The 5th Nabawiyah Sirah - The Beginning of the Prophet's Coronation Procession
TzWApUqdAjo • 2017-07-16
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmah Alhamdulillah selalu kita
memuji Tuhan kita Allah yang Maha Kuat
Maha Adil Maha bijaksana maha perkasa
yang selalu hidup dan mengurus
makhlukNya zat yang telah menciptakan
semua yang di langit semua yang di bumi
semua yang di ke dalaman lautan tanpa
terkecuali terjangkau atau tidak
terjangkau oleh mata
manusia zat yang telah menurunkan
al-qur'an sehingga menjadi petunjuk bagi
manusia dan juga zat yang maha Mulia ini
telah menggantungkan segala kebutuhan
kita untuk roda kehidupan di muka bumi
dengan memuji namanya
Alhamdulillah Maka sangat wajar kalau
kita selalu mengucapkan kalimat yang
mulia ini kita panjatkan salam hormat
kita p manusia terbaik manusia yang tah
dipilih oleh sang pencipta menjadi
pimpinan anak Adam pada hari kiamat
penutup para nabi dan rasul Sang
Pencipta Allah bersama malaikatnya telah
mengucapkan salam hormat kepada manusia
terbaik ini dan dijadikan oleh Sang
Pencipta Allah sebagai ibadah bagi
orang-orang yang beriman Maka sangat
wajar kalau kita selalu membacakan
selawat dan Taslim kepada nabi besar
Muhammad sallallahu ala alihi wasahbihi
wasallam Sebelum saya mulai teman-teman
sekalian se pertama saya mohon maaf
karena telat tadi mudah-mudahan tetap
menunggu di majelis ilmu dicatat pahala
oleh Allah subhanahu wa
taala dari sisi yang lain saya
menekankan kembali apa yang disampaikan
oleh eh teman-teman panitia tadi saya
berharap di setiap ceram saya kalaupun
ada yang mau shooting secara pribadi
saja untuk pribadi konsumsian pribadi
saya sama sekali tidak mendukung bahkan
memberikan izin untuk teman-teman
mengambil gambar lalu mengupload sendiri
di YouTube
ini sangat tidak tepat dan sudah
berulang kali saya Bahasakan dalam
hampir setiap ceramah saya jangan
di-upload di YouTube apalagi
dikomersialkan ya Sampai akhirnya ada
orang yang sudah mengomersialkan ini
pada saat
channelnya ditutup oleh sebagian
tim akhirnya memprotes mengatakan Ustaz
kan ceramah katanya untuk lillahi taala
Kenapa Ustaz sekarang melarang kami
untuk ee
mengupload ceramah ini kemudian Padahal
kami cuma mengambil sebagian saja
penghasilan Saya jawab email-nya Saya
mengatakan saya sudah Bahasakan dari
awal kalaupun Anda mau mengupload-nya
dari awal dulu pernah saya izinkan
Jangan
dikomersialkan karena ingin komersial
dan pengunjungnya banyak di YouTube
akhirnya ditulislah judul-judul yang
mengkelitik ya supaya banyak
pengunjungnya dan ini yang membuat
kontroversi akhirnya yang membuat
masalah-masalah dalam dakwah ya apalagi
pertanyaan-pertanyaan sekarang
ditunggangi oleh orang-orang yang tidak
senang dengan dakwah sunah
jadi masalah ya dan alhamdulillah kami
sudah punya channel resmi di YouTube ada
channel khb resmi logonya warna biru
silakan datangi kunjungi download
sendiri dengarkan jadi ini tolong kerja
samanya teman-teman sekalian dan perlu
diketahui kalau tidak diizinkan seperti
ini dan anda tetap komersialkan maka
penghasilannya haram ya Jangan dianggap
itu penghasilan halal dan kami punya hak
untuk tidak tidak memberikan izin itu
terlebih lagi kami setelah shoting pun
seperti ini teman-teman tim melakukan
edit dulu Dilihat dulu mungkin ada
bahasa yang salah mungkin ada
penyampaian riwayat yang perlu
dipastikan lagi ternyata saya lupa
menyebutkan mungkin riwayat Abu Daud
tapi saya Sebutkan Tirmidzi misalnya
bisa terjadi maka perlu diedit setelah
Edit Baru Kemudian kami upload tentu
bagi teman-teman yang niatnya untuk
dakwah Insyaallah sudah bisa paham
masalah ini ya sudah bisa dipahami
masalah ini kita akan lanjutkan
teman-teman sekalian bahasan kita asirah
nabawiah dan kita terakhir sudah
membahas
tentang bagaimana Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam bertemu dengan seorang pendeta
yang bernama
bahirah pada saat beliau berumur 12
tahun akhirnya beliau bertemu dengan
atau ikut dengan pamannya Abu Thalib
kemudian ee
beliau sempat
ee bertemu dengan pendeta dan pendeta
itu mengecek tanda kenabiannya dan
seterusnya ada beberapa hal yang saya
ingin sampaikan tambahan di sini yang
baru saya tambahkan dalam tulisan
sebelum kita panjang lebar menjelaskan
masalah pernikahan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam sama
Khadijah yaitu Allah subhanahu wa taala
menjaga nabinya Muhammad Sallallahu
Alaihi Wasallam dari segala macam
maksiat Sebelum menjadi nabi
jadi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu
terkenal tidak pernah ada satu pun
kemaksiatan yang ter dalam hidup
beliau seperti misalnya ada satu tradisi
buruk orang-orang Quraisy zaman
Jahiliyah dulu dan saya melihat ini
masih terjadi sekarang
ya pada saat ada acara perkawinan mereka
seringki mendatangkan wanita-wanita
penari penyanyi yang memamerkan auratnya
ya melantunkan Suaranya yang menjadi
fitnah bagi kaum laki-laki
dan ini terjadi di zaman
jahiliah bahkan penyanyi-penyanyi dan
penari itu menjadi orang-orang yang
sangat kaya karena dibayar
mahal Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
waktu lagi menggembala kambing dan
beliau dari kecil tidak pernah ikutin
acara seperti ini sempat teman-temannya
datang dan menceritakan Hai
Muhammad acara perkawinan di Makkah ini
penuh dengan begini dan begitu makanan
minuman dan terakhir disebutkan
wanita-wanita yang menari-menari dan
seterusnya kemudian Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam mengatakan saya tidak
pernah tahu itu dalam kehidupan saya
tapi saya coba ingin mengetahui
bagaimana keadaannya inium sebelum jadi
nabi
ya maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
pun berkata pada teman-temannya Maukah
kalian bersedia untuk menjagakan
gembalaan saya ini dan saya ingin
melihat apa yang sebenarnya kalian
ceritakan itu bukan niatnya mau lihat
wanita-wanita penari saja tapi ingin
mengetahu bukan itu t tapi ingin melihat
secara umum acara ini Subhanallah baru
saja Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
niat begitu tiba-tiba beliau mengantuk
berat Kemudian beliau
tertidur tidak bisa tertidur hari kedua
tertidur lagi hari ketiga tertidur lagi
hari berturut-turut Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam ingin melihat bagaimana
pesta perkawinan orang-orang Makkah
beliau selalu tertidur dan ini
disebutkan dalam sebagian buku-buku
sirah tidak semuanya dan ini menandakan
Allah subhanahu wa taala menjaga dan
setelah itu tidak ada satu pun ya atau
tidak lagi Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ingin mendatanginya Beliau
mengatakan di dalam dirinya sendiri
kalau memang sudah tiga kali saya
tertidur berarti menandakan ini tidak
boleh saya melihatnya sudah Nabi
Sallallahu alaii wasallam tidak pernah
lihat di antara hal yang lain
teman-teman sekalian tradisi
jahiliah Amru BN luhay yang dulu saya
pernah Sebutkan dia mendatangkan patung
di Makkah yang menerapkan beragam macam
peraturan ada salah satu peraturan yang
kita tidak bisa juga Bahasakan itu unik
ya tapi buruk ya peraturan itu adalah
orang-orang Makkah disuruh menjahit
baju-baju khusus untuk tawaf khusus
untuk tawaf dan nanti berkembang
siapapun yang masuk ke Makkah disuruh
untuk membeli dan memakai baju hasil
buatan masyarakat
Makkah karena peraturan ini
berkembanglah sebuah ide lagi kalau
seandainya orang-orang yang tidak mampu
beli baju dari orang Makkah maka
tawafnya
telanjang tawafnya telanjang gitu kan
sampai juga masalah di Makkah mereka
menjadi hal yang biasa sekali telanjang
karena di di Ka'bah saja mereka bisa
tawaf sambil telanjang apalagi kalau di
luar kota atau di luar Ka'bah di dalam
kota Mekah itu
sendiri Baginda Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam tidak pernah melakukan tawaf di
saat lagi ada orang-orang yang seperti
ini dari zaman beliau Sebelum dirobatkan
menjadi di nabi beliau tidak pernah
secara khusus melakukan
perbuatan-perbuatan tersebut dan ini
disebutkan oleh para ahli sejarah dan
perlu teman-teman tahu tawaf telanjang
di Makkah ini terjadi sampai tahun 9
Hijriah sampai Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam membebaskan kota Makkah barulah
beliau mengutus Abu Bakar setelah
penakukan kota Makkah bahwasanya tidak
boleh lagi ada patung di Makkah
dihancurkan di di Makkah seluruh Makkah
terutama dekat Ka'bah setelah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam hancurkan 360
sekian patung kemudian juga tidak boleh
lagi ada yang tawaf telanjang di sana
dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sama
sekali tidak pernah menyaksikan hal
tersebut sampai tradisi kaum laki-laki
di Makkah dulu teman-teman sekalian
kalau pakai baju itu menggunakan Izar
tanpa Rida Izar itu maksudnya bagian
bawah kayak kita sarung atau celana dan
bagian atas mereka tidak pakai baju
biasanya artinya kebanyakan tradisi
orang seperti itu kalaupun ada orang
yang kaya raya punya kelebihan baru Dia
menggunakan baju bagian atasnya gitu
salah satu tradisi mereka adalah kalau
mereka saling gotong-royong mengangkat
barang batu misalnya mau gotongroyong
untuk membangun sebuah tempat maka
supaya pundaknya enggak luka mereka
mencabut
izarnya sarung bagian bawahnya itu
sampai auratnya kelihatan kemudian
meletakkan di punggung untuk meletakkan
batu dan mereka tidak menganggap itu aib
di dalam sebuah arar disebutkan pada
saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mau mengangkat batu membantu sebagian
keluarganya sedang membangun maka
orang-orang pada ngangkat batu-batu
besar dan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ikut partisipasi mengangkat
batu besar itu kemudian tiba-tiba saja
pamannya datang mengatakan Hai Muhammad
Salah satu pamannya tidak disebutkan
namanya dalam riwayat ini tapi dikatakan
Salu pamannya mengatakan Hai Muhammad
Kalau tidak salah namanya Zubair di sini
ya Salah satu paman nabi sallallahu
wasallam mengatakan bahwasanya Hai
Muhammad Tidakkah kau buka izarmu dan
Kau letakkan di punggungmu agar
punggungmu tidak luka k maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan
saya tidak melakukannya beliau pun
mengangkat batu tersebut meletakkan
kemudian sebagian orang melakukan itu
maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
meninggalkannya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam
meninggalkannya kemudian yang terjadi
juga Sebelum masa kenabian teman-teman
sekalian yang menandakan Allah subhanahu
wa taala menjaga nabinya Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam adalah
partisipasinya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam di peperangan
fujar peperangan fujar ya dan ini tentu
teman-teman harus kita rentet historinya
ya dari zaman beliau masih kecil
Bagaimana beliau hidup yatim kemudian
Bagaimana beliau belajar kepemimpinan
setelah dibina atau dididik oleh
kakeknya Abdul Muthalib selama 2 tahun
dari 6 tahun karena ibunya meninggal
pada saat beliau Sallallahu Alaihi
Wasallam berumur 6 tahun 6 tahun sampai
8 tahun pamannya ee kakeknya Abdul
Muthalib yang merupakan raja Makkah pada
saat itu atau yang mengakan pemimpin
Makkah yang EE Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dibawa naungannya dan nabi
hadir di majelis majelisnya dalam
memecahkan perkara-perkara orang Makkah
dilatih oleh Allah secara histori
kehidupan untuk menjadi seorang pemimpin
kemudian dibina oleh pamannya yang Abu
Thalib dari umur eh 8 tahun tadi sampai
menikah dengan Khadijah umur 25 tahun
dan ada dua fase di situ fase pertama
adalah menggembala kambing sampai umur
21 tahun 21 sampai 25 berdagang tapi di
sini Abu Thalib orang yang sangat miskin
tidak punya harta yang banyak dan
kalaupun ada hartanya di dihabiskan
untuk memberikan minum jemaah haji pada
saat atau makanan jemaah haji maka yang
terjadi karena suku dari abdiddar sudah
pernah kita sebutkan mereka ee berperan
berperan mengurus
ee hal-hal yang berhubungan dengan
Makkah
ini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
belajar Bagaimana menghadapi kehidupan
yang susah pada saat itu jadi hidup
dengan Abu Thalib kemudian juga Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dilatih oleh
Allah untuk tidak berbuat kemaksiatan
sebagaimana sudah saya sebutkan tadi
kemudian juga yang kita sebutkan lagi
sekarang adalah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ikut dalam peperangan jadi di
masa miau masih belum menikah beliau
sudah terlatih pernah mengikuti
peperangan sehingga ini semua menjadi
komponen-komponen yang kalau disatukan
memang siap menjadi seorang pemimpin ada
satu peperangan namanya harfu
fujar harfu fujar ini teman-teman
sekalian ya adalah peperangan yang
melanggar bulan yang
dimuliakan kalau masih ingat pernah saya
jelaskan eh waktu Abrahah bangun gereja
qulaais di Yaman kan ada satu kelompok
di Makkah
G yang
EE mereka
mencintai sangat mencintai Makkah sangat
mencintai Ka'bah tapi mereka punya satu
perbuatan yang buruk yaitu mereka
mengganti-ganti
bulan Saya pernah Jelaskan surah
at-taubah ayat 36 yang Allah subhanahu
wa taala berfirmanzubillahasyaitanirjim
artinya adalah sesungnya di sisi Allah
yang mahatinggi dan maha pemurah Ada 12
bulan yang sudah ditentukan sebagai
perhitungan Roda Kehidupan kalian
muhiajabbanam Syawal zulka'dah
Zulhijah dan di antaranya itu sudah
diterapkan dari sebelum menciptakan
langit penciptaan langit dan bumi sudah
diterapkan 12 bulan itu sebelum
penciptaan langit dan bumi dan di
antaranya ada 4 bulan yang dimuliakan
itulah ajaran agama yang lurus Maka
jangan kalian zalimi diri kalian secara
khusus di 4emp bulan itu dan perangilah
orang-orang musyrik secara keseluruhan
sebagaimana mereka memerangi kalian dan
ketahuilah Allah bersama dengan
orang-orang yang bertakwa saksi bahasan
4 bulan yang dimuliakan 4 bulan ini
adalah Rajab kemudian 3 bulan
berturut-turut zulkadah Zulhijah dan
bulan Muharram gitu kan Nah ini 4 bulan
ini bulan hurum namanya dari zaman
ajaran Ibrahim alaih
salam sampai di awal-awal Islam keemp
bulan ini teman-teman sekalian tidak
boleh berperang gak boleh berperang tapi
orang-orang Suku Arab sebelum Islam
datang mereka hidup dari peperangan
mereka saling menyerang satu sama yang
lain terus mengambil hartanya suku yang
lain gitu kan Nah ada
kelompok dibentuk oleh orang-orang Arab
ini di sebelum Islam tradisi mereka
adalah kelompok ini boleh
mengubah-ngubah bulan boleh
mengubah-ubah bulan jadi misalnya
sekarang Muharam nih Hanya mereka nih
yang boleh mengubah mengatakan enggak
Sekarang kita ganti namanya
Safar bulan depan baru Muharam ya mereka
balik-balik supaya bisa menghalalkan
peperangan pada saat itu seperti itulah
ya itu tradisi mereka nah
peperangan itu salah satu tradisi sisi
yang lain kalau Adun peperangan tidak
diubah nama bulannya tetap Muharram
tetap eh tetap tadi Rajab zulka'dah Zul
hijrah buan Muharram tetap ini tapi ada
peperangan di sini Terjadi ada suku
menyerang suku yang lain namanya harbu
fujar namanya harbu fujar dianggap
peperangan yang bermaksiat guah fujar
dari kata-kata fajir Fajar
Ya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
pernah menghadiri itu jadi ada pernah
suku hawazim namanya suku hawazim ini
menyerang Makkah menyerang Quraisy ya
ini waktu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam masih umur belasan tahun ini
waktu beliau masih jadi penggembala
kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
partisipasi dan beliau satu-satunya
riwayat membicara masalah ini adalah
hadis sahih yang kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam kuntu Ambulu
limami aku pada saat harbu fujar itu
sedang
ee mengambilkan anak-anak Pan untuk
Pamanku ya ya ditaruh dikasih nabi S
wasam kasih pamannya pamannya yang
melemparnya seperti itulah yang jelas
beliau partisipasi dalam peperangan ini
dan ahli sejarah mengatakan bahwasanya
ini juga pendidikan Allah subhanahu wa
taala agar Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam tahu tentang masalah peperangan
itu selanjutnya teman-teman sekalian
juga hal yang luar biasa partisipasinya
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam
hilfu fudul namanya hilfu fudul hilf
adalah sumpah ya halafa yang kata nabi
sahu wasallam manafa birillahq asq Siapa
yang bersumpah Selain nama Allah maka
dia telah musyrik gitu kan HF halafa
atau orang Arab mengatakan ahlifu Billah
Aku bersumpah atas nama Allah hilf fudul
ya fudul punya makna banyak ya di
antaranya adalah hak hukuk ya haknya
orang lain gitu Jadi begini ceritanya
Nabi eh Hil
fudul adalah sebagian anak-anak muda
Makkah ya pada saat itu yang
diistilahkan dengan syabab Makkah ya
pada saat itu mereka berkumpul kemudian
mereka
sepakat bersumpah atas nama Allah depan
Ka'bah mereka akan membela semua orang
yang terzalimi dari penduduk Makkah atau
bukan penduduk Makkah dari penduduk
Mekah atau bukan penduduk Makkah jadi
mereka berkumpul kemudian mereka sepakat
untuk itu siapapun itu Ini ada sebabnya
teman-teman sekalian awal kisahnya hilfu
fudul adalah ada seseorang dari luar
Makkah pernah bertransaksi dengan salah
satu tokoh Makkah yang bernama al-as BN
wail siapa ini as bin wail ayahnya Amru
Bin Ash Amru Bin Ash radhiallahu Anhu
masuk Islam Al as bin wail ini tidak
gitu kan alas bin wail ini salahu tokoh
Makkah pernah dia transaksi dengan satu
pendatang dari luar Makkah kemudian dia
engak mau bayar sudah diambil semuanya
baik saya beli ini semua dibawa semuanya
sudah ditaruh di gudangnya Kemudian
tiba-tiba pada saat pembayaran dia
bilang enggak saya enggak mau bayar
orang ini sendirian enggak ada
pembelanya gitu dari luar kota
Makkah maka pada saat itu teman-teman
orang ini pun datang ya menyampaikan
kepada orang-orang Quraisy enggak ada
yang
herokan Qurais enggak ada yang herokan
sampai akhirnya dia menyebutkan dengan
syairnya sungguh al telah berbuat
kezaliman dan tidak memberi hakku Bila
kalian wahai para Quraisy tidak
menolongku maka berarti kalian
bersamanya dalam hal ini dan akan aku
sebarkan kezaliman ini pada seluruh
bangsa Arab para tokoh Quraisy waktu itu
sempat waktu mendengarkan syair dan
syair pada saat itu luar biasa ya sama
dengan kita sekarang media setiap ada
syair baru selalu saja diperebutkan oleh
orang untuk dihafal baik atau buruk
sampai kadang-kadang kalau kita dan saya
tidak sarankan tentunya syair-syair masa
jahiliah itu luar biasa sampai
merincikan tentang wanita bagaimana
wanita yang indah itu bagaimana dalam
syair-syair mereka gitu kan jadi ini
seperti media kalau kita sekarang Cepat
sekali menyebar orang-orang Quraisy
akirnya takut dengan syair-syair itu
akhirnya mereka diam
terdiam muncullah beberapa anak muda
Mekah masing-masing memiliki yang
ayah-ayah mereka juga kepala-kepala suku
yang akhirnya bersumpah di depan Ka'bah
dan akan melawan kezaliman walaupun
harus walaupun harus menumpahkan darah
mereka ada hadis sejarah yang mengatakan
sebab dinamakan hilfu fudul sumpah fudul
karena fudul
ini adalah nama gabungan nama dari tiga
orang yang pertama membentuk hilf fudul
semua namanya fadl semua namanya fadl
tiga-tiganya maka dikatakan fudul ya
tapi yang ini yang lebih kuat bukan itu
yang lebih kuat adalah fudul artinya hak
ya haknya
orang-orang para pemuda ini sebagaimana
Saya bilang tadi sepakat akan membela
siapapun yang terzalimi di Mekah
walaupun harus mengorbankan jiwa mereka
dan mereka mengiklankan itu ke seluruh
Makkah dan menjadikan sebagai program
siapapun yang mau ikut dibuka dan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam termasuk
salah satu pemuda yang ada di hilfu
fudul Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bergabung sama mereka untuk membela
semua
kezaliman akhirnya pada saat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam bergabung
sama ananak muda ini berkumpullah lebih
10 orang pada saat itu kemudian mereka
mendatangi rumahnya al-as BN wail lalu
mereka mengatakan demi Allah kami telah
bersumpah atas nama Allah untuk membela
siapapun yang terzalimi dan anda telah
menzalimi orang yang datang dari luar
Makkah kalau anda tidak mengembalikan
haknya maka kami akan membunuh
anda jadi enggak ada alasan lagi melihat
kejadian tersebut karena al-as bin wail
ketakutan dia pun mengembalikan haknya
orang
tadi kenapa kita panjang lebar Ceritakan
tentang ini teman-teman sekalian karena
ada hubungannya dengan hukum Syari Jadi
bukan hanya sekedar historinya nabi
Muhammad sallallahu Al alihi wasahbihi
wasallam Tapi beliau ya juga
menyampaikan sebuah hukum kepada kita
setelah itu apa kata
beliau Sesungguhnya aku dulu di zaman
Jahiliyah telah dipanggil untuk hilfu
fudul demi Allah Kalau kalau seandainya
aku dipanggil setelah islam aku akan
menjawabnya aku akan
menjawabnya jadi hilf fudul ini terjaga
ya dalam hukum Syari
kita dalam salah satu asar juga
disebutkan Husein radhiallahu Anhu cucu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah
memiliki hak yang diambil atau tidak
belum dikasih oleh
EE waliotanya Madinah pada saat itu
bernama Al Walid ini Gubernur kota
Madinah Iya lalu Husin berkata kata
Tentu saya tidak tidak perlu masuk k
rincian Apa masalahnya tapi yang jelas
ee alwalid eh Husein sempat berkata bila
engkau tidak memberikan hakku maka demi
Allah aku akan mengiklankan hilfu fudul
aku akan mengiklankan hilfu fudul maka
akhirnya si alwalid pun memberikan
haknya tentu waktu Husain menyebutkan
ini ada banyak sahabat yang mendengar di
antaranya Abdullah bin Zubair
radhiallahu anhum ajmain lalu Abdullah
bin Zubair berkata demi Allah bila
Husein mengiklankannya maka pasti
pastilah aku akan menghenuskan pedangku
dan tidak akan memasukkan ke sarungnya
sampai haknya dikembalikan dan aku
terbunuh
membelnya jadi ini adalah bagian
daripada syariat kita dan perlu
diketahui teman-teman sekalian hilf
fudul ini artinya adalah bekerja sama
untuk memberhentikan kezaliman bekerja
sama untuk memberkan kezaliman dan kaum
muslimin diperintahkan bukan hanya
membela umat Islam
membela siapapun yang
terzalimi ada banyak histori berhubungan
dengan masalah itu di antaranya di salah
satu masa di zaman kejayaan Abbasiyah
dulu pernah pasukan Abbasiyah sangat
besar jadi dari cekcok antara beberapa
orang non mususlim di luar wilayah kaum
muslimin dan mereka mau berperang nih
lalu dua-duanya
menyurat kepada khalifah abbasi minta
pertolongan dua-duanya kafir dua-duanya
minta pertolong an maka berdiskusilah
dengan para ulama khalifah kemudian
bertanya apa saran kalian rata-rata
semua mengatakan Untuk apa kita campurin
kafir sama kafir Biarin aja g kan gak
usah kita ikut-ikutan kecuali kalau
mereka menyeram wilayah muslimin hampir
semuanya begitu kecuali satu orang yang
pada saat itu memberikan saran berbeda
dia mengatakan wahai Amir mukminin kita
semua tahu kalau Islam datang untuk
rahmatan lil alamin dan Islam datang
untuk membela kebenaran kita akan
menerima penawaran Siapa yang benar di
antara mereka kalau ada yang benar kita
bersama mereka dan kita perangi yang
terzalimi karena Islam memang untuk
menegakkan kebenaran seperti itulah Dan
ini ada hukum syarii sendiri tentunya
berhubungan dengan masalah ini yang
jelas Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
termasuk salah satu dari anggota hilfu
fudul itu dan berarti beliau sudah
menegakkan kebenaran dan keadilan Jauh
sebelum masa
kenabian kemudian selanjutnya adalah
mulai fase perniagaan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dan ini saya sudah
jelaskan sebenarnya pada pert lalu
tentang masalah julukan alamin yang
keluar untuk Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam
ya dan EE kita akan masuk ke
masalah saya sudah jelaskan ya waktu itu
ya bagaimana julukan alamin kan muncul
ya Yang jelas Nabi Sallallahu alaihi
wasallam pada saat itu Beliau memiliki
ee strategi perdagangan yang sangat luar
biasa karena beliau berdagang mengambil
barang dari orang lain menyelesaikannya
dengan cas walaupun sedikit Kemudian
beliau berkeliring untuk membagikan
barang-barang dagangannya dan karena
beliau jujur apapun yang ditanya tentang
produk tersebut maka beliau selalu
menjawabnya dan itu tentu setelah Islam
ada sabda Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam setelah maksud saya setelah
masa penobatan kenabian ada nanti beliau
menyampaikan hadis nabi nabi hadis
beliau yang berbunyi Sallallahu Alaihi
Wasallam ya Siapa yang transparan dan
terbuka dalam transaksinya maka Allah
akan berkahi transaksi keduanya Allah
akan memberkahi transaksi keduanya Jadi
tidak boleh teman-teman sekalian kalau
kita jual mobil kemudian pernah tabrakan
kita mengatakan tidak pernah menutupi
aibnya ini Mara Allah subhanahu wa taala
tidak berkahi atau bahkan tidak jadi iya
pernah tabrakan tapi saya sudah masukkan
di bengkel silakan dilihat misal ini
salah satu hal yang sangat dijaga oleh
Nabi S wasallam dalam pernagaan beg
perniagaan beliau sehingga hanya
terkenal sekali dengan dengan
keberhasilan dalam berdagang dan
dipercaya oleh orang lain pokoknya
setiap Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bawa barang tidak ada lagi orang yang
meragukan masalah itu semuanya tinggal
langsung membeli dari Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam karena apapun yang
ditanya benar bahkan kalau ditanya Hai
Muhammad ini kualitasnya Bagaimana Oh
kalau yang ini lebih baik Oh kalau
kualitas dagangannya Si Fulan lebih baik
kalau saya punya nomor duanya atau nomor
tiganya atau lebih di bawah daripada itu
yang jelas di disampaikan apa adanya
maka orang pun suka berentasi dengan
nabi sallallahu alaihi
wasallam pada saat itu teman-teman
sekalian banyak orang akhirnya
menambahkan modal seperti kita tahu
kalau ada orang jujur biasanya orang
datang kepada dia kau butuh modal berapa
Bagaimana cara kerja sama karena orang
yang terkenal dengan kejujurannya maka
banyak pedagam-pedagang Makkah yang
datang kemudian menawarkan kepada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam untuk
menitipkan modal mereka mulailah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam bertambah
modalnya kemudian melakukan hal yang
sama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
dengan transparan semua kelebihan produk
Adapun kekurangannya disebutkan seperti
ini dan seperti itu jadi orang jadi
tambah ramai membelanjakan barang Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam
akhirnya beliau terpikir untuk
mengekspansi bisnisnya keluar dari
Makkah pada saat itu karena beliau
menganggap Makkah sudah cukup dikuasai
oleh Beliau maka beliau Sallallahu
Alaihi Wasallam dan melihat modal yang
sangat banyak Coba mengekspansi keluar
Makkah selama ini beliau selalu ambil
dari pedagang-pedagang Makkah saja yang
besar-besar kalau kita mungkin
pemilik-pemilik perusahaan besar
sekarang sekarang Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ingin mengembangkan lebih besar
lagi ke ee perusahaan-perusahaan lah
kalau kita sekarang ya punya perusahaan
sendiri maka Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mengambil modal-modal tersebut
kemudian mulai pergi ke negeri
Syam dagang di negeri Syam ikuti
orang-orang Quraisy orang-orang Quraisy
bawa modal dari Makkah beli barang
negeri Syam kembalikan lagi ke Makkah
gitu kan Nanti barang dijual di Makkah
tapi mereka pergi ke negeri Syam membawa
uang saja membawa uang membwa emas
mereka tidak bawa produk Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam waktu itu mengatur satu
strategi yang berbeda orang Makkah belum
ada yang melakukannya semua modal beliau
dibelikan produk-produk Makkah apa saja
apa saja yang bisa dibawa dibeli oleh
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam semua
uang itu semua modal dijadikan benda
Kemudian beliau bawa ke negeri Syam lalu
Beliau Berdagang di negeri Syam
barang-barang Makkah itu orang-orang di
negeri Syam tidak mengenal produk Makkah
selama ini akhirnya dibelilah oleh oleh
orang Syam dan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mendapatkan keuntungan lalu
dengan uang keuntungan itu beliau beli
lagi barang dari negeri Syam dibawa ke
Makkah sehingga dobel
keuntungannya makin masyhurlah nama Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam akhirnya
bergabunglah seorang wanita kaya Makkah
Khadijah radhiallahu anha pada saat itu
tentunya belum masuk Islam belum ada
Islam dan dikatakan dalam buku-buku
sejarah Khadijah ini teman-teman
sekalian memiliki harta sendirian dia
itu lebih banyak atau bahkan berimbang
dengan hartanya seluruh pedagang Makkah
saking kayanya gitu kan orang terkaya
Makkah hartanya Khadijah radhiallahu an
sendiri digabung semua pedagang-pedagang
Makkah hartanya itu baru sama dengan
hartanya Khadijah bahkan Khadijah
mungkin lebih banyak daripada itu
Khadijah pun akhirnya menitipkan
hartanya kepada Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Coba ya dan Khadijah ingin
memastikan tentang kejujuran yang
terkenal itu beliau menitipkan seseorang
yang bernama Maisarah Maisarah ini
sahaya hamba sahayanya beliau ee
kemudian menitipkan kepada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Maisarah
Selama perjalanan terkagum-kagum dengan
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di
antara yang membuat Dia sangat kagum
adalah Beberapa fenomena alam yang
terjadi dan bagaimana akhlaknya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam di antaranya
adalah perilaku nabi sallallahu alaihi
wasallam dengan maisara beda sekali
dengan perilaku siapun pada saat itu
yang menjadi majikan atau Tuan bagi
seluruh sahaya kebanyakan mereka tuh
kasar berkata kata-kata suka
perintah-perintah sembarangan
kadang-kadang sering dipukul
kadang-kadang marah sedikit enggak
diberikan makan gitu kan kemudian
kalaupun ada keuntungan ada segala tidak
pernah ada bagi tidak ada sesuatu yang
dikasih gitu maka berbeda sekaliang
dengan Nabi Sallallahu alaii wasallam
nabi kalau makan Panggil maisara makan
bersama-sama Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kalau istirahat Panggil maisara
Istirahat di sebelahnya Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam mengajak ngomong seperti
temannya sendiri selalu saja begitu dari
pergi sampai pulang perjalanan dari
Makkah ke negeri Syam bulan gitu kan Itu
pun kalau menggunakan kuda yang tercepat
kalau orang membawa kafila dagangan
lambat bisa 2 bulan perjalanan jadi
selama 2 bulan perjalanan Nabi
Sallallahu alaii wasallam selalu
bermuamalah yang baik dengan dia pulang
juga begitu kemudian fenomena alam yang
terjadi adalah sepanjang
jalan dia kaget melihat
semuanya ya kafilah-kafilah di depan ada
kelihatan di sana kelompok kafilah
sekian puluh ekor unta di sana lagi
kafilah B banyak padang pasir yang
sangat luas tapi kafilah Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam ini yang kebetulan itu
cuma nabi sendiri yang jaga beberapa
ekor unta dengan maisara itu dinaungi
oleh awan dinaungi oleh awan tidak panas
pahal lagi trik sekali matahari Kok bisa
awan ini cuman ada di atas kafilah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam itu maara
saksikan sendiri pada saat itu lagi
terjadi dan sudah sampai di negeri Syam
kalau teman-teman masih ingat kisah
bahirah ya pendeta yang pada saat
melihat tanda kenabian Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam di umur 12 tahun itu
Subhanallah dengan hikmah Allah Nabi
Sallallahu alaihi wasallam pada saat itu
umurnya sudah sekitar 24 tahun
Sallallahu Alaihi Wasallam itu lewat di
depan gereja yang sama gereja yang dulu
dimiliki oleh bahira tapi bahira sudah
meninggal dunia dan banyak
murid-muridnya bahira situ
pendeta-pendeta yang lain yang sudah
memang terbina oleh bahira ini dan
selalu diingatkan oleh bahira ingat ini
masa keluarnya kenabian dan perhatikan
baik-baik kafilah-kafilah Arab itu
Karena nabi terakhir itu akan keluar
dari kota Makkah sana ini
kafilah-kafilah mereka yang sering
bolak-balik Perhatikan baik-baik Kalau
ada kejadian-kejadian yang unik maka
pastikan Apakah ada di antara mereka
manusia yang sedang kita cari itu salah
satu pimpinan pendeta pada saat itu
melakukan hal yang bahira sering lakukan
setiap hari nongol di jendela Eh gereja
ngelihat kafilah-kafilah yang lewat
karena memang ini jalurnya mereka lewat
gitu
kan terkagetkan pendeta ini pada saat
melihat kafilah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ini kafilah satu-satunya yang
yang cuma dua orang untanya banyak
sekali tapi cuma dua orang dan semua
kelihatan dari jauh matahari lagi terang
semuanya kafilah yang berserakan yang
sangat banyak beda dengan kafilah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ini ada awan
di atasnya menaunginya dan ada sebuah
pohon di sebelap
gereja konon
ceritanya para bahira dan temannya ini
membangun gereja di situ karena
mengetahui tentang histori pohon itu
histori pohon itu disebutkan dalam Injil
dinukil oleh para penginjil ini
sebelum-sebelumnya sebelum Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam diutus
tentunya kalau ada pohon di situ yang
pohon ini mereka tahu semua nabi turun
di situ pohon ini Setiap nabi pasti akan
mampir di pohon itu dan pohon ini
Subhanallah dengan hikmah Allah tidak
pernah ada yang mampir di situ kecuali
nabi-nabi gitu kan pada saat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mau istirahat
beliau pun duduk di bawah pohon itu ada
satu pohon di dekat gereja pohon kurma
cuman satu pohon itu Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam duduk di situ duduk di
situ kemudian kafilahnya unta-untanya
disandarkan maisra dipanggil duduk di
sebelahnya kejadian yang luar biasa pada
saat itu disaksikan oleh Kepala pendeta
adalah pohon kurma itu tiba-tiba
menunduk ya menunduk dan terlihat sekali
sangat jelas kemudian menutupi Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dari
panas maka dia pun penasaran dan dia
berkata ini Mungkin salah satu tanda Dia
pun akhirnya keluar kemudian
coba melihat peluang Kapan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam berpisah
dengan maisara maisara sempat pamit sama
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ingin
mencari kalau kita mungkin tempat buang
air gitu kan keluar maka oleh pendeter
ini dikejar lalu dia berkata Hai Fulan
tunggu sebentar Berhentilah Ma Isra
ditanya kalian dari mana Saya dari
Makkah Siapa yang bersamamu ini
seseorang dari kota Mekah tokoh Mekah
yang bernama Muhammad dan dia punya
kafilah dagang gitu kan lalu mulailah
pendeta ini menanyakan kan banyak hal
tentang siapa namanya siapa ibunya siapa
ayahnya segala macam ditanya tentang
Nabi Sallallahu alaii wasallam Seca
rinci dan semua yang dijelaskan oleh
maisara yang dia tahu kalau dia adalah
keturunan yang baik ibunya meninggal
pada saat dia masih 6 tahun ayahnya
meninggal pada saat dia dirahim ibunya
kakeknya Bina sekarang bersama pamannya
dan seterusnya gu kan dan dia terkenal
sekali dengan jurukan alamin di Makkah
semua ini ciri-ciri disebutkan yang
diketahui oleh Pendeta ini adalah ciri
kenabian lalu
kemudian Pak pendeta ini pun
ee Seta pertanyaan yang banyak kepada
maisara dan dia penasaran ee maka dia
mengatakan Baiklah kalau begitu saya
berterima kasih atas pendapatmu ini dan
saya coba ya E akan menyampaikan kepada
teman-teman di dalam gereja gitu Terus
si maisara bilang sebentar boleh saya
nanya enggak iya Apa rahasia pertanyaan
anda tadi Kenapa Anda bertanya seperti
itu lalu dia mengata pendeta itu
mengatakan dan ini membuat maisara kaget
dan nanti ini yang akan disampaikan
kepada P Khadijah pada saat pulang ke
Makkah yang mendorong Khadijah mau
menikah dengan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam salah satu faktornya itu maka
dia mengatakan ketahuilah wahai anak
muda karena maisara masih muda masih
belasan tahun berumur seperti ini di
bawah sedikit dari Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam
ketahuilah menurut keyakinan kami dan
apa yang kami dapatkan dalam Injil tidak
ada yang turun di bawah pohon ini
kecuali seorang nabi kecuali seorang
nabi maka ketahuilah yang sedang
bersamamu sekarang adalah nabi yang
sedang ditunggu nabi yang sedang
ditunggu Jadi ceritanya Hanya seperti
itu saja tidak ada penyampaian
setelahnya seperti apa Apakah pendeta
itu beriman atau tidak tidak seperti
kisah bahirah Kalau bahirah memang dia
sudah berazam nekad bertekad kalau
memang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
di masa kenabian dia masih hidup dia mau
beriman tapi pendeta ini tidak dia
kembali ke gerejanya kemudian buku-buku
sejarah menceritakan atau memutus sampai
ituu kisahnya dan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sudah langsung pergi ke negeri
Syam saat tiba di negeri Syam
teman-teman sekalian maisra bertambah
kagum lagi pada saat melihat Bagaimana
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bermuamalah dan berperilaku dengan para
penduduk negeri Syam beliau cepat sekali
berbaur sangat su ya Mudah dalam membeli
dan dan menjual dan ini Subhanallah
bagian dari syariat semua nanti setelah
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam diutus
menjadi nabi gitu kan sebagaimana Beliau
mengatakan ya rahmat Allah akan terkena
kepada atau akan didapati oleh orang
yang selalu mudah dalam berterans saksi
mudah membeli mudah ee apa namanya
menjual itu adalah salah satu ciri orang
beriman ya Nah orang beli ya sudah orang
nawar Ya sudah mudahin yang penting
memang dia tidak dirugikan gitu bukan
orang yang sudah tahu ada keuntungan
masih ditekan supaya mendapatkan
keuntungan yang lebih enggak ada seperti
itu samhan kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam samhan ID ba samhan idyara ya
dia sangat mudah untuk bertransaksi
Menjual dan membeli semuanya dimudahkan
oleh dia maara melihat itu Dan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tidak bukan
bukan cuman itu beliau setelah dapat
keuntungan disimpan di tempat yang aman
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam selalu
mengeluarkan dan keliling mencari
orang-orang
fakir di negeri Syam kemudian
membagi-bagikan buat mereka kemudian
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga
selalu berusaha untuk menguasai seluruh
pasar tanpa letih beliau kiring keliling
ke seluruh pasar lalu menawarkan
produk-produknya tanpa letih ini nolak
dia pergi ke tempat yang lain ini nolak
dibagi ke tempat yang lain sampai
akhirnya terjadi Transaksi dan
subhanallah di hari Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam tiba seluruh produk
makkahnya habis seluruh produk makkahnya
habis dalam satu hari karena Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam keliling ya
Ee senyum dengan orang ramah mudah orang
mentransaksi beli ini berapa sekian
harganya sekian saja ya sudah gitu loh
dimudahin sama beliau maka habis
produknya pada hari itu Sallallahu
Alaihi Wasallam di hari kedua beliau
sudah bisa membeli barang dari negeri
Syam dan dan pada saat beli karena
kemarin dia sangat sup dengan
orang-orang Sallallahu Alaihi Wasallam
maka orang-orang pedagang-pedagang di
pasar juga memudahkan dia pada saat
transaksi jadi orang-orang Syam pun pada
saat mengatakan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam tawar kain ini berapa sekian
Baiklah bisa saya beli sekian enggak
bisa Silakan ambil uangnya langsung saja
maka di hari kedua saja Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam sudah berhasil membeli
seluruh perorak yang dibutuhkan dari
orang uang yang ada sehingga kafilah
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lebih
dulu ke kembali ke
Makkah dan ini tidak tidak pernah
terjadi dalam kafilah-kafilah Quraisy
karena mereka selalu tinggal-tinggal di
negeri Syam lama mereka duduk-duduk Dulu
mereka mabuk-mabuk mereka bermain
perempuan mereka segala macam sudah
menjadi tradisi jahiliah kemudian nanti
mereka sudah du bulan eh apa 2 minggu 3
minggu baru mereka balik ke Makkah gitu
kan jadi pelan-pelan mereka berdagang
nabi sahu Ali wasallam tidak cepat
bekerja dan cepat juga menyelesaikannya
selesai mengeksekusinya pulanglah Nabi
Sallallahu alaihi wasallam bersama
maisara menuju ke Makkah pada saat tiba
di Makkah karena kafilah-kafilah dagang
Quraisy belum tiba dan sudah menjadi
tradisi juga di Makkah teman-teman
sekalian kalau ada kafilah datang maka
ada orang-orang tertentu penjaga-penjaga
pintu gerbang Mekah itu mengiklankan
dengan suara keras wahai Quraisy kafilah
dagang ada yang datang gitu maka
orang-orang Quraisy pada ngumpul Jadi
sebelum masuk pasar mereka sudah
keroyokin tuh apa yang mereka mau beli
beli di di situ ada yang sisa baru
dijual di Pasar kafilah Nabi Sallallahu
alaii wasallam datang dan ini bukan
waktu datangnya kafilah Quraisy waktunya
sudah mereka tahulah sekian waktu Sekian
waktu datang kafilah baru mereka datang
mereka kaget kok ada kafilah datang nih
kemudian mereka datang gitu kan di luar
pintu Bani syaiba di luar pintu
gerbangnya Makkah lalu mereka kaget
kafilahnya Muhammad alamin telah datang
tersebar satu Makkah nih ini orang yang
kepercaya sudah datang nih Walaupun
beliau belum lama berdagang dari negeri
Syam mereka tanya Hai Muhammad dagangan
Syam kata mbi Sallallahu alaii wasallam
Iya boleh kami transaksi silakan
mulailah mereka memilih produk mereka
mau ini ya Muhammad berapa sekian
Baiklah bisa sekian silakan dihabisin
dalam hitungan satu hari itu juga
dagangan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
habis guu hari itu juga habis belum
masuk ke pintu gerbang Makkah sudah
habis dengan keuntungan yang
berlipat-lipat maka Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dimudahkan oleh Allah
subhanahu wa taala dengan akhlak yang
baik dan wajar Allah mengatakan dalam
surah alqalam auzubillah minasyaitan
ungnya kaum Muhammad secara Fitrah
memiliki akhlak yang sangat luar biasa
Mulia sekali nabi s wasam selalu
cenderungnya kepada
kebaikan Kejadian ini akhirnya tersebar
di negeri Makkah di kota Makkah pada
saat itu kafilah Muhammad alamin datang
kemudian habis dagangannya dan
orang-orang Makkah puas dengan dagangan
itu nabi S wasallam pada hari yang sama
tidak menunda sama sekali walaupun dalam
kondisi capek pergi ke rumah Khadijah
menyampaikan amanahnya ini adalah
amanahnya Ini uangnya dan bukan cuma
Khadijah karena banyak sekali orang
menitipkan uang pada saat itu semua
diantarkan pada hari itu Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam tidak tidur kecuali
sudah menyampaikan semua Amanah ini
modalnya ini keuntungannya ini modalnya
ini keuntungannya semua selesai pada
hari itu k dalam kondisi capek datang
dari Safar ini sebuah adab yang luar
biasa teman-teman bagi pedagang ini
jangan tunda-tunda pembayaran jangan
tunda-tunda pengembalian hak orang lain
langsung pada saat itu kita bisa tidur
tenang kalau meninggal pun jadi aman
gitu kan maka dibagilah karena Kejadian
ini makin harum nama Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dan Khadijah pun tidak
pakai menunggu lagi langsung bertanya
kepada Maisarah Sebenarnya apa yang kamu
lihat pada saat kamu sedang bersama
Muhammad Ceritakan saya kejadiannya apa
yang terjadi kenapa kafirnya datang
lebih dulu dari dari negeri Syam apa
yang terjadi pada saat kamu sedang di
sana gitu kan bagaimana dia bermuamalah
dengan orang-orang gitu maka pada saat
itu maisara menceritakan semua apa yang
dia lihat dari kasus
jalan ada naungan awan dari kasus pohon
yang nunduk dari kasus pertanyaan
pendeta dari kasus Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam sudah membeli
barang-barang dari Makkah kemudian
menjualnya di negeri Syam dan bagaimana
dia bermuamalah dengan sangat mudah
bertransaksi kemudian dalam satu hari
habis semua produknya hari kedua dia
sudah beli produk lagi Kemudian beliau
juga segera pulang ke Makkah lalu
kemudian di di di di pintu gerbang Bani
syba sudah diperebutkan oleh masyarakat
Makkah dan mereka puas semua dengan
harganya dan pada hari yang sama sudah
dibagikan
keuntungannya maka pada saat itu perlu
digaris bawahi teman-teman bahwasanya
Khadijah radhiallahu anha ini walaupun
pada saat itu berumur 40 tahun tapi
terkenal sekali dengan kecantikannya dan
ini mungkin sudah menjadi sesuatu yang
yang Fitrah ya kalau seseorang yang
berlimpah hartanya maka segala kebutuhan
terpenuhi itu berpengaruh kepada
masalah terlihat tertua atau tidak
karena orang biasa kalau punya beban
hukum e beban masalah ekonomi
masalah-masalah yang dihadapin
kadang-kadang berpengaruh kepada raut
wajah Ya seperti itulah kurang lebih
rasionalnya gitu ya maka Khadijah
terkenal sekali dengan kecantikannya dan
selalu dilamar oleh banyak orang Makkah
walaupun beliau sudah menjadi janda pada
saat
itu dan orang-orang yang ditolak ini
terkenal Si Fulan Si Fulan melamar
Khadijah ditolak tersebar beritanya
Khadijah nolak enggak mau karena punya
kecantikan punya Kekayaan ini orang
terkaya Makkah baru pertama kali pada
saat itu Khadijah yang meminta mau mau
meminta kepada nabi su wasam untuk
menikahinya dan ini belum pernah terjadi
Khadijah selalu menolak lamaran orang
gitu maka Khadijah berkata kepada maisar
pada saat itu setelah
menceritakan Saya akan berbicara sesuatu
nanti dengan orang yang akan menyambung
lidah saya kepada Muhammad cuma bahasa
begitulah kurang lebih dar karena
maisara seorang laki-laki Khadijah tidak
berbicara masalah pernikahan lalu
Khadijah pun mencari Siapa kira k kira
orang yang paling pantas untuk e diajak
ngomong ditemukanlah seorang sahabatnya
bernama
Nafisa Nafisah sahabat dekatnya Khadijah
lalu berkata Khadijah wahai Nafisah Apa
kamu sudah tahu cerita tentang eh apa
namanya Muhammad Oh belum kata Nafisah
kata Khadijah ceritanya begini loh
begini begini begini diceritain semua
panjang lebar yang Mara cerita lalu
Nafisah juga kaget seperti itu kah Hadin
dia bilang iya dan saya punya niat
sesuatu yang saya ingin kamu yang
menyampaikannya kata Nafisa Apa itu saya
ingin agar engkau menyampaikan kepada
Muhammad untuk melamarku ah kata Nafisa
selama ini kau nolak tokoh-tokoh Makkah
yang kaya raya sekarang kau minta
Muhammad untuk melamarmu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memang
wtu itu pedagang tapi bukan sekelas
levelnya orang-orang nomor satunya
Makkah yang melamar Khadijah kemudian
ditolak gitu kan maka pada saat itu kata
Khadijah iya Saya bersedia kalau
Muhammad mau menjadi suami saya maka
Nafisah pun tidak menundah mengatakan
urusan saya Saya akan pergi maka waktu
itu Nafisah pun mendatangi rumah Nabi
Sallallahu Alaihi
Wasallam kemudian menemuinya di depan
ada keluarga-keluarga pada saat itu di
antar itu tuu ada Abu Thalib pamannya
kemudian ada sepupu-sepupunya gitu kan
lalu nabi mengatakan wahai Muhammad
Mengapa engkau belum
menikah kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam belum cukup
bekal ini biasa kalau dalam terjemahan
Bahasa Indonesia begitu ya kalau bahasa
Arabnya
itu orang arab biasa begitu bisa saja
dia mengatakan saya belum punya rumah
karena masih numpang sama pamannya
memang pada saat itu kan masih tinggal
sama Abu Thalib kemudian usaha saya
masih baru mulai ya Nantilah kalau sudah
mantap semua sudah mapan baru saya
menikah lalu kata Nafis ya wah Muhammad
mengap engau tidak menikah dengan wanita
yang berkumpul semua pinya hal yang kau
butuhkan kecantikan jalur nasab ya
kekayaan kepintaran gu kan kedudukan
semua ada kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Siapa yang kau maksudkan kata
Nafisah Khadijah binti khuwailid gitu
kan Khadijah binti khuwailid lalu kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Bagaimana bisa Khadijah Mali Khadijah
kata nabi sahu alaii wasallam bagaimana
saya dengan Khadijah mustahillah itu
terjadi karena Khadijah Siapa orang yang
memang tolak semua tokoh-tokoh satu
Makkah tahu kalau dia tolak tokoh-tokoh
Quraisy lalu dia mau menikah dengan
orang yang tadinya penggembala kambing
kemudian sekarang menjadi pengusaha
kecil kata Nafisah itu urusan saya yang
penting kamu setuju dulu gitu
kan Ini yang bujang-bujang yang ketawa
ini maka pada saat itu pun Nafisah
kembali kepada Khadijah mengatakan
Khadijah sudah selesai urusannya apa
yang selesai Muhammad sudah setuju kan
kata khijah baik kalau begitu Jangan
ditunda gitu kan maka Nafisa kembali
lagi ke Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengatakan wahai Muhammad sudah selesai
urusannya apa yang sudah selesai
Khadijah sudah setuju gitu sudah selesai
urusannya kapan kita bertemu bertemu
dipanggillah Abu Thalib Paman Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam menghadap ke
rumahnya Khadijah dan Khadijah itu
ditemani oleh ada yang mengatakan yang
temani waktu Nabi waktu itu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dikatakan
ditemani oleh pamannya Abu Thalib dan
hamzah tentu di sebelum bicara masalah
Islam ya ya Kemudian dari pihak Khadijah
ayahnya sendiri
khuwailid dan ada yang mengatakan
ditemani juga oleh sepupunya warakah bin
Naufal ya pendeta Nasrani nanti yang
akan mengakui kenabian Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam di masa penerimaan wahyu
Iqra Bismi rabbikalladzi khalaq baik
pada saat itu terjadilah kesepakatan dan
akhirnya Menikahlah Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dengan Khadijah dan pada
saat itu maharnya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam yang diberikan adalah du 10
ekor unta ya jadi satu ekor unta itu
sekarang sudah berapa harganya ratusan
juta gitu kan Apalagi ya sampai 20 ekor
unta dan ini bantahan yang sangat jelas
kepada para orientalis yang mengatakan
Muhammad sengaja menikah dengan orang
kaya karena dia ingin membiayai hidupnya
ini tidak benar sama sekali Salah sekali
ini Karena nabi Sallahu Al wasallam
waktu itu setelah menikah pun sama
Khadijah beliau yang memberikan
kebutuhan rumah
nafkah walaupun tetap memutar modal
Khadijah Karena setelah menikah Khadijah
menyerahkan seluruh hartanya radhiallahu
anha kepada Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam untuk dikelola gitu kan silakan
kelola lalu dipakai bersama-sama gitu
kan Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada
saat itu teman-teman
sekalian menikah dengan Khadijah
tentunya
itu berumur 25 tahun dan Khadijah 40
tahun Dan ini juga sekaligus bantahan
yang mengatakan bahwasanya Nabi Muhammad
itu kata orang-orang orientalis ya Dan
ini dikembangkan oleh para orang-orang
liberal sekarang kalau Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam itu menikah lebih dari
satu wanita sampai memiliki beberapa
orang wanita itu karena hawa nafsu ini
pemahaman yang fatal sekali salah kenapa
Karena nabi sallallahu alaihi wasallam
pada saat menikah dengan Khadijah sampai
Khadijah meninggal tidak Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam tidak poligami beliau
sendirian padahal pada saat itu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mampu untuk
menikah lagi sebagaimana kita akan lihat
nanti fase penobatan nabi itu di masa
beliau masih rumah tangga dengan
Khadijah dan bisa saja beliau menikah
pada saat itu tapi Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam tidak melakukannya dan
dalam kondisi nabi 25 tahun waktu
menikah Khadijah 40 tahun gu kan jadi
jelas sekali terbantahkan tidak ada
hubungannya dengan hawa nafsu ini dan
kita lihat Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam menikah Setelah meninggalnya
Khadijah ya setelah meninggal Khadijah
barulah masuk Wahyu turun menyuruh Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam untuk
mengizinkan nabi menikah dengan Saudah
binti zamah kemudian baru menikah dengan
Aisyah kemudian baru datanglah
wanita-wanita yang lain setelah itu yang
dinikahi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
itu pun Wahyu dari langit bukan
keinginan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam karena perilaku nabi perkataan
nabi semua dikontrol oleh Wahyu gitu kan
W yantiquil Hawa inua illa wahy Yuha
jadi perilaku dan keputusan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam itu dikontrol
oleh Wahyu dan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mengatakan Sesungguhnya aku
dinikahkan maksudnya Allah perintahkan
untuk menikahi dengan wanita wanita Ahli
Surga arau yang sudah menjadi istri Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam adalah wanita
Ahli Surga dijamin oleh Allah Subhanahu
taala dan kita tahu dari seluruh istri
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam semuanya
janda kecuali Aisyah radhiallahu anhum
radhiallahu anhun ajmain Aisyah saja
yangin perawan yang lainnya janda kalau
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mau
nikah dengan perawan tidak ada yang
nolak waktu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mau melamarkan usamaah bin Zaid
ya anaknya Zaid bin haritsah kepada
seorang wanita yang terkenal dengan
kecantikannya di
Madinah orang tuanya perempuan ini
mengira Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
yang melamar sampai mereka mengatakan
kalau Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam pintu rumah kami terbuka mau
jadi istri ke berap pun tidak ada
masalah tapi akhirnya mengatakan gak ini
perintah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
untuk menikahkan dengan usamaah bin Zaid
lalu ditanyalah kepada
Resume
Read
file updated 2026-02-14 06:08:26 UTC
Categories
Manage