Sirah Nabawiyah #9 : Perang Badar (Part 2) - Khalid Basalamah
TucQUve6FcA • 2017-04-17
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah tidak henti-hentinya selalu kita ucapkan kalimat Suci kalimat sempurna kalimat mulia dan kalimat yang penuh dengan berkah kepada Z yang maha suci Maha Sempurna Maha mulia dan maha penuh berkah Allah satu-satunya telah menciptakan semua yang di langit semua yang di bumi semua yang di kedalaman lautan terjangkau atau tidak terjangkau oleh mata kita sebagai manusia Sang Pencipta Allah telah menggantungkan segala kebutuhan kita dengan kalimat Mulia ini maka sering-seringlah saudaraku mengucapkan kalimat Alhamdulillah dan juga kita panjatkan salam hormat kita salam sejahtera salam penghormatan kepada manusia terbaik manusia yang telah membawa kepada kita hukum halal haramnya Allah sehingga kita punya panduan hidup dan juga diperintahkan oleh Sang Pencipta Allah sebagai ibadah untuk menjadikannya sebagai suri tauladan dan mengucapkan salam hormat kepada manusia terbaik ini juga dijadikan ibadah bagi orang-orang beriman dan Allah bersama malaikatnya juga mengucapkan salam hormat ini Maka sangat wajar kalau kita selalu membacakan selawat dan Taslim kepada nabi besar Muhammad sallallahu ala alihi wasahbihi wasallam kita melanjutkan bahasan sirah saudara seiman dan kita masih dihiruk-piruk dan luar biasanya dan dahsyatnya Perang Badar yang terakhir kita sempat membahas kisah bagaimana keliahan dan keterampilan Zubair bin awwam radhiallahu Anhu pada saat dia membunuh Abu kabs salah satu prajurit Quraisy yang terkenal dengan poster tubuh besar semuanya besi dari kepala sampai ke kakinya dan dia membawa pedang yang ukurannya sangat besar serta pemegang pedangnya pun besar ukuran pegangan pedang sama dengan ukuran pedangnya dan dia menyusahkan kaum muslimin sehingga ada beberapa sahabat yang sempat datang kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan mengatakan Ya Rasulullah Abu kaps ini menyusahkan kita sulit untuk dilawan setiap kali ada orang mendekat dari jarak jauh sudah bisa ditebas sama dia juga dari kepalanya sampai kaki kudanya semuanya besi enggak bisa ditebas dipanah semuanya terpental maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memanggil Zubair bin awwam sambil berkata Hai Zubair selesaikan urusannya Abu kabs Dan ini juga pelajaran teman-teman sekalian Bagaimana keterampilan-keterampilan perang harus dikuasai oleh seorang muslim tentu niatnya digunakan untuk membela agama Allah bukan untuk pamer bukan untuk dikatakan hebat karena memang kalau ada seseorang yang hanya untuk dikatakan hebat hanya untuk dikatakan atau hanya untuk membela sukunya bukan karena agama maka dia kalaupun mati Bukan mati syahid makanya keterampilannya dikuasai karena itu Zubair bin awwam termasuk salah satu sahabat yang hampir setiap hari melatih keterampilan perangnya seperti memanah melempar tombak bahkan beliau bisa memanah melempar tombak sementara beliau berdiri di atas Kuda jadi bukan cuma duduk kudanya berlari tapi sambil berdiri di atas kuda dan ini salah satu metode yang dipakai oleh Zubair untuk membunuh Abu kaps yang memang posternya lebih tinggi tubuhnya dan kudanya juga besar maka Zubair bin awwam mengelilingi Abu kabs sampil mencari mana posisi yang tepat dia bilang Abu Zubair mengatakan saya tidak temukan sedikit pun Celah yang bisa saya membunuh Abu kabs ini kecuali di antara dua matanya antara dua mata di situ rupanya bukan ditaruh besi tapi diaruh semacam kulit hewan ya kalau kita sekarang mungkin sudah dipakai semacam karet ya itu yang memisahkan yang menyambung saja supaya antara dua matanya ada pemisahnya cuma cela itu maka Zubair bin awwam mengatakan saya pun berdiri di atas Kuda kemudian saya melempar tombak tepat di antara dua matanya itu dan tembus sampai ke Otaknya di belakang akhirnya terbunuhlah Abu kabs ini kisah yang lain teman-teman sekalian yang unik di Perang Badar yang luar biasa kisah Abu katada atau kisah katada Maaf radhiallahu Anhu kata Dar adalah seorang sahabat yang tampan yang gagah ya kemudian juga orang yang kebetulan Setelah Perang Badar dia sudah sebelum Perang Badar dia sudah melamar seorang wanita dan akan menikah pada saat dia mau ee dia Dia niat kalau berhasil lolos misalnya tidak mati Syahid tentu mati syahid jadi target utamanya tapi kalau dia berhasil mendari badar dan tidak mati syahid dia akan menikah sama wanita ini di Perang Badar lagi berkecamu peperangan kata radhiallahu Anhu ya ini mendapatkan Serangan Satu anak panah yang kena ke bola matanya sampai membuat anak panah itu saking cepatnya dan kerasnya anak P itu lemparannya terlempar kemungkinan dari jarak sangat dekat sampai membuat bola matanya kelopak mata dan bola matanya kataada rusak ya kena rusak berdarah semua sobek kemudian bola matanya keluar tergantung tinggal ditahan dengan sedikit dari urat saraf ataupun kulitnya waktu melihat kejadian tersebut ter otomatis kata ada duduk kesakitan beberapa orang sahabat sempat melewati katada sambil mengatakan wahai saudaraku sudah tidak ada gunanya sekarang matamu ini dan ini menghambatmu sekarang kamu tidak akan bisa memperoleh pahala Perang Jihad pahala mati syahid hanya karena matamu ini kami potong saja biar kamu bisa berperang Dan ini juga pelajaran teman-teman bagaimana semangat para sahabat bukannya kena matanya temannya rusak disuruh pulang ke Madinah atau disuruh istirahat di khemah dimotivasi untuk ikut lagi potong matamu perang lagi maka kata ada pintar di sini dia mengatakan ajaak ajak saya Bawa saya ke Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Saya mau ketemu sama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dulu dibawalah ke arah kemahnya Nabi Sallallahu alaihi wasallam begitu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lihat para sahabat lagi menggotong k tada ini beliau tersenyum orang-orang sahabat bertanya bet tuh Kok orang matanya keluar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam senyum ini lihat kata ada tapi kata ada sudah paham Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bilang kepada mereka semua termasuk kata ada di sini jadi target wahai katada Kalau kau mau saya akan berdoa kepada Allah matamu sembuh bisa utuh kembali nih sembuh total kembali matamu semuanya tapi kalau kau mau bersabar tanpa mata karena ini matamu rusak di jalan Allah kau dijamin masuk surga maka kata ada diam sejenak pilihannya cuma salah satu ini sabar masuk surga tapi tanpa Mata berarti menikah juga nanti kalau lolos tidak ada matanya satu ya atau gitu kan dia diobati cuma belum ada jaminan surga ini dapat tiket ini ini tiket gratis silakan tinggal masuk surga yang penting sabar maka yang terjadi kata ada berpikir S lalu dia mengucapkan kalimat dan ini riwayat-riwayatkan Imam Bukhari kata beliau Ya Rasulullah doakan kepada Allah agar mata saya sembuh dan juga doakan agar saya masuk surga dua-duanya dan Sebagian ulama hadis mengatakan kemungkinan Ini sebabnya Kenapa Nabi tersenyum Nabi Sallallahu alaii wasallam sudah dapat informasi dari Wahyu kalau akan begini jawabannya kata maka ada dua riwayat Bukhari yang pertama dijelaskan kalau Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam setelah dilepaskan ya anak panah tadi memegang bola mata tersebut dan memasukkan dengan telapak tangan Beliau yang suci alaihiatu wasalam Kemudian beliau berdoa kepada Allah lalu di tarik tangannya begitu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tarik tangannya riwayat yang pertama mengatakan kataada sendiri yang ceritakan dia mengatakan waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tarik telapak tangannya saya tidak bisa membedakan mana mata saya yang rusak dan mana yang bagus bayangkan kalau kita di posisi katada teman-teman matanya sudah rusak jelas-jelas berarti ini sebelah kanan sudah enggak bisa ngelihat tapi dengan hikmah Allah jadi dia bisa bedaan tuh ini terang ini engak bisa melihat sama sekali sekarang tiba-tiba dua-duanya bisa melihat dan dia bilang saya tidak bisa bedakan yang mana rusak dan mana yang mana yang mana tadi tidak rusak karena sempurnanya riwayat yang kedua para sahabat yang memberikan kesaksian mereka mengatakan kami menyaksikan pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menarik telapak tangan Beliau dari mata katada maka kami sendiri tidak bisa bedakan mana mata katada yang rusak tadi kan ini sudah sobek kena anak panas sobek kulitnya bola matanya sudah rusak ini kembali utus seperti semula dan ini ulama masukkan dalam satu mukjizat Nabi Sallallahu Al alihi wasahbihi wasallam di dalam perang Badar termasuk kita kisah yang luar biasa terjadi selain kisah Zubair bin awwam selain kisah tadi kata ada ada kisah yang lebih luar biasa kalau menurut saya kisah ini luar biasa dan ini dua orang ini saya favoritkan di dalam hidup saya pribadi dan saya berharap mudah-mudahan dari keturunan muslimin terutama keturunan saya ada orang-orang yang seperti ini ini luar biasa anak anak muda umurnya 15 tahun sama 16 tahun dua orang anak muda dari Ansar namanya Muad IBN Afra dan Auf IBN Afra ayah mereka namanya Afra dikenal dengan dua anaknya Afra dua anak laki-laki Muad Kakak umurnya 16 tahun Auf adik umurnya tahun Abdurrahman IBN Auf menyebutkan di dalam Perang Badar kisah sahih riwayat Bukhari Muslim dia mengatakan pada saat aku sedang melihat perang berkecamuk dan aku berada di pinggiran Kanca peperangan tiba-tiba saja aku didatangi oleh seorang anak muda Ansar bernama Muadz ke sebelah kirinya lalu berkata Hai Paman mana Abu Jahal kata Abdurrahman Kenapa kau tanya Abu Jahal Dia bilang saya dengar dia orang yang paling menyakiti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu di Makkah kata Abdurrahman Iya benar apa yang kau mau lakukan Saya mau bunuh Paman jadi anak muda ini bukan nyari prajurit-prajurit biasa mana kepalanya itu kepala orang kafir nih pimpinan per memang kebetulan Abu Jahal Panglima perangnya pimpinannya kalau muslimin dipimpin oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau Quraisy di Perang Badar dipimpin oleh Abu Jahal maka kata Abdurrahman Nanti kalau saya lihat dia saya akan Tunjukkan karena Muad belum pernah lihat Abu Jahal kata Abdurrahman baru saya selesai bilang itu datang adik nya dia Auf di sebelah kanan saya seakan-akan mereka memang tidak saling tahu nih mengucapkan kalimat yang mirip wahai Paman mana Abu Jahal kata Abdurrahman Kenapa kau tanya Abu Jahal ini perang lagi berkecamuk Kakaknya lagi sibuk menunggu melihat dia tidak lihat adiknya ini tidak janjian ya kemudian Abdurrahman bilang Kenapa kau cari Abu Jahal Dia bilang saya dengar Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam paling disakiti di Makkah oleh dia terus apa yang kau mau buat saya mau bunuh baik Baiklah nanti kalau saya lihat Saya akan Tunjukkan kepadamu kata Abdurrahman tidak lama kemudian tiba-tiba di pasukan musuh di pasukan musuh terlihat itu terlihat ada pasukan Quraisy datang di tengah-tengah pasukan ada Abu Jahal Abu Jahal dikatakan ole Abdulrahman demi Allah semuanya dari kepalanya sampai kakinya besi enggak kelihatan kecuali matanya sudah gitu dikumpurrumuni oleh pasukannya lagi banyak sekali melingkar mengelilingi dia maka saya bilang itu Abu Jahal kata Abdurrahman begitu saya ucapkan itu Abu Jahal demi Allah kedua anak muda ini Muad dan Auf adiknya seperti anak panah yang melepas terlepas dari busurnya cepat sekali menyerang semua pasukannya Abu Jahal dan karena mereka kelabakan tidak sangka dua orang menyerang sekian ratus orang gitu kan akhirnya kelabakan nih kacau balau mereka terus menebas sana sini sampai mereka berdua berada di depan Abu Jahal dan keduanya menebaskan pedangnya ke arah Abu Jahal tapi karena Abu Jahal di atas kuda dan mereka berdua ini berjalan gitu kan berlari maka pedangnya mengenai bagian paha dan saking kerasnya tebasan tersebut Sampai akhirnya paha Abu Jahal sempat sobek berdarah dan jatuh dari kuda si Auf si Adik ini sempat dibunuh oleh mati syahid dibunuh oleh ikrimaah bin Abi Jahal waktu itu ikrima masih dalam keadaan kafir nanti tentu set pembebasan kota Makkah ikrima masuk Islam Radiallahu anu dan beliau mati syahid di perang yarmuk ada kisahnya sendiri yang luar biasa jugau masih dalam keadaan kafir anaknya Abu Jahal dia menyerang Auf Auf mati terbunuh si adik si Muad berusaha melarikan diri karena Abu Jahal sudah kena tangkis sana sini Lepas dari peperangan begitu dia keluar rupanya ada satu orang kafir atau beberapa orang kafir yang menebaskan pedang ke tangan kanannya dan sempat ketebas akhirnya tangannya seperti tergantung tangan kanannya dia pun keluar dari kanca peperangan dia enggak berhenti teman-teman sekalian perhatikan semangat sahabat Mengejar Surga ini dan keyakinan mereka kalau mati itu datang bukan karena sebabnya tetapi karena ajalnya datang karena sebab-sebab kematian banyak orang bisa ditabrak kendaraan orang bisa menghadapi kebakaran bisa tenggelam tapi kalau ajal belum datang enggak bakal mati pasti akan diselamatkan terselamatkan dengan sendirinya Apa yang dilakukan teman-teman bayangkan di umur 16 tahun tangan kita tertebas tergantung tinggal beberapa lembar kulit beberapa kulitnya yang halus yang menangannya dia lakukan Dia yang dia lakukan dia buka imamahnya lalu diikat sama dia tangannya disatukan tangan kanannya diikat sama dia di punggungnya dengan imamnya supaya bisa bertahan lalu dia masuk lagi nyerang dengan tangan kirinya sementara melawan musuh dia merasa dia ke kesalahan kesakitan dengan tangannya ini dia merasa terganggu dengan itu dia keluar dari dari kanca peperangan imamnya dibuka tangannya diinjak sama dia ditarik dikeluarin tangannya karena sudah mengganggu nih enggak bisa berfungsi lagi setelah itu dia masuk menyerang teman-teman sekalian umur 16 tahun dengan tangan kirinya sampai terbunuh mati syahid dua anak muda yang luar biasa ini Ya di sini teman-teman Sekalian karena perilaku dua orang ini ulama sepakat bahwasanya kekalahan musyrikin setelah izin Allah di Badar selain janji Allah adalah perannya dua orang ini kenapa karena ternyata setelah Abu Jahal jatuh dan orang-orang kafir Quraisy tidak ada yang bisa mengobati karena besarnya soobikan di pahanya dan berdarah banyak akhirnya mereka kelabakan gara-gara itu pimpinannya sudah luka dan mereka takut khawatir jangan sampai dari pasukan muslimin keluar lagi dua orang seperti ini yang menyerang tiba-tiba ya akhirnya Abu Jahal diurus dirawat dikeluarkan dari kanca peperangan oleh mereka dan Muslimin berkecamuk lagi peperangan masih berperang yang lain kita masuk sekarang juga di antara kisah yang terjadi di Perang Badar adalah terbunuhnya Umayyah bin khalaf Umayyah bin khalaf teman-teman inalah dulu majikannya Bilal di zaman Jahiliyah majikannya Bilal dia yang dulu taruh batu panas di Bilal dia yang cambukin dia yang siksa Bilal intinya Umayyah bin khalaf ini orangnya gemuk badannya besar rupanya waktu pasukan muslimin memenangkan perang Badar kocar-kacir pasukan kafir Quraisy ini sudah mulai banyak yang melarikan diri Umayyah bin khalaf ini kudanya lepas dari dia dia jatuh dari Kuda kudanya lepas dia karena gemuk sekali enggak bisa lari sudah enggak bisa lari pasukan musyrikin sudah banyak lari tinggal dia sama anaknya berdua tinggal sama anaknya berdua ada riwayat mengatakan tinggal dia sendirian muslimin Lagi ngumpulin ganimah ada sebagian yang mengejar musuh sebagian mengumpulkan ganimah apapun yang ditinggalkan oleh musuh pada saat itu dari pedang perisai kendi-kendi apalah semua dikumpulin di depan kemahnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam nanti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bagi rata salah satu yang mengumpulkan ghanimah itu adalah Abdurrahman bin Auf radhiallahu Anhu Abdurrahman bin Auf ini teman-teman sekalian adalah at nabi salah satu yang dijamin masuk surga dari 10 orang di zaman Jahiliyah namanya dia Abdu wud namanya dia Abdu wud wud ini namanya berhala hambanya wud gitu l setelah masuk Islam diganti Abdurrahman oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Abdurrahman IBN Auf lagi ngumpul-ngumpulin pedang dalam hadis Bukhari dia mengatakan saya Lagi ngumpulin pedang perisai saya coba angkat semaksimal mungkin yang saya mampu mau dibawa ke hadapan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam gitu kan tiba-tiba Umay I Saya melihat Umay dari sisi kanan saya dan dia memanggil wahai Abdu wud dia panggil wahai Abdu wud ya maka berkata eh Abdurrahman Saya tidak mau balik karena nama itu buruk terus saya mengatakan wahai Abdul wud wahai Abdul wud Umayyah selalu memanggilnya dan memang Abdurrahman sangat dekat dengan dia pada saat itu dekat posisinya Sampai akhirnya dia tidak mau balik dipanggillah dengan nama lain Abdul ilah ilah adalah Tuhan sama kalau kita Abdullah Sebenarnya ya Hai Abdul ilah kata Abdurrahman waktu dia panggil saya itu saya balik saya bilang ya Ada apa ya maka dia bilang Untuk apa kamu mengumpulkan semua itu di tanganmu berat-berat pedang perisai untuk apa ini harta rampasan perang kata Abdurrahman kata Umayyah mau enggak saya kasih kamu lebih baik daripada itu kata Abdurrahman tentu saja dia bilang tawan saya sama anak saya enggak usah urus itu karena pedang perisai semuanya dikumpulin nanti dibagi rata kepada Mujahidin tapi kalau tawanan perang dia bawa orang yang dia tawan itu bisa jadi budaknya dia tawanannya dia kata Umayyah tawan saya kau tahu Posisi saya di Makkah Seperti apa dia salah satu pemimpin kepala suku di Makkah orang kaya raya artinya Apapun kau minta nanti sebagai tebusan akan dibayar oleh kaumku Abdurrahman berpikir benar juga nih ya ya dilempar semua pedang-pedang itu dipegang tangannya Umayyah bin khalab dipegang tangannya anaknya jalan menuju ke kemah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di tengah jalan lewat Bilal Bilal dulu bekas budaknya Umayyah dia lihat bahasanya begini Umayyah bin khalaf Rasul kufur Umayyah bin khalaf kepalanya orang-orang kafir pimpinannya demi Allah kalau bukan kau mati saya mati kata Abdurrahman Bilal tawanan saya ini jangan ganggu enggak bisa tawanmu bukan tawananmu saya enggak mau tahu ini orang jahat ini saatnya dikancam peperangan halal darahnya boleh dibunuh tetap AB bilang ha Bilal tawanan perang bertakwa sama Allah enggak boleh diganggu ini ini punya saya Bilal bilang belum sampai ke Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kalau sudah sampai ke kemahnya Beliau nabi akui Nah itu lain selama kau masih jalan ke sana saya kejar nih akhirnya Abdurrahman sama Bilal argumentasi mulut ya Bilal tetap mau bunuh ini larang setiap kali Bilal mau nyerang Abdurrahman tahan dengan badannya Bilal bingung gimana caranya bunuh orang ini harus dapat cara ini rupanya lewat beberapa orang Ansar Lagi ngumpulin juga genanimah orang dari asli Madinah muslimin dia teriak hai saudaraku Ansar Ke sinilah mau enggak membunuh orang yang pernah siksa saya di Makkah dulu Mereka bilang tentu saja Ah ini orangnya ini ini ini Umayyah bin khalaf ini yang taruh batu panas di dada saya yang pukulin saya yang caci maki Yang suruh saya mengatakan unta itu Tuhan ini orang ini bunuh dia mereka bilang harus dibunuh Ini kata Abdurrahman sebentar ini tawanan saya enggak boleh kata Bilal belum sampai ke kemah Rasulullah orang ini jahat terus Bilal terus motivasi orang-orang Ansar Abdurrahman terus membela sampai orang Ansar mengatakan Abdurrahman gak bisa belum sampai kemah Rasulullah ini masih di Kanca peperangan Kami punya hak orang ini siksa saudara kamin maka Abdurrahman bingung gimana caranya ini sudah lebih dari 4 l orang tadi satu orang dihadapi mau dibela bagaimanapun bisa kena maka Abdurrahman bilang hai Umayyah baringlah disuruh baring Dian n terus Umayyah bin supaya Abdurrahman tidur di atas badannya jadi Umayyah Disuruh tidur dia baring di atasnya supaya tidak bisa diserang gitu kata Bilal tusuk dari [Tertawa] bawah betul G Bilal tusuk-tusuk dari bawah jadi semuanya menusuk dari bawah dari bawahnya Abdurrahman karena Abdurrahman enggak boleh kena muslim sampai akhirnya mati terbunuh waktu terbunuh kata kata kata Abdurrahman sem Semoga Allah maafkan kau Bilal kau sudah hilangkan ganimah saya di antara kisah yang luar biasa di Perang Badar teman-teman sekalian adalah kisah datangnya atau hadirnya para malaikat dan ini luar biasa ini malaikat hadir dan mereka disaksikan oleh orang-orang kafir Quraisy pasukan kufar yang mengyaksikan para sahabat tidak melihat para malaikat pada saat itu dan ini Allah ceritakan lengkap panjang lebar dalam surah al-anfal surah nomor 8 ayat 9 sampai ayat 14 silakan dibuka Qurannya saya bacakan alanfal Surah Nomor 8 ayat 9 sampai ayat 14zubillahim minasyaitanirim tastagbakum fastajabakum Anni midukum bif Minal um ahaasulah wusillahaasulahu fainallahaadidul iqikumu wair ingatlah ketika kamu memohon Hai Muhammad pertolongan kepada Tuhanmu jadi nabi sahuai wasallam pernah kita Jelaskan di awal pecahnya peperangan Badar yau kan beliau di dalam kemah lalu berdoa terus dengan Allah subhanahu wa taala lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sempat tertidur sejenak sudah kita Jelaskan riwayat itu lalu Abu Bakar di sebelah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Abu Bakar ber Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam nabi mengatakan Terimalah berita gembira Hai Abu Bakar kata nabi kata Abu Bakar kenapa ya Rasulullah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Allah telah menjanjikan kemenangan kita akan menang di peperangan ini atau kita akan mendapatkan kafilah itu dan di sini pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memohon kemenangan sampai beliau berdoa begini Ya Allah kalau seandainya engkau membinasakan dan membiarkan segelintir orang ini di depanku sekarang kalah maka tidak akan pernah ada lagi orang yang menyembahmu di muka bumi menangkanlah mereka Maka Allah turunkan janjinya di antara janji Allah supaya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tenang bukan lagi Pasukan dari manusia diutus oleh Allah tapi dari malaikat turun dari langit ingatlah ketika kamu memohon pertolongan Hai Muhammad kepada Tuhanmu lalu diperkenankan bagimu kata kata Allah perkenangannya adalah Sesungguhnya aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan 1000 malaikat yang sedang berturut atau datang berturut-turut artinya turun beransur-ansur gitu kan pasukan Quraisy 1000 pasukan malaikat 1000 satu malaikat sa sudah cukup mengalahkan mereka Allah utus 1000 malaikat ayat 10-nya kata Allah subhanahu wa taala dan Allah tidak menjadikannya atau mengirim bala bantuan malaikat itu melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tentram karenanya artinya enggak usah khawatir pasti menang pasukanmu nanti dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah Sesungguhnya Allah maha perkasa lagi maha bijaksana ayat 11 ingatlah ketika Allah menjadikan kamu atau kalian seluruh pasukan muslimin mengantuk sebagai suatu penentraman darinya saya sudah jelaskan ini di awal bahasan kita masalah Badar Allah turunkan hujan gerimis yang akhirnya membuat kena lembut nya hujan itu sampai ngantuk para sahabat supaya mereka istirahat malam itu sementara di tempatnya pasukan kafir Quraisy turun hujan lebat membuat mereka enggak bisa tidur bajunya semua basah apalagi zaman dulu orang pakai baju besi berat dengan kena hujan becek tanahnya mereka susah jalan luar biasa peralatan-peralatan semuanya basah Allah bilang Ingatlah pada saat kami menjadikan kalian mengantuk sebagai penentraman dari kami dan umumnya teman-teman orang kalau ngantuk itu rasa takutnya hilang loh orang kalau lagi takut kemudian dia ngantuk sampai dia tertidur itu hilang rasa takutnya contoh misalnya orang kalau ngantuk sekali Dia mau tertidur di pinggir jalan pun walaupun gelap Sudah ngantuk capek tidur Hilang Rasa takutnya Allah Hilangkan rasa takut dengan cara itu dan Allah menurunkan kepadamu atau kepada kalian hujan dari langit untuk mensucikan kalian dengan hujan itu mensucikan di sini makna lainnya juga adalah membuat kalian jadi segar karena kan kita tahu bersuci dengan air kan gitu bersuci dengan wudu bersuci dengan mandi kan itu maknanya yang makna yang paling dekat kata ulama adalah makna ini dan juga menghilangkan dari kalian gangguan-gangguan setan dan untuk menguatkan hati kalian dan memperteguh dengan dengannya telapak-telapak kaki kalian karena tadi hujannya gerimis Tak an padamp pasnya cuma kena basa sedikit mereka bisa mudah melalui atasnya ayat 12-nya ingatlah Ketika Tuhan kalian atau Tuhanmu haai Muhammad mewahyukan kepada para malaikat Sesungguhnya aku bersama kalian maka teguhkanlah pendirian orang-orang beriman artinya malaikat dimotivasi oleh Allah datang perang jalankan tugas aku akan bersama dengan kalian aku akan masukkan ketakutan di dalam hati orang-orang kafir atau ke dalam hati orang-orang kafir maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka ini perintah Allah khusus kepada para malaikat nanti kita akan bahas di penutupan bahasan masalah Perang Badar Di mana nabi su wasam mengatakan Maukah kalian melihat perbedaan antara korban kalian dan korban malaikat kata para sahabat I Rasulullah kata nabi su wasallam kalau kalian temukan di bagian penggalan jadi semua korban malaikat pasti kepalanya terpenggal Jadi bukan hanya ditusuk kayak manusia lakukan memang dipenggal kepalanya dan jari-jarinya dipotong dan di situ ada luka bakar ini perintah Allah kepada para malaikat penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap ujung-ujung jari mereka perintah Allah begitu Allah ayat 13 ketentuan yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Kenapa Allah suruh begitu hukum mereka karena mereka menentang Allah dan rasulnya keluar dari Makkah memang mau memerangi agama Allah ini mau memerangi Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan barang siapa yang menentang Allah dan rasulnya Sesungguhnya Allah amat keras siksaannya ayat 14 itulah hukuman dunia yang ditimpakan atas kalian maka rasakanlah hukuman itu ini perkataan Allah kepada orang-orang kafir Sesungguhnya bagi orang-orang kafir itu ada azab neraka di akhirat yang menunggu nanti selain siksa dunia ini juga di akhirat akan ada siksaan saksi bahasan kita adalah awal ayatnya tadi ayat 9 Allah menurunkan 1000 malaikat dan setelahnya juga tadi Allah mengatakan memerintahkan malaikat di ayat 12-nya agar menguatkan orang-orang beriman dan memanggal memenggal kepala orang-orang kafir dan juga memotong jari jari mereka Nabi Sallallahu alaii wasallam bersabda Apakah kalian ingin melihat perbedaan korban kalian dengan korban para malaikat kata para sahabat tentu Ya Rasulullah kata Nabi Sallallahu alaih wasallam Lihatlah leher dan tangan mereka yang yang terlihat tanda terbakar api berarti korban malaikat karena karena malaikat berperang dengan pedang dari api neraka para sahabat berkata kami pun memeriksa para korban Quraisy setelah terjadi peperangan setelah perang dan kami temukan seperti yang diinformasikan oleh rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam salah seorang sahabat berkata kisahnya pada saat dia lagi duel dengan seorang kafir Quraisy saat aku akan memenggal kepala salah seorang di antara mereka tiba-tiba kepalanya sudah melayang sendiri putus sendiri kepalanya dan aku menyadari kalau bukan aku yang membunuhnya Padahal aku yang sedang duel sama dia baru mau ditebas kepalanya sudah melayang sendiri itu korban malaikat seorang sahabat lain berkata kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam wahai Rasulullah aku sempat mendengar di medan perang suara di antara gemuru pasukan ini ada suara yang mengatakan majul W haizub haizub ya maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu suara salah satu malaikat yang memanggil temannya ini nama malaikat gitu kan Sebagian ulama mengatakan para malaikat ikut berperang di Perang Badar yang belum pernah ikut perang secara langsung baik sebelum atau sesudah Badr hadir di kanc peperangan Iya tapi ikut membunuh orang kafir itu baru terjadi di Badr saja karena itu perintah Allah kepada mereka pada saat Hunain nanti kita bahas di pembebasan kota Makkah setelah pbasan kot ada perang Hunain malaikat hadir Tapi tidak ikut dikanca peperangan karena muslimin sudah menang gitu ini di Perang Badar nabi Sallahu Alaihi Wasallam khawatir jangan sampai umatnya dikalahkan peperangan pertama ini maka Allah melibatkan para malaikat ada seorang sahabat orang asli badui namanya khabbab IBN alham khabbab IBN alham radhiallahu Anhu dia cerita dia rupanya waktu itu sedang tidur di atas pohon kurma dia naik di atas pohon kurma dia atas dia duduk dia baring-baring ya dari jauh dia lihat peperangan dia enggak tahu kalau tadi ada peperangan nih dari jauh dia lihat peperangan gitu kan maka dia cerita tentang peperangan Badar itu dia mengatakan aku dikejutkan dengan hanya beberapa saat saja tiba-tiba Quraisy sudah kocar-kacir kalah semua nih gitu kan karena awal pecikan takbir muslimin sudah menyerang dan target utama adalah masuk surga Karena nabi mengatakan kan kalau masih ingat ada kisah sahabat yang lain yang Nabi mengatakan tidak ada seorang pun dari kalian yang hadir di Badar ini kemudian mati kecuali dia pasti masuk surga dan dia mengatakan bakin bakin indah sekali indah sekali Rasulullah berarti semuanya dijamin masuk surga nih di bader maka mereka semua kejar surga karena sahabat ini bilang ya Rasulullah Apakah saya tinggal maju melawan Quraisy ditusuk mati masuk surga luasnya Seluas Langit Dan Bumi makna lainnya diampuni semua dosaku segala macam kata Nabi Sallallahu alaii wasallam Iya itu sebabnya saya mengatakan bakin Ya Rasulullah jadi semua sahabat itu menyerang ngejar itu bagaimana mati ditambah lagi pada saat Serangan Muad tadi dan Auf bin Afra rahjmain ini luar biasa makin mengocar-ngacirkan itu maka kata khabbab bin alham radhiallahu Anhu aku dikejutkan belum pernah di lihat peperangan seperti itu biasanya peperangan itu berjam-jam berhari-hari baru selesai ini baru beberapa saat sudah kocar-kacir Quraisy aku berkata demi allah sungguh aku belum pernah melihat keajaiban seperti hari ini jumlah dan kekuatan lebih besar berlarian seperti wanita begitu bahasanya dia ya khabbab BBN alhamini teman-teman waktu itu dia bicara ini belum masuk Islam belum masuk islam dia masih dalam keadaan kafir seorang badui enggak ada hubungannya dengan peperangan ini tidak ngerti agama Islam tidak ngerti apa-apa pada saat suatu waktu di perang Ahzab nanti kita bahas perang Ahzab ya perang Ahzab ini disebutkan dalam al-qur'an surah nomor 33 namanya namanya surah Ahzab juga nanti ada bahasan sendiri di setelah perang Ahzab khabab B ini datang masuk Islam ke Madinah dia mulai dengar Apa itu Islam lalu dia masuk Islam waktu dia masuk dalam kota Madinah sebelum syahadat dia baru dengar sama teman-temannya Islam itu ada dia mau datang masuk Islam Tapi sebelum dia syahadat waktu dia memasuki Madinah dia Coba mengumpulkan informasi lebih banyak tentang Islam sampai akhirnya dia menemui Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang membuat dia lebih yakin syahadat perkataan nabi begini wahai khabab Bukankah kamu sempat menyaks perang Badr perang Badr di tahun 2 Hijriah perang Ahzab di tahun 5 3 tahun yang lalu bukankah kau menyaksikan perang badar dan kau sempat di atas pohon kurmamu berkata kan dia sendiri nih enggak ada yang ucapin dia sendiri lalu dia mengatakan aku dikejutkan dengan beberapa saat saja tiba-tiba Quraisy sudah kocar-kacir aku berkata demi allah sungguh aku belum pernah melihat keajaiban seperti hari ini jumlah dan kekuatan lebih besar berlarian seperti wanita kata khabbab waktu dengar itu Ashadu Alla ilahaillallah wa anna muhammadar rasulullah ini luar biasa ini perkataan yang dia ucapkan 3 tahun lalu tidak ada yang dengar kecuali dia nabi ulangi persis letterl yang dia ucapkan gitu kan kata dia demi Allah aku belum pernah menceritakannya pada siapapun semenjak kejadian tersebut sampai hari ini dan anda bisa mengetahuinya apa yang telah aku ceritakan dengan diriku sendiri beberapa tahun yang lalu ini menandakan memang Anda adalah seorang nabi maka waktu itu makin memperkuat semangat Sahabat Untuk meyakini Risalah Nabi sallallallahu Alaihi Wasallam mereka sudah sangat yakin tapi kejadian ini Allah sengaja buat terjadi salah satu hal yang juga perlu disampaikan ini tentu riwayat demi riwayat kita sampaikan ya Kanca peperangannya salah satu tawanan dari kaum musyrikin adalah paman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Abbas bin Abdul Muthalib Abbas bin Abdul Muthalib ini pernah kita ceritakan ee kisah sebelumnya ya kalau masih ingat ada seorang sahabat namanya huzaifah bin Yaman yang kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau kalian bertemu dengan Abbas bin Abdul Muthalib jangan bunuh muslimin tidak boleh bunuh apa kata huzzaifah huzaifah ini Kebetulan ada kerabatnya dibunuh oleh orang Quraisy dia bilang demi Allah kerabat-kerabat kami dibunuh oleh orang-orang Quraisy lalu kami bertemu dengan Abbas kami enggak membuni maka saya akan penggal lehernya kalau saya temui nabi sahu Ali wasallam waktu dengar nabi meng Katakan Hai Umar ada Umar sebelahnya ya Hai Umar Apa kau biarkan nabimu Paman nabimu akan dibunuh Sementara nabimu sudah ucapkan itu karena ini kan keadaan Kanca peperangan berbeda dengan keadaan kita kayak sekarang lagi tenang begini ya lagi berkecamuk darah tumpah keluarganya mati depan matanya memang dia terbawa dengan arus itu kata Umar Ya Rasulullah sederhana perintahkan saya saya tebas lehernya hudzaifah munafik ini selesai urusan kata nabi Sallahu Ali wasallam jangan biar kan dia hudzaifah pun berkata setelah selesai peperangan Dia bilang saya tidak tahu kenapa saya ucapkan kalimat itu dan saya terus menyesal kenapa saya ucapkan kalimat itu Dan saya merasa ini harus dibalas dengan ibadah yang sangat besar mati syahid di jalan Allah seperti itulah kurang lebih dia merasa menyesal yang jelas Abbas bin Abdul Muthalib Kenapa dilarang dibunuh oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bukan cuma sekedar Pan paman nabi karena dia keluar dari Makkah itu karena berat saja bukan dia mauemerangi Allah dan Rasul nya Dia kena terpaksa saja dan dia memang Abbas berharap waktu itu jadi tawanan saja jadi dia bisa berkumpul dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena dia kalau keluar dari Makkah masuk Islam dianggap Dia adalah orang yang begini begitu dan menghinakan kaumnya nabi tahu masalah itu yang menawan Abdul e Abbas ini Abbas ini teman-teman orang yang poster tubuhnya mirip Umar Bin Khattab tinggi besar Umar Bin Khattab cirinya kalau duduk di atas Kuda kakinya sampai di tanah ya 2 meter sekian Abbas juga tinggi besar dia ditawan oleh Abdullah bin Mas'ud Abdullah bin Mas'ud ini sahabat yang kurus sekali kecil sekali badannya gitu kan sampai pernah Abdullah Bin Masud naik di atas sebuah pohon kurma ada angin kencang tersingkap betisnya saking kecilnya sahabat tertawakan sahabat sampai tertawa lucu gitu kok kecil sekali maka kata nabi Sallahu Alaihi Wasallam Apakah kalian menertawakan dua kecilnya betisnya Ibnu ud demi zat yang jiwa Muhammad dalam genggamannya dua betis yang bermud itu lebih berat daripada gunung uhud di timbangan amal jadi fadilahnya dia luar biasa gitu kan tap ini orangnya kecil sekali secara akal teman-teman sekalian enggak mungkin Ibnu Mas'ud menawan Abbas enggak mungkin poster tubuh yang raksasa besar ini kecil megang dia enggak mungkin dan sahabat menyaksikan Mereka bilang kami melihat pada saat Abdullah Bin Masud memegang tangan Abbas Abbas teriak-teriak kesakitan gitu kan maka para sah sahabat melaporkan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu itu ya Rasulullah bagaimana kita memahami konsep ini Masud tangkap Abbas Abbas teriak-teriak kayak kesakitan gitu kan tanya Abbas Hai Abbas Kenapa kau teriak-teriak ini yang tangkap kok orang kecil begini dia bilang demi Allah tangan saya seperti mau patah gitu kan padahal IBN Masud cuma pegang biasa tangannya Mas Masud kecil dua tangan Ibnu Mas'ud bisa memegang satu tangan Abbas kesakitan lalu kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada Ibnu Mas'ud Hai Ibnu Mas'ud hati-hati jangan sampai kau berpikir bahwasanya kau yang menangkapnya itu adalah perannya para malaikat Jadi Malaikat yang menangkap itu yang membuat dia kesakitan malaikat tapi kesannya kan nangkap kita melihat selanjutnya teman-teman sekalian beberapa korban-korban atau korban-korban orang kafir Quraisy di Badar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan sahabat agar mengumpulkan jenazah orang kafir kufar Qurais tentunya ya setelah Abu Jahal jatuh kemudian mereka diserang dengan dengan kekuatan yang luar biasa tadi semangat semua Ma mati syahid kocar-kacir nih pada lari banyak korbannya yang sempat lari ditebas dari belakang jatuh mati nabi Sallahu Alaihi Wasallam Suruh kumpulin semua jenazanya kebetulan di situ ada sumur kering enggak ada airnya Nabi Sallallahu alaii wasallam mengatakan masukkan semua jenazah mereka ke sumur itu dimasukkanlah semuanya jenazah-jenazah orang kafir tersebut Lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melihat ke arah tawanan ternyata di tawanan ada dua orang dari orang yang masih hidup dari tawanan Quraisy yang memang ini adalah musuh terbesarnya Nabi Sallallahu alaih wasallam waktu di Makkah dia adalah annadr bin harit Masih ingat enggak orang ini annadar bin harit ini teman-teman yang pernah disewa oleh Quraisy untuk cerita dongeng ya jadi Setiap nabi ceramah dia juga dongeng di sebelah untuk ngalihkan orang gitu dan semua ayat yang turun berbunyi asatirul aalin dongeng-dongeng Turunnya ke k annadar bin harit Nabi Lihat D tawanan ini orang ikut perang juga dari Makkah itu yang pertama dan ini turun tujuh ayat al-qur'an menyebutkan ya tentang orang ini asatrul Awalin itu pada saat dia mencela dakwah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya dan dia sering mengucapkan di Makkah dulu Muhammad berbohong saya juga berbohong pilih aja mana yang lebih bagus retorikanya seperti itulah Ya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menerangkan kepada para sahabat ini orang perilaku ya di Mekah begini begini begini begini kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bunuh dia orang ini enggak layak hidup ini orang sudah hina Islam dulu halangi dakwah Sekarang ikut keluar dengan baju perangnya perang lawan muslimin kebetulan ditawan kalau enggak dia akan dikorbankan muslimin ini orang enggak bisa di bukan cuma tawanan saja maka para sahabat pun membunuhnya lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melihat ke arah yang lain ada ubah bin Abi muaid salah satu pimpinan Quraisy ubah ini termasuk orang yang pernah membawa kotoran hewan unta membuang di arah kepala Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau nabi lagi sujud kotoran unta kotor sekali jorok ini bau enggak benar gitu kan sampai Fatimah datang dan membersihkan badan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari kotoran sambil menangis gitu kan Yang jelas Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lihat orang ini lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Apakah kalian tahu apa yang orang ini lakukan selama di Makkah ialah yang telah menumpahkan di atas tubuh dan kepalaku kotoran unta saat aku sedang sujud menghadap Allah depan Ka'bah ini perilaku berat ini nabi dihina saya sudah masalah lagi sujud masalah lain depan Ka'bah masalah lain kumpul semua ini ya Ia juga pernah suatu hari saat aku sedang sujud depan Kaabah ia meletakkan telapak kakinya di Batang Leherku pernah Nabi di waktu yang lain selain lumpa kotoran juga Nabi lagi sujud diinjak lehernya nabi dari atas oleh ini orang ini bin Abi Muid kemudian aku merasa seperti aku akan mati karena enggak sempat melawan orang Terinjak di sujud enggak mungkin jadi Nabi Sallallahu Ali wasallam merasa mengatakan sampai aku merasa aku akan mati karena enggak bisa nafas diinjak batang lehernya mendengar perkataan nabi sallallahu alaihi wasallam maka seorang sahabat nabi dan ini kita kalau hidup di zaman itu teman-teman memang luar biasa harusnya jeli ada sebagian sahabat jeli sekali nabi sering memberikan isyarat Siapa yang cepat dia yang dapat pahalanya ya jadi di sini pada saat nabi memberikan menyebutkan keburukan orang ini sebenarnya nabi sedang menyuruh membunuhnya Tapi nunggu siapa yang mau mengambil keputusan seorang sahabat dari Ansar namanya alhim Bin Tsabit radhiallahu Anhu alhim Bin Tsabit ini berdiri langsung bunuh uqbah sudah tahu ini perintah nabi jadi di sini juga teman-teman sekalian saya sudah pernah Bahasakan waktu kita Sebelum bahas Perang Badar kalau kita Sedang membahas tentang perilaku nabi di masa lagi aman di kota Madinah dengan orang kafir dengan para tetangga dengan nabi enggak pernah berbuat kasar sama sekali tidak pernah sama sekali tapi kita harus bedakan antara perilaku ini dengan perilaku di Kanca peperangan ini ada bedanya nih karena Kanca peperangan teman-teman beda sekali kasusnya adalah kafir Harbi yang dihadapi orang kafir yang sengaja keluar mau memerangi muslimin kalau bukan mereka kalah mereka akan habisin muslimin gitu loh makanya perilaku mereka berbeda G ini juga seperti saya bilang tadi teman-teman sekalian jadi pelajaran di sini Nabi Sallallahu alaii wasallam kadang-kadang memotivasi Sahabat Untuk sedekah misal Beliau mengatakan waktu pernah ada orang masuk ke Madinah kelihatan mereka sangat miskin kurus wajahnya sampai hitam menghitam karena susahnya enggak ada makanan panasnya udara baju Mereka cuma kain yang diikat nabi s wasam na mimbar lalu memotivasi para sahabat sodekahlah sedekah itu meredam rukahnya Allah sedekah itu tidak mengurangi Har Har terus ni motivasi sahabat sebelum orang-orang ini tiba di masjid untuk membantu ada satu sahabat yang memulai teman-teman sekalian Keluarkan uang lalu taruh di depan Nabi sallahui wasam Ya Rasulullah ini saya dia memulainya maka kata para ulama orang ini cerdas dengan dia memulai yang lainnya pada ikut melakukannya maka dia panen pahalanya dia panen pahala orang yang mengikutinya ubah sebelum dibunuh tadi oleh alhim radhiallahu Anhu ubah berkata Mengapa kalian harus Membunuhku sementara aku termasuk salah satu tawanan kalian dan tawanan kalian yang lainnya kalian biarkan maka P para sahabat menjelaskan bukankah kau buat begini bukankah kau injak lehernya nabi Bukankah kau pernah menuangkan kotoran dijelaskan lalu kedua orang itu pun yang akhirnya dia dibunuh oleh alhim tadi kemudian kedua jenazah ini ikut diseret dan dimasukkan ke dalam ke dalam sumur tadi semua jenazah kufar terkumpul di sumur tersebut kecuali Umayyah bin khalaf yang tadi dibunuh oleh Bilal karena jasadnya waktu ditarik sudah membusuk dan sebagian daging tubuhnya berjatuhan sudah enggak bisa lagi maka nabi su wasallam mengatakan Biarkan saja dia Lalu para sahabat melempari dari jauh dengan batu sampai batu itu memenuh membentuk seperti kuburan dibiarkan saja setelah itu nabi sahu wasallam menuju ke sumur lalu bersabda Beliau berkata di depan sumur Itu sumur yang ada jenazah orang-orang kafir mengatakan wahai Abu Jahal bin Hisyam pimpinan mereka jadi nanti kita akan Ceritakan bagaimana Matinya Abu Jahal Ya tapi ini kita bahas jenazah-jenazah mereka waktu sudah mati Abu Jahal pun sekarang ini kita belum bahas Bagaimana Abu Jahal proses matinya di sini Abu Jahal sudah mati waktu sudah mati dilempar ke sumur sama semua yang lainnya kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam wahai Abu Jahal bin Hisyam wahai utbah bin rabiah semua korban-korban dan ini kepala-kepala suku Makkah wahai syaibah bin rabiah wahai Walid IBN utb wahai Abu bukht bin Hisyam wahai ubaah bin Abi muaid wahai nadar bin harit nabi Sebutkan satu persatu nama mereka terus semuanya disebut mungkin lebih dari 30 70 lebih dari 70 orang semua disebutin lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memanggil mereka satu bersatu dan bersabda Apakah kalian sudah mendapatkan menemukan apa yang telah diancamkan oleh Tuhan kalian sungguh aku telah menemukan apa yang Tuhanku janjikan sahabat diam waktu itu Umar Bin Khattab di sebelah nabi bertanya ya Rasulullah Bagaimana bisa anda mengajak bicara jenazah sementara mereka sudah membusuk sudah mati kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam demi zat wahai Umar demi Allah Ya maaf demi Allah wahai Umar sungguh mereka lebih jelas mendengarkanku di saat ini khusus saat ini Allah bukakan untukku ini yang lain tidak di waktu ini Allah telah membukakan untukku sungguh mereka lebih men lebih jelas mendengarkan perkataanku daripada engkau mendengarkan perkataanku sekarang gitu kan tapi mereka tidak bisa menjawab dan ini sebuah mukjizat yang lain yang diberikan oleh Allah subhanahu wa taala kepada nabinya Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam untuk menambah kehinaan orang-orang kafir itu yang dulunya memerangi beliau Sallallahu Alaihi Wasallam di sini kita bisa renungi teman-teman Bagaimana janji allah yang luar biasa karena semua pimpinan orang-orang kafir Quraisy mati waktu itu semua pimpinan kafir Quraisy yang ikut di bader mati semua enggak ada yang pulang yang pulang cuma prajurit-prajurit biasanya semua pimpinannya puluhan orang semuanya mati kepala-kepala sukunya semuanya mati nanti kita lihat Setelah Perang Badar tertinggal di Makkah Abu Sufyan karena Abu Sufyan tadi Pimpin kafilah Jadi dia yang sempat lolos tapi yang lain semuanya mati dengan Abu Lahab yang Abu Lahab kita bahas di awal perang Badr dia tidak ikut tapi dia menyuruh seseorang yang punya utang dengan dia untuk pergi dan itu sebagai balasan hutangnya tapi nanti kita Jelaskan bagaimana matinya juga Abu Lahab di Makkah dan mati pas setelah selesai Perang Badar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengirim berita gembira ke Madinah tentang kemenangan ini sementara di Makkah orang yang pertama mendapatkan berita kekalahan Quraisy adalah seseorang yang bernama haisuman bin Abdillah al-khuza'i haisuman bin Abdillah alkhuzaai ini pada saat dia masuk Makkah masyarakat Makkah bertanya tentang berita peperangan di di Badr karena haan ini sempat hadir sempat hadir di Badr dan dia melarikan diri dia melarikan diri kemudian dia orang pertama tiba di Makkah karena pasukan sudah kocar-kacir pada pulang semuanya waktu dia masuk masyar makka tanya tentang peperangan Badar pada saat itu dan mereka sama sekali tidak berpikir kalau Quraisy dikalahkan dengan 1000 pasukan mereka sudah dapat informasi muslimin cuma 300 ini pasukan perang lengkap mereka cuma tadi muslimin keluar untuk ngejar kafilah tidak dengan perlengkapan perang yang yang seperti mereka gitu kan tiba-tiba mereka kaget Hay Suman menjawab telah terbunuh Abul Hakam bin Hisyam Abu Jahal ya karena orang Makkah panggil dia Abu Hakam telah terbunuh Abul bukhturi terbunuh Uba terbunuh syaiba lalu dia Sebutkan semua nama-nama pimpinan Quraisy yang mati mereka menyaksikan untuk kematian di medan perang orang-orang semua tidak percaya ini karena semua pemimpin mereka dianggap mati terbunuh Masa sih enggak mungkin Safwan Bin Umayyah bin khalaf Umayyah bin khalaf tadi yang dibunuh oleh Bilal anaknya namanya Safwan ini nanti menggantikan ayahnya memimpin e Makkah ya memimpin kafilahnya dia memimpin kabilahnya dia sukunya dia saat itu dia sedang duduk dekat Ka'bah karena tidak percaya ia berkata kepada Quraisy tanyakan tentang aku hauman ini waktu dia keluar perang ke Badar dia tidak tahu kalau aku ini ikut atau tidak Coba tanya Bagaimana keadaannya Safwan kalau dia bilang betul Safwan ada di Makkah berarti dia jujur tapi kalau dia bilang Safwan juga mati terbunuh berarti dia bohong karena semua pimpinan Quraisy dianggap mati pada saat itu waktu haisuman ditanya haisuman jawab jelas Safwan ada dekat Ka'bah dia enggak ikut berperang maka orang Makkah akhirnya pada saat itu mulai percaya kalau ini terjadi kekalahan dan mereka akhirnya lebih yakin lagi setelah seluruh sisa pasukan kembali masuk Makkah dengan luka-luka dengan semua menyampaikan berita yang sama maka akhirnya mereka yakin dengan kejadian kekalahan tersebut kita masuk juga dengan kisah atau kasus Abu Sufyan dan meninggalnya Abu Lahab ya setelah kasus Badr maka yang tertua di Setelah Perang Badar dan kalah orang-orang kafir Quraisy di Makkah tertinggal yang dituakan cuma tinggal Abu Sufyan dan Abu Lahab ya maka penduduk banyak sekali yang menghormati Abu Sufyan karena dianggap dia orang yang memiliki suara yang keras hartanya banyak dan mengalahkan Abu Lahab dan Abu Lahab punya kisah sendiri nanti Abu Lahab sudah mati Beberapa hari kemudian Abu Lahab meninggal dunia pada saat itu Abu Sufyan dia tahu orang-orang lagi pada sedih semuanya dan dia tahu pasukan ini ini keluar Justru untuk membela kafilah yang dia Pimpin maka Bagaimana caranya dia bilang jangan ada yang bersedih jangan ada yang menangis serta berduka juga jangan ada yang menebus tawanan gak usah ada yang tebus tawanannya sampai akhirnya muslimin tambah senang nanti dan tamak terhadap kita saya akan bentuk pasukan dan akan menyerang nanti dan Abu Sufyan betul melakukan itu karena nanti dia bentuk pasukan di tahun 3 Hijriah 1 tahun setelah Badar terjadi perang Uhud dipimpin oleh Abu Sufyan sementara Abu Lahab gara-gara statement dari Abu Sufyan orang-orang Makkah mulai agak reda sedikit sedihnya lalu mereka mulai berkumpul diita Abu Sufyan apa yang kita harus lakukan baik kumpulin duit kumpulin kekuatan latih militer segala macam Berapa waktu kemudian kita akan nyerang jadi tahun depannya mereka menyerang sementara Abu Lahab punya kisah sendiri dia duduk di dekat Ka'bah waktu itu tepatnya di majelis majelis di sebuah e depan halaman rumah rumahnya Abbas Abbas kan ditawan nih lagi D tadi di Madinah kebetulan waktu itu ada istrinya Abbas diberikan julukan dengan Ummu fadl Ummu fadl istrinya Abbas waktu itu Abu Lahab sengaja datang ke majelis itu di depan halaman rumahnya Abbas ada tempat duduk dan dia tahu Abbas juga termasuk berita ditawan dia mau dapat informasi dari istrinya Abbas apa sih benarbenar terjadi Benar enggak mati pemimpin quraisyi saya masih belum percaya gitu lalu kemudian datang dia Abu Lahab ke majelisnya karena Abu Lahab dengan Abbas kan saudara pamannya Nabi dua-dua ya Jadi ini dia datang ke rumah adiknya Abbas dan dia sedang bertemu dengan istrinya Abbas Berarti adik iparnya dia di sekitar majelis tersebut ada seorang yang sedang menjelaskan kejadian perang badar dan pada mereka Eh pada pada pada Ummu fadal dengan beberapa teman ee keluarganya Lagi duduk e orang ini Kebetulan ikut waktu itu Perang Badar jadi dia menceritakan begini terjadi begini terjadi begini terbunuhnya begini terbunuh diceritan semua sama gamblang Abu Lahab sempat bertanya siapa di antara muslimin yang paling menyusahkan kalian di medan perang Orang itu berkata seseorang yang meletakkan bur bulu merpati burung merpati di dadahnya dan ini adalah Hamzah bin Abdul Muthalib ya maka dia berkata Ya seseorang yang meletakkan bulu merpati burung merpati di dadahnya lalu orang-orang pada bertanya lagi kepada dia siapa yang itu siapa kau kenal orangnya kata dia tentu saja salah satu pimpinan Mekah yang sudah masuk Islam Hamzah bin Abdul Muthalib artinya dia bilang kepada Abu L
Resume
Categories