Kisah Sahabat Nabi ﷺ Ke-24: Hamzah Bin 'Abdil Muthalib "Pemimpinnya Para Syuhada Di Hari Kiamat"
UPVZJgUmi44 • 2017-07-12
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah
tidak henti-hentinya kita memuji Tuhan
kita Allah sebagaimana layak ia dipuji
sebagai pencipta zat yang paling pantas
untuk dipuji dicintai dihormati dan
ditunduki karena kata kuncinya
Lailahaillallah la ma'buda bihaqin
illallah tidak ada tuhan yang
menciptakan yang memiliki yang menguasai
yang menyiapkan segala kebutuhan di
langit dan di bumi kecuali Allah tidak
beranak dan tidak diperanakkan dan tidak
ada sekutu baginya dalam setiap
kegiatannya dan dia telah menggantungkan
segala kebutuhan kita dengan kalimat
yang sederhana dan mempenuh dengan
Berkah dalam memuji namanya
Alhamdulillah maka selalulah ucapkan
kalimat ini Ca kita panjatkan salam
hormat kita selanjutnya kepada manusia
terbaik manusia yang paling pantas untuk
dijadikan sebagai suri tauladan telah
disempurnakan jalur nasabnya fisiknya
dan akhlaknya olehisan pencipta dan
dipilih secara langsung menutup risalah
kenabian dan kerasulan dialah yang telah
membawa kepada kita hukum Halal Haram
sehingga kita punya panduan hidup dan
dia telah menghabiskan 23 tahun dari
masa hidupnya 13 tahun fase Mekah semua
dengan hinaan cacian dianggap penyihir
Penyamun dan juga pendusta
kemudian di fase Madinah 10 tahun
dianggap sebagai atau masa penyempurnaan
agama Islam sehingga kita mengetahui
bagaimana jejak perjuangan yang luar
biasa ini dan wajar sekali kalau kita
menghormati manusia terbaik ini terlebih
lagi Sang Pencipta Allah telah
menjadikan mengucapkan salam hormat
kepada manusia terbaik ini sebagai
ibadah dan siapapun yang mengucapkannya
akan dibalas 10 kali oleh Sang Pencipta
Allah di saat itu juga artinya tambahan
rahmat dan karunia Maka sangat wajar
kalau kita selalu membacakan selawat dan
Taslim kepada nabi besar Muhammad
sallallahu Al alihi wasahbihi
wasallam tidak pernah teman-teman
sekalian kita melupakan syukur yang luar
biasa atas nikmat Allah ini karena kita
sudah termasuk menyelesaikan sekian
puluh serial sahabat semoga saja yang
lalu-lalu semuanya ikhlas karena Allah
dan diterima dijadikan sebagai tambahan
amal kita pada hari kiamat dan bagi yang
belum sempat mengikut silakan bisa
diambil di YouTube Insyaallah
di-download gratis dan di bagikan juga
kami harapkan tidak dikomersialkan sama
sekali karena kalau komersial kami tidak
izinkan demi untuk mendapatkan pahala
bersama Insyaallah
kemudian kita akan melanjutkan bahasan
kita pada siang ini semoga Allah berkahi
kepada pemimpin para syuhada Hamzah bin
Abdul Muthalib radhiallahu
anhum Hamzah teman-teman sekalian
sosok yang susah sekali sebenarnya untuk
digambarkan kepribadian penuh dengan
semua kelebihan seorang
laki-laki fisiknya kuat kulitnya putih
tampangnya Tampan ya kemudian orang yang
memiliki prinsip dalam kehidupan
benar-benar
salah-salah dan hamzah ini radhiallahu
Anhu nasabnya adalah Hamzah bin Abdul
Muthalib Bin Hasyim dan punya Kunia Abu
umarah atau Abu y
ada dua tentu ayahnya Abdul Muthalib
kakek Baginda Nabi alaihialatu wasalam
dan Abdul Muthalib sendiri memiliki 16
orang
anak 10 orang laki-laki dan 6 orang
perempuan 10 orang laki-laki ini ada
enam orang di antaranya yang meninggal
sebelum masa
kenabian yaitu anak pertama Abdul
Muthalib namanya harit Kemudian zirar
Kemudian Hijir kemudian muqaddam
kemudian Zubair dan Abdullah ayah Nabi
Alaihi salatu Wasalam ini enam orang
meninggal sebelum masa
kenabian sementara ada empat orang dari
laki-laki yang mendapatkan fase kenabian
dua orang beriman dan dua orang dalam
keadaan kafir yang beriman adalah tokoh
kita Hamzah bin Abdul Muthalib dan
saudaranya Abbas bin Abdul muutalib
radhiallahu anhum ajmain dan yang
meninggal dalam keadaan kufur sementara
mendapat mapatkan fase kenabian adalah
Abu Thalib dan Abu Lahab dan Abu Lahab
namanya adalah Abdul Iz sementara dari
perempuan en orang nama-nama tante-tante
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau
saudar saudarinya Hamzah adalah Sofiah
dan Sofiah ini dipastikan masuk islam
dia adalah ibunya Zubair bin
awwam kemudian Ummu Hakim Atiqah umaimah
Afwah dan
enam orang nama ini nama perempuan
Sofiah Ummu Hakim Atiqah umaimah Afwah
dan juga Bariah ya ini semuanya e
disebutkan yang saya temukan adalah yang
masuk Islam Sofiah kalau yang lain wuam
saya belum temukan kalau teman-teman
temukan Alhamdulillah bisa jadikan
sebagai
referensi Ibu Beliau bernama Haula binti
wuhaib dari bani
zuhrah dan dia lahir bersamaan dengan
lahirnya nabi Muhammad alaihialatu
wasalam ya jadi memang Walaupun dia
posisinya Paman tapi Lahirnya tahun yang
sama dengan lahirnya nabi sallallahu
alaihi wasallam makanya dikatakan Hamzah
seumur dengan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dan selain
Paman juga seumur dengan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dia juga adalah saudara
susuan nabi alaihialatu wasalam ya Jadi
ada seorang wanita yang hampir saya
lihat hampir
semua ulama-ulama yang menyusun sejarah
men menyusun mengatakan yang menyusui
mereka berdua tsuwaibah Maula Abu Lahab
tsuwaibah seorang budak wanita pernah
menyusui nabi sallallahu alaihi wasallam
dan pernah juga menyusui Hamzah dalam
waktu yang seketika maka di katakan
saudara susu nabi alaihialatu
wasalam Hamzah bin Abdul Muthalib
teman-teman sekalian berjalan seperti
biasa di kehidupan Mekah di awal-awal
dia adalah orang yang sangat kuat secara
fisik tinggi besar dan sangat ahli dalam
memanah oleh karena itu dia Sangat gemar
sekali berburu gemar sekali di masa
mudahnya semua dihabiskan dengan itu dia
naik turun gunung ke padang pasir
lembah-lembah dan kekuatan fisik yang
luar biasa dimiliki dia dengan Umar Bin
Khattab terkenal Jadi kalau berburu
berburu singa ya dan bukan berburu rusa
atau kelinci seperti Antum ya ini
berburu singa dan singa ini kalau di
setelah diburu ya dan mati memang semasa
jahiliah mereka belum tahu masalah hukum
Halal Haram memakan ini maka Hamzah
radhiallahu Anhu memikul Singa itu
dipundak sebelah kirinya dengan satu
tangan dan satu tangan yang satu
memegang busur panah dan untuk membunuh
singa dengan anak panah ini enggak
gampang anak panah tidak semudah itu
bisa menembus kulit yang tebal tapi
kuasa Allah dia diberikan kelebihan itu
radhiallahu
Anhu di awal Islam tentunya waktu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam
mengomandankan Islam dia tidak tidak
terpengaruh tidak juga Ma masuk Islam
tidak juga juga membenci Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam berbeda dengan
Abbas Abbas radhiallahu Anhu nanti kita
akan Jelaskan dia tidak masuk Islam
untuk menjaga hubungan dengan kaumnya
Tapi dia suka dengan dia suka dengan
Islam Hamzah tidak cenderung kepada
keduanya tidak ikut-ikutan membenci
Islam tidak juga mendukung keponakannya
makanya yang paling condong mendukung
itu adalah Abu Thalib sebenarnya g kan
Tapi yang jelas teman-teman sekalian ada
satu kejadian dengan hikmah Allah
terjadilah masuk Islam nya tokoh kita
ini dengan sangat dengan tiba-tiba
begitu
saja kisahnya adalah pernah satu waktu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu di
Makkah selalu dicacici
maki dan caci Makian ini selalu dianggap
biasa oleh Baginda Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam biasa sekali dianggap
Sudahlah kamu penyihir didiamin kamu
penjahat didiamin kamu Penyamun dibiarin
bahkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
pernah lagi sujud dituangkan kotoran
unta di atas leher beliau beliau
Sallallahu Alaihi Wasallam diam bahkan
pernah batang leher beliau diinjak ya
sampai susah bernafas gu kan namun Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam sabar
dibiarin saja karena tidak ada kekuatan
di Makkah beliau bersabar dan belum ada
perintah untuk melawan pada saat itu
Tapi satu waktu teman-teman
sekalian Abu Jahal waktu melihat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam lagi tawaf
dia mengucapkan kata-kata yang sangat
menyakitkan bahkan lebih sakit daripada
melukai fisik namun dalam buku sejarah
tentu tidak disebutkan cacan itu seperti
apa cuman hampir semuanya mengatakan
cacan itu sangat menyakitkan bahkan
mengalahkan sakitnya fisik penghinaan
yang luar biasa dan tidak ada orang yang
membela Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
walaupun dari suku
beliau ada seorang budak wanita budaknya
Abdullah bin
judan Abdullah bin jud'an ini adalah
orang yang terkenal sangat baik sekali
di Makkah hadis Aisyah mengatakan Ya
Rasulullah Ibnu judan orangnya sangat
baik di Makkah sangatsangat suka
silaturahim
keluarga suka bantu orang
susah k kata Aisyah Ya Rasulullah Dalam
Hadis Bukhari Muslim Ibnu judan Siapa
yang tidak kenal kebaikannya di masa
jahiliah apakah bermanfaat amal-amal
yang dia kerjakan kata nabi su wasallam
tidak sama sekali karena dia belum
pernah beriman kepada Allah dia tidak
syahadat gak masuk Islam yang jelas Ibnu
judan ini Abdullah bin judan tidak
pernah membenci nabi Sallahu Alaihi
Wasallam tapi dia tidak masuk Islam ada
budak wanitanya dia lewat melihat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dicaci maki
dengan cara seperti itu dan dia tahu
tuannya ini Abdullah bin jud'an Tidak
Membenci nabi Sallahu alai wasallam maka
dia pun berusaha mengangkat suaranya
mengatakan Hai Quraisy Tidakkah kalian
punya sopan santun Kenapa kalian
membiarkan ini kenapa dicaci maki enggak
ada yang peduli apalagi ini budak wanita
yang bicara maka budak ini lari keliling
sampai dia keluar pintu gerbang Makkah
yang dikenal dengan pintu Bani
syaibah Begitu keluar di sana ditemu
Hamzah Hamzah baru pulang pulang tadi
berburu lagi bawa singa ya di pundak
kirinya dengan pegang busur Pana dan ini
yang buat ini cuma Umar Bin Khattab sama
Hamzah berdua kalau dua orang ini masuk
ke Makkah sendirian berburu tidak
ditemani sama teman-temannya sendirian
yang lain semua pada sibuk apa pada
mengajak teman-temannya kalau berburu
untuk berjaga-jaga dia enggak begitu
lewat budak ini mengatakan wahai Hamzah
Tidakkah kau mengetahui apa yang abu
Hakam lakukan terhadap ponakanmu
Muhammad
kata Hamzah Apa yang dilakukan kata dia
dia telah mencaci makinya begini dan
begitu disebutkanlah kalimat-kalimat
cacian itu tapi sekali lagi dalam
riwayat tidak disebutkan dan memang
tidak ada maslahat kita mengetahui jenis
cacian itu yang penting memang ini
perbuatan yang
buruk maka kata Hamzah tidak ada yang
membelanya kata budak tersebut demi
Allah tidak ada maka Hamzah enggak pakai
Tunggu Pada saat itu sambil membawa
singa sambil memegang busur langsung
datangnya Abu
Jahal di dekat Ka'bah tidak pakai banyak
ngomong singanya ditaruh di sebelah situ
kepalanya Abu Jahal dihantam dengan
busur berdarah luka karena Abu Jahal
waktu itu dianggap rajanya Makkah lah
istilahnya orang yang dituakan di situ
maka orang-orang sekitarnya mau membela
kata Hamzah silakan mauju silakan siap
untuk mati Hamzah mau membela lalu dia
mengatakan kepada Abu Jahal Hai Abu
Hakam berani benar kau caci maki
ponakanku sementara aku dalam
agamanya kalimat itu sementara aku dalam
agamanya padahal Hamzah belum masuk
Islam ini dia pun tidak tahu kenapa dia
ucapkan kalimat
itu maka Abu Jahal mengatakan biarkan
dia memang saya yang salah saya sudah
berlebihan dalam menghina keponakannya
Hamzah radhiallahu anu pulang ke
rumahnya dia renungi kalimat tersebut
Kenapa tadi saya ucapin
nih Apakah Besok saya harus kembali ke
Quraisy dan mengatakan bahwasanya saya
bukan di agamanya Muhammad dan ini aib
bagi orang Arab menjilat kembali
ludahnya sudah mengucapkan lalu ditarik
enggak mungkin tapi kalau saya tidak
perbaiki saya bukan muslim bukan
agamanya Muhammad dia bingung pada saat
itu pada malam itu dikatakan dalam
riwayat-riwayat yang sahih dia berdoa
kepada Allah mengatakan Ya Allah kalau
agama keponakanku Muhammad benar
tanamkanlah dalam
hatiku dan kalau seandainya tidak benar
maka hilangkanlah berikanlah aku solusi
dengan Quraisy maka Hamzah pun berkata
Keesokan paginya pada saat dia bangun
dia merasa dekat ya merasa tenang dengan
agama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
maka dia pun datang mengucapkan
syahadat dan ini rahasia masuk Islamnya
Hamzah radhiallahu Anhu ya masuk
Islamnya Hamzah radhiallahu Anhu
Berjalanlah waktu pada saat itu
teman-teman sekalian waktu dia sudah
syahadat maka orang-orang di Darun nadwa
tempat berkumpulnya Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dan orang orang-orang
kaum muslimin mereka ber gembira mereka
bertakbir dan orang-orang Quraisy pada
saat tahu Hamzah masuk Islam juga takut
Mereka takut karena Hamzah sendirian
bisa melawan banyak orang Quraisy dan
selalu saja kalau ada orang-orang muslim
lagi menuju ke Darun nadwa maka Hamzah
berada di pinggir jalan dengan kudanya
mendampingi sendirian sampai kaum
muslimin masuk Darun nadwa Maaf bukan
Darun nadwa Darul Arqam Darun nadwa ini
tempat kumpulnya orang Quraisy dalur
aram tempat berkumpulnya nabi alaihiatu
wasalam berdakwah di rumahnya ya
seseorang yang nama dikenal dengan
Arqam yang jelas Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam merasa tertolongkan dengan
Hamzah tapi Hamzah sendiri enggak cukup
hamzaah enggak bisa sendirian juga
membela sementara muslimin banyak dari
kaum yang lemah dari budak-budak yang
tidak punya kedudukan dan halal untuk
dibunuh pada saat itu kalau ada yang
membunuh muslim tidak dihukum siapa saja
mau bunuh mereka silakan jadi
betul-betul gak ada kedudukan sampai
nanti Umar Bin Khattab masuk Islam
barulah mereka berdua menguatkan posisi
muslimin tapiu kita tidak bahas masalah
umur kita bahas masalah Hamzah
radhiallahu anhum
ajmain Hamzah ini teman-teman
sekalian menikah dengan eh tiga orang
wanita tentu yang pertama dikenal dengan
dalam buku-buku sejarah binti mallah
atau Mullah ya Bin ubadah jadi tidak
disebutkan Saya tidak temukan namanya
wanita ini dan Allah mengaruniakan dia
dua orang anak ya'la dan Amir ya'la dan
Amir dikenal dengan Putri binti maah
atau
mallah yang kedua dia menikah dengan
khaula binti
kaais dan Allah karuniakan Dia anak satu
namanya
umarah dan kemudian yang ketiga Salma
binti umais Salma binti umais dan Diki
anak umamah jadi ada tiga orang istri
putrinya ya malla Bin ubadah dan ada
anak dua ya dan Amir dari istri yang
kedua kul binti Qais Dan ini dikarunia
anak umarah dan juga Salma binti umais
dikarunii umamah jadi Hamzah di sini
berarti memiliki kurang lebih EMP orang
anak EMP orang
anak Hamzah radhiallahu Anhu pada saat
dikumandankan hijrah oleh Nabi
Sallallahu alaii wasallam ke Madinah
maka dia pun hijrah dan kiprahnya lebih
banyak kelihatan pada saat sudah hijrah
ke Madinah termasuk yang paling pertama
yang paling menonj
karena memang seperti judul Kita Hamzah
memimpin para syuhada adalah medan
perang medan perang Ini adalah sebuah
hal yang luar biasa bagi Hamzah
radhiallahu Anhu sampai-sampai waktu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
membenduk membentuk Brigade pertama atau
saria pertama saria Kurang lebih 3
sampai 100 orang pasukan diutus untuk
mengejar pasukan Quraisy itu terjadi di
tahun 1 Hijriah awal hijrah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengajak para
sahabat untuk membentuk Sariah
berkumpullah beberapa sahabat dan yang
paling di depan adalah Hamzah
radhiallahu Anhu langsung dia mengatakan
saya ikut ya Rasulullah dan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam memilih dia
sebagai pemimpin pada saat itu
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
mengutus pada saat itu 30 orang
Muhajirin untuk Menghadang kafilah
dagang orang-orang Quraisy yang pulang
dari negeri Syam dan pada saat itu
dipimpin oleh Abu Jahal bin Hisyam dan
dia memiliki 300 Orang
pengawal bertemulah 30 lawan 300 dan
hamzah memotivasi mereka untuk mati
syahid maka pada saat sudah akan
berhadapan dan Abu Jahal pun tidak bisa
menghindar dia harus berhadapan ternyata
tempat itu ada satu Suku Arab namanya
eh pemimpinnya namanya Majdi bin Amir
aljuhani dan di sini Suku adalah suku
aljuhani berarti sekutu pada saat itu ya
sekutu kedua belah pihak dia sama muslim
punya urusan kerja sama sama Quraisy
juga ada urusan kerja sama lalu Majdi
berusaha masuk di tengah-tengah lalu
mengatakan tidak ada peperangan di
wilayah saya kalau mau berperang silakan
di luar tapi di sini jangan di tempat
suku saya kekuasaan saya tidak boleh
maka terjadilah pada saat itu terpisah
dan tidak bisa atau tidak jadi
peperangan dan hamzah pulang sesuai
dengan instruksi Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kalau kafilah Quraisy dapat
Serang ambil Kalau enggak maka Pulanglah
Dan juga kita perlu ketahui di sini
teman-teman Sekalian Baginda Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam membentuk
kalau setiap kali Mau serang ee kafilah
Quraisy itu umumnya dijadikan pemimpin
dan jadikan sebagai pilihan untuk bisa
menyerang adalah orang-orang Makkah
karena memang mereka punya hak dan Di
sini perlu kita luruskan pemahaman yang
mengatakan seakan-akan umat Islam atau
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
menghalalkan merampok ini bukan merampok
karena umumnya muslimin yang hijrah ke
Madinah hartanya di Makkah diambil semua
termasuk Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
rumahnya nabi sendiri diperjualbikan
oleh Quraisy diambil rumah nabi rumahnya
Khadijah dulu besar sekali di Makkah
Khadijah termasuk orang nomor satu
paling kaya di Makkah tapi diambil
direbut oleh oleh orang-orang Quraisy
dan diperjualkan diperjual belikan
diambil oleh tokoh-tokoh merekalah maka
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh
para Muhajirin mengambil hak mereka
kembali karena biasanya kafilah-kafilah
dagang ini yang pergi ke negeri Syam itu
yang punya adalah pemimpin-pemimpin
Quraisy termasuk Abu Jahal Abu Sufyan
Umayyah Bin khalaf dan seterusnya maka
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh
Muhajirin untuk menyerang ini maksudnya
jadi tidak ada sama sekali unsur
merampok di sini dan jangan disalah
pahami teman-teman sekalian mungkin ada
ada orang mengatakan kan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Dulu sering utus ya
menyerang kafilah-kafilah Quraisy
Berarti sekarang kita boleh menahan atau
mengambil merampas dagangannya orang
kafir ini pemahaman yang salah ini ya
tidak boleh seperti itu di sini ada
alasan Syari kalau satu suku satu negara
memang dasarnya mengambil merampas hak
kita lalu kita menyerang itu berbeda itu
hukum yang
lain kemudian teman-teman sekalian kipra
di perang yang lain adalah Badr kiprah
di perang Badr perang Badr terjadi di
Ramadan tahun 2
Hijriah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengajak Siapa saja yang mau dari
Penduduk Madinah untuk keluar muslimin
terkumpul waktu itu bersama Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam 33 orang 314
bersama Baginda Nabi alaihialatu wasalam
setelah itu termasuk salah satunya
adalah Hamzah dan hamzah waktu itu
radhiallahu Anhu termasuk ditunjuk oleh
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pemimpin
orang-orang Muhajirin
berangkatlah mereka ke badar dengan
tujuan mengar mengejar kafilahnya Abu
Sufyan yang pada saat itu dikawal kurang
lebih 200 atau 300 orang juga kemudian
pas tiba di wilayah Badr kafilah Abu
Sufyan lolos Allah sebutkan panjang
lebar dalam surah al-badr tentang Maaf
surah al-anfal tentang perang Badr ini
bahkan Allah menamakan dengan perang
atau hari Furqan yang membedakan antara
kebenaran dan kebatilan Allah juga
menyebutkan tentang Perang Badar ini
kalau murni di situ ada campur tangan
Allah dalam Perang Badar Allah
mengatakan dalam surah alanfal
audzubillahim minasyaitanirrajim walau
tawaadum laktalftum fil miad Wakin
liakallah amronana ma'ula kalau kalian
saling janjian antara fakus pasukan
muslim sama pasukan Quraisy maka kalian
tidak akan mungkin bertemu karena
dua-duanya belum pernah berperang maka
agak sulit jiwa pada saat itu untuk
berperang Allah subhanahu wa taala ingin
menjadikan Perang Badar pemicu supaya
muslimin berani untuk mempertahankan kan
kebenaran setelah itu yang jelas
saudaraku seiman keluarlah 314 orang ini
tiba di wilayah Badar ternyata kafilah
Abu Sufyan berhasil lewat lembah gunung
lereng dan berhasil lolos tapi
sebelumnya Abu Sufyan mengirim surat ke
Makkah kemudian meminta agar Abu Jahal
dan grupnya ini semuanya untuk datang
dan terbentuklah 1000 pasukan perang
beda antara pasukan perang dengan baju
besinya dengan topi besinya dengan
perlengkapan anak-anak panah yang banyak
pedang beberapa ee e apa namanya
beberapa pedang yang dipersiapkan kalau
patah kalau jatuh itu semua persiapan
perang kalau persiapan menyerang kafilah
beda 314 orang menyerang 300 Orang
berarti berimbang kekuatan atau bahkan
muslimin lebih banyak cuma tanpa
disangka mereka keluar bahkan banyak di
antara Sahabat tidak pakai baju besi
sama sekali ada di antara mereka tidak
sama sekali pakai penutup kepala kecuali
imamahnya saja tidak ada besi yang
dipakai karena cuma nyerang kafilah
apalagi bersama Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam gitu pas tiba di wilayah Badar
lolos Kaf Abu Sufyan Abu Sufyan berhasil
mengirim surat ternyata sudah keluar
1000 orang pasukan dari Makkah dan
mereka cuma dipisahkan dengan sebuah
gunung di yang lebih dekat dengan
Madinah namanya udwatid Dunya dan yang
lebih jauh di seberang gunung namanya
udwatil kuswa seperti itulah kurang
lebih yang terjadi teman-teman sekalian
muslimin tiba di udwati dunia dan
Muslimin musyrikin tiba di udwatil
quuswa kafirah sudah lewat ya kata Allah
dalam Surah
alanfalzubillahyaan Anum
ingatlah ketika kalian muslimin tiba di
wilayah dunia Sisi gunung yang lebih
dekat dengan Madinah dan orang-orang
musyrik Mekah yang 1000 pasukan di kuswa
di sebelahnya gunung dan rakbu kafila
asum lebih rendah dari kalian maksud
sudah berhasil lolos kalau kalian selain
janjian maka tidak akan terjadi maka
ringkas cerita teman-teman sekalian
Allah subhanahu wa taala menyampaikan
kepada nabinya Muhammad sallallahu alhi
wasallam kalau ada
pasukan sudah tiba gitu kan lalu Nabi
Sallallahu alaii wasallam bermusyawarah
dengan para sahabat Bagaimana saran
kalian sekarang kafilah sudah lolos yang
ada di depan kita pasukan perang 1000
orang kafilah 300 Orang sudah lolos
enggak ada harta Enggak ada apa-apa Ini
pasukan yang kita hadapi Bagaimana
pendapat kalian Abu Bakar berdiri
mengatakan Ya Rasulullah pergi ke mana
saja yang anda mauf Umar juga mengatakan
Ya Rasulullah mqdad mengatakan Ya
Rasulullah Hamzah pun mengatakan Ya
Rasulullah jalan kami setuju semua
sampai nabi sallahuhi wasam mengatakan
Berikan pendapat lalu orang-orang Ansar
mengatakan Ya Rasulullah karena ini baru
pertama kali orang-orang Ansar ikut
bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Biasanya kalau Ma menyerang kafilah
selalu orang-orang Quraisy orang
Muhajirin saja tapi kali itu orang Ansar
diberikan kesempatan maka berdirilah
saat Rah mengatakan Ya Rasulullah
seakan-akan anda menginginkan kami orang
Ansar kata nabi Sallahu alaih wasallam
Iya tentu saja lalu kata saat Ya
Rasulullah perintahkan apa saja Anda mau
ke mana saja perintah ak kami akan ikut
kami bukan berarti mau membela anda di
Madinah saja di mana saja kami akan Bela
Anda kalau seandainya anda pun turun ke
lautan kami Anda perintahkan kami kami
akan ikut maka Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam pun senang pada saat itu
persiapan perang sudah akan terjadi
ringkas cerita pernah saya ceritakan
tentu ini peperangan mulailah mau
berkecamuk tapi malam harinya Allah
turunkan hujan yang lebat di tempatnya
orang-orang musyrik sampai membuat baju
mereka basah semua kuda mereka basah
jalanannya jadi becek semuanya jadi
sulit untuk berperang dan mereka malam
itu tidak bisa tidur sehingga mereka
Letih di tempat muslimin turun hujan
gerimis dan hujan gerimis ini
menyebabkan para sahabat ngantuk sampai
ada di antara mereka dalam riwayat
Bukhari mengatakan di Perang Badar
setiap kali dia berjaga dia bilang satu
malam itu bisa 10 kali pedang saya jatuh
kena ngantuknya dan ternyata ngantuk ini
menghilangkan rasa takut ya
menghilangkan rasa takut orang kalau
sudah ngantuk sekali dia akan tidur di
pinggir jalan Dia akan tidur di hutan
pokoknya ngantuk sudah enggak mau tahu
gitu kan
tapi kalau orang enggak ngantuk ini
susah ya maka ngantuk ini Allah
subhanahu wa taala Sebutkan dalam surah
alanfal juga amanatan nuasan itu ngantuk
yang membuat kalian bisa
tenang maka tanah di tempat muslimin
menjadi basah biasa saja dan padang
pasir kalau kering sekali berat untuk
dilewati Kalau basah sekali juga berat
becek melengket semua di sendal dan
seterusnya maka tempat muslimin jadi
basah sedikit sehingga mudah untuk
dilangkahi juga mereka bisa istirahat
malam itu orang musyrik tidak bertemulah
pasukan keesokan harinya 1000 melawan
300 Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
sempat berdoa di khemah beliau berdoa
tentu ini kisahnya panjang Perang Badar
sudah saya pernah ceritakan dan ada juga
di sirah nabawiah yang sudah kita
paparkan panjang lebar Insyaallah di
YouTube yang jelas Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam berdoa mengatakan Ya
Allah kalau seandainya engkau
membinasakan mereka ini ya Allah maka
tidak ada lagi yang bisa menyembahmu di
muka bumi maka selamatkanlah
menangkanlah Abu Bakar sempat mengatakan
Ya Rasulullah Tenangkan diri Anda Allah
sudah menjanjikan kok gitu kan ringkas
cerita Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
ke tidur tertidur sejenak lalu bangun
lalu tersenyum kata Abu Bakar kenapa ya
Rasulullah kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam berita gembira Allah sudah
menjanjikan kalau kita berhadapan sama
musuh ini kita pasti menang kalau kita
pun mengejar kafilah kita pasti dapat
salah satunya ber Pasti enggak mungkin
gak lolos gitu berkecamuklah pada saat
itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bertakbir mengatur strategi perangnya
adalah nabi sallallahuai was orang Arab
biasa tradisi begini dulu kalau perang
pasukan menyerang nih kalau ada yang
menyerang dari depan Maka mereka tunggu
bertahan menahan dengan tangkisan dengan
perisai mereka setelah itu musuh mundur
mereka kasih kesempatan baru dia mereka
menyerang lagi datang lagi nebas nyerang
kemudian kembali lagi begitu terus nanti
dari situ dilihat kalah atau menangnya
tentu ini peperangan anu sederhana
sekali ya tapi Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mengatur strategi yang berbeda
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
jangan mulai penyerangan semuanya duduk
di bawah
duduk di bawah mereka sampai pegai
perisai di bagian depan orang-orang yang
pegang tombak dan pedang di bagian
belakang para pemanah dibagilah oleh
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
orang-orang Quraisy bingung belum pernah
berperang dengan orang di medan perang
duduk biasanya orang berhadapan dihantam
pukul kemudian mereka mundur seperti
itulah tapi akhirnya mereka mau mau
berperang gitu kan sebelum berperang
ternyata ada tiga orang ada satu orang
dulu dari Quraisy
orang ini teman-teman sekalian Orang
yang pertama mati dan pertama dinilai
sebagai penghuni neraka
ya jadi jangan contoh ya orangnya
tentunya
ya namanya Al Aswad bin Abdul Asad
almakhzumi al-aswad bin Abdil Asad
almakzumi waktu pasukan sudah mau
bergerak tiba-tiba dia maju ke depan di
henuskan pedangnya sambil menantang
muslimin dan dia bersumpah atas nama lat
dan UZ atas seb patung-patungnya saya
akan minum dari sumur orang-orang itu
maksudnya kaum muslimin karena di
belakang pasukan muslim ada sumur mereka
enggak ada sumur gitu dengan Sombongnya
gitu kan siapa yang akan menantang saya
tanpa banyak bicara Hamzah keluar
radhiallahu
Anhu Hamzah tahu siapa orang ini di
Makkah Walaupun dia ini al-aswad
terkenal orang yang mahir menggunakan
pedang gitu kan Hamzah terkenal
menggunakan panah gitu kan Hamzah tidak
terlalu mahir dalam masalah pedang tapi
panah Iya umumnya gitu tapi dia bisa
maka Hamzah pada saat itu menunjukkan
kemahirannya dalam pedang biasanya
dengan panah gitu maka Hamzah pun maju
dan dalam hitungan beberapa waktu saja
sudah dikalahkan alaswad orang-orang
Quraisy kaget mereka tahunya Hamzah ini
biasanya tahu mana kok sekarang
kemahiran pedangnya luar biasa alaswad
terkenal dengan pedang kalah dan
akhirnya Hamzah menebas kedua
betisnya terputus betisnya dan hamzah
Biarin ini orang Dar bunuhlah saya kata
Hamza tidak Biarin Rupanya dia untuk
memenuhi sumpahnya dia terus merangk ke
depan pasukan muslimin maksudnya dia mau
Buktikan kalau dia mau bisa minum gitu
kan tadi dia Sumpah dia harus minum air
di tengah-tengah muslimin begitu dekat
Sumur Hamzah
bunuh Supaya sumpahnya gak
terpenuhi melihat kejadian tersebut ada
tig tok Qurais yang lain maju lagi orang
yang ini saudara Adik Kakak dengan anak
gitu yang dikenal dengan utbah bin
rabiah syaibah bin rabiah dan alwalid
bin utbah utbah bin rabiah dan syaibah
bin rabiah adik
kakak kemudian alwalid bin utbah anaknya
utbah jadi kalau kita susun itu utbah
bin rabiah dengan anaknya Walid Bin
utbah kemudian ada saudaranya utbah
namanya syaibah bin rabiah keluarlah
tiga orang ini dengan menggunakan
semuanya topi besi tinggal matanya yang
kelihatan
Siapa yang mau menantang
duel Baiklah keluar dari muslimin tiga
orang dari Ansar semua yang
keluar Auf IBN harit dan muawid bin
harit ini Auf dan muawid Kalau antum
pernah dengar yang saya juga sampaikan
di masalah Perang Uhud merekalah berdua
yang membunuh menebaskan pedangnya ke
Abu Jahal ya Yang umurnya masih 15 sama
16 tahun dua orang yang sangat pemberani
luar biasa Auf Bin harit dan juga muawid
Bin
harit ada yang mengatakan namanya Muad
dan muawid tapi yang jelas namanya sama
saja ini ntinya dua orang dan yang
ketiga adalah Abdullah bin rawahah
keluarlah mereka karena mereka tidak
pakai Imam tidak pakai topi besi mereka
keluar tadi mau kejar kafila saja maka
kelihatan wajahnya orang-orang yang tiga
orang tadi e utb SY dan Walid tidak
Kenal orang-orang ini siapa Orang Siapa
kalian mereka sebutin kalau mereka juga
punya nasab yang baik di orang-orang
Ansar lalu tiba-tiba syaiba mengatakan
Hai Muhammad keluarkan dari suku kami
kami enggak mau dari orang-orang Madinah
ini jangan orang dari suku kami yang
setimpal dengan
kami maka Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mengatakan berdirilah Hai
Ubaidah Ubaidah adalah sepupu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dan umurnya
memang sudah lebih tua dari Hamzah
kemudian kata Nabi Sallallahu Alaihi
wasam berdirilah wahai Hamzah dan
berdirilah wahai Ali tiga-tiganya dari
keluarga Nabi alaihiatu wasalam untuk
menunjukkan kepada mereka bukan orang
sembarangan saya kirim keluarga saya
juga saya akan korbankan mereka tanda
kutip di sini ya berkorban di jalan
Allah
maksudnya maka Pergilah Ketiga orang ini
berhadapan lalu karena ketiganya ini
mengatakan Siapa Kalian Hamzah
memperkenalkan
diri apakah kalian melupakan saya saya
Hamzah mereka sudah tahu siapa Hamzah
yang satu Ali Ali memang masih muda lalu
yang satu Ubaidah Ubaidah terkenal orang
mereka sudah tahu maka Ubaidah pun
akhirnya melawan utbah n Ubaidah yang
paling tua dia melawan utbah bin rabiah
lalu Hamzah melawan syaibah Bin rabiah
dan Ali Bin Abi Thalib melawan alwalid
bin utba dalam sekejap saja baru
beberapa kali serangan dari utba ini
atau dari syb ini dihindari oleh Hamzah
dan hamzah berhasil membunuhnya aliin b
pun dalam sekejap setelah hamzaah
langsung membunuh alwalid tinggal
Ubaidah bersama dengan utbah gitu kan
tinggal dua orang ini maka yang terjadi
adalah dua-duanya saling menghantamkan
pedang dan akhirnya dua-duanya luka pada
saat luka dan terjatuh maka Hamzah dan
Ali menyelamatkan Ubaidah dibawa ke
pasukan muslimin lalu kemudian keduanya
kembali untuk membunuh utba dan
terbunuhlah tiga orang Tokoh Quraisy
pada saat
itu dan pada merekalah teman-teman
sekalian turun Firman Allah surah
al-hijr tepatnya kepada Hamzah Ubaidah
dan Ali radhiallahu anhum ajmain surah
al-hijr yang berbunyi ayat 19
azubillahim minasyaitanirrajim hadani
khmanamu fibihim Al ayat sebagaimana
diriwayatkan oleh Imam Bukhari nomor
4743 imam muslim 3033 dan Ibnu Majah
nomor
2835 dari abuidar radhiallahu anhu bahwa
dia bersumpah tentang duel satu lawan
satu pada saat itu maksudnya
masing-masing bersumpah untuk melawan
dari tiga orang Quraisy dan orang-orang
Muslim akan menjawabnya maka Allah
turunkan di medan perang pada saat itu
ayat ini yang berarti inilah Dua
golongan orang mukmin dan orang kafir
yang bertengkar mereka bertengkar
mengenai Rabb
mereka Maka turunlah ayat ini pada
Hamzah dan dua rekannya golongan mukmin
dan kutbaah dan dua rekannya golongan
kafir ketika mereka berduel satu sama
yang lainnya ituu setelah itu
teman-teman sekalian terjadilah kiah
yang sangat besar dari Hamzah
radhiallahu Anhu orangor Quis sudah
tidak Ma lagi buet mereka mulai memicu
motivasi dengan lial-alnya untuk
menyerah nabi S wasahkan mereka untuk
bersiap-siap dan tetap duduk maka orang
Quraisy mulai menyerang begitu mereka
menyerang karena orang di bawah mereka
bingung mau menyerang Seperti apa begitu
mendekat mereka coba mau tebasin pedang
ditangkis Ternyata begitu mendekat
orang-orang di bagian depan yang pegang
tombak menusukkan tombak-tombak ke kuda
mereka dan akhirnya banyak yang mati
korban dari orang Quraisy jatuh barulah
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam suruh
menyerang mereka anak-anak Pan
dilemparkan ke arah mereka Akhirnya
sampai ya peperangan berkecamuk dan
sangat e seru pada saat itu karena
orang-orang Quraisy juga melempar anak
pananya hanya saja Hamzah dan Ali ya ini
berdua dengan ada satu lagi namanya asim
tiga orang ini radallahu anu ajmain
kalau saya tidak salah ada riwayatnya
menjelaskan bersama mereka berempat
mereka ini sepakat untuk menyerang
pemegang benderanya Quraisy dan pada
zaman dulu sudah pernah saya jelaskan
ini kalau bendera itu simbol kemenangan
Kapan masih ada benderanya walaupun
tinggal satu orang prajurit tetap menang
walaupun Jumlahnya ribuan tapi bendera
enggak ada jatuh berarti kalah seperti
itulah maka empat orang ini sepakat kita
enggak usah ya melawan umumnya
orang-orang cari mana pemegang bendera
dari jauh kelihatan Serang ke sana maka
sepakatlah empat orang ini untuk masuk
dan berhasil yang memegang kebetulan
bendera ini adalah suku abdiddar suku
abdiddar ini teman-teman sekalian adalah
abdiddar sama Abdul Manaf saudara
kandung dalam jalur nasabnya nabi
Sallahu Alaihi Wasallam Abdul Manaf dan
Abdul abdud Dar sekandung ABD dari Abdul
Manaf turun dan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Hamzah dan semuanya ini dari
abdudd turun yang lainnya gitu ya tapi
yang jelas dua ini dulu Ini bersaudara
dan satu jalur yang memegang bendera
yang dalam keadaan kafir abdiddar
artinya masih keluarganya Hamzah
keluarganya Ali radh ajmain tapi Hamzah
di sini luar biasa tidak mempedulikan
lagi Dikan peperangan masalah kebenaran
kebenaran walaupun keluarga sudah beda
di sini beda kalau di di apa namanya
diajang dakwah itu lain di kehidupan
kita seperti sekarang lagi tenang itu
gak ada masalah kita tidak boleh
berperang tapi di Kanca peperangan sudah
beda kasusnya sudah enggak ada lagi
perbedaan di sini Yang jelas teman-teman
sekalian Hamzah pun akhirnya menyerang
pemegang bendera pertama dan biasanya
pemegang bendera ini orangnya sangat
kuat karena kalau bendera jatuh berarti
jadi masalah dalam sedikit saja gerakan
Hamzah berhasil membunuhnya dibantu
dikelilingi oleh tiga orang sahabatnya
Ali Zubair dan juga
asim yang satu lagi berdiri ada 11 anak
orang dari turunan abidar ini yang siap
untuk ya Ee ini kalau gak salah nama
ayahnya thalh Abu thalh dikenal maka
dibunuhlah yang pemegang bendera kedua
yang ketiga yang keempat
sampai 11 orang pemegang bendera dibunuh
semuanya
dan dari 11 orang ini orang dibunuh oleh
Hamzah gitu kan Hamzah membunuhnya
padahal Nabi Sallallahu alai wasam sudah
mengatakan tidak akan bersatu antara
seorang muslim dan kafir di neraka Siapa
yang berhasil bunuh satu orang kafir di
Kanca peperangan kalau jihad yang benar
maka tidak akan bersatu antara dia sama
kafir itu di neraka artinya dijamin
masuk surga Hamzah membunuh orang pada
saat itu Ali membunuh satu Zubair satu
asim satu kan yang lainnya satu-satu
hamz
semil pada saat semil orang itu sudah
jatuh gitu kan 11 orang itu sudah mati
terbunuh tinggal ada satu orang budak
lagi budak dari abdiddar badannya sangat
kekar Dia memegang bendara tersebut lalu
dia menggoyangkan
ya pada saat dia lagi ngyangkan itu yang
mengejar Budha ini adalah
asim Hamzah dengan Ali dan Zubair sudah
melihat Oh sudah selesai bendera sudah
jatuh enggak mungkin mereka pas mau
balig ternyata budak ini berdiri asimlah
yang mendekatti
ada satu
perempuan saudara saudarinya 11 orang
yang mati melihat
ternyata 11 orang saudaranya mati semua
di dekat bendera dan waktu itu asim mau
membunuh yang budak yang terakhir yang
ke-12 sebenarnya orang lain ini bukan
bukan orang yang punya kewajiban pada
saat itu maka dia pun berteriak
mengatakan Hai Quraisy Dia pikir asim
yang bunuh 11 orang ini Hai Quraisy
Siapa yang bisa mendatangkan kepada saya
kepalanya as
maka saya akan bersihkan otaknya batok
kepalanya lalu saya isi dengan emas
sejumlah itulah punyanya dia lalu saya
akan minum khamar di Batok kepalanya
perempuan itu berkata G akhirnya
orang-orang Quraisy banyak yang
mendekati bendera mereka pada saat itu
dan berhasil pada saat itu orang-orang
Quraisy banyak mengejar asim dan asim
sempat mundur ya artinya mencariowong
lowongan kesempatan untuk menyerang yang
lainnya sampai akhirnya orang-orang
orang Quraisy terkalahkan pada saat itu
karena budak ini berhasil dibunuh lagi
oleh hamzah Jadi Hamzah memanuver dari
belakang pasukan dan membunuh budak ini
sehingga bendera jatuh dan waktu itu
sudah tidak ada lagi berani yang
memegang bendera karena bendera ini
tertancapkan dan di situ ada 12 orang
yang memang ditugaskan Quraisy untuk
memegang bendera maka kocar-kacirlah
pasukan ini bubar Semuanya gitu kan jadi
kita bisa katakan teman-teman sekalian
kemenangan di Badar disebabkan oleh
siapa setelah Allah subhanahu wa taala
Hamzah karena Hamzah membunuh 10 orang
sekarang sebilan tadi dari m pegang
bendera yang satu ini adalah budak yang
juga memegang dan akhirnya gara-gara itu
lemahlah pasukan Quraisy terkalahkan
mereka pada saat itu teman-teman
sekalian menanglah muslimin dan
dikatakan dengan hari Furqan dan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan
Allah telah memberitahukan kepadaku
bahwasanya penghuni Badr yang hadir di
Badr boleh berbuat apa saja dan Allah
sudah Maafkan kesalahan mereka dan
hamzah adalah salah satunya ternyata
pada saat pulang ke Makkah Abu Sufyan
merasa Terpukul karena di Perang Badar
semuanya tokoh-tokoh mereka mati Abu
Jahal Umayyah bin khalaf tadi utba bin
rabiah syba bin rabiah alwalid ini semua
tokoh-tokoh Quraisy mati semua ya
Quraisy banyak sekali sekitar 70 atau
berapa orang yang mati semua ini maka
Abu Sufyan bilang jangan ada yang
bersedih nanti muslimin merasa tamat
dengan kita kita harus bentuk pasukan
tahun depan Serang tahun depannya tahun
3 Hijriah terjadilah Perang Uhud ya
waktu pasukan Quraisy keluar dari Makkah
jumlahnya 3.000 orang Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam mendapatkan Wahyu untuk
perang
uhudnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
musyawarah dengan para sahabat dihadiri
juga dihadiri juga oleh Hamzah pada saat
itu ini orang-orang Quraisy sudah keluar
dari Makkah nih mereka sudah menuju ke
uhud dan uhud itu masih wilayah haram
wilayah haramnya Madinah tapi di luar
pintu gerbangnya Madinah Jadi kalau
Madinah dulu ada ada Benteng yang besar
uhud di luarnya pas keluar pintu gerbang
langsung uhud Walaupun dia masuk wilayah
haram makanya sekarang masuk wilayah
Madinah Quraisy sudah akan menuju ke
situ dan sebentar lagi tiba maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam musyawarah
dengan para sahabat ya jadi perjalanan
Makkah Madinah itu 3 hari ini tinggal
satu hari lagi perjalanan Quraisy akan
tiba dan nabi S wasallam dapat Wahyu
maka yang terjadi apa jalan keluarnya
keluar menghadapi atau bertahan di
benteng Madinah bermusyawarahlah begitu
nabi sallallahuaii wasallam mengatakan
Bagaimana pendapat kalian yang paling
pertama bicara Hamzah radiallahuh Anhu
Ya Rasulullah ku saja hadapi mereka Apa
yang harus kita takuti gu ada beberapa
orang di antara sahabat yang setuju
dengan pendapat itu ada juga yang
mengatakan tidak ya Rasulullah kita
bertahan saja di Madinah di anaranya
yang banyak mau bertahan di Madinah pada
sa itu adalah orang-orang munafik
orang-orang munafik ya tentu ada di
antara sahabat yang normal artinya bukan
munafik tapi kebanyakan mendapat orang
munafik ini nabi S wasallam sempat
bilang saya bermimpi Semalam saya
melihat pedang saya bengkok kemudian ada
sapi yang
disembelih kemudian saya masuk ke sebuah
benteng yang besar yang Saya berlindung
padanya kata para sahabat apa takwilnya
ya Rasulullah kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam kalau pedang bengkok ini
berarti ada kerabat saya yang akan mati
dan masalah sapi yang disembelih Berarti
ada sahabat saya yang meninggal dunia
dan benteng yang kokoh adalah kota
Madinah kata mereka kalau begitu ya
Rasulullah Bagaimana pendapat anda Nabi
Lihat pendapat mayoritas keluar maka
nabi Baiklah kita keluar saja hadapi
musuh enggak usah bertahan di benteng
Madinah Nabi Sallallahu alai wasallam
masuk dalam rumah beliau lalu kemudian
pakai baju perang siap semuanya suruh
Aisyah siapin semua perbekalan begitu
beliau keluar rupanya para sahabat
sempat diskusi di antaranya Hamzah
kayaknya kita sudah memaksa Nabi
Sallallahu Al wasallam keluar nabi
sepertinya lebih cenderung untuk tidak
keluar bertahan di Madinah gitu kan maka
kata Hamzah Coba kita ke rumah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam bicara coba
Siapa tahu memang beliau tidak mau
keluar tapi Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam pas Hamzah tiba di rumahnya
nabi nabi sudah keluar di atas Kuda
sudah pakai baju besi sudah pakai
perisai pegang perisai pedang dan
seterusnya maka kata mereka-mereka Hamza
dan teman-temannya Ya Rasulullah
kayaknya kami memaksakan Anda keluar
kalau anda mau tinggal di Madinah enggak
masalah maka keluarlah hadis nabi
sallallahuai wasallam yang mulia tidak
layak bagi seorang nabi yang sudah pakai
baju perang masih punya pilihan ragu
untuk tidak berperang melawan musuh
kalau sudah pakai baju perang begini
enggak ada ceritanya enggak boleh lagi
dibatalin gu kan tidak layak Seorang
nabi sudah mempersiapkan untuk perang
lalu kemudian dia membatalkannya sampai
Allah menunjukkan diakah yang menang
atau musuhnya yang menang maka Akhirnya
pasukan pun
keluar teman-teman sekalian
masuklah pada saat itu di wilayah uhud
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam keluar
dari benteng kalau kita ibaratkan ee
misal Kotak di depan saya ini ya mik ini
misalnya adalah kota Madinah keluar di
sebelah kanannya itu adalah uhud di
sebelah kirinya adalah kota Makkah
pasukan Mus Musuh datang dari sana untuk
menyerang Madinah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam keluar dari pintu gerbang
sebelum mereka tiba beberapa saat lalu
memanuver dari perkebunan kurma yang ada
di sekitar Gunung uhud putar termasuk
ada kebunnya satu orang munafik yang
ngotot supaya pasukan Muslim Tidak lewat
di situ tapi Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam suruh pasukan lewat gitu kan
kata nabi kebetulan dia buta matanya dan
caci maki Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam caci maki Islam tapi ngaku
muslim kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ini orang buta matanya dan buta
hatinya ya maka Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam lewat dengan pasukan sampai
manuver ada di depannya uhud jadi sudah
menghadap ke Makkah gitu kan pasukan
Quraisy itu tiba melihat kejanin
tersebut mereka juga sudah mengatur
balig tadinya mau menyerang Madinah
sekarang menghadap ke pasukan muslimin
tentu kita sudah tahu di Perang Uhud
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam taruh 50
pemana di atas gunung pemanaah nanti
akhirnya ada 43 orang yang turun dan
meninggalkan instruksi Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam sehingga menyebabkan
kalah kemudian ada tuuh orang yang
dibunuh oleh pasukan khad bin Walid yang
jelas pasukan Quraisy 3000 orang 2800
dikancai peperangan 200 orang di sebuah
lembah di dekat ee gunung pemana
dipimpin oleh Khalid bin Walid pada saat
itu dengan Amru Bin Ash dua orang ini
terkenal pada saat itu nanti dia masuk
Islam tentunya itu sebagai pemimpinan eh
Quraisy yang di dalam pasukan 200 orang
di antaranya ikrima bin Abi Jahal yang
sudah kita Jelaskan pada pertemuan yang
lalu yang jelas teman-teman sekalian
terjadilah pada saat itu pasukan bertemu
G 650 orang lawan 2.800 sekali lagi
kiprah Hamzah radhiallahu Anhu luar
biasa Hamzah melakukan hal yang sama di
Perang Badar mencari mana pemegang
benderanya Quraisy dia sepakat lagi sama
Ali Zubair asim yang lalu-lalu semuanya
dan ada beberapa orang sahabat sampai
tuuh orang siap untuk menyerang bendera
begitu takbir pecikan takbir maka
terjadilah pada saat itu peperangan dan
berhasil membunuh banyak sekali pemegang
bendera setiap pegang mati setiap pegang
mati akhirnya Quraisy kocar-kacir
Ditambah lagi dengan pemanah yang 50
orang di atas ini luar biasa memanah ke
arah pasukan Qurais kalau 50 anak panah
lepas dan tepat sasaran 50 orang mati
seketika dan orang-orang pemana ini
Mahir melempar panah cabut lagi panah
cabut lagi dengan cepat sekali dalam
satu kotak bisa 100 panah gitu kan Ini
kemahiran yang luar biasa sebenarnya
akhirnya Quraisy kocarkacir dan pada
saat itu para sahabat menggambarkan kami
melihat Kanca peperangan kosong enggak
ada sama sekali Quraisy Bahkan mereka
meninggalkan kaum wanita mereka termasuk
tradisi orang Arab pada saat itu sangat
aib meninggalkan wanita di Kanca
peperangan lebih baik dia mati daripada
meninggalkan perempuan tapi waktu itu
perempuan semua kelihatan tidak bisa
lari laki-lakinya semua sudah lari pakai
kuda Gitu kan maka mereka naik ke bukit
bukit kelhat para sahabat tentu
memunguti harta rampasan perang dan
terjadilah hal yang diinginkan dengan
hikmah Allah subhanahu wa taala turunlah
43 orang dari pemanah tadi Hamzah dengan
teman-temannya 650 orang ini kurang
lebih 600 orang pasnya karena 100 orang
ada di belakang 600 orang ini semuanya
ya mengejar musuh yang 2000 itu
memastikan mereka agar jauh dari Madinah
gitu kan m dikejar Hamzah termasuk yang
mengejar tadi ada sebagian orang yang
memunggut harta rampasan perang sekitar
mungkin 100 orang kalau kita total
jumlahnya bersama dengan 50 orang pemana
di atas maka yang 40 43 orang dari
pemana mengatakan Kayaknya sudah habis
nih sudah enggak ada lagi musuh Ayo kita
turun Abdullah bin Zubair pemimpin
mereka di atas bukit pemana mengatakan
jangan Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam menusikkan jangan turun menang
atau kalah maka mereka mengatakan tidak
ada lagi hai Abdullah apaagi mau
ditunggu Mereka turun akhirnya
berkhianat di sini tanda kutip lalu
Khalid bin Walid melihat kejadian
tersebut putar dari Lembah naik ke atas
gunung membunuh tujuh orang kemudian
Khalid bin Walid menyerang dari belakang
pada saat diserang dari belakang
teman-teman sekalian maka 650 600 orang
tadi sudah jauh ke depan yang di bawah
sisa 100usan saja maka ini diserang oleh
Khalid bin Walid terjadilah pada saat
itu korban yang sangat banyak luka mati
dan seterusnya lalu bendera orang
Quraisy yang jatuh diangkat oleh Khalid
bin Walid dengan pasukannya lalu pasukan
Khalid terbagi dua ada yang menyerang
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang
berada di dekat bukit uhud ada yang eh
menyerang menghabiskan atau berusaha
membunuh kurang lebih 100 orang sahabat
yang ada di situ pada saat itu bendera
berdiri dari jarak jauh yang 2000 orang
tadi yang lari itu Melihat bendera
berdiri lagi di kancai peperangan mereka
kembali dan pada saat mereka kembali
pasukan muslimin yang mengejar juga
melihat Kok bisa kembali lagi mereka
lihat ke belak ternyata bendera Quraisy
berdiri mereka berusaha kembali duluan
ke Kanca peperangan sebelum orang-orang
ini tiba gitu nah pada saat itu terjadi
dua hal yang besar terjadi tabrakan
antara pasukan muslim yang melarikan
diri dari dikejarnya oleh Khalid bin
Walid dengan pasukan 600 sahabat yang
kembali sampai ada beberapa sahabat yang
mati pada saat itu ee korban karena
kesalahkesalah bunuh gitu Ada sahabat
yang membunuh sahabat nabi yang lain
karena tidak paham tapi ini dimaafkan
oleh Allah subhanahu wa taala tentunya
melalui lisan nabinya Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam inkas cerita
rupanya sebelum berangkat pasukan
Quraisy ada satu orang yang sangat
jengkel-jengkel sekali dengan
Hamzah dan orang ini sebenarnya E jubair
bin mth'im ya jubair bin mut'im ini
punya paman terbunuh pada saat itu di eh
di badar dan dibunuh oleh
Hamzah maka dia berkata kepada budaknya
yang bernama wahsyi berangkatlah bersama
orang-orang jika engkau membunuh Hamzah
Paman Muhammad demi membalas dendam
Pamanku yang bernama suuaimah bin Adi
yang dibunuh oleh Hamzah maka engkau
akan
merdeka waktu masih di Makkah dan
kebetulan memang si wahsyi ini orang
yang sangat mahir saking mahirnya Dia
melempar tombak sampai dikatakan dia
bisa melempar tombak memasuki sebuah
lubang besi yang diputar dengan kencang
guu kan kemudian dia bisa melempar dan
bisa masuk ke tengah-tengahnya tanpa
harus memberhentikan goyangannya besi
itu itu jadi saking cepatnya jadi besi
bulat diikat dengan tali kemudian
diputarin dengan kencang itu sementara
berputar dia bisa lempar tombak melewati
tengah-tengah lubangnya tanpa
memberhentikan goyangnya lingkarannya
besi itu jadi sangat luar biasa
terampilnya maka dia mengatakan kau akan
bebas kata wahsyi saya pun pada saat itu
tidak berpikir apa-apa masuk Anci
peperangan kecuali harus bisa membunuh
Hamzah karena saya bebas saya enggak
ingin berperang waktu Hindun binti utbah
Hindun binti utbah istrinya Abu Sufyan
ayahnya Dia utbah Bin rabiah yang
dibunuh yang terbunuh pada saat duel di
pader gitu kan utbah ayahnya dia dibunuh
oleh Hamzah karena waktu utbah duel sama
Ubaidah Ubaidah kan terluka lalu
kemudian waktu Ubaidah diselamatkan oleh
Hamzah dan Al Hamzah menusuk utbah
syaibah pamannya Hindun juga dibunuh
oleh Hamzah alwalid saudaranya dia
dibunuh oleh Ali gitu kan maka dua orang
sini ayah dan pamannya dibunuh oleh
Hamzah maka dia pun memanggil wahsyi
sambil mengatakan Hai
wahsyi selain majikan mujar B mim yang
akan menjanjikan kbebasan kamu lihat ini
perhiasan saya dikeluarin satu kotak
penuh perhiasan yang mahal sekali karena
dia Ratu Makkah ini semua jadi milikmu
asal kau bunuh
Hamzah kata wahsyi pada saat itu saya
benar-benar cuma berpikir pada saat itu
bagaimana bagaimana saya bisa
mendapatkan kebebasan dan mendapatkan
harta ini itu saja yang saya pikirin di
sini ada satu hal yang menarik penulis
mengangkat dalam buku tentang masalah
Coba kita dengarkan Bagaimana wahsyi
menceritakan pada saat itu wahsyi
berkata aku adalah hamba sahaya milik
jubair bin mut'im paman jubair yang
bernama tuuaimah bin Adi terbunuh dalam
Perang Badar ketika orang-orang Quraisy
berangkat ke uhud jubair berkata
kepadaku engkau Merdeka jika engkau
berhasil membunuh Hamzah Paman Muhammad
untuk membalas kematian Pamanku wahsyi
berkata Lalu aku pun berangkat bersama
pasukan aku laki-laki dari habasyah yang
mahir melempar tombak layaknya
orang-orang habasyah secara umum dan
bidikanku hampir selalu tepat sasaran
ketika dua pasukan Telah ber
Resume
Read
file updated 2026-02-14 06:10:10 UTC
Categories
Manage