Kisah Sahabat Nabi ﷺ Ke-25: Umair bin Wahb "Peraih Hidayah Melalui Mukjizat"
OW6LEGKi8YQ • 2017-07-11
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh
alhamdulillah selalu kita memuji Tuhan
kita Allah sebagaimana layak dia dipuji
sebagai pencipta satu-satunya telah
memiliki menciptakan mengurus dan
mengawasi semua yang di langit semua
yang di bumi dan semua yang di kedalaman
lautan tanpa terkecuali dan tidak ada
sekutu bagian dalam setiap kegiatannya
zat yang Maha Kuat Maha Adil Maha
bijaksana tidak beranak dan tidak
diperanakkan dan dia dengan
kemahamurahannya telah menggantungkan
segala kebutuhan kita untuk roda
kehidupan di muka bumi ini dengan
kalimat sederhana namun penuh dengan
berkah
Alhamdulillah maka jadikan lisan dan
bibir kita selalu mengucapkan kalimat
ini selanjutnya kita panjatkan salam
hormat kita tidak Tak pernahhentinya
Selama nafas kita masih terhembuskan
kepada manusia terbaik manusia yang
telah diperintahkan oleh S Pencipta
Allah untuk dijadikan sebagai suri
tauladan tidak terkecuali dari bangsa
dari
negara dari suku
manaun semua suku Semua bangsa semua
jenis kelamin laki-laki dan perempuan
semua jenjang umur anak kecil ataupun
orang tua diperintahkan untuk untuk
menciplak dan mengikuti hidup manusia
terbaik ini dan pasti dia akan bahagia
menang dalam setiap perkaranya dan juga
mendapatkan solusi dari setiap
masalahnya karena memang manusia terbaik
ini telah tergambarkan dalam
kehidupannya hal yang seperit itu Jadi
kalau seseorang mengikutinya pasti akan
sama dengan dia manusia terbaik ini
telah tergambarkan dalam kehidupannya
kemenangan di setiap peperangan
kemenangan dari musuh-musuhnya solusi
dari masalah-masalahnya dan kebahagiaan
serta kekayaan terpenuh
dan juga Sang Pencipta Allah
memerintahkan kita agar mengucapkan
salam hormat kepada manusia terbaik ini
dan langsung dibalas oleh Sang Pencipta
Allah 10 kali diberikan Rahmat dengan
mengucapkan sekali Maka sangat wajar
kalau kita selalu membacakan selawat dan
Taslim kepada nabi besar
muhammadahuibii
was tu tidak h-hentinya Saya selalu
mengucapkan kepada teman-teman
yangikiang UNT hadir
maelhanya bisa mendapatkan pahala sedang
berada di jalan Allah sebagaimana sabda
Baginda Nabi alaihialatu wasalam
siapapun yang keluar menuntut ilmu
mengajar atau belajar maka dia di jalan
Allah di dalam hadis yang lain siapapun
yang keluar menuntut ilmu ikhlas karena
Allah mengajar atau belajar maka dia
akan mendapatkan pahala haji yang
sempurna tadi dihasankan oleh para ulama
hadis maka ikhlaskan niat teman-teman
sekalian bukan hanya sekedar momen
meramaikan masjid atau atau karena
diajak oleh teman atau karena ingin tahu
itu sangat sederhana ambil sesuatu yang
lebih besar mumpung belum dimulai Taklim
kita ikhlaskan niat dengan hitungan
detik saja berharap pahala dari Allah
subhanahu wa taala tanpa harus melihat
Siapa yang menyampaikan karena kebenaran
itu akan terucapkan dari seseorang
siapapun dia kalau memang dia
mengucapkan qallah dan Q Rasul alaihiatu
wasalam jadi tidak usah melihat Siapa
yang menyampaikan tapi apa yang
disampaikan dan itu yang penting dalam
kehidupan kita serta keikhlasan ini akan
mendatangkan efek yang positif Kalau
tiba-tiba sebentar bubar dari majelis
atau sementara majelis berjalan ada
sebuah hadis ada ayat ada cerita ada
kisah ada yang bisa menyentuh hati kita
sehingga kita merasa Oh dulu saya pernah
berbuat salah Oh mungkin momennya
Kebetulan sama kejadiannya dengan kita
atau mungkin lebih termotivasi melakukan
ibadah maka itu efek dari majelis ilmu
itu Rahmat yang Allah subh telah
turunkan dari langit kita tidak akan
pernah memungkiri bahkan selalu yakin
sepenuh-penuhnya sabda Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Sesungguhnya Allah
memiliki malaikat-malaikat yang khusus
mencari majelis-majelis ilmu kemudian
kalau mereka menemukan maka mereka
saling Panggil satu sama yang lain
sehingga mereka memenuhi majelis
tersebut sampai ke langit bersambung
sampai ke langit di dalam hadis yang
lain Baginda Nabi alaihiatu wasalam
mengatakan tidak ada kaum atau beliau
bersabda Sallallahu Alaihi Wasallam
tidak ada kaum kaum yang berkumpul di
rumah Allah membahas ayat-ayat dari
kitabullah dan termasuk tentunya kita
mempelajari hukum-hukum Allah di sini
mempelajari para tokoh sahabat yang
telah banyak ayat al-qur'an turun kepada
mereka mereka menyaksikan turunnya ayat
mereka mendampingi Baginda Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam kecuali akan
turun malaikat membawa rahmatnya dari
langit dalam riwayat lain dikatakan
tidak ada seorang penuntut ilmu pun yang
keluar ikhlas karena Allah kecuali
Malaikat akan menawunginya dengan
dengan sayapnya karena Rida terhadap Apa
yang dia lakukan dan Sekian banyak
riwayat tentang masalah menuntut ilmu
maka kalau Oleh karena itu saya mengajak
diri saya Dan teman-teman untuk ikhlas
kepada Allah subhanahu wa taala
selanjutnya teman-teman sekalian saya
mengucapkan apa yang diajarkan oleh
Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Marhaban babatil ilm Selamat datang para
penuntut ilmu majelis ilmu hanya akan
mendatangkan
kemuliaan buat simbol hidup mulai
sekarang terutama teman-teman yang
generasi muda muslim sekarang yang masih
belum mencapai umur-umur lansia di mana
Memang mereka mengenal Islam lebih
diini bangkitkan semangat Sekarang sudah
saatnya hijrah kepada kebaikan majelis
ilmu ini harus dijadikan sebagai program
wajib setiap hari dan kita jadikan
simbol hidup kita tidak ada hari tanpa
ilmu dan tarik semua dalam ibadah
nantinya tidak ada hari kec tanpa
tahajud tidak ada hari kecuali atau
tanpa al-qur'an tidak ada hari tanpa
duha akhirnya semua program kita akan
jalankan Dalam kehidupan kita dan janji
Allah pasti benar tinggal tunggu
meninggal dalam keadaan baik maka pasti
masuk surga dan kholidina fiha kekal
selamanya di sana maka harus dijaga ini
teman-teman sekalian istiamah dalam
agama adalah sebuah prestasi maka
Selamat datang menuntut ilmu karena ilmu
satu-satunya jalan untuk mendatangkan
keimanan dan keimanan kalau sudah ada
pada diri seseorang di antara kita maka
akan berubah semuanya orang buruk jadi
baik penakut jadi pemberani orang pelit
jadi Dermawan dan segala sesuatunya akan
menjadi sesuai dengan diperintahkan oleh
Sang Pencipta Allah subhanahu wa taala
Sebelum saya mulai
juga Sebentar lagi Ramadan akan datang
Insyaallah dan tablig akbar kita untuk
serial sahabat di Ramadan pun tetap
berjalan di Pekan kedua Sabtu kedua
tetap ada tapi mungkin akan diundur di
pagi hari akan diundur di pagi hari
Insyaallah di Pekan keedu Ramadan Ya dan
kita akan membahas Insyaallah di Ramadan
nanti hudzaifah bin Yaman radhiallahu
Anhu dan Pada kesempatan ini kita akan
bahas sahabat yang mulia Umair BN Wahab
aljumahi kita akan mulai teman-teman
sekalian dari kisah tokoh kita ini Umair
bin Wahab aljumahi dari namanya tentu
Umair bin Wahab
aljumahi Umair ini teman-teman
sekalian dulunya bergelar di zaman
Jahiliyah setannya
Quraisy mendapatkan gelar setannya
Quraisy jadi dia dulu selevel jahatnya
dengan kaum muslimin seperti Umar Bin
Khattab seperti ikrimah bin Abi Jahal
seperti Safwan Bin Umayyah bin khalaf
orang-orang yang memang luar biasa
bencinya dengan Islam gitu tapi pada
saat ini kita akan lihat Bagaimana
kebesaran kekuasaan Allah Sang Pencipta
yang jauh lebih mengetahui keadaan
makhlukNya daripada kita semua sebagai
makhluk Allah lebih
tahu siapa orang yang pantas diberikan
petunjuk dan siapa orang yang tidak
pantas diberikan petunjuk karena Allah
sangat mengetahu isi hati
manusia Umair ini teman-teman sekalian
diberikan julukan setan Quraisy karena
dia suka sekali mengatur program harian
memerangi Islam setiap hari itu
perilakunya enggak ada yang lain bahkan
Dia terkenal orang yang sangat pintar e
dia orang pelatih militernya Quraisy
sangat terampil dalam mem berpedang
mengatur strategi perang Bahkan dia
sangat mahir khusus ya di masalah
menilai jumlah pasukan musuh padahal
zaman itu sulit sekali orang bisa
menilai tapi sekarang di zaman sekarang
mungkin lebih mudah zaman dulu orang
sulit dia harus naik ke bukit yang
tinggi kemudian dia mengatakan atau dia
menilai dari jarak jauh dan ternyata
tepat di antaranya adalah yang
disebutkan perilaku dia pada saat Perang
Badar orang-orang
Quraisy mengatakan kepada Umair bin
Wahab wahai
Umair Pergilah dan Nilailah Pergilah dan
Nilailah jumlah Muhammad dan
teman-temannya maka Umair pun
mengelilingi pasukan muslimin di
Badar sampai dia naik ke sebuah bukit
lalu kemudian dia kembali dan dia
mengatakan jumlah mereka
300 bisa lebih sedikit tapi tidak kurang
dari
300 dan ternyata betul jumlah muslimin
pada saat itu 314 orang ini Sal satu
contoh kejelian
dia Umair
ini
dia ikut dalam perang Badr dan ini
peperangan yang disebut dalam al-qur'an
dengan alfurqan yaumal
Furqan Yauma hari pembedah apa pembeda
antara
eh kebenaran dan kebatilan Karena pada
saat itu rata-rata pemimpin-pemimpin
Quraisy meninggal semuanya termasuk
firaunnya umat ini Abu Jahal termasuk eh
Umayyah bin khalaf termasuk syaibah bin
rabiah Walid IBN sybah eh Walid IBN
rabiah ini semuanya ya mati dan beberapa
tokoh-tokoh Quraisy yang lain Umair ini
saking musuhnya dengan Islam dia sempat
pada saat itu mengajak keempat anak
laki-lakinya semuanya dimotivasi untuk
ikut melawan kaum muslimin
tiga terbunuh di Badar yang terbunuh
anak dia adalah Jumah harit dan atiq ini
meninggal dalam keadaan kafir sementara
Umair sendiri berhasil meladikan diri
dan ada satu anaknya tertawan oleh kaum
muslimin namanya
uhaib namanya
uhaib pada saat Perang Badar selesai
teman-teman sekalian dan kaum musyrikin
dikalahkan oleh
Muslimin Umair sempat duduk di sebuah
wilayah namanya Hijir di Makkah
jadi di kota Makkah sendiri ada beberapa
kalau kita mungkin sekarang Kelurahan
atau Kecamatan ya ada satu wilayah
namanya Hijir Hijir ini lokasi Yang elit
di Makkah dan selalu digunakan oleh
orang-orang Quraisy untuk mengatur
strategi memerangi
muslimin pada saat Umayyah bin khalaf
mati terbunuh oleh Bilal dan kita sudah
Ceritakan bagaimana proses terbunuhnya
pada saat menceritakan Bilal radhiallahu
Anhu yang merupakan tuannya Bilal dulu
di Makkah anaknya namanya Safwan Bin
Umayyah bin khalaf ini rupanya sepupunya
Umair jadi ayah Umair Wahab ya Umair bin
Wahab ini bersaudara dengan ayahnya
dengan Umayyah bin khalaf ini maka dua
orang ini sepupu Safwan Bin Umayyah bin
khalaf dengan Umair bin Wahab jumahi
duduk di wilayah Hijir lalu mereka
merenungi kejadian perang ini apa yang
sedang terjadi ini kok bisa sekian puluh
tokoh-tokoh Quraisy bukan orang biasa
yang mati bahkan sebagian ahli sejarah
mengatakan umumnya yang lolos dari
pasukan Quraisy ke Makkah itu adalah
orang-orang biasa semuanya budak-budak
mereka para kaum wanita e pesuru-pesuru
Tapi semua tokoh masyarakatnya umumnya
mati di antara yang bisa lolos hanya
orang-orang ini di antaranya Umair ini
maka kedos B ini duduk di depan sebuat
di Hijir di sebuah tempat lalu Safwan
berkata Sungguh sedih sekali ya gitu
sungguh sedih sekali melihat kejadian
apa yang terjadi di Badar Ayahku
terbunuh maksudnya Umayyah bin khalaf
sementara anakmu uhaib tertawan dan
umumnya tokoh-tokoh Quraisy mati
terbunuh nama kita rusak di Jazirah Arab
orang-orang Arab menganggap Quraisy yang
kuat terkalahkan oleh Muslimin mana lagi
jumlah kita 1000 jumlah mereka cuma 300
bisa mengalahkan gimana nih
maka Umair tiba-tiba berkata Wahai
sepupuku Dia berkata kepada
Safwan kalau bukan karena
hutang-hutangku yang banyak kalau bukan
karena aku
membutuhkan seseorang yang bisa menaungi
istri dan anakku maka aku akan
menghenuskan pedangku ini dan aku ke
Madinah lalu aku akan membunuh Muhammad
lalu akan aku akan membunuh
Muhammad maka tiba-tiba an menyambut
pernyataan Umair tadi dia berkata kalau
begitu begini saja anggap hutangmu semua
sudah lunas saya bayarin keluargamu saya
yang tanggung Pergilah ke Madinah dan
bunuhlah Muhammad maka Umair sama Safwan
sepakat berdua tidak ada orang ketiga
pada saat itu dihijir Kecuali mereka
sepakat berdua tidak satuun masyarakat
Makkah yang disampaikan pada saat itu
lalu Umair pun mengatakan Baiklah saya
akan pergi dia cari pedangnya yang
terbaik dibubuhi dengan dengan racun
yang mematikan kemudian dia pun menuju
ke Kota Madinah kebetulan pada saat itu
selesai perang Badr Baginda Nabi Alaihi
Wasalam bermusyawarah dengan sahabat
kita apakan nih tawanan-tawanan Badr
diapakan nih ada 60 orang tawanan Badar
banyak ditanyalah beberapa orang sahabat
di antaranya Abu Bakar Abu Bakar
mengatakan Ya Rasulullah kerabat kita
masih ada hubungan kerabat artinya
bebasin saja kalaupun kalaupun mereka
mau dihukum maka suruh mereka bayar
upeti lalu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam balik ke Umar bertanya hai Umar
Apa pendapatmu kata Umar Ya Rasulullah
datangkan orang yang terdekat di antara
mereka dari kerabatku yang ditawan nih
saya tebas
lehernya datangkan yang terdekat kepada
Abu Bakar suruh dia tebas lehernya
datangkan Si Fulan kepada Si Fulan suruh
tebas lehernya masing-masing bunuh
kerabat terdekatnya kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Kenapa Umar Kenapa kok
tegas sekali begitu kata Umar Ya
Rasulullah orang-orang ini keluar dari
Makkah bawa pedang
keluar ingin memerangi Allah dan
rasulnya mereka bukan orang-orang yang
zimmi orang kafir yang tidak keluar
perang ini keluar berperang dan ini
peperangan pertama kita bersama mereka
Maka harus kita tunjukkan ketegasan kita
kepada orang-orang kafir rupanya nabi
sallahui wasallam cenderung dengan
pendapat Abu Bakar artinya Sudahlah kita
bayarin upetis saja lalu Umar diam nabi
sahui wasam pun menjalankan keputusannya
dikirimlah orang ke Makkah untuk
menyampaikan bahwa nanya siapa yang mau
nebus kerabatnya silakan boleh saja
datang gu kan walaupun sebenarnya
Keesokan paginya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dan saya sudah ceritakan di
kisah Abu Bakar dan Umar radhiallahu
anhum ajmain ini sebelum salat subuh
Umar Bin Khattab masuk masjid menemukan
Nabi Sallallahu alaihi wasallam bersama
Abu Bakar sedang menangis maka Umar
berkata Ya Rasulullah wahai Abu Bakar
apa yang membuat kalian berdua menangis
beritahukan kepadaku supaya saya ikut
menangis karena enggak mungkin dua orang
ini nangis kecuali pasti hebat Luar
biasa ini kejadiannya kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Hai Umar
Kalau turun azabnya Allah kami semua
kena kecuali kamu maka Umar menangis
kenapa ya Rasulullah Ada apa dengan saya
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Allah telah turunkan FirmanNya
menyetujui pendapatmu mestinya
orang-orang ini Bunuh semua tapi karena
sudah terlanjur Nabi Sallallahu alh
wasallam ambil keputusan maka sudah gitu
kan Allah subhanahu wa taala sudah
memaafkannya gitu ringkas cerita
teman-teman masyarakat Makkah sudah
ramai-ramai menuju ke Madinah untuk
menebus kerabat-kerabatnya nah Umair
menunggangi momen
itu dia datang ke Madinah menunggangi
momen seakan-akan dia akan menebus
anaknya tradisi orang dulu juga
teman-teman sekalian kalau dia menaruh
pedang itu ada ada tempat-tempatnya
kalau dia cuman model ya biasanya
ditaruh di bagian depan perutnya diikat
dengan tali kalau dia berjaga-jaga di
pinggang kanan atau pinggang kirinya
Kalau dia mau membunuh itu ditaruh
digantung di bagian punggung belakangnya
talinya di depan lehernya
gitu Umair menaruh pedang itu di
punggungnya dia lupa karena dia terlalu
semangat ingin membunuh nabi sallallahu
alaii wasallam maka dia taruh di situ
dia enggak taruh di pinggangnya gitu
kan kemudian juga karena buru-buru ke
Madinah dia enggak bawa tebusan dia
enggak bawa
sesuatu begitu masuk di pintu kota
Madinah kebetulan yang menjadi menjadi
kepala keamanan Madinah Umar Bin
Khattab Kenapa antum ketah
begitu Umar lihat dia langsung Umar
berkata Umair bin Wahab jumahi setannya
Quraisy dia bilang sama orang-orang
hati-hati dengan orang ini dia tidak
pernah datang kecuali untuk sesuatu niat
yang buruk GU dan demi Allah dia lebih
Aku benci daripada Anjing kata Umar luar
biasa orang ini dan Umar berkata dialah
yang telah menerka jumlah pasukan kami
di Badr gitu kan Bahkan dia sempat di
Badr Umair mengingatkan orang-orang
Quraisy apa yang dia bilang hai Quraisy
saya sudah menerka jumlah muslimin 300
Orang tidak akan kurang tapi lebih dari
itu sedikit dan saya juga sudah naik ke
atas sebuah bukit saya sudah meninjau di
sekitar Badar tidak ada satuun pasukan
bantuan dari Madinah tapi ketahuilah
pasukan yang seperti ini jangan
terpengaruh dengan jumlah sedikitnya
karena mereka bergantung pada pedangnya
maka mereka datang untuk mati Pulanglah
jangan lawan muslimin sempat dia kasih
saran begitu sebenarnya Tapi Abu Jahal
tetap ngotot pada saat itu dan akhirnya
terjadi peperangan maka Umar tahu Umar
mengatakan ini orang yang menebak jumlah
kita sehingga sempat orang-orang musyrik
mengetahui jumlah muslimin yang tadinya
memang Dalam strategi perang tidak boleh
tahu jumlah musuh gitu kan tidak boleh
kita usahakan jumlah kita tidak
ketahuan maka Umar Bin Khattab mengejar
Umair Umair berusaha cepat menunggukan
kudanya tap Umar sempat menangkapnya
lalu Umar Bin Khattab memegang batang
lehernya gitu dalam riwayat begitu Umair
Walaupun dia strategi perangnya hebat
tapi Umar gak bisa dikalahkan Umar naik
di atas Kuda kakinya sampai di
tanah 2 Mer lebih tangannya saja sudah
bisa mematain leher orang
gitu maka dalam riwayat ini dikatakan
Umar mencekik memegang batang lehernya
Umair lalu menyeretnya mendekati Nabi
Sallallahu alaihi wasallam sampai ke
rumah begitu sampai di dalam rumah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Nabi Lihat
Umair lagi dicekik sama Umar ditanya
kenapa Hai Umar Ya Rasulullah setannya
Quraisy
datang ini pasti niatnya buruk gitu kan
Izinkan saya tebas lehernya kata nabi
Sallahu Alaihi Wasallam biarkan dia ha
Umar lepaskan karena disuruh lepaskan
maka Umar pun melepas Umair dalam
kondisi dilepas seperti itu dia masih
ikut rasa itu kan rasa takut karena Umar
Sudah ada di sebelahnya lalu nabi na
Sallallahu alai wasallam berkata Wahai
Umair Kenapa kau datang dia bilang hai
Muhammad Selamat pagi dia bilang begitu
dalam bahasa Arab biasa shbah ya kalau
sekarang ditambah dengan Khair sabahul
Khair orang Quraisy biasa menyebutkan
itu kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kami sudah digantikan dengan kalimat
ucapan yang lebih baik
Assalamualaikum keselamatan gitu kan dia
bilang saya tidak tahu masalah itu kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Kenapa
kau datang dia bilang saya datang
seperti datangnya orang-orang lain ingin
menebus anak saya uhai yang sedang
kalian tawan gitu kan kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang
datang mau menebus orang lain yang
ditaruh di lehernya
harta yang kamu taruh sekarang itu
pedang jujur kenapa kau datang ditanya
lagi oleh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Enggak benar-benar saya datang
untuk tebus anak saya Lalu kenapa pedang
itu pedang ini enggak ada gunanya dia
bilang setelah kami kalah di Badar
enggak ada gunanya pedang ini artinya
pedang ini satu maalin muslimin
Bagaimana caranya gitu dia maubalikkan
fakta kalian sekarang sudah menang nama
kalian mulai harum apalah segala macam
Nabi sahu alaii wasallam balik bertanya
yang terakhir Hai Umair jujur kenapa kau
datang dia bilang saya mau tebus anak
saya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bilang wahai Umair Bagaimana pendapatmu
kalau saya mengatakan Kamu duduk 3 hari
yang lalu bersama dengan Safwan IBN
Umayyah sepupumu di wilayah
Hijr dan sepupumu berkata Safwan sungguh
menyedihkan ya kita dikalahkan di Badr
Ayahku mati Umayyah bin khalaf anakmu
uhaib ditawan dan banyak tokoh-tokoh
Quraisy yang mati nama kita rusak ya
Semangat kita sudah patah gitu kan lalu
kamu berkata kepada Safwan sepupumu
kalau ada yang membayar utang-utangku
ada yang menanggung istri dan anakku
maka saya akan ke Madinah kemudian
membunuh Muhammad dan pedang-pedangmu
sudah Kau letakkan racun untuk
membunuhku gu kan secara leterlet Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tahu ini gitu
kan semuanya ditahu oleh Nabi Sallallahu
Alaihi
Wasallam maka Umair tunduk kepala
sebentar lalu kemudian diangkat dia
mengatakan Ashadu Alla ilahaillallah wa
anna muhammadar rasulullah
syahadat sebagian sahabat yang ada di
belakang tidak dengar penjelasan nabi
ini enggak ngerti kenapa orang ini
tiba-tiba syahadat gitu kan tapi Umar
sama yang lain sudah tahu karena nabi
sebutin pedangmu Kau letakkan gini
segala macam gitu kan maka setelah itu
Nabi Sallallahu Ali wasallam mengatakan
rangkul teman kalian ini ajarkan buat
dia Islam supaya dia tahu agamanya maka
Umar Bin Khattab berkata Sungguh Umair
mukamu sebelum kau masuk Islam lebih Aku
benci daripada
anjing tapi sekarang setelah kau
syahadat kau lebih Saya sayang seperti
saya sayang sebagian dari anak-anakku
gitu kan itu statement yang masyhur
tentang Umar maka Umar pun memegangnya
lalu diajarin tentang Islam sebagian
sahabat yang di belakang yang agak jauh
tidak tahu apa kejadian datang bertanya
kepada Umair Hai Umair tadi kau datang
Kenapa bawa pedang Kami lihat kau bawa
pedang segala macam dan kau sempat ada
isu kalau kau akan menebus anakmu Kenapa
kau tiba-tiba syahadat dia bilang demi
Allah yang diucapkan oleh Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam itu tidak ada
yang tahu kecuali saya sama Safwan dan
pasti Allah yang sampaikan kepada dia
enggak mungkin Bagaimana bisa ada
disampaikan Kalau mungkin sekarang orang
bisa sadap telepon segala macam lain
zaman dulu Enggak ada berarti enggak
mungkin gitu kan dan dia berakal sini
dia bisa tangkap itu maka saya syahadat
justru kena membuktikan tentang
kebenarannya lalu Setelah dia belajar
dari beberapa sahabat Islam Dia berkata
kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Ya
Rasulullah saya dulu sangat benci dengan
Islam sebagaimana anda tahu Dan saya
merasa menyesal kenapa saya perangi dulu
Anda agama is agama Islam Dan saya
bersyukur kepada Allah Karena saya
sekarang justru dapat petunjuk Izinkan
saya pulang ke Makkah Saya ingin
mendakwahi kaum saya kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Baiklah
silakan
pulang di Makkah rupanya Safwan
sepupunya ini sudah mulai duduk di Darun
nadwa karena kan ayahnya Umay Bin khalaf
Abu Jahal pimpinan-pimpinan Quraisy
termasuk Abu Lahab segala sudah mati kan
maka yang datang sekarang menjadi
pemimpin mereka kayak generasinya
termasuk Safwan dan Umair ini maka
Safwan berkata Tenanglah Quraisy
sebentar lagi ada berita gembira yang
membuat kesedihan kalian kalah di Badr
sudah hilang Maksudnya Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam berhasil dibunuh gitu
karena dia tahu sepupunya ini hebat gitu
kan maka setiap orang datang dari
Madinah dia tanya ada kabar enggak di
sana ada kabar Quraisy Kal di beder dia
bilang saya sudah tahu itu ayahmu mati
terbunuh saya sudah tahu Abu Hakam
terbunuh saya sudah tahu ada yang lain
enggak enggak ada Itu saja ada satu
kafilah datang ditanya lagi ini
orang-orang yang datang ke Madinah
nbus-nebus kerabatnya nih gitu kan Terus
saja dia tanya enggak ada berita lalu
dia tanya terakhir ada yang bertemu
dengan Umair gu kan kata mereka Umair
ada di Madinah sudah sampai Madinah
Safwan senyum Oh berarti sudah ada
program nanti mungkin berhasil dia
enggak tahu ini sudah belajar islam
Gitu yang jelas teman-teman sekalian
beberapa waktu kemudian tidak disebutkan
hari atau pekan gitu kan Umair datang
melihat dari jauh Safwan langsung Sambut
dia Hai Umair mana beritanya gitu kan
kata Umair wahai Safwan bertakwalah
kepada
Allah masuk islamlah Islam itu benar
Ashadu Alla ilah illallahu wa anna
muhammadar rasulullah gitu kata Safwan
apa yang menyebabmu begini dia bilang
Hidayah saya sudah tahu ini kebenaran
kau juga musestinya berakal harus masuk
islam Gitu mana kebencianmu berasa kau
berangkat sudah dihilangkan sama Allah
gitu akhirnya Safwan marah enggak ada
tanggungan utangmu enggak ada tanggungan
keluargamu gitu kata dia enggak masalah
gitu Ini kisah masuk Islamnya dan kisah
yang paling banyak diangkat oleh para
ahli sejarah dan yang menulis biografi
beliau radhiallahu Anhu adalah di poin
ini yang paling penting seperti itulah
kurang
lebih kemudian Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ee setelah itu teman-teman
sekalian panjang lebar tentu ee riwayat
ada beberapa riwayat tapi sama saja
ngerucut kepada perilaku yang sama tadi
pada saat Umair masuk Islam di tangan
Nabi alaihialatu wasalam jadi itu
teman-teman bisa ikutin tentunya sampai
dari halaman ya kalau di buku kita ini
298 sampai 302 atau
301 di antara yang disebutkan juga
tentang
masalah Umair ini pada saat dia balik ke
Makkah dia mulai berdakwah Tapi ini
masih tahun 2 Hijriah ya kita tahu
setelahnya ada Perang Uhud ada perang ee
ahza Ahzab ada khandq kemudian ada
pembebasan kota Makkah ya jadi memang
Umair berdakwah tapi secukupnya dan
tidak disebutkan banyak kisah beliau
berhubungan dengan peperangan-peperangan
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena
memang dia tinggal di Makkah dan juga di
Makkah tidak disebutkan Apakah ada
orang-orang tertentu yang masuk Islam di
tangannya allahuam tapi yang paling ee
disoroti oleh para ulama adalah pada
saat pembebasan kota Makkah nabi Alaihi
salatu Wasalam menembus kota Makkah di
tahun 8
Hijriah dengan kekuatan 10.000 orang
pasukan dan Makkah menyerah tanpa ada
perlawanan karena Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Dalam strategi perang beliau
dan ini Taufik dari Allah subhanahu wa
taala tidak pernah mengiklankan akan ke
mana Saya mau jihad gitu Ya silakan
Siapa yang mau ikut semuanya pada
ngumpul jadi pasukan Jalan cuma ikuti
kuda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
tidak tahu ke arah mana
cuma ada dua peperangan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dari sekian banyak
peperangan yang beliau iklankan kalau
memang mau ke situ tujuannya itu ke
Tabuk untuk memerangi Romawi di tahun
awal tahun 9 Hijriah dan e di akhir
tahun 8 Hijriah dan eh perang khaibar ya
Yang sebelumnya lagi waktu menyerang
orang-orang Yahudi di khaibar yang lain
semua Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
rahasiakan termasuk Makkah sampai
pasukan muslimin sudah tiba di dekat
pintu gerbang Makkah tinggal kurang
lebih 1 mil saja ya du 2 Km lah
orang-orang Quraisy tidak tahu kalau
pasukan muslimin sudah sampai di situ
dan pada malam itu Abbas masuk Islam
nanti kita cerit Insyaallah di zamannya
Abbas radhiallahu Anhu atau bahasannya
kemudian Abu Sufyan juga Keluar akhirnya
bertemu akhirnya masuk Islam e masuk
Islam Abu Sufyan ringkas sampai Makkah
dikuasai waktu Makkah dikuasai ada 10
orang yang Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam suruh bunuh kan gitu Ini jug
sudah kita bahas di bahasan ikrimah bin
Abi Jahal salah satunya adalah Safwan
Bin Umayyah Bin f sepupunya Umair 10
orang ini kalian
temukan di mana pun bunuh termasuk kalau
mereka bergantung pada kiswanya Ka'bah
bunuh di Ka'bah enggak boleh orang bunuh
orang gak boleh tumpah darah tapi Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam suruh di
antaranya Safwan Bin Umayyah bin khalaf
Safwan ini lari meninggalkan Makkah dan
Safwan ini memiliki e terkenal orang
yang
EE pedagang terbesar dalam e
perlengkapan perang pedang panah perisai
dan seterusnya Safwan termasuk bersama
ikrima bin Abi Jahal waktu kita bahas
Ikri Abi Jahal yang sempat membentuk
pasukan kecil lalu menyerang pasukannya
Khalid bin Walid pada saat pembebasan
kota Makkah tapi mereka kalah gitu
Safwan melarikan diri pada saat itu
melarikan diri maka ikrima bin Abi Jahal
radhiallahu Anhu sempat masuk Islam
gara-gara istrinya Istrinya datang
kepada Nabi sallahui wasallam masuk
Islam lalu mengatakan Ya Rasulullah Ikri
lagi pergi ke Afrika Izinkan saya
mengejarnya dan berikan jaminan kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bawalah
suamimu enggak ada masalah lalu ringkas
tentu sudah kita ceritakan diikrima
dijemputlah ikrima oleh istrinya
kemudian di jalanan tidak mau digauli
karena dia katakan Saya adalah muslimah
kamu masih kafir sampai hanya ikrima
masuk Islam wtu tiba di Makkah rupanya
Kejadian ini memicu Umair untuk meminta
izin kepada Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Ya Rasulullah sepupu saya
Safwan dia sudah lari sebagaimana ikir
berapat jaminan Boleh enggak saya kasih
jaminan apalagi istrinya Safwan masuk
Islam kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam susul sepupumu silakan maka
dikejarlah oleh Umair bertemulah mereka
pada saat itu teman-teman
sekalian khilaf di antara hadis sejarah
pertemuannya Apakah itu di Thaif ataupun
itu di Jeddah gitu kan Yang jelas Umair
sempat mendapatkan sepupunya lalu
berkata Wahai Safwan ke mana engkau akan
pergi Muhammad telah menguasai Makkah
dan risalahnya benar Mulia dia orang
yang tidak pernah terkenal bohong
sebelumnya Kenapa kau tidak mau masuk
Islam apalagi Saya diutus oleh Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam untuk
menjemputmu silakan kamu kembali ada
jaminan kamu bisa kamu bisa masuk dan
dapat jaminan 4 bulan gitu kan riwayat
pertama mengatakan 2 bulan riwayat kedua
4 bulan maka kata Safwan apa jaminannya
kebetulan Umair sempat berkata sebelum
meninggalkan Mekah Ya Rasulullah berikan
aku sebuah tanda yang membuktikan supaya
aku ini utusanmu dan ma mau datang ke
Makkah Nabi Sallallahu alaii wasallam
kasih imamahnya cabut lu dikasih ini
sebagai jaminan ini imamahku Pergilah
Safwan eh Umair ke sana mengatakan ini
imamahnya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam silakan datang maka datanglah
Safwan begitu bertemu dengan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam lalu kata
Nabi eh kata Safwan Hai Muhammad aku
telah dapat berita dari sepupuku Kalau
engkau menjaminku dan aku bisa lolos
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
turunlah dari kuda Dia bilang saya tidak
akan turun sampai engkau menyebutkan
jaminanmu maka Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mengatakan Iya kau punya
jaminan 4 bulan untuk berpikir artinya
bisa kamu punya keamanan walaupun tidak
masuk Islam silakan kata Safwan Baiklah
kemudian dia turun dia menjabat tangan
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu
mulailah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
waktu itu menyusun pasukan menuju ke
perang Hunain lembah yang berada di
antara Makkah sama
Thaif waktu itu muslimin butuh senjata
karena jumlah muslimin 10.000 orang
punya senjata tapi ada pasukan lain yang
datang sekitar 2000 orang bergabung
dengan pasukan muslimin sehingga jumlah
mereka mencapai 12.000 2.000 ini kurang
senjatanya nabi sah wasam datang kepada
Safwan lalu berkata Hai Safwan bisa
enggak senjata ini saya pakai untuk
pasukan kata Safwan ini sebagai rampasan
perang karena aku kalah atau karena
sukarela atau pinjaman kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam pinjaman
sukarela Saya akan kembalikan dan ini
jaminan saya akan bayar gitu kan di sini
kita lihat Bagaimana akhlak Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam yang mulia
dia walaupun beliau sudah menguasai
Makkah beliau tetap memberikan hak orang
yang memang tidak jadikan harta rampasan
perang karena Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sempat mengiklankan di di
gunung Safa pada saat mengumpulkan
Quraisy mengatakan kalian semua bebas
tidak ada tawanan perang dan semua harta
kalian kembali pada kalian jadi termasuk
Safwan di sini maka Safwan tersentuh
dengan itu tapi dia belum masuk Islam
lalu Safwan pun ikut di perang Hunain
dalam kondisi dia dalam keadaan kafir
untuk membela sukunya saja karena
sama-sama dari Quraisy dan setelah balig
sebelum 4 bulan di akhirnya masuk Islam
dan masuk Islamnya Safwan itu ada
bahasan masalah Safwan radhiallahu Anhu
yang ini tentu ayahnya juga Umayyah bin
khalaf orang yang sangat luar biasa
Seperti ikrimah Abu Jahal ayahnya luar
biasa benci dalam Islam tapi
anak-anaknya Subhanallah dapat Hidayah
dan nanti juga akan menjadi Ibrah yang
akan kita ambil pelajaran pada
kesempatan kita ini adalah masalah
Hidayah atau petunjuk dari Allah sang
pencipta tentu sampai sini cerita
tentang masalah Umair ini teman-teman
sekalian yang ditulis oleh penulis kita
di sini ya dan saya akan coba masuk
ke manaqibnya dan juga addurus Wal ibar
apa sih keutamaannya Umair dan juga
pelajaran yang bisa kita ambil yang
pertama teman-teman sekalian seperti
umumnya para sahabat adalah salah satu
yang masuk Islam dan akhirnya menjadi
sahabat dan ini sudah satu keutamaan
sendiri karena sahabat definisinya sudah
pernah kita sebutkan Harus melihat nabi
sallallahu wasam dengan mata kepalanya
kemudian beriman kemudian meninggal
dalam keyakinan tersebut dan Umair tetap
di Makkah sampai dia meninggal dalam
keadaan Islam berarti dia salah satu
sahabat dan ini karunia yang luar biasa
ini itu kelebihan yang pertama keriban
yang kedua adalah masuk Islamnya Umair
disebabkan karena mukjizat Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam tentu ada
yang masuk Islam teman-teman itu karena
karena
ee tjuk maksudnya karena mungkin ada
yang mengajaknya atau mungkin ada e
kejadian tertentu terjebak ya pada
keadaan akhir Dia masuk islam kan ada
beberapa kisah-kisah seperti itu dan ada
yang masuk Islam justru karena mukjizat
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam nanti
akan kita sebutkan dalam adurus walibar
pelajaran kita beberapa orang-orang yang
memang masuk Islam karena mukjizat
Baginda Nabi alaihialatu wasalam ini
mukjizat Karena nabi bisa ulangi
perkataannya sama dengan kita sebutkan
kokohnya Islamnya Abu Sufyan pada saat
itu kan bagaimana dia duduk di dekat
Ka'bah kemudian Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam menyebutkan apa yang dia
ucapkan sehingga akirnya jadi tambah
kokoh keimanannya gitu
keislamannya Yang ketiga keutamaannya
dia adalah dia menjadi
Dai dan ini seharusnya keadaan seorang
muslim bagaimana dia setelah masuk islam
atau mungkin kalau yang sudah lahir
dalam keadaan Islam kemudian dia
pelajari Islam sudah mulai paham hadiri
pengajian maka dia mendakwahkannya
sehingga menjadi Dai sebagaimana sabda
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bighui
Walau Ayah sampaikan dariku walaupun
cuma Sebuah ayat gitu kan tapi yang
sudah kita pahamin misal kita sudah tahu
tentang bab salat salat wajib misalnya
Tata caranya lalu kita dakwahkan kepada
tetangga-tetangga kita di dekat rumah
atau jemaah di masjid dekat rumah kita
atau keluarga kita istri anak sepupu
siapa saja maka itu adalah hal yang
mestinya disampaikan ya dakwah jadi Dai
dan ini yang terjadi pada dia dia
menutup kesalahannya dengan menjadi Dai
dan Dai punya punya keutamaan sendiri
tentunya ya Dai itu berarti orang-orang
yang memanggil orang di jalan Allah maka
setiap orang mendapatkan petunjuk karena
dia maka dia akan panen pahalanya asal
dia ikhlas kepada Allah subhanahu wa
taala yang keempat dia menjadi penjamin
bagi sepupunya Safwan Bin Umayyah bin
khalaf Salah satu tokoh Quraisy dan
akhirnya masuk islamlah Safwan gitu kan
maka terlengkapkanlah seluruh pemimpin
Quraisy masuk Islam pada saat itu karena
Abu Sufyan sudah masuk Islam kemudian
Umair masuk Islam kemudian ikrima masuk
Islam dan ini Safwan masuk Islam maka
satu kota Makkah akhirnya masuk Islam
gara-gara semua keempat tokoh-tokoh ini
masuk
Islam dan sebabnya masuk Islamnya orang
ini sehingga seluruh masyarakat makah
sempurna masuk Islam justru karena Umair
penyebabnya ini keutamaan ya dan tugas
kita dalam dakwah teman-teman hanya
menyampaikan bukan penerimaan ini sudah
pernah saya sampaikan kita tugasnya
menyampaikan masalah dia terima enggak
terima dia berubah Enggak berubah bukan
urusan kita itu enggak harus sama kita
sama sekali kita hanya cukup
menyampaikan sebagaimana Allah berfirman
kepada nabinya Muhammad Sallallahu
Alaihi Wasallam Ma Alaika illal balak
enggak ada tugasmu haai Muhammad kecuali
hanya penyampaian saja kita gak bisa
memberikan apa-apa kita cuma bisa
menyampaikan selebihnya terserah Allah
subhanahu wa
taala kemudian juga yang selanjutnya
yang kelima keutamaannya adalah dia
tetap menjadi penduduk Makkah dan
menjadi Dai di sana sampai hari
pembebasan kota Makkah artinya tadi
menjadi Dai sebagai profesi dan juga dia
terus bertahan istikamah dalam dakwahnya
itu sampai pembebasan kota Makkah bahkan
setelah selesai pemasan kota Makkah dan
meninggalnya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam pun Umair tetap memperkokoh
Makkah pada saat hari Ridah hari-hari Di
mana orang banyak murtad karena
ee murtad karena justru ee meninggalnya
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan dia
sempat menjadi salah satu orang yang
mempertahankan Makkah pada saat itu
bersama dengan suhail Bin Amr penulis
kesepakatan hudaibiyah yang dulu dibenci
sekali oleh Umar dan beberapa sahabat
ridwanullahi alaihim Akhirnya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam larang untuk
membunuhnya karena ternyata memang
setelah masuk islam dia menjadi penyebab
Makkah kokoh pada saat di waktu banyak
suku-suku Arab murtad dengan
meninggalnya Nabi alaihialatu wasalam
yang terakhir yang keenam AD adalah dia
sempat hadir di perang Hunain tapi ini
tidak disebutkan di dalam buku-buku
tentang
kiprahnya tapi hadir dalam perang Hunain
artinya hadir bersama Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam walaupun cuma satu kali
peperangan itu yang disebutkan dan
perang Hunain itu setelah pembebasan
kota Makkah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mendengar suku hawazim ada satu
Suku Arab yang menguasai Thaif 60 kilo
dari kota Makkah dan Wadi atau Lembah
Hunain itu jumlahnya banyak sekali
jumlah mereka sekitar 30.000 orang dan
mereka punya pasukan-pasukan yang kuat
ya pemimpinnya juga masih muda ya maka
ee kalau gak salah Malik bin Auf namanya
ya pemimpinnya yang sangat terkenal
dengan kekekaran tubuhnya segala macam
pasukannya besar gitu tetapi tentu
muslimin menangkan peperangan tapi di
awal hari Hunain dikalahkan dan sempat
Umair ikut dalam peperangan ini cuma
sekali lagi enggak disebutkan kiprahnya
karena di perang Hunain yang banyak
kiprahnya adalah Khalid bin Walid
Kemudian beberapa sahabat-sahabat nabi
yang lain dan Insyaallah nanti nanti
akan ada Bahasan tentang
mereka kita sekarang masuk ke masalah
pelajaran yang bisa kita ambil
teman-teman sekalian tentu e sebagaimana
Saya sudah pernah Jelaskan ada di antara
sahabat-sahabat nabi yang punya kiprah
banyak sekali dalam Islam seperti kita
pada saat membahas Abdullah bin Mas'ud
kita membahas Abu Bakar Umar Utsman Ali
thhah Zubair kadang-kadang mungkin
tablig akbar kita butuh 45 jam untuk
menyelesaikan mereka tapi ada di antara
sahabat memang tidak terlalu banyak yang
disebutkan tentang mereka maka kita
mengikuti arus perkembangan yang ada
saja yang penting bagaimana kita
mengambil pelajaran dari situ pelajaran
yang pertama adalah keutamaan
Islam dan bagaimana orang yang
betul-betul ikhlas masuk dalam Islam
maka Allah akan tanamkan itu dalam
hatinya dan Allah pasti akan membukakan
untuknya peluang-peluang yang sangat
banyak misal peluang untuk menjadi Dai
peluang memperbaiki nama-namanya yang
lalu ya sebagaimana Umair yang tadinya
diberikan gelar setan Quraisy bisa
berubah menjadi
Dai yang kedua dan ini yang kita ingin
titik beratkan adalah mukjizat Nabi
Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
banyak contoh-contohnya selain Umair
misal Abdullah bin Abbas radhiallahu
anhuma di mana waktu dia masih berumur
kecil masih anak kecil 10 tahun Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam menepukkan
telapak tangannya ke dadah Abdullah lalu
berkata allahum faqihu
fiddin Ya Allah jadikanlah dia Fakih
ulamanya ya Fakih dalam agama maksudnya
faham dalam agama jadi ulamanya muslimin
dan Abdullah bin Abbas itu masih umur 10
tahun dan akhirnya Allah subhanahu wa
taala kabulkan sebagai mukjizat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dan akhirnya
Ya jadilah dia ulama begitu pula dengan
paman ayahnya Abbas bin Abdul Muthalib
masuk Islam karena mukjizat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam berdoa kepada
Allah agar Abbas diberikan Hidayah dan
Abbas masuk Islam dan dia termasuk orang
yang terakhir hijrah terakhir
mendapatkan pahala hijrah karena dia
sempat ee keluar dari Makkah walaupun
pasukan muslimin tinggal 1 mil dari
pintu gerbang kota Makkah tapi dia niat
hijrah mau ke Madinah dia enggak tahu
kalau pasukan muslimin sudah datang
begitu lihat lalu dia syahadat di
hadapan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kemudian Ash Bin Abil Ash anak mantu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang
tadinya menikah dengan Zainab
radhiallahu anha waktu e Zainab
mengikrarkan kenabian Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam ayahnya as nabi as tidak
mau lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
pisahkan mereka sampai akhirnya ASM bin
as menjadi tawanan muslimin di salah
satu Pang tangan kemudian waktu ditawan
di masjid selalu begitu tradisi Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ditawan di
masjid diikat di dalam masjid lalu
mereka melihat nabi sallallahu alaihi
wasallam dan para sahabat salat
mendengarkan ayat-ayat al-qur'an
mendengarkan penyampaian Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Wahyu atau kalau kita
katakan hadis-hadis nabi sallallah
wasallam dikeraskan suara Nabi sehingga
mereka mendengar para tawanan cuma
mereka Diikat Di tiang-tiang nah pada
saat itu as sempat tertawan seperti itu
dan dia mengirim surat kepada istrinya
Zainab dan mengatakan Hai Zainab
Lindungilah aku maka pada saat nabi
sallallahuai wasallam akan takbir salat
subuh tiba-tiba ada suara dari S
perempuan mengatakan aku telah
melindungi Ash Bin Abil Ash dan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tahu tuh
suara Zainab anaknya para sahabat kenal
suara anak Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Seles saya salam kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Apakah kalian
dengar apa yang saya dengar kata mereka
iya ya Rasulullah kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam demi Allah saya enggak
tahu sama sekali kalau anak saya Zainab
melindungi mantan suaminya dianggap
mantan karena masih dalam keadaan kafir
kecuali dia syahadat maka tiba bisa
disatu kan walaupun tidak ada akad nikah
lagi gitu kan yang terjadi teman-teman
sekalian pada saat itu Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam mengatakan terserah
kalianlah ya mau Mau diterima atau
enggak gitu tiba-tiba Zainab mengirim
dari saf belakang eh sebuah kalung dan
kalung ini adalah kalungnya Khadijah
radhiallahu anha yang Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam sangat kenal kalung itu
dan kalung itu dulunya Khadijah
hadiahkan waktu Zainab menikah dengan as
bin Abi as ini lalu diberilah kepada ee
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
maksudnya ini Zainab ingin menebus
suaminya seperti itulah maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam sempat
menedaskan air mata karena mengingat
Khadijah lalu Beliau mengatakan lagi
kalimat Terserah kalian Lakukanlah apa
yang kalian in lakukan maka mereka pun
mengatakan kami membebaskan as bin Abi
as karena anda Ya Rasulullah as B Abi as
melihat kejan tersebut kagum betul dan
dia Berapa hari Dengar ayat al-qur'an
maka dia pun izin pulang ke Makkah atau
dia pulang ke Makkah dia kembalikan
semuanya hak-hak
ee apa namanya hak-hak masyarakat Makkah
dan dia bertanya masih ada hak kalian
Tertinggal kata mereka sudah tidak ada
Karena pada saat Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam tinggalkan Makkah yang
dipercaya adalah anak mantuunbi ini
karena dia memang jujur as nabi asin
setelah itu dia mengatakan Hai orang-or
Makkah ketahuilah Sesungguhnya aku sudah
mengembalikan sureluruh kalian dan
Ashadu Alla ilahaillallah anna
muhammadar rasulullah dia masuk Islam
kemudian dia pun ke Madinah lalu dia
mengatakan di depan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Ya Rasulullah saya sudah
masuk Islam Ashadu allaallah anna
muhammadar rasulullah disyahadat
Diulangi syahadatnya di depan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam lalu dia
mengatakan dan saya tidak ingin masuk
Islam pada saat saya ditawan agar jangan
dikira saya masuk Islam justru kena
takut dengan pedang tapi saya ingin
masuk Islam setelah saya balik ke Makkah
dan ceritanya begini ya Rasulullah maka
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pun
mengembalikan dia dengan istrinya Zainab
itu di antara contoh kemudian contoh
yang lain adalah
fudalah radhiallahu Anhu orang
ini setelah pembebasan fudal ini
masyarakat Makkah salah satu penduduk
Mekah waktu umum ramai-ramai masyarakat
Mekah masuk Islam fudala pura-pura masuk
Islam
tapi dia jengkel dalam hatinya Kenapa
Makkah bisa direbut oleh kaum muslimin
dia sempat melihat Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Lagi berdiri sendirian
melihat keadaan orang-orang tawaf mau
mengatur strategi Makkah gitu dia
sembunyikan khanjar pisau yang
melengkung namanya khjar kemudian dia
sembunyikan di bajunya lalu dia
cobac-coba coba mendekati Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ya
pelan-pelan pelan-pelan tapi dia sudah
mengiklarkan syahadat di depan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam gitu kan
begitu mendekat kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam hai fudalah apa niatmu
gitu
kan maka dia mengatakan Ya Rasulullah
Saya mau mendampingi
Anda kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ikhlaskan niatmu gitu dia
mengatakan saya sudah ikhlas ya
Rasulullah ya kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam istigfarlah Hai fudalah
dia mengatakan Astagfirullah lalu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Letakkan
telapak tangan Beliau ke dada fudalah
gitu kan lalu fudala mengatakan demi
Allah waktu diangkat tangan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dari dadahnya
dari dadahku lalu aku menemukan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang
paling aku cintai sebelumnya orang yang
Aku sangat benci maka fudal mengatakan
Ya Rasulullah tadi Seperti yang anda
sudah ketahui saya niat membunuh anda
Tapi demi Allah Sekarang Anda menjadi
orang yang paling saya cintai ini
mukjizat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
gitu kan terjadi tapi ini tidak terjadi
pada Antum ini ya jangan bilang Saya
tepuk dadanya orang langsung Diat men
hina belum tentu kalau Allah kuasa mau
terima ya tapi ini mukjizat Baginda Nabi
alaihiatu wasalam kemudian juga ada
kisah tumamah tumamah ini eh kepala suku
Hanifah kepala suku Hanifah ini atau
Hanif ya suku ini adalah supplier
terbesarnya Makkah dari sisi kebutuhan
pangan ya jadi suku Hanifah ini
menguasai jalur dari negeri Syam masuk
ke Makkah dan mereka umumnya semua
pedagang dan khusus untuk ee gandum ya
kurma gitu-gitu ya makanan-makanan pokok
pada saat itu itu semuanya suku khanifah
ini yang pegang ada kisah unik di sini
Muhammad bin maslamah radhiallahu Anhu
pernah diutus oleh Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam untuk menjalankan satu
Sariah menyerang satu Suku Arab
gitu waktu Sudah menang ya Muhammad bin
masah pulang di tengah jalan dia temukan
tmamah ini tapi dia tidak tahu siapa
orang ini sumamah ini Kebetulan dari
dari satu tempat mau kembali ke sukunya
dia suku Hanif mau masuk ke Makkah umrah
gitu maka Muhammad bin masal mengira
orang ini adalah
dari suku yang sedang diserang
ditangkaplah jadi tawanan dibawalah ke
Madinah tiba di Madinah Muhammad bin
maslam menyerahkan harta rampasan perang
menyerahkan para tawanan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam gembira karena
pasukannya berhasil mengalahkan lalu
waktu Nabi mutar-mutar di di mana Di Di
pasuk di tawanan perang Nabi Lihat ada
tumamah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Panggil para sahabat termasuk Muhammad
bin maslam kalian tahu siapa yang kalian
tawan Ini kata mereka tidak ya
Rasulullah yakin tidak tahu enggak itu
tumama
siapa tumama ya Rasulullah tumama kepala
suku Hanif perbaiki muamalah dengannya
gitu kan perbaiki Muamalah dan masukkan
dia ke dalam lebih dekat lagi dengan
masjid masuk di dalam masjid lebih dekat
dengan saf salat diikatlah di situ nabi
Alaihi salatu Wasalam pada saat sudah
sering suruh berikan makanan yang
terbaik kepala suku kemudian semua
tawanan juga dikasih kebaikan tentunya
tapi ini dilebihkan kemudian Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam sering kali
karena dia dekat dengan saf didengarkan
ayat-ayat tentang Allah tentang Tauhid
waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
duduk dalam majelisnya menyampaikan
hadis-hadis beliau menyampaikan tentang
hadis-hadis mengajak orang meninggalkan
kekufuran Tama dengar semua
itu maka satu hari setelah beberapa
hariitawan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam lewat di tumama lalu berkata
Wahai tumama Apa pendapatmu kata tsumama
Hai Muhammad engkau telah menawan orang
yang di belakangnya ada orang-orang yang
sifat siap menumpahkan
darah Maka kalau kau berbuat baik
padanya maka kau akan mendapatinya orang
yang tahu berterima kasih
Nabi Sallallahu alhi wasallam tahu
maksudnya artinya kalau saya dibunuh
dalam tawanan ini berarti P sukuku akan
menyerang Madinah kalau saya dibebaskan
apa saja kau minta Mintalah saya akan
kasih nabi sahuai wasallam tinggalkan
saja dia besok lagi hari kedua nabi
sallallahui wasam mengatakan Ha Apa
pendapatmu dia ulangi lagi hai Muhammad
engkau telah menahan seseorang di
belakangnya banyak pedang yang siap
membelahnya banyak darah yang akan
tertumpah dan kalau kau memaafkannya
maka Mintalah apa yang kau minta karena
dia orang yang tahu berterima kasih nabi
Sallahu alaii wasallam tinggalkan
maksudnya nabi itu mau masuk Islam
enggak hari ketiga juga tidak ada
dikatakan yang sama tetap dia juga Jawab
yang sama lalu hari keempat kata Nabi
Sallallahu Ali wasallam haumam saya
sebenarnya berharap kau masuk Islam tapi
kalau kau tidak mau maka itu hakmu
silakanlah pergi kau lepas dari tawanan
dan tidak ada tebusan sama sekali tumama
ini kepala suku dia biasa memimpin
Peperangan Dan Dia Tahu betul kalau
misalnya ada orang ditawan seperti ini
pasti akan ada tebusan enggak mungkin
tidak karena minta apa saja pasti suku
Hanif akan bayar gitu maka dia pun
tersentuh di situ lalu kemudian dia
mengatakan Hai Muhammad Saya bebas kata
nabi Sallahu Al wasallam Iya kau bebas
maka dia keluar dari pintu gerbang
Madinah diganti bajunya ya bajubaju baju
baju sukunya diganti dia mandi segala
macam diganti baju Barun lalu dia masuk
lalu dia mengatakan Hai Muhammad Ashadu
Alla ilahaillallah wa anna muhammadar
rasulullah Dia masuk islam karena
mukjizat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
gitu kan nabi berbuat baik dengan dia
maka dia mengatakan wahai Muhammad
ketahuilah sebelum hari ini kotamu
wajahmu agamamu yang paling aku benci
tapi setelah ini syahadat maka sekarang
kotamu menjadi kota yang paling aku
cintai engkau adalah manusia yang paling
aku cintai dan juga agamamu adalah agama
yang aku jadikan sebagai pegangan
hidupku lalu Tama Duduk belajar agama
Islam Dia berkata Ya Rasulullah setah
dia tahu Islam Saya akan pulang ke
Makkah Saya akan pergi saya ini mau
umrah Sebenarnya waktu ditawan sama
Muhammad bin maslam Apakah saya
lanjutkan umrah saya atau tidak kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
lanjutkan saja enggak ada
masalah tapi umrah dengan cara Islam
kata S
Baiklah lalu Pergilah Dia waktu dia mau
pergiah dia bilang ya Rasulullah Apakah
perlu saya Serang Makkah kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tidak jangan
dulu Tapi kalau kau ingin lakukan
sesuatu yang bisa membuat mereka takut
musuh-musuh Allah lakukanlah kataama
baiklah dia
pergi pas dia masuk di Makkah disambut
sama tokoh-tokoh Quraisy gitu kan mereka
kita anggap ini kepala suku Hanif
supppllier terbesar mereka makanan gitu
maka lagi tawaf zama bilang Labbaik
Allahumma Labbaik labbaika la syarika
laka Labbaik Innal Hamda wikmata laka
Wal Mulk la syarika lak sampai sini
talbiah baik tal
Resume
Read
file updated 2026-02-14 06:09:08 UTC
Categories
Manage