Kisah Sahabat Nabi ﷺ Ke-15 Anas bin Malik "Pembantu Nabi ﷺ"
bPTIWjxYhqk • 2016-06-14
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wakatuh Alhamdulillah tidak henti-hentinya kita ucapkan kalimat Mulia ini kepada zat yang maha Mulia Maha Kuat maha perkasa Maha bijaksana yang selalu mengurus makhlukNya dari atas langit sana zat yang paling pantas untuk dicintai dihormati ditunduki dan ditakuti Allah subhanahu wa taala karena memang kata kuncinya Lailahaillallah semua nabi-nabi diutus untuk mengumandangkan kalimat ini semua kitab turun dari langit untuk mengumandangkan kalimat ini ada surga dan neraka karena kalimat ini yang berarti tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah Berbahagialah orang yang berpegang tuku pada kalimat tauhid ini zat yang maha Mulia ini telah menggantungkan segala nikmat yang diberikan kepada kita dari makanan minuman pakaian kekuatan atau apa saja untuk perputaran roda kehidupan kita di muka bumi ini dengan memuji namanya Alhamdulillah maka sering-seringlah saudaraku mengucapkan kalimat yang mulia ini lalu kita panjatkan salam hormat kita kepada manusia terbaik manusia yang paling sempurna secara fisik akhlak jalur nasab orang yang paling pantas jadikan sebagai idola sebaik-baik Ayah sebaik-baik suami sebaik-baik teman dan sahabat sebaik-baik guru yang selalu akan menjadi impian orang-orang yang ingin menjadi baik manusia terbaik ini telah diberikan salam oleh Sang Pencipta Allah bersama dengan malaikatnya Maka sangat wajar kalau kita sebagai pengikut yang setia selalu mengucapkan selawat dan Taslim kepada nabi besar Muhammad sallallahu Al alihi wasbihi wasallam teman-teman sekalian seperti biasa setiap sebulan sekali kita adakan tablig akbar tentang serial tokoh-tokoh terbaik manusia setelah para nabi yaitu sahabat-sahabat Nabi Muhammad Sallallahu alihi wasbihi wasallam dan dengan izin Allah dan karunia Allah kita sudah berhasil membahas 14 sahabat sebelumnya dan Pada sore ini semoga Allah berkahi kita masuk ke sahabat yang ke-15 seorang tokoh yang mulia bernama Anas IBN Malik radhiallahu Anhu yang di judulnya saya sudah minta teman-teman panitia menulis pembantu nabi Muhammad sallallahu alaii was wasallam tentu sebelum kita masuk ke panjang lebar tentang Anas radhiallahu Anhu tetap saya akan mengatakan selamat datang para penuntut ilmu dan selalu hadir majelis ilmu saudaraku seiman berikan sebuah atau tanamkan sebuah simbol dalam hidup anda semuanya tidak ada hari tanpa ilmu dan ilmu di sini adalah ilmu Syari karena ilmu satu-satunya jalan untuk menambah keimanan dan kalau Iman sudah ada maka orang bodoh menjadi pintar orang takut jadi pemberani orang pelit jadi Dermawan segala sesuatunya berubah menjadi baik maka jadikan sebagai sebuah simbol hidup tidak ada hari tanpa ilmu dan juga kalau Iman sudah ada semua amal saleh akan mudah kita amalkan dunia akan jadi kecil musibah akan jadi mudah semuanya tertanggulangi dan seluruh maksiat akan mudah juga untuk ditinggalkan juga teman-teman sekalian mempelajari sahabat ini sangat penting karena mereka manusia biasa seperti kita kalau nabi-nabi memang manusia biasa juga tapi dipilih oleh Allah cuma para sahabat orang-orang yang menemani para nabi lebih kurangnya sangat dekat dengan kita maka mudah lebih mudah lagi kita mencontohi mereka terlebih lagi jumlah sahabat yang sangat banyak menyempurnakan informasi tentang Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam jadi makin banyaknya orang yang berteman dengan beliau maka makin banyak informasi yang bisa kita dapatkan sehingga makin sempurna tuntunan hidup kita salah satu yang sangat mulia dari para sahabat ini adalah pembantu Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Anas IBN Malik sungguh orang ini telah mendapatkan karunia yang sangat besar dan karunia ini tidak semuanya orang miliki termasuk di kalangan sahabat karena menjadi pembantu Nabi Muhammad Sallahu wasallam artinya akan selalu bersama-sama dengan nabi mengurus pakaian nabi mengurus pesanan makanan nabiobrol memasang pelan kurma e untanya dan kudanya menemani peperangan menjadi orang yang sangat dekat dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam banyak sahabat yang dekat tapi pembantunya berbeda namun seperti biasanya teman-teman sekalian tradisi saya menggunakan atau membahas sahabat saya akan mulai dengan addurus Wal ibar dulu pelajaran dan ilmu yang kita bisa ambil dari tokoh kita ini yang pertama Saudaraku di dalam Islam dibolehkan kan dianjurkan seseorang memiliki pembantu tentu lebih ideal dan sesuai dengan sunah adalah kalau laki-laki memiliki pembantu laki-laki dan perempuan memiliki pembantu perempuan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam memiliki beberapa orang yang membantu beliau tapi yang paling menonjol tiga orang Anas BN Malik Zaid bin haritsah dan anaknya Zaid Usamah bin Zaid ini yang paling menonjol menemani Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini khusus untuk mengurus apapun yang berhubungan dengan pribadi nabi sampai Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau masuk rumah merekalah yang membukakan pintunya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam membuka sandalnya mereka yang meletakkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ingin mengganti bajunya maka mereka mengambilkan istri-istri nabi tentu ada tetapi mereka ini selalu mendampingi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di mana saja selalu membantu Nabi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga punya nya seseorang yang khurus khusus mengusus mengurus unta dan kuda Beliau bernama anjasah kalau kita sekarang mungkin bahasanya supir orang ini tugasnya membersihkan memandikan unta dan kuda Nabi Sallallahu alaii wasallam memasang pelanahnya mengganti sepatu kuda unta e sepatu kuda kuda itu memiliki kel e telapak kaki yang ada seperti sepatunya itu sering diganti kemudian juga ee membersihkan mengurusnya l ya khusus itu Dan kalau istri-istri nabi umahat mminin ridanullahi alai itu mau keluar maka anjasah yang mengantarnya anjasah yang mengantarnya sebuah hadis masur bahwasanya nabi S wasam pernah diizini oleh beberapa istri Nabi kurang lebih t sampai EMP orang dari istri Nabi keluar ingin pergi hajat sama-sama pergi kemudian naik ke atas unta yang unta ini memang dibua dua ee dia pundaknya dua buah keranjang besar ya atau kotak besar yang memang untuk dinaikin oleh orang di kanan dan di kiri bisa dua orang dua orang Naiklah empat orang ummahatil mukminin di satu unta ini kemudian anjasah membawa unta itu baru saja jalan anjasah ini punya suara yang indah sekali jadi anjasah ini sering melanturkan syair-syair yang kalau dia mau lunakkan untanya Kalau dia mau panggil dia lantunkan Suaranya maka unta itu datang waktu Baru Jalan anjasyah ingin membuat supaya unta ini jalan nyaman ya tidak terganggu maka dia melantunkan syair-syairnya baru saya dilantunkan untanya ini menggoyang-goyangkan kepalanya sampai unta ini e geranda yang ada di belakang itu sempat goyang maka sabda Nabi Sallallahu alaii wasallam yang masyhur mahlan ya ya anjasya Alal khawarir ya hati-hati Hai anjasya dengan botol-botol kacaku maksudnya para istri Nabi Jadi intinya adalah ada anjasnya ada seseorang di sini ada pembantu pribadi nabi sallallahui wasallam ada yang urus untuk untanya dan kudanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga menggunakan Bodyguard kalau kita sekarang orang yang mendampingi beliau membela beliau ada di antara yang masyhur adalah Abu Musa alasari radhiallahu Anhu riwayat yang masyhur dalam riwayat Bukhari kalau Beliau pernah nabi sahui wasallam merendam kakinya di air di sebuah kebun lalu Abu Musa alasari menjaga pintu kebun itu tidak ada yang boleh masuk maka datanglah Abu Bakar lalu minta izin mengatakan wahai Abu Musa Izinkan saya P Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Saya ingin masuk kata Abu Musa baik tunggulah di sini saya akan minta izin dulu kalau Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam izinkan kamu silakan masuk padahal ini Abu Bakar mertua Nabi semua sahabat tahu kedudukannya yang sangat mulia tapi tugas Abu Musa ada di sini tidak boleh sembarangan masuk kecuali sudah izin dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka Abu Musa pun melapor kepada Nabi Ya Rasulullah sesungguhnya Abu Bakar minta izin masuk kata nabi Sallahu Alaihi Wasallam izinkan dia masuk dan sampai sampaikan berita gembira kalau dia termasuk penghuni surga masuklah Abu Bakar duduk di sisi kanan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang waktu itu nabi musim panas lalu Beliau merendam kakinya di air dingin ini juga termasuk sunah ya termasuk sunah di musim panas kita bisa merendamkan k kita di kaki di air dingin sehingga tubuh kita menjadi dingin atau kalau di musim dingin dibalik direndam dengan air panas gitu Ya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melakukan itu dan ini termasuk sunah yang banyak orang tidak kerjakan yang jelas teman-teman sekalian duduklah abu Abu Bakar di sebelah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sisi kanan dan Waktu itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menggulung baju beliau sampai ke lutut supaya tidak kena air dan Abu Bakar pun mengikutinya lama kemudian datang Umar dan pamit juga mengatakan ya Abu Musa Izinkan saya para Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Saya ingin masuk kata Abu Musa Baiklah tunggu di sini kalau Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam izinkan kamu saya akan izinkan masuk dalam mengatakan Ya Rasulullah Umar minta izin kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam izinkan dia masuk dan sampaikan kalau dia termasuk penghuni surga dan beritakan kalau dia akan mati syahid masuklah Umar duduk di sebelah kiri Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lakukan hal yang sama rendam kaki di ember yang sama di tempat di wadah yang sama ya kemudian eh menggulung bajunya sampai ke lutut lalu datang Utsman bin Affan dalam riwayat ini ini penutupan riwayatnya mengatakan Hai Abu Musa Izinkanlah saya kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Saya ingin masuk bertemu kata Abu Musa sama sabarlah di sini kalau seandainya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam iizinkan saya akan izinkan kamu masuk lapor ya Rasulullah Utsman minta izin kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam izinkan dia masuk dan sampaikan kalau kalau dia akan masuk surga dan pada saat dia meninggal akan ditutup dengan cobaan cobaan karena Utsman bin Affan dibunuh oleh para kaum pemberontak khawarij yang jelas teman-teman sekalian waktu Nabi Utsman bin Affan masuk Nabi Sallallahu alaii wasallam menurunkan bajunya menutup lutut beliau maka Abu Bakar berkata sama Umar Ya Rasulullah tadi waktu kami berdua masuk anda tidak tutup Kenapa sekarang anda tutup kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Tidakkah Saya malu dengan laki-laki yang malaikat pun malu padanya n musnya Utsman bin Affan yang jelas teman-teman sekalian ringkas cerita yang kita ingin sampaikan dari riwayat Ini adanya Abu Musa al- Asy'ari sebagai pendamping Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Abu Musa al-asy'ari adalah pendamping nabi dan penjaga Nabi di manaun nabi pergi kalau di kota Madinah Nabi ke pasar Abu Musa di sebelahnya nabi tadi duduk di kebun ditemani oleh Abu Musa Abu Musa ini jadi pengawal khusus tapi dalam kota di luar kota di Kanca peperangan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam punya Bodyguard lain lagi Artinya ada orang-orang yang mendampingi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu adalah Zubair bin awwam dan pernah kita Jelaskan fadilahnya waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menembus benteng khaibar kemudian di sana ternyata ada satu orang Yahudi keluar tingginya mendekati pohon kurma sangat tinggi sampai Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan kira-kira Menurut kalian berapa tingginya orang ini kalauu dia berdiri dekat pohon kurma hampir sama tinggi gitu maka ada yang mengatakan kira-kira enam ya enam ya enam lutut ukurannya enam lutut ini en 6 kali Seteng meter ya itu sudah luar biasa gitu kan ini kurang lebih hampir 3 m tingginya orang ini maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dia nantang duel orang itu siapa yang akan melawan orang ini maka Zubair mengatakan saya Rasulullah Zubair pun keluar Zubair waktu berdiri dekatnya orang itu itu hanya mendekati mendekati perutnya mendekati dadanya saking besarnya orang itu dua lhirnya nya dan dengan luar biasa hikmah Allah dengan keterampilan perang Zubair berhasil mengalahkannya bahkan menebas leher Yahudi yang besar tadi begitu jatuh akhirnya Yahudi ini jadi drop semuanya karena ini orang terkuatnya di mereka Maka kalah pada saat itu dan nabi Sallahu alaii wasallam mengatakan Sesungguhnya semua nabi punya Bodyguard punya pengawal khusus dan pengawal khususku di Kanca peperangan Zubair bin awwam ada pendamping gitu kan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga menggunakan hajib hajib ini sesewaktu sesekali dipakai jasanya gitu ya sesekali dipakai jasanya tapi sama memenuhi kebutuhan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam seperti almughirah bin syubah almughirah bin syu'bah ini punya kisah unik sedikit orangnya ini sangat kasar orangnya sangat kasar dia Eh syubaah ini Ayahnya kepala suku sakif di Thaif orang-orang badui di Gunung kalau bicara suaranya kasar ringkas cerita ayahnya syuba waktu meninggal dunia maka saudaranya SY ini bernama urwah urwah ini nanti masuk Islam waktu urwah jadi raja rupanya almughirah keponakannya dia yang waktu itu pergi bersama dengan beberapa orang kurang lebih 13 orang dari suku Malik suku Malik ini ada di sekitar di sebelah Thaif ya Mereka pergi ke Mesir bertemu dengan Muis Raja Mesir pada saat itu ketemulah kemudian karena ah bin syba ini kasar sekali kalau ngomong kasar dan muukaikis ini merasa terganggu dengan cara ngomongnya waktu pulang 13 orang dari suku Malik dan satu orang mughira dari suku sakif ini semua dikasih hadiah oleh muqaiqis kecuali almugiraugira enggak dikasih sama mukekis hadiah nih dia heran kenapa gak dikasih dia tanya teman-temannya 13 orang Kenapa kalian semua dikasih saya enggak dikasih nih kata mereka mungkin kamu terlalu kasar gitu maka dia rupanya tidak terima itu almughira tidak terima waktu lagi istirahat di tengah jalan almughira membunuh 13 orang itu semuanya dibunuh diambil hadiahnya almir ambil begitu perilakunya l orang badui waktu dia mau pulang dia tahu suku Malik ini di sebelah sukunya sebelahif ini ribut nantih maka dia ambil inisiatif ke madinahikrarkan masuk Islam k nabi wasam W mug isamm terima tapi perampokanmu enggak bisa Kembaliin Tuh Baiklah akhirnya dikembalikan masalah itu teman-teman sekarang untu terjadi sulhu hudaibiyah kesepakatan hudaibiyah pada tahun 66 Hijriah tepatnya bulan zulkadah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam keluar dengan 1399 sahabat dari Madinah mau umrah waktu itu masih memanas situasi karena baru selesai perang Ahzab dan Quraisy masih sangat benci dengan kaum muslimin banyak suku-suku Arab yang masih benci terlebih lagi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berusaha menyerang beberapa ya apa namanya beberapa suku-suku yang ikut di perang Ahzab Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam iklanin mau umrah 1399 keluar bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam 1400 sama beliau ringkas cerita pada saat Quraisy dengar Quraisy tahan gak boleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam masuk ke wilayah haram kalau masuk wilayah haram ini berarti nanti gak boleh diganggu karena sudah pakai baju ihram tentu ada panjang lebar teman-teman kalau ikuti Sirah ada panjang lebar saya Sebutkan riwayatnya saya ringkas-ringkaskan saja sampai Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh seorang sahabat untuk tahu Quraisy keluar dengan pasukan yang besar 3.000 orang lebih dipimpin oleh Khalid bin Walid yang belum masuk Islam pada saat itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bilang pada sahabat Siapa yang bisa menunjukkan saya jalan yang tidak umum supaya kita bisa lewatin pasukan Quraisy ini tiba di wilayah haram kata seorang sahabat saya Rasulullah Untan orang Makkah Muhajir lalu ditunjuklah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pergi melewati padang pasir jauh S sampai betul-betul memang melewati pasukan Quraisy pas tiba di bendera perbatasan haram kudanya nabi sallallui wasallam untanya nabi duduk tiba-tiba nabi coba dorong enggak mau sahabat dorong enggak mau ini di depannya sudah ada bendera pembatas haram kalau masuk di situ orang Quraisy enggak bakal bisa ganggu ternyata duduk untanya seorang sahabat mengatakan Ya Rasulullah kayaknya unta ini kena gangguan setan kok enggak mau masuk gitu kata nabi Sui wasallam tidak yang telah men unta ini adalah yang menahan gajah-gajahnya Abraha Allah subhanahu wa taala jadi gajahnya Abraha itu kan dulu kalau depan Ka'bah duduk tidak mau berdiri kalau diarahkan Ke Yaman ke negerinya Abraha mau berdiri kalau ke Ka'bah enggak mau tertahan gitu kan supaya mereka tidak hancurin Ka'bah ringkas cerita teman-teman sekalian orang-orang Quraisy pun dengar mereka kembali dengan pasukannya 3000 melihat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berkemah dengan para sahabat di situ mereka utuslah satu orang bernama urwah ya assaqafi urwah ini pamannya almughirah waktu itu sahabat semua pakai baju ihram mughira juga ikut gitu kan maka nabi Sallahu Alaihi Wasallam itu lihat urwa datang dari pasukan Quraisy mau negosiasi dan urw ini ahli perang ahli negosiasi dan dia memang ingin memancing emosinya Nabi Sallallahu alaih wasallam dan sahabat kalau mereka emosi bertidatang mau perang kalau mereka tidak emosi Berti datang umrah karena ini pakaian ihram tapi bawa pedang ditaruh pedang di kuda-kuda dan unta mereka waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lihat urwa datang pakai pedang perisai Takutnya nanti urwa ini buat macam-macam sementara nabi berihram maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh almughirah bin syu'bah karena dia sahabat nabi yang keras orangnya suruh pakai lengkap baju perang cuma matanya yang kelihatan berdiri di belakang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pegang pedang pada saat itu teman-teman sekalian datanglah urwah lalu urwah sengaja ingin memancing emosi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam zaman dulu orang kalau mancing emosi itu pegang jenggotnya ditarik memang begitu kalau sekarang juga ya Yang jelas seperti itulah tradisi dulu jangan Antum buat ini ya jadi dipegang jenggot Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dia mau tarik nah ini yang mau Tarik ini urwah pamannya almughirah mughirah sekarang jadi bodyguard-nya Nabi di belakang tapi pakai baju besi semua cuma matanya yang kelihatan urua enggak kenal nih begitu dia mau pegang jenggotnya nabi langsung oleh oleh oleh almughira pedang itu kan yang tajamnya di berdiriin sekarang dibalikin sama dia terus dipukul tangan pamannya sendiri sampai memar kata urw Hai Muhammad Siapa orang yang kasar nih dia gak tahu kalau ini ponakannya sendiri kata Nabi Sallallahu alhi wasam Kau tidak kenal dia kata urua tidak tentunya ini ponakanmu almughir tiba-tibau berdiri mengatakan kamu Kamu orangnya pakan saya baru kemarin saya bersihkan kotoran kamuakan dimandikan kecil segala dan Baru saja saya selamatkan kau dari masalah besarmu masalah besarnya apa ternyata tadi waktu dia bunuh 13 orang dari suku Malik dan dia bawa lari hadiah hadiahnya mereka itu kan masuk Islam lalu nabi suruh kembaliin dikembaliin sama dia hadiah itu ke suku Malik tapi suku Malik ini sudah terlanjur ngamuk mau menyerang Thaif suku Thaif juga suku tsakif juga siap berperang hampir berperang nih yang jadi kepala suku urwah lalu urwa berkata eh Ada orang datang kepada ur mengatakan Hai urwa kamu lebih berakal daripada kau buat dua suku ini berperang lebih baik bayar saja dianya 13 orang itu bayarin dendahnya waktu itu orang kalau bunuh orang lain Bayar 10 eh 10 ekor unta kalau ada orang dibunuh bayar denda 10 ekor unta maka tidak dibunuh dia bayarlah sama urwah untuk ponakannya mughirah maka urwa bilang Baru saja saya Selesaikan masalah besarmu Kemarin saya yang tebus tuh ya dendahnya diahnya 13 orang suku Malik yang kamu bunuh sekarang tangan tanganku kok akan potong gitu kata mughira Walaupun kau sudah bayarin saya ini Rasulullah enggak bisa kalau kau dekat saya penggal gitu tapi saksi bahasan teman-teman dari kisah yang panjang tadi ini almughira digunakan tenaganya oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang yang kita tidak beratkan teman-teman sekalian kalau dalam Islam memang kita diajarkan untuk tidak tidak mendominasi pekerjaan sendiri kita dianjurkan teman-teman berbagi dengan teman-teman yang lain terutama kalau punya potensi misal orang di kantor punya sekretaris punya e bendahara yang urus keuangan dibagi pekerjaan itu ada orang yang bagian di lapangan humasnya ada ini ada itu itu bagus dan ulama mengatakan kalau orang menggunakan hajib tadi atau e seperti tadilah pembantu dan seterusnya atau mungkin dalam perusahaan pegawai ya orang-orang yang membantunya kalau dia niatkan karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melakukannya maka itu satu hal yang positif ba berpahala Kita lihat orang yang menggunakan banyak orang Allah subhanahu wa taala juga mudahkan rezekinya membayar gaji-gaji mereka akhirnya jadi mudah semuanya tapi kalau kita lihat orang yang mau mendominasi sendiri semuanya mau dikerja ini akan kerepotan bagi waktunya susah ya ngatur waktu dan masih banyak potensi yang akhirnya terbengkalai Baiklah teman-teman sekalian kita akan masuk dulu di poin Itu poin pertama ya bolehnya menggunakan jasa untuk membantu Ya siapa apapun pekerjaan kita selama tidak ada pelanggaran agama misal kalau kita butuh sekretaris untuk laki-laki ya laki-laki juga gitu kan mungkin umahat kita atau akhwat kita juga menggunakan dari akhwat yang jelas menggunakan tenaga orang adalah bagian daripada perintah agama kita dan itu dibolehkan Kalau diniatkan karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lakukan maka berarti pahala ingat semua ummahatil mukminin ada pembantunya semua di rumah ada pembantu jadi jangan kita anggap di sini nanti akan kita masuk ke poin kedua ya bagaimana bermuamalah dengan pembantu poin pertama dulu dipahami boleh ada pembantu boleh memiliki sopir boleh memiliki tukang kebun boleh memiliki apalah sekretaris tadi ya orang yang membela dia kalau lagi ada masalah dia mau Safar minta ditemani dan dan seterusnya dibolehkan dalam agama karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melakukan itu dan malah terbalik tidak sesuai dengan syariat kalau seseorang mau mendominasi sendiri ada orang Subhanallah semua dikerja sendiri sama dia bukan tidak boh walaupun kita punya tapi akan banyak waktu yang tersita Kenapa kita enggakbagi duit kasih gajinya tukang kebun misalnya kecuali sesekali ya sesekali mungkin kita ingin melakukan hobi Mungkin gitu kan bagilah sesuatu dan kalau kita berbagi dengan secara yang seperti ini teman-teman pastikan rezeki kita akan terbuka Allah akan mudahkan kita lihat orang makin banyak mempekerjakan orang jadi pegawai makin terbuka usahanya karena memang dia membantu dan itu memang memang seperti itulah sistem yang sedang Allah ciptakan jadi ada image di sini yang kita ingin perbaiki ya Poin kedua teman-teman sekalian yang kita perlu perhatikan adalah wajib berbuat baik dengan pembantu itu ini berhubungan dengan masalah pembantu semua ini Ya dengan pembantu pegawai kemudian juga ada hamba sahaya kita akan beda-bedain nanti kita akan mulai teman-teman sekalian dengan pembantu dianjurkan laki-laki punya pembantu laki-laki perempuan perempuan tapi boleh kalau dalam satu rumah tangga memiliki pembantu perempuan ya kalau pembantu laki-laki dia dianjurkan untuk tidak berinteraksi dengan Tuan perempuannya ya kecuali sahaya ada hukum sendiri nantinya akan dibahas itu yang jelas teman-teman sekalian kalau memang di rumah itu ada pembantu seorang Bibi Mbak yang membantu misalnya maka itu dibolehkan dalam agama tetapi tidak boleh kalau ada ikhtilat dalam arti kata khalwat Ya berdua saja misal seorang laki-laki kemudian dibantu oleh seorang perempuan saja ini enggak boleh atau seorang perempuan dibantu oleh Seorang laki-laki saya ini enggak boleh tapi kalau satu keluarga besar maka dibolehkan baik kita masih sebenarnya begini saja ya E Ibrah yang pertama yang kita ambil adalah bolehnya menggunakan pembantu lalu kita sebutkan atau tenaga-tenaga pegawai Tenaga Kerja dan seterusnya kita akan masuk di subbahasan ini di Ibrah ini adalah Husnul muamalah maal khadim Harusnya kita berbuat baik dengan para pembantu-pembantu kita beranjak daripada hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadis Bukhari Muslim yang berbunyi Anil mamur an mamur ibnid qu AB radhallahu Anhu waaii aku telah melihat Abi Dzar sahabat nabi yang mulia Dia memakai Hull hulla itu pakaian yang mewah pakaian yang bagus dan pembantunya laki-laki mendampingi Dia memakai baju yang sama warna yang sama jenis yang sama fasaaltu analika Lalu saya tanya kepada Abidzar tentang masalah itu fakara annahu kanana Saba rajulan ala Ahdi rasulillah Sallahu alhi wasallam faayyara biumm bahwasanya Dia pernah satu waktu mencaci maki seseorang yang sedang bekerja dengan dia gitu kan sampai membuat orang itu kayak malu terhina karena ini pembantu udah kamu pakai baju yang begini saja jangan baju sama dengan saya misalnya gitu kan maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu menemui abuidzar waktu di Makkah mengatakan Ina jahiliah Hum ikhwanukum wwalukum jaalallahu tahta aidikumanana akuhu tahta yadihialimhu mimma yaul walulbishum mimma yalbas wa tukallifuhum Ma yaglibuhum Fain kumuhum fainuhum hadis Bukhari Muslim ya Artinya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan wahai Abi Dzar sesungguhnya pada dirimu ada sifat jahiliah ada sifat jahiliah Apa sifat jahiliahnya karena dia menganggap Reme pembantu yang sedang membantunya Jalan harus di belakang gitu kan pakaiannya enggak boleh sama gitu kan atau misalnya apalah ya misal angkat barang disuruh angkat semuanya sendirian ini semua yang ada terjadi kalau orang menggunakan pembantu biasanya ya dengarkan kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam wahai Abi Dzar kamu memiliki sifat jahiliah ketahuilah kata nabi nabi sallallahuaii wasallam mereka-mereka itu para pembantu kalian adalah juga saudara-saudara kalian dan juga orang-orang yang membantu kalian sekaligus Memang mereka membantu tapi mereka saudara kalian Allah menjadikan mereka di bawah naungan kalian maka Barang siapa yang saudaranya di bawah naungannya maka dia seharusnya memberikan makan apa yang dia makan memberikan Pakaian apa yang dia pakai dan tidak membebankan mereka apa yang menyusahkan mereka serta kalau dibeban su dan kelihatannya berat maka dia membantunya jadi gak boleh semuanya kesek dia bawa misalnya seperti itulah ya kita membantunya ini Sabda nabiahu Alaihi was kemudian juga dikatakan dalam riwayat yang lain riwayat Bukhari Abi was luukmatan au luukmataini au Aklah au aklataini aklatun Maaf uklatun au uklataini fainnahu waliyun waliyu ilajah dikatakan dalam hadis ini Abu Hurairah anu mengatakan Rasulullah sahu alaii Wasallam bersabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda kalau seseorang di antara kalian sedang dibawakan makanan oleh pembantunya Maka kalau dia tidak suruh duduk bersama makan dengannya maka dia semestinya menghadiahkan padanya nya satu genggam atau dua genggam atau satu suapan atau dua suapan karena sesungguhnya dia telah membuatnya atau dia telah merapikannya atau dia telah menghidangkannya atau dia telah mencium aromanya hadis ini memberikan pelajaran kepada kita tentang pentingnya bermuamalah dengan pembantu kasih mereka makanan Berapa banyak teman-teman orang di antara kita subhanallah contoh misal di rumahnya dia suruh pembantunya beli makanan di dekat rumahnya mungkin ada penjual nasi goreng lewat malam misalnya beliin saya beli suami istri pembantunya yang di situ nunggu bayarin enggak dibeliin kenapa enggak dibeliin contoh kecil sederhana ya atau mampir di sebuah supermarket atau minimarket beli minuman ada pembantunya di mobil enggak dikasih sama dia dia cuma suami istri minum atau sama anaknya di belakang Mbaknya nunggu enggak dikasih ini enggak boleh sama sekali enggak boleh bahkan perintah nabi kalau dia yang membawa kalau dia bukan suruh duduk makan sama sama maka dia harus memberikannya satu genggam atau Dongan atau satu suapan atau dua suapan Gitu sunahnya begitu kita harus kasih Jadi kalau antum suruh beli nasi padang misalnya seseorang sapam di kantor misalnya atau OB yang sedang kerja di kantor ini tolong beliin beli dua akhi ya beli tiga bungkusin buat mereka kasih yang sama itu sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam harusnya begitu ada orang Subhanallah saya temukan banyak kasus begitu ya begitu ada pembantu di rumah ada makanan datang baru dibeli sudah ditata di kulkas rapi buah-buahannya jusnya segala macam hal pembantunya diwanti-wanti enggak boleh sentuh ya Enggak boleh makan Ini luar biasa super pelit gitu gimana caranya dia enggak berbagi nih sampai kadangkadang lebih baik rusak daripada berikan pembantunya ini W naudubillah dipastikan orang seperti ini mustahil pembantunya betah mustahil tapi kalau dianggap sebagai keluarga sendiri Saya tahu ada beberapa jemaat saya yang sampai mengatakan UN saya jelaskan hadis-hadis yang serupa seperti ini ada yang sampai Sudah 13 tahun tinggal pembantunya ada yang sampai pembantunya tua sekali gitu kan tinggal sama dia enggak mau pulang ada kakak saya di Surabaya itu pembantunya sampai tua mungkin sudah sampai Kalau tidak salah Min sudah hampir 70 tahun ya tetap sama kakak saya anaknya jemput enggak mau Udah saya sama ditunjuk sama kakak saya gitu Ini tinggal sini nanti kalau kalian butuh datang aja ke sini Jadi dia sudah merasa sangat nyaman karena apaa yang kakak saya makan dikasih juga dia apa yang diminum dikasih juga dia sama pakaian diberikan hadiah dianggap seperti rumahnya sendiri termasuk teman-teman sekalian perhatikan Jangan pernah anggap Reme mereka dengan memberikan kamar-kamar yang kotor seperti gudang seakan-akan tidak ada nilainya dia manusia kalau ekonominya seperti kita tidak bakal jadi pembantu gitu kan kenapa kenapa memang kalau di kamar mereka dipasangin AC kalau memang allahbi ada kelebihan rezeki kenapa enggak dikasih as Bukankah kalau dia nyaman juga dia jadi Fit jadi bagus tenaganya kerjanya juga jadi jadi bersih kan gitu mestinya idealnya begitu mestinya enggak boleh dibeda-bedain karena dalam Islam ini teman-teman betul memang Allah menjadikan mereka sebagai orang yang membantu kita tapi kita punya adab-adab Syari adab-adab Syari gitu kan sampai talhah bin Ubaidillah radhiallahu Anhu sahabat nabi yang mulia itu punya punya budak jumlahnya puluhan orang tapi kalau talhah jalan sama sulit dibedain mana talha dengan yang orang-orang budak-budaknya ini susah dibedain karena ramai-ramai semuanya dibeliin baju seragam sama dia tentu tidak harus satu warna tapi mungkin baju yang sama jadi jangan juga Maksudnya ada orang yang yang kelihatan sekali gitu loh kalau ini Tuan ini ini pembantu Kelihatan sekali karena dari pakaian dari sendandal jepitnya dari penampilannya semua kelihatan beda sekali kenapa ini harus begitu harusnya jangan ya Jadi teman-teman yang suka ngeluh karena pembantunya Selim pergi keluarnya pelajari dari sini gitu karena Mere mereka sangat pelit makanan sulit pakaian juga sulit gitu kan sampai kadang-kadang pakai-pakaian di rumah itu sudah pakaian yang sangat Kumu gitu saya berapa kali Ingatkan istri saya hati-hati apapun yang kamu pakai ada sesuatu kasih berbagi gitu kan dahulukan mereka maka diberikan berikan makan bagi begitu ada datang buah bagi berikan dulu mereka baru taruh buat saya baru taruh buat kita jadi beli anggur beli apel beli bagi dulu kasih dulu mereka sudah dibagi buat mereka baru bawa ke kita supaya Hilang Rasa sombong R rasamerasa lebih karena memang sudah bersyukur Allah jadikan mereka mau membantu kita gitu kan sudah syukur hati-hati teman-teman jangan bilang oh karena saya kasih gaji dari mana gaji itu Allah yang mudahin buat kita kerja dan dapat uang jangan sampai sombong ya Ini penting untuk dipelajari hadis ini memberikan pelajaran kepada kita yang sangat luar biasa ya baik itu masalah pembantu artinya dalam Islam boleh pakai pembantu gitu kan Allah berikan Antum rezeki pakai tenaga enggak masalah gitu kan yangawat Ini yang rawat itu tuh tenaga-tenaga mereka dan Insyaallah Allah akan berikan rezekinya ini kalau pembantu sekarang kita pindah Kalau e pekerja pegawai perusahaanah kita buka usaha pakai tenagaai teman-teman sekalian tentu cari saudara-saudara muslim yang baik kemudian kita kerja sama dengan mereka itu pun kita berbaur dengan mereka jangan sampai kesannya karena atasan gak pernah senyum gak pernah salam gitu kan saya kalau masuk ke restoran saya maka saya Bercanda sama teman-teman pegawai duduk ngobrol-ngobrol bercanda saya tanyaan sudah berapa juz kamu hafal datang kenapa Tadi telat kenapa begini Kok bajunya seperti ini sambil bercanda kadang-kadang mereka tertawa gitu kan tidak sesu tidak ada jarak Kenapa harus merasa bahwasanya kita lebih dari orang lainah gitu kan kita boleh teman-teman dan dalam Islam dianjurkan dalam hadis riwayat Muslim kalau kita memiliki pegawai asal bukan pelanggaran fatal seperti misal masalah mencuri misal masalah menipu misal masalah tidak salat ya ini lain ini atau dia melakukan dosa-dosa besar tapi kalau kesalahan mungkin jatuhin gelas mungkin ee lupa melakukan satu perbuatan maka kita harus tahu teman-teman sekalian kalau Dalam Islam kita dianjurkan selalu memaafkan seorang sahabat punya kebun kurma luas kebun kurmanya pegawainya banyak mas sampai ratusan orang Nah kadang-kadang kalau dia kasih instruksi kalau sekarang mungkin masih ada mungkin dipasang speaker kalau di kebun-kebun tuh pasang speaker yang jarak jauh bisa instruksi maka terdengar gitu kan Kalau sekarang Dulu kan tidak bisa maka ini sahabat ini kecapekan karena datang ke sini dia sudah instruksikan dia ke ujung pegawai yang kekkian dia kembali ternyata ini belum selesai kerjaannya maka dia bingung gimana nih harus saya pecat karena terlambat bekerja atau saya maafin saja datang kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ya Rasulullah pegawai saya begini ya Rasulullah apa yang saya harus lakukan apakah atau sampai batas mana saya harus memaafkan pegawai saya kesalahannya bukan fatal ya Sekali lagi bukan mencuri bukan menipu bukan apa ini ini kesalahan cuma telat sedikit melakukan perbuatan atau memang belum selesai diberikan kesempatan kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Maafkan pegawaimu walaupun sampai 70 kali 70 kali Maafkan du teman-teman pegawai jangan bilang Ustaz Khalid bilang ini kesempatan kita bisa dimaafin 70 kali atasan Antum harus tahu hadis itu pak gitu kan Ini salah jangan juga begitu ya karena harus kita juga menghormati dia yang sudah memberikan kita pekerjaan ini kenapa kita fokus kepada atasan ke bawahannya karena umumnya memang atasannya biasa yang sombong gitu kan Tapi jangan juga teman-teman kita bekerja lalu kita balik unsur ini karena para sahabat menghormati Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Anas in Malik walaupun pembantu dan dianggap saudara oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tapi mereka menghormati Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah menyuruh Anas IBN Malik Anas bin Malik ini jadi pembantu nabi dari umur 9 tahun sampai umur 19 tahun 10 tahun dan Mulianya adalah waktu datang ke Madinah ibunya dia bernama Ummu Hani Ibu Anas namanya Umu eh maaf ibunya namanya Ummu sulaim Ummu sulaim radhiallahu anha Ummu sulaim ini suaminya tentu meninggal dalam keadaan kafir ya Ayahnya Anas ini Malik ini meninggal dalam keadaan kafir jadi kita tidak bahas tapi Ummu sulaimah ini sahabat yang mulia jadi pada saat suaminya pun tidak mau masuk Islam kemudian sempat terbunuh dia keluar dari Madinah kemud Kian diserang oleh beberapa perampok akhirnya mati terbut dalam keadaan kafir tuh belum masuk Islam Ummu sulaim hidup sendiri membesarkan anaknya waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam masuk ke Madinah maka Ummu sulaim sangat bahagia karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam datang ke Madinah dari Makkah sudah beriman mereka sebelumnya dari di tangan musab IBN Umir radhiallahu anhum ajmain maka e Ummu sulaim membawa Anas dan mengatakan Ya Rasulullah ini anak saya saya sangat sayang dengan dia maka saya menghibahkan dia untuk membantu anda udah Anas ini tinggal di sini urus semua kebutuhan anda dari 9 tahun dipekerjakan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menerimalah dan Anas pun merasa tentram dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam apa kata Anas menceritakan dalam hadis Bukhari saya menjadi pembantu 10 tahun di rumah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam belum pernah satu kalip pun saya temukan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berkata kasar atau membentak-bentak baik istri-istrinya ataupun pembantu-pembantu ya satu kalip pun tidak pernah padahal pembantu itu selalu bersama kan tapi enggak pernah sama sekali jadi kita lihat Bagaimana pengakuan Anas bin Malik dan dia mengatakan satu hari pernah saya keluar disuruh oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk hajat kemudian di pinggir sebaktu Saya keluar dari rumah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam saya lewati halaman masjid ada anak-anak yang sebaya dengan saya lagi main-main Biasa anak kecil main-main saya pun lupa hajatnya Nabi saya ikut main-main dengan teman-teman sebaya saya itu tiba-tiba di belakang saya Saya dengar kan suara yang saya itu tahu itu adalah suara Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan wahai unais jadi orang Arab teman-teman sekalian kalau dia mau panggil panggilan sayang kayak Anas diperkecil unais itu panggilan sayang seperti bahasa kita itu Hai Anas yang sayang gitu ya seperti ee Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memanggil juga Aisyah radhiallahu anha karena putih kulitnya dan pipinya kemerah-merahan maka wanita yang memilih atau warna merah untuk wanita bahasa Arab ya Hamra ya Hamra tapi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bilang Humaira diperkecil lagi itu nama panggilan sayang namanya waktu Anas IBN Malik pembantu nabi Ini disuruh beli sesuatu dan dia tidak melakukannya karena bermain-main sama temannya apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam wahai unais Panggilan saya Padahal pembantunya lagi enggak pekerjaan-pekerjaan nih wahai unais Tidakkah Kau selesaikan hajatku dulu baru kamu bermain Cuma begitu saja maka Anas mengatakan ya ya Rasulullah Baiklah lalu kemudian dia pergi menyelesaikan urusan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jadi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sangat santun dan sangat baik teman-teman sekalian tentu dalam pekerjaan juga kita dianjurkan mencari pegawai-pegawai teman-teman ini yang mukmin yang beriman yang bisa dipercaya Umar Bin Khattab menekankan sekali harusnya semua orang yang menjadi pegawai dan yang mendampingi kita adalah orang-orang mukmin makanya beliau Pada saat menjadi khalifah yang paling pertama semua Gubernur di wilayah Islam harus sahabat yang mukmin yang paling hebat ilmunya dan imannya ditaruh nanti sahabat-sahabat yang jadi gubernur itu dijadikan di tangan-tangan kanannya lagi orang-orang yang membantu masalah administrasi ya masalah strategi perang nanti ada yang dampingin lagi tapi mereka-mereka ini diangkat dulu menjadi pemimpin seperti itulah dan dia menganggap bahwasanya orang yang mengenal Tuhannya kata Umar orang yang mengenal Tuhannya pasti akan memberikan hak makhluk gitu kan seperti itulah gambarannya baik itu kalau berhubungan dengan pegawai sekarang kita kita masuk ke masalah hamba sahaya kalau terjadi peperangan antara muslimin dengan orang kafir pernah saya jelaskan di beberapa Mas bahasan kita yang lalu maka kita mendapatkan hamba sahaya kalau tadi Perang Jihad kemudian kita menang semua yang di pasukan kafir menjadi hamba sahaya kita hamba sahaya bisa diperjual belikan gitu kan sudah pernah saya jelaskan panjang lebar hukumnya pada saat menjelaskan ee hukum-hukum yang sebelumnya ya Ee beberapa sahabat yang sebelumnya tapi ada yang ingin saya tambahkan misal kalau seseorang menjadi hamba sahaya misal pun ya kita BIC bukan bicara tuannya tuannya sudah pernah kita bahas kita boleh punya hamba sahaya mereka bisa menjadi pembersihan dosa namanya kafarah ya mereka bisa menjadi eh penyebab kita dapat pahala dengan faku raqabah bebasin saja ya kalau orang menjadi budak teman-teman sekalian jangan jangan dianggap itu buruk belum tentu buruk apalagi kalau dia masuk Islam karena ada hadis yang menyebutkan Filah orang jadi budak malah kalau jadi budak Bukan Kita disuruh jadi budak enggak Tapi kalau ada orang yang kita tangkap di medan perang tertawan lalu dia masuk Islam jadi budak kita maka kalau dia Muslim dia bisa mendapatkan pahala yang sangat besar coba kita renungi misalnya hadisnya riwayat Imam Bukhari Muslim kata nabi Sallahu Alaihi Wasallam Inal kalau seandya seorang hamba ahaya itu benar-benar dia tulus melayani tuannya majikannya karena dia milik majikannya bisa diperjual belikan gitu kan Kalau dia tulus melayani majikannya menasihatinya dengan benar dan dia menjaga ibadahnya yang baik sama Allah maka khusus hamba seperti ini Buddha ini punya doble pahala ibadah double pahala ibadah Jadi kalau orang bebas kayak kita pun teman-teman bisa dikalahkan pahalanya dengan Budha apa yang kita ambil benang merah dari hadis ini ternyata enggak boleh nganggap Reme budak ini gu kan enggak boleh anggap Reme tadi pembantu boleh anggap Reme pegawai Walaupun ada unsur timbal balik juga tentu mereka juga harus menghormati gitu kan ada hadis yang lain juga Abu Hurairah anu meriwayatkan dalam hadis Bukhari Muslim lilam Ajri abiairah kata abuahu sesungguhnya budak seorang budak yang masih dibawa naungan tuannya belum bebas masih budak tapi dia Muslih selalu memperbaiki selaluiki hubungan ibadahnya sama Allah dia baik sama tuannya maka dia memiliki douel pahala orang yang normal dan demi jiwa Abu Hurairah yang genggamannya maksudi Allah ya bukan karena jihad di jalan Allah Haji dan Bakti dengan ibuku Aku berharap mati sementara aku menjadi seorang hamba sahaya karena besarnya pahala yang didapatkan jadi yang bisa menyaingi hanya jihad Haji dan juga Bakti dengan kedua orang tua ini menurut pendapat sahabat tadi sekali lagi benang merahnya adalah kita dilarang untuk menghardik mereka menganggap Reme mereka karena teman-teman sekalian mungkin sekarang kondisi kita lagi aman tidak ada peperangan misal tapi bukan mustahil satu waktu terjadi jihad Antum akan hadapin tuh kalau berhadapan dengan pasukan lalu kita menang Memang mereka jadi hamba sahaya nah banyak orang memperlakukan tawanan kalau orang-orang kafir teman-teman sekalian bobrok sekali dipukulin Disiksa itu kan dalam Islam tidak seperti itu enggak boleh sama sekali enggak boleh mukul sampai kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Siapa yang memukul hamba sahayanya dengan tuduhan-tuduhan dusta maka dia akan dihukum oleh Allah p hari kiamat di dunia mungkin gak ada orang bisa hukum karena ini budaknya hamba sahayanya tapi di akhirat Allah tetap akan hukum jadi kita harus paham tentang masalah seperti ini kemudian juga Abu musaasaradah anu mengatakan di dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari Q rasulullahahu Alaihi wasam sesungguhnya seorang hamba sahaya yang memperbaiki ibadahnya dengan Tuhannya dan selalu memberikan hak tuannya yang harus dia berikan serta dia menasihati dengan baik dan taat kepadanya pada hal yang Bukan berbawa maksiat akan mendapatkan dobel pahala hadis yang lain riwayat Imam Bukhari Muslim juga berbunyi sama dari [Musik] abuakas was adalongan manusia dalam Islam yang akan mendapatkan dobel pahala dobel pahala maka disebutkan O yang pertama rajulun Min ahlil kitab amana binabiihi wa amana biuhammadin Shallallahu Alaihi Wasallam seseorang dari ahli kitab Yahudi dan Nasrani yang beriman kepada nabinya kemudian melanjutkan imannya dengan beriman kepada risalah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam masuk Islam maka ini dobel pahalanya makanya Antum kalau punya teman-teman ahli kitab itu yang dibahasakan kalau kalian masuk Islam kalian dapat doble pahala nih double pahala karena kalian sudah mengikuti ajaran Nabi sebelumnya sekarang ikuti ajaran Nabi sesudahnya maka ini dobel pahalanya yang kedua adalah Wal Abdul mamluk haqallahi waq mawali seorang hamba sahaya yang memberikan hak Tuhannya dan memberikan hak hak Tuhannya Dan hak hak tuannya kalau dia berikan maka dobel pahalanya yang ketiga warajulunana lahu amatun faadabaha faahsana tadibaha waamaha faahsana tlimaha tumma aqaha fawaj fahu ajran yang ketiga seorang laki-laki yang memiliki budak wanita budak wanita sama tadi dikanca peperangan laki-laki bisa diber-berikan perempuan kalau hukum dalam Syari pernah saya jelaskan bisa digauli tanpa pernikahan oleh laki-laki tapi tidak berlaku unsur timbal balig enggak berlaku bagi perempuan yang bebas bisa bergaul dengan budak laki-lakinya enggak bisa tapi laki-laki bisa Itu Ken nabi sallallahui wasallam punya hamba sahaya Maria kipti misalnya gitu kan itu hamba sahaya memang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam riwayat yang sahih tidak menikahinya itu memang dalam Islam disebutkanakatum pernah kita Jelaskan masalah ini Tapi Islam mengajarkan adab yang lebih mulia apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang ketiga mendapatkan pahala dobel adalah seseorang yang memiliki budak wanita yang dia didik dengan sebaik-baiknya seperti mendidik anaknya sendiri dididik diajar adab tata krama bahasa mungkin disekolahkan kemudian dia bebaskan dari keterbudakan lalu dia nikahi maka dia mendapatkan Doel pahala orang ini dapat dobel pahala artinya walaupun budak sahaya wanita boleh digauli tanpa pernikahan Tetapi kalau dibebaskan dinikahi jauh lebih Afdal pahalanya dobel gitu kan dan ini teman-teman sekalian tentu kita bicara masalah hamba saya berarti bicara masalah tawanan perang ya Sekali lagi orang-orang selain muslim agama selain muslim ini luar biasa bobroknya dalam masalah tawanan nih di dalam Islam tawanan tidak boleh dig gu gugat sampai Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengingatkan berbuat baiklah pada Asir Asir itu adalah tawanan sampai para sahabat itu pada saat ada tawanan-tawanan dibawa ke Madinah walaupun mereka lagi diikat supaya tidak lari tapi diberi disuapkan makanan di mulutnya diberikan minum di mulutnya sampai para tawanan yang masuk Islam mengatakan demi Allah mereka lagi memegang roti dan kurma kering dan mereka memasukkan roti ke mulut kami sementara kurma kering yang mereka makan roti berarti lebih enak gitu kan dan kalau roti jatuh di mulut dari mulut kami tawanan karena lagi diikat tangannya maka para sahabat Muhammad itu memperebutkan roti tersebut membersihkan lalu memasukkan kembali ke mulut Pal tawanan jadi memang muamalah yang sangat luar biasa berbeda sekali berbeda sekali gitu kan mungkin teman-teman saya tidak tahu pernah lihat atau tidak Bagaimana cuplikan pada saat tentara Amerika masuk ke Irak bagaimana mereka memperlakukan tentara-tentara muslim tuh sampai di homoi gitu kan mereka yang banyak homo mereka melakukan itu tidak dibiarkan mandi tidak tidak diurus Makanannya tidak dikasih sampai tadinya foto-fotonya waktu sebelum sebelum ditawan itu gemuk-gemuk mereka sehat itu jadi kurus sekali jadi hitam kulitnya jadi terganggu enggak ada sama sekali belas kasihan pada manusia gitu kan Basyar sekarang mengambil orang-orang yang ditawan dibiarin sampai mengurus ditelanjangin pakaiannya di di di dipenjara dipukulin disiksa sampai mati dan mereka puas dengan mata seperti itu Subhanallah ajaran Islam sama sekali disuruh bebasin disuruh baikin dikasih baju kasih makanan bagian dari syariat gitu kan bagian daripada syariat ini penting sekali jadi adab-adab ini harus dijaga teman-teman sekalian kemudian hadis yang lain hadis ini diriwayatkan oleh Imam muslimrinq Wah Laha Asun rasulullahu Ali wasallamaha wiiwayatin ikhwatun Li seorang sahabat bernama suwaid IBN mqrin Beliau mengatakan aku bersaudara tujuh orang aku bersaudara tujuh orang dan ketujuhnya ini kami berasal dari suku makrin ya dan di rumah kami di rumah kami itu ada satu orang pembantu saja hanya ada satu orang pembantu hanya ada satu orang pembantu perempuan dan kebetulan ini adalah budak wanita budak wanita ya kata suid bin mrin saya bersaudara tu orang dan semua dari suku mukrin maksudnya dari ibu dan ayah ya dan di rumah kami hanya ada satu pembantu kebetulan dia selain membantu juga budak wanita maka adik kami yang paling kecil menamparnya menampar budak wanita itu pada saat ditampar budak wanita tersebut dan sampai berita kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh membebaskan budak tadi enggak boleh menampar enggak boleh kalau hamba sahaya kata ulama hadis menjelaskan hadis riwayat Muslim ini tidak boleh ditampar padahal hamba sahaya itu bisa diperjual belikan Bagaimana dengan pembantu Bagaimana dengan sopir Bagaimana dengan pegawai semua ini teman teman sekalian tidak boleh sama sekali dihina enggak boleh hina saudara Muslim gitu kan harus kita pahami Subhanallah saya ambil pelajaran dari guru-guru kami dulu di Madinah itu kalau masuk di kelas teman-teman masuk di kelas ya masuk ngobrol dia sampaikan materi segala tapi kalau sudah ketemu di luar biasa ngobrol bercanda bahkan kadang-kadang Subhanallah dalam majelis ilmu di Masjid Nabawi Saya pernah bertemu dengan guru-guru saya duduk di sebelah saya tuh belajar dari ulama yang sama padahal ini guru-guru kami sudah doktor di kampus sudah luar biasa dosen sudah menjadi rujukan duduk dalam majelis halaka duduk sama orang-orang Berapa banyak orang yang tidak bisa melakukan ini merasa dirinya lebih dari orang lain sudah enggak mungkin hadir di pengajian sudah enggak mungkin sudah enggak mungkin maka ini hati-hati orang Islam tidak ada seperti itu sesuatu yang benar sesuatu yang wajar Enggak ada masalah bahkan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dikatakan dalam riwayat teman-teman sekalian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu bisa tangannya dipegang oleh budak wanita ya Budak perempuan anak kecil di dan bisa membawanya ke mana saja jadi kan nabi Sallahu alai wasallam saking toleransinya dengan masalah ini riwayat yang lain Abu Mas'ud radhiallahu Anhu sahabat nabi yang mulia ini sempat hadir di Perang Badar ya terkenal ini bukan Abdullah bin Mas'ud lain ini Abi Mas'ud dan sahabat nabi yang lain lagi dia mengatakan kuntu adribuulam but suatu hari aku pernah memukul budakku dengan pecut ya dengan pecut an abudam ada suara Dar mengatakan wah abuudetahilah tapi aku tidak bisa menangkap suara siapa itu karena aku sangat emosiadaat ituadaat suara itu Mak dekatku wasar was pada saat itu nabi mengatakanam aba masuddaraulam Allahu akdara Ma gulamriuamlukan baahu abada maka nabi su wasam mengatakan ketahuilah Bahwasanya Allah wahai aba Mas'ud lebih mampu bisa lebih cepat menghukummu daripada
Resume
Categories