Dosa-Dosa Besar #46 – Meratapi Dan Menampar Pipi Saat Musibah Kematian
gXOY430Jvs0 • 2017-03-02
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waaikumsalam warahmatullahi wabakuh Alhamdulillah selalu saja kita memuji Tuhan kita Allah sebagaimana Ia telah memerintahkan kepada kita dan untuk mengejar target agar segera kebutuhan kita dipenuhi olehnya karena kalimat ini dikenal dengan syukur yang berarti segala nikmat akan ditambahkan dan dijaga oleh Sang Pencipta Allah juga kita panjatkan salam hormat kita salam selawat dan Taslim kepada manusia terbaik yang telah diperintahkan oleh S Pencipta Allah untuk mengucapkan salam hormat kepadanya Maka sebagai orang yang beriman sangat wajar kalau kita selalu mengucapkan selawat dan Taslim kepada nabi besar Muhammad sallallahu ala alihi wasahbihi wasallam seperti biasa saudaraaku Iman melanjutkan bahasan alkabair atau dosa-dosa besar yang ditulis imamzahabi dan malam ini kita masuk dosa besar ke-46 masalah meratapi dan menampar pipi saat musibah kematian menimpa atau yang dikenal dengan niahah dalam istilah hadis anniah Seperti biasa saya akan berikan kronologisnya terlebih dahulu menjadi sunatullah sudah sering saya ucapkan kalimat ini segala sesuatunya berpasang-pasangan dan ini harus tidak bisa Bisa tidak kita enggak bisa lepas darinya sebagaimana saya Bahasakan adanya sudah sering saya Bahasakan adanya pagi dan malam Misalnya ini enggak mungkin terpisah memang sudah begitu ciptaan Allah dan pada saat sudah ditentukan seperti ini maka akan ada masa yang telah Allah Tentukan juga begitu pula dengan adanya lapar dan kenyang misalnya memang berpasang-pasangan kemudian ada laki-laki dan perempuan ada kuat dan ada sehat dan sakit ya Ada sedih dan senang memang ini berpasang-pasangan dan pasti seseorang di antara kita akan melalui keduanya di setiap dalam kehidupan kita tidak mungkin tidak enggak ada orang sampai mati dia siang terus kalau dia memang masih ada umur pada hari itu dia akan dapatkan sampai malam tidak ada orang sehat terus pasti dia akan sakit tidak ada orang senang terus dia pasti akan sedih gitu kan tapi menjadi sunatullah semua yang merupakan hal-hal yang tidak disukai oleh manusia itu atau dalam bentuk bahasa kita cobaan jauh lebih sedikit dibandingkan kenikmatan seperti misal sehat dan sakit pasti lebih banyak Sehatnya daripada sakitnya lapar dan kenyang pasti lebih banyak kenyangnya daripada laparnya terbukti kalau kita makan misalnya satu piring nasi kita bisa bertahan laparnya sampai sekian jam Padahal tadi kita lapar cuma sekian menit jadi pasti yang berupa cobaan lebih sedikit gitu kan maka yang merupakan nikmat jauh lebih banyak ini sunatullah kita akan bahas salah satu substansial daripada sunatullah ini adalah masalah senang dan sedih senang dan sedih teman-teman sekalian kita dibolehkan dalam Islam untuk senang bergembira bahkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam seringki dikatakan dalam hadis kalau menerima berita gembira beliau sujud syukur kepada Allah beliau sujud syukur sampai ada dikenal dengan sujud syukur artinya berterima kasih pada Allah satu sisi sisi yang lain Baginda Nabi Sallahu wasallam sudah menyampaikan kepada kita seperti hadis bahasan dosa besar ke-46 yang terakhir kita mengata yang kita bahas adalah hadis diriwayatkan Abu Daud dan disahihkan oleh Beliau Janganlah seseorang menyampaikan sesuatu kepadaku tentang sahabatku karena saya suka sekali keluar menemui mereka dalam keadaan saya memiliki hati yang selamat artinya Saya gembira Saya senang bertemu dengan mereka jangan ada yang gosipin teman-teman saya nih berarti sisi yang lain nabi sahu wasallam suka dengan embaan gitu kan sisi yang lain doa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Di anaranya Doa Yang Mulia yang teman-teman saya harapkan dihafal sebelum kita salam maka ada Doa Yang Mulia allahummaib Ya Allah dengan ilmumu yang kau kuasai gaib wratika alalq dan kemampuanmu dalam menguasai seluruh makhlukmu maimir hidupkanlah aku selama kehidupan baik untukku watwa wair dan wafatkanlah aku seandya kematian lebih baik atau kfatan itu lebih baik bagiku ya Ya Allah aku minta kepamu Ya Allah aku minta kepadaMu agar aku selalu khusyuk tunduk ya konsentrasi dalam beribadah kepadamu dalam keadaan aku lagihatun sak yaangbi se itu danoga aku selalu mengucapkan kebenaran dalam kondisi aku emosi atau aku lagi senang tidak emosianut aku kep keseder keadaan aku kaun aku miskaksiah akuohon ya allahik yang terputus kata Sebagian ulama hadis adalah kegembiraan yang tidak pernah terputus wa asaluka quratu Ain laanqti dan aku minta kepadaMu segala sesuatu yang selalu menyujukkan hati dan menyujukkan mata yang tidak pernah juga terputus jadi ini kalimat-kalimat yang luar biasa Bagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ajarkan kepada kita doa di mana kita selalu disuruh gembira gitu kan jadi keliru kalau ada orang mengatakan Islam itu agama sedih orang kalau senyum orang kalau ketawa orang kalau bergembira berarti dia lupa dengan akhirat tidak sama sekali enggak bedakan antara gembira dengan tetawa terbahak-bahak ya karena ketawa terbahak-bahak teman-teman yang melampaui batas memang ada larangan bisa mematikan hati dalam hadis dikatakan tapi kalau orang gembira senang dia gembira dengan pelayanan istrinya Dia gembira dengan naungan suaminya Dia gembira dengan anak-anaknya yang lucu misalnya dia gembira dengan pekerjaannya Dia gembira dengan orang tuanya masih bisa dia baktii Dia gembira dengan sahabat-sahabatnya gembira dengan sekolahnya gembira dengan pakaiannya gembira dengan apa saja dalam Islam itu boleh gitu kan dianjurkan itu makanya doa tadi Mulia sekali waaluka naiman laf waalukanq ya Allah aku nikmat yang tidak minta nikmat yang tidak pernah terputus dan sesuatu yang menyejukkan mata dan hati yang juga tidak pernah terputus waq dan aku minta kepadaMu keridaan setelah keputusanmu Wais dan aku memohon kepadaMu juga kehidupan yang Tam setelah kematian dan aku memohon kepadu Ya Allah AG bisa merasakan nikmatnya melihat wajahmu yang mulia ya tanpa ada fitnah dan tanpa ada cobaan jadi ini termasuk doa-da yang mulia berarti nabi wasam sej syukur nabi Sallahu Alaihi Wasallam mengajarkan doa untuk bergembira gitu kan juga ada hadis yang mulia yang menyebutkan kalau Allah gembira misalnya had Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Sesungguhnya Allah sangat gembira dengan Taubat hamba-hamb-anya Misa hadis yang lain dikatakan Allah tersenyum tertawa melihat dua orang yang saling bunuh-membunuh kemudian keduanya masuk ke dalam surga lalu kata para sahabat Bagaimana ceritanya ya Rasulullah bagaimana bisa terjadi kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam seorang muslim dibunuh oleh seorang kafir di Kanca peperangan maka mati syahidlah si Muslim masuk surga lalu enggak lama kemudian si kafir dapat Hidayah dia pun ikut berperang dia juga mati Sahid maka yang pertama muslim yang terbunuh dan orang kafir yang masuk Islam juga terbunuh dua-duanya masuk ke dalam surga tapi saksi bahasan Allah gembira melihat itu Allah tersenyum jadi ada kegembiraan teman-teman dan kita tahu janji-janji Allah di dalam masalah surga misalnya semuanya sesuatu yang menggembirakan kan istana yang mewah baju yang mewah makanan yang luar biasa umur yang tidak pernah lagi ada habisnya enggak ada buang air besar enggak ada buang air kecil semuanya kegembiraan dan para ulama menukil kepada kita perkataan bagi orang-orang beriman memang ada kegembiraan dalam hatinya dalam arti kata gembira ini senang tentram dalam keadaan dia susah atau dia senang dia selalu saja tentram sampai Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan kalau seandainya raja-raja yang kafir itu mengetahui bagaimana ketentraman hati kami dengan keimanan ini maka pasti mereka akan cemburu dan mereka akan membelah dada-dada kami untuk merebut kegembiraan itu jadi memang ada kegembiraan bagi orang orang beriman jadi Sekali lagi teman-teman saya ingin mendobrak sebuah pemahaman kalau orang mulai iltizam mulai ke agama Ya mulai ikut pengajian mulai tutup aurat yang rapi mulai meninggalkan hal haram berarti dia sedih Enggak keliru itu sama sekali tidak justru sekarang Antum punya kegembiraan yang sebenarnya ya kegembiraan yang abadi Kenapa karena kita kalau dapat nikmat kita bersyukur kalau kita dapat cobaan juga kita bersyukur tetap kita jalani itu kegembiraan seb sebenarnya puncaknya di situ puncaknya di situ baik sekarang kita bicara tadi masalah senang dan gembira dalam Islam sekarang ada juga lawannya sedih ada saatnya orang sedih memang begitu gitu seperti misal contoh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah pada saat meninggal Ibrahim anaknya itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menangis waktu menangisnyaan air mata maka para sahabat tanya ya Rasulullah Apakah apa ini Bukankah Anda melarang kami Ni yahah enggak boleh nangis-nangis menyesali kematian gitu kan yang akan kita bahas nanti kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini bukan niahah ini bukan menyesali tapi ini rahmat Allah yang Allah masukkan ke dalam hati hamba-hambanya berarti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah sedih gitu kan tapi sedih yang wajar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak pukul-pukul badan tidak teriak-teriak tidak mendoakan buruk buat diri tapi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sedih niatnya Sin air mata waktu meninggal Khadijah radhiallahu anha dikenal dengan tahun kesedihan karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam merasa kehilangan istrinya sampai akhirnya Allah subhanahu wa taala hibur Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan menikahnya setelah itu dengan Sauda dan Aisyah radhiallahu anhunna kemudian juga kejadian masuk Islamnya jin nusaibin dan juga kejadian Isra dan mraj tapi nabi su Ali wasallam pernah sedih Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Pernah Sedih juga pada saat meninggal pamannya Abu Thalib dalam keadaan kafir maka beliau Sedih sampai turun firman Allah subhanahu wa taala audzubillahim minasyaitanirrajim innaka la tahdi Man ahbabta walakinallah Yahdi Man Yasya Sesungguhnya kau tidak tidak bisa memberikan Hidayah Siapa yang kau inginkan Hai Muhammad tapi Allah berikan Hidayah siapapun yang dia inginkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah sedih waktu melihat Hamzah terbunuh di Perang Uhud beliau Sedih sampai kata para sahabat kami tidak pernah melihat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menangis seperti menangisnya pada saat melihat jenazah Hamzah radhiallahu Anhu karena semua darah hidungnya dipotong dadanya dibelah segala macam sedih gitu kan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah sedih waktu beberapa puluh orang sahabatnya hafal Quran dibunuh oleh berkhianatnya Suku Arab sampai Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berdoa sebulan untuk mereka supaya hancur gitu kan supaya Allah hukum Berarti ada kesedian kesedihan gitu kan ada dan ini sunatullah tapi saya bilang tadi teman-teman dalam kehidupan seorang mukmin kegembiraan lebih banyak daripada kesedihan sebagaimana sehat lebih baik daripada sakit sebagaimana kenyang lebih banyak daripada lapar tapi ada ini sunatullah berarti akan kita lalui nah orang yang paham ini dia akan mudah untuk melalui kehidupannya dia akan mudah karena dia tahu ini adalah sebuah sistem yang akan berlalu hanya saja dalam menghadapi sedih itu teman-teman kita enggak boleh Berlebihan enggak boleh berlebihan ada orang sampai berhari-hari kita lihat misalnya kematian contoh kematian takziah dalam Islam 3 hari Enggak boleh lebih daripada itu perintah nabi sallallahui wasallam 3 hari beliau lakukan beliau bertziah ke rumahnya Jafar radhiallahu Anhu pada saat mati syahid di perang MTA 3 hari gitu kan beliau nyuruh para sahabat untuk mendatangi rumahnya Hamzah pada saat terbunuh di Perang Uhud 3 hari jadi 3 hari memang gitu kan berarti gak boleh lebih lebih apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak halal bagi dari sisi lain ya tidak halal seorang muslim memusuhi saudaranya bersedih sedih bermusuhan lebih dari 3 hari perhatikan ada batasan di sini kan tidak boleh lebih daripada 3 hari Berarti sedih tidak boleh berlebih-lebihan teman-teman sekalian dari sisi waktu misalnya ya karena saya pernah bilang nanti akan kita bahas salah satu dosa besar kita tidak bolehnya putus asa enggak ada putus asa enggak ada dendam enggak ada sangka buruk dalam Islam itu dalam kamus Bena Antum hapus semuanya mulai hari ini enggak ada putus asa gagal mulai lagi gagal mulai lagi Muhasabah apa yang jadi masalah Allah akan bukakan nanti enggak ada putus asa gitu kan enggak ada sangka buruk semua sangka baik harus sangka baik karena kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Hati hati dengan sangka buruk karena dia sedusta-dusta pernyataan gitu kan tidak ada dendam Orang sudah minta maaf selesai urusan bersihkan hati kita itu yang penting untuk digaris bawahi salah satu yang mesti dipahami masalah kesedihan yang paling Memukul orang biasanya selain perceraian misalnya adalah kematian kematian ini Puncak daripada banyak orang sedih apalagi orang yang dia cintai ya meninggal orang tuanya meninggal anaknya meninggal pasangan hidupnya maka perangkat untuk membuat tidak sedih adalah yang pertama pahami itu adalah takdir Allah sunah Ah ada hidup ada mati pasti dia mati sekarang atau nanti mau kita berhasil misal ada orang mati tabrakan kita mengatakan coba Seandainya saya temani dia naik mobil atau saya setirkan mobilnya atau atau Ini semua tidak bisa dibahas dalam dalam Islam enggak ada lagi kalau sudah terjadi enggak bisa lagi kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jangan buka pintu-pintu kalau seandainya karena itu membuka pintu setan paham itu ada takdir Allah di situ dan Allah sudah tentukan mau dia sehat mau dia sakit dia akan mati pada saat itu itu dulu poin kedua teman-teman Dalam Islam kita ini Bahagianya gembiranya kenapa Karena kalaupun ada orang yang kita cintai meninggal dunia dia hanya mendahului kita menuju ke akhirat bukan dia hilang gitu kan sekarang orang tua kita meninggal kita terpisah sementara waktu dunia tapi jangan lupa dia telah mendahului kita justru ke negeri yang abadi itu keyakinan seorang mukmin dan semua kita beramal di dunia ini untuk targetnya di sana maka dia lebih dulu pahamin poin ini sehingga kita tidak usah berlebihan dalam bersedih gitu kan ini penting kemudian yang ketiga teman-teman sekalian ada larangan dalam Islam untuk berlebih-lebihan dalam bersedih dan itu bahasan kita pada malam ini seperti misal orang niahah niahah ini nampar-nampar muka kan gitu tarik-tarik rambut ya teriak-teriak histeri pada saat ada kerabatnya meninggal dunia atau mungkin bahkan dia mengucapkan kalimat Kenapa dia yang mati Bukan saya misalnya atau apalah kalimat-kalimat yang dia ucapkan ini semua tidak boleh bukan cuma tidak boleh ya tapi dosa besar dosa besar makanya bahasan kita masalah itu niaha dosa besar berlebih-lebihan dalam bersedih seperti tadi saya bilang niaha rinciannya adalah tampar muka pukul badan tarik rambutlah sobek-sobek baju gitu-gitulah ya Atau mungkin bahkan dia sampai digoda oleh setan dia bahkan sengaja juga bunuh diri Ini semua adalah niaha yang diharamkan dalam agama Islam dan ingat dosa besar jangan berlebihan supaya tidak sedih berlebihan ketahuilah itu takdir Allah dan dia sedang mendahului kita ke akhirat kita akan ketemu kok Yang penting tiketnya sama iman dan amal saleh itu yang penting kalau tiketnya beda tujuan ini baru masalah ini karena di akhirat cuma surga dan neraka ini tiketnya Iman amal saleh ini tiketnya maksiat dan kufur pilih yang mana tiketnya kalau ini sama insyaall akan sama-sama di sana dan kita Yakin sekali dengan masalah itu karena ini rukun iman kita kita akan lihat Bagaimana larangan Baginda Nabi wasam berlebihan dalam masalah bersedih dan Puncak sedih memang pada saat seseorang yang kita cintai meninggal hadis pertama diangkat oleh imamull hadiwayat imam muslim ada maka akan menyebabkan kekuuran kata Sebagian ulama had maksudnya adalah mencapai tingkat kadar dosanya kufur Bukan dia keluar dari Islam ini seperti statementnya Abdullah bin umaradah kufrunfrin maksudnya sampai pada tingkat kadar besarnya dosa kufur tapi belum sampai kafir Kara Karang digunakan juga dalam bahasa Arab ya Mak Diat was jika ada pada manusia maka akan menyebabkan kekufuran maksudnya dia akan sampai pada kadar dosa kekufuran yaitu menghina nasab menghina jalur nasabnya sendiri nanti akan ada bahasan sendiri itu tentunya dan yang kedua meratapi mayit ini yang tadi saya bilang meratapi adalah tadi pukul-pukul badan tarik rambut apa dia mengucapkan kalimat-kalimat buruk buat dirinya sendiri buat keluarganya ini semua adalah meratapi namanya dan ini berarti dosanya sampai pada tingkat kekufuran yang kedua dalam hadis riwayat Muslim yang lain kata Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam annaihatu lam tatub ulbisat diram min jarab wasbalan min qatirani yaumalqiamah orang yang meratapi mayit apabila tidak bertaubat Sebelum meninggal niscaya kelak pada hari kiamat akan dibangkitkan dengan mengenakan jubah yang terbuat dari aspal panas dan baju besi yang berkarat Kenapa kok begitu tegas teman-teman sekalian karena Allah yang menciptakan kita sudah tahu enggak usah kamu berlebih-lebihan setan akan tunggangi kesedihanmu yang berlebihan itu setan itu teman-teman paling suka kita sedih berlebihan kita sangka buruk yang berlebihan ya kita dendam itu paling suka dia putus asa merasa kita enggak bisa lagi bekerja enggak mungkin kan gitu hati-hati teman-teman pernah ada sahabat nabi lagi sakit keras orang tua apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam la B tahur Insyaallah Enggak apa-apa ini akan jadi pembersihan dosamu kok apa orang itu bilang orang tua Dia bilang ya Rasulullah Bagaimana bisa orang Setua aku bisa sembuh dari penyakitnya apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau gitu seperti yang kau ucapkan k tadi saya doain kebaya kalau enggak mau nah sekarang terserah kamu deh mau doa buruk Ya silakan akhirnya nya orang itu betul-betul tidak sembuh gitu kan jadi sini teman-teman perkataan baik dari kamus benak kita ini semua teman-teman hapus statement atau pernyataan buruk enggak ada sudah dalam Islam dalam hadis yang lain kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Saya tidak suka dengan putus asa enggak boleh ada umatku putus asa tapi saya suka alfa'al maka para sahabat mengatakan Ya Rasulullah Apa itu alfa'al kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalimat optimis bisa mampu ya selalu kita ucapkan teman-teman jadi jangan bilang saya enggak bisa anak saya kayaknya enggak sembuh istri saya kayaknya enggak bisa baik suami saya kayaknya susah berubah ini jangan diucapin ini kamus Antum Buang semua itu caranya adalah Insyaallah dia baik Insyaallah dia berubah Insyaallah nanti rezeki saya terbuka Insyaallah saya bisa menjadi orang kaya Insyaallah saya bisa menjadi orang sukses selalu begitu dan itu jadi doa itu jadi doa jelas ya jadi hati-hati dengan kalimat-kalimat seperti ini nah kebanyakan orang putus asa Maaf orang meratapi mayit begini akhirnya diucapkan kalimat-kalimat yang buruk padahal Allah sudah suruh kita berbuat baik bersangka baik orang yang mati pun hanya mendahului kita saja dan Allah lebih sayang dengan dia kok sekarang teman-teman apa andil Antum di orang tua Antum atau apa andil Antum di anak-anak anak kita lahir ya wajahnya begitu ya kulitnya begitu ya sudah terima itu anakmu kita lahir ini orang tua kamu ini ibu kamu kamu kita enggak bisa milih ini ibu kamu ini Ayah kamu enggak bisa kita milih apa andil kita di mereka kita seperti sem masuk sebuah sistem ini anak ini ayahmu kan gitu tidak ada andil kita sama sekali bahkan di diri kita sendiri kita enggak ada andil apa andil kita diselai rambut kita engak ada kita bisa buat rambut kita tumbuh enggak bisa enggak bisa sama sekali enggak ada andil ada andil kita di satu gigi kita enggak ada andil sama sekali enggak ada andil satu hel bulu hidung satu kuku enggak ada sama sekali atau sedikit potongan kulit kita sama sekali enggak ada berarti Allah pencipta kita lebih tahu teman-teman sekalian makanya dia larang dan umumnya kata para ulama larangan larangan yang tegas dari Sang Pencipta Allah karena Allah sangat tahu itu akan membinasakan hambanya maka dia larang dengan tegas seperti kasus masalah ini ya Jadi tidak bolehnya orang berlebihan dalam meratapi mayit karena memang dia sudah menuju ke Tuhannya sekarang kamu lakukan kalau ada masalah dalam Islam solusi masalah solusi jangan pikir lagi kenapa terjadi rumah terbakar solusinya apa siram telepon PAM kebakaran jangan teriak rumah hangus suara habis gitu kan Lah iya enggak ada gunanya Apa solusinya kita Ban mobil pecah ban motor pecah solusi apa enggak usah tatap dulu bannya Kenapa pecah Kenapa sudah langsung solusi selesai cepat kan gitu seperti ituah dalam Islam memang kalau terjadi sudah selesai apa jalan keluarnya apa masalahnya nanti jangan terjerumus lagi Iya tapi sudah terjadi baju kita terlanjur kepercik air sudah ini kepercik solusinya Apa Untuk apa kita bahas lagi kalau seandainya saya tidak lewat di situ kalau mobil itu tidak lewat ini kalau seandainya membuka pintu setan solusinya apa selesai ya Jadi enggak usah ratapi enggak usah masalah terlalu lama panjang ke belakang ini juga Nabi sahui wasallam mengatakan di dalam sebuah hadis yang sahih hadis ini diputut nomor t di situ ada diriwayatkan Imam Bukhari dalam kitabul janaiz dan imam muslim dalam kitabul iman Lais Minah Bu termasuk golonganku kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bukan umatku orang yang menampar pipi merobek pakaian dan memanggil-manggil dengan panggilan jahiliah kata para ulama hadis panggilan jahiliah adalah Kenapa dia mati kenapa saya tidak dia orang baik dia begini dia begitu penyesalan terhadap kematian orang itu padahal biar dia nangis biar dia korbankan apapun tidak akan pernah hidup selesai urusannya meang udah saatnya ajalnya datang Terimalah itu gitu kan belajar menerima itu teman-teman sekalian dan kaidah Syari yang pernah saya jelaskan jadikan prinsip hidup di dalam tubuh kita ada dua perangkat yang berpengaruh perasaan dan akal perasaan harus tunduk dengan akal dan akal harus tunduk dengan syariat perasaan kita sedih kalau keluarga kita meninggal hadapkan dengan akal ini sudah meninggal Oh ini berarti akal kita akan memberikan jalan itu sudah mati enggak bisa ngomong lagi hukum apalah dikubur setelah selesai akal akan berikan kita banyak opsi lalu kemudian akal dikontrol oleh syariat akal dikontrol oleh syariat syariat akan memandu kita Oh ternyata dia cuma pindah alam kita akan ketemu yang penting tiketnya sama dan dan dan yang sudah saya jelaskan tadi jadi dilarang oleh Nabi Sallallahu alaii wasallam di sini Kebanyakan orang di sini menampar pipi merobek pakaian terjadi pada kaum wanita kata ulama terjadi pada kaum wanita dan ini memang hadis-hadis ini keluar di Madinah pada saat ada beberapa orang wanita melakukan ini mereka menampar-nampar pipi mereka merasa kesedihan merobek baju yang berlebihan makanya hikmah Syari wanita boleh mensalati jenazah tapi tidak boleh Mengantar ke kuburan ziarah kubur nanti setelahnya boleh tapi mengantar jenazah enggak pernah terjadi di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini wanita ikut ngantar jenazah itu enggak dibenarkan wanita banyak menunggu di rumah salat di jenazah di rumah mungkin setelah itu enggak ada yang ngantar kuburan karena mereka nanti lihat di kuburan keluarganya diturunkan dan seterusnya jadi masalah gitu kan jadi masalah buat dia karena terbawa dengan perasaannya tentu Ini teman-teman adalah sebuah ibarat dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kata para ulama dan masuk di dalamnya semua yang menyerupai perbuatan ini kan tadi tampar pipi merobek baju gitu kan masuk dalamnya apa saja orang yang menarik rambutnya misalnya orang mencakar badannya apalah perilaku dia ya Atau mungkin dia memukul anaknya karena dia menganggap dia sedih berlebihan ini semua masuk dalam larangan dan ingat ada ancaman sini bukan golongan kami dan ini kalimat sangat bermakna artinya bukan kaum muslimin plus lagi teman-teman di hadis selanjutnya riwayat Bukhari dalam kitabul janaiz dan imam muslim dalam kitabul janaiz juga ternyata niaha kita kesedihan kita yang berlebih-lebihan tadi menampar pipi menarik merobek baju menarik rambut ini menyiksa si mayit menyiksa si mayit gitu kan allahuam Bagaimana siksaannya apakah Allah datangkan siksaan untuk dia atau justru dia merasa sedih karena memang mestinya kau daripada nangis-nangis ha keluargaku yang meninggal doain saya istigfar saya lagi butuh amal saleh bukan kok nangis-nangis enggak ada gunanya kamu sedih Saya juga tidak dapat apa-apa hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang berbunyi Innal mayyita yuadzabu Fi qobrihi Bima Niha Alaihi Sesungguhnya orang seseorang atau seorang mayit akan disiksa dalam kuburnya disebabkan ratapan untuknya jadi sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini ulama mengatakan ada dua bisa bermakna memang ratapan keluarganya pukul-pukul badan tarik rambut segala orang si mayit diis gara-gara itu apa relevansinya ya relevansinya dia harus Ingatkan keluarganya masing-masing kita harus belajar agama dan harus tahu kalau ratapan akan menyiksa saya pada saat mati jangan ratapin saya sendi boleh tapi jangan berlebihan seperti itulah makna yang lainal si mayit DII tersiksa bukan secara hukumanu kan siksa Kenapa kok kerabat saya ini pada menangis-nangis pada robek-robek baju daripada itu lebih baik bertobat beristigfar untuk saya ngirimin apalah pahala yang bisa didapatkan seperti itulah mestinya gitu kan lalu kata imam adzahabi dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berlepas diri dari perempuan yang berteriak-teriak menangis perempuan yang menggunduli rambutnya dan perempuan yang merobek-robek bajunya saat tertimpa musibah dan ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari riwayat ini dalam kitabul janaiz juga imam muslim dalam secara mausul dalam kitabul iman ya dalam hadis itu dikatakan asaliqah alhaliqah asyaqqah tapi di sini di buku kita tidak ditulis bahasa Arabnya Ya Nabi Sallallahu Al wasallam melaknat wanita wanita yang menjerit-jerit ketika ditimpa musibah dan mengacau ya atau ada mengalami kekacauan atau wanita yang menggundur rambutnya ketika mendapat musibah dan wanita yang merobek-robek bajunya ini ini kita lihat banyak sekali Indonesia ada gitu Ada orang wanita yang sedih maka dia gundur rambutnya gitu kan dan Ini semua tidak dibolehkan apalagi memang wanita tidak boleh menggundul kepalanya yang boleh hanya satuatunya pada saat bayi baru lahir selain daripada itu tidak ada menggundur rambut tidak ada menggundur rambut setelah itu harus disunahkan dipanjangkan apalagi kaum wanita sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah memanjangkan dan merawat rambut bukan malah menggundulnya sama merobek baju mubadir untuk apa ini gitu kan daripada robek kasih orang lain untuk apa dirobek baju kalau bersedihan dan juga sama dengan tidak boleh menangis sambil teriak-teriak ini niaha teriak-teriak histeri sampai suaranya paruh gara-gara itu itu semua tidak akan mengembalikan keadaan Si mayit kata penulis di sini imamzahabi rahimahullah ketiga hadis yang terakhir ini disepakati oleh Bukhari dan Muslim teman-teman sekalian saya akan lanjutkan ee bahasan kita dengan bahasan ke-47 karena ini hadis yang dipakai oleh Imam mazhabi satu gitu kan masalah menghina nasab masalah menghina nasab jadi bahasan malam ini ada dua ya karena Imam adami mengangkat hadis yang tadi kita bahas yang pertama hadis riwayat Muslim dan sudah dijelaskan sebelumnya kata kata Nabi Sallallahu Alaihi wasallaminifrunabiahu alalit ada dua perbuatan yang bisa membawa manusia pada kekufuran yaitu menghina nasab dan niyaha atau meratapi mayit tadi meratapi mayit sudah kita jelaskan sekarang kita Jelaskan masalah menghina nasab nasab teman-teman sekalian adalah istilah bagi jalur keturunan kalau seseorang misalnya mengetahui siapa ayahnya siapa kakeknya Siapa ayah kakeknya nya ya Ee menikah sama siapa Saya sudah pernah bilang ini teman-teman sekalian ini harus diketahui dalam Islam ini syariat ya bagian dari syariat karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan telusuri jalur nasab kalian Siapa kakeknya siapa ayahnya ee siapa kakeknya kakek bersaudara berapa orang menikah sama siapa saja anak-anaknya siapa saja lebih tinggi lebih bagus ayahnya kakek kakeknya kakek gitu kan saya lihat ini masih kurang kita di Indonesia karena hampir rata-rata yang yang saya temuin ya kalau saya tanya Siapa nama kakeknya siapa nama ayahnya Si Fulan Siapa nama kakeknya ada yang sebut ada yang enggak kalau saya sudah tanya ayah kakeknya enggak tahu saya Apalagi kalau saya tanya saudara kakeknya ada berapa nikah sama siapa mungkin sudah enggak tahu semuanya ini bisa saja Antum di sini banyak sudah sepupu di sini karena ternyata satu kakek satu nenek gitu kan tapi enggak saling tahu karena kita tidak pernah telusuri jalur nasab jadi perlu buat jalur nasab perlu buat ditulis misal Antum habis satu lembar kertas tulis tanya ayah kalau masih hidup siapa kakeknya Ayah mulai dari kakeknya beliau misal nama ayah kita Ahmad nama ayahnya beliau Yusuf namanya lagi Muhammad kakeknya baik si Muhammad ini ayah kakeknya Ayah Berapa orang bersaudara Oh ada lima nak Si Fulan Si Fulan Si Fulan Si Fulan kita tulis baik ayah ingat enggak ini lima orang bersaudara nikah sama siapa saja apa yang beliau ingat saja oh ingat menikah ini sama si fulana ini sama si fulana anak-anaknya ada berapa saya waktu duduk sama ayah saya Saya minta Jelaskan jalur nasab rumit sekali rupanya gitu padahal sebenarnya masih baru jalur dekat gitu ya bilang Ayah saya mumpung masid saya tanya beliau ee Ini kakek ayahnya Abah ini saya panggil Abah ya Ayahnya Abah siapa kakeknya Abah siapa ayahnya lagi seterusnya sampai saya berhasil mendapatkan mungkin sekitar lima nama ke ataslah gitu kan cukup jauh gitu ya cukup jauh namanya kemudian saya tanya ini nikah ini berapa ber saudara Si Fulan Si Fulan Si Fulan istrinya namanya si fulana bersaudara sekian ternyata Saya punya saudara ada di daerah Sulawesi ada di Jawa ada di mana-mana gitu banyak sekali ini sudah menikah di sini ini tinggal di sana di Madura Ini tinggal di Surabaya ini tinggal banyak sekali ternyata ini banyak sekali jalur dan kalau saya tarik saya tanya lagi Ayah saya ini kemudian anak-anak cucunya Oh saya sudah enggak tahu kalau anak cucunya ini sudah Jalur sana Jadi saya saja harus telusurin gitu Ya tapi ini ternyata perlu bagian dari syariat teman-teman karena jangan sampai kita sepupu ketemu sama sepupu enggak tahu rahim punya hukum tersendiri apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam siapa ingin diberkahi umurnya diluaskan rezekinya gitu kan makna lain adalah dipanjangkan berkah umurnya dipanjang dipanjangkan berkah umurnya dan diluaskan rezekinya dia melanjutkan hubungan silaturahimnya bagaimana kita lakukan harus dengan nasab nah yang kita sedang bahas adalah menghina nasab enggak bolehnya menghina nasab seperti misal orang ada hadis lain yang berbunyi Allah apa sangat buruk seseorang yang menghina kedua orang tuanya kata para sahabat Ya Rasulullah Bagaimana caranya orang menghina orang tuanya kata nabi sallallahuaihi wasallam dia menghina orang tua seseorang maka orang itu pun menghina orang tua dia maka sama saja dia menghina orang tuanya Orang itu misal dia hina ibunya dia hina ayahnya dia hina sukunya misalnya maka ini teman-teman sekalian ee apa namanya orang itu kemudian membalas bertidk kita sama dengan menghina Nas gitu kan jadi enggak boleh menghina nasab berarti menghina jalur keturunan kita atau menghina suku makanya saya sarankan ada beberapa ikhwah yang saya luruskan di Indonesia kan paspor butuh tiga nama ya bukan tiga namanama Antum sendiri tiga-tiganya tapi nama kita nama ayah nama kakek mustinya begitu banyak Ikhwan namain anaknya Muhammad Yusuf Harun Muhammad Nabi Yusuf Nabi Harun nabi yang mana mau dipilih ini tiga-tiga nama Kenapa tiga-tiga dipakai Ini ambil satu nama gitu kan dan kalau paspor kita pakai nama misalnya nama anaknya Muhammad nama ayahnya memang Yusuf nama kakeknya memang ee Ahmad misalnya udah Muhammad Yusuf Ahmad gitu kan maka sudah tiga nama atau dia Masukkan nama margahnya itu enggak ada masalah itu bukan pelanggaran dalam agama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan kalau beliau dari Quraisy dan itu bukan aib gitu kan saya Si Fulan Si Fulan Si Fulan dari turunan Jawa teman-teman Kita orang Indonesia yang sekarang hidup di Saudi itu menyebutkan nama sukunya J di sana disebutkan Fulan Fulan Fulan Al Jawi misalnya disebutkan gitu dan itu bukan aib dalam Islam itu dibolehkan karena menisbatkan dia jalurnya dari suku ini dan itu semua ciptaan Allah subhanahu wa taala J ini perlu teman-teman Nah tidak boleh menghina jalur nasab dalam arti kata tidak boleh menghina nama-nama orangnya tidak boleh menghina nama sukunya atau tidak boleh bahkan menganggap remeh jalur-jalur nasab itu itu yang dimaksud dan ini masuk dalam larangan hadis tadi dosa besar kita yang selanjutnya tentang masalah menghina nasab sebaliknya kita harus menjaga nasab itu sendiri allahuam sampai sini teman-teman sekialian bahasan kita Semoga apa yang kita bahas hari ini bermanfaat buat kita dan juga semoga saja dijadikan sebagai tambahan amal kita pada hari kiamat dan Semoga semua amal yang pernah kita kerjakan dan akan kita kerjakan selama ajal belum datang diterima dengan kemahamurahannya Sang Pencipta Allah dan Semoga semua dosa yang pernah kita kerjakan sekecil sampai sebesar Apun di nanti menjadi pahala dengan kemahaurahannya pula dan kita doakan agar seluruh wilayah di Indonesia terutama Jakarta diberikan pemimpin muslim yang adil kembali kepada al-quran dan sunah dan semoga Allah memberikan Hidayah bapak presiden dan seluruh jajaran pemerintahan kita agar kembali kepada Islam kepada al-qur'an dan sunah dan juga Indonesia menjadi contoh bagi negara-negara yang lain Dan kita mendoakan juga saudara-saudara kita di Palestin di Syria di Yaman di Irak di Myanmar terutama di halab sekarang di kota e di Syria yang lagi diserang semoga saja Allah subhanahu wa taala ikhlaskannya mereka terima para syuhada mereka muliakan Islam di tangan mereka dan tangan kita semua dan Allah berikan kemenangan mereka dari musuh-musuh mereka serta Allah partisipasikan kita bersama mereka di pahala baik dengan doa dengan harta juga dengan jiwa kita dan saya memohon kepada Allah yang Maha murah Maha Pemurah dan Maha Pengasih agar menyatukan kita semua di surga firdausnya tanpa hisab sebagaimana yang Satukan Kita di majelis ilmu yang mulia ini kalau ada benar dari Allah kas Dar saya mohon dimaafkan subhanakallumma bihamdika Ashadu alla ilaha illallah Astagfirullah atubu ilaih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waikumsalam
Resume
Categories