Kisah Sahabat Nabi ﷺ Ke-4: Ali bin Abi Thalib (2)
aA7CKPexqJk • 2015-05-11
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
bertakwalah sama Allah dalam berdagang
dan selalulah menjadi pedagang yang baik
penuhilah takaran dan timbangan Dia
berkata jangan mengembungkan
daging-daging ya daging-daging Maksudnya
seperti kalau kita biasa daging apa
gelonggongan ya ya ya itu biasanya di
Iduladha di sini dilakukan di Indonesia
ya jadi sengaja sapinya diminumkan
banyak sehingga kelihatan gemuk dan
kalau ditimbang jadi berat ini sudah
terjadi di zaman dulu mereka lakukan
nanti kalau disembelih ternyata airnya
Banyak tumpah Ali R sudah mengingatkan
setiap hari Ali di zaman khilafahnya
keluar di pasar tanpa ada pendamping
membawa tongkatnya sambil mengingatkan
orang mengatakan hati-hatilah jujurlah
amanahlah terus begitu dan jangan sama
sekali mengembungkan daging ya hewan
yang masih
hidup suatu hari juga Ali pernah keluar
dengan dua hel kain dia menggunakan
salah satunya sebagai sarung Sedangkan
yang lainnya sebagai baju dia
menjulurkan salah satu kain tersebut dan
mengangkat Sisi yang lainnya nya lalu
dia berkata aku memakai dua kain ini
karena keduanya lebih menjauhkanku dari
kesombongan lebih baik untukku dalam
salatku dan merupakan sunah bagi orang
mukmin artinya beliau tidak
mengkhususkan pakaian kerajaan Umar bin
Abdul Aziz yang terkenal seorang
khalifah yang masyhur di umawiyah
berkata orang yang paling zuhud terhadap
dunia adalah Ali bin Abi Thalib
radhiallahu Anhu dan banyak sekali
pendapat-pendapat ulama berhubungan
dengan masalah ini kita masuk dalam itu
kezuhudan kita masuk ke masalah keadilan
beliau radhiallahu Anhu Ali Bin Abi
Thalib sangat Adil di dalam
kepemimpinannya di antara yang
disebutkan keadilannya Ali Bin Abi
Thalib berkata di atas mimbar di hari
Jumat wahai para pemimpin sesungguhnya
rakyat kalian mempunyai hak-hak
mendapatkan hukum dengan adil dan
mendapatkan pembagian yang sama rata
tidak ada kebaikan yang paling Allah
cintai melebihi kepemimpinan seorang
pemimpin yang adil lalu Kemudian beliau
praktikin turun dari mimbar lalu Beliau
yang paling pertama datang ke baittil
maal setiap ada masuk pendapatan dibagi
kepada orang setiap kali ditemukan ada
orang yang butuh bantuan di pasar beliau
membantunya dan Beliau pernah naik ke
atas mimbar sambil berkata di khutbah
Jumat wahai manusia demi zat yang tidak
ada Ilah yang berhak disembah kecuali
dia aku tidak mengambil apapun dari
harta kalian baik sedikit maupun banyak
enggak ada sama sekali Saya tidak akan
ambil apa-apa dari kalian lalu dia
mengeluarkan botol kecil Kalau kayak
kita sekarang botol kecil biasa diisi
minyak wangi yang berisi Minyak wangi
dari lengan bajunya Ali lalu berkata
botol kecil ini di khutbah Jumat
diangkat khalifah botol kecil ini adalah
hadiah dari dihgan dihgan ini istilah
bagi orang di Persia yang biasa
ngumpul-ngumpulin pajak apa segala tapi
orang non mususlim gitu ini saya dikasih
karena dianggap saya Raja kalian dikasih
minyak wangi botol kecil ini lalu Ali
mendatangi Baitul Ma turun dari khutbah
Jumat habis salat datangin Baitul Ma
lalu botol itu dikasih kepada penjaga
jaga baittil ma dia tidak ambil sama
sekali gitu kan jadi dia membuka
transparansi walaupun botol minyak wangi
yang kecil di sini kita bisaat bagaimana
keadilan Ali radhiallahu Anhu seorang
Yahudi masuk Islam di tangan Ali
disebabkan karena keadilannya satu hari
disebutkan dalam riwayat Ali sempat
jalan-jalan di pemukiman orang Yahudi
kemudian ditemukanlah di depan pintu
rumah orang Yahudi itu ada baju yang
sedang dijemur dan salah satunya adalah
baju perang maka Ali pun mengetuk rumah
Yahudi tersebut sambil berkata Wahai
Yahudi ini baju perangnya siapa
ya di depan itu kata Yahudi Amir
mukminin waktu itu jadi khalifah Ya
jelas di rumah saya berarti punya saya
lalu kata Ali tapi kayaknya punya saya
buktinya 1 2 3 4 5 ada bukti-buktinya
kata Yahudi Ya seperti saya bilang Amir
mukminin di rumah saya berarti punya
saya ada tiga kejadian dalam kisah ini
yang membuat Yahudi Ini akhirnya
syahadat dan perlu Anda tahu Yahudi ini
sulit sekali syahadat ya susah sekali
kata Nabi Sallallahu alaii wasallam
dalam hadis sahih riwayat Bukhari kalau
seandainya ada 12 orang saja Yahudi yang
apa beriman pada risalahku semasa nabi
hidup 12 orang saja seluruh Yahudi akan
beriman saking sulitnya ya di bawah 10
orang saja yang yang sempat mengucapkan
syahadat pada saat itu bahkan ulama
mengikung tiga sampai empat orang saja
yang sempat masuk Islam dari orang-orang
Yahudi
ini seorang Yahudi masuk Islam di tangan
Ali Karena keadilannya pada saat
memimpin waktu itu Ali ada tiga kejadian
ya setelah dialog sama Yahudi ini yang
membuat Yahudi ini masuk Islam yang
pertama adalah Yahudi ini kaget waktu
Ali bilang Ini baju siapa dia bilang
baju saya di rumah saya jelas punya saya
Ali tunjukkan buktinya dan ini dialog
antara raja muslim dengan masyarakat
biasa kafir sudah masyarakat biasa kafir
artinya kalau Raja dia mau diambil saja
gitu kan Tapi ini enggak maka kejadian
pertama yangat Yahudi ini syahadat dia
bilang tiba-tiba Amir mukminin Ali
mengajak saya ke pengadilan Ayo kita ke
pengadilan kalau begitu Jadi bukan Ali
ambil langsung kata si Yahudi yang
menukir riwayat kepada kita dia meng
mengatakan kalau seandainya ini Raja
Yahudi sudah diambil secara paksa tapi
karena ini Muslim dia tidak ambil maka
saya kaget Ath Amir mukminin mengajak
saya ke ya pengadilan maka jalanlah saya
bersama Ali Enggak ada pengawan enggak
ada siapa Jalan Amir mukminin Raja
muslim jalan kaki enggak pakai kendaraan
bersama dengan orang Yahudi ke
pengadilan kejadian kedua yang membuat
Yahudi ini masuk Islam adalah pada saat
masuk ke dalam ruangan pengadilan waktu
itu kebetulan hakimnya seseorang yang
bernama suaisy yang ditunjuk oleh Ali
menjadi hakim Ali yang tentuin gajinya
Ali yang tentukan juga jabatannya waktu
Ali masuk kata Yahudi inih waktu Amir
mukminin masuk ke pengadilan dan dia
berikan salam anehnya Tidak satu pun
dari umat Islam ada yang berdiri dan
salaman sama Ali enggak ada gitu kan Apa
sebabnya karena ternyata mereka sudah
biasa salaman sama Ali tiap hari Enggak
ada sesuatu yang istimewa mereka kalau
mau temui Ali Ali ada di pasar ada di
rumahnya kapan saja diketuk bisa
ditemuin enggak ada sekretaris enggak
ada janji enggak ada segala macam-macam
rumit
enggak ada tiap hari jadi mereka enggak
anggap Ali itu bertemu salaman khusus
adalah istimewa biasa saja maka pada
saat Ali ru salam waktu salam pada saat
itu maka semuanya jawab tapi kata Yahudi
ini tidak ada satuun yang berdiri
salaman sama Amir mukminin dan yang luar
biasa suraik si Hakim sempat bilang
silakan wahai Amir mukminin silakan apa
Antri di pengadilan ini lagi banyak
orang dihakimin silakan antri kata
Yahudi ini Amir Mukminin pun pergi ke
belakang saf ya pengadilan dan tunggu
antri Enggak marah enggak tersinggung
enggak apa-apa biasa saya Kay tidak ada
apa-apa ini kejadian kedua yang membuat
dia kagum pertama diajak ke pengadilan
kedua kejadian yang terjadi pada saat
awal masuk di pengadilan dan yang ketiga
dia bilang ini Sebab Dia masuk islam
waktu tiba giliran kami kata Yahudi ini
Hakim suurai tiba-tiba berkata Ada apa
Amir mukminin kata Ali saya tadi pagi
jalan di pemukiman orang Yahudi lalu
saya temukan ada baju perang ini yang
dipegang sama dia Setahu saya ini baju
saya bu buktinya 1 2 3 4 5 kata si Hakim
wahai Yahudi Apa pendapatmu kata Yahudi
saya sudah jawab di rumah saya kepada
Amir mukminin ini di rumah saya jelas
punya saya berarti kata
ee hakimnya dan ini Perhatikan ya dialog
ini antara Ali raja dan hakim pegawainya
ditunjuk tapi Kemuliaan Islam tidak
melihat Jabatan itu kata syurai ya dia
bilang kepada Ali rajanya wahai Amir
mukminin anda punya saksi enggak ada
saksi enggak kata Ali yang tahu baju ini
cuman Fatimah Hasan dan Husein gak ada
yang lain cuma tiga orang kata suai ini
dialog antara pegawai sama atasannya nih
apa yang kata si suai anda tahu wahai
Amir mukmin dalam Islam anak enggak
boleh jadi saksi buat orang tua orang
tua enggak boleh saksi buat anak enggak
bisa berarti Hasan dan Husin sudah batal
tinggal Fatimah dan anda tahu dalam
Islam saksi harus dua orang laki-laki
yang terpercaya kalau satu laki-laki
enggak ada diganti dengan berapa
perempuan dua dua perempuan satu
laki-laki berarti Butuh empat perempuan
anda punya satu orang Fatimah ada tiga
orang lagi enggak kata Ali enggak ada
cuma itu saja kata Yahudi ini tiba-tiba
saya kaget ini yang membuat dia masuk
Islam yang ketiga kejadian ketiga dia
bilang tiba-tiba Hakim syurai menghadap
ke arah kami dan mengambil keputusan
berkata dengan tegas wahai Amir mukminin
kalau begitu saya putuskan baju perang
ini punyanya
Yahudi dan yang luar biasanya kata Ali
Baiklah suaih tutup dengan kafaratul
majelis turun dari mejahnya salaman sama
Ali baru salaman sekarang keluar
sama-sama dari pengadilan kayak tidak
ada apa-apa Yahudi ini menghadap ke sana
dia bingung Kejadian ini dia bilang
Sebentar Amir mukminin sebentar wahai
Hakim Apakah pengadilan sudah selesai
Ali yang jawab Sudah Wah Yahudi walaupun
saya yakin itu baju perang
saya tapi enggak ada saksi agama saya
mengajarkan seperti itu lalu SY juga
bilang sudah seperti saya putuskan sudah
selesai Yahudi enggak percaya dia bilang
lagi apakah baju perang ini jadi milik
saya sekarang kata Ali Iya kata syurai
Iya apa kata Yahudi demi Allah wahai
Amir mukminin ini baju perang Anda yang
2 hari lalu saya curi gitu kan lalu dia
syahadat Ashadu Alla ilah illallah wa
anna muhammadar rasulullah dia syahadat
gara-gara perilakunya Ali dan
keadilannya dan ini salah satu riwayat
yang sangat menarik diangkat pada saat
Ali menjadi khalifah dan ini luar biasa
gitu kan Ini luar biasa
kemudian tentu masih ada yang lain
seperti t saya katakan beliau jalan di
pasar dan segalanya disebutkan
bahwasanya Ali radhiallahu Anhu dalam
riwayat riwayat ini dinukil oleh Abu
nuaim dalam alhiliah dan Ibnu Abi
syaibah dalam musonfnya dengan sanad
yang sahih Ali bin Ali bin alqam dari
ayahnya Dia berkata aku melihat Ali
menjual sebilah pedang di pasar di zaman
Khilafah ya beliau bawa pedangnya beliau
jual di pasar khalifah jual pedang di
pasar Dia berkata Siapa yang mau membeli
pedang ini dari aku demi zat yang
menumbuhkan biji-bijian aku sering
menggunakan untuk membela wajah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ini pedang
yang aku pakai membela Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Seandainya aku mempunyai
uang seharga seheleai kain sarung
niscaya aku tidak menjualnya aku tidak
menjualnya artinya beliau betul-betul
memang hidup hidup seperti masyarakat
biasa dan kepemimpinan kerajaan itu
Khilafah bukan ajang untuk ya untuk
mengumpulkan harta dia tahu itu adalah
amanah yang harus dijalankan seperti itu
gambarannya Ali juga ya adalah orang
yang memang sangat Hakim sangat
bijaksana dalam keadilan ini ya dan itu
diakui oleh banyak sahabat di antaranya
Umar Bin Khattab berkata yang paling
Mahir dalam menerapkan hukum di antara
kami adalah Ali ini Umar Bin Khattab
menyamputkan masalah itu bahkan Ibnu
Mas'ud mengatakan kami membicarakan
bahwa orang-orang Madinah yang paling
ahli di bidang peradilan adalah Ali bin
Abi Thalib ini semua pengakuan para
sahabat ridanullah alaihim dan Ali
pernah berkata Rasulullah sallahuhi
Wasallam mengutusku ke negeri Yaman dan
aku berkata aku adalah orang yang paling
muda ya Rasulullah Bagaimana aku bisa
mendakwahi merekaalu nabi wasam
mengatakan kepada beliau
inallahal k nabi wasam sesunggnya Allah
akan membimbingtimu uhkan lisanmu karena
aku yang telah mengutusmu jika ada dua
orang yang berselisih datang di
hadapanmu Maka jangan engkau menetapkan
sebelum engkau mendengarkan ucapan orang
kedua seperti engkau mendengar ucapan
orang yang pertama karena itu akan lebih
memantapkan putusanmu sama dengan hadis
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang
lain juga kalau datang kepadamu dua
orang yang sedang ribut Maka jangan kau
dengar ya jangan kau putuskan kepada
orang yang sedang datang walaupun
matanya satu sudah rusak gitu kan sampai
engkau melihat ya lawannya rivalnya
kenai saja rivalnya matanya dua-duanya
rusak ya maka disuruh mengakukan seperti
itu Umar juga Radiallahu anu berkata
dari Abu Said Al khudri Beliau berkata
atau Beliau pernah bertanya kepada Ali
tentang sesuatu lalu Ali menjawab maka
Umar berkata Aku berlindung kepada Allah
dari kehidupan di tengah suatu kaum yang
tidak ada Abu Hasan di antara mereka
maksudnya Ali radhiallahu Anhu dan
banyak sekali riwayat-riwayat yang
menyebutkan hal-hal yang seperti ini
yang menyebutkan tentang masalah
Bagaimana keadilan beliau Kemudian
kedermawan beliau sangat Dermawan dan
murah hati radhiallahu Anhu ya
disebutkan di dalam sebuah riwayat yang
sahih dan riwayat ini dinukil
eh mohon maaf disebutkan dalam arriadun
anadirah ya oleh atabari Dan ini juga
dinukil riwayat dari e para tabiin
dengan sanad yang sahih dikatakan Ali
radhiallahu Anhu tidak wafat kecuali
memiliki uang 100.000 wuam dirham atau
Dinar pada saat wafat tap tapi ali
memiliki utang r0.000 lalu ditanyakanlah
kepada anaknya Hasan Kenapa kok bisa
utangnya sebesar itu harta sudah ada
tapi kenapa kok bisa ya waktu beliau
meninggal ya kenapa kok bisa utangnya
lebih mendekati hampir seluruh harta
kata dinukil bahwasanya Ali radhiallahu
Anhu Semasa Hidup sering kedatangan
ipar-iparnya kenalan-kenalannya dan juga
kerabat-kerabatnya maka beliau tidak
pernah membiarkan Mereka pergi kecuali
sudah diberikan sesuatu Arya diberikan
harta kepada mereka gitu kan
kemudian juga disebutkan Ali radhiallahu
Anhu pernah keluar satu waktu kemudian
eh maaf menuju ke rumahnya satu waktu
lalu Fatimah berkata Wahai Ali kami
tidak punya makanan lagi ya kecuali uang
3 dirham ini maka diberikanlah uang
tersebut kepada Ali Ali pun menuju ke
pasar ingin membeli makanan di tengah
pasar Dia bertemu dengan satu orang
fakir miskin yang berkata Setelah salam
wahai ayahnya Hasan saya ya sudah 3 hari
enggak makan dengan anak istri saya
Bisakah engkau membantuku Ali waktu itu
pegang uang cuma 3 dirham gak ada lagi
yang lain maka dengan keyakinan kepada
Allah dia mengatakan tidak mungkin saya
membantu orang susah ini kemudian Allah
membuat saya dan keluarga saya mati
kelaparan karena saya belum makan hari
ini saja sementara orang ini sudah 3
hari enggak makan maka dia pun dengan
keyakinan memberikan semua dirham itu
setelah itu dia pulang ke rumahnya kata
Fatimah Mana makanannya kata Ali ya Tadi
ada orang begini ceritanya maka saya
berikan Fatimah Pun Menangis mengatan
lalu kita makan apa kata Ali jangan kau
khawatir Fatimah Allah tidak akan
membiarkan kita mati kelaparan karena
membantu orang saya akan ke rumah ayahmu
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
Mungkin beliau punya makanan maka
keluarlah Ali radhiallahu Anhu menu ke
rumah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
dan ini saksi bahasan kita pada saat itu
bertemulah Ali dengan seorang Ansar yang
membawa unta betina merah ya dengan
tangannya setelah memberikan salam
kepada Ali kemudian ngobrol-ngobrol lalu
dia berkata Wahai ayahnya Hasan Saya
punya unta yang bagus apa anda ingin
beli waktu itu kebetulan unta yang
seperti ini harganya di pasar standar
cepat laku 40 dirham kata Ali Baiklah
tapi saya enggak ada duit duit kata
orang itu Anda boleh bayar kapan saja
lalu kata Ali berapa engkau mau jual Dia
bilang saya jual 20 dirham udah bayarnya
kapan saja ada uang kemudian setengah
harga pasar gitu kan lalu Ali pun
mengambil baru saja jalan Berapa langkah
ingin ke rumah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ada orang Ansar yang kedua
datang yang kenal orang Ansar pertama
lalu berkata kepada Ali Setelah salam
wahai ayahnya Hasan saya lihat kamu
punya unta yang bagus Apa kau mau jual
kata Ali Iya lalu Orang itu berkata
berapa kata Ali 40 dirham harga standar
pasar orang itu enggak nawar enggak apa
langsung dikasih di tangannya kemudian
Ali sempat mengejar pemilik unta yang
pertama dikasih 20 dirham uang untanya
lalu 20 dirham dibawa pulang ke
rumahnya jadi di sini kita lihat
Bagaimana Ali sangat Dermawan ya sangat
Dermawan yang luar biasa Kemudian Ali
radiallah Anhu juga disebutkan di sini
ya memiliki kata-kata emas yang sering
dijadikan sebagai rujukan dan ini cukup
banyak disebutkan tapi saya akan
sebutkan mungkin beberap
ya antaranya adalah Beliau berkata dan
diajikan rujukan oleh para sahabat oleh
para tabiin
anasu faalimun rbani wa mutaalimun
alabilin Najah wamajun R ATB naq
yamiluna
main di selimut itu tapi di sini penulis
mengangkat mengatakan bahwasanya ini
kedudukan Ali radhiallahu Anhu di mata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau
kelebihan Ali karena Ali ya berkorban ya
berkorban untuk Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kemudian kata para
ulama Ali karena berkorban di tempat
tidur Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
maka nabi pun menghormati Ali dengan
menikahkannya bersama Fatimah dan
Fatimah radhiallahu anha kita tahu
albatul yang sangat terkenal punya
julukan albatul adalah orang yang sangat
dicintai oleh Nabi Sallallahu alaihi
wasallam sampai Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam bersabda Fatimah bidat minnian
abghadaha abghadani Fatimah bagian
dariku Siapa yang membuatnya marah maka
dia telah membuatku marah banyak
orang-orang Syiah salah paham nih dia
kira Ahli Sunah benci Fatimah
radhiallahu anha pemahaman lagi yang
salah nah dasarnya memang dari Abdullah
bin Saba ni Yahudi mau ngacauin nih
enggak ada ceritanya orang Islam Ahli
Sunah benci Ali benci Fatimah
radhiallahu anhum ajmain gitu kan tidak
ada semua kita menghormatinya bahkan
kita menganggap bagian dari Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam kita mengakui
Hasan Husain adalah dua anak mudanya
Ahli Surga sebagaimana Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Sebutkan lalu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengikram
atau menghormati Ali dengan
menikahkannya bersama Fatimah dan ini
sebuah karunia yang luar biasa Untuk Ali
sudah besar di rumah Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam sepupu Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dididik langsung oleh
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan
dinikahkan dengan anak Nabi Sallallahu
Alaihi
Wasallam kelebihan yang lain dan yang
terakhir adalah yang ke-11 ya Bagi Ali
surga
merindukannya disebutkan di dalam hadis
diriwayatkanleh Imam Tirmidzi nomor
3797 dan Hakim dalam mustadrak jilid 3
Nomor
148 dari Anas radah riwayat ini
dihasankan Syekh
Albani kata nabiah Alaihi
wasamar sesungguhnya surga benar-benar
merindukan tig orang Ali amar
dan sebah Fadilah untuk Ali radhiallahu
Anhu ini semua fadilah-fadilah yang
berhubungan langsung dengan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam kita sekarang
lihat Bagaimana peran Ali dalam
peperangan kita mulai dengan Perang
Badar tahun 2 Hijriah Ali radhiallahu
Anhu adalah orang yang sangat luar biasa
terkenal orang yang mahir menunggangi
kuda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bukan hanya mendidiknya secara Imaniah
mendidiknya secara fisik mendidiknya
secara keterampilan karena Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang
paling Mahir menunggangi kuda orang yang
yang paling Mahir dengan keterampilan
perang gitu kan Kalau antum ikutin di
materi sirah saya sampaikan Bagaimana
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam luar
biasa menguasai keterampilan perang
itu Abdullah bin Mas'ud berkata di
Perang Badar Kami mengendarai seekor
unta bersama secara bergantian tiga
orang kebetulan Abu lubaba Ali Bin Abi
Thalib dan Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam bergantian seekor unta dan pada
saat tiba giliran Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam harus berjalan kaki maka abu
lubaba dan Ali Bin Abi Thalib yang
merupakan salah satu yang akan ada di
atas unta berkata Biarkanlah kami yang
berjalan kaki dan engkau yang
berkendaraan Ya Rasulullah kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis
yang masyhur tadi saya Sebutkan riwayat
Imam Ahmad dengan sanad yang Hasan Ma
antuma biqwa minni wala Ana biagna Anil
Ajri minkuma kalian berdua tidak lebih
kuat daripada aku aku kuat untuk jalan
Bahkan aku lebih kuat daripada kalian
dan aku juga memerlukan pahala
sebagaimana kalian perlukan pahala tapi
di sini pembukaan riwayat ini ya adalah
kesaksian bahwasanya Ali hadir di Perang
Badar dan orang yang hadir di Perang
Badar ini punya kelebihan sendiri ya ya
Karena nabi karena Allah subhanahu wa
taala sudah mengatak al-quran untuk ahli
Badar
wlalu maum qad gafarallahu lakum
berbuatlah semau kalian wahai pendukahli
Badr Allah telah ampuni semua kesalahan
kalian dan Ali termasuk salah satu dari
orang yang hadir di Badr
Ali radhiallahu Anhu merupakan orang
yang sangat luar biasa dengan umur pada
saat itu belasan tahun umurnya masih
belasan tahun ahli sejarah sepakat
pokoknya di bawah 20 tahun
wallahuam ya umumnya ada yang mengatakan
dibawah 25 tahun tidak lebih dari 25
tahun Ali Rah anu masuk ke Kanca
peperangan dan pada saat bertemu antara
dua pasukan di Perang Badar maka utbah
bin rabiah maju mengajak saudaranya
sybah dan anaknya
Walid untuk berperang maka mereka pun
bertiga berseru mengatakan Siapa yang
mau berduel dengan kami lalu keluarlah
tiga orang dari Ansar lalu mereka
bertanya orang-orang Quraisy ini
bertanya utbah dan saudara serta anaknya
siapa kalian maka berkatalah mereka
masing-masing namanya maka orang-orang
Quraisy ini bilang wahai Muhammad kami
tahu mereka ini orang-orang yang hebat
mungkin di kalangan kalian tapi kami
ingin dari anak suku kami sendiri
maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
menunjukkan kepada kaum muslimin tentang
pentingnya ya pemimpin itu mendahulukan
dirinya dan keluarganya agar menjadi
contoh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
menyuruh berdiri pertama adalah Hamzah
pamannya suruh hadapin tuh orang-orang
bukan orang-orang Muhajirin
umumnya kemudian berdiri wahai Ali kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ali
disuruh berdiri dan yang ketiga
berdirilah wahai Ubaidah Ubaidah bin
harit harit Ini paman nabi jadi ini
sepupu nabi sendiri berdirilah tiga
orang tersebut kemudian mereka
masing-masing menghadapi satu sama yang
lainnya Hamzah menghadapi utbah dan
utbah berhasil dibunuh oleh Hamzah
kemudian kata Ali dalam sebuah riwayat
aku menghadapi syaibah dan aku berhasil
mengalahkannya sedangkan Ubaidah
menghadapi
Walid semuanya ya berhasil dibunuh
Hamzah berhasil membunuh lawannya Ali
berhasil membunuh lawannya tapi Ubaidah
dan al-walid mereka saling Pukul satu
sama yang lain sehingga akhirnya
dua-duanya jatuh kemudian terbunuhlah
akhirnya alwalid di tangan di tangan
Hamzah radhiallahu anu ajmain ringkas
cerita adalah Ali bin Abi Thalib
termasuk orang yang keluar berduel pada
saat itu keluar berduel dan orang yang
ditampilkan dalam duel dalam duel kalau
dikanca peperangan itu pasti orang yang
akan membawa nama harumnya pasukan Kapan
duel itu misalnya ada 1000 pasukan lawan
1000 pasukan kalau dua orang maju yang
maju ini membawa nama baiknya yang 1000
kapan dia berhasil menang mengangkat
semangat yang 1000 ini gitu kan maka
yang duel bukan orang sembarang Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam selain
memilih sahabat kerabatnya sendiri dari
sahabatnya juga Memang memilih bertib
orang-orang terpilih Ini orang-orang
yang luar biasa ya dan kita akan lihat
nanti bagaimana memang keterampilan Ali
radhiallahu Anhu dalam
peperangan di antaranya juga adalah
perang khandq di perang khandq ini
khandq itu dibuat Parit yang sangat
besar oleh Nabi Sallallahu alaii
wasallam dikenal dengan Surah dikenal
juga dengan perang Ahzab surah Ahzab
menceritakan masalah itu ada satu orang
Saya tidak cerita perang azabnya tapi
waktu itu Parit sangat dalam 7 me ke
dalam 15 me ke sana itu kan lebarnya
sehingga tidak bisa dilompati oleh musuh
ada satu orang Quraisy namanya Amr Bin
Abi wud Amr Bin Abi wud ini umurnya
sudah 80 tahun tapi orangnya kuat kekar
dia Satrianya orang
enggak ada yang berani kalau sudah masuk
di medan perang pasukan Quraisy
musuh-musuh Quraisy kalau lihat ada Amr
Bin abdibut ini tidak ada yang berani
datang pasti semuanya mundur enggak
berani melawan gu karena orangnya luar
biasa kuat sekali secara fisik gitu kan
walaupun umurnya sudah 80 tahun dan
subhanallah semua kuda-kuda Quraisy
berusaha loncatin tadi Parit tidak ada
yang berhasil kudanya amrut berhasil 80
tahun umurnya dia tunggangi kuda dia
bisa loncatin Parit 15 m itu bukan
main-main itu berhasil loncat ke sana
kemudian dia tantang kaum
muslimin dia bilang kalau kalian jantan
jangan Serang saya jangan keroyokin tapi
saya ajak duel Siapa yang berani keluar
melihat kejadian tersebut waktu itu
umurnya 80 tahun Ali di bawah 25 tahun
gitu kan Ali berdiri mengatakan saya
Rasulullah hadapin dia kata Nabi
Sallallahu Al wasallam jangan alih
sebentar ternyata orang ini tidak Diam
dia tantang lagi mana janji Kalian
katanya kalau meninggal mati masuk surga
ini saya sudah tantang Siapa yang berani
duel dengan saya mendengar tantangan
tersebut Ali berdiri lagi ya Rasulullah
Izinkan saya melawan orang ini kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dia tenang
Hai Ali tenang dulu jangan dulu Amru
berucap lagi tiga kali ternyata kalian
penakut seorang laki-laki disebutkan
syair-syairnya seorang laki-laki telah
loncat dan kemudian menunjukkan
keberaniannya Ternyata satu melawan
Sekian banyak tidak ada berani Ali
langsung berdiri mengatakan Ya
Rasulullah Izinkan saya melawan orang
ini kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
dia Amr ini Amr Bin Abi wud terkenal
sangat kuat khawatir kamu kalahkan kata
Ali walaupun Amr Ya Rasulullah saya akan
lawan Baiklah kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Baiklah kalau begitu
lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
memberikan kepadanya Imamah dan Nabi
Sallallahu alaihi wasallam mendoakannya
pada saat Ali pun menuju ke sana
langsung Ali karena semua pakai baju
perang ya tertutup dengan besi jadi
tidak terlalu kelihatan wajahnya dan
Amar ini umur 80 tahun ini anak 20 tahun
gak dikenal sama Amr kata Amr siapa kamu
hai ponakanku dilihat masih muda
langsung dia bilang saya
Ali kata dia Ali bin Abdul Manaf jadi
ada satu orang namanya Ali bin Abdul
Manaf Abdul Manaf ini kakek Nabi Ar Dia
pikir orang tua juga kata Ali bukan Ali
Bin Abi Thalib Abu Thalib saja
dibandingkan dengan ini ya masih lebih
tua orang ini daripada Abu Thalib kalau
Abu thalibnya
hidup maka kata
orang tersebut ada orang yang lebih kuat
daripada kamu kenapa kamu yang maju
suruh orang-orang yang tua yang kuat
yang sudah pengalaman gitu kan kata Ali
wahai Amr Saya pernah dengar saya pernah
dengar kamu berkata kalaupun saya
diajak beberapa pilihan dan pilihan itu
menantangku
tiga pilihan dan itu menantangku aku
akan
menjawabnya Bukankah kau pernah berkata
heer kata kata Amr Iya kata Ali kalau
begitu saya mengajak kamu ke tiga
perkara kata Amr Apa itu kata dia saya
mengajak kamu bersyahadat mengatakan
Lailahaillallah wahdahu la syarikalah
tidak ada Tuhan yang berhak disembah
kecuali Allah dan Muhammad
Rasulullah kata Amr kalau itu saya tidak
mau saya sudah jauh-jauh datang kancam
peperangan untuk memerangi Muhammad
Justru karena saya tidak mau mengucapkan
kalimat itu Baiklah kata Ali kalau yang
kedua
saya menawarkan kamu untuk kamu balik ke
negerimu ke Makkah
gitu jika Muhammad benar kau tidak jadi
perangin dan memang dia benar sebenarnya
namamu sendiri baik orang Quraisy
sama-sama kalau dia salah dia Pendusta
kan itu yang sedang kamu ucapkan kamu
mendustakan dia ada tidak ada untungnya
kau perangin dia kata Amr ini juga tidak
mungkin wanita-wanita Quraisy tidak ada
yang ucapin Apalagi saya
laki-laki
kata Ali kalau begitu Saya tawarkan yang
ketiga kata Amr Apa itu
berduel perang kita berdua lalu Amr
tertawa sambil berkata penunggang kuda
Quraisy yang tersohor dan sudah
berpengalaman dengan umur lebih dari 80
tahun ya ditantang oleh anak kecil yang
baru lahir
kemarin aku tidak pernah mengira bahwa
seseorang dari bangsa Arab akan
menakut-nakutiku dengan perkara yang
ketiga ini lalu
pada saat itu pun Amr berkata Pulanglah
wahai wonakanku jangan lawan saya gitu
kata Ali tapi saya tidak mau pulang dan
saya akan membunuhmu mendengar kata-kata
Saya akan membunuhmu maka dalam kisah
ini atau riwayat ini disebutkan Amr pun
turun dari kudahanya kemudian menyerang
Ali Ali waktu itu lagi tidak naik kuda
Gitu kan berada di bawah maka Amr turun
kemudian menyerang Ali dengan sekuat
tenaganya ya dari jarak jauh mengangkat
pedangnya lalu menghantamkan ke atas kep
kepala Ali tiba-tiba dengan kekuatan
penuh dan Ali sempat menangkisnya dengan
tameng saking kerasnya pukulan tersebut
sampai membuat tameng Ali pecah gitu kan
tameng dari besi pecah dan kemudian
kepala Ali sempat terluka tetapi Ali
radhiallahu Anhu memang sudah dilatih
oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
dengan keterampilan perang yang luar
biasa maka dia pun tidak menunggu
kesempatan tidak menunggu tidak tidak
tidak menyayakan kesempatan pada saat
pedang si Amr ini masih melengket di
perisainya dan melukai kepalanya dia pun
segera menebas leher Amr dan akhirnya
menumpahkan darah dan Amr rubuh jatuh
pada saat itu pada saat Amr pun terbunuh
maka seluruh muslimin bertakbir ada
beberapa arar yang menyebutkan kepada
kita bahwasanya Ali radhiallahu Anhu
sempat menarik pedang dari bawah karena
waktu Ali ditangkis dipukul kepalanya
Ali sempat terduduk maka Ali pun menarik
pedang dari bawah di depan dia dari
mohon maaf kemaluan si Amr sampai
ditarik ke atas gitu sehingga terbelah
gitu kan tertarik sampai ke wajahnya ada
riwayat lain juga menyebutkan tapi
riwayat yang diangkat di sini adalah dia
menebas lehernya itu kan pada saat itu
riwayat yang lain adalah dia
menghantamkan pedangnya di kepala Amr
dan membalas ya karena di pukul bagian
kepala juga membalas kepalanya dan
saking kuatnya pukulan Ali sampai
membuat pedang itu masuk ya dan membelah
ya membelah bagian kepala si Amr ini
tapi yang kita ingin ambil pelajaran di
sini adalah bagaimana keberanian Ali
radhiallahu Anhu menghadapi seorang
pejuang yang luar biasa Kesatria yang
kuat Tidak
sembarangan maka ini juga sebuah Fadilah
tersendiri dan ini sebuah hal yang
akhirnya membuat pasukan Quraisy tidak
berani lagi untuk maju setelah Keesokan
atau ke malam harinya diantam oleh angin
yang sangat besar yang menghancurkan
pasukan
mereka pada saat itu ada satu orang lagi
yang sempat loncat bersama Amr dan
berhasil juga namanya ikrima ikrima bin
Abi Jahal sepupu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ya masih keluarganya nabi juga
ikrima anaknya Abu Jahal waktu melihat
Amr yang kuat itu terbunuh Dia pun
akhirnya lari dan tidak berani untuk
berperang dengan kaum muslimin padahal
waktu itu Ali sempat ya sempat menunggu
kalau ikrima mau berantem atau duel maka
dia pun akan menunggunya para ulama
mengatakan kita bisa lihat Bagaimana
Sebenarnya ya bagaimana sebenarnya Ali
radhiallahu Anhu terbentuk dengan umur
yang masih muda dan keterampilan yang
luar biasa dalam berperang dan
keyakinannya bahwasanya ini akan
menghadiahkan mati
syahid kata Umar Bin Khattab radhiallahu
Anhu kepada Ali Mengapa engkau tidak
mengambil baju besinya Padahal di
kalangan orang-orang Arab tidak ada baju
besi perang yang lebih baik daripada
yang dia miliki baju perangnya paling
bagus nih yau kan sulit sekali untuk di
dirusak gitu maka dia menjawab Ali
mengatakan aku menebasnya dan dia
menghadapkan auratnya kepadaku dan ini
riwayat yang menjelaskan dia sempat
menghantam bagian kemaluannya gitu kan
maka auratnya pun kelihatan maka aku
tidak mau mengambilnya karena aku malu
melihat kemaluannya gitu kan lalu
orang-orang musyrik membayar jasadnya
Amr kepada Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dengan 10.000 dirham kemudian
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berkata
dan ini riwayat semua saya ringkaskan
disebutkan oleh Ibnu Katsir dalam
albidayah W Nihayah kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam idfau ilaihim J jif
jifata
u Alifah
Wit kembalikan saja jasadnya kepada
orang-orang musyrik itu dan kembalikan
juga bayarannya karena dia adalah
seburuk-buruk jasad dan seburuk-buruk
dia dia itu denda yang dibayar kalau
orang meninggal dunia itu sekelumik cita
cerita
Ali perannya di perang khaibar maam di
perang khandq sekarang kita masuk ke
perang khaibar di perang khaibar juga
Ali punya kesan ya punya peran yang luar
biasa di antara hadis-hadis yang sudah
masyhur gitu kan yang sahih hadis-hadis
ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari di
nomor 4210 imam muslim
2406 Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
setelah mengepung khaibar selama 43 hari
lalu Kemudian beliau ya berkata besok
saya akan memberikan bendera kepada
seseorang yang mencintai Allah dan
rasulnya dan Allah dan rasulnya juga
mencintainya kemudian kata Umar Bin
Khattab saya tidak pernah menginginkan
pemerintahan kecuali malam itu karena
memang ada predikat mencintai Allah dan
rasulnya dan Allah dan rasulnya
mencintai dia maka semalam suntuk tidak
ada satuun sahabat yang tidur karena
menginginkan kedudukan tersebut Keesokan
paginya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
berkata di mana Ali Bin Abi Thalib yang
pada saat itu kebetulan dia sedang sakit
mata maka kata Sahal Dia sedang sakit
mata Ya Rasulullah lalu Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam mengatakan bawalah dia
ke saya lalu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam lalu Sahal membawanya kepada
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam udahi
mata Ali kemudian sembuhlah sakit
matanya lalu Beliau bersabda kepada
Ali Majah
Kean ya bentengere dengan tenang Jangan
Tunjukkan kepanikan Kemudian pada saat
engkau tiba di depan benteng mereka
tawarkanlah kepada mereka untuk masuk
Islam katakan kepada mereka apa yang
akan menjadi kewajiban mereka dan
merupakan hak mereka di dalam Islam demi
Allah Allah member bila Allah memberikan
petunjuk satu orang karena kamu
penyebabnya itu lebih baik daripada
engkau mendapatkan unta yang
merah saksiahasan kita DII
bagaimbii was bendera khusus kepada Ali
radhiallahu
Anhu dalam riwayat lain Abu Said Al
khudri menyebutkan riwayat ini
diriwayatkan Imam Ahmad nomor hadis 16
dan dengan sanad yang Hasan Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam memegang
Panji di malam hari itu dan beliau
menggoyangkannya maksudnya menintak lalu
menancapkan tongkatnya ke tanah beliau
bersabda Siapa yang akan mengambil Panji
ini dan memberikan haknya maka majulah
seorang sahabat mengatakan aku ya rasul
lalu kata Nabi suaii wasam mundurlah
kemudian orang lain pun maju mengatakan
aku ya Rasulullah kata nabi sallahuaihi
wasallam mundurlah kemudian Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan
demi zat yang telah memuliakan wajah
Muhammad aku akan menyerahkannya kepada
seorang laki-laki yang tidak akan pernah
lari jadi ternyata ada satu ciri khasnya
Ali radiallah Anhu ini beliau itu sangat
yakin dengan kebenaran Allah dan
rasulnya dan kalau maju di mejan perang
memang yang beliau cari mati syahid
beliau tidak mau mundur tidak mau mundur
walaupun tinggal satu orang tinggal
beliau sendiri beliau tidak mau mundur
makanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
waktu bilang demi zat yang telah
memuliakan wajah Muhammad aku akan
menyerahkan kepada seorang laki-laki
yang tidak akan pernah lari bagaimanapun
keadaannya kalau tinggal tangannya saja
bisa bergerak tetap dia pakai untuk
untuk berperang gitu kan Kalau seluruh
anggota tubuhnya patah pun tetap dia
pakai untuk berperang maka dia
mengatakan wahai Ali majulah Dan
terimalah Panji ini lalu Ali pun
bergerak maju sampai Allah membuka
khaibar dan Ali datang membawa kur
kururma serta daging-daging
cincangnya riwayat ini menjelaskan juga
kepada kita tentang Fadilah Ali hampir
sama dengan tadi Bagaimana Ali
radhiallahu Anhu diberikan bendera
tersebut ada sedikit kisah yang menarik
di perang khaibar ini ada orang Yahudi
yang sempat keluar dua orang yang
bernama marhab dan yang bernama
harit dua orang ini ya dua orang ini
mohon maaf Yang satu bernama marhab dan
yang satu bernama
eh
Amir dua orang ini disebutkan dalam
riwayat tingginya 5
Hasta kurang lebih kalau 5 Hasta itu 5
met kali
tingginya orang Yahudi ini 5 me dua
orang prajurit pilihannya Yahudi keluar
dalam hadis ini dikatakan dan ini bisa
lihat diriwayatkan imam muslim nomor
1897 dari Salamah bin Awa radhiallah
Anhu tentang perang khaibar pada saat
itu keluar dan keduanya menantang Siapa
yang mau berduel bayangkan kalau 5 m
jalan mungkin dari lantai ini ke atas
ini berapa 5 m
kira-kira gak nyampai ya mungkin 4 M
bayangkan 5 m tingginya besar pedangnya
pun sangat besar badannya semua dipenuhi
dengan besi gitu kan dua orang ini
keluar kemudian dua-duanya
menantang sekali lagi pada saat
ditantang keluar duel dan kebetulan
untuk dia tantang ini pasukannya Ali
yang tadi diutus oleh nabi untuk maju ke
depan sudah sampai di depan Ali pemimpin
waktu itu ya sudah jadi pemimpin Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam di belakang
karena dia yang disuruh Pimpin pasukan
untuk menembus benteng tersebut Ali
radhiallahu Anhu bisa menunjuk siapa
saja dari prajuritnya suruh maju untuk
melawan bayangkan 5 m tinggi besar
badannya gitu ya maka yang keluar
melawan si ya marhab ini ternyata Ali
Ali sendiri yang maju mengatakan saya
akan melawannya
dan yang melawan Amir Zubair IBN awwam
sepupu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
juga dua-duanya terkenal sementara
poster tubuh Ali dengan Zubair memang
kekar tinggi besar juga tapi tidak
setinggi ini tingginya mereka itu
mendekati Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kurang lebih sebagian ahli
sejarah mengatakan sebagian ya tinggi
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu
antara 190 sampai hampir 2 M tinggi Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tinggi 190
antara Umar Bin Khattab dengan Abdullah
bin Mas'ud intinya adalah Ali tidak jauh
dari situ tetapi orang ini lima Hasta
tinggi sekali gitu kan maka keluarlah
keduanya dan ternyata Ali radhiallahu
Anhu pun sempat melawan dan membunuh
marhab bahkan keluar juga adiknya yang
bernama harit dengan poster tubuh yang
hampir sama juga dikalahkan oleh Ali
dua-duanya dibunuh oleh Ali radhiallahu
Anhu kemudian Zubair pun berhasil
mengalahkan Amir dan setelah kalahnya
tiga orang prajurit utama Yahudi ini
maka benteng khaibar pun menyerah benter
khban pun menyerah beberapa riwayat
menyebutkan pada saat Ali radhiallahu
Anhu sedang duel dengan
merhab dan harit serta Zubair duel
dengan Amir maka debu-debu pada
berkecamukan dan tidak kelihatan lagi
karena e pertempuran duel yang luar
biasa sampai-sampai akhirnya Ali keluar
dari kanca duel itu dari debu tersebut
dan Zubair juga keluar ternyata
ditemukan pada saat ya debu itu sudah
tidak lagi bertebangan ditemukan
orang-orang Yahudi ini sudah menjadi
jasad sudah mati Maksudnya sudah
tergeletak di
tanah maka pada saat itu pun Ya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dan para
sahabat bertakbir dan akhirnya benteng
khaibar gugur ya benteng khaibar gugur
jadi ini juga termasuk hal yang luar
biasa dari kepemimpinan Ali radhiallahu
Anhu sekarang kita masuk ke masalah
kezuhudan atau Maaf kekhilafahannya
beliau dan ada beberapa hal yang
berhubungan dengan Khilafah beliau
pertama pada saat Utsman bin Affan
terbunuh radhiallahu Anhu maka
masyarakat memilih Ali dan Ali pun
sempat menolak Ali enggak mau sebenarnya
Tapi orang-orang Madinah mengatakan
serahkan tanganmu kami membaiatmu karena
kalau tidak ada pemimpin maka kita akan
susah serahkan tanganmu maka Ali pun
akhirnya dibaiat Ali pun akhirnya
dibaiat Ali pada saat dibaiat beliau pun
akhirnya mengirim surat ke seluruh
penjuru wilayah Islam termasuk Syam dan
Irak untuk membaiat nya tetapi Irak
dipenuhi oleh penduduk yang di merupakan
pengikut Abdullah bin Saba yang menjadi
penyebab terbunuhnya Utsman bin Affan
sementara negeri Syam ada muawiyah yang
muawiyah ini adalah sepupu Ali sepupu
Utsman dan memang dia masih menuntut
darahnya Utsman dulu baru membaiat gitu
kan ringkas cerita adalah awal fitnah
yang terjadi di khilafahnya Ali pada
saat sudah dibaiat adalah terjadinya
perang unta perang Jamal perang Jamal
ini terjadi di tahun 36 hari-hari
pertama ya hari-hari pertama dibaiatnya
Ali kisahnya adalah pada saat Utsman
terbunuh Aisyah radhiallahu anha sedang
berada di Mekah Aisyah R sedang berada
di Makkah sedang umrah gitu lalu
kemudian Zubair Zubair bin awwam yang
tadi juga kita masuk Sebutkan kisahnya
di dalam khaibar yang melawan e salah
satu orang Yahudi tadi Amir itu Zubair
dan talhah dua sahabat yang masuk surga
dua-duanya membaiat Ali di Madinah
kemudian dua-duanya keluar dari Makkah
dari Madinah ah menuju ke Makkah mau
umrah juga bertemulah dengan Aisyah
radhiallahu anha lalu kemudian mereka
menceritakan tentang perkembangan kepada
Aisyah apa yang terjadi di ee di di di
mana di di Madinah pada saat itu maka
mereka pun sepakat tiga-tiga untuk
memilih membaiat Ali ini riwayat yang
sahih disbutkan oleh Imam bukhaributkan
Imam muslimbutkan oleh para ahli-ahli
sejarah kita semua termasuk Ibnu Hisyam
menyebutkan maka pada saat itu datang
kepada Aisyah radhiallahu anha
surat-surat dari orang-orang Irak dan
orang-orang Irak yang menyurat ini
adalah pengikutnya Abdullah bin
Saba mereka tahu kalau seandainya Ali
berhasil dibaiat oleh seluruh muslimin
maka secara otomatis mereka akan
terbongkar kedoknya dan akan dihukum di
qisas dalam Islam yang membunuh di
penggal apalagi membunuh raja gitu kan
maka pada saat itu tibalah kepada Aisyah
radhiallahu anha dan mereka tahu berita
ada zubaid dan dan dan juga talhah
semuanya sahabat yang mulia dijamin
masuk surga maka tibalah surah tersebut
mengatakan datanglah ke Irak dan kami
akan mendukung anda untuk meminta kepada
Ali ya darahnya Utsman padahal yang
menyurat ini yang membunuh Utsman Mereka
bilang seperti itu keluarlah Aisyah
radhiallahu anha dengan talh dan Zubair
ke negeri Irak ke kota Basra tepatnya
Tujuannya adalah untuk memenuhi
panggilan tadi dan sempat dalam surat
tersebut tertulis kalimat-kalimat yang
mengatakan kami penduduk Irak siap
mendukung anda dan juga ya agar umat ini
tidak pecah maka harusnya di cat dibantu
ditolong seperti itulah bahasanya
padahal sebenarnya mereka sedang
melakukan sebuah strategi fitnah di
waktu yang bersamaan pengikut-pengikut
Abdullah bin Saba ini menulis surat juga
kepada Ali ke Madinah bahwasanya wahai
Ali keluarlah ke Irak karena Aisyah thha
dan Zubair telah membentuk pasukan di
Irak zaman dulu Enggak ada media enggak
bisa orang jaraknya jauh yang bisa
dilakukan adalah
berjaga-jaga maka Ali pun menyiapkan
pasukan
berjaga-jaga sementara Aisyah thalh sama
Zubair tidak ngerti apa-apa sama sekali
datang ke sana ternyata orang-orang Irak
ini sudah di sana Sudah mereka buat
gemuru sekian berita bahwasanya Aisyah
ini Ummul mukminin akan diserang oleh
Ali mereka memang tadinya tidak suka
sama Ali gitu kan pengikut Abdullah bin
Saba yang membentuk pemahaman Syiah ini
yang banyak orang bilang mendukung Ali
mereka dalam sejarah terbukti tidak suka
sama Ali mereka benci sama Ali karena
mereka membunuh Utsman Mereka takut
dihukum di qisos gitu ternyata di Irak
mereka sudah buatberita agar orang-orang
awam yang tidak sepaham dengan mereka
mau membela mau membentuk pasukan Mereka
bilang Aisyah Ummul mukminin sedang
datang gitu kan ke sini dan sama talh
sama Zubair dan mereka akan diser serang
oleh Ali kira-kira apa yang terjadi
orang-orang Irak yang memang tidak paham
apa-apa tidak ada hubungannya sama
pengikut Abdullah bin Saba ini
ikut-ikutan siapin pasukan nih karena
niatnya mau membela siapa Aisyah gitu
kan disiapkanlah seekor unta makanya
dikenal dengan marakatul Jamal
peperangan Jamal karena memang Aisyah di
atas unta waktu tiba Aisyah radahu anha
thha dan Zubair di Irak tiba-tiba Melat
sudah ada pasukan ramai ada apa nih oh
Ali mau nyerang dari Madinah Aisyah sama
t ini bingung Ada apa kok Ali mau
nyerang Apa sebabnya apa kesalahan
kalian ya mau menyerang kalian wahai
Aisyah th Zubair karena kalian dianggap
tidak mau membaiat kata Aisyah sama
thhah dan Zubair Siapa yang bilang tidak
mau dibaiat jelas-jelas saya mau dibaiat
kami membaiat Ali Kok Pokoknya
ringkasnya berjaga-jaga Aisyah dinaikkan
ke unta tersebut talh dan Zubair juga
diberdirikan di atas Kuda Baiklah kita
tidak buat apa-apa Kok tidak nyerang
Madinah tunggu di sini gitu sebelum itu
ada sebuah wilayah namanya hauhab hawhab
ini sebuah wilayah antara Makkah ke Irak
ya pernah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam bersabda dalam hadis sahih
kepada istri-istrinya Lagi duduk kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam nanti
akan ada seseorang di antara kalian yang
akan masuk ke wilayah hauhab hauhab ini
dan dia akan dikerumuni oleh anjing yang
bergonggong di kiri kanannya maka itu
adalah fitnah buat dia fitnah buat dia
Aisyah R waktu sempat Istirahat di
wilayah ini sempat malam hari di sekitar
kemahnya dikemuli oleh anjing yang
menggonggong kata Aisyah R ini wilayah
Apa kata mereka kuhab kalau begitu saya
yang telah masuk sabda Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Saya ingin balik ke
Madinah kata Salha sama Zubair Anda kan
tidak mau buat apa-apa kita bukan mau
berperang ini bukan fitnah malah kita
mau redam fitnah terus saja mereka
berdua meredamkan Aisyah sampai akhirnya
Aisyah pergi ke sana ringkas cerita
Naiklah ke atas unta waktu Ali dengan
pasukannya nya tiba di Irak melihat di
sana sudah ada pasukan dan Aisyah di
atas unta thalha sama Zubair di atas
Kuda Berarti benar nih informasi daradi
surat kalau mereka mau berperang melawan
Ali padahal ini fitnah direkayasa
keadaan dan ini kita harus ambil
pelajaran dari kisah seperti ini
bahwasanya ada orang-orang di tengah
umat Islam yang mau memerangi kaum
muslimin dan di Indonesia ini semoga
Allah berikan Hidayah banyak tuh namanya
nama-nama Islam tapi bencinya sama Islam
luar biasa begitu diingat at kan Jangan
sakiti orang Islam ini Indonesia
Pak siapa Indonesia enggak ada
hubungannya sama Islam padahal yang
bicara Namanya Muhammad namanya Ahmad
namanya Abdullah namanya kakeknya siapa
Ajib ini luar biasa gitu benci dengan
Islam terjadi di tengah-tengah kumat
Islam seperti
inilah waktu itu Aisyah karena sempat
memimpin dan berkata Saya ingin
berbicara dengan Ali maka bertemulah
antara Ali dengan sahabat-sahabat ini
ternyata enggak ada apa-apa apa
terbongkar Waktu itu kedoknya ternyata
bukan nih untung tidak langsung saling
Serang maka Aisyah Ali thh Zubair
sepakat tidak ada peperangan kalau gitu
Kami keluar dari Mekah kami tidak tahu
apa-apa Ali pun mengatakan saya keluar
karena saya dapat surat ini ini suratnya
nih Katanya kalian bersiap-siap untuk
memerangi saya kata mereka tidak pernah
mana pernah kami mau perangi anda Kami
akui Anda gitu kan Baik selesai sepakat
malam waktu itu sudah malam kita sepakat
bubar nih enggak usah ada peperangan
bubar orang-orang ini sudah tahu tidak
jadi fitnah maka Keesokan paginya
disebutkan dalam semua riwayat tadi saya
katakan ahli-ahli sejarah sunah termasuk
cukuplah dalam riwayat Bukhari
disebutkan maka mereka pun menyerang
pasukan Ali sekelompok mereka dan
sekelompok lagi menyerang pasukannya
Aisyah Waktu mereka bangun tidur mereka
mengira satu sama lain saling fitnah
karena mereka sambil teriak gitu kan
sambil kesannya memang dari arah
pasukannya Ali dan ini dua pasukan besar
mereka istirahat gitu kan maka sudah
malam Besok mau nih Subhanallah
subuh-subuh ya saling terjadi keributan
tadi kan kita tahu kalau saya lagi jalan
misalnya dengan 10 orang anak-anak atau
makudnya orang-orang anak-anak muda
kemudian ada 10 orang lagi sana jalan
satu orang saja mencaci maki di sana Ini
ribut berantem saya bisa berhentikan
berantemnya engak 10 orang enggak bisa
saya berhentiin kalau sudah mulai
beremparlemparan batu pasti berantem tuh
sudah susah gu kan mau diberhenti
bagaimana bagaimana kalau
pasukan dan pada pada saat pada saat itu
disebut dalam buku-buku sejarah pasukan
Ali keluar dari Madinah jumlahnya 10.000
orang bukan jumlah yang kecil pasukan
yang terbentuk yang mengelilingi Aisyah
6.000 orang pasukan yang besar Bukan
Pasukan yang kecil bukan 10 20 orang
yang bisa direndam terjadilah
pertempuran pada saat itu waktu terjadi
pertempuran sempat Ali radhiallahu Anhu
meredam meredam Ali tidak pernah memukul
satuun dari kaum muslimin Muhammad bin
hanafiyah anak Ali yang memegang Panji
peperangan waktu itu mengatakan saya
bingung di sana takbir di sini
Takbir yang mana Ini yang mana yang
benar malam hari di sana mengaji di sini
mengaji karena perperangan terjadi 3
hari Maaf terjadi dari pagi sampai malam
malam harinya mereka di sana mengaji di
sini mengaji yang mana benar nih gitu
kata Muhammad bin hanafiyah semenjak
kejadian perang unta ini saya tidak
pernah lagi mau angkat pedang saya saya
patahkan kalau berhadapan dengan muslim
tidak mau lagi karena banyaknya korban
pada saat itu dan subhanallah
pasukan-pasukan pengikut Abdullah bin
Saba ini mereka memang kan yang memang
memang mengatur peperangan itu jadi di
kanc peperangan itu mereka bermain Jadi
mereka sudah atur nanti ada yang lempar
sengaja lihat kalau ada misalnya ada
sahabat seperti nanti terbunuhnya Zubair
ya talh ini terbunuh karena kasus
dibunuh oleh mereka mereka lihat
ternyata di Kanca peperangan thhah sama
Zubair enggak mau memukul pasukannya Ali
Enggak satuun karena ini orang Madinah
mereka kenal Mereka pun orang Madinah
enggak ada yang berani mukul talh sama
Zubair maka talh sama Zubair dibunuh
oleh mereka dibunuh oleh mereka gitu kan
kemudian mereka berusaha juga menyerang
menyerang Ali tujuannya mau membunuh Ali
Perhatikan ya yang mau membunuh Ali
pengikutnya Abdullah bin Saba pendiri
Syiah ni itu mau membunuh Ali Jadi kalau
sekarang mereka mengatakan mereka Bela
Ali ini bentrok sekali dengan sejarah
engak ketemu gu kan seperti itu
gambarannya sampai akhirnya korban sudah
banyak talhah dan Zubair pun terbunuh
radhiallahu anhum ajmain maka Ali pun
mengambil keputusan dengan suara yang
keras keputusan mutlak tidak ada
penyerangan lagi berhenti semua waktu
berhenti peperangan tersebut maka Ali
radhiallahu Anhu sempat mendatangi
jenazahnya talh dan berkata coba
Seandainya saya sudah meninggal dari 20
tahun lalu wahai talh ini sesuatu
kejadian yang luar biasa gitu kan tetapi
ulama mengatakan talha ini mati karena
anak panah yang dilempar oleh PIN
Abdullah bin Saba ini dari orang-orang
yang membuat fitnah maka dihitung dia
mati syahid dan kena hadis Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tadi yang
sudah kita Sebutkan waktu Mas naik di
gua Bukit e eh Jabal Nur yang ada gua
Hira yang sempat goncang dan ada thalhah
di situ Zubair pun begitu dan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam pernah
bersabda kepada Ali wahai Ali nanti akan
datang ya nanti akan datang
ee kejadian Antara Kau Dengan
Aisyah maka kata Ali radhiallahu Anhu
dalam hadis sahih ini ya Rasulullah
kalau begitu saya binasa Ada apa Saya
ribut dengan istri Anda gitu Ada masalah
apa kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Intinya kalau terjadi kata nabi nabi
tidak jelaskan kalau terjadi maka
Kembalikanlah dia ke rumahnya di Madinah
itu saja sabda Nabi Sallallahu Alaihi
Wasall
Resume
Read
file updated 2026-02-13 12:49:43 UTC
Categories
Manage