Sirah Nabawiyyah 4th - The Day of Prophet Muhammad Salallahu 'alaihi Wassalam was Born
F31ZyPcSAXQ • 2017-06-17
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waikumsalam warahmatullah W Alhamdulillah selalu kita memuji Allah subhanahu wa taala zat yang paling pantas untuk dipuji dicintai dihormati dan ditunduki karena memang kata kuncinya Lailahaillallah la ma'buda bihaqqin illallah tidak ada Tuhan yang berhak disembah di langit dan di bumi kecuali Allah dan dia telah menggantungkan segala kebutuhan kita yang kita butuhkan untuk roda kehidupan di muka bumi dengan memuji namanya Alhamdulillah Maka sangat wajar kalau kita selalu mengucapkan kalimat yang mulia ini Ca kita banjatkan salam hormat kita kepada manusia terbaik yang telah membawa kepada kita hukum halal haramnya sang pencipta sehingga kita punya panduan hidup dan juga Sang Pencipta Allah telah menjadikan mengucapkan salam hormat kepada manusia terbaik ini sebagai ibadah buat kita dan pendekatan diri kepadanya juga dari sisi yang lain Sang Pencipta Allah bersama malaikatnya mengucapkan salam hormat kepada manusia terbaik ini Maka sangat wajar k kita selalu mengucapkan selawat dan Taslim kepada nabi besar Muhammad sallallahu wa ala alihi wasahbihi wasallam sah panjang lebar kita Jelaskan masuk Yahudi ke Jazirah Arab Nasrani bagaimana juga kekuasaan-kekuatan dari najasyi Afrika Masuk Ke Yaman Bagaimana Yaman dikuasi oleh Persia kemudian bagaimana akhirnya wilayah Yaman masuk Islam kita akan masuk sekarang lebih dalam lagi membahas tentang kelahiran Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kita akan masuk merucutkan bahasan ke Makkah bahasan ini tentu akan saya mulai dari seorang tokoh Makkah bernama qusai bin kilab qusai bin kilab qusai bin kilab ini adalah salah satu keturunan dari fikir dan fikir adalah nama lainnya Quis jadi Quraisy itu julukan karena si fikir ini seperti saya jelaskan tadi siang kalau seseorang di negeri Arab atau Suku Arab itu memiliki kelebihan fisik kepintaran kekayaan keturunan maka dinisbatkan suku padanya kebetulan dari turunan Ismail alaih salam di Makkah dan turunan suku jurhum ada satu orang yang sangat menonjol bernama dan fikir ini karena dia menonjol maka diberikanlah nama lainnya Quraisy dinisbatkanlah suku Makkah namanya Quraisy salah satu turunan fikir ini yang merupakan turunan Ismail alaih salam dan turunan Suku jurhum adalah qusay bin kilab kalau teman-teman masih ingat di pertemuan kita pada bulan yang lalu saya pernah menekankan tentang kisah Makkah awalnya dihuni oleh suku jurhum yang hijrah dari Yaman kemudian tinggal bersama hajr dan Ismail alaihialam berjalan bertahun-tahun sampai Ibrahim dan Ismail alaihialam meninggal dunia datang satu Suku Arab yang ingin merebut Makkah dan berhasil namanya suku khuzaah masih ingat ya gak ada suara senyap berarti memang lupa semua jadi suku khuza ini datang merebut dan salah satu pimpinan khuza Amru BN luhay yang memasukkan patung di Jazirah Arab di Makkah gitu kan suku khuzaah ini berkuasa di Makkah sampai 500 tahun dan pada saat jurhum dikalahkan oleh khuzaah suku jurhum sempat menimbun air zamzam jadi 500 tahun mereka memimpin di Makkah enggak ada sama sekali air kita bahas sekarang tentang keadaan satu orang tokoh ini karena kalau panjang kita ceritakan panjang lebar Makkah ini cukup panjang tokoh-tokohnya banyak tapi saya ingin ngerucutkan ke qusay bin kilab qusay bin kilab ini salah satu turunan jurhum dan turunan Ismail alaih salam dia Sempat berpikir bagaimana bisa ini Setelah 500 tahun ya bagaimana bisa Makkah ini yang tadinya dikuasai oleh suku dia jurhum dan juga kakiknya Ismail alaih salam direbut oleh khuzaah walaupun di Makkah itu suku khuzaah sama suku jurum sudah berbaur ya karena sudah terlalu lama ratusan tahun akhirnya mereka berbaur satu sama yang lain tetapi tetap kekuasaan kerajaan di bawah kekuasaan khuzaah qusaib bin kilab lalu memperbaiki keadaan ekonominya dia berbisnis dia berdagang sampai Allah membukakan kekayaan yang sangat banyak pada saat itu teman-teman sekalian Raja Makkah dari suku khuza bernama hulail hulail ini memiliki seorang anak wanita anak tertuanya terkenal dengan kecantikannya anak raja qusaib bin kilab datang dan melamar dan pada saat itu dia orang kaya raya dia punya kedudukan dihormati di Makkah oleh hulail diterima lamarannya selama ini kalau suku jurhum mau melamar e suku huzaah selalu ditolak umumnya karena memang ada persaingan dari dulu gitu kan mereka berbaur saling transaksi kalau berdagang bertetangga tapi pernikahan tidak pertama kalinya dari suku jurhum diterima lamarannya itu adalah qusay bin kilab oleh hulail kepala suku sekaligus Raja kepala suku huzaah sekaligus Raja Makkah pada saat dia menikah dengan anaknya hulail quusai ini menunjukkan yang terbaik ya dia patuh dia bantu mertuanya dan seterusnya sampai mertuanya meninggal waktu mertuanya meninggal kusai menjalankan misinya dia lalu mengiklankan dan menobatkan diri menjadi raja Mekah pengganti mertuanya orang-orang yang dari suku khuzaah menolak Bagaimana bisa kau jadi raja raja jelas dari khuzaah kamu dari jurhum enggak boleh gitu maka pada saat itu terjadi perseruan sampai akhirnya quusai meminta pertolongan dari orang-orang sesuku dengan dia dari jurhum dan khuzaah juga berkumpul akhirnya terbentuk dua pasukan dan terjadi peperangan besar di Makkah pertumpahan darah yang sangat besar dan banyak sekali korban pada saat itu pada saat mereka melihat korban banyak sekali teman-teman sekalian maka tokoh-tokohnya termasuk quusai Bin kilab dan anak-anaknya hulail yang merupakan ipar-iparnya ipar-ipar dari kusai sendiri mereka harirnya sepakat kita harus ada penengah nih yang menjadi mengambil hukum supaya di jelas Siapa yang memimpin Makkah maka mereka akhirnya sepakat menunjuk satu orang yang dituakan di Makkah pada saat itu dan memang umurnya sudah sangat tua orang ini namanya ya'mur bin Auf ya'mur bin Auf dia ditunjuk oleh orang-orang Quraisy dari jurhum dan juga ditunjuk oleh orang-orang guuzaah nunjuk dan diambillah sumpah atas nama Allah apapun keputusan yakamur harus diterima Baiklah yakmur pada saat itu umurnya 120 tahun orang yang sangat tua dan dituakan sekali dihormati datang lalu mendudukkan quusai dan anak-anaknya hulail lalu mulaila ditanya oleh yaamur wahai qusai Apa alasan anda membentuk pasukan mau merebut Makkah dari keturunan mertua Anda ini Apa sebabnya maka kusai mengatakan semua kita ini tahu kisah Makkah ini berawal dari kakek saya yang bernama Ismail dan Ismail Seorang nabi Ismail menikahi suku jurhum anak kepala suku jurhum dan itu turunan kami kami yang membentuk komunitas di Makkah kami yang membentuk ekonominya kami yang membangun Ka'bah kami yang yang yang yang semuanya disebutkan sementara khusai menyebutkan ini anak-anaknya hulail dari sukuan khuzaah enggak bisa ngomong apa-apa karena memang semuanya betul memang tidak ada khuzaah ditanya lalu kalian punya apa enggak ada tidak ada andilnya di Makkah cuma datang pasukan dari luar menyerang Makkah kemudian langsung menguasai enggak ada andil sama sekali tiba-tiba pada saat itu yakmur mengambil sebuah keputusan mengatakan keputusan yang mutlak seluruh Makkah kerajaannya kekuasaannya pengurusan e jemaah hajinya pengurusan ka'bahnya ya semuanya untuk quusay bin kilab maka dengan keputusan ini teman-teman sekalian binilab menjadi raja Makkah menjadi raja Makkah dan pada saat itulah kerajaan yang sudah hilang 500 tahun dari keturunan jurhum kembali pada saat itu kusai melakukan banyak sekali perkembangan di Makkah di antaranya Dia membangun sebuah tempat namanya Darun nadwa Darun nadwa ini oleh kusai dibuat sangat luas sangat besar sebuah auditorium kalau kita sekarang sangat luas gitu kan tapi belum ada buku sejarah yang menyebutkan Seberapa luas seberapa dia menampung manusia tapi dari buku-buku sejarah disebutkan Darun nadwa pada saat itu bermultifungsi dilakukan apa saja di situ pertemuan orang-orang Makkah pertemuan tokoh-tokoh Makkah sampai qusaib bin kilab melarang siapapun orang Makkah menikah kecuali di darunadu harus di darunadu kalau anak anak bayi baru lahir bawa ke darunadu pokoknya darad ini menjadi simbolnya Makkah termasuk juga pada saat orang-orang Quraisy ingin memerangi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam nanti kita akan pelajari pada saat beliau mau hijrah pun ke Madinah wtu mau dibunuh itu mereka kumpulnya Darun nadwah ini qusai bin kilab pada saat sudah mulai tua teman-teman sekalian dia memperhatikan di antara anak-anaknya anaknya banyak sekali tiapada dua orang yang menonjol artinya anak pertama bernama ABD dan anak kedua bernama Abdul Manaf sudah hafal belum nganguk-nganguk saja allahahuam paham atau enggak enggak tahu abdudd dan Abdul Manaf abdudd anak pertamanya si quusai Abdul Manaf anak kesekian Saya tidak temukan anak ke berapa tapi abdud karena anak pertama Biasanya kalau dinisbatkan nama seseorang adalah nama anak pertamanya jadi kusa ini dipanggil Abu abdudar gitu tapi abdudd dar ini orangnya lemah secara fisik dia enggak punya keterampilan enggak punya kepintaran sehingga tidak punya kedudukanlah di tengah-tengah masyarakat sementara adik-adiknya semua terutama Abdul Manaf menonjol sekali punya suara berdagang majulah gitu maka qusai ingin anaknya ini abdud Dar punya kedudukan Apa yang dia lakukan pada saat dia mau meninggal dia tulis sebuah keputusan surat Kalau kalau saya meninggal semua kerajaan semua pengurusan Ka'bah jemaah haji itu di tangan abdud Dar waktu kusai meninggal dunia surat dibuka ditemukan tertulis seperti itu maka semua anak-anaknya patuh keputusan raja abdud Dar akhirnya menjadi raja berjalan waktu teman-teman sekalian abdud Dar wafat pada saat wafat keturunan abdudd mau melanjutkan kerajaan ayahnya tapi ketunan Abdul Manaf tidak setuju enggak bisa abdudd ini Paman kami dulu Ini ayah kalian itu dipilih oleh Kakek kita semuanya kusai karena dia enggak punya kedudukan dan kemuliaan sudah dikasih dan sudah berhasil sekarang enggak bisa kembali kepada kalian harusnya ini dibagi rata sampai mereka pada saat itu hampir perang satu sama yang lain sama lagi dicarilah Hakim di antara mereka dan akhirnya kesimpulannya dibagi pembagian ini teman-teman sekalian adalah dibagi abdud Dar khusus mengurus keturunan abdud Dar khusus mengurus semua yang berususun dengan jemaah haji sementara abdud Dar mengambil alih pengurusan Ka'bah dan Darun nadwah sementara Abdul Manaf mengurus jemaah haji dibagi dua kita akan sedikit sisipkan di sini teman-teman Sekalian kisah tentang Darun nadwah ini yang tadi dibuat kita tinggalkan dulu sebentar tadi sampai ke masalah sudah pembagian Makkah abdudd mengurus Ka'bah dan juga hah Darun nadwa haji itu Abdul Manaf ya jadi Haji ini maksudnya mengurus jemaah haji Kasih minum kasih makan mereka dulu sukanya begitu dan mereka ini terkenal dengan dermawannya tidak boleh jemaah haji beli makanan beli minuman dikasih semua gratis seperti itulah Darun nadwa ini punya kisah unik sedikit Saya khawatir Lupa maka saya sisipkan di sini Darun nadwa tadi yang dibuat oleh qus BIN dan menjadi simbol Makkah kisahnya sangat unik teman-teman kisah pembeliannya dan penjualannya jadi ada satu orang nanti jadi sahabat nabi namanya Hakim bin huzam Radiallahu anhu sebelum masuk Islam Hakim bin huzam ini suka mabuk masih di Mekah di masa jahiliah dia bersahabat dekat dengan pemegang kuncinya Darun nadwah jadi yangt tanggung jawab ya dari turunan abdudd waktu lagi mabuk sama-sama si pemilik kunci ini mabuk luar biasa sampai enggak sadar sudah si Hakim bin huzam bilang kau mau jual enggak daruna dua dengan saya kata temannya lagi mabuk Iya saya jual berapa harganya kata si mabuk se mabuk ini bilang dengan sekendi khamer kasih saya sekendi khamar ambil Darun dua Hakim pada saat itu dia tidak semabuk temannya nih dia Lalu meng Panggil saksi-saksi segala macam dia kasih satu Kendi khamar Darun nadwah ini dijual oleh turunan abdiddar karena sudah ada saksi ada transangaksi maka selesai akhirnya keturunan abdiddar kehilangan Darun nadwa gara-gara transaksi ini tadi Ini Darun dua teman-teman sekalian terus di tangan Hakim bin huzam sampai beliau masuk Islam Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Biarkan saja di zaman Abu Bakar dia masih hidup zaman Umar zaman Utsman zaman Ali sampai di zaman kekhilafahannya muawiyah radhiallahu anhum ajmain eh dinasti umawiyah yang pertama berdiri muawiyah anaknya Abu Sufyan Abu Sufyan dulu tokoh Mekah kan gitu radhiallahu anhum ajmain Kara Abu Sufyan juga sempat masuk Islam di pembembasan kota Makkah maka pada saat itu Hakim bin huzam di zaman muawiyah menjual Darun nadwah dijual sama dia dengan harga 100.000 Dinar Mahal sebenarnya Tapi Darun nadwa ini kedudukannya besar di Quraisy muawiyah bilang menghardik dia Hai Hakim ngapain kau jual Darun nadwa dengan harga 100.000 Dinar itu bisa tidak ada nilainya peninggalan dari qusaib bin kilab gitu kan raja pertama Makkah Setelah 500 tahun ditinggalkan oleh jurhum gitu maka kata Hakim radhiallahu Anhu wahai Amirul Mukminin sekarang kita sudah muslim penilaian mulia dan bukan Mulia Itu bukan dari peninggalannya qusay bin kilab tapi kita pengikut nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam dan saya dulu demi Allah membelinya dengan sekendih khamar sekarang 100.000 Dinar banyak sekali dan anda menjadi saksi anda menjadi saksi bersama dengan seluruh muslimin yang ada di sini kalau 100.000 Dinar ini saya sedekahkan di jalan Allah kisahnya begitu Jadi kisah darunda du karena tadi kita sempat singgung ada proses pembelian lepas dari tangan keturunan abdidar dan bagaimana proses penjualannya setelah itu tentu sekarang sudah tidak ada semuanya ini tapi ini kisah pada saat itu baik kita kembali teman-teman sekalian ke kisah kita Abdul Manaf tadi kan abdiddar sama Abdul Manaf sekarang abdiddar sudah kita sebutkan di antaranya mereka menguasai Ka'bah dan darunado Dar sudah dijual tinggal Ka'bah perawatan Ka'bah kiswahnya segala macam urusan mereka Abdul Manaf bertanggung jawab tentang jemaah haji kan itu Abdul Manaf ini teman-teman sekalian punya seorang anak bernama Hasyim Hasyim ini punya anak bernama syaibah garis bawahnya nama syaibah ini tadi sudah makan siang belum ini banyak nama yang harus dihafal nih kita kerucutkan Bahasan tentang Abdul Manaf punya anak namanya Hasyim Hasyim punya anak syaibah garis bawah syaibahnya kita akan bahas sybah ini Hasyim ini Ayahnya sybah waktu menikah dengan istrinya ibunya si syaibah karena Mulianya ini tradisi jahiliah dulu ya karena kedudukan si ibunya syaiba ini tinggi di sukunya anak kepala suku maka ismaah ismaah itu cerai di tangannya ibunya ibunya bisa menceraikan suaminya hukum dulu berjalan waktu meninggal Hasyim syaiba ini ikut sama ibunya ke perkampungan ibunya ada satu ya anaknya atau saudaranya Hasyim ya saudaranya Hasyim ini jadi Abdul mana punya beberapa anak di antaranya Hasyim yang punya anak syaibah ada juga anaknya yang lain bernama Muthalib anaknya si Abdul Manaf ini mutalib ini namanya orang g kan mutalib ini datang ke perkampungan syaibah ibunya syaibah tadi lalu dia berkata kepada ibunya ini Ayahnya Hasyim sudah meninggal tapi anak ini keturunan qusay bin kilab ini turunan raja di Makkah jangan ditinggalkan di kampung sini ikut ke Makkah dengan saya siapa tahu nanti dia punya kedudukan di Makkah kata ibunya enggak bisa ikut sama saya akhirnya kena cekcok nih tanda kutip di sini maka ibunya bilang ibunya syba bilang ini ee kita suruh pilih aja dia si Syekh ini mau ikut siapa Nanti kalau saya sebutin julukannya syaiba ini baru Antum bilang oh iya itu orangnya kata si ibunya pilih aja sybba Suruh milih dia Mau tinggal sama saya di sini atau ikut sama anda ke Makkah lalu mthalib tanya di depan ibunya Hai syaibba ikut sama saya ke Makkah atau kamu tinggal sama ibumu kata syaibba saya ikut sama paman saya ikut ke Makkah maka masuklah Pergilah ke Makkah waktu itu mutalib ini naik naik unta dia membonceng di belakangnya sybah Muthalib ini teman-teman dikenal di Makkah suka beli budak suka beli budak ya maka waktu setiap hari dia datang masuk Makkah bawa budak baru waktu syaibba dibonceng oleh pamannya muutalib ini orang-orang Makkah kira si mutalib beli budak baru maka mereka bilang muutalib baru beli budak di belakangnya Abdul Muthalib berarti hambanya si muutalib nih Sudah tahu nama syaibba siapa yang Antum kenal kan selama ini Abdul Muthalib namanya dia syaiba jelas baik tiga orang yang jawab enggak apa-ap lah nasib saya sudah teriak-teriak tapi Abdul Muthalib berarti namanya syba jadi Abdul Muthalib bukan Muthalib nama Allah Ya ini enggak ada dalam Asmaul Husna gitu tetapi di sini Muthalib nama pamannya karena sering beli budak kemudian dia membawa membonceng ponakannya orang-orang Makkah kira ini adalah budak baru Maka dibilang Abdul Muthalib hambanya Muthalib tapi karena itu sudah menjadi buah bibir di Makkah akhirnya terkenal dengan Abdul Muthalib baik Abdul Muthalib ini ini yang tentu kita sudah tahu adalah kakek Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kita masuk merucutkan bahasan sekarang ke Abdul mutalib nih SY syaibah kita sudah kucutkan bahasan dari Abdul Manaf ada anaknya Hasyim Hasyim punya anak syaiba syaiba ini Abdul Muthalib kita harus rucutkan begitu supaya nanti ngerucut ke Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena kalau melebar akan jalur nasab Quraisy banyak sekali Abdul Muthalib ini pada saat dia masuk ke Makkah kemudian dia menikah Allah karuniakan dia satu orang anak anaknya diberi nama harit satu anak dikasih waktu harit sudah mulai bujang mencapai umur sekitar 17 tahun Abdul Muthalib ini sybah mimpi malam-malam dia mendengar suara dalam mimpinya ihfirit ihfiritba maksudnya galilahbah tibah itu sesuatu yang baik lalu dia bertanya mabah apa itu tibah hilang suara itu hari kedua dia mimpi lagi dengar lagi suarail Barah galilah sesuatu yang baik yang bermanfaat dia tanya Mal Barah Apa itu Barah yang baik itu apa hilang lagi suara itu hari ketiga dia mimpi lagi ihfiril madmunah gali sesuatu yang terjamin dia tanya Mal madmunah Apa itu madmunah hilang lagi hari keempat baru dia mimpi dan dia dengar ihfir Zamzam galilah Zamzam itu Zamzam ini di zaman itu cuma seperti sebuah history lama kenangan 500 tahun gak ada sumur Zamzam hilang jadi selama khuzaah berkuasa teman-teman sekalian di Mekah mereka selalu mendatangkan air dari luar beli mahal dari luar Makkah sumur-sumur di luar Mekah Abdul Muthalib ini pernah dengar kalimat Zamzam penasaran dia terus dia tanya dalam mimpi dia tanya ma Zamzam Apa itu Zamzam lalu keluarlah suara itu mengatakan dan dia dengar pada saat itu ya kalau dalam buku-buku sejarah disebutkan sesuatu yang tidak akan pernah rusak juga ya sesuatu yang selalu bersih dan tidak akan pernah rusak engkau akan memberikan dengannya air para jemaah haji dikatakan waham tempatnya air zamzam itu berada di anara Raf itu bisa berarti busanya darah atau memang Darah yang bercampur apa namanya busa yang bercampur dengan darah atau memang busa air Biasanya jadi dikatakan sini ciri-cirinya adalah tempat Zamzam itu ada Darah yang bercampur dengan rafat dengan busa k bercampur sama tanah lalu Dikatakan lagi dalam mimpinya atas eh di bawah patokannya burung gagak yang memiliki warna keputih-putihan indalqaryatin namel di atas atau di sekitar sarang semut seperti ituah mimpinya maka Abdul Muthalib bangun pagi-pagi penasaran dia dengan mimpi ini dan dia tahu mimpi ini enggak mungkin main-main 3 hari 4 hari berturut-turut kemudian dia disuruh gali dia bawa cangkulnya datang di sekitar Ka'bah dia cuman tebak saja kemungkinan dekat Ka'bah nih karena tidak ada tempat yang lebih agung di Makkah daripada Ka'bah dia datang dekat Ka'bah dan kalau masih ingat dulu pada pertemuan kita di bulan yang lalu ada penjelasan tentang dua patung yang disembah di Makkah isaf dan Hah Siapa yang ingat kalau lupa saya enggak datang lagi Balik Papan isaf dan Nailah isaf kan nama laki-laki Nailah nama perempuan yang dulu mereka saling suka akhirnya mereka berzina depan Ka'bah dan dikutuk menjadi patung kan dulu waktu sebelum Amru BN luhai datang ke Makkah patung isaf ditaruh di Gunung Safa patung Nail ditaruh di Gunung Marwah untuk peringatan bagi orang-orang nih hati-hati kalau berzina depan Ka'bah dikutuk begini nih gitu tapi oleh Amr BN luhay yang membawa patung masuk ke Jazirah Arab Dia angkat patung isaf dan Nailah dipindahin dekat Ka'bah disuruh orang Makkah sembah tapi orang sudah lupa sejarahnya karena kejadian isab dan ailah dikutuk Ini Jauh sebelum Amru bin luhai ringkas cerita di depan Ka'bah antara Hajar Aswad dengan Hijir Ismail itu ada patung isaf dan Nailah ada satu Suku Arab teman-teman sekalian datang ke situ antara isaf dan Nailah nyembeli sapi tiba-tiba pada saat Abdul Muthalib lagi duduk lagi memperhatikan ke arah Ka'bah di antara isaf dan Nailah kemudian ada orang nyembeli sapi Waktu disembelih darahnya ngucur darah itu berbusah dan karena dia ngucur jalan sampai berada di sekitar isaf dan Nailah Ya kurang lebih jangan kita jangan dibayangkan ini Ka'bah ini Hajar Aswad dan ini Hijr Ismail isaf dan Nail itu ditaruh cukup jauh ya agak berjarak antara Isa antara Hajar Aswad jauh ke belakang dengan Hijir Ismail juga jauh jadi di kiri kanan ya tempat itu sangat luas jadi ee jangan dipahami tadi ini misalnya Ka'bah kemudian di sini posisinya tapi agak jauh di kiri kanan maka pada saat itu Darah ini ngucur dari patung isaf itu menuju ke tempat di tengah-tengah di situ paraasit Itu di tengah-tengah hapinya siapa nih pada saat itu patungnya Maaf darahnya ngalir kemudian darah itu ngalir menuju ke tengah-tengah ee antara isab dan Nailah ini dan ada seperti tempat agak turun di lembah Mekah k waktu itu masih pasir lalu darah itu berkumpul di situ jadi akhirnya darah sama pasir bercampur Abdul Muthalib Lian ini isyarat pertama nih mimpinya kan tadi darah yang mengalir berbusa yang bercampur dengan tanah gitu kan lalu kemudian dia dekatin tempat itu darah yang berkumpul itu dia temukan tiba-tiba ada burung gagak yang berwarna hitam burung gagak biasanya warna hitam ya tapi kalau ada burung gagak yang di bagian sayapnya itu ada beberapa bulu warna putih namanya a'sam dalam bahasa Arab gurabil Aam maka dia lihat ada burung gagang burung gagang Ini mengepakin sayapnya dan mematuk matuk di atas sekitar darah itu dia lihat isyarat yang kedua isyarat yang ketiga adalah di situ ada sarangnya semut dia lihat ke dekat kakinya ternyata ada beberapa semut ekor semut yang menggigit kakinya dia dia melihat ada lubang di situ maka dia bilang kepada anaknya harit harit Saya mau menggali di sini siapun jangan mengganggu saya maka dia angkat cangkulnya tapi kita jangan lupa ini depan Ka'bah orang-orang lagi banyak tawaf waktu itu walaupun banyak berhala diangkat cangkul orang jadi bahan perhatian tokoh-tokoh Quraisy pada datang semua lalu tokoh-tokoh Quraisy mengatakan Hai Abdul Muthalib Apa yang kau lakukan kata Abdul mthalib kepada harit singkirkan mereka dari saya sibukkan jangan sampai mereka dekatin saya terus saja harit menyibukkan orang orang-orang Quraisy dan Abdul Muthalib terus saja mencangkul sampai ujung cangkulnya menyentuh bibirnya sumur Itu sumur Zamzam dan dengan kuasa Allah airnya muncrat keluar pada saat airnya muncrat keluar Abdul Muthalib mengatakan Allahu akbar karena memang mereka menggunakan bahasa Arab dan kalimat Allahu Akbar itu sudah biasa mereka ucapkan gitu kan maka orang-orang Quraisy tahu kalau Abdul Muthalib sudah dapat target dan mereka kaget Wu lihat air muncrat air di depan Ka'bah selama ini selalu ambil dari luar ini kemuliaan Abadi gitu kan maka tiba-tiba orang Quraisy datang hai Abdul Muthalib Air ini kita punya sama-sama kata Abdul Muthalib Dari mana sama-sama saya yang mimpi saya yang cangkul saya yang dapat dari mana kalian punya sama-sama nih ribut nih Abdul Muthalib bilang ini punya saya Quraisy bilang gak dikeroyokin Abdul Muthalib pada saat itu ribut akhirnya mereka sepakat Panggil hakim lagi ini hakimnya nih Cari penengah Bagaimana caranya supaya ini bisa ditengahi gitu kan Insyaallah masalah di tengah ini kita lanjutkan habis salat isya subhanakallah wabihamdika astagfirullahubu ilai wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahatu wasalam rasulillah kita lanjutkan bahasan kita akhirnya Abdul setelah menemukan sumur Zamzam orang-orang Quraisy tetap menuntut untuk dibagi dan Abdul Muthalib bertahan enggak bisa saya mimpi saya gali saya yang temukan Gimana kalian merasa punya hak di situ ribut akhirnya dicarilah penengah dan pada saat itu mereka tidak lagi ke yakmur tapi mereka pergi ke dukun Bani Saidah ada satu dukun wanita di Madinah waktu itu disegani dan memang pada saat itu dukun-dukun ini luar biasa pengaruhnya Pergilah Abdul Muthalib bersama dengan tokoh-tokoh Quraisy Saya tidak temukan jumlah mereka berapa orang tapi yang jelas mereka semuanya pergi ke sana tiba di kota Madinah ternyata dukun tersebut pergi ke khaibar wilayah lain nanti akan ada bahasan masarah khaibar tapi yang jelas pergi ke khaibar Abdul Muthalib sepakat dengan teman-temannya kejar aja itu kita ke khaibar antara Madinah sama khaibar cukup jauh dan ada padang pasir yang luas sekali mereka belum pernah ke khaibar sebelumnya jadi masih menerka-nka jalan di tengah jalan mereka kehabisan air mau balik ke Madinah jaraknya jauh mau menuju ke khaibar belum jelas tujuannya air Habis panas lagi sangat trik pada saat itu mereka bermusyawarah kira-kira Bagaimana jalan keluarnya nih akhirnya orang-orang Quraisy selain Abdul Muthalib sepakat mengatakan kayaknya kita pasti mati nih enggak ada air kembali ke Madinah bisa mati tengah jalan menuju ke khaibar juga enggak jelas bisa mati tengah jalan ya sudahlah kita pasti mati lebih baik kita gali kubur saja riwayatnya begitu kisahnya begitu gali kubur dari sekian orang ini nanti setiap Siapa yang mati duluan dikubur oleh temannya minimal nanti ada satu orang yang tidak tertutup kuburan nya yang lain semua tertutup akhirnya mereka pada gali kuburan kecuali Abdul Muthalib nih Abdul Muthalib bilang ini bukan ide yang tepat nih masa kita menyerah lebih baik Coba kita cari Jalan teman-temannya bilang percuma mau ke mana Abdul Muthalib naik ke atas untanya begitu untanya bergerak dari pijakan kakinya untanya Abdul Muthalib keluar muncrat air di padang pasir itu keluar mata air lalu Abdul Muthalib melihat dia turun dari untanya dia minum airnya untanya dikasih lalu diajak teman-temannya Ayo ni ada air minum teman-temannya heran dipadam pasir ada air maka akhirnya mereka sepakat mengatakan demi Allah yang telah memberikan demi Allah sungguh ya yang telah memberikan air kamu di sini Allah subhanahu wa taala dialah yang telah memberikan kamu air zamzam Zamzam punya kau Ha Abdul Muthalib gara-gara Ini akhirnya Zamzam jadi miliknya Abdul Muthalib dan Abdul Muthalib keturunan dari Abdul Manaf sementara memang dasarnya Abdul Manaf tadi sudah saya jelaskan mereka bertugas memberikan makanan dan minuman jemaah haji sehingga sekarang mereka tidak perlu lagi mengambil air dari luar tapi mereka sudah punya mata air zamzam dan sebagian ahli sejarah menanggapi mengatakan Allah yang Maha Tinggi dan maha pemurah memudahkan mata air zamzam ditemukan kembali Abdul Muthalib karena memang suku ini dari turunan Abdul Manaf bertugas untuk memberikan minum dan makan jemaah haji maka karena itu Allah subhanahu wa taala kasih makanya tadi dalam salah satu perkataan dan pernyataan dalam mimpi tas hajijalam engkau akan memberikan minum jemaah haji yang banyak gitu kan jadi bukan karena Abdul muthalibnya tapi karena memang waktu itu diberikan untuk jemaah haji umumnya baik baliklah Abdul mthalib ke Makkah dan akhirnya pada saat itu Abdul malib obatkan secara tidak langsung sebagai raja Makkah Kenapa saya katakan tidak langsung Karena pada saat itu Quraisy sepakat di Makkah itu semua kepala suku bisa memimpin bisa memimpin tidak harus fokus ke abduleturunan Abdul Manaf atau Abdul Abdul atau abdud Dar tapi mereka Abdul Manaf abdud dar ini mereka yang memegang Ka'bah memegang ee apa namanya Urusan Haji dan EE jemaah haji minum dan makannya ini tapi pasukan segala macam ini boleh Dari mana saja tapi dengan kejadian Abdul Muthalib menemukan air zamzam maka terkerucut lagi masalah orang-orang Makkah karena tadi setelah abdidd Dar meninggal kan kita sudah bilang tadi kan pecah ya abdiddar kan jadi raja pengganti ayahnya quusai tapi setelah abdiddar mati ribut anak-anaknya akhirnya tidak ada raja setelah kejadian air zamzam secara tidak disadari Abdul Muthalib ditunjuk menjadi raja Dan inilah sebabnya waktu kita jelaskan tadi masalah pasukan gajah yang datang Abdul Muthalib kan menjadi raja pada saat itu dan menjadi raja Justru karena menemukan mata air zamzam ini Abdul Muthalib pada saat itu mulai naik kedudukannya namanya jadi tambah baik dan seterusnya memang orangnya sangat Dermawan semua orang boleh minum air zamzam tapi melalui izin dia tapi tidak bayar gitu kan dikasih semuanya Abdul mthalib mulai berpikir waktu dia tadi punya anak satu namanya harit Masih ingat enggak masih Wah ngaku-ngaku aja Baiklah saya terima anaknya tadi satu harit yang disuruh jaga sama dia waktu dia mencangkul kan Baiklah si harit dia pikir waktu saya tadinya punya anak satu nih kayaknya kerepotan enggak ada yang bisa bela dia dan seorang raja salah satu kebanggaannya kalau punya keturunan banyak maka dia pada saat itu berazam bernazar ya kalau Allah memberikan Dia anak laki-laki yang banyak jumlahnya mencapai 10 dia akan menyembelih salah satunya dikorbankan di depan Ka'bah untuk Allah enggak ada dalam syariat Nabi Ibrahim Alaihi Salam Ini isjtiihadnya upayanya Abdul Muthalib Subhanallah berjalan waktu istrinya melahirkan melahirkan punya anak 16 anaknya Abdul Muthalib 16 10 laki-laki enam perempuan laki-laki yang 10 ini yang paling pertama tentu ada namanya harit ya kemudian ada jadi dari 10 ini kita bagi enam enam ini meninggal sebelum masa kenabian empat mendapatkan masa kenabian dari 10 anak Abdul muutalib yang yang laki-laki ada enam yang meninggal sebelum fase kenabian sebelum pengobatan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jadi nabi Ini paman-paman Nabi semua ya dan ada empat yang yang yang mendapatkan fase atau masa kenabian enam orang yang tidak dapat masa kenabian ini tentu dimulai dari harit tadi anak pertamanya Abdul Muthalib kemudian tentu ada juga ada beberapa nama ya saya Sebutkan harit Dirar Hijir muqaddam Zubair dan yang keenam Abdullah ayahnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Abdullah ini sebenarnya anak paling bungsu dari Abdul muutthalib anak ke-10 anak ke10 dari 10 anak laki-lakinya ya maka en orang ini meninggal sebelum masa kenabian harit Dirar Hijir muqaddam Zubair dan Abdullah dan ada empat orang hidup sampai masa kenabian dua beriman dua kafir yang beriman adalah hamz dan Abbas radhiallahu anhuma ini sempat beriman P Nabi Sallallahu alai wasallam dan mulia Hamzah bahkan menjadi pimpinan para syuhada mati syahid mulia di Perang Uhud dan Abbas hidup sampai setelah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meninggal pun sampai di zaman Khilafah Umar yau kan kemudian ada dua yang hidup di masa kenabian tapi kafir enggak beriman Abu Thalib dan Abu Lahab ya Abu Thalib ini nama lainnya dia Abdul Manaf diambil dari nama kakeknya tapi terkenal dengan Abu Thalib Abu Lahab julukan namanya Abdul uzzah dan kita tahu surah al-masa turun pada Abu Lahab ini ya Paman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam benci sekali dengan nabi benci dengan dakwah nanti akan kita ceritakan kisahnya di perempenan akan datang yang jelas ini 10 orang anak laki-laki Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian ada enam orang anak perempuan yang pertama Sofiah Sofiah ini ibunya Zubair bin awwam radhiallahu Anhu dan Sofi nanti akan kita ceritakan kisahnya luar biasa pemberani perempuan ini gitu kan dan dia mendidik Zubair bin awwam dengan sangat tegas Jadi kalau dia jalan dia membawa Zubair dia latih di tempat gelap sengaja dia diam Kalau Zubair nangis ditinggalin dibiarin kena mau dilatih orang-orang semua pada hardik Hai Sofia Kenapa kau gitukan anakmu Saya mau dia jadi pemberani dan betul-betul jadi pemberani Zubair Zubair itu di peperangan-peperangannya Kalau teman temteman ikuti ceramah saya di YouTube ada serial sahabat di antara Z awam itu luar biasa kalau pasukan lagi berhadapan dia dia dia maju ke depan musuh jadi musuh di depan ini kemudian dia di depannya tunggu takbir di belakang dia serang duluan sendirian luar biasa beraninya radhiallahu Anhu ibunya namanya Sofiah tante Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan ini sempat masuk Islam di tangan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian ada Ummu Hakim ada Atiqah ada umaimah ada arwah dan bar kita masuk sekarang ke masalah kembali ke Man Abdul mthalib Abdul mutalib ini anak terakhirnya yang ke-10 adalah Abdullah dan itu ayah Nabi sallu wasallam Abdul mthalib kan tadi sudah saya bilang dia Nazar kalau punya 10 anak laki-laki dia akan korbankan salah satunya kan lalu dia datang ke dukun di Makkah dan dia berkata pada Dukun itu acaklah nama anak-anak saya mereka pada saat itu suka sekali mengundi nasib kalau di dalam agama kita disebutkan tradisi mereka namanya tatayyur menggandung nasib sama benda atau sama burung orang-orang Arab itu kalau orang Quraisy Dulu mereka kalau mau Safar mereka ambil bulu kemudian mereka tulis Safar bulu yang kedua tidak Safar bulu ketiga kosong dimasukin dalam kotak kemudian dia ambil salah satunya tidak sambil tidak dilihat kalau keluar kata-kata Safar dia yakin di perjalanannya aman tradisi jahiliah Mereka salah pada saat itu tentunya kemudian kalau keluar tidak Safar mereka tidak boleh Safar kalau mereka Safar berarti kena musibah kalau keluar bulu yang tidak ada tulisannya maka dia ulangi Ada cara yang lain sampai dapat Safar atau tidak Safar ya kalau ada tradisi yang lain adalah kalau mengacak nama maka mereka menulis nama diatualuu ini di taruh lalu diacak dikeluarkanlah kalau mereka Butuh sesuatu dengan cara seperti itu ya Dan ini ditarik dalam hampir setiap kehidupan mereka mau beli rumah mau apa saja selalu ditulis di Batu terus diacak di Batu itu Mungun dinasib dengan itu Abdullah eh Abdul Muthalib datang kepada satu dukun mengatakan Tulis nama anak-anak saya laki-laki nih semua dari harit sampai Abdullah tulis semuanya 10 orang acak siapa yang keluar namanya Itu yang saya korbankan dan kalau nama Abdullah selamat tidak keluar maka saya langsung eksekusi karena Abdullah anak paling bungsuh dan paling disayang oleh ayahnya Abdul Muthalib seperti itulah baik diaceklah batu ini diambil batu keluar namanya Abdullah Abdul Muthalib berat sebenarnya ini anak paling bungsuh disayang musyawarah sama anak-anaknya Gimana Enggak apaapa yaah acak aja lagi acak lagi Yang kedua kali namanya Abdullah lagi sampai tiga kali namanya Abdullah Terus yang diambil keluar padahal ini batu diacak 10 nama kata Abdul Muthalib berarti sudah memang anak ini nasibnya bawa bawa Abdullah dibawalah Abdullah ini ke depan Ka'bah ditaruh di atas sebuah batu biasanya mereka taruh di situ sembelihan taruh kambing taruh apa dipegang di atas batu itu baru mereka sembelih untuk berhala-berhala gitu kan ditaruhlah Abdullah mau disembelih sama dia ikat tangannya ikat kakinya angkat pedang mau disembelih orang-orang Quraisy lihat apalagi yang Abdul Muthalib buat nih datang tanya Hai Abdul Muthalib Apa yang kau lakukan Saya sudah Nazar kalau Allah kasih saya 10 anak saya sembelih salah satunya dan saya sudah acak nama-nama anak-anak saya yang keluar anak ini saya mau jalankan Nazar saya orang-orang Quraisy bilang gak bisa jangan mereka berusaha tahan akhirnya Abdullah ini ditarik-tarik sampai akhirnya karena tarik-tarik ada orang Quraisy yang sempat menarik bagian badannya dan ada yang menarik kupingnya sampai kuping Abdullah itu sempat luka ya maka Ada julukan sendiri dikatakan Abdullah yang luka kupingnya gitu ayah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam baik pada saat itu orang-orang Quraisy mengatakan wahai Abdul Muthalib sadarlah kalau kau lakukan ini sementara Kamu adalah tokoh masyarakat di Makkah maka akan menjadi sebuah tradisi nanti ini akhirnya setiap orang punya 10 anak laki-laki satu disembelih dan apa Ken nikmatannya orang kalau sudah punya anak disembelih gitu Jangan dilakukan Mari kita berhukum berhukum lagi cari Hakim kembali kepada wanita dukun di Madinah suku Saidah tadi yang tadi pada saat pertama mau cari air zamzam mau miliknya siapa air zamzam kan mereka ke Madinah tapi dukunnya kan pergi ke khaibar enggak ketemu tidak sempat ketemu akhirnya dapat air dari telapak kaki untanya Abdul Muthalib sekarang enggak Mereka pergi lagi ke sana ke Madinah ketem kemu sama dukun itu tanya Bagaimana nih tentu ini bukan kita sedang mempromosikan dukun dukun haram dalam agama setelah islam datang enggak ada dukun ini kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Siapa yang datang kepada dukun Bertanya saja bertanya terka tangannya terka apa segala macam tidak diterima salatnya 40 hari yang datang bertanya percaya kufur kepada apa diturunkan kepada Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tapi kita sedang merentet histori pada zaman itu ya baik pada saat itu teman-teman sekalian dukun ini tanya berapa dia dia itu denda berapa dendanya orang di Makkah Quraisy kalau ada yang membunuh kata Abdul Muthalib 10 ekor unta Jadi kalau ada membunuh supaya dia tidak dibunuh dia harus bayar ke walinya orang yang dibunuh 10 ekor unta kata si dukun Tulis namanya Abdullah di Batu Tulis juga 10 ekor unta di Batu yang lain Balik acak ini ngundi nasib terus ini acak waktu diacak kata dukunnya kalau keluar namanya Abdullah supaya Abdullah Selamat tambah batu yang ketiga Tulis 10 ekor unta lagi sampai Abdullah Selamat kalau keluar nama unta Nah baru untanya baru Abdullah selamat ditaruh batu 10 ekor unta sama Abdullah diacak namanya Abdullah keluar tambah batu 20 ekor unta sekarang 10 setiap batu 10 ya 10 ekor unta batu kedua keluar lagi namanya Abdullah terus sampai 10 batu sampai akhirnya ada 10 batu semuanya tertulis 10 unta satu namanya Abdullah waktu diacek setelah 10 diangkat keluar namanya Abdullah dan ini pastilah 10 batu semuanya unta gitu kan semusinya secara rasional gitu ya tapi ini pada saat itu keyakinan orang Abdul Muthalib bilang saya enggak percaya saya enggak saya belum puas Nih coba acak lagi diacak lagi diambil unta sampai tiga kali kata kata Abdul Muthalib Baiklah kalau begitu saya akan sembelih sembelih itu 100 ekor unta 100 ekor unta karena setiap batu 10 ada 10 batu maka 100 ekor unta pada saat itu akhirnya dengan kejadian ini Abdullah selamat dari sembelihan atau dikurbankan dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berkata dalam sebuah hadis Ana ibnuzabihain Saya keturunan dari dua orang yang hampir disembelih Ismail alaih salam oleh ayahnya Ibrahim dan Abdullah oleh ayahnya Abdul Muthalib baik berjalan waktu teman-teman sekalian Abdullah tumbuh besar dan mulai menjadi seorang pemuda yang cerdas yang pintar membantu ayahnya maka oleh Abdul Muthalib dinikahkan dan dinikahkan oleh seorang wanita yang bernama Aminah dan Aminah dari turunan Abdul Manaf juga jadi satu jalur masih sepupu dengan Abdullah hanya saja dari Aminah ini dari paman-pamannya Aminah itu dari penduduk asli Madinah dari aus dan khazraj dari suku Anshar di Madinah maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di sini memiliki jalur dari dua kota suci Makkah dan Madinah pada saat sudah selesai melahirkan baru E maaf baru e menikah Beberapa hari kemudian ada tanda-tanda kehamilan di Aminah kemudian Aminah pun sempat melihat di dalam mimpinya pada saat akan melahirkan atau pada saat hamil besar melihat dalam mimpinya ia bermimpi bayi dalam kandungannya ini menyebarkan cahaya dan cahaya itu menyebar ke seluruh muka bumi sebagian arar menyebutkan sampai ke busra busra ini wilayah Irak sana wilayah Persia gitu dan dia juga mimpi Mengucapkan dalam mimpinya kalimat uidu billahilim minularin wulli Ain wulli hasid wulli hasid Gak ada kata-kata ainnya artinya Aku berlindung kepada Allah yang Maha Agung untuk bayi ini dari semua keburukan dan iri dengki orang lain berjalan hamil tersebut pada saat berumur beberapa bulan ada sebagian ahli sejarah menyebutkan sekitar 6 bulan hamilnya Aminah di nabi sahu wasallam dalam kandungan beliau maka maka meninggallah Abdullah maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jadi yatim sebelum lahir ya setelah itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lahir yang paling banyak dinukil oleh pahala di Sejarah 12 Rabiul Aal di tahun gajah sudah kita sebutkan tadi tahun gajah kejadian Ashabul Fil dan tepatnya tepatnya 50 hari setelah kejadian gajah itu penan hancuran gajah 50 harinya di situlah lahir Nabi Sallallahu Al alihi wasahbihi wasallam ada yang perlu kita sebutkan teman-teman sekalian walaupun sebenarnya menyebutkan ini bukan berarti ee Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam membutuhkannya tidak sama sekali Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jauh lebih mulia daripada tanda-tanda ini tapi pada saat beliau lahir ternukinah di Makkah di Madinah beberapa kejadian yang memang ahli sejarah angkat yang pertama kejadian yang unik pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lahir adalah terlihatnya bintang Ahmad namanya apa itu bintang Ahmad orang-orang Yahudi yang ada di Madinah itu meyakini kalau nabi terakhir yang mereka tunggu di Madinah keluar itu kalau Mere kalau dia lahir akan kelihatan bintang yang mereka istilahkan dengan bintang Ahmad dan mereka mengukir-ngukir bintang itu sesuai dengan keterangan dari Taurat seperti itulah pemahamannya pada saat itu wallahuam tentang masalah kebenaran masalah bintang ini tapi yang jelas ee kebenaran bintang itu bisa dipercaya atau tidak karena kita dalam Islam tahunya bintang enggak boleh dipercaya gitu kan Tapi ini pada saat itu dinukil dinukil oleh Hasan bin Tsabit radhiallahu Anhu penyair Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kebetulan umurnya dia beda 7 tahun dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Beliau mengatakan setelah masuk Islam setah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hijrah ke Madinah Beliau mengatakan pada hari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lahir aku kebetulan berada di salah satu benteng Yahudi dan Naiklah di malam hari kebetulan salah satu pendeta Yahudi lalu teriak dengan suara keras wahai Yahudi Hai sekalian kaum Yahudi sungguh telah terlihat pada malam ini bintangnya Ahmad dan tidak terlihat kecuali pada saat ia lahir dan menurut Hasan bin Tsabit radhiallahu Anhu memang umurnya beda 7 tahun dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan pada hari itu memang hari kelahiran Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang kedua dinukan oleh para ulama tentang masalah kejadian-kejadian unik adalah nabi sallallahu alaihi wasallam pada saat lagi Eh Amin melahirkan maka dikatakan melahirkan tanpa ada rasa kesulitan sedikitp jadi sangat mudah bahkan sebagian arar menyebutkan Aminah tidak dibantu oleh orang tiba-tiba Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam keluar begitu saja dan yang ketiga pada saat lahir maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam kondisi mengangkat kepalanya ke langit seakan-akan orang yang sedang berdoa yang keempat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lahir dalam kondisi tidak ter eh sudah terkhitan sudah terkhitan yang kelima Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lahir juga tanpa terbebani lagi dengan sisa tali pusar udah enggak ada lahir sudah terkhitan ya lahir sudah tidak ada tali pusarnya sampai poin di sini sampai poin kelima ini maaf empat poin ya karena poin pertama tadi itu kejadian di Madinah jadi empat poin ini Aminah melahirkan dengan sangat mudah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam seperti berdoa ke langit kemudian terkhitan Kemudian ee apa namanya taliusarnya sudah terlepas maka Abdul Muthalib kakiknya bangga sekali datang sangat senang pada saat itu dia berkata Sungguh pada cucuku atau anakku ini ada perkara besar lalu Abdul Muthalib pun membawa bayi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ke Ka'bah saat baru lahir dan ia yang memberi nama Muhammad yang memberi nama Muhammad baik ada sedikit rahasia masalah nama Muhammad ini perlu teman-teman tahu nama Muhammad sebelum Nabi Muhammad Sallallahu wasam tidak dikenal oleh orang-orang Arab gak ada satupun orang Arab bernama Muhammad pada saat itu belum ada terus dari mana nama ini k Abdul mutalb bisa berikan nama cucunya ada kisahnya Jauh sebelum lahir Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Abdul Muthalib pernah jalan-jalan ke negeri Syam bersama dengan tiga orang sahabatnya yang pertama Sulaiman bin mujaz salah satu kepala suku di Makkah yang kedua hulailah Bin hajij dan yang ketiga himran bin rabiah tiga orang ini bersama Abdul mthalib EMP empat orang ini pergi ke negeri Syam pas tiba di negeri Syam ada salah satu pendeta Nasrani menemui mereka lalu berkata kalian dari mana kata Abdul Muthalib dari jazirah Arab dari mana tempatnya dari kota Makkah kata pendeta itu dari kota kalian nanti akan keluar nabi terakhir dan nabi terakhir itu bernama Muhammad kata Abdul Muthalib dari mana engkau tahu itu semua Dia bilang dari Kitab kami dalam Injil disebutkan Namanya Muhammad maka keempat orang ini bertekad pada saat itu untuk memberikan nama kalau mereka dikaruniai anak selah itu atau cucu Muhammad dan dari empat orang ini pada saat balik ke Makkah orang yang pertama mendapatkan cucu laki-laki adalah Abdul Muthalib itulah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam maka dia pun mengangkat bayi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu keliling di dekat Ka'bah lalu mengatakan anak ini memiliki perkara yang bes besar aku memberikan nama Muhammad aku memberikan nama Muhammad terus dia mengucapkan kalimat itu kemudian selanjutnya teman-teman sekalian yang keenam adalah goncangnya istana kisra di Persia dan rubuhnya 14 teras istananya jadi ada teras-terasnya istana itu rubuh semua tanpa sebab rusak semuanya pada saat melihat kejadian tersebut kisra sempat khawatir lalu dia bertanya kepada para peramal-peramalnya lah dukun-dukunnya segala maka mereka pun menjawab goncangnya istana disebabkan karena hari ini lahir seseorang nabi dan runtuhnya 14 teras ini menandakan terdapat 14 Raja Persia Tinggal 14 orang saja selebihnya sudah runtuh kerajaan ini maka sempat kisra bilang 14 Raja masih lama kalau satu raja punya tahun umurnya berarti 1400 tahun tapi tanpa disadari oleh kisra palah di sejarah muslim menukil tanpa membenarkan ramalan ini ya kita bukan membenarkan karena ramalan itu semua kalaupun bertepatan karena mereka mencuri setan mencuri berita dari langit bukan karena mereka tahu sebagaimana dijelaskan dalam ada hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan ternyata setelah kisra yang pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lahir itu ada anak-anaknya berselisih pendapat dan dalam waktu 4 tahun saja terj jadi penggantian 10 orang kisra mati semua saling membunuh satu sama yang lain ya dan puncaknya yang terakhir adalah yang ke-14 meninggal di zaman Umar radhiallahu Anhu pada saat Umar menembus wilayah Persia yang ketujuh padamnya api sesembahan kaum majus jadi ada api yang disembah di berapa titik beberapa titik di negeri Persia Jadi mereka buat api besar dan api itu selalu disembah tiap hari mereka sembah pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lahir api itu tiba-tiba mati dan mereka berusaha menyalakan tidak bisa selamanya mati sampai Persia pada saat itu seluruh Persia yang menyembah api apinya mati semua enggak ada mereka mau coba Nyalakan sampai runtutnya di zaman Umar Bin Khattab gak ada api mereka gak bisa lagi mereka nyalakan api untuk disembah ya enggak bisa lagi mereka Nyalakan setiap kali di wilayah Persia dinyalakan api mati padam Mereka cuma pakai masak misalnya habis itu padam enggak bisa sama sekali yang kedelapan hanyutnya air sungai Sawa Sungai Sawa ini teman-teman sama dengan Sungai Gangga sekarang di India di di kultus dianggap ini Sungai apalah keramatlah dan seterusnya gitu kan maka orang-orang Persia meyakini Sungai Sawa ini adalah sesuatu yang luar biasa kalau ada yang mati mereka bakar lalu mereka lempar debunya di situ airnya diambil dianggap suci apalah segala macam Subhanallah karena sungai ini selalu ditaruh tumbal segala macam waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lahir air sungai ini hilang enggak ada airnya sama sekali kering sampai Sungai Sawa dilupain udah enggak ada lagi Sungai namanya memang Sungai Sawa ya yang kesembilan dan ini agak sedikit kita titik beratkan adalah kisah Halimah assa'diyah tradisi orang Arab dulu teman-teman sekalian terutama orang-orang Quraisy setiap bayi lahir selalu dititipkan untuk disusui dan dibesarkan selama 2 tahun di luar kota Makkah tepatnya di padang pasir ada alasan kenapa mereka titipkan anak-anak mereka ke padam pasir sama orang-orang badwi yang pertama agar bahasa Arab fushha anak-anak mereka terjaga Apa itu bahasa Arab fusha bahasa Arab ada dua macam ada bahasa Arab fusha bahasa yang bahasa aslinya bahasa Arab dan itu Alqur'an dalam bahasa fusha Kalau kita belajar-belajar bahasa Arab di pesantren atau di kampus-kampus bahasa Arab yang dipakai bahasa Arab khusha dia punya gramar rapi gitu kan ada bahasa amiah yang kedua bahasa pasar ini bahasanya dialeknya berbeda-beda Mesir berbeda Tunis berbeda Saudi berbeda dialek bahasa pasarnya berbeda dan ini tidak punya gramar lebih teracak ya mungkin kalau dalam bahasa Inggris bahasa Inggris dari Inggris sendiri Negeri Inggris dengan dari Amerika agak berbeda gramar nya lebih rapi gitu kan tapi kita tidak bahas masalah itu tentunya yang jelas orang-orang Quraisy untuk menjaga bahasa fusha maka mereka menitipkan anak mereka ke badwi karena orang badwi masih pakai bahasa fusa sementara penduduk asli Makkah pada saat itu sudah sering lulalang jemaah haji jemaah haji ini dari berbagai wilayah makanya kita temukan bahasa Arab yang kalau tanda kutip ya yang paling kacau Itu bahasa Arabnya orang Makkah sampai hari ini kena bercampur Baur antara bahasa Arab dengan Bahasa Urdu dengan bahasa Indonesia dengan campur-campur jadi kalau kita ngomong sama mereka tuh enggak jelas kadang-kadang gu memang orang-orang Makkah dikenal begitu karena memang campur baurnya jemaah haji ini karena mereka enggak bisa bahasa Arab mereka pakai bahasanya jadi orang sana terpaksa belajar bahasa Persia belajar bahasa Melayu belajar macam-macam ya seperti itulah Nah dari zaman dulu Memang orang-orang Quraisy sudah khawatir dengan itu perubahan bahasa yang kedua Alasannya kenapa anak-anak mereka diban di padang pasir karena Sisi kesehatan padahal zaman dulu tidak belum ada seperti kita ya masalah kimia-kimia dan segala polusi udara masih belum ada tapi orang-or
Resume
Categories