Transcript
TJ8VLMivEEw • Sirah Nabawiyah #15 : Ghazwah Bani Mustaliq - Khalid Basalamah
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/khalidbasalamah/.shards/text-0001.zst#text/0134_TJ8VLMivEEw.txt
Kind: captions Language: id asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah tidak pernah berhenti kita memuji Tuhan kita Allah satu-satunya yang telah menciptakan memiliki menguasai semua yang di langit semua yang di bumi dan semua yang di kedalaman laut terjangkau atau tidak terjangkau oleh mata manusia zat yang maha hidup berdiri sendiri maha perkasa Maha Kuat tidak beranak dan tidak diperanakkan dan tidak ada sekutu bersamanya dalam setiap kegiatannya dialah yang Maha Esa dan terus-menerus mengurus makhlukNya Allah sebagai pencipta telah menggantungkan segala kebutuhan kita untuk roda kehidupan di muka bumi ini dari makanan minuman pakaian kehidupan semua bisa berputar dan puncaknya panduan hidup keislaman dan keimanan dengan kalimat Alhamdulillah maka selalulah ucapkan kalimat ini selanjutnya kita panjatkan salam hormat Kita penuh dengan cinta dan rindu penuh dengan ketundukan terhadap Syariat Yang dibawa olehnya kepada manusia terbaik pemimpin anak Adam di dunia dan juga di akhirat manusia yang telah disempurnakan oleh S Pencipta Allah akhlaknya seluruh karakter-karakternya fisiknya ilmunya jalur nasabnya dan manusia terbaik ini diperintahkan oleh S Pencipta Allah untuk menjadikannya sebagai suri tauladan menciplak hidup manusia terbaik ini adalah bagian daripada perintah Sang Pencipta Allah dan keselamatan kebahagiaan ketentraman jiwa juga akan mendapatkan solusi- i terbaik dari setiap problematika kehidupan di dunia dan puncaknya di akhirat akan masuk dalam surga sebagaimana tergambarkan dalam kehidupan manusia terbaik ini mengucapkan salam hormat sekali saja kepada manusia terbaik ini akan dibalas oleh Allah 10 kali tambahan karuninya Maka sangat wajar sebagai pengikut yang sia dan orang yang beriman kepada S Pencipta Allah selalu mengucapkan selawat dan Taslim kepada nabi besar Muhammad sallallahu wa ala alihi wasahbihi Wasallam saudaraku seiman kita akan melanjutkan bahasan Sirah Nabawi dengan Taufik dari Allah kita akan masuk Insyaallah ke gazwah suku atau Bani mustaliq kalau kita berbicara masalah gazwah Saya pernah Jelaskan dan saya reviewkan kembali setiap peperangan yang dihadiri Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam secara langsung maka dinamakan gazwah kalau dalam bahasa Arab yang beliau tidak hadiri diistilahkan dengan Sariah marrakah ya dalam beberapa macam istilah tapi kalau disebutkan gazwaah berarti kehadiran Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ada di situ Suku mustaliq adalah salah satu Suku Arab yang sangat besar dan mereka sudah mendengar Bagaimana Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memiliki pasukan yang kuat Madinah juga termasuk pada saat itu kota yang maju karena sudah mulai ada interaksi dengan seluruh kota yang di luar Madinah untuk ekonominya untuk sosialnya dan kaum muslimin banyak menjadikan Madinah sebagai pusat pada saat itu atau ibu kota sehingga dari situlah seluruh pedagang ya seluruh Pujangga para ilmuwan ya keluar menyebar maka suku musaliik salah satu dari suku Arab yang merasa diri mereka memiliki wilayah yang yang sebesar Madinah bahkan mungkin lebih besar dari kota Madinah dan jumlah mereka juga cukup besar maka mereka tamak untuk menyerang Madinah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam punya satu strategi perang teman-teman seiman adalah beliau selalu mengintai dan mengutus beberapa orang yang dipercaya untuk mengetahui keadaan musuh baik itu kekuatan musuh yang tidak ingin menyerang Madinah atau kekuotan musuh yang ingin menyerang Madinah karena Madinah pada saat itu adalah kota kecil di Jazirah Arab sampai sekarang pun masih dianggap salah satu dari kota-kota kecil saja di Jazirah Arab gitu kan Madinah sangat kecil Kalau dibandingkan dengan kota-kota yang lain di dunia ini gitu maka beberapa mata-mata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyampaikan informasi tentang Suku mustalik Ya Rasulullah mereka akan menyerang kita ini dan dari pemantauan kami pas Ukan mereka cukup besar dan kalau mereka menyerang Madinah maka kemungkinan kita akan kerepotan untuk menampung atau atau menahan serangan mereka Maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengucapkan kalimat yang masyhur pada bulan Syawal tahun 6 Hijriah ini itu dengan kalimat beliau Kitalah yang akan menyerang mereka Insyaallah maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mempersiapkan pasukan berkekuatan 700 personil dan beliau sendiri yang memimpin peperangan itu juga satu hal teman-teman sekalian yang perlu kita garis bawahi sudah menjadi sesuatu yang sangat terbuka dalam histori Islam dimulai dari histori Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pasukan muslimin pasti lebih sedikit dari pasukan musuh dan bukan dari kuantitasnya tetapi Bagaimana kualitas keimanan setiap personil itu Allah menjanjikan dalam surah alanfal kalau ada di antara kita yang kuat maka bisa mengalahkan doble dari jumlah musuh imannya maksudnya kalau kita 100 maka kita bisa mengalahkan musuh 200 gitu kan itu janji dari Allah subhanahu wa taala artinya seorang muslim satu muslim bisa mengalahkan minimal dua orang kafir dia punya keterampilan perang atau tidak kalau dia sudah masuk di Kanca peperangan Allah subhanahu wa taala menyajikan itu kalau masih ingat kita pernah menceritakan masalah kasus perang Badr Bagaimana Allah subhanahu wa taala menurunkan firman-nya azubillahim minasyaitanirrajim falam takqtuluhum wakinallaha qatalahum W Rama wakinallaha Rama Hai Muhammad juga diajak muslimin sahabatu Allah ajak bicara langsung bukanlah kalian yang membunuh mereka orang-orang kafir itu dan pada saat Kalian sedang melempar anak panah tombak mengayungkan pedang bukanlah kalian yang melempar tapi kamilah yang melakukan itu sampai ada di antara sahabat mengatakan kan pada saat kami salah satu di antara mereka berkata pada saat saya sedang mengayungkan pedang saya untuk menebas leher seorang kafir tiba-tiba kepalanya sudah melayang kuasa Allah subhanahu wa taala artinya kita tetap harus punya persiapan-persiapan tapi pada saat umat Islam Lagi diserang dan mereka membela agama mereka Maka Allah janjikan kemenangan walaupun tidak punya keterampilan ini kuasa Allah subhah Taala Jadi kalau setan bisikan kita Oh kita kalau berperang sama orang kafir ini mereka ahli bela diri yang ini punya senjata yang canggih dari dulu seperti itu Islam masuk ke Cina Islam masuk ke Rusia Islam masuk ke Afrika Islam masuk ke Eropa Berapa banyak keterampilan mereka pada saat itu dan para sahabat orang-orang badui yang tidak punya keterampilan perang secara khusus Kalau antum tahu dulu sebelum masa Islam cara berperangnya orang-orang Arab termasuk para sahabat mereka kalau berperang itu kalau pasukan sudah bertemu satu pasukan menyerang yang pasukan sebelah cuma menangkis itu tradisi perang dari dulu jadi begitu saja kemahiran mereka Jadi kalau ada yang menyerang maka yang di sana menangkis setelah itu ini mundur yang sana menyerang lagi ini menangkis sampai ada yang kalah sesederhana itu makanya waktu Nabi sahu wasallam mengatur strategi di Perang Badar menyuruh sahabat duduk ya pada saat orang Quraisy menyerang maka orang kaget kok orang lagi diserang bukannya nangkis malah duduk gitu kan duduk di tanah dan pada saat mereka sudah mendekat Baginda Nabi sahu Ali wasallam suruh membendirikan tombak-tombak mereka sehingga kuda-kuda pasukan Quraisy tertusuk dan mati mereka kaget dengan strategi perang itu gitu kan artinya teman-teman sekalian kalau sudah dikanca peperangan jihad sudah berbeda kasusnya sudah berbeda walaupun kita disebutkan oleh Allah subhanahu wa taala dalam Alqur'an hadis ayat yang masyhur azubillahim minasyaitanirrajim waidduahumum min quah harus kalian persiapkan persiapkanlah yang terbaik dari kekuatan kalian yang kalian bisa menghadapi musuh silakan kita belajar keterampilan tahu semuanya Itu bagus sekali tapi ada satu hal yang kita harus garis bawahi kalau kita sudah masuk di kanc peperangan Ya sudah terlibat di situ maka Allah akan berikan janjinya kemenangan walaupun jumlah kita lebih sedikit itu sudah menjadi sunatullah Makanya kalau kita kembali kepada sirah Nabi jangan heran dengan pasukan mustaliik ini Jumlahnya ribuan orang dan semua begitu di perang bader jumlah pasukan 314 orang muslimin melawan 1000 di Perang Uhud 700 Orang melawan 3.000 ya di perang e pembebasan kota Makkah nanti kita akan bahas itu tentunya itu jumlah muslimin sekitar 10.000 melawan satu kota Makkah at kota Makkah itu jumlahnya pada saat itu bisa 50.000 orang gitu kan tapi menang perang jumlah muslimin yang pergi 30.000 Orang melawan tabuktabuk waktu itu dikuasai oleh Romawi pasukannya 250.000 orang dan begitu terus rentetan historinya di zaman Abu Bakar juga begitu ya pasukan sangat sedikit yang keluar dari Madinah kemudian melawan musailam alkadzab nabi-nabi palsu kemudian di zaman Umar Bin Khattab Berapa jumlah muslimin pada saat tahun 14 Hijriah ee perang yarmuk ya di wilayah Syam kecil sekali 12.000 orang saja lawan 250.000 orang jadi kalau kita lihat di Kanca peperangan kalau dari jauh kita bisa menyoting itu mungkin kita akan lihat seperti gumpalan kecil melawan Sebuah batu yang besar ya tapi Subhanallah menang juga dalam peperangan Ya tentu sekali lagi keterampilan dibutuhkan tetapi kuasa Allah subhanahu wa taala akan memberikan kemenangan kepada kaum muslimin nabi alaihialatu wasalam waktu itu memberikan bendera kaum Muhajirin kepada Abu Bakar asiddiq radhiallahu Anhu dan memberikan bendera kaum Anshar kepada Saad IBN ubadah radhiallahu Anhu ini pimpinan salah satu pimpinan dari Ansar Dan ini juga salah satu strategi perang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau seringkiali mengelompokkan pasukan muslimin sesuai dengan sukunya atau wilayahnya nanti kita lihat pembebasan kota Makkah misalnya suku sulaim 1000 orang mereka disendirikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tujuannya adalah supaya mereka lebih adaptasi bukan berarti memecahkan umat atau memisahkan tidak Tapi beliau meletakkan misalnya orang ee suku Jawa dikumpulin suku E bukis dan Makassar dikumpulin mungkin yang dari Kalimantan dikumpulin Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berikan bendera masing-masing tapi tetap pasukan muslim tujuannya ternyata di sini ada salah satu hikmahnya agar mereka malu untuk lari dari kanc peperangan kata sebagian ahli sejarah mereka akan lihat dan ada motivasi yang besar oh ternyata orang-orang kampung saya ikut semua nih gitu seperti itulah bahasa sederhananya ya supaya mudah dipahami maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memberikan bendera suruh Muhajirin kumpul dalam bentuk satu barisan ini bendera dikasih Abu Bakar di belakang Abu Bakar semua Muhajir semua yang yang yang hijrah dari Makkah ke Madinah lalu Ansar dikumpulkan Penduduk Madinah lalu dikasih bendera juga oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan dipimpin oleh Saad IBN Ubad radhiallahu anhum ajmain pada saat itu suku mutali eh suku mustali Ya sudah siap untuk menyerang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tapi mereka tidak menyadari kalau Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ternyata sudah mendengar dan akan menyerang apalagi dulu sangat terbatas sekali ee berita atau Kecuali Kecuali seseorang menunggangi kuda pergi ke wilayah musuh memantau baru bisa tahu kalau sekarang kita kan bisa pakai kamera pakai satelit pakai segala macam Bisa dicek musuh Berapa jumlahnya Di mana lokasinya luar biasa sekarang teman kita saja kita bisa tahu dia di kamarnya lagi buat apa ya apalagi kalau pasukan yang besar ya maka pada saat itu Pada saat kedua pasukan akhirnya bertemu dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sudah tiba di Suku mustaliq pada saat itu maka Umar Bin Khattab Anhu keluar ke arah suku mutalib e suku mustaliq maaf suku mustaliq kemudian bersuara dan mengangkat suaranya dengan sangat keras radhiallahu Anhu sambil berkata Wahai Bani mustali Ucapkanlah Lailahaillallah muhammadar rasulullah maka semua darah harta dan jalur nasab kalian akan terjaga kami datang ke sini bukan untuk perang tawarkan Islam Ucapkan ikrarkan dua kalimat ini dan orang-orang Bani mustaliq mirip dengan orang Quraisy mereka mengenal Allah mereka mengikuti ajaran Ibrahim alaih salam tapi mereka ya berbuat kemusyrikan menyembah ber dan karena sudah terlalu jauh antara jarak Nabi Ibrahim Alaihi Salam dengan Nabi Muhammad alaihiatu wasalam maka mereka tidak kenal lagi tidak menyangka lagi akan keluar nabi apalagi tidak ada Kitab Nabi Ibrahim Alaihi Salam yang mereka bisa baca cuma turuntemurun saja ya dari lisan ke lisan yang masih berbekas adalah ibadah haji dan umrah itu pun sudah dibuat kemusyrikan akhirnya mereka taruh patungpatung di dekat Ka'bah tawafnya diganti dari zikir menyebut nama Allah dengan bersiul dan tepuk tangan mereka akhirnya keluarlah peraturan-peraturan yang aneh seperti orang yang tidak mampu mereka kalau tahu harus beli baju dari Makkah kalau mereka tidak mampu mereka harus tawaf telanjang laki-laki atau perempuan dan segala macam hal yang mereka lakukan nanti kita akan bahas pembebasan kota Makkah bagaimana Baginda Nabi Alaihi salatu Wasalam menghapus semua itu pada saat itu suku mustaliq menjawab panggilan Umar dari atas dari dari pasukan mereka mengatakan Kami tidak akan pernah beriman pada Risalah Nabi kalian melihat polakan tersebut tanpa menunggu waktu salah satu dari suku mustaliik utusan mereka menyebutkan kata-kata ini maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan pasukan muslimin untuk menyerang Bani mustaliq Subhanallah baru saja penyerangan terjadi kuasa Allah maka hampir seluruh tokoh-tokoh suku mustaliq terbunuh dan bendera perang mereka terjatuh karena Kejadian ini maka suku mustaliq yang tadinya jumlahnya lebih besar dari kaum muslimin bisa sampai 3 EMP kali lipat dari jumlah muslimin cuma 700 orang muslim mereka berjumlah kurang lebih 5000 6.000 orang dari pasukan perangnya belum sukunya mustalik itu sendiri yang cukup besar maka pada saat itu pun mereka kocar-kacir dan mereka banyak meninggalkan harta rampasan perang mereka Maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam seperti biasa ya tradisi perang dalam Islam sebagian pasukan muslim mengejar tawanan-tawanan yang sedang lari mereka nangkap semaksimal yang mereka bisa kemudian yang lainnya mengumpulkan harta benda yang berserakan di situ dan nanti dikumpulkan di hadapan Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Kemudian beliau yang akan mengaturnya nanti pembagian kepada pasukan muslimin kalau orang-orangnya tawanan perangnya ini dibagi kepada muslimin dengan tujuan bisa dibebasin dari tawanan tersebut atau keterbudakan bisa juga ya diperjual belikan juga bisa diajak islam Gitu kan ni Gu saya S Mas Islam dan kebanyakan tawanan perang di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam masuk Islam karena mereka melihat akhlaknya kaum muslimin sementara harta dibagi oleh pemimpin perang pada saat itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan sampai hari kiamat pun berlaku siapapun panglima perang dikumpulkan harta tersebut Lalu dibagikan rata kepada kaum muslimin dan kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam seluruh nabi-nabi telah terharamkan bagi mereka ganimah harta rampasan perang kecuali aku dihalalkan bagiku harta rampasan perang ya memang itu yang diambil dari kanca peperangan dari musuh adalah harta rampasan perang yang halal bagi kaum Mujahidin salah satu kisah yang Masyur yang banyak diangkat oleh ahli sejarah salah satu tawanan perang dari kaum wanita adalah juwairiah binti haritah ini haritah adalah kepala suku yang terbunuh pada saat itu maka juwairiah orang yang sangat bijak sebenarnya wanita yang sangat bijak dewasa dan dia tahu kalau ini berbahaya ya kalau seandainya dia tertawan kalau sama musuh-musuh selain muslimin tapi kalau sama muslimin dia tahu ini akan menjadi hal yang baik hal yang baik itu artinya bisa saja menikah dengan kaum muslimin bisa saja ee diberikan tempat tinggal yang layak sebagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan perlakukanlah para budak kalian dengan baik ya Makanlah berilah makan apa yang kalian makan berilah Pakaian apa yang kalian gunakan sampai thalhah bin Ubaidillah radhiallahu Anhu salah satu dari 10 sahabat yang jamin masuk surga itu kalau dia jalan didampingi oleh budak-budak yang dia beli di pasar Bajunya sama mereka sama semua kalau jalan sampai orang susah membedakan mana thhah bin Ubaidillah lalu di tengah jalan kemudian dia bebasin budak-budak tersebut kalau dalam kisah n setiap hari dibebasnya sekitar 36 orang dengan kalimat saya bebaskan kamu di jalan Allah saya bebaskan kamu di jalan Allah seperti itulah yang jelas juwairiah mendatangi pamit ya kepada pasukan muslimin untuk menemui Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka pada saat itu pun diizinkan untuk bertemu dengan Nabi Sallallahu alaih wasallam karena dia anak kepala suku dan pada saat dia mengatakan Ya Rasulullah dia belum masuk Islam Waktu itu saya ingin agar anda memberikan jaminan kepada saya artinya kalaupun saya jadi tawaran saya jadi tawanan Anda gitu karena dia anak kepala suku maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Baiklah saya menawarkan kepadamu satu hal kalau kau terima maka saya akan menikahimu pada saat itu eh juwairiah mengatakan penawaran apa itu Ya Rasulullah dia mengucapkan Rasulullah tapi dia belum belum beriman kata nabi sahui wasallam engkau masuk Islam ucapkan syahadat maka kau akan dapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan plus Saya akan menikahimu dan dalam perjalanan ini teman-teman sekalian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam biasanya tradisi beliau itu membawa salah satu dari istrinya dalam Safar Baik itu dengan cara beliau memilih secara langsung atau beliau mengundi nama-nama mereka Siapa yang ya namanya keluar maka beliau membawahnya Safar waktu itu kebetulan yang saafar adalah Aisyah radhiallahu anha dan ini nanti kita akan lurus banyak hal di antaranya banyaknya orang yang menukil Bahkan di kalangan para dai-di kesannya kalau Aisyah sekarang Antum hadir di sini apa yang Antum tangkap kalau dalam masalah rumah tangga Hah cemburuannya benar Enggak Hah sering dicerita Aisyah cemburu Aisyah cemburu betul enggak baik ini poin juga yang akan kita luruskan Insyaallah karena banyak orang salah paham mereka tidak mempertemukan antara riwayat-riwayat cemburunya Aisyah radhiallahu anha dengan riwayat-riwayat di mana beliau tidak cemburu bahkan beliau sangat dekat dengan para madunya gitu kan di sini teman-teman Sekalian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu juwairiah mengucapkan syahadat maka beliau menikahi dan menikahi juwairiyah di hadapan Aisyah pada saat itu di kemanya Aisyah dan tidak ada satupun riwayat yang menjelaskan Aisyah marah Aisyah begini bahkan riwayat sahih riwayat Bukhari Muslim waktu selesai pernikahan dan disebarkan berita Maaf disebarkan berita pada saat itu Nabi Sallallahu alaii wasallam akan menikahi juwairiah maka seluruh ya sahabat kumpul di dekat kemah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk mengucapkan doa dan selamat sebagaimana kita sudah tahu dalam Islam Kalau saudara kita muslim menikah kita datangin kalau kita B ucapkan doa ya barakallahu lakumarakaikumakumahair ya semoga Allah memberkahi buat kalian kedua berdua Dan Allah menambahkan berkahnya pada kalian berdua dan semoga kalian disatukan dalam kebaikan maka berkumpullah para sahabat pada saat itu dan Aisyah Ada apa kata aisyah dalam hadis kata beliau radhiallahu anha tidak ada wanita yang paling memuliakan kaumnya ini nabi lagi menikah dengan juwairiah perkataan Aisyah keluar Tidak ada wanita yang paling memuliakan kaumnya melebihi juwairiah apa alasannya kira-kira ternyata waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menikahi juwairiyah sahabat pada lihat juwairiah anak kepala suku seluruh suku juwairiah itu ya suku mustalik waktu itu jadi tawanan perang artinya jadi budaknya sahabat tapi para sahabat waktu melihat kejadian Nabi Sallallahu alaii wasallam menikahi juwairiah mereka semua sepakat mengatakan untuk menghormati kedudukan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kami bebaskan seluruh suku mustaliq enggak ada lagi budak jadi yang pegang harta rampasan perang dari individu ya orang-orang Ee mustalik maka tuannya ya muslim mususlim mengatakan saya bebaskan kamu karena Allah dan ini untuk penghormatan nabi Alaihi salatu Wasalam maka kata Aisyah tidak ada wanita yang paling memuliakan kaumnya melebihi juwairiah karena semua kaumnya terbebaskan daribudak keterbudakan Justru karena perbuatan dia ini semua bukti teman-teman sekalian kalau para istri Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mereka saling memuji dan menghormati dan bukan seperti yang banyak yang dinukil terutama tentang Aisyah radhiallahu anha seakan-akan beliau adalah yang Dikenang hanya kecemburuannya ada beberapa riwayat yang menyebutkan tentang cemburu Aisyah tetapi teman-teman sekalian bukan kita kalau Memahami sebuah hukum dalam dalil yang ada yang kita ambil adalah closing-nya ya penutupan daripada dalil itu hukumnya apa Jadi jangan sampai Antum membaca riwayat bacanya setengah-setengah bisa saja riwayat itu terhapus hukumnya dengan riwayat yang datang setelahnya atau memang yang sedang dititip beratkan adalah pesan terakhirnya itu penting sekali banyak orang mengambil sepotong-sepotong hadis misal contoh cemburunya Aisyah dengan Khadijah radhiallahu anhun ajmain suu waktu pernah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mendengar suara dua orang wanita mengucapkan salam di hadapan rumah beliau maka nabi Sallahu Ali wasallam buru-buru berdiri karena suara ini tidak asing maka dibukalah pintu lalu Nabi Sallallahu Ali wasallam menyambut dengan sangat hangat kedua wanita tersebut sudah berumur sudah sepu wanita ini dua-duanya lebih tua dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka nabi pun berkata kepada Aisyah wahai Aisyah Hormatilah tamu ini layani Aisyah pun radhiallahu anha tahu hukum Syari hukum agama kalau ada tamu teman-teman datang ke rumah maka tugas kita adalah melayani enggak ada yang lain Jadi enggak usah tanya kenapa datang keluarkan makanan keluarkan minuman banyak orang di antara kita masih depan pagar kenapa ya ini bakhil pelit kalau ada orang Salam Assalamualaikum Waalaikumsalam Silakan masuk duduk Gak usah tanya kenapa datang ambil makanan ambil minuman bahkan tradisi yang diajarkan dalam agama kita tidak bertanya lagi mau makan apa Mau minum apa apa yang ada keluarin gitu kan bertanya mau minum apa ini kadangkadang membuat orang jadi serba salah Baik tuan rumahnya kalau dia minta minuman yang tidak ada bagaimana jadi susah gu Oh Saya biasanya minum kopi tapi dari toraj terus gak ada Adanya kopi biasa akirnya minta maaf serba salah baik keluarkan apa yang ada gitu kan kalau kita punya minuman hangat minuman dingin kita keluarin dua-duanya nanti dia pilih Enggak ada masalah itu namanya Ikram Tam dan Aisyah tidak bertanya rad an kenapa Siapa enggak ngobrol saja dua wanita ini juga tidak memperkenalkan dirinya mereka ngobrol biasa saja secara umum setelah selesai pulang maka berkata Aisyah Ya Rasulullah radhiallahu anha siapa tadi dua orang itu begitu luar biasa anda menghormatinya kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang satu adiknya Khadijah yang satu lagi sahabat dekatnya Khadijah dulu di Makkah suka datang ke rumah kami H apa yang terjadi kira-kira akhwat kita kalau terjadi begini bagaimana ternyata dulu ini adik iparnya ini sahabat istrinya dulu Aisyah di sini cemburu ya Rasulullah Apakah Anda masih mengenang wanita Quraisy yang sudah keriput sudah masuk di kuburan sudah mati maksudnya Khadijah gitu kan Nah banyak orang menukil riwayat sampai di sini Itu kan Aisyah saja cemburu gitu jadi disalahgunakan ternyata ada closing hadis penutupan hadis maka kata nabi S wasam Wah Aisyah kau telah dan Allah sudah menggantikan untuk Anda orang yang lebih baik dari Quraisy maksudnya dirinya lebih muda masih hidup seperti itulah ya Apa kata nabi wasam wahai Aisyah tidak akan pernah ada yang mengalahkan menggantikan Khadijah gak ada dia beriman kepadaku di saat Manusia masih belum beriman poin artinya bahasa langsungnya kamu enggak punya itu yang kedua dia menolong dakwah ini agama ini dengan hartanya dia awal-awal Islam di Makkah masih susah Islam itu Khadijah menghabiskan hartanya untuk agama ini yang ketiga Allah mengaruniakan Aku anak darinya ada enam orang anak dari Khadijah gitu kan jadi akhwat kita kalau nikah sama duda misalnya kemudian dia lagi hidangkan makan lalu mungkin mungkin suaminya bilang D Saya pernah kalau saya dulu waktu di rumah tangga saya yang pertama saya pernah makan begini caranya Jangan tersinggung itu kan masa lalunya orang dia bisa menceritakannya ya kalau mau tidak punya masa lalu maka menikah sama tembok susah orang punya masa lalu saya pernah Begini saya pernah walaupun aib kita aib kita enggak boleh diceritain sebenarnya kita enggak perlu secara khusus dulu saya pernah B dulu saya suka pacaran giniini gak gak usah dicerita itu Tapi kalau orang menceritakan tentang mungkin makanan favoritnya Mungkin tempat rekreasi yang pernah dia datang biasa saja bukan tempatnya cemburu di situ gitu kan apa yang terjadi pada saat Nabi Sallallahu alaih wasallam Sebutkan ini Aisyah terdiam dan minta maaf ini poinnya di sini diam dan minta maafnya bukan cemburuhnya bisa ditangkap ini ya karena ini banyak orang menjelikkkan Ais an dalam poin ini dan Kenapa kita fokus poin ini teman-teman sekalian karena memang ini pelajaran besar nanti akan ada kisah ifq dari perang badi mustali ini di sinilah terjadi kisah fitnahnya Aisyah berzina dengan Safwan yang disebarkan oleh Kepala munafikin Abdullah bin Abi salul juga ada riwayat yang lain pernah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jadi Aisyah ini memiliki fisik yang dekat sekali dengan Aisyah maksudnya mungkin kecantikan ya itu ada Sofiah sfiah radhiallahu anha turunan Yahudi ini memiliki kan fisik dan Aisyah cemburu dengan sfiah kadang-kadang Sofiah ini mendatangi rumah nabi rumah Aisyah pada saat nabi sedang di situ dan Aisyah tidak suka itu maunya Kalau giliran saya jangan datang seperti itulah pernah terjadi sfiah datang niatnya baik membawa makanan supaya nabi sama Aisyah makan tapi Aisyah salah paham rupanya dipikir orang ini sudah waktu saya masih mau datang lagi seperti itulah terbawa dengan arus itu maka Sofiah pun pulang lalu kata Aisyah Ya Rasulullah kenapa Anda begitu perhatian dengan wanita pendek itu Kara rupanya poster tubuh Aisyah sama Sofia sama-sama gitu ya wanita pendek dan gemuk lagi seperti itulah maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini banyak diangkat bahkan oleh para Dai kita dulu Aisyah cemburu sama sfiah gitu tapi tidak tidak menutup dengan closing hadis targetnya hukumnya di situ kata Nabi Sallallahu alaii wasallam wahai Aisyah sungguh kau telah mengucapkan kalimat kalau ditaruh kalimatmu itu di lautan ngusak lautan itu artinya apa dosamu besar sekali ngucapin kalimat itu apa yang terjadi Aisyah minta maaf ini poinnya adalah Aisyah minta maaf artinya hukum rentetan cemburu seperti ini Enggak boleh gitu loh Kenapa kita titik berakan ini teman-teman sekalian karena banyak orang salah paham semua dicemburui Cemburu itu hanya boleh kalau terjadi pelanggaran agama saja kalau pasangan kita berhubungan sama lawan jenis ya tidak menutup aurat Antum mungkin pernah dengar laki-laki yang dayus ya dayus artinya laki-laki yang tidak cemburu dengan pelanggaran agama yang terjadi pada istrinya Nah itu wajar cemburu di situ dia sup sekali semua laki-laki ditegur siapa atau semua perempuan dia tegur siapa kalau suaminya Jadi segala macam perbuatan di ini cemburu seperti banyak orang duduk berdua suami istri nonton film porno enggak ada kecemburuannya bagaimana dia biarkan pasangannya lihat film itu lihat auratnya orang lain di sini saatnya orang cemburu gitu kan Tapi jangan cemburu teman-teman sama mertua sekarang istri kita mau ketemu sama orang tuanya atau suami kita mau ketemu sama sama orang tuanya kalau orang tua kamu kamu dahulukan kalau saya tidak loh Itu orang tuanya Bagaimana caranya dihapus nasabnya Hah Bisa kita hapus nama ibu nama ayahnya kan enggak mungkin kalauun lu sokong dia dukung dia supaya dia ketemu sama orang tuanya berbakti gitu kan walaupun posisi kita laki-laki misalnya Lebih didahulkan Dari orang tuanya tapi tidak boleh egois gitu kan ada orang cemburu sama anaknya sendiri ya kadang karena mungkin istrinya sibuk nyusuin anak gendong anak kau kalau anak perhatian kalau saya enggak loh Itu siapa itu yang disusui anakmu itu spermamu itu gitu kan Gimana caranya cemburu sama anak atau mungkin seorang ayah begitu pulang kerja anak-anaknya pada ngumpul mungkin teman-teman yang punya anak sering merasakan saya kadang-kadang begitu pulang ke rumah anak-anak lagi pada ngumpul ingin minta main nah kadang-kadang kita harus main dengan mereka gitu kan pernah istri saya bilang kalau anak-anak diperhatikan kalau saya enggak padahal saya baru masuk rumah Ini kan loh ini siapa ini yang di depan saya ini anak-anakmu ini enggak adaong ini salah cemburunya bukan di situ Biarin dikasih haknya ya ini kalau dibiarkan maka cemburu ini berbahaya ditunggangi oleh setan bahkan tembok pun tempat pasangan kita berdiri bisa kita cemburui kenapa berdiri di di tembok itu kenapa berdiri dekat mobil itu ya mungkin kalau sendalnya hilang di masjid dikasih sendal lain kenapa pakai sendal itu semuanya dicemburui bahaya ini ha kalau tidak terkontrol jadi cemburu hanya pada pelanggaran agama saja kalau tidak enggak usah cemburu enggak ada gunanya Jangan Anggap Cemburu itu berarti simbol cinta Ah ada hubungannya ya sama sekali Enggak dia bumbu saja yang menghiasi kelengkapan hidup kita bukan semuanya ada orang begitu penyakit semua hidupnya sepanjang hidupnya cemburu terus ya ini enggak bisa ini gak boleh sama sekali ini perlu digaris bawahi tentu cukup banyak sekali tentu cukup banyak sekali hadis-hadis yang berhubungan dengan masalah cemburunya Aisyah radhiallahu anha tetapi yang kita lihat adalah closing-closing hadisnya kemudian Aisyah sempat bertanya kepada juwairiah setelah akad nikah Aisyah bertanya bicara dengan sangat santun Apa yang membuatmu sangat cepat menerima Islam Jadi bukan Aisyah tanya Kenapa kau mau menikah dengan nabi Enggak Yang ditanya apa yang membuatmu begitu cepat menerima Islam Jadi pertanyaan masalah keimanan ini apa kata juwairiah sebelum kejadian penyerangan ini wahai Aisyah dan maaf sebelum terjadi penyerangan dan peperangan ini sungguh aku telah melihat 3 hari sebelumnya sebuah mimpi ada cahaya yang keluar dari Madinah dari kota Madinah menuju ke pemukiman sukuku dan masuk dalam kamarku dan aku mentakwilkannya adalah Muhammad maka pada saat pasukan muslimin datang dan aku mendengar ini adalah seorang nabi maka aku mengetahui ini adalah kebaikan bagiku maka pada saat aku ditawarkan Islam itu sudah Kemenangan sudah kebaikan ditawarkan lagi n dengan nabi ini sebuah kemuliaan maka itu sebabnya aku menerima maka pada saat itu teman-teman sekalian seluruh mustalik suku mustalik dibebaskan dari keterbudakan dan mereka akhirnya Semuanya masuk Islam juga gara-gara itu dan ini kemuliaan kata para ulama juwairiah panen pahala pembebasan sukunya dan juga panen pahala keislaman mereka ya saat perjalanan menuju ke Madinah teman-teman sekalian Aisyah R berada di sebuah gerandah juwairiah di sebuah gerandah dan kalau pasukan istirahat maka ditancapkanlah kemah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dua kemah beliau pribadi dan kemah istrinya kalau beliau membawa lebih dari satu istri beliau meletakkan satu kemah di sebelahnya dan siapa yang punya giliran untuk melayani Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari makanan minuman Menemani tidur malam biologis segala macam itu masuk ke kemah nabi alaihiatu wasalam jadi juiriah sama Aisyah satu kemah dan Nabi Sallallahu alhi wasallam kemah sendiri ya seperti itulah dan Selama perjalanan Aisyah menceritakan semua kepribadian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya makanan kesukaan nabi warna kesukaan nabi kata-kata yang harusnya diucapkan sebagai istri Nabi gitu kan semua Diucapkan oleh Aisyah dan mengajarkan kepada juwairiah supaya dia bisa menjadi seperti Aisyah Coba bayangkan Mulianya pernah enggak ada orang yang angkat seperti ini kan yang diangkat selalu saya katakan tadi cemburu dan cemburu akhirnya Jadi kesannya bagian daripada syariat itu cemburu apalagi Cemburu Buta itu enggak benar pada saat itu teman-teman sekalian ada kejadian jadi jalanlah pasukan cukup jauh Bani mustaliq ke Madinah ini mungkin memakan waktu sekitar 7 sampai 8 hari perjalanan pada saat itu ya jadi setiap mau istirahat malam mampir istirahat lagi jalan lagi besok paginya begitulah kurang lebih setelah perjalanan 3 hari dari masaliq menuju ke Madinah ada kejadian kecil terjadi rupanya budak Umar Bin Khattab Umar Bin Khattab punya budak dari Madinah dibawa namanya Jahja Jahja ini teman-teman sekalian dibawa oleh Umar Bin Khattab untuk berjihad tapi dia masih dalam kondisi Bud belum dibebasin oleh Umar muslim ya Dia masuk islam rupanya pergi ke saluran sungai ada air mengalir kali kecil mengambil air dengan tujuan ingin membawakan untuk Umar Bin Khattab Rupanya dia waktu ambil air di sebelahnya ada budak orang Ansar namanya Sanan atau Sinan ya rupanya entah apa yang terjadi kalau dalam buku-buku sejarah cuma diringkaskan terjadi cekcok mungkin yang satu lagi bercanda siramin air temannya ributlah dua orang ini tiba-tiba dan ributnya itu bukan hanya sekedar ribut mulut ya tapi ribut si Jahja tiba-tiba menghenuskan pedangnya kayak ingin menyerang si Sinan ini atau Sanan ini waktu itu dia berteriak si jahjaah wahai Muhajirin tolonglah aku lalu kemudian Sanan ini atau Sinan melihat ini dia juga henuskan pedang lalu dia mengatakan wahai Ansar tolonglah aku gitu kan kalimat ini perlu Kita bedakan teman-teman sekalian kalau dalam masjid seperti ini kondisi Alhamdulillah lagi tenang lagi tentram jiwa di rumahnya Allah mendengarkan ilmu beda kalau misalnya ada orang tiba-tiba datang menghenuskan pedang mungkin semua masesjid Tenangkan dia Kenapa Ada apa kan gitu Tapi kalau dikanca peperangan Bagaimana keadaannya orang emosinya masih ada baru selesai peperangan kan gitu tiba-tiba di belakang jahj Ini berkumpul banyak orang Muhajirin dan juga di belakang Sinan berkumpul orang-orang Ansar semuanya hanuskan pedang dan Ini masalah ini saya pernah kasih contoh kalau misalnya lima orang jalan di satu sisi jalan lima orang yang lain jalan di sisi yang lainnya kemudian teman-teman sekalian ada satu orang dari sini lempar batu ke sana berantem gak kira-kira kalau satu orang lagi berantem emosi itu kita pisahin aja susahnya luar biasa Bagaimana kalau lima orang Bagaimana kalau 10 orang Bagaimana kalau dasarnya Memang mereka lagi keluar siap jiwanya untuk berperang ini bahaya nih masalah besar maka pada saat itu pun ada satu orang sahabat melihat ini bahaya kalau dibiarkan dia langsung lari ke Kem Nabi Sallallahu wasam dan mengatakan Ya Rasulullah telah terjadi begini dan begitu maka nabi S wasam pun bergegas memakai bajunya lalu datang ke sana Lalu mengeluarkan Sabda yang masyhur ya dalam hadis sahih Beliau mengatakan a jahili Apakah masih ada seruan-seruan jahiliah seperti ini sementara aku di tengah-tengah kalian sudah ada nabi diutus gitu kan masih ada rasisme masih ada mengatakan Ayo Muhajirin Ayo Ansar Pah kalian semua sudah disatukan dalam naungan islamaha mumtinah tinggalkan segera fanatisme seperti ini rasisme seperti ini saya orang Bugis saya orang Makassar saya orang Arab saya orang ini Oh itu enggak ada dalam Islam selesai ini cuma warna kehidupan ya kan gitu seperti bayangkan kalau Allah cuma ciptakan ikan saja satu jenis enggak ada makanan lain kira-kira Antum bosan enggak Allah ciptakan ikan jutaan jenis macam-macam jumlahnya enggak pernah habis ada juga hewan darat ada serangga kecil dari serangga kecil sampai hewan yang besar beragam maacam bentuknya ragamnya ya Luar biasa tumbuh-tumbuhan kalau Allah cuma kasih satu jenis buah anggur saja enggak ada buah lain akan satu warna saja tapi Allah buat dengan kemahasempurnaannya buah-buahannya banyak ada pilihan lalu dibuat juga ada musimnya supaya tidak jenuh kan begitu variasi begitu juga kita manusia di dibedain Allah ciptakan paras wajahnya beda-beda bentuk alisnya beda-beda matanya bahasanya ya makanan khasnya gitu kan Oh makanan khas daerah ini begini yang penting konsepnya Islam datang umum halal enggak boleh ada haramnya boleh makan gitu kan seperti itulah Nah itu variasi kehidupan tidak boleh kita fanatisme makanya dalam saf salat mau Arab mau Bule mau hitam dari Afrika mau tukang sampah mau presiden sama dan haram hukumnya memindahkan seorang muslim dari tempat duduknya enggak boleh ya mentang-metang karena ini datang disuruh pindah enggak bisa kecuali dasarnya orang itu dudukin tempatnya orang yang sudah harus duduk di situ misalnya kayak pengurus Masjid misalnya blok di belakang Imam untuk muadzinnya untuk khatibnya itu gak boleh memang kita kita masuk wajar karena juga ada hukum syariat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan semestinya yang ada di belakangku Maksudnya di belakang Imam adalah orang yang paling benar bacaannya paling layak untuk menggantikan imam Kalau terjadi uzur-uzur Syari dan enggak boleh kita nyelonong memang di sana tapi kalau tempat umumnya masjid enggak boleh dipindahin kecuali dengan izinnya dan itu ada disebutkan dalam oleh para ulama dalam bab-bab ee adab majelis kan gitu jadi teman-teman sekalian ini pelajaran yang luar biasa Bagaimana dalam Islam tidak ada rasisme enggak ada lagi dari kesukuan kita Bugis Makassar Jawa apalah Kalimantan Dayak segala macam ini adalah ragam suku Allah yang buat itu bukan untuk fanatisme tapi untuk menunjukkan kemahasempurnaannya Allah kalau Allah mampu membuat kita di Indonesia ada ribuan bahasa ya kalau yang Saya pernah baca di sebuah tulisan itu ada 6.000 bahasa ya beragam macam bahasa daerah yang ada dari kampung ke kampung saya pernah masuk di Irian dari ke desa ini ke desa sebelah bahasanya sudah beda gitu kan jadi memang itu kekuasaan Allah subhanahu wa taala kadang-kadang kita cuma bisa melongo melihat bahasa orang ini kok bisa saling mengerti dia ngomong apa ya sebagaimana kita kalau ngomong seperti ini sekarang mungkin orang-orang yang tidak ngerti bahasa Indonesia bingung apa yang dibilang sama orang-orang ini tiba-tiba ada ketawa tiba-tiba serius tiba-tiba kuasa Allah makanya Allah mengatakan pada poster tubuh kita pada paras wajah pada beragam bahasa ini adalah tanda-tanda kebesaran sama Pencipta Allah ini penting Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu itu marah sekali dan akhirnya berhasil membubarkan sahabat tinggalkan sekarang juga kalau gak kalian akan hancur da mumtinah ini perusak kalian maka akhirnya para sahabat tadi tiba-tiba seperti orang yang baru engah karena terbawa emosi saling berpelukan satu sama yang lain gitu kan rupanya di dalam pasukan nabi sallallahui wasallam ada pimpinan orang munafik Abdullah bin Ubay bin salul Abdullah bin Ubay bin salul ini memang dia selalu Subhanallah mencari celah di mana bisa disebut keburukannya umat Islam apa saja apalagi kalau berhubungan dengan nabi alaihiatu wasalam gitu kan dia sudah lama ini cari-cari apa saja kesalahan nabi apa saya kesalahan muslimin dan ini ciri orang munafik ada ciri orang munafik yang besar ada ciri orang munafik kecil ciri besar ciri kecil Kalau ciri kecilnya itu seperti yang hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ci orang munafik kalau dia berbicara dia berdusta kalau dia diberikan amanah dia khianat ya kalau dia berjanji maka dia pungkiri ini ciri kecilnya artinya kalau antum punya salah satu ciri ini bisa membawa kepada munafik yang besar ciri munafik yang besar teman-teman sekalian memang betul-betul benci Islam gampang dikenali karena kalau Allah bilang haram dia bilang halal Allah bilang halal dia bilang haram dibalik bolak-balikan di Indonesia banyak contoh-contohnya Allah suruh pakai jilbab enggak enggak usah pakai jilbab Quran sudah sempurna enggak butuh direvisi otakmu yang mau direvisi itu perlu kita ganti tidak sesuai dengan zaman bukan tulisan saya loh perkataannya Allah mau direvisi otaknya mesti direvisi nih ya dan beragam macam hal Allah bilang tidak boleh nikah lintas agama boleh nikah lintas agama ngawur semuanya gitu kan Ini ciri munafik nyata begitulah di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam apa yang Nabi sebutin digerogotin Cari Mas Sal harus berbeda gitu kan Nabi bilang jihad Oh panas Ada orang datang nyumbang Riya digituin itu di zaman nabi itu ada yang keluar mau pergi berperang ah enggak mungkin kau bisa menang badanmu begitu kecilnya jadi sengaja meredam muslimin waktu perang uhud kan begitu 1000 orang keluar 300 munafik begitu sudah Dib di Kanca peperangan sengaja Abdullah bin Ubai ini menarik 300 pasukannya untuk menjatuhkan mentalnya para sahabat begitu jahatnya mereka dan ini lebih jahat daripada orang kafir yang nyata karena orang kafir jelas-jelas Oh ini agamanya Nasrani Yahudi kita tahu ini orang kafir gitu kan Maka kalau berperang Ya sudah nyata ini orang munafik enggak berwajah kita ya memakai pakaian kita masuk di masjid kita dan nanti teman-teman sekalian dalam Sirah Nabawi yang terutama penutupan nanti ya setelah pembebasan kota Makkah Setelah Perang Tabuk Allah subhanahu wa taala membongkar habis-habisan masalah orang munafik dan harus kita tahu karena memang berbahaya mereka itu di antinya Saya sudah kasih ciri induknya selalu mencari celah di mana Islam itu harus ditinggalkan Islam itu harus begini Islam itu harus begini dan seterusnya diganti merekau mengganti agama Allah subhanahu wa taala rupanya Abdullah bin Abi salul dari dari salah satu dari sekian banyak keburukannya ini dan memang dia pimpinan orang munafik di zaman Nabi Sallallahu Al wasallam yang Allah turunkan dalam al-qur'an jangan kau pernah salat jangan pernah kau istigfar dan mensalati orang munafik nah ini maksudnya adalah Abdullah bin Abi salul waktu dia meninggal Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sempat salat karena kasih sayangnya beliau Pada umatnya sebenarnya tapi Allah larang itu ada bahasan nanti Insyaallah pembebasan kota Makkah yang jelas teman-teman sekalian pada saat itu Abdullah bin Abi salul duduk sama orang-orang munafik di kemahnya dan dia dengar dia tidak hadir dia dengar ternyata Jahja orang Muhajir dari Makkah budaknya Umar Bin Khattab Sinan tadi budaknya orang Ansar dia orang dia orang Madinah ini ya bergabung sama Ansar dari suku khazraj maka dia bilang apakah mereka orang-orang Muhajirin telah melakukannya berani mau perang lawan kita gitu kan sengaja dihdupkan itu fanatisme lagi kembali nabi kan tadi sudah larang Ya Abdullah hidupkan lagi di kemahnya sungguh mereka telah mendatangi kami meninggali Negeri mereka eh maaf Sungguh mereka telah mendatangi kami meninggali meninggali negeri kami maksud saya tinggal di negeri kami demi Allah mereka adalah perampas harta-harta dari Quraisy dan akan merusak kalian n padahal masalahnya sudah selesai nih Sudah diclose oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam enggak boleh haram dalam Islam rasisme ya tinggalin dia hidupkan kembali Dia lagi membakar orang-orang di sekitarnya lalu kemudian merusak keadaan kalian sekarang kalian akhirnya tidak berkuasa semaksimal di Madinah ini orang-orang haajir yang berkuasa perumpamaan mereka seperti pepatah yang berbunyi gemukkan anjingmu maka ia akan memakanmu ini kalimat berat dalamat bahasa Arab ya Jadi biasanya orang kalau Benci sekali sama orang lain maka dia mengucapkan kalimat ini gemukkan anjingmu maka dia akan memakanmu Ya seperti itulah artinya dia kalau bahasa langsungnya gini Muhajir itu adalah anjing-anjing yang datang dari Makkah mengambil harta kalian dan kalian gemukkan sekarang mereka mau menguasai kita itu bahasa yang kasar sekali ya lalu kata Abdullah kepada orang-orang Madinah yang ada di sekitarnya yang memang kena penyakit nifak seperti dia kalian yang telah menyebabkan semua ini karena kalian telah membukakan diri kalian harta juga tempat tinggal kalian untuk mereka demi Allah kalau kalian menghentikan itu pastilah mereka tidak akan pernah kurang ajar pada kalian saat kita tiba di Madinah nanti pastilah kaum kita hazraj suku hazraj sukunya Abdullah bin Ubay bin salul ini akan mengeluarkan dari Madinah yang lemah-lemah itu maksudnya para Muhajir irin kalianlah yang telah memberikan mereka para Muhajirin tempat tinggal zakat dan sedekah kalian dan kasih sayang kalian Bila kalian tahan semua itu maka pasti mereka akan pergi dari negeri kalian jadi Abdullah ini sebenarnya memang dia sengaja mencari apa yang bisa memecahkan umat Islam membuat masalah ya seperti itulah maksud Abdullah adalah dia ingin mengajak agar Muhajirin pada saat tiba di Madinah diusir semua dan terjadi peperangan pengusiran masal gak ada lagi masalah nama Islam Iman ukhuwah enggak ada itu Ya seperti itulah dan ternyata orang-orang di sekitarnya itu pada bilang benar benar orang-orang munafik ini mereka ribut di kemah itu jumlahnya banyak jumlahnya bisa ratusan orang g kan kebetulan pada saat itu ada satu orang dari suku khazraj dari sukunya Abdullah bin ubbais salul tentu suku khazraj ini tidak semuanya munafik ya tapi Abdullah bin Ubay ini dari suku khazraj dari pengikutnya dia yang yang munafik ini ada banyak di situ Ya ada Ada Dari khazraj ada dari aus bercampur Baur tapi jumlahnya mereka ratusan orang ada di majelis itu kebetulan dari suku khazraj bukan orang munafik umurnya masih 16 tahun namanya Zaid IBN arqad radhiallahu Anhu Zaid IBN arqad radhiallahu Anhu ini teman-teman sekalian adalah anak yang masih muda tapi iman tertanam dalam hatinya waktu dia dengar itu dan yel-yel fanatisme di khemah Abdullah sudah mulai hidup gitu kan dia tahu ini bahaya umur 16 tahun loh maka dia pun segera menemui Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan menceritakan semuanya pada saat di sisi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu ada Umar Bin Khattab ada Abu Bakar ada sahabat-sahabat nabi yang mulia karena semuanya ikut berperang pada saat itu pada saat Umar Bin Khattab Dengar langsung dia mengatakan Ya Rasulullah sambil huskan pedang Izinkan aku memenggal lehernya Abdullah karena sesungguhnya dia telah melakukan kemunafikan gitu kan Kenapa Anda bahasanya Kenapa Anda sudah redam rasisme tadi ya fanatisme itu dia hidupkan kembali dibunuh aja orang ini dan ini sekaligus jawaban teman-teman sekalian kita tidak boleh tergesa-gesa ada juga anak-anak muda muslim sekarang karena tergesa-gesa munafik penggal saja munafik penggal saja Ini penggal-penggal dari mana Nanti di Kanca peperangan lawan orang kafir musuh depan mata Nah itu penggal e di negeri aman Alhamdulillah seperti Indonesia enggak ada penggal-penggalan nih ya enggak ada hubungannya sama sekali dan lihat Bagaimana muamalahnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam apa kata nabi tidak wahai Umar jangan sampai orang-orang berbicara bahwa Muhammad membunuh sahabatnya Apa makna kalimat ini teman-teman Nabi Sallallahu Al wasallam menutup semua celah fitnah atau apapun yang bisa membuat nama beliau dan Islam ini rusak dan itu penting celah-celah seperti ini jangan jangan kita sengaja menjurumuskan diri kita pada sesuatu yang membuat orang bisa memfitnah kita kalau sudah terjadi kita sabar Kalau masih ingat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam sebuah riwayat waktu beliau lagi iktikaf di Ramadan di masjid didatangi oleh salah satu istri beliau Sofiah radhiallahu anha membawa makanan ngunjungi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tentu kalau orang lagi iktikaf tidak boleh berhubungan biologis sama istrinya tapi bertemu boleh waktu mau pulang karena sudah malam dan gelap Madinah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam temani sfiah pulang dan di sini keluar sebuah hukum orang iktikaf boleh keluar kalau dia hajat yang penting baru dia kembali lagi termasuk mengantar istrinya khawatir istrinya kena fitnah atau apa saja waktu lagi pulang ke rumah ternyata ada dua orang Ansar jalan buru-buru ini cuma tambahan kisah ya nanti kita kembali ke bahasan kita waktu jalan buru-buru ingin melewati nabi sallallahui wasallam kesannya kedua orang ini mau tahu Nabi jalan sama siapa nih malam-malam maka lewatlah dua orang Ansar Ini kata nabi su Ali wasallamum pelan-pelan aja in huyai ini yang bersama saya Sofiah binti huyai artinya yang sama saya istriku gak usah khawatir padahal dua orang ini tidak sedang bertanya tapi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menutup pintu fitnah itu kata mereka Subhanallah ya mahas suci Allah masa kami curiga sama anda Ya Rasulullah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketahuilah setan mengalir di tubuh anak anak Adam bersama dengan mengalirnya darah Artinya kita bilang auzubillah syaitanirraajim pergi sepupunya datang datang azubillyaitanirraajim pamannya datang yang itu mati tadi tapi ini datang lagi goda kita Makanya kalau antum baca sekali oh Kenapa masih digoda sama setannya karena banyak yang datang sepupunya banyak sukunya banyak gitu kan datang semua maka keluarlah hadis tadi sesungguhnya setan lari mengalir di dalam tubuh manusia sebagaimana mengalirnya darah Bagaimana darah luar biasa mengalir dari otak ke kaki ke tubuh kita ini semua begitu setan dalam tubuh kita nonstop tapi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menutup pintu fitnah itu gitu kan ini penting ada orang sengaja jerumuskan dirinya pada fitnah sengaja mau supaya hebo orang-orang pada menilai dia negatif gitu kan Tapi kalau kita sudah difitnah oleh orang lain atau dihina itu berarti butuh kesabaran nanti kita lihat Bagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sabar pada saat difitnahnya istrinya berzina dengan Safwan Aisyah radhiallahu anhum ajmain ini pelajaran juga kita ambil dan saya sudah pernah bilang teman-teman sekalian di awal kita bahas sirah Tujuan kita bukan menyelesaikan tapi mengambil pelajaran-pelajaran em dari sirah itu diantaranya seperti ini Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada saat itu mencium baunya bau bahaynya Ya maksudnya mencium bahayanya statementnya Abdullah bin Abi salul ini bin Ubay ini maka beliau Sallallahu alhi wasallam segera menyuruh pasukan bergerak silakan bergerak sekarang padahal waktu itu teman-teman sekalian sudah menjelang magrib biasanya tradisi nabi sah wasallam sudah menjalang Magrib suruh pasang kemah-kemah suruh pada istirahat semua besok pagi baru jalan lagi karena sekarang bukan menyerang musuh tapi sedang pulang sudah menang gitu kan maka butuh istirahat butuh menedangkan jiwa tapi pada saat itu tidak Menjelang magrib nabi suruh jalan bergerak semua kaus pasukan muslimin bingung kenapa kok Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam suruh jalan gak biasanya ini dan ini cara Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu itu teman-teman sekalian Bagaimana meredam fitnah dan ini bahaya sekali apalagi fitnah dari lisan seseorang ya kalau dia ucapkan Si Fulan begini Si Fulan begini ini bahaya ya Harus diredam ya salah satu yang Nabi Sallallahu wasallam lakukan adalah memerintahkan semua pasukan jalan dan tidak berhenti kecuali pertengahan malam kalau kita sekarang pertengah malam mungkin sudah jam . malam baru berhenti gitu kan paraada saat itu teman-teman sekalian jam 00 malam kalau kita sekarang ditancapkan kemah-kemah disuruh istirahat oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam orang sudah pada letih tidur akhirnya jadi enggak ada waktu menyebarin gosip itu kata tadi ini bahaya ya karena Abdullah sudah mengatakan dan sudah ada yel-yel kekufuran di dalam kemah itu apakah itu anjing-anjing dari Makkah begitu loh mau menyusahkan kita mengambil harta kita segala macam dia mau hidupkan itu nanti kalau tiba di Madinah kita pasti usir mereka ini bahaya sekali usaid IBN hudir radhiallahu Anhu usaid bbin khudir ini salah satu dari suku aus ya jadi Ansar ada dua ada khazraj ada aus beliau melihat ada keganjilan maka beliau pun segera menemui Nabi Sallallahu Alaihi wasam waktu pasukan sudah mulai istirahat lalu berkata Wahai utusan Allah sungguh kita telah berjalan di waktu yang tidak Biasanya kita berjalan Ada apa wahai utusan Allah lalu kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Apakah belum sampai padamu Apa yang diucapkan oleh Abdullah bin Ubay dia bilang belum Ya Rasulullah saya enggak tahu apa-apa nih ya maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memberitakan semua pernyataan Abdullah kepada usaid maka usaid pun marah sekali karena usaid salah satu pemimpin suku AUD aus dan khazraj ini dua suku yang terkenal besar dan akhirnya jadi Ansar dulu sebel sebelum Islam datang mereka ini selalu berperang ya dan ditunggangi oleh orang-orang Yahudi sebagian Yahudi membiayai aus sebagian Yahudi membaya khazraj supaya perang dan Allah sebutkan dalam al-quran tentang masalah peperangan mereka ya Yang jelas teman-teman sekalian setelah islaman Mereka bersaudara maka usaid marah juga kepala ada yang melakukan seperti ini wahai utusan Allah selalu bahasanya mirip Umar Izinkan aku penggal lehernya Bunuh aja bahasa penggal leher maksudnya Bunuh saja ya Rasulullah supaya selesai kisahnya orang ini kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam enggak usah tidak usah dibunuh Biarin aja gitu kan dibiarin dan ternyata Subhanallah ini penting juga teman-teman sekalian dalam menghadapi fitnah kita perlu menyampaikan kalau misalnya ada orang bertanya sampaikan tapi tidak usah kita habiskan umur kita di situ kalau kita dalam keada dan benar tidak usah pusingin nanti dia akan cair sendiri dengan berjalannya waktu tapi setiap ungkapan setiap perbuatan sudah dilakukan pasti ada efek-efeknya enggak masalah itu sudah cobaan yang datang bisa dipahami ini hah cuma dua orang yang ngangguk-ngangguk yang ribuan ini allahuam Baiklah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sudah enggak usah biarin aja ya biarin saja dia kita berbuat baik semampunya kata nabi na Sallallahu Al wasallam artinya kalau ada yang bertanya baru kita jawab kalau enggak enggak usah jadi Biarin dia nanti Karena tujuan Abdullah bin Ubai atau siapapun yang mau menyebarkan fitnah tujuannya dia adalah memanas-manasi suasana jadi kalau kita kepancing maka akan Terjadilah apa yang dia inginkan tapi kalau kita cuek kita enggak pedulikan ada orang yang fitnah di kantor misalnya kita selama tidak ya sudah ada yang nanya Enggak kok saya enggak lakukan Sudah selesai kan ada buktinya Mana buktinya gak ada ya sudah nanti akhirnya redam sendiri orang akan bisa menilai karena orang ini nanti kalau tidak tidak tidak berhasil dia akan coba membuat Fitnah lebih besar dar ini nanti akan lebih menyusahkan dia sebenarnya seperti itulah kurang lebih menghadapi fitnah itu selama 3 hari teman-teman sekalian ke depan berturut-turut pasukan dalam perjalanan dan mereka hanya istirahat untuk salat saja makan pun disuruh Nabi Sallallahu alaii wasallam di atas kuda dan unta mereka biasanya duduk makan ramai-ramai istirahat ini enggak turun salat ya langsung iqamah di jamak qasar kena musafir naik lagi di kuda dan unta jalan tengah malam baru istirahat 3 hari begitu selama 3 hari maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan pasukan pada saat itu di hari ketiganya untuk istirahat gitu kan dan mereka karena sangat Leti hannya mereka tertidur ya pada saat pasukan sudah mendekati Madinah Ya sudah mendekati Madinah kurang lebih perjalanan tinggal satu hari lagi untuk sampai di Madinah ada anaknya Abdullah bin Ubay bin salul anaknya dia bernama Abdullah juga dia namakan anaknya Abdullah tapi beda Abdullah si Ayah munafik Abdullah si anak Mukmin beda ini ini terkenal sekali dalam kisah sahabat sampai ada yang mengistilakan dengan Abdullah mukmin dan Abdullah kafir padahal ini anak sama ayah Abdullah bin Abdullah bin Ubay Bin salul ini si anak mendatangi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu berkata Wahai utusan Allah telah sampai padaku apa yang dikatakan oleh Ayahku dia dengar maka demi Allah ya aku memohon atas nama Allah kepada anda ya demi Allah yang jiwaku dalam genggamannya aku tidak akan membiarkan Ayahku menghina anda Dan izinkanlah Ya Rasulullah Kalau anda ingin membunuhnya Izinkan aku yang membunuhnya jangan orang lain karena ya Rasulullah Kalau Anda menyuruh orang lain membunuhnya maka bisa saja aku terbawa dengan emosiku dan aku membunuh muslim tapi kalau anda menyuruh aku yang membunuhnya maka itu adalah bagian daripada keimanan ini si anak mau bunuh ayahnya kalau perintah Allah dan rasulnya saya akan bunuh gitu kan lalu kemudian kata dia demi Allah Ya Rasulullah sungguh tidak ada satuun dari suku khazraj yang berbakti pada ayahnya sebagaimana aku berbakti pada Ayahku satu sukuku semua yang paling Bakti sama ayahnya aku walaupun aku tahu Ayahku munafik tapi Agama menyuruh aku berbakti selama bukan pelanggaran agama aku lakukan dan aku sangat khawatir bila orang lain membunuhnya maka kau akan marah dan akhirnya aku membunuh seorang Muslim dan aku masuk neraka dengan itu maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak perlu wahai Abdullah engak perlu kau bunuh ayahmu Kami tetap akan berbuat baik padanya dan memaafkan bila dia minta maaf selama dia hidup jadi ternyata respon Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini sampai kepada telinganya Abdullah bin Abi Ubay Bin salud jadi memang dia tujuannya untuk memancing nabi pun emosi gitu kan akhirnya suku sama suku berperang dan seterusnya dia kaget nabi malah mengatakan kalau dia minta maaf kami maemaafkan dan tidak usah dia sudah dengar ada beberapa sahabat mau bunuh dia sampai di telinganya tapi nabi Sallahu Alaihi Wasallam lelarang Jangan nanti orang-orang mengatakan Muhammad membunuh teman-temannya jadi fitnahnya dia teredam sebenarnya Ternyata teman-teman sekalian dalam perjalanan ini waktu lagi istirahat ini ada kejadian lain terjadi Aisyah radhiallahu anha yang ada di gerandahnya dia pada saat kemah sudah mulai diangkat semu semuanya sudah dicabut sudah digulung kembali dinaikin di atas unta mau bubar menuju ke Madinah perjalanan tinggal sehari itu rupanya Aisyah punya hajat beliau pergi ke Padang Pasir kemudian menyelesaikan hajatnya ya orang Maaf buang air besar buang air kecil zaman itu memang begitu waktu beliau kembali ternyata pasukan sudah jalan kita dengarkan Bagaimana Aisyah menceritakan radhiallahu anha tentang keadaan tersebut dalam hadis Bukhari kata beliau saat itu Tubuhku masih sangat ringan dan saat pasukan sedang istirahat Aku punya hajat dan aku meninggalkan pasukan pada saat aku balik ternyata pasukan telah bergerak dan aku tidak tahu mereka ke mana gitu kan para sahabat waktu itu teman-teman sekalian mengena Aisyah Badannya masih kecil ringan di dalam sebuah geranda dan sahabat empat orang memikul geranda tersebut jadi seperti keberadaan Aisyah di atas atau tidak ada sama saja bebannya seperti itulah karena empat orang yang angkat mereka waktu pasukan disuruh bergerak melihat juiriah sudah masuk di gerandahnya ini gerandah Aisyah tertutup dengan kain kalau kita gorden ya langsung diangkat saja langsung pasukan jalan dengan hikmah Allah terjadi seperti itulah jalan semua pasukan Nabi Sallallahu wasalam di depan kan maka Aisyah wtu kembali melihat tidak ada pasukan mana nih mereka semua Aisyah pun berkata aku menunggu pada saat itu sambil beristirahat ya di atas sebuah batu dengan harapan ada dari pasukan muslimin diutus oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk menjemputku dari sisi lain teman-teman sekalian pada saat itu perjalanan tinggal sehari saja ya mulailah bergerak di pagi hari itu berjalan dan ini kalau menjelang sore sudah masuk ke Madinah ini ya jadi kurangadi perjalanan tinggal seperti pagi sampai sore saja pada saat itu teman-teman sekalian sebelum waktu pasukan mulai bergerak Aisyah lagi tidak ada di pasukan ya lagi keluar tadi waktu dia kembali pasukan sudah bergerak waktu pasukan juga mulai bergerak Aisyah sudah waktu kembali sudah tidak ada lagi Pasukan rupanya ada kejadian kecil lagi yang lain Abdullah bin Abdullah bin Ubay bin salul si anak yang Mukmin tadi dia hanuskan pedangnya dia pergi ke ke bagian depan pasukan di dekat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tradisi orang-orang pada saat itu kalau pedang dihenuskan dan diletakkan di samping kanan tangan ke arah bawah itu berarti sedang menunggu musuh seperti itulah pemahamannya orang maka Abdullah ini menghenuskan pedangnya lalu mengarahkan ke sebelah kanan tangannya gitu kan orang-orang semua pada lihat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lewat sahabat-sahabat lewat heran ini Abdullah lagi tunggu Siapa musuh enggak ada musuh sekarang sudah menang Madinah sudah dekat gitu kan tapi enggak ada yang tegur Abdullah cuma orang jalan sambil jalan sambil melihat karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga tidak tidak bahas masalah itu orang jalan ternyata dia menunggu ayahnya sampai ayahnya ini Abdullah bin Ubay bin salul ada di belakang pasukan Emang dia selalu di belakang pasukan dia mau memantau ada apaagi nih yang bisa jadi fitnah difitnahin gitu Dan kalau pasukan lagi menyerang dia di belakang jadi selalu aman gitu kan cari amannya ciri orang munafik naudubillah yang jelas teman-teman sekalian waktu ayahnya mau lewat didampingi dengan orang-orang munafik dari sukunya dia tiba-tiba Abdullah datang dengan kecepatan yang tinggi kudanya dan dia terkenal ahli pedang tidak banyak bicara pedang kudanya berhenti depan kuda ayahnya lalu pedangnya ditaruh di leher ayahnya tiba-tiba saja maka pada saat itu Ayahnya kaget ya Ayahnya tahu ini anaknya sangat berbakti dia mengatakan Abu Bay mengatakan Hai anakku Apakah sudah berubah baktimu menjadi durhaka Kenapa kau berani benar meletakkan pedang di leher ayahmu apa kata Abdullah demi Allah sungguh engkau tidak boleh masuk ke Madinah sampai Rasulullah mengizinkanmu kalau karena sungguh dia yang mulia dan engkau yang terhina karena kalimat itu ya jadi sini kata para ulama tanda keimanan Abdullah si anak tahu kalau Rasulullah sebenarnya terganggu dengan perbuatan ayahnya tapi Rasulullah orangnya baik hati di sini untuk menunjukkan kepada seluruh Muslimin pada saat itu kalau saya menurut Abdullah ini tidak seperti ayah saya loh saya tidak ikut-ikutan dengan perkataan dia saya enggak setuju dengan pendapatnya dan saya anaknya siap membunuhnya kalau disuruh seperti itulah Abdullah waktu itu tidak percaya si Ayah tidak percaya dia Coba bergerak ternyata anaknya mau menggoreskan pedang itu di lehernya maka dia tidak berani dia tahu ayah anaknya ini ahli pedang dia tidak berani maka dia tidak bergerak pada saat itu teman-teman sekalian ada ada beberapa orang sahabat ternukil berita mengatakan Ya Rasulullah ini di belakang kejadiannya ada seperti ini sampai si Abdullah anak bersumpah demi Allah Kalau kau bergerak Hai Ayahku Aku akan membunuhmu sudah bersumpah atas nama Allah maka perkataannya adalah dia tidak mau meninggalkan leher ayahnya kalau bergerak dia akan bunuh sampai Anda mengizinkan ayahnya masuk di Madinah maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sampaikan kepada Abdullah si anak agar dia mengizinkan ayahnya masuk ke Madinah izinkan Abdullah bin Ubay bin salul masuk ke Madinah ternyata Kejadian ini teman-teman sekalian betul-betul membuat si Abdullah munafik sakit hati tadi sudah gagal fitnah dia sekarang ini tambah lagi anaknya mempermalukan dia di depan sukunya dia juga malu gitu kan maka sekarang dia ingin mencari sesuatu yang apaagi nih bisa membalas Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jadi begitu selalu hatinya kalau dia dalam satu fitnah dia cari fitnah apa lagi nih jadi Antum jangan heran kalau ada orang munafik tadinya benci Islam kemudian misalnya Dia dikalahkan dengan argumen Nanti dia muncul lagi di sisi yang lain dia Munculkan fitnah baru memang sudah begitu kehidupan mereka dari fitnah ke fitnah dan subhanallah orang munafik itu karena terbiasanya memfitnah seseorang maka dia juga akan memfitnah walaupun istrinya dan anak-anaknya dalam rumah tangganya pun jadi tidak tenang dari masalah semuanya Abdullah si munafik ini teman-teman sekalian ya pada saat itu mendengar kalau Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menerima firman Allah subhanahu wa taala ada firman Allah turun Jadi selain perbuatan si anak mempermarukan ayahnya Allah juga turunkan al-qur'an di situ pada saat pasukan lagi jalan Wahyu turun kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam turunlah surah almunafikun waktu itu surah nomor 63 10 ayat pertamanya ayat 1 sampai ayat 10 bunyinya apabila orang-orang munafik datang kepadamu ha Muhammad mereka Berk kami mengakui bahwanya sungnya kau benar-benar utusan Allah dan Allah mengetahui bwauhnya kau benar-benar utusannya tanpa Pengakuan dari mereka pun dan Allah mengetahui bahwa sungguhnya orang-orang itu benar-benar dusta ayatah mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai maksudnya untuk mempertahankan harta kedudukannya walaupun bohong lalu mereka menghalangi manusia dari jalan Allah Sesungguhnya amat Buruk apa yang mereka perbuat itu ayat yang demikian itu karena sesungguhnya mereka telah beriman sebenarnya kena mengucapkan syahadat Iman masuk Islam kemudian mereka kafir setelah itu lalu hati mereka dikunci mati oleh Allah karena itu mereka tidak dapat mengerti tentang hukum-hukum Allah ayat Kenya perhatikan ini ciri orang munafik yang sering tampil ya kalau kita sekarang di media di mana-mana jadi hati-hati Allah sudah Sebutkan [Musik] daribi kamu tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum mereka termasuk suka menjaga kebersihan kerapian kelihatan mungkin punya poster tubuh yang kekar di zaman Nabi Sallallahu alaihi wasallam begitu ya kemudian kalau mereka berkata Kau akan mendengarkan perkataan mereka kata para ulama mereka punya retorika dalam menyampaikan mungkin mereka putarkan kata pura-pura senyum pura-pura ini atau mungkin menyampaikan argumen dengan menghardik orang segala macam mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar ini perumpamaan kayu yang tersandar maksudnya adalah menyatakan sifat mereka yang buruk meskipun tubuh mereka bagus-bagus dan mereka pandai berbicara akan tapi sebenarnya otak mereka kosong dan tidak ada pemahaman tentang kebenaran itu dalam tafsirnya kata para ulama ya mereka mengira bahwa tiap-tiap terikakan yang keras ditujukan pada mereka jadi orang munafik itu apapun perkataan yang yang terucapkan yang dia dengar maka mereka mengira bahwasanya mereka yang tertuduh dan sanjang hidupnya begitu ya sama dengan pencur lah ya kalau misalnya seseorang pernah mencuri uang lalu setiap dia dengar uang senilai itu dia akan merasa dirinya ya mungkin dia yang dimaksud padahal sebenarnya tidak ada orang yang bermaksud tentang dia gitu orang munafik begitu hampir seluruh hidupnya setiap ada teriakan setiap ada B pembicaraan dia selalu merasa dirinya yang sedang dihardik padahal sebenarnya orang mungkin tidak bermaksud tentang dia l dikatakan oleh Allah subhanahu wa taala dan kekal dalam al-qur'an mereka itu adalah musuh yang sebenarnya maka waspadalah terhadap mereka semoga Allah membinasakan mereka bagaimanakah mereka sampai dipalingkan dari kebenaran di ayat kelimanya waidza qina lahum taalau yastagfir lakum rasulullahi lawau ruus witum yasudduna wahum mustakbirun dan apabila dikatakan kepada mereka Marilah beriman ya gak usah jadi munafik kembali ke islam yang benar agar Rasulullah memohon ampun untuk kalian ini nabi kalau memohon ampun Allah terima mereka membuang muka mereka dan kamu lihat mereka berpaling sedangkan mereka menyombongkan diri ini sudah cirinya walaupun kita sampaikan argumen sudah dengan benar qallah qal Rasul ini loh buktinya enggak mau paham enggak mau paham enggak malu walaupun sudah dipermalukan tampil lagi sudah biasa itu jadi jangan heran ya saya Subhanallah kalau lihat tampil-tampil orang-orang seperti ini sudah tahu ini Allah sudah seb dalam al-quran besok tampil lagi tu minggu depan buat fitnah baru lagi cari lagi bulan depan terus tidak mau malu gak ada malunya gitu itu sudah Allah sebutkan ayat keenamnya humulladina yaakuluna La tunfi ala rasulillahi Hatta yanfadu walillahi khazainus samati Wal Ardi wakinal munafikina lafqahun merekalah orang-orang yang suka mengatakan kepada sesamanya orang Ansar orang Madinah janganlah kalian memberi pembelanjaan kepada orang-orang Muhajir yang ada di sisi Rasulullah supaya mereka bubar atau meninggalkan Rasulullah padahal kepunyaan Allahlah perbendaran langit dan bumi tapi orang-orang munafik itu tidak memahaminya maksud daripada ayat ini teman-teman ayat keetuuh ini adalah perkataan Abdullah bin Ubay bin salul tadi kalian yang memberikan mereka makan kalian yang memberikan mereka harta kalian kalian memberikan tempat tinggal kalian kalian menikahkan dengan wanita-wanita kalian jadi ini perkataan Allah singgung gitu kan ayat ke-8alillahiluiakal munamun mereka berkata ini perkataan terakhir Abdullah bin salul bin Ubay bin salul Sesungguhnya jika kita telah kembali ke Madinah Nanti kalau kita sudah tiba di Madinah benar-benar orang-orang yang kuat Maksudnya kami orang-orang Ansar Madinah akan mengus orang-orang yang lemah darinya maksudnya para Muhajirin padahal kata Allah kekuatan hanyalah bagi Allah bagi rasulnya dan bagi orang-orang Mukmin enggak ada lagi kekuatan selain kekuatan itu tidak ada lagi fanatisme kesukuan tapi orang-orang munafik tidak mengetahui itu mereka berusaha merusak citranya orang beriman tetap mereka akan dipermalukan oleh Allah walaupun mereka tidak kapok-kapok gitu kan Tapi selalu saja terpatahkan argumentasi mereka Allah Subhanahu Wa Ta dari 10 ayat ini membongkar kedok para kaum munafikin terutama Abdullah bin Ubay bin salul kejadian di atas ini makin membuat Abdullah sakit hati lagi tadi sudah gagal fitnahnya ya waktu awal tadi kan dia mau buat berantem nih gagal kemudian anaknya permalukan dia di depan sukunya kemudian turun ayat membongkar kedok dia karena statement yang disampaikan di kemnya Allah sebutkan dalam ayat ini terutama ayat 9 dan ayat 10 makin sakit hati dia Berjalanlah pada saat itu pasukan waktu selesai menerima ayat ini kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada Zaid IBN arqad radhiallahu Anhu tadi sahabat nabi itu yang 16 tahun yang yang menyampaikan fitnahnya Abdullah kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasalam inilah orang yang Allah wahyukan kebenaran di kupingnya untung Allah masukkan dalam kupingnya kemudian dia lapor kepada kita seperti itulah para hadir teman-teman sekalian ini pasukan lagi berjalan itu tadi kejadian-kejadian sementara pasukan berjalan Ya Abdullah si anak mau membunuh ayahnya turunnya ayat munafik 10 ayat itu terjadi pasukan lagi jalan nih dan pasukan kalau jalan pelan-pelan karena banyak jumlahnya kan kita kembali ke tempat istirahat tadi Aisyah radhah anha lagi baring di atas batu sambil menunggu ada banyak riwayat menjelaskan masalah itu ada satu orang namanya Safwan Bin muattil radhiallahu Anhu Safwan Bin muattil ini satu sahabat yang mulia sekali amanah luar biasa orangnya jadi sahabat ini diamanahkan atau diperintahkan ole Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dia harus di jauh di belakang pasukan dia tunggu pasukan sampai tidak kelihatan dia menyisir jalan Itu kalau ada perisai yang jatuh ada pedang yang jatuh ada Kendi diambil itu tugasnya dia satu orang saja ditugaskan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini memantau dari belakang tapi dia dia syaratnya pasukan sudah enggak kelihatan dia jalan nanti dia ketemu lagi lihat pasukan dari jauh pasukan biarkan jalan sampai habis sampai Kelihatan baru dia jalan lagi seperti itulah dia menyusul dari belakang maka pada saat Safwan lagi memeriksa tempat istirahat tadi dia heran melihat ada Aisyah di atas batu kata Aisyah radahu anha Safwan mengenal wajahku sebelum Ya turun perintah menutup wajah hijab masalah cadar Kan istri Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Sema pakai cadar muslimat juga pada saat itu pakai cadar walaupun ini khilaf di antara ulama tentang sunah atau wajibnya tapi yang jelas perintah pada saat itu maka Aisyah mengatakanwan mengenal wajahku Sebelum turun perintah untuk menutup wajah gitu kan maka dia pun mengenalku lalu dia mengucapkan kalimat Inna lillahi wa inna ilaihiiun katafwan enggak pakai banyak bicara kata Aisyah anha dia pun mengalihkan pandangannya kemudian mendekatkan untanya kepadaku mendekatkan untanya kepadaku pada saat itu kata Aisyah Rah Setelah dia dudukkan anya sambil melihat ke arah lain tidak melihat ke arah Ummul mukminin Aisyah anha dia dudukkan dia ikat untanya unta kalau mau ditunggangnya di atas biasanya didudukin dengan tenang dulu keempat kakinya sudah terlipat maka lebih tenang manusia naik di atasnya Safwan pun meninggalkan Aisyah radhiallahu anha jauh kata Aisyah dia pergi jauh sampai t tidak terlihat maka aku pun leluasa naik ke atas unta jadi adab yang luar biasa karena Takutnya kalau wanita naik di atas unta mungkin tersingkap segala macam aurat nya enggak ini Ummul mukminin dan perlu kita garis bawahi teman-teman sekalian untuk wanita umum saja kita enggak boleh singkap auratnya apalagi ini Ummul mukminin ya artinya semua istri Nabi dapat julukan Ummul mukminin ibunya orang-orang beriman jadi hukum semua istri Nabi seperti ibu kita harus betul-betul dimuliakan gitu kata Aisyah setelah saya duduk dengan tenang di atas unta tersebut sudah menata sedemikian rupa pakaian sudah rapi gak lama kemudian Safwan datang tidak banyak bicara cara tidak menatap wajahnya aisyahha mengambil tali k Kangan unta membuatnya berdiri lalu jalan sepanjang jalan kata Aisyah tidak saya mengucapkan satu kata tidak safan mengucapkan satu kata jadi enggak nanya kenapa Umul mukminin ketinggalan ya ada apa butuh apa ngobrol-ngobrol ini banyak orang begitu sering iseng lihat istrinya orang lagi tidak ada orang di sebelahnya diajak ngobrol kalau kalau perlu silakan kalau ada yang mauanya nya enggak untuk apa gitu kan atau mungkin ada kadang-kadang perempuan begitu sebaliknya juga lihat suaminya orang lagi sendiri W diajak ngobrol mungkin kalau bertanya penting silakan tapi kalau enggak mana jalan ini mohon maaf mana kamar mandi mungkin penting ya tapi ini enggak ada kadang-kadang orang begitu nah ini Aisyah mengatakan tidak ada satu kata pun tidak ada kalimah sudah paham sudah dipaham kalau ini adalah butuh untuk dibawa Safwan datang Subhanallah waktu pasukan lagi jalan pas di siang hari Sudah berjalan berapa jamlah kalau kita sekarang ya dari pagi bergerak ini di pasukan ini Abdullah bin Ubay bin salul di belakang pasukan lagi nyari apa ini Supaya balas dendam gitu kan istirahat lagi Pasukan pasukan mulai istirahat tapi tidak pasang kemah hanya berhenti sebentar saja para sahabat berada di atas tunggangan mereka unta dan kuda mereka waktu lagi istirarat sebentar di tengah siang bolong itu Safwan sama Aisyah datang dari belakang dilihatlah oleh Abdullah bin Ubay bin salul dia usapkan kalimat yang luar biasa dia mengatakan Lihatlah Hai muslimin istri Nabi kalian bersama Safwan demi Allah Kalau begini keadaannya perempuan di atas unta laki-laki dibawa tidak mungkin dia ditunjuk ke arah Aisyah dia engak sebut namanya Mungkin dia maksudnya Aisyah selamat darinya Safwan dan tidak mungkin dia Safwan ditunjuk selamat darinya dari Aisyah ini maksudnya bahasa isyarat pasti sudah zina nih Mana ada orang berdua jalan kemudian tidak terjadi begini dan begitu seperti itulah Dan ini bahaya sekali teman-teman sekalian satu hal penting kita tidak boleh buru-buru menilai orang misal contoh ini saya kasih contoh saja supaya memperdekat permasalahan kalau misalnya ada satu orang lagi naik mobil mungkin teman kantor mungkin segala macam di sebelahnya ada seorang perempuan kita dalam Islam teman-teman yang paling pertama adalah sangka baik sangka baik kalaupun ada setan bisingin kita siapa tuh perempuan mungkin ibunya mungkin istrinya mungkin anaknya mungkin ponakannya banyak mahram banyak mungkin ponaknya baru datang dari Jawa dia bawa g kan sangka baik tutup pintu enggak perlu kita buka itu penting teman-teman sekalian enggak perlu kita tiba-tiba langsung menilai orang gitu dan ini yang dilakukan oleh Abdullah ini langsung menilai tapi dia pintar teman-teman sekalian dalam Islam kalau seseorang memberikan isyarat dengan orang memastikan sesuatu itu beda hukumnya Kalau orang memastikan Si Fulan zina misalnya maka Dia kena hukum di sini tapi kalau dia cuma mengatakan saya melihat semalam Si Fulan jalan sama fulanah dia tahu sebenarnya yang dia inginkan adalah supaya tersebar fitnah dia tidak sebut nama dia cuma mengatakan Kayaknya ada Si Fulan Dan Si Fulan yang kita kenal semalam jalan bersama tuh ini tidak kena hukum karena dia tidak Sebutkan walaupun sebenarnya diketahui Dia sedang melakukan itu di sini Abdullah bin Abi salul tahu masalah itu dia tidak mau sebut nama Aisyah tidak mau sebut nama Safwan dalam waktu seketika pada saat teman-teman karena suara keras dari belakang dan dia suruh orang-orang munafik yang bersama dia menyebar berita itu dipukan mereka semua balik ke belakang betul-betul di siang bolong kelihatan dengan jelas Aisyah di atas unta Safwan Safwan lagi pegang tali unta mereka pahamnya tadinya Dianda Kok bisa ada di belakang nih munculah beragam macam waswas setan pada saat itu kenapa Aisyah Tidak digeranda kenapa kok bisa di Safwan Safwan kan tugasnya ngumpulin ini kok bisa di di belakang kok kok kok Ken macam-macam segala macam setan bisikin itu kata paraul ulama sejarah itu menyebar seperti sebuah virus di tengah-tengah pasukan sampai orang-orang beriman pun banyak yang terpengaruh dengan itu Ya yang jelas teman-teman sekalian ada beberapa sahabat yang memang memastikan dengan kalimatnya mengatakan Aisyah Telah berzina dengan Safwan yang lainnya cuma mengatakan kenapa ya kenapa ya tapi ada beberapa nanti kita sebutkan terutama tiga orang satu perempuan dan dua laki-laki itu yang menyebutkan secara langsung maka mereka Kena hukum nanti kita Jelaskan Aisyah berkata waktu sudah bergabung dengan pasukan dan itu sudah dekat dengan pintu gerbang Madinah Aisyah tidak tahu apa yang sedang tersebar ni berita ini tidak ngerti apa yang sedang terjadi bergabung masuk ke dalam kota Madinah kata aisyah dalam riwayat ini aku pun sakit selama 20 hari berturut-turut dan aku melihat selama 20 hari itu Perilaku Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berubah padaku Tidak seperti biasanya biasanya Aisyah ini karena umurnya masih sangat muda dimanja sekali oleh Nabi Alaihi salatu Wasalam gitu kan beda dengan istri yang lain dia sering lebih disayang lebih dimanjakan dan ini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berubah total Tidak seperti biasanya lalu kata Aisyah Saya benar-benar tidak tahu tuduhan yang tedang tersebar di tengah-tengah muslimin tentang saya gitu kan lalu kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sering kali kalau tang rumah cuma menanyakan bagaimana kabarmu sebatas itu biasanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bercanda dengan Aisyah duduk makan sama-sama saling suap makanan ini enggak pernah tapi kita bisa lihat teman-teman sekalian pelajaran kita mulai dari para akhwat kita kira-kira kalau suaminya lagi berubah sikap begini Apa yang dilakukan ha umumnya orang kalau tidak beriman sama Allah berbahaya sekali kenapa kau berubah kok sudah ada perempuan lain ya Ah inilah apalah segala macam ya mungkin tuduhan-tuduhan yang Sembarangan tanpa mengetahui Kenapa suaminya berubah sikap gitu kan maka ini berbahaya sekali Aisyah mengatakan selama 20 hari sama sekali perubahan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam terjadi total cuma tanya bagaimana kabarmu Baik selesai nabi duduk mau makan Iya sudah di hampir makan jadi beda sekali seperti orang yang lagi jengkel tanda kutip ya karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam manusia juga walaupun nabi dan nabi lagi menunggu informasi dari langit dan pada saat itu teman-teman Wahyu terputus dari langit sebulan Biasanya kalau ada kejadian Wahyu langsung turun menyampaikan informasi ini gak sebulan enggak ada wahyu dan selama 20 hari itu Nabi Sallallahu alaii wasallam nunggu Wahyu sambil nyari informasi di Madinah ini sudah makin panas teman-teman bayangkan ini contoh saja kalau ada seorang istri Ustaz selingkuh ya atau berita gosip selingkuh kira-kira heboh enggak apalagi kalau sekarang dengan media ya yang ada gitu kan ini istri Nabi ditemukan berdua dengan laki-laki lain di siang bolong dan disebarin berita kalau berzina Aisyah bilang saya enggak ngerti kejadian itu 20 hari lalu Aisyah berkata waktu saya melihat waktu aku melihat perubahan sikap dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka aku berkata dengan sangat baik Aisyah mengatakan Ya Rasulullah kalau anda tidak punya hajat dengan aku Izinkan aku ke rumah orang tuaku diri Enggak marah enggak apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Baiklah diantar oleh Nabi Sallallahu alai wasam ke rumah Abu Bakar dan ini sebuah Akhlak Yang Mulia teman-teman sekalian dari dua sisi satu sisi istri harusnya bermuamalah dengan baik seperti ini mungkin suaminya lagi punya masalah ya di kantornya mungkin lagi punya masalah dengan orang tuanya mungkin punya masalah dengan kerabatnya mungkin punya masalah pada saat Nagi utang tapi ada ada sebagian orang dia bisa dengan kedewasaan dan kebijaksanaannya membagi ee dalam dirinya itu misal dia lagi emosi dengan si A dia bisa tiba tiba redam dengan si B ada orang bisa begitu Itu dewasa sekali bijak dia lagi marah maka dia bisa kontrol ada orang yang enggak bisa dia kalau marah sini dia marah sama semuanya bahkan sendok sama piring pun dimarahin sama dia jatuh sendoknya bodoh kamu Kenapa jatuh saya gak bisa ada orang bisa kontrol nah orang orang yang bisa mengontrol orang dewasa itu bagian daripada Akhlak Yang Mulia Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu bisa mengontrol kontrol yang luar biasa dalam kondisi gosip yang besar tentang istrinya berzina gitu kan ini bisa memalukan nama baiknya bisa memalukan Islam Kalau benar gitu kan ini bagaimana cara tidak ada cara memperbaiki ini kecuali Wahyu dari langit Kalau turun Wahyu baru baik ini kalau di tengah-tengah manusia susah dan dari sisi lain Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga tidak tergesa-gesa jadi Aisyah sendiri akhlak mulia pada saat suaminya berubah sikap maka dia tidak buru-buru menilai buruk suaminya maka dia malah pamit meninggalkan rumah tapi pamit baik-baik ke rumah orang tuanya dan diizinkan oleh suaminya maka dia pergi sisi yang lain suami Sisi semu suami jangan buru-buru teman-teman sekalian m negatif istrinya apalagi kalau cuma sekedar gosip-gosip saja ya harus kita punya prinsip dalam rumah tangga kalau kita enggak lihat sendiri enggak dengar sendiri gak usah nilai karena orang pasti banyak hasud ya melihat Antum mungkin baik mesra sama istri atau sama suami lalu kemudian dia hasud Mungkin dia sebarin segala macam jangan Mudah terpengaruh dan dalam rumah tangga tidak boleh orang yang ketiga masuk mencampui rumah tangga itu tidak boleh Jangan pernah bermusyawarah kecuali pada ahlinya kalau para ulama yang bijak kita tanya hukum bagaimana menyikapi istri yang malah salat misalnya Bagaimana men menyikapi suami yang tidak memberikan nafkah tanya hukum Syari dan kita redam itu hanya kita dengan pasangan kita yang mengetahuinya maka itu sangat baik jangan ke mana-mana ini berita rumah tangganya ya misal kita berbuat salah Atau Dia berbuat salah pasangan kita kemudian tersebar ke sana sini kan jadi masalah baru jadi seakan-akan nanti sudah aib kita sudah baikan tapi orang sudah tahu Oh dulu dia pernah bertengkar tuh sudah baikan ya kan jadi gak enak ya jadi enggak enak ada ada Subhanallah orang kalau lewat orang sudah tahu Si Fulan semuanya masalahnya 100 masalah sudah tahu karena semua orang dikasih tahu saya mau cerita ya saya mau curhat tapi jangan cerita orang ya tapi semua orang dibilangin begitu dalam pepata dikatakan rahasia itu berada di antara dua bibir bukan di antara dua orang ngerti maksudnya Hah Sudah sarapan belum Tadi sudah ngerti ya rahasia itu akan tertahan dan terjaga selama berada di dua bibir Antum enggak ceritain sama siapapun maka dia akan terjadi rahasia tapi bukan di antara dua orang kalau antum sudah bilang sama satu orang Saya cerita ya Tapi jangan cerita orang itu sudah terbagi ke orang-orang susah sekali untuk itu ya dan pepat juga mengatakan Kalau engkau titipkan emas pada orang pastikan dia tidak akan bertambah tapi kalau kau titipkan kata-kata pastikan dia akan bertambah kita ceritain cerita aneh satu paragraf saya begini dan begitu nanti yang dengar ini nambahin dua paragraf yang ketiga tiga paragraf lama-lama jadi satu buku kisah hidup kita jadi harusnya hati-hati teman-teman sekalian di sini sikap yang bijak dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam silakan pulang baik ini lagi masalah besar di Madinah ini gosip lagi ke sana sini Aisyah pun radhiallahu anha tinggal di rumah orang tuanya mulai dari hari ke-20 setelah kejadian itu ya setelah sakit 20 hari Belu pulang ke rumah orang tuanya di sisi lain waktu itu Wahyu terputus dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan ini sungguh cobaan yang sangat berat bagi jiwa seorang mukmin tapi tawakal kepada Allah bisa mengobati itu Allah subhanahu wa taala menurunkan al-qur'an ada ayat Alquran yang menjelaskan tentang bagaimana e seorang mukmin Harusnya kalau menghadapi masalah bertawakal kepada Allah sambil coba membendung semampunya saja tapi tidak menyita waktunya di situ dalam surah Hud surah nomor 11 ayat 49 Allah berfirmanillah Artinya ujung-ujungnya teman-teman selama kita benar pasti Allah akan berikan kemenangan tapi prosesi sampai ke garis finish itu memang prosesi sabar di situ jangan buru-buru kita menghilangkan pahala kita dengan berkelukesah sana sini tanpa menemukan ya tanpa bertawakal kepada Allah subhanahu wa taala kata Allah kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu adalah di antara berita-berita penting tentang gaib yang kami wahyukan kepadamu haai Muhammad ini setelah Allah subhanahu wa taala ceritakan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kisah-kisah para nabi-nabi dalam surah Hud ya tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak pula kaummu sebelumnya maka oleh karena itu kalau datang cobaan Bersabarlah sesungguhnya kesudahan yang baik pasti bagi orang-orang yang bertakwa tentu ayat ini bukan turun pada saat itu ya tapi ini adalah tambahan informasi Bagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabar dalam menghadapi cobaan tadi juga dalam Surah Thaha surah nomor 20 ayat 132 Allah berfirmanzubillahasyaitirim jadi cling ayat yang jadi saksi bahasan dan perintahkan kepada keluargamu mendirikan salat dan Bersabarlah kamu dalam mengerjakannya kami tidak pernah meminta rezeki kepadamu ha Muhammad kamilah yang memberikan rezeki kepadamu dan ketahuilah akibat yang baik pasti bagi orang-orang yang bertakwa artinya kalau kita pun datang cobaan sabar kita akan lalui dan pasti kemenangan Allah akan jadikan terakhirnya untuk orang-orang yang beriman kita kembali Kepada kisah kita suatu hari seorang wanita Ansar yang bernama Ummu Muslih radhiallahu anha sedang keluar rumah mau menuju ke ee Maaf saya Bahasakan ini WC umum jadi di Madinah dulu karena tidak ada WC di rumah Gitu kan mereka di sisi padang pasir Madinah tempat tertentu ada seperti dianggap WC umum untuk wanita WC umum untuk laki pria gitu kan Aisyah rad anha waktu itu kebetulan punya hajat orang kalau mau buang air besar buang air kecil mau mandi pergi ke sana Aisyah pun keluar membawa wadah airnya kebetulan Ummu Muslih keluar dari rumahnya juga karena perempuan sudah tahu WC umumnya di sana maka mereka ke sana sama-sama gitu kan maka pada saat itu Umu musleh ini Tahu betul bahwasanya salah satu penyebar gosip terbesar di Madinah anaknya dia bernama Muslih Jadi waktu Abdullah bin Ubay bin salul ini nyebarin berita ada di antara orang-orang beriman yang kena fitnah fitnahnya apa dia yakin kalau Aisyah sudah berzina betul sama Safwan Bahkan dia ngobrol ke sana sini itu adalah muslim musl ini sahabat nabi sebenarnya baik orangnya termasuk hadir di Perang Badar tapi dia kemakan gosipnya Abdullah bin Ubay ini makanya hati-hati teman-teman sekalian jangan kalau perlu Jangan pernah dengarin gosip tak usah dengar kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jangan ada yang cerita in keburukan sahabat-sahabatku karena aku ingin bertemu mereka sementara dadaku lapang tutup semua telinga kita apalagi di media-media sekarang gosip sana sini enggak ada gunanya buat kita sama sekali bahaya termasuk Muslih k makakan itu Umu Muslih Tahu betul anaknya pas dia keluar dari rumahnya menuju ke WC umum Aisyah pas keluar dari rumahnya ketemulah ini Umu Musri Umu Musri ini gemetaran tahu dan dia tidak tahu kalau Aisyah tidak tahu karena Aisyah belum tahu R maka jalanlah sama-sama Jalan pada saat lagi jalan ternyata Ummu Musri ini karena kikuknya maka dia keinjak bajunya dan sempat hampir jatuh tidak sengaja mulutnya bilang Celakalah Muslih Dia pikir Aisyah tahu gitu kan dia Maksudnya saya enggak setuju loh Anak saya ini sebenarnya jangan sampai kau marah ya Aisyah tapi dia belum bisa ungkapin dia Coba mengatakan Celakalah Muslih tiba-tiba dia kaget waktu Aisyah bilang Jangan engkau Ucapkan kalimat seperti itu pada anakmu sendiri gu Apakah engkau menghina anakmu sementara dia adalah sahabat Rasulullah dan salah satu dari ahli Badr jadi Aisyah malah membela SI muslh maka Um musl jadi kaget kok bisa ini malah bukannya marah tapi malah membela gitu maka Um musl heran dan mengatakan wahai Aisyah wahai Ummul mukminin Tidakkah anda mengetahui bahwasanya Muslih itu telah memfitnah Anda kata Aisyah fitnah Apa itu saya tidak tahu maka mulailah Ummu muslim menceritakan semua dari awal kisah itu di pasukan ceritanya begini begini begini waktu anda datang Abdullah bin Abi salul menyebarkan berita kata Aisyah teman-teman sekalian pada saat itu saya tiba-tiba kehilangan hajat buang air jadi selama 20 hari ini enggak ngerti ternyata terjadi gosip ini bayangin kita kalau jalan di Balik Papan ini teman-teman sekalian ini gosip satu kota sudah tersebar tapi kita enggak tahu ke jalan belanja sana belanja sini orang semua lihatin kita nih kan itu jadi masalah ya Aisyah itu itu tidak tahu interaksi biasa saja sama orang sampai dia sempat membela si Muslih ini kan waktu dia tahu dia bilang hajat saya buang ini buang hajat sudah hilang tiba-tiba gitu kan dalam sebuah asar dikatakan riwayat yang lain telah datang itu satu riwayat ya Aisyah ketemu dengan Ummu Muslih radhiallahu an ajmain riwayat lain telah datang seorang wanita Ansar ke rumah Abu Bakar dan waktu itu melihat Aisyah sangat ceria Sambut dia ngobrol hidangin makan segala macam wanita ini heran lalu bertanya kepada Aisyah wahai anaknya asiddiq wahai anaknya Abu Bakar gitu kan dipanggil asiddiq Apakah engkau tidak tahu berita kata Aisyah berita apa kata wanita itu orang-orang seluruh Madinah sedang membicarakan perjalanan menuju Madinah berdua bersama Safwan Aisyah sudah paham kata Aisyah Apakah mereka menuduhku kata wanita tersebut Iya sebagian mereka bahkan satu Madinah nih semuanya kata Aisyah anha sungguh tiba-tiba aku merasa seluruh tulangtulangku lemas hatiku seakan-akan mau copot dan aku sampai tidak jadi menyelesaikan hajatku di padam pasir serta segera pulang ke rumah Ayahku dan aku sekarang menyadari Kenapa terjadi perubahan sikap dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepadaku demi Allah waktu itu aku tidak bisa makan tidak bisa minum istirahat pun aku tidak bisa yang aku kerjakan kata Aisyah hanya naik di atas ranjangku dan menangis Abu Bakar sama istrinya radhiallahu anu ajmain tahu kalau anaknya tidak tahu selama ini berita maka mereka pun bermuamalah biasa dan ini juga sikap orang tua yang bijak teman-teman sekalian jangan anak kita lagi ada masalah di sekolah kita malah tambah-tambahin Ya tambah kita nakal-nakalin tambah bodoh-bodohin segala macam ini merusak dia Abu Bakar bermuamalah biasa sama anaknya tidak mau ceritain juga maka yang terjadi pada saat itu Abu Bakar samp istya sudah tahu ternyata fitnah sudah sampai kepada Aisyah radhiallahu anha waktu itu teman-teman sekalian berjalan waktu beberapa hari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga tidak mendatangi rumah Aisyah rumah Abu Bakar maksudnya tepatnya di hari ke-30 ya jadi setelah Aisyah mengetahui berita Aisyah menangis terus Abu Bakar pun Subhanallah pergi salat ketemu sama nabi enggak bilang ya Rasulullah Aisyah sudah tahu enggak tidak dicampuri sama sekali ini ciri mertua yang bagus ini Ha Ada mertua yang luar biasa Masuk kenapa kursimu warna ini kenapa gelasnya itu kenapa seperti ini bukan urusanmu itu sudah selesai anak sudah menikah Jangan dicampur Kalau ditanya baru jawab mau memberi sesuatu beli saja Berikan hadiah enggak usah campurin rumah tangga anak banyak anak-anak cerai gara-gara campur tangan orang tuanya sudah menikah sudah selesai ribut antara anak mantu sama mertua pastilah ribut karena mertuanya mau ngurus semuanya mertuanya mau pasang bunga warna merah anak mantunya mau bunga warna biru enggak bakal ketemu ini jangan dicampur Abu Bakar enggak bicara sama sekali masalah anak mantunya ini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam imam masjid ketemu ngobrol biasa sudah selesai selama nabi enggak bicara beliau enggak bicara juga adab yang luar biasa yang jelas teman-teman sekalian Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada hari ke3 Abu Bakar pada saat itu ada di situ Hadir semua orang-orang nabi sahu wasallam naik di atas mimbar karena tunggu Wahyu 30 hari enggak Turun nih 1 bulan Maaf 29 hari tepatnya tidak turun Wahyu maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ikhtiar beliau naik di atas mimbar dan para sahabat sudah tahu kalau nabi naik atas mimbar Berarti ada informasi penting nabi wasallam lalu berkata aku heran setelah Tahmid dan selawat untuk diri beliau Sallallahu Alaihi Wasallam Beliau mengatakan aku heran mengapa ya ada orang yang menyakitiku pada istriku beliau tidak sebut Aisyah pada istriku yang demi Allah aku hanya tahu kebaikan darinya makna kalimat ini santun sekali artinya enggak pernah saya temukan dia interaksi sama lawan jenis dia enggak pernah maksiat kepada Allah enggak pernah saya tidak temukan kecuali kebaikan demikian pula pada seorang sahabatku maksudnya Safwan Bin muatir radhiallahu Anhu Safwan yang terkenal Mulia sekali akhlaknya gitu kan dia yang kena fitnah di sini yang juga kata Nabi Sallallahu alaii wasallam nabi berikan Tazkiah rekomendasi nabi tentang sahabat Mulia ini yang juga aku tidak tahu kecuali kebaikan darinya dan tidak pernah demi Allah masuk ke dalam rumahku atau salah satu rumahku kecuali bersamaku enggak pernah ini ini semuanya baik orang ini gitu kan rupanya pada saat itu kalimat ini teman-teman sekalian kalimat mengatakan Mengapa atau Siapa ya yang mau menolongku makna lainnya ya di masalah yang sedang aku hadapi tentang fitnah atau berita tentang keluargaku dan sahabatku kalimat ini 2 bulan sebelumnya pernah nabi Sebutkan begini kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Siapa yang bisa menyelamatkanku dari ya Ada disebutkan ka'b bin Asyraf orang Yahudi kalimat ini teman-teman sekalian adalah seperti begit Nabi bilang siapa yang mau menolongku walaupun harus membunuh orang itu seperti itulah maknanya gitu kan tapi nabi pakai kalimat santun maka sahabat paham nih mereka ingat berita Kab bin Asyraf 2 bulan yang lalu nih gitu kan maka berdiri usaid BBN hudir radhiallahu Anhu masih ingat usaid tadi ya dia salah satu pimpinan suku aus ya kalau Abdullah bin Ubay bin salul dari suku khazraj dua suku Yahudi eh dua suku e muslim Madinah maka usid berkata rad Anhu berdiri wahai utusan Allah kami tahu siapa yang anda maksudkan satu Madinah tahu ini penyebar gosip Abdullah bin ubba bin salul sumbernya dari situ tapi mereka tidak mau mengambil langkah Apun sebelum Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam perintahkan ini penting teman-teman tidak boleh menghakimi sendiri tunggu ya para pemimpin kita yang mengambil keputusan bukan kita kalau keputusan sudah diambil mereka bertanggung jawab di hadapan Allah kita tinggal menjalankan keputusan tersebut selama bukan pelanggaran dalam agama wahai utusan Allah kami tahu siapa yang anda maksudkan bila yang anda maksudkan itu ada di Suku kami maka serahkan urusannya pada kami karena kami pasti akan memenggal lehernya bila itu dari saudara kami khazraj suku khazraj maka titahkan saja apa Tita anda maka kami pasti akan membunuh orang seperti itu sama ternyata teman-teman sekalian karena ada kalimat dari usaid kalau dari suku kami aus kalau dari suku khazraj suku sebelah gitu kan karena menyebutkan nama suku maka berdiri saat IBN ubadah sa IBN ubadah ini pimpinan khazraj kepala suku khazraj dan beliau yang memegang bendera Ansar waktu perang Bani mustaliq Saad IBN ubadah radhiallahu Anhu berdiri lalu dia dia mengatakan demi Allah dia tunjuk kepada usaid di masjid Nih lagi duduk ya mengatakan engkau mengatakan itu karena engkau mengetahui kalau pemilik fitnah itu dari suku kami kalau dari sukumu pasti engkau tidak mengatakan ternyata mulai memanas di kalangan sahabatnyah gitu kan usaid mengatakan demi Allah engkau juga termasuk munafik Kalau engkau membelanya maka melihat keadaan ternyata Makin memburuk nih ber lagi satu dari suku aus mencaci maki hazr ini mulai ribut Nabi Sallallahu alaii wasallam lihat tidak ada solusi ini maka beliau menutup mengatakan sudah selesai saya tidak butuh jawaban lagi maka saya pun menutup lalu Beliau baca kafatw majis turun dari mimbar beliau Sallallahu Alaihi Wasallam para hadir teman-teman sekalian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bermusyawarah dengan beberapa sahabat yang dianggap bijak dan ini satu hal yang penting nabi saja penerima Wahyu musyawarah Musyawarah penting dan kita tahu ada dalam al-qur'an surah khusus namanya surah Asyura disuruh bermusyawarah teman-teman musyawarah tuh bagus sekali dengan orang-orang yang bijak tentunya Jangan sembarangan orang ya sepperai Saya bilang tadi masalah rumah tangga musyawarah dengan ahlinya bukan sembarangan orang ada tukang Sabo depan rumah diajak bicara masalah rumah tangganya tukang sayur lewat bicara masalah rumah tangga ya beli ikan di pasar semua tahu masalahnya dia Ini enggak bisa ya maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengajak beberapa orang orang yang dianggap bijak terutama orang yang dianggap bisa percaya Bisa dipercaya yang pertama adalah Zaid IBN haritsah radhiallahu Anhu ya Zaid bin haritah ini terkenal dulu di awal-awal Islam dengan anak angkatnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bahkan sempat bernama Zaid bin Muhammad lalu diubah menjadi Zaid in haritah kembali kemudian ada Ali Bin Abi Thalib yang merupakan anak mantu beliau sekaligus sepupunya dua orang ini diajak oleh Nabi Sallahu alaii wasallam untuk berdiskusi kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam wahai Rasulullah eh kata Zaid e kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada keduanya Bagaimana pendapat kalian dengan informasi ini kata Zaid wahai Rasulullah kami benar-benar tidak mengetahui keburukan dari istri anda Aisyah beliau sangat Suci artinya tidak pernah kami lihat berdua sama laki-laki ketemu ngobrol enggak pernah ini terkenal sekali Mulia wanita Anda istri Anda ini maka tidak mungkin fitnah itu pada beliau waktu Ali ditanya pendapatnya Ali mengatakan wahai utusan Allah anda tidak memiliki kewajiban mempertahankan dengan istri anda bila ia benar melakukannya tetapi tanyakan saja kepada pembantu Aisyah ada pembantunya Aisyah yang selalu bersama dengan Aisyah di rumah dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam semua istri beliau disiapkan pembantu yang selalu mendampingi memenuhi kebutuhan Dan ini boleh dalam Islam bahkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sendiri memiliki beberapa orang pembantu ya ada yang menyiapkan pelana kudah beliau Sallallahu Alaihi Wasallam ada menyiapkan sendalnya ada yang yang EE memberikan hajat-hajatnya di pasar dan seterusnya ya sebagaimana kita tahu tentunya ada kir-khira yang menyiapkan pelanan nabi Sallahu Alaihi Wasallam ada Abdullah bin Mas'ud yang menyiapkan Sanda dan Siwak Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ada Anas bin Malik yang membelanjakan hajat-hajat Nabi di pasar dan seterusnya yang jelas kata Ali tanyakan kepada pembantunya Mungkin dia pasti tahu Biasanya pembantu sering mendampingi tahu majikannya buat apa maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu mendatangkan barirah pembantu Aisyah radhiallahu anhum ajmain maka saat itu barila ditanya Bagaimana pendapatmu tentang berita ini dan bagaimana pendapatmu tentang Aisyah jujur sampaikan apa adanya kata barira demi Allah aku tidak mengetahui kecuali kebaikan dan Aisyah tidak pernah melakukan kemaksiatan dan kesalahan enggak ada waktu itu karena ini lagi lagi Sementara mengumpulkan informasi Ali lalu membentak barirah jujurlah kepada Rasulullah Sallallahu alaii wasallam kata barira demi Allah seperti yang aku katakan satu-satunya kesalahan Aisyah yang aku ketahui jadi barira ini sudah berumur ya pembantunya Aisyah lebih tua jauh lebih tua kata barira satu-satunya kesalahan Aisyah yang pernah kutemukan cuma itu salahnya enggak ada yang lain suatu hari aku titipkan padanya adonan rotiku aku tip Ini Aisyah Tolong dijaga nanti aku akan balik ada hajat aku akan balik buat roti dan aku memintanya untuk menjaga sejenak lalu ia lalai lalu kemudian adunan tersebut dimakan oleh kambing Hanya itu yang lain Saya tidak pernah tahu ada kesalahannya Akhirnya Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada saat itu membubarkan mereka mengatakan Baiklah saya coba menyelesaikan ini ikhtiar terakhir sebagai manusia langsung bertanya kepada Aisyah G ini Wahyu terputus ya ini ke hari 29 itu maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pun mengunjungi rumah mertuanya Abu Bakar pada saat masuk teman-teman sekalian Aisyah berkata kami melihat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam masuk dan aku pun dalam kondisi tubuhku lemas berhari-hari enggak makan sedih menangis ya kenapa ini bisa terjadi gitu kan tetapi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam setelah salaman dengan mertuanya Abu Bakar dengan istrinya kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam duduk di sebelah Aisyah lalu mengucapkan kalimat yang santun sekali dan ini akhlak yang baik teman-teman Kalau ada informasi salah tentang istri kita jangan buru-buru marah-marahin usir pastikan dulu apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam perhatikan nabi gousib sudah di mana-mana wahai Aisyah bertakwalah pada Allah dan ketahui bahwa Allah itu maha pengampun bila seandainya engkau benar telah melakukan seperti yang disebarkan oleh orang-orang maka bertaubatlah pada Allah karena Sesungguhnya ia menerima Taubat hamba-hambanya serta maha pengasih coba Bagaimana penuh kasih sayangnya seorang suami begini kalau kau betul sudah selingkuh berbuat yang salah maka Allah maha pengampun tbat perbaiki bila tidak kalau kau tidak lakukan maka Yakinlah pasti Allah akan menurunkan wahyu dari langit yang akan membebaskanmu dari fitnah Ini kata Aisyah pada saat saya mendengarkan pernyataan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tentang kata-kata tadi Kalau kau melakukan bertaubatlah tiba-tiba tubuhku yang lemas menjadi kuat Lalu aku pun duduk dengan tegak lalu aku mengatakan Ya Rasulullah anda pun sudah termakan terpengaruh dengan gosip itu jadi yang ditangkap oleh Aisyah adalah kalimat tadi seakan-akan Nabi bilang kalau kau berbuat bertaubatlah seakan-akan nabi pun sudah masuk dalam masalah padahal sebenarnya tidak nabi sangat bijak dalam menyampaikan tadi kan memang betul apa yang disampaikan Kalau saya tidak tahu loh ini gaib kalau kau lakukan tbat kalau tidak pasti Allah akan turunkan ayat maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam diam saja lalu kemudian Abu ee Aisyah mengarahkan pandangan matanya ke ayahnya Abu Bakar radhiallahu anhum ajmain Ayahku ucapkan sesuatu jawab Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Kalian kan tahu siapa saya Apa jawaban Abu Bakar ayahnya Perhatikan Kalau kita di posisi Aisyah ini satu Madinah sudah gosipin tersebar sana sini suaminya Beliau juga Nabi belum terima Wahyu bahkan memberikan pilihan Kalau kau berbuat salah Tobatlah kalau enggak yakin Allah turunkan menghadap ke ke ayahnya kata ayahnya apa wahai anakku Aku tidak tahu harus menjawab apa Rasulullah aku juga tidak tahu kalau Rasulullah tidak tahu aku lebih tidak tahu sudah tertutup lagi pintu suaminya ayahnya tertutup tinggal satu ibunya ada ibunya di sebelah wahai Ibuku jawab Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sampaikan sesuatu maka kata ibunya sama kepada seperti dengan Abu Bakar wahai anakku Aku tidak tahu harus mengucapkan apa gak tahu harus jawab apa Rasulullah Aku tidak tahu kakuan atau tidak Ini tidak ngerti maka Lebih baik diam diam itu emas gitu kan Apalagi kalau fitnah sedang terjadi teman-teman hati-hati ya kalau kita dengarin fitnah tersebar Tentang Seseorang makin kunci mulut kita sampai kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau fitnah tersebar tutuplah pintu-pintu rumah kalian patahkan pedang-pedang kalian ya Dan sujudlah kepada Allah di rumah kalian jadi bahaya sekali kalau fitnah Jangan ikut-ikutan karena kalau kita salah bahaya nih penyebar fitnah dicambuk 80 derah dalam Islam nanti kita lihat beritanya masalah itu maka Aisyah mengatakan pada saat itu demi Allah aku langsung memikir menganggap diriku sedang sendirian dan aku kalau mengakui berarti aku dusta ya karena aku tidak lakukan dan Allah tahu aku tidak melakukannya dan bila aku membela diri maka pastilah ya mereka tidak akan percaya kata Aisyah wahai Rasulullah wahai ayah dan ibuku kalau aku mengatakan Iya aku melakukannya maka aku telah dusta karena aku tidak melakukannya dan Allah tahu aku tidak melakukannya Tapi kalau aku membela diri Aku mengatakan tidak kau aku tidak lakukan maka Pasti kalian tidak akan mempercayaiku dan aku tidak akan mengucapkan kecuali seperti yang diucapkan oleh hamba Allah yang Saleh di sini ulama hadis bilang Aisyah berusaha mengingat namanya Nabi Yakub Nabi Yakub ayahnya siapa Nabi Yusuf ya waktu Nabi Yusuf hilang maksudnya dibuang oleh saudara-saudaranya ke sumur lalu kemudian diambil oleh kafilah hilang k enggak ada maka nabi yaakub Alaihi Salam mengatakan dalam al-qur'an diceritakan dalam Surah Yusuf innama asqu biati wahuzni inallah aku keluhkan kesedihanku dan masalahku kepada Allah Aisyah coba mengingat nama nabi yaakub enggak bisa karena sedihnya Saya hanya bisa mengucapkan seperti yang diucapkan oleh hamba Saleh gitu dia coba ingat enggak bisa yang mengatakan gitu kan bahwasanya sesungguhnya sabar itu indah Sarun Jamil gitu kan dan Allah sebaik-baik tempat untuk minta tolong dari tuduhan kalian demi Allah wahai Rasulullah Aku tidak akan bertobat dari tuduhan ini karena aku sama sekali tidak melakukannya lalu Aisyah pun berkata aku benar-benar pada saat itu tidak berpikir kalau ayat al-quran akan turun untukku dan membebaskanku Tapi saat itu aku berharap Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam hanya bermimp mimpi saja diperlihatkan oleh Allah kalau aku tidak melakukannya tidak sangka kalau ayat akan turun dan nanti kita akan bacakan ayatnya pada saat itu kata Aisyah tiba-tiba Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menuju ke sudut rumah kami dan biasanya kalau beliau melakukan ini beliau duduk Berti Wahyu sedang turun Abu Bakar pun kemudian mengambil selimut lalu menyelimuti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena sudah tahu ini Berti Wahyu sedang turun kata Abu Bakar waktu itu aku tidak pernah sama sekali ya merasa cobaan paling berat dalam hidupku dibandingkan pada saat itu aku ini khawatir ayat turun membenarkan Aisyah zina karena al-quran tidak pernah dusta g kan ini Wahyu kalau datang luar biasa nih hancur semua habis nama keluarga nih kata Aisyah sementara aku sama sekali tidak khawatir karena aku yakin aku tidak melakukannya gitu kan maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pun akhirnya berdiri pada saat lalu mengatakan Terimalah berita gembira wahai Aisyah Sesungguhnya Allah telah menurunkan pembebasanmu dari langit yang ketujuh sana Jadi di sini luar biasa teman-teman sekalian bagaimana orang beriman kalau sabar walaupun cobaan sudah dimulai dia bersabar dalam prosesinya sampai garis finishnya Antum pasti akan dimenangkan oleh Allah dan kalau dimenangkan itu akan menjadi pelajaran bagi manusia semuanya Aisyah R ini terjadi teman-teman tahun 6 Hijriah sekarang tahun 1400 sekian ini ini kejadian 1432 tahun yang lalu gitu kan luar biasa Sudah lama sekali gitu kan Tapi kita masih bahas sekarang dan kita seperti hadir dalam kejadian itu ya kan dan ini akan terus disampaikan oleh orang-orang beriman para dai-dii pembebasan Ummul mukminin Aisyah siddiqah binti Siddiq ya Dari Langit sana karena Allah kekalkan dalam al-qur'an maka nabi sahu alaii wasallam mengatakan Terimalah Berti gembira ha Aisyah karena Allah telah kan pembebasanmu dari langit ya dari tuduhan fitnah tersebut Abu Bakar langsung gembira lalu mengatakan wahai Aisyah berdirilah terima kasihlah pada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kata Aisyah apa aku tidak mau terima kasih pada Rasulullah aku akan berterima kasih kepada Allah yang telah menyelamatkanku gitu kan maka pada saat itu pun Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ke masjid mengumpulkan para sahabat lalu berkhutbah dan menyampaikan turun surah Annur surah nomor 24 ayat 4 sampai ayat 26 panjang ayatnya saya mulai dengan ayat 4 Allah berfirman azubillahim minasyaitanirrajim surah Annur surah nomor 24 ayat 4 sampai ayat 26 walladina yarmunal muhsanati tumma lam Yu biarbaati Syuhada tumma lam y'tu biarbaati suuhada fajliduhum tamanina jaldah fajliduhum tsamanina jaldatan wala taqbalu lahum syahadatan abada wa ulaika humul fasiqun dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik berbuat zina Ini kata para ulama tafsir pengikraran dari Allah langsung Aisyah wanita baik dan menjadi hukum bagi semua wanita mukminah yang baik Kalau dituduh zina dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi setiap orang bilang Si Fulan berzina harus datang empat orang saksi dan ulama memberikan syarat juga empat orang ini harus melihat lokasi yang sama waktu yang sama pakaian yang sama gitu kan kemudian orang yang sama jadi misalnya empat orang ini menyaksikan orang lagi berzina di sebuah tempat misalnya sama-sama posisinya di tempat itu orangnya sama waktunya sama maka diterima kesaksian tapi empat orang G kalau yang satu lihat pagi yang satu lihat malam atau yang satu lihat Minggu lalu enggak bisa apa kata Allah kalau saksinya kurang dari empat orang maka derahlah mereka yang menuduh itu cambuk mereka 80 kali derah dan jangan kamu terima kesaksian mereka selama-lamanya kalau sudah pernah berbohong Jangan terima lagi kesaksiannya dan mereka itulah orang-orang yang fasik di Madinah teman-teman sekalian tadi sempat sempat saya bilang ada tiga orang dari sahabat nabi yang terang-terangan mengucapkan Aisyah berzina dengan Safwan kalimat itu Abdullah bin Ubay pintar dia di awal dia enggak sebutin nama kan tadi saya sudah jelaskan kalau dia cuma memberikan isyarat belum langsung kena hukum tapi kalau terang-terangan maka harus kena hukum ada tiga sahabat satu perempuan dan dua laki-laki kalau yang laki-lakinya adalah Muslih bin Abi Muslih ya Ini tadi yang ibunya bertemu dengan Aisyah dan akhirnya menceritakan P Aisyah Kemudian yang kedua laki-laki Hasan IBN Tsabit ini penyairnya Nabi orang tua ini sahabat tua gitu tapi Subhanallah kemakan juga gosip ini yang ketiga wanita adalah Hamna binti jahasy Hamna binti jahasy tahu siapa ini teman-teman iparnya nabi adiknya dia Zainab binti jahasy istrinya Nabi ini juga sebarin berita jadi ayat turun menderah 80 kepada orang ini kena secara terang-terangan betul gosip ke sana sini tapi sumbernya dari orang-orang ini enggak mungkin satu kota semuanya dicambukkan gitu sumbernya dari mana Abdullah bin Ubay selamat karena dia tidak Sebutkan nama ayat [Musik] kelimanyailla ahim kecuali orang-orang yang bertaubat sesudah itu dan memperbaiki dirinya maka suesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha penyayang perlu kita garis bawahi juga satu hal yang pernah saya Sebutkan di Ee pertemuan-puan Kita sebelumnya dalam Islam teman-teman kalau seseorang kepergok melakukan satu perbuatan maka hukum berlaku padanya Walaupun dia bertaubat contoh ada orang lagi mencuri di satu tokoh ketangkap kepergok lagi mencuri kepergok di hotel lagi zina kepergok ketangkap oleh pihak pemerintah setempat dan kalau di situ lagi diterapkan hukum Islam maka berlaku padanya qisas dipotong tangannya dirajam kalau dia sudah nikah dicambuk kalau dia belum menikah kalau zina ya kalau kepergok Walaupun dia tobat misalnya dalam proses di penjara dia tooubat Nasuha tetap dipotong tangannya karena kepergok kalau enggak kepergok maka beda dalam Islam Saya sudah pernah jelaskan teman-teman tidak ada pengakuan dosa kita bukan seperti orang-orang Katolik ya datang ke pasturnya lalu mengaku dosa dipercikin air sudah bersih kita enggak seperti itu Islam tidak ada kita datang pada Ustaz atau Kiai Saya pernah buat begini buat begini buat begini enggak usah ceritain Tanya gini Bagaimana cara toubat itu saja pertanya engak usah buka aib kita gak usah gu cerita panjang lebar Saya pernah berzina di hotel ini tahun sekian saya pernah ketemu sama si pula Bukan ceritanya kalau hubungan sama Allah taubat nasuha langsung saja dengan tiga syaratnya tinggalkan dosa itu menyesali dan janji sama Allah tidak mengulanginya kalau berhubungan dengan manusia selain tobat ini tambah yang keempat kembalikan haknya dia kalau kita pernah gosip Kita pernah fitnah perbaiki namanya kita pernah mencuri kembalikan haknya seperti itulah yang jelas teman-teman sekalian ayat yang kelima mengatakan kecuali orang-orang yang bertobat sesudah itu adalah hukum umum ya dan tiga orang ini tetap dicambuk tadinya ya dan Allah terima toubatnya karena mereka rupanyatiga orang ini merasa bersalah tapi kena kepergok maka mereka tiga-tiganya dicambuk taubatnya tetap diterima oleh Allah ayat yang keen walladina yarmuna azwajahum Wam Yakun lahum Syuhada illa anfusum fasyahadatu ahadihim fasyahadatu ahadihim arah Billahi inahuin Lalu Allah menjelaskan sekaligus hukum-hukum yang lain yaitu dan orang-orang yang menuduh istrinya berzina misal ada seorang laki-laki naudubillah jangan sampai terjadi di antara kita dia lagi pulang ditemukan istrinya selingkuh sama laki-laki lain ditemukan di kamar tidurnya ditemukan di kamar mandinya dan seterusnya Dia tidak punya saksi tapi ini istrinya beda ya Kalau tadi orang umum kita tuduh harus ada empat saksi Bagaimana kalau suami istri Allah Jelaskan hukumnya sendiri dan orang-orang yang menuduh istrinya berzina Padahal mereka tidak mempunyai saksi selain diri mereka sendiri kalau orang lain kita enggak boleh kalau kita sendiri enggak boleh walaupun kita tahu dia berzina kita enggak boleh memberikan kesaksian kalau bukan empat orang gitu kan kecuali kalau memang dasarnya kita hanya mau menasehhatin kalau untuk kena cambuk dia atau rajam enggak bisa kecuali empat orang kalau istri tidak lalu kata Allah maka persaksian orang itu si suami ialah empat kali bersumpah dengan nama Allah jadi di depan Hakim dia datang mengatakan bersumpah sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang benar demi Allah saya benar saya lihat istri saya selingkuh demi Allah begitu sampai empat kali dia bilang begitu depan Hakim dia Sumpah kalau dia benar ayat ketujuhnya Wal khamisatu allnatallahi Alaihi inana Minal kadibin dan yang kelima naudubillah dia mengatakan laknat Allah atasnya dia maksudnya si penuduh tadi si suami ini jika dia termasuk orang-orang dusta demi Allah ya laknat Allah akan datang kepada si penuduh ini kalau saya bohong atau dia bohong dia bilang begitu kemudian ayat keedelannya waadrau anhal adaba an tashada arbaa sahadatin Billahi innahu laminal kadibin istrinya itu agar dihindarkan dari Hukuman rajam oleh oleh sumpahnya si suami tadi dia harus bersumpah empat kali atas nama Allah Sesungguhnya suaminya itu benar-benar termasuk orang dusta istrinya bilang demi Allah dia bohong demi Allah dia bohong sampai empat kali jadi istrinya balas lagi dengan sumpah atas nama Allah empat kali ayat 9 walamisata annaaballahi alaiha inana minin dan sumpah yang kelima adalah si istri sumpah bahwa murka Allah akan datang atasnya jika suaminya benar lalu ayat ke-10-nya walaula fadlullahi alaikum warahmatuhu wa annallaha tawwabun Hakim dan andai kata tidak ada karunia Allah dan rahmatnya atas diri kalian dan andai kata Allah bukan Penerima Taubat lagi maha bijaksana niscaya kalian akan mengalami kesulitan-kesulitan baik khusus untuk ayat tadi tentang masalah sumpah suami istri Sebagian ulama tafsir mendatangkan juga ada sebab turunnya sebab nuzul ternyata ada seorang sahabat laki-laki menuduh istrinya selingkuh lalu kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memanggil istrinya lalu ditanya oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam si suami Apa kau punya saksi dia bilang tidak ada ya Rasulullah saya sendirian pulang ke rumah saya temukan dia sama laki-laki ditanya istrinya Apa kau lakukan lakukan kata istrinya tidak kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam baik pasti ada salah seorang dari kalian yang bohong enggak mungkin dua-duanya benar ini bilang selingkuh ini bilang enggak saya akan perlakukan hukum Allah yang menuduh sumpah empat kali kalau dia benar yang kelima dia akan kena murkahnya Allah yang tertudu dia Sumpah empat kali kalau yang tudu dia tidak benar dan yang kelima dia akan kena laknat Allah mau mau dua-duanya dua-duanya bersih kuku lalu nabi sahu wasam Ingatkan Ingatlah sebelum ini terjadi sebelum murka lakat Allah kena salah satu dari kalian mengakulah sudah terlanjur ini sekarang tuduhan sudah ada nabi Hakim mengaku sungguh kehinaan dan siksaan di dunia lebih ringan daripada akhirat sekarang mengaku terus malu nih dia tobat itu lebih baik daripada di akhirat dia disiksa berat karena ini hubungan dengan hak manusia hak suami kan tidak boleh diselingkuhi seperti itulah ya sebagaimana sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan hak kalian terhadap istri kalian tidak boleh mereka menaikkan laki-laki lain di tempat tidur kalian maksudnya ini bahasa santunnya tidak boleh disentuh oleh laki-laki lain Tentu laki-laki juga sama tidak boleh selingkuh tapi ini hak yang dimasukkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada hak suami baik ternyata dua-duanya tidak mau maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mulailah silakan kamu hai suami ucapkan demi Allah saya benar demi Allah saya benar empat kali yang kelima murka Allah gitu kan akan datang kepada dia kalau dia bohong sudah selesai Nabi Sallallahu Al wasam pindah kepada istrinya kamu sekarang sumpah empat kali kalau kalau dia bohong demi Allah dia bohong demi Allah dia bohong empat kali yang kelima laknat Allah akan datang kepada dia kalau dia bohong atau suaminya benar setelah itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memisahkan mereka berdua Dan ini termasuk salah satu dalam Bab fikih kita namanya thq bayyin cerai Abadi ini kalau sudah begini enggak bisa lagi rujuk walaupun sebelumnya belum pernah cerai kan dalam Islam ada cerai dua kali kan atalaqu marratan k Allah kata Allah cerai dua kali maksudnya kalau orang bilang suami bilang saya Ceraikan kamu sama istrinya sekali saja maka masih dinamakan tolak Raji masih boleh kembali dalam tiga kali masa haid setelah pengucapan kalau mereka baikan mereka kembali mereka berhubungan biologis maka rujuk dengan sendirinya walaupun tidak ada akad nikah tapi kalau sudah lewat tiga kali masa haid berarti harus akad nikah baru Wali lagi segala tapi masih bisa rujuk namanya thak Raji itu kalau sekali ucapan dua kali ucapan masih sama tapi kalau tiga kali diucapkan saya sudah Ceraikan kamu misalnya yang ketiga kali naudubillah dia ucapkan maka namanya toolak bayin nah tolak bayin ini ada dua macam Ada tolak bayin yang sifatnya masih bisa kembali Tapi ada syaratnya kalau dengan ucapan lisan saja ini tolak bayin yang pertama maka si mantan istri harus nikah sama laki-laki lain pernikahan normal kalau terjadi perceraian bukan direkayasa ya terjadi perceraian betul-betul dengan istri kedua suami keduanya maka baru terbuka variabel untuk kembali kepada mantan suami pertama tidak boleh direkayasa kalau rekayasa masuk dalam dosa besar sebagaimana sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Allah melaknat ya Ee siapapun yang mantan suami yang sengaja merekayasa pernikahan temannya kepada mantan istrinya misalnya dia bilang sama temannya kamu nikahi istri saya begitu selesai akad nikah cerikan lagi dia Jadikan bahan permainan gitu kan dan Allah melaknat si teman yang membantu temannya ini Jadi enggak boleh rekayasa ini bayin yang pertama tolak Bay ini yang kedua ini kalau terjadi sumpah seperti ini saling menuduh tapi Ini masalahnya tidak bisa kembali lagi selamanya walaupun si perempuan sudah nikah sama laki-laki lain sudah cerai enggak bisa kembali lagi karena sudah saling menuduh tadinya apalagi menggunakan nama Allah dan ini yang masuk dalam masalah laknat dan murkahnya Allah subhanahu wa taala Oleh karena itu teman-teman sekalian dalam rumah tangga Jangan mudah mengucapkan kalimat cerai ini kalimat cerai bungkus baik-baik taruh di lemari kita simpan nanti darurat kalau kalau pasangan kita betul-betul berbuat kejahatan diingatkan tidak mau baru cerai jangan sedikit saja terlambat buat kopi terlambat kopi saya Ceraikan kamu tidak mau Temani saya saya Ceraikan kamu ibu-ibu juga begitu akhwat ini paling suka sedikit saja suami telat Ceraikan Saja kita sudah tidak cocok cerai cerah Cerai Cerai Cerai ini kalimat yang Allah murkai gak boleh itu kan tidak boleh kata Nabi Sallallahu alai wasallam abadul halalallahi ataq perbuatan halal yang paling Allah benci Adah perceraian enggak boleh teman-teman dan setan targetnya memang itu makanya tidak boleh sama sekali ini penting selanjutnya teman-teman sekalian kita baca ayat 11 kita lanjutin kan sampai ayat 26 kita kembali sekarang ke kasus ifq fitnahnya ya yang disebarin zinanya Aisyah dengan Safwan radhiallahuu ajmain tentu terselamatkan dari fitnah ini ayat 11 in sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan Kalian juga dari kaum muslimin Janganlah ya kalian mengira bahwa berita bohong itu buruk buat kalian tapi itu baik buat kalian tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakan dan siapa di antara mereka yang mengambil bagian terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar azab yang besar pula akhir ayat ini sebenarnya tertuju kepada Abdullah bin Ubay bin salul artin dia akan kena azab yang pedih di dunia dan juga di akhirat yang dimaksud juga dari sini kata para ulama tafsir tentang masalah Allah berfirman jangan kalian mengira ini berita fitnah ini adalah buruk buat tapi baik buat kalian kenapa Allah bilang baik karena banyak hal kata ulama pertama Allah selamatkan umukmin Aisyah dan rumah tangga nabi S wasam dari fitnah dan diabadikan dalam Alquran berarti baik jadi mulai saat itu sampai menjelang hari kiamat kalau ada orang yang menudu Aisyah berzina bohong seperti sekarang orang-orang Syiah gitu kan merekaihkan Aisyah berzina segala macam ini Bohong bahkan ahli sunahal jamaah sepakat orang yang dudu kembali Aisyah radallahu anha setelah Allah subhanahu wa taala turunkan pembebasannya kafir dalam Islam keluar dari Islam ini pendapat ulama karena dia membanta ayat al-qur'an yang telah membenarkan Aisyah tidak berzina sudah meninggal Aisyah tidak ada hubungannya sama sekali kalau ada sekarang orang yang tetap nyebarin gosip ini maka berarti dia sudah membanta ayat al-qur'an kemudian juga kebaikannya adalah umat Islam Jadi belajar ternyata ada orang-orang munafik di tengah-tengah kita dan bagaimana caranya menghadapi fitnah yang sedang tersebar nanti kita lihat teman-teman ada beberapa sahabat yang dipuji oleh Allah terutama Abu Ayyub al-anshari radhiallahu Anhu dengan istrinya itu luar biasa waktu terjadi gosip ini nanti kita dengarkan kisahnya bagaimana suami istri ini menahan diri dan lisan mereka dan bagaimana justru mereka mendukung orang-orang beriman termasuk Ummul mukminin Aisyah radahu anha jadi banyak manfaatnya ini dimaksud dengan firman Allah kalau antum lagi baca ayat ini dalam surah Annur kok Allah bilang fitnah itu baik ya buat kalian dan jangan kalian anggap buruk kebaikannya Justru karena itu Allah subhanahu wa taala menyelamatkan nama baik keluarga Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan abadi sampai hari kiamat ya kemudian terutama Aisyah Radu anha dan siapapun yang menuduk Aisyah kembali maka dia telah kufur kepada ayat al-qur'an Kemudian yang kedua Allah memberikan pelajaran kepada kaum muslimin sampai menjelang hari kiamat Bagaimana menghadapi fitnah dan bagaimana fitnah bisa datang kepada seseorang di antara kita dan yang ketiga Allah membongkar orang-orang munafik ayat 12-nya ingat kalau terjadi gosip informasi tidak benar tentang seorang Dai seorang muslim yang baik apa yang harus kita lakukan Allah bilang dalam surah ini ayat 12nya ambil ilmu teman-teman sekalian kata Allah subhanahu wa taala la Mengapa kata Allah di waktu kalian mendengar berita bohong itu orang-orang beriman laki-laki dan orang-orang beriman perempuan tidak bersangka baik pada diri mereka sendiri dan Mengapa mereka tidak mengatakan ini Bohong yang nyata jadi kalau kita sudah tahu orang ini adalah orang Saleh salhah dituduh digosipin kita harus mengatakan bohong itu perintah Allah masal kita sudah tahu ini kebenaran kita mengatakan ini bohong enggak boleh kita ikut-ikutan ayat ke-13-nya La ulun Mengapa orang-orang yang sebarin gosip itu tidak mendatangkan empat saksi atas kebohongan mereka hukum Allah datangat saksi Kenapa mereka tidak bawa saksi memang ada yang lihat Aisyah sama Safwan berzina misalnya mana saksinya datangkan oleh karena mereka tidak mendatangkan saksi-saksi atas mereka itu maka mereka di sisi Allah adalah pendusta ayat 14 wlullahiikum warahmatuhu Fid Dunya Wal akhir lamakum fum fiabunim sekiranya tidak ada karunia dan rahmat Allah kepada kalian di dunia dan di akhirat niscaya kalian akan ditimpa azab yang besar karena pembicaraan kalian tentang berita bohong itu kalau bukan karena Allah kasihan dengan kalian rahmatnya Allah luas maka kalian sudah dihukum semua ini Kok bisa Besak sebarin gosip seperti ini istrinya Nabi lagi enggak mungkin itu istri kita saya kalau dituduh kita sudah luar biasa meluap marahnya Bagaimana dengan istri Rasulullah sallallahui Wasallam pemimpin kita Sayid kita orang yang kita muliakan tidak mungkin kita melalaikan itu ayat 15 qahu biinatikum wauna bwahikum maisakum bihi Ilu wahim perhatikan Allah seperti sedang bicara kepada para sahabat teman-teman dan sini berbicara pada kita sampai hari ini ya sampai hari kiamat kata Allah Ingatlah di waktu kalian menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kalian katakan dengan mulut kalian apa yang tidak kalian ketahui sedikit juga kalian tidak lihat tidak tahu kenapa ngjebarin gosip dan kalian menganggapnya sesuatu yang ringan saja Ah enggak apa-apa padahal dia di sisi Allah adalah dosa besar gosipin orang beriman dosa besar ayat 16 waula ID samumuhulum Ma yakunu Lana anakallama bihadza subhanaka hadza buhtanun Adim Mengapa kata Allah Allah bicara dari langit sana turun al-qur'an Mengapa kalian tidak berkata di waktu mendengar berita bohong itu sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan ini tidak layak kita bicarakan ini maha suci engkau ya Tuhan kami ini benar-benar dusta yang besar ayat abtummin inuntum mminin Allah memperingatkan kalian semua para sahabat dan semua orang muslim sampai hari kiamat semua kita kena ayat ini Allah peringatkan kalian semua jangan pernah kembali memperbuat atau melakukan hal yang sama seperti itu gosipin lagi ummahatil mukminin apalagi Aisyah mengulangi lagi Aisyah berzina seperti kasus Syiah tadi saya bilang masih mengulangi isu itu selama-lamanya kata Allah jika kalian orang-orang beriman kalau ngaku beriman jangan lagi ulangi gosip ini termasuk kepada semua wanita muslimah semua muslim gak ada gosip di antara kita ayat 18 wubayinullahuakumul ayat wallahu Alimun Hakim Dan Allah menerangkan ayat ayatnya pada kalian semua hukum-hukumnya maksudnya dan Allah Maha Mengetahui lagi maha bijaksana ayat ke-19 innalladzina yuhibbuna an tasyial fahisyatu filladzina amanu lahum adzabun Alimun Fid Dunya Wal akhirah wallahu ya'lamu Wa Antum la talamun sesungguhnya orang-orang yang ingin agar berita perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang beriman bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat Allah akan berikan cobaan yang berat masalah bagi mereka dunia dan akhirat dan Allah mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui ayat 20 Wula fadlullahi alaikum warahmatuhu waallaha rfurahim sekiranya bukan karena karunia dan rahmat Allah kepada kalian maka tentu kan akan kena hukuman si maksudnya dan Allah Maha penyantun lagi maha penyayang niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar Allah ulangi tiga kali loh kalimat ini artinya gosipin orang Allah ancam Sampai Tiga Kali ayat kalau bukan rahmatnya Allah sudah disiksa kalian ya sudah dimatikan sudah di ini sudah segala macam maka jangan ikut-ikutan fitnah kalau lagi tersebar gosip Tutup mulut kita tutup mata enggak usah lihat jangan tambah makin hebol dengar-dengar berita nonton sana sini makan jadi masalahak ada lagiup semuanya tanggung jawab semua mata lisan telinga tanggung jawab hari kiamat jangan ikut-ikut jangan bawa musuh hari kiamat berat Sayang pahala salat pahala puasa diambil sama orang lain untuk apa enggak ada gunanya jangan bagi-bagi pahala ke orang kita sendiri butuh kok gitu kan hati hati gosip apapun sekecil apapun dan subhanallah setan masuk di situ kadang-kadang mungkin seorang akhwat kita belanja sayur tukang sayur bisa gosipin tetangga dia maaf ini saya kasih contoh umum Saya tidak katakan tukang sayur Di Balik Papan ya umum bisa saja begitu ya kapa saya temukan begitu pada saat istri saya beli sayur Ternyata bukan sayurnya cerita tentang orang lain tetangga gitu kan Jangan ikut-ikutan Bu itu enggak boleh haram dalam agama sampaikan enggak boleh kita enggak boleh ceritain aib seorang muslim dan ingat setiap orang mau cerita buruk Saya mau cerita nih gosip Maaf ya saya enggak mau dengar kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jangan ada yang ceritakan keburukan sahabat saya karena saya ingin bertemu mereka dada saya lapang itu konsepnya ayat 21 ya ayyuhalladzina amanu la tattabiu khuttion w w yattabi khuttiiton fainnahu ymuru Bil fahsya Wal munkar Wula fadlullahi alaikum warahmatuh Ma Zaka minkum Min ahadin abada wakinallaha yuzaki Yasya wallahu Samiun Alim Hai orang-orang beriman jangan kalian mengikuti langkah-langkah setan setiap bisikan pada pelanggaran agama gosip fitnah apalah gibah segala macam berhenti apapun perbuatan dosa jangan ikuti Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah setan maka sesungguhnya ketahui setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan keji dan mungkar dosa ada hukumannya sekiranya bukan karena karunia Allah ini yang keempat kali Allah ulangi dan rahmatnya kepada kalian niscaya tidak seorang pun dari kalian bersih dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu selama-lamanya artinya kalau Allah tidak kasihan kepada kalian maka Allah tidak terima tobat pasti dihukum tapi Allah membersihkan Siapa yang dikehendakinya dan Allah maha mendengar lagi maha mengetahui ayat 22 teman-teman turun masih dalam kasus yang sama tapi khusus untuk Abu Bakar radhiallahu Anhu Sebelum saya bacakan ayat ini saya ceritakan dulu Muslih bin Abi Muslih Salu dari tiga orang tadi yang dicambuk itu muslim Abi Musri Hasan bin Tsabit dengan H ee Hamna binti jahasy muslim Musri ini adalah sepupunya Abu Bakar sepupunya Abu Bakar ya Jadi ini saudara ini sepupu dan muslim muslim adalah orang miskin selama ini hidupnya dibiayai oleh Abu Bakar semuanya makannya minumnya P Abu Bakar yang biayai ternyata dia penyebar gosip yang paling besar apa terjadi Abu Bakar bilang mulai hari ini saya enggak mau bantu kamu lagi walaupun dia sudah tobat Abu Bakar jengkel saya selama ini hidupin kamu kok malah kau ceritain gosip anakku nih Perhatikan teman-teman Kalau ada orang yang berbuat jahat dengan kita seperti ini dan dia orang miskin Kita pernah bantu lihat apa yang Allah perintahkan kepada sahabat Mulia Abu Bakar Rah Anhu salah satu sahabat yang layak dijadikan sebagai suri tauladan kata Allah w ajirajillahahakum dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan Diantara Kalian Abu Bakar di sini maksudnya punya kekayaan bersumpah bahwa mereka tidak akan memberi bantuan kepada kaum kerabatnya muslim bin Abi muslim Abu Bakar bilang demi Allah Mulai sekarang saya enggak mau bantu kau lagi kenapa kau sebarin gosip anakku ini sama saja punonakan dia sendiri dia gosipin gu punya Abu Bakar maka Allah tegur di sini dan janganlah Allah larang orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan Di Antara Kalian bersumpah bahwa mereka tidak akan memberi bantuan kepada kaum kerabatnya orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada Lalu Allah pancing di sini Allah bukan Maaf Allah memberikan keutamaan bagi orang yang mau begini orang pernah buat jihat sama kita dia sudah toubat kita Maafkan maka apa yang Allah janjikan Apakah kamu atau kalian tidak ingin Allah mengampunimu atau mengampuni kalian dengan memaafkan orang justru dosa kita dibersihkan dan Allah maha pengampun lagi maha penyayang ya pada saat ayat ini turun dan nabi Sallahu Alaihi Wasallam menyampaikan ini turun kepada kau haai Abu Bakar kata Abu Bakar aku bertobat Ya Allah kepada aku bertobat kepadaMu ya Allah dan aku mengembalikan ya sedekah untuk Muslim bin Nai Muslih jadi karena muslim sudah bertaubat sudah dicampuk 80ah Abu Bakar memohon ampun kepada Allah membayar kafarah sumpahnya ya memberi makan 10 orang miskin Kemudian beliau kembali membalikan mengembalikan nafkah atau hadiah atau bantuan bulanan kepada eh maaf bantuan harian kepada musrihin nabi musrih dan ini sebuah perintah yang mulia teman-teman sekalian ya mudahkan memaafkan ada orang Subhanallah marah sama orang dendam tidak mau memaafkan sama sekali nanti urusan kita di akhirat ya Kalau seandainya seandainya setelah di Mahkamah Allah kita dibongkar semuanya dan ternyata dia benar setengah kita benar setengah maka dua-duanya dihukum masuk neraka belum tentu dan ternyata kalau kita memaafkan dia di dunia Allah gantikan rezeki kita yang belum dikembalikan oleh dia dan juga Allah mengampuni dosa-dosa kita dosa kita banyak yang dimaafkan gu ayat 23 innalladzina yarmunal muhsanatil gofilatil mukminati luinu Fid Dunya wal akhirat luinu Fid Dunya Wal akhirati walahum adabunim sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik ini kembali kepada Aisyah Ummul mukminin radhiallahu anha siddiqah binti Siddiq dan masuk dalamnya kata ulama tafsir semua wanita mukminah yang lengah Sesungguhnya orang yang menuduh wanita yang baik-baik yang lengah lagi beriman berbuat zina mereka kena laknat di dunia dan akhirat dan bagi mereka azab yang besar laknat diangkat berkah hidupnya ayat 24nya yaaduai hari ketika lidah tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan jadi kalaupun mereka sekarang menyembunyikan itu Tapi diam-diam tetap sebarin gosip pasti di hari kiamat orang tidak tahu siapa dia ni hari kiamat Allah bongkar lisannya tangannya kakinya akan memberikan kesaksian ayat 25 karena sampai ayat 26 ya yaumidinahuqamallah di hari itu nanti hari kiamat Allah akan memberi mereka balasan yang setimpal menurut semestinya maksudnya ini adalah berat bagi dia setimpal dengan gosip atau berita yang mereka sebarkan dan tahulah mereka bahwa Allah adalah yang benar lagi menjelaskan segala sesuatu ya dengan benar ayat 26 Al khabit a mubra mimmaakun lahum magfirat warizqu Karim ini luar biasa ini ikrar dari Allah tentang kedudukan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan Aisyah Ummul mukminin radhiallahu anha kata Allah wanita-wanita yang keji kalau ada wanita bezina adalah untuk laki-laki yang keji yang kalian sedang gosipin ini utusanku Rasulullah u alhi wasallam manusia paling mulia dia baik enggak mungkin istrinya keji wanita-wanita keji kalau Aisyah keji Maka itu untuk laki-laki keji dan Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam bukan itu dan laki-laki yang keji kalaupun memang laki-laki itu buruk maka buat perempuan atau wanita-wanita yang keji pula Subhanallah orang yang biasa di diskotik Ya mabuk-mabukan laki-laki misalnya dia akan cari istri di diskotek ya gak mungkin orang biasa mabuk datang ke majelis Taklim cari yang sudah berjilbab atau mungkin ikhwah laki-laki sudah di majelis taklim sudah sudah ada Iman segala macam Masa mau ke diskotik malam-malam cari istri enggak mungkin Subhanallah yang Allah begitu yang buruk ke buruk menikahnya juga Sama bezina-bzina gitu-gitu ya Tapi orang yang baik-baik maka akan dapat yang baik-baik lalu kata Allah dan wanita yang baik-baik adalah untuk laki-laki yang baik-baik dan laki-laki yang baik-baik juga untuk wanita yang baik-baik pula mereka yang dituduh itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan istrinya Aisyah serta Safwan radhiallahuum ajmain bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka atau kepada mereka bagi mereka yang sudah dituduh ni Aisyah Safwan dan tentu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lebih mulia daripada mereka berdua bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia gara-gara itu Allah subhanahu wa taala akan masukkan mereka ke dalam surga dan ini teman-teman di ayat 26 sangat jelas sekali pembebasan Allah yang Maha Sempurna dari atas langit sana terhadap tuduhan kepada Ummul mukminin yang mulia Aisyah radhiallahu anha dengan Safwan radhiallahu Anhu dengan turunnya ayat-ayat di atas maka terbongkarlah semua kebohongan tuduhan tersebut dan semua yang terlibat dihukum cambuk Dera di satu sisi teman-teman sekalian ada juga sahabat-sahabat yang betul-betul memberikan gambaran Bagaimana Mulianya iman mereka dan akhlak mereka di saat gosip itu lagi panas-panasnya tadi saya Sebutkan Abu Ayyub alanshari dan istrinya Ummu Ayyub al-anshari radhiallahu anhum ajmain waktu itu kisahnya begini Abu Ayyub al-anshari sempat ditanya oleh istrinya Ummu Ayyub wahai Abu Ayyub Apakah engkau telah mendengar fitnah tentang Aisyah jawab Abu Ayyub Iya kata Ummu Ayyub Lalu bagaimana pendapatmu Abu Ayyub menjawab dengan iman dan sekaligus mendidik istrinya dia mengatakan wahai Ummu Ayyub Apakah engkau akan melakukan zina engkau sekarang ini dalam posisi keimananmu seperti sekarang kira-kira kau bisa berzina enggak kata Ummu Ayyub mustahil tentunya enggak mungkin aku berzina dalam kondisi aku beriman seperti sekarang enggak mungkin aku berzina kata Abu Ayyub bertanya kepada istrinya dan ini menandakan memang bagaimana akhlaknya Abu Ayub sampai istrinya pun memberikan Pengakuan itu dikatakan Apakah aku bisa melakukan selama ini kau k aku sebagai suami dengan keimananku Apakah kira-kira aku bisa berzina kata Ummu Ayub tidak tentunya Kau adalah orang yang mulia gak mungkin kau berzina kata Abu Ayub rad anu kalimat yang mulia demi Allah Aisyah lebih Suci daripada kamu kalau kamu tidak berani berzina maka Aisyah tidak mungk dan demi Allah lebih Suci daripada aku yang laki-laki dituduh itu dia lebih baik dari aku maka tidak mungkin terjadi lalu Allah turunkan tadi ayat 12-nya Surah Annur tadi saya ulangi ayatnya azubillahi minasyaitirjim la Umal walminu bifusimir wq ifbin Mengapa di waktu kalian mendengar berita bohong itu orang-orang mukmin dan mukminah tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri dan Mengapa mereka tidak berkata ini adalah sebuah bohong yang nyata kata para ulama ini turun kepada Abu Ayyub yang justru memastikan pada istrinya itu bohong enggak mungkin benar ini istri Nabi enggak mungkin salah seperti itulah kita sekarang ambil pelajaran berharga dari kisah ifq ini kisah fitnah yang pertama setiap Mukmin akan diuji oleh Allah yang maha suci dan maha Mulia bahkan bagi mukmin itu adalah bentuk kasih sayang Allah Allah agar semua dosa-dosanya dibersihkan dan ditingikan derajatnya di dunia dan juga di akhirat sebagaimana sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis Bukhari sungguh bila Allah mencintai seorang hamba maka ia akan mengujinya jadi ujian ini sebenarnya adalah kebaikan bagi orang-orang beriman karena Aisy tidak pernah berpikir untuk difitnah seperti itu tapi Allah datangkan dan ternyata Justru untuk mengangkat derajatnya Jadi kalau antum lagi difitnah dan Antum dalam keadaan benar Yakinlah ini adalah jalan pintas untuk menuju kepada tingkat tertentu itu yang memang Allah inginkan namanya jadi harum rezekinya dibuka hanya dengan fitnah seperti ini sabar 1 bulan aisyahha dijamin masuk surga turun ayat yang ditilawahkan sampai menjelang hari kiamat pembebasannya ya dicambuk orang-orang yang memfitnahnya dibongkar kedoknya dan seterusnya dalam hadis lain kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam riwayat Imam Muslim Tidak ada sesuatupun yang menimpa seorang muslim dari capek letih gangguan orang ya Bahkan Duria menusuk tubuhnya kecuali akan jadi pembersihan terhadap dosa-dosa ya sampai saat ini dan bahkan sampai hari kiamat Aisyah radhiallahu anha dan Safwan radhiallahu Anhu termuliakan dalam sejarah kehidupan muslim bahkan manusia yang kedua pelajarannya semua pelaku maksiat dan pelanggaran terhadap hukum Allah akan dihukum dan terbongkar keburukannya tidak mungkin ada orang berbuat dosa dan saya sering Bahasakan teman-teman mengkhayal orang kalau buat dosa Lalu tidak dihukum sama Allah pasti dihukum dengan caranya ya Allah subhanahu wa taala lebih tahu setimpal Apa hukuman tersebut yang ketiga setiap penudu zina mukmin dan tidak mendatangkan empat saksi yang terpercaya maka akan dianggap dusta serta dicambuk 80 Dra walaupun sempat toubat dan orang yang tidak Taubat maka bagi mereka selain cambuk 80 Der laknat di dunia dan di akhirat serta siksaan yang Pedih Nantinya di akhirat nanti jadi kalau ada orang yang gosipin orang lain kayak penyebar fitnah ini ifq ini kalau mereka yang sempat tobat seperti tiga orang muslim B Abi Musli ya Hamna binti jahasy dan juga Hasan bin Tsabit radallah ajmain mereka toubat Maka mereka cuma dicambuk tapi Allah terima tobatnya yang sempat menyebarkan gosip ini dan tidak toubat bagi-bagi mereka laknat di dunia dan juga di akhirat serta siksaan pedih menantinya di akhirat nanti dalam kasus ini Abdullah bin Abi salul tidak secara terang-terangan menyatakan zina sehingga ia lolos dari hukuman Tapi tetap saja dia akan dapat laknat dan juga akan dihukum di akhirat yang keempat Allah yang maha suci dan maha Mulia memuji kaum mukminin yang justru membela Aisyah radhiallahu anha dan Safwan radhiallahu Anhu dalam hal ini adalah di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Abu Ayyub al-anshari radhiallahu Anhu dan istrinya Ummu Ayyub radhiallahu anha dan ini akan berlaku pada setiap orang mukmin yang terus membela Ummul mukminin sampai menjelang hari kiamat nanti atas suduan tuduhan keji ini dan juga siapapun orang beriman yang kita kenal yang memang dasarnya dia kita pastikan selamat dari perbuatan keji itu kalau kita tidak tahu jangan ikut-ikutan diam saja sebagaimana saya sudah jelaskan yang kelima siapapun yang menuduh pasangannya berzina dan tidak memiliki saksi kecuali diri mereka sendiri maka boleh bersumpah sebanyak empat kali bahwa pasangannya melakukan zina dan yang kelima laknat Allah pada penuduh bila ia dusta sementara pasangannya juga bersumpah empat kali bahwa yang menuduhnya dusta serta sumpah yang kelima bahwa Allah murka padanya bila ia betul-betul melakukannya dan ini dikenal dengan sumpah li'an ya li'an Nah ini dikenal dengan buku-buku fikih adalah Sumpah li'an li'an artinya saling melaknat yang keenam jadi ini yang ada ya Jadi tidak ada sumpah pocong Indonesia kan begitu ya kalau dia selingkuh dia curiga Kasih pakai kain kafan seperti pocong bacain Surah Yasin ya ya ini tidak pernah ada dalilnya ya jangan lagi disalah pahami ini teman-teman sekalian kita hanya menyampaikan hukum Syari Jadi kalau betul-betul ada maka Lian yang dilakukan tadi caranya dengan cara di depan Hakim saling bersumpah atas tuduhannya dan pembelaannya yang keenam setiap muslim harus yakin dengan kebenaran agamanya kasus para sahabat ditegur oleh Allah kenapa ragu membela istri dan sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan tidak menegur para penuduh ya jadi di sini tidak boleh kita kita ragu teman-teman sekalian untuk membela para sahabat nabi ridwanullahi alaihim sama sekali kita tidak boleh ragu dengan masalah itu apalagi pada saat mereka sudah meninggal lalu di diadili dengan hal-hal yang tidak perlu di zaman sana saja zaman sa sudah selesai kasusnya kenapa sekarang masih diangkat yang ketujuh anjuran Allah Azza waalla Allah yang Maha mulia dan maha suci agar mukminin tidak dendam terhadap orang lain terutama Siapa saja yang sudah toubat karena yang dianjurkan untuk dibenci adalah kesalahan seseorang dan bukan fisiknya ya orang kafir yang kita benci kekafirannya bukan fisiknya Makanya kalau dia sudah syahadat gak ada hubungannya dengan fisiknya banyak sahabat Nabi dulu benci dengan Islam Umar Bin Khattab pun benci sekali dengan Islam bahkan siksa kaum muslimin tapi setelah syahadat sudah selesai masa lalunya sudah tidak kita kenangan lagi begitu juga dengan mungkin ada mantan pezina mungkin ada mantan pembohong sekarang sudah tbat enggak boleh kita kenang masa lalunya orang orang mukmin melapangkan dadanya menerima keadaan itu hal ini diambil dari teguran kepada Abu Bakar radhiallahu Anhu atas sumpahnya ia tidak akan membantu lagi muslim bin Abi Muslih yang selama ini ia bantu kebutuhannya maka Abu Bakar pun membayar kafarah sumpahnya dan melanjutkan bantuannya setelah muslh dihukum dan bertaubat sebagaimana tadi firman Allah sudah kita sebutkan di ayat 22 surah Annur yang ke-elapan diterimanya toubat orang yang tulus bertaubat dan tidak bolehnya setiap muslim memutus hubungan dengan muslim n yang telah Taubat termasuk dalam membantu bersedekah pada mereka Jadi tidak boleh ada dendam tapi bisa menjaga jarak sebagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menjaga jarak dari wahsyi yang pada saat ia masuk Islam karena ia sempat membunuh Paman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di uhud Jadi wahsyi waktu masuk Islam Ya nanti pembebasan kota Makkah kita akan bahas itu pada saat dia masuk Islam Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lihat nabi tahu ini yang menombak pamannya maka nabi terima Islamnya lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan menjahul wahsyi Jangan sampai aku mengingat kasus engkau membunuh Pamanku maksudnya menjaga jarak tetap muslim tidak boleh dibenci Mungkin orang ini dulu pernah menyakitin sekali gu kan maka kita tetap memaafkan tapi boleh menjaga jarak kalau khawatir nanti malah mengganggu iman kita yang kesemb larangan mutlak mengikuti langkah-langkah setan dalam segala hal karena ini pasti akan menyesatkan dari jalan Allah yang ke10 tentu setiap bisikan buruk pasti dari setan kepada maksiat bisikan baik dari malaikat kita tinggal ikuti yang baik dan kita tinggalkan yang buruk yang ke-10 setiap laki-laki yang Saleh akan mendapatkan wanita yang salhah pula dan setiap wanita Salehah pasti akan mendapatkan pasangan laki-laki yang Saleh pula Demikian pula sebaliknya laki-laki buruk akan mendapatkan wanita buruk dan wanita buruk akan mendapatkan laki-laki buruk yang ke-11 dan yang terakhir adalah hendaklah setiap muslim memastikan keyakinan dalam hatinya bahwa apa saja yang diturunkan Allah kepada nabinya Muhammad sallallahu Al alihi wasahbihi wasallam benar dan menjadi hukum serta pelajaran yang sangat berharga yang semestinya dijadikan sebagai pedomaan hidup dari sisi lain tidak boleh setiap muslim menyebar berita tanpa memastikan karena akan jadi fitnah fitnah ifq atau fitnah gosip zinanya Aisyah dengan Safwan ini sampai menyebabkan segala aktivitas muslimin tertahan termasuk jihad pada saat itu karena bahayanya fitnah ini maka semesuhnya Seorang muslim harus menjahui dan menutup semua pintu-pintu fitnah Allahu bahasan kita sampai sini teman-teman Sekalian pada pagi ini dan kita akan lanjut Insyaallah nanti malam dengan kesepakatan hudaibiyah Insyaallah Semoga Allah mudahkan semua itu dan Allah berkahi dan kalau masih ada waktu ada yang punya pertanyaan silakan yang sesuai dengan tema saja ya dan sudah tahu syaratnya ya Hah bertanya sesuai tema dan apa Jangan mengetes saya jangan tes-tes gak usah bertanya Kalau mau ngetes ya dan bertanya sesuatu yang memang belum dipaham teman-teman sekalian saya tidak terima sama sekali pertanyaan yang terus-menerus melahirkan fitnah di tengah muslimin di mana orang tua Rasulullah Bagaimana ini bagaimana itu terbolak-balik ditanya pertanyaan yang tidak perlu sebenarnya gitu kan pada saat dijawab pun akhirnya dijadikan sebagai fitnah di tengah-tengah umat ini tidak boleh sama sekali kita harus menjaga persatuan dan kesatuan dan kita harus tahu teman-teman bedakan mana perbedaan pendapat dari il yang ada dengan mana penyimpangan dari dalil yang ada beda ya kalau perselisihan pendapat dari dalil yang ada seperti misalnya Imam Syafi'i mengatakan adanya Qunut subuh Karena dalilnya beliau anggap kuat Imam Ahmad mengatakan tidak ada beranjak daripada dalil ini namanya perbedaan pendapat enggak masalah ini kalau di sini toleransi dalam masalah ini silakan yang mau mengendapat yang benar yang penting silakan gitu kan Tapi kalau yang terjadi adalah penyimpangan dari dalil enggak ada dalil tapi dibuat-buat jadi perbuatan bidah maka ini hukumnya harus diluruskan bukan toleransi dalam masalah ini lahirnya kelompok-kelompok seperti Syiah Jil kelompok-kelompok yang jauh Ahmadiyah yang jauh dari Islam ya kan gitu merusak Bah dalil-dalil al-quran dan Sunah maka ini penyimpangan dari dalil ini harus diluruskan bahkan kalau di zaman Ali Bin Abi Thalib khawarij misalnya diperangi gitu kan ini tidak boleh kita salah paham dengan poin-poin seper seperti ini teman-teman baik mungkin begitu saja kita berdoa kepada Allah subhanahu wa taala Semoga majis kita diberkahi olehnya dan dijadikan sebagai tambahan amal kita pada hari kiamat dan Semoga semua amal yang pernah kita kerjakan tanpa terkecuali sampai menjelang ajal datang nanti diterima dengan kemahamurahannya dan Semoga semua dosa yang pernah kita kerjakan sekecil sampai Sebesar apapun diganti dengan kemahamurahan Allah menjadi pahala dan kita berdoa agar Indonesia menjadi negara yang tentram Aman damai seluruh umat Islam berada di bawah naungan ukhuwah islamiah diangkat perselisihan di antara mereka dan juga semu semoga saja umat Islam selalu beribadah kembali kepada al-qur'an dan sunah dan diberikan oleh Allah pemimpin muslim yang adil yang kembali juga kepada para al-quran dan sunah dan Indonesia menjadi contoh bagi negara-negara yang lain tidak pernah kita lupa doakan saudara kita di Palestin di Syria di Yaman di Irak di Myanmar di Ahsa di mana pun mereka ber sedang tertindas Semoga Allah ikhlaskan niat mereka terima para syuhada mereka muliakan Islam di tangan mereka dan tangan kita semua dan semoga Allah partisipasikan kita bersama mereka di pahala baik dengan doa dengan harta juga dengan jiwa kita dan semoga Allah dengan kemaham murahannya yang sedang melihat kita Karena Dia Maha Melihat mendengar kita Karena Dia Maha mendengar dan mengetahui Karena Dia Maha Mengetahui seluruh sulukbuk kehidupan kita agar menyatukan kita semua di surga firdausnya tanpa hisab sebagaimana satuk di majelis ilmu yang mulia ini Kalau benar dari Allah k Sara saya mohon dimaafkan subhanakallahumma W bihamdika Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilai wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh for