Dosa-Dosa Besar #46 – Meratapi Dan Menampar Pipi Saat Musibah Kematian
gXOY430Jvs0 • 2017-03-02
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh waaikumsalam warahmatullahi
wabakuh Alhamdulillah selalu saja kita
memuji Tuhan kita Allah sebagaimana Ia
telah memerintahkan kepada kita dan
untuk mengejar target agar segera
kebutuhan kita dipenuhi olehnya karena
kalimat ini dikenal dengan syukur yang
berarti segala nikmat akan ditambahkan
dan dijaga oleh Sang Pencipta Allah juga
kita panjatkan salam hormat kita salam
selawat dan Taslim kepada manusia
terbaik yang telah diperintahkan oleh S
Pencipta Allah untuk mengucapkan salam
hormat kepadanya Maka sebagai orang yang
beriman sangat wajar kalau kita selalu
mengucapkan selawat dan Taslim kepada
nabi besar Muhammad sallallahu ala alihi
wasahbihi
wasallam seperti biasa saudaraaku Iman
melanjutkan bahasan alkabair atau
dosa-dosa besar yang ditulis imamzahabi
dan malam ini kita masuk dosa besar
ke-46 masalah meratapi dan menampar pipi
saat musibah kematian
menimpa atau yang dikenal dengan niahah
dalam istilah hadis
anniah Seperti biasa saya akan berikan
kronologisnya terlebih dahulu menjadi
sunatullah sudah sering saya ucapkan
kalimat ini segala sesuatunya
berpasang-pasangan dan ini harus tidak
bisa Bisa tidak kita enggak bisa lepas
darinya sebagaimana saya Bahasakan
adanya sudah sering saya Bahasakan
adanya pagi dan malam Misalnya ini
enggak mungkin terpisah memang sudah
begitu ciptaan Allah dan pada saat sudah
ditentukan seperti ini maka akan ada
masa yang telah Allah Tentukan
juga begitu pula dengan
adanya lapar dan kenyang misalnya memang
berpasang-pasangan kemudian ada
laki-laki dan perempuan ada kuat dan ada
sehat dan sakit ya Ada sedih dan senang
memang ini
berpasang-pasangan dan pasti seseorang
di antara kita akan melalui keduanya di
setiap dalam kehidupan kita tidak
mungkin tidak enggak ada orang sampai
mati dia siang
terus kalau dia memang masih ada umur
pada hari itu dia akan dapatkan sampai
malam tidak ada orang sehat terus pasti
dia akan sakit tidak ada orang senang
terus dia pasti akan sedih gitu kan tapi
menjadi sunatullah semua yang merupakan
hal-hal yang tidak disukai oleh manusia
itu atau dalam bentuk bahasa kita cobaan
jauh lebih sedikit dibandingkan
kenikmatan seperti misal sehat dan sakit
pasti lebih banyak Sehatnya daripada
sakitnya lapar dan kenyang pasti lebih
banyak kenyangnya daripada laparnya
terbukti kalau kita makan misalnya satu
piring nasi kita bisa bertahan laparnya
sampai sekian jam Padahal tadi kita
lapar cuma sekian menit jadi pasti yang
berupa cobaan lebih sedikit gitu kan
maka yang merupakan nikmat jauh lebih
banyak ini
sunatullah kita akan bahas salah satu
substansial daripada sunatullah ini
adalah masalah senang dan sedih senang
dan sedih teman-teman sekalian kita
dibolehkan dalam Islam untuk senang
bergembira bahkan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam seringki dikatakan dalam hadis
kalau menerima berita gembira beliau
sujud syukur kepada Allah beliau sujud
syukur sampai ada dikenal dengan sujud
syukur artinya berterima kasih pada
Allah satu sisi sisi yang lain Baginda
Nabi Sallahu wasallam sudah menyampaikan
kepada kita seperti hadis bahasan dosa
besar ke-46 yang terakhir kita mengata
yang kita bahas adalah hadis
diriwayatkan Abu Daud dan disahihkan
oleh Beliau Janganlah seseorang
menyampaikan sesuatu kepadaku tentang
sahabatku karena saya suka sekali keluar
menemui mereka dalam keadaan saya
memiliki hati yang selamat artinya Saya
gembira Saya senang bertemu dengan
mereka jangan ada yang gosipin
teman-teman saya
nih berarti sisi yang lain nabi sahu
wasallam suka dengan embaan gitu kan
sisi yang lain doa Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Di anaranya Doa Yang
Mulia yang teman-teman saya harapkan
dihafal sebelum kita salam maka ada Doa
Yang Mulia
allahummaib Ya Allah dengan ilmumu yang
kau kuasai gaib wratika alalq dan
kemampuanmu dalam menguasai seluruh
makhlukmu
maimir hidupkanlah aku selama kehidupan
baik untukku
watwa wair dan wafatkanlah aku seandya
kematian lebih baik atau kfatan itu
lebih baik
bagiku ya Ya Allah aku minta kepamu Ya
Allah aku minta kepadaMu agar aku selalu
khusyuk tunduk ya
konsentrasi dalam beribadah kepadamu
dalam keadaan aku
lagihatun sak yaangbi se itu
danoga aku selalu mengucapkan kebenaran
dalam kondisi aku emosi atau aku lagi
senang tidak
emosianut aku kep keseder keadaan aku
kaun aku
miskaksiah akuohon ya allahik yang
terputus kata Sebagian ulama hadis
adalah kegembiraan yang tidak pernah
terputus wa asaluka quratu Ain laanqti
dan aku minta kepadaMu segala sesuatu
yang selalu menyujukkan hati dan
menyujukkan mata yang tidak pernah juga
terputus jadi ini kalimat-kalimat yang
luar biasa Bagaimana Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam ajarkan kepada kita doa
di mana kita selalu disuruh gembira gitu
kan jadi keliru kalau ada orang
mengatakan Islam itu agama sedih orang
kalau senyum orang kalau ketawa orang
kalau bergembira berarti dia lupa dengan
akhirat tidak sama sekali enggak bedakan
antara gembira dengan tetawa
terbahak-bahak ya karena ketawa
terbahak-bahak teman-teman yang
melampaui batas memang ada larangan bisa
mematikan hati dalam hadis dikatakan
tapi kalau orang gembira senang dia
gembira dengan pelayanan istrinya Dia
gembira dengan naungan suaminya Dia
gembira dengan anak-anaknya yang lucu
misalnya dia gembira dengan pekerjaannya
Dia gembira dengan orang tuanya masih
bisa dia baktii Dia gembira dengan
sahabat-sahabatnya gembira dengan
sekolahnya gembira dengan pakaiannya
gembira dengan apa saja dalam Islam itu
boleh gitu kan dianjurkan itu makanya
doa tadi Mulia sekali waaluka naiman laf
waalukanq ya Allah aku nikmat yang tidak
minta nikmat yang tidak pernah terputus
dan sesuatu yang menyejukkan mata dan
hati yang juga tidak pernah terputus
waq dan aku minta kepadaMu keridaan
setelah
keputusanmu
Wais dan aku memohon kepadaMu juga
kehidupan yang Tam setelah
kematian dan aku memohon kepadu Ya Allah
AG bisa merasakan nikmatnya melihat
wajahmu yang mulia ya tanpa ada fitnah
dan tanpa ada
cobaan jadi ini termasuk doa-da yang
mulia berarti nabi wasam sej syukur nabi
Sallahu Alaihi Wasallam mengajarkan doa
untuk bergembira gitu kan juga ada hadis
yang mulia yang menyebutkan kalau Allah
gembira misalnya had Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Sesungguhnya Allah
sangat gembira dengan Taubat
hamba-hamb-anya Misa hadis yang lain
dikatakan Allah tersenyum tertawa
melihat dua orang yang
saling bunuh-membunuh kemudian keduanya
masuk ke dalam surga lalu kata para
sahabat Bagaimana ceritanya ya
Rasulullah bagaimana bisa terjadi kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam seorang
muslim dibunuh oleh seorang kafir di
Kanca peperangan maka mati syahidlah si
Muslim masuk surga lalu enggak lama
kemudian si kafir dapat Hidayah dia pun
ikut berperang dia juga mati Sahid maka
yang pertama muslim yang terbunuh dan
orang kafir yang masuk Islam juga
terbunuh dua-duanya masuk ke dalam surga
tapi saksi bahasan Allah gembira melihat
itu Allah tersenyum jadi ada kegembiraan
teman-teman dan kita tahu janji-janji
Allah di dalam masalah surga misalnya
semuanya sesuatu yang menggembirakan kan
istana yang mewah baju yang mewah
makanan yang luar biasa umur yang tidak
pernah lagi ada habisnya enggak ada
buang air besar enggak ada buang air
kecil semuanya
kegembiraan dan para ulama menukil
kepada kita perkataan bagi orang-orang
beriman memang ada kegembiraan dalam
hatinya dalam arti kata gembira ini
senang tentram dalam keadaan dia susah
atau dia senang dia selalu saja
tentram sampai Ibnu Taimiyah
rahimahullah mengatakan kalau seandainya
raja-raja yang kafir itu mengetahui
bagaimana ketentraman hati kami dengan
keimanan ini maka pasti mereka akan
cemburu dan mereka akan membelah
dada-dada kami untuk merebut kegembiraan
itu jadi memang ada kegembiraan bagi
orang orang beriman jadi Sekali lagi
teman-teman saya ingin mendobrak sebuah
pemahaman kalau orang mulai iltizam
mulai ke agama Ya mulai ikut pengajian
mulai tutup aurat yang rapi mulai
meninggalkan hal haram berarti dia sedih
Enggak keliru itu sama sekali tidak
justru sekarang Antum punya kegembiraan
yang sebenarnya ya kegembiraan yang
abadi Kenapa karena kita kalau dapat
nikmat kita bersyukur kalau kita dapat
cobaan juga kita bersyukur tetap kita
jalani itu kegembiraan seb sebenarnya
puncaknya di situ puncaknya di situ baik
sekarang kita bicara tadi masalah senang
dan gembira dalam Islam sekarang ada
juga lawannya sedih ada saatnya orang
sedih memang begitu gitu seperti misal
contoh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
pernah pada saat meninggal Ibrahim
anaknya itu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam menangis waktu menangisnyaan
air mata maka para sahabat tanya ya
Rasulullah Apakah apa ini Bukankah Anda
melarang kami Ni yahah enggak boleh
nangis-nangis menyesali kematian gitu
kan yang akan kita bahas nanti kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ini bukan
niahah ini bukan menyesali tapi ini
rahmat Allah yang Allah masukkan ke
dalam hati hamba-hambanya berarti Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam pernah sedih
gitu kan tapi sedih yang wajar Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tidak
pukul-pukul badan tidak teriak-teriak
tidak mendoakan buruk buat diri tapi
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sedih
niatnya Sin air mata waktu meninggal
Khadijah radhiallahu anha dikenal dengan
tahun kesedihan
karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
merasa kehilangan
istrinya sampai akhirnya Allah subhanahu
wa taala hibur Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dengan menikahnya setelah itu
dengan Sauda dan Aisyah radhiallahu
anhunna kemudian juga kejadian masuk
Islamnya jin nusaibin dan juga kejadian
Isra dan mraj tapi nabi su Ali wasallam
pernah sedih Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Pernah Sedih juga pada saat
meninggal pamannya Abu Thalib dalam
keadaan kafir maka beliau Sedih sampai
turun firman Allah subhanahu wa taala
audzubillahim minasyaitanirrajim innaka
la tahdi Man ahbabta walakinallah Yahdi
Man Yasya Sesungguhnya kau tidak tidak
bisa memberikan Hidayah Siapa yang kau
inginkan Hai Muhammad tapi Allah berikan
Hidayah siapapun yang dia inginkan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam pernah sedih
waktu melihat Hamzah terbunuh di Perang
Uhud beliau Sedih sampai kata para
sahabat kami tidak pernah melihat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam menangis
seperti menangisnya pada saat melihat
jenazah Hamzah radhiallahu Anhu karena
semua darah hidungnya dipotong dadanya
dibelah segala macam sedih gitu kan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam pernah sedih
waktu beberapa puluh orang sahabatnya
hafal Quran dibunuh oleh berkhianatnya
Suku Arab sampai Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam berdoa sebulan untuk mereka
supaya hancur gitu kan supaya Allah
hukum Berarti ada kesedian kesedihan
gitu kan ada dan ini sunatullah tapi
saya bilang tadi teman-teman dalam
kehidupan seorang mukmin kegembiraan
lebih banyak daripada kesedihan
sebagaimana sehat lebih baik daripada
sakit sebagaimana kenyang lebih banyak
daripada lapar tapi ada ini sunatullah
berarti akan kita lalui nah orang yang
paham ini dia akan mudah untuk melalui
kehidupannya dia akan mudah karena dia
tahu ini adalah sebuah sistem yang akan
berlalu hanya saja dalam menghadapi
sedih itu teman-teman kita enggak boleh
Berlebihan enggak boleh berlebihan ada
orang sampai berhari-hari kita lihat
misalnya kematian contoh kematian
takziah dalam Islam 3 hari Enggak boleh
lebih daripada itu perintah nabi
sallallahui wasallam 3 hari beliau
lakukan beliau bertziah ke rumahnya
Jafar radhiallahu Anhu pada saat mati
syahid di perang MTA 3 hari gitu kan
beliau nyuruh para sahabat untuk
mendatangi rumahnya Hamzah pada saat
terbunuh di Perang Uhud 3 hari jadi 3
hari memang gitu kan berarti gak boleh
lebih lebih apa kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam tidak halal bagi dari
sisi lain ya tidak halal seorang muslim
memusuhi saudaranya bersedih sedih
bermusuhan lebih dari 3 hari perhatikan
ada batasan di sini kan tidak boleh
lebih daripada 3 hari Berarti sedih
tidak boleh berlebih-lebihan teman-teman
sekalian dari sisi waktu misalnya ya
karena saya pernah bilang nanti akan
kita bahas salah satu dosa besar kita
tidak bolehnya putus asa enggak ada
putus asa enggak ada dendam enggak ada
sangka buruk dalam Islam itu dalam kamus
Bena Antum hapus semuanya mulai hari ini
enggak ada putus asa gagal mulai lagi
gagal mulai lagi Muhasabah apa yang jadi
masalah Allah akan bukakan nanti enggak
ada putus asa gitu kan enggak ada sangka
buruk semua sangka baik harus sangka
baik karena kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Hati hati dengan sangka buruk
karena dia sedusta-dusta pernyataan gitu
kan tidak ada dendam Orang sudah minta
maaf selesai urusan bersihkan hati kita
itu yang penting untuk digaris
bawahi salah satu yang mesti dipahami
masalah kesedihan yang paling Memukul
orang biasanya selain perceraian
misalnya adalah kematian kematian ini
Puncak daripada banyak orang sedih
apalagi orang yang dia cintai ya
meninggal orang tuanya meninggal anaknya
meninggal pasangan hidupnya maka
perangkat untuk membuat tidak sedih
adalah yang pertama pahami itu adalah
takdir Allah sunah Ah ada hidup ada mati
pasti dia mati sekarang atau nanti mau
kita berhasil misal ada orang mati
tabrakan kita mengatakan coba Seandainya
saya temani dia naik mobil atau saya
setirkan mobilnya atau atau Ini semua
tidak bisa dibahas dalam dalam Islam
enggak ada lagi kalau sudah terjadi
enggak bisa lagi kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam jangan buka pintu-pintu
kalau seandainya karena itu membuka
pintu setan paham itu ada takdir Allah
di situ dan Allah sudah tentukan mau dia
sehat mau dia sakit dia akan mati pada
saat itu itu dulu poin kedua teman-teman
Dalam Islam kita ini Bahagianya
gembiranya kenapa Karena kalaupun ada
orang yang kita cintai meninggal dunia
dia hanya mendahului kita menuju ke
akhirat bukan dia hilang gitu kan
sekarang orang tua kita meninggal kita
terpisah sementara waktu dunia tapi
jangan lupa dia telah mendahului kita
justru ke negeri yang abadi itu
keyakinan seorang mukmin dan semua kita
beramal di dunia ini untuk targetnya di
sana maka dia lebih dulu pahamin poin
ini sehingga kita tidak usah berlebihan
dalam bersedih gitu kan ini penting
kemudian yang ketiga teman-teman
sekalian ada larangan dalam Islam untuk
berlebih-lebihan dalam bersedih dan itu
bahasan kita pada malam ini seperti
misal orang niahah niahah ini
nampar-nampar muka kan gitu tarik-tarik
rambut ya teriak-teriak histeri pada
saat ada kerabatnya meninggal dunia atau
mungkin bahkan dia mengucapkan kalimat
Kenapa dia yang mati Bukan saya misalnya
atau apalah kalimat-kalimat yang dia
ucapkan ini semua tidak boleh bukan cuma
tidak boleh ya tapi dosa
besar dosa besar makanya bahasan kita
masalah itu niaha dosa besar
berlebih-lebihan dalam bersedih seperti
tadi saya bilang niaha rinciannya adalah
tampar muka pukul badan tarik rambutlah
sobek-sobek baju gitu-gitulah ya Atau
mungkin bahkan dia sampai digoda oleh
setan dia bahkan sengaja juga bunuh diri
Ini semua adalah niaha yang diharamkan
dalam agama Islam dan ingat dosa besar
jangan berlebihan supaya tidak sedih
berlebihan ketahuilah itu takdir Allah
dan dia sedang mendahului kita ke
akhirat kita akan ketemu kok Yang
penting tiketnya sama iman dan amal
saleh itu yang penting kalau tiketnya
beda tujuan ini baru masalah ini karena
di akhirat cuma surga dan neraka ini
tiketnya Iman amal saleh ini tiketnya
maksiat dan kufur pilih yang mana
tiketnya kalau ini sama insyaall akan
sama-sama di sana dan kita Yakin sekali
dengan masalah itu karena ini rukun iman
kita kita akan lihat Bagaimana larangan
Baginda Nabi wasam berlebihan dalam
masalah bersedih dan Puncak sedih memang
pada saat seseorang yang kita cintai
meninggal hadis pertama diangkat oleh
imamull hadiwayat imam
muslim ada maka akan menyebabkan
kekuuran kata Sebagian ulama had
maksudnya adalah mencapai tingkat kadar
dosanya
kufur Bukan dia keluar dari Islam ini
seperti statementnya Abdullah bin
umaradah
kufrunfrin maksudnya sampai pada tingkat
kadar besarnya dosa kufur tapi belum
sampai kafir Kara Karang digunakan juga
dalam bahasa Arab ya Mak Diat was jika
ada pada manusia maka akan menyebabkan
kekufuran maksudnya dia akan sampai pada
kadar dosa
kekufuran yaitu menghina nasab menghina
jalur nasabnya sendiri nanti akan ada
bahasan sendiri itu tentunya dan yang
kedua meratapi mayit ini yang tadi saya
bilang meratapi adalah tadi pukul-pukul
badan tarik rambut apa dia mengucapkan
kalimat-kalimat buruk buat dirinya
sendiri buat keluarganya ini semua
adalah meratapi namanya dan ini berarti
dosanya sampai pada tingkat
kekufuran yang kedua dalam hadis riwayat
Muslim yang lain kata Baginda Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam annaihatu
lam tatub ulbisat diram min jarab
wasbalan min qatirani
yaumalqiamah orang yang meratapi mayit
apabila tidak bertaubat Sebelum
meninggal niscaya kelak pada hari kiamat
akan dibangkitkan dengan mengenakan
jubah yang terbuat dari aspal panas dan
baju besi yang berkarat Kenapa kok
begitu tegas teman-teman sekalian karena
Allah yang menciptakan kita sudah tahu
enggak usah kamu
berlebih-lebihan setan akan tunggangi
kesedihanmu yang berlebihan itu setan
itu teman-teman paling suka kita sedih
berlebihan kita sangka buruk yang
berlebihan ya kita dendam itu paling
suka dia putus asa merasa kita enggak
bisa lagi bekerja enggak mungkin kan
gitu hati-hati teman-teman pernah ada
sahabat nabi lagi sakit keras orang tua
apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
la B tahur Insyaallah Enggak apa-apa ini
akan jadi pembersihan dosamu kok apa
orang itu bilang orang tua Dia bilang ya
Rasulullah Bagaimana bisa orang Setua
aku bisa sembuh dari penyakitnya apa
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kalau gitu seperti yang kau ucapkan k
tadi saya doain kebaya kalau enggak mau
nah sekarang terserah kamu deh mau doa
buruk Ya silakan akhirnya nya orang itu
betul-betul tidak sembuh gitu kan jadi
sini teman-teman perkataan baik dari
kamus benak kita ini semua teman-teman
hapus statement atau pernyataan buruk
enggak ada sudah dalam Islam dalam hadis
yang lain kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Saya tidak suka dengan putus
asa enggak boleh ada umatku putus asa
tapi saya suka
alfa'al maka para sahabat mengatakan Ya
Rasulullah Apa itu alfa'al kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam kalimat
optimis bisa mampu ya selalu kita
ucapkan teman-teman jadi jangan bilang
saya enggak bisa anak saya kayaknya
enggak sembuh istri saya kayaknya enggak
bisa baik suami saya kayaknya susah
berubah ini jangan diucapin ini kamus
Antum Buang semua itu caranya adalah
Insyaallah dia baik Insyaallah dia
berubah Insyaallah nanti rezeki saya
terbuka Insyaallah saya bisa menjadi
orang kaya Insyaallah saya bisa menjadi
orang sukses selalu begitu dan itu jadi
doa itu jadi doa jelas ya jadi hati-hati
dengan kalimat-kalimat seperti ini nah
kebanyakan orang putus asa Maaf orang
meratapi mayit begini akhirnya diucapkan
kalimat-kalimat yang buruk padahal Allah
sudah suruh kita berbuat baik bersangka
baik orang yang mati pun hanya
mendahului kita saja dan Allah lebih
sayang dengan dia kok sekarang
teman-teman apa andil Antum di orang tua
Antum atau apa andil Antum di anak-anak
anak kita lahir ya wajahnya begitu ya
kulitnya begitu ya sudah terima itu
anakmu kita lahir ini orang tua kamu ini
ibu kamu kamu kita enggak bisa milih ini
ibu kamu ini Ayah kamu enggak bisa kita
milih apa andil kita di mereka kita
seperti sem masuk sebuah sistem ini anak
ini ayahmu kan gitu tidak ada andil kita
sama sekali bahkan di diri kita sendiri
kita enggak ada andil apa andil kita
diselai rambut kita engak ada kita bisa
buat rambut kita tumbuh enggak bisa
enggak bisa sama sekali enggak ada andil
ada andil kita di satu gigi kita enggak
ada andil sama sekali enggak ada andil
satu hel bulu hidung satu kuku enggak
ada sama sekali atau sedikit potongan
kulit kita sama sekali enggak ada
berarti Allah pencipta kita lebih tahu
teman-teman sekalian makanya dia larang
dan umumnya kata para ulama larangan
larangan yang tegas dari Sang Pencipta
Allah karena Allah sangat tahu itu akan
membinasakan hambanya maka dia larang
dengan
tegas seperti kasus masalah ini ya Jadi
tidak bolehnya orang berlebihan dalam
meratapi mayit karena memang dia sudah
menuju ke Tuhannya sekarang kamu lakukan
kalau ada masalah dalam Islam solusi
masalah solusi jangan pikir lagi kenapa
terjadi rumah terbakar solusinya apa
siram telepon PAM kebakaran jangan
teriak rumah hangus suara habis gitu kan
Lah iya enggak ada gunanya Apa solusinya
kita Ban mobil pecah ban motor pecah
solusi apa enggak usah tatap dulu bannya
Kenapa pecah Kenapa sudah langsung
solusi selesai cepat kan gitu seperti
ituah dalam Islam memang kalau terjadi
sudah selesai apa jalan keluarnya apa
masalahnya nanti jangan terjerumus lagi
Iya tapi sudah terjadi baju kita
terlanjur kepercik air sudah ini
kepercik solusinya Apa Untuk apa kita
bahas lagi kalau seandainya saya tidak
lewat di situ kalau mobil itu tidak
lewat ini kalau seandainya membuka pintu
setan solusinya apa selesai ya Jadi
enggak usah ratapi enggak usah masalah
terlalu lama panjang ke belakang
ini juga Nabi sahui wasallam mengatakan
di dalam sebuah hadis yang
sahih hadis ini diputut nomor t di situ
ada diriwayatkan Imam Bukhari dalam
kitabul janaiz dan imam muslim dalam
kitabul iman Lais
Minah Bu termasuk golonganku kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam bukan umatku
orang yang menampar pipi merobek pakaian
dan memanggil-manggil dengan panggilan
jahiliah kata para ulama hadis panggilan
jahiliah adalah Kenapa dia mati kenapa
saya tidak dia orang baik dia begini dia
begitu penyesalan terhadap kematian
orang itu padahal biar dia nangis biar
dia korbankan apapun tidak akan pernah
hidup selesai urusannya meang udah
saatnya ajalnya datang Terimalah itu
gitu kan belajar menerima itu
teman-teman sekalian dan kaidah Syari
yang pernah saya jelaskan jadikan
prinsip hidup di dalam tubuh kita ada
dua perangkat yang berpengaruh perasaan
dan akal perasaan harus tunduk dengan
akal dan akal harus tunduk dengan
syariat perasaan kita sedih kalau
keluarga kita meninggal hadapkan dengan
akal ini sudah meninggal Oh ini berarti
akal kita akan memberikan jalan itu
sudah mati enggak bisa ngomong lagi
hukum apalah dikubur setelah selesai
akal akan berikan kita banyak opsi lalu
kemudian akal dikontrol oleh syariat
akal dikontrol oleh syariat syariat akan
memandu kita Oh ternyata dia cuma pindah
alam kita akan ketemu yang penting
tiketnya sama dan dan dan yang sudah
saya jelaskan tadi jadi dilarang oleh
Nabi Sallallahu alaii wasallam di sini
Kebanyakan orang di sini menampar pipi
merobek pakaian terjadi pada kaum wanita
kata ulama terjadi pada kaum wanita dan
ini memang hadis-hadis ini keluar di
Madinah pada saat ada beberapa orang
wanita melakukan ini mereka
menampar-nampar pipi mereka merasa
kesedihan merobek baju yang
berlebihan makanya hikmah Syari wanita
boleh mensalati jenazah tapi tidak boleh
Mengantar ke kuburan ziarah kubur nanti
setelahnya boleh tapi mengantar jenazah
enggak pernah terjadi di zaman Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ini wanita
ikut ngantar jenazah itu enggak
dibenarkan wanita banyak menunggu di
rumah salat di jenazah di rumah mungkin
setelah itu enggak ada yang ngantar
kuburan karena mereka nanti lihat di
kuburan keluarganya diturunkan dan
seterusnya jadi masalah gitu kan jadi
masalah buat dia karena terbawa dengan
perasaannya tentu Ini teman-teman adalah
sebuah ibarat dari Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam kata para ulama dan
masuk di dalamnya semua yang menyerupai
perbuatan ini kan tadi tampar pipi
merobek baju gitu kan masuk dalamnya apa
saja orang yang menarik rambutnya
misalnya orang mencakar badannya apalah
perilaku dia ya Atau mungkin dia memukul
anaknya karena dia menganggap dia sedih
berlebihan ini semua masuk dalam
larangan dan ingat ada ancaman sini
bukan golongan kami dan ini kalimat
sangat bermakna artinya bukan kaum
muslimin plus lagi teman-teman di hadis
selanjutnya riwayat Bukhari dalam
kitabul janaiz dan imam muslim dalam
kitabul janaiz juga ternyata niaha kita
kesedihan kita yang berlebih-lebihan
tadi menampar pipi menarik merobek baju
menarik rambut ini menyiksa si mayit
menyiksa si mayit gitu kan allahuam
Bagaimana siksaannya apakah Allah
datangkan siksaan untuk dia atau justru
dia merasa sedih karena memang mestinya
kau daripada nangis-nangis ha keluargaku
yang meninggal doain saya istigfar saya
lagi butuh amal saleh bukan kok
nangis-nangis enggak ada gunanya kamu
sedih Saya juga tidak dapat apa-apa
hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
yang berbunyi Innal mayyita yuadzabu Fi
qobrihi Bima Niha
Alaihi Sesungguhnya orang seseorang atau
seorang mayit akan disiksa dalam
kuburnya disebabkan ratapan untuknya
jadi sabda Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ini ulama mengatakan ada dua
bisa bermakna memang ratapan keluarganya
pukul-pukul badan tarik rambut segala
orang si mayit diis gara-gara
itu apa relevansinya ya relevansinya dia
harus Ingatkan keluarganya masing-masing
kita harus belajar agama dan harus tahu
kalau ratapan akan menyiksa saya pada
saat mati jangan ratapin saya sendi
boleh tapi jangan berlebihan seperti
itulah makna yang lainal si mayit DII
tersiksa bukan secara hukumanu kan siksa
Kenapa kok kerabat saya ini pada
menangis-nangis pada robek-robek baju
daripada itu lebih baik bertobat
beristigfar untuk saya ngirimin apalah
pahala yang bisa didapatkan seperti
itulah mestinya gitu kan lalu kata imam
adzahabi dan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam berlepas diri dari perempuan
yang berteriak-teriak menangis perempuan
yang menggunduli rambutnya dan perempuan
yang merobek-robek bajunya saat tertimpa
musibah dan ini diriwayatkan oleh Imam
Bukhari riwayat ini dalam kitabul janaiz
juga imam muslim dalam secara mausul
dalam kitabul iman ya dalam hadis itu
dikatakan asaliqah alhaliqah asyaqqah
tapi di sini di buku kita tidak ditulis
bahasa Arabnya Ya Nabi Sallallahu Al
wasallam melaknat wanita wanita yang
menjerit-jerit ketika ditimpa musibah
dan mengacau ya atau ada mengalami
kekacauan atau wanita yang menggundur
rambutnya ketika mendapat musibah dan
wanita yang merobek-robek bajunya ini
ini kita lihat banyak sekali Indonesia
ada gitu Ada orang wanita yang sedih
maka dia gundur rambutnya gitu kan dan
Ini semua tidak dibolehkan apalagi
memang wanita tidak boleh menggundul
kepalanya yang boleh hanya satuatunya
pada saat bayi baru lahir selain
daripada itu tidak ada menggundur rambut
tidak ada menggundur rambut setelah itu
harus disunahkan dipanjangkan apalagi
kaum wanita sunah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam adalah memanjangkan dan merawat
rambut bukan malah menggundulnya sama
merobek baju mubadir untuk apa ini gitu
kan daripada robek kasih orang lain
untuk apa dirobek baju kalau bersedihan
dan juga sama dengan tidak boleh
menangis sambil teriak-teriak ini niaha
teriak-teriak histeri sampai suaranya
paruh gara-gara itu itu semua tidak akan
mengembalikan keadaan Si mayit kata
penulis di sini imamzahabi rahimahullah
ketiga hadis yang terakhir ini
disepakati oleh Bukhari dan Muslim
teman-teman sekalian saya akan lanjutkan
ee bahasan
kita
dengan bahasan
ke-47 karena ini hadis yang dipakai oleh
Imam mazhabi satu gitu kan masalah
menghina nasab masalah menghina nasab
jadi bahasan malam ini ada dua ya karena
Imam adami mengangkat hadis yang tadi
kita bahas yang pertama hadis riwayat
Muslim dan sudah dijelaskan
sebelumnya kata kata Nabi Sallallahu
Alaihi
wasallaminifrunabiahu
alalit ada dua perbuatan yang bisa
membawa manusia pada kekufuran yaitu
menghina nasab dan niyaha atau meratapi
mayit tadi meratapi mayit sudah kita
jelaskan sekarang kita Jelaskan masalah
menghina nasab nasab teman-teman
sekalian adalah istilah bagi jalur
keturunan kalau seseorang misalnya
mengetahui siapa ayahnya siapa kakeknya
Siapa ayah kakeknya nya ya
Ee menikah sama siapa Saya sudah pernah
bilang ini teman-teman sekalian ini
harus diketahui dalam Islam ini syariat
ya bagian dari syariat karena Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan
telusuri jalur nasab kalian Siapa
kakeknya siapa ayahnya ee siapa kakeknya
kakek bersaudara berapa orang menikah
sama siapa saja anak-anaknya siapa saja
lebih tinggi lebih bagus ayahnya kakek
kakeknya kakek gitu kan saya lihat ini
masih kurang kita di Indonesia karena
hampir rata-rata yang yang saya temuin
ya kalau saya tanya Siapa nama kakeknya
siapa nama ayahnya Si Fulan Siapa nama
kakeknya ada yang sebut ada yang enggak
kalau saya sudah tanya ayah kakeknya
enggak tahu saya Apalagi kalau saya
tanya saudara kakeknya ada berapa nikah
sama siapa mungkin sudah enggak tahu
semuanya ini bisa saja Antum di sini
banyak sudah sepupu di sini karena
ternyata satu kakek satu nenek gitu kan
tapi enggak saling tahu karena kita
tidak pernah telusuri jalur nasab jadi
perlu buat jalur nasab perlu buat
ditulis misal Antum habis satu lembar
kertas tulis tanya ayah kalau masih
hidup siapa kakeknya Ayah mulai dari
kakeknya beliau misal nama ayah kita
Ahmad nama ayahnya beliau Yusuf namanya
lagi Muhammad kakeknya baik si Muhammad
ini ayah kakeknya Ayah Berapa orang
bersaudara Oh ada lima nak Si Fulan Si
Fulan Si Fulan Si Fulan kita tulis baik
ayah ingat enggak ini lima orang
bersaudara nikah sama siapa saja apa
yang beliau ingat saja oh ingat menikah
ini sama si fulana ini sama si fulana
anak-anaknya ada
berapa saya waktu duduk sama ayah saya
Saya minta Jelaskan jalur nasab rumit
sekali rupanya gitu padahal sebenarnya
masih baru jalur dekat gitu ya bilang
Ayah saya mumpung masid saya tanya
beliau ee Ini kakek ayahnya Abah ini
saya panggil Abah ya Ayahnya Abah siapa
kakeknya Abah siapa ayahnya lagi
seterusnya sampai saya berhasil
mendapatkan mungkin sekitar lima nama ke
ataslah gitu kan cukup jauh gitu ya
cukup jauh namanya kemudian saya tanya
ini nikah ini berapa ber saudara Si
Fulan Si Fulan Si Fulan istrinya namanya
si fulana bersaudara sekian ternyata
Saya punya saudara ada di daerah
Sulawesi ada di Jawa ada di mana-mana
gitu banyak sekali ini sudah menikah di
sini ini tinggal di sana di Madura Ini
tinggal di Surabaya ini tinggal banyak
sekali ternyata ini banyak sekali jalur
dan kalau saya tarik saya tanya lagi
Ayah saya ini kemudian anak-anak cucunya
Oh saya sudah enggak tahu kalau anak
cucunya ini sudah Jalur sana Jadi saya
saja harus telusurin gitu Ya tapi ini
ternyata perlu bagian dari syariat
teman-teman karena jangan sampai kita
sepupu ketemu sama sepupu enggak tahu
rahim punya hukum tersendiri apa kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam siapa
ingin diberkahi umurnya diluaskan
rezekinya gitu kan makna lain adalah
dipanjangkan berkah umurnya dipanjang
dipanjangkan berkah umurnya dan
diluaskan rezekinya dia melanjutkan
hubungan silaturahimnya bagaimana kita
lakukan harus dengan nasab nah yang kita
sedang bahas adalah menghina nasab
enggak bolehnya menghina nasab seperti
misal orang ada hadis lain yang berbunyi
Allah apa sangat buruk seseorang yang
menghina kedua orang tuanya kata para
sahabat Ya Rasulullah Bagaimana caranya
orang menghina orang tuanya kata nabi
sallallahuaihi wasallam dia menghina
orang tua seseorang maka orang itu pun
menghina orang tua dia maka sama saja
dia menghina orang tuanya Orang itu
misal dia hina ibunya dia hina ayahnya
dia hina sukunya misalnya maka ini
teman-teman sekalian ee apa namanya
orang itu kemudian membalas bertidk kita
sama dengan menghina Nas gitu kan jadi
enggak boleh menghina nasab berarti
menghina jalur keturunan kita atau
menghina suku makanya saya sarankan ada
beberapa ikhwah yang saya luruskan di
Indonesia kan paspor butuh tiga nama ya
bukan tiga namanama Antum sendiri
tiga-tiganya tapi nama kita nama ayah
nama kakek mustinya begitu banyak Ikhwan
namain anaknya Muhammad Yusuf Harun
Muhammad Nabi Yusuf Nabi Harun nabi yang
mana mau dipilih ini
tiga-tiga nama Kenapa tiga-tiga dipakai
Ini ambil satu nama gitu kan dan kalau
paspor kita pakai nama misalnya nama
anaknya Muhammad nama ayahnya memang
Yusuf nama kakeknya memang ee Ahmad
misalnya udah Muhammad Yusuf Ahmad gitu
kan maka sudah tiga nama atau dia
Masukkan nama margahnya itu enggak ada
masalah itu bukan pelanggaran dalam
agama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
menyebutkan kalau beliau dari Quraisy
dan itu bukan aib gitu kan saya Si Fulan
Si Fulan Si Fulan dari turunan Jawa
teman-teman Kita orang Indonesia yang
sekarang hidup di Saudi itu menyebutkan
nama sukunya J di sana disebutkan Fulan
Fulan Fulan Al Jawi misalnya disebutkan
gitu dan itu bukan aib dalam Islam itu
dibolehkan karena menisbatkan dia
jalurnya dari suku ini dan itu semua
ciptaan Allah subhanahu wa taala J ini
perlu teman-teman Nah tidak boleh
menghina jalur nasab dalam arti kata
tidak boleh menghina nama-nama orangnya
tidak boleh menghina nama sukunya atau
tidak boleh bahkan menganggap remeh
jalur-jalur nasab itu itu yang dimaksud
dan ini masuk dalam larangan hadis tadi
dosa besar kita yang selanjutnya tentang
masalah menghina nasab sebaliknya kita
harus menjaga nasab itu sendiri allahuam
sampai sini teman-teman sekialian
bahasan kita Semoga apa yang kita bahas
hari ini bermanfaat buat kita dan juga
semoga saja dijadikan sebagai tambahan
amal kita pada hari kiamat dan Semoga
semua amal yang pernah kita kerjakan dan
akan kita kerjakan selama ajal belum
datang diterima dengan kemahamurahannya
Sang Pencipta Allah dan Semoga semua
dosa yang pernah kita kerjakan sekecil
sampai sebesar Apun di nanti menjadi
pahala dengan kemahaurahannya pula dan
kita doakan agar seluruh wilayah di
Indonesia terutama Jakarta diberikan
pemimpin muslim yang adil kembali kepada
al-quran dan sunah dan semoga Allah
memberikan Hidayah bapak presiden dan
seluruh jajaran pemerintahan kita agar
kembali kepada Islam kepada al-qur'an
dan sunah dan juga Indonesia menjadi
contoh bagi negara-negara yang lain Dan
kita mendoakan juga saudara-saudara kita
di Palestin di Syria di Yaman di Irak di
Myanmar terutama di halab sekarang di
kota e di Syria yang lagi diserang
semoga saja Allah subhanahu wa taala
ikhlaskannya mereka terima para syuhada
mereka muliakan Islam di tangan mereka
dan tangan kita semua dan Allah berikan
kemenangan mereka dari musuh-musuh
mereka serta Allah partisipasikan kita
bersama mereka di pahala baik dengan doa
dengan harta juga dengan jiwa kita dan
saya memohon kepada Allah yang Maha
murah Maha Pemurah dan Maha Pengasih
agar menyatukan kita semua di surga
firdausnya tanpa hisab sebagaimana yang
Satukan Kita di majelis ilmu yang mulia
ini kalau ada benar dari Allah kas Dar
saya mohon dimaafkan subhanakallumma
bihamdika Ashadu alla ilaha illallah
Astagfirullah atubu ilaih
wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh waikumsalam
Resume
Read
file updated 2026-02-13 12:49:38 UTC
Categories
Manage