu dia
balik ke kepada Quraisy saat tiba
Quraisy bertanya apa beritamu Hai urwah
Kata urwah Muhammad mau umrah
namun perlu kalian Quraisy demi Allah
aku telah mendatangi kisrah di istananya
kisra ini Raja
Persia kebetulan urwa ini adalah kepala
suku dan Dia sering mengunjungi
raja-raja dunia aku telah mendatangi
Kaisar Romawi di istananya juga aku
sudah pernah mendatangi najasyi Raja
ethopia raja-raja dunia pada saat itu di
istananya Aku tidak pernah menemukan
sahabat mereka seperti sahabatnya
Muhammad demi Allah mereka tidak akan
membiarkan kalian menyakiti ataupun
menyerang Muhammad sampai mereka semua
mati terbunuh dan bila sejumlah itu
manusia kalian bunuh semuanya maka
Bagaimana kalian bisa merasa aman dan
tenang setelah itu dalam riwayat Bukhari
disebutkan teman-teman
sekalian
bahwasanya sebelum urwa bin Mas'ud masuk
Islam ketika menjelaskan tentang keadaan
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada
Quraisy di kesepakatan di kesepakatan
hudaibiah atau pada kesepakatan
hudaibiyah Dia berkata kepada
orang-orang Quraisy sekaligus kaumnya
dari suku takif di kota Thaif wahai
kaumku demi Allah sungguh aku telah
mendatangi raja-raja dunia aku telah
menemui Kaisar Romawi kisra Persia dan
najasyi ethopia tidak seorang pun dari
mereka yang diagungkan sebagaimana
sahabat Muhammad mengagungkan Muhammad
demi Allah bila Muhammad mengeluarkan RI
waktu wudu tadi kan kbur-kumur dibuang
airnyaitu maka para sahabatnya
memperebutkannya serta menggosokkan pada
wajah dan baju mereka juga Muhammad
memerintahkan dan jika Muhammad
memerintahkan sesuatu maka segera mereka
semua melaksanakan tanpa menunda jika
Muhammad berwudu maka hampir para
sahabat berkelahi hampir para sahabatnya
berkelahi dalam memperebutkan tetesan
air wudunya jika salah seorang dari
mereka berbicara di hadapan Muhammad
maka ia mengecilkan suaranya dan ia
tidak berani menatap wajah Muhammad
karena pengagungan dalam jiwanya jadi
waktu itu urwa masih dalam keadaan kafir
ya tapi dia menggambarkan bagaimana
cintanya para sahabat kepada Baginda
Nabi alaihialatu wasalam Oleh karena itu
teman-teman
sekalian asas dan pondasi dasar
mengambil syariat ya al-quran qu dan
Sunah dari pemahaman para
sahabat karena mereka orang yang paling
mencintai Baginda Nabi Alaihi salatu
Wasalam kalau mau melakukan perbuatan
Cari informasi dari kaum Salafus Saleh
dari para sahabat terutama tiga generasi
emas sahabat tabiin dan tabi- tabiin
sesuai dengan sabda Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam sebaik-baik masa adalah
masaku jadi aku dan para sahabatku itu
generasi emas para sahabat lalu yang
datang setelahnya para tabiin dan yang
datang setelahnya para tabi-tabiin ini
yang dikenal dengan kaum Salafus Saleh
setiap ibadah setiap perbuatan
perjuangan ya semuanya diambil dari tiga
generasi emas ini maka tidak akan pernah
seseorang menyimpang dari agama karena
mereka ini adalah generasi yang sangat
dekat dengan Baginda Nabi alaihialatu
wasalam ini riwayat Bukhari setelah
menyampaikan ini
maka orang-orang Quraisy berkata kepada
urwah apa saranmu Hai urwah Kata urwah
berdamailah dengannya maksudnya dengan
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam minta ia
tidak masuk ke Makkah tahun ini kan itu
saja yang kalian inginkan kalian tidak
mau Muhammad masuk Ya sudah jangan
izinkan masuk tahun ini tapi jangan
tahan dia di tahun-tahun depan yang
penting kalian sudah aman Sudah tersebar
berita kalau Quraisy berhasil menahan
muslimin sudah selesai dan apa yang
kalian khawatirkan penyerangan Makkah
sudah tidak terjadi Kalaupun dia Mau
serang tahun-tahun depan kalian masih
punya persiapan yang banyak ya untuk
mempertahankan Makkah Tapi waktu itu
Quraisy masih penasaran teman-teman
sekalian secara diam-diam
ura kan tadi sudah kasih syarat ya kalau
saya pergi saya kembali jangan
permainkan saya seperti orang-orang yang
sebelumnya harus terima apa yang saya
bawa informasi dan terima pendapat saya
rupanya mereka diam-diam mereka
mengutus beberapa anak muda Quraisy
jumlahnya 40 orang dari ahli-ahli perang
untuk menculik salah satu
sahabat culik siapa siapapun di antara
muslimin culik saja satu nanti kita
gebukin supaya dia ngaku mau perang atau
mau umrah gu seperti itulah jadi saking
ketakutan Quraisy yang luar biasa gitu
tapi dengan hikmah Allah waktu 40 orang
ini menyelinap mau masuk di antara
khemah muslimin tiba-tiba mereka jadi
tawanan
muslimin yang menjadi ketua keamanan
umat bin Khattab waktu itu tangkap semua
40 orang itu Padahal mereka pakai ihram
bukan pakai baju perang dan 40 orang ini
dirantai semuanya
diikat kemudian di taruh di depannya
kemah kaum muslimin diperlihatkan kepada
Quraisy ini lihat 40 orang mata-mata
Kalian nih wau mereka semua sudah lihat
ini muslimin tidak dengan pakaian perang
tapi bisa menangkap 40 orang pasukan
terbaiknya gitu kan lalu kemudian kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bebaskan
40 orang itu kasih saja kembali
dibebaskan satu peratu silakan kembali
maka orang-orang Quraisy berkata Sungguh
Muhammad benar-benar tidak mau perang
Kalau dia mau perang dia sudah bunuh tuh
40 orang tawanan tapi dia enggak bunuh
dibebasin sama
dia maka pada saat itu pun teman-teman
sekalian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
melihat orang-orang Quraisy masih banyak
pertimbangannya padahal sebenarnya
tinggal izinkan masuk jangan hadang Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam juga tidak
mau ya
bentrok maka nabi Sallahu alaii wasallam
mengatakan Panggil Umar Bin Khattab Hai
Umar karena dia kepala keamanan di
situ diperintahkan nabi sahu alaih
wasallam Berata nabi Sallahu Alaihi
Wasallam Hai Umar Aku
ingin engkau masuk ke Makkah dan temui
Abu Sufyan langsung pimpinan
Quraisy ngobrol Tanya bilang Kenapa
ditahan gitu kan lalu Umar berkata Wahai
utusan Allah Anda sangat tahu bagaimana
permusuhanku dengan
Quraisy kalau aku yang masuk nih lalu
mereka buat masalah
Perang enggak
bisa jadi jangan saya ya Rasulullah
enggak bisa kontrol
emosi kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Lalu siapa kalau bukan kamu
kata Umar dari sukunya Abu Sufyan Abu
Sufyan dari suku Umayyah cari sahabat
kita sahabat anda dari suku Umayyah yang
lebih bijak lebih tenang bisa bertemu
dengan Abu Sufyan kata Nabi Sallallahu
alaii wasallam Siapa itu kata Umar
Utsman bin Affan
Utsman bin Affan ini masih sepupunya Abu
Sufyan gitu kan orangnya lebih tenang
tidak emosional jangan saya gitu kan
maka Nabi Sallallahu alaii wasallam
mengatakan Baiklah ide yang bagus
kemudian lalu dari di sini tem sekalian
Umar Bin Khattab bukan membantah
perintah Nabi Sallallahu alai wasam tapi
memberikan ide tapi kalau Nabi
Sallallahu alaih wasallam tetap suruh
beliau lakukan gitu kan maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam juga menerima
pendapat yang baik Kalau Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam aja menerima pendapat
yang baik Apalagi kita ya harus kita
biasa menerima kebaikan-kebaikan dari
orang
Utsman bin Affan radhiallahu Anhu lalu
diutus oleh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam menuju ke Makkah dan dia masuk
sendirian waktu orang Quraisy lihat
Utsman Sendirian pakai baju ihram
dibiarkan Masuklah ke wilayah haram
menuju ke Makkah ketemui Abu
Sufyan Lalu pada saat itu teman-teman
sekalian saat tiba di Makkah Abu Sufyan
menyambut Utsman dan berkata bila engkau
ingin tawaf Hai Utsman tawaflah enggak
ada yang ganggu kamu kamu aman Utsman
pun mengatakan demi Allah tidak aku
tidak akan tawaf sebelum Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam melakukan
tawaf maka aku datang hanya untuk
meminta kepadaMu dengan baik-baik Agar
memberi izin kami umrah dan kami jamin
kami akan tidak akan berperang Kami
tidak akan merebut Mekah Abu Sufyan
berkata aku akan pertimbangkan Beri aku
waktu beberapa saat aku pertimbangkan
dan aku minta Agar engkau jangan keluar
dari Makkah sampai aku putuskan gitu kan
maka Utsman pun waktu itu sebenarnya
diikram dihormati oleh Abu Sufyan
dikasih makanan dikasih tempat yang
layak hanya untuk nunggu Abu Sufyan
rencana mempertimbangkan dulu gitu kan
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu
itu di perkemahan muslimin melihat
Kenapa kok lelat nih Utsman enggak
datang mau kirim lagi satu orang
orang-orang Quraisy sudah menahan ya
maka terjadi adalah Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam khawatir jangan sampai
Utsman bin Affan dibunuh maka beliau pun
akhirnya mengiklankan kepada para
sahabat untuk
membaiat mengambil kesepakatan setia
membela agama Allah gitu kan di bawa
sebuah pohon dan para sa itu dikenal
dengan baiat
Ridwan Ridwan artinya keridan gitu kan
orang-orang yang mau membaiat memberikan
kesepakatan setianya perjanjian setia
untuk membela agama Allah sampai
mati maka pada saat itu
pun seluruh sahabat
kumpul dan di dalam kesepakatan ini
teman-teman sekalian tidak boleh ada
satu sahabat pun yang lari dari kanca
peperangan kalau sampai nabi perintahkan
menyerang Makkah karena Utsman bin Affan
utusan tidak boleh dibunuh ini kalau
Utsman
terbunuh maka para sahabat pun satu
persatu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
berdiri di bawah pohon itu lalu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ee para
sahabat satu persatu datang dan
menyalami tangan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sambil ya mengucapkan aku
berjanji setia ya rasulullah hidup dan
mati dalam agama Allah dan siap
mengorbankan harta jiwa darah semua
untuk agama Allah dan yang paling
pertama berdiri membaiat Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam menyalami Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dan
memberikan ya perjanjian Setia ini
adalah Abu Sunan al-uzdi radhiallahu
Anhu sahabat nabi yang mulia segera dia
berdiri dan menyalami nabi alaihialatu
wasalam Abu Sunan
al-uzdi Salamah bin aqwa radhiallahu
Anhu yang terkenal dengan kecepatan
berlarinya ya kalau masih ingat pernah
kita Jelaskan itu dan keterampilan
perangnya selepas membaiat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dia sempat
Istirahat di bawah sebuah
pohon Setelah semua sahabat membayar
satu persatu jadi waktu itu yang
membaiat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kalau kita hitung jumlah mereka
1400 yang membaiat adalah 1000
397 karena satu nabi keluar kemudian
jaad tadi yang kita sebutkan bin Qais
orang munafik keluar Utsman bin Affan
juga masih di Makkah jadi membayat Nabi
Sallallahu Al wasallam 1397
orang setelah itu setelah dibaiat
ternyata jaat ini tidak ikut membaiat
ya Ada kisah sedikit di sini teman-teman
Salamah bin aqwa radhiallahu Anhu
sahabat nabi yang terkenal dengan ahli
perangnya setelah membaiat ia sempat
Istirahat di bawah sebuah pohon di dekat
situ dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mendatanginya sambil
berkata berilah baiatmu wahai Salamah
Salamah bin Awa kata Salamah aku sudah
membaiat wahai utusan Allah kata Nabi
Sallallahu alhi wasallam baiat
lagi maka salam pun pada saat itu
membaiat mengulangi lagi berdiri di
depan para sahabat mengatakan Ya
Rasulullah aku berjanji setia kepada
kepada Allah dan rasulnya dan siap
mengorbankan hartaku jiwaku darahku
untuk agama
Allah sebagian ahli sejarah mengatakan
Kenapa Nabi sallah wasallam meminta
Salamah bin aqwa untuk mengulangi
ini agar memastikan kepada para sahabat
siapapun yang belum tulus dan ikhlas
membaiat Dia harus cepat segera ulangi
ini perjanjian setia dan setelah ini
akan ada informasi penting khusus untuk
sahabat-sahabat yang membayar di bawah
pohon itu mereka akan mendapatkan
jaminan surga
dan mereka adalah pasukan inti Nabi
Sallallahu Alai
Resume
Read
file updated 2026-02-14 05:29:54 UTC
Categories
Manage