Kisah Sahabat Nabi ﷺ Ke-4: Ali bin Abi Thalib (2)
aA7CKPexqJk • 2015-05-11
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id bertakwalah sama Allah dalam berdagang dan selalulah menjadi pedagang yang baik penuhilah takaran dan timbangan Dia berkata jangan mengembungkan daging-daging ya daging-daging Maksudnya seperti kalau kita biasa daging apa gelonggongan ya ya ya itu biasanya di Iduladha di sini dilakukan di Indonesia ya jadi sengaja sapinya diminumkan banyak sehingga kelihatan gemuk dan kalau ditimbang jadi berat ini sudah terjadi di zaman dulu mereka lakukan nanti kalau disembelih ternyata airnya Banyak tumpah Ali R sudah mengingatkan setiap hari Ali di zaman khilafahnya keluar di pasar tanpa ada pendamping membawa tongkatnya sambil mengingatkan orang mengatakan hati-hatilah jujurlah amanahlah terus begitu dan jangan sama sekali mengembungkan daging ya hewan yang masih hidup suatu hari juga Ali pernah keluar dengan dua hel kain dia menggunakan salah satunya sebagai sarung Sedangkan yang lainnya sebagai baju dia menjulurkan salah satu kain tersebut dan mengangkat Sisi yang lainnya nya lalu dia berkata aku memakai dua kain ini karena keduanya lebih menjauhkanku dari kesombongan lebih baik untukku dalam salatku dan merupakan sunah bagi orang mukmin artinya beliau tidak mengkhususkan pakaian kerajaan Umar bin Abdul Aziz yang terkenal seorang khalifah yang masyhur di umawiyah berkata orang yang paling zuhud terhadap dunia adalah Ali bin Abi Thalib radhiallahu Anhu dan banyak sekali pendapat-pendapat ulama berhubungan dengan masalah ini kita masuk dalam itu kezuhudan kita masuk ke masalah keadilan beliau radhiallahu Anhu Ali Bin Abi Thalib sangat Adil di dalam kepemimpinannya di antara yang disebutkan keadilannya Ali Bin Abi Thalib berkata di atas mimbar di hari Jumat wahai para pemimpin sesungguhnya rakyat kalian mempunyai hak-hak mendapatkan hukum dengan adil dan mendapatkan pembagian yang sama rata tidak ada kebaikan yang paling Allah cintai melebihi kepemimpinan seorang pemimpin yang adil lalu Kemudian beliau praktikin turun dari mimbar lalu Beliau yang paling pertama datang ke baittil maal setiap ada masuk pendapatan dibagi kepada orang setiap kali ditemukan ada orang yang butuh bantuan di pasar beliau membantunya dan Beliau pernah naik ke atas mimbar sambil berkata di khutbah Jumat wahai manusia demi zat yang tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali dia aku tidak mengambil apapun dari harta kalian baik sedikit maupun banyak enggak ada sama sekali Saya tidak akan ambil apa-apa dari kalian lalu dia mengeluarkan botol kecil Kalau kayak kita sekarang botol kecil biasa diisi minyak wangi yang berisi Minyak wangi dari lengan bajunya Ali lalu berkata botol kecil ini di khutbah Jumat diangkat khalifah botol kecil ini adalah hadiah dari dihgan dihgan ini istilah bagi orang di Persia yang biasa ngumpul-ngumpulin pajak apa segala tapi orang non mususlim gitu ini saya dikasih karena dianggap saya Raja kalian dikasih minyak wangi botol kecil ini lalu Ali mendatangi Baitul Ma turun dari khutbah Jumat habis salat datangin Baitul Ma lalu botol itu dikasih kepada penjaga jaga baittil ma dia tidak ambil sama sekali gitu kan jadi dia membuka transparansi walaupun botol minyak wangi yang kecil di sini kita bisaat bagaimana keadilan Ali radhiallahu Anhu seorang Yahudi masuk Islam di tangan Ali disebabkan karena keadilannya satu hari disebutkan dalam riwayat Ali sempat jalan-jalan di pemukiman orang Yahudi kemudian ditemukanlah di depan pintu rumah orang Yahudi itu ada baju yang sedang dijemur dan salah satunya adalah baju perang maka Ali pun mengetuk rumah Yahudi tersebut sambil berkata Wahai Yahudi ini baju perangnya siapa ya di depan itu kata Yahudi Amir mukminin waktu itu jadi khalifah Ya jelas di rumah saya berarti punya saya lalu kata Ali tapi kayaknya punya saya buktinya 1 2 3 4 5 ada bukti-buktinya kata Yahudi Ya seperti saya bilang Amir mukminin di rumah saya berarti punya saya ada tiga kejadian dalam kisah ini yang membuat Yahudi Ini akhirnya syahadat dan perlu Anda tahu Yahudi ini sulit sekali syahadat ya susah sekali kata Nabi Sallallahu alaii wasallam dalam hadis sahih riwayat Bukhari kalau seandainya ada 12 orang saja Yahudi yang apa beriman pada risalahku semasa nabi hidup 12 orang saja seluruh Yahudi akan beriman saking sulitnya ya di bawah 10 orang saja yang yang sempat mengucapkan syahadat pada saat itu bahkan ulama mengikung tiga sampai empat orang saja yang sempat masuk Islam dari orang-orang Yahudi ini seorang Yahudi masuk Islam di tangan Ali Karena keadilannya pada saat memimpin waktu itu Ali ada tiga kejadian ya setelah dialog sama Yahudi ini yang membuat Yahudi ini masuk Islam yang pertama adalah Yahudi ini kaget waktu Ali bilang Ini baju siapa dia bilang baju saya di rumah saya jelas punya saya Ali tunjukkan buktinya dan ini dialog antara raja muslim dengan masyarakat biasa kafir sudah masyarakat biasa kafir artinya kalau Raja dia mau diambil saja gitu kan Tapi ini enggak maka kejadian pertama yangat Yahudi ini syahadat dia bilang tiba-tiba Amir mukminin Ali mengajak saya ke pengadilan Ayo kita ke pengadilan kalau begitu Jadi bukan Ali ambil langsung kata si Yahudi yang menukir riwayat kepada kita dia meng mengatakan kalau seandainya ini Raja Yahudi sudah diambil secara paksa tapi karena ini Muslim dia tidak ambil maka saya kaget Ath Amir mukminin mengajak saya ke ya pengadilan maka jalanlah saya bersama Ali Enggak ada pengawan enggak ada siapa Jalan Amir mukminin Raja muslim jalan kaki enggak pakai kendaraan bersama dengan orang Yahudi ke pengadilan kejadian kedua yang membuat Yahudi ini masuk Islam adalah pada saat masuk ke dalam ruangan pengadilan waktu itu kebetulan hakimnya seseorang yang bernama suaisy yang ditunjuk oleh Ali menjadi hakim Ali yang tentuin gajinya Ali yang tentukan juga jabatannya waktu Ali masuk kata Yahudi inih waktu Amir mukminin masuk ke pengadilan dan dia berikan salam anehnya Tidak satu pun dari umat Islam ada yang berdiri dan salaman sama Ali enggak ada gitu kan Apa sebabnya karena ternyata mereka sudah biasa salaman sama Ali tiap hari Enggak ada sesuatu yang istimewa mereka kalau mau temui Ali Ali ada di pasar ada di rumahnya kapan saja diketuk bisa ditemuin enggak ada sekretaris enggak ada janji enggak ada segala macam-macam rumit enggak ada tiap hari jadi mereka enggak anggap Ali itu bertemu salaman khusus adalah istimewa biasa saja maka pada saat Ali ru salam waktu salam pada saat itu maka semuanya jawab tapi kata Yahudi ini tidak ada satuun yang berdiri salaman sama Amir mukminin dan yang luar biasa suraik si Hakim sempat bilang silakan wahai Amir mukminin silakan apa Antri di pengadilan ini lagi banyak orang dihakimin silakan antri kata Yahudi ini Amir Mukminin pun pergi ke belakang saf ya pengadilan dan tunggu antri Enggak marah enggak tersinggung enggak apa-apa biasa saya Kay tidak ada apa-apa ini kejadian kedua yang membuat dia kagum pertama diajak ke pengadilan kedua kejadian yang terjadi pada saat awal masuk di pengadilan dan yang ketiga dia bilang ini Sebab Dia masuk islam waktu tiba giliran kami kata Yahudi ini Hakim suurai tiba-tiba berkata Ada apa Amir mukminin kata Ali saya tadi pagi jalan di pemukiman orang Yahudi lalu saya temukan ada baju perang ini yang dipegang sama dia Setahu saya ini baju saya bu buktinya 1 2 3 4 5 kata si Hakim wahai Yahudi Apa pendapatmu kata Yahudi saya sudah jawab di rumah saya kepada Amir mukminin ini di rumah saya jelas punya saya berarti kata ee hakimnya dan ini Perhatikan ya dialog ini antara Ali raja dan hakim pegawainya ditunjuk tapi Kemuliaan Islam tidak melihat Jabatan itu kata syurai ya dia bilang kepada Ali rajanya wahai Amir mukminin anda punya saksi enggak ada saksi enggak kata Ali yang tahu baju ini cuman Fatimah Hasan dan Husein gak ada yang lain cuma tiga orang kata suai ini dialog antara pegawai sama atasannya nih apa yang kata si suai anda tahu wahai Amir mukmin dalam Islam anak enggak boleh jadi saksi buat orang tua orang tua enggak boleh saksi buat anak enggak bisa berarti Hasan dan Husin sudah batal tinggal Fatimah dan anda tahu dalam Islam saksi harus dua orang laki-laki yang terpercaya kalau satu laki-laki enggak ada diganti dengan berapa perempuan dua dua perempuan satu laki-laki berarti Butuh empat perempuan anda punya satu orang Fatimah ada tiga orang lagi enggak kata Ali enggak ada cuma itu saja kata Yahudi ini tiba-tiba saya kaget ini yang membuat dia masuk Islam yang ketiga kejadian ketiga dia bilang tiba-tiba Hakim syurai menghadap ke arah kami dan mengambil keputusan berkata dengan tegas wahai Amir mukminin kalau begitu saya putuskan baju perang ini punyanya Yahudi dan yang luar biasanya kata Ali Baiklah suaih tutup dengan kafaratul majelis turun dari mejahnya salaman sama Ali baru salaman sekarang keluar sama-sama dari pengadilan kayak tidak ada apa-apa Yahudi ini menghadap ke sana dia bingung Kejadian ini dia bilang Sebentar Amir mukminin sebentar wahai Hakim Apakah pengadilan sudah selesai Ali yang jawab Sudah Wah Yahudi walaupun saya yakin itu baju perang saya tapi enggak ada saksi agama saya mengajarkan seperti itu lalu SY juga bilang sudah seperti saya putuskan sudah selesai Yahudi enggak percaya dia bilang lagi apakah baju perang ini jadi milik saya sekarang kata Ali Iya kata syurai Iya apa kata Yahudi demi Allah wahai Amir mukminin ini baju perang Anda yang 2 hari lalu saya curi gitu kan lalu dia syahadat Ashadu Alla ilah illallah wa anna muhammadar rasulullah dia syahadat gara-gara perilakunya Ali dan keadilannya dan ini salah satu riwayat yang sangat menarik diangkat pada saat Ali menjadi khalifah dan ini luar biasa gitu kan Ini luar biasa kemudian tentu masih ada yang lain seperti t saya katakan beliau jalan di pasar dan segalanya disebutkan bahwasanya Ali radhiallahu Anhu dalam riwayat riwayat ini dinukil oleh Abu nuaim dalam alhiliah dan Ibnu Abi syaibah dalam musonfnya dengan sanad yang sahih Ali bin Ali bin alqam dari ayahnya Dia berkata aku melihat Ali menjual sebilah pedang di pasar di zaman Khilafah ya beliau bawa pedangnya beliau jual di pasar khalifah jual pedang di pasar Dia berkata Siapa yang mau membeli pedang ini dari aku demi zat yang menumbuhkan biji-bijian aku sering menggunakan untuk membela wajah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini pedang yang aku pakai membela Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Seandainya aku mempunyai uang seharga seheleai kain sarung niscaya aku tidak menjualnya aku tidak menjualnya artinya beliau betul-betul memang hidup hidup seperti masyarakat biasa dan kepemimpinan kerajaan itu Khilafah bukan ajang untuk ya untuk mengumpulkan harta dia tahu itu adalah amanah yang harus dijalankan seperti itu gambarannya Ali juga ya adalah orang yang memang sangat Hakim sangat bijaksana dalam keadilan ini ya dan itu diakui oleh banyak sahabat di antaranya Umar Bin Khattab berkata yang paling Mahir dalam menerapkan hukum di antara kami adalah Ali ini Umar Bin Khattab menyamputkan masalah itu bahkan Ibnu Mas'ud mengatakan kami membicarakan bahwa orang-orang Madinah yang paling ahli di bidang peradilan adalah Ali bin Abi Thalib ini semua pengakuan para sahabat ridanullah alaihim dan Ali pernah berkata Rasulullah sallahuhi Wasallam mengutusku ke negeri Yaman dan aku berkata aku adalah orang yang paling muda ya Rasulullah Bagaimana aku bisa mendakwahi merekaalu nabi wasam mengatakan kepada beliau inallahal k nabi wasam sesunggnya Allah akan membimbingtimu uhkan lisanmu karena aku yang telah mengutusmu jika ada dua orang yang berselisih datang di hadapanmu Maka jangan engkau menetapkan sebelum engkau mendengarkan ucapan orang kedua seperti engkau mendengar ucapan orang yang pertama karena itu akan lebih memantapkan putusanmu sama dengan hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang lain juga kalau datang kepadamu dua orang yang sedang ribut Maka jangan kau dengar ya jangan kau putuskan kepada orang yang sedang datang walaupun matanya satu sudah rusak gitu kan sampai engkau melihat ya lawannya rivalnya kenai saja rivalnya matanya dua-duanya rusak ya maka disuruh mengakukan seperti itu Umar juga Radiallahu anu berkata dari Abu Said Al khudri Beliau berkata atau Beliau pernah bertanya kepada Ali tentang sesuatu lalu Ali menjawab maka Umar berkata Aku berlindung kepada Allah dari kehidupan di tengah suatu kaum yang tidak ada Abu Hasan di antara mereka maksudnya Ali radhiallahu Anhu dan banyak sekali riwayat-riwayat yang menyebutkan hal-hal yang seperti ini yang menyebutkan tentang masalah Bagaimana keadilan beliau Kemudian kedermawan beliau sangat Dermawan dan murah hati radhiallahu Anhu ya disebutkan di dalam sebuah riwayat yang sahih dan riwayat ini dinukil eh mohon maaf disebutkan dalam arriadun anadirah ya oleh atabari Dan ini juga dinukil riwayat dari e para tabiin dengan sanad yang sahih dikatakan Ali radhiallahu Anhu tidak wafat kecuali memiliki uang 100.000 wuam dirham atau Dinar pada saat wafat tap tapi ali memiliki utang r0.000 lalu ditanyakanlah kepada anaknya Hasan Kenapa kok bisa utangnya sebesar itu harta sudah ada tapi kenapa kok bisa ya waktu beliau meninggal ya kenapa kok bisa utangnya lebih mendekati hampir seluruh harta kata dinukil bahwasanya Ali radhiallahu Anhu Semasa Hidup sering kedatangan ipar-iparnya kenalan-kenalannya dan juga kerabat-kerabatnya maka beliau tidak pernah membiarkan Mereka pergi kecuali sudah diberikan sesuatu Arya diberikan harta kepada mereka gitu kan kemudian juga disebutkan Ali radhiallahu Anhu pernah keluar satu waktu kemudian eh maaf menuju ke rumahnya satu waktu lalu Fatimah berkata Wahai Ali kami tidak punya makanan lagi ya kecuali uang 3 dirham ini maka diberikanlah uang tersebut kepada Ali Ali pun menuju ke pasar ingin membeli makanan di tengah pasar Dia bertemu dengan satu orang fakir miskin yang berkata Setelah salam wahai ayahnya Hasan saya ya sudah 3 hari enggak makan dengan anak istri saya Bisakah engkau membantuku Ali waktu itu pegang uang cuma 3 dirham gak ada lagi yang lain maka dengan keyakinan kepada Allah dia mengatakan tidak mungkin saya membantu orang susah ini kemudian Allah membuat saya dan keluarga saya mati kelaparan karena saya belum makan hari ini saja sementara orang ini sudah 3 hari enggak makan maka dia pun dengan keyakinan memberikan semua dirham itu setelah itu dia pulang ke rumahnya kata Fatimah Mana makanannya kata Ali ya Tadi ada orang begini ceritanya maka saya berikan Fatimah Pun Menangis mengatan lalu kita makan apa kata Ali jangan kau khawatir Fatimah Allah tidak akan membiarkan kita mati kelaparan karena membantu orang saya akan ke rumah ayahmu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Mungkin beliau punya makanan maka keluarlah Ali radhiallahu Anhu menu ke rumah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan ini saksi bahasan kita pada saat itu bertemulah Ali dengan seorang Ansar yang membawa unta betina merah ya dengan tangannya setelah memberikan salam kepada Ali kemudian ngobrol-ngobrol lalu dia berkata Wahai ayahnya Hasan Saya punya unta yang bagus apa anda ingin beli waktu itu kebetulan unta yang seperti ini harganya di pasar standar cepat laku 40 dirham kata Ali Baiklah tapi saya enggak ada duit duit kata orang itu Anda boleh bayar kapan saja lalu kata Ali berapa engkau mau jual Dia bilang saya jual 20 dirham udah bayarnya kapan saja ada uang kemudian setengah harga pasar gitu kan lalu Ali pun mengambil baru saja jalan Berapa langkah ingin ke rumah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ada orang Ansar yang kedua datang yang kenal orang Ansar pertama lalu berkata kepada Ali Setelah salam wahai ayahnya Hasan saya lihat kamu punya unta yang bagus Apa kau mau jual kata Ali Iya lalu Orang itu berkata berapa kata Ali 40 dirham harga standar pasar orang itu enggak nawar enggak apa langsung dikasih di tangannya kemudian Ali sempat mengejar pemilik unta yang pertama dikasih 20 dirham uang untanya lalu 20 dirham dibawa pulang ke rumahnya jadi di sini kita lihat Bagaimana Ali sangat Dermawan ya sangat Dermawan yang luar biasa Kemudian Ali radiallah Anhu juga disebutkan di sini ya memiliki kata-kata emas yang sering dijadikan sebagai rujukan dan ini cukup banyak disebutkan tapi saya akan sebutkan mungkin beberap ya antaranya adalah Beliau berkata dan diajikan rujukan oleh para sahabat oleh para tabiin anasu faalimun rbani wa mutaalimun alabilin Najah wamajun R ATB naq yamiluna main di selimut itu tapi di sini penulis mengangkat mengatakan bahwasanya ini kedudukan Ali radhiallahu Anhu di mata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau kelebihan Ali karena Ali ya berkorban ya berkorban untuk Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian kata para ulama Ali karena berkorban di tempat tidur Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka nabi pun menghormati Ali dengan menikahkannya bersama Fatimah dan Fatimah radhiallahu anha kita tahu albatul yang sangat terkenal punya julukan albatul adalah orang yang sangat dicintai oleh Nabi Sallallahu alaihi wasallam sampai Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Fatimah bidat minnian abghadaha abghadani Fatimah bagian dariku Siapa yang membuatnya marah maka dia telah membuatku marah banyak orang-orang Syiah salah paham nih dia kira Ahli Sunah benci Fatimah radhiallahu anha pemahaman lagi yang salah nah dasarnya memang dari Abdullah bin Saba ni Yahudi mau ngacauin nih enggak ada ceritanya orang Islam Ahli Sunah benci Ali benci Fatimah radhiallahu anhum ajmain gitu kan tidak ada semua kita menghormatinya bahkan kita menganggap bagian dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kita mengakui Hasan Husain adalah dua anak mudanya Ahli Surga sebagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Sebutkan lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengikram atau menghormati Ali dengan menikahkannya bersama Fatimah dan ini sebuah karunia yang luar biasa Untuk Ali sudah besar di rumah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sepupu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dididik langsung oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan dinikahkan dengan anak Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kelebihan yang lain dan yang terakhir adalah yang ke-11 ya Bagi Ali surga merindukannya disebutkan di dalam hadis diriwayatkanleh Imam Tirmidzi nomor 3797 dan Hakim dalam mustadrak jilid 3 Nomor 148 dari Anas radah riwayat ini dihasankan Syekh Albani kata nabiah Alaihi wasamar sesungguhnya surga benar-benar merindukan tig orang Ali amar dan sebah Fadilah untuk Ali radhiallahu Anhu ini semua fadilah-fadilah yang berhubungan langsung dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kita sekarang lihat Bagaimana peran Ali dalam peperangan kita mulai dengan Perang Badar tahun 2 Hijriah Ali radhiallahu Anhu adalah orang yang sangat luar biasa terkenal orang yang mahir menunggangi kuda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bukan hanya mendidiknya secara Imaniah mendidiknya secara fisik mendidiknya secara keterampilan karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang paling Mahir menunggangi kuda orang yang yang paling Mahir dengan keterampilan perang gitu kan Kalau antum ikutin di materi sirah saya sampaikan Bagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam luar biasa menguasai keterampilan perang itu Abdullah bin Mas'ud berkata di Perang Badar Kami mengendarai seekor unta bersama secara bergantian tiga orang kebetulan Abu lubaba Ali Bin Abi Thalib dan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bergantian seekor unta dan pada saat tiba giliran Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam harus berjalan kaki maka abu lubaba dan Ali Bin Abi Thalib yang merupakan salah satu yang akan ada di atas unta berkata Biarkanlah kami yang berjalan kaki dan engkau yang berkendaraan Ya Rasulullah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis yang masyhur tadi saya Sebutkan riwayat Imam Ahmad dengan sanad yang Hasan Ma antuma biqwa minni wala Ana biagna Anil Ajri minkuma kalian berdua tidak lebih kuat daripada aku aku kuat untuk jalan Bahkan aku lebih kuat daripada kalian dan aku juga memerlukan pahala sebagaimana kalian perlukan pahala tapi di sini pembukaan riwayat ini ya adalah kesaksian bahwasanya Ali hadir di Perang Badar dan orang yang hadir di Perang Badar ini punya kelebihan sendiri ya ya Karena nabi karena Allah subhanahu wa taala sudah mengatak al-quran untuk ahli Badar wlalu maum qad gafarallahu lakum berbuatlah semau kalian wahai pendukahli Badr Allah telah ampuni semua kesalahan kalian dan Ali termasuk salah satu dari orang yang hadir di Badr Ali radhiallahu Anhu merupakan orang yang sangat luar biasa dengan umur pada saat itu belasan tahun umurnya masih belasan tahun ahli sejarah sepakat pokoknya di bawah 20 tahun wallahuam ya umumnya ada yang mengatakan dibawah 25 tahun tidak lebih dari 25 tahun Ali Rah anu masuk ke Kanca peperangan dan pada saat bertemu antara dua pasukan di Perang Badar maka utbah bin rabiah maju mengajak saudaranya sybah dan anaknya Walid untuk berperang maka mereka pun bertiga berseru mengatakan Siapa yang mau berduel dengan kami lalu keluarlah tiga orang dari Ansar lalu mereka bertanya orang-orang Quraisy ini bertanya utbah dan saudara serta anaknya siapa kalian maka berkatalah mereka masing-masing namanya maka orang-orang Quraisy ini bilang wahai Muhammad kami tahu mereka ini orang-orang yang hebat mungkin di kalangan kalian tapi kami ingin dari anak suku kami sendiri maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menunjukkan kepada kaum muslimin tentang pentingnya ya pemimpin itu mendahulukan dirinya dan keluarganya agar menjadi contoh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh berdiri pertama adalah Hamzah pamannya suruh hadapin tuh orang-orang bukan orang-orang Muhajirin umumnya kemudian berdiri wahai Ali kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ali disuruh berdiri dan yang ketiga berdirilah wahai Ubaidah Ubaidah bin harit harit Ini paman nabi jadi ini sepupu nabi sendiri berdirilah tiga orang tersebut kemudian mereka masing-masing menghadapi satu sama yang lainnya Hamzah menghadapi utbah dan utbah berhasil dibunuh oleh Hamzah kemudian kata Ali dalam sebuah riwayat aku menghadapi syaibah dan aku berhasil mengalahkannya sedangkan Ubaidah menghadapi Walid semuanya ya berhasil dibunuh Hamzah berhasil membunuh lawannya Ali berhasil membunuh lawannya tapi Ubaidah dan al-walid mereka saling Pukul satu sama yang lain sehingga akhirnya dua-duanya jatuh kemudian terbunuhlah akhirnya alwalid di tangan di tangan Hamzah radhiallahu anu ajmain ringkas cerita adalah Ali bin Abi Thalib termasuk orang yang keluar berduel pada saat itu keluar berduel dan orang yang ditampilkan dalam duel dalam duel kalau dikanca peperangan itu pasti orang yang akan membawa nama harumnya pasukan Kapan duel itu misalnya ada 1000 pasukan lawan 1000 pasukan kalau dua orang maju yang maju ini membawa nama baiknya yang 1000 kapan dia berhasil menang mengangkat semangat yang 1000 ini gitu kan maka yang duel bukan orang sembarang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam selain memilih sahabat kerabatnya sendiri dari sahabatnya juga Memang memilih bertib orang-orang terpilih Ini orang-orang yang luar biasa ya dan kita akan lihat nanti bagaimana memang keterampilan Ali radhiallahu Anhu dalam peperangan di antaranya juga adalah perang khandq di perang khandq ini khandq itu dibuat Parit yang sangat besar oleh Nabi Sallallahu alaii wasallam dikenal dengan Surah dikenal juga dengan perang Ahzab surah Ahzab menceritakan masalah itu ada satu orang Saya tidak cerita perang azabnya tapi waktu itu Parit sangat dalam 7 me ke dalam 15 me ke sana itu kan lebarnya sehingga tidak bisa dilompati oleh musuh ada satu orang Quraisy namanya Amr Bin Abi wud Amr Bin Abi wud ini umurnya sudah 80 tahun tapi orangnya kuat kekar dia Satrianya orang enggak ada yang berani kalau sudah masuk di medan perang pasukan Quraisy musuh-musuh Quraisy kalau lihat ada Amr Bin abdibut ini tidak ada yang berani datang pasti semuanya mundur enggak berani melawan gu karena orangnya luar biasa kuat sekali secara fisik gitu kan walaupun umurnya sudah 80 tahun dan subhanallah semua kuda-kuda Quraisy berusaha loncatin tadi Parit tidak ada yang berhasil kudanya amrut berhasil 80 tahun umurnya dia tunggangi kuda dia bisa loncatin Parit 15 m itu bukan main-main itu berhasil loncat ke sana kemudian dia tantang kaum muslimin dia bilang kalau kalian jantan jangan Serang saya jangan keroyokin tapi saya ajak duel Siapa yang berani keluar melihat kejadian tersebut waktu itu umurnya 80 tahun Ali di bawah 25 tahun gitu kan Ali berdiri mengatakan saya Rasulullah hadapin dia kata Nabi Sallallahu Al wasallam jangan alih sebentar ternyata orang ini tidak Diam dia tantang lagi mana janji Kalian katanya kalau meninggal mati masuk surga ini saya sudah tantang Siapa yang berani duel dengan saya mendengar tantangan tersebut Ali berdiri lagi ya Rasulullah Izinkan saya melawan orang ini kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dia tenang Hai Ali tenang dulu jangan dulu Amru berucap lagi tiga kali ternyata kalian penakut seorang laki-laki disebutkan syair-syairnya seorang laki-laki telah loncat dan kemudian menunjukkan keberaniannya Ternyata satu melawan Sekian banyak tidak ada berani Ali langsung berdiri mengatakan Ya Rasulullah Izinkan saya melawan orang ini kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dia Amr ini Amr Bin Abi wud terkenal sangat kuat khawatir kamu kalahkan kata Ali walaupun Amr Ya Rasulullah saya akan lawan Baiklah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Baiklah kalau begitu lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memberikan kepadanya Imamah dan Nabi Sallallahu alaihi wasallam mendoakannya pada saat Ali pun menuju ke sana langsung Ali karena semua pakai baju perang ya tertutup dengan besi jadi tidak terlalu kelihatan wajahnya dan Amar ini umur 80 tahun ini anak 20 tahun gak dikenal sama Amr kata Amr siapa kamu hai ponakanku dilihat masih muda langsung dia bilang saya Ali kata dia Ali bin Abdul Manaf jadi ada satu orang namanya Ali bin Abdul Manaf Abdul Manaf ini kakek Nabi Ar Dia pikir orang tua juga kata Ali bukan Ali Bin Abi Thalib Abu Thalib saja dibandingkan dengan ini ya masih lebih tua orang ini daripada Abu Thalib kalau Abu thalibnya hidup maka kata orang tersebut ada orang yang lebih kuat daripada kamu kenapa kamu yang maju suruh orang-orang yang tua yang kuat yang sudah pengalaman gitu kan kata Ali wahai Amr Saya pernah dengar saya pernah dengar kamu berkata kalaupun saya diajak beberapa pilihan dan pilihan itu menantangku tiga pilihan dan itu menantangku aku akan menjawabnya Bukankah kau pernah berkata heer kata kata Amr Iya kata Ali kalau begitu saya mengajak kamu ke tiga perkara kata Amr Apa itu kata dia saya mengajak kamu bersyahadat mengatakan Lailahaillallah wahdahu la syarikalah tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad Rasulullah kata Amr kalau itu saya tidak mau saya sudah jauh-jauh datang kancam peperangan untuk memerangi Muhammad Justru karena saya tidak mau mengucapkan kalimat itu Baiklah kata Ali kalau yang kedua saya menawarkan kamu untuk kamu balik ke negerimu ke Makkah gitu jika Muhammad benar kau tidak jadi perangin dan memang dia benar sebenarnya namamu sendiri baik orang Quraisy sama-sama kalau dia salah dia Pendusta kan itu yang sedang kamu ucapkan kamu mendustakan dia ada tidak ada untungnya kau perangin dia kata Amr ini juga tidak mungkin wanita-wanita Quraisy tidak ada yang ucapin Apalagi saya laki-laki kata Ali kalau begitu Saya tawarkan yang ketiga kata Amr Apa itu berduel perang kita berdua lalu Amr tertawa sambil berkata penunggang kuda Quraisy yang tersohor dan sudah berpengalaman dengan umur lebih dari 80 tahun ya ditantang oleh anak kecil yang baru lahir kemarin aku tidak pernah mengira bahwa seseorang dari bangsa Arab akan menakut-nakutiku dengan perkara yang ketiga ini lalu pada saat itu pun Amr berkata Pulanglah wahai wonakanku jangan lawan saya gitu kata Ali tapi saya tidak mau pulang dan saya akan membunuhmu mendengar kata-kata Saya akan membunuhmu maka dalam kisah ini atau riwayat ini disebutkan Amr pun turun dari kudahanya kemudian menyerang Ali Ali waktu itu lagi tidak naik kuda Gitu kan berada di bawah maka Amr turun kemudian menyerang Ali dengan sekuat tenaganya ya dari jarak jauh mengangkat pedangnya lalu menghantamkan ke atas kep kepala Ali tiba-tiba dengan kekuatan penuh dan Ali sempat menangkisnya dengan tameng saking kerasnya pukulan tersebut sampai membuat tameng Ali pecah gitu kan tameng dari besi pecah dan kemudian kepala Ali sempat terluka tetapi Ali radhiallahu Anhu memang sudah dilatih oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan keterampilan perang yang luar biasa maka dia pun tidak menunggu kesempatan tidak menunggu tidak tidak tidak menyayakan kesempatan pada saat pedang si Amr ini masih melengket di perisainya dan melukai kepalanya dia pun segera menebas leher Amr dan akhirnya menumpahkan darah dan Amr rubuh jatuh pada saat itu pada saat Amr pun terbunuh maka seluruh muslimin bertakbir ada beberapa arar yang menyebutkan kepada kita bahwasanya Ali radhiallahu Anhu sempat menarik pedang dari bawah karena waktu Ali ditangkis dipukul kepalanya Ali sempat terduduk maka Ali pun menarik pedang dari bawah di depan dia dari mohon maaf kemaluan si Amr sampai ditarik ke atas gitu sehingga terbelah gitu kan tertarik sampai ke wajahnya ada riwayat lain juga menyebutkan tapi riwayat yang diangkat di sini adalah dia menebas lehernya itu kan pada saat itu riwayat yang lain adalah dia menghantamkan pedangnya di kepala Amr dan membalas ya karena di pukul bagian kepala juga membalas kepalanya dan saking kuatnya pukulan Ali sampai membuat pedang itu masuk ya dan membelah ya membelah bagian kepala si Amr ini tapi yang kita ingin ambil pelajaran di sini adalah bagaimana keberanian Ali radhiallahu Anhu menghadapi seorang pejuang yang luar biasa Kesatria yang kuat Tidak sembarangan maka ini juga sebuah Fadilah tersendiri dan ini sebuah hal yang akhirnya membuat pasukan Quraisy tidak berani lagi untuk maju setelah Keesokan atau ke malam harinya diantam oleh angin yang sangat besar yang menghancurkan pasukan mereka pada saat itu ada satu orang lagi yang sempat loncat bersama Amr dan berhasil juga namanya ikrima ikrima bin Abi Jahal sepupu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya masih keluarganya nabi juga ikrima anaknya Abu Jahal waktu melihat Amr yang kuat itu terbunuh Dia pun akhirnya lari dan tidak berani untuk berperang dengan kaum muslimin padahal waktu itu Ali sempat ya sempat menunggu kalau ikrima mau berantem atau duel maka dia pun akan menunggunya para ulama mengatakan kita bisa lihat Bagaimana Sebenarnya ya bagaimana sebenarnya Ali radhiallahu Anhu terbentuk dengan umur yang masih muda dan keterampilan yang luar biasa dalam berperang dan keyakinannya bahwasanya ini akan menghadiahkan mati syahid kata Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu kepada Ali Mengapa engkau tidak mengambil baju besinya Padahal di kalangan orang-orang Arab tidak ada baju besi perang yang lebih baik daripada yang dia miliki baju perangnya paling bagus nih yau kan sulit sekali untuk di dirusak gitu maka dia menjawab Ali mengatakan aku menebasnya dan dia menghadapkan auratnya kepadaku dan ini riwayat yang menjelaskan dia sempat menghantam bagian kemaluannya gitu kan maka auratnya pun kelihatan maka aku tidak mau mengambilnya karena aku malu melihat kemaluannya gitu kan lalu orang-orang musyrik membayar jasadnya Amr kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan 10.000 dirham kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berkata dan ini riwayat semua saya ringkaskan disebutkan oleh Ibnu Katsir dalam albidayah W Nihayah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam idfau ilaihim J jif jifata u Alifah Wit kembalikan saja jasadnya kepada orang-orang musyrik itu dan kembalikan juga bayarannya karena dia adalah seburuk-buruk jasad dan seburuk-buruk dia dia itu denda yang dibayar kalau orang meninggal dunia itu sekelumik cita cerita Ali perannya di perang khaibar maam di perang khandq sekarang kita masuk ke perang khaibar di perang khaibar juga Ali punya kesan ya punya peran yang luar biasa di antara hadis-hadis yang sudah masyhur gitu kan yang sahih hadis-hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari di nomor 4210 imam muslim 2406 Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam setelah mengepung khaibar selama 43 hari lalu Kemudian beliau ya berkata besok saya akan memberikan bendera kepada seseorang yang mencintai Allah dan rasulnya dan Allah dan rasulnya juga mencintainya kemudian kata Umar Bin Khattab saya tidak pernah menginginkan pemerintahan kecuali malam itu karena memang ada predikat mencintai Allah dan rasulnya dan Allah dan rasulnya mencintai dia maka semalam suntuk tidak ada satuun sahabat yang tidur karena menginginkan kedudukan tersebut Keesokan paginya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berkata di mana Ali Bin Abi Thalib yang pada saat itu kebetulan dia sedang sakit mata maka kata Sahal Dia sedang sakit mata Ya Rasulullah lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan bawalah dia ke saya lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Sahal membawanya kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam udahi mata Ali kemudian sembuhlah sakit matanya lalu Beliau bersabda kepada Ali Majah Kean ya bentengere dengan tenang Jangan Tunjukkan kepanikan Kemudian pada saat engkau tiba di depan benteng mereka tawarkanlah kepada mereka untuk masuk Islam katakan kepada mereka apa yang akan menjadi kewajiban mereka dan merupakan hak mereka di dalam Islam demi Allah Allah member bila Allah memberikan petunjuk satu orang karena kamu penyebabnya itu lebih baik daripada engkau mendapatkan unta yang merah saksiahasan kita DII bagaimbii was bendera khusus kepada Ali radhiallahu Anhu dalam riwayat lain Abu Said Al khudri menyebutkan riwayat ini diriwayatkan Imam Ahmad nomor hadis 16 dan dengan sanad yang Hasan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam memegang Panji di malam hari itu dan beliau menggoyangkannya maksudnya menintak lalu menancapkan tongkatnya ke tanah beliau bersabda Siapa yang akan mengambil Panji ini dan memberikan haknya maka majulah seorang sahabat mengatakan aku ya rasul lalu kata Nabi suaii wasam mundurlah kemudian orang lain pun maju mengatakan aku ya Rasulullah kata nabi sallahuaihi wasallam mundurlah kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan demi zat yang telah memuliakan wajah Muhammad aku akan menyerahkannya kepada seorang laki-laki yang tidak akan pernah lari jadi ternyata ada satu ciri khasnya Ali radiallah Anhu ini beliau itu sangat yakin dengan kebenaran Allah dan rasulnya dan kalau maju di mejan perang memang yang beliau cari mati syahid beliau tidak mau mundur tidak mau mundur walaupun tinggal satu orang tinggal beliau sendiri beliau tidak mau mundur makanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu bilang demi zat yang telah memuliakan wajah Muhammad aku akan menyerahkan kepada seorang laki-laki yang tidak akan pernah lari bagaimanapun keadaannya kalau tinggal tangannya saja bisa bergerak tetap dia pakai untuk untuk berperang gitu kan Kalau seluruh anggota tubuhnya patah pun tetap dia pakai untuk berperang maka dia mengatakan wahai Ali majulah Dan terimalah Panji ini lalu Ali pun bergerak maju sampai Allah membuka khaibar dan Ali datang membawa kur kururma serta daging-daging cincangnya riwayat ini menjelaskan juga kepada kita tentang Fadilah Ali hampir sama dengan tadi Bagaimana Ali radhiallahu Anhu diberikan bendera tersebut ada sedikit kisah yang menarik di perang khaibar ini ada orang Yahudi yang sempat keluar dua orang yang bernama marhab dan yang bernama harit dua orang ini ya dua orang ini mohon maaf Yang satu bernama marhab dan yang satu bernama eh Amir dua orang ini disebutkan dalam riwayat tingginya 5 Hasta kurang lebih kalau 5 Hasta itu 5 met kali tingginya orang Yahudi ini 5 me dua orang prajurit pilihannya Yahudi keluar dalam hadis ini dikatakan dan ini bisa lihat diriwayatkan imam muslim nomor 1897 dari Salamah bin Awa radhiallah Anhu tentang perang khaibar pada saat itu keluar dan keduanya menantang Siapa yang mau berduel bayangkan kalau 5 m jalan mungkin dari lantai ini ke atas ini berapa 5 m kira-kira gak nyampai ya mungkin 4 M bayangkan 5 m tingginya besar pedangnya pun sangat besar badannya semua dipenuhi dengan besi gitu kan dua orang ini keluar kemudian dua-duanya menantang sekali lagi pada saat ditantang keluar duel dan kebetulan untuk dia tantang ini pasukannya Ali yang tadi diutus oleh nabi untuk maju ke depan sudah sampai di depan Ali pemimpin waktu itu ya sudah jadi pemimpin Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di belakang karena dia yang disuruh Pimpin pasukan untuk menembus benteng tersebut Ali radhiallahu Anhu bisa menunjuk siapa saja dari prajuritnya suruh maju untuk melawan bayangkan 5 m tinggi besar badannya gitu ya maka yang keluar melawan si ya marhab ini ternyata Ali Ali sendiri yang maju mengatakan saya akan melawannya dan yang melawan Amir Zubair IBN awwam sepupu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga dua-duanya terkenal sementara poster tubuh Ali dengan Zubair memang kekar tinggi besar juga tapi tidak setinggi ini tingginya mereka itu mendekati Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kurang lebih sebagian ahli sejarah mengatakan sebagian ya tinggi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu antara 190 sampai hampir 2 M tinggi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tinggi 190 antara Umar Bin Khattab dengan Abdullah bin Mas'ud intinya adalah Ali tidak jauh dari situ tetapi orang ini lima Hasta tinggi sekali gitu kan maka keluarlah keduanya dan ternyata Ali radhiallahu Anhu pun sempat melawan dan membunuh marhab bahkan keluar juga adiknya yang bernama harit dengan poster tubuh yang hampir sama juga dikalahkan oleh Ali dua-duanya dibunuh oleh Ali radhiallahu Anhu kemudian Zubair pun berhasil mengalahkan Amir dan setelah kalahnya tiga orang prajurit utama Yahudi ini maka benteng khaibar pun menyerah benter khban pun menyerah beberapa riwayat menyebutkan pada saat Ali radhiallahu Anhu sedang duel dengan merhab dan harit serta Zubair duel dengan Amir maka debu-debu pada berkecamukan dan tidak kelihatan lagi karena e pertempuran duel yang luar biasa sampai-sampai akhirnya Ali keluar dari kanca duel itu dari debu tersebut dan Zubair juga keluar ternyata ditemukan pada saat ya debu itu sudah tidak lagi bertebangan ditemukan orang-orang Yahudi ini sudah menjadi jasad sudah mati Maksudnya sudah tergeletak di tanah maka pada saat itu pun Ya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan para sahabat bertakbir dan akhirnya benteng khaibar gugur ya benteng khaibar gugur jadi ini juga termasuk hal yang luar biasa dari kepemimpinan Ali radhiallahu Anhu sekarang kita masuk ke masalah kezuhudan atau Maaf kekhilafahannya beliau dan ada beberapa hal yang berhubungan dengan Khilafah beliau pertama pada saat Utsman bin Affan terbunuh radhiallahu Anhu maka masyarakat memilih Ali dan Ali pun sempat menolak Ali enggak mau sebenarnya Tapi orang-orang Madinah mengatakan serahkan tanganmu kami membaiatmu karena kalau tidak ada pemimpin maka kita akan susah serahkan tanganmu maka Ali pun akhirnya dibaiat Ali pun akhirnya dibaiat Ali pada saat dibaiat beliau pun akhirnya mengirim surat ke seluruh penjuru wilayah Islam termasuk Syam dan Irak untuk membaiat nya tetapi Irak dipenuhi oleh penduduk yang di merupakan pengikut Abdullah bin Saba yang menjadi penyebab terbunuhnya Utsman bin Affan sementara negeri Syam ada muawiyah yang muawiyah ini adalah sepupu Ali sepupu Utsman dan memang dia masih menuntut darahnya Utsman dulu baru membaiat gitu kan ringkas cerita adalah awal fitnah yang terjadi di khilafahnya Ali pada saat sudah dibaiat adalah terjadinya perang unta perang Jamal perang Jamal ini terjadi di tahun 36 hari-hari pertama ya hari-hari pertama dibaiatnya Ali kisahnya adalah pada saat Utsman terbunuh Aisyah radhiallahu anha sedang berada di Mekah Aisyah R sedang berada di Makkah sedang umrah gitu lalu kemudian Zubair Zubair bin awwam yang tadi juga kita masuk Sebutkan kisahnya di dalam khaibar yang melawan e salah satu orang Yahudi tadi Amir itu Zubair dan talhah dua sahabat yang masuk surga dua-duanya membaiat Ali di Madinah kemudian dua-duanya keluar dari Makkah dari Madinah ah menuju ke Makkah mau umrah juga bertemulah dengan Aisyah radhiallahu anha lalu kemudian mereka menceritakan tentang perkembangan kepada Aisyah apa yang terjadi di ee di di di mana di di Madinah pada saat itu maka mereka pun sepakat tiga-tiga untuk memilih membaiat Ali ini riwayat yang sahih disbutkan oleh Imam bukhaributkan Imam muslimbutkan oleh para ahli-ahli sejarah kita semua termasuk Ibnu Hisyam menyebutkan maka pada saat itu datang kepada Aisyah radhiallahu anha surat-surat dari orang-orang Irak dan orang-orang Irak yang menyurat ini adalah pengikutnya Abdullah bin Saba mereka tahu kalau seandainya Ali berhasil dibaiat oleh seluruh muslimin maka secara otomatis mereka akan terbongkar kedoknya dan akan dihukum di qisas dalam Islam yang membunuh di penggal apalagi membunuh raja gitu kan maka pada saat itu tibalah kepada Aisyah radhiallahu anha dan mereka tahu berita ada zubaid dan dan dan juga talhah semuanya sahabat yang mulia dijamin masuk surga maka tibalah surah tersebut mengatakan datanglah ke Irak dan kami akan mendukung anda untuk meminta kepada Ali ya darahnya Utsman padahal yang menyurat ini yang membunuh Utsman Mereka bilang seperti itu keluarlah Aisyah radhiallahu anha dengan talh dan Zubair ke negeri Irak ke kota Basra tepatnya Tujuannya adalah untuk memenuhi panggilan tadi dan sempat dalam surat tersebut tertulis kalimat-kalimat yang mengatakan kami penduduk Irak siap mendukung anda dan juga ya agar umat ini tidak pecah maka harusnya di cat dibantu ditolong seperti itulah bahasanya padahal sebenarnya mereka sedang melakukan sebuah strategi fitnah di waktu yang bersamaan pengikut-pengikut Abdullah bin Saba ini menulis surat juga kepada Ali ke Madinah bahwasanya wahai Ali keluarlah ke Irak karena Aisyah thha dan Zubair telah membentuk pasukan di Irak zaman dulu Enggak ada media enggak bisa orang jaraknya jauh yang bisa dilakukan adalah berjaga-jaga maka Ali pun menyiapkan pasukan berjaga-jaga sementara Aisyah thalh sama Zubair tidak ngerti apa-apa sama sekali datang ke sana ternyata orang-orang Irak ini sudah di sana Sudah mereka buat gemuru sekian berita bahwasanya Aisyah ini Ummul mukminin akan diserang oleh Ali mereka memang tadinya tidak suka sama Ali gitu kan pengikut Abdullah bin Saba yang membentuk pemahaman Syiah ini yang banyak orang bilang mendukung Ali mereka dalam sejarah terbukti tidak suka sama Ali mereka benci sama Ali karena mereka membunuh Utsman Mereka takut dihukum di qisos gitu ternyata di Irak mereka sudah buatberita agar orang-orang awam yang tidak sepaham dengan mereka mau membela mau membentuk pasukan Mereka bilang Aisyah Ummul mukminin sedang datang gitu kan ke sini dan sama talh sama Zubair dan mereka akan diser serang oleh Ali kira-kira apa yang terjadi orang-orang Irak yang memang tidak paham apa-apa tidak ada hubungannya sama pengikut Abdullah bin Saba ini ikut-ikutan siapin pasukan nih karena niatnya mau membela siapa Aisyah gitu kan disiapkanlah seekor unta makanya dikenal dengan marakatul Jamal peperangan Jamal karena memang Aisyah di atas unta waktu tiba Aisyah radahu anha thha dan Zubair di Irak tiba-tiba Melat sudah ada pasukan ramai ada apa nih oh Ali mau nyerang dari Madinah Aisyah sama t ini bingung Ada apa kok Ali mau nyerang Apa sebabnya apa kesalahan kalian ya mau menyerang kalian wahai Aisyah th Zubair karena kalian dianggap tidak mau membaiat kata Aisyah sama thhah dan Zubair Siapa yang bilang tidak mau dibaiat jelas-jelas saya mau dibaiat kami membaiat Ali Kok Pokoknya ringkasnya berjaga-jaga Aisyah dinaikkan ke unta tersebut talh dan Zubair juga diberdirikan di atas Kuda Baiklah kita tidak buat apa-apa Kok tidak nyerang Madinah tunggu di sini gitu sebelum itu ada sebuah wilayah namanya hauhab hawhab ini sebuah wilayah antara Makkah ke Irak ya pernah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda dalam hadis sahih kepada istri-istrinya Lagi duduk kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam nanti akan ada seseorang di antara kalian yang akan masuk ke wilayah hauhab hauhab ini dan dia akan dikerumuni oleh anjing yang bergonggong di kiri kanannya maka itu adalah fitnah buat dia fitnah buat dia Aisyah R waktu sempat Istirahat di wilayah ini sempat malam hari di sekitar kemahnya dikemuli oleh anjing yang menggonggong kata Aisyah R ini wilayah Apa kata mereka kuhab kalau begitu saya yang telah masuk sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Saya ingin balik ke Madinah kata Salha sama Zubair Anda kan tidak mau buat apa-apa kita bukan mau berperang ini bukan fitnah malah kita mau redam fitnah terus saja mereka berdua meredamkan Aisyah sampai akhirnya Aisyah pergi ke sana ringkas cerita Naiklah ke atas unta waktu Ali dengan pasukannya nya tiba di Irak melihat di sana sudah ada pasukan dan Aisyah di atas unta thalha sama Zubair di atas Kuda Berarti benar nih informasi daradi surat kalau mereka mau berperang melawan Ali padahal ini fitnah direkayasa keadaan dan ini kita harus ambil pelajaran dari kisah seperti ini bahwasanya ada orang-orang di tengah umat Islam yang mau memerangi kaum muslimin dan di Indonesia ini semoga Allah berikan Hidayah banyak tuh namanya nama-nama Islam tapi bencinya sama Islam luar biasa begitu diingat at kan Jangan sakiti orang Islam ini Indonesia Pak siapa Indonesia enggak ada hubungannya sama Islam padahal yang bicara Namanya Muhammad namanya Ahmad namanya Abdullah namanya kakeknya siapa Ajib ini luar biasa gitu benci dengan Islam terjadi di tengah-tengah kumat Islam seperti inilah waktu itu Aisyah karena sempat memimpin dan berkata Saya ingin berbicara dengan Ali maka bertemulah antara Ali dengan sahabat-sahabat ini ternyata enggak ada apa-apa apa terbongkar Waktu itu kedoknya ternyata bukan nih untung tidak langsung saling Serang maka Aisyah Ali thh Zubair sepakat tidak ada peperangan kalau gitu Kami keluar dari Mekah kami tidak tahu apa-apa Ali pun mengatakan saya keluar karena saya dapat surat ini ini suratnya nih Katanya kalian bersiap-siap untuk memerangi saya kata mereka tidak pernah mana pernah kami mau perangi anda Kami akui Anda gitu kan Baik selesai sepakat malam waktu itu sudah malam kita sepakat bubar nih enggak usah ada peperangan bubar orang-orang ini sudah tahu tidak jadi fitnah maka Keesokan paginya disebutkan dalam semua riwayat tadi saya katakan ahli-ahli sejarah sunah termasuk cukuplah dalam riwayat Bukhari disebutkan maka mereka pun menyerang pasukan Ali sekelompok mereka dan sekelompok lagi menyerang pasukannya Aisyah Waktu mereka bangun tidur mereka mengira satu sama lain saling fitnah karena mereka sambil teriak gitu kan sambil kesannya memang dari arah pasukannya Ali dan ini dua pasukan besar mereka istirahat gitu kan maka sudah malam Besok mau nih Subhanallah subuh-subuh ya saling terjadi keributan tadi kan kita tahu kalau saya lagi jalan misalnya dengan 10 orang anak-anak atau makudnya orang-orang anak-anak muda kemudian ada 10 orang lagi sana jalan satu orang saja mencaci maki di sana Ini ribut berantem saya bisa berhentikan berantemnya engak 10 orang enggak bisa saya berhentiin kalau sudah mulai beremparlemparan batu pasti berantem tuh sudah susah gu kan mau diberhenti bagaimana bagaimana kalau pasukan dan pada pada saat pada saat itu disebut dalam buku-buku sejarah pasukan Ali keluar dari Madinah jumlahnya 10.000 orang bukan jumlah yang kecil pasukan yang terbentuk yang mengelilingi Aisyah 6.000 orang pasukan yang besar Bukan Pasukan yang kecil bukan 10 20 orang yang bisa direndam terjadilah pertempuran pada saat itu waktu terjadi pertempuran sempat Ali radhiallahu Anhu meredam meredam Ali tidak pernah memukul satuun dari kaum muslimin Muhammad bin hanafiyah anak Ali yang memegang Panji peperangan waktu itu mengatakan saya bingung di sana takbir di sini Takbir yang mana Ini yang mana yang benar malam hari di sana mengaji di sini mengaji karena perperangan terjadi 3 hari Maaf terjadi dari pagi sampai malam malam harinya mereka di sana mengaji di sini mengaji yang mana benar nih gitu kata Muhammad bin hanafiyah semenjak kejadian perang unta ini saya tidak pernah lagi mau angkat pedang saya saya patahkan kalau berhadapan dengan muslim tidak mau lagi karena banyaknya korban pada saat itu dan subhanallah pasukan-pasukan pengikut Abdullah bin Saba ini mereka memang kan yang memang memang mengatur peperangan itu jadi di kanc peperangan itu mereka bermain Jadi mereka sudah atur nanti ada yang lempar sengaja lihat kalau ada misalnya ada sahabat seperti nanti terbunuhnya Zubair ya talh ini terbunuh karena kasus dibunuh oleh mereka mereka lihat ternyata di Kanca peperangan thhah sama Zubair enggak mau memukul pasukannya Ali Enggak satuun karena ini orang Madinah mereka kenal Mereka pun orang Madinah enggak ada yang berani mukul talh sama Zubair maka talh sama Zubair dibunuh oleh mereka dibunuh oleh mereka gitu kan kemudian mereka berusaha juga menyerang menyerang Ali tujuannya mau membunuh Ali Perhatikan ya yang mau membunuh Ali pengikutnya Abdullah bin Saba pendiri Syiah ni itu mau membunuh Ali Jadi kalau sekarang mereka mengatakan mereka Bela Ali ini bentrok sekali dengan sejarah engak ketemu gu kan seperti itu gambarannya sampai akhirnya korban sudah banyak talhah dan Zubair pun terbunuh radhiallahu anhum ajmain maka Ali pun mengambil keputusan dengan suara yang keras keputusan mutlak tidak ada penyerangan lagi berhenti semua waktu berhenti peperangan tersebut maka Ali radhiallahu Anhu sempat mendatangi jenazahnya talh dan berkata coba Seandainya saya sudah meninggal dari 20 tahun lalu wahai talh ini sesuatu kejadian yang luar biasa gitu kan tetapi ulama mengatakan talha ini mati karena anak panah yang dilempar oleh PIN Abdullah bin Saba ini dari orang-orang yang membuat fitnah maka dihitung dia mati syahid dan kena hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tadi yang sudah kita Sebutkan waktu Mas naik di gua Bukit e eh Jabal Nur yang ada gua Hira yang sempat goncang dan ada thalhah di situ Zubair pun begitu dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda kepada Ali wahai Ali nanti akan datang ya nanti akan datang ee kejadian Antara Kau Dengan Aisyah maka kata Ali radhiallahu Anhu dalam hadis sahih ini ya Rasulullah kalau begitu saya binasa Ada apa Saya ribut dengan istri Anda gitu Ada masalah apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Intinya kalau terjadi kata nabi nabi tidak jelaskan kalau terjadi maka Kembalikanlah dia ke rumahnya di Madinah itu saja sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasall
Resume
Categories