Kisah Sahabat Nabi ﷺ Ke-21: Abu Thalhah Al-Anshari "Ksatria Sejati"
f-bZfKD5Qdo • 2017-07-11
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuhalaikumsalam Warahmatullahi
Wabarakatuh Alhamdulillah tidak
henti-hentinya kita panjatkan puja dan
puji kita kehadirat Allah zat yang Maha
Kuat Maha Adil Maha
bijaksana Maha Melihat maha mendengar
Maha Mengetahui segala sesuatu yang gaib
dan yang Zahir tidak beranak dan tidak
diperanakkan satu-satunya pencipta
pemilik penguasa penyiap segala
kebutuhan di alam semesta ini dan juga
yang akan
memusnahkannya dia telah menggantungkan
segala kebutuhan kita dengan kalimat
Mulia
Alhamdulillah Maka sangat wajar kalau
kita selalu mengucapkan kalimat ini kita
panjatkan salam hormat kita kepada
manusia terik yang diperintahkan oleh
sang pencipta untuk dijadikan sebagai
suri tauladan menciplak hidupnya adalah
ibadah makannya minumnya berpakaiannya
berumah tangga berinteraksi dengan
manusia berhubungan dengan Sang Pencipta
Allah sampai Cipta Allah telah
memuliakan manusia terbaik ini karena
ditutup risalah kenabian dan kerasulan
dengannya dan dia satu-satunya nabi dan
rasul yang diutus untuk seluruh alam
semesta sampencipta Allah bersama
malaikatnya mengucapkan salam hormat
kepada manusia terbaik ini Maka sangat
wajar kalau kita selalu mengucapkan
selawat dan Taslim kepada nabi besar
Muhammad sallallahu Al alihi wasbihi
wasallam seperti biasa saudara seiman
Sebulan sekali tablig akbar tentang
sahabat dan membahas tentang
manusia-manusia terbaik ini adalah
sesuatu yang sangat luar biasa baru kita
membahas saja di pengajian seperti ini
dari lembaran-lembaran kertas tapi kita
sudah bisa merasakan bagaimana hangatnya
iman-iman mereka
Bagaimana efek daripada iman dan
perbuatan mereka itu sangat besar kepada
kita semua kita bisa rasakan Bagaimana
kehangatan keimanan mereka baru Membaca
saja lembaran-lembaran hidup mereka kita
sudah bisa merasakan kehangatan
keimanan saya tidak bisa bayangkan pada
saat kita hidup sezaman dengan mereka
saudaraku seiman melihat secara fisik
mendengar langsung dari lisan mereka
berjuang bersama mereka dan bagaimana
kalau seandainya kita Hi zaman dengan
Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Pimpinan dan guru para
sahabat sebagaimana sudah sering kita
lakukan dan kita sudah dengan Taufik
dari Allah sampai 19 episode atau
mungkin lebih dari itu saya kurang lebih
ingat 19 atau 20 kita sudah membahas dan
kita bisa rasakan saya pada saat membuka
lembaran-lembaran buku tentang sahabat
ini saya merasakan luar biasa tercas
keimanan
biasa merasa dekat dengan Allah luar
biasa ada manusia-manusia seperti ini
dari infaknya dari jihadnya dari imannya
dari salat malamnya segala macam dan
saya tiba-tiba berpikir bagaimana kalau
saya hidup zaman dengan mereka Bagaimana
kalau kita menjadi temannya sehari-hari
berjalan bersama-sama kita jalan saja
dengan sekarang seorang ikhwah atau
seorang akhwat tentu masing-masing sama
jenis ikhwah dan ikhwat dan akhwat dan
akhwat dan beriman maka kita bisa
merasakan efeknya kita merasa terawasi
Bagaimana dengan hidup di Z mereka ini
teman-teman sekalian ada sebuah hadis
Mulia hadis Mulia
ini akan membawa berita gembira kepada
kita semua orang yang beriman Ternyata
kita bisa bersama dengan para sahabat
walaupun kita tidak hidup di zaman
dengan
mereka di antaranya adalah hadis mulia
yang disampaikan oleh Baginda Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam hadis riwayat
Bukhari nomor
3336 dari Aisyah radhiallahu anha dan
juga imam muslim meriwayatkan nomor 2600
38 Imam Ahmad juga meriwayatkan dari Abu
Hurairah radhiallahu
Anhu alarwahu junudum
mujannadah fama taarofa minhaalaf W
tanakara
minhaalaf ruh-ruh itu bagaikan bala
tentara yang telah dipersiapkan dan
diciptakan oleh Sang Pencipta Allah yang
saling mengenal satu sama yang lain
karena
keimanannya dan karena
kekufurannya karena ketaatan atau karena
kemaksiatan artinya kalau memang dia
taat kepada Allah maka roh mereka akan
bersatu merasa nyaman satu sama yang
lain Sebagian ulama hadis mengatakan
mereka akan bersatu di dunia juga akan
bersatu di akhirat kalau tidak sempat
ketemu di
dunia dan yang berselisih dengannya maka
pasti akan
berpisah artinya kalau orang beriman
senang bersama orang beriman termasuk
kita kemu atau tidak ketemu di sini
masuk dalam konsepnya adalah kita dengan
para sahabat
misalnya atau ahli maksiat sama ahli
maksiat rohnya mereka bersatu merasa
sejalan ngobrol nyambung nyaman duduk
bersama-sama keluar bersama-sama partner
bisnis dan
segalanya maka kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam ruh-ruh itu bagaikan
bala tentara yang sudah disiapkan oleh S
Pencipta Allah mana yang sejalan maka
dia akan bersatu dan mana yang tidak
sejalan maka dia akan terpisah Ana Tadi
saya sudah katakan kalau orang beriman
akan bersama dengan orang beriman merasa
nyaman dan kalau orang yang fasik atau
kafir akan bersama dengan orang fasik
dan kafir dan ulama hadis sebagian
mengatakan yang dimaksud juga di sini
adalah bisa saja bagi orang-orang yang
mencintai seorang mukmin yang belum dia
temui dan dia jadikan sebagai idola
seperti para sahabat para tabiin para
ulama-ulama yang terdahulu maka bukan
mustahil rohnya mereka tetap akan
bersatu karena bahasa ruh di sini jelas
sekali ruh bisa hidup di alam dunia dan
alam akhirat sementara jasad kita hanya
sampai di dunia setelah itu Allah akan
berikan jasad yang baru Kalau hari
kebangkitan Nanti berarti penggunaan
lafaz ruh di sini menandakan memang kita
akan bersatu dengan mereka belum lagi
hadis Bukhari yang lain Jelaskan juga
seorang sahabat buru-buru datang dan
mengatakan Ya
Rasulullah seseorang amalnya kurang tapi
dia sangat mencintai satu kaum
Bagaimana keadaannya maksudnya nanti di
akhirat kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Almu maan ahabbah seseorang
akan bersama dengan orang yang dia
cintai jadi teman-teman sekalian kalau
kita Tanamkan dalam hati kita cinta
kepada Baginda Nabi Sallallahu Al alihi
wasahbihi wasallam cinta kepada sahabat
yang jelas-jelas dapat jaminan surga
mendampingi nabi Mulia Muhammad
sallallahu alaihi wasallam dan ini
sebuah kemuliaan ya Dan kita mencintai
mereka Maka ruh kita bukan mustahil akan
bersama dengan mereka maka kita akan
mendapatkan Fadilah hadis tadi yang
sudah kita
paparkan pada siang ini teman-teman
menjelang soreh kita akan membahas salah
satu sahabat mulia yang terkenal dengan
istilah oleh para sahabat dengan
prajurit inti dalam Perang Badar juga
salah satu dari nuqaba atau pemimpin
yang berjumlah 12 orang yang akan yang
yang bertemu dengan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam di baiat aqabah akan
saya jelaskan nanti itu tentunya
kemudian juga Dia adalah seorang sahabat
yang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
sudah bersabda khusus dalam masalah
Kanca peperangan punya kelebihan yang
luar biasa dia adalah Abu thalh
al-anshari makanya kita tulis judulnya
Abu thalh al-anshari Kesatria yang
sejati karena kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam lutu Abi thhata fil
jaisyi Khairu Min Alfi
rajul sungguh kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dalam hadis sahih
suaranya abu thalhah dalam peperangan
dikanca peperangan lebih baik dan lebih
besar pengaruhnya daripada 1000
tentara kata penulis di sini kita bisa
bayangkan kalau seandainya suaranya saja
begitu bagaimana dengan kiprah yang
lainnya kalau suaranya saja sudah
dinilai oleh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kekuatannya sama dengan 1000
orang Bagaimana dengan tebasan pedangnya
Bagaimana dengan anak panah yang
dilemparkan ya bagaimana dengan kekuatan
fisiknya maka ini biasanya digunakan
dalam retorika bahasa Arab teman-teman
sekalian untuk menunjukkan sesuatu yang
jauh lebih
besar Abu thalhah radhiallahu Anhu
adalah sahabat nabi yang
mulia dan dia dimulai dalam buku kita
ini dengan kisah masuk
Islamnya kisah yang sangat unik
ya ada seorang wanita teman-teman
bernama Ummu sulaim Ummu sulaim ini
kuniahnya julukannya dan sebenarnya Ummu
sulaim ini bernama yang sangat masyhur
ya namanya adalah gumaisa bintu milhan
atau nama lain bisa dipanggil gumaisa
atau dipanggil
Rumaisa yang sering kita dengar atau
kenal masyhur namanya adalah
rumaisah radhiallahu
anha rumaisah ini atau Ummu
sulaim yang merupakan sekaligus ibunya
Anas IBN Malik
pembantu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Ummu sulaim orang asli
Madinah satu hari suaminya Malik
mendengarkan dia mengucapkan dua kalimat
syahadat setelah
syahadat suaminya Malik membenci Islam
membenci Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
tidak setuju dan waktu itu di
Madinah belum ketemu dengan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tapi
terpengaruh dengan
ahu maka Malik marah dengan istrinya
pada saat dia marah dia mencaci maki
istrinya kemudian dia memaksa untuk
kembali kepada ajaran nenek moyang tapi
Ummu sulaim menolak dengan hikmah Allah
Malik keluar dari rumahnya ketemu dengan
musuhnya sama-sama orang Madinah tapi
musuh dia berantem berkelai akhirnya
terbunuh matilah si Malik ini dalam
keadaan kufur
tentunya kemudian sulaim radhiallahu
anha berharap pahara di sisi allah
subhanahu wa taala dan dia berkata dalam
statement yang
Masyur saya akan bersabar dan berharap
pahala dari sisi Allah dengan kematian
Malik Padahal saya berharap dia Tadinya
juga masuk Islam dan saya tidak akan
menikah kecuali Anas memang berpikir
untuk Dia memiliki seorang
ayah lalu kemudian Ummu sulaim pun
berusaha membesarkan Anas IBN
Malik hijrahlah nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam tolong maaf bagian akhwat ee
agak Merapat di belakang karena
tempatnya sempit jadi kalau bisa merapat
merapat bagian akhwatnya permintaan
panitia untuk merapat supaya bisa lebih
longgar bagi teman-teman yang masih
belum dapat tempat
Ummu sulaim membesarkan Anas in
Malik sebelum hijrah Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam ke Madinah Abu talh
salah satu pimpinan dari orang Ansar
orang Madinah kaya raya gagah terkenal
kuat secara
fisik dia kagum melihat Ummu sulaim yang
waktu itu memang masih muda dan punya
anak satu Anas dan terkenal Ummu sulaim
ini bukan seperti wanita umumnya tidak
pernah bertemu sama laki-laki tidak
interaksi dan memang dia orangnya
terkenal baik maka Abu talha menawarkan
diri Hai Ummu sulaim saya berminat untuk
menikahimu maka Umu sulaim mengucapkan
kalimat wahai Abu thalhah Sesungguhnya
saya seorang wanita muslimah dan tidak
layak menikah dengan orang
musyrik dan pada saat itu teman-teman
sekalian terkenal berita di Madinah
kalau siapapun wanita dilamar oleh Abu
thalha pasti diterima orangnya gagah
tinggi putih kaya kuat secara fisik
Banyak
kelebihan melamar dan pada saat itu
sebagian riwayat menjelaskan Abu thh
belum menikah pada saat
itu dan dia melamar seorang janda punya
anak dia kaget pada saat Ummu sulaim
mengucapkan kalimat tadi Abu thhah
pulang berpikir ada masalah apa
sebenarnya Kok bisa ada seorang wanita
yang dia anggap pada saat itu janda
punya anak kemudian menolak dia dia
merasa dan yakin P tidak mungkin ditolak
lalu dia terusurin kembali beritanya
Apakah memang muslim ini layak Saya
ulangi lamaran saya ditelusuri lagi
Memang betul ditemukan betul-betul Ummu
sulaim tidak bertemu tidak tidak
interaksi sama laki-laki dan dia
dapatkan informasi kalau Ummu sulaim
sudah masuk Islam Abu tahud itu masih
dalam keadaan kafir ya masih nyembah
berhala dan dia terkenal di kalangan
muslimin dan di kalangan orang-orang
musyrik pun di Madinah pada saat itu
karena ini sebelum hijrah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ke Madinah
adalah orang yang sangat baik sangat
Salehah dan terkenal juga juga punya
kecantikan maka Abu thalh mengulangi
lagi lamarannya dengan menjanjikan mahar
lebih
besar ternyata Ummu sulaim mengulangi
kalimat tapi lebih santun sekarang Ummu
sulaim mengatakan dalam riwayat yang
sahih wahai Abu sulaim Maaf wahai Abu
thalhah demi Allah orang sepertimu tidak
layak atau tidak pantas untuk ditolak
Maksudnya kau punya kelebihan
segala-galanya Tapi engkau adalah
laki-laki kafir dalam pandangan Islam
dan Aku adalah seorang wanita muslimah
aku tidak boleh menikah denganmu dalam
agama ini tapi jika engkau mau masuk
Islam maka aku akan jadikan islammu itu
sebagai
mahar silakan kau syahadat nikahi saya
dan saya tidak butuh apa-apa saya cuma
minta kamu syahadat itu
maharnya Abu thh bingung pada saat itu
kok bisa sampai seperti ini wanita
sampai dia
mau menerima lamaran dan pada saat itu
terkenal sekali sebelum ee masuk Islam
Madinah sebelum Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam hijrah artinya belum Islam
merata dan belum hijrah Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam terkenal Madinah dengan
mahar yang sangat tinggi dan umumnya
wanita suka menerima mahar yang tinggi
ini kok kenapa ada wanita tidak mau
terima mahar jadi bertanya-tanya abu
thalhah kemudian akhirnya dia mengatakan
kepada Ummu sulaim baiklah saya ingin
mengikuti agama ini tapi saya ingin tahu
siapa yang akan Pandu saya
maka kata Ummu sulaim lebih baik Nabi
Sallallahu Alaihi
Wasallam Siapa itu nabi ditanya
dijelaskan Nabi Muhammad Sallallahu
Alaihi Wasallam penduduk Makkah dari
Quraisy dijelaskan semua oleh Ummu
sulaim maka mengatakan Baiklah kalau
begitu maka
Pergilah pada saat itu abu talhah ke
Makkah bersama dengan utusan beberapa
orang Ansar dikenal dengan nuqaba gitu
kan utusan
Ansar bertemu dengan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam di musim Haj
yang dikenal dengan baiat
aqabah baiat berarti perjanjian setia
dan aqabah adalah nama tempat lontaran
di mina ada Lontar aqabah ya yang biasa
dilakukan pada hari pertama hari e tah
nahar hari Idul Adha kemudian nanti ada
yang W dan ada yang Sugra tapi aqabah
yang sangat terkenal biasanya juga
dikatakan tempat lontaran besar sedang
dan kecil tapi ini ada lontaran besar
Namanya aqabah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam di musim haji sering mendakwahi
orang-orang untuk masuk Islam maka
datanglah utusan-utusan Anshar lalu lalu
mengucapkan syahadat di hadapan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam termasuk Abu
thalhah termasuk Abu thalhah radhiallahu
Anhu mengucapkan syahadat Setelah dia
tanya banyak tentang Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam kemudian dia masuk Islam
lalu kemudian dia kembali ke Madinah dan
dia mengatakan wahai Ummu sulaim
Sesungguhnya aku sudah mengikuti agama
Muhammad dan Ashadu Alla ilahaillallah
wa anna muhammadar
rasulullah sempat Nabi Sallallahu alaihi
wasallam pada saat melihat Abu thalhah
datang dari Madinah Beliau mengatakan
jaakum Abu thhah waurratul Islam Baina
ainai dan ini Hadis disebutkan oleh
atayalisi dalam musnadnya Abu thalhah
telah datang kepada kalian sedangkan
Cahaya Islam ada di antara dua
matanya Kemudian pada saat itu Tsabit
perawi Hadis waktu melihat pernikahan
Ummu sulaim dan Abu talh terjadi di
Madinah dan dihadiri hampir seluruh
masyarakat Madinah karena Abu thalhah
termasuk orang kaya dan punya kedudukan
dihadirilah pernikahan ini oleh hampir
semua orang pada saat itu dan Tsabit
radhiallahu Anhu sahabat nabi berkata
dari Anas Anas Adalah anaknya Ummu
sulaim berkata kami tidak mendengar
mahar yang lebih mulia daripada maharnya
Ummu sulaim yaitu
Islam dan gara-gara perilaku Ummu sulaim
ini atau rumis atau umaisa radhiallahu
anha maka Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam didapat atau diberikan berita
gembira bahwasanya Ummu sulaim masuk
surga gara-gara kasus tadi dia
menjadikan Islam suaminya atau calon
suaminya sebagai mahar Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam bersabda di dalam hadis
yang sahih dan hadis ini diriwayatkan
imam muslim nomor
2456 dan Ahmad juga meriwayatkan dan
nasai rahimahumullah meriwayatkan semua
hadis ini kata Nabi Sallallahu Alaihi
wasallamalul
jannufatan falu mail khasfah faqila
alumaau bintu
milhan aku masuk surga lalu aku
mendengar suara langkah kaki di
depanku maka aku berkata Sungguh langkah
kaki siapa ini jadi di surga kita sudah
pernah dengar riwayat kalau nabi sahu
alai wasallam mendengar langkah atau
suara sendalnya terompa sendalnya bilang
Radiallahu anhu tapi ini juga ada hadis
yang meriwayatkan kalau nabi sallallahui
wasallam mendengar suara sendal atau
langka kaki seorang wanita di surga lalu
beliau bertanya kepada Jibril suara
langk siapa Ini kata Jibril dia adalah
alumais bintu milhan dan algumaisa atau
arrumaisa adalah Ummu sulaim Saya sempat
bertanya langsung dengan guru kami
tentunya drh Suhaimi saya telepon beliau
dan saya nanyakan Alum ini apa Imam
Beliau juga arrumaisa maka Beliau
mengatakan Iya makanya saya sampaikan
tadi kalau ini adalah namanya juga
Rumaisa yang sering kita dengar dengan
istilah
ini teman-teman
sekalian pada saat Setelah dia masuk
Islam maka mulailah Abu thalh mendalami
Islam lebih dalam dan dia termasuk
utusan Ansar yang kedua kali datang
baiat aqabah pertama tadi sudah dia
syahadat baiat aqabah yang kedua dia
datang lagi bersama Ummu sulaim sekarang
bersama istrinya dan akhirnya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam minta pada
saat itu baiat dan salah satu dari
Anshar Abu eh eh ubadah bin somit eh
maaf eh Saad IBN ubadah radhiallahu Anhu
berkata Ya Rasulullah kami sudah masuk
Islam nih di baiat aqabah yang
kedua kami minta syarat Apa syaratnya
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
syaratnya kalian syahadat kata mereka
kami sudah syahadat ada syarat yang lain
Saya minta kalian salat kalian lakukan
perintah-perintah agama kata mereka kami
sudah jalankan yang kami inginkan syarat
buat diri Anda Kami ingin anda datang ke
Madinah Kami ingin anda tinggalkan
Makkah pindah kepada kami Apa syaratnya
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kami
e aku meminta agar kalian membelaku dan
agama ini lebih daripada kalian membela
diri kalian sendiri atau keluarga kalian
atau harta kalian
maka kata Saad radhiallahu Anhu kalau
begitu apa balasannya ya Rasulullah kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam surga
kata Saad kami
setuju tiba-tiba pada saat itu ada suara
keras di bina di atas gunung mereka ada
satu orang teriak mengatakan sungguh
orang-orang bodoh telah berkumpul di
sekitar muzammam atau
muudammim ini julukan untuk Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mereka
berikan tentunya tidak baik ya Dan
mereka sudah sepakat untuk memerangi
kalian maka pada saat itu abu thalh dan
Saad IBN ubadah berdiri serentak lalu
mengatakan Ya Rasulullah Kalau anda mau
kami buktikan kami buktikan sekarang
haruskan pedang sekarang kami Bela anda
bukan cuma pada saat hijrah ke Madinah
di sini juga kami siap Maka kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam bubarlah gitu
jangan belum saatnya belum diperintahkan
gitu maka pada saat itu pun mereka bubar
dan Akhirnya mereka pulang ke Madinah
ada sebuah kisah unik dalam kehidupan
rumah tangga Abu thalhah dengan Ummu
sulaim yang diangkat dalam banyak
riwayat yang sahih dan saya yakin
teman-teman mungkin sudah tahu kisah ini
ya karena pernah saya sampaikan mungkin
teman-teman juga pernah dengar dari para
asal dan duat kita tapi saya Sebutkan
karena memang di buku kita disebutkan
dan perlu disampaikan karena ini
berhubungan memang dengan kisah orang
yang sedang kita
bahas Abu thalhah dikarunii
anak dari Ummu
sulaim kalau Anas tadi dari suami
pertama ini dari Abu thalhah dapat anak
anak ini
laki-laki tampan badannya Sehat satu
hari setelah beberapa hari dia
lahir anak ini sakit keras lalu kemudian
Abu thalhah bingung karena dia merasa
ini anak pertamanya dia bangga dengan
ini maka para itu saudaraku seiman dia
terus menjaga anaknya dia cuma keluar
salat dia kembali lagi pas Menjelang
magrib kata Abu thalhah wahai Ummu
sulaim Saya
akan pergi g kan ke masjid duduk bersama
Nabi Sallallahu alaihi wasallam sampai
menjelang Isya lalu saya balik tolong
jaga baik-baik anak ini dia bilang
Baiklah baru keluar rumah abu thalhah
anaknya
mati anaknya meninggal
dunia lalu Ummu sulaim berkata kepada
Anas anaknya dan orang-orang ada di
rumahnya ada beberapa orang pembantunya
di rumah dia mengatakan saya memohon dan
meminta kepada kalian jangan ada yang
sampaikan ke Abu thalh tentang keadaan
anaknya sampai saya sendiri
ceritakan kata mereka Baiklah lalu kata
Anas radahu Anhu saya menyaksikan Ibu
saya dandan yang belum pernah dandan
sebelumnya secantik itu dengan sangat
cantik sangat wangi rumah dibersihkan
lalu dia masakmasakan yang sangat
enak sambil menunggu Abu thhah balik
sambil menunggu Abu thalh balik habis
Isya Abu thalha balik Ummu sulaim yang
merupakan ibunya Anak itu biasanya
ibu-ibu perempuan lebih banyak terkena
perasaan tapi lihat bagaimana dia
melakukan ini karena keimanannya maka
Ummu sulaim radhiallahu anha langsung
menyambut istrinya depan suaminya depan
pintu diajak ke tempat makan makan
sampai kenyang lalu kemudian dia
menggoda suaminya lalu kemudian terjadi
hubungan
biologis setelah selesai Abu talhah
sudah kenyang kemudian juga syahwatnya
sudah terpenuhi jiwanya sudah merasa
tenang baru kemudian Um muslaim bertanya
wahai Abu thalh Bagaimana menurut kamu
kalau seandainya ada tetangga menjamin
kita sesuatu lalu dia minta kembali ada
orang pinjamin suu lalu dia minta dia
pemiliknya kita tahan atau kita
kembalikan kata Abu thh demi Allah harus
dikembalikan haknya orang gitu lalu kata
Umu sulaim kalau begitu berh haraplah
pahala dari Allah karena Anakmu sudah
diambil oleh pemiliknya oleh Allah Abu
talha tiba-tiba marah lalu mengatakan
Hai Ummu sulaim Bagaimana bisa Kau
membiarkan Saya makan sampai kenyang Kau
membiarkan saya menikmati tubuhmu lalu
kemudian kau tidak menyampaikan tentang
kematian anakku aku akan laporkan kepada
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka Umu
sulaim tidak marah tidak apa
pakai-pakaiya ikut dengan suaminya ke
masjid melapor kepada Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam lalu Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam tersenyum lalu Kemudian
beliau mengatakan
Apakah kalian sempat berhubungan malam
ini tadi Ini kata Abu thh iya ya
Rasulullah kata nabi sallui wasam Semoga
Allah
berkahi dan dari doa Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Ini akhirnya Allah
subhanahu wa taala membuat Ummu sulaim
hamil dan akhirnya melahirkan anak
melahirkan anak dalam sebuah riwayat
disebutkan Adah anak laki-laki dan
diberi nama
Abdullah hadis ini diriwayatkan imam
muslim nomor 214 44 dikatakan
bahwasanya Abu thalh bertemu dengan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam sambil
membawa bayi yang baru dilahirkan Ummu
sulaim Setahun kemudian ya 9 bulan
kemudian lalu kemudian kata Abu thalha
aku
meletakkan Maaf Anas IBN Malik
meriwayatkan Anas bin Malik mengatakan
Aku membawa adikku yang baru lahir dari
Ayahku Abu thalh dari ayah dari suami
Ibuku abu thalh dan aku membawa Dan
meletakkan adikku di pangkuan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam meminta satu
biji kurma Ajwa Madinah Kemudian beliau
mengunyahnya atau namanya biasanya
tahnik dalam mulutnya sampai lembut lalu
Beliau memasukkan ke dalam mulut bayi
tersebut dan bayi tersebut lalu kemudian
menisapnya maka Rasulullah Sallallahu
Alaihi Wasallam bersabda Lihatlah
Bagaimana orang-orang Ansar sangat
menyukai kurma lalu Beliau mengusap
kepala bayi tersebut dan memberikan nama
Abdullah seorang laki-laki Ansar berkata
aku melihat Abdullah ini mempunyai
seilan orang anak seluruhnya hafal
al-qur'an karena berkah daripada
perbuatan Ummu sulaim jadi sebuah
kejadian dalam rumah tangga mereka nanti
kan kita ambil pelajaran
tentunya kita sekarang masuk teman-teman
sekalian pengalaman abu thalh dalam
peperangan
abu thh adalah seorang laki-laki yang
sangat terkenal memiliki suara yang
keras suara yang keras di sini bukan
berarti negatif ya kecuali orang
menggunakannya untuk teriak-teriak gitu
tetapi yang dimaksud di sini teman-teman
Sekalian adalah suara yang keras dikanca
Peperangan Dan ini sangat dibutuhkan di
zaman dulu tidak ada pengeras suara Maka
sangat dibutuhkan dan memang orang-orang
yang punya suara keras biasanya mereka
diletakkan di empat titik ya pasukan di
bagian depan kanan kiri depan belakang
kanan dan belakang kiri nanti mereka
akan mengeraskan suara baik dalam
membaca al-quran baik dalam menyampaikan
instruksi-instruksi dan suara mereka
bisa sampai ke seluruh pasukan karena
kerasnya dan itulah yang disebabkan
sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
keluar tadiu Abi thh jaisir Min alfiajul
sesungguhnya suara abu thhah dan pasukan
lebih baik daripada 1000 tentara dalam
riwayat lain kata nabi sahuh Wasallam
jaisir fiah sesungguhnya suaranya Abu
talh dalam pasukan lebih baik daripada
sekelompok pasukan jadi beberapa
kelompok pasukan Abu thalh lebih baik
walaupun dia
sendiri di Perang Badar beliau menjadi
salah satu pasukan inti Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam di depan yang
mengeraskan suaranya untuk memotivasi
para sahabat dan memang suaranya
berhasil memotivasi para sahabat dengan
syair-syair yang masyhur yang dia
Sebutkan untuk memotivasi para sahabat
tapi yang mengukir sejarah yang tidak
Terlupakan adalah kehadiran Abu thalh di
dua peperangan bersama Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam di Perang Uhud dan di
perang
Hunain di Perang Uhud teman-teman
sekalian pada saat 50 pemana Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam 43 orang
akhirnya turun dari bukit kemudian
mereka ya dibunuh oleh pasukan Khalid
bin Walid ee masuk dalam e bergabung
dengan pasukan muslimin lalu kemudian
mereka sibuk dengan harta ganimah lalu
pasukan had Maulid membunuh tujuh orang
di atas bukit pemana lalu kemudian
manuver dan membunuh lagi banyak pasukan
Mus muslimin sempat muslimin terdesak
dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
sempat jatuh di salah satu lubang yang
dibuat oleh orang-orang munafikin di
Madinah di di sekitar lokasi uhud dan
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sempat
dipukul pundaknya dengan pedang ya oleh
Ibnu kami'ah Kemudian beliau mengatakan
saya merasakan sakitnya sampai sebulan
kening beliau sempat berdarah gigi
beliau sempat pecah dan seterusnya ya
Pipi beliau sempat tertancap dengan besi
yang memang ada di topi besi beliau ada
rantainya itu tempat tertanjap di Pipit
Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada
saat itu muslimin sangat terdesak dan
ada ee dua orang yang punya pengaruh
sangat besar sekali di sini ya yang
pertama abu thalhah dan yang kedua
thalhah bin Ubaidillah Abu thalhah
terkenal sekali apa yang dia lakukan Dia
begitu melihat Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam terdesak jatuh di Lubang maka
dia datang dan menarik Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam untuk keluar Kemudian
beliau menutup badan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dengan badannya
menghadap ke musuh lalu kemudian Abu
thalh mengatakan Ya
Rasulullah Lindungilah jadikanlah
tubuhku sebagai tameng buat Anda Abu
thalha terkenal pemanah yang ulung maka
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengatakan Baiklah kalau begitu saya
akan lihat ke Musuh kamu yang memanah
setiap ada muslim yang lewat bawa kotak
busur panah dikatakan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam berikan kepada saya lalu
kemudian disuruh berikan kepada Abu
thalh dan Abu thalh pun akhirnya memanah
ke arah musuh setiap satu panah membunuh
satu musuh kafir pada saat itu padahal
jaraknya sangat jauh kata Abu thalhah
sampai-sampai Saya sempat melepaskan
panah yang tidak ada kepalanya kayu saja
tapi membunuh orang kafir dengan kuasa
Allah pada saat itu dan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam mengatakan lepaskan Abu
thalha lepaskan Abu talh terus saja
begitu sampai akhirnya Abu thalh sempat
mematakan dua sampai tiga busur di busur
jarang sekali patah tapi sampai patah
saking kuatnya tarikan Abu thalh gitu
kan kemudian Abu thalh mengatakan wahai
nabi Allah aku korbankan ayah dan ibuku
demi dirimu Jangan melongo ke musuh
jangan sampai lihat ke arah musuh
terlalu jauh karena Abu talhah duduk
memana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
di belakang Abu thalhah kaku khawatir
anak pan akan mengenaimu biarkan Leherku
yang menjadi pelindung bagi lehermu ya
Rasulullah Anas IBN Malik juga berkisah
pada saat itu terjadi peperangan dan
kacaunya kocar-kacirnya pasukan muslimin
sempat aku melihat Aisyah dan Ummu
sulaim ibunya sendiri menyingsingkan
kain mereka sehingga aku melihat gelang
kaki mereka karena membawa air keduanya
mengapit kantong air di pinggang lalu
memberi minum pasukan keduanya
mar-mandir melakukan itu dan sempat pada
saat itu pedang aku lihat jatuh dari
tangan Abu thh dua sampai ttig kali
karena memang menghadapi musuh
ya kemudian juga Anas bin Malik
meriwayatkan dalam riwayat yang lain Abu
talham berlindung bersama Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dibalik satu
tameng abu thh adalah pemana yang ahli
jika Abu thh melepaskan anak nabi
sallallahuhi Wasallam melihat sasaran
anak panahnya dan kemudian Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mendoakan
agar anak panahnya kena pada
sasaran juga Abu thalh menyebutkan
kalimat yang terukir dalam buku-buku
sejarah serta para sahabat mengatakan
kami berharap kami yang mengucapkan
kalimat itu dan beliau mengucapkan di
masa lagi genting nabi Sallahu Alaihi
Wasallam sendirian pada saat itu dan
musuh menyerang dari semua Sisi dia
mengatakan aku korbankan nyawaku demi
melindungi nyawamu wahai Rasulullah aku
korbankan wajahku demi melindungi
wajahmu maka akhirnya terukillah sejarah
pada saat itu abu talhah adalah pahlawan
dan Kesatrian Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam di uhud dan di perang Hunain
juga beliau punya peran walaupun Abu
thalhab mengikuti semua peperangan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Anas bbin
Malik meriwayatkan bahwasanya di perang
Hunain Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bersabda manqatala qatilan falahu salbuh
Barang siapa yang membunuh seseorang di
Kanca peperangan karena dia duel maka
dia akan mendapatkan ya Eh harta
rampasan perang darinya Dan ini sudah
pernah saya jelaskan di bab jihad kalau
seseorang duel melawan satu lawan satu
maka berarti hasilnya akan di pedangnya
perisainya musuh itu akan diberikan
kepada dia tapi kalau
seandai seandainya peperang peperangan
sedang terjadi maka tidak akan diberikan
kepada individu kecuali memang diberikan
dulu kepada pasukan panglima perang baru
kemudian dibagi rata Abu thalh pada saat
itu saking kuatnya dia sempat membunuh
duel dengan 20 orangorang kafir dan
akhirnya dia mendapatkan semua
ganimahnya disebutkan dalam riwayat yang
lain bahwasanya Abu thalh menghadapi
satu persatu musuh lalu kemudian dia pun
mengalahkan satu persatu sementara orang
sudah merasa letih orang sudah merasa
letih sementara dia bisa mengalahkan
musuh-musuh tersebut maka Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam memberikan
kepadanya seluruh salb atau ganima dari
orang-orang
ini poin yang lain teman-teman sekalian
adalah bagaimana infaknya Abu thalh di
jalan Allah subhanahu wa taala dan Abu
thalham memiliki dia termasuk orang
Ansar yang kaya raya Sebagian ulama
mengatakan setelah Saad IBN
Saad Saad IBN Muad ya dan Saad IBN
ubadah yang terkenal dengan kekayaan Nya
maka abu thh adalah orang terekaya
tertiga yang ketiga terkaya di Madinah
Dia memiliki harta yang sangat banyak
terutama berupa kebun Kurma ada satu
wilayah di Madinah terkenal dengan tanah
yang sangat subur dan di situ ada
kebun-kebun orang-orang yang kaya raya
Abu thh memiliki sebuah kebun yang di
wilayah bauha namanya nama sebidang
kebun yang memang dinamakan dengan nama
wilayah itu yang semua Penduduk Madinah
berharap itu bisa jadi kebunnya karena
bagusnya hasilnya pohonnya subur
kemudian hasilnya banyak ya maka Abu
thalha pun mendengar ayat al-qur'an pada
saat itu turun surah Al Imran ayat 92
kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
yang bunyinya audzubillahim
minasyaitanirrajim Lan tanalul birro
Hatta tunfiqu mimma tuhibbun kalian
tidak akan pernah memperoleh kebajikan
sebelum kalian menginfakkan sebagian
harta yang kalian cintai maka Abu thalha
datang kepada Nabi Sallallahu alaii
wasallam dan berkata ya Rasulullah
Sesungguhnya Allah telah
berfirmanibbun kalian tidak akan bisa
mendapatkan kesempurnaan balasan pahala
sampai kalian menginfakkan apa yang
paling kalian cintai harta yang paling
aku cintai adalah b
ruha maka aku ingin mensedekahkan kepada
Allah di jalan Allah Lihatlah Ya
Rasulullah saya harus Arahkan ke mana
ini saya wakafkan Saya berikan kepada
anda bagikan kepada kerabat bagikan
kepada muslimin apa yang saya harus
lakukan maka kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam
aunihikaunih
waq
waajin mengagumkan sekali Bagus sekali
apa yang kau lakukan itu adalah harta
yang pasti akan menguntungkanmu di dunia
dan di akhirat itu adalah harta yang
pasti menguntungkanmu dunia dan akhirat
dua kali disebutkan oleh oleh Nabi
Sallallahu Alaihi wasam lalu Dikatakan
dan aku telah mendengarkan apa yang kau
nanti aku jadi saksi dan aku melihat
engkau membagikan kepada kaum kerabatmu
Abu thalh berkata aku akan melakukan
wahai Rasulullah maka Abu talham
membagikan kepada kerabat-kerabatnya dan
sepupu-sepupunya nah ini nanti kita akan
ambil pelajaran tentang fadilahnya dan
bagaimana orang berinfak dan Allah akan
balas sesuai dengan niatnya makin bagus
makin dicintai sesuatu yang kita
korbankan maka makin besar pahalanya di
sisi allah subhanahu wa taala jadi kalau
kita mau berinfak teman-teman mau
memberikan makanan atau apa saja jangan
kita berikan makanan atau uang ataupun
materi karena kita sudah tidak perlu
sudah kenyang misalnya baru kita kasih
makanan berbeda dengan pada saat memang
kita lagi lapar kemudian kita berbagi
dengan orang dari makanan itu maka
pahalanya berbeda sesuai dengan kadar
juhud atau upaya seseorang
untuk mengorbankan di jalan Allah Abu
thh juga termasuk orang pilihan Nabi
Sallallahu Alaihi
Wasallam yang Nabi salluaihi Wasallam
khususkan untuk
bisa mengambil barakah dari Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam artinya gini
pada saat Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam masih hidup saudara seiman beda
dengan kondisi beliau sudah meninggal
waktu beliau masih hidup boleh seseorang
mengambil berkah dari beliau seperti
kasus misalnya bekas minum Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam diminum oleh
para sahabat bekas air wudu diambil oleh
para sahabat gitu kan keringat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam diambil
dijadikan minyak wangi oleh para sahabat
bahkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
pernah mengizinkan sahabat untuk
mengambil rambut beliau di antaranya
adalah kasus yang terjadi pada Abu
thalhah disebutkan dari Anas IBN Malik
anak Ummu sulaim yang merupakan anak
istri daripada Abu thalhah bahwa
Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam
pada saat lagi Haji sempat melempar
jumrah aqabah Kemudian beliau mendatangi
unta-unta dan menyembelihnya Jadi kalau
orang haji teman-teman sekalian tanggal
8 Zulhijah dikenal dengan hari Tarwiyah
mereka pergi ke Mina pakai baju ihram
salatnya zuhur asar di jamak qasar
takdim kemudian sampai magrib magrib
Isya di jamak qasr takdim kemudian
mereka paginya tanggal 9 menuju ke
Arafah tinggal sampai terbenam matahari
zuhur asar di jamak takdim juga jamak
qasar takdim isyanya Mereka pergi magrib
Isya mereka takhirkan di Muzdalifah
besok pagi hari Raya Iduladha hari nahar
kaum jemaah haji atau para jemaah haji
boleh membuka ihram tapi salah satu tapi
syaratnya harus mengerjakan salah satu
dari tiga hal walaupun tiga-tiganya
wajib dilakukan tapi boleh salah satunya
sudah boleh tahalul cukur rambut dan
kemudian mereka pakai baju biasa yang
pertama jumra aqabah melontar pada saat
itu dan saya selalu Ingatkan jangan
bilang melontar setan karena enggak ada
setan situ Itu simbolik
saja Kemudian yang kedua adalah
berkurban dan yang ketiga adalah tawaf
ifadah hanya saja kalau suami istri itu
harus tawaf ifadah dulu baru boleh
berhubungan walaupun mereka sudah
tahalul mereka belum boleh berhubungan
sampai mereka mengerjakan tawaf ifadah
Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada
saat di musim haji ya
sempat lempar jumrah di hari nahar
tanggal 10 Zulhijah lalu Kemudian beliau
menyembelih unta-unta kurbannya Kemudian
beliau memanggil tukang bekam yang
sedang duduk di situ lalu Beliau memberi
isyarat kepadanya agar mencukur rambut
beliau jadi tukang bekam biasanya ahli
mencukur juga karena mereka biasanya
mencukur rambut baru membekam Maka Nabi
Sallallahu alaih wasallam suruh mencukur
bagian sisi kanan kepala beliau
Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Kem
kemudian ada sahabat-sahabat yang
mengambil rambut-rambut Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dan nabi biarkan mereka
ambil dan mereka simpan gitu kan Ini
yang saya bilang tadi bolehnya mengambil
itu ya lalu kemudian Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam berkata kepada tukang
cukur tadi cukurlah sisi yang lain su
Sisi kiri kemudian semua rambutnya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Sisi kiri
beliau tampung dan Beliau berkata kepada
para sahabat di mana Abu thalhah lalu
datanglah abu thh dan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam memberikan itu kepadanya
dan ini diriwayatkan imam muslim nomor
1305 Tirmidzi nomor 73 dalam kitabul Haj
dan Abu Daud Sebutkan nomor
1981 Sebagian ulama hadis ada yang
mengatakan ini bukan masuk dalam Bab
tabaruk bukan mengambil berkah tapi
memang masuknya dalam masalah Baginda
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh
sahabat-sahabat tertentu untuk
berkhidmah dengan beliau jadi seperti
misalnya Abdullah bin Mas'ud pada saat
kita bahas pertemuan kita yang
sebelumnya Bagaimana beliau khusus untuk
menyiapkan air wudu nabi Sallahu Alaihi
Wasallam dan juga sendal nabi beserta
Siwak gitu kan itu kerjanya Abdullah bin
Mas'ud ada sahabat nabi yang khusus
mengurus kuda Nabi Sallallahu alhi
wasallam ada yang mengurus unta nabi
sallallahu alaihi wasallam ada yang
mengurus ya e apa namanya jalan yang
akan D lewati oleh Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Ada Yang menaungi Nabi
Sallallahu alaii wasallam kalau lagi
panas ada yang khusus mengambil minuman
nabi sallallahu alaihi wasallam Setiap
kali mau minum selalu dia menyiapkan dan
seterusnya Sebagian ulama mengatakan
nabi sallahuhi wasam rambutnya dibuang
di satu
tempat maka beliau pun menyuruh para
sahabat untuk mengambilnya dan sengaja
membagi-bagi Git kan untuk supaya para
sahabat ini yang membuangnya sebagai
sebuah Fadilah Khidmah dengan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ini pendapat
yang lain yang mengatakan ini bukan
dalam bukan masuk dalam Bab tabarruk
tapi Sebagian ulama mengatakan adalah
boleh dilakukan karena pada nabi
sallallahu alaihi wasallam tapi hanya
pada beliau
saja Abu thh terkenal juga dengan
ibadahnya saudara seiman ini saya masih
jelas dulu semua apa yang disebutkan
dalam buku nanti kita akan masuk ke
masalah apa yang kita bisa ambil
fadilahnya dia pelajaran-pelajaran
banyak sekali pelajaran yang kita ambil
nanti Abu thalha radhiallahu Anhu
menjalani kehidupannya sebagai orang
yang tekun ibadah tidak pernah tidak
pernah satu kalipun batal terlambat
salat malamnya tidak pernah hilangan
kehilangan jihad dan juga tidak pernah
berhenti dalam berpuasa bahkan beliau
terkenal pada saat wafatnya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam maka beliau
berpuasa selama 40 tahun tidak pernah
berhenti sampai beliau meninggal dan
dikatakan oleh Anas BN Malik aku tidak
melihat Abu thalha berbuka puasa dari
puasa-puasa sunah kecuali Idul Fitri dan
Idul Adha karena belia atau karena
beliau sakit dan ini bukan berarti
Sebagian ulama mengencikan bukan berarti
dia tiap hari puasa ada yang mengatakan
dia Senin Kamis sama ayyamul bid tidak
pernah lepas dan selalu beliau jaga ada
yang mengatakan dia melakukan puasa Daud
sehari puasa atau tidak Dan itu selama
40 tahun berjalan setelah meninggal Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dan Abu thalh
tidak pernah berbuka puasa baik itu
dalam keadaan Safar kecuali kalau beliau
sakit kecuali kalau beliau sakit dan
dalam penutupan buku kita ini belum kita
bahas tentu masalah bahasan ini belum
kita bahas masalah nawakib e manakibnya
belum kita bahas masalah durus Wal ibar
atau kelebihan abu thalhah dan juga eh
apa namanya Pelajaran yang bisa kita
ambil dari buku ini tapi dalam lembaran
terakhir di buku kita ini menjelaskan
tentang masalah karamah Abu thalh
Setelah dia wafat
Abu thalhah sangat cinta dengan jihad
sampai Setelah meninggalnya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah
dia lepas pun dari jihad bersama Abu
Bakar setelah Abu Bakar meninggal Dia
juga jihad bersama Umar ya terus saja
dia berjihad sampai akhirnya di akhir
hidupnya Abu thalh sudah merasa lemah
enggak bisa lagi ikut dengan
peperangan-peperangan ada yang terjadi
maka dia dengar ada satu peperangan yang
akan ditempuh tapi melalui laut maka dia
bilang pada anak istrinya saya akan coba
pergi berperang siapkanlah kebutuhanku
lalu mereka bilang siapa yang akan siapa
yang akan mendampingi anda anda sudah
tua dia mengatakan Bukankah Allah telah
menyuruh kita Untuk pergi dalam Alqur'an
surah at-taubah ayat 42 auzubillahim
minasyaitanajim infiru khifa
wiqala berangkatlah kalian baik dalam
keadaan ringan maupun berat artinya
dalam keadaan mampu atau tidak mampu ya
sehat atau sakit coba pergi berjihad
maka saya tetap mau pergi Sebagian ulama
termasuk penulis Buu kita menjadikan ini
sebagai karamahnya dia atau kelebihan
yang telah Allah berikan maka dia pun
pergi berperang di tengah lautan
tenggelam kapalnya dan Abu thalhah wafat
dan kita tahu ada hadis Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam yang berbunyi kalau
orang meninggal mati syahid di lautan
diampuni semua dosanya walaupun utangnya
bahkan gitu kan Kalau orang mati di
darat berbeda dan orang yang mati di
lautan atau di air itu Doel pahala
syahidnya dobul pahala syahidnya maka
Abu thalham mati syahid dan para sahabat
pada saat itu para sahabat atnya
berusaha untuk memikul jenazahnya mereka
tidak dapat daratan nanti 7 hari baru
temukan daratan dan mereka setelah
menemukan daratan mereka meng
menguburkan jenazah Abu talh mereka
temukan jenazah Abu thalh masih utuh
Seperti apa adanya dan pada saat itu
mengeluarkan bau yang wangi yang
menandakan beliau radhahu Anhu mati
syahid teman-teman sekalian yang kita
bisa ambil manqib kelebihan abu thalh
adalah yang pertama dia termasuk orang
yang pertama masuk Islam dari orang
Ansar
l yang kedua dia mengikuti semua
peperangan bersama Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dan bagaimana perannya
yang sangat besar di Perang Uhud di mana
dia menjadikan tubuhnya sebagai tameng
pada saat membela Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dan ada riwayat tadi saya lupa
Sebutkan Abu talh pada saat pulang dari
Perang Uhud Ummu sulaim menceritakan
Kalau tidak ada celah sedikitp dari
tubuh Abu talhah yang tidak luka
ditemukan lebih dari 70 luka di tubuh
Abu talh baik tombak anak panah sabetan
pedang karena dia memang menjadikan Abu
ee Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
sebagai ya lindungannya dia melindungi
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Dan juga
bagaimana perannya dalam membunuh 20
orang kafir dalam duel dan ini sangat
sulit Tidak semua orang bisa
melakukannya orang mungkin mengalahkan
dua orang tiga orang kalau duel ya k
membunuh satu orang sulit sekali tapi di
sini dia bisa membunuh 20 orang di
perang Hunain kemudian yang ketiga
teman-teman sekalian dia salah satu dari
orang Ansar yang sempat membaiat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana
tadi sudah kita sebutkan di baiat aqabah
yang pertama dan dan akhirnya menjadi
salah satu juga dari utusan orang-orang
Ansar di baiat aqabah yang kedua
kelebihan juga AB e Abu thalh yang
keempat adalah dia memilih istri yang
Salehah dan bagaimana dia menikah dengan
Ummu sulaim dan Ummu sulaim menjadi
sebaik-baik istri untuknya yang
memotivasi dia untuk berjihad yang bisa
melahirkan anak yang Saleh buat dia
menyabarkan dia pada saat anaknya
meninggal dan
seterusnya yang kelima Bagaimana
kesabaran Abu thhah pada saat anaknya
meninggal dan kita lihat tadi akhirnya
dia melapor kepada Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dan dia bisa menerima
apa yang S Allah cobakan yang keenam
adanya
karamahnya adanya kelebihan tadi pada
saat dia mati jenazahnya tidak hancur
selama 7 hari atau tidak bau dan juga
bagaimana kekuatan imannya dalam
bersedekah pada saat dia menyumbangkan
bayi ruha tadi wilayah atau perbunan
yang sangat dia cintai yang ketujuh
bagaimana zuhudnya dan bagaimana
ibadahnya yang sangat besar termasuk
tidak pernah ketinggalan satu kali pun
salat malam tidak pernah ketinggalan
satu kalipun puasa-puasa yang telah
dianjurkan begitu pula jihad di tiga
zaman di zaman Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Abu Bakar dan Umar semuanya
diikuti oleh Abu talha kemudian yang
terakhir teman-teman sekalian dalam
masalah manakibnya adalah bagaimana dia
akhirnya mendapatkan apa yang telah
dijanjikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam untuk orang yang mati syahid
dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
sudah memberikan berita gembira kepada
dia kalau dia akan mati syahid saya akan
masuk ke inti bahasan kita teman-teman
masalah durus Wal ibar dan ini akan
panjang lebar kita paparkan yang pertama
dari pelajaran yang bisa kita ambil
pentingnya orang mempelajari tentang
keadaan sahabat dan bagaimana mereka
manusia biasa seperti kita dan ternyata
dengan kita mempelajari kehidupan mereka
dan mencontohi mereka itu sudah cukup
untuk membuat kita mendapatkan Fadilah
yang sama abu thalhah dan yang lainnya
radhiallahu Anhu ajmain mereka hanya
sekedar menjalankan perintah Allah
meninggalkan larangannya tapi mereka
komitmen sampai meninggal akhirnya
mereka mendapatkan apa yang di jikan
oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan
semua ulama sunah sepakat mengatakan
Apun yang dijanjikan kepada para sahabat
yang sifatnya Fadilah penyebab masuk
surga itu bisa didapatkan oleh siapun
yang datang setelah mereka yang
mengikuti langkah-langkah para sahabat
ini yang kedua teman-teman sekalian
Bagaimana pentingnya seseorang menikah
dengan dan memilih wanita salhah sebagai
istrinya dan kita lihat Bagaimana
perannya Ummu sulaim dalam masalah ini
bagaimana dia betul-betul bisa menjadi
istri yang Salehah Walaupun dia Janda
Dan saya sudah pernah bilang teman-teman
janda dan gadis bukan sebuah hal yang
harus walaupun Kalau bertemu antara
janda sama gadis maka gadis didahulukan
tetapi bukan aib orang menikah dengan
janda apalagi kalau memang orang itu
dasarnya salhah Ummu sulaim seorang
janda Abu thhah belum menikah tapi dia
menikah dengan Ummu sulaim karena
melihat kesalhannya dan memang betul apa
yang didapatkan dan kata para ulama
pendidikan pertama bagi anak dari bagi
dari semua laki-laki muslim adalah
bagaimana dia memilih istri yang Salehah
karena akan melahirkan anak-anaknya yang
Saleh gitu kan terbukti Abdullah yang
lahir dari Abu talhah itu dikaruniai
oleh Allah
orang anak dia sendiri Abdullah hafal
Quran sembilan anaknya juga hafal Quran
artinya cucu anak dan cucu dari Abu
thalha semuanya hafal Quran bersama
dengan abu thalh dan Ummu sulaim dan Ini
semua tidak lepas daripada peran
daripada Ummu sulaim yang merupakan
Istri Salehah dan ini sangat berbeda
dengan banyaknya orang sekarang wanita
atau laki-laki yang mendahulukan Wanita
hanya Karena kecantikannya kelebihan
fisik dan tidak berpikir masalah
keimanannya dan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sudah Ingatkan wanita dinikahi
karena empat hal hartanya keturunannya
menaruh jalur nasabnya dan agamanya dan
dahulukanlah agamanya hidupmu akan
tenang ya hidupmu akan tenang ini tentu
salah satu kiprasanya dalam kehidupan
Ummu sulaim tapi dia banyak melakukan
hal-hal yang besar termasuk dalam setiap
peperangan kalau Abu thalha mau pergi
maka Ummu sulaim yang paling pertama
menjadi motivatornya Pergilah wahai Abu
thalha semoga engkau mati syahid dan
engkau bisa memberikan syafaatmu untuk
kami bahkan Ummu sulaim ikut dikanca
peperangan dan ikut membantu dengan
memberikan minuman
tadi yang ketiga teman-teman sekalian
pelajaran adalah bagaimana bolehnya
seseorang pada saat
menikah wanita memberikan syarat mahar
adalah keislaman calon mempelainya
sebagaimana Ummu sulaim tadi mengatakan
islammu abu thh adalah maharmu ber tidak
selamanya harus materi bisa materi bisa
uang bisa baju bisa tunggangan kuda
mobil kalau kita sekarang bisa rumah
bisa ayat al-qur'an kalau orang itu
memang mau memberikannya atau bahkan
bisa kalau dia nonmuslim menjadi
keislamannya sebagai mahar dan ini
diterima di dalam
Islam yang keempat teman-teman sekalian
bolehnya seseorang berbicara
dengan orang yang akan dia
nikahi tapi sebatas tidak ada
pelanggaran
Syari ada di antara ikhwat dan akhwat
kita terlalu berlebihan dalam masalah
ini atau juga ada orang yang ya Terlalu
kurang orang berlebihan misalnya dia
sampai jalan berdua padahal sudah ikut
pengajian melakukan hal-hal yang haram
ini semua tetap tidak boleh haram dalam
Islam ini berampi batas enggak boleh
dengan alasan mau menikah konsep pacaran
nanti supaya boleh taaruf gitu
kan boleh saja sama dengan orang
sekarang mengganti istilah ulang tahun
dengan milad sama saja ini bahasa
Indonesia ini Bahasa Arab gitu kan Tapi
ini contoh saja dia ini dialihkan ya
mereka mengalihkan mana tidak boleh
teman-teman sekalian haram dan jangan
mulai rumah tangga dengan dengan
masalah-masalah kemaksiatan pasti ada
jadi masalah nanti dalam rumah tangga
kita gitu kan jadi coba mulai dengan
kebaikan-kebaikan jadi di sini bolehnya
seseorang berbicara ada juga orang
terlalu
e membatasi dia mau menikah tapi tidak
ada komunikasi sama sekali tidak ada
pertanyaan tidak ada apa-apa Nanti aja
kalau sudah akat nikah baru saya mau
cari tahu siapa orang ini enggak ini
keliru loh iya ada orang begitu bahkan
saya dapat informasi di Saudi dan ini
ditegur oleh para ulama di Saudi terjadi
ada orang tidak pernah kenal istrinya
kecuali di malam pertama saja sudah
selesai dia datang dia lihat istrinya di
malam pertama dia tidak pernah tahu
sebelumnya padahal termasuk sunah Nabi
Sallahu alh wasallam datang Nazar
melihat gitu kan kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Lihatlah sesuatu yang
menarik dari calon mempelaimu gitu kan
laki-laki boleh melihat wajah dan
telapak tangan begitu juga perempuan dan
boleh ini sudah saya bahas dalam kajian
mahkota pengantin boleh seseorang duduk
bersama mahramnya si wanita itu dan
boleh dia berbicara bertanya dan boleh
perempuan itu menjawabnya gak ada
masalah sekarang juga ulama mengatakan
boleh seseorang wanita atau seorang
laki-laki yang mau menikah menanyakan
mungkin via tulisan zaman dulu mungkin
surat zaman kita sekarang ada Wa ada SMS
tapi sebatas ada batas syarinya ya tidak
boleh orang menyimpang perlu perlu
sesuatu misal perlu tanyakan e kebiasaan
kamu apa misalnya pekerjaan apa gitu kan
orang mau bertanya perlu ditanya pernah
dijawab gitu kan Baik saya seperti ini
saya seperti ini sebatas memberikan
informasi ini dibolehkan diambil
daripada riwayat Abu thalhah pada saat
melamar Ummu sulaim dan Ummu sulaim
berbicara kan saya enggak bisa karena
saya muslimah kamu kafir saya enggak
bisa nikah lalu Abu thh kembali lagi
kedua kali lalu menawarkan saya akan
berikan k mahar lebih banyak Menikahlah
dengan saya lalu kemudian Ummu sulaim
mengatakan lagi hai Abu thalh orang
seperti kamu tidak boleh ditolak kan
terjadi komunikasi kan orang seperti
kamu tidak bisa ditolak karena kamu
adalah orang yang punya kelebihan banyak
tapi saya muslimah kamu kafir enggak
bisa nikah kalau kau masuk Islam saya
jadikan sebagai maharnya saya enggak
butuh duit sama sekali berarti ada
Resume
Read
file updated 2026-02-14 06:17:43 UTC
Categories
Manage