Sirah Nabawiyah #9 : Perang Badar (Part 2) - Khalid Basalamah
TucQUve6FcA • 2017-04-17
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah
tidak henti-hentinya selalu kita ucapkan
kalimat Suci kalimat sempurna kalimat
mulia dan kalimat yang penuh dengan
berkah kepada Z yang maha suci Maha
Sempurna Maha mulia dan maha penuh
berkah Allah satu-satunya telah
menciptakan semua yang di langit semua
yang di bumi semua yang di kedalaman
lautan terjangkau atau tidak terjangkau
oleh mata kita sebagai
manusia Sang Pencipta Allah telah
menggantungkan segala kebutuhan kita
dengan kalimat Mulia ini maka
sering-seringlah saudaraku mengucapkan
kalimat
Alhamdulillah dan juga kita panjatkan
salam hormat kita salam sejahtera
salam penghormatan kepada manusia
terbaik manusia yang telah membawa
kepada kita hukum halal haramnya
Allah sehingga kita punya panduan
hidup dan
juga diperintahkan oleh Sang Pencipta
Allah sebagai ibadah untuk menjadikannya
sebagai suri
tauladan dan mengucapkan salam hormat
kepada manusia terbaik ini juga
dijadikan ibadah bagi orang-orang
beriman dan Allah bersama malaikatnya
juga mengucapkan salam hormat ini Maka
sangat wajar kalau kita selalu
membacakan selawat dan Taslim kepada
nabi besar Muhammad sallallahu ala alihi
wasahbihi
wasallam kita melanjutkan bahasan sirah
saudara seiman dan kita masih
dihiruk-piruk dan luar
biasanya dan dahsyatnya Perang
Badar yang terakhir kita sempat membahas
kisah bagaimana
keliahan dan keterampilan Zubair bin
awwam radhiallahu Anhu pada saat dia
membunuh Abu kabs salah satu prajurit
Quraisy yang terkenal dengan poster
tubuh besar semuanya besi dari kepala
sampai ke kakinya dan dia membawa pedang
yang ukurannya sangat besar serta
pemegang pedangnya pun besar ukuran
pegangan pedang sama dengan ukuran
pedangnya dan dia menyusahkan kaum
muslimin sehingga ada beberapa sahabat
yang sempat datang kepada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dan
mengatakan Ya Rasulullah Abu kaps ini
menyusahkan kita sulit untuk dilawan
setiap kali ada orang mendekat dari
jarak jauh sudah bisa ditebas sama dia
juga dari kepalanya sampai kaki kudanya
semuanya besi enggak bisa ditebas
dipanah semuanya terpental maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam memanggil
Zubair bin awwam sambil berkata Hai
Zubair selesaikan urusannya Abu kabs Dan
ini juga pelajaran teman-teman sekalian
Bagaimana keterampilan-keterampilan
perang harus dikuasai oleh seorang
muslim tentu niatnya digunakan untuk
membela agama Allah bukan untuk pamer
bukan untuk dikatakan hebat karena
memang kalau ada seseorang yang hanya
untuk dikatakan hebat hanya untuk
dikatakan atau hanya untuk membela
sukunya bukan karena agama maka dia
kalaupun mati Bukan mati syahid makanya
keterampilannya dikuasai karena itu
Zubair bin awwam termasuk salah satu
sahabat yang hampir setiap hari melatih
keterampilan perangnya seperti memanah
melempar
tombak bahkan beliau bisa memanah
melempar tombak sementara beliau berdiri
di atas Kuda jadi bukan cuma duduk
kudanya berlari tapi sambil berdiri di
atas kuda dan ini salah satu metode yang
dipakai oleh Zubair untuk membunuh Abu
kaps yang memang posternya lebih tinggi
tubuhnya dan kudanya juga besar maka
Zubair bin awwam mengelilingi Abu kabs
sampil mencari mana posisi yang tepat
dia bilang Abu Zubair mengatakan saya
tidak temukan sedikit pun Celah yang
bisa saya membunuh Abu kabs ini kecuali
di antara dua matanya
antara dua mata di situ rupanya bukan
ditaruh besi tapi diaruh semacam kulit
hewan ya kalau kita sekarang mungkin
sudah dipakai semacam karet ya itu yang
memisahkan yang menyambung saja supaya
antara dua matanya ada pemisahnya cuma
cela itu maka Zubair bin awwam
mengatakan saya pun berdiri di atas Kuda
kemudian saya melempar tombak tepat di
antara dua matanya itu dan tembus sampai
ke Otaknya di belakang akhirnya
terbunuhlah Abu kabs ini
kisah yang lain teman-teman sekalian
yang unik di Perang Badar yang luar
biasa kisah Abu katada atau kisah katada
Maaf radhiallahu
Anhu kata Dar adalah seorang sahabat
yang tampan yang gagah ya kemudian juga
orang yang kebetulan Setelah Perang
Badar dia sudah sebelum Perang Badar dia
sudah melamar seorang wanita dan akan
menikah pada saat dia mau
ee dia Dia niat kalau berhasil lolos
misalnya tidak mati Syahid tentu mati
syahid jadi target utamanya tapi kalau
dia berhasil mendari badar dan tidak
mati syahid dia akan menikah sama wanita
ini di Perang Badar lagi berkecamu
peperangan kata radhiallahu Anhu ya ini
mendapatkan Serangan Satu anak panah
yang kena ke bola
matanya sampai membuat anak panah itu
saking cepatnya dan kerasnya anak P itu
lemparannya terlempar kemungkinan dari
jarak sangat dekat sampai membuat bola
matanya kelopak mata dan bola matanya
kataada rusak ya kena rusak berdarah
semua sobek kemudian bola matanya keluar
tergantung tinggal ditahan dengan
sedikit dari urat saraf ataupun
kulitnya waktu melihat kejadian tersebut
ter otomatis kata ada duduk kesakitan
beberapa orang sahabat sempat melewati
katada sambil mengatakan wahai saudaraku
sudah tidak ada gunanya sekarang matamu
ini dan ini menghambatmu sekarang kamu
tidak akan bisa memperoleh pahala Perang
Jihad pahala mati syahid hanya karena
matamu ini kami potong saja biar kamu
bisa berperang Dan ini juga pelajaran
teman-teman bagaimana semangat para
sahabat bukannya kena matanya temannya
rusak disuruh pulang ke
Madinah atau disuruh istirahat di khemah
dimotivasi untuk ikut lagi potong matamu
perang
lagi maka kata ada pintar di sini dia
mengatakan
ajaak ajak saya Bawa saya ke Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Saya mau
ketemu sama Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dulu dibawalah ke arah kemahnya
Nabi Sallallahu alaihi wasallam begitu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lihat
para sahabat lagi menggotong k tada ini
beliau
tersenyum orang-orang sahabat bertanya
bet tuh Kok orang matanya keluar Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam senyum ini
lihat kata ada tapi kata ada sudah paham
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bilang
kepada mereka semua termasuk kata ada di
sini jadi target wahai katada Kalau kau
mau saya akan berdoa kepada Allah matamu
sembuh bisa utuh kembali nih sembuh
total kembali matamu semuanya tapi kalau
kau mau bersabar tanpa mata karena ini
matamu rusak di jalan Allah kau dijamin
masuk surga maka kata ada diam sejenak
pilihannya cuma salah satu
ini sabar masuk surga tapi tanpa Mata
berarti menikah juga nanti kalau lolos
tidak ada matanya satu ya atau gitu kan
dia diobati cuma belum ada jaminan surga
ini dapat tiket ini ini tiket gratis
silakan tinggal masuk surga yang penting
sabar maka yang terjadi kata ada
berpikir S lalu dia mengucapkan kalimat
dan ini riwayat-riwayatkan Imam Bukhari
kata beliau Ya Rasulullah doakan kepada
Allah agar mata saya sembuh dan juga
doakan agar saya masuk
surga dua-duanya
dan Sebagian ulama hadis mengatakan
kemungkinan Ini sebabnya Kenapa Nabi
tersenyum Nabi Sallallahu alaii wasallam
sudah dapat informasi dari Wahyu kalau
akan begini jawabannya
kata maka ada dua riwayat Bukhari yang
pertama dijelaskan kalau Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam setelah dilepaskan ya
anak panah tadi memegang bola mata
tersebut dan memasukkan dengan telapak
tangan Beliau yang suci alaihiatu
wasalam Kemudian beliau berdoa kepada
Allah lalu di tarik tangannya begitu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tarik
tangannya riwayat yang pertama
mengatakan kataada sendiri yang
ceritakan dia mengatakan waktu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tarik telapak
tangannya saya tidak bisa membedakan
mana mata saya yang rusak dan mana yang
bagus bayangkan kalau kita di posisi
katada teman-teman matanya sudah rusak
jelas-jelas berarti ini sebelah kanan
sudah enggak bisa ngelihat tapi dengan
hikmah Allah jadi dia bisa bedaan tuh
ini terang ini engak bisa melihat sama
sekali sekarang tiba-tiba dua-duanya
bisa melihat dan dia bilang saya tidak
bisa bedakan yang mana rusak dan mana
yang mana yang mana tadi tidak rusak
karena
sempurnanya riwayat yang kedua para
sahabat yang memberikan kesaksian mereka
mengatakan kami menyaksikan pada saat
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menarik
telapak tangan Beliau dari mata katada
maka kami sendiri tidak bisa bedakan
mana mata katada yang rusak tadi kan ini
sudah sobek kena anak panas sobek
kulitnya bola matanya sudah rusak ini
kembali utus seperti semula dan ini
ulama masukkan dalam satu mukjizat Nabi
Sallallahu Al alihi wasahbihi wasallam
di dalam perang
Badar termasuk kita kisah yang luar
biasa terjadi selain kisah Zubair bin
awwam selain kisah tadi kata ada ada
kisah yang lebih luar biasa kalau
menurut saya kisah ini luar biasa dan
ini dua orang ini saya favoritkan di
dalam hidup saya pribadi dan saya
berharap mudah-mudahan dari keturunan
muslimin terutama keturunan saya ada
orang-orang yang seperti ini ini luar
biasa anak anak muda umurnya 15 tahun
sama 16 tahun dua orang anak muda dari
Ansar
namanya Muad IBN Afra dan Auf IBN Afra
ayah mereka namanya Afra dikenal dengan
dua anaknya Afra dua anak laki-laki Muad
Kakak umurnya 16 tahun Auf adik umurnya
tahun Abdurrahman IBN Auf menyebutkan di
dalam Perang Badar kisah sahih riwayat
Bukhari
Muslim dia mengatakan pada saat aku
sedang melihat perang berkecamuk dan aku
berada di pinggiran Kanca peperangan
tiba-tiba saja aku didatangi oleh
seorang anak muda Ansar bernama Muadz ke
sebelah kirinya lalu berkata Hai Paman
mana Abu
Jahal kata Abdurrahman Kenapa kau tanya
Abu Jahal Dia bilang saya dengar dia
orang yang paling menyakiti Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam waktu di
Makkah kata Abdurrahman Iya benar apa
yang kau mau lakukan Saya mau bunuh
Paman jadi anak muda ini bukan nyari
prajurit-prajurit biasa mana kepalanya
itu kepala orang kafir nih pimpinan per
memang kebetulan Abu Jahal Panglima
perangnya pimpinannya kalau muslimin
dipimpin oleh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kalau Quraisy di Perang Badar
dipimpin oleh Abu
Jahal maka kata Abdurrahman Nanti kalau
saya lihat dia saya akan Tunjukkan
karena Muad belum pernah lihat Abu
Jahal kata Abdurrahman baru saya selesai
bilang itu datang adik nya dia Auf di
sebelah kanan
saya seakan-akan mereka memang tidak
saling tahu nih mengucapkan kalimat yang
mirip wahai Paman mana Abu Jahal kata
Abdurrahman Kenapa kau tanya Abu Jahal
ini perang lagi berkecamuk Kakaknya lagi
sibuk menunggu melihat dia tidak lihat
adiknya ini tidak janjian ya kemudian
Abdurrahman bilang Kenapa kau cari Abu
Jahal Dia bilang saya dengar Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam paling
disakiti di Makkah oleh dia terus apa
yang kau mau buat saya mau bunuh baik
Baiklah nanti kalau saya lihat Saya akan
Tunjukkan kepadamu kata Abdurrahman
tidak lama kemudian tiba-tiba di pasukan
musuh di pasukan musuh terlihat
itu terlihat
ada pasukan Quraisy datang di
tengah-tengah pasukan ada Abu Jahal Abu
Jahal dikatakan ole Abdulrahman demi
Allah semuanya dari kepalanya sampai
kakinya besi enggak kelihatan kecuali
matanya sudah gitu dikumpurrumuni oleh
pasukannya lagi
banyak sekali melingkar mengelilingi
dia maka saya bilang itu Abu
Jahal kata Abdurrahman begitu saya
ucapkan itu Abu Jahal demi Allah kedua
anak muda ini Muad dan Auf adiknya
seperti anak panah yang melepas terlepas
dari busurnya cepat sekali menyerang
semua pasukannya Abu Jahal dan karena
mereka kelabakan tidak sangka dua orang
menyerang sekian ratus orang gitu kan
akhirnya kelabakan nih kacau balau
mereka terus menebas sana sini sampai
mereka berdua berada di depan Abu Jahal
dan keduanya menebaskan pedangnya ke
arah Abu Jahal tapi karena Abu Jahal di
atas kuda dan mereka berdua ini berjalan
gitu kan berlari maka pedangnya mengenai
bagian paha dan saking kerasnya tebasan
tersebut Sampai akhirnya paha Abu Jahal
sempat sobek berdarah dan jatuh dari
kuda si Auf si Adik ini sempat dibunuh
oleh mati syahid dibunuh oleh ikrimaah
bin Abi Jahal waktu itu ikrima masih
dalam keadaan kafir nanti tentu set
pembebasan kota Makkah ikrima masuk
Islam Radiallahu anu dan beliau mati
syahid di perang yarmuk ada kisahnya
sendiri yang luar biasa jugau masih
dalam keadaan kafir anaknya Abu Jahal
dia menyerang Auf Auf mati terbunuh si
adik si Muad berusaha melarikan diri
karena Abu Jahal sudah kena tangkis sana
sini Lepas dari peperangan begitu dia
keluar rupanya ada satu orang kafir atau
beberapa orang kafir yang menebaskan
pedang ke tangan kanannya dan sempat
ketebas akhirnya tangannya seperti
tergantung tangan kanannya dia pun
keluar dari kanca peperangan dia enggak
berhenti teman-teman sekalian perhatikan
semangat sahabat Mengejar Surga ini dan
keyakinan mereka kalau mati itu datang
bukan karena sebabnya tetapi karena
ajalnya datang karena sebab-sebab
kematian banyak orang bisa ditabrak
kendaraan orang bisa menghadapi
kebakaran bisa tenggelam tapi kalau ajal
belum datang enggak bakal mati pasti
akan diselamatkan terselamatkan dengan
sendirinya Apa yang dilakukan
teman-teman bayangkan di umur 16 tahun
tangan kita tertebas tergantung tinggal
beberapa lembar kulit beberapa kulitnya
yang halus yang menangannya dia lakukan
Dia yang dia lakukan dia buka imamahnya
lalu diikat sama dia tangannya disatukan
tangan kanannya diikat sama dia di
punggungnya dengan imamnya supaya bisa
bertahan lalu dia masuk lagi nyerang
dengan tangan
kirinya sementara melawan musuh dia
merasa dia ke kesalahan kesakitan dengan
tangannya ini dia merasa terganggu
dengan itu dia keluar dari dari kanca
peperangan imamnya dibuka tangannya
diinjak sama dia ditarik dikeluarin
tangannya karena sudah mengganggu nih
enggak bisa berfungsi
lagi setelah itu dia masuk menyerang
teman-teman sekalian umur 16 tahun
dengan tangan kirinya sampai terbunuh
mati syahid dua anak muda yang luar
biasa ini
Ya di sini teman-teman Sekalian karena
perilaku dua orang ini ulama sepakat
bahwasanya kekalahan musyrikin setelah
izin Allah di Badar selain janji Allah
adalah perannya dua orang ini kenapa
karena ternyata setelah Abu Jahal jatuh
dan orang-orang kafir Quraisy tidak ada
yang bisa mengobati karena besarnya
soobikan di pahanya dan berdarah banyak
akhirnya mereka kelabakan gara-gara itu
pimpinannya sudah
luka dan mereka takut khawatir jangan
sampai dari pasukan muslimin keluar lagi
dua orang seperti ini yang menyerang
tiba-tiba ya
akhirnya Abu Jahal diurus dirawat
dikeluarkan dari kanca peperangan oleh
mereka dan Muslimin berkecamuk lagi
peperangan masih berperang yang lain
kita masuk sekarang juga di antara kisah
yang terjadi di Perang Badar adalah
terbunuhnya Umayyah bin
khalaf Umayyah bin khalaf teman-teman
inalah dulu majikannya Bilal di zaman
Jahiliyah majikannya Bilal dia yang dulu
taruh batu panas di Bilal dia yang
cambukin dia yang siksa Bilal intinya
Umayyah bin khalaf ini orangnya gemuk
badannya
besar rupanya waktu pasukan muslimin
memenangkan perang Badar kocar-kacir
pasukan kafir Quraisy ini sudah mulai
banyak yang melarikan diri Umayyah bin
khalaf ini kudanya lepas dari dia dia
jatuh dari Kuda kudanya lepas dia karena
gemuk sekali enggak bisa lari sudah
enggak bisa lari pasukan musyrikin sudah
banyak lari tinggal dia sama anaknya
berdua tinggal sama anaknya berdua ada
riwayat mengatakan tinggal dia
sendirian muslimin Lagi ngumpulin
ganimah ada sebagian yang mengejar musuh
sebagian mengumpulkan ganimah apapun
yang ditinggalkan oleh musuh pada saat
itu dari pedang perisai kendi-kendi
apalah semua dikumpulin di depan
kemahnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
nanti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bagi rata salah satu yang
mengumpulkan ghanimah itu adalah
Abdurrahman bin Auf radhiallahu
Anhu Abdurrahman bin Auf ini teman-teman
sekalian adalah at nabi salah satu yang
dijamin masuk surga dari 10 orang di
zaman Jahiliyah namanya dia Abdu wud
namanya dia Abdu wud wud ini namanya
berhala hambanya wud gitu l setelah
masuk Islam diganti Abdurrahman oleh
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Abdurrahman IBN Auf lagi
ngumpul-ngumpulin pedang dalam hadis
Bukhari dia mengatakan saya Lagi
ngumpulin pedang perisai saya coba
angkat semaksimal mungkin yang saya
mampu mau dibawa ke hadapan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam gitu kan
tiba-tiba Umay I Saya melihat Umay dari
sisi kanan saya dan dia memanggil wahai
Abdu wud dia panggil wahai Abdu wud
ya maka berkata eh Abdurrahman Saya
tidak mau balik karena nama itu buruk
terus saya mengatakan wahai Abdul wud
wahai Abdul wud Umayyah selalu
memanggilnya dan memang Abdurrahman
sangat dekat dengan dia pada saat itu
dekat
posisinya Sampai akhirnya dia tidak mau
balik dipanggillah dengan nama lain
Abdul ilah
ilah adalah Tuhan sama kalau kita
Abdullah Sebenarnya ya Hai Abdul ilah
kata Abdurrahman waktu dia panggil saya
itu saya balik saya bilang ya Ada apa ya
maka dia bilang Untuk apa kamu
mengumpulkan semua itu di tanganmu
berat-berat pedang perisai untuk apa ini
harta rampasan perang kata Abdurrahman
kata Umayyah mau enggak saya kasih kamu
lebih baik daripada itu kata Abdurrahman
tentu saja dia bilang tawan saya sama
anak saya
enggak usah urus itu karena pedang
perisai semuanya dikumpulin nanti dibagi
rata kepada Mujahidin tapi kalau tawanan
perang dia bawa orang yang dia tawan itu
bisa jadi budaknya dia tawanannya dia
kata Umayyah tawan saya kau tahu Posisi
saya di Makkah Seperti apa dia salah
satu pemimpin kepala suku di Makkah
orang kaya
raya artinya Apapun kau minta nanti
sebagai tebusan akan dibayar oleh kaumku
Abdurrahman berpikir benar juga nih ya
ya dilempar semua pedang-pedang itu
dipegang tangannya Umayyah bin khalab
dipegang tangannya anaknya jalan menuju
ke kemah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
di tengah jalan lewat
Bilal Bilal dulu bekas budaknya
Umayyah dia lihat bahasanya begini
Umayyah bin khalaf Rasul kufur Umayyah
bin khalaf kepalanya orang-orang kafir
pimpinannya demi Allah kalau bukan kau
mati saya mati
kata Abdurrahman Bilal tawanan saya ini
jangan ganggu enggak bisa tawanmu bukan
tawananmu saya enggak mau tahu ini orang
jahat
ini saatnya dikancam peperangan halal
darahnya boleh
dibunuh tetap AB bilang ha Bilal tawanan
perang bertakwa sama Allah enggak boleh
diganggu ini ini punya
saya Bilal bilang belum sampai ke
Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam kalau sudah sampai ke kemahnya
Beliau nabi akui Nah itu lain selama kau
masih jalan ke sana saya kejar nih
akhirnya Abdurrahman sama Bilal
argumentasi mulut ya Bilal tetap mau
bunuh ini larang setiap kali Bilal mau
nyerang Abdurrahman tahan dengan
badannya Bilal bingung gimana caranya
bunuh orang ini harus dapat cara ini
rupanya lewat beberapa orang Ansar Lagi
ngumpulin juga genanimah orang dari asli
Madinah muslimin dia teriak hai
saudaraku Ansar Ke sinilah mau enggak
membunuh orang yang pernah siksa saya di
Makkah
dulu Mereka bilang tentu saja Ah ini
orangnya
ini ini ini Umayyah bin khalaf ini yang
taruh batu panas di dada saya yang
pukulin saya yang caci maki Yang suruh
saya mengatakan unta itu Tuhan ini orang
ini bunuh dia mereka bilang harus
dibunuh Ini kata Abdurrahman sebentar
ini tawanan saya enggak boleh kata Bilal
belum sampai ke kemah Rasulullah
orang ini jahat terus Bilal terus
motivasi orang-orang Ansar Abdurrahman
terus membela sampai orang Ansar
mengatakan Abdurrahman gak bisa belum
sampai kemah
Rasulullah ini masih di Kanca peperangan
Kami punya hak orang ini siksa saudara
kamin maka Abdurrahman bingung gimana
caranya ini sudah lebih dari 4 l orang
tadi satu orang dihadapi mau dibela
bagaimanapun bisa kena maka Abdurrahman
bilang hai Umayyah baringlah disuruh
baring Dian n terus Umayyah bin supaya
Abdurrahman tidur di atas badannya jadi
Umayyah Disuruh tidur dia baring di
atasnya supaya tidak bisa diserang
gitu kata Bilal tusuk dari
[Tertawa]
bawah betul G Bilal tusuk-tusuk dari
bawah jadi semuanya menusuk dari bawah
dari bawahnya Abdurrahman karena
Abdurrahman enggak boleh kena muslim
sampai akhirnya mati
terbunuh waktu terbunuh kata kata kata
Abdurrahman sem Semoga Allah maafkan kau
Bilal kau sudah hilangkan ganimah
saya di antara kisah yang luar biasa di
Perang Badar teman-teman sekalian adalah
kisah datangnya atau hadirnya para
malaikat dan ini luar biasa ini malaikat
hadir dan mereka disaksikan oleh
orang-orang kafir Quraisy pasukan kufar
yang mengyaksikan para sahabat tidak
melihat para malaikat pada saat itu dan
ini Allah ceritakan lengkap panjang
lebar dalam surah al-anfal surah nomor 8
ayat 9 sampai ayat
14 silakan dibuka Qurannya saya bacakan
alanfal Surah Nomor 8 ayat 9 sampai ayat
14zubillahim minasyaitanirim
tastagbakum fastajabakum Anni midukum
bif
Minal
um
ahaasulah
wusillahaasulahu
fainallahaadidul
iqikumu
wair
ingatlah ketika kamu memohon Hai
Muhammad pertolongan kepada Tuhanmu jadi
nabi sahuai wasallam pernah kita
Jelaskan di awal pecahnya peperangan
Badar yau kan beliau di dalam kemah lalu
berdoa terus dengan Allah subhanahu wa
taala lalu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sempat tertidur sejenak sudah
kita Jelaskan riwayat itu lalu Abu Bakar
di sebelah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam lalu Abu Bakar ber Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam nabi
mengatakan Terimalah berita gembira Hai
Abu Bakar kata nabi kata Abu Bakar
kenapa ya Rasulullah kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Allah telah
menjanjikan kemenangan kita akan menang
di peperangan ini atau kita akan
mendapatkan kafilah itu dan di sini pada
saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
memohon kemenangan sampai beliau berdoa
begini Ya Allah kalau seandainya engkau
membinasakan dan membiarkan segelintir
orang ini di depanku sekarang kalah maka
tidak akan pernah ada lagi orang yang
menyembahmu di muka bumi menangkanlah
mereka Maka Allah turunkan janjinya di
antara janji Allah supaya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tenang bukan
lagi Pasukan dari manusia diutus oleh
Allah tapi dari malaikat turun dari
langit ingatlah ketika kamu memohon
pertolongan Hai Muhammad kepada Tuhanmu
lalu diperkenankan bagimu kata kata
Allah perkenangannya adalah Sesungguhnya
aku akan mendatangkan bala bantuan
kepadamu dengan 1000 malaikat yang
sedang berturut atau datang
berturut-turut artinya turun
beransur-ansur gitu kan pasukan Quraisy
1000 pasukan malaikat 1000 satu malaikat
sa sudah cukup mengalahkan mereka Allah
utus 1000
malaikat ayat 10-nya kata Allah
subhanahu wa taala dan Allah tidak
menjadikannya atau mengirim bala bantuan
malaikat itu melainkan sebagai kabar
gembira dan agar hatimu menjadi tentram
karenanya artinya enggak usah khawatir
pasti menang pasukanmu nanti dan
kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah
Sesungguhnya Allah maha perkasa lagi
maha bijaksana ayat 11 ingatlah ketika
Allah menjadikan kamu atau kalian
seluruh pasukan muslimin mengantuk
sebagai suatu penentraman darinya saya
sudah jelaskan ini di awal bahasan kita
masalah Badar Allah turunkan hujan
gerimis yang akhirnya membuat kena
lembut nya hujan itu sampai ngantuk para
sahabat supaya mereka istirahat malam
itu sementara di tempatnya pasukan kafir
Quraisy turun hujan lebat membuat mereka
enggak bisa tidur bajunya semua basah
apalagi zaman dulu orang pakai baju besi
berat dengan kena hujan becek tanahnya
mereka susah jalan luar biasa
peralatan-peralatan semuanya
basah Allah bilang Ingatlah pada saat
kami menjadikan kalian mengantuk sebagai
penentraman dari kami dan umumnya
teman-teman orang kalau ngantuk itu rasa
takutnya hilang loh
orang kalau lagi takut kemudian dia
ngantuk sampai dia tertidur itu hilang
rasa takutnya contoh misalnya orang
kalau ngantuk sekali Dia mau tertidur di
pinggir jalan pun walaupun gelap Sudah
ngantuk capek tidur Hilang Rasa takutnya
Allah Hilangkan rasa takut dengan cara
itu dan Allah menurunkan kepadamu atau
kepada kalian hujan dari langit untuk
mensucikan kalian dengan hujan itu
mensucikan di sini makna lainnya juga
adalah membuat kalian jadi segar karena
kan kita tahu bersuci dengan air kan
gitu bersuci dengan wudu bersuci dengan
mandi kan itu maknanya yang makna yang
paling dekat kata ulama adalah makna
ini dan juga menghilangkan dari kalian
gangguan-gangguan
setan dan untuk menguatkan hati kalian
dan memperteguh dengan dengannya
telapak-telapak kaki kalian karena tadi
hujannya gerimis Tak an padamp pasnya
cuma kena basa sedikit mereka bisa mudah
melalui atasnya ayat 12-nya ingatlah
Ketika Tuhan kalian atau Tuhanmu haai
Muhammad mewahyukan kepada para malaikat
Sesungguhnya aku bersama kalian maka
teguhkanlah pendirian orang-orang
beriman artinya malaikat dimotivasi oleh
Allah datang perang jalankan tugas aku
akan bersama dengan kalian aku akan
masukkan ketakutan di dalam hati
orang-orang kafir atau ke dalam hati
orang-orang kafir maka penggallah kepala
mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung
jari mereka ini perintah Allah khusus
kepada para malaikat nanti kita akan
bahas di penutupan bahasan masalah
Perang Badar Di mana nabi su wasam
mengatakan Maukah kalian melihat
perbedaan antara korban kalian dan
korban malaikat kata para sahabat I
Rasulullah kata nabi su wasallam kalau
kalian temukan di bagian penggalan jadi
semua korban malaikat pasti kepalanya
terpenggal Jadi bukan hanya ditusuk
kayak manusia lakukan memang dipenggal
kepalanya dan jari-jarinya dipotong dan
di situ ada luka bakar ini perintah
Allah kepada para malaikat penggallah
kepala mereka dan pancunglah tiap
ujung-ujung jari mereka perintah Allah
begitu Allah ayat 13 ketentuan yang
demikian itu adalah karena sesungguhnya
Kenapa Allah suruh begitu hukum mereka
karena mereka menentang Allah dan
rasulnya keluar dari Makkah memang mau
memerangi agama Allah ini mau memerangi
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
dan barang siapa yang menentang Allah
dan rasulnya Sesungguhnya Allah amat
keras siksaannya ayat 14 itulah hukuman
dunia yang ditimpakan atas kalian maka
rasakanlah hukuman itu ini perkataan
Allah kepada orang-orang kafir
Sesungguhnya bagi orang-orang kafir itu
ada azab neraka di akhirat yang menunggu
nanti selain siksa dunia ini juga di
akhirat akan ada
siksaan saksi bahasan kita adalah awal
ayatnya tadi ayat 9 Allah menurunkan
1000 malaikat dan setelahnya juga tadi
Allah mengatakan memerintahkan malaikat
di ayat 12-nya agar menguatkan
orang-orang beriman dan memanggal
memenggal kepala orang-orang kafir dan
juga memotong jari jari mereka Nabi
Sallallahu alaii wasallam bersabda
Apakah kalian ingin melihat perbedaan
korban kalian dengan korban para
malaikat kata para sahabat tentu Ya
Rasulullah kata Nabi Sallallahu alaih
wasallam Lihatlah leher dan tangan
mereka yang yang terlihat tanda terbakar
api berarti korban malaikat karena
karena malaikat berperang dengan pedang
dari api
neraka para sahabat berkata kami pun
memeriksa para korban Quraisy setelah
terjadi peperangan setelah perang dan
kami temukan seperti yang diinformasikan
oleh rasulullahi Sallallahu Alaihi
Wasallam salah seorang sahabat berkata
kisahnya pada saat dia lagi
duel dengan seorang kafir Quraisy saat
aku akan memenggal kepala salah seorang
di antara mereka tiba-tiba kepalanya
sudah melayang sendiri putus sendiri
kepalanya dan aku menyadari kalau bukan
aku yang membunuhnya Padahal aku yang
sedang duel sama dia baru mau ditebas
kepalanya sudah melayang sendiri itu
korban
malaikat seorang sahabat lain berkata
kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
wahai Rasulullah aku sempat mendengar di
medan perang suara di antara gemuru
pasukan ini ada suara yang mengatakan
majul W haizub haizub ya maka kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam itu suara
salah satu malaikat yang memanggil
temannya ini nama malaikat gitu
kan Sebagian ulama mengatakan para
malaikat ikut berperang di Perang Badar
yang belum pernah ikut perang secara
langsung baik sebelum atau sesudah Badr
hadir di kanc peperangan Iya tapi ikut
membunuh orang kafir itu baru terjadi di
Badr saja karena itu perintah Allah
kepada mereka pada saat Hunain nanti
kita bahas di pembebasan kota Makkah
setelah pbasan kot ada perang Hunain
malaikat hadir Tapi tidak ikut dikanca
peperangan karena muslimin sudah menang
gitu ini di Perang Badar nabi Sallahu
Alaihi Wasallam khawatir jangan sampai
umatnya dikalahkan peperangan pertama
ini maka Allah melibatkan para
malaikat ada seorang sahabat orang asli
badui namanya khabbab IBN alham khabbab
IBN alham radhiallahu Anhu dia cerita
dia rupanya waktu itu sedang tidur di
atas pohon
kurma dia naik di atas pohon kurma dia
atas dia duduk dia baring-baring ya dari
jauh dia lihat peperangan dia enggak
tahu kalau tadi ada peperangan nih dari
jauh dia lihat peperangan gitu kan maka
dia cerita tentang peperangan Badar itu
dia mengatakan aku dikejutkan dengan
hanya beberapa saat saja tiba-tiba
Quraisy sudah kocar-kacir kalah semua
nih gitu kan karena awal pecikan takbir
muslimin sudah menyerang dan target
utama adalah masuk surga Karena nabi
mengatakan kan kalau masih ingat ada
kisah sahabat yang
lain yang Nabi mengatakan tidak ada
seorang pun dari kalian yang hadir di
Badar ini kemudian mati kecuali dia
pasti masuk surga dan dia mengatakan
bakin bakin indah sekali indah sekali
Rasulullah berarti semuanya dijamin
masuk surga nih di bader maka mereka
semua kejar surga karena sahabat ini
bilang ya Rasulullah Apakah saya tinggal
maju melawan Quraisy ditusuk mati masuk
surga luasnya Seluas Langit Dan Bumi
makna lainnya diampuni semua dosaku
segala macam kata Nabi Sallallahu alaii
wasallam Iya itu sebabnya saya
mengatakan bakin Ya Rasulullah jadi
semua sahabat itu menyerang ngejar itu
bagaimana mati ditambah lagi pada saat
Serangan Muad tadi dan Auf bin Afra
rahjmain ini luar biasa makin
mengocar-ngacirkan itu maka kata khabbab
bin alham radhiallahu Anhu aku
dikejutkan belum pernah di lihat
peperangan seperti itu biasanya
peperangan itu berjam-jam berhari-hari
baru selesai ini baru beberapa saat
sudah kocar-kacir Quraisy aku berkata
demi allah sungguh aku belum pernah
melihat keajaiban seperti hari ini
jumlah dan kekuatan lebih besar
berlarian seperti
wanita begitu bahasanya dia ya khabbab
BBN alhamini teman-teman waktu itu dia
bicara ini belum masuk Islam belum masuk
islam dia masih dalam keadaan kafir
seorang badui enggak ada hubungannya
dengan peperangan ini tidak ngerti agama
Islam tidak ngerti apa-apa pada saat
suatu waktu di perang Ahzab nanti kita
bahas perang Ahzab ya perang Ahzab ini
disebutkan dalam al-qur'an surah nomor
33 namanya namanya surah Ahzab juga
nanti ada bahasan sendiri di setelah
perang Ahzab khabab B ini datang masuk
Islam ke Madinah dia mulai dengar Apa
itu Islam lalu dia masuk Islam waktu dia
masuk dalam kota Madinah sebelum
syahadat dia baru dengar sama
teman-temannya Islam itu ada dia mau
datang masuk Islam Tapi sebelum dia
syahadat waktu dia memasuki Madinah dia
Coba mengumpulkan informasi lebih banyak
tentang Islam sampai akhirnya dia
menemui Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
yang membuat dia lebih yakin syahadat
perkataan nabi begini wahai khabab
Bukankah kamu sempat menyaks perang Badr
perang Badr di tahun 2 Hijriah perang
Ahzab di tahun 5 3 tahun yang lalu
bukankah kau menyaksikan perang badar
dan kau sempat di atas pohon kurmamu
berkata kan dia sendiri nih enggak ada
yang ucapin dia sendiri lalu dia
mengatakan aku dikejutkan dengan
beberapa saat saja tiba-tiba Quraisy
sudah
kocar-kacir aku berkata demi allah
sungguh aku belum pernah melihat
keajaiban seperti hari ini jumlah dan
kekuatan lebih besar berlarian seperti
wanita kata khabbab waktu dengar itu
Ashadu Alla ilahaillallah wa anna
muhammadar rasulullah ini luar biasa ini
perkataan yang dia ucapkan 3 tahun lalu
tidak ada yang dengar kecuali dia nabi
ulangi persis letterl yang dia ucapkan
gitu kan kata dia demi Allah aku belum
pernah menceritakannya pada siapapun
semenjak kejadian tersebut sampai hari
ini dan anda bisa mengetahuinya apa yang
telah aku ceritakan dengan diriku
sendiri beberapa tahun yang lalu ini
menandakan memang Anda adalah seorang
nabi maka waktu itu makin memperkuat
semangat Sahabat Untuk meyakini Risalah
Nabi sallallallahu Alaihi Wasallam
mereka sudah sangat yakin tapi kejadian
ini Allah sengaja buat
terjadi salah
satu hal yang juga perlu disampaikan ini
tentu riwayat demi riwayat kita
sampaikan ya Kanca peperangannya salah
satu tawanan dari kaum musyrikin adalah
paman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Abbas bin Abdul Muthalib Abbas bin Abdul
Muthalib ini pernah kita ceritakan
ee kisah sebelumnya ya
kalau masih ingat ada seorang sahabat
namanya huzaifah bin Yaman yang kata
Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kalau kalian bertemu dengan
Abbas bin Abdul Muthalib jangan bunuh
muslimin tidak boleh bunuh apa kata
huzzaifah huzaifah ini Kebetulan ada
kerabatnya dibunuh oleh orang Quraisy
dia bilang demi
Allah kerabat-kerabat kami dibunuh oleh
orang-orang Quraisy lalu kami bertemu
dengan Abbas kami enggak membuni maka
saya akan penggal lehernya kalau saya
temui nabi sahu Ali wasallam waktu
dengar nabi meng Katakan Hai Umar ada
Umar sebelahnya ya Hai Umar Apa kau
biarkan nabimu Paman nabimu akan dibunuh
Sementara nabimu sudah ucapkan itu
karena ini kan keadaan Kanca peperangan
berbeda dengan keadaan kita kayak
sekarang lagi tenang begini ya lagi
berkecamuk darah tumpah keluarganya mati
depan matanya memang dia terbawa dengan
arus itu kata Umar Ya Rasulullah
sederhana perintahkan saya saya tebas
lehernya
hudzaifah munafik ini selesai urusan
kata nabi Sallahu Ali wasallam jangan
biar kan dia hudzaifah pun berkata
setelah selesai peperangan Dia bilang
saya tidak tahu kenapa saya ucapkan
kalimat itu dan saya terus menyesal
kenapa saya ucapkan kalimat itu Dan saya
merasa ini harus dibalas dengan ibadah
yang sangat besar mati syahid di jalan
Allah seperti itulah kurang lebih dia
merasa menyesal yang jelas Abbas bin
Abdul Muthalib Kenapa dilarang dibunuh
oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bukan cuma sekedar Pan paman nabi karena
dia keluar dari Makkah itu karena berat
saja bukan dia mauemerangi Allah dan
Rasul nya Dia kena terpaksa saja dan dia
memang Abbas berharap waktu itu jadi
tawanan saja jadi dia bisa berkumpul
dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
karena dia kalau keluar dari Makkah
masuk Islam dianggap Dia adalah orang
yang begini begitu dan menghinakan
kaumnya nabi tahu masalah
itu yang menawan Abdul e Abbas ini Abbas
ini teman-teman orang yang poster
tubuhnya mirip Umar Bin Khattab tinggi
besar Umar Bin Khattab cirinya kalau
duduk di atas Kuda kakinya sampai di
tanah ya 2 meter sekian Abbas juga
tinggi besar dia ditawan oleh Abdullah
bin Mas'ud Abdullah bin Mas'ud ini
sahabat yang kurus
sekali kecil sekali badannya gitu kan
sampai pernah Abdullah Bin Masud naik di
atas sebuah pohon kurma ada angin
kencang tersingkap betisnya saking
kecilnya sahabat
tertawakan sahabat sampai tertawa lucu
gitu kok kecil
sekali maka kata nabi Sallahu Alaihi
Wasallam Apakah kalian menertawakan dua
kecilnya betisnya Ibnu ud demi zat yang
jiwa Muhammad dalam genggamannya dua
betis yang bermud itu lebih berat
daripada gunung uhud di timbangan amal
jadi fadilahnya dia luar biasa gitu kan
tap ini orangnya kecil sekali secara
akal teman-teman sekalian enggak mungkin
Ibnu Mas'ud menawan Abbas enggak mungkin
poster tubuh yang raksasa besar ini
kecil megang dia enggak mungkin dan
sahabat menyaksikan Mereka bilang kami
melihat pada saat Abdullah Bin Masud
memegang tangan Abbas Abbas
teriak-teriak kesakitan gitu kan maka
para sah sahabat melaporkan kepada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam waktu itu ya
Rasulullah bagaimana kita memahami
konsep
ini Masud tangkap Abbas Abbas
teriak-teriak kayak kesakitan gitu kan
tanya Abbas Hai Abbas Kenapa kau
teriak-teriak ini yang tangkap kok orang
kecil begini dia bilang demi Allah
tangan saya seperti mau patah gitu kan
padahal IBN Masud cuma pegang biasa
tangannya Mas Masud kecil dua tangan
Ibnu Mas'ud bisa memegang satu tangan
Abbas kesakitan
lalu kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kepada Ibnu Mas'ud Hai Ibnu
Mas'ud hati-hati jangan sampai kau
berpikir bahwasanya kau yang
menangkapnya itu adalah perannya para
malaikat Jadi Malaikat yang menangkap
itu yang membuat dia kesakitan malaikat
tapi kesannya kan
nangkap kita melihat selanjutnya
teman-teman sekalian beberapa
korban-korban atau korban-korban orang
kafir Quraisy di
Badar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
memerintahkan sahabat agar mengumpulkan
jenazah orang kafir kufar Qurais
tentunya ya setelah Abu Jahal jatuh
kemudian mereka diserang dengan dengan
kekuatan yang luar biasa tadi semangat
semua Ma mati syahid kocar-kacir nih
pada lari banyak korbannya yang sempat
lari ditebas dari belakang jatuh mati
nabi Sallahu Alaihi Wasallam Suruh
kumpulin semua
jenazanya kebetulan di situ ada sumur
kering enggak ada airnya Nabi Sallallahu
alaii wasallam mengatakan masukkan semua
jenazah mereka ke sumur itu
dimasukkanlah semuanya jenazah-jenazah
orang kafir tersebut Lalu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam melihat ke
arah tawanan ternyata di tawanan ada dua
orang dari orang yang masih hidup dari
tawanan Quraisy yang memang ini adalah
musuh terbesarnya Nabi Sallallahu alaih
wasallam waktu di Makkah dia adalah
annadr bin harit Masih ingat enggak
orang ini annadar bin harit ini
teman-teman yang pernah disewa oleh
Quraisy untuk cerita dongeng ya jadi
Setiap nabi ceramah dia juga dongeng di
sebelah untuk ngalihkan orang gitu dan
semua ayat yang turun berbunyi asatirul
aalin dongeng-dongeng Turunnya ke k
annadar bin harit Nabi Lihat D tawanan
ini orang ikut perang juga dari Makkah
itu yang pertama dan ini turun tujuh
ayat al-qur'an menyebutkan ya tentang
orang ini asatrul Awalin itu pada saat
dia mencela dakwah Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam ya dan dia sering
mengucapkan di Makkah dulu Muhammad
berbohong saya juga berbohong pilih aja
mana yang lebih bagus retorikanya
seperti itulah Ya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam menerangkan kepada para sahabat
ini orang perilaku ya di Mekah begini
begini begini begini kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam bunuh dia
orang ini enggak layak hidup ini orang
sudah hina Islam dulu halangi dakwah
Sekarang ikut keluar dengan baju
perangnya perang lawan muslimin
kebetulan ditawan kalau enggak dia akan
dikorbankan muslimin ini orang enggak
bisa di bukan cuma tawanan saja maka
para sahabat pun
membunuhnya lalu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam melihat ke arah yang lain ada
ubah bin Abi
muaid salah satu pimpinan Quraisy ubah
ini termasuk orang yang pernah membawa
kotoran hewan unta membuang di arah
kepala Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
atau nabi lagi sujud kotoran unta kotor
sekali jorok ini bau enggak benar gitu
kan sampai Fatimah datang dan
membersihkan badan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dari kotoran sambil
menangis gitu kan Yang jelas Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam lihat orang
ini lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengatakan Apakah kalian tahu apa yang
orang ini lakukan selama di Makkah ialah
yang telah menumpahkan di atas tubuh dan
kepalaku kotoran unta saat aku sedang
sujud menghadap Allah depan Ka'bah ini
perilaku berat ini nabi dihina saya
sudah masalah lagi sujud masalah lain
depan Ka'bah masalah lain kumpul semua
ini ya Ia juga pernah suatu hari saat
aku sedang sujud depan Kaabah ia
meletakkan telapak kakinya di Batang
Leherku pernah Nabi di waktu yang lain
selain lumpa kotoran juga Nabi lagi
sujud diinjak lehernya nabi dari atas
oleh ini orang ini bin Abi
Muid kemudian aku merasa seperti aku
akan mati karena enggak sempat melawan
orang Terinjak di sujud enggak mungkin
jadi Nabi Sallallahu Ali wasallam merasa
mengatakan sampai aku merasa aku akan
mati karena enggak bisa nafas diinjak
batang lehernya mendengar perkataan nabi
sallallahu alaihi wasallam maka seorang
sahabat nabi dan ini kita kalau hidup di
zaman itu teman-teman memang luar biasa
harusnya jeli ada sebagian sahabat jeli
sekali nabi sering memberikan isyarat
Siapa yang cepat dia yang dapat
pahalanya ya
jadi di sini pada saat nabi memberikan
menyebutkan keburukan orang ini
sebenarnya nabi sedang menyuruh
membunuhnya Tapi nunggu siapa yang mau
mengambil keputusan seorang sahabat dari
Ansar namanya alhim Bin Tsabit
radhiallahu Anhu alhim Bin Tsabit ini
berdiri langsung bunuh uqbah sudah tahu
ini perintah nabi jadi di sini juga
teman-teman sekalian saya sudah pernah
Bahasakan waktu kita Sebelum bahas
Perang Badar kalau kita Sedang membahas
tentang perilaku nabi di masa lagi aman
di kota Madinah dengan orang kafir
dengan para tetangga dengan nabi enggak
pernah berbuat kasar sama sekali tidak
pernah sama sekali tapi kita harus
bedakan antara perilaku ini dengan
perilaku di Kanca peperangan ini ada
bedanya nih karena Kanca peperangan
teman-teman beda sekali kasusnya adalah
kafir Harbi yang dihadapi orang kafir
yang sengaja keluar mau memerangi
muslimin kalau bukan mereka kalah mereka
akan habisin muslimin gitu loh makanya
perilaku mereka berbeda
G ini juga seperti saya bilang tadi
teman-teman sekalian jadi pelajaran di
sini Nabi Sallallahu alaii wasallam
kadang-kadang memotivasi Sahabat Untuk
sedekah misal Beliau mengatakan waktu
pernah ada orang masuk ke Madinah
kelihatan mereka sangat miskin kurus
wajahnya sampai hitam menghitam karena
susahnya enggak ada makanan panasnya
udara baju Mereka cuma kain yang diikat
nabi s wasam na mimbar lalu memotivasi
para sahabat sodekahlah sedekah itu
meredam rukahnya Allah sedekah itu tidak
mengurangi Har Har terus ni motivasi
sahabat sebelum orang-orang ini tiba di
masjid untuk membantu ada satu sahabat
yang memulai teman-teman sekalian
Keluarkan uang lalu taruh di depan Nabi
sallahui wasam Ya Rasulullah ini saya
dia memulainya maka kata para ulama
orang ini cerdas dengan dia memulai yang
lainnya pada ikut melakukannya maka dia
panen pahalanya dia panen pahala orang
yang mengikutinya
ubah sebelum dibunuh tadi oleh alhim
radhiallahu Anhu ubah berkata Mengapa
kalian harus Membunuhku sementara aku
termasuk salah satu tawanan kalian dan
tawanan kalian yang lainnya kalian
biarkan maka
P para sahabat menjelaskan bukankah kau
buat begini bukankah kau injak lehernya
nabi Bukankah kau pernah menuangkan
kotoran dijelaskan lalu kedua orang itu
pun yang akhirnya dia dibunuh oleh alhim
tadi kemudian kedua jenazah ini ikut
diseret dan dimasukkan ke dalam ke dalam
sumur
tadi semua jenazah kufar terkumpul di
sumur tersebut kecuali Umayyah bin
khalaf yang tadi dibunuh oleh Bilal
karena jasadnya waktu ditarik sudah
membusuk dan sebagian daging tubuhnya
berjatuhan sudah enggak bisa lagi maka
nabi su wasallam mengatakan Biarkan saja
dia Lalu para sahabat melempari dari
jauh dengan batu sampai batu itu memenuh
membentuk seperti kuburan dibiarkan saja
setelah itu nabi sahu wasallam menuju ke
sumur lalu bersabda Beliau berkata di
depan sumur Itu sumur yang ada jenazah
orang-orang
kafir mengatakan wahai Abu Jahal bin
Hisyam pimpinan mereka jadi nanti kita
akan Ceritakan bagaimana Matinya Abu
Jahal Ya tapi ini kita bahas
jenazah-jenazah mereka waktu sudah mati
Abu Jahal pun sekarang ini kita belum
bahas Bagaimana Abu Jahal proses matinya
di sini Abu Jahal sudah mati waktu sudah
mati dilempar ke sumur sama semua yang
lainnya kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam wahai Abu Jahal bin Hisyam
wahai utbah bin rabiah semua
korban-korban dan ini kepala-kepala suku
Makkah wahai syaibah bin rabiah wahai
Walid IBN utb wahai Abu bukht bin
Hisyam wahai ubaah bin Abi muaid wahai
nadar bin harit nabi Sebutkan satu
persatu nama mereka terus semuanya
disebut mungkin lebih dari 30 70 lebih
dari 70 orang semua disebutin lalu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam memanggil
mereka satu bersatu dan bersabda Apakah
kalian sudah mendapatkan menemukan apa
yang telah diancamkan oleh Tuhan
kalian sungguh aku telah menemukan apa
yang Tuhanku
janjikan sahabat diam waktu itu Umar Bin
Khattab di sebelah nabi bertanya ya
Rasulullah Bagaimana bisa anda mengajak
bicara
jenazah sementara mereka sudah membusuk
sudah mati kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam demi zat wahai Umar demi Allah
Ya maaf demi Allah wahai Umar sungguh
mereka lebih jelas mendengarkanku di
saat ini khusus saat ini Allah bukakan
untukku ini yang lain tidak di waktu ini
Allah telah membukakan untukku sungguh
mereka lebih men lebih jelas
mendengarkan perkataanku daripada engkau
mendengarkan perkataanku sekarang gitu
kan tapi mereka tidak bisa
menjawab dan ini sebuah mukjizat yang
lain yang diberikan oleh Allah subhanahu
wa taala kepada nabinya Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam untuk
menambah kehinaan orang-orang kafir itu
yang dulunya memerangi beliau Sallallahu
Alaihi
Wasallam di sini kita bisa renungi
teman-teman Bagaimana janji allah yang
luar biasa karena semua pimpinan
orang-orang kafir Quraisy mati waktu itu
semua pimpinan kafir Quraisy yang ikut
di bader mati semua enggak ada yang
pulang yang pulang cuma
prajurit-prajurit biasanya semua
pimpinannya puluhan orang semuanya mati
kepala-kepala sukunya semuanya mati
nanti kita lihat Setelah Perang Badar
tertinggal di Makkah Abu Sufyan karena
Abu Sufyan tadi Pimpin kafilah Jadi dia
yang sempat lolos tapi yang lain
semuanya mati dengan Abu Lahab yang Abu
Lahab kita bahas di awal perang Badr dia
tidak ikut tapi dia menyuruh seseorang
yang punya utang dengan dia untuk pergi
dan itu sebagai balasan hutangnya tapi
nanti kita Jelaskan bagaimana matinya
juga Abu Lahab di Makkah dan mati pas
setelah selesai Perang
Badar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengirim berita gembira ke Madinah
tentang kemenangan ini sementara di
Makkah orang yang pertama mendapatkan
berita kekalahan Quraisy adalah
seseorang yang bernama
haisuman bin Abdillah
al-khuza'i
haisuman bin Abdillah alkhuzaai ini pada
saat dia masuk Makkah
masyarakat Makkah bertanya tentang
berita peperangan di di Badr karena haan
ini sempat hadir sempat hadir di Badr
dan dia melarikan diri dia melarikan
diri kemudian dia orang pertama tiba di
Makkah karena pasukan sudah kocar-kacir
pada pulang semuanya waktu dia masuk
masyar makka tanya tentang peperangan
Badar pada saat itu dan mereka sama
sekali tidak berpikir kalau Quraisy
dikalahkan dengan 1000 pasukan mereka
sudah dapat informasi muslimin cuma 300
ini pasukan perang lengkap mereka cuma
tadi muslimin keluar untuk ngejar
kafilah tidak dengan perlengkapan perang
yang yang seperti mereka gitu kan
tiba-tiba mereka kaget Hay Suman
menjawab telah terbunuh Abul Hakam bin
Hisyam Abu Jahal ya karena orang Makkah
panggil dia Abu
Hakam telah terbunuh Abul bukhturi
terbunuh Uba terbunuh syaiba lalu dia
Sebutkan semua nama-nama pimpinan
Quraisy yang mati mereka menyaksikan
untuk kematian di medan perang
orang-orang semua tidak percaya ini
karena semua pemimpin mereka dianggap
mati terbunuh Masa sih enggak mungkin
Safwan Bin Umayyah bin khalaf Umayyah
bin khalaf tadi yang dibunuh oleh Bilal
anaknya namanya Safwan ini nanti
menggantikan
ayahnya memimpin e Makkah ya memimpin
kafilahnya dia memimpin kabilahnya dia
sukunya
dia saat itu dia sedang duduk dekat
Ka'bah karena tidak percaya ia berkata
kepada Quraisy tanyakan tentang aku
hauman ini waktu dia keluar perang ke
Badar dia tidak tahu kalau aku ini ikut
atau tidak Coba tanya Bagaimana
keadaannya
Safwan kalau dia bilang betul Safwan ada
di Makkah berarti dia jujur tapi kalau
dia bilang Safwan juga mati terbunuh
berarti dia bohong karena semua pimpinan
Quraisy dianggap mati pada saat itu
waktu haisuman ditanya haisuman jawab
jelas Safwan ada dekat Ka'bah dia enggak
ikut berperang maka orang Makkah
akhirnya pada saat itu mulai percaya
kalau ini terjadi kekalahan dan mereka
akhirnya lebih yakin lagi
setelah seluruh sisa pasukan kembali
masuk Makkah dengan luka-luka dengan
semua menyampaikan berita yang sama maka
akhirnya mereka yakin dengan kejadian
kekalahan
tersebut kita masuk juga dengan kisah
atau kasus Abu Sufyan dan meninggalnya
Abu Lahab ya setelah kasus Badr maka
yang tertua
di Setelah Perang Badar dan kalah
orang-orang kafir Quraisy di Makkah
tertinggal yang dituakan cuma tinggal
Abu Sufyan dan Abu Lahab
ya maka penduduk banyak sekali yang
menghormati Abu Sufyan karena dianggap
dia orang yang memiliki suara
yang keras hartanya banyak dan
mengalahkan Abu Lahab dan Abu Lahab
punya kisah sendiri nanti Abu Lahab
sudah mati Beberapa hari kemudian Abu
Lahab meninggal dunia pada saat
itu Abu Sufyan dia tahu orang-orang lagi
pada sedih semuanya dan dia tahu pasukan
ini ini keluar Justru untuk membela
kafilah yang dia Pimpin maka Bagaimana
caranya dia bilang jangan ada yang
bersedih jangan ada yang menangis serta
berduka juga jangan ada yang menebus
tawanan gak usah ada yang tebus
tawanannya sampai akhirnya muslimin
tambah senang nanti dan tamak terhadap
kita saya akan bentuk pasukan dan akan
menyerang
nanti dan Abu Sufyan betul melakukan itu
karena nanti dia bentuk pasukan di tahun
3 Hijriah 1 tahun setelah Badar terjadi
perang Uhud dipimpin oleh Abu
Sufyan sementara Abu Lahab gara-gara
statement dari Abu Sufyan orang-orang
Makkah mulai agak reda sedikit sedihnya
lalu mereka mulai berkumpul diita Abu
Sufyan apa yang kita harus lakukan baik
kumpulin duit kumpulin kekuatan latih
militer segala macam Berapa waktu
kemudian kita akan nyerang jadi tahun
depannya mereka menyerang sementara Abu
Lahab punya kisah sendiri dia duduk di
dekat Ka'bah waktu itu tepatnya di
majelis majelis di sebuah e depan
halaman rumah rumahnya Abbas Abbas kan
ditawan nih lagi D tadi di
Madinah kebetulan waktu itu ada istrinya
Abbas diberikan julukan dengan Ummu fadl
Ummu fadl istrinya
Abbas waktu
itu Abu Lahab sengaja datang ke majelis
itu di depan halaman rumahnya Abbas ada
tempat duduk dan dia tahu Abbas juga
termasuk berita ditawan dia mau dapat
informasi dari istrinya Abbas apa sih
benarbenar terjadi Benar enggak mati
pemimpin quraisyi saya masih belum
percaya gitu lalu kemudian datang dia
Abu Lahab ke majelisnya karena Abu Lahab
dengan Abbas kan saudara pamannya Nabi
dua-dua ya Jadi ini dia datang ke rumah
adiknya Abbas dan dia sedang bertemu
dengan istrinya Abbas Berarti adik
iparnya
dia di sekitar majelis tersebut ada
seorang yang sedang menjelaskan kejadian
perang badar dan pada mereka Eh pada
pada pada Ummu fadal dengan beberapa
teman ee keluarganya Lagi duduk e orang
ini Kebetulan ikut waktu itu Perang
Badar jadi dia menceritakan begini
terjadi begini terjadi begini
terbunuhnya begini terbunuh diceritan
semua sama gamblang Abu Lahab sempat
bertanya siapa di antara muslimin yang
paling menyusahkan kalian di medan
perang Orang itu berkata seseorang yang
meletakkan bur bulu merpati burung
merpati di dadahnya dan ini adalah
Hamzah bin Abdul Muthalib ya maka dia
berkata Ya seseorang yang meletakkan
bulu merpati burung merpati di dadahnya
lalu orang-orang pada bertanya lagi
kepada dia siapa yang itu siapa kau
kenal orangnya kata dia tentu saja salah
satu pimpinan Mekah yang sudah masuk
Islam Hamzah bin Abdul Muthalib artinya
dia bilang kepada Abu L
Resume
Read
file updated 2026-02-13 12:49:42 UTC
Categories
Manage