Kisah Sahabat Nabi ﷺ Ke-21: Abu Thalhah Al-Anshari "Ksatria Sejati"
f-bZfKD5Qdo • 2017-07-11
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah tidak henti-hentinya kita panjatkan puja dan puji kita kehadirat Allah zat yang Maha Kuat Maha Adil Maha bijaksana Maha Melihat maha mendengar Maha Mengetahui segala sesuatu yang gaib dan yang Zahir tidak beranak dan tidak diperanakkan satu-satunya pencipta pemilik penguasa penyiap segala kebutuhan di alam semesta ini dan juga yang akan memusnahkannya dia telah menggantungkan segala kebutuhan kita dengan kalimat Mulia Alhamdulillah Maka sangat wajar kalau kita selalu mengucapkan kalimat ini kita panjatkan salam hormat kita kepada manusia terik yang diperintahkan oleh sang pencipta untuk dijadikan sebagai suri tauladan menciplak hidupnya adalah ibadah makannya minumnya berpakaiannya berumah tangga berinteraksi dengan manusia berhubungan dengan Sang Pencipta Allah sampai Cipta Allah telah memuliakan manusia terbaik ini karena ditutup risalah kenabian dan kerasulan dengannya dan dia satu-satunya nabi dan rasul yang diutus untuk seluruh alam semesta sampencipta Allah bersama malaikatnya mengucapkan salam hormat kepada manusia terbaik ini Maka sangat wajar kalau kita selalu mengucapkan selawat dan Taslim kepada nabi besar Muhammad sallallahu Al alihi wasbihi wasallam seperti biasa saudara seiman Sebulan sekali tablig akbar tentang sahabat dan membahas tentang manusia-manusia terbaik ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa baru kita membahas saja di pengajian seperti ini dari lembaran-lembaran kertas tapi kita sudah bisa merasakan bagaimana hangatnya iman-iman mereka Bagaimana efek daripada iman dan perbuatan mereka itu sangat besar kepada kita semua kita bisa rasakan Bagaimana kehangatan keimanan mereka baru Membaca saja lembaran-lembaran hidup mereka kita sudah bisa merasakan kehangatan keimanan saya tidak bisa bayangkan pada saat kita hidup sezaman dengan mereka saudaraku seiman melihat secara fisik mendengar langsung dari lisan mereka berjuang bersama mereka dan bagaimana kalau seandainya kita Hi zaman dengan Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Pimpinan dan guru para sahabat sebagaimana sudah sering kita lakukan dan kita sudah dengan Taufik dari Allah sampai 19 episode atau mungkin lebih dari itu saya kurang lebih ingat 19 atau 20 kita sudah membahas dan kita bisa rasakan saya pada saat membuka lembaran-lembaran buku tentang sahabat ini saya merasakan luar biasa tercas keimanan biasa merasa dekat dengan Allah luar biasa ada manusia-manusia seperti ini dari infaknya dari jihadnya dari imannya dari salat malamnya segala macam dan saya tiba-tiba berpikir bagaimana kalau saya hidup zaman dengan mereka Bagaimana kalau kita menjadi temannya sehari-hari berjalan bersama-sama kita jalan saja dengan sekarang seorang ikhwah atau seorang akhwat tentu masing-masing sama jenis ikhwah dan ikhwat dan akhwat dan akhwat dan beriman maka kita bisa merasakan efeknya kita merasa terawasi Bagaimana dengan hidup di Z mereka ini teman-teman sekalian ada sebuah hadis Mulia hadis Mulia ini akan membawa berita gembira kepada kita semua orang yang beriman Ternyata kita bisa bersama dengan para sahabat walaupun kita tidak hidup di zaman dengan mereka di antaranya adalah hadis mulia yang disampaikan oleh Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hadis riwayat Bukhari nomor 3336 dari Aisyah radhiallahu anha dan juga imam muslim meriwayatkan nomor 2600 38 Imam Ahmad juga meriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu alarwahu junudum mujannadah fama taarofa minhaalaf W tanakara minhaalaf ruh-ruh itu bagaikan bala tentara yang telah dipersiapkan dan diciptakan oleh Sang Pencipta Allah yang saling mengenal satu sama yang lain karena keimanannya dan karena kekufurannya karena ketaatan atau karena kemaksiatan artinya kalau memang dia taat kepada Allah maka roh mereka akan bersatu merasa nyaman satu sama yang lain Sebagian ulama hadis mengatakan mereka akan bersatu di dunia juga akan bersatu di akhirat kalau tidak sempat ketemu di dunia dan yang berselisih dengannya maka pasti akan berpisah artinya kalau orang beriman senang bersama orang beriman termasuk kita kemu atau tidak ketemu di sini masuk dalam konsepnya adalah kita dengan para sahabat misalnya atau ahli maksiat sama ahli maksiat rohnya mereka bersatu merasa sejalan ngobrol nyambung nyaman duduk bersama-sama keluar bersama-sama partner bisnis dan segalanya maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ruh-ruh itu bagaikan bala tentara yang sudah disiapkan oleh S Pencipta Allah mana yang sejalan maka dia akan bersatu dan mana yang tidak sejalan maka dia akan terpisah Ana Tadi saya sudah katakan kalau orang beriman akan bersama dengan orang beriman merasa nyaman dan kalau orang yang fasik atau kafir akan bersama dengan orang fasik dan kafir dan ulama hadis sebagian mengatakan yang dimaksud juga di sini adalah bisa saja bagi orang-orang yang mencintai seorang mukmin yang belum dia temui dan dia jadikan sebagai idola seperti para sahabat para tabiin para ulama-ulama yang terdahulu maka bukan mustahil rohnya mereka tetap akan bersatu karena bahasa ruh di sini jelas sekali ruh bisa hidup di alam dunia dan alam akhirat sementara jasad kita hanya sampai di dunia setelah itu Allah akan berikan jasad yang baru Kalau hari kebangkitan Nanti berarti penggunaan lafaz ruh di sini menandakan memang kita akan bersatu dengan mereka belum lagi hadis Bukhari yang lain Jelaskan juga seorang sahabat buru-buru datang dan mengatakan Ya Rasulullah seseorang amalnya kurang tapi dia sangat mencintai satu kaum Bagaimana keadaannya maksudnya nanti di akhirat kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Almu maan ahabbah seseorang akan bersama dengan orang yang dia cintai jadi teman-teman sekalian kalau kita Tanamkan dalam hati kita cinta kepada Baginda Nabi Sallallahu Al alihi wasahbihi wasallam cinta kepada sahabat yang jelas-jelas dapat jaminan surga mendampingi nabi Mulia Muhammad sallallahu alaihi wasallam dan ini sebuah kemuliaan ya Dan kita mencintai mereka Maka ruh kita bukan mustahil akan bersama dengan mereka maka kita akan mendapatkan Fadilah hadis tadi yang sudah kita paparkan pada siang ini teman-teman menjelang soreh kita akan membahas salah satu sahabat mulia yang terkenal dengan istilah oleh para sahabat dengan prajurit inti dalam Perang Badar juga salah satu dari nuqaba atau pemimpin yang berjumlah 12 orang yang akan yang yang bertemu dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di baiat aqabah akan saya jelaskan nanti itu tentunya kemudian juga Dia adalah seorang sahabat yang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sudah bersabda khusus dalam masalah Kanca peperangan punya kelebihan yang luar biasa dia adalah Abu thalh al-anshari makanya kita tulis judulnya Abu thalh al-anshari Kesatria yang sejati karena kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lutu Abi thhata fil jaisyi Khairu Min Alfi rajul sungguh kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis sahih suaranya abu thalhah dalam peperangan dikanca peperangan lebih baik dan lebih besar pengaruhnya daripada 1000 tentara kata penulis di sini kita bisa bayangkan kalau seandainya suaranya saja begitu bagaimana dengan kiprah yang lainnya kalau suaranya saja sudah dinilai oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kekuatannya sama dengan 1000 orang Bagaimana dengan tebasan pedangnya Bagaimana dengan anak panah yang dilemparkan ya bagaimana dengan kekuatan fisiknya maka ini biasanya digunakan dalam retorika bahasa Arab teman-teman sekalian untuk menunjukkan sesuatu yang jauh lebih besar Abu thalhah radhiallahu Anhu adalah sahabat nabi yang mulia dan dia dimulai dalam buku kita ini dengan kisah masuk Islamnya kisah yang sangat unik ya ada seorang wanita teman-teman bernama Ummu sulaim Ummu sulaim ini kuniahnya julukannya dan sebenarnya Ummu sulaim ini bernama yang sangat masyhur ya namanya adalah gumaisa bintu milhan atau nama lain bisa dipanggil gumaisa atau dipanggil Rumaisa yang sering kita dengar atau kenal masyhur namanya adalah rumaisah radhiallahu anha rumaisah ini atau Ummu sulaim yang merupakan sekaligus ibunya Anas IBN Malik pembantu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ummu sulaim orang asli Madinah satu hari suaminya Malik mendengarkan dia mengucapkan dua kalimat syahadat setelah syahadat suaminya Malik membenci Islam membenci Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak setuju dan waktu itu di Madinah belum ketemu dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tapi terpengaruh dengan ahu maka Malik marah dengan istrinya pada saat dia marah dia mencaci maki istrinya kemudian dia memaksa untuk kembali kepada ajaran nenek moyang tapi Ummu sulaim menolak dengan hikmah Allah Malik keluar dari rumahnya ketemu dengan musuhnya sama-sama orang Madinah tapi musuh dia berantem berkelai akhirnya terbunuh matilah si Malik ini dalam keadaan kufur tentunya kemudian sulaim radhiallahu anha berharap pahara di sisi allah subhanahu wa taala dan dia berkata dalam statement yang Masyur saya akan bersabar dan berharap pahala dari sisi Allah dengan kematian Malik Padahal saya berharap dia Tadinya juga masuk Islam dan saya tidak akan menikah kecuali Anas memang berpikir untuk Dia memiliki seorang ayah lalu kemudian Ummu sulaim pun berusaha membesarkan Anas IBN Malik hijrahlah nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tolong maaf bagian akhwat ee agak Merapat di belakang karena tempatnya sempit jadi kalau bisa merapat merapat bagian akhwatnya permintaan panitia untuk merapat supaya bisa lebih longgar bagi teman-teman yang masih belum dapat tempat Ummu sulaim membesarkan Anas in Malik sebelum hijrah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ke Madinah Abu talh salah satu pimpinan dari orang Ansar orang Madinah kaya raya gagah terkenal kuat secara fisik dia kagum melihat Ummu sulaim yang waktu itu memang masih muda dan punya anak satu Anas dan terkenal Ummu sulaim ini bukan seperti wanita umumnya tidak pernah bertemu sama laki-laki tidak interaksi dan memang dia orangnya terkenal baik maka Abu talha menawarkan diri Hai Ummu sulaim saya berminat untuk menikahimu maka Umu sulaim mengucapkan kalimat wahai Abu thalhah Sesungguhnya saya seorang wanita muslimah dan tidak layak menikah dengan orang musyrik dan pada saat itu teman-teman sekalian terkenal berita di Madinah kalau siapapun wanita dilamar oleh Abu thalha pasti diterima orangnya gagah tinggi putih kaya kuat secara fisik Banyak kelebihan melamar dan pada saat itu sebagian riwayat menjelaskan Abu thh belum menikah pada saat itu dan dia melamar seorang janda punya anak dia kaget pada saat Ummu sulaim mengucapkan kalimat tadi Abu thhah pulang berpikir ada masalah apa sebenarnya Kok bisa ada seorang wanita yang dia anggap pada saat itu janda punya anak kemudian menolak dia dia merasa dan yakin P tidak mungkin ditolak lalu dia terusurin kembali beritanya Apakah memang muslim ini layak Saya ulangi lamaran saya ditelusuri lagi Memang betul ditemukan betul-betul Ummu sulaim tidak bertemu tidak tidak interaksi sama laki-laki dan dia dapatkan informasi kalau Ummu sulaim sudah masuk Islam Abu tahud itu masih dalam keadaan kafir ya masih nyembah berhala dan dia terkenal di kalangan muslimin dan di kalangan orang-orang musyrik pun di Madinah pada saat itu karena ini sebelum hijrah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ke Madinah adalah orang yang sangat baik sangat Salehah dan terkenal juga juga punya kecantikan maka Abu thalh mengulangi lagi lamarannya dengan menjanjikan mahar lebih besar ternyata Ummu sulaim mengulangi kalimat tapi lebih santun sekarang Ummu sulaim mengatakan dalam riwayat yang sahih wahai Abu sulaim Maaf wahai Abu thalhah demi Allah orang sepertimu tidak layak atau tidak pantas untuk ditolak Maksudnya kau punya kelebihan segala-galanya Tapi engkau adalah laki-laki kafir dalam pandangan Islam dan Aku adalah seorang wanita muslimah aku tidak boleh menikah denganmu dalam agama ini tapi jika engkau mau masuk Islam maka aku akan jadikan islammu itu sebagai mahar silakan kau syahadat nikahi saya dan saya tidak butuh apa-apa saya cuma minta kamu syahadat itu maharnya Abu thh bingung pada saat itu kok bisa sampai seperti ini wanita sampai dia mau menerima lamaran dan pada saat itu terkenal sekali sebelum ee masuk Islam Madinah sebelum Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hijrah artinya belum Islam merata dan belum hijrah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam terkenal Madinah dengan mahar yang sangat tinggi dan umumnya wanita suka menerima mahar yang tinggi ini kok kenapa ada wanita tidak mau terima mahar jadi bertanya-tanya abu thalhah kemudian akhirnya dia mengatakan kepada Ummu sulaim baiklah saya ingin mengikuti agama ini tapi saya ingin tahu siapa yang akan Pandu saya maka kata Ummu sulaim lebih baik Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Siapa itu nabi ditanya dijelaskan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam penduduk Makkah dari Quraisy dijelaskan semua oleh Ummu sulaim maka mengatakan Baiklah kalau begitu maka Pergilah pada saat itu abu talhah ke Makkah bersama dengan utusan beberapa orang Ansar dikenal dengan nuqaba gitu kan utusan Ansar bertemu dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di musim Haj yang dikenal dengan baiat aqabah baiat berarti perjanjian setia dan aqabah adalah nama tempat lontaran di mina ada Lontar aqabah ya yang biasa dilakukan pada hari pertama hari e tah nahar hari Idul Adha kemudian nanti ada yang W dan ada yang Sugra tapi aqabah yang sangat terkenal biasanya juga dikatakan tempat lontaran besar sedang dan kecil tapi ini ada lontaran besar Namanya aqabah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di musim haji sering mendakwahi orang-orang untuk masuk Islam maka datanglah utusan-utusan Anshar lalu lalu mengucapkan syahadat di hadapan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam termasuk Abu thalhah termasuk Abu thalhah radhiallahu Anhu mengucapkan syahadat Setelah dia tanya banyak tentang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian dia masuk Islam lalu kemudian dia kembali ke Madinah dan dia mengatakan wahai Ummu sulaim Sesungguhnya aku sudah mengikuti agama Muhammad dan Ashadu Alla ilahaillallah wa anna muhammadar rasulullah sempat Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada saat melihat Abu thalhah datang dari Madinah Beliau mengatakan jaakum Abu thhah waurratul Islam Baina ainai dan ini Hadis disebutkan oleh atayalisi dalam musnadnya Abu thalhah telah datang kepada kalian sedangkan Cahaya Islam ada di antara dua matanya Kemudian pada saat itu Tsabit perawi Hadis waktu melihat pernikahan Ummu sulaim dan Abu talh terjadi di Madinah dan dihadiri hampir seluruh masyarakat Madinah karena Abu thalhah termasuk orang kaya dan punya kedudukan dihadirilah pernikahan ini oleh hampir semua orang pada saat itu dan Tsabit radhiallahu Anhu sahabat nabi berkata dari Anas Anas Adalah anaknya Ummu sulaim berkata kami tidak mendengar mahar yang lebih mulia daripada maharnya Ummu sulaim yaitu Islam dan gara-gara perilaku Ummu sulaim ini atau rumis atau umaisa radhiallahu anha maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam didapat atau diberikan berita gembira bahwasanya Ummu sulaim masuk surga gara-gara kasus tadi dia menjadikan Islam suaminya atau calon suaminya sebagai mahar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda di dalam hadis yang sahih dan hadis ini diriwayatkan imam muslim nomor 2456 dan Ahmad juga meriwayatkan dan nasai rahimahumullah meriwayatkan semua hadis ini kata Nabi Sallallahu Alaihi wasallamalul jannufatan falu mail khasfah faqila alumaau bintu milhan aku masuk surga lalu aku mendengar suara langkah kaki di depanku maka aku berkata Sungguh langkah kaki siapa ini jadi di surga kita sudah pernah dengar riwayat kalau nabi sahu alai wasallam mendengar langkah atau suara sendalnya terompa sendalnya bilang Radiallahu anhu tapi ini juga ada hadis yang meriwayatkan kalau nabi sallallahui wasallam mendengar suara sendal atau langka kaki seorang wanita di surga lalu beliau bertanya kepada Jibril suara langk siapa Ini kata Jibril dia adalah alumais bintu milhan dan algumaisa atau arrumaisa adalah Ummu sulaim Saya sempat bertanya langsung dengan guru kami tentunya drh Suhaimi saya telepon beliau dan saya nanyakan Alum ini apa Imam Beliau juga arrumaisa maka Beliau mengatakan Iya makanya saya sampaikan tadi kalau ini adalah namanya juga Rumaisa yang sering kita dengar dengan istilah ini teman-teman sekalian pada saat Setelah dia masuk Islam maka mulailah Abu thalh mendalami Islam lebih dalam dan dia termasuk utusan Ansar yang kedua kali datang baiat aqabah pertama tadi sudah dia syahadat baiat aqabah yang kedua dia datang lagi bersama Ummu sulaim sekarang bersama istrinya dan akhirnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam minta pada saat itu baiat dan salah satu dari Anshar Abu eh eh ubadah bin somit eh maaf eh Saad IBN ubadah radhiallahu Anhu berkata Ya Rasulullah kami sudah masuk Islam nih di baiat aqabah yang kedua kami minta syarat Apa syaratnya kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam syaratnya kalian syahadat kata mereka kami sudah syahadat ada syarat yang lain Saya minta kalian salat kalian lakukan perintah-perintah agama kata mereka kami sudah jalankan yang kami inginkan syarat buat diri Anda Kami ingin anda datang ke Madinah Kami ingin anda tinggalkan Makkah pindah kepada kami Apa syaratnya kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kami e aku meminta agar kalian membelaku dan agama ini lebih daripada kalian membela diri kalian sendiri atau keluarga kalian atau harta kalian maka kata Saad radhiallahu Anhu kalau begitu apa balasannya ya Rasulullah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam surga kata Saad kami setuju tiba-tiba pada saat itu ada suara keras di bina di atas gunung mereka ada satu orang teriak mengatakan sungguh orang-orang bodoh telah berkumpul di sekitar muzammam atau muudammim ini julukan untuk Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mereka berikan tentunya tidak baik ya Dan mereka sudah sepakat untuk memerangi kalian maka pada saat itu abu thalh dan Saad IBN ubadah berdiri serentak lalu mengatakan Ya Rasulullah Kalau anda mau kami buktikan kami buktikan sekarang haruskan pedang sekarang kami Bela anda bukan cuma pada saat hijrah ke Madinah di sini juga kami siap Maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bubarlah gitu jangan belum saatnya belum diperintahkan gitu maka pada saat itu pun mereka bubar dan Akhirnya mereka pulang ke Madinah ada sebuah kisah unik dalam kehidupan rumah tangga Abu thalhah dengan Ummu sulaim yang diangkat dalam banyak riwayat yang sahih dan saya yakin teman-teman mungkin sudah tahu kisah ini ya karena pernah saya sampaikan mungkin teman-teman juga pernah dengar dari para asal dan duat kita tapi saya Sebutkan karena memang di buku kita disebutkan dan perlu disampaikan karena ini berhubungan memang dengan kisah orang yang sedang kita bahas Abu thalhah dikarunii anak dari Ummu sulaim kalau Anas tadi dari suami pertama ini dari Abu thalhah dapat anak anak ini laki-laki tampan badannya Sehat satu hari setelah beberapa hari dia lahir anak ini sakit keras lalu kemudian Abu thalhah bingung karena dia merasa ini anak pertamanya dia bangga dengan ini maka para itu saudaraku seiman dia terus menjaga anaknya dia cuma keluar salat dia kembali lagi pas Menjelang magrib kata Abu thalhah wahai Ummu sulaim Saya akan pergi g kan ke masjid duduk bersama Nabi Sallallahu alaihi wasallam sampai menjelang Isya lalu saya balik tolong jaga baik-baik anak ini dia bilang Baiklah baru keluar rumah abu thalhah anaknya mati anaknya meninggal dunia lalu Ummu sulaim berkata kepada Anas anaknya dan orang-orang ada di rumahnya ada beberapa orang pembantunya di rumah dia mengatakan saya memohon dan meminta kepada kalian jangan ada yang sampaikan ke Abu thalh tentang keadaan anaknya sampai saya sendiri ceritakan kata mereka Baiklah lalu kata Anas radahu Anhu saya menyaksikan Ibu saya dandan yang belum pernah dandan sebelumnya secantik itu dengan sangat cantik sangat wangi rumah dibersihkan lalu dia masakmasakan yang sangat enak sambil menunggu Abu thhah balik sambil menunggu Abu thalh balik habis Isya Abu thalha balik Ummu sulaim yang merupakan ibunya Anak itu biasanya ibu-ibu perempuan lebih banyak terkena perasaan tapi lihat bagaimana dia melakukan ini karena keimanannya maka Ummu sulaim radhiallahu anha langsung menyambut istrinya depan suaminya depan pintu diajak ke tempat makan makan sampai kenyang lalu kemudian dia menggoda suaminya lalu kemudian terjadi hubungan biologis setelah selesai Abu talhah sudah kenyang kemudian juga syahwatnya sudah terpenuhi jiwanya sudah merasa tenang baru kemudian Um muslaim bertanya wahai Abu thalh Bagaimana menurut kamu kalau seandainya ada tetangga menjamin kita sesuatu lalu dia minta kembali ada orang pinjamin suu lalu dia minta dia pemiliknya kita tahan atau kita kembalikan kata Abu thh demi Allah harus dikembalikan haknya orang gitu lalu kata Umu sulaim kalau begitu berh haraplah pahala dari Allah karena Anakmu sudah diambil oleh pemiliknya oleh Allah Abu talha tiba-tiba marah lalu mengatakan Hai Ummu sulaim Bagaimana bisa Kau membiarkan Saya makan sampai kenyang Kau membiarkan saya menikmati tubuhmu lalu kemudian kau tidak menyampaikan tentang kematian anakku aku akan laporkan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka Umu sulaim tidak marah tidak apa pakai-pakaiya ikut dengan suaminya ke masjid melapor kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tersenyum lalu Kemudian beliau mengatakan Apakah kalian sempat berhubungan malam ini tadi Ini kata Abu thh iya ya Rasulullah kata nabi sallui wasam Semoga Allah berkahi dan dari doa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ini akhirnya Allah subhanahu wa taala membuat Ummu sulaim hamil dan akhirnya melahirkan anak melahirkan anak dalam sebuah riwayat disebutkan Adah anak laki-laki dan diberi nama Abdullah hadis ini diriwayatkan imam muslim nomor 214 44 dikatakan bahwasanya Abu thalh bertemu dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sambil membawa bayi yang baru dilahirkan Ummu sulaim Setahun kemudian ya 9 bulan kemudian lalu kemudian kata Abu thalha aku meletakkan Maaf Anas IBN Malik meriwayatkan Anas bin Malik mengatakan Aku membawa adikku yang baru lahir dari Ayahku Abu thalh dari ayah dari suami Ibuku abu thalh dan aku membawa Dan meletakkan adikku di pangkuan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meminta satu biji kurma Ajwa Madinah Kemudian beliau mengunyahnya atau namanya biasanya tahnik dalam mulutnya sampai lembut lalu Beliau memasukkan ke dalam mulut bayi tersebut dan bayi tersebut lalu kemudian menisapnya maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Lihatlah Bagaimana orang-orang Ansar sangat menyukai kurma lalu Beliau mengusap kepala bayi tersebut dan memberikan nama Abdullah seorang laki-laki Ansar berkata aku melihat Abdullah ini mempunyai seilan orang anak seluruhnya hafal al-qur'an karena berkah daripada perbuatan Ummu sulaim jadi sebuah kejadian dalam rumah tangga mereka nanti kan kita ambil pelajaran tentunya kita sekarang masuk teman-teman sekalian pengalaman abu thalh dalam peperangan abu thh adalah seorang laki-laki yang sangat terkenal memiliki suara yang keras suara yang keras di sini bukan berarti negatif ya kecuali orang menggunakannya untuk teriak-teriak gitu tetapi yang dimaksud di sini teman-teman Sekalian adalah suara yang keras dikanca Peperangan Dan ini sangat dibutuhkan di zaman dulu tidak ada pengeras suara Maka sangat dibutuhkan dan memang orang-orang yang punya suara keras biasanya mereka diletakkan di empat titik ya pasukan di bagian depan kanan kiri depan belakang kanan dan belakang kiri nanti mereka akan mengeraskan suara baik dalam membaca al-quran baik dalam menyampaikan instruksi-instruksi dan suara mereka bisa sampai ke seluruh pasukan karena kerasnya dan itulah yang disebabkan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam keluar tadiu Abi thh jaisir Min alfiajul sesungguhnya suara abu thhah dan pasukan lebih baik daripada 1000 tentara dalam riwayat lain kata nabi sahuh Wasallam jaisir fiah sesungguhnya suaranya Abu talh dalam pasukan lebih baik daripada sekelompok pasukan jadi beberapa kelompok pasukan Abu thalh lebih baik walaupun dia sendiri di Perang Badar beliau menjadi salah satu pasukan inti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di depan yang mengeraskan suaranya untuk memotivasi para sahabat dan memang suaranya berhasil memotivasi para sahabat dengan syair-syair yang masyhur yang dia Sebutkan untuk memotivasi para sahabat tapi yang mengukir sejarah yang tidak Terlupakan adalah kehadiran Abu thalh di dua peperangan bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di Perang Uhud dan di perang Hunain di Perang Uhud teman-teman sekalian pada saat 50 pemana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam 43 orang akhirnya turun dari bukit kemudian mereka ya dibunuh oleh pasukan Khalid bin Walid ee masuk dalam e bergabung dengan pasukan muslimin lalu kemudian mereka sibuk dengan harta ganimah lalu pasukan had Maulid membunuh tujuh orang di atas bukit pemana lalu kemudian manuver dan membunuh lagi banyak pasukan Mus muslimin sempat muslimin terdesak dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sempat jatuh di salah satu lubang yang dibuat oleh orang-orang munafikin di Madinah di di sekitar lokasi uhud dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sempat dipukul pundaknya dengan pedang ya oleh Ibnu kami'ah Kemudian beliau mengatakan saya merasakan sakitnya sampai sebulan kening beliau sempat berdarah gigi beliau sempat pecah dan seterusnya ya Pipi beliau sempat tertancap dengan besi yang memang ada di topi besi beliau ada rantainya itu tempat tertanjap di Pipit Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada saat itu muslimin sangat terdesak dan ada ee dua orang yang punya pengaruh sangat besar sekali di sini ya yang pertama abu thalhah dan yang kedua thalhah bin Ubaidillah Abu thalhah terkenal sekali apa yang dia lakukan Dia begitu melihat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam terdesak jatuh di Lubang maka dia datang dan menarik Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk keluar Kemudian beliau menutup badan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan badannya menghadap ke musuh lalu kemudian Abu thalh mengatakan Ya Rasulullah Lindungilah jadikanlah tubuhku sebagai tameng buat Anda Abu thalha terkenal pemanah yang ulung maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Baiklah kalau begitu saya akan lihat ke Musuh kamu yang memanah setiap ada muslim yang lewat bawa kotak busur panah dikatakan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berikan kepada saya lalu kemudian disuruh berikan kepada Abu thalh dan Abu thalh pun akhirnya memanah ke arah musuh setiap satu panah membunuh satu musuh kafir pada saat itu padahal jaraknya sangat jauh kata Abu thalhah sampai-sampai Saya sempat melepaskan panah yang tidak ada kepalanya kayu saja tapi membunuh orang kafir dengan kuasa Allah pada saat itu dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan lepaskan Abu thalha lepaskan Abu talh terus saja begitu sampai akhirnya Abu thalh sempat mematakan dua sampai tiga busur di busur jarang sekali patah tapi sampai patah saking kuatnya tarikan Abu thalh gitu kan kemudian Abu thalh mengatakan wahai nabi Allah aku korbankan ayah dan ibuku demi dirimu Jangan melongo ke musuh jangan sampai lihat ke arah musuh terlalu jauh karena Abu talhah duduk memana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di belakang Abu thalhah kaku khawatir anak pan akan mengenaimu biarkan Leherku yang menjadi pelindung bagi lehermu ya Rasulullah Anas IBN Malik juga berkisah pada saat itu terjadi peperangan dan kacaunya kocar-kacirnya pasukan muslimin sempat aku melihat Aisyah dan Ummu sulaim ibunya sendiri menyingsingkan kain mereka sehingga aku melihat gelang kaki mereka karena membawa air keduanya mengapit kantong air di pinggang lalu memberi minum pasukan keduanya mar-mandir melakukan itu dan sempat pada saat itu pedang aku lihat jatuh dari tangan Abu thh dua sampai ttig kali karena memang menghadapi musuh ya kemudian juga Anas bin Malik meriwayatkan dalam riwayat yang lain Abu talham berlindung bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dibalik satu tameng abu thh adalah pemana yang ahli jika Abu thh melepaskan anak nabi sallallahuhi Wasallam melihat sasaran anak panahnya dan kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mendoakan agar anak panahnya kena pada sasaran juga Abu thalh menyebutkan kalimat yang terukir dalam buku-buku sejarah serta para sahabat mengatakan kami berharap kami yang mengucapkan kalimat itu dan beliau mengucapkan di masa lagi genting nabi Sallahu Alaihi Wasallam sendirian pada saat itu dan musuh menyerang dari semua Sisi dia mengatakan aku korbankan nyawaku demi melindungi nyawamu wahai Rasulullah aku korbankan wajahku demi melindungi wajahmu maka akhirnya terukillah sejarah pada saat itu abu talhah adalah pahlawan dan Kesatrian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di uhud dan di perang Hunain juga beliau punya peran walaupun Abu thalhab mengikuti semua peperangan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Anas bbin Malik meriwayatkan bahwasanya di perang Hunain Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda manqatala qatilan falahu salbuh Barang siapa yang membunuh seseorang di Kanca peperangan karena dia duel maka dia akan mendapatkan ya Eh harta rampasan perang darinya Dan ini sudah pernah saya jelaskan di bab jihad kalau seseorang duel melawan satu lawan satu maka berarti hasilnya akan di pedangnya perisainya musuh itu akan diberikan kepada dia tapi kalau seandai seandainya peperang peperangan sedang terjadi maka tidak akan diberikan kepada individu kecuali memang diberikan dulu kepada pasukan panglima perang baru kemudian dibagi rata Abu thalh pada saat itu saking kuatnya dia sempat membunuh duel dengan 20 orangorang kafir dan akhirnya dia mendapatkan semua ganimahnya disebutkan dalam riwayat yang lain bahwasanya Abu thalh menghadapi satu persatu musuh lalu kemudian dia pun mengalahkan satu persatu sementara orang sudah merasa letih orang sudah merasa letih sementara dia bisa mengalahkan musuh-musuh tersebut maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam memberikan kepadanya seluruh salb atau ganima dari orang-orang ini poin yang lain teman-teman sekalian adalah bagaimana infaknya Abu thalh di jalan Allah subhanahu wa taala dan Abu thalham memiliki dia termasuk orang Ansar yang kaya raya Sebagian ulama mengatakan setelah Saad IBN Saad Saad IBN Muad ya dan Saad IBN ubadah yang terkenal dengan kekayaan Nya maka abu thh adalah orang terekaya tertiga yang ketiga terkaya di Madinah Dia memiliki harta yang sangat banyak terutama berupa kebun Kurma ada satu wilayah di Madinah terkenal dengan tanah yang sangat subur dan di situ ada kebun-kebun orang-orang yang kaya raya Abu thh memiliki sebuah kebun yang di wilayah bauha namanya nama sebidang kebun yang memang dinamakan dengan nama wilayah itu yang semua Penduduk Madinah berharap itu bisa jadi kebunnya karena bagusnya hasilnya pohonnya subur kemudian hasilnya banyak ya maka Abu thalha pun mendengar ayat al-qur'an pada saat itu turun surah Al Imran ayat 92 kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang bunyinya audzubillahim minasyaitanirrajim Lan tanalul birro Hatta tunfiqu mimma tuhibbun kalian tidak akan pernah memperoleh kebajikan sebelum kalian menginfakkan sebagian harta yang kalian cintai maka Abu thalha datang kepada Nabi Sallallahu alaii wasallam dan berkata ya Rasulullah Sesungguhnya Allah telah berfirmanibbun kalian tidak akan bisa mendapatkan kesempurnaan balasan pahala sampai kalian menginfakkan apa yang paling kalian cintai harta yang paling aku cintai adalah b ruha maka aku ingin mensedekahkan kepada Allah di jalan Allah Lihatlah Ya Rasulullah saya harus Arahkan ke mana ini saya wakafkan Saya berikan kepada anda bagikan kepada kerabat bagikan kepada muslimin apa yang saya harus lakukan maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam aunihikaunih waq waajin mengagumkan sekali Bagus sekali apa yang kau lakukan itu adalah harta yang pasti akan menguntungkanmu di dunia dan di akhirat itu adalah harta yang pasti menguntungkanmu dunia dan akhirat dua kali disebutkan oleh oleh Nabi Sallallahu Alaihi wasam lalu Dikatakan dan aku telah mendengarkan apa yang kau nanti aku jadi saksi dan aku melihat engkau membagikan kepada kaum kerabatmu Abu thalh berkata aku akan melakukan wahai Rasulullah maka Abu talham membagikan kepada kerabat-kerabatnya dan sepupu-sepupunya nah ini nanti kita akan ambil pelajaran tentang fadilahnya dan bagaimana orang berinfak dan Allah akan balas sesuai dengan niatnya makin bagus makin dicintai sesuatu yang kita korbankan maka makin besar pahalanya di sisi allah subhanahu wa taala jadi kalau kita mau berinfak teman-teman mau memberikan makanan atau apa saja jangan kita berikan makanan atau uang ataupun materi karena kita sudah tidak perlu sudah kenyang misalnya baru kita kasih makanan berbeda dengan pada saat memang kita lagi lapar kemudian kita berbagi dengan orang dari makanan itu maka pahalanya berbeda sesuai dengan kadar juhud atau upaya seseorang untuk mengorbankan di jalan Allah Abu thh juga termasuk orang pilihan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang Nabi salluaihi Wasallam khususkan untuk bisa mengambil barakah dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam artinya gini pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam masih hidup saudara seiman beda dengan kondisi beliau sudah meninggal waktu beliau masih hidup boleh seseorang mengambil berkah dari beliau seperti kasus misalnya bekas minum Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam diminum oleh para sahabat bekas air wudu diambil oleh para sahabat gitu kan keringat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam diambil dijadikan minyak wangi oleh para sahabat bahkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah mengizinkan sahabat untuk mengambil rambut beliau di antaranya adalah kasus yang terjadi pada Abu thalhah disebutkan dari Anas IBN Malik anak Ummu sulaim yang merupakan anak istri daripada Abu thalhah bahwa Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam pada saat lagi Haji sempat melempar jumrah aqabah Kemudian beliau mendatangi unta-unta dan menyembelihnya Jadi kalau orang haji teman-teman sekalian tanggal 8 Zulhijah dikenal dengan hari Tarwiyah mereka pergi ke Mina pakai baju ihram salatnya zuhur asar di jamak qasar takdim kemudian sampai magrib magrib Isya di jamak qasr takdim kemudian mereka paginya tanggal 9 menuju ke Arafah tinggal sampai terbenam matahari zuhur asar di jamak takdim juga jamak qasar takdim isyanya Mereka pergi magrib Isya mereka takhirkan di Muzdalifah besok pagi hari Raya Iduladha hari nahar kaum jemaah haji atau para jemaah haji boleh membuka ihram tapi salah satu tapi syaratnya harus mengerjakan salah satu dari tiga hal walaupun tiga-tiganya wajib dilakukan tapi boleh salah satunya sudah boleh tahalul cukur rambut dan kemudian mereka pakai baju biasa yang pertama jumra aqabah melontar pada saat itu dan saya selalu Ingatkan jangan bilang melontar setan karena enggak ada setan situ Itu simbolik saja Kemudian yang kedua adalah berkurban dan yang ketiga adalah tawaf ifadah hanya saja kalau suami istri itu harus tawaf ifadah dulu baru boleh berhubungan walaupun mereka sudah tahalul mereka belum boleh berhubungan sampai mereka mengerjakan tawaf ifadah Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada saat di musim haji ya sempat lempar jumrah di hari nahar tanggal 10 Zulhijah lalu Kemudian beliau menyembelih unta-unta kurbannya Kemudian beliau memanggil tukang bekam yang sedang duduk di situ lalu Beliau memberi isyarat kepadanya agar mencukur rambut beliau jadi tukang bekam biasanya ahli mencukur juga karena mereka biasanya mencukur rambut baru membekam Maka Nabi Sallallahu alaih wasallam suruh mencukur bagian sisi kanan kepala beliau Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Kem kemudian ada sahabat-sahabat yang mengambil rambut-rambut Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan nabi biarkan mereka ambil dan mereka simpan gitu kan Ini yang saya bilang tadi bolehnya mengambil itu ya lalu kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berkata kepada tukang cukur tadi cukurlah sisi yang lain su Sisi kiri kemudian semua rambutnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Sisi kiri beliau tampung dan Beliau berkata kepada para sahabat di mana Abu thalhah lalu datanglah abu thh dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memberikan itu kepadanya dan ini diriwayatkan imam muslim nomor 1305 Tirmidzi nomor 73 dalam kitabul Haj dan Abu Daud Sebutkan nomor 1981 Sebagian ulama hadis ada yang mengatakan ini bukan masuk dalam Bab tabaruk bukan mengambil berkah tapi memang masuknya dalam masalah Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh sahabat-sahabat tertentu untuk berkhidmah dengan beliau jadi seperti misalnya Abdullah bin Mas'ud pada saat kita bahas pertemuan kita yang sebelumnya Bagaimana beliau khusus untuk menyiapkan air wudu nabi Sallahu Alaihi Wasallam dan juga sendal nabi beserta Siwak gitu kan itu kerjanya Abdullah bin Mas'ud ada sahabat nabi yang khusus mengurus kuda Nabi Sallallahu alhi wasallam ada yang mengurus unta nabi sallallahu alaihi wasallam ada yang mengurus ya e apa namanya jalan yang akan D lewati oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ada Yang menaungi Nabi Sallallahu alaii wasallam kalau lagi panas ada yang khusus mengambil minuman nabi sallallahu alaihi wasallam Setiap kali mau minum selalu dia menyiapkan dan seterusnya Sebagian ulama mengatakan nabi sallahuhi wasam rambutnya dibuang di satu tempat maka beliau pun menyuruh para sahabat untuk mengambilnya dan sengaja membagi-bagi Git kan untuk supaya para sahabat ini yang membuangnya sebagai sebuah Fadilah Khidmah dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini pendapat yang lain yang mengatakan ini bukan dalam bukan masuk dalam Bab tabarruk tapi Sebagian ulama mengatakan adalah boleh dilakukan karena pada nabi sallallahu alaihi wasallam tapi hanya pada beliau saja Abu thh terkenal juga dengan ibadahnya saudara seiman ini saya masih jelas dulu semua apa yang disebutkan dalam buku nanti kita akan masuk ke masalah apa yang kita bisa ambil fadilahnya dia pelajaran-pelajaran banyak sekali pelajaran yang kita ambil nanti Abu thalha radhiallahu Anhu menjalani kehidupannya sebagai orang yang tekun ibadah tidak pernah tidak pernah satu kalipun batal terlambat salat malamnya tidak pernah hilangan kehilangan jihad dan juga tidak pernah berhenti dalam berpuasa bahkan beliau terkenal pada saat wafatnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka beliau berpuasa selama 40 tahun tidak pernah berhenti sampai beliau meninggal dan dikatakan oleh Anas BN Malik aku tidak melihat Abu thalha berbuka puasa dari puasa-puasa sunah kecuali Idul Fitri dan Idul Adha karena belia atau karena beliau sakit dan ini bukan berarti Sebagian ulama mengencikan bukan berarti dia tiap hari puasa ada yang mengatakan dia Senin Kamis sama ayyamul bid tidak pernah lepas dan selalu beliau jaga ada yang mengatakan dia melakukan puasa Daud sehari puasa atau tidak Dan itu selama 40 tahun berjalan setelah meninggal Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan Abu thalh tidak pernah berbuka puasa baik itu dalam keadaan Safar kecuali kalau beliau sakit kecuali kalau beliau sakit dan dalam penutupan buku kita ini belum kita bahas tentu masalah bahasan ini belum kita bahas masalah nawakib e manakibnya belum kita bahas masalah durus Wal ibar atau kelebihan abu thalhah dan juga eh apa namanya Pelajaran yang bisa kita ambil dari buku ini tapi dalam lembaran terakhir di buku kita ini menjelaskan tentang masalah karamah Abu thalh Setelah dia wafat Abu thalhah sangat cinta dengan jihad sampai Setelah meninggalnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah dia lepas pun dari jihad bersama Abu Bakar setelah Abu Bakar meninggal Dia juga jihad bersama Umar ya terus saja dia berjihad sampai akhirnya di akhir hidupnya Abu thalh sudah merasa lemah enggak bisa lagi ikut dengan peperangan-peperangan ada yang terjadi maka dia dengar ada satu peperangan yang akan ditempuh tapi melalui laut maka dia bilang pada anak istrinya saya akan coba pergi berperang siapkanlah kebutuhanku lalu mereka bilang siapa yang akan siapa yang akan mendampingi anda anda sudah tua dia mengatakan Bukankah Allah telah menyuruh kita Untuk pergi dalam Alqur'an surah at-taubah ayat 42 auzubillahim minasyaitanajim infiru khifa wiqala berangkatlah kalian baik dalam keadaan ringan maupun berat artinya dalam keadaan mampu atau tidak mampu ya sehat atau sakit coba pergi berjihad maka saya tetap mau pergi Sebagian ulama termasuk penulis Buu kita menjadikan ini sebagai karamahnya dia atau kelebihan yang telah Allah berikan maka dia pun pergi berperang di tengah lautan tenggelam kapalnya dan Abu thalhah wafat dan kita tahu ada hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang berbunyi kalau orang meninggal mati syahid di lautan diampuni semua dosanya walaupun utangnya bahkan gitu kan Kalau orang mati di darat berbeda dan orang yang mati di lautan atau di air itu Doel pahala syahidnya dobul pahala syahidnya maka Abu thalham mati syahid dan para sahabat pada saat itu para sahabat atnya berusaha untuk memikul jenazahnya mereka tidak dapat daratan nanti 7 hari baru temukan daratan dan mereka setelah menemukan daratan mereka meng menguburkan jenazah Abu talh mereka temukan jenazah Abu thalh masih utuh Seperti apa adanya dan pada saat itu mengeluarkan bau yang wangi yang menandakan beliau radhahu Anhu mati syahid teman-teman sekalian yang kita bisa ambil manqib kelebihan abu thalh adalah yang pertama dia termasuk orang yang pertama masuk Islam dari orang Ansar l yang kedua dia mengikuti semua peperangan bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan bagaimana perannya yang sangat besar di Perang Uhud di mana dia menjadikan tubuhnya sebagai tameng pada saat membela Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan ada riwayat tadi saya lupa Sebutkan Abu talh pada saat pulang dari Perang Uhud Ummu sulaim menceritakan Kalau tidak ada celah sedikitp dari tubuh Abu talhah yang tidak luka ditemukan lebih dari 70 luka di tubuh Abu talh baik tombak anak panah sabetan pedang karena dia memang menjadikan Abu ee Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sebagai ya lindungannya dia melindungi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Dan juga bagaimana perannya dalam membunuh 20 orang kafir dalam duel dan ini sangat sulit Tidak semua orang bisa melakukannya orang mungkin mengalahkan dua orang tiga orang kalau duel ya k membunuh satu orang sulit sekali tapi di sini dia bisa membunuh 20 orang di perang Hunain kemudian yang ketiga teman-teman sekalian dia salah satu dari orang Ansar yang sempat membaiat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana tadi sudah kita sebutkan di baiat aqabah yang pertama dan dan akhirnya menjadi salah satu juga dari utusan orang-orang Ansar di baiat aqabah yang kedua kelebihan juga AB e Abu thalh yang keempat adalah dia memilih istri yang Salehah dan bagaimana dia menikah dengan Ummu sulaim dan Ummu sulaim menjadi sebaik-baik istri untuknya yang memotivasi dia untuk berjihad yang bisa melahirkan anak yang Saleh buat dia menyabarkan dia pada saat anaknya meninggal dan seterusnya yang kelima Bagaimana kesabaran Abu thhah pada saat anaknya meninggal dan kita lihat tadi akhirnya dia melapor kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan dia bisa menerima apa yang S Allah cobakan yang keenam adanya karamahnya adanya kelebihan tadi pada saat dia mati jenazahnya tidak hancur selama 7 hari atau tidak bau dan juga bagaimana kekuatan imannya dalam bersedekah pada saat dia menyumbangkan bayi ruha tadi wilayah atau perbunan yang sangat dia cintai yang ketujuh bagaimana zuhudnya dan bagaimana ibadahnya yang sangat besar termasuk tidak pernah ketinggalan satu kali pun salat malam tidak pernah ketinggalan satu kalipun puasa-puasa yang telah dianjurkan begitu pula jihad di tiga zaman di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Abu Bakar dan Umar semuanya diikuti oleh Abu talha kemudian yang terakhir teman-teman sekalian dalam masalah manakibnya adalah bagaimana dia akhirnya mendapatkan apa yang telah dijanjikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk orang yang mati syahid dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sudah memberikan berita gembira kepada dia kalau dia akan mati syahid saya akan masuk ke inti bahasan kita teman-teman masalah durus Wal ibar dan ini akan panjang lebar kita paparkan yang pertama dari pelajaran yang bisa kita ambil pentingnya orang mempelajari tentang keadaan sahabat dan bagaimana mereka manusia biasa seperti kita dan ternyata dengan kita mempelajari kehidupan mereka dan mencontohi mereka itu sudah cukup untuk membuat kita mendapatkan Fadilah yang sama abu thalhah dan yang lainnya radhiallahu Anhu ajmain mereka hanya sekedar menjalankan perintah Allah meninggalkan larangannya tapi mereka komitmen sampai meninggal akhirnya mereka mendapatkan apa yang di jikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan semua ulama sunah sepakat mengatakan Apun yang dijanjikan kepada para sahabat yang sifatnya Fadilah penyebab masuk surga itu bisa didapatkan oleh siapun yang datang setelah mereka yang mengikuti langkah-langkah para sahabat ini yang kedua teman-teman sekalian Bagaimana pentingnya seseorang menikah dengan dan memilih wanita salhah sebagai istrinya dan kita lihat Bagaimana perannya Ummu sulaim dalam masalah ini bagaimana dia betul-betul bisa menjadi istri yang Salehah Walaupun dia Janda Dan saya sudah pernah bilang teman-teman janda dan gadis bukan sebuah hal yang harus walaupun Kalau bertemu antara janda sama gadis maka gadis didahulukan tetapi bukan aib orang menikah dengan janda apalagi kalau memang orang itu dasarnya salhah Ummu sulaim seorang janda Abu thhah belum menikah tapi dia menikah dengan Ummu sulaim karena melihat kesalhannya dan memang betul apa yang didapatkan dan kata para ulama pendidikan pertama bagi anak dari bagi dari semua laki-laki muslim adalah bagaimana dia memilih istri yang Salehah karena akan melahirkan anak-anaknya yang Saleh gitu kan terbukti Abdullah yang lahir dari Abu talhah itu dikaruniai oleh Allah orang anak dia sendiri Abdullah hafal Quran sembilan anaknya juga hafal Quran artinya cucu anak dan cucu dari Abu thalha semuanya hafal Quran bersama dengan abu thalh dan Ummu sulaim dan Ini semua tidak lepas daripada peran daripada Ummu sulaim yang merupakan Istri Salehah dan ini sangat berbeda dengan banyaknya orang sekarang wanita atau laki-laki yang mendahulukan Wanita hanya Karena kecantikannya kelebihan fisik dan tidak berpikir masalah keimanannya dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sudah Ingatkan wanita dinikahi karena empat hal hartanya keturunannya menaruh jalur nasabnya dan agamanya dan dahulukanlah agamanya hidupmu akan tenang ya hidupmu akan tenang ini tentu salah satu kiprasanya dalam kehidupan Ummu sulaim tapi dia banyak melakukan hal-hal yang besar termasuk dalam setiap peperangan kalau Abu thalha mau pergi maka Ummu sulaim yang paling pertama menjadi motivatornya Pergilah wahai Abu thalha semoga engkau mati syahid dan engkau bisa memberikan syafaatmu untuk kami bahkan Ummu sulaim ikut dikanca peperangan dan ikut membantu dengan memberikan minuman tadi yang ketiga teman-teman sekalian pelajaran adalah bagaimana bolehnya seseorang pada saat menikah wanita memberikan syarat mahar adalah keislaman calon mempelainya sebagaimana Ummu sulaim tadi mengatakan islammu abu thh adalah maharmu ber tidak selamanya harus materi bisa materi bisa uang bisa baju bisa tunggangan kuda mobil kalau kita sekarang bisa rumah bisa ayat al-qur'an kalau orang itu memang mau memberikannya atau bahkan bisa kalau dia nonmuslim menjadi keislamannya sebagai mahar dan ini diterima di dalam Islam yang keempat teman-teman sekalian bolehnya seseorang berbicara dengan orang yang akan dia nikahi tapi sebatas tidak ada pelanggaran Syari ada di antara ikhwat dan akhwat kita terlalu berlebihan dalam masalah ini atau juga ada orang yang ya Terlalu kurang orang berlebihan misalnya dia sampai jalan berdua padahal sudah ikut pengajian melakukan hal-hal yang haram ini semua tetap tidak boleh haram dalam Islam ini berampi batas enggak boleh dengan alasan mau menikah konsep pacaran nanti supaya boleh taaruf gitu kan boleh saja sama dengan orang sekarang mengganti istilah ulang tahun dengan milad sama saja ini bahasa Indonesia ini Bahasa Arab gitu kan Tapi ini contoh saja dia ini dialihkan ya mereka mengalihkan mana tidak boleh teman-teman sekalian haram dan jangan mulai rumah tangga dengan dengan masalah-masalah kemaksiatan pasti ada jadi masalah nanti dalam rumah tangga kita gitu kan jadi coba mulai dengan kebaikan-kebaikan jadi di sini bolehnya seseorang berbicara ada juga orang terlalu e membatasi dia mau menikah tapi tidak ada komunikasi sama sekali tidak ada pertanyaan tidak ada apa-apa Nanti aja kalau sudah akat nikah baru saya mau cari tahu siapa orang ini enggak ini keliru loh iya ada orang begitu bahkan saya dapat informasi di Saudi dan ini ditegur oleh para ulama di Saudi terjadi ada orang tidak pernah kenal istrinya kecuali di malam pertama saja sudah selesai dia datang dia lihat istrinya di malam pertama dia tidak pernah tahu sebelumnya padahal termasuk sunah Nabi Sallahu alh wasallam datang Nazar melihat gitu kan kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Lihatlah sesuatu yang menarik dari calon mempelaimu gitu kan laki-laki boleh melihat wajah dan telapak tangan begitu juga perempuan dan boleh ini sudah saya bahas dalam kajian mahkota pengantin boleh seseorang duduk bersama mahramnya si wanita itu dan boleh dia berbicara bertanya dan boleh perempuan itu menjawabnya gak ada masalah sekarang juga ulama mengatakan boleh seseorang wanita atau seorang laki-laki yang mau menikah menanyakan mungkin via tulisan zaman dulu mungkin surat zaman kita sekarang ada Wa ada SMS tapi sebatas ada batas syarinya ya tidak boleh orang menyimpang perlu perlu sesuatu misal perlu tanyakan e kebiasaan kamu apa misalnya pekerjaan apa gitu kan orang mau bertanya perlu ditanya pernah dijawab gitu kan Baik saya seperti ini saya seperti ini sebatas memberikan informasi ini dibolehkan diambil daripada riwayat Abu thalhah pada saat melamar Ummu sulaim dan Ummu sulaim berbicara kan saya enggak bisa karena saya muslimah kamu kafir saya enggak bisa nikah lalu Abu thh kembali lagi kedua kali lalu menawarkan saya akan berikan k mahar lebih banyak Menikahlah dengan saya lalu kemudian Ummu sulaim mengatakan lagi hai Abu thalh orang seperti kamu tidak boleh ditolak kan terjadi komunikasi kan orang seperti kamu tidak bisa ditolak karena kamu adalah orang yang punya kelebihan banyak tapi saya muslimah kamu kafir enggak bisa nikah kalau kau masuk Islam saya jadikan sebagai maharnya saya enggak butuh duit sama sekali berarti ada
Resume
Categories