Kisah Sahabat Nabi ﷺ Ke-24: Hamzah Bin 'Abdil Muthalib "Pemimpinnya Para Syuhada Di Hari Kiamat"
UPVZJgUmi44 • 2017-07-12
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah tidak henti-hentinya kita memuji Tuhan kita Allah sebagaimana layak ia dipuji sebagai pencipta zat yang paling pantas untuk dipuji dicintai dihormati dan ditunduki karena kata kuncinya Lailahaillallah la ma'buda bihaqin illallah tidak ada tuhan yang menciptakan yang memiliki yang menguasai yang menyiapkan segala kebutuhan di langit dan di bumi kecuali Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan dan tidak ada sekutu baginya dalam setiap kegiatannya dan dia telah menggantungkan segala kebutuhan kita dengan kalimat yang sederhana dan mempenuh dengan Berkah dalam memuji namanya Alhamdulillah maka selalulah ucapkan kalimat ini Ca kita panjatkan salam hormat kita selanjutnya kepada manusia terbaik manusia yang paling pantas untuk dijadikan sebagai suri tauladan telah disempurnakan jalur nasabnya fisiknya dan akhlaknya olehisan pencipta dan dipilih secara langsung menutup risalah kenabian dan kerasulan dialah yang telah membawa kepada kita hukum Halal Haram sehingga kita punya panduan hidup dan dia telah menghabiskan 23 tahun dari masa hidupnya 13 tahun fase Mekah semua dengan hinaan cacian dianggap penyihir Penyamun dan juga pendusta kemudian di fase Madinah 10 tahun dianggap sebagai atau masa penyempurnaan agama Islam sehingga kita mengetahui bagaimana jejak perjuangan yang luar biasa ini dan wajar sekali kalau kita menghormati manusia terbaik ini terlebih lagi Sang Pencipta Allah telah menjadikan mengucapkan salam hormat kepada manusia terbaik ini sebagai ibadah dan siapapun yang mengucapkannya akan dibalas 10 kali oleh Sang Pencipta Allah di saat itu juga artinya tambahan rahmat dan karunia Maka sangat wajar kalau kita selalu membacakan selawat dan Taslim kepada nabi besar Muhammad sallallahu Al alihi wasahbihi wasallam tidak pernah teman-teman sekalian kita melupakan syukur yang luar biasa atas nikmat Allah ini karena kita sudah termasuk menyelesaikan sekian puluh serial sahabat semoga saja yang lalu-lalu semuanya ikhlas karena Allah dan diterima dijadikan sebagai tambahan amal kita pada hari kiamat dan bagi yang belum sempat mengikut silakan bisa diambil di YouTube Insyaallah di-download gratis dan di bagikan juga kami harapkan tidak dikomersialkan sama sekali karena kalau komersial kami tidak izinkan demi untuk mendapatkan pahala bersama Insyaallah kemudian kita akan melanjutkan bahasan kita pada siang ini semoga Allah berkahi kepada pemimpin para syuhada Hamzah bin Abdul Muthalib radhiallahu anhum Hamzah teman-teman sekalian sosok yang susah sekali sebenarnya untuk digambarkan kepribadian penuh dengan semua kelebihan seorang laki-laki fisiknya kuat kulitnya putih tampangnya Tampan ya kemudian orang yang memiliki prinsip dalam kehidupan benar-benar salah-salah dan hamzah ini radhiallahu Anhu nasabnya adalah Hamzah bin Abdul Muthalib Bin Hasyim dan punya Kunia Abu umarah atau Abu y ada dua tentu ayahnya Abdul Muthalib kakek Baginda Nabi alaihialatu wasalam dan Abdul Muthalib sendiri memiliki 16 orang anak 10 orang laki-laki dan 6 orang perempuan 10 orang laki-laki ini ada enam orang di antaranya yang meninggal sebelum masa kenabian yaitu anak pertama Abdul Muthalib namanya harit Kemudian zirar Kemudian Hijir kemudian muqaddam kemudian Zubair dan Abdullah ayah Nabi Alaihi salatu Wasalam ini enam orang meninggal sebelum masa kenabian sementara ada empat orang dari laki-laki yang mendapatkan fase kenabian dua orang beriman dan dua orang dalam keadaan kafir yang beriman adalah tokoh kita Hamzah bin Abdul Muthalib dan saudaranya Abbas bin Abdul muutalib radhiallahu anhum ajmain dan yang meninggal dalam keadaan kufur sementara mendapat mapatkan fase kenabian adalah Abu Thalib dan Abu Lahab dan Abu Lahab namanya adalah Abdul Iz sementara dari perempuan en orang nama-nama tante-tante Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau saudar saudarinya Hamzah adalah Sofiah dan Sofiah ini dipastikan masuk islam dia adalah ibunya Zubair bin awwam kemudian Ummu Hakim Atiqah umaimah Afwah dan enam orang nama ini nama perempuan Sofiah Ummu Hakim Atiqah umaimah Afwah dan juga Bariah ya ini semuanya e disebutkan yang saya temukan adalah yang masuk Islam Sofiah kalau yang lain wuam saya belum temukan kalau teman-teman temukan Alhamdulillah bisa jadikan sebagai referensi Ibu Beliau bernama Haula binti wuhaib dari bani zuhrah dan dia lahir bersamaan dengan lahirnya nabi Muhammad alaihialatu wasalam ya jadi memang Walaupun dia posisinya Paman tapi Lahirnya tahun yang sama dengan lahirnya nabi sallallahu alaihi wasallam makanya dikatakan Hamzah seumur dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan selain Paman juga seumur dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dia juga adalah saudara susuan nabi alaihialatu wasalam ya Jadi ada seorang wanita yang hampir saya lihat hampir semua ulama-ulama yang menyusun sejarah men menyusun mengatakan yang menyusui mereka berdua tsuwaibah Maula Abu Lahab tsuwaibah seorang budak wanita pernah menyusui nabi sallallahu alaihi wasallam dan pernah juga menyusui Hamzah dalam waktu yang seketika maka di katakan saudara susu nabi alaihialatu wasalam Hamzah bin Abdul Muthalib teman-teman sekalian berjalan seperti biasa di kehidupan Mekah di awal-awal dia adalah orang yang sangat kuat secara fisik tinggi besar dan sangat ahli dalam memanah oleh karena itu dia Sangat gemar sekali berburu gemar sekali di masa mudahnya semua dihabiskan dengan itu dia naik turun gunung ke padang pasir lembah-lembah dan kekuatan fisik yang luar biasa dimiliki dia dengan Umar Bin Khattab terkenal Jadi kalau berburu berburu singa ya dan bukan berburu rusa atau kelinci seperti Antum ya ini berburu singa dan singa ini kalau di setelah diburu ya dan mati memang semasa jahiliah mereka belum tahu masalah hukum Halal Haram memakan ini maka Hamzah radhiallahu Anhu memikul Singa itu dipundak sebelah kirinya dengan satu tangan dan satu tangan yang satu memegang busur panah dan untuk membunuh singa dengan anak panah ini enggak gampang anak panah tidak semudah itu bisa menembus kulit yang tebal tapi kuasa Allah dia diberikan kelebihan itu radhiallahu Anhu di awal Islam tentunya waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengomandankan Islam dia tidak tidak terpengaruh tidak juga Ma masuk Islam tidak juga juga membenci Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berbeda dengan Abbas Abbas radhiallahu Anhu nanti kita akan Jelaskan dia tidak masuk Islam untuk menjaga hubungan dengan kaumnya Tapi dia suka dengan dia suka dengan Islam Hamzah tidak cenderung kepada keduanya tidak ikut-ikutan membenci Islam tidak juga mendukung keponakannya makanya yang paling condong mendukung itu adalah Abu Thalib sebenarnya g kan Tapi yang jelas teman-teman sekalian ada satu kejadian dengan hikmah Allah terjadilah masuk Islam nya tokoh kita ini dengan sangat dengan tiba-tiba begitu saja kisahnya adalah pernah satu waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu di Makkah selalu dicacici maki dan caci Makian ini selalu dianggap biasa oleh Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam biasa sekali dianggap Sudahlah kamu penyihir didiamin kamu penjahat didiamin kamu Penyamun dibiarin bahkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah lagi sujud dituangkan kotoran unta di atas leher beliau beliau Sallallahu Alaihi Wasallam diam bahkan pernah batang leher beliau diinjak ya sampai susah bernafas gu kan namun Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sabar dibiarin saja karena tidak ada kekuatan di Makkah beliau bersabar dan belum ada perintah untuk melawan pada saat itu Tapi satu waktu teman-teman sekalian Abu Jahal waktu melihat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lagi tawaf dia mengucapkan kata-kata yang sangat menyakitkan bahkan lebih sakit daripada melukai fisik namun dalam buku sejarah tentu tidak disebutkan cacan itu seperti apa cuman hampir semuanya mengatakan cacan itu sangat menyakitkan bahkan mengalahkan sakitnya fisik penghinaan yang luar biasa dan tidak ada orang yang membela Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam walaupun dari suku beliau ada seorang budak wanita budaknya Abdullah bin judan Abdullah bin jud'an ini adalah orang yang terkenal sangat baik sekali di Makkah hadis Aisyah mengatakan Ya Rasulullah Ibnu judan orangnya sangat baik di Makkah sangatsangat suka silaturahim keluarga suka bantu orang susah k kata Aisyah Ya Rasulullah Dalam Hadis Bukhari Muslim Ibnu judan Siapa yang tidak kenal kebaikannya di masa jahiliah apakah bermanfaat amal-amal yang dia kerjakan kata nabi su wasallam tidak sama sekali karena dia belum pernah beriman kepada Allah dia tidak syahadat gak masuk Islam yang jelas Ibnu judan ini Abdullah bin judan tidak pernah membenci nabi Sallahu Alaihi Wasallam tapi dia tidak masuk Islam ada budak wanitanya dia lewat melihat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dicaci maki dengan cara seperti itu dan dia tahu tuannya ini Abdullah bin jud'an Tidak Membenci nabi Sallahu alai wasallam maka dia pun berusaha mengangkat suaranya mengatakan Hai Quraisy Tidakkah kalian punya sopan santun Kenapa kalian membiarkan ini kenapa dicaci maki enggak ada yang peduli apalagi ini budak wanita yang bicara maka budak ini lari keliling sampai dia keluar pintu gerbang Makkah yang dikenal dengan pintu Bani syaibah Begitu keluar di sana ditemu Hamzah Hamzah baru pulang pulang tadi berburu lagi bawa singa ya di pundak kirinya dengan pegang busur Pana dan ini yang buat ini cuma Umar Bin Khattab sama Hamzah berdua kalau dua orang ini masuk ke Makkah sendirian berburu tidak ditemani sama teman-temannya sendirian yang lain semua pada sibuk apa pada mengajak teman-temannya kalau berburu untuk berjaga-jaga dia enggak begitu lewat budak ini mengatakan wahai Hamzah Tidakkah kau mengetahui apa yang abu Hakam lakukan terhadap ponakanmu Muhammad kata Hamzah Apa yang dilakukan kata dia dia telah mencaci makinya begini dan begitu disebutkanlah kalimat-kalimat cacian itu tapi sekali lagi dalam riwayat tidak disebutkan dan memang tidak ada maslahat kita mengetahui jenis cacian itu yang penting memang ini perbuatan yang buruk maka kata Hamzah tidak ada yang membelanya kata budak tersebut demi Allah tidak ada maka Hamzah enggak pakai Tunggu Pada saat itu sambil membawa singa sambil memegang busur langsung datangnya Abu Jahal di dekat Ka'bah tidak pakai banyak ngomong singanya ditaruh di sebelah situ kepalanya Abu Jahal dihantam dengan busur berdarah luka karena Abu Jahal waktu itu dianggap rajanya Makkah lah istilahnya orang yang dituakan di situ maka orang-orang sekitarnya mau membela kata Hamzah silakan mauju silakan siap untuk mati Hamzah mau membela lalu dia mengatakan kepada Abu Jahal Hai Abu Hakam berani benar kau caci maki ponakanku sementara aku dalam agamanya kalimat itu sementara aku dalam agamanya padahal Hamzah belum masuk Islam ini dia pun tidak tahu kenapa dia ucapkan kalimat itu maka Abu Jahal mengatakan biarkan dia memang saya yang salah saya sudah berlebihan dalam menghina keponakannya Hamzah radhiallahu anu pulang ke rumahnya dia renungi kalimat tersebut Kenapa tadi saya ucapin nih Apakah Besok saya harus kembali ke Quraisy dan mengatakan bahwasanya saya bukan di agamanya Muhammad dan ini aib bagi orang Arab menjilat kembali ludahnya sudah mengucapkan lalu ditarik enggak mungkin tapi kalau saya tidak perbaiki saya bukan muslim bukan agamanya Muhammad dia bingung pada saat itu pada malam itu dikatakan dalam riwayat-riwayat yang sahih dia berdoa kepada Allah mengatakan Ya Allah kalau agama keponakanku Muhammad benar tanamkanlah dalam hatiku dan kalau seandainya tidak benar maka hilangkanlah berikanlah aku solusi dengan Quraisy maka Hamzah pun berkata Keesokan paginya pada saat dia bangun dia merasa dekat ya merasa tenang dengan agama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka dia pun datang mengucapkan syahadat dan ini rahasia masuk Islamnya Hamzah radhiallahu Anhu ya masuk Islamnya Hamzah radhiallahu Anhu Berjalanlah waktu pada saat itu teman-teman sekalian waktu dia sudah syahadat maka orang-orang di Darun nadwa tempat berkumpulnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan orang orang-orang kaum muslimin mereka ber gembira mereka bertakbir dan orang-orang Quraisy pada saat tahu Hamzah masuk Islam juga takut Mereka takut karena Hamzah sendirian bisa melawan banyak orang Quraisy dan selalu saja kalau ada orang-orang muslim lagi menuju ke Darun nadwa maka Hamzah berada di pinggir jalan dengan kudanya mendampingi sendirian sampai kaum muslimin masuk Darun nadwa Maaf bukan Darun nadwa Darul Arqam Darun nadwa ini tempat kumpulnya orang Quraisy dalur aram tempat berkumpulnya nabi alaihiatu wasalam berdakwah di rumahnya ya seseorang yang nama dikenal dengan Arqam yang jelas Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam merasa tertolongkan dengan Hamzah tapi Hamzah sendiri enggak cukup hamzaah enggak bisa sendirian juga membela sementara muslimin banyak dari kaum yang lemah dari budak-budak yang tidak punya kedudukan dan halal untuk dibunuh pada saat itu kalau ada yang membunuh muslim tidak dihukum siapa saja mau bunuh mereka silakan jadi betul-betul gak ada kedudukan sampai nanti Umar Bin Khattab masuk Islam barulah mereka berdua menguatkan posisi muslimin tapiu kita tidak bahas masalah umur kita bahas masalah Hamzah radhiallahu anhum ajmain Hamzah ini teman-teman sekalian menikah dengan eh tiga orang wanita tentu yang pertama dikenal dengan dalam buku-buku sejarah binti mallah atau Mullah ya Bin ubadah jadi tidak disebutkan Saya tidak temukan namanya wanita ini dan Allah mengaruniakan dia dua orang anak ya'la dan Amir ya'la dan Amir dikenal dengan Putri binti maah atau mallah yang kedua dia menikah dengan khaula binti kaais dan Allah karuniakan Dia anak satu namanya umarah dan kemudian yang ketiga Salma binti umais Salma binti umais dan Diki anak umamah jadi ada tiga orang istri putrinya ya malla Bin ubadah dan ada anak dua ya dan Amir dari istri yang kedua kul binti Qais Dan ini dikarunia anak umarah dan juga Salma binti umais dikarunii umamah jadi Hamzah di sini berarti memiliki kurang lebih EMP orang anak EMP orang anak Hamzah radhiallahu Anhu pada saat dikumandankan hijrah oleh Nabi Sallallahu alaii wasallam ke Madinah maka dia pun hijrah dan kiprahnya lebih banyak kelihatan pada saat sudah hijrah ke Madinah termasuk yang paling pertama yang paling menonj karena memang seperti judul Kita Hamzah memimpin para syuhada adalah medan perang medan perang Ini adalah sebuah hal yang luar biasa bagi Hamzah radhiallahu Anhu sampai-sampai waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam membenduk membentuk Brigade pertama atau saria pertama saria Kurang lebih 3 sampai 100 orang pasukan diutus untuk mengejar pasukan Quraisy itu terjadi di tahun 1 Hijriah awal hijrah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengajak para sahabat untuk membentuk Sariah berkumpullah beberapa sahabat dan yang paling di depan adalah Hamzah radhiallahu Anhu langsung dia mengatakan saya ikut ya Rasulullah dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memilih dia sebagai pemimpin pada saat itu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengutus pada saat itu 30 orang Muhajirin untuk Menghadang kafilah dagang orang-orang Quraisy yang pulang dari negeri Syam dan pada saat itu dipimpin oleh Abu Jahal bin Hisyam dan dia memiliki 300 Orang pengawal bertemulah 30 lawan 300 dan hamzah memotivasi mereka untuk mati syahid maka pada saat sudah akan berhadapan dan Abu Jahal pun tidak bisa menghindar dia harus berhadapan ternyata tempat itu ada satu Suku Arab namanya eh pemimpinnya namanya Majdi bin Amir aljuhani dan di sini Suku adalah suku aljuhani berarti sekutu pada saat itu ya sekutu kedua belah pihak dia sama muslim punya urusan kerja sama sama Quraisy juga ada urusan kerja sama lalu Majdi berusaha masuk di tengah-tengah lalu mengatakan tidak ada peperangan di wilayah saya kalau mau berperang silakan di luar tapi di sini jangan di tempat suku saya kekuasaan saya tidak boleh maka terjadilah pada saat itu terpisah dan tidak bisa atau tidak jadi peperangan dan hamzah pulang sesuai dengan instruksi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau kafilah Quraisy dapat Serang ambil Kalau enggak maka Pulanglah Dan juga kita perlu ketahui di sini teman-teman Sekalian Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam membentuk kalau setiap kali Mau serang ee kafilah Quraisy itu umumnya dijadikan pemimpin dan jadikan sebagai pilihan untuk bisa menyerang adalah orang-orang Makkah karena memang mereka punya hak dan Di sini perlu kita luruskan pemahaman yang mengatakan seakan-akan umat Islam atau Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menghalalkan merampok ini bukan merampok karena umumnya muslimin yang hijrah ke Madinah hartanya di Makkah diambil semua termasuk Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam rumahnya nabi sendiri diperjualbikan oleh Quraisy diambil rumah nabi rumahnya Khadijah dulu besar sekali di Makkah Khadijah termasuk orang nomor satu paling kaya di Makkah tapi diambil direbut oleh oleh orang-orang Quraisy dan diperjualkan diperjual belikan diambil oleh tokoh-tokoh merekalah maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh para Muhajirin mengambil hak mereka kembali karena biasanya kafilah-kafilah dagang ini yang pergi ke negeri Syam itu yang punya adalah pemimpin-pemimpin Quraisy termasuk Abu Jahal Abu Sufyan Umayyah Bin khalaf dan seterusnya maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh Muhajirin untuk menyerang ini maksudnya jadi tidak ada sama sekali unsur merampok di sini dan jangan disalah pahami teman-teman sekalian mungkin ada ada orang mengatakan kan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Dulu sering utus ya menyerang kafilah-kafilah Quraisy Berarti sekarang kita boleh menahan atau mengambil merampas dagangannya orang kafir ini pemahaman yang salah ini ya tidak boleh seperti itu di sini ada alasan Syari kalau satu suku satu negara memang dasarnya mengambil merampas hak kita lalu kita menyerang itu berbeda itu hukum yang lain kemudian teman-teman sekalian kipra di perang yang lain adalah Badr kiprah di perang Badr perang Badr terjadi di Ramadan tahun 2 Hijriah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengajak Siapa saja yang mau dari Penduduk Madinah untuk keluar muslimin terkumpul waktu itu bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam 33 orang 314 bersama Baginda Nabi alaihialatu wasalam setelah itu termasuk salah satunya adalah Hamzah dan hamzah waktu itu radhiallahu Anhu termasuk ditunjuk oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pemimpin orang-orang Muhajirin berangkatlah mereka ke badar dengan tujuan mengar mengejar kafilahnya Abu Sufyan yang pada saat itu dikawal kurang lebih 200 atau 300 orang juga kemudian pas tiba di wilayah Badr kafilah Abu Sufyan lolos Allah sebutkan panjang lebar dalam surah al-badr tentang Maaf surah al-anfal tentang perang Badr ini bahkan Allah menamakan dengan perang atau hari Furqan yang membedakan antara kebenaran dan kebatilan Allah juga menyebutkan tentang Perang Badar ini kalau murni di situ ada campur tangan Allah dalam Perang Badar Allah mengatakan dalam surah alanfal audzubillahim minasyaitanirrajim walau tawaadum laktalftum fil miad Wakin liakallah amronana ma'ula kalau kalian saling janjian antara fakus pasukan muslim sama pasukan Quraisy maka kalian tidak akan mungkin bertemu karena dua-duanya belum pernah berperang maka agak sulit jiwa pada saat itu untuk berperang Allah subhanahu wa taala ingin menjadikan Perang Badar pemicu supaya muslimin berani untuk mempertahankan kan kebenaran setelah itu yang jelas saudaraku seiman keluarlah 314 orang ini tiba di wilayah Badar ternyata kafilah Abu Sufyan berhasil lewat lembah gunung lereng dan berhasil lolos tapi sebelumnya Abu Sufyan mengirim surat ke Makkah kemudian meminta agar Abu Jahal dan grupnya ini semuanya untuk datang dan terbentuklah 1000 pasukan perang beda antara pasukan perang dengan baju besinya dengan topi besinya dengan perlengkapan anak-anak panah yang banyak pedang beberapa ee e apa namanya beberapa pedang yang dipersiapkan kalau patah kalau jatuh itu semua persiapan perang kalau persiapan menyerang kafilah beda 314 orang menyerang 300 Orang berarti berimbang kekuatan atau bahkan muslimin lebih banyak cuma tanpa disangka mereka keluar bahkan banyak di antara Sahabat tidak pakai baju besi sama sekali ada di antara mereka tidak sama sekali pakai penutup kepala kecuali imamahnya saja tidak ada besi yang dipakai karena cuma nyerang kafilah apalagi bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam gitu pas tiba di wilayah Badar lolos Kaf Abu Sufyan Abu Sufyan berhasil mengirim surat ternyata sudah keluar 1000 orang pasukan dari Makkah dan mereka cuma dipisahkan dengan sebuah gunung di yang lebih dekat dengan Madinah namanya udwatid Dunya dan yang lebih jauh di seberang gunung namanya udwatil kuswa seperti itulah kurang lebih yang terjadi teman-teman sekalian muslimin tiba di udwati dunia dan Muslimin musyrikin tiba di udwatil quuswa kafirah sudah lewat ya kata Allah dalam Surah alanfalzubillahyaan Anum ingatlah ketika kalian muslimin tiba di wilayah dunia Sisi gunung yang lebih dekat dengan Madinah dan orang-orang musyrik Mekah yang 1000 pasukan di kuswa di sebelahnya gunung dan rakbu kafila asum lebih rendah dari kalian maksud sudah berhasil lolos kalau kalian selain janjian maka tidak akan terjadi maka ringkas cerita teman-teman sekalian Allah subhanahu wa taala menyampaikan kepada nabinya Muhammad sallallahu alhi wasallam kalau ada pasukan sudah tiba gitu kan lalu Nabi Sallallahu alaii wasallam bermusyawarah dengan para sahabat Bagaimana saran kalian sekarang kafilah sudah lolos yang ada di depan kita pasukan perang 1000 orang kafilah 300 Orang sudah lolos enggak ada harta Enggak ada apa-apa Ini pasukan yang kita hadapi Bagaimana pendapat kalian Abu Bakar berdiri mengatakan Ya Rasulullah pergi ke mana saja yang anda mauf Umar juga mengatakan Ya Rasulullah mqdad mengatakan Ya Rasulullah Hamzah pun mengatakan Ya Rasulullah jalan kami setuju semua sampai nabi sallahuhi wasam mengatakan Berikan pendapat lalu orang-orang Ansar mengatakan Ya Rasulullah karena ini baru pertama kali orang-orang Ansar ikut bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Biasanya kalau Ma menyerang kafilah selalu orang-orang Quraisy orang Muhajirin saja tapi kali itu orang Ansar diberikan kesempatan maka berdirilah saat Rah mengatakan Ya Rasulullah seakan-akan anda menginginkan kami orang Ansar kata nabi Sallahu alaih wasallam Iya tentu saja lalu kata saat Ya Rasulullah perintahkan apa saja Anda mau ke mana saja perintah ak kami akan ikut kami bukan berarti mau membela anda di Madinah saja di mana saja kami akan Bela Anda kalau seandainya anda pun turun ke lautan kami Anda perintahkan kami kami akan ikut maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pun senang pada saat itu persiapan perang sudah akan terjadi ringkas cerita pernah saya ceritakan tentu ini peperangan mulailah mau berkecamuk tapi malam harinya Allah turunkan hujan yang lebat di tempatnya orang-orang musyrik sampai membuat baju mereka basah semua kuda mereka basah jalanannya jadi becek semuanya jadi sulit untuk berperang dan mereka malam itu tidak bisa tidur sehingga mereka Letih di tempat muslimin turun hujan gerimis dan hujan gerimis ini menyebabkan para sahabat ngantuk sampai ada di antara mereka dalam riwayat Bukhari mengatakan di Perang Badar setiap kali dia berjaga dia bilang satu malam itu bisa 10 kali pedang saya jatuh kena ngantuknya dan ternyata ngantuk ini menghilangkan rasa takut ya menghilangkan rasa takut orang kalau sudah ngantuk sekali dia akan tidur di pinggir jalan Dia akan tidur di hutan pokoknya ngantuk sudah enggak mau tahu gitu kan tapi kalau orang enggak ngantuk ini susah ya maka ngantuk ini Allah subhanahu wa taala Sebutkan dalam surah alanfal juga amanatan nuasan itu ngantuk yang membuat kalian bisa tenang maka tanah di tempat muslimin menjadi basah biasa saja dan padang pasir kalau kering sekali berat untuk dilewati Kalau basah sekali juga berat becek melengket semua di sendal dan seterusnya maka tempat muslimin jadi basah sedikit sehingga mudah untuk dilangkahi juga mereka bisa istirahat malam itu orang musyrik tidak bertemulah pasukan keesokan harinya 1000 melawan 300 Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sempat berdoa di khemah beliau berdoa tentu ini kisahnya panjang Perang Badar sudah saya pernah ceritakan dan ada juga di sirah nabawiah yang sudah kita paparkan panjang lebar Insyaallah di YouTube yang jelas Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berdoa mengatakan Ya Allah kalau seandainya engkau membinasakan mereka ini ya Allah maka tidak ada lagi yang bisa menyembahmu di muka bumi maka selamatkanlah menangkanlah Abu Bakar sempat mengatakan Ya Rasulullah Tenangkan diri Anda Allah sudah menjanjikan kok gitu kan ringkas cerita Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ke tidur tertidur sejenak lalu bangun lalu tersenyum kata Abu Bakar kenapa ya Rasulullah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berita gembira Allah sudah menjanjikan kalau kita berhadapan sama musuh ini kita pasti menang kalau kita pun mengejar kafilah kita pasti dapat salah satunya ber Pasti enggak mungkin gak lolos gitu berkecamuklah pada saat itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bertakbir mengatur strategi perangnya adalah nabi sallallahuai was orang Arab biasa tradisi begini dulu kalau perang pasukan menyerang nih kalau ada yang menyerang dari depan Maka mereka tunggu bertahan menahan dengan tangkisan dengan perisai mereka setelah itu musuh mundur mereka kasih kesempatan baru dia mereka menyerang lagi datang lagi nebas nyerang kemudian kembali lagi begitu terus nanti dari situ dilihat kalah atau menangnya tentu ini peperangan anu sederhana sekali ya tapi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatur strategi yang berbeda kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jangan mulai penyerangan semuanya duduk di bawah duduk di bawah mereka sampai pegai perisai di bagian depan orang-orang yang pegang tombak dan pedang di bagian belakang para pemanah dibagilah oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam orang-orang Quraisy bingung belum pernah berperang dengan orang di medan perang duduk biasanya orang berhadapan dihantam pukul kemudian mereka mundur seperti itulah tapi akhirnya mereka mau mau berperang gitu kan sebelum berperang ternyata ada tiga orang ada satu orang dulu dari Quraisy orang ini teman-teman sekalian Orang yang pertama mati dan pertama dinilai sebagai penghuni neraka ya jadi jangan contoh ya orangnya tentunya ya namanya Al Aswad bin Abdul Asad almakhzumi al-aswad bin Abdil Asad almakzumi waktu pasukan sudah mau bergerak tiba-tiba dia maju ke depan di henuskan pedangnya sambil menantang muslimin dan dia bersumpah atas nama lat dan UZ atas seb patung-patungnya saya akan minum dari sumur orang-orang itu maksudnya kaum muslimin karena di belakang pasukan muslim ada sumur mereka enggak ada sumur gitu dengan Sombongnya gitu kan siapa yang akan menantang saya tanpa banyak bicara Hamzah keluar radhiallahu Anhu Hamzah tahu siapa orang ini di Makkah Walaupun dia ini al-aswad terkenal orang yang mahir menggunakan pedang gitu kan Hamzah terkenal menggunakan panah gitu kan Hamzah tidak terlalu mahir dalam masalah pedang tapi panah Iya umumnya gitu tapi dia bisa maka Hamzah pada saat itu menunjukkan kemahirannya dalam pedang biasanya dengan panah gitu maka Hamzah pun maju dan dalam hitungan beberapa waktu saja sudah dikalahkan alaswad orang-orang Quraisy kaget mereka tahunya Hamzah ini biasanya tahu mana kok sekarang kemahiran pedangnya luar biasa alaswad terkenal dengan pedang kalah dan akhirnya Hamzah menebas kedua betisnya terputus betisnya dan hamzah Biarin ini orang Dar bunuhlah saya kata Hamza tidak Biarin Rupanya dia untuk memenuhi sumpahnya dia terus merangk ke depan pasukan muslimin maksudnya dia mau Buktikan kalau dia mau bisa minum gitu kan tadi dia Sumpah dia harus minum air di tengah-tengah muslimin begitu dekat Sumur Hamzah bunuh Supaya sumpahnya gak terpenuhi melihat kejadian tersebut ada tig tok Qurais yang lain maju lagi orang yang ini saudara Adik Kakak dengan anak gitu yang dikenal dengan utbah bin rabiah syaibah bin rabiah dan alwalid bin utbah utbah bin rabiah dan syaibah bin rabiah adik kakak kemudian alwalid bin utbah anaknya utbah jadi kalau kita susun itu utbah bin rabiah dengan anaknya Walid Bin utbah kemudian ada saudaranya utbah namanya syaibah bin rabiah keluarlah tiga orang ini dengan menggunakan semuanya topi besi tinggal matanya yang kelihatan Siapa yang mau menantang duel Baiklah keluar dari muslimin tiga orang dari Ansar semua yang keluar Auf IBN harit dan muawid bin harit ini Auf dan muawid Kalau antum pernah dengar yang saya juga sampaikan di masalah Perang Uhud merekalah berdua yang membunuh menebaskan pedangnya ke Abu Jahal ya Yang umurnya masih 15 sama 16 tahun dua orang yang sangat pemberani luar biasa Auf Bin harit dan juga muawid Bin harit ada yang mengatakan namanya Muad dan muawid tapi yang jelas namanya sama saja ini ntinya dua orang dan yang ketiga adalah Abdullah bin rawahah keluarlah mereka karena mereka tidak pakai Imam tidak pakai topi besi mereka keluar tadi mau kejar kafila saja maka kelihatan wajahnya orang-orang yang tiga orang tadi e utb SY dan Walid tidak Kenal orang-orang ini siapa Orang Siapa kalian mereka sebutin kalau mereka juga punya nasab yang baik di orang-orang Ansar lalu tiba-tiba syaiba mengatakan Hai Muhammad keluarkan dari suku kami kami enggak mau dari orang-orang Madinah ini jangan orang dari suku kami yang setimpal dengan kami maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan berdirilah Hai Ubaidah Ubaidah adalah sepupu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan umurnya memang sudah lebih tua dari Hamzah kemudian kata Nabi Sallallahu Alaihi wasam berdirilah wahai Hamzah dan berdirilah wahai Ali tiga-tiganya dari keluarga Nabi alaihiatu wasalam untuk menunjukkan kepada mereka bukan orang sembarangan saya kirim keluarga saya juga saya akan korbankan mereka tanda kutip di sini ya berkorban di jalan Allah maksudnya maka Pergilah Ketiga orang ini berhadapan lalu karena ketiganya ini mengatakan Siapa Kalian Hamzah memperkenalkan diri apakah kalian melupakan saya saya Hamzah mereka sudah tahu siapa Hamzah yang satu Ali Ali memang masih muda lalu yang satu Ubaidah Ubaidah terkenal orang mereka sudah tahu maka Ubaidah pun akhirnya melawan utbah n Ubaidah yang paling tua dia melawan utbah bin rabiah lalu Hamzah melawan syaibah Bin rabiah dan Ali Bin Abi Thalib melawan alwalid bin utba dalam sekejap saja baru beberapa kali serangan dari utba ini atau dari syb ini dihindari oleh Hamzah dan hamzah berhasil membunuhnya aliin b pun dalam sekejap setelah hamzaah langsung membunuh alwalid tinggal Ubaidah bersama dengan utbah gitu kan tinggal dua orang ini maka yang terjadi adalah dua-duanya saling menghantamkan pedang dan akhirnya dua-duanya luka pada saat luka dan terjatuh maka Hamzah dan Ali menyelamatkan Ubaidah dibawa ke pasukan muslimin lalu kemudian keduanya kembali untuk membunuh utba dan terbunuhlah tiga orang Tokoh Quraisy pada saat itu dan pada merekalah teman-teman sekalian turun Firman Allah surah al-hijr tepatnya kepada Hamzah Ubaidah dan Ali radhiallahu anhum ajmain surah al-hijr yang berbunyi ayat 19 azubillahim minasyaitanirrajim hadani khmanamu fibihim Al ayat sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari nomor 4743 imam muslim 3033 dan Ibnu Majah nomor 2835 dari abuidar radhiallahu anhu bahwa dia bersumpah tentang duel satu lawan satu pada saat itu maksudnya masing-masing bersumpah untuk melawan dari tiga orang Quraisy dan orang-orang Muslim akan menjawabnya maka Allah turunkan di medan perang pada saat itu ayat ini yang berarti inilah Dua golongan orang mukmin dan orang kafir yang bertengkar mereka bertengkar mengenai Rabb mereka Maka turunlah ayat ini pada Hamzah dan dua rekannya golongan mukmin dan kutbaah dan dua rekannya golongan kafir ketika mereka berduel satu sama yang lainnya ituu setelah itu teman-teman sekalian terjadilah kiah yang sangat besar dari Hamzah radhiallahu Anhu orangor Quis sudah tidak Ma lagi buet mereka mulai memicu motivasi dengan lial-alnya untuk menyerah nabi S wasahkan mereka untuk bersiap-siap dan tetap duduk maka orang Quraisy mulai menyerang begitu mereka menyerang karena orang di bawah mereka bingung mau menyerang Seperti apa begitu mendekat mereka coba mau tebasin pedang ditangkis Ternyata begitu mendekat orang-orang di bagian depan yang pegang tombak menusukkan tombak-tombak ke kuda mereka dan akhirnya banyak yang mati korban dari orang Quraisy jatuh barulah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam suruh menyerang mereka anak-anak Pan dilemparkan ke arah mereka Akhirnya sampai ya peperangan berkecamuk dan sangat e seru pada saat itu karena orang-orang Quraisy juga melempar anak pananya hanya saja Hamzah dan Ali ya ini berdua dengan ada satu lagi namanya asim tiga orang ini radallahu anu ajmain kalau saya tidak salah ada riwayatnya menjelaskan bersama mereka berempat mereka ini sepakat untuk menyerang pemegang benderanya Quraisy dan pada zaman dulu sudah pernah saya jelaskan ini kalau bendera itu simbol kemenangan Kapan masih ada benderanya walaupun tinggal satu orang prajurit tetap menang walaupun Jumlahnya ribuan tapi bendera enggak ada jatuh berarti kalah seperti itulah maka empat orang ini sepakat kita enggak usah ya melawan umumnya orang-orang cari mana pemegang bendera dari jauh kelihatan Serang ke sana maka sepakatlah empat orang ini untuk masuk dan berhasil yang memegang kebetulan bendera ini adalah suku abdiddar suku abdiddar ini teman-teman sekalian adalah abdiddar sama Abdul Manaf saudara kandung dalam jalur nasabnya nabi Sallahu Alaihi Wasallam Abdul Manaf dan Abdul abdud Dar sekandung ABD dari Abdul Manaf turun dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Hamzah dan semuanya ini dari abdudd turun yang lainnya gitu ya tapi yang jelas dua ini dulu Ini bersaudara dan satu jalur yang memegang bendera yang dalam keadaan kafir abdiddar artinya masih keluarganya Hamzah keluarganya Ali radh ajmain tapi Hamzah di sini luar biasa tidak mempedulikan lagi Dikan peperangan masalah kebenaran kebenaran walaupun keluarga sudah beda di sini beda kalau di di apa namanya diajang dakwah itu lain di kehidupan kita seperti sekarang lagi tenang itu gak ada masalah kita tidak boleh berperang tapi di Kanca peperangan sudah beda kasusnya sudah enggak ada lagi perbedaan di sini Yang jelas teman-teman sekalian Hamzah pun akhirnya menyerang pemegang bendera pertama dan biasanya pemegang bendera ini orangnya sangat kuat karena kalau bendera jatuh berarti jadi masalah dalam sedikit saja gerakan Hamzah berhasil membunuhnya dibantu dikelilingi oleh tiga orang sahabatnya Ali Zubair dan juga asim yang satu lagi berdiri ada 11 anak orang dari turunan abidar ini yang siap untuk ya Ee ini kalau gak salah nama ayahnya thalh Abu thalh dikenal maka dibunuhlah yang pemegang bendera kedua yang ketiga yang keempat sampai 11 orang pemegang bendera dibunuh semuanya dan dari 11 orang ini orang dibunuh oleh Hamzah gitu kan Hamzah membunuhnya padahal Nabi Sallallahu alai wasam sudah mengatakan tidak akan bersatu antara seorang muslim dan kafir di neraka Siapa yang berhasil bunuh satu orang kafir di Kanca peperangan kalau jihad yang benar maka tidak akan bersatu antara dia sama kafir itu di neraka artinya dijamin masuk surga Hamzah membunuh orang pada saat itu Ali membunuh satu Zubair satu asim satu kan yang lainnya satu-satu hamz semil pada saat semil orang itu sudah jatuh gitu kan 11 orang itu sudah mati terbunuh tinggal ada satu orang budak lagi budak dari abdiddar badannya sangat kekar Dia memegang bendara tersebut lalu dia menggoyangkan ya pada saat dia lagi ngyangkan itu yang mengejar Budha ini adalah asim Hamzah dengan Ali dan Zubair sudah melihat Oh sudah selesai bendera sudah jatuh enggak mungkin mereka pas mau balig ternyata budak ini berdiri asimlah yang mendekatti ada satu perempuan saudara saudarinya 11 orang yang mati melihat ternyata 11 orang saudaranya mati semua di dekat bendera dan waktu itu asim mau membunuh yang budak yang terakhir yang ke-12 sebenarnya orang lain ini bukan bukan orang yang punya kewajiban pada saat itu maka dia pun berteriak mengatakan Hai Quraisy Dia pikir asim yang bunuh 11 orang ini Hai Quraisy Siapa yang bisa mendatangkan kepada saya kepalanya as maka saya akan bersihkan otaknya batok kepalanya lalu saya isi dengan emas sejumlah itulah punyanya dia lalu saya akan minum khamar di Batok kepalanya perempuan itu berkata G akhirnya orang-orang Quraisy banyak yang mendekati bendera mereka pada saat itu dan berhasil pada saat itu orang-orang Quraisy banyak mengejar asim dan asim sempat mundur ya artinya mencariowong lowongan kesempatan untuk menyerang yang lainnya sampai akhirnya orang-orang orang Quraisy terkalahkan pada saat itu karena budak ini berhasil dibunuh lagi oleh hamzah Jadi Hamzah memanuver dari belakang pasukan dan membunuh budak ini sehingga bendera jatuh dan waktu itu sudah tidak ada lagi berani yang memegang bendera karena bendera ini tertancapkan dan di situ ada 12 orang yang memang ditugaskan Quraisy untuk memegang bendera maka kocar-kacirlah pasukan ini bubar Semuanya gitu kan jadi kita bisa katakan teman-teman sekalian kemenangan di Badar disebabkan oleh siapa setelah Allah subhanahu wa taala Hamzah karena Hamzah membunuh 10 orang sekarang sebilan tadi dari m pegang bendera yang satu ini adalah budak yang juga memegang dan akhirnya gara-gara itu lemahlah pasukan Quraisy terkalahkan mereka pada saat itu teman-teman sekalian menanglah muslimin dan dikatakan dengan hari Furqan dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Allah telah memberitahukan kepadaku bahwasanya penghuni Badr yang hadir di Badr boleh berbuat apa saja dan Allah sudah Maafkan kesalahan mereka dan hamzah adalah salah satunya ternyata pada saat pulang ke Makkah Abu Sufyan merasa Terpukul karena di Perang Badar semuanya tokoh-tokoh mereka mati Abu Jahal Umayyah bin khalaf tadi utba bin rabiah syba bin rabiah alwalid ini semua tokoh-tokoh Quraisy mati semua ya Quraisy banyak sekali sekitar 70 atau berapa orang yang mati semua ini maka Abu Sufyan bilang jangan ada yang bersedih nanti muslimin merasa tamat dengan kita kita harus bentuk pasukan tahun depan Serang tahun depannya tahun 3 Hijriah terjadilah Perang Uhud ya waktu pasukan Quraisy keluar dari Makkah jumlahnya 3.000 orang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mendapatkan Wahyu untuk perang uhudnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam musyawarah dengan para sahabat dihadiri juga dihadiri juga oleh Hamzah pada saat itu ini orang-orang Quraisy sudah keluar dari Makkah nih mereka sudah menuju ke uhud dan uhud itu masih wilayah haram wilayah haramnya Madinah tapi di luar pintu gerbangnya Madinah Jadi kalau Madinah dulu ada ada Benteng yang besar uhud di luarnya pas keluar pintu gerbang langsung uhud Walaupun dia masuk wilayah haram makanya sekarang masuk wilayah Madinah Quraisy sudah akan menuju ke situ dan sebentar lagi tiba maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam musyawarah dengan para sahabat ya jadi perjalanan Makkah Madinah itu 3 hari ini tinggal satu hari lagi perjalanan Quraisy akan tiba dan nabi S wasallam dapat Wahyu maka yang terjadi apa jalan keluarnya keluar menghadapi atau bertahan di benteng Madinah bermusyawarahlah begitu nabi sallallahuaii wasallam mengatakan Bagaimana pendapat kalian yang paling pertama bicara Hamzah radiallahuh Anhu Ya Rasulullah ku saja hadapi mereka Apa yang harus kita takuti gu ada beberapa orang di antara sahabat yang setuju dengan pendapat itu ada juga yang mengatakan tidak ya Rasulullah kita bertahan saja di Madinah di anaranya yang banyak mau bertahan di Madinah pada sa itu adalah orang-orang munafik orang-orang munafik ya tentu ada di antara sahabat yang normal artinya bukan munafik tapi kebanyakan mendapat orang munafik ini nabi S wasallam sempat bilang saya bermimpi Semalam saya melihat pedang saya bengkok kemudian ada sapi yang disembelih kemudian saya masuk ke sebuah benteng yang besar yang Saya berlindung padanya kata para sahabat apa takwilnya ya Rasulullah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau pedang bengkok ini berarti ada kerabat saya yang akan mati dan masalah sapi yang disembelih Berarti ada sahabat saya yang meninggal dunia dan benteng yang kokoh adalah kota Madinah kata mereka kalau begitu ya Rasulullah Bagaimana pendapat anda Nabi Lihat pendapat mayoritas keluar maka nabi Baiklah kita keluar saja hadapi musuh enggak usah bertahan di benteng Madinah Nabi Sallallahu alai wasallam masuk dalam rumah beliau lalu kemudian pakai baju perang siap semuanya suruh Aisyah siapin semua perbekalan begitu beliau keluar rupanya para sahabat sempat diskusi di antaranya Hamzah kayaknya kita sudah memaksa Nabi Sallallahu Al wasallam keluar nabi sepertinya lebih cenderung untuk tidak keluar bertahan di Madinah gitu kan maka kata Hamzah Coba kita ke rumah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bicara coba Siapa tahu memang beliau tidak mau keluar tapi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pas Hamzah tiba di rumahnya nabi nabi sudah keluar di atas Kuda sudah pakai baju besi sudah pakai perisai pegang perisai pedang dan seterusnya maka kata mereka-mereka Hamza dan teman-temannya Ya Rasulullah kayaknya kami memaksakan Anda keluar kalau anda mau tinggal di Madinah enggak masalah maka keluarlah hadis nabi sallallahuai wasallam yang mulia tidak layak bagi seorang nabi yang sudah pakai baju perang masih punya pilihan ragu untuk tidak berperang melawan musuh kalau sudah pakai baju perang begini enggak ada ceritanya enggak boleh lagi dibatalin gu kan tidak layak Seorang nabi sudah mempersiapkan untuk perang lalu kemudian dia membatalkannya sampai Allah menunjukkan diakah yang menang atau musuhnya yang menang maka Akhirnya pasukan pun keluar teman-teman sekalian masuklah pada saat itu di wilayah uhud Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam keluar dari benteng kalau kita ibaratkan ee misal Kotak di depan saya ini ya mik ini misalnya adalah kota Madinah keluar di sebelah kanannya itu adalah uhud di sebelah kirinya adalah kota Makkah pasukan Mus Musuh datang dari sana untuk menyerang Madinah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam keluar dari pintu gerbang sebelum mereka tiba beberapa saat lalu memanuver dari perkebunan kurma yang ada di sekitar Gunung uhud putar termasuk ada kebunnya satu orang munafik yang ngotot supaya pasukan Muslim Tidak lewat di situ tapi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam suruh pasukan lewat gitu kan kata nabi kebetulan dia buta matanya dan caci maki Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam caci maki Islam tapi ngaku muslim kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini orang buta matanya dan buta hatinya ya maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lewat dengan pasukan sampai manuver ada di depannya uhud jadi sudah menghadap ke Makkah gitu kan pasukan Quraisy itu tiba melihat kejanin tersebut mereka juga sudah mengatur balig tadinya mau menyerang Madinah sekarang menghadap ke pasukan muslimin tentu kita sudah tahu di Perang Uhud Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam taruh 50 pemana di atas gunung pemanaah nanti akhirnya ada 43 orang yang turun dan meninggalkan instruksi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sehingga menyebabkan kalah kemudian ada tuuh orang yang dibunuh oleh pasukan khad bin Walid yang jelas pasukan Quraisy 3000 orang 2800 dikancai peperangan 200 orang di sebuah lembah di dekat ee gunung pemana dipimpin oleh Khalid bin Walid pada saat itu dengan Amru Bin Ash dua orang ini terkenal pada saat itu nanti dia masuk Islam tentunya itu sebagai pemimpinan eh Quraisy yang di dalam pasukan 200 orang di antaranya ikrima bin Abi Jahal yang sudah kita Jelaskan pada pertemuan yang lalu yang jelas teman-teman sekalian terjadilah pada saat itu pasukan bertemu G 650 orang lawan 2.800 sekali lagi kiprah Hamzah radhiallahu Anhu luar biasa Hamzah melakukan hal yang sama di Perang Badar mencari mana pemegang benderanya Quraisy dia sepakat lagi sama Ali Zubair asim yang lalu-lalu semuanya dan ada beberapa orang sahabat sampai tuuh orang siap untuk menyerang bendera begitu takbir pecikan takbir maka terjadilah pada saat itu peperangan dan berhasil membunuh banyak sekali pemegang bendera setiap pegang mati setiap pegang mati akhirnya Quraisy kocar-kacir Ditambah lagi dengan pemanah yang 50 orang di atas ini luar biasa memanah ke arah pasukan Qurais kalau 50 anak panah lepas dan tepat sasaran 50 orang mati seketika dan orang-orang pemana ini Mahir melempar panah cabut lagi panah cabut lagi dengan cepat sekali dalam satu kotak bisa 100 panah gitu kan Ini kemahiran yang luar biasa sebenarnya akhirnya Quraisy kocarkacir dan pada saat itu para sahabat menggambarkan kami melihat Kanca peperangan kosong enggak ada sama sekali Quraisy Bahkan mereka meninggalkan kaum wanita mereka termasuk tradisi orang Arab pada saat itu sangat aib meninggalkan wanita di Kanca peperangan lebih baik dia mati daripada meninggalkan perempuan tapi waktu itu perempuan semua kelihatan tidak bisa lari laki-lakinya semua sudah lari pakai kuda Gitu kan maka mereka naik ke bukit bukit kelhat para sahabat tentu memunguti harta rampasan perang dan terjadilah hal yang diinginkan dengan hikmah Allah subhanahu wa taala turunlah 43 orang dari pemanah tadi Hamzah dengan teman-temannya 650 orang ini kurang lebih 600 orang pasnya karena 100 orang ada di belakang 600 orang ini semuanya ya mengejar musuh yang 2000 itu memastikan mereka agar jauh dari Madinah gitu kan m dikejar Hamzah termasuk yang mengejar tadi ada sebagian orang yang memunggut harta rampasan perang sekitar mungkin 100 orang kalau kita total jumlahnya bersama dengan 50 orang pemana di atas maka yang 40 43 orang dari pemana mengatakan Kayaknya sudah habis nih sudah enggak ada lagi musuh Ayo kita turun Abdullah bin Zubair pemimpin mereka di atas bukit pemana mengatakan jangan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menusikkan jangan turun menang atau kalah maka mereka mengatakan tidak ada lagi hai Abdullah apaagi mau ditunggu Mereka turun akhirnya berkhianat di sini tanda kutip lalu Khalid bin Walid melihat kejadian tersebut putar dari Lembah naik ke atas gunung membunuh tujuh orang kemudian Khalid bin Walid menyerang dari belakang pada saat diserang dari belakang teman-teman sekalian maka 650 600 orang tadi sudah jauh ke depan yang di bawah sisa 100usan saja maka ini diserang oleh Khalid bin Walid terjadilah pada saat itu korban yang sangat banyak luka mati dan seterusnya lalu bendera orang Quraisy yang jatuh diangkat oleh Khalid bin Walid dengan pasukannya lalu pasukan Khalid terbagi dua ada yang menyerang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang berada di dekat bukit uhud ada yang eh menyerang menghabiskan atau berusaha membunuh kurang lebih 100 orang sahabat yang ada di situ pada saat itu bendera berdiri dari jarak jauh yang 2000 orang tadi yang lari itu Melihat bendera berdiri lagi di kancai peperangan mereka kembali dan pada saat mereka kembali pasukan muslimin yang mengejar juga melihat Kok bisa kembali lagi mereka lihat ke belak ternyata bendera Quraisy berdiri mereka berusaha kembali duluan ke Kanca peperangan sebelum orang-orang ini tiba gitu nah pada saat itu terjadi dua hal yang besar terjadi tabrakan antara pasukan muslim yang melarikan diri dari dikejarnya oleh Khalid bin Walid dengan pasukan 600 sahabat yang kembali sampai ada beberapa sahabat yang mati pada saat itu ee korban karena kesalahkesalah bunuh gitu Ada sahabat yang membunuh sahabat nabi yang lain karena tidak paham tapi ini dimaafkan oleh Allah subhanahu wa taala tentunya melalui lisan nabinya Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam inkas cerita rupanya sebelum berangkat pasukan Quraisy ada satu orang yang sangat jengkel-jengkel sekali dengan Hamzah dan orang ini sebenarnya E jubair bin mth'im ya jubair bin mut'im ini punya paman terbunuh pada saat itu di eh di badar dan dibunuh oleh Hamzah maka dia berkata kepada budaknya yang bernama wahsyi berangkatlah bersama orang-orang jika engkau membunuh Hamzah Paman Muhammad demi membalas dendam Pamanku yang bernama suuaimah bin Adi yang dibunuh oleh Hamzah maka engkau akan merdeka waktu masih di Makkah dan kebetulan memang si wahsyi ini orang yang sangat mahir saking mahirnya Dia melempar tombak sampai dikatakan dia bisa melempar tombak memasuki sebuah lubang besi yang diputar dengan kencang guu kan kemudian dia bisa melempar dan bisa masuk ke tengah-tengahnya tanpa harus memberhentikan goyangannya besi itu itu jadi saking cepatnya jadi besi bulat diikat dengan tali kemudian diputarin dengan kencang itu sementara berputar dia bisa lempar tombak melewati tengah-tengah lubangnya tanpa memberhentikan goyangnya lingkarannya besi itu jadi sangat luar biasa terampilnya maka dia mengatakan kau akan bebas kata wahsyi saya pun pada saat itu tidak berpikir apa-apa masuk Anci peperangan kecuali harus bisa membunuh Hamzah karena saya bebas saya enggak ingin berperang waktu Hindun binti utbah Hindun binti utbah istrinya Abu Sufyan ayahnya Dia utbah Bin rabiah yang dibunuh yang terbunuh pada saat duel di pader gitu kan utbah ayahnya dia dibunuh oleh Hamzah karena waktu utbah duel sama Ubaidah Ubaidah kan terluka lalu kemudian waktu Ubaidah diselamatkan oleh Hamzah dan Al Hamzah menusuk utbah syaibah pamannya Hindun juga dibunuh oleh Hamzah alwalid saudaranya dia dibunuh oleh Ali gitu kan maka dua orang sini ayah dan pamannya dibunuh oleh Hamzah maka dia pun memanggil wahsyi sambil mengatakan Hai wahsyi selain majikan mujar B mim yang akan menjanjikan kbebasan kamu lihat ini perhiasan saya dikeluarin satu kotak penuh perhiasan yang mahal sekali karena dia Ratu Makkah ini semua jadi milikmu asal kau bunuh Hamzah kata wahsyi pada saat itu saya benar-benar cuma berpikir pada saat itu bagaimana bagaimana saya bisa mendapatkan kebebasan dan mendapatkan harta ini itu saja yang saya pikirin di sini ada satu hal yang menarik penulis mengangkat dalam buku tentang masalah Coba kita dengarkan Bagaimana wahsyi menceritakan pada saat itu wahsyi berkata aku adalah hamba sahaya milik jubair bin mut'im paman jubair yang bernama tuuaimah bin Adi terbunuh dalam Perang Badar ketika orang-orang Quraisy berangkat ke uhud jubair berkata kepadaku engkau Merdeka jika engkau berhasil membunuh Hamzah Paman Muhammad untuk membalas kematian Pamanku wahsyi berkata Lalu aku pun berangkat bersama pasukan aku laki-laki dari habasyah yang mahir melempar tombak layaknya orang-orang habasyah secara umum dan bidikanku hampir selalu tepat sasaran ketika dua pasukan Telah ber
Resume
Categories