Sirah Nabawiyyah 4th - The Day of Prophet Muhammad Salallahu 'alaihi Wassalam was Born
F31ZyPcSAXQ • 2017-06-17
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh waikumsalam warahmatullah W
Alhamdulillah selalu kita memuji Allah
subhanahu wa taala zat yang paling
pantas untuk dipuji dicintai dihormati
dan ditunduki karena memang kata
kuncinya
Lailahaillallah la ma'buda bihaqqin
illallah tidak ada Tuhan yang berhak
disembah di langit dan di bumi kecuali
Allah dan dia telah menggantungkan
segala kebutuhan kita
yang kita butuhkan untuk roda kehidupan
di muka bumi dengan memuji namanya
Alhamdulillah Maka sangat wajar kalau
kita selalu mengucapkan kalimat yang
mulia ini Ca kita banjatkan salam hormat
kita kepada manusia terbaik yang telah
membawa kepada kita hukum halal haramnya
sang pencipta sehingga kita punya
panduan hidup dan juga Sang Pencipta
Allah telah menjadikan mengucapkan salam
hormat kepada manusia terbaik ini
sebagai ibadah buat kita dan pendekatan
diri kepadanya juga dari sisi yang lain
Sang Pencipta Allah bersama malaikatnya
mengucapkan salam hormat kepada manusia
terbaik ini Maka sangat wajar k kita
selalu mengucapkan selawat dan Taslim
kepada nabi besar Muhammad sallallahu wa
ala alihi wasahbihi
wasallam sah panjang lebar kita Jelaskan
masuk Yahudi ke Jazirah Arab Nasrani
bagaimana juga
kekuasaan-kekuatan dari najasyi Afrika
Masuk Ke Yaman Bagaimana Yaman dikuasi
oleh Persia kemudian bagaimana akhirnya
wilayah Yaman masuk Islam kita akan
masuk sekarang
lebih dalam lagi membahas tentang
kelahiran Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kita akan masuk merucutkan
bahasan ke
Makkah bahasan ini tentu akan saya mulai
dari seorang tokoh Makkah bernama qusai
bin kilab qusai bin
kilab qusai bin kilab
ini adalah salah satu keturunan dari
fikir dan fikir adalah nama lainnya Quis
jadi Quraisy itu julukan karena si fikir
ini seperti saya jelaskan tadi siang
kalau seseorang di negeri Arab atau Suku
Arab itu memiliki kelebihan fisik
kepintaran kekayaan keturunan maka
dinisbatkan suku
padanya kebetulan dari turunan Ismail
alaih salam di Makkah dan turunan suku
jurhum ada satu orang yang sangat
menonjol bernama dan fikir
ini karena dia menonjol maka
diberikanlah nama lainnya Quraisy
dinisbatkanlah suku Makkah namanya
Quraisy salah satu turunan fikir ini
yang merupakan turunan Ismail alaih
salam dan turunan Suku jurhum adalah
qusay bin kilab kalau teman-teman masih
ingat di pertemuan kita pada bulan yang
lalu saya pernah menekankan tentang
kisah Makkah awalnya dihuni oleh suku
jurhum yang hijrah dari Yaman kemudian
tinggal bersama hajr dan Ismail
alaihialam
berjalan
bertahun-tahun sampai Ibrahim dan Ismail
alaihialam meninggal dunia datang satu
Suku Arab yang ingin merebut Makkah dan
berhasil namanya suku
khuzaah masih ingat ya gak ada suara
senyap berarti memang lupa
semua jadi suku khuza ini datang merebut
dan salah satu pimpinan khuza Amru BN
luhay yang memasukkan patung di Jazirah
Arab di Makkah gitu
kan suku khuzaah ini berkuasa di Makkah
sampai 500 tahun dan pada saat jurhum
dikalahkan oleh
khuzaah suku jurhum sempat menimbun air
zamzam jadi 500 tahun mereka memimpin di
Makkah enggak ada sama sekali
air kita bahas sekarang tentang keadaan
satu orang tokoh ini karena kalau
panjang kita ceritakan panjang lebar
Makkah ini cukup panjang tokoh-tokohnya
banyak tapi saya ingin ngerucutkan ke
qusay bin kilab qusay bin kilab ini
salah satu turunan jurhum dan turunan
Ismail alaih
salam dia Sempat
berpikir bagaimana bisa ini Setelah 500
tahun ya bagaimana bisa Makkah ini yang
tadinya dikuasai oleh suku dia
jurhum dan juga kakiknya Ismail alaih
salam direbut oleh khuzaah walaupun di
Makkah itu suku khuzaah sama suku jurum
sudah berbaur ya karena sudah terlalu
lama ratusan tahun akhirnya
mereka berbaur satu sama yang lain
tetapi tetap kekuasaan kerajaan di bawah
kekuasaan khuzaah qusaib bin kilab lalu
memperbaiki keadaan ekonominya dia
berbisnis dia berdagang sampai Allah
membukakan kekayaan yang sangat
banyak pada saat itu teman-teman
sekalian
Raja Makkah dari suku khuza bernama
hulail hulail ini memiliki seorang anak
wanita anak tertuanya terkenal dengan
kecantikannya anak raja qusaib bin kilab
datang dan
melamar dan pada saat itu dia orang kaya
raya dia punya kedudukan dihormati di
Makkah oleh hulail diterima lamarannya
selama ini kalau suku jurhum mau melamar
e suku huzaah selalu ditolak umumnya
karena
memang ada persaingan dari dulu gitu kan
mereka berbaur saling transaksi kalau
berdagang bertetangga tapi pernikahan
tidak pertama kalinya dari suku jurhum
diterima lamarannya itu adalah qusay bin
kilab oleh hulail kepala suku sekaligus
Raja kepala suku huzaah sekaligus Raja
Makkah pada saat dia menikah dengan
anaknya hulail quusai ini menunjukkan
yang terbaik ya dia patuh dia bantu
mertuanya dan seterusnya sampai
mertuanya
meninggal waktu mertuanya meninggal
kusai menjalankan
misinya dia lalu mengiklankan dan
menobatkan diri menjadi raja Mekah
pengganti
mertuanya orang-orang yang dari suku
khuzaah menolak Bagaimana bisa kau jadi
raja raja jelas dari khuzaah kamu dari
jurhum enggak boleh
gitu maka pada saat itu terjadi
perseruan sampai akhirnya quusai meminta
pertolongan dari orang-orang sesuku
dengan dia dari jurhum dan khuzaah juga
berkumpul akhirnya terbentuk dua pasukan
dan terjadi peperangan besar di
Makkah pertumpahan darah yang sangat
besar dan banyak sekali korban pada saat
itu pada saat mereka melihat korban
banyak sekali teman-teman
sekalian maka tokoh-tokohnya
termasuk quusai Bin kilab dan
anak-anaknya hulail yang merupakan
ipar-iparnya ipar-ipar dari kusai
sendiri mereka harirnya sepakat kita
harus ada penengah nih yang menjadi
mengambil hukum supaya di jelas Siapa
yang memimpin Makkah maka mereka
akhirnya sepakat menunjuk satu orang
yang dituakan di Makkah pada saat itu
dan memang umurnya sudah sangat tua
orang ini namanya ya'mur bin
Auf ya'mur bin
Auf dia ditunjuk oleh orang-orang
Quraisy dari jurhum dan juga ditunjuk
oleh orang-orang guuzaah nunjuk dan
diambillah sumpah atas nama Allah apapun
keputusan yakamur harus diterima Baiklah
yakmur pada saat itu umurnya 120 tahun
orang yang sangat tua dan dituakan
sekali dihormati datang lalu mendudukkan
quusai dan anak-anaknya hulail lalu
mulaila ditanya oleh yaamur wahai qusai
Apa alasan anda membentuk pasukan mau
merebut Makkah dari keturunan mertua
Anda ini Apa sebabnya maka kusai
mengatakan semua kita ini
tahu kisah Makkah ini berawal dari kakek
saya yang bernama Ismail dan Ismail
Seorang
nabi Ismail menikahi suku jurhum anak
kepala suku jurhum dan itu turunan kami
kami yang membentuk komunitas di Makkah
kami yang membentuk ekonominya kami yang
membangun Ka'bah kami yang yang yang
yang semuanya
disebutkan sementara khusai menyebutkan
ini anak-anaknya hulail dari sukuan
khuzaah enggak bisa ngomong apa-apa
karena memang semuanya
betul memang tidak ada khuzaah ditanya
lalu kalian punya apa enggak
ada tidak ada andilnya di Makkah cuma
datang pasukan dari luar menyerang
Makkah kemudian langsung menguasai
enggak ada andil sama
sekali tiba-tiba pada saat itu yakmur
mengambil sebuah keputusan mengatakan
keputusan yang mutlak seluruh Makkah
kerajaannya kekuasaannya pengurusan e
jemaah hajinya pengurusan ka'bahnya ya
semuanya untuk quusay bin
kilab maka dengan keputusan ini
teman-teman sekalian
binilab menjadi raja
Makkah menjadi raja Makkah dan pada saat
itulah kerajaan yang sudah hilang 500
tahun dari keturunan jurhum
kembali pada saat itu kusai melakukan
banyak sekali perkembangan di Makkah di
antaranya Dia membangun sebuah tempat
namanya Darun
nadwa Darun nadwa ini oleh kusai dibuat
sangat luas sangat besar sebuah
auditorium kalau kita sekarang sangat
luas gitu kan tapi belum ada buku
sejarah yang menyebutkan Seberapa luas
seberapa dia menampung manusia tapi dari
buku-buku sejarah disebutkan Darun nadwa
pada saat itu bermultifungsi dilakukan
apa saja di situ pertemuan orang-orang
Makkah pertemuan tokoh-tokoh Makkah
sampai qusaib bin kilab melarang
siapapun orang Makkah menikah kecuali di
darunadu harus di darunadu kalau anak
anak bayi baru lahir bawa ke
darunadu pokoknya darad ini menjadi
simbolnya
Makkah termasuk juga pada saat
orang-orang Quraisy ingin memerangi Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam nanti kita
akan pelajari pada saat beliau mau
hijrah pun ke Madinah wtu mau dibunuh
itu mereka kumpulnya Darun nadwah
ini qusai bin kilab pada saat sudah
mulai tua teman-teman
sekalian dia memperhatikan di antara
anak-anaknya anaknya banyak sekali
tiapada dua orang yang menonjol artinya
anak pertama bernama ABD
dan anak kedua bernama Abdul
Manaf sudah hafal
belum nganguk-nganguk saja
allahahuam paham atau enggak enggak
tahu abdudd dan Abdul Manaf abdudd anak
pertamanya si quusai Abdul Manaf anak
kesekian Saya tidak temukan anak ke
berapa tapi abdud karena anak pertama
Biasanya kalau dinisbatkan nama
seseorang adalah nama anak pertamanya
jadi kusa ini dipanggil Abu abdudar gitu
tapi abdudd dar ini orangnya lemah
secara
fisik dia enggak punya keterampilan
enggak punya kepintaran sehingga tidak
punya kedudukanlah di tengah-tengah
masyarakat sementara adik-adiknya semua
terutama Abdul Manaf menonjol
sekali punya suara berdagang majulah
gitu
maka qusai ingin anaknya ini abdud Dar
punya kedudukan Apa yang dia lakukan
pada saat dia mau meninggal dia tulis
sebuah keputusan surat Kalau kalau saya
meninggal semua kerajaan semua
pengurusan Ka'bah jemaah haji itu di
tangan abdud
Dar waktu kusai meninggal dunia surat
dibuka ditemukan tertulis seperti itu
maka semua anak-anaknya patuh keputusan
raja abdud Dar akhirnya menjadi raja
berjalan waktu teman-teman sekalian
abdud Dar wafat pada saat
wafat keturunan abdudd mau melanjutkan
kerajaan ayahnya tapi ketunan Abdul
Manaf tidak setuju enggak bisa abdudd
ini Paman kami dulu Ini ayah kalian itu
dipilih oleh Kakek kita semuanya kusai
karena dia enggak punya kedudukan dan
kemuliaan sudah dikasih dan sudah
berhasil sekarang enggak bisa kembali
kepada kalian harusnya ini dibagi rata
sampai mereka pada saat itu hampir
perang satu sama yang lain sama lagi
dicarilah Hakim di antara mereka dan
akhirnya kesimpulannya
dibagi pembagian ini teman-teman
sekalian adalah dibagi abdud Dar khusus
mengurus keturunan abdud Dar khusus
mengurus semua yang berususun dengan
jemaah
haji sementara
abdud Dar mengambil alih pengurusan
Ka'bah dan Darun nadwah sementara Abdul
Manaf mengurus jemaah haji dibagi
dua kita akan sedikit sisipkan di sini
teman-teman Sekalian kisah tentang Darun
nadwah ini yang tadi dibuat kita
tinggalkan dulu sebentar tadi sampai ke
masalah sudah pembagian Makkah abdudd
mengurus Ka'bah dan juga hah
Darun nadwa haji itu Abdul Manaf ya jadi
Haji ini maksudnya mengurus jemaah haji
Kasih minum kasih makan mereka dulu
sukanya begitu dan mereka ini terkenal
dengan dermawannya tidak boleh jemaah
haji beli makanan beli minuman dikasih
semua gratis seperti
itulah Darun nadwa ini punya kisah unik
sedikit Saya khawatir Lupa maka saya
sisipkan di sini Darun nadwa tadi yang
dibuat
oleh qus BIN dan menjadi simbol
Makkah kisahnya sangat unik teman-teman
kisah pembeliannya dan
penjualannya jadi ada satu orang nanti
jadi sahabat nabi namanya Hakim bin
huzam Radiallahu anhu sebelum masuk
Islam Hakim bin huzam ini suka mabuk
masih di Mekah di masa jahiliah dia
bersahabat dekat dengan pemegang
kuncinya Darun
nadwah jadi yangt tanggung jawab
ya dari turunan
abdudd waktu lagi mabuk
sama-sama si pemilik kunci ini mabuk
luar biasa sampai enggak sadar sudah si
Hakim bin huzam bilang kau mau jual
enggak daruna dua dengan saya kata
temannya lagi mabuk Iya saya
jual berapa harganya kata si mabuk se
mabuk ini bilang dengan sekendi
khamer kasih saya sekendi khamar ambil
Darun
dua Hakim pada saat itu dia tidak
semabuk temannya nih dia Lalu meng
Panggil saksi-saksi segala macam dia
kasih satu Kendi khamar Darun nadwah ini
dijual oleh turunan
abdiddar karena sudah ada saksi ada
transangaksi maka selesai akhirnya
keturunan abdiddar kehilangan Darun
nadwa gara-gara transaksi ini
tadi Ini Darun dua teman-teman sekalian
terus di tangan Hakim bin huzam sampai
beliau masuk Islam Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Biarkan saja di zaman
Abu Bakar dia masih hidup zaman Umar
zaman Utsman zaman Ali sampai di zaman
kekhilafahannya
muawiyah radhiallahu anhum ajmain eh
dinasti umawiyah yang pertama berdiri
muawiyah anaknya Abu Sufyan Abu Sufyan
dulu tokoh Mekah kan gitu radhiallahu
anhum ajmain Kara Abu Sufyan juga sempat
masuk Islam di pembembasan kota Makkah
maka pada saat itu Hakim bin huzam di
zaman muawiyah menjual Darun
nadwah dijual sama dia dengan harga
100.000
Dinar Mahal sebenarnya Tapi Darun nadwa
ini kedudukannya besar di Quraisy
muawiyah bilang menghardik dia Hai Hakim
ngapain kau jual Darun nadwa dengan
harga 100.000 Dinar itu bisa tidak ada
nilainya peninggalan dari qusaib bin
kilab gitu kan raja pertama Makkah
Setelah 500 tahun ditinggalkan oleh
jurhum
gitu maka kata Hakim radhiallahu Anhu
wahai Amirul Mukminin sekarang kita
sudah
muslim penilaian mulia dan bukan Mulia
Itu bukan dari peninggalannya qusay bin
kilab tapi kita pengikut nabi Muhammad
sallallahu alaihi
wasallam dan saya dulu demi Allah
membelinya dengan sekendih
khamar sekarang 100.000 Dinar banyak
sekali dan anda menjadi saksi anda
menjadi saksi bersama dengan seluruh
muslimin yang ada di sini kalau 100.000
Dinar ini saya sedekahkan di jalan
Allah kisahnya begitu Jadi kisah darunda
du karena tadi kita sempat singgung ada
proses pembelian lepas dari tangan
keturunan abdidar dan bagaimana proses
penjualannya setelah itu tentu sekarang
sudah tidak ada semuanya ini tapi ini
kisah pada saat itu baik kita kembali
teman-teman sekalian ke kisah
kita Abdul Manaf tadi kan abdiddar sama
Abdul Manaf sekarang abdiddar sudah kita
sebutkan di antaranya mereka menguasai
Ka'bah dan darunado Dar sudah dijual
tinggal Ka'bah perawatan Ka'bah
kiswahnya segala macam urusan mereka
Abdul Manaf bertanggung jawab tentang
jemaah haji kan itu Abdul Manaf ini
teman-teman sekalian punya seorang anak
bernama Hasyim
Hasyim ini punya anak bernama syaibah
garis bawahnya nama syaibah ini tadi
sudah makan siang belum
ini banyak nama yang harus dihafal
nih kita kerucutkan Bahasan
tentang Abdul Manaf punya anak namanya
Hasyim Hasyim punya anak syaibah garis
bawah syaibahnya kita akan bahas sybah
ini Hasyim ini Ayahnya sybah waktu
menikah dengan istrinya ibunya si
syaibah karena Mulianya ini tradisi
jahiliah dulu ya karena kedudukan si
ibunya syaiba ini tinggi di sukunya anak
kepala suku maka ismaah ismaah itu cerai
di tangannya
ibunya ibunya bisa menceraikan suaminya
hukum
dulu berjalan waktu meninggal Hasyim
syaiba ini ikut sama ibunya ke
perkampungan ibunya
ada satu ya
anaknya atau saudaranya Hasyim ya
saudaranya Hasyim ini jadi Abdul mana
punya beberapa anak di antaranya Hasyim
yang punya anak syaibah ada juga anaknya
yang lain bernama
Muthalib anaknya si Abdul Manaf ini
mutalib ini namanya orang g kan mutalib
ini datang ke perkampungan syaibah
ibunya syaibah tadi lalu dia berkata
kepada ibunya ini Ayahnya Hasyim sudah
meninggal tapi anak ini keturunan qusay
bin kilab ini turunan raja di Makkah
jangan ditinggalkan di kampung sini ikut
ke Makkah dengan saya siapa tahu nanti
dia punya kedudukan di
Makkah kata ibunya enggak bisa ikut sama
saya akhirnya kena cekcok nih tanda
kutip di sini maka ibunya bilang ibunya
syba bilang ini ee kita suruh pilih aja
dia si Syekh ini mau ikut siapa Nanti
kalau saya sebutin julukannya syaiba ini
baru Antum bilang oh iya itu
orangnya kata si ibunya pilih aja sybba
Suruh milih dia Mau tinggal sama saya di
sini atau ikut sama anda ke Makkah lalu
mthalib tanya di depan ibunya Hai
syaibba ikut sama saya ke Makkah atau
kamu tinggal sama ibumu kata syaibba
saya ikut sama paman saya ikut ke Makkah
maka masuklah Pergilah ke Makkah waktu
itu mutalib ini naik naik unta dia
membonceng di belakangnya
sybah Muthalib ini
teman-teman dikenal di Makkah suka beli
budak suka beli budak ya maka waktu
setiap hari dia datang masuk Makkah bawa
budak baru waktu syaibba dibonceng oleh
pamannya muutalib ini orang-orang Makkah
kira si mutalib beli budak
baru maka mereka bilang muutalib baru
beli budak di belakangnya Abdul
Muthalib berarti hambanya si muutalib
nih Sudah tahu nama syaibba siapa yang
Antum kenal kan selama ini Abdul
Muthalib namanya dia
syaiba jelas baik tiga orang yang jawab
enggak apa-ap
lah nasib saya sudah teriak-teriak
tapi Abdul Muthalib berarti namanya syba
jadi Abdul Muthalib bukan Muthalib nama
Allah Ya ini enggak ada dalam Asmaul
Husna gitu tetapi di sini Muthalib nama
pamannya karena sering beli budak
kemudian dia membawa membonceng
ponakannya orang-orang Makkah kira ini
adalah budak baru Maka dibilang Abdul
Muthalib hambanya Muthalib tapi karena
itu sudah menjadi buah bibir di Makkah
akhirnya terkenal dengan Abdul
Muthalib
baik Abdul Muthalib ini ini yang tentu
kita sudah tahu adalah kakek Nabi
Sallallahu Alaihi
Wasallam kita masuk merucutkan bahasan
sekarang ke Abdul mutalib nih SY
syaibah kita sudah kucutkan bahasan dari
Abdul Manaf ada anaknya Hasyim Hasyim
punya anak syaiba syaiba ini Abdul
Muthalib kita harus rucutkan begitu
supaya nanti ngerucut ke Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam karena kalau melebar
akan jalur nasab Quraisy banyak
sekali Abdul Muthalib ini pada saat dia
masuk ke Makkah kemudian dia menikah
Allah karuniakan dia satu orang anak
anaknya diberi nama harit satu anak
dikasih waktu harit sudah mulai
bujang mencapai umur sekitar 17
tahun Abdul Muthalib ini
sybah mimpi malam-malam dia mendengar
suara dalam mimpinya
ihfirit
ihfiritba maksudnya
galilahbah tibah itu sesuatu yang
baik lalu dia bertanya mabah apa itu
tibah hilang suara
itu hari kedua dia mimpi lagi dengar
lagi
suarail
Barah galilah sesuatu yang baik yang
bermanfaat dia tanya Mal Barah Apa itu
Barah yang baik itu apa hilang lagi
suara itu hari ketiga dia mimpi lagi
ihfiril
madmunah gali sesuatu yang
terjamin dia tanya Mal madmunah Apa itu
madmunah hilang
lagi hari keempat baru dia mimpi dan dia
dengar ihfir
Zamzam galilah Zamzam itu Zamzam ini di
zaman itu cuma seperti sebuah history
lama kenangan 500 tahun gak ada sumur
Zamzam hilang jadi selama khuzaah
berkuasa teman-teman sekalian di Mekah
mereka selalu mendatangkan air dari luar
beli mahal dari luar Makkah sumur-sumur
di luar
Mekah Abdul Muthalib ini pernah dengar
kalimat Zamzam penasaran dia terus dia
tanya dalam mimpi dia tanya ma Zamzam
Apa itu Zamzam lalu keluarlah suara itu
mengatakan dan dia dengar pada saat itu
ya kalau dalam buku-buku sejarah
disebutkan
sesuatu yang tidak akan pernah
rusak
juga ya sesuatu yang selalu bersih dan
tidak akan pernah
rusak engkau akan memberikan dengannya
air para jemaah
haji dikatakan
waham tempatnya air zamzam itu berada di
anara Raf itu bisa berarti busanya darah
atau memang Darah yang bercampur apa
namanya busa yang bercampur dengan darah
atau memang busa air Biasanya jadi
dikatakan sini ciri-cirinya adalah
tempat Zamzam itu ada Darah yang
bercampur dengan rafat dengan busa k
bercampur sama
tanah lalu Dikatakan lagi dalam mimpinya
atas eh di bawah patokannya burung gagak
yang memiliki warna
keputih-putihan
indalqaryatin namel di
atas atau di sekitar sarang semut
seperti ituah mimpinya maka Abdul
Muthalib bangun pagi-pagi penasaran dia
dengan mimpi ini dan dia tahu mimpi ini
enggak mungkin main-main 3 hari 4 hari
berturut-turut kemudian dia disuruh gali
dia bawa cangkulnya datang di sekitar
Ka'bah dia cuman tebak saja kemungkinan
dekat Ka'bah nih karena tidak ada tempat
yang lebih agung di Makkah daripada
Ka'bah dia datang dekat Ka'bah dan kalau
masih ingat dulu pada pertemuan kita di
bulan yang lalu ada penjelasan tentang
dua patung yang disembah di Makkah isaf
dan Hah Siapa yang ingat kalau lupa saya
enggak datang lagi Balik
Papan isaf dan Nailah isaf kan nama
laki-laki Nailah nama perempuan yang
dulu mereka saling suka akhirnya mereka
berzina depan Ka'bah dan dikutuk menjadi
patung kan dulu waktu sebelum Amru BN
luhai datang ke Makkah patung isaf
ditaruh di Gunung Safa patung Nail
ditaruh di Gunung Marwah untuk
peringatan bagi orang-orang nih
hati-hati kalau berzina depan Ka'bah
dikutuk begini nih gitu tapi oleh Amr BN
luhay yang membawa patung masuk ke
Jazirah Arab Dia angkat patung isaf dan
Nailah dipindahin dekat Ka'bah disuruh
orang Makkah sembah tapi orang sudah
lupa sejarahnya karena kejadian isab dan
ailah dikutuk Ini Jauh sebelum Amru bin
luhai ringkas cerita di depan Ka'bah
antara Hajar Aswad dengan Hijir Ismail
itu ada patung isaf dan Nailah ada satu
Suku Arab teman-teman sekalian datang ke
situ antara isaf dan Nailah nyembeli
sapi tiba-tiba pada saat Abdul Muthalib
lagi duduk lagi memperhatikan ke arah
Ka'bah di antara isaf dan Nailah
kemudian ada orang nyembeli sapi Waktu
disembelih darahnya
ngucur darah itu
berbusah dan karena dia ngucur jalan
sampai berada di sekitar isaf dan Nailah
Ya kurang lebih jangan kita jangan
dibayangkan ini Ka'bah ini Hajar Aswad
dan ini Hijr Ismail isaf dan Nail itu
ditaruh cukup jauh ya agak berjarak
antara Isa antara Hajar Aswad jauh ke
belakang dengan Hijir Ismail juga jauh
jadi di kiri kanan ya tempat itu sangat
luas jadi ee jangan dipahami tadi ini
misalnya Ka'bah kemudian di sini
posisinya tapi agak jauh di kiri kanan
maka pada saat itu Darah ini ngucur dari
patung isaf itu menuju ke tempat di
tengah-tengah di situ paraasit Itu di
tengah-tengah hapinya siapa nih pada
saat itu patungnya Maaf darahnya ngalir
kemudian darah itu ngalir menuju ke
tengah-tengah
ee antara isab dan Nailah ini dan ada
seperti tempat agak turun di lembah
Mekah k waktu itu masih pasir lalu darah
itu berkumpul di situ jadi akhirnya
darah sama pasir
bercampur Abdul Muthalib Lian ini
isyarat pertama nih mimpinya kan tadi
darah yang mengalir berbusa yang
bercampur dengan tanah gitu kan lalu
kemudian dia dekatin tempat itu darah
yang berkumpul itu dia temukan tiba-tiba
ada burung gagak yang berwarna hitam
burung gagak biasanya warna hitam ya
tapi kalau ada burung gagak yang di
bagian sayapnya itu ada beberapa bulu
warna putih namanya a'sam dalam bahasa
Arab gurabil Aam maka dia lihat ada
burung gagang burung gagang Ini
mengepakin sayapnya dan mematuk matuk di
atas sekitar darah
itu dia lihat isyarat yang
kedua isyarat yang ketiga adalah di situ
ada sarangnya semut dia lihat ke dekat
kakinya ternyata ada beberapa semut ekor
semut yang menggigit kakinya dia dia
melihat ada lubang di situ maka dia
bilang kepada anaknya harit harit Saya
mau menggali di sini siapun jangan
mengganggu saya maka dia angkat
cangkulnya tapi kita jangan lupa ini
depan Ka'bah orang-orang lagi banyak
tawaf waktu itu walaupun banyak berhala
diangkat cangkul orang jadi bahan
perhatian tokoh-tokoh Quraisy pada
datang semua lalu tokoh-tokoh Quraisy
mengatakan Hai Abdul Muthalib Apa yang
kau lakukan kata Abdul mthalib kepada
harit singkirkan mereka dari saya
sibukkan jangan sampai mereka dekatin
saya terus saja harit menyibukkan orang
orang-orang Quraisy dan Abdul Muthalib
terus saja mencangkul sampai ujung
cangkulnya menyentuh bibirnya sumur Itu
sumur Zamzam dan dengan kuasa Allah
airnya muncrat keluar pada saat airnya
muncrat keluar Abdul Muthalib mengatakan
Allahu akbar karena memang mereka
menggunakan bahasa Arab dan kalimat
Allahu Akbar itu sudah biasa mereka
ucapkan gitu
kan maka orang-orang Quraisy tahu kalau
Abdul Muthalib sudah dapat target dan
mereka kaget Wu lihat air muncrat air di
depan Ka'bah selama ini selalu ambil
dari luar ini kemuliaan Abadi gitu kan
maka tiba-tiba orang Quraisy datang hai
Abdul Muthalib Air ini kita punya
sama-sama kata Abdul Muthalib Dari mana
sama-sama saya yang mimpi saya yang
cangkul saya yang dapat dari mana kalian
punya sama-sama
nih ribut nih Abdul Muthalib bilang ini
punya saya Quraisy bilang gak
dikeroyokin Abdul Muthalib pada saat itu
ribut akhirnya mereka sepakat Panggil
hakim lagi ini hakimnya nih Cari
penengah Bagaimana caranya supaya ini
bisa ditengahi gitu kan Insyaallah
masalah di tengah ini kita lanjutkan
habis salat
isya subhanakallah wabihamdika
astagfirullahubu ilai wasalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh alhamdulillahatu wasalam
rasulillah kita lanjutkan bahasan
kita akhirnya Abdul setelah menemukan
sumur Zamzam orang-orang Quraisy tetap
menuntut untuk
dibagi dan Abdul Muthalib bertahan
enggak bisa saya mimpi saya gali saya
yang temukan Gimana kalian merasa punya
hak di
situ ribut akhirnya dicarilah penengah
dan pada saat itu mereka tidak lagi ke
yakmur tapi mereka pergi ke dukun Bani
Saidah ada satu dukun wanita di Madinah
waktu itu disegani dan memang pada saat
itu dukun-dukun ini luar biasa
pengaruhnya Pergilah Abdul Muthalib
bersama dengan tokoh-tokoh Quraisy Saya
tidak temukan jumlah mereka berapa orang
tapi yang jelas mereka semuanya pergi ke
sana tiba di kota Madinah ternyata dukun
tersebut pergi ke
khaibar wilayah lain nanti akan ada
bahasan masarah khaibar tapi yang jelas
pergi ke
khaibar Abdul Muthalib sepakat dengan
teman-temannya kejar aja itu kita ke
khaibar antara Madinah sama khaibar
cukup jauh dan ada padang pasir yang
luas sekali mereka belum pernah ke
khaibar sebelumnya jadi masih
menerka-nka jalan di tengah jalan mereka
kehabisan
air mau balik ke Madinah jaraknya jauh
mau menuju ke khaibar belum jelas
tujuannya air Habis panas lagi sangat
trik pada saat itu mereka bermusyawarah
kira-kira Bagaimana jalan keluarnya
nih akhirnya orang-orang Quraisy selain
Abdul Muthalib sepakat mengatakan
kayaknya kita pasti mati nih enggak ada
air kembali ke Madinah bisa mati tengah
jalan menuju ke khaibar juga enggak
jelas bisa mati tengah jalan ya sudahlah
kita pasti mati lebih baik kita gali
kubur
saja riwayatnya begitu kisahnya begitu
gali kubur dari sekian orang ini nanti
setiap Siapa yang mati duluan dikubur
oleh temannya minimal nanti ada satu
orang yang tidak tertutup kuburan nya
yang lain semua tertutup akhirnya mereka
pada gali kuburan kecuali Abdul Muthalib
nih Abdul Muthalib bilang ini bukan ide
yang tepat nih masa kita menyerah lebih
baik Coba kita cari Jalan teman-temannya
bilang percuma mau ke mana Abdul
Muthalib naik ke atas untanya begitu
untanya bergerak dari pijakan kakinya
untanya Abdul Muthalib keluar muncrat
air di padang pasir itu keluar mata air
lalu Abdul Muthalib melihat dia turun
dari untanya dia minum airnya untanya
dikasih lalu diajak teman-temannya Ayo
ni ada air minum teman-temannya heran
dipadam pasir ada air maka akhirnya
mereka sepakat mengatakan demi Allah
yang telah memberikan demi Allah sungguh
ya yang telah memberikan air kamu di
sini Allah subhanahu wa taala dialah
yang telah memberikan kamu air zamzam
Zamzam punya kau Ha Abdul
Muthalib gara-gara Ini akhirnya Zamzam
jadi miliknya Abdul Muthalib dan Abdul
Muthalib keturunan dari Abdul
Manaf sementara memang dasarnya Abdul
Manaf tadi sudah saya jelaskan mereka
bertugas memberikan makanan dan minuman
jemaah haji sehingga sekarang mereka
tidak perlu lagi mengambil air dari luar
tapi mereka sudah punya mata air zamzam
dan sebagian ahli sejarah menanggapi
mengatakan Allah yang Maha Tinggi dan
maha pemurah memudahkan mata air zamzam
ditemukan kembali Abdul Muthalib karena
memang suku ini dari turunan Abdul Manaf
bertugas untuk memberikan minum dan
makan jemaah haji maka karena itu Allah
subhanahu wa taala kasih makanya tadi
dalam salah satu perkataan dan
pernyataan dalam mimpi tas
hajijalam engkau akan memberikan minum
jemaah haji yang banyak gitu kan jadi
bukan karena Abdul muthalibnya tapi
karena memang waktu itu diberikan untuk
jemaah haji
umumnya baik baliklah Abdul mthalib ke
Makkah dan akhirnya pada saat itu Abdul
malib obatkan secara tidak langsung
sebagai raja Makkah Kenapa saya katakan
tidak langsung Karena pada saat itu
Quraisy sepakat di Makkah itu semua
kepala suku bisa
memimpin bisa memimpin tidak harus fokus
ke abduleturunan Abdul Manaf atau Abdul
Abdul atau abdud Dar tapi mereka Abdul
Manaf abdud dar ini mereka yang memegang
Ka'bah memegang ee apa namanya Urusan
Haji dan EE jemaah haji minum dan
makannya ini tapi pasukan segala macam
ini boleh Dari mana saja tapi dengan
kejadian Abdul Muthalib menemukan air
zamzam maka terkerucut lagi masalah
orang-orang Makkah karena tadi setelah
abdidd Dar meninggal kan kita sudah
bilang tadi kan pecah ya abdiddar kan
jadi raja pengganti ayahnya quusai tapi
setelah abdiddar mati ribut anak-anaknya
akhirnya tidak ada raja setelah kejadian
air zamzam secara tidak disadari Abdul
Muthalib ditunjuk menjadi raja
Dan inilah sebabnya waktu kita jelaskan
tadi masalah pasukan gajah yang datang
Abdul Muthalib kan menjadi raja pada
saat itu dan menjadi raja Justru karena
menemukan mata air zamzam
ini Abdul Muthalib pada saat itu mulai
naik kedudukannya namanya jadi tambah
baik dan seterusnya memang orangnya
sangat Dermawan semua orang boleh minum
air zamzam tapi melalui izin dia tapi
tidak bayar gitu kan dikasih semuanya
Abdul mthalib mulai berpikir waktu dia
tadi punya anak satu namanya harit Masih
ingat enggak masih Wah ngaku-ngaku
aja Baiklah saya
terima anaknya tadi satu harit yang
disuruh jaga sama dia waktu dia
mencangkul kan Baiklah si harit dia
pikir waktu saya tadinya punya anak satu
nih kayaknya kerepotan enggak ada yang
bisa bela
dia dan seorang raja salah satu
kebanggaannya kalau punya keturunan
banyak maka dia pada saat itu berazam
bernazar ya kalau Allah memberikan Dia
anak laki-laki yang banyak jumlahnya
mencapai 10 dia akan menyembelih salah
satunya dikorbankan di depan Ka'bah
untuk Allah enggak ada dalam syariat
Nabi Ibrahim Alaihi Salam Ini
isjtiihadnya upayanya Abdul
Muthalib Subhanallah berjalan
waktu istrinya melahirkan melahirkan
punya anak
16 anaknya Abdul Muthalib 16 10
laki-laki enam
perempuan laki-laki yang 10 ini yang
paling pertama tentu ada namanya harit
ya kemudian ada jadi dari 10 ini kita
bagi enam enam ini meninggal sebelum
masa kenabian empat mendapatkan masa
kenabian dari 10 anak Abdul muutalib
yang yang laki-laki ada enam yang
meninggal sebelum fase kenabian sebelum
pengobatan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam jadi nabi Ini paman-paman Nabi
semua ya dan ada empat yang yang yang
mendapatkan fase atau masa kenabian enam
orang yang tidak dapat masa kenabian ini
tentu dimulai dari harit tadi anak
pertamanya Abdul
Muthalib kemudian tentu ada juga ada
beberapa nama ya saya Sebutkan harit
Dirar Hijir muqaddam
Zubair dan yang keenam Abdullah ayahnya
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Abdullah
ini sebenarnya anak paling bungsu dari
Abdul muutthalib anak
ke-10 anak ke10 dari 10 anak
laki-lakinya ya maka en orang ini
meninggal sebelum masa kenabian harit
Dirar Hijir muqaddam Zubair dan Abdullah
dan ada empat orang hidup sampai masa
kenabian dua beriman dua kafir yang
beriman adalah hamz dan Abbas
radhiallahu anhuma ini sempat beriman P
Nabi Sallallahu alai wasallam dan mulia
Hamzah bahkan menjadi pimpinan para
syuhada mati syahid mulia di Perang Uhud
dan Abbas hidup sampai setelah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam meninggal pun
sampai di zaman Khilafah Umar yau
kan kemudian ada dua yang hidup di masa
kenabian tapi kafir enggak beriman Abu
Thalib dan Abu
Lahab ya Abu Thalib ini nama lainnya dia
Abdul Manaf diambil dari nama kakeknya
tapi terkenal dengan Abu Thalib Abu
Lahab julukan namanya Abdul uzzah dan
kita tahu surah al-masa turun pada Abu
Lahab ini ya Paman Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam benci sekali dengan nabi
benci dengan dakwah nanti akan kita
ceritakan kisahnya di perempenan akan
datang yang jelas ini 10 orang anak
laki-laki Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kemudian ada enam orang anak
perempuan yang pertama Sofiah Sofiah ini
ibunya Zubair bin awwam radhiallahu Anhu
dan Sofi nanti akan kita ceritakan
kisahnya luar biasa pemberani perempuan
ini gitu kan dan dia mendidik Zubair bin
awwam dengan sangat tegas Jadi kalau dia
jalan dia membawa Zubair dia latih di
tempat gelap sengaja dia diam Kalau
Zubair nangis ditinggalin dibiarin kena
mau dilatih orang-orang semua pada
hardik Hai Sofia Kenapa kau gitukan
anakmu Saya mau dia jadi pemberani dan
betul-betul jadi pemberani Zubair Zubair
itu di peperangan-peperangannya Kalau
teman temteman ikuti ceramah saya di
YouTube ada serial sahabat di antara Z
awam itu luar biasa kalau pasukan lagi
berhadapan dia dia dia maju ke depan
musuh jadi musuh di depan ini kemudian
dia di depannya tunggu takbir di
belakang dia serang duluan
sendirian luar biasa beraninya
radhiallahu Anhu ibunya namanya Sofiah
tante Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
dan ini sempat masuk Islam di tangan
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian
ada Ummu Hakim ada Atiqah ada umaimah
ada arwah dan bar
kita masuk sekarang ke masalah kembali
ke Man Abdul mthalib Abdul mutalib ini
anak terakhirnya yang ke-10 adalah
Abdullah dan itu ayah Nabi sallu
wasallam Abdul mthalib kan tadi sudah
saya bilang dia Nazar kalau punya 10
anak laki-laki dia akan korbankan salah
satunya kan lalu dia datang ke dukun di
Makkah dan dia berkata pada Dukun itu
acaklah nama anak-anak saya mereka pada
saat itu suka sekali mengundi nasib
kalau di dalam agama kita disebutkan
tradisi mereka namanya tatayyur
menggandung nasib sama benda atau sama
burung orang-orang Arab itu kalau orang
Quraisy Dulu mereka kalau mau Safar
mereka ambil bulu kemudian mereka tulis
Safar bulu yang kedua tidak Safar bulu
ketiga kosong dimasukin dalam kotak
kemudian dia ambil salah satunya tidak
sambil tidak dilihat kalau keluar
kata-kata Safar dia yakin di
perjalanannya
aman tradisi jahiliah Mereka salah pada
saat itu tentunya kemudian kalau keluar
tidak Safar mereka tidak boleh Safar
kalau mereka Safar berarti kena musibah
kalau keluar bulu yang tidak ada
tulisannya maka dia
ulangi Ada cara yang lain sampai dapat
Safar atau tidak Safar
ya kalau ada tradisi yang lain adalah
kalau mengacak nama maka mereka menulis
nama
diatualuu ini di taruh lalu diacak
dikeluarkanlah kalau mereka Butuh
sesuatu dengan cara seperti itu ya Dan
ini ditarik dalam hampir setiap
kehidupan mereka mau beli rumah mau apa
saja selalu ditulis di Batu terus diacak
di Batu itu Mungun dinasib dengan
itu Abdullah eh Abdul Muthalib datang
kepada satu dukun mengatakan Tulis nama
anak-anak saya laki-laki nih semua dari
harit sampai Abdullah tulis semuanya 10
orang
acak siapa yang keluar namanya Itu yang
saya korbankan
dan kalau nama Abdullah
selamat tidak keluar maka saya langsung
eksekusi karena Abdullah anak paling
bungsuh dan paling disayang oleh ayahnya
Abdul Muthalib seperti itulah baik
diaceklah batu
ini diambil batu keluar namanya
Abdullah Abdul Muthalib berat sebenarnya
ini anak paling bungsuh disayang
musyawarah sama anak-anaknya Gimana
Enggak apaapa yaah acak aja
lagi acak lagi Yang kedua kali namanya
Abdullah
lagi sampai tiga kali namanya Abdullah
Terus yang diambil keluar padahal ini
batu diacak 10 nama kata Abdul Muthalib
berarti sudah memang anak ini nasibnya
bawa bawa Abdullah dibawalah Abdullah
ini ke depan Ka'bah ditaruh di atas
sebuah
batu biasanya mereka taruh di situ
sembelihan taruh kambing taruh apa
dipegang di atas batu itu baru mereka
sembelih untuk berhala-berhala gitu kan
ditaruhlah Abdullah mau disembelih sama
dia ikat tangannya ikat kakinya angkat
pedang mau disembelih orang-orang
Quraisy lihat apalagi yang Abdul
Muthalib buat nih datang tanya Hai Abdul
Muthalib Apa yang kau lakukan Saya sudah
Nazar kalau Allah kasih saya 10 anak
saya sembelih salah satunya dan saya
sudah acak nama-nama anak-anak saya yang
keluar anak ini saya mau jalankan Nazar
saya orang-orang Quraisy bilang gak bisa
jangan mereka berusaha tahan akhirnya
Abdullah ini
ditarik-tarik sampai akhirnya karena
tarik-tarik ada orang Quraisy yang
sempat menarik bagian badannya dan ada
yang menarik kupingnya sampai kuping
Abdullah itu sempat
luka ya maka Ada julukan sendiri
dikatakan Abdullah yang luka kupingnya
gitu ayah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam baik pada saat itu orang-orang
Quraisy mengatakan wahai Abdul Muthalib
sadarlah kalau kau lakukan ini sementara
Kamu adalah tokoh masyarakat di Makkah
maka akan menjadi sebuah tradisi nanti
ini akhirnya setiap orang punya 10 anak
laki-laki satu disembelih dan apa Ken
nikmatannya orang kalau sudah punya anak
disembelih gitu Jangan dilakukan Mari
kita berhukum berhukum lagi cari Hakim
kembali kepada wanita dukun di
Madinah suku Saidah tadi yang tadi pada
saat pertama mau cari air zamzam mau
miliknya siapa air zamzam kan mereka ke
Madinah tapi dukunnya kan pergi ke
khaibar enggak ketemu tidak sempat
ketemu akhirnya dapat air dari telapak
kaki untanya Abdul Muthalib sekarang
enggak Mereka pergi lagi ke sana ke
Madinah ketem kemu sama dukun
itu tanya Bagaimana nih tentu ini bukan
kita sedang mempromosikan dukun dukun
haram dalam agama setelah islam datang
enggak ada dukun ini kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Siapa yang
datang kepada dukun Bertanya saja
bertanya terka tangannya terka apa
segala macam tidak diterima salatnya 40
hari yang datang bertanya percaya kufur
kepada apa diturunkan kepada Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam tapi kita
sedang merentet histori pada zaman itu
ya
baik pada saat itu teman-teman sekalian
dukun ini tanya berapa dia dia itu denda
berapa dendanya orang di Makkah Quraisy
kalau ada yang membunuh kata Abdul
Muthalib 10 ekor unta Jadi kalau ada
membunuh supaya dia tidak dibunuh dia
harus bayar ke walinya orang yang
dibunuh 10 ekor unta kata si dukun Tulis
namanya Abdullah di Batu Tulis juga 10
ekor unta di Batu yang lain Balik acak
ini ngundi nasib terus ini
acak waktu diacak kata dukunnya kalau
keluar namanya Abdullah supaya Abdullah
Selamat tambah batu yang ketiga Tulis 10
ekor unta lagi sampai Abdullah
Selamat kalau keluar nama unta Nah baru
untanya baru Abdullah
selamat ditaruh batu 10 ekor unta sama
Abdullah diacak namanya Abdullah keluar
tambah batu 20 ekor unta sekarang 10
setiap batu 10 ya 10 ekor unta batu
kedua keluar lagi namanya Abdullah terus
sampai 10 batu sampai akhirnya ada 10
batu semuanya tertulis 10 unta satu
namanya Abdullah waktu diacek setelah 10
diangkat keluar namanya Abdullah dan ini
pastilah 10 batu semuanya unta gitu kan
semusinya secara rasional gitu ya tapi
ini pada saat itu keyakinan orang Abdul
Muthalib bilang saya enggak percaya saya
enggak saya belum puas Nih coba acak
lagi diacak lagi diambil unta sampai
tiga kali kata kata Abdul Muthalib
Baiklah kalau begitu saya akan sembelih
sembelih itu 100 ekor unta 100 ekor unta
karena setiap batu 10 ada
10 batu maka 100 ekor
unta pada saat itu akhirnya dengan
kejadian ini Abdullah selamat dari
sembelihan atau dikurbankan dan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam berkata dalam
sebuah hadis Ana ibnuzabihain
Saya keturunan dari dua orang yang
hampir
disembelih Ismail alaih salam oleh
ayahnya Ibrahim dan Abdullah oleh
ayahnya Abdul
Muthalib baik berjalan waktu teman-teman
sekalian Abdullah tumbuh besar dan mulai
menjadi seorang pemuda yang cerdas yang
pintar membantu
ayahnya maka oleh Abdul Muthalib
dinikahkan dan dinikahkan oleh seorang
wanita yang bernama Aminah dan
Aminah dari turunan Abdul Manaf juga
jadi satu jalur masih sepupu dengan
Abdullah hanya saja dari Aminah ini dari
paman-pamannya Aminah itu dari penduduk
asli Madinah dari aus dan khazraj dari
suku Anshar di Madinah maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam di sini
memiliki jalur dari dua kota suci Makkah
dan
Madinah pada saat sudah selesai
melahirkan baru E maaf baru e menikah
Beberapa hari kemudian ada tanda-tanda
kehamilan di Aminah kemudian Aminah pun
sempat melihat di dalam mimpinya pada
saat akan melahirkan atau pada saat
hamil besar melihat dalam mimpinya ia
bermimpi bayi dalam kandungannya ini
menyebarkan cahaya dan cahaya itu
menyebar ke seluruh muka bumi sebagian
arar menyebutkan sampai ke busra busra
ini wilayah Irak sana wilayah Persia
gitu dan dia juga mimpi Mengucapkan
dalam mimpinya kalimat uidu billahilim
minularin wulli Ain wulli hasid wulli
hasid Gak ada kata-kata ainnya artinya
Aku berlindung kepada Allah yang Maha
Agung untuk bayi ini dari semua
keburukan dan iri dengki orang
lain berjalan hamil tersebut pada saat
berumur beberapa bulan ada sebagian ahli
sejarah menyebutkan sekitar 6 bulan
hamilnya Aminah di nabi sahu wasallam
dalam kandungan beliau maka maka
meninggallah
Abdullah maka Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam jadi yatim
sebelum lahir
ya setelah itu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam lahir yang paling banyak
dinukil oleh pahala di Sejarah 12 Rabiul
Aal di tahun gajah sudah kita sebutkan
tadi tahun gajah kejadian Ashabul Fil
dan tepatnya tepatnya 50 hari setelah
kejadian gajah itu penan hancuran gajah
50 harinya di situlah lahir Nabi
Sallallahu Al alihi wasahbihi wasallam
ada yang perlu kita sebutkan teman-teman
sekalian walaupun sebenarnya menyebutkan
ini bukan berarti ee Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam membutuhkannya tidak
sama sekali Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam jauh lebih mulia daripada
tanda-tanda ini tapi pada saat beliau
lahir ternukinah di Makkah di Madinah
beberapa kejadian yang memang ahli
sejarah angkat
yang
pertama kejadian yang unik pada saat
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lahir
adalah terlihatnya bintang Ahmad namanya
apa itu bintang Ahmad orang-orang Yahudi
yang ada di
Madinah itu meyakini kalau nabi terakhir
yang mereka tunggu di Madinah keluar itu
kalau Mere kalau dia lahir akan
kelihatan bintang yang mereka istilahkan
dengan bintang Ahmad dan mereka
mengukir-ngukir bintang itu sesuai
dengan keterangan dari Taurat seperti
itulah pemahamannya pada saat itu
wallahuam tentang masalah kebenaran
masalah bintang ini tapi yang jelas ee
kebenaran bintang itu bisa dipercaya
atau tidak karena kita dalam Islam
tahunya bintang enggak boleh dipercaya
gitu kan Tapi ini pada saat itu dinukil
dinukil oleh Hasan bin Tsabit
radhiallahu Anhu penyair Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam kebetulan umurnya dia
beda 7 tahun dengan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Beliau mengatakan
setelah masuk Islam setah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam hijrah ke
Madinah Beliau mengatakan pada hari Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam lahir aku
kebetulan berada di salah satu benteng
Yahudi dan Naiklah di malam hari
kebetulan salah satu pendeta Yahudi lalu
teriak dengan suara keras wahai Yahudi
Hai sekalian kaum Yahudi sungguh telah
terlihat pada malam ini bintangnya Ahmad
dan tidak terlihat kecuali pada saat ia
lahir dan menurut Hasan bin Tsabit
radhiallahu Anhu memang umurnya beda 7
tahun dengan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dan pada hari itu memang hari
kelahiran Baginda Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam
yang kedua dinukan oleh para ulama
tentang masalah kejadian-kejadian unik
adalah nabi sallallahu alaihi wasallam
pada saat lagi
Eh Amin melahirkan maka dikatakan
melahirkan tanpa ada rasa kesulitan
sedikitp jadi sangat mudah bahkan
sebagian arar menyebutkan Aminah tidak
dibantu oleh orang tiba-tiba Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam keluar begitu
saja dan yang ketiga pada saat lahir
maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
dalam kondisi mengangkat kepalanya ke
langit seakan-akan orang yang sedang
berdoa yang keempat Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam lahir dalam kondisi
tidak ter eh sudah
terkhitan sudah terkhitan yang kelima
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lahir
juga tanpa terbebani lagi dengan sisa
tali pusar udah enggak ada lahir sudah
terkhitan ya lahir sudah tidak ada tali
pusarnya sampai poin di sini sampai poin
kelima ini maaf empat poin ya karena
poin pertama tadi itu kejadian di
Madinah jadi empat poin ini Aminah
melahirkan dengan sangat mudah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam seperti
berdoa ke langit kemudian terkhitan
Kemudian ee apa namanya taliusarnya
sudah terlepas maka Abdul Muthalib
kakiknya bangga sekali datang sangat
senang pada saat itu dia berkata Sungguh
pada cucuku atau anakku ini ada perkara
besar lalu Abdul Muthalib pun membawa
bayi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ke
Ka'bah saat baru lahir dan ia yang
memberi nama Muhammad yang memberi nama
Muhammad
baik ada sedikit rahasia masalah nama
Muhammad ini perlu teman-teman tahu nama
Muhammad sebelum Nabi Muhammad
Sallallahu wasam tidak dikenal oleh
orang-orang Arab gak ada satupun orang
Arab bernama Muhammad pada saat itu
belum ada terus dari mana nama ini k
Abdul mutalb bisa berikan nama cucunya
ada
kisahnya Jauh sebelum lahir Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Abdul
Muthalib pernah jalan-jalan ke negeri
Syam bersama dengan tiga orang
sahabatnya yang pertama Sulaiman bin
mujaz salah satu kepala suku di Makkah
yang kedua hulailah Bin hajij dan yang
ketiga himran bin rabiah tiga orang ini
bersama Abdul mthalib EMP empat orang
ini pergi ke negeri Syam pas tiba di
negeri Syam ada salah satu pendeta
Nasrani menemui mereka lalu berkata
kalian dari mana kata Abdul Muthalib
dari jazirah Arab dari mana tempatnya
dari kota Makkah kata pendeta itu dari
kota kalian nanti akan keluar nabi
terakhir dan nabi terakhir itu bernama
Muhammad kata Abdul Muthalib dari mana
engkau tahu itu semua Dia bilang dari
Kitab kami dalam Injil disebutkan
Namanya Muhammad maka keempat orang ini
bertekad pada saat itu untuk
memberikan nama kalau mereka dikaruniai
anak selah itu atau cucu Muhammad dan
dari empat orang ini pada saat balik ke
Makkah orang yang pertama mendapatkan
cucu laki-laki adalah Abdul Muthalib
itulah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi
Wasallam maka dia pun mengangkat bayi
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu
keliling di dekat Ka'bah lalu mengatakan
anak ini memiliki perkara yang bes besar
aku memberikan nama Muhammad aku
memberikan nama Muhammad terus dia
mengucapkan kalimat
itu kemudian selanjutnya teman-teman
sekalian yang keenam adalah goncangnya
istana
kisra di Persia dan rubuhnya 14 teras
istananya jadi ada teras-terasnya istana
itu rubuh semua tanpa
sebab rusak semuanya pada saat melihat
kejadian tersebut kisra sempat khawatir
lalu dia bertanya kepada para
peramal-peramalnya lah dukun-dukunnya
segala maka mereka pun menjawab
goncangnya istana disebabkan karena hari
ini lahir seseorang nabi dan runtuhnya
14 teras ini menandakan terdapat 14 Raja
Persia Tinggal 14 orang saja selebihnya
sudah runtuh kerajaan ini maka sempat
kisra bilang 14 Raja masih lama kalau
satu raja punya tahun umurnya berarti
1400 tahun tapi tanpa disadari oleh
kisra palah di sejarah muslim menukil
tanpa membenarkan ramalan ini ya kita
bukan membenarkan karena ramalan itu
semua kalaupun bertepatan karena mereka
mencuri setan mencuri berita dari langit
bukan karena mereka tahu sebagaimana
dijelaskan dalam ada hadis Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dan ternyata
setelah kisra yang pada saat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam lahir itu ada
anak-anaknya berselisih pendapat dan
dalam waktu 4 tahun saja terj jadi
penggantian 10 orang kisra mati semua
saling membunuh satu sama yang lain ya
dan puncaknya yang terakhir adalah yang
ke-14 meninggal di zaman Umar
radhiallahu Anhu pada saat Umar menembus
wilayah
Persia yang ketujuh padamnya api
sesembahan kaum majus jadi ada api yang
disembah di berapa titik beberapa titik
di negeri Persia Jadi mereka buat api
besar dan api itu selalu disembah tiap
hari mereka sembah pada saat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam lahir api itu
tiba-tiba mati dan mereka berusaha
menyalakan tidak bisa selamanya mati
sampai Persia pada saat itu seluruh
Persia yang menyembah api apinya mati
semua enggak ada mereka mau coba
Nyalakan sampai runtutnya di zaman Umar
Bin Khattab gak ada api mereka gak bisa
lagi mereka nyalakan api untuk disembah
ya enggak bisa lagi mereka Nyalakan
setiap kali di wilayah Persia dinyalakan
api mati padam Mereka cuma pakai masak
misalnya habis itu padam enggak bisa
sama sekali
yang kedelapan
hanyutnya air sungai Sawa Sungai Sawa
ini teman-teman sama dengan Sungai
Gangga sekarang di India di di kultus
dianggap ini Sungai apalah keramatlah
dan seterusnya gitu kan maka orang-orang
Persia meyakini Sungai Sawa ini adalah
sesuatu yang luar biasa kalau ada yang
mati mereka bakar lalu mereka lempar
debunya di situ airnya diambil dianggap
suci apalah segala macam Subhanallah
karena sungai ini selalu ditaruh tumbal
segala macam waktu Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam lahir air sungai ini
hilang enggak ada airnya sama sekali
kering sampai Sungai Sawa dilupain udah
enggak ada lagi Sungai namanya memang
Sungai Sawa ya yang kesembilan dan ini
agak sedikit kita titik beratkan adalah
kisah Halimah
assa'diyah tradisi orang Arab dulu
teman-teman sekalian terutama
orang-orang Quraisy setiap bayi lahir
selalu dititipkan untuk disusui dan
dibesarkan selama 2 tahun di luar kota
Makkah tepatnya di padang
pasir ada alasan kenapa mereka titipkan
anak-anak mereka ke padam pasir sama
orang-orang
badwi yang pertama agar bahasa Arab
fushha anak-anak mereka terjaga Apa itu
bahasa Arab fusha bahasa Arab ada dua
macam ada bahasa Arab fusha bahasa yang
bahasa aslinya bahasa Arab dan itu
Alqur'an dalam bahasa
fusha Kalau kita belajar-belajar bahasa
Arab di pesantren atau di kampus-kampus
bahasa Arab yang dipakai bahasa Arab
khusha dia punya gramar rapi gitu
kan ada bahasa amiah yang kedua bahasa
pasar ini bahasanya dialeknya
berbeda-beda Mesir berbeda Tunis berbeda
Saudi berbeda dialek bahasa pasarnya
berbeda dan ini tidak punya gramar lebih
teracak ya mungkin kalau dalam bahasa
Inggris bahasa Inggris dari Inggris
sendiri Negeri Inggris dengan dari
Amerika agak berbeda gramar nya lebih
rapi gitu kan tapi kita tidak bahas
masalah itu tentunya yang jelas
orang-orang Quraisy untuk menjaga bahasa
fusha maka mereka menitipkan anak mereka
ke badwi karena orang badwi masih pakai
bahasa fusa sementara penduduk asli
Makkah pada saat itu sudah sering
lulalang jemaah haji jemaah haji ini
dari berbagai wilayah makanya kita
temukan bahasa Arab yang kalau tanda
kutip ya yang paling kacau Itu bahasa
Arabnya orang Makkah sampai hari ini
kena bercampur Baur antara bahasa Arab
dengan Bahasa Urdu dengan bahasa
Indonesia dengan campur-campur jadi
kalau kita ngomong sama mereka tuh
enggak jelas kadang-kadang gu memang
orang-orang Makkah dikenal begitu karena
memang campur baurnya jemaah haji ini
karena mereka enggak bisa bahasa Arab
mereka pakai bahasanya jadi orang sana
terpaksa belajar bahasa Persia belajar
bahasa Melayu belajar macam-macam ya
seperti itulah Nah dari zaman dulu
Memang orang-orang Quraisy sudah
khawatir dengan itu perubahan bahasa
yang kedua Alasannya kenapa anak-anak
mereka diban di padang pasir karena Sisi
kesehatan padahal zaman dulu tidak belum
ada seperti kita ya masalah kimia-kimia
dan segala polusi udara masih belum ada
tapi orang-or
Resume
Read
file updated 2026-02-14 06:22:04 UTC
Categories
Manage