Transcript
TJ8VLMivEEw • Sirah Nabawiyah #15 : Ghazwah Bani Mustaliq - Khalid Basalamah
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/khalidbasalamah/.shards/text-0001.zst#text/0134_TJ8VLMivEEw.txt
Kind: captions
Language: id
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi
wabarakatuh
alhamdulillah tidak pernah berhenti kita
memuji Tuhan kita Allah satu-satunya
yang telah menciptakan memiliki
menguasai semua yang di langit semua
yang di bumi dan semua yang di kedalaman
laut
terjangkau atau tidak terjangkau oleh
mata manusia zat yang maha hidup berdiri
sendiri maha perkasa Maha Kuat tidak
beranak dan tidak diperanakkan dan tidak
ada sekutu bersamanya dalam setiap
kegiatannya dialah yang Maha Esa dan
terus-menerus mengurus
makhlukNya Allah sebagai pencipta telah
menggantungkan segala kebutuhan kita
untuk roda kehidupan di muka bumi ini
dari makanan minuman pakaian
kehidupan semua bisa berputar dan
puncaknya panduan hidup keislaman dan
keimanan dengan kalimat
Alhamdulillah maka selalulah ucapkan
kalimat ini selanjutnya kita panjatkan
salam hormat Kita penuh dengan cinta dan
rindu penuh dengan ketundukan terhadap
Syariat Yang dibawa olehnya kepada
manusia terbaik pemimpin anak Adam di
dunia dan juga di
akhirat manusia yang telah disempurnakan
oleh S Pencipta Allah
akhlaknya seluruh
karakter-karakternya fisiknya ilmunya
jalur
nasabnya dan manusia terbaik ini
diperintahkan oleh S Pencipta Allah
untuk menjadikannya sebagai suri
tauladan menciplak hidup manusia terbaik
ini adalah bagian daripada perintah Sang
Pencipta Allah dan keselamatan
kebahagiaan ketentraman
jiwa juga akan mendapatkan solusi- i
terbaik dari setiap problematika
kehidupan di dunia dan puncaknya di
akhirat akan masuk dalam surga
sebagaimana tergambarkan dalam kehidupan
manusia terbaik ini mengucapkan salam
hormat sekali saja kepada manusia
terbaik ini akan dibalas oleh Allah 10
kali tambahan karuninya Maka sangat
wajar sebagai pengikut yang sia dan
orang yang beriman kepada S Pencipta
Allah selalu mengucapkan selawat dan
Taslim kepada nabi besar Muhammad
sallallahu wa ala alihi wasahbihi
Wasallam
saudaraku seiman kita akan melanjutkan
bahasan Sirah
Nabawi dengan Taufik dari Allah kita
akan masuk Insyaallah ke gazwah suku
atau Bani
mustaliq kalau kita berbicara masalah
gazwah Saya pernah Jelaskan dan saya
reviewkan kembali setiap peperangan yang
dihadiri Baginda Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam secara langsung maka dinamakan
gazwah kalau dalam bahasa Arab yang
beliau tidak hadiri diistilahkan dengan
Sariah marrakah ya dalam beberapa macam
istilah tapi kalau disebutkan gazwaah
berarti kehadiran Baginda Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ada di
situ Suku mustaliq adalah salah satu
Suku Arab yang sangat besar dan
mereka sudah mendengar Bagaimana Baginda
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memiliki
pasukan yang kuat Madinah juga termasuk
pada saat itu kota yang maju karena
sudah mulai ada interaksi
dengan seluruh kota yang di luar Madinah
untuk ekonominya untuk sosialnya dan
kaum muslimin banyak menjadikan Madinah
sebagai pusat pada saat itu atau ibu
kota sehingga dari situlah seluruh
pedagang ya seluruh Pujangga para
ilmuwan ya keluar
menyebar maka suku musaliik salah satu
dari suku Arab yang merasa diri mereka
memiliki wilayah yang yang sebesar
Madinah bahkan mungkin lebih besar dari
kota Madinah dan jumlah mereka juga
cukup besar maka mereka tamak untuk
menyerang
Madinah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
punya satu strategi perang teman-teman
seiman adalah beliau selalu
mengintai dan
mengutus beberapa orang yang
dipercaya untuk mengetahui keadaan
musuh baik itu kekuatan musuh yang tidak
ingin menyerang Madinah atau kekuotan
musuh yang ingin menyerang Madinah
karena Madinah pada saat itu adalah kota
kecil di Jazirah Arab sampai sekarang
pun masih dianggap salah satu dari
kota-kota kecil saja di Jazirah Arab
gitu kan Madinah sangat kecil Kalau
dibandingkan dengan kota-kota yang lain
di dunia ini
gitu maka beberapa mata-mata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam menyampaikan
informasi tentang Suku mustalik Ya
Rasulullah mereka akan menyerang kita
ini dan dari pemantauan kami pas Ukan
mereka cukup besar dan kalau mereka
menyerang Madinah maka kemungkinan kita
akan kerepotan untuk menampung atau atau
menahan serangan mereka Maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengucapkan
kalimat yang masyhur pada bulan Syawal
tahun 6 Hijriah
ini itu dengan kalimat beliau Kitalah
yang akan menyerang mereka Insyaallah
maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mempersiapkan pasukan berkekuatan 700
personil dan beliau sendiri yang
memimpin peperangan itu
juga satu hal teman-teman sekalian yang
perlu kita garis bawahi sudah
menjadi sesuatu yang sangat terbuka
dalam histori Islam dimulai dari histori
Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
pasukan muslimin pasti lebih sedikit
dari pasukan musuh dan bukan dari
kuantitasnya tetapi Bagaimana kualitas
keimanan setiap personil itu Allah
menjanjikan dalam surah alanfal kalau
ada di antara kita yang kuat maka bisa
mengalahkan doble dari jumlah musuh
imannya maksudnya kalau kita 100 maka
kita bisa mengalahkan musuh 200 gitu kan
itu janji dari Allah subhanahu wa taala
artinya seorang muslim satu muslim bisa
mengalahkan minimal dua orang kafir dia
punya keterampilan perang atau tidak
kalau dia sudah masuk di Kanca
peperangan Allah subhanahu wa taala
menyajikan itu kalau masih ingat kita
pernah menceritakan masalah kasus perang
Badr Bagaimana Allah subhanahu wa taala
menurunkan firman-nya azubillahim
minasyaitanirrajim falam takqtuluhum
wakinallaha qatalahum W Rama wakinallaha
Rama Hai Muhammad juga diajak muslimin
sahabatu Allah ajak bicara langsung
bukanlah kalian yang membunuh mereka
orang-orang kafir itu dan pada saat
Kalian sedang melempar anak panah tombak
mengayungkan
pedang bukanlah kalian yang melempar
tapi kamilah yang melakukan itu sampai
ada di antara sahabat mengatakan kan
pada saat kami salah satu di antara
mereka berkata pada saat saya sedang
mengayungkan pedang saya untuk menebas
leher seorang kafir tiba-tiba kepalanya
sudah
melayang kuasa Allah subhanahu wa taala
artinya kita tetap harus punya
persiapan-persiapan tapi pada saat umat
Islam Lagi diserang dan mereka membela
agama mereka Maka Allah janjikan
kemenangan walaupun tidak punya
keterampilan ini kuasa Allah subhah
Taala Jadi kalau setan bisikan kita Oh
kita kalau berperang sama orang kafir
ini mereka ahli bela diri yang ini punya
senjata yang canggih dari dulu seperti
itu Islam masuk ke Cina Islam masuk ke
Rusia Islam masuk ke Afrika Islam masuk
ke Eropa Berapa banyak keterampilan
mereka pada saat itu dan para sahabat
orang-orang
badui yang tidak punya keterampilan
perang secara khusus Kalau antum tahu
dulu sebelum masa Islam cara
berperangnya orang-orang Arab termasuk
para
sahabat mereka kalau berperang itu
kalau pasukan sudah bertemu satu pasukan
menyerang yang pasukan sebelah cuma
menangkis itu tradisi perang dari dulu
jadi begitu saja kemahiran mereka Jadi
kalau ada yang menyerang maka yang di
sana menangkis setelah itu ini mundur
yang sana menyerang lagi ini menangkis
sampai ada yang kalah sesederhana
itu makanya waktu Nabi sahu wasallam
mengatur strategi di Perang Badar
menyuruh sahabat duduk ya pada saat
orang Quraisy menyerang maka orang kaget
kok orang lagi diserang bukannya nangkis
malah duduk gitu kan duduk di tanah dan
pada saat mereka sudah mendekat Baginda
Nabi sahu Ali wasallam suruh
membendirikan tombak-tombak mereka
sehingga kuda-kuda pasukan Quraisy
tertusuk dan mati mereka kaget dengan
strategi perang itu gitu kan artinya
teman-teman sekalian kalau sudah dikanca
peperangan jihad sudah berbeda kasusnya
sudah berbeda walaupun kita disebutkan
oleh Allah subhanahu wa taala dalam
Alqur'an hadis ayat yang masyhur
azubillahim minasyaitanirrajim
waidduahumum min quah harus kalian
persiapkan persiapkanlah yang terbaik
dari kekuatan kalian yang kalian bisa
menghadapi musuh silakan kita belajar
keterampilan tahu semuanya Itu bagus
sekali tapi ada satu hal yang kita harus
garis bawahi kalau kita sudah masuk di
kanc peperangan Ya sudah terlibat di
situ maka Allah akan berikan janjinya
kemenangan walaupun jumlah kita lebih
sedikit itu sudah menjadi sunatullah
Makanya kalau kita kembali kepada sirah
Nabi jangan heran dengan pasukan
mustaliik ini Jumlahnya ribuan orang dan
semua begitu di perang bader jumlah
pasukan 314 orang muslimin melawan 1000
di Perang Uhud 700 Orang melawan 3.000
ya di perang e pembebasan kota Makkah
nanti kita akan bahas itu tentunya itu
jumlah muslimin sekitar 10.000 melawan
satu kota Makkah at kota Makkah itu
jumlahnya pada saat itu bisa 50.000
orang gitu kan tapi menang perang jumlah
muslimin yang pergi 30.000 Orang melawan
tabuktabuk waktu itu dikuasai oleh
Romawi pasukannya 250.000 orang dan
begitu terus rentetan historinya di
zaman Abu Bakar juga begitu ya pasukan
sangat sedikit yang keluar dari Madinah
kemudian melawan musailam alkadzab
nabi-nabi palsu kemudian di zaman Umar
Bin Khattab Berapa jumlah muslimin pada
saat tahun 14 Hijriah ee perang yarmuk
ya di wilayah Syam kecil sekali 12.000
orang saja lawan 250.000 orang jadi
kalau kita lihat di Kanca peperangan
kalau dari jauh kita bisa menyoting itu
mungkin kita akan lihat seperti gumpalan
kecil melawan Sebuah batu yang besar ya
tapi Subhanallah menang juga dalam
peperangan Ya tentu sekali lagi
keterampilan dibutuhkan tetapi kuasa
Allah subhanahu wa taala akan memberikan
kemenangan kepada kaum
muslimin nabi alaihialatu wasalam waktu
itu memberikan bendera kaum Muhajirin
kepada Abu Bakar asiddiq radhiallahu
Anhu dan memberikan bendera kaum Anshar
kepada Saad IBN ubadah radhiallahu Anhu
ini pimpinan salah satu pimpinan dari
Ansar Dan ini juga salah satu strategi
perang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
beliau seringkiali
mengelompokkan pasukan
muslimin sesuai dengan sukunya atau
wilayahnya nanti kita lihat pembebasan
kota Makkah misalnya suku sulaim 1000
orang mereka disendirikan oleh Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tujuannya
adalah supaya mereka lebih adaptasi
bukan berarti memecahkan umat atau
memisahkan tidak Tapi beliau meletakkan
misalnya orang ee suku Jawa dikumpulin
suku E bukis dan Makassar dikumpulin
mungkin yang dari Kalimantan dikumpulin
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berikan
bendera masing-masing tapi tetap pasukan
muslim tujuannya ternyata di sini ada
salah satu hikmahnya agar mereka malu
untuk lari dari kanc peperangan kata
sebagian ahli sejarah mereka akan lihat
dan ada motivasi yang besar oh ternyata
orang-orang kampung saya ikut semua nih
gitu seperti itulah bahasa sederhananya
ya supaya mudah dipahami maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam memberikan
bendera suruh Muhajirin kumpul dalam
bentuk satu barisan ini bendera dikasih
Abu Bakar di belakang Abu Bakar semua
Muhajir semua yang yang yang hijrah dari
Makkah ke Madinah lalu Ansar dikumpulkan
Penduduk Madinah lalu dikasih bendera
juga oleh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dan dipimpin oleh Saad IBN Ubad
radhiallahu anhum
ajmain pada saat itu suku mutali eh suku
mustali Ya sudah siap untuk menyerang
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tapi
mereka tidak menyadari kalau Baginda
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ternyata
sudah mendengar dan akan menyerang
apalagi dulu sangat terbatas sekali ee
berita atau Kecuali Kecuali seseorang
menunggangi kuda pergi ke wilayah musuh
memantau baru bisa tahu kalau sekarang
kita kan bisa pakai kamera pakai satelit
pakai segala macam Bisa dicek musuh
Berapa jumlahnya Di mana lokasinya luar
biasa sekarang teman kita saja kita bisa
tahu dia di kamarnya lagi buat apa ya
apalagi kalau pasukan yang besar
ya maka pada saat itu Pada saat kedua
pasukan akhirnya bertemu dan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam sudah tiba di
Suku mustaliq pada saat itu maka Umar
Bin Khattab Anhu keluar ke arah suku
mutalib e suku mustaliq maaf suku
mustaliq kemudian bersuara dan
mengangkat suaranya dengan sangat keras
radhiallahu
Anhu sambil berkata Wahai Bani mustali
Ucapkanlah
Lailahaillallah muhammadar rasulullah
maka semua darah harta dan jalur nasab
kalian akan
terjaga kami datang ke sini bukan untuk
perang tawarkan Islam Ucapkan ikrarkan
dua kalimat ini dan orang-orang Bani
mustaliq mirip dengan orang Quraisy
mereka mengenal Allah mereka mengikuti
ajaran Ibrahim alaih salam tapi mereka
ya berbuat kemusyrikan menyembah ber
dan karena sudah terlalu jauh antara
jarak Nabi Ibrahim Alaihi Salam dengan
Nabi Muhammad alaihiatu wasalam maka
mereka tidak kenal lagi tidak menyangka
lagi akan keluar nabi apalagi tidak ada
Kitab Nabi Ibrahim Alaihi Salam yang
mereka bisa baca cuma turuntemurun saja
ya dari lisan ke lisan yang masih
berbekas adalah ibadah haji dan umrah
itu pun sudah dibuat kemusyrikan
akhirnya mereka taruh patungpatung di
dekat Ka'bah tawafnya diganti dari zikir
menyebut nama Allah dengan bersiul dan
tepuk tangan mereka akhirnya keluarlah
peraturan-peraturan yang aneh seperti
orang yang tidak mampu mereka kalau tahu
harus beli baju dari Makkah kalau mereka
tidak mampu mereka harus tawaf telanjang
laki-laki atau perempuan dan segala
macam hal yang mereka lakukan nanti kita
akan bahas pembebasan kota Makkah
bagaimana Baginda Nabi Alaihi salatu
Wasalam menghapus semua
itu pada saat itu suku mustaliq menjawab
panggilan Umar dari atas dari dari
pasukan mereka mengatakan Kami tidak
akan pernah beriman pada Risalah Nabi
kalian melihat polakan tersebut tanpa
menunggu waktu salah satu dari suku
mustaliik utusan mereka menyebutkan
kata-kata ini maka Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam memerintahkan pasukan
muslimin untuk menyerang Bani mustaliq
Subhanallah baru saja penyerangan
terjadi kuasa Allah maka hampir seluruh
tokoh-tokoh suku mustaliq terbunuh dan
bendera perang mereka
terjatuh karena Kejadian ini maka suku
mustaliq yang tadinya jumlahnya lebih
besar dari kaum muslimin bisa sampai 3
EMP kali lipat dari jumlah muslimin cuma
700 orang muslim mereka berjumlah kurang
lebih 5000 6.000 orang dari pasukan
perangnya belum sukunya mustalik itu
sendiri yang cukup
besar maka pada saat itu pun mereka
kocar-kacir dan mereka banyak
meninggalkan harta rampasan perang
mereka Maka Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam seperti biasa ya tradisi perang
dalam Islam sebagian pasukan muslim
mengejar tawanan-tawanan yang sedang
lari mereka nangkap semaksimal yang
mereka bisa kemudian yang lainnya
mengumpulkan harta benda yang berserakan
di situ dan nanti dikumpulkan di hadapan
Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
lalu Kemudian beliau yang akan
mengaturnya nanti pembagian kepada
pasukan muslimin kalau orang-orangnya
tawanan perangnya ini dibagi kepada
muslimin dengan tujuan bisa dibebasin
dari tawanan tersebut atau keterbudakan
bisa juga ya diperjual belikan juga bisa
diajak islam Gitu kan ni Gu saya S Mas
Islam dan kebanyakan tawanan perang di
zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
masuk Islam karena mereka melihat
akhlaknya kaum muslimin sementara harta
dibagi oleh pemimpin perang pada saat
itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan
sampai hari kiamat pun berlaku siapapun
panglima perang dikumpulkan harta
tersebut Lalu dibagikan rata kepada kaum
muslimin dan kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam seluruh nabi-nabi telah
terharamkan bagi mereka ganimah harta
rampasan perang kecuali aku dihalalkan
bagiku harta rampasan perang ya memang
itu yang diambil dari kanca peperangan
dari musuh adalah harta rampasan perang
yang halal bagi kaum
Mujahidin salah satu kisah yang Masyur
yang banyak diangkat oleh ahli sejarah
salah satu tawanan perang dari kaum
wanita adalah juwairiah binti
haritah ini haritah adalah kepala suku
yang terbunuh pada saat itu maka
juwairiah orang yang sangat bijak
sebenarnya wanita yang sangat bijak
dewasa dan dia tahu kalau ini berbahaya
ya kalau seandainya dia tertawan kalau
sama musuh-musuh selain muslimin tapi
kalau sama muslimin dia tahu ini akan
menjadi hal yang
baik hal yang baik itu artinya bisa saja
menikah dengan kaum muslimin bisa saja
ee
diberikan tempat tinggal yang layak
sebagaimana Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mengatakan perlakukanlah para
budak kalian dengan baik ya Makanlah
berilah makan apa yang kalian makan
berilah Pakaian apa yang kalian gunakan
sampai thalhah bin Ubaidillah
radhiallahu Anhu salah satu dari 10
sahabat yang jamin masuk surga itu kalau
dia jalan didampingi oleh budak-budak
yang dia beli di pasar Bajunya sama
mereka sama semua kalau jalan sampai
orang susah membedakan mana thhah bin
Ubaidillah lalu di tengah jalan kemudian
dia bebasin budak-budak tersebut kalau
dalam kisah n setiap hari dibebasnya
sekitar 36 orang dengan kalimat saya
bebaskan kamu di jalan Allah saya
bebaskan kamu di jalan Allah seperti
itulah yang jelas
juwairiah mendatangi pamit ya kepada
pasukan muslimin untuk menemui Nabi
Sallallahu Alaihi
Wasallam maka pada saat itu pun
diizinkan untuk bertemu dengan Nabi
Sallallahu alaih wasallam karena dia
anak kepala suku dan pada saat dia
mengatakan Ya Rasulullah dia belum masuk
Islam Waktu itu
saya ingin agar anda memberikan jaminan
kepada saya artinya kalaupun saya jadi
tawaran saya jadi tawanan Anda gitu
karena dia anak kepala suku maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan
Baiklah saya menawarkan kepadamu satu
hal kalau kau terima maka saya akan
menikahimu pada saat itu eh juwairiah
mengatakan penawaran apa itu Ya
Rasulullah dia mengucapkan Rasulullah
tapi dia belum belum beriman kata nabi
sahui wasallam engkau masuk Islam
ucapkan syahadat maka kau akan dapat
kebahagiaan dunia dan akhirat dan plus
Saya akan
menikahimu dan dalam perjalanan ini
teman-teman sekalian Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam biasanya tradisi beliau
itu membawa salah satu dari istrinya
dalam Safar Baik itu dengan cara beliau
memilih secara langsung atau beliau
mengundi nama-nama mereka Siapa yang ya
namanya keluar maka beliau membawahnya
Safar waktu itu kebetulan yang saafar
adalah Aisyah radhiallahu
anha dan ini nanti kita akan lurus
banyak hal di antaranya banyaknya orang
yang menukil Bahkan di kalangan para
dai-di kesannya kalau Aisyah sekarang
Antum hadir di sini apa yang Antum
tangkap kalau dalam masalah rumah tangga
Hah cemburuannya benar Enggak Hah sering
dicerita Aisyah cemburu Aisyah cemburu
betul enggak baik ini poin juga yang
akan kita luruskan Insyaallah karena
banyak orang salah paham mereka tidak
mempertemukan antara riwayat-riwayat
cemburunya Aisyah radhiallahu anha
dengan riwayat-riwayat di mana beliau
tidak cemburu bahkan beliau sangat dekat
dengan para madunya gitu kan di sini
teman-teman Sekalian Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam waktu juwairiah
mengucapkan syahadat maka beliau
menikahi dan menikahi juwairiyah di
hadapan Aisyah pada saat itu di kemanya
Aisyah dan tidak ada satupun riwayat
yang menjelaskan Aisyah marah Aisyah
begini bahkan riwayat sahih riwayat
Bukhari Muslim waktu selesai pernikahan
dan disebarkan berita Maaf disebarkan
berita pada saat itu Nabi Sallallahu
alaii wasallam akan menikahi juwairiah
maka seluruh ya sahabat kumpul di dekat
kemah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
untuk mengucapkan doa dan selamat
sebagaimana kita sudah tahu dalam Islam
Kalau saudara kita muslim menikah kita
datangin kalau kita B ucapkan doa ya
barakallahu
lakumarakaikumakumahair ya semoga Allah
memberkahi buat kalian kedua berdua Dan
Allah menambahkan berkahnya pada kalian
berdua dan semoga kalian disatukan dalam
kebaikan maka berkumpullah para sahabat
pada saat itu dan Aisyah Ada apa kata
aisyah dalam hadis kata beliau
radhiallahu
anha tidak ada wanita yang paling
memuliakan kaumnya ini nabi lagi menikah
dengan juwairiah perkataan Aisyah keluar
Tidak ada wanita yang paling memuliakan
kaumnya melebihi juwairiah apa alasannya
kira-kira ternyata waktu Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam menikahi juwairiyah
sahabat pada lihat juwairiah anak kepala
suku
seluruh suku juwairiah itu ya suku
mustalik waktu itu jadi tawanan perang
artinya jadi budaknya sahabat tapi para
sahabat waktu melihat kejadian Nabi
Sallallahu alaii wasallam menikahi
juwairiah mereka semua sepakat
mengatakan untuk menghormati kedudukan
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kami
bebaskan seluruh suku mustaliq enggak
ada lagi budak jadi yang pegang harta
rampasan perang dari individu ya
orang-orang Ee mustalik maka tuannya ya
muslim mususlim mengatakan saya bebaskan
kamu karena Allah dan ini untuk
penghormatan nabi Alaihi salatu Wasalam
maka kata Aisyah tidak ada wanita yang
paling memuliakan kaumnya melebihi
juwairiah karena semua kaumnya
terbebaskan daribudak keterbudakan
Justru karena perbuatan
dia ini semua bukti teman-teman sekalian
kalau para istri Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mereka saling
memuji dan menghormati dan bukan seperti
yang banyak yang dinukil terutama
tentang Aisyah radhiallahu anha
seakan-akan beliau adalah yang Dikenang
hanya
kecemburuannya ada beberapa riwayat yang
menyebutkan tentang cemburu Aisyah
tetapi teman-teman sekalian bukan kita
kalau Memahami sebuah hukum dalam dalil
yang ada yang kita ambil adalah
closing-nya ya penutupan daripada dalil
itu hukumnya apa Jadi jangan sampai
Antum membaca riwayat bacanya
setengah-setengah bisa saja riwayat itu
terhapus hukumnya dengan riwayat yang
datang setelahnya
atau memang yang sedang dititip beratkan
adalah pesan terakhirnya itu penting
sekali banyak orang mengambil
sepotong-sepotong hadis misal contoh
cemburunya Aisyah dengan Khadijah
radhiallahu anhun
ajmain suu waktu pernah Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam mendengar suara dua
orang wanita mengucapkan salam di
hadapan rumah
beliau maka nabi Sallahu Ali wasallam
buru-buru berdiri karena suara ini tidak
asing maka dibukalah pintu lalu Nabi
Sallallahu Ali wasallam menyambut dengan
sangat hangat kedua wanita tersebut
sudah berumur sudah sepu wanita ini
dua-duanya lebih tua dari Nabi
Sallallahu Alaihi
Wasallam maka nabi pun berkata kepada
Aisyah wahai Aisyah Hormatilah tamu ini
layani Aisyah pun radhiallahu anha tahu
hukum Syari hukum agama kalau ada tamu
teman-teman datang ke rumah maka tugas
kita adalah melayani enggak ada yang
lain Jadi enggak usah tanya kenapa
datang keluarkan makanan keluarkan
minuman banyak orang di antara kita
masih depan pagar kenapa
ya ini
bakhil
pelit kalau ada orang Salam
Assalamualaikum Waalaikumsalam Silakan
masuk duduk Gak usah tanya kenapa datang
ambil makanan ambil minuman bahkan
tradisi yang diajarkan dalam agama kita
tidak bertanya lagi mau makan apa Mau
minum apa apa yang ada keluarin gitu kan
bertanya mau minum apa ini kadangkadang
membuat orang jadi serba salah Baik tuan
rumahnya kalau dia minta minuman yang
tidak ada bagaimana
jadi susah gu Oh Saya biasanya minum
kopi tapi dari
toraj terus gak ada Adanya kopi biasa
akirnya minta maaf serba salah baik
keluarkan apa yang ada gitu kan kalau
kita punya minuman hangat minuman dingin
kita keluarin dua-duanya nanti dia pilih
Enggak ada masalah itu namanya Ikram Tam
dan Aisyah tidak bertanya rad an kenapa
Siapa enggak ngobrol saja dua wanita ini
juga tidak memperkenalkan dirinya mereka
ngobrol biasa saja secara umum setelah
selesai pulang maka berkata Aisyah Ya
Rasulullah radhiallahu anha siapa tadi
dua orang itu begitu luar biasa anda
menghormatinya kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam yang satu adiknya
Khadijah yang satu lagi sahabat dekatnya
Khadijah dulu di Makkah suka datang ke
rumah kami
H apa yang terjadi kira-kira akhwat kita
kalau terjadi begini bagaimana
ternyata dulu ini adik iparnya ini
sahabat istrinya dulu Aisyah di sini
cemburu ya Rasulullah Apakah Anda masih
mengenang wanita Quraisy yang sudah
keriput sudah masuk di kuburan sudah
mati maksudnya Khadijah gitu kan Nah
banyak orang menukil riwayat sampai di
sini Itu kan Aisyah saja cemburu gitu
jadi
disalahgunakan ternyata ada closing
hadis
penutupan hadis maka kata nabi S wasam
Wah Aisyah kau telah dan Allah sudah
menggantikan untuk Anda orang yang lebih
baik dari Quraisy maksudnya dirinya
lebih muda masih hidup seperti itulah ya
Apa kata nabi wasam wahai Aisyah tidak
akan pernah ada yang mengalahkan
menggantikan Khadijah gak ada dia
beriman kepadaku di saat Manusia masih
belum beriman poin artinya bahasa
langsungnya kamu enggak punya
itu yang kedua dia menolong dakwah ini
agama ini dengan hartanya dia awal-awal
Islam di Makkah masih susah Islam itu
Khadijah menghabiskan hartanya untuk
agama
ini yang ketiga Allah mengaruniakan Aku
anak darinya ada enam orang anak dari
Khadijah gitu kan jadi akhwat kita kalau
nikah sama duda misalnya kemudian dia
lagi hidangkan makan lalu mungkin
mungkin suaminya bilang D Saya pernah
kalau saya dulu waktu di rumah tangga
saya yang pertama saya pernah makan
begini caranya Jangan tersinggung itu
kan masa lalunya orang dia bisa
menceritakannya ya kalau mau tidak punya
masa lalu maka menikah sama
tembok susah orang punya masa lalu saya
pernah Begini saya pernah walaupun aib
kita aib kita enggak boleh diceritain
sebenarnya kita enggak perlu secara
khusus dulu saya pernah B
dulu saya suka pacaran giniini gak gak
usah dicerita itu Tapi kalau orang
menceritakan tentang mungkin makanan
favoritnya Mungkin tempat rekreasi yang
pernah dia datang biasa saja bukan
tempatnya cemburu di situ gitu kan apa
yang terjadi pada saat Nabi Sallallahu
alaih wasallam Sebutkan ini Aisyah
terdiam dan minta maaf ini poinnya di
sini diam dan minta maafnya bukan
cemburuhnya bisa ditangkap ini ya karena
ini banyak orang menjelikkkan Ais an
dalam poin ini dan Kenapa kita fokus
poin ini teman-teman sekalian karena
memang ini pelajaran besar nanti akan
ada kisah ifq dari perang badi mustali
ini di sinilah terjadi kisah fitnahnya
Aisyah berzina dengan Safwan yang
disebarkan oleh Kepala munafikin
Abdullah bin Abi
salul juga ada riwayat yang lain pernah
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jadi
Aisyah ini memiliki fisik yang dekat
sekali dengan Aisyah maksudnya mungkin
kecantikan ya itu ada
Sofiah sfiah radhiallahu anha turunan
Yahudi ini memiliki kan fisik dan Aisyah
cemburu dengan sfiah kadang-kadang
Sofiah ini mendatangi rumah nabi rumah
Aisyah pada saat nabi sedang di situ dan
Aisyah tidak suka
itu maunya Kalau giliran saya jangan
datang seperti itulah pernah terjadi
sfiah datang niatnya baik membawa
makanan supaya nabi sama Aisyah makan
tapi Aisyah salah paham rupanya dipikir
orang ini sudah waktu saya masih mau
datang lagi seperti itulah terbawa
dengan arus itu maka Sofiah pun pulang
lalu kata Aisyah Ya Rasulullah kenapa
Anda begitu perhatian dengan wanita
pendek
itu Kara rupanya poster tubuh Aisyah
sama Sofia sama-sama gitu ya wanita
pendek dan gemuk lagi seperti itulah
maka kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ini banyak diangkat bahkan oleh
para Dai kita dulu Aisyah cemburu sama
sfiah gitu tapi tidak tidak menutup
dengan closing hadis targetnya hukumnya
di situ kata Nabi Sallallahu alaii
wasallam wahai Aisyah sungguh kau telah
mengucapkan kalimat kalau ditaruh
kalimatmu itu di lautan ngusak lautan
itu artinya apa dosamu besar sekali
ngucapin kalimat itu apa yang terjadi
Aisyah minta maaf ini poinnya adalah
Aisyah minta maaf artinya hukum rentetan
cemburu seperti ini Enggak boleh gitu
loh
Kenapa kita titik berakan ini
teman-teman sekalian karena banyak orang
salah paham semua dicemburui Cemburu itu
hanya boleh kalau terjadi pelanggaran
agama
saja kalau pasangan kita berhubungan
sama lawan jenis ya tidak menutup aurat
Antum mungkin pernah dengar laki-laki
yang dayus ya dayus artinya laki-laki
yang tidak cemburu dengan pelanggaran
agama yang terjadi pada istrinya Nah itu
wajar cemburu di situ
dia sup sekali semua laki-laki ditegur
siapa atau semua perempuan dia tegur
siapa kalau suaminya Jadi segala macam
perbuatan di ini cemburu seperti banyak
orang duduk berdua suami istri nonton
film porno enggak ada kecemburuannya
bagaimana dia biarkan pasangannya lihat
film itu lihat auratnya orang lain di
sini saatnya orang cemburu gitu kan Tapi
jangan cemburu teman-teman sama
mertua sekarang istri kita mau ketemu
sama orang tuanya atau suami kita mau
ketemu sama sama orang tuanya kalau
orang tua kamu kamu dahulukan kalau saya
tidak loh Itu orang tuanya Bagaimana
caranya dihapus nasabnya
Hah Bisa kita hapus nama ibu nama
ayahnya kan enggak mungkin kalauun lu
sokong dia dukung dia supaya dia ketemu
sama orang tuanya berbakti gitu kan
walaupun posisi kita laki-laki misalnya
Lebih didahulkan Dari orang tuanya tapi
tidak boleh egois gitu kan ada orang
cemburu sama anaknya sendiri ya kadang
karena mungkin istrinya sibuk nyusuin
anak gendong anak kau kalau anak
perhatian kalau saya enggak loh Itu
siapa itu yang
disusui anakmu itu spermamu itu gitu kan
Gimana caranya cemburu sama
anak atau mungkin seorang ayah begitu
pulang kerja anak-anaknya pada ngumpul
mungkin teman-teman yang punya anak
sering merasakan saya kadang-kadang
begitu pulang ke rumah anak-anak lagi
pada ngumpul ingin minta main nah
kadang-kadang kita harus main dengan
mereka gitu kan pernah istri saya bilang
kalau anak-anak diperhatikan kalau saya
enggak padahal saya baru masuk rumah Ini
kan loh ini siapa ini yang di depan saya
ini anak-anakmu ini enggak adaong ini
salah cemburunya bukan di situ Biarin
dikasih haknya ya ini kalau dibiarkan
maka cemburu ini berbahaya ditunggangi
oleh setan bahkan tembok pun tempat
pasangan kita berdiri bisa kita
cemburui kenapa berdiri di di tembok
itu kenapa berdiri dekat mobil itu ya
mungkin kalau sendalnya hilang di masjid
dikasih sendal lain kenapa pakai sendal
itu semuanya dicemburui bahaya ini ha
kalau tidak terkontrol jadi cemburu
hanya pada pelanggaran agama saja kalau
tidak enggak usah cemburu enggak ada
gunanya Jangan Anggap Cemburu itu
berarti simbol cinta Ah ada hubungannya
ya sama sekali Enggak dia bumbu saja
yang menghiasi kelengkapan hidup kita
bukan semuanya ada orang begitu penyakit
semua hidupnya sepanjang hidupnya
cemburu terus ya ini enggak bisa ini gak
boleh sama sekali ini perlu digaris
bawahi tentu cukup banyak
sekali tentu cukup banyak sekali
hadis-hadis yang berhubungan dengan
masalah cemburunya Aisyah radhiallahu
anha tetapi yang kita lihat adalah
closing-closing
hadisnya
kemudian Aisyah sempat bertanya kepada
juwairiah setelah akad nikah Aisyah
bertanya bicara dengan sangat santun Apa
yang membuatmu sangat cepat menerima
Islam Jadi bukan Aisyah tanya Kenapa kau
mau menikah dengan nabi Enggak Yang
ditanya apa yang membuatmu begitu cepat
menerima Islam Jadi pertanyaan masalah
keimanan ini apa kata juwairiah sebelum
kejadian penyerangan ini wahai
Aisyah
dan maaf sebelum terjadi penyerangan dan
peperangan ini sungguh aku telah melihat
3 hari sebelumnya sebuah
mimpi ada cahaya yang keluar dari
Madinah dari kota Madinah menuju ke
pemukiman sukuku dan masuk dalam
kamarku dan aku mentakwilkannya adalah
Muhammad maka pada saat pasukan muslimin
datang dan aku mendengar ini adalah
seorang nabi maka aku mengetahui ini
adalah kebaikan bagiku maka pada saat
aku ditawarkan Islam itu sudah
Kemenangan sudah kebaikan ditawarkan
lagi n dengan nabi ini sebuah
kemuliaan maka itu sebabnya aku
menerima maka pada saat itu teman-teman
sekalian seluruh mustalik suku mustalik
dibebaskan dari keterbudakan dan mereka
akhirnya Semuanya masuk Islam juga
gara-gara itu dan ini kemuliaan kata
para ulama juwairiah panen pahala
pembebasan sukunya dan juga panen pahala
keislaman mereka
ya saat perjalanan menuju ke Madinah
teman-teman
sekalian Aisyah R berada di sebuah
gerandah juwairiah di sebuah gerandah
dan kalau pasukan istirahat maka
ditancapkanlah kemah Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dua kemah beliau pribadi
dan kemah istrinya kalau beliau membawa
lebih dari satu istri beliau meletakkan
satu kemah di sebelahnya dan siapa yang
punya giliran untuk melayani Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dari makanan
minuman Menemani tidur malam biologis
segala macam itu masuk ke kemah nabi
alaihiatu wasalam jadi juiriah sama
Aisyah satu kemah dan Nabi Sallallahu
alhi wasallam kemah sendiri ya seperti
itulah dan Selama perjalanan Aisyah
menceritakan
semua kepribadian Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ya makanan kesukaan nabi warna
kesukaan nabi kata-kata yang harusnya
diucapkan sebagai istri Nabi gitu kan
semua Diucapkan oleh Aisyah dan
mengajarkan kepada juwairiah supaya dia
bisa menjadi seperti Aisyah Coba
bayangkan Mulianya pernah enggak ada
orang yang angkat seperti ini kan yang
diangkat selalu saya katakan tadi
cemburu dan cemburu akhirnya Jadi
kesannya bagian daripada syariat itu
cemburu apalagi Cemburu Buta itu enggak
benar pada saat itu teman-teman
sekalian ada
kejadian jadi jalanlah pasukan cukup
jauh Bani mustaliq ke Madinah ini
mungkin memakan waktu sekitar 7 sampai 8
hari perjalanan pada saat itu ya jadi
setiap mau istirahat malam mampir
istirahat lagi jalan lagi besok paginya
begitulah
kurang lebih setelah perjalanan 3 hari
dari masaliq menuju ke Madinah ada
kejadian kecil
terjadi rupanya budak Umar Bin Khattab
Umar Bin Khattab punya budak dari
Madinah dibawa namanya
Jahja Jahja ini teman-teman sekalian
dibawa oleh Umar Bin Khattab untuk
berjihad tapi dia masih dalam kondisi
Bud belum dibebasin oleh Umar muslim ya
Dia masuk islam rupanya pergi ke saluran
sungai ada air mengalir kali kecil
mengambil air dengan tujuan ingin
membawakan untuk Umar Bin Khattab
Rupanya dia waktu ambil air di
sebelahnya ada budak orang Ansar namanya
Sanan atau Sinan
ya rupanya entah apa yang terjadi kalau
dalam buku-buku sejarah cuma
diringkaskan terjadi cekcok mungkin yang
satu lagi bercanda siramin air temannya
ributlah dua orang ini tiba-tiba dan
ributnya itu bukan hanya sekedar ribut
mulut ya tapi ribut si Jahja tiba-tiba
menghenuskan
pedangnya kayak ingin menyerang si Sinan
ini atau Sanan
ini waktu itu dia berteriak si jahjaah
wahai Muhajirin tolonglah
aku lalu kemudian Sanan ini atau Sinan
melihat ini dia juga henuskan pedang
lalu dia mengatakan wahai Ansar
tolonglah aku gitu kan kalimat ini perlu
Kita bedakan teman-teman sekalian kalau
dalam masjid seperti ini kondisi
Alhamdulillah lagi tenang lagi tentram
jiwa di rumahnya Allah mendengarkan ilmu
beda kalau misalnya ada orang tiba-tiba
datang menghenuskan pedang mungkin semua
masesjid Tenangkan dia Kenapa Ada apa
kan gitu Tapi kalau dikanca peperangan
Bagaimana keadaannya orang emosinya
masih ada baru selesai peperangan kan
gitu tiba-tiba di belakang jahj Ini
berkumpul banyak orang Muhajirin dan
juga di belakang Sinan berkumpul
orang-orang Ansar semuanya hanuskan
pedang dan Ini masalah ini saya pernah
kasih contoh kalau misalnya lima orang
jalan di satu sisi jalan lima orang yang
lain jalan di sisi yang lainnya kemudian
teman-teman sekalian ada satu orang dari
sini lempar batu ke sana berantem gak
kira-kira kalau satu orang lagi berantem
emosi itu kita pisahin aja susahnya luar
biasa Bagaimana kalau lima orang
Bagaimana kalau 10 orang Bagaimana kalau
dasarnya Memang mereka lagi keluar siap
jiwanya untuk berperang ini bahaya nih
masalah
besar maka pada saat itu pun ada satu
orang sahabat melihat ini bahaya kalau
dibiarkan dia langsung lari ke Kem Nabi
Sallallahu wasam dan mengatakan Ya
Rasulullah telah terjadi begini dan
begitu maka nabi S wasam pun bergegas
memakai bajunya lalu datang ke sana Lalu
mengeluarkan Sabda yang masyhur ya dalam
hadis sahih Beliau mengatakan a jahili
Apakah masih ada seruan-seruan jahiliah
seperti ini sementara aku di
tengah-tengah kalian sudah ada nabi
diutus gitu kan masih ada rasisme masih
ada mengatakan Ayo Muhajirin Ayo Ansar
Pah kalian semua sudah disatukan dalam
naungan
islamaha mumtinah
tinggalkan segera fanatisme seperti ini
rasisme seperti ini saya orang Bugis
saya orang Makassar saya orang Arab saya
orang ini Oh itu enggak ada dalam Islam
selesai ini cuma warna kehidupan ya kan
gitu seperti bayangkan kalau Allah cuma
ciptakan ikan saja satu jenis enggak ada
makanan lain kira-kira Antum bosan
enggak Allah ciptakan ikan jutaan jenis
macam-macam jumlahnya enggak pernah
habis ada juga hewan darat ada serangga
kecil dari serangga kecil sampai hewan
yang besar beragam maacam bentuknya
ragamnya ya Luar biasa tumbuh-tumbuhan
kalau Allah cuma kasih satu jenis buah
anggur saja enggak ada buah lain
akan satu warna saja tapi Allah buat
dengan kemahasempurnaannya
buah-buahannya banyak ada pilihan lalu
dibuat juga ada musimnya supaya tidak
jenuh kan
begitu variasi begitu juga kita manusia
di dibedain Allah ciptakan paras
wajahnya beda-beda bentuk alisnya
beda-beda matanya bahasanya ya makanan
khasnya gitu kan Oh makanan khas daerah
ini begini yang penting konsepnya Islam
datang umum halal enggak boleh ada
haramnya boleh makan gitu kan seperti
itulah Nah itu variasi
kehidupan tidak boleh kita fanatisme
makanya dalam saf salat mau Arab mau
Bule mau hitam dari Afrika mau tukang
sampah mau presiden sama dan haram
hukumnya memindahkan seorang muslim dari
tempat duduknya enggak boleh ya
mentang-metang karena ini datang disuruh
pindah enggak bisa kecuali dasarnya
orang itu dudukin tempatnya orang yang
sudah harus duduk di situ misalnya kayak
pengurus Masjid misalnya blok di
belakang Imam untuk muadzinnya untuk
khatibnya itu gak boleh memang kita kita
masuk wajar karena juga ada hukum
syariat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengatakan semestinya yang ada di
belakangku Maksudnya di belakang Imam
adalah orang yang paling benar bacaannya
paling layak untuk menggantikan imam
Kalau terjadi uzur-uzur Syari dan enggak
boleh kita nyelonong memang di sana tapi
kalau tempat umumnya masjid enggak boleh
dipindahin kecuali dengan izinnya dan
itu ada disebutkan dalam oleh para ulama
dalam bab-bab ee adab majelis kan gitu
jadi teman-teman sekalian ini pelajaran
yang luar biasa
Bagaimana dalam Islam tidak ada rasisme
enggak ada lagi dari kesukuan kita Bugis
Makassar Jawa apalah Kalimantan Dayak
segala macam ini adalah ragam suku Allah
yang buat itu bukan untuk fanatisme tapi
untuk menunjukkan kemahasempurnaannya
Allah kalau Allah mampu membuat kita di
Indonesia ada ribuan bahasa ya kalau
yang Saya pernah baca di sebuah tulisan
itu ada 6.000 bahasa ya beragam macam
bahasa daerah yang ada dari kampung ke
kampung saya pernah masuk di Irian dari
ke desa ini ke desa sebelah bahasanya
sudah beda gitu kan jadi memang itu
kekuasaan Allah subhanahu wa taala
kadang-kadang kita cuma bisa melongo
melihat bahasa orang ini kok bisa saling
mengerti dia ngomong apa ya sebagaimana
kita kalau ngomong seperti ini sekarang
mungkin orang-orang yang tidak ngerti
bahasa Indonesia bingung apa yang
dibilang sama orang-orang ini tiba-tiba
ada ketawa tiba-tiba serius tiba-tiba
kuasa Allah makanya Allah mengatakan
pada poster tubuh kita pada paras wajah
pada beragam bahasa ini adalah
tanda-tanda kebesaran sama Pencipta
Allah ini penting
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu
itu marah sekali dan akhirnya berhasil
membubarkan sahabat tinggalkan sekarang
juga kalau gak kalian akan hancur da
mumtinah ini perusak kalian maka
akhirnya para sahabat tadi tiba-tiba
seperti orang yang baru engah karena
terbawa emosi saling berpelukan satu
sama yang lain gitu kan rupanya di dalam
pasukan nabi sallallahui wasallam ada
pimpinan orang munafik Abdullah bin Ubay
bin salul Abdullah bin Ubay bin salul
ini memang dia selalu Subhanallah
mencari celah di mana bisa disebut
keburukannya umat Islam apa saja apalagi
kalau berhubungan dengan nabi alaihiatu
wasalam gitu kan dia sudah lama ini
cari-cari apa saja kesalahan nabi apa
saya kesalahan muslimin dan ini ciri
orang
munafik ada ciri orang munafik yang
besar ada ciri orang munafik kecil ciri
besar ciri kecil Kalau ciri kecilnya itu
seperti yang hadis Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam ci orang munafik kalau
dia berbicara dia berdusta kalau dia
diberikan amanah dia khianat ya kalau
dia berjanji maka dia pungkiri ini ciri
kecilnya artinya kalau antum punya salah
satu ciri ini bisa membawa kepada
munafik yang besar ciri munafik yang
besar teman-teman sekalian memang
betul-betul benci Islam gampang dikenali
karena kalau Allah bilang haram dia
bilang halal Allah bilang halal dia
bilang haram dibalik bolak-balikan di
Indonesia banyak
contoh-contohnya Allah suruh pakai
jilbab enggak enggak usah pakai jilbab
Quran sudah sempurna enggak butuh
direvisi otakmu yang mau direvisi
itu perlu kita ganti tidak sesuai dengan
zaman bukan tulisan saya loh
perkataannya Allah mau direvisi otaknya
mesti direvisi nih ya dan beragam macam
hal Allah bilang tidak boleh nikah
lintas agama boleh nikah lintas agama
ngawur semuanya gitu kan Ini ciri
munafik nyata begitulah di zaman Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam apa yang Nabi
sebutin digerogotin Cari Mas Sal harus
berbeda gitu kan Nabi bilang jihad Oh
panas Ada orang datang nyumbang Riya
digituin itu di zaman nabi itu ada yang
keluar mau pergi berperang ah enggak
mungkin kau bisa menang badanmu begitu
kecilnya jadi sengaja meredam muslimin
waktu perang uhud kan begitu 1000 orang
keluar 300 munafik begitu sudah Dib di
Kanca peperangan sengaja Abdullah bin
Ubai ini menarik 300 pasukannya untuk
menjatuhkan mentalnya para sahabat
begitu jahatnya mereka dan ini lebih
jahat daripada orang kafir yang nyata
karena orang kafir jelas-jelas Oh ini
agamanya Nasrani Yahudi kita tahu ini
orang kafir gitu kan Maka kalau
berperang Ya sudah nyata ini orang
munafik enggak berwajah kita ya memakai
pakaian kita masuk di masjid kita dan
nanti teman-teman sekalian dalam Sirah
Nabawi yang terutama penutupan nanti ya
setelah pembebasan kota Makkah Setelah
Perang Tabuk Allah subhanahu wa taala
membongkar habis-habisan masalah orang
munafik dan harus kita tahu karena
memang berbahaya mereka itu di antinya
Saya sudah kasih ciri induknya selalu
mencari celah di mana Islam itu harus
ditinggalkan Islam itu harus begini
Islam itu harus begini dan seterusnya
diganti merekau mengganti agama Allah
subhanahu wa taala rupanya Abdullah bin
Abi salul dari dari salah satu dari
sekian banyak keburukannya ini dan
memang dia pimpinan orang munafik di
zaman Nabi Sallallahu Al wasallam yang
Allah turunkan dalam al-qur'an jangan
kau pernah salat jangan pernah kau
istigfar dan mensalati
orang munafik nah ini maksudnya adalah
Abdullah bin Abi salul waktu dia
meninggal Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sempat salat karena kasih
sayangnya beliau Pada umatnya sebenarnya
tapi Allah larang itu ada bahasan nanti
Insyaallah pembebasan kota Makkah yang
jelas teman-teman sekalian pada saat itu
Abdullah bin Abi salul duduk sama
orang-orang munafik di kemahnya dan dia
dengar dia tidak hadir dia dengar
ternyata Jahja orang Muhajir dari Makkah
budaknya Umar Bin Khattab Sinan tadi
budaknya orang Ansar dia orang dia orang
Madinah ini ya bergabung sama Ansar dari
suku khazraj maka dia bilang apakah
mereka orang-orang Muhajirin telah
melakukannya berani mau perang lawan
kita gitu kan sengaja dihdupkan itu
fanatisme lagi kembali nabi kan tadi
sudah larang Ya Abdullah hidupkan lagi
di kemahnya sungguh mereka telah
mendatangi kami meninggali Negeri mereka
eh maaf Sungguh mereka telah mendatangi
kami meninggali meninggali negeri kami
maksud saya tinggal di negeri kami demi
Allah mereka adalah perampas harta-harta
dari Quraisy dan akan merusak kalian n
padahal masalahnya sudah selesai nih
Sudah diclose oleh Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam enggak boleh haram dalam
Islam rasisme ya tinggalin dia hidupkan
kembali Dia lagi membakar orang-orang di
sekitarnya lalu kemudian merusak keadaan
kalian sekarang kalian akhirnya tidak
berkuasa semaksimal di Madinah ini
orang-orang haajir yang berkuasa
perumpamaan mereka seperti pepatah yang
berbunyi gemukkan anjingmu maka ia akan
memakanmu ini kalimat berat dalamat
bahasa Arab ya Jadi biasanya orang kalau
Benci sekali sama orang lain maka dia
mengucapkan kalimat ini gemukkan
anjingmu maka dia akan memakanmu Ya
seperti itulah artinya dia kalau bahasa
langsungnya gini Muhajir itu adalah
anjing-anjing yang datang dari Makkah
mengambil harta kalian dan kalian
gemukkan sekarang mereka mau menguasai
kita itu bahasa yang kasar sekali
ya lalu kata Abdullah kepada orang-orang
Madinah yang ada di sekitarnya yang
memang kena penyakit nifak seperti dia
kalian yang telah menyebabkan semua ini
karena kalian telah membukakan diri
kalian harta juga tempat tinggal kalian
untuk mereka demi Allah kalau kalian
menghentikan itu pastilah mereka tidak
akan pernah kurang ajar pada kalian saat
kita tiba di Madinah nanti pastilah kaum
kita hazraj suku hazraj sukunya Abdullah
bin Ubay bin salul ini akan mengeluarkan
dari Madinah yang lemah-lemah itu
maksudnya para Muhajir
irin kalianlah yang telah memberikan
mereka para Muhajirin tempat tinggal
zakat dan sedekah kalian dan kasih
sayang kalian Bila kalian tahan semua
itu maka pasti mereka akan pergi dari
negeri kalian jadi Abdullah ini
sebenarnya memang dia sengaja mencari
apa yang bisa memecahkan umat Islam
membuat masalah ya seperti
itulah maksud Abdullah adalah dia ingin
mengajak agar Muhajirin pada saat tiba
di Madinah diusir semua dan terjadi
peperangan pengusiran masal gak ada lagi
masalah nama Islam Iman ukhuwah enggak
ada itu Ya seperti itulah dan ternyata
orang-orang di sekitarnya itu pada
bilang benar benar orang-orang munafik
ini mereka ribut di kemah itu jumlahnya
banyak jumlahnya bisa ratusan orang g
kan kebetulan pada saat itu ada satu
orang dari suku khazraj dari sukunya
Abdullah bin ubbais salul tentu suku
khazraj ini tidak semuanya munafik ya
tapi Abdullah bin Ubay ini dari suku
khazraj dari pengikutnya dia yang yang
munafik ini ada banyak di situ Ya ada
Ada Dari khazraj ada dari aus bercampur
Baur tapi jumlahnya mereka ratusan orang
ada di majelis itu kebetulan dari suku
khazraj bukan orang munafik umurnya
masih 16 tahun namanya Zaid IBN
arqad radhiallahu Anhu Zaid IBN arqad
radhiallahu Anhu ini teman-teman
sekalian adalah anak yang masih muda
tapi iman tertanam dalam hatinya waktu
dia dengar itu dan yel-yel fanatisme di
khemah Abdullah sudah mulai hidup gitu
kan dia tahu ini bahaya umur 16 tahun
loh maka dia pun segera menemui Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dan
menceritakan
semuanya pada saat di sisi Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam itu ada Umar
Bin Khattab ada Abu Bakar ada
sahabat-sahabat nabi yang mulia karena
semuanya ikut berperang pada saat itu
pada saat Umar Bin Khattab Dengar
langsung dia mengatakan Ya Rasulullah
sambil huskan pedang Izinkan aku
memenggal lehernya Abdullah karena
sesungguhnya dia telah melakukan
kemunafikan gitu kan Kenapa Anda
bahasanya Kenapa Anda sudah redam
rasisme tadi ya fanatisme itu dia
hidupkan kembali dibunuh aja orang ini
dan ini sekaligus jawaban teman-teman
sekalian kita tidak boleh tergesa-gesa
ada juga anak-anak muda muslim sekarang
karena tergesa-gesa munafik penggal saja
munafik penggal saja Ini penggal-penggal
dari mana Nanti di Kanca peperangan
lawan orang kafir musuh depan mata Nah
itu penggal e di negeri aman
Alhamdulillah seperti Indonesia enggak
ada penggal-penggalan nih ya enggak ada
hubungannya sama sekali dan lihat
Bagaimana muamalahnya Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam apa kata nabi tidak
wahai Umar jangan sampai orang-orang
berbicara bahwa Muhammad membunuh
sahabatnya Apa makna kalimat ini
teman-teman Nabi Sallallahu Al wasallam
menutup semua celah fitnah atau apapun
yang bisa membuat nama beliau dan Islam
ini rusak dan itu penting celah-celah
seperti ini jangan jangan kita sengaja
menjurumuskan diri kita pada sesuatu
yang membuat orang bisa memfitnah kita
kalau sudah terjadi kita sabar Kalau
masih ingat Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dalam sebuah riwayat waktu
beliau lagi iktikaf di Ramadan di masjid
didatangi oleh salah satu istri beliau
Sofiah radhiallahu anha membawa makanan
ngunjungi Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam tentu kalau orang lagi iktikaf
tidak boleh berhubungan biologis sama
istrinya tapi bertemu boleh waktu mau
pulang karena sudah malam dan gelap
Madinah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
temani sfiah pulang dan di sini keluar
sebuah hukum orang iktikaf boleh keluar
kalau dia hajat yang penting baru dia
kembali lagi termasuk mengantar istrinya
khawatir istrinya kena fitnah atau apa
saja waktu lagi pulang ke rumah ternyata
ada dua orang Ansar jalan buru-buru ini
cuma tambahan kisah ya nanti kita
kembali ke bahasan kita waktu jalan
buru-buru ingin melewati nabi
sallallahui wasallam kesannya kedua
orang ini mau tahu Nabi jalan sama siapa
nih
malam-malam maka lewatlah dua orang
Ansar Ini kata nabi su Ali
wasallamum pelan-pelan aja
in huyai ini yang bersama saya Sofiah
binti huyai artinya yang sama saya
istriku gak usah khawatir padahal dua
orang ini tidak sedang bertanya tapi
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menutup
pintu fitnah itu kata mereka Subhanallah
ya mahas suci Allah masa kami curiga
sama anda Ya Rasulullah kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ketahuilah
setan mengalir di tubuh anak anak Adam
bersama dengan mengalirnya darah Artinya
kita bilang auzubillah syaitanirraajim
pergi sepupunya datang datang
azubillyaitanirraajim pamannya datang
yang itu mati tadi tapi ini datang lagi
goda kita Makanya kalau antum baca
sekali oh Kenapa masih digoda sama
setannya karena banyak yang datang
sepupunya banyak sukunya banyak gitu kan
datang semua maka keluarlah hadis tadi
sesungguhnya setan lari mengalir di
dalam tubuh manusia sebagaimana
mengalirnya darah Bagaimana darah luar
biasa mengalir dari otak ke kaki ke
tubuh kita ini semua begitu setan dalam
tubuh kita nonstop tapi Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam menutup pintu fitnah itu
gitu kan ini penting ada orang sengaja
jerumuskan dirinya pada fitnah sengaja
mau supaya hebo orang-orang pada menilai
dia negatif gitu kan Tapi kalau kita
sudah difitnah oleh orang lain atau
dihina itu berarti butuh kesabaran nanti
kita lihat Bagaimana Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam sabar pada saat
difitnahnya istrinya berzina dengan
Safwan Aisyah radhiallahu anhum
ajmain ini pelajaran juga kita ambil dan
saya sudah pernah bilang teman-teman
sekalian di awal kita bahas sirah Tujuan
kita bukan menyelesaikan tapi mengambil
pelajaran-pelajaran em dari sirah itu
diantaranya seperti
ini Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada
saat itu mencium baunya bau bahaynya Ya
maksudnya mencium bahayanya statementnya
Abdullah bin Abi salul ini bin Ubay ini
maka beliau Sallallahu alhi wasallam
segera menyuruh pasukan
bergerak silakan bergerak sekarang
padahal waktu itu teman-teman sekalian
sudah menjelang magrib biasanya tradisi
nabi sah wasallam sudah menjalang Magrib
suruh pasang kemah-kemah suruh pada
istirahat semua besok pagi baru jalan
lagi karena sekarang bukan menyerang
musuh tapi sedang pulang sudah menang
gitu kan maka butuh istirahat butuh
menedangkan jiwa tapi pada saat itu
tidak Menjelang magrib nabi suruh jalan
bergerak semua kaus pasukan muslimin
bingung kenapa kok Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam suruh jalan gak biasanya
ini dan ini cara Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam waktu itu teman-teman sekalian
Bagaimana meredam fitnah dan ini bahaya
sekali apalagi fitnah dari lisan
seseorang ya kalau dia ucapkan Si Fulan
begini Si Fulan begini ini bahaya ya
Harus diredam ya salah satu yang Nabi
Sallallahu wasallam lakukan adalah
memerintahkan semua pasukan jalan dan
tidak berhenti kecuali pertengahan malam
kalau kita sekarang pertengah malam
mungkin sudah jam . malam baru berhenti
gitu kan paraada saat itu teman-teman
sekalian jam 00 malam kalau kita
sekarang ditancapkan kemah-kemah disuruh
istirahat oleh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam orang sudah pada letih tidur
akhirnya jadi enggak ada waktu
menyebarin gosip itu kata tadi ini
bahaya ya karena Abdullah sudah
mengatakan dan sudah ada yel-yel
kekufuran di dalam kemah itu apakah itu
anjing-anjing dari Makkah begitu loh mau
menyusahkan kita mengambil harta kita
segala macam dia mau hidupkan itu nanti
kalau tiba di Madinah kita pasti usir
mereka ini bahaya sekali usaid IBN hudir
radhiallahu Anhu usaid bbin khudir ini
salah satu dari suku aus ya jadi Ansar
ada dua ada khazraj ada aus beliau
melihat ada keganjilan maka beliau pun
segera menemui Nabi Sallallahu Alaihi
wasam waktu pasukan sudah mulai
istirahat lalu berkata Wahai utusan
Allah sungguh kita telah berjalan di
waktu yang tidak Biasanya kita berjalan
Ada apa wahai utusan Allah lalu kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Apakah
belum sampai padamu Apa yang diucapkan
oleh Abdullah bin Ubay dia bilang belum
Ya Rasulullah saya enggak tahu apa-apa
nih ya maka Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam memberitakan semua pernyataan
Abdullah kepada usaid maka usaid pun
marah sekali karena usaid salah satu
pemimpin suku AUD
aus dan khazraj ini dua suku yang
terkenal besar dan akhirnya jadi Ansar
dulu sebel sebelum Islam datang mereka
ini selalu
berperang ya dan ditunggangi oleh
orang-orang Yahudi sebagian Yahudi
membiayai aus sebagian Yahudi membaya
khazraj supaya perang dan Allah sebutkan
dalam al-quran tentang masalah
peperangan mereka ya Yang jelas
teman-teman sekalian setelah islaman
Mereka bersaudara maka usaid marah juga
kepala ada yang melakukan seperti ini
wahai utusan Allah selalu bahasanya
mirip Umar Izinkan aku penggal
lehernya Bunuh aja bahasa penggal leher
maksudnya Bunuh saja ya Rasulullah
supaya selesai kisahnya orang ini kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam enggak
usah tidak usah dibunuh Biarin aja gitu
kan dibiarin dan ternyata Subhanallah
ini penting juga teman-teman sekalian
dalam menghadapi fitnah kita perlu
menyampaikan kalau misalnya ada orang
bertanya sampaikan tapi tidak usah kita
habiskan umur kita di situ kalau kita
dalam keada dan benar tidak usah
pusingin nanti dia akan cair sendiri
dengan berjalannya waktu tapi setiap
ungkapan setiap perbuatan sudah
dilakukan pasti ada efek-efeknya enggak
masalah itu sudah cobaan yang datang
bisa dipahami ini hah cuma dua orang
yang ngangguk-ngangguk yang ribuan ini
allahuam
Baiklah kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sudah enggak usah biarin aja ya
biarin saja dia kita berbuat baik
semampunya kata nabi na Sallallahu Al
wasallam artinya kalau ada yang bertanya
baru kita jawab kalau enggak enggak usah
jadi Biarin dia nanti Karena tujuan
Abdullah bin Ubai atau siapapun yang mau
menyebarkan fitnah tujuannya dia adalah
memanas-manasi suasana jadi kalau kita
kepancing maka akan Terjadilah apa yang
dia inginkan tapi kalau kita cuek kita
enggak pedulikan ada orang yang fitnah
di kantor misalnya kita selama tidak ya
sudah ada yang nanya Enggak kok saya
enggak lakukan Sudah selesai kan ada
buktinya Mana buktinya gak ada ya sudah
nanti akhirnya redam sendiri orang akan
bisa menilai karena orang ini nanti
kalau tidak tidak tidak berhasil dia
akan coba membuat Fitnah lebih besar dar
ini nanti akan lebih menyusahkan dia
sebenarnya seperti itulah kurang lebih
menghadapi fitnah itu selama 3 hari
teman-teman sekalian ke depan
berturut-turut pasukan dalam perjalanan
dan mereka hanya istirahat untuk salat
saja makan pun disuruh Nabi Sallallahu
alaii wasallam di atas kuda dan unta
mereka biasanya duduk makan ramai-ramai
istirahat ini enggak
turun salat ya langsung iqamah di jamak
qasar kena musafir naik lagi di kuda dan
unta jalan tengah malam baru istirahat 3
hari begitu selama 3 hari maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan
pasukan pada saat itu di hari ketiganya
untuk istirahat gitu kan dan mereka
karena sangat Leti hannya mereka
tertidur
ya pada saat pasukan sudah mendekati
Madinah Ya sudah mendekati Madinah
kurang lebih perjalanan tinggal satu
hari lagi untuk sampai di Madinah ada
anaknya Abdullah bin Ubay bin salul
anaknya dia bernama Abdullah juga dia
namakan anaknya Abdullah tapi beda
Abdullah si Ayah munafik Abdullah si
anak Mukmin beda ini ini terkenal sekali
dalam kisah sahabat sampai ada yang
mengistilakan dengan Abdullah mukmin dan
Abdullah kafir padahal ini anak sama
ayah Abdullah bin Abdullah bin Ubay Bin
salul ini si anak mendatangi Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam lalu berkata
Wahai utusan Allah telah sampai padaku
apa yang dikatakan oleh Ayahku dia
dengar maka demi
Allah ya aku memohon atas nama Allah
kepada anda ya demi Allah yang jiwaku
dalam
genggamannya aku tidak akan membiarkan
Ayahku menghina anda
Dan izinkanlah Ya Rasulullah Kalau anda
ingin membunuhnya Izinkan aku yang
membunuhnya jangan orang lain karena ya
Rasulullah Kalau Anda menyuruh orang
lain membunuhnya maka bisa saja aku
terbawa dengan emosiku dan aku membunuh
muslim tapi kalau anda menyuruh aku yang
membunuhnya maka itu adalah bagian
daripada keimanan ini si anak mau bunuh
ayahnya kalau perintah Allah dan
rasulnya saya akan bunuh gitu kan
lalu kemudian kata dia demi Allah Ya
Rasulullah sungguh tidak ada satuun dari
suku khazraj yang berbakti pada ayahnya
sebagaimana aku berbakti pada
Ayahku satu sukuku semua yang paling
Bakti sama ayahnya aku walaupun aku tahu
Ayahku
munafik tapi Agama menyuruh aku berbakti
selama bukan pelanggaran agama aku
lakukan dan aku sangat khawatir bila
orang lain membunuhnya maka kau akan
marah dan akhirnya aku membunuh seorang
Muslim dan aku masuk neraka dengan itu
maka kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam tidak perlu wahai Abdullah
engak perlu kau bunuh ayahmu Kami tetap
akan berbuat baik padanya dan memaafkan
bila dia minta maaf selama dia
hidup jadi ternyata respon Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ini sampai
kepada telinganya Abdullah bin Abi Ubay
Bin salud jadi memang dia tujuannya
untuk memancing nabi pun emosi gitu kan
akhirnya suku sama suku berperang dan
seterusnya dia kaget nabi malah
mengatakan kalau dia minta maaf kami
maemaafkan dan tidak usah dia sudah
dengar ada beberapa sahabat mau bunuh
dia sampai di telinganya tapi nabi
Sallahu Alaihi Wasallam lelarang Jangan
nanti orang-orang mengatakan Muhammad
membunuh teman-temannya jadi fitnahnya
dia teredam
sebenarnya Ternyata teman-teman
sekalian dalam perjalanan ini waktu lagi
istirahat ini ada kejadian lain
terjadi Aisyah radhiallahu anha yang ada
di gerandahnya dia pada saat kemah sudah
mulai diangkat semu semuanya sudah
dicabut sudah digulung kembali dinaikin
di atas unta mau bubar menuju ke Madinah
perjalanan tinggal sehari itu rupanya
Aisyah punya hajat beliau pergi ke
Padang Pasir kemudian menyelesaikan
hajatnya ya orang Maaf buang air besar
buang air kecil zaman itu memang begitu
waktu beliau kembali ternyata pasukan
sudah jalan kita dengarkan Bagaimana
Aisyah menceritakan radhiallahu anha
tentang keadaan tersebut dalam hadis
Bukhari kata beliau saat itu Tubuhku
masih sangat ringan
dan saat pasukan sedang istirahat Aku
punya hajat dan aku meninggalkan pasukan
pada saat aku balik ternyata pasukan
telah bergerak dan aku tidak tahu mereka
ke mana gitu kan para sahabat waktu itu
teman-teman sekalian mengena Aisyah
Badannya masih kecil ringan di dalam
sebuah geranda dan sahabat empat orang
memikul geranda tersebut jadi seperti
keberadaan Aisyah di atas atau tidak ada
sama saja bebannya seperti itulah karena
empat orang yang angkat mereka waktu
pasukan disuruh bergerak melihat juiriah
sudah masuk di gerandahnya ini gerandah
Aisyah tertutup dengan kain kalau kita
gorden ya langsung diangkat saja
langsung pasukan jalan dengan hikmah
Allah terjadi seperti
itulah jalan semua pasukan Nabi
Sallallahu wasalam di depan kan maka
Aisyah wtu kembali melihat tidak ada
pasukan mana nih mereka semua Aisyah pun
berkata aku menunggu pada saat itu
sambil beristirahat ya di atas sebuah
batu dengan harapan ada dari pasukan
muslimin diutus oleh Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam untuk
menjemputku dari sisi lain teman-teman
sekalian pada saat itu perjalanan
tinggal sehari saja ya mulailah bergerak
di pagi hari itu berjalan dan ini kalau
menjelang sore sudah masuk ke Madinah
ini ya jadi kurangadi perjalanan tinggal
seperti pagi sampai sore saja pada saat
itu teman-teman
sekalian sebelum waktu pasukan mulai
bergerak Aisyah lagi tidak ada di
pasukan ya lagi keluar tadi waktu dia
kembali pasukan sudah bergerak waktu
pasukan juga mulai bergerak Aisyah sudah
waktu kembali sudah tidak ada lagi
Pasukan rupanya ada kejadian kecil lagi
yang lain Abdullah bin Abdullah bin Ubay
bin salul si anak yang Mukmin tadi dia
hanuskan pedangnya dia pergi ke ke
bagian depan pasukan di dekat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tradisi
orang-orang pada saat itu kalau pedang
dihenuskan dan diletakkan di samping
kanan tangan ke arah bawah itu berarti
sedang menunggu musuh
seperti itulah pemahamannya
orang maka Abdullah ini menghenuskan
pedangnya lalu mengarahkan ke sebelah
kanan tangannya gitu kan orang-orang
semua pada lihat Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam lewat sahabat-sahabat lewat
heran ini Abdullah lagi tunggu Siapa
musuh enggak ada musuh sekarang sudah
menang Madinah sudah dekat gitu kan tapi
enggak ada yang tegur Abdullah cuma
orang jalan sambil jalan sambil melihat
karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
juga tidak tidak bahas masalah itu orang
jalan ternyata dia menunggu
ayahnya sampai ayahnya ini Abdullah bin
Ubay bin salul ada di belakang pasukan
Emang dia selalu di belakang pasukan dia
mau memantau ada apaagi nih yang bisa
jadi fitnah difitnahin gitu Dan kalau
pasukan lagi menyerang dia di belakang
jadi selalu aman gitu kan cari amannya
ciri orang munafik naudubillah yang
jelas teman-teman sekalian waktu ayahnya
mau lewat didampingi dengan orang-orang
munafik dari sukunya dia tiba-tiba
Abdullah datang dengan kecepatan yang
tinggi kudanya dan dia terkenal ahli
pedang tidak banyak bicara pedang
kudanya berhenti depan kuda ayahnya lalu
pedangnya ditaruh di leher ayahnya
tiba-tiba
saja maka pada saat itu Ayahnya kaget ya
Ayahnya tahu ini anaknya sangat berbakti
dia mengatakan Abu Bay mengatakan Hai
anakku Apakah sudah berubah baktimu
menjadi
durhaka Kenapa kau berani benar
meletakkan pedang di leher ayahmu apa
kata Abdullah demi
Allah sungguh engkau tidak boleh masuk
ke Madinah sampai Rasulullah
mengizinkanmu kalau karena sungguh dia
yang mulia dan engkau yang terhina
karena kalimat itu ya jadi sini kata
para ulama tanda
keimanan Abdullah si anak tahu kalau
Rasulullah sebenarnya terganggu dengan
perbuatan ayahnya tapi Rasulullah
orangnya baik hati di sini untuk
menunjukkan kepada seluruh Muslimin pada
saat itu kalau saya menurut Abdullah ini
tidak seperti ayah saya
loh saya tidak ikut-ikutan dengan
perkataan dia saya enggak setuju dengan
pendapatnya dan saya anaknya siap
membunuhnya kalau disuruh seperti itulah
Abdullah waktu itu tidak percaya si Ayah
tidak percaya dia Coba bergerak ternyata
anaknya mau menggoreskan pedang itu di
lehernya maka dia tidak berani dia tahu
ayah anaknya ini ahli pedang dia tidak
berani maka dia tidak
bergerak pada saat itu teman-teman
sekalian ada ada beberapa orang sahabat
ternukil berita mengatakan Ya
Rasulullah ini di belakang kejadiannya
ada seperti ini sampai si Abdullah anak
bersumpah demi Allah Kalau kau bergerak
Hai Ayahku Aku akan membunuhmu sudah
bersumpah atas nama Allah maka
perkataannya adalah dia tidak mau
meninggalkan leher ayahnya kalau
bergerak dia akan bunuh sampai Anda
mengizinkan ayahnya masuk di Madinah
maka kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sampaikan kepada Abdullah si
anak agar dia mengizinkan ayahnya masuk
ke Madinah izinkan Abdullah bin Ubay bin
salul masuk ke Madinah ternyata Kejadian
ini teman-teman sekalian betul-betul
membuat si Abdullah munafik sakit
hati tadi sudah gagal fitnah dia
sekarang ini tambah lagi anaknya
mempermalukan dia di depan sukunya dia
juga malu gitu kan maka sekarang dia
ingin mencari sesuatu yang apaagi nih
bisa membalas Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam jadi begitu selalu hatinya
kalau dia dalam satu fitnah dia cari
fitnah apa lagi nih jadi Antum jangan
heran kalau ada orang munafik tadinya
benci Islam kemudian misalnya Dia
dikalahkan dengan argumen Nanti dia
muncul lagi di sisi yang lain dia
Munculkan fitnah baru memang sudah
begitu kehidupan mereka dari fitnah ke
fitnah dan subhanallah orang munafik itu
karena terbiasanya memfitnah seseorang
maka dia juga akan memfitnah walaupun
istrinya dan anak-anaknya dalam rumah
tangganya pun jadi tidak tenang dari
masalah
semuanya Abdullah si munafik ini
teman-teman sekalian ya pada saat
itu mendengar kalau Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam menerima firman Allah
subhanahu wa taala ada firman Allah
turun Jadi selain perbuatan si anak
mempermarukan ayahnya Allah juga
turunkan al-qur'an di situ pada saat
pasukan lagi jalan Wahyu turun kepada
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam turunlah
surah
almunafikun waktu itu surah nomor 63 10
ayat pertamanya ayat 1 sampai ayat
10 bunyinya
apabila orang-orang munafik datang
kepadamu ha Muhammad mereka Berk kami
mengakui bahwanya sungnya kau
benar-benar utusan Allah dan Allah
mengetahui bwauhnya kau benar-benar
utusannya tanpa Pengakuan dari mereka
pun dan Allah mengetahui bahwa
sungguhnya orang-orang itu benar-benar
dusta
ayatah mereka itu menjadikan sumpah
mereka sebagai perisai maksudnya untuk
mempertahankan harta kedudukannya
walaupun bohong lalu mereka menghalangi
manusia dari jalan Allah Sesungguhnya
amat Buruk apa yang mereka perbuat itu
ayat
yang demikian itu karena sesungguhnya
mereka telah beriman sebenarnya kena
mengucapkan syahadat Iman masuk Islam
kemudian mereka kafir setelah itu lalu
hati mereka dikunci mati oleh Allah
karena itu mereka tidak dapat mengerti
tentang hukum-hukum
Allah ayat Kenya
perhatikan ini ciri orang munafik yang
sering tampil ya kalau kita sekarang di
media di mana-mana jadi hati-hati Allah
sudah Sebutkan
[Musik]
daribi
kamu tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu
kagum mereka termasuk suka menjaga
kebersihan kerapian kelihatan mungkin
punya poster tubuh yang kekar di zaman
Nabi Sallallahu alaihi wasallam begitu
ya kemudian kalau mereka berkata Kau
akan mendengarkan perkataan mereka kata
para ulama mereka punya retorika dalam
menyampaikan mungkin mereka putarkan
kata pura-pura senyum pura-pura ini atau
mungkin menyampaikan argumen dengan
menghardik orang segala macam
mereka adalah seakan-akan kayu yang
tersandar ini perumpamaan kayu yang
tersandar maksudnya adalah menyatakan
sifat mereka yang buruk meskipun tubuh
mereka bagus-bagus dan mereka pandai
berbicara akan tapi sebenarnya otak
mereka kosong dan tidak ada pemahaman
tentang kebenaran itu dalam tafsirnya
kata para ulama ya mereka mengira bahwa
tiap-tiap terikakan yang keras ditujukan
pada mereka jadi orang munafik itu
apapun perkataan yang yang terucapkan
yang dia dengar maka mereka mengira
bahwasanya mereka yang tertuduh dan
sanjang hidupnya begitu ya sama dengan
pencur lah ya kalau misalnya seseorang
pernah mencuri uang lalu setiap dia
dengar uang senilai itu dia akan merasa
dirinya ya mungkin dia yang dimaksud
padahal sebenarnya tidak ada orang yang
bermaksud tentang dia gitu orang munafik
begitu hampir seluruh hidupnya setiap
ada teriakan setiap ada B pembicaraan
dia selalu merasa dirinya yang sedang
dihardik padahal sebenarnya orang
mungkin tidak bermaksud tentang
dia l dikatakan oleh Allah subhanahu wa
taala dan kekal dalam al-qur'an mereka
itu adalah musuh yang sebenarnya maka
waspadalah terhadap mereka semoga Allah
membinasakan mereka bagaimanakah mereka
sampai dipalingkan dari
kebenaran di ayat kelimanya waidza qina
lahum taalau yastagfir lakum rasulullahi
lawau ruus witum yasudduna wahum
mustakbirun dan apabila dikatakan kepada
mereka Marilah beriman ya gak usah jadi
munafik kembali ke islam yang benar agar
Rasulullah memohon ampun untuk kalian
ini nabi kalau memohon ampun Allah
terima mereka membuang muka mereka dan
kamu lihat mereka berpaling sedangkan
mereka menyombongkan diri ini sudah
cirinya walaupun kita sampaikan argumen
sudah dengan benar qallah qal Rasul ini
loh buktinya enggak mau paham enggak mau
paham enggak malu walaupun sudah
dipermalukan tampil lagi sudah biasa itu
jadi jangan heran ya saya Subhanallah
kalau lihat tampil-tampil orang-orang
seperti ini sudah tahu ini Allah sudah
seb dalam al-quran besok tampil lagi tu
minggu depan buat fitnah baru
lagi cari lagi bulan depan terus tidak
mau malu gak ada malunya gitu itu sudah
Allah
sebutkan ayat keenamnya humulladina
yaakuluna La tunfi ala rasulillahi Hatta
yanfadu walillahi khazainus samati Wal
Ardi wakinal munafikina lafqahun
merekalah orang-orang yang suka
mengatakan kepada sesamanya orang Ansar
orang Madinah janganlah kalian memberi
pembelanjaan kepada orang-orang Muhajir
yang ada di sisi Rasulullah supaya
mereka bubar atau meninggalkan
Rasulullah padahal kepunyaan Allahlah
perbendaran langit dan bumi tapi
orang-orang munafik itu tidak
memahaminya maksud daripada ayat ini
teman-teman ayat keetuuh ini adalah
perkataan Abdullah bin Ubay bin salul
tadi kalian yang memberikan mereka makan
kalian yang memberikan mereka harta
kalian kalian memberikan tempat tinggal
kalian kalian menikahkan dengan
wanita-wanita kalian jadi ini perkataan
Allah singgung gitu kan ayat
ke-8alillahiluiakal
munamun mereka berkata ini perkataan
terakhir Abdullah bin salul bin Ubay bin
salul Sesungguhnya jika kita telah
kembali ke Madinah Nanti kalau kita
sudah tiba di Madinah benar-benar
orang-orang yang kuat Maksudnya kami
orang-orang Ansar Madinah akan mengus
orang-orang yang lemah darinya maksudnya
para Muhajirin padahal kata Allah
kekuatan hanyalah bagi Allah bagi
rasulnya dan bagi orang-orang Mukmin
enggak ada lagi kekuatan selain kekuatan
itu tidak ada lagi fanatisme kesukuan
tapi orang-orang munafik tidak
mengetahui itu mereka berusaha merusak
citranya orang beriman tetap mereka akan
dipermalukan oleh Allah walaupun mereka
tidak kapok-kapok gitu kan Tapi selalu
saja terpatahkan argumentasi
mereka Allah Subhanahu Wa Ta dari 10
ayat ini membongkar kedok para kaum
munafikin terutama Abdullah bin Ubay bin
salul kejadian di atas ini makin membuat
Abdullah sakit hati lagi tadi sudah
gagal fitnahnya ya waktu awal tadi kan
dia mau buat berantem nih gagal kemudian
anaknya permalukan dia di depan sukunya
kemudian turun ayat membongkar kedok dia
karena statement yang disampaikan di
kemnya Allah sebutkan dalam ayat ini
terutama ayat 9 dan ayat
10 makin sakit hati
dia Berjalanlah pada saat itu pasukan
waktu selesai menerima ayat ini kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada
Zaid IBN arqad radhiallahu Anhu tadi
sahabat nabi itu yang 16 tahun yang yang
menyampaikan fitnahnya Abdullah kepada
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasalam inilah
orang yang Allah wahyukan kebenaran di
kupingnya untung Allah masukkan dalam
kupingnya kemudian dia lapor kepada kita
seperti itulah para hadir teman-teman
sekalian
ini pasukan lagi berjalan itu tadi
kejadian-kejadian sementara pasukan
berjalan Ya Abdullah si anak mau
membunuh ayahnya turunnya ayat munafik
10 ayat itu terjadi pasukan lagi jalan
nih dan pasukan kalau jalan pelan-pelan
karena banyak jumlahnya kan kita kembali
ke tempat istirahat tadi Aisyah radhah
anha lagi baring di atas batu sambil
menunggu ada banyak riwayat menjelaskan
masalah itu ada satu orang namanya
Safwan Bin muattil radhiallahu Anhu
Safwan Bin muattil ini satu sahabat yang
mulia sekali amanah luar biasa orangnya
jadi sahabat ini diamanahkan atau
diperintahkan ole Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dia harus di jauh di belakang
pasukan dia tunggu pasukan sampai tidak
kelihatan dia menyisir jalan Itu kalau
ada perisai yang jatuh ada pedang yang
jatuh ada Kendi diambil itu tugasnya dia
satu orang saja ditugaskan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ini memantau
dari belakang tapi dia dia syaratnya
pasukan sudah enggak kelihatan dia jalan
nanti dia ketemu lagi lihat pasukan dari
jauh pasukan biarkan jalan sampai habis
sampai Kelihatan baru dia jalan lagi
seperti itulah dia menyusul dari
belakang maka pada saat Safwan lagi
memeriksa tempat istirahat tadi dia
heran melihat ada Aisyah di atas batu
kata Aisyah radahu anha Safwan mengenal
wajahku sebelum Ya turun perintah
menutup wajah hijab masalah cadar Kan
istri Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Sema pakai cadar muslimat juga pada saat
itu pakai cadar walaupun ini khilaf di
antara ulama tentang sunah atau wajibnya
tapi yang jelas perintah pada saat itu
maka Aisyah
mengatakanwan mengenal wajahku Sebelum
turun perintah untuk menutup wajah gitu
kan maka dia pun mengenalku lalu dia
mengucapkan kalimat Inna lillahi wa inna
ilaihiiun katafwan enggak pakai banyak
bicara kata Aisyah anha dia pun
mengalihkan pandangannya kemudian
mendekatkan untanya kepadaku mendekatkan
untanya
kepadaku pada saat itu kata Aisyah Rah
Setelah dia dudukkan anya sambil melihat
ke arah lain tidak melihat ke arah Ummul
mukminin Aisyah anha dia dudukkan dia
ikat untanya unta kalau mau
ditunggangnya di atas biasanya didudukin
dengan tenang dulu keempat kakinya sudah
terlipat maka lebih tenang manusia naik
di atasnya Safwan pun meninggalkan
Aisyah radhiallahu anha jauh kata Aisyah
dia pergi jauh sampai t tidak terlihat
maka aku pun leluasa naik ke atas unta
jadi adab yang luar biasa karena
Takutnya kalau wanita naik di atas unta
mungkin tersingkap segala macam aurat
nya enggak ini Ummul mukminin dan perlu
kita garis bawahi teman-teman sekalian
untuk wanita umum saja kita enggak boleh
singkap auratnya apalagi ini Ummul
mukminin ya artinya semua istri Nabi
dapat julukan Ummul mukminin ibunya
orang-orang beriman jadi hukum semua
istri Nabi seperti ibu kita harus
betul-betul dimuliakan gitu kata Aisyah
setelah saya duduk dengan tenang di atas
unta tersebut sudah menata sedemikian
rupa pakaian sudah rapi gak lama
kemudian Safwan datang tidak banyak
bicara cara tidak menatap wajahnya
aisyahha mengambil tali k Kangan unta
membuatnya berdiri lalu jalan sepanjang
jalan kata Aisyah tidak saya mengucapkan
satu kata tidak safan mengucapkan satu
kata jadi enggak nanya kenapa Umul
mukminin ketinggalan
ya ada apa butuh apa ngobrol-ngobrol ini
banyak orang begitu sering iseng lihat
istrinya orang lagi tidak ada orang di
sebelahnya diajak
ngobrol kalau kalau perlu silakan kalau
ada yang mauanya nya enggak untuk apa
gitu kan atau mungkin ada kadang-kadang
perempuan begitu sebaliknya juga lihat
suaminya orang lagi sendiri W diajak
ngobrol mungkin kalau bertanya penting
silakan tapi kalau enggak mana jalan ini
mohon maaf mana kamar mandi mungkin
penting ya tapi ini enggak ada
kadang-kadang orang begitu nah ini
Aisyah mengatakan tidak ada satu kata
pun tidak ada kalimah sudah paham sudah
dipaham kalau ini adalah butuh untuk
dibawa Safwan datang Subhanallah waktu
pasukan lagi jalan pas di siang hari
Sudah berjalan berapa jamlah kalau kita
sekarang ya dari pagi bergerak ini di
pasukan ini Abdullah bin Ubay bin salul
di belakang pasukan lagi nyari apa ini
Supaya balas dendam gitu
kan istirahat lagi
Pasukan pasukan mulai istirahat tapi
tidak pasang kemah hanya berhenti
sebentar saja para sahabat berada di
atas tunggangan mereka unta dan kuda
mereka waktu lagi istirarat sebentar di
tengah siang bolong itu Safwan sama
Aisyah datang dari
belakang dilihatlah oleh Abdullah bin
Ubay bin salul dia usapkan kalimat yang
luar biasa dia mengatakan Lihatlah Hai
muslimin istri Nabi
kalian bersama
Safwan demi Allah Kalau begini
keadaannya perempuan di atas unta
laki-laki dibawa tidak mungkin dia
ditunjuk ke arah Aisyah dia engak sebut
namanya
Mungkin dia maksudnya Aisyah selamat
darinya Safwan dan tidak mungkin dia
Safwan ditunjuk selamat darinya dari
Aisyah ini maksudnya bahasa isyarat
pasti sudah zina nih Mana ada orang
berdua jalan kemudian tidak terjadi
begini dan begitu seperti itulah Dan ini
bahaya sekali teman-teman sekalian satu
hal penting kita tidak boleh buru-buru
menilai
orang misal contoh ini saya kasih contoh
saja supaya memperdekat permasalahan
kalau misalnya ada satu orang lagi naik
mobil mungkin teman kantor mungkin
segala macam di sebelahnya ada seorang
perempuan kita dalam Islam teman-teman
yang paling pertama adalah sangka baik
sangka baik kalaupun ada setan bisingin
kita siapa tuh perempuan mungkin ibunya
mungkin istrinya mungkin anaknya mungkin
ponakannya banyak mahram banyak mungkin
ponaknya baru datang dari Jawa dia bawa
g kan sangka baik tutup pintu enggak
perlu kita buka itu penting teman-teman
sekalian enggak perlu kita tiba-tiba
langsung menilai orang gitu dan ini yang
dilakukan oleh Abdullah ini langsung
menilai tapi dia pintar teman-teman
sekalian dalam Islam kalau seseorang
memberikan isyarat dengan orang
memastikan sesuatu itu beda
hukumnya Kalau orang memastikan Si Fulan
zina misalnya maka Dia kena hukum di
sini tapi kalau dia cuma mengatakan saya
melihat semalam Si Fulan jalan sama
fulanah
dia tahu sebenarnya yang dia inginkan
adalah supaya tersebar fitnah dia tidak
sebut nama dia cuma mengatakan Kayaknya
ada Si Fulan Dan Si Fulan yang kita
kenal semalam jalan bersama tuh ini
tidak kena hukum karena dia tidak
Sebutkan walaupun sebenarnya diketahui
Dia sedang melakukan
itu di sini Abdullah bin Abi salul tahu
masalah itu dia tidak mau sebut nama
Aisyah tidak mau sebut nama Safwan dalam
waktu seketika pada saat teman-teman
karena suara keras dari belakang dan dia
suruh orang-orang munafik yang bersama
dia menyebar berita itu dipukan mereka
semua balik ke belakang betul-betul di
siang bolong kelihatan dengan jelas
Aisyah di atas unta Safwan Safwan lagi
pegang tali unta mereka pahamnya tadinya
Dianda Kok bisa ada di belakang nih
munculah beragam macam waswas setan pada
saat itu kenapa Aisyah Tidak digeranda
kenapa kok bisa di Safwan Safwan kan
tugasnya ngumpulin ini kok bisa di di
belakang kok kok kok Ken macam-macam
segala macam setan bisikin itu kata
paraul ulama sejarah itu menyebar
seperti sebuah virus di tengah-tengah
pasukan sampai orang-orang beriman pun
banyak yang terpengaruh dengan itu Ya
yang jelas teman-teman sekalian ada
beberapa sahabat yang memang memastikan
dengan kalimatnya mengatakan Aisyah
Telah berzina dengan Safwan yang lainnya
cuma mengatakan kenapa ya kenapa ya tapi
ada beberapa nanti kita sebutkan
terutama tiga orang satu perempuan dan
dua laki-laki itu yang menyebutkan
secara langsung maka mereka Kena hukum
nanti kita Jelaskan Aisyah
berkata waktu sudah bergabung dengan
pasukan dan itu sudah dekat dengan pintu
gerbang Madinah Aisyah tidak tahu apa
yang sedang tersebar ni berita ini tidak
ngerti apa yang sedang terjadi bergabung
masuk ke dalam kota Madinah kata aisyah
dalam riwayat ini aku pun sakit selama
20 hari
berturut-turut dan aku melihat selama 20
hari itu Perilaku Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam berubah padaku Tidak seperti
biasanya biasanya Aisyah ini karena
umurnya masih sangat muda dimanja sekali
oleh Nabi Alaihi salatu Wasalam gitu kan
beda dengan istri yang lain dia sering
lebih disayang lebih dimanjakan dan ini
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berubah
total Tidak seperti
biasanya lalu kata Aisyah Saya
benar-benar tidak tahu tuduhan yang
tedang tersebar di tengah-tengah
muslimin tentang saya gitu
kan lalu kemudian Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sering kali kalau tang rumah
cuma menanyakan bagaimana kabarmu
sebatas itu biasanya Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam bercanda dengan Aisyah
duduk makan sama-sama saling suap
makanan ini enggak pernah tapi kita bisa
lihat teman-teman sekalian pelajaran
kita mulai dari para akhwat kita
kira-kira kalau suaminya lagi berubah
sikap begini Apa yang dilakukan ha
umumnya orang kalau tidak beriman sama
Allah berbahaya sekali kenapa kau
berubah kok sudah ada perempuan lain ya
Ah inilah apalah segala macam ya mungkin
tuduhan-tuduhan yang Sembarangan tanpa
mengetahui Kenapa suaminya berubah sikap
gitu kan maka ini berbahaya sekali
Aisyah mengatakan selama 20 hari sama
sekali perubahan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam terjadi total cuma tanya
bagaimana kabarmu Baik selesai nabi
duduk mau makan Iya sudah di hampir
makan jadi beda sekali seperti orang
yang lagi jengkel tanda kutip ya karena
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam manusia
juga walaupun nabi dan nabi lagi
menunggu informasi dari langit dan pada
saat itu teman-teman Wahyu terputus dari
langit
sebulan Biasanya kalau ada kejadian
Wahyu langsung turun menyampaikan
informasi ini gak sebulan enggak ada
wahyu dan selama 20 hari itu Nabi
Sallallahu alaii wasallam nunggu Wahyu
sambil nyari informasi di Madinah ini
sudah makin panas teman-teman bayangkan
ini contoh saja kalau ada seorang istri
Ustaz selingkuh ya atau berita gosip
selingkuh kira-kira heboh enggak apalagi
kalau sekarang dengan media ya yang ada
gitu kan ini istri Nabi ditemukan berdua
dengan laki-laki lain di siang bolong
dan disebarin berita kalau berzina
Aisyah bilang saya enggak ngerti
kejadian itu 20 hari lalu Aisyah berkata
waktu saya melihat waktu aku melihat
perubahan sikap dari Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam maka aku berkata dengan
sangat baik Aisyah mengatakan Ya
Rasulullah kalau anda tidak punya hajat
dengan aku Izinkan aku ke rumah orang
tuaku diri Enggak marah enggak apa kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Baiklah
diantar oleh Nabi Sallallahu alai wasam
ke rumah Abu Bakar dan ini sebuah Akhlak
Yang Mulia teman-teman sekalian dari dua
sisi satu sisi istri harusnya
bermuamalah dengan baik seperti ini
mungkin suaminya lagi punya masalah ya
di kantornya mungkin lagi punya masalah
dengan orang tuanya mungkin punya
masalah dengan kerabatnya mungkin punya
masalah pada saat Nagi utang tapi ada
ada sebagian orang dia bisa dengan
kedewasaan dan kebijaksanaannya membagi
ee dalam dirinya itu misal dia lagi
emosi dengan si A dia bisa tiba tiba
redam dengan si B ada orang bisa begitu
Itu dewasa sekali bijak dia lagi marah
maka dia bisa kontrol ada orang yang
enggak bisa dia kalau marah sini dia
marah sama semuanya bahkan sendok sama
piring pun dimarahin sama dia jatuh
sendoknya bodoh kamu Kenapa
jatuh saya gak bisa ada orang bisa
kontrol nah orang orang yang bisa
mengontrol orang dewasa itu bagian
daripada Akhlak Yang Mulia Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam itu bisa
mengontrol kontrol yang luar biasa dalam
kondisi gosip yang besar tentang
istrinya berzina gitu kan ini bisa
memalukan nama baiknya bisa memalukan
Islam Kalau benar gitu kan ini bagaimana
cara tidak ada cara memperbaiki ini
kecuali Wahyu dari langit Kalau turun
Wahyu baru baik ini kalau di
tengah-tengah manusia susah dan dari
sisi
lain Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
juga tidak tergesa-gesa jadi Aisyah
sendiri akhlak mulia pada saat suaminya
berubah sikap maka dia tidak buru-buru
menilai buruk suaminya maka dia malah
pamit meninggalkan rumah tapi pamit
baik-baik ke rumah orang tuanya dan
diizinkan oleh suaminya maka dia pergi
sisi yang lain suami Sisi semu suami
jangan buru-buru teman-teman sekalian m
negatif istrinya apalagi kalau cuma
sekedar gosip-gosip saja ya harus kita
punya prinsip dalam rumah tangga kalau
kita enggak lihat sendiri enggak dengar
sendiri gak usah nilai karena orang
pasti banyak hasud ya melihat Antum
mungkin baik mesra sama istri atau sama
suami lalu kemudian dia hasud Mungkin
dia sebarin segala macam jangan Mudah
terpengaruh dan dalam rumah tangga tidak
boleh orang yang ketiga masuk mencampui
rumah tangga itu tidak boleh Jangan
pernah bermusyawarah kecuali pada
ahlinya kalau para ulama yang bijak kita
tanya hukum bagaimana menyikapi istri
yang malah salat misalnya Bagaimana men
menyikapi suami yang tidak memberikan
nafkah tanya hukum Syari dan kita redam
itu hanya kita dengan pasangan kita yang
mengetahuinya maka itu sangat baik
jangan ke mana-mana ini berita rumah
tangganya ya misal kita berbuat salah
Atau Dia berbuat salah pasangan kita
kemudian tersebar ke sana sini kan jadi
masalah baru
jadi seakan-akan nanti sudah aib kita
sudah baikan tapi orang sudah tahu Oh
dulu dia pernah bertengkar tuh sudah
baikan ya kan jadi gak enak ya jadi
enggak enak ada ada Subhanallah orang
kalau lewat orang sudah tahu Si Fulan
semuanya masalahnya 100 masalah sudah
tahu karena semua orang dikasih tahu
saya mau cerita ya saya mau curhat tapi
jangan cerita orang
ya tapi semua orang dibilangin
begitu dalam pepata dikatakan rahasia
itu berada di antara dua
bibir bukan di antara dua
orang ngerti maksudnya Hah Sudah sarapan
belum Tadi sudah ngerti ya rahasia itu
akan tertahan dan terjaga selama berada
di dua bibir Antum enggak ceritain sama
siapapun maka dia akan terjadi rahasia
tapi bukan di antara dua orang kalau
antum sudah bilang sama satu orang Saya
cerita ya Tapi jangan cerita orang itu
sudah terbagi ke orang-orang susah
sekali untuk itu ya dan pepat juga
mengatakan Kalau engkau titipkan emas
pada orang pastikan dia tidak akan
bertambah tapi kalau kau titipkan
kata-kata pastikan dia akan
bertambah kita ceritain cerita aneh satu
paragraf saya begini dan begitu nanti
yang dengar ini nambahin dua paragraf
yang ketiga tiga paragraf lama-lama jadi
satu buku kisah hidup
kita jadi harusnya hati-hati teman-teman
sekalian di sini sikap yang bijak dari
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam silakan
pulang baik ini lagi masalah besar di
Madinah ini gosip lagi ke sana sini
Aisyah pun radhiallahu anha tinggal di
rumah orang tuanya mulai dari hari ke-20
setelah kejadian itu ya setelah sakit 20
hari Belu pulang ke rumah orang tuanya
di sisi lain waktu itu Wahyu terputus
dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan
ini sungguh cobaan yang sangat berat
bagi jiwa seorang mukmin tapi tawakal
kepada Allah bisa mengobati
itu Allah subhanahu wa taala menurunkan
al-qur'an
ada ayat Alquran yang menjelaskan
tentang bagaimana
e seorang mukmin Harusnya kalau
menghadapi masalah bertawakal kepada
Allah sambil coba membendung semampunya
saja tapi tidak menyita waktunya di situ
dalam surah Hud surah nomor 11 ayat 49
Allah
berfirmanillah Artinya ujung-ujungnya
teman-teman selama kita benar pasti
Allah akan berikan kemenangan tapi
prosesi sampai ke garis finish itu
memang prosesi sabar di situ jangan
buru-buru kita menghilangkan pahala kita
dengan berkelukesah sana sini tanpa
menemukan ya tanpa bertawakal kepada
Allah subhanahu wa taala kata Allah
kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
itu adalah di antara berita-berita
penting tentang gaib yang kami wahyukan
kepadamu haai Muhammad ini setelah Allah
subhanahu wa taala ceritakan kepada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam kisah-kisah
para nabi-nabi dalam surah Hud ya tidak
pernah kamu mengetahuinya dan tidak pula
kaummu sebelumnya maka oleh karena itu
kalau datang cobaan Bersabarlah
sesungguhnya kesudahan yang baik pasti
bagi orang-orang yang bertakwa tentu
ayat ini bukan turun pada saat itu ya
tapi ini adalah tambahan informasi
Bagaimana Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam bersabar dalam menghadapi
cobaan tadi juga dalam Surah Thaha surah
nomor 20 ayat 132 Allah
berfirmanzubillahasyaitirim
jadi cling ayat yang jadi saksi bahasan
dan perintahkan kepada keluargamu
mendirikan salat dan Bersabarlah kamu
dalam mengerjakannya kami tidak pernah
meminta rezeki kepadamu ha Muhammad
kamilah yang memberikan rezeki kepadamu
dan ketahuilah akibat yang baik pasti
bagi orang-orang yang bertakwa artinya
kalau kita pun datang cobaan sabar kita
akan lalui dan pasti kemenangan Allah
akan jadikan terakhirnya untuk
orang-orang yang beriman kita kembali
Kepada kisah kita suatu hari seorang
wanita Ansar yang bernama Ummu Muslih
radhiallahu anha sedang keluar
rumah mau menuju ke
ee Maaf saya Bahasakan ini WC umum jadi
di Madinah dulu karena tidak ada WC di
rumah Gitu kan mereka di sisi padang
pasir Madinah tempat tertentu ada
seperti dianggap WC umum untuk wanita WC
umum untuk laki pria gitu kan
Aisyah rad anha waktu itu kebetulan
punya hajat orang kalau mau buang air
besar buang air kecil mau mandi pergi ke
sana Aisyah pun keluar membawa wadah
airnya kebetulan Ummu Muslih keluar dari
rumahnya juga karena perempuan sudah
tahu WC umumnya di sana maka mereka ke
sana sama-sama gitu kan maka pada saat
itu Umu musleh ini Tahu betul bahwasanya
salah satu penyebar gosip terbesar di
Madinah anaknya dia bernama Muslih Jadi
waktu Abdullah bin Ubay bin salul ini
nyebarin berita ada di antara
orang-orang beriman yang kena fitnah
fitnahnya apa dia yakin kalau Aisyah
sudah berzina betul sama Safwan Bahkan
dia ngobrol ke sana sini itu adalah
muslim musl ini sahabat nabi sebenarnya
baik orangnya termasuk hadir di Perang
Badar tapi dia kemakan gosipnya Abdullah
bin Ubay ini makanya hati-hati
teman-teman sekalian jangan kalau perlu
Jangan pernah dengarin gosip tak usah
dengar kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam jangan ada yang cerita in
keburukan sahabat-sahabatku karena aku
ingin bertemu mereka sementara dadaku
lapang tutup semua telinga kita apalagi
di media-media sekarang gosip sana sini
enggak ada gunanya buat kita sama sekali
bahaya termasuk Muslih k makakan itu Umu
Muslih Tahu betul anaknya pas dia keluar
dari rumahnya menuju ke WC umum Aisyah
pas keluar dari rumahnya ketemulah ini
Umu Musri Umu Musri ini gemetaran tahu
dan dia tidak tahu kalau Aisyah tidak
tahu karena Aisyah belum tahu R
maka jalanlah sama-sama Jalan pada saat
lagi jalan ternyata Ummu Musri ini
karena kikuknya maka dia keinjak bajunya
dan sempat hampir jatuh tidak sengaja
mulutnya bilang Celakalah
Muslih Dia pikir Aisyah tahu gitu kan
dia Maksudnya saya enggak setuju loh
Anak saya ini sebenarnya jangan sampai
kau marah ya Aisyah tapi dia belum bisa
ungkapin dia Coba mengatakan Celakalah
Muslih tiba-tiba dia kaget waktu Aisyah
bilang Jangan engkau Ucapkan kalimat
seperti itu pada anakmu sendiri gu
Apakah engkau menghina anakmu sementara
dia adalah sahabat Rasulullah dan salah
satu dari ahli
Badr jadi Aisyah malah membela SI muslh
maka Um musl jadi kaget kok bisa ini
malah bukannya marah tapi malah membela
gitu maka Um musl heran dan mengatakan
wahai Aisyah wahai Ummul mukminin
Tidakkah anda mengetahui
bahwasanya Muslih itu telah memfitnah
Anda kata Aisyah fitnah Apa
itu saya tidak tahu maka mulailah Ummu
muslim menceritakan semua dari awal
kisah itu di pasukan ceritanya begini
begini begini waktu anda datang Abdullah
bin Abi salul menyebarkan berita kata
Aisyah teman-teman sekalian pada saat
itu saya tiba-tiba kehilangan hajat
buang
air jadi selama 20 hari ini enggak
ngerti ternyata terjadi gosip ini
bayangin kita kalau jalan di Balik Papan
ini teman-teman sekalian ini gosip satu
kota sudah tersebar tapi kita enggak
tahu ke jalan belanja sana belanja sini
orang semua lihatin kita nih kan itu
jadi masalah ya Aisyah itu itu tidak
tahu interaksi biasa saja sama orang
sampai dia sempat membela si Muslih ini
kan waktu dia tahu dia bilang hajat saya
buang ini buang hajat sudah hilang
tiba-tiba gitu kan dalam sebuah asar
dikatakan riwayat yang lain telah datang
itu satu riwayat ya Aisyah ketemu dengan
Ummu Muslih radhiallahu an ajmain
riwayat lain telah datang seorang wanita
Ansar ke rumah Abu Bakar dan waktu itu
melihat Aisyah sangat ceria Sambut dia
ngobrol hidangin makan segala macam
wanita ini heran lalu bertanya kepada
Aisyah wahai anaknya asiddiq wahai
anaknya Abu Bakar gitu kan dipanggil
asiddiq Apakah engkau tidak tahu berita
kata Aisyah berita apa kata wanita itu
orang-orang seluruh
Madinah sedang membicarakan perjalanan
menuju Madinah berdua bersama
Safwan Aisyah sudah paham kata Aisyah
Apakah mereka menuduhku kata wanita
tersebut Iya sebagian mereka bahkan satu
Madinah nih semuanya kata Aisyah anha
sungguh tiba-tiba aku merasa seluruh
tulangtulangku lemas hatiku seakan-akan
mau copot dan aku sampai tidak jadi
menyelesaikan hajatku di padam pasir
serta segera pulang ke rumah Ayahku dan
aku sekarang
menyadari Kenapa terjadi perubahan sikap
dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kepadaku demi Allah waktu itu aku tidak
bisa makan tidak bisa minum istirahat
pun aku tidak bisa yang aku kerjakan
kata Aisyah hanya naik di atas ranjangku
dan
menangis Abu Bakar sama istrinya
radhiallahu anu ajmain tahu kalau
anaknya tidak tahu selama ini berita
maka mereka pun bermuamalah biasa dan
ini juga sikap orang tua yang bijak
teman-teman sekalian jangan anak kita
lagi ada masalah di sekolah kita malah
tambah-tambahin Ya tambah kita
nakal-nakalin tambah bodoh-bodohin
segala macam ini merusak dia Abu Bakar
bermuamalah biasa sama anaknya tidak mau
ceritain juga maka yang terjadi pada
saat itu Abu Bakar samp istya sudah tahu
ternyata fitnah sudah sampai kepada
Aisyah radhiallahu
anha waktu itu teman-teman sekalian
berjalan waktu beberapa hari Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam juga tidak
mendatangi rumah Aisyah rumah Abu Bakar
maksudnya tepatnya di hari
ke-30 ya jadi setelah Aisyah mengetahui
berita Aisyah menangis terus Abu Bakar
pun Subhanallah pergi salat ketemu sama
nabi enggak bilang ya Rasulullah Aisyah
sudah tahu enggak tidak dicampuri sama
sekali ini ciri mertua yang bagus ini Ha
Ada mertua yang luar biasa Masuk kenapa
kursimu warna ini kenapa gelasnya itu
kenapa seperti ini bukan urusanmu itu
sudah selesai anak sudah menikah Jangan
dicampur Kalau ditanya baru jawab mau
memberi sesuatu beli saja Berikan hadiah
enggak usah campurin rumah tangga anak
banyak anak-anak cerai gara-gara campur
tangan orang tuanya sudah menikah sudah
selesai ribut antara anak mantu sama
mertua pastilah ribut karena mertuanya
mau ngurus semuanya mertuanya mau pasang
bunga warna merah anak mantunya mau
bunga warna biru enggak bakal ketemu ini
jangan dicampur
Abu Bakar enggak bicara sama sekali
masalah anak mantunya ini Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam imam masjid
ketemu ngobrol biasa sudah selesai
selama nabi enggak bicara beliau enggak
bicara juga adab yang luar biasa yang
jelas teman-teman sekalian Nabi
Sallallahu alaihi wasallam pada hari ke3
Abu Bakar pada saat itu ada di situ
Hadir semua orang-orang nabi sahu
wasallam naik di atas mimbar karena
tunggu Wahyu 30 hari enggak Turun nih 1
bulan Maaf 29 hari
tepatnya tidak turun Wahyu maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ikhtiar
beliau naik di atas mimbar dan para
sahabat sudah tahu kalau nabi naik atas
mimbar Berarti ada informasi penting
nabi wasallam lalu berkata aku heran
setelah Tahmid dan selawat untuk diri
beliau Sallallahu Alaihi Wasallam Beliau
mengatakan aku heran mengapa ya ada
orang yang menyakitiku pada istriku
beliau tidak sebut Aisyah pada istriku
yang demi Allah aku hanya tahu kebaikan
darinya makna kalimat ini santun sekali
artinya enggak pernah saya temukan dia
interaksi sama lawan jenis dia enggak
pernah maksiat kepada Allah enggak
pernah saya tidak temukan kecuali
kebaikan demikian pula pada seorang
sahabatku maksudnya Safwan Bin muatir
radhiallahu Anhu Safwan yang terkenal
Mulia sekali akhlaknya gitu kan dia yang
kena fitnah di sini yang juga kata Nabi
Sallallahu alaii wasallam nabi berikan
Tazkiah rekomendasi nabi tentang sahabat
Mulia ini yang juga aku tidak tahu
kecuali kebaikan darinya dan tidak
pernah demi Allah masuk ke dalam rumahku
atau salah satu rumahku kecuali
bersamaku enggak pernah ini ini semuanya
baik orang ini gitu kan rupanya pada
saat itu kalimat ini teman-teman
sekalian kalimat mengatakan Mengapa atau
Siapa ya yang mau menolongku makna
lainnya ya di masalah yang sedang aku
hadapi tentang fitnah atau berita
tentang keluargaku dan sahabatku kalimat
ini 2 bulan sebelumnya pernah nabi
Sebutkan begini kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Siapa yang bisa
menyelamatkanku dari ya Ada disebutkan
ka'b bin Asyraf orang Yahudi kalimat ini
teman-teman sekalian adalah seperti
begit Nabi bilang siapa yang mau
menolongku walaupun harus membunuh orang
itu seperti itulah maknanya gitu kan
tapi nabi pakai kalimat
santun maka sahabat paham nih mereka
ingat berita Kab bin Asyraf 2 bulan yang
lalu nih gitu kan maka berdiri usaid BBN
hudir radhiallahu Anhu masih ingat usaid
tadi ya dia salah satu pimpinan suku aus
ya
kalau Abdullah bin Ubay bin salul dari
suku khazraj dua suku Yahudi eh dua suku
e muslim Madinah maka usid berkata rad
Anhu berdiri wahai utusan Allah kami
tahu siapa yang anda maksudkan satu
Madinah tahu ini penyebar gosip Abdullah
bin ubba bin salul sumbernya dari situ
tapi mereka tidak mau mengambil langkah
Apun sebelum Rasulullah Sallallahu
Alaihi Wasallam perintahkan ini penting
teman-teman tidak boleh menghakimi
sendiri tunggu ya para pemimpin kita
yang mengambil keputusan bukan kita
kalau keputusan sudah diambil mereka
bertanggung jawab di hadapan Allah kita
tinggal menjalankan keputusan tersebut
selama bukan pelanggaran dalam agama
wahai utusan Allah kami tahu siapa yang
anda maksudkan bila yang anda maksudkan
itu ada di Suku kami maka serahkan
urusannya pada kami karena kami pasti
akan memenggal lehernya bila itu dari
saudara kami
khazraj suku khazraj maka titahkan saja
apa Tita anda maka kami pasti akan
membunuh orang seperti itu sama ternyata
teman-teman sekalian karena ada kalimat
dari usaid kalau dari suku kami aus
kalau dari suku khazraj suku sebelah
gitu kan karena menyebutkan nama suku
maka berdiri saat IBN ubadah sa IBN
ubadah ini pimpinan
khazraj kepala suku khazraj dan beliau
yang memegang bendera Ansar waktu perang
Bani mustaliq Saad IBN ubadah
radhiallahu Anhu berdiri lalu dia dia
mengatakan demi Allah dia tunjuk kepada
usaid di masjid Nih lagi duduk ya
mengatakan engkau mengatakan itu karena
engkau mengetahui kalau pemilik fitnah
itu dari suku kami kalau dari sukumu
pasti engkau tidak
mengatakan ternyata mulai memanas di
kalangan sahabatnyah gitu kan usaid
mengatakan demi Allah engkau juga
termasuk munafik Kalau engkau
membelanya maka melihat keadaan ternyata
Makin memburuk nih ber lagi satu dari
suku aus mencaci maki hazr ini mulai
ribut Nabi Sallallahu alaii wasallam
lihat tidak ada solusi ini maka beliau
menutup mengatakan sudah selesai saya
tidak butuh jawaban lagi maka saya pun
menutup lalu Beliau baca kafatw majis
turun dari mimbar beliau Sallallahu
Alaihi
Wasallam para hadir teman-teman sekalian
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bermusyawarah dengan beberapa sahabat
yang dianggap bijak dan ini satu hal
yang penting nabi saja penerima Wahyu
musyawarah Musyawarah penting dan kita
tahu ada dalam al-qur'an surah khusus
namanya surah
Asyura disuruh bermusyawarah teman-teman
musyawarah tuh bagus sekali dengan
orang-orang yang bijak tentunya Jangan
sembarangan orang ya sepperai Saya
bilang tadi masalah rumah tangga
musyawarah dengan ahlinya bukan
sembarangan orang ada tukang Sabo depan
rumah diajak bicara masalah rumah
tangganya tukang sayur lewat bicara
masalah rumah tangga ya beli ikan di
pasar semua tahu masalahnya dia Ini
enggak bisa
ya maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengajak beberapa orang orang yang
dianggap bijak terutama orang yang
dianggap bisa percaya Bisa dipercaya
yang pertama adalah Zaid IBN haritsah
radhiallahu Anhu ya Zaid bin haritah ini
terkenal dulu di awal-awal Islam dengan
anak angkatnya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam bahkan sempat bernama Zaid bin
Muhammad lalu diubah menjadi Zaid in
haritah kembali kemudian ada Ali Bin Abi
Thalib yang merupakan anak mantu beliau
sekaligus sepupunya dua orang ini diajak
oleh Nabi Sallahu alaii wasallam untuk
berdiskusi kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam wahai Rasulullah eh kata Zaid e
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kepada keduanya Bagaimana pendapat
kalian dengan informasi ini kata Zaid
wahai Rasulullah kami benar-benar tidak
mengetahui keburukan dari istri anda
Aisyah beliau sangat Suci artinya tidak
pernah kami lihat berdua sama laki-laki
ketemu ngobrol enggak pernah ini
terkenal sekali Mulia wanita Anda istri
Anda ini maka tidak mungkin fitnah itu
pada beliau waktu Ali ditanya
pendapatnya Ali mengatakan wahai utusan
Allah anda tidak memiliki kewajiban
mempertahankan dengan istri anda bila ia
benar
melakukannya tetapi tanyakan saja kepada
pembantu Aisyah ada pembantunya Aisyah
yang selalu bersama dengan Aisyah di
rumah dan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam semua istri beliau disiapkan
pembantu yang selalu mendampingi
memenuhi kebutuhan Dan ini boleh dalam
Islam bahkan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sendiri memiliki beberapa orang
pembantu ya ada yang menyiapkan pelana
kudah beliau Sallallahu Alaihi Wasallam
ada menyiapkan sendalnya ada yang yang
EE memberikan hajat-hajatnya di pasar
dan seterusnya ya sebagaimana kita tahu
tentunya ada kir-khira yang menyiapkan
pelanan nabi Sallahu Alaihi Wasallam ada
Abdullah bin Mas'ud yang menyiapkan
Sanda dan Siwak Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ada Anas bin Malik yang
membelanjakan hajat-hajat Nabi di pasar
dan seterusnya yang jelas kata
Ali tanyakan kepada pembantunya Mungkin
dia pasti tahu Biasanya pembantu sering
mendampingi tahu majikannya buat apa
maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
lalu mendatangkan barirah pembantu
Aisyah radhiallahu anhum
ajmain maka saat itu barila ditanya
Bagaimana pendapatmu tentang berita ini
dan bagaimana pendapatmu tentang Aisyah
jujur sampaikan apa adanya kata barira
demi Allah aku tidak mengetahui kecuali
kebaikan dan Aisyah tidak pernah
melakukan kemaksiatan dan kesalahan
enggak ada waktu itu karena ini lagi
lagi Sementara mengumpulkan informasi
Ali lalu membentak barirah jujurlah
kepada Rasulullah Sallallahu alaii
wasallam kata barira demi Allah seperti
yang aku katakan satu-satunya kesalahan
Aisyah yang aku ketahui jadi barira ini
sudah berumur ya pembantunya Aisyah
lebih tua jauh lebih tua kata barira
satu-satunya kesalahan Aisyah yang
pernah kutemukan cuma itu salahnya
enggak ada yang lain suatu hari aku
titipkan padanya adonan
rotiku aku tip Ini Aisyah Tolong dijaga
nanti aku akan balik ada hajat aku akan
balik buat roti dan aku memintanya untuk
menjaga sejenak lalu ia lalai lalu
kemudian adunan tersebut dimakan oleh
kambing Hanya itu yang lain Saya tidak
pernah tahu ada kesalahannya Akhirnya
Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada
saat itu membubarkan mereka mengatakan
Baiklah saya coba menyelesaikan ini
ikhtiar terakhir sebagai manusia
langsung bertanya kepada Aisyah G ini
Wahyu terputus ya ini ke hari 29 itu
maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pun
mengunjungi rumah mertuanya Abu Bakar
pada saat masuk teman-teman sekalian
Aisyah berkata kami melihat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam masuk dan aku
pun dalam kondisi tubuhku lemas
berhari-hari enggak makan sedih menangis
ya kenapa ini bisa terjadi gitu kan
tetapi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
setelah salaman dengan mertuanya Abu
Bakar dengan istrinya kemudian Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam duduk di
sebelah Aisyah lalu mengucapkan kalimat
yang santun sekali dan ini akhlak yang
baik teman-teman Kalau ada informasi
salah tentang istri kita jangan
buru-buru marah-marahin usir pastikan
dulu apa kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam perhatikan nabi gousib sudah di
mana-mana wahai Aisyah bertakwalah pada
Allah dan ketahui bahwa Allah itu maha
pengampun bila seandainya engkau benar
telah melakukan seperti yang disebarkan
oleh
orang-orang maka bertaubatlah pada Allah
karena Sesungguhnya ia menerima Taubat
hamba-hambanya serta maha pengasih coba
Bagaimana penuh kasih sayangnya seorang
suami begini kalau kau betul sudah
selingkuh berbuat yang salah maka Allah
maha pengampun tbat
perbaiki bila tidak kalau kau tidak
lakukan maka Yakinlah pasti Allah akan
menurunkan wahyu dari langit yang akan
membebaskanmu dari fitnah Ini kata
Aisyah pada saat saya mendengarkan
pernyataan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam tentang kata-kata tadi Kalau
kau melakukan
bertaubatlah tiba-tiba tubuhku yang
lemas menjadi
kuat Lalu aku pun duduk dengan tegak
lalu aku mengatakan Ya Rasulullah anda
pun sudah termakan terpengaruh dengan
gosip
itu jadi yang ditangkap oleh Aisyah
adalah kalimat tadi seakan-akan Nabi
bilang kalau kau berbuat bertaubatlah
seakan-akan nabi pun sudah masuk dalam
masalah padahal sebenarnya tidak nabi
sangat bijak dalam menyampaikan tadi kan
memang betul apa yang disampaikan Kalau
saya tidak tahu loh ini gaib kalau kau
lakukan tbat kalau tidak pasti Allah
akan turunkan ayat maka Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam diam saja lalu kemudian
Abu ee Aisyah mengarahkan pandangan
matanya ke ayahnya Abu Bakar radhiallahu
anhum ajmain Ayahku ucapkan sesuatu
jawab Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam Kalian kan tahu siapa saya Apa
jawaban Abu Bakar ayahnya Perhatikan
Kalau kita di posisi Aisyah ini satu
Madinah sudah gosipin tersebar sana sini
suaminya Beliau juga Nabi belum terima
Wahyu bahkan memberikan pilihan Kalau
kau berbuat salah Tobatlah kalau enggak
yakin Allah turunkan menghadap ke ke
ayahnya kata ayahnya apa wahai anakku
Aku tidak tahu harus menjawab apa
Rasulullah aku juga tidak tahu kalau
Rasulullah tidak tahu aku lebih tidak
tahu sudah tertutup lagi pintu suaminya
ayahnya tertutup tinggal satu ibunya ada
ibunya di sebelah wahai Ibuku jawab
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
sampaikan sesuatu maka kata ibunya sama
kepada seperti dengan Abu Bakar wahai
anakku Aku tidak tahu harus mengucapkan
apa gak tahu harus jawab apa Rasulullah
Aku tidak tahu kakuan atau tidak Ini
tidak ngerti maka Lebih baik diam diam
itu emas gitu kan Apalagi kalau fitnah
sedang terjadi teman-teman hati-hati ya
kalau kita dengarin fitnah tersebar
Tentang Seseorang makin kunci mulut kita
sampai kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kalau fitnah tersebar tutuplah
pintu-pintu rumah kalian patahkan
pedang-pedang kalian ya Dan sujudlah
kepada Allah di rumah kalian jadi bahaya
sekali kalau fitnah Jangan ikut-ikutan
karena kalau kita salah bahaya nih
penyebar fitnah dicambuk 80 derah dalam
Islam nanti kita lihat beritanya masalah
itu maka Aisyah mengatakan pada saat itu
demi Allah aku langsung memikir
menganggap diriku sedang sendirian dan
aku kalau mengakui berarti aku dusta ya
karena aku tidak lakukan dan Allah tahu
aku tidak melakukannya dan bila aku
membela diri maka pastilah ya mereka
tidak akan percaya kata Aisyah wahai
Rasulullah wahai ayah dan ibuku kalau
aku mengatakan Iya aku melakukannya maka
aku telah dusta karena aku tidak
melakukannya dan Allah tahu aku tidak
melakukannya Tapi kalau aku membela diri
Aku mengatakan tidak kau aku tidak
lakukan maka Pasti kalian tidak akan
mempercayaiku dan aku tidak akan
mengucapkan kecuali seperti yang
diucapkan oleh hamba Allah yang Saleh di
sini ulama hadis bilang Aisyah berusaha
mengingat namanya Nabi
Yakub Nabi Yakub ayahnya siapa Nabi
Yusuf ya waktu Nabi Yusuf hilang
maksudnya dibuang oleh
saudara-saudaranya ke sumur lalu
kemudian diambil oleh kafilah hilang k
enggak ada maka nabi yaakub Alaihi Salam
mengatakan dalam al-qur'an diceritakan
dalam Surah Yusuf innama asqu biati
wahuzni inallah aku keluhkan kesedihanku
dan masalahku kepada Allah Aisyah coba
mengingat nama nabi yaakub enggak bisa
karena sedihnya Saya hanya bisa
mengucapkan seperti yang diucapkan oleh
hamba Saleh gitu dia coba ingat enggak
bisa yang mengatakan gitu kan bahwasanya
sesungguhnya sabar itu indah Sarun Jamil
gitu kan dan Allah sebaik-baik tempat
untuk minta tolong dari tuduhan kalian
demi Allah wahai Rasulullah Aku tidak
akan bertobat dari tuduhan ini karena
aku sama sekali tidak
melakukannya lalu Aisyah pun berkata aku
benar-benar pada saat itu tidak berpikir
kalau ayat al-quran akan turun untukku
dan membebaskanku Tapi saat itu aku
berharap Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam hanya bermimp mimpi saja
diperlihatkan oleh Allah kalau aku tidak
melakukannya tidak sangka kalau ayat
akan turun dan nanti kita akan bacakan
ayatnya pada saat itu kata Aisyah
tiba-tiba Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam menuju ke sudut rumah kami dan
biasanya kalau beliau melakukan ini
beliau duduk Berti Wahyu sedang turun
Abu Bakar pun kemudian mengambil selimut
lalu menyelimuti Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam karena sudah tahu ini Berti
Wahyu sedang turun kata Abu Bakar waktu
itu aku tidak pernah sama sekali ya
merasa
cobaan paling berat dalam hidupku
dibandingkan pada saat itu aku ini
khawatir ayat turun membenarkan Aisyah
zina karena al-quran tidak pernah dusta
g kan ini Wahyu kalau datang luar biasa
nih hancur semua habis nama keluarga nih
kata Aisyah sementara aku sama sekali
tidak khawatir karena aku yakin aku
tidak melakukannya gitu kan maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam pun akhirnya
berdiri pada saat lalu mengatakan
Terimalah berita gembira wahai Aisyah
Sesungguhnya Allah telah menurunkan
pembebasanmu dari langit yang ketujuh
sana Jadi di sini luar biasa teman-teman
sekalian bagaimana orang beriman kalau
sabar walaupun cobaan sudah dimulai dia
bersabar dalam prosesinya sampai garis
finishnya Antum pasti akan dimenangkan
oleh Allah dan kalau dimenangkan itu
akan menjadi pelajaran bagi manusia
semuanya Aisyah R ini terjadi
teman-teman tahun 6 Hijriah sekarang
tahun 1400
sekian ini ini kejadian
1432 tahun yang lalu gitu kan luar biasa
Sudah lama sekali gitu kan Tapi kita
masih bahas sekarang dan kita seperti
hadir dalam kejadian itu ya kan dan ini
akan terus disampaikan oleh orang-orang
beriman para dai-dii pembebasan Ummul
mukminin Aisyah siddiqah binti Siddiq ya
Dari Langit sana karena Allah kekalkan
dalam
al-qur'an
maka nabi sahu alaii wasallam mengatakan
Terimalah Berti gembira ha Aisyah karena
Allah telah kan pembebasanmu dari langit
ya dari tuduhan fitnah tersebut Abu
Bakar langsung gembira lalu mengatakan
wahai Aisyah berdirilah terima kasihlah
pada Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam kata Aisyah apa aku tidak mau
terima kasih pada
Rasulullah aku akan berterima kasih
kepada Allah yang telah menyelamatkanku
gitu kan maka pada saat itu pun Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ke masjid
mengumpulkan para sahabat lalu
berkhutbah dan menyampaikan turun surah
Annur surah nomor 24 ayat 4 sampai ayat
26 panjang
ayatnya saya mulai dengan ayat 4 Allah
berfirman azubillahim
minasyaitanirrajim surah
Annur surah nomor 24 ayat 4 sampai ayat
26 walladina yarmunal muhsanati tumma
lam Yu biarbaati Syuhada tumma lam y'tu
biarbaati suuhada fajliduhum tamanina
jaldah fajliduhum tsamanina jaldatan
wala taqbalu lahum syahadatan abada wa
ulaika humul fasiqun dan orang-orang
yang menuduh wanita-wanita yang baik
berbuat zina Ini kata para ulama tafsir
pengikraran dari Allah langsung Aisyah
wanita baik dan menjadi hukum bagi semua
wanita mukminah yang baik Kalau dituduh
zina dan mereka tidak mendatangkan empat
orang saksi setiap orang bilang Si Fulan
berzina harus datang empat orang saksi
dan ulama memberikan syarat juga empat
orang ini harus melihat lokasi yang sama
waktu yang sama pakaian yang sama gitu
kan kemudian orang yang sama jadi
misalnya empat orang ini menyaksikan
orang lagi berzina di sebuah tempat
misalnya sama-sama posisinya di tempat
itu orangnya sama waktunya sama maka
diterima kesaksian tapi empat orang G
kalau yang satu lihat pagi yang satu
lihat malam atau yang satu lihat Minggu
lalu enggak bisa apa kata Allah kalau
saksinya kurang dari empat orang maka
derahlah mereka yang menuduh itu cambuk
mereka
80 kali derah dan jangan kamu terima
kesaksian mereka selama-lamanya kalau
sudah pernah berbohong Jangan terima
lagi kesaksiannya dan mereka itulah
orang-orang yang
fasik di Madinah teman-teman sekalian
tadi sempat sempat saya bilang ada tiga
orang dari sahabat nabi
yang terang-terangan mengucapkan Aisyah
berzina dengan Safwan kalimat itu
Abdullah bin Ubay pintar dia di awal dia
enggak sebutin nama kan tadi saya sudah
jelaskan kalau dia cuma memberikan
isyarat belum langsung kena hukum tapi
kalau terang-terangan maka harus kena
hukum ada tiga sahabat satu perempuan
dan dua laki-laki kalau yang
laki-lakinya adalah Muslih bin Abi
Muslih ya Ini tadi yang ibunya bertemu
dengan Aisyah dan akhirnya menceritakan
P Aisyah Kemudian yang kedua laki-laki
Hasan IBN Tsabit ini penyairnya Nabi
orang tua ini sahabat tua gitu tapi
Subhanallah kemakan juga gosip ini yang
ketiga wanita adalah Hamna binti
jahasy Hamna binti jahasy tahu siapa ini
teman-teman iparnya nabi adiknya dia
Zainab binti jahasy istrinya Nabi
ini juga sebarin
berita jadi ayat turun menderah 80
kepada orang ini kena secara
terang-terangan betul gosip ke sana sini
tapi sumbernya dari orang-orang ini
enggak mungkin satu kota semuanya
dicambukkan gitu sumbernya dari mana
Abdullah bin Ubay selamat karena dia
tidak Sebutkan
nama ayat
[Musik]
kelimanyailla ahim kecuali orang-orang
yang bertaubat sesudah itu dan
memperbaiki dirinya maka suesungguhnya
Allah maha pengampun lagi maha
penyayang perlu kita garis bawahi juga
satu hal yang pernah saya Sebutkan di Ee
pertemuan-puan Kita sebelumnya dalam
Islam teman-teman kalau seseorang
kepergok melakukan satu perbuatan maka
hukum berlaku padanya Walaupun dia
bertaubat contoh ada orang lagi mencuri
di satu tokoh ketangkap kepergok lagi
mencuri kepergok di hotel lagi zina
kepergok ketangkap oleh pihak pemerintah
setempat dan kalau di situ lagi
diterapkan hukum Islam maka berlaku
padanya qisas dipotong tangannya dirajam
kalau dia sudah nikah dicambuk kalau dia
belum menikah kalau zina ya kalau
kepergok Walaupun dia tobat misalnya
dalam proses di penjara dia tooubat
Nasuha tetap dipotong tangannya karena
kepergok kalau enggak kepergok maka beda
dalam Islam Saya sudah pernah jelaskan
teman-teman tidak ada pengakuan dosa
kita bukan seperti orang-orang Katolik
ya datang ke pasturnya lalu mengaku dosa
dipercikin air sudah
bersih kita enggak seperti itu Islam
tidak ada kita datang pada Ustaz atau
Kiai Saya pernah buat begini buat begini
buat begini enggak usah ceritain Tanya
gini Bagaimana cara toubat itu saja
pertanya engak usah buka aib kita gak
usah gu cerita panjang lebar Saya pernah
berzina di hotel ini tahun sekian saya
pernah ketemu sama si pula Bukan
ceritanya kalau hubungan sama Allah
taubat nasuha langsung saja dengan tiga
syaratnya tinggalkan dosa itu menyesali
dan janji sama Allah tidak mengulanginya
kalau berhubungan dengan manusia selain
tobat ini tambah yang keempat kembalikan
haknya dia kalau kita pernah gosip Kita
pernah fitnah perbaiki namanya kita
pernah mencuri kembalikan haknya seperti
itulah yang jelas teman-teman sekalian
ayat yang kelima mengatakan kecuali
orang-orang yang bertobat sesudah itu
adalah hukum umum ya dan tiga orang ini
tetap dicambuk tadinya ya dan Allah
terima toubatnya karena mereka
rupanyatiga orang ini merasa bersalah
tapi kena kepergok maka mereka
tiga-tiganya dicambuk taubatnya tetap
diterima oleh Allah ayat yang keen
walladina yarmuna azwajahum Wam Yakun
lahum Syuhada
illa anfusum fasyahadatu ahadihim
fasyahadatu ahadihim
arah Billahi
inahuin Lalu Allah menjelaskan sekaligus
hukum-hukum yang lain yaitu dan
orang-orang yang menuduh istrinya
berzina misal ada seorang laki-laki
naudubillah jangan sampai terjadi di
antara kita dia lagi pulang ditemukan
istrinya selingkuh sama laki-laki lain
ditemukan di kamar tidurnya ditemukan di
kamar mandinya dan seterusnya Dia tidak
punya saksi tapi ini istrinya beda ya
Kalau tadi orang umum kita tuduh harus
ada empat saksi Bagaimana kalau suami
istri Allah Jelaskan hukumnya sendiri
dan orang-orang yang menuduh istrinya
berzina Padahal mereka tidak mempunyai
saksi selain diri mereka sendiri kalau
orang lain kita enggak boleh kalau kita
sendiri enggak boleh walaupun kita tahu
dia berzina kita enggak boleh memberikan
kesaksian kalau bukan empat orang gitu
kan kecuali kalau memang dasarnya kita
hanya mau menasehhatin kalau untuk kena
cambuk dia atau rajam enggak bisa
kecuali empat orang kalau istri tidak
lalu kata Allah maka persaksian orang
itu si suami ialah empat kali bersumpah
dengan nama Allah jadi di depan Hakim
dia datang mengatakan bersumpah
sesungguhnya dia termasuk orang-orang
yang benar demi Allah saya benar saya
lihat istri saya selingkuh demi Allah
begitu sampai empat kali dia bilang
begitu depan Hakim dia Sumpah kalau dia
benar ayat ketujuhnya Wal khamisatu
allnatallahi Alaihi inana Minal kadibin
dan yang kelima naudubillah dia
mengatakan laknat Allah atasnya dia
maksudnya si penuduh tadi si suami ini
jika dia termasuk orang-orang
dusta demi Allah ya laknat Allah akan
datang kepada si penuduh ini kalau saya
bohong atau dia bohong dia bilang
begitu
kemudian ayat keedelannya
waadrau anhal adaba an tashada arbaa
sahadatin Billahi innahu laminal kadibin
istrinya itu agar dihindarkan dari
Hukuman rajam oleh oleh
sumpahnya si suami tadi dia harus
bersumpah empat kali atas nama Allah
Sesungguhnya suaminya itu benar-benar
termasuk orang dusta istrinya bilang
demi Allah dia bohong demi Allah dia
bohong sampai empat kali jadi istrinya
balas lagi dengan sumpah atas nama Allah
empat kali ayat 9
walamisata annaaballahi alaiha inana
minin dan sumpah yang kelima adalah si
istri sumpah bahwa murka Allah akan
datang atasnya jika suaminya
benar lalu ayat ke-10-nya walaula
fadlullahi alaikum warahmatuhu wa
annallaha tawwabun Hakim dan andai kata
tidak ada karunia Allah dan rahmatnya
atas diri kalian dan andai kata Allah
bukan Penerima Taubat lagi maha
bijaksana niscaya kalian akan mengalami
kesulitan-kesulitan baik khusus untuk
ayat tadi tentang masalah sumpah suami
istri Sebagian ulama tafsir mendatangkan
juga ada sebab turunnya sebab nuzul
ternyata ada seorang sahabat laki-laki
menuduh istrinya
selingkuh lalu kemudian Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam memanggil
istrinya lalu ditanya oleh Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam si suami Apa
kau punya saksi dia bilang tidak ada ya
Rasulullah saya sendirian pulang ke
rumah saya temukan dia sama
laki-laki ditanya istrinya Apa kau
lakukan lakukan kata istrinya tidak
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
baik pasti ada salah seorang dari kalian
yang bohong enggak mungkin dua-duanya
benar ini bilang selingkuh ini bilang
enggak saya akan perlakukan hukum Allah
yang menuduh sumpah empat kali kalau dia
benar yang kelima dia akan kena
murkahnya Allah yang tertudu dia Sumpah
empat kali kalau yang tudu dia tidak
benar dan yang kelima dia akan kena
laknat Allah mau mau dua-duanya
dua-duanya bersih kuku
lalu nabi sahu wasam Ingatkan
Ingatlah sebelum ini terjadi sebelum
murka lakat Allah kena salah satu dari
kalian
mengakulah sudah terlanjur ini sekarang
tuduhan sudah ada nabi Hakim mengaku
sungguh kehinaan dan siksaan di dunia
lebih ringan daripada akhirat sekarang
mengaku terus malu nih dia tobat itu
lebih baik daripada di akhirat dia
disiksa berat karena ini hubungan dengan
hak manusia hak suami kan tidak boleh
diselingkuhi seperti itulah ya
sebagaimana sabda Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dan hak kalian terhadap istri
kalian tidak boleh mereka menaikkan
laki-laki lain di tempat tidur kalian
maksudnya ini bahasa santunnya tidak
boleh disentuh oleh laki-laki lain Tentu
laki-laki juga sama tidak boleh
selingkuh tapi ini hak yang dimasukkan
oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kepada hak suami baik ternyata
dua-duanya tidak mau maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mulailah
silakan kamu hai suami ucapkan demi
Allah saya benar demi Allah saya benar
empat kali yang kelima murka Allah gitu
kan akan datang kepada
dia kalau dia bohong sudah selesai Nabi
Sallallahu Al wasam pindah kepada
istrinya kamu sekarang sumpah empat kali
kalau kalau dia bohong demi Allah dia
bohong demi Allah dia bohong empat kali
yang kelima laknat Allah akan datang
kepada dia kalau dia bohong atau
suaminya benar setelah itu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam memisahkan
mereka berdua Dan ini termasuk salah
satu dalam Bab fikih kita namanya thq
bayyin cerai Abadi
ini kalau sudah begini enggak bisa lagi
rujuk walaupun sebelumnya belum pernah
cerai kan dalam Islam ada cerai dua kali
kan atalaqu marratan k Allah kata Allah
cerai dua kali maksudnya kalau orang
bilang suami bilang saya Ceraikan kamu
sama istrinya sekali saja maka masih
dinamakan tolak Raji masih boleh kembali
dalam tiga kali masa haid setelah
pengucapan kalau mereka baikan mereka
kembali mereka berhubungan biologis maka
rujuk dengan sendirinya walaupun tidak
ada akad nikah tapi kalau sudah lewat
tiga kali masa haid berarti harus akad
nikah baru Wali lagi segala tapi masih
bisa rujuk namanya thak Raji itu kalau
sekali ucapan dua kali ucapan masih sama
tapi kalau tiga kali diucapkan saya
sudah Ceraikan kamu misalnya yang ketiga
kali naudubillah dia ucapkan maka
namanya toolak bayin nah tolak bayin ini
ada dua macam Ada tolak bayin yang
sifatnya masih bisa kembali Tapi ada
syaratnya kalau dengan ucapan lisan saja
ini tolak bayin yang pertama maka si
mantan istri harus nikah sama laki-laki
lain pernikahan normal kalau terjadi
perceraian bukan direkayasa ya terjadi
perceraian betul-betul dengan istri
kedua suami keduanya maka baru terbuka
variabel untuk kembali kepada mantan
suami pertama tidak boleh direkayasa
kalau rekayasa masuk dalam dosa besar
sebagaimana sabda Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Allah melaknat ya
Ee siapapun yang mantan suami yang
sengaja
merekayasa pernikahan temannya kepada
mantan istrinya misalnya dia bilang sama
temannya kamu nikahi istri saya begitu
selesai akad nikah cerikan lagi dia
Jadikan bahan permainan gitu kan dan
Allah melaknat si teman yang membantu
temannya ini Jadi enggak boleh rekayasa
ini bayin yang pertama tolak Bay ini
yang kedua ini kalau terjadi sumpah
seperti ini saling menuduh tapi Ini
masalahnya tidak bisa kembali lagi
selamanya walaupun si perempuan sudah
nikah sama laki-laki lain sudah cerai
enggak bisa kembali lagi karena sudah
saling menuduh tadinya apalagi
menggunakan nama Allah dan ini yang
masuk dalam masalah laknat dan murkahnya
Allah subhanahu wa taala Oleh karena itu
teman-teman sekalian dalam rumah tangga
Jangan mudah mengucapkan kalimat cerai
ini kalimat cerai bungkus baik-baik
taruh di lemari kita simpan nanti
darurat kalau kalau pasangan kita
betul-betul berbuat kejahatan diingatkan
tidak mau baru cerai jangan sedikit saja
terlambat buat kopi terlambat kopi saya
Ceraikan kamu tidak mau Temani saya saya
Ceraikan kamu ibu-ibu juga begitu akhwat
ini paling suka sedikit saja suami telat
Ceraikan Saja kita sudah tidak cocok
cerai cerah Cerai Cerai Cerai ini
kalimat yang Allah murkai gak boleh itu
kan tidak boleh kata Nabi Sallallahu
alai wasallam abadul halalallahi ataq
perbuatan halal yang paling Allah benci
Adah perceraian enggak boleh teman-teman
dan setan targetnya memang itu makanya
tidak boleh sama sekali ini
penting selanjutnya teman-teman
sekalian kita baca ayat 11 kita lanjutin
kan sampai ayat 26 kita kembali sekarang
ke kasus ifq
fitnahnya ya yang disebarin zinanya
Aisyah dengan Safwan radhiallahuu ajmain
tentu terselamatkan dari fitnah ini ayat
11 in
sesungguhnya orang-orang yang membawa
berita bohong itu adalah dari golongan
Kalian juga dari kaum
muslimin Janganlah ya kalian mengira
bahwa berita bohong itu buruk buat
kalian tapi itu baik buat kalian
tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat
balasan dari dosa yang dikerjakan dan
siapa di antara mereka yang mengambil
bagian terbesar dalam penyiaran berita
bohong itu baginya azab yang besar azab
yang besar pula akhir ayat ini
sebenarnya tertuju kepada Abdullah bin
Ubay bin salul artin dia akan kena azab
yang pedih di dunia dan juga di
akhirat yang dimaksud juga dari sini
kata para ulama tafsir tentang masalah
Allah berfirman jangan kalian mengira
ini berita fitnah ini adalah buruk buat
tapi baik buat kalian kenapa Allah
bilang baik karena banyak hal kata ulama
pertama Allah selamatkan umukmin Aisyah
dan rumah tangga nabi S wasam dari
fitnah dan diabadikan dalam Alquran
berarti baik jadi mulai saat itu sampai
menjelang hari kiamat kalau ada orang
yang menudu Aisyah berzina bohong
seperti sekarang orang-orang Syiah gitu
kan merekaihkan Aisyah berzina segala
macam ini Bohong bahkan ahli sunahal
jamaah sepakat orang yang dudu kembali
Aisyah radallahu anha setelah Allah
subhanahu wa taala turunkan
pembebasannya kafir dalam Islam keluar
dari Islam ini pendapat ulama karena dia
membanta ayat al-qur'an yang telah
membenarkan Aisyah tidak berzina sudah
meninggal Aisyah tidak ada hubungannya
sama sekali kalau ada sekarang orang
yang tetap nyebarin gosip ini maka
berarti dia sudah membanta ayat
al-qur'an kemudian juga kebaikannya
adalah umat Islam Jadi belajar ternyata
ada orang-orang munafik di tengah-tengah
kita dan bagaimana caranya menghadapi
fitnah yang sedang tersebar nanti kita
lihat teman-teman ada beberapa sahabat
yang dipuji oleh Allah terutama Abu
Ayyub al-anshari radhiallahu Anhu dengan
istrinya itu luar biasa waktu terjadi
gosip ini nanti kita dengarkan kisahnya
bagaimana suami istri ini menahan diri
dan lisan mereka dan bagaimana justru
mereka mendukung orang-orang beriman
termasuk Ummul mukminin Aisyah radahu
anha jadi banyak manfaatnya ini dimaksud
dengan firman Allah kalau antum lagi
baca ayat ini dalam surah Annur kok
Allah bilang fitnah itu baik ya buat
kalian dan jangan kalian anggap buruk
kebaikannya Justru karena itu Allah
subhanahu wa taala menyelamatkan nama
baik keluarga Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dan abadi sampai hari kiamat ya
kemudian terutama Aisyah Radu anha dan
siapapun yang menuduk Aisyah kembali
maka dia telah kufur kepada ayat
al-qur'an Kemudian yang kedua Allah
memberikan pelajaran kepada kaum
muslimin sampai menjelang hari kiamat
Bagaimana menghadapi fitnah dan
bagaimana fitnah bisa datang kepada
seseorang di antara kita dan yang ketiga
Allah membongkar orang-orang
munafik ayat 12-nya ingat
kalau terjadi gosip informasi tidak
benar tentang seorang Dai seorang muslim
yang baik apa yang harus kita lakukan
Allah bilang dalam surah ini ayat 12nya
ambil ilmu teman-teman sekalian kata
Allah subhanahu wa taala
la Mengapa kata Allah di waktu kalian
mendengar berita bohong itu orang-orang
beriman laki-laki dan orang-orang
beriman perempuan tidak bersangka baik
pada diri mereka sendiri dan Mengapa
mereka tidak mengatakan ini Bohong yang
nyata jadi kalau kita sudah tahu orang
ini adalah orang Saleh salhah dituduh
digosipin kita harus mengatakan bohong
itu perintah Allah masal kita sudah tahu
ini kebenaran kita mengatakan ini bohong
enggak boleh kita
ikut-ikutan ayat ke-13-nya La
ulun Mengapa orang-orang yang sebarin
gosip itu tidak mendatangkan empat saksi
atas kebohongan mereka hukum Allah
datangat saksi Kenapa mereka tidak bawa
saksi memang ada yang lihat Aisyah sama
Safwan berzina misalnya mana saksinya
datangkan oleh karena mereka tidak
mendatangkan saksi-saksi atas mereka itu
maka mereka di sisi Allah adalah
pendusta
ayat 14
wlullahiikum warahmatuhu Fid Dunya Wal
akhir lamakum fum
fiabunim sekiranya tidak ada karunia dan
rahmat Allah kepada kalian di dunia dan
di akhirat niscaya kalian akan ditimpa
azab yang besar karena pembicaraan
kalian tentang berita bohong itu kalau
bukan karena Allah kasihan dengan kalian
rahmatnya Allah luas maka kalian sudah
dihukum semua ini Kok bisa Besak sebarin
gosip seperti ini istrinya Nabi lagi
enggak mungkin itu istri kita saya kalau
dituduh kita sudah luar biasa meluap
marahnya Bagaimana dengan istri
Rasulullah sallallahui Wasallam pemimpin
kita Sayid kita orang yang kita muliakan
tidak mungkin kita melalaikan
itu ayat 15
qahu biinatikum wauna bwahikum maisakum
bihi
Ilu
wahim perhatikan Allah seperti sedang
bicara kepada para sahabat teman-teman
dan sini berbicara pada kita sampai hari
ini ya sampai hari kiamat kata Allah
Ingatlah di waktu kalian menerima berita
bohong itu dari mulut ke mulut dan
kalian katakan dengan mulut kalian apa
yang tidak kalian ketahui sedikit juga
kalian tidak lihat tidak tahu kenapa
ngjebarin gosip dan kalian menganggapnya
sesuatu yang ringan saja Ah enggak
apa-apa padahal dia di sisi Allah adalah
dosa besar gosipin orang beriman dosa
besar ayat 16 waula
ID
samumuhulum Ma yakunu Lana anakallama
bihadza subhanaka hadza buhtanun Adim
Mengapa kata Allah Allah bicara dari
langit sana turun al-qur'an Mengapa
kalian tidak berkata di waktu mendengar
berita bohong itu sekali-kali tidaklah
pantas bagi kita memperkatakan ini tidak
layak kita bicarakan ini maha suci
engkau ya Tuhan kami ini benar-benar
dusta yang besar ayat
abtummin inuntum mminin Allah
memperingatkan kalian semua para sahabat
dan semua orang muslim sampai hari
kiamat semua kita kena ayat ini Allah
peringatkan kalian semua jangan pernah
kembali memperbuat atau melakukan hal
yang sama seperti itu gosipin lagi
ummahatil mukminin apalagi Aisyah
mengulangi lagi Aisyah berzina seperti
kasus Syiah tadi saya bilang masih
mengulangi isu itu selama-lamanya kata
Allah jika kalian orang-orang beriman
kalau ngaku beriman jangan lagi ulangi
gosip ini termasuk kepada semua wanita
muslimah semua muslim gak ada gosip di
antara kita ayat 18
wubayinullahuakumul ayat wallahu Alimun
Hakim Dan Allah menerangkan ayat ayatnya
pada kalian semua hukum-hukumnya
maksudnya dan Allah Maha Mengetahui lagi
maha
bijaksana ayat ke-19 innalladzina
yuhibbuna an tasyial fahisyatu
filladzina amanu lahum adzabun Alimun
Fid Dunya Wal akhirah wallahu ya'lamu Wa
Antum la talamun sesungguhnya
orang-orang yang ingin agar berita
perbuatan yang amat keji itu tersiar di
kalangan orang-orang beriman bagi mereka
azab yang pedih di dunia dan di akhirat
Allah akan berikan cobaan yang berat
masalah bagi mereka dunia dan akhirat
dan Allah mengetahui sedangkan kalian
tidak
mengetahui ayat 20 Wula fadlullahi
alaikum warahmatuhu waallaha rfurahim
sekiranya bukan karena karunia dan
rahmat Allah kepada kalian maka tentu
kan akan kena hukuman si maksudnya dan
Allah Maha penyantun lagi maha penyayang
niscaya kamu akan ditimpa azab yang
besar Allah ulangi tiga kali loh kalimat
ini artinya gosipin orang Allah ancam
Sampai Tiga Kali ayat kalau bukan
rahmatnya Allah sudah disiksa kalian ya
sudah dimatikan sudah di ini sudah
segala macam maka jangan ikut-ikutan
fitnah kalau lagi tersebar gosip Tutup
mulut kita tutup mata enggak usah lihat
jangan tambah makin hebol dengar-dengar
berita nonton sana sini makan jadi
masalahak ada lagiup semuanya tanggung
jawab semua mata lisan telinga tanggung
jawab hari kiamat jangan ikut-ikut
jangan bawa musuh hari kiamat berat
Sayang pahala salat pahala puasa diambil
sama orang lain untuk apa enggak ada
gunanya jangan bagi-bagi pahala ke orang
kita sendiri butuh kok gitu kan hati
hati gosip apapun sekecil apapun dan
subhanallah setan masuk di situ
kadang-kadang mungkin seorang akhwat
kita belanja sayur tukang sayur bisa
gosipin tetangga
dia maaf ini saya kasih contoh umum Saya
tidak katakan tukang sayur Di Balik
Papan ya
umum bisa saja begitu ya kapa saya
temukan begitu pada saat istri saya beli
sayur Ternyata bukan sayurnya cerita
tentang orang lain tetangga gitu kan
Jangan ikut-ikutan Bu itu enggak boleh
haram dalam agama sampaikan enggak boleh
kita enggak boleh ceritain aib seorang
muslim dan ingat setiap orang mau cerita
buruk Saya mau cerita nih gosip Maaf ya
saya enggak mau dengar kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam jangan ada
yang ceritakan keburukan sahabat saya
karena saya ingin bertemu mereka dada
saya lapang
itu konsepnya ayat
21 ya ayyuhalladzina amanu la tattabiu
khuttion w w yattabi khuttiiton fainnahu
ymuru Bil fahsya Wal munkar Wula
fadlullahi alaikum warahmatuh Ma Zaka
minkum Min ahadin abada wakinallaha
yuzaki Yasya wallahu Samiun Alim Hai
orang-orang beriman jangan kalian
mengikuti langkah-langkah setan setiap
bisikan pada pelanggaran agama gosip
fitnah apalah gibah segala macam
berhenti apapun perbuatan dosa jangan
ikuti Barang siapa yang mengikuti
langkah-langkah setan maka sesungguhnya
ketahui setan itu menyuruh mengerjakan
perbuatan keji dan mungkar dosa ada
hukumannya sekiranya bukan karena
karunia Allah ini yang keempat kali
Allah ulangi dan rahmatnya kepada kalian
niscaya tidak seorang pun dari kalian
bersih dari perbuatan-perbuatan keji dan
mungkar itu selama-lamanya artinya kalau
Allah tidak kasihan kepada kalian maka
Allah tidak terima tobat pasti dihukum
tapi Allah membersihkan Siapa yang
dikehendakinya dan Allah maha mendengar
lagi maha
mengetahui ayat 22 teman-teman turun
masih dalam kasus yang sama tapi khusus
untuk Abu Bakar radhiallahu
Anhu Sebelum saya bacakan ayat ini saya
ceritakan dulu Muslih bin Abi Muslih
Salu dari tiga orang tadi yang dicambuk
itu muslim Abi Musri Hasan bin Tsabit
dengan H ee Hamna binti jahasy muslim
Musri ini adalah sepupunya Abu Bakar
sepupunya Abu Bakar ya Jadi ini saudara
ini sepupu dan muslim muslim adalah
orang
miskin selama ini hidupnya dibiayai oleh
Abu Bakar semuanya makannya minumnya P
Abu Bakar yang biayai ternyata dia
penyebar gosip yang paling besar apa
terjadi Abu Bakar bilang mulai hari ini
saya enggak mau bantu kamu lagi walaupun
dia sudah tobat Abu Bakar jengkel saya
selama ini hidupin kamu kok malah kau
ceritain gosip anakku nih Perhatikan
teman-teman Kalau ada orang yang berbuat
jahat dengan kita seperti ini dan dia
orang miskin Kita pernah bantu lihat apa
yang Allah perintahkan kepada sahabat
Mulia Abu Bakar Rah Anhu salah satu
sahabat yang layak dijadikan sebagai
suri tauladan kata Allah
w
ajirajillahahakum dan janganlah
orang-orang yang mempunyai kelebihan dan
kelapangan Diantara Kalian Abu Bakar di
sini maksudnya punya kekayaan bersumpah
bahwa mereka tidak akan memberi bantuan
kepada kaum kerabatnya muslim bin Abi
muslim Abu Bakar bilang demi Allah Mulai
sekarang saya enggak mau bantu kau lagi
kenapa kau sebarin gosip anakku ini sama
saja punonakan dia sendiri dia gosipin
gu punya Abu
Bakar maka Allah tegur di sini dan
janganlah Allah larang orang-orang yang
mempunyai kelebihan dan kelapangan Di
Antara Kalian bersumpah bahwa mereka
tidak akan memberi bantuan kepada kaum
kerabatnya orang-orang yang miskin dan
orang-orang yang berhijrah pada jalan
Allah dan hendaklah mereka memaafkan dan
berlapang dada Lalu Allah pancing di
sini Allah bukan Maaf Allah memberikan
keutamaan bagi orang yang mau begini
orang pernah buat jihat sama kita dia
sudah toubat kita
Maafkan maka apa yang Allah janjikan
Apakah kamu atau kalian tidak ingin
Allah mengampunimu atau mengampuni
kalian dengan memaafkan orang justru
dosa kita dibersihkan dan Allah maha
pengampun lagi maha penyayang ya pada
saat ayat ini turun dan nabi Sallahu
Alaihi Wasallam menyampaikan ini turun
kepada kau haai Abu Bakar kata Abu Bakar
aku bertobat Ya Allah kepada aku
bertobat kepadaMu ya Allah dan aku
mengembalikan ya sedekah untuk Muslim
bin Nai Muslih jadi karena muslim sudah
bertaubat sudah dicampuk 80ah Abu Bakar
memohon ampun kepada Allah membayar
kafarah sumpahnya ya memberi makan 10
orang miskin Kemudian beliau kembali
membalikan mengembalikan nafkah atau
hadiah atau bantuan bulanan kepada eh
maaf bantuan harian kepada musrihin nabi
musrih dan ini sebuah perintah yang
mulia teman-teman sekalian ya mudahkan
memaafkan ada orang Subhanallah marah
sama orang dendam tidak mau memaafkan
sama sekali nanti urusan kita di akhirat
ya Kalau
seandainya seandainya setelah di
Mahkamah Allah kita dibongkar semuanya
dan ternyata dia benar setengah kita
benar setengah maka dua-duanya dihukum
masuk
neraka belum tentu dan ternyata kalau
kita memaafkan dia di dunia Allah
gantikan rezeki kita yang belum
dikembalikan oleh dia dan juga Allah
mengampuni dosa-dosa kita dosa kita
banyak yang dimaafkan gu ayat
23 innalladzina yarmunal muhsanatil
gofilatil mukminati luinu Fid Dunya wal
akhirat luinu Fid Dunya Wal akhirati
walahum
adabunim sesungguhnya orang-orang yang
menuduh wanita-wanita yang baik ini
kembali kepada Aisyah Ummul mukminin
radhiallahu anha siddiqah binti Siddiq
dan masuk dalamnya kata ulama tafsir
semua wanita mukminah yang lengah
Sesungguhnya orang yang menuduh wanita
yang baik-baik yang lengah lagi beriman
berbuat zina mereka kena laknat di dunia
dan akhirat dan bagi mereka azab yang
besar laknat diangkat berkah hidupnya
ayat 24nya
yaaduai hari ketika lidah tangan dan
kaki mereka menjadi saksi atas mereka
terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan
jadi kalaupun mereka sekarang
menyembunyikan itu Tapi diam-diam tetap
sebarin gosip pasti di hari kiamat orang
tidak tahu siapa dia ni hari kiamat
Allah bongkar lisannya tangannya kakinya
akan memberikan kesaksian ayat 25 karena
sampai ayat 26 ya yaumidinahuqamallah
di hari itu nanti hari kiamat Allah akan
memberi mereka balasan yang setimpal
menurut semestinya maksudnya ini adalah
berat bagi dia setimpal dengan gosip
atau berita yang mereka sebarkan dan
tahulah mereka bahwa Allah adalah yang
benar lagi menjelaskan segala sesuatu ya
dengan benar ayat 26 Al khabit
a mubra
mimmaakun lahum magfirat warizqu Karim
ini luar biasa ini ikrar dari Allah
tentang kedudukan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dan Aisyah Ummul mukminin
radhiallahu anha kata Allah
wanita-wanita yang keji kalau ada wanita
bezina adalah untuk laki-laki yang
keji yang kalian sedang gosipin ini
utusanku Rasulullah u alhi wasallam
manusia paling mulia dia baik enggak
mungkin istrinya
keji wanita-wanita keji kalau Aisyah
keji Maka itu untuk laki-laki keji dan
Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
bukan itu dan laki-laki yang keji
kalaupun memang laki-laki itu buruk maka
buat perempuan atau wanita-wanita yang
keji pula Subhanallah orang yang biasa
di diskotik Ya mabuk-mabukan laki-laki
misalnya dia akan cari istri di diskotek
ya gak mungkin orang biasa mabuk datang
ke majelis Taklim cari yang sudah
berjilbab atau mungkin ikhwah laki-laki
sudah di majelis taklim sudah sudah ada
Iman segala macam Masa mau ke diskotik
malam-malam cari istri enggak mungkin
Subhanallah yang Allah begitu yang buruk
ke buruk menikahnya juga Sama
bezina-bzina gitu-gitu ya Tapi orang
yang baik-baik maka akan dapat yang
baik-baik lalu kata Allah dan wanita
yang baik-baik adalah untuk laki-laki
yang baik-baik dan laki-laki yang
baik-baik juga untuk wanita yang
baik-baik pula mereka yang dituduh itu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan
istrinya Aisyah serta Safwan
radhiallahuum ajmain bersih dari apa
yang dituduhkan oleh mereka atau kepada
mereka bagi mereka yang sudah dituduh ni
Aisyah Safwan dan tentu Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam lebih mulia daripada
mereka berdua bagi mereka ampunan dan
rezeki yang mulia gara-gara itu Allah
subhanahu wa taala akan masukkan mereka
ke dalam surga dan ini teman-teman di
ayat 26 sangat jelas sekali pembebasan
Allah yang Maha Sempurna dari atas
langit sana terhadap tuduhan kepada
Ummul mukminin yang mulia Aisyah
radhiallahu anha dengan Safwan
radhiallahu Anhu dengan turunnya
ayat-ayat di atas maka terbongkarlah
semua kebohongan tuduhan tersebut dan
semua yang terlibat dihukum cambuk
Dera di satu sisi teman-teman sekalian
ada juga sahabat-sahabat yang
betul-betul memberikan gambaran
Bagaimana Mulianya iman mereka dan
akhlak mereka di saat gosip itu lagi
panas-panasnya tadi saya Sebutkan Abu
Ayyub alanshari dan istrinya Ummu Ayyub
al-anshari radhiallahu anhum
ajmain waktu itu kisahnya begini Abu
Ayyub al-anshari sempat ditanya oleh
istrinya Ummu Ayyub wahai Abu Ayyub
Apakah engkau telah mendengar fitnah
tentang Aisyah jawab Abu Ayyub Iya kata
Ummu Ayyub Lalu bagaimana pendapatmu Abu
Ayyub menjawab dengan iman dan sekaligus
mendidik istrinya dia mengatakan wahai
Ummu Ayyub Apakah engkau akan melakukan
zina engkau sekarang ini dalam posisi
keimananmu seperti sekarang kira-kira
kau bisa berzina enggak kata Ummu Ayyub
mustahil tentunya enggak mungkin aku
berzina dalam kondisi aku beriman
seperti sekarang enggak mungkin aku
berzina kata Abu Ayyub bertanya kepada
istrinya dan ini menandakan memang
bagaimana akhlaknya Abu Ayub sampai
istrinya pun memberikan Pengakuan itu
dikatakan Apakah aku bisa melakukan
selama ini kau k aku sebagai suami
dengan keimananku Apakah kira-kira aku
bisa berzina kata Ummu Ayub tidak
tentunya Kau adalah orang yang mulia gak
mungkin kau berzina kata Abu Ayub rad
anu kalimat yang mulia demi Allah Aisyah
lebih Suci daripada kamu kalau kamu
tidak berani berzina maka Aisyah tidak
mungk dan demi Allah
lebih Suci daripada aku yang laki-laki
dituduh itu dia lebih baik dari aku maka
tidak mungkin terjadi lalu Allah
turunkan tadi ayat 12-nya Surah Annur
tadi saya ulangi ayatnya azubillahi
minasyaitirjim la
Umal walminu
bifusimir wq ifbin Mengapa di waktu
kalian mendengar berita bohong itu
orang-orang mukmin dan mukminah tidak
bersangka baik terhadap diri mereka
sendiri dan Mengapa mereka tidak berkata
ini adalah sebuah bohong yang nyata kata
para ulama ini turun kepada Abu Ayyub
yang justru memastikan pada istrinya itu
bohong enggak mungkin benar ini istri
Nabi enggak mungkin salah seperti itulah
kita sekarang ambil pelajaran berharga
dari kisah ifq ini kisah fitnah yang
pertama setiap Mukmin akan diuji oleh
Allah yang maha suci dan maha Mulia
bahkan bagi mukmin itu adalah bentuk
kasih sayang Allah Allah agar semua
dosa-dosanya dibersihkan dan ditingikan
derajatnya di dunia dan juga di akhirat
sebagaimana sabda Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dalam hadis Bukhari sungguh
bila Allah mencintai seorang hamba maka
ia akan mengujinya jadi ujian ini
sebenarnya adalah kebaikan bagi
orang-orang beriman karena Aisy tidak
pernah berpikir untuk difitnah seperti
itu tapi Allah datangkan dan ternyata
Justru untuk mengangkat derajatnya Jadi
kalau antum lagi difitnah dan Antum
dalam keadaan benar Yakinlah ini adalah
jalan pintas untuk menuju kepada tingkat
tertentu itu yang memang Allah inginkan
namanya jadi harum rezekinya dibuka
hanya dengan fitnah seperti ini sabar 1
bulan aisyahha dijamin masuk surga turun
ayat yang ditilawahkan sampai menjelang
hari kiamat pembebasannya ya dicambuk
orang-orang yang memfitnahnya dibongkar
kedoknya dan seterusnya dalam hadis lain
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
riwayat Imam Muslim Tidak ada sesuatupun
yang menimpa seorang muslim dari capek
letih gangguan orang
ya Bahkan Duria menusuk tubuhnya kecuali
akan jadi pembersihan terhadap dosa-dosa
ya sampai saat ini dan bahkan sampai
hari kiamat Aisyah radhiallahu anha dan
Safwan radhiallahu Anhu termuliakan
dalam sejarah kehidupan muslim bahkan
manusia yang kedua pelajarannya semua
pelaku maksiat dan pelanggaran terhadap
hukum Allah akan dihukum dan terbongkar
keburukannya tidak mungkin ada orang
berbuat dosa dan saya sering Bahasakan
teman-teman mengkhayal orang kalau buat
dosa Lalu tidak dihukum sama Allah pasti
dihukum dengan caranya ya Allah
subhanahu wa taala lebih tahu setimpal
Apa hukuman tersebut yang ketiga setiap
penudu zina mukmin dan tidak
mendatangkan empat saksi yang terpercaya
maka akan dianggap dusta serta dicambuk
80 Dra walaupun sempat toubat dan orang
yang tidak Taubat maka bagi mereka
selain cambuk 80 Der laknat di dunia dan
di akhirat serta siksaan yang Pedih
Nantinya di akhirat nanti jadi kalau ada
orang yang gosipin orang lain kayak
penyebar fitnah ini ifq ini kalau mereka
yang sempat tobat seperti tiga orang
muslim B Abi Musli ya Hamna binti jahasy
dan juga Hasan bin Tsabit radallah
ajmain mereka toubat Maka mereka cuma
dicambuk tapi Allah terima tobatnya yang
sempat menyebarkan gosip ini dan tidak
toubat bagi-bagi mereka laknat di dunia
dan juga di akhirat serta siksaan pedih
menantinya di akhirat nanti dalam kasus
ini Abdullah bin Abi salul tidak secara
terang-terangan menyatakan zina sehingga
ia lolos dari hukuman Tapi tetap saja
dia akan
dapat laknat dan juga akan dihukum di
akhirat yang keempat Allah yang maha
suci dan maha Mulia memuji kaum mukminin
yang justru membela Aisyah radhiallahu
anha dan Safwan radhiallahu Anhu dalam
hal ini adalah di zaman Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Abu Ayyub al-anshari
radhiallahu Anhu dan istrinya Ummu Ayyub
radhiallahu anha dan ini akan berlaku
pada setiap orang mukmin yang terus
membela Ummul mukminin sampai menjelang
hari kiamat nanti atas suduan tuduhan
keji ini dan juga siapapun orang beriman
yang kita kenal yang memang dasarnya dia
kita pastikan selamat dari perbuatan
keji itu kalau kita tidak tahu jangan
ikut-ikutan diam saja sebagaimana saya
sudah jelaskan yang kelima siapapun yang
menuduh pasangannya berzina dan tidak
memiliki saksi kecuali diri mereka
sendiri maka boleh bersumpah sebanyak
empat kali bahwa pasangannya melakukan
zina dan yang kelima laknat Allah pada
penuduh bila ia dusta sementara
pasangannya juga bersumpah empat kali
bahwa yang menuduhnya dusta serta sumpah
yang kelima bahwa Allah murka padanya
bila ia betul-betul melakukannya dan ini
dikenal dengan sumpah li'an ya li'an Nah
ini dikenal dengan buku-buku fikih
adalah Sumpah li'an li'an artinya saling
melaknat yang keenam jadi ini yang ada
ya Jadi tidak ada sumpah
pocong Indonesia kan begitu ya kalau dia
selingkuh dia curiga Kasih pakai kain
kafan seperti pocong bacain Surah Yasin
ya ya ini tidak pernah ada dalilnya ya
jangan lagi disalah pahami ini
teman-teman sekalian kita hanya
menyampaikan hukum Syari Jadi kalau
betul-betul ada maka Lian yang dilakukan
tadi caranya dengan cara di depan Hakim
saling bersumpah atas tuduhannya dan
pembelaannya yang keenam setiap muslim
harus yakin dengan kebenaran agamanya
kasus para sahabat ditegur oleh Allah
kenapa ragu membela istri dan sahabat
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan
tidak menegur para penuduh ya jadi di
sini tidak boleh kita kita ragu
teman-teman sekalian untuk membela para
sahabat nabi ridwanullahi alaihim sama
sekali kita tidak boleh ragu dengan
masalah itu apalagi pada saat mereka
sudah meninggal lalu di diadili dengan
hal-hal yang tidak perlu di zaman sana
saja zaman sa sudah selesai kasusnya
kenapa sekarang masih diangkat yang
ketujuh anjuran Allah Azza waalla Allah
yang Maha mulia dan maha suci agar
mukminin tidak dendam terhadap orang
lain terutama Siapa saja yang sudah
toubat karena yang dianjurkan untuk
dibenci adalah kesalahan seseorang dan
bukan fisiknya
ya orang kafir yang kita benci
kekafirannya bukan fisiknya Makanya
kalau dia sudah syahadat gak ada
hubungannya dengan fisiknya banyak
sahabat Nabi dulu benci dengan Islam
Umar Bin Khattab pun benci sekali dengan
Islam bahkan siksa kaum muslimin tapi
setelah syahadat sudah selesai masa
lalunya sudah tidak kita kenangan lagi
begitu juga dengan mungkin ada mantan
pezina mungkin ada mantan pembohong
sekarang sudah tbat enggak boleh kita
kenang masa lalunya orang orang mukmin
melapangkan dadanya menerima keadaan itu
hal ini diambil dari teguran kepada Abu
Bakar radhiallahu Anhu atas sumpahnya ia
tidak akan membantu lagi muslim bin Abi
Muslih yang selama ini ia bantu
kebutuhannya maka Abu Bakar pun membayar
kafarah sumpahnya dan melanjutkan
bantuannya setelah muslh dihukum dan
bertaubat sebagaimana tadi firman Allah
sudah kita sebutkan di ayat 22 surah
Annur yang ke-elapan diterimanya toubat
orang yang tulus bertaubat dan tidak
bolehnya setiap muslim memutus hubungan
dengan muslim n yang telah Taubat
termasuk dalam membantu bersedekah pada
mereka Jadi tidak boleh ada dendam tapi
bisa menjaga jarak sebagaimana Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam menjaga jarak
dari wahsyi yang pada saat ia masuk
Islam karena ia sempat membunuh Paman
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di uhud
Jadi wahsyi waktu masuk Islam Ya nanti
pembebasan kota Makkah kita akan bahas
itu pada saat dia masuk Islam Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam lihat nabi
tahu ini yang menombak pamannya maka
nabi terima Islamnya lalu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan
menjahul wahsyi
Jangan sampai aku mengingat kasus engkau
membunuh Pamanku maksudnya menjaga jarak
tetap muslim tidak boleh dibenci Mungkin
orang ini dulu pernah menyakitin sekali
gu kan maka kita tetap memaafkan tapi
boleh menjaga jarak kalau khawatir nanti
malah mengganggu iman kita yang kesemb
larangan mutlak mengikuti
langkah-langkah setan dalam segala hal
karena ini pasti akan menyesatkan dari
jalan Allah yang
ke10 tentu setiap bisikan buruk pasti
dari setan kepada maksiat bisikan baik
dari malaikat kita tinggal ikuti yang
baik dan kita tinggalkan yang buruk yang
ke-10 setiap laki-laki yang Saleh akan
mendapatkan wanita yang salhah pula dan
setiap wanita Salehah pasti akan
mendapatkan pasangan laki-laki yang
Saleh pula Demikian pula sebaliknya
laki-laki buruk akan mendapatkan wanita
buruk dan wanita buruk akan mendapatkan
laki-laki buruk yang ke-11 dan yang
terakhir adalah hendaklah setiap muslim
memastikan keyakinan dalam hatinya bahwa
apa saja yang diturunkan Allah kepada
nabinya Muhammad sallallahu Al alihi
wasahbihi wasallam benar dan menjadi
hukum serta pelajaran yang sangat
berharga yang semestinya dijadikan
sebagai pedomaan hidup dari sisi lain
tidak boleh setiap muslim menyebar
berita tanpa memastikan karena akan jadi
fitnah fitnah ifq atau fitnah gosip
zinanya Aisyah dengan Safwan ini sampai
menyebabkan segala aktivitas muslimin
tertahan termasuk jihad pada saat itu
karena bahayanya fitnah ini maka
semesuhnya Seorang muslim harus menjahui
dan menutup semua pintu-pintu fitnah
Allahu
bahasan kita sampai sini teman-teman
Sekalian pada pagi ini dan kita akan
lanjut Insyaallah nanti malam dengan
kesepakatan
hudaibiyah Insyaallah Semoga Allah
mudahkan semua itu dan Allah berkahi dan
kalau masih ada waktu ada yang punya
pertanyaan silakan yang sesuai dengan
tema saja ya dan sudah tahu syaratnya ya
Hah bertanya sesuai tema dan apa Jangan
mengetes
saya jangan tes-tes gak usah bertanya
Kalau mau ngetes ya dan bertanya sesuatu
yang memang belum dipaham teman-teman
sekalian saya tidak terima sama sekali
pertanyaan yang terus-menerus melahirkan
fitnah di tengah muslimin di mana orang
tua Rasulullah Bagaimana ini bagaimana
itu terbolak-balik ditanya pertanyaan
yang tidak perlu sebenarnya gitu kan
pada saat dijawab pun akhirnya dijadikan
sebagai fitnah di tengah-tengah umat ini
tidak boleh sama sekali kita harus
menjaga persatuan dan kesatuan dan kita
harus tahu teman-teman bedakan mana
perbedaan pendapat dari il yang ada
dengan mana penyimpangan dari dalil yang
ada beda ya kalau perselisihan pendapat
dari dalil yang ada seperti misalnya
Imam Syafi'i mengatakan adanya Qunut
subuh Karena dalilnya beliau anggap kuat
Imam Ahmad mengatakan tidak ada beranjak
daripada dalil ini namanya perbedaan
pendapat enggak masalah ini kalau di
sini
toleransi dalam masalah ini silakan yang
mau mengendapat yang benar yang penting
silakan gitu kan Tapi kalau yang terjadi
adalah penyimpangan dari dalil enggak
ada dalil tapi dibuat-buat jadi
perbuatan bidah maka ini hukumnya harus
diluruskan bukan toleransi dalam masalah
ini lahirnya kelompok-kelompok seperti
Syiah Jil kelompok-kelompok yang jauh
Ahmadiyah yang jauh dari Islam ya kan
gitu merusak Bah dalil-dalil al-quran
dan Sunah maka ini penyimpangan dari
dalil ini harus diluruskan bahkan kalau
di zaman Ali Bin Abi Thalib khawarij
misalnya diperangi gitu kan ini tidak
boleh kita salah paham dengan poin-poin
seper seperti ini teman-teman baik
mungkin begitu saja kita berdoa kepada
Allah subhanahu wa taala Semoga majis
kita diberkahi olehnya dan dijadikan
sebagai tambahan amal kita pada hari
kiamat dan Semoga semua amal yang pernah
kita kerjakan tanpa terkecuali sampai
menjelang ajal datang nanti diterima
dengan kemahamurahannya dan Semoga semua
dosa yang pernah kita kerjakan sekecil
sampai Sebesar apapun diganti dengan
kemahamurahan Allah menjadi pahala dan
kita berdoa agar Indonesia menjadi
negara yang tentram Aman damai seluruh
umat Islam berada di bawah naungan
ukhuwah islamiah diangkat perselisihan
di antara mereka dan juga semu semoga
saja umat Islam selalu beribadah kembali
kepada al-qur'an dan sunah dan diberikan
oleh Allah pemimpin muslim yang adil
yang kembali juga kepada para al-quran
dan sunah dan Indonesia menjadi contoh
bagi negara-negara yang lain tidak
pernah kita lupa doakan saudara kita di
Palestin di Syria di Yaman di Irak di
Myanmar di Ahsa di mana pun mereka ber
sedang tertindas Semoga Allah ikhlaskan
niat mereka terima para syuhada mereka
muliakan Islam di tangan mereka dan
tangan kita semua dan semoga Allah
partisipasikan kita bersama mereka di
pahala baik dengan doa dengan harta juga
dengan jiwa kita dan semoga Allah dengan
kemaham murahannya yang sedang melihat
kita Karena Dia Maha Melihat mendengar
kita Karena Dia Maha mendengar dan
mengetahui Karena Dia Maha Mengetahui
seluruh sulukbuk kehidupan kita agar
menyatukan kita semua di surga
firdausnya tanpa hisab sebagaimana satuk
di majelis ilmu yang mulia ini Kalau
benar dari Allah k Sara saya mohon
dimaafkan subhanakallahumma W bihamdika
Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka
wa atubu ilai wasalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh for