Riyadhush Shalihin #11 - Bab Taubat (Part 4)
Kk17BxC0Smk • 2017-05-03
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waikumsalam alhamdulillah kalimat Mulia kalimat suci dan kalimat sempurna yang selalu kita panjatkan kepada zat yang maha suci Maha mulia dan Maha Sempurna kalimat ini yang telah disiapkan oleh S Pencipta Allah untuk memenuhi segala kebutuhan kita Maka sangat wajar kalau kita selalu mengucapkan kalimat Mulia ini juga kita panjatkan salam hormat kita kepada manusia yang telah diperintahkan oleh S Pencipta Allah untuk mengucapkan salam hormat kepadanya menjadikannya sebagai suri tauladan atau menciplak hidupnya cara makannya minumnya berpakaian berumah tangga bergaul berekonomi berpolitik segala sesuatunya disuruh untuk mengikuti manusia terbaik ini dan juga perintah untuk mengucapkan salam ini adalah ibadah untuk setiap orang beriman Maka sangat wajar kalau kita selalu membacakan selawat dan Taslim kepada nabi besar Muhammad sallallahu ala alihi wasahbihi wasallam baik melanjutkan bahasan kita kitab Riyadus shihin Semoga Allah berkahi pagi ini dan kita masuk ke hadis nomor 22 dan masih di bab yang sama yaitu bab Taubat hadis ini saya bacakan dulu seperti biasa baru kita rincikan satu persatu dari Abdullah bin ka'ab bin Malik yang merupakan penuntun ka'ab radhiallahu Anhu dari putra-putranya tatkala ka'ab mengalami [Musik] kebutaan Beliau berkata saya mendengarkan ka'ab IBN Malik radhiallahu Anhu menuturkan kisahnya ketika dia tidak ikut berangkat bersama rasulullahi Sallallahu Al alihi wasahbihi wasallam Pak pada waktu Perang Tabuk kaab berkata lam atakf rasulillahi Shallallahu Alaihi Wasallam Fi gazwatin gazun A fi gazwati tabuku fi gazwati badramab ahadun takau Inama KH rasullahiu Alaihi wasam muslimis [Musik] was [Musik] asullahh was was [Musik] falam yazal Biah Rasullah wasamal muslim maah wamdi Min janutuuamamal asamamtu aniludahum ahik ya rasah yaah jadi memang ini agak panjang hadisnya diikuti saja bahasa Arabnya karena pelajarannya banyak sekali ini tentang Perang Tabuk rasullahu alaii was was AB ah [Musik] abadaajajidq wabaha Rasulullah wasam qima Wana Q minfarin bada masjidii rak jinasamma faika jaahu alaiiq am [Musik] allahah h wasanq was afar rasulillah sallu alaih wasallam lak tentu sampai sini ibu-ibu Sekalian perlu juga saya jelaskan ya kalau kita sedang membaca ayat al-qur'an ada pahalanya setiap huruf mendengarkan hadis juga ada pahalanya walaupun tidak sekelas dengan al-qur'an dan karena kita sedang belajar hadis maka kita memang membaca di buku kita ini ada hadis cuma satu baris nanti ada hadis yang memang sampai sekian lembar dan memang hadis ini hadis yang paling panjang hadis ini hadis yang paling panjang dan memang dia sampai mencapai dua t lembar tetapi termasuk adab kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kita baca Ya nanti Insyaallah ibu-ibu akan ikuti terjemahannya saya lanjutkan qwallahi maalu yayunta Ar rasulahu wasamuk nafsiu lahumqi Mai Min Ahad qu naamqiah maahak ah Q was [Musik] musl uaihi was allahuu ikiki ganban [Musik] Wid minalalaajta Minal wasal wahu rasulullahi rasul rasulahi rasul rasulillahi sallahuaihi Wasallam q [Musik] was yaasahu khim fahal takrahu an akimqakinakakiqat inahu wallahi ma minakati wallahi maab muana Min amrii maanaq Ah rasullahi ahaii wasah qqat Al Nafsi wqat Alal bimahubatikin [Musik] absirujidan rasull wasam iral asahaii was R wasillahallahuutaahani Wani wallahi maqaj Minal muhajirana'bunahha q'bunammaamtu rasulillahiahu Alaihi Wasallam Q wahuaab waju minur absir bhairin yaumin Mar Um ya rasahillahah Azza Wana rasulullahiu alhi wasu jalu ya rasulah was sahmi allzi bbaru ya rasulah inallah taala Inama an bq wa inna Min tbati Alla uhad idq maituallahi maimtu ah [Musik] minahuah wasam ahahu Alaihi wasahu [Musik] taqahu [Musik] ahuu Isam rasulahaii was qahu taalaillahiakumumaium inahumum jaham jaim yaksibunakumah [Musik] ahhi wasah wasahu hadis yang mulia ini ibu-ibu sekalian adalah hadis yang sangat Agung berbicara dalam bab tbat dan ulama hadis mengatakan tidak ada hadis yang seagung ini karena hadis ini pengakuan seorang sahabat yang mulia BN Malik radhiallahu Anhu tentang bagaimana dia bertaubat dan bagaimana prosesnya saya bacakan terjemahannya kata ka'ab IBN Malik radhiallahu Anhu Aku tidak pernah Tertinggal dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam peperangan apapun yang dipimpin oleh Beliau kecuali dalam Perang Tabuk dan Tabuk adalah sebuah lokasi yang sekarang masuk di negara saudi kurang lebih jaraknya dari Madinah 1000 km suatu hari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengajak seluruh sahabat laki-laki untuk ikut dan semuanya keluar kecuali orang-orang munafik dan ada tiga orang beriman yang tidak sempat ikut tiga orang ini salah satunya kaab bin Malik dan nanti kita sebutkan Kenapa dia tidak ikut Tabuk pada saat mau terjadi peperangan ibu-ibu sekalian ini lagi puncak-puncaknya panas panas sekali jadi puncak-puncaknya panas kan kalau di Madinah kita tarik sekarang itu puncak panas bisa mencapai 55 derajat dari sisi lain kalau musim panas lagi memuncak maka semua perkebunan kurma akan menghasilkan hasil yang maksimal jadi sahabat sudah menghadapi panas lalu pekerjaan utama mereka adalah perkebunan kurma dan puncaknya panen mereka harus tinggalkan sebelum panen ini sebuah cobaan yang berat apalagi harus berperang jihad dan selama ini peperangan yang paling jauh yang mereka jalani adalah peperangan ini Perang Tabuk yang sampai mencapai 1000 km dari kota Madinah kata kaab aku tidak pernah Tertinggal sama sekali dari Rasulullah S wasallam dalam peperangan-peperangan beliau peperangan Apun yang dipimpin kecuali Perang Tabuk memang aku juga Tertinggal dalam Perang Badar namun tidak ada seorang yang tertinggal waktu itu yang dicela sebab Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan kaum muslimin keluar untuk Menghadang kafila dagang Quraisy yang pulang dari Syam hing hingga kemudian Allah mempertemukan mereka dengan musuh mereka Tanpa Rencana sampai sini dulu digaris bawahi kaab bin Malik radhiallahu anu menyebutkan tentang perang peperangan yang lain yang dia tidak ikut yaitu perang Badr Perang Badar terjadi tahun 2 Hijriah di bulan Ramadan dan pada saat itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak mengiklan kan untuk perang beliau mengiklankan siapapun yang mau ikut Boleh silakan Ini bukan peperangan tapi menyerang kafilah Quraisy kafilah diistilahkan ibu-ibu sekalian kalau tiga ee unta ke atas kalau kurang dari tiga unta tidak dikatakan kafilah waktu para sahabat diwajibkan hijrah ke Madinah oleh Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan ini perintah dari Allah tentunya yang Maha Tinggi dan maha perkasa maka banyak di antara sahabat nabi yang kaya raya seperti Utsman bin Affan Abu Bakar Abdurrahman IBN Auf banyak yang lainnya kaya raya harta mereka semua dirampas oleh orang-orang Quraisy diambil rumahnya perdagangannya bahkan ada yang istrinya diambil anaknya diambil karena mereka dalam keadaan kafir maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Begitu tiba di Madinah membentuk Sariah Sariah ini pasukan-pasukan kecil di bawah 100 orang jumlahnya untuk menyerang kafilah-kafilah Quraisy untuk menyerang kafilah-kafilah Quraisy jadi untuk mengambil kembali harta muslim yang telah direbut oleh mereka di Makkah dan selama itu kurang lebih ada 7 atau delan penyerangan tidak pernah berhasil belum pernah berhasil sampai puncaknya ada satu kafilah Quraisy terdiri dari 2.500 unta dan banyak sekali harta di atasnya dan secara kebetulan hikmah Allah di dalam kafilah itu semuanya itu isinya harta rampasan dari muslimin yang diambil oleh tokoh-tokoh Quraisy seperti abu Jah Abu Lahab Umayah bin khalaf utb bin rabiah ya syb bin rabiah ini semua mereka yang mencuri mengambil harta-harta itu dan ini tidak dibagikan oleh masyarakat umumnya tapi tokoh-tokoh masyarakatnya dengan hikmah Allah kafilah ini 2500 unta semuanya dari harta muslimin yang dirampas yang dipegangi oleh pemimpinin pemimpin-pemimpin e suku di Quraisy ringkas cerita ibu-ibu sekalian kafilah ini 2500 unta biasanya didampingi dengan 500 300 prajurit perang untuk mempertahankan tapi kali ini hanya 24 orang yang menjaga dan juga nah dipimpin oleh Abu Sufyan waktu itu salah satu kepala suku maka keluarlah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari Madinah memimpin sendiri pada saat itu dan mengiklankan siapa di antara muslimin yang mau ikut kami akan menyerang kafilahnya Quraisy ada tujuh atau delapan sebelumnya ee upaya tapi selalu gagal tentunya karena berhasil saja lolos ya orang-orang Quraisy dan juga selama ini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hanya membolehkan orang-orang Muhajir saja yang dari Makkah saja yang boleh ikut orang asli Madinah enggak usah ikut karena mereka tidak ada hubungannya dengan harta itu tapi khusus yang terakhir ini itu semua boleh ikut siapa saja dari Madinah dari Makkah boleh ikut karena menyerang orang-orang Quraisy terkumpullah karena ini bukan peperangan dan pilihan maka akhirnya terkumpul 313 orang bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam 314 dan ini tidak diprogramkan sama sekali begitu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam keluar tiba di wilayah Badar ada satu gunung ibu-ibu sekalian Gunung itu cukup besar Kalau arah yang lebih dekat dengan Madinah namanya udwatid Dunya udwatid Dunya Sisi gunung yang lebih dekat dengan Madinah ada di sebelang gunung di seelah gunung itu namanya udwatil quuswa waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tiba di lokasi ini di udwatid Dunya rupanya kafilah Quraisy Abu Sufyan sudah lolos namun Abu Sufyan tahu kalau Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam keluar dari Madinah supaya mereka bisa selamat Abu Sufyan mengirim berita ke Makkah berita ke Makkah pada saat berita dikirim ke Makkah orang-orang Makkah termasuk Abu Jahal mempersiapkan pasukan dan akhirnya ringkas cerita terkumpul 1000 orang prajurit perang terdiri dari 800 ekor kuda dan 200 ekor unta semuanya pasukan perang keluar pasukan Quraisy sampai ke lokasi udwatil quuswa di sebelah gunung pasukan muslimin di udwatid Dunya di sebelah gunung yang sebbenah tapi keduanya tidak saling tahu keduanya tidak saling tahu dengan hikmah Allah mereka tidak saling tahu ini maka yang terjadi iu-bu sekalian kafilah Quraisy Abu Sufyan berhasil menaikkan kafilahnya di gunung-gunung berhasil lolos Abu Sufyan tidak tahu kalau pasukan Quraisy sudah tiba di lokasi itu sampai kata para ulama perang Badr itu betul-betul tanda kutip ya perang rekayasa Allah yang Maha Tinggi dan maha pemurah nanti kita akan sebutkan ayatnya bagaimana peperangan itu sangat luar biasa terjadi yang jelas pada saat itu ibu-ibu sekalian kafilah Quraisy berhasil lolos lalu kemudian Abu Sufyan nyurat ke pasukan orang-orang Quraisy sudah saya sudah berhasil lolos kalian pulang aja hampir seluruh pasukan mau pulang tetapi dengan hikmah Allah rupanya Abu Jahal yang dikenal dengan Firaun umat ini memotivasi pasukan Jangan balik Jangan balik kita sudah tiba akhirnya mereka tinggal mereka enggak jadi baliklah terjadilah pada saat itu peperangan gitu kan dengan hikmah Allah terjadi peperangan dan orang-orang yang hadir di Badar dijamin bagi mereka surga dijamin bagi mereka surga sampai kata Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada saat pasukan akan bertemu ya kalau e tidak ada seorang pun di antara kalian mati terbunuh di sini di Badar kecuali pasti masuk surga ada satu sahabat namanya Abdullah Abdullah ini mengatakan bakinbakin indah sekali ya Rasulullah indah sekali Coba ulangi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan demi zat yang jiwa Muhammad dalam genggamannya tidak ada seorang pun di antara kalian yang hadir di sini di Badar kemudian terbunuh kecuali pasti masuk surga ada jaminan maka akhirnya berkecambuklah peperangan dan Abdullah ini lagi pegang dua butir kurma kemudian dia makan dulu pasukan lagi nyerang dia makan begitu dia makan dia mengatakan sungguh kalau saya selesaikan makan kurma ini masih lama untuk masuk surga lalu kemudian dibuang sama dia lalu dia masuk sampai terbunuh mati sy ahid Perang Badar punya kisah sendiri kalau ibu-ibu kembali ke sirah kajian saya di YouTube Sirah Nabawi Perang Badar lebih lengkap daripada ini saya jelaskan berikut ayat-ayatnya dan prosesi kejadian yang unik terjadi pada saat itu tapi yang jelas peperangan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Badr ini karena tadinya bukan niat perang niatnya hanya menyerang kafilah maka tidak diwajibkan orang untuk hadir ini makna kalimatnya kaab in Malik tadi saya tidak pernah kehilangan Pak perangan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam semuanya saya ikutin nabi suruh perang kecuali di Tabuk yang akan diceritakan sama dia sekarang Apa sebabnya dia lupa Apa sebabnya dia enggak ikut dan bader yang memang tidak ada orang yang diwajibkan ikut para Siapa saja yang mau ikut itu maknanya ya nanti Insyaallah kalau Allah masih mudahkan waktunya Saya akan sebutkan di dalam surah al-anfal itu eh ayat tentang kisah tadi udwatid Dun dan udwatil quuswa tetapi karena kita ya al-anfal surah nomor 8 ee Kalau saya tidak salah itu ayatnya ayat ee 14 ya coba saya lihat dulu itu tentang kisah Perang Badar Tapi karena kita bukan menyebutkan kisah Perang Badar maka saya lebih fokus membahas nanti Surah at-taubah yang menjelaskan tentang Perang Tabuk ya ada kalimat udwatid Dunya dan udwatil quuswa J mulai dari ayat 5 kalau masara perang Badr itu Al Anfal surah nomor 8 ayat 5 kalau tentang kisah Badar ya ayat 5 ayat 6 ayat 7 gitu 8 9 10 ini semua masih Baik saya bacakan ayat 5nyaubillahir ak sebagaim Tuhanmu menyuruhmu pergi dan keluar dari rumahmu Muhammad kebenaran padahal sesungguhnya sebag dari orang-orang beriman menyukya jadi ada orang-orang berang dianggap pergi menyerang dan masih ada pilihan boleh ikut boleh enggak ikut maka mereka banyak yang tidak ikut Makanya yang keluar hanya 313 orang kemudian ayat 6nyajil mereka membantahmu tentang kebenaran sesudah nyata bahwa mereka pasti menang seolah-olah mereka dihalau kepada kematian sedangkan Mereka melihat sebab-sebab kematian itu Jadi ceritanya di ayat kedua di ayat keenam ini waktu pasukan sudah ketemu antara pasukan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di sebelah gunung dengan pasukan Quraisy di sebelah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sampaikan ini di sebelah Gunung ini sekarang ada pasukan Quraisy kita bukan lagi hadfin hadapin kafilah yang cuma dijaga 24 orang sekarang ini di sebelah gunung Ada 1000 orang 1000 orang pasukan perang jumlah sahabat 313 orang jadi cuma 30% dan keluar dari Madinah bukan niat perang maka mereka ada yang tidak pakai baju besi mereka ada yang cuma jalan kaki jadi tidak ada persiapan perang sementara pasukan Quraisy ini semuanya pasukan perang maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bilang apa pendapat kalian perang atau enggak Abu Bakar berdiri mengatakan Ya Rasulullah apapun yang Allah perintahkan kepada Anda jalankan kami akan bersama dengan anda perang perang pulang-pulang Nabi Sallallahu alaii wasallam mengatakan Terima kasih duduk Abu Bakar Nabi bilang lagi hai manusia Berikan pendapat Umar berdiri ya Rasulullah seperti perkataan Um Abu Bakar lakukan apa yang Allah perintahkan pada anda Kami akan pasti patuh perang-perang pulang-pulang nabi sallallu wasallam Terima kasih nabi mengatakan lagi hai manusia beritahukan pendapat kalian berdiri Miqdad mqdad ini terkenal satu orang punya kekuatan 1000 orang di medan perang kuat sekali secara fisik gitu kan sampai Umar Bin Khattab selalu meletakkan Miqdad di pasukannya di bagian depan Maka Miqdad bilang ya Rasulullah jangankan Anda mengajak kami berperang melawan Quraisy yang 1000 ini kalau anda mengajak kami ke biraqal jimat biraqal jimat adalah sebuah lokasi antara Madinah sama Yaman birq Al jimat di situ ada 14 suku semuanya benci Islam kata almiqdad Ya Rasulullah jangankan Anda suruh Kami Lawan Quraisy yang 1000 ini kalau Anda suruh Kami sekarang ke biraq jimat melewati 14 suku artinya 14 kali peperangan melawan suku-suku itu sampai ke birakel jimat Kami tidak akan mundur kami berperang karena beraninya Miqdad radhiallahu Anhu Memang Satu orang ini luar biasa maka Nabi Sallallahu alaii wasallam mengatakan Baik terima kasih tapi nabi masih bilang Berikan pendapat hai manusia orang semua bingung sudah tiga orang dukung tapi nabi masih bilang begitu ternyata ada alasannya karena tiga orang ini tiga-tiganya dari Makkah Abu Bakar Umar dan Miqdad orang Makkah wajar mereka mau lawan Quraisy karena hartanya dirampas kan gitu tahu ini musuh tapi nabi sedang menunggu penduduk asli Madinah orang-orang Ansar Setuju enggak perang karena memang orang-orang Anshar pernah membaiat Nabi di Makkah sebelum Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hijrah ke Madinah akan membela nabi dengan harta dengan jiwa dan juga itu melebihi daripada mereka membela keluarga mereka sendiri itu sudah jadi baiat kesepakatan janji setia tapi itu kalau Nabi di kota Madinah sekarang di luar Madinah maka berdirilah Saad radhiallahu Anhu Saad bin Muad sahabat nabi yang mulia dari Ansar pimpinan mereka dari suku aus mengatakan Ya Rasulullah Sepertinya anda menginginkan kami kata nabi wasam Iya memang saya tunggu berita dari orang-orang Ansar maka dia mengatakan Ya Rasulullah jangankan Anda menyuruh kami menghadapi musuh Kalau Anda masuk ke dalam lautan pun kami akan ikut bersama anda dan Kami tidak akan pernah mengatakan seperti yang dikatakan Mus seperti dikatakan pengikut Musa kepada Musa waktu Nabi Musa Alaihi Salam selamat dari Firaun Allah suruh bawa Bani Israil menyerang Palestin supaya masuk di Palestin gitu tapi mereka tidak mau mereka mengatakan Pergilah Hai Musa Kau berdua dengan Tuhanmu perangi kalau menang sampaikan ke kami jadi luar biasa kurang ajarnya mereka pada nabi Musa pada saat itu kata Saad Kami tidak akan ucapkan itu tapi kami akan ucapkan pergilah engkau dengan Tuhanmu Berdua dan kami akan bersama kalian berdua untuk memerangi musuh maka bawalah kami ya Rasulullah di manapun Anda inginkan maka nabi Sallahu alaii wasallam pun gembira lalu mengatakan sesungguhnya peperangan Ya Allah telah janjikan padaku sekarang Jibril datang membawa berita gembira kalau kita bisa mendapatkan salah satu dari dua ini Kalau bukan kita temukan kafilah dan kita akan dapat 200 2.500 unta itu semuanya atau kita akan melawan pasukan tapi pasukan ini juga akan kita menangkan walaupun jumlah kita lebih sedikit janji dari Allah tapi waktu itu orang-orang masih belum pernah berperang bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam peperangan yang langsung ini peperangan pertama mereka hadapi maka secara kejiwaan banyak sahabat yang masih lebih suka kalau menyerang kafilah jangan pasukan karena kafilah sedikit yang jaga ini pasukan pada saat itu pasukan sempat muslimin sempat menangkap ada dua orang dari pasukan Quraisy mereka enggak tahu kalau di sebelah Gunung ini ada nabi cuma batas gunung saja dengan hikmah Allah mereka tidak tahu makanya dalam Alqur'an dalam alanfal kalau kita bacakan lengkap Ini itu sebenarnya diceritakan Bagaimana Allah telah mengatur peperangan itu karena kalau kalian janjian kalian tidak akan berperang maka lewatlah dua orang pasukan Quraisy ke tempat pasukan muslimin mau cari air mau minum enggak ada air mereka tidak tahu kalau s ada pasukan lalu ditawan oleh Muslimin waktu ditawan digebukin kalian dari mana Dari kafilah atau dari pasukan Mereka bilang kami dari pasukan Quraisy jadi beberapa sahabat karena tidak mau berperang lawan pasukan terus saja digebukin Kalian pasti dari dari kafilah kali pasti dari kafilah sampai karena kesakitan dua orang ini mengatakan Iya kami dari kafilah Akhirnya Nabi Sallahu Alaihi Wasallam Pimpin salat habis salat Nabi mengatakan sungguh aneh kalian ini pada saat kedua orang itu jujur kalau mereka dari pasukan kalian gebukin pada saat mereka bohong mereka mengatakan kami dari kafilah kalian membenarkan karena jiot ituh masih belum mau berperang gitu kan Ini peperangan mereka yang pertama maka Akhirnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ringkas cerita terjadi peperangan dan pada saat itu makna ayat alanfal 6 tadi di sini bahwasanya ada sebagian orang-orang beriman tidak menyukainya maksudnya bukan tidak menyukai jalan bersama nabi sah wasam tapi tidak menyukai bertemu dengan pasukan Quraisy yang ayat 6 ya makanya dikatakan mereka membantahmu Maksudnya di sini adalah mereka berdialog minta supaya semoga saja yang diserang adalah kafilah ayat 7nya dan ingatlah ketika Allah menjanjikan kepadamu bahwa salah satu dari dua golongan yang kamu hadapi kafilah atau pasukanalah untukmu Pasti kalian menang Ha muslimin sedang kamu menginginkan bahwa yang tidak mempunyai kekuatan senjatalah yang untukmu maksudnya kafil bukan pasukan dan Allah menghendaki untuk membenarkan yang benar dengan ayat-ayat dan memusnahkan orang-orang kafir maksudnya Allah memang sengaja mau membuat kalian bertemu dengan pasukan lalu kalian menang supaya jiwa kalian setelahnya mau berperang dan juga orang-orang kafir Terpukul karena memang di Perang Badar ibu-ibu sekalian tokoh-tokoh Quraisy itu lebih dari 15 orang mati semua termasuk Abu Jahal Umayyah bin khalaf ini mati semua di Perang Badar itu kata Allah tujuannya Allah mempertemukan dua pasukan ini dan Allah menetapkan yang hak Islam dan membatalkan yang batil atau kesyirikan walaupun orang-orang yang berdosa tidak menyukainya tentu setelahnya ini ada ayat-ayat Alquran bicara tentang turunnya malaikat ya membantu mereka adanya e apa namanya adanya e hujan yang turun di pasukan muslimin turun hujan gerimis lembut sekali sehingga membuat malam itu pasukan muslimin tertidur semuanya di sebelah gunung turun hujan lebat sehingga membuat musyrikin tidak ada yang bisa tidur malam itu berat semua baju-baju mereka lalu becek tanah-tanah mereka sehingga mereka sulit untuk jalan ya dan itu ada tentu disebutkan dalam al-qur'an di sini ya itu di ayat al-anfal ayat 11-nya saya agak cepat di sini karena kita bukan bicara bader ya kita bicara senang Tabuk ya maka itu di ayat 11 ya kalau ibu-ibu baca itu Allah subhanahu wa taala menyebutkan ingatlah ketika Allah menjadikan Kamu mengantuk sebagai suatu penentraman dirinya dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit gerimis tadi untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan setan dan untuk menguatkan hati dan memperteguhkan dengan dengannya telapak kakimu Jadi lokasi muslimin kena hujan gerimis padang pasir itu kalau kering tanahnya cepat capek kita kalau jalan berat kalau dia terlalu becek juga berat jalan tapi kalau cuma dipercikin air sedikit itu Jadi ringan kita jalan di atasnya maka di pasukan muslimin diturunkan hujan yang gerimis supaya langkah kaki mereka lawan musuh itu mudah sementara orang-orang Quraisy dibuatkan sulit mereka untuk itu ya di ayat 42 yang tadi saya janjikan itu tentang lokasi pasukan muslim di udwatid Dunya lebih dekat dengan Madinah dengan pasukan kafir Diwa sama alanfal tapi ayat 42-nya langsungubillahasyairim anumunwa asumum mi ma ingatlah ketika hari kamu berada di pinggir lembah yang dekat Dya Mus lebih dekat dengan Madinah dan ketika mereka pasukan Quraisy berada di pinggir lembah yang jauh udwatil quuswa di sebelah Gunung itu dan kafilah kafilah Quraisy Abu Sufyan tadi yang lagi dikejar muslimin itu berada di dekat kalian di bawah kalian Maksudnya sudah lewat dari kalian kata Allah sekiranya kalian mengadakan persetujuan untuk menentukan hari pertempuran itu pastilah kalian tidak sependapat dalam menentukan pertempuran itu artinya kalau kalau ini tiba-tiba saja Nabi bilang Ayo kita berperang lawan Quraisy mungkin mereka tidak akan keluar tapi Allah di sini dikatakan Allah sengaja membuat itu akan tetapi Allah mempertemukan dua pasukan itu agar dia melakukan satu urusan yang mesti dilaksanakan maksudnya Allah berikan kemenangan kepada muslimin dan menghinakan orang-orang kafir yaitu agar orang-orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata kalau ada orang mati dalam Islam berarti mati syahid mati dalam kafir Mas masih dalam keadaan kafir Berarti masuk neraka agar orang hidup kalaupun hidup selamat dari peperangan dia hidup dalam keimanan yang beriman dan juga kalau dia meninggal e kalau dia hidup dalam keadaan kafir jelas kekafirannya semua itu sesungguhnya karena Allah maha mendengar lagi maha mengetahui kita tinggalkan dulu ini Tentunya karena kita akan bahas lanjutan hadisnya ini hanya karena ada kalimat di sini kata kaab Saya ulangi aku tidak pernah Tertinggal dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam peperangan apapun yang dipimpin oleh Beliau kecuali dalam Perang Tabuk yang akan kita bahas nanti memang aku juga Tertinggal dalam Perang Badar sudah kita Jelaskan Perang Badar tahun 2 Hijriah di bulan Ramadan namun tidak ada seorang pun Yang Tertinggal Waktu itu tidak ikut Perang Badar yang dicela maksudnya disalahkan sebab Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan kaum muslimin keluar untuk Menghadang kafilah dagang Quraisy yang pulang dari Syam hingga kemudian Allah mempertemukan mereka dengan musuh mereka Tanpa Rencana jelas sampai sini ya baik kita lanjutkan dan sebelumnya aku telah hadir bersama Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam pada malam aqabah malam aqabah aqabah ini nama tiang tempat jumrah ya jumrah aqabah Nah itu ada kejadian ya jadi Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam setiap kali musim Haji selalu menggunakan kesempatan musim haji untuk berdakwah menyampaikan kepada jemaah haji yang datang tentang Islam karena mereka juga Haji pada saat itu tapi hajinya mereka dengan kemusyrikan sambil sembah-sembah berhala gitu kan tapi Haji hadir di mina di Muzdalifah dari zaman Ibrahim alaih Salam syariatnya kan dari zaman Ibrahim alaih salam dan penduduk Makkah mencampur baurkan antara syariat Ibrahim alaih salam dengan kemusyrikan tapi mereka hadir di Arafah mereka hadir di Muzdalifah mereka hadir di mina seperti kita sekarang hanya saja mereka taruh berhala-berhala di setiap tempat ini untuk dijadi perantara dengan Allah dan Allah tidak butuh perantara benda mati ya maka di sini dikatakan malam aqabah maksudnya hari aqabah itu pernah nabi Lagi berdiri di aqabah ada beberapa orang dari Madinah datang kemudian membaiat nabi jadi ada dikenal dalam buku sejarah baiat aqabah pertama baiat aqabah kedua janji setia di aqabah pertama janji setia di aqabah yang kedua janji Isti di aqaba pertama itu ee terjadi ibu-ibu sekalian pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bertemu dengan beberapa orang-orang Madinah lalu menawarkan Islam rupanya orang-orang Madinah ini mereka tinggal di Madinah bersama dengan komunitas orang-orang Yahudi Saya pernah Sebutkan nama tiga suku Yahudi di Madinah Masih ingat enggak anggap lupa sudah apa boleh buat kainuqa Nadir dan quraidah ini pernah kita tulis dulu suku kainua Nadir dan quraidah harus cepat tulisnya qainuqa qainuqa ini kan bukan anak SD harus didikte satu-satu qainuqa kemudian Nadir Nadir dan quraidah Iya Tiga suku Andi ada papan tulis saya Tuliskan gitu kan Tapi yang jelas tiga nama suku ini nah ini tiga suku Yahudi sekarang ini ditulis dalam buku-buku sejarah Islam karena mereka Penduduk Madinah pada saat itu dan kebanyakan orang-orang Yahudi sekarang keturunan dari mereka ini qainuqa Nadir dan quraidah mereka Iya quraid pakai D ya jadi tiga suku ini itu mendominasi Penduduk Madinah 50%. Dar 50% penudu Madinah waktu itu itu dari orang Yahudi tiga suku Ini sisanya 50% lagi dari turunan Arab asli Madinah dua suku namanya aus dan khazraj Aus dan khazraj jadi waktu itu Madinah dihuni oleh lima lima suku ini gitu ya aus dan khazraj 50% kainuqa Nadir dan quraidah 50% nah rupanya orang-orang Yahudi yang tiga suku ini kenapa khazraj ya nanti ini setelah masuk Islam aus dan khazraj namanya Ansar suku Ansar digabung jadi Ansar aus dan khazraj Aus dan khazraj ini saya yakin kalau anak-anaknya ibu yang hadir sini langsung tahu ini hafal cuma ibu-ibunya n punya penyakit almalas baik ada ada penyakit baru Al lupa ini baik yang jelas orang-orang Yahudi yang tiga suku ini Bu supaya mereka aman dan ini selalu strateginya Yahudi sama mereka buat aus dan khazraj perang dikacauin jadi suku Yahudi yang tiga ini ada yang membiayai aus ada yang membiayai Ansar kasih senjata suplai makanan perang jadi kacau terus ini dan tiga suku Yahudi ini suka bilang kepada aus dan khazraj nanti di kota ini akan keluar nabi terakhir di Madinah ini keluar nabi terakhir dan kami datang hijrah ke Madinah karena nunggu nabi itu jadi dalam Taurat dan Injil disebutkan tempat hijrahnya nabi terakhir itu kota yang bernama b yatrib itu nama lainnya kota Madinah dulu sebelum Islam tapi setelah islam Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ganti menjadi Madinah atau thaah atau thayibah Dar namanya kota Madinah ada banyak maka kata orang-orang Yahudi kepada aus dan khazraj di sini akan keluar nabi terakhir nanti dan kalau nabi itu keluar kami akan beriman padanya dan pada saat kami beriman kami akan perangi kalian Hai aus dan khazraj dan Pasti Kami menang karena bersama kami nabi seperti itulah orang-orang aus dan khazraj mereka orang-orang musyrik sembah berhala seperti orang Makkah mereka tahu ada Tuhan namanya Allah tapi mereka masih menyembah berhala gitu kan namanya Syirik mempartnerkan Allah dengan makhluk Mereka bilang ya Allah Iya tapi sambil minta sama batu ada patung di rumahnya dianggap Hai patung apa dipanggil namanya Dewa apa Mintalah kepada Allah seperti itu atau minta langsung kepada patung ini Allah enggak butuh enggak ada musyrikan seperti banyak orang sekarang yakin dengan jimat-jimat dengan kuburan benda mati semua seperti itulah kurang lebih maka orang-orang Ansar ikut Haji tapi mereka musyrik kan seperti orang Makkah Waktu mereka bertemu dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di aqabah tempat jumr yang pertama itu kan ada aqabah ada wusta ada Sugra ya Kita disuruh melontar besar sedang kecil tapi jangan bilang jumrah atau atau Lontar setan ya gak ada setan di situ melontar bagian dari syariat melontar batu cuma dulu kisahnya memang Ibrahim alaih salam melempar batu di tiga titik itu setan yang datang menggodanya pada saat dia mau menyembelih anaknya Ismail alaihialatu wasalam ini panjang lagi ceritanya kalau kita rentet ke sana yang jelas aus dan khazraj ini sering dengar itu Yahudi bilang nanti akan keluar nabi terakhir kalian kami akan perang kalian Waktu mereka lagi tiba di aqabah lihat nabi lagi nyampaiin saya utusan Allah Allah menurunkan firmannya begini mereka duduk dengarin Waktu mereka dengarin Mereka bilang satu sama yang lain kayaknya ini orangnya yang Yahudi bilang nih sebelum Yahudi beriman kita beriman duluan akhirnya berimanlah beberapa orang pada saat itu lalu mereka berikan janji setinya namanya baiat aqabah pertama apa janji setianya mereka tidak berzina mereka tidak bohong apa-apa syariat yang sudah turun mereka jalankan Pulanglah datang lagi baiat yang kedua tahun depannya musim haji yang setelahnya datang lagi utusan yang lain utusan sekarang sudah berbeda mereka datang untuk mengajak Rasulullah ikut ke Madinah Ya Rasulullah di Makkah Anda ditolak kami terimaan dari Madinah namanya janji setia aqabah yang kedua nah pada saat itu di janji setia aqabah yang kedua karena mereka sudah Mau mengajak nabi hijrah maka nabi butuh kepastian kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam utus 12 orang saja pemimpin-pemimpin kalian Temui saya di nanti malam di sini karena kalau malam di aqabah sudah enggak ada orang sunyi mereka melontar di pagi hari sama siang hari malam mereka enggak melontar gitu maka yang terjadi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam janjian dengan 12 orang ini salah satunya k Abib bin Malik yang sedang tokoh kita yang sedang menceritakan ini ya kabib bin Malik bilang dan sebelumnya maksudnya Sebelum saya tinggalkan Perang Tabuk saya enggak ikut Perang Tabuk ini saya hadir telah hadir bersama Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam pada malam aqabah apa isinya malam aqabah itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bilang kalau kalian mau saya hijrah ke Madinah pindah tinggalkan Makkah syaratnya Bela saya dan agama ini melebihi diri kalian sendiri dan harta kalian juga keluarga kalian siap enggak jangan sampai saya pergi ke sana terus Kalian biarkan nanti kalau Siap saya pergi maka mereka pun sepakat mengatakan baik ya Rasulullah kami membela anda lebih dari diri Kami keluarga kami istri anak kami pun anda lebih kami dahulukan harta kami semua kami siap berikan yang penting anda datang ke Madinah sebarkan Islam di Madinah gitu l maka terjadilah kesepakatan malam aqabah namanya Nah itu dianggap malam Mulia bu ya Kenapa karena kesepakatan yang mengubah sejarah dunia karena setelah itu nabi akhirnya hijrah ke Madinah kekuatan muslimin jadi kuat sampai merebut Makkah sampai tersebar seperti sekarang yau dianggap malam penentuan kaab di sini tidak sempat hadir Perang Tabuk nanti di Jelaskan sama dia Apa alasannya tapi dia bilang dia bilang sebelum saya tinggalkan Tabuk tidak sempat hadir Saya sempat hadir loh dia lagi cerita nih di malam aqabah bersama Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Sewaktu kami bersumpah setia membela Islam Ya jelas gitu lafaznya aku tidak ingin kehadiranku di malam itu digantikan dengan Perang Badar artinya malam itu lebih aku cintai daripada hadir di Perang Badar karena luar biasa setelah itu Perang Badar pun terjadi setelah baiat itu karena janji setia itu nabi hijrah ke Madinah terjadi dalam Perang Badar artinya ini lebih lebih mulia kata dia aku tidak ingin kehadiranku malam itu digantikan dengan Perang Badar kalau disuruh pilih aku tetap pilih malam itu gitu ya aku tetap memilih malam itu kemudian kata dia meskipun Perang Badar lebih dikenang di tengah orang-orang daripada baiat aqabah orang lebih banyak kenal Perang Badar padal sebenarnya perang terjadiru karena baiat itu Walaupun saya tidak sempat hadir di Perang Tabuk tapi saya hadir loh di malam aqabah itu lebih Saya suka daripada Perang Badar begitu bahasa dia dan di anara kisah hidupku adalah ketika aku tertinggal dari Rasulullah S wasam di Perang Tabuk artinya di antara kisah hidupku yang paling berpengaruh gitu kan dalam hidupku ini dan berbekasalat aku tergal ikut di perang tab aku pernah merasa lebih kuat dan lebih mampu daripada keadaanku ketika aku tertinggal dari beliau dalam perang itu maksudnya dari pada saat itu aku tidak sedang sakit aku tidak sedang miskin lagi sehat lagi kuat dan belum ada dia mengatakan Aku tidak pernah merasakan lebih kuat dan lebih mampu Sepanjang Hidupku dibandingkan pada hari itu yang aku tidak sempat hadir perang artinya aku tidak punya uzur enggak ada uzur ini tapi aku tidak hadir di Tabuk demi Allah aku sebelumnya tidak pernah memiliki dua kendaraan namun di perang itu aku memilikinya sebelum ini aku cuma punya satu kuda tap pada saat itu ekonomiku lagi bagus fisikku Lagi sehat sampai aku punya dua ekor kuda artinya mampu ikut perang ya Kata dia Rasulullah suaih Wasallam tidak pernah menginginkan peperangan mainkan beliau menyembunyikan daerah sasarannya dengan mengisyaratkan seolah-olah beliau menuju ke yang lainnya hingga pada perang itu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berperang menuju Tabuk dalam musim yang sangat panas dan menghadapi perjalanan yang sangat jauh menempuh padang pasir sampai sini dulu Bu ya makna kalimat di sini dia mengatakan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah menginginkan peperangan melainkan beliau menyembunyikan daerah sasaran ini strategi perang Nabi Jadi kalau Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Mau serang misalnya Makkah nanti di peperangan Makkah juga begitu ya beliau jalan jauh lawan arahnya jadi orang-orang tidak tahu kalau nabi akan Serang Makkah musuh tidak sempat siap juga kalau ada orang yang mau memata-matain mereka tidak tahu prajurit-prajurit pun tidak disampaikan nabi cuma bilang kita akan jihad siap-siap siap semuanya keluar keluar tunggu instruksi saja dan ini salah satu strategi makanya di sini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dikatakan selalu menyembunyikan ee daerah sasarannya dengan mengisyaratkan seolah-olah beliau menuju ke yang lain artinya mengalikan tempat lain hingga pada perang itu maksudnya Perang Tabuk Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berperang menuju Tabuk dengan musim yang sangat panas dan ini maksudnya adalah kecuali Perang Tabuk nabi iklankan kita akan keetabuk peperangan yang lain semua nabi sembunyikan kecuali perang itu jadi jelas-jelas dan belum ibu-ibu tahu Perang Tabuk adal ee wilayah Tabuk waktu itu dikuasai oleh Romawi kekuatan Bizantium Romawi kekuatan yang menguasai setengah dunia pada saat itu jadi nabi dengan pasukan yang kecil sebenarnya tapi mau menyerang ke sana menunjukkan kekuatan kaum muslimin dan memang di Perang Tabuk ini ibu-ibu sekalian pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tiba di sana ya itu ee Kaisar Romawi dengan para pendetanya bermusyawarah jumlah nabi sallallahu alaihi wasallam tidak banyak 1000 orang saja sekian pada saat itu orang-orang Romawi tidak berani menghadapi nabi Karena setelah mereka musyawarah para pendeta mengatakan kami tahu ini zaman keluarnya nabi dan kalau betul dia nabi kita tidak akan pernah bisa menang lebih baik enggak usah dihadapi maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menunggu di wilayah Tabuk sebulan menguasai wilayah itu sebulan menunjukkan kekuatan muslimin baru pulang ke Madinah tentu di sini di kisah kita tidak diceritakan ini saya sampaikan saja Kemudian dikatakan di sini pada saat itu sangat panas maksudnya musim panas yang luar biasa dan saya sudah jelaskan tadi di awal dan menghadapi perjalanan yang sangat jauh menempuh padang pasir ada putnot nomor 47 di bawah yakni daratan yang sedikit airnya ia dinamakan mafazah atau tempat keselamatan adalah sebagai rasa optimisme dan harapan sebab sedikit sekali orang yang selamat dari padang pasir di antara Madinah dan teabuk terdapat beberapa padang pasir jadi orang dulu itu kalau jalan di padang pasir mereka sudah tahu lebih lebih banyak persentase meninggalnya daripada hidupnya ka di padang pasir itu bisa kehilangan arah bisa ada binatang buas kehabisan air bisa mati kalau malam tidur tidak bisa terlindungi padang pasir terbuka semuanya ya sementara antara Madinah sama Tabuk itu akan melalui beberapa padam pasir dan menghadapi jumlah pasukan yang sangat besar karena jumlah Romawi waktu itu ditabuk kurang lebih prajurit perangnya 250.000 orang pasukan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam 1000 lebih saja beliau menjelaskan kepada kaum muslimin tentang urusan mereka yang sangat serius agar mereka bersiap-siap dengan segala perbekalan mereka untuk menghadapi Perang beliau menjelaskan kepada mereka arah mana yang hendak beliau tuju jadi satusnya peperangan yang Nabi iklankan ke Tabuk arah jalan kita jelas ke sana ya Ini adalah Perang Tabuk saja orang-orang Islam yang bersama Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sangat banyak dan mereka tidak didaftar dalam buku induk maksudnya buku induk negara maksudnya tidak di tidak dijumlah lagi siapa saja mau ikut-ikut gitu kaab berkata melanjutkan maka hampir tidak ada orang yang ingin absen dari perang Semuanya ikut ini kesempatan gitu kan kecuali dia menduga bahwa hal itu tidak akan diketahui selama tidak ada wahyu dari Allah yang menjelaskan Jadi yang tidak ikut hanya orang-orang yang mungkin menganggap Wahyu tidak akan bongkar nih orang-orang munafik sengaja tidak ikut nanti ada sekitar 80 orang sekian yang tidak ikut ya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berangkat pada perang itu ketika buah-buahan sedang masak dan pohon-pohon menjadi Rindang artinya sudah sebentar lagi panen sampai orang-orang munafik mengatakan Hai muslimin Kalian mau pergi perang ikut ke Tabuk jaraknya jauh lagi panas dan ini sebentar lagi panen siapa mau panen nih di kebun kalian digoda seperti itulah maka aku cenderung lebih cenderung kepadanya maksudnya kepada panen kurma daripada peperangan kata kaab bin Malik Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan kaum muslimin yang bersamanya sedang berkemas-kemas dan aku pun segera pulang untuk bersiap-siap bersama beliau akhirnya aku berpikir untuk ikut perang Tetapi setelah aku pulang aku tidak melakukan apa-apa aku berkata dalam hati aku bisa melakukannya kapan saja aku mau maksudnya tidak siap-siapin Kuda kudanya tidak siapin pedangnya tidak siapin tombaknya baju perang saya saya tidak persiapkan apa-apa kata dia dan aku berkata aku bisa melakukan kapan saja begitulah keenggangan terus menyergapku hingga orang-orang terus berbena dengan serius maka pada Pagi harinya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan kaum muslimin yang bersamanya berangkat untuk perang sementara aku belum melakukan persiapan apa-apa tanpa sebab dia bilang begitu saya tiba-tiba terjadi Kemudian aku beranjak lalu aku kembali lagi tanpa melakukan apa-apa hal itu berlangsung terus saja padaku hingga mereka ber k dengan segera dan aku tertinggal perang aku bertekad untuk berangkat menyusul mereka Andai saja aku melakukan saat itu maksudnya ini kan dia cerita setelah peperangan terjadi Dia ceritain penyesalannya waktu itu sebenarnya aku sempat mau nyusul waktu Nabi sudah keluar dari Madinah Aku mau nyusul tapi aku tidak lakukan Andai saja aku melakukannya namun kemudian hal tersebut tidak ditakdirkan untukku maka Ketika aku keluar ke tengah ya setelah keberangkatan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam aku merasa bersedih karena aku tidak melihat seorang panutan untukku Put nomor 48 di bawah yakni teladan atau orang sepertiku yang keberadaannya bisa sedikit meringankan Kesedihanku jadi setelah pasukan jauh si kaab sudah tidak tahu di mana arah pasukan maka dia bilang saya tiba-tiba jadi sedih waktu saya keluar di Madinah Madinah kosong enggak ada orang enggak ada panutanku maksudnya tidak ada orang yang bisa aku contohi siapa tahu ada di Madinah orang Saleh juga yang tidak ikut gitu l kemudian dikatakan aku merasa sedih karena aku tidak melihat seor seorang panutan untukku kecuali laki-laki yang tercelah karena kemunafikannya kecuali orang-orang Munafik ada kelihatan di Madinah memang sudah ketahuan orang-orangnya atau orang yang diterima uzurnya oleh Allah dari kalangan orang-orang yang lemah misal cacat orang tua perempuan anak-anak itu yang saja terlihat di Madinah Madinah kosong semua laki-laki yang kuat ikut Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidak menyebut-nyebutku hingga beliau sampai di Tabuk jadi Selama perjalanan nabi Enggak nanya-nanya biasanya nabi itu tradisinya Sallallahu Alaihi Wasallam kalau habis salat pasti nanya mana Si Fulan mana Si Fulan nabi hafal semua nama sahabatnya kalau ada yang sakit dijenguk kalau ada yang tidak terlihat dicari tahu informasinya dalam peperangan lebih-lebih lagi nabi absen semuanya mana Si Fulan dan ka'b bin Malik ini termasuk sahabat yang sangat dekat dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam biasanya nabi tanya kata dia dia waktu sudah pulang pasukan dia tanya apakah nabi tanya tentang saya para sahabat bilang Selama perjalanan tidak ada waktu tiba ditabuk ditanya lalu Beliau bersabda sambil duduk di tengah pasukan pada saat sudah tiba di Tabuk Apa yang dilakukan oleh Ka'bah bin Malik kenapa dia Enggak ada nih maka salah seorang dari bani Salamah suku anak-anak cabang dari aus dan khazraj ya di Madinah berkata Wahai Rasulullah dia tertahan oleh pakaian Bur nya dan sibuk melihat kepada kedua Sisi tubuhnya ini orang Arab biasa mengatakan gak ada uzurnya ya Rasulullah tapi bahasa santun yang nahan dia cuma bajunya arti tidak ada bisa baju kan gak bisa nahan orang tapi hanya itu saja dan kedua Sisi tubuhnya artinya tubuhnya ringan bisa pergi cuma dia tidak ikut maka Muad bin Jabar Radiallahu anhu berkata kepadanya sungguh Buruk apa yang telah kamu ucapkan demi Allah Ya Rasulullah kami tidak mengetahui apa yang ada padanya melainkan kebaikanud nya Muad Bin Jabal membela ka'ab bin Malik ya dia bilang sama sahabat ini buruk yang kamu ucapkan itu karena kami tidak tahu ya Rasulullah kecuali kebaikan Kabi B Malik ini orang Saleh salat malamnya salatnya semua sedekahnya luar biasa kami tidak tahu kecuali kebaikan maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam diam tatkala beliau dalam keadaan seperti itu tiba-tiba beliau melihat dari kejauhan seorang laki-laki yang mengenakan pakaian putih yang terlihat bergerak terombang-ambing oleh fat Morgana maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda orang itu adalah abu abu khaitsamah ternyata benar dia adalah Abu khaitsamah al-anshari orang yang bersedekah dengan satu sak kurma ketika dicela oleh orang-orang munafik dan itu ada putotne nomor 50 mereka menghina dan mencelanya Dengan mengatakan Allah tidak memerlukan snya orang ini sa itu timbangan kurma takaran kurma satu sak kurang lebih 2,5 kilo jadi orang-orang dulu kalau mau bersedekah dia istilahkan saya sedekah satu sak du sak 5 sak Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah hutang 20 sak kurma dari orang pendeta Yahudi gitu kan jadi itu takaran mereka takaran satu sa jadi ternyata abu ada orang yang nyusul pasukan berhasil sampai ditabuk Namanya Abu haitsamaah Abu kitama ini adalah salah satu sahabat dari Ansar yang waktu dia menyumbang waktu orang mau perang orang kan semua nyumbang emas nyumbang kuda nyumbang nyumbang pedang Abu haitamah karena enggak punya apa-apa nyumbang dengan satu sak kurma itu yang dia punya dan orang-orang munafik menghina itu makanya kaab menceritakan kaab berkata tatkala sampai berita kepadaku bahwa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam telah pulang dari Tabuk sebulan kemudian karena 1 bulan nabi tunggu di sana pulang Kesedihanku datang lagi aku mulai mengingat dusta Maksudnya aku tiba-tiba ingin berdusta terlintas di hatiku itu dan berkata dengan apa aku bisa lolos dari kemurkahannyaa beliau besok ya Mulai berpikir kira-kira apa yang harus aku lakukan ni apa yang harus aku ucapkan untuk hal itu aku meminta bantuan kepada semua orang yang cerdik pemikirannya dari keluargaku kira-kira apa nih alasanku besok kalau nabi tanya kenapa sih nabi tanya nih maka tkala diberitahukan bahwa rasulullahah wasam telah mendekati Madinah hilanglah dari diriku segala pikiran yang batil yang tadi mau ah udah enggak ada buyar semua gitu kan hingga aku benar-benar mengetahui bahwa aku tidak akan selamat dari beliau dengan cara apapun selamanya maka aku bertekad untuk bersikap apa jujur pada beliau nanti akan kita ambil pelajaran di antaranya jujur ini luar biasa hasilnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tiba pada keesokan harinya dan biasanya apabila beliau pulang dari Safar ini hukum lain lagi beliau Sallallahu Alaihi Wasallam Memulai Dengan masjid beliau melakukan salat dua rakaat kemudian duduk di hadapan orang-orang jadi namanya salat sunah tiba Safar ya setiap tiba Safar Nabi sebelum pulang ke rumah ke masjid salat dua rakaat dulu jadi kayak kita tiba di bandara mampir musala salat dua rakaat niatnya dalam hati salat datang dari Safar ya ini tradisi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika beliau melakukan demikian orang-orang yang tidak ikut perang mendatangi beliau untuk untuk menjelaskan uzurnya dan bersumpah kepada beliau mereka berjumlah kurang lebih 80 orang maka beliau menerima lahirnya mereka jadi orang-orang munafik pada datang ya Rasulullah maafin kami kami betul-betul tidak bisa pergi karena ada yang bilang lupa ada yang bilang istrinya sakit ada yang bilang anaknya sakit Bohong semua ini 80 orang munafik ini semuanya bohong maka nabi sallallahuaii wasallam menerima lahir mereka Maksudnya apa yang mereka ucapin saja membaiat mereka mengatakan Baiklah selama kalian masih tetap muslim dan memohon ampun untuk mereka serta menyerahkan rahasia mereka kepada Allah hingga aku yang datang kata kaab takkala Aku mengucapkan salam beliau tersenyum dengan senyuman orang yang sedang marah kemudian Beliau berkata Kemarilah aku datang berjalan hingga Aku duduk di hadapan beliau beliau berkata kepadaku Apa yang membuatmu tidak ikut serta berperang Bukankah kamu telah membeli kendaraanmu ada tunggangan baru kamu kenapa enggak pakai berperang kaab berkata aku berkata Wahai Rasulullah sesungguhnya saya atau aku lebih baik sebennya ternya aku semua saja ya jadi karena sudah dipakai aku tadi sebelumnya Sesungguhnya aku demi Allah Seandainya aku duduk di hadapan orang selain anda dari penduduk dunia pasti aku yakin bahwa aku akan lolos dari murknya dengan sebuah alasan Maksudnya aku bisa bohongin Karena aku telah diberi kemampuan untuk berdebat di situ putn nomor 51 yakni kefasihan kelancaran dan keahlian dalam berbicara kaab bin Malik terkenal orang yang cerdas akan tetapi demi Allah aku benar-benar mengetahui bahwa jika Hari ini aku menceritakan kepada anda Cerita Dusta yang dengannya Anda bisa merelakanku tentu tidak lama Allah pasti menjadikan Anda murka kepadaku akan turun Wahyu membongkar itu dan betul nanti akan kita baca dan turun ayat membongkar itu dan apabila aku menceritakan kepada anda dengan cerita yang jujur pasti anda murka kepadaku karenanya suungguhnya dengan kejujuran ini aku mengharap akibat yang baik dari allah putn nomor 52 di bawah maksudnya akibat yang baik berupa diterimanya tobat aku oleh Allah dan keridaan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kepadaku dan karena kejujuran kejujurannya Allah benar-benar menerima tbatnya nanti demi Allah aku tidak memiliki uzur jujur dia Ya Rasulullah tidak ada uzur sehat kuat harta ada tiba-tiba aja aku malas gitu apa adanya sampaikan ngaku demi Allah aku tidak pernah sekuat dan sekaya daripada ketika aku absen dari Perang Tabuk ini bersama anda kata kaab maka Rasulullah sallallahuaih Wasallam bersabda Adapun orang ini tadi kan ada 80 orang dusta semua tuh kaab datang kata nabi Adapun orang ini ditunjuk depan para sahabat maka dia telah berkata jujur maka berdirilah Ya maksudnya pulanglah ke rumahmu hingga Allah memberikan keputusan tentangmu nanti akan turun Wahyu mengingatkan kau diterima tobatmu atau tidak kenapa enggak ikut perang Enggak ada alasan Rasulullah Panggil beberapa orang dari bani Salamah berjalan mengikutiku mereka mengatakan kepadaku demi Allah kami tidak pernah mendapatimu berbuat dosa sebelum ini ternyata engkau tidak mampu mengajukan uzur kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam seperti uzur yang diajukan oleh orang-orang lain yang absen padahal istigfar Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam untukmu telah cukup untuk menghapus dosamu karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tadi bilang kepada orang-orang munafik ya sudahlah Semoga Allah ampuni kalian kata orang-orang Bani Salamah kepada kaab tadi Kalau kau mengaku saja Bilang saja apa uzur bohong gitu kan ma
Resume
Categories