Transcript
yC_Agqr7bGw • Hagia Sophia | Turki
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/khalidbasalamah/.shards/text-0001.zst#text/0064_yC_Agqr7bGw.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
Di belakang saya terlihat dari jarak
jauh ee ada empat menara. Itu adalah
gereja Ayah Sofia di zaman Raja Justin
Kaisar Romawi Eropa Timur. Setelah
ditaklukkan oleh Sultan Muhammad Fatih
diubah menjadi Masjid Ayah Sofia dan dia
terus berfungsi menjadi masjid sampai
berdirinya negara sekuler Turki pada
tahun 1924 Masehi. Dan sekarang tinggal
hanya jadi museum saja. Raja Justin
membangun ini pada tahun 537 Masehi
dan berubah menjadi masjid di tangan
Sultan Muhammad Fatih pada tahun 1453
Masehi. setelah ditaklukkan oleh
Khilafah Utsmaniyah tentu ee ini terus
berfungsi menjadi masjid sampai tahun
1924 setelah ee di dihancurkannya atau
dihilangkannya khilafah Utsmaniyah oleh
Kamalat Turk yang sangat terkenal orang
sekuler dari militer pada saat itu dan
akhirnya menjalankan program-program
yang sangat jauh dari agama Islam.
Selain menghapus Khilafah Islamiah, dia
juga menghapus syariat-syariat Islam.
Bahkan azan diubah menjadi bahasa Turki.
Para wanita tidak boleh menggunakan
jilbab dan segala macam hal yang
dilakukan. Dan semenjak itu Turki
menjadi sangat terpuruk sehingga menjadi
negara nomor 200 sekian di muka bumi
ini. Dan sekarang kurang lebih 5 tahun
terakhir Presiden Turki berusaha untuk
mengembalikan
masa-masa kejayaan itu. Semoga saja
Allah mudahkan tentunya
dan ee mengembalikan fungsi-fungsi
masjid termasuk bidang militer pun
mereka akhirnya bisa untuk salat
berjamaah yang tadinya mereka tidak
boleh sama sekali.
[Musik]