Kisah Sahabat Nabi ﷺ Ke-2: Menjadi Farouq Bersama Umar bin Khaththab (2)
X8F5i2l-UfU • 2015-02-11
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
lillahi Umar umatku yang paling
mengasihi umatku yang lain umatku dari
umatku yang paling mengasihi umatku
secara global adalah Abu Bakar dan yang
paling tegas dalam menerima dan men
menerapkan agama Allah adalah Umar dalam
beliaatin dikatakan umatku yang paling
sayang kepada umatku adalah Abu Bakar
dan yang paling keras dalam agama Allah
adalah umat ini sebuah Fadilah Mus tegas
halal-halal haram-haram gitu kan dan
tidak ada toleransi hukum-hukum bagi
Umar tidak ada main-main nanti akan kita
lihat Bagaimana kisah pada saat jadi
khalifah dan bagaimana dia menghukum
gubernurnya yang coba membangun rumah ya
dari uang-uang yang diambil dari
masyarakat kemudian Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam juga bersabda Fadilah
yang lain adalah menunjuk Abu Bakar dan
Umar di depan para sahabat dan ini
dinukil oleh Abdullah IBN khantab
radhiallahu Anhu dan ini ya disebutkan
diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dalam
kitab Manaqib dan disikan oleh Syekh
Albani kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam had Sam Wal Bashar
dua orang ini Abu Bakar dan Umar adalah
perumpamaan penglihatan dan pendengaran
bagi umatku artinya posisi mereka luar
biasa kita tahu mata dan pendengaran ini
dua-duanya posisinya sangat berpengaruh
dalam kehidupan kita orang biar lumpuh
kalau matanya masih bisa
melihat telinganya masih bisa mendengar
itu sebuah Fadilah Ya dibandingkan kalau
dia buta walaupun semua tangannya utuh
kakinya utuh tetap sulit enggak bisa
melihat atau dia tuli enggak bisa
mendengar gak tahu apa yang dijadikan
target beda mata dan pendengaran punya
posisi dalam tubuh kita maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam menunjuk Abu
Bakar Umar sambil berkata ini keduanya
adalah perumpamaan plihatan dan
pendengaran bagi
umatku Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
juga pernah bersabda di dalam hadis yang
lain diriwayatmizi juga saya tidak tahu
Kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Berapa lama lagi saya hidup di antara
kalian kalau saya meninggal tiba-tiba
maka jadikanlah dua orang ini sebagai
tauladan setelahku teladani dua orang
ini lalu Beliau menunjuk kepada Abu
Bakar dan Umar ini berarti
fadilah-fadilah yang tersembunyi atau
yang tersirat maksud saya dari Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam juga
menyampaikan berita gembira Fadilah
kepada Umar bahwasanya dia penghuni
surga sebagaimana hadis yang masyhur
yang kita sudah tahu sama-sama tentunya
ini hadis riwayat Tirmidzi Ya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan
10 orang yang masuk surga kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Abu Bakar di
surga Umar di surga Utsman di surga Ali
di surga thh di surga bair di surga
Abdurrahman Ibin Auf di surga Saad bbin
Abu waqqas di surga Said bin Zaid di
surga dan Abu Ubaidah bin jarrah di
surga 10 orang J masuk surga maka di
sini masuk Umar radhiallahu anhum
kemudian juga dikatakan di dalam hadis
yang lain diriwayatkan oleh Imam
Tirmidzi juga dan disahihkan oleh
azzahabi juga al-hakim sepakat masalah
itu bahwasanya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam pernah menunjuk akan masuk hari
ini dari pintu masjid ini Ahli Surga
maka masuklah Abu Bakar kemudian nabi
sallallahuai wasallam mengatakan lagi
akan masuk Setelah dia penghudi surga
lalu masuklah Umar Bin Khattab
radhiallahu Anhu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam juga bersabda dalam hadis yang
lain ini Fadilah yang sangat banyak
riwayat Tirmidzi juga dan disahihkan
oleh Ibnu Hibban dalam sahih Jami kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam aku
pernah dimasukkan aku diperlihatkan
masuk ke dalam surga dan aku melihat
sebuah istana yang dihiasi dengan emas
maka aku akan aku berkata kepada Jibril
milik siapa istana ini maka Jibril
berkata ini milik seorang anak muda dari
Quraisy kata nabi S wasam aku pun
mengira itu adalah aku Karena anak muda
dari Quraisy maka aku berkata Siapakah
dia Jibril berkata Umar Bin Khattab ini
berarti Fadilah Umar Umar sudah memiliki
surga sementara dia masih hidup di dunia
kemudian dalam hadis yang lain kata nabi
S wasam Sementara saya lagi Tid dan ini
hadis diriwayatkan oleh imam muslim
Sementara saya tidur Imam Bukhari imam
muslim maka diperlihatkan kepada saya
surga lalu saya melihat seorang wanita
sedang ber
di samping ya istana itu lagi beruduk
maka saya berkata milik siapa istana ini
kepada Jibril Jibril berkata milik Umar
maka aku pun segera mengalihkan
pandangan mataku karena aku khawatir
karena aku mengingat cemburunya Umar J
Umar sangat cemburu besar sekali
cemburuannya terhadap keluarganya
istrinya Allah memang perintahkan untuk
jaga gitu maka saya pun mengalihkan
pandangan saya waktu Umar dengar Umar
pun menangis sambil berkata Ya
Rasulullah Apakah layak saya bercemburu
dengan Anda atau merasa cemburu dengan
anda Ya jadi ini juga sebuah Fadilah
Umar Bin Khattab punya iman yang tidak
terhitung saudaraku keyakinannya kepada
Allah subhanahu wa taala dan ini
dikatakan oleh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dalam banyak hadis di
antaranya Abdullah bin Hisyam berkata ia
berkata kami bersama Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam sedang menggandeng
tangan Umar Umar berkata kepada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam wahai
Rasulullah sungguh engkau lebih aku
cintai dari Apun kecuali diriku sendiri
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
demi zat yang diubun-ubunku di tangannya
tidak bisa Hai Umar Sampai engkau
mencintai aku melebihi dirimu sendiri
artinya sampai semua yang Aku
perintahkan walaupun kau tidak senang
kau terima maka Umar Bin Khattab sekedap
pada saat itu sekejap langsung
mengatakan sekarang ya Rasulullah Aku
mencintai anda melebihi ya diriku
sendiri maka Nabi Sallallahu alaii
wasallam mengatakan sekarang wahai Umar
kemudian dalam hadis yang lain Umar Bin
Khattab ini kedudukan masalah imannya
Umar ya bagaimana Uman dengan imannya
Umar Bin Khattab pernah berkata Ya ini
sebagian ahli hadis mengatakan pada saat
di atas mimbar ada yang lain mengatakan
pada saat di majelisnya Dia berkata
manqa hayauhu qa Wara waman qa warauhu
matqbuh ini ya disebutkan di dalam Kitab
makarimul akhlak punyanya Ibnu Abid
Dunya ya dengan sanad yang sahih
dikatakan Siapa yang sedikit rasa
malunya kata Umar sedikit pula
kebersihan hatinya dan siapa yang
sedikit kebersihan hatinya niscaya
hatinya akan mati niscaya hatinya akan
mati jadi bagaimana Umar Bin Khattab
selalu menjaga hatinya dalam keimanan
supaya memang jaga terjaga dengan amal
saleh jadi tidak rusak kemudian dalam
hadis yang atau riwayat yangin Umar bin
khab
berkataang siapa merasau dengan Allah
sub taa diaan bersembunyi ya atau
menyembunyikan amalnya Barang siapa yang
bersembunyi menyembunyikan amal salehnya
dia akan bertakwa pasti dia akan patuh
pada Allah dan barang siapa yang
bertakwa dia pasti akan dilindungi oleh
Allah subhanahu wa taala Umar Bin
Khattab pernah dimimpi oleh Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam memiliki
kedudukan yang tinggi dalam agama ini
terutama dalam masalah ilmunya dalam
hadis yang sahih riwayat Bukhari dan
imam muslim juga Imam Tirmidzi
menyebutkannya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam bersabda saya langsung baca
terjemahannya saja ya di dalam mimpi Aku
melihat orang-orang dihadapkan kepadaku
dan mereka memakai pakaian di antara
pakaian itu ada yang sampai di dada ada
yang pakainya sampai Ya kurang lebih
dari itu ke lehernya lalu Umar
dihadapkan kepadaku sementara dia seret
ya Pakaiannya yang panjang lalu para
sahabat mengatakan apa yang Anda
takwilkan Ya Rasulullah kata beliau
agama atau ilmu Umar Bin Khattab
memiliki agama yang sangat luar biasa
gitu ilmunya sangat
luas berhubungan dengan masalah ilmu dan
fikih Umar cukup banyak contoh-contoh
diangkat oleh Beliau di sini di
antaranya adalah Beliau
mengatakan atau kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam aku bermimpi di dalam
hadis riwayat Bukhari Muslim dan
Tirmidzi minum susu sampai aku melihat
hilangnya dahaga keluar dari kukuku atau
kukukukuku kemudian aku memberikannya
kepada Umar maka mereka para sahabat
bersabda apa takwilnya ya Rasulullah
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
ilmu arti Umar Bin Khattab akan memiliki
ilmu yang sangat luas berhubungan dengan
agama ini riwayat lain pada saat Umar
Bin Khattab menjadi khalifah sempat ada
orang-orang Yahudi datang kepada umarab
dan berkata Wah Amir ya orang Yahudi
berkata kalau ada satu ayat dalam kitab
kalian Alquran Kalau turun pada kami
orang Yahudi pasti kami jadikan hari
turunnya itu hari raya maka kata Umar
ayatnya Man Yahudi kata
Yahudi kalau ayat itu turun kami kami
akan Jadikan hari raya
k tidak akan Jadikan hari raya tapi saya
betul-betul mengetahui di mana ayat itu
turun kapan turun kepada Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam gitu kan dan siapa saja
yang hadir pada saat itu maka Nabi Umar
Bin Khattab mengatakan turun di Haji
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya di
hari Jumat tepatnya turun Nabi
Sallallahu wasam di Arafah pada saat itu
dan pada saat itu kami sedang wukuf
bersama Nabi Sallallahu Alaihi
wasam Umar Bin Khattab pernah punya
wasiat dinukil oleh penulis buku yang
sangat mulia untuk para pemimpin
orang-orang yang mau memimpin beliau
sering mengatakan
taahuadu Beliau mengatakan yang artinya
hendaklah kalian bertafakuh mendalami
ilmu agama sebelum kalian memimpin dan
ini kalimat yang jarang sekali ditangkap
oleh banyak pemimpin-pemimpin kita
sekarang mereka menganggap menjadi
pemimpin tidak perlu lagi belajar malu
aib kalau ada seorang presiden dulu
dalam majelis ilmu ulama Padahal di
zaman Nabi Sallallahu alaii wasallam di
zaman para sahabat yang itu tidak malu
bagi mereka untuk bergabung dalam
majelis ilmu kalau memang ada orang yang
lebih pintar dari mereka di sini
dikatakan alhafiz Ya alhafiz mustinya
Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari
maksud Umar ialah bahwa pemimpin
kepemimpinan terkadang bisa menjadi
penghalang untuk bertafakquuh fiddin
atau mempelajari agama ini karena
kesombongan dan kedudukan dapat
menghalangi seseorang pemimpin untuk
duduk bersama para pencari ilmu maka
Umar Bin Khattab mentiberatkan seorang
pemimpin wajib untuk bisa Ya belajar
ilmu agama kita juga sudah tahu hadis
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang
masyhur ya akan datang setelahku nanti
Yati Min ba'di Umar sufaha hadis sahih
riwayat alhakim akan datang selaku nanti
pemimpin-pemimpin yang Umara sufaha
sufaha ini jamak daripada Safi dan
artinya Bahasa Indonesia Safi ini kalau
orang Arab ucapkan adalah orang yang
bodoh sekali kalau orang cuma bodoh
biasa Jahal masih ada pintarnya tapi
kalau orang bodoh enggak ada yang ditahu
sama sekali namanya Safi kata dan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam akan datang
selaku pemimpin yang sufaha super bodoh
gitu kan apa Siapa Mereka pemimpin Ini
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Umar la yahtaduna bihad w Yuna bisunti
pemimpimpin yang tidak pernah mengambil
petunjuk dariku dan tidak pernah
mengikuti sunahku artinya tidak pernah
belajar agama nah ini yang Umar Bin
Khattab ingin titik beratkan kepada kita
contoh yang lain fikihnya Umar dalam
memahami ilmu agama datanglah seseorang
alhit bin muawiyah alqindi berkata aku
pernah menaiki hewan tunggangan bersama
Umar Bin Khattab
lalu aku ingin bertanya padanya tentang
hukum Dia berkata Wahai Amir mukminin
rumahku kecil kalau aku salat istriku
selalu ada di sebelahku kalau dia mundur
buat satu saf maka badannya akan keluar
dari bangunan rumahku karena kecilnya
rumahnya radiallah Anhu jadi enggak
cukup kecil sekali kita bayangkan kalau
dua orang berdiri salatnya laki-laki
perempuan harus bersebelahan kalau dia
mundur buat sendiri Keluar dari rumah
gitu kan Bagaimana kira-kira hukumnya
apa yang saya harusakukan supaya saya
bisa salat dengan istri saya kata Umar
Bin Khattab Kalau engkau menjadikan kain
saja Antara Kau Dengan istrimu kemudian
dia salat di sebelahmu maka sudah sah
Enggak ada masalah Dan ini juga sebuah
pelajaran ulama fikih mengambil hukum
kalau tempat itu sangat sempit tidak
bisa perempuan berada di saf belakang
maka boleh dia berada di sebelah
laki-laki tapi dipisahkan
dengan
hijab kemudian juga dinukil dalam kisah
yang
lain Abdurrahman in Abi Abdil qari
rahimahullah seorang ulama Tabin berkata
Ini kisah tentang salatawih
ya dikatakan tentu ini riwayat-riwayat
semua ada kalau bukunya ya kalau yang
belum milikin buku bisa didapatkan di
depan Maka dia berkata di zaman Umar Bin
Khattab jadi khalifah di masjid Nabi
terpencarlah orang salat di malam
Ramadan ada yang salat berjamaah ada
yang salat sendiri maka Umar Bin Khattab
pun keluar dan berkata menurutku seandya
aku mengumpulkan mereka di belakang satu
Imam yang lebih baik dan ini Tentunya
diriwayatkan ya oleh
eh Imam Bukhari dalam kitab asahih
kemudian Umar bertekad untuk
mengumpulkan mereka di belakang Ubay bin
kaab sahabat nabi yang paling pintar
bacaannya waktu itu al-quran kemudian
aku pun keluar di malam yang lain
sementara orang-orang salat di belakang
Imam mereka Umar berkata sebaik-baik
bidah adalah ini dan orang-orang yang
tidur tidak ikut salat pada saat itu
tetapi nundahnya hingga akhir malam
lebih baik daripada dia ikut salat
maksudnya adalah orang yang salat di
akhir malam lebih baik daripada awal
malam hadis ini sebagaimana saya katakan
diriwayatkan Imam Bukhari dan sedikit
saya titik beratkan banyak orang yang
melakukan perbuatan bidah sekarang
mereka mengambil dari perkataan Umar Bin
Khattab ini mereka mengatakan Umar
sendiri bilang nikma bidah Hadi
sebaik-baik bidah yang ini gitu kan
Padahal di sini ulama hadis mengatakan
Umar Bin Khattab adalah orang yang
paling tegas dengan masalah bidah ya dan
beliau di sini mengucapkan kata-kata
bidah sebaik-baik bidah ini adalah
perbuatan yang saya lakukan ini memang
salat berjamaah tidak dilakukan oleh
Nabi Sallallahu alaihi wasallam sampai
akhir Ramadan gitu kan tapi Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam pernah
berjamaah dengan para sahabatnya maka
Beliau mengatakan kalau ini dianggap
bidah maka ini sebaik-baik bidah gitu
kan padahal sebenarnya itu bukan bidah
yang beliau maksudkan karena beliau
bukan mengarang-ngarang makanya di sini
dinukil oleh alhafiz ya Ibnu Hajar dalam
sahih Bukhari Beliau mengatakan Ibnu tin
dan selainnya berkata Umar mengambil
kesimpulan demikian dari persetujuan
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam terhadap
orang-orang yang bermakmum Kepada beliau
untuk beberapa malam sekalipun Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tidak
menyukai hal itu untuk mereka namun hal
itu Karena kekhawatiran beliau terhadap
diwajibkannya salat malam atas mereka
ketika Nabi Sallallahu Alaihi wasam
sudah wafat kekhawatiran itu tidak
terwujud maka pada saat Umar Bin Khattab
memilih hal itu karena perbedaan
menyebabkan perpecahan kalimat maka Um
bin Khattab pun melakukannya bukan
perbuatan baru tapi perbuatan yang
pernah dilakukan oleh Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam sebelumnya jadi ini
bukan bidah dan ulama sepakat mengatakan
orang kalau paham bahasa Arab maka yang
dimaksud dengan Nikmah bidah itu adalah
bidah secara etimologi secara bahasa
artinya perbuatan baru yang sekarang
dikerjakan tapi memang sudah ada
dasarnya dari Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam bukan tidak ada dasarnya ada
dasarnya kalau bidah yang mungkarah yang
dilarang adalah bidah yang tidak pernah
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Contohkan sama sekali kita lihat juga
beberapa pindah ke judul yang lain tentu
di sini ada beberapa poin tentang pujian
sahabat kepada Umar Bin Khattab tidak
saya Sebutkan dulu karena cukup cukup
panjang bahasan kita nanti
pendapat-pendapat Umar yang sesuai
dengan firman Allah jadi ada ayat
al-qur'an yang turun sesuai dengan
firman Allah subhanahu wa taala ini ada
sudah saya simpulkan ada
ee kurang lebih 1 2 3 4 l
ee lima ayat yang disebutkan yang
berhubungan dengan perkataan Umar Bin
Khattab lalu turun ayat yang pertama
tentang salat di belakang makam Ibrahim
dari pernah Umar Bin Khattab berkata Ya
Rasulullah coba saat ya Anda perintahkan
kami untuk salat di belakangam Ibrahim
setelah tawaf maka Allah turunkan
Alquran surah Albaqarah urutan 2 ayat
125 yang
buinyau kan Allah turunkan ayat ini
karena Umar Bin Khattab yang mengatakan
kepada nabiallahu Alaihi Wasallam Ya
Rasulullah Coba anda jadikan salat di
belakangam Ibrahim kemudian yang kedu
ayat tentang
hijab ya J
ya ini pernah berkata Wahai Rasulullah
seandainyaau memerintahkan istri-istrimu
untuk berhijab karena yang berbicara
dengan mereka itu adalah orang baik dan
orang fajir maka turunlah ayat hijab
hijab turunnyaahzab urutan 33 Ayat 53
tentang Allah subhahu wa taala menyuruh
nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi
Wasallam meletakkan hijab antara
sahabat-sahabat yang bertanya kepada
istri-istri ya nabi wasam dengan
ist-istri beliau sendiri jadi disuruhuh
hijab di antara mereka kemudian yang
ketiga adalah
attalaq ya perceraian masalah perceraian
untuk istri-istri Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam disebutkan dalam surah Tahrim
urutan 66 ayat 5 ini turun juga karena
perkataan Umar Bin Khattab jadi Umar Bin
Khattab pernah berkata kepada
istri-istri nabi pada saat lagi
berkumpul karena cemburu dengan beliau
gitu kan maka Umar Bin Khattab berkata
hati-hatilah karena jika nabi
menceraikan kalian semua bisa saja
rabbnya Allah memberikan ganti kepadanya
dengan istri-istri lebih baik daripada
kalian maka turunlah ayat firman Allah
subhanahu wa taala at-tahrim urutan 66
ayat 5 tadi kemudian juga pernah turun
ayat sesuai dengan pendapat Umar Bin
Khattab dalam tawanan Badr tawanan Badr
Jadi waktu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam menawan tawanan Badr kurang
lebih ada 60 orang Kalau tidak salah
tawanan Badr waktu 60 atau 70 orang maka
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bernanya
bermusyawarah dengan Abu Bakar Umar dan
beberapa sahabat-sahabat nabi yang lain
mengatakan kira-kira Bagaimana Apa
pendapat kalian Gitu kan maka berkatalah
Abu Bakar Ya Rasulullah mereka keluarga
kita sepupu dan kerabat kita Maafkan aja
baru kita mengambil dari mereka tebusan
Lalu pada saat itu Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam berali ke Umar sambil
berkata Wahai Umar Bagaimana pendapatmu
kata Umar demi Allah saya tidak
sependapat dengan Abu Bakar Ya
Rasulullah saya berpendapat agar anda
menyuruh kami memenggal leher mereka
semua 60 orang itu Bunuh semua ya
Rasulullah
Anda datangkan kepada Ali Akil Akil ini
sepupunya saudaranya Ali yang belum
masuk Islam suruh Ali tebas lehernya
datangkan kerabat terdekat saya suruh
saya tebas lehernya Ya Rasulullah
datangkan kerabat terdekatnya Abu Bakar
suruh tebas lehernya Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam mengatakan kenapa kok
kenapa harus dibunuh tawanan-tawanan
Badar kata Umar Ya Rasulullah mereka
adalah pejuang-pejuang kafir mereka
keluar dari Makkah memang untuk
menyerang Islam Bukan ini bukan tawanan
biasa tawanan perang Emang dan mereka
ini baru pertama kali menghadapi
peperangan dengan kaum muslimin perlu
kita masukkan rasa takut dalam hati
mereka dan Allah tidak melarang kita
membunuh orang kafir yang berperang maka
Waktu itu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam lebih cenderung dengan
pendapatnya Umar pendapatnya eh maaf
pendapatnya Abu Bakar untuk ee memaafkan
dan mengambil tebusan Keesokan paginya
ini terjadi malam-malam nih habis salat
isya musyawarah subuh menjelang subuh
Umar Bin Khattab bercerita Dia bilang
saya datang ke masjid lalu saya temukan
nabi wasam dengan Abu Bakar lagi nangis
lalu saya berkata apa yang membuat kar
beriau menangis ceritakan kepada saya
supaya saya bisa ikut menangis gitu kan
karena ini enggak mungkin nabi sama Abu
Bakar nangis kecuali masalah penting
gitu kan lalu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mengatakan kalimat yang masyhur
kalau yang pegang buku bisa dilihat di
paragraf terakhir di halaman 221 kalimat
yang luar biasa nih di mana Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan
Aku menangis karena menerima tebusan
dari tawanan yang diusulkan oleh
kawan-kawanmu azab telah Allah perlihat
ditampakkan kepadaku lebih dekat
daripada pohon ini ditunjuk sebuah pohon
Rasulullah S wasam menunjuk sebuah pohon
dan Allah subh wa taala
menurunkan tidaklah pantas bagi seorang
Nabi mempunyai tawanan gak perlu ada
tawananak perlu ada tebusan Artinya
mereka boleh dibunuh sebelum dia
menumpuhkan musuhnya di muka bumi
sebelum Makkah takluk maka tawanan boleh
dihukum
mati sampai firman Allah Subhanahu Wa
taalaumalan thib dan makanlah dari
sebagi rampasan perang yang telah kalian
peroleh dengan cara yang baik
sebagaimana dijelaskan surah alanfal
ayat 67 sampai 69 Umar Bin Khattab
berkata ketika Abdullah bin Ubai ini
kejadian yang lain nih ya sebab atau
ayat turun yang lain berhubungan dengan
Umar Bin Khattab turun ayat dengan
pendapatnya mensalati munafik jadi tadi
kasus tawanan Badr sudah selesai ya
tidak jadi nabi enggak jadi Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam membunuh
mereka karena memang Sur terelajur Il
keputusan tapi Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sempat diperlihatkan azab
karena malah ya tidak membunuh tawanan
Badr tadi maka di sini berarti pendapat
Umar yang disetujui oleh Allah subhanahu
wa taala walaupun tidak direalisasikan
karena memang sudah terlanjut diputuskan
oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kemudian yang selanjutnya adalah
kejadian tentang dilarangnya salat di
belakang jenazah atau mensalati jenazah
munafikin ini terjadi waktu ya Abdullah
IBN Ubaidillah bin salul mati
pimpinanjah pimpinan orang munafik di
Madinah nabi Sallahu Alaihi Wasallam
karena sayangnya dengan umatnya tetap
mensalati tetap mensalatinya pada saat
disalati oleh Nabi Sallahu alhi wasallam
disalati Umar Bin Khattab bilang saya
enggak tahu kenapa tiba-tiba saya datang
Lalu Mengatakan P Rasulullah Ya
Rasulullah ini munafik jangan disalatin
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
wahai Umar lalu sambil menghalang
jalannya Nabi Umar Bin Khattab jalan
jalan ya Rasulullah ya Umar bin Khattab
pun nanti setelah ini mengatakan saya
tidak tahu kenapa saya lakukan itu lalu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengatakan Umar minggirlah dari jalanku
Biarkan saya Salatin dia karena Allah
Tuhanku memberikan pilihan kau
beristigfar untuk mereka atau tidak
istigfar maka saya mau beristigfar
walaupun sampai 70 kali gitu kan lu Umar
Bin Khattab mengatakan Ya Rasulullah
jangan dalam beberapa riwayat dikatakan
Umar Bin Khattab sempat memegang pundak
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sambil
mengatakan Ya Rasulullah munafik
tinggalin jangan Salatin gitu kan lalu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ternyata
Salatin n merasa kasesihan dengan
Abdullah B ini pimpinan munafikin Lalu
setelah itu turun firman Allah subhanahu
wa taala yang disebutkan di dalam surah
Attaubah ayat 84 yang
bunyinyaubillahanirim
Wi abada setelah hari ini jangan pernah
kau salati lagi orang munafik dari
mereka wahai Muhammad ternyata Umar Bin
Khattab berkata saya terus Serang tidak
tahu kenapa Waktu itu saya begitu berani
dengan nabi sallallahu alaihi wasallam
sampai menahannya ya Ternyata apa yang
aku sampaikan sesuai dengan apa apa yang
Allah atau Tuhanku inginkan Yang Tuhanku
ininkan juga ada beberapa ulama yang
menambahkan tentang ayat hijab jilbab
itu juga turun karena Umar Bin Khattab
ayat tentang pengharaman khamar turun
juga karena Umar Bin Khattab jadi pernah
Umar Bin Khattab melihat beberapa
sahabat waktu turun firman Allah
subhanahu wa
taala kurang lebih terjah gini hai orang
yang beriman jangan kalian salat
sementara kalian mabuk gitu kan sampai
kalian tahu apa yang kalian ucapkan dan
jangan
juga orang-orang yang junub sampai dia
mandi ya kalau dia mau salat atau dia
mau ibadah maka pada saat itu ikhwat dan
akhwat sekalian Umar Bin Khattab merasa
terganggu karena ada sahabat yang salat
sambil mabuk enggak tahu apa yang
diucapin gitu kan kadang-kadang juga ada
yang mabuk kemudian duduk sebentar depan
masjid sadari dirinya kemudian baru
masuk masjid salat maka Umar Bin Khattab
berkata Ya Allah haramkan minuman ini
buat kami haramkan ya maka Allah
subhanahu wa taala turunkan surah
Almaidah ayat 90 sampai 91 tentu ini
tidak ditulis dalam buku ini ya ini saya
tambahkan jadi itu juga disebutkan oleh
para ulama bahwasanya turun Almaidah
ayat 99 tentang masalah pengharaman
khamar sesungguhnya khamer judi mengundi
nasib dengan eh apa namanya dengan anak
panah adalah perbuatan setan jahuilah
Tinggalkanlah Apakah kalian akan eh
meninggalkannya Apakah kalian
berhenti antumahun hal antum muntahun
apa kalian akan berhenti maka semua
sahabat mengatakan intahaina intahaina
kami berhenti kami berhenti maka di situ
dikeluarkan juga hadis Bukhari semua
sahabat akhirnya memecahkan kendi-kendi
khamar mereka sehingga membuat seluruh
Jalan Madinah penuh dengan khamar dan
baju baju mereka pun terkena khamar lalu
mereka salat tanpa mencucinya dari hadis
ini juga dikeluarkan sebuah hukum
bahwasanya alkohol sifatnya najisnya
maknawi secara makna enggak najis total
gitu ya cuma najis di zatnya tapi tidak
najis tidak menajiskan gitu kan sama
dengan kotoran hewan yang dimakan
dagingnya pada saat keinjak kotoran ayam
disebutkan dalam hadis Bukhari tidak
membatalkan hewan yang dimakan dagingnya
dia najis secara maknawi secara makna
enggak menajiskan najis zatnya tapi
tidak menajiskan dicuci bisa salat gitu
kan Dan ini juga sebagaimana khamar sama
alkohol karena para sahabat pecahin
kendinya kena baju mereka mereka salat
tidak membersihkannya yang yang hukum
lain adalah kalau dia meminumnya bukan
kasusnya adalah karena memabukkan ya
bukan karena masalah najis secara
maknawinya itu dan ini diambil juga dari
kisah ini dan ulama mengatakan
Subhanallah ini pelajaran Imaniah Ya
selama orang salat di belakang makam
Ibrahim Umar Bin Khattab panen pahalanya
karena dia penyebabnya selama perempuan
pakai hijab jilbab maka semua pahalanya
diambil oleh Umar Bin Khattab karena
Umar yang menj pyebab berdoa sama Allah
selama Ya istri-istri Nabi waktu itu
tidak tidak jadi diceraikan oleh Allah
sub oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
karena Allah yang perintahkan Umar Bin
Khattab mendapatkan pahalanya selama
waktu itu ya tawanan Badar berhasil
lolos dan ada di antara tawanan Badar
nanti masuk Islam Umar Bin Khattab
mendapatkan pahalanya dan selama orang
munafik tidak pernah disalatin ya Tidak
pernah disalatin maka Umar Bin Khattab
dapat pahalanya dan juga selama
ya tadi yang terakhir yang saya
sampaikan selama khamar diharamkan dan
tidak ada yang minum maka Umar Bin
Khattab memandin pahala hanya karena
justru dia berdoa kepada Allah subhanahu
wa taala nah ini sebuah hal yang positif
juga ya kita dianjurkan kalau melihat
sebuah kemungkaran tidak bisa memungkiri
dengan lisan atau belum bisa Minimal
kita mendoakan Ya Allah berikanlah
Hidayah penduduk Jakarta ini berikanlah
Hidayah penduduk kota ini Ya Allah
berikanlah Hidayah keluarga saya satu
waktu Allah berikan Hidayah kita dapat
pahalanya dan itu yang Umar Bin Khattab
lakukan radhiallahu Anhu walaupun beliau
lengkapkan dengan penyampaian berdoa
sambil disampaikan kepada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam agar Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam meminta
kepada Allah Subhan wa taala dan kata
para ulama karena Umar Bin Khattab ini
betul-betul memegangi sebuah prinsip
dasar ini yang benar maka ini dia patuhi
semua hidupnya adalah wahyu enggak ada
yang lain maka itu Sebab utama Kenapa
dalam hadis dikatakan setan lari
daripada Umar Bin Khattab dan ini
disebutkan dalam riwayat yang sahih ini
riwayat banyak cukup riwayat
diriwayatkan Imam Bukhari diriwayatkan
juga oleh eh ya Imam Bukhari menyebutkan
disebut dengan di sini pernah satu kali
kata saidb bin Abi waqqas Umar Bin
Khattab minta izin masuk ke rumah Nabi
Sallallahu alaihi wasallam pada saat itu
istri-istri nabi lagi berbicara di
hadapan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
dengan suara mereka lebih tinggi dari
suara Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
maka Umar Bin Khattab waktu masuk
tiba-tiba istri-istri nabi diam dan
menurunkan hijab mereka lalu waktu Umar
Bin Khattab masuk Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam senyum tertawa melihat Umar
masuk k kata Umar Ya Rasulullah Apa yang
membuat Anda tertawa Semoga Allah
membuat anda tertawa seumur hidup itu
biasanya doa begitu ya ya lalu kemudian
berkatalah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam saya heran dengan wanita-wanita
ini pada saat tadi kamu belum datang
suara mereka lebih tinggi dari suara
saya dan mereka juga belum menutup
hijabnya pada saat kamu datang tiba-tiba
mereka seperti ketakutan meredamkan
suara mereka dan menutup hijab mereka
lalu Umar Bin Khattab menghadap ke
hijabnya Ya seperti kayak kita sekarang
ini ada gorden gitu kan antara kita
dengan akhwat itu di dilihat gord
menghadapi gorden tersebut Lalu kata
Umar wahai musuh-musuh diri sendiri gitu
kan kepada istri Sin Nabi dalam
dikatakan Wahai musuh-musuhnya Allah
Apakah kalian segan dengan saya kalian
Tidak segan dengan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam istri nabi yang paling
tua men apa waktu itu Ummu Salamah Ummu
salam mengatakan Iya karena Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam Lebih lembut
dan lebih baik daripada kau wahai Umar
gitu kan dalam Rat dikatakan kau lebih
keras daripada Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam gitu kan maka pada saat itu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak
menanggapi dialog antara Umar Bin
Khattab dengan istri-istri Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ridwanullah
alaihin jadi waktu itu yang yang
diperhatikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam adalah penyampaian Wahyu yang
lain kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam wahai Ibnu Khattab anak in
Khattab wahai Umar Bin Khattab demi zat
yang ubun-ubunku dalam genggamannya
kalau seandainya kau lewat di sebuah
lembah dan setan lihat kau lewat di
lembah itu maka dia akan cari lemba yang
lain artinya karena tegasnya dalam
masalah keputusan agama gitu kan jadi
halal halal haram haram yang dilarang
dilarang gitu kan sampai istri-istri
nabi pun kalau sana ditegur oleh Umar
Bin Khattab tidak ada toleransi bagi dia
semuanya diluruskan kalau memang salah
dalam riwayat lain disebutkan riwayat
ini riwayat Tirmidzi dikatakan kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam inni
laurtinil insi Wal jinniu Min Umar bukan
depannya Umar ya tapi nabi sahu Alaihi
Wasallam bilang di depan Aisyah wahai
Aisyah Saya melihat setan dari jenis jin
dan manusia semuanya lari dari Umar
semuanya takut gitu kan dari Umar
radhallahu Anhu karena luar biasanya
beliau dari sisi apa namanya
kedekatannya dengan Allah subhanahu wa
taala
kemudian Umar Bin Khattab juga ya selalu
mengikat dirinya dengan Wahyu dan selalu
melibatkan Allah dalam kehidupannya ada
hal yang menarik di sini di siniulis
saya penulis kecerdikan al-faru dalam
Perang Tabuk Perang Tabuk ini perang
yang sangat jauh dari Madinah Bapak Ibu
sekalian jadi antara Madinah sama Tabuk
ini jaraknya kurang lebih Ya kurang
lebih itu 1000 km jauh sekali jaraknya
dan pada saat itu sahabat menunggangi
kuda sama unta semampunya yang jalan
kaki jalan kaki nanti tukaran sama
temannya jadi tukar-tukar untuk naik di
ya apa namanya naik di unta atau di di
Kuda itu di tengah jalan ternyata para
sahabat kehabisan bekal dan mereka
berkata Ya Rasulullah kami kehabisan
bekal makanan Bisakah ya Izinkanlah kami
untuk menyembelih unta-unta kami jadi
kami ngambil dagingnya kami ambil juga
lemaknya gitu kan lemaknya itu biasa
dileburin menjadi minyak yang mereka
bisa pakai untuk makan gitu kan
dagingnya nanti dicelupin di lemak itu
pada saat sudah menjadi minyak biasanya
dulu dilakukan seperti itu lalu unta ini
punya satu kelebihan Bapak Ibu sekalian
ya mungkin kalau yang belum tahu ya jadi
di perut unta itu ada sebuah kantong
cukup besar itu bisa menampung tidak
kurang dari 10 liter air 10 sampai 15
liter air itu bersih jadi unta itu kalau
minum dia menarik Ya itu dia tidak
angkat kepalanya sampai kantong itu
penuh Makanya kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam apa Jangan kalian minum
seperti unta ya unta itu kalau minum
terus sampai hausnya hilang gitu kan
kita kan kalau minum dianjurkan minum
lepas minum sampai tiga kali enggak
boleh nafas kalau minum kalau unta
enggak nafas terus ditarik sama dia gitu
kan Nah ini nabi sahu wasallam berikan
perumpamaan dan unta ini punya sebuah
kantong di perutnya Kalau anda mau bisa
baca tafsir wtu Allah subhanahu wa taala
mengatakan Coba lihat Bagaimana unta
kami ciptakan ada seil kelebihan unta di
antaranya adalah di perutnya ada kantong
Yang kalau dia minum air di kantong itu
tertampung tidak kurang dari 10 sampai
15 liter sama satu galon kita sekarang
yang besar tuh 10 liter air yang masuk
di situ dan itu tidak tercemar dengan
apapun pada saat unta berjalan di padang
pasir dan Dia haus dengan sistem yang
Allah ciptakan di tubuhnya air itu bisa
ditarik sama dia membasahi
tenggorokannya kemudian masuk kembali
gitu makanya unta ini sering dipakai di
zaman dulu Dalam Peperangan Dan
perjalanan jauh karena kalau disembelih
dagingnya bisa dimakan air di kantungnya
bisa diminum gitu kan sahabat-sahabat
mengatakan Ya Rasulullah izinkan kami
sembelih unta-unta kami kami jadikan
sebagai bekal airnya kami
lemaknya kami jadikan minyak gitu kan
lalu nabi S was mengatakan lakukanlah
Umar Bin Khattab itu hadir di situ Umar
mengatakan sebentar ya Rasulullah Mohon
maaf saya ingin sampaikan sesuatu ya
Rasulullah daripada Anda menyuruh mereka
menyembelih unta-unta mereka dan kita
hanya kehilangan tunggangan sementara
Tabuk ini jauh dan kalau kita berjalan
kaki pasti lebih letih kalau pakai unta
atau kendaraan tunggangan ada kuda atau
unta Maka kalau untanya letih orangnya
tinggal turun tetap bisa di diajak
berarti bisa hemat waktu kalau orang
jalan kaki capek dia istirahat maka
berhenti perjalanan gitu kan maka kata
Umar Bin Khattab Saran saya Rasulullah
kumpulkan semua
bekal-bekal semua bekal-bekal sahabat
ini kumpulkan bekal-bekal kami lalu
berdoalah kepada Allah agar Allah
subhanahu wa taala memberkahi bekal ini
maka nabi sahu Alaihi Wasallam pun
setuju dengan pendapat Umar lalu
mengatakan setelah menebarkan kain nabi
Sallahu wasam mengatakan kumpulkan semua
bekal kalian lalu dikumpulkan lalu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mendoakan
bekal-bekal mereka memang itu dikumpulin
sedikit sekali bekalnya gu kan sedikit
sekali maka kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Ya Allah berkahilah bekal-bekal
kami ini lalu nabi Sallahu Alaihi
Wasallam mengatakan masukkan ke
kantong-kantong kalian setelah mereka
masukkan Subhanallah yang punya sepotong
roti yang punya cuma sepotong daging
yang punya cuma sekendi air itu mereka
masukkan kembali ke kantong-kantong
mereka sampai pulang pulang pulang dari
Perang Tabuk pun itu masih utuh masih
utuh karena diberkahi oleh Allah
subhanahu wa taala dan ulama mengatakan
kekuatan Umar di sini nih beliau selalu
melibatkan Allah dalam segala
kehidupannya luar biasa gitu jadi selalu
daripada habisin lebih baik berdoa dan
ini juga saya beratkan jemaah sekalian
banyak orang di antara kita menjadikan
hubungannya dengan Tuhannya Allah
subhanahu wa taala itu nomor 30 misal
dia lagi mau berobat sakit banyak orang
di antara
kita dia pergi ke dokter berobat sakit
dia tahu dia punya Tuhan Allah subhanahu
wa taala yang ciptakan dia Allah
ciptakan penyakit Allah ciptakan
kesemuanya Allah tapi dia enggak minta
kepada Allah dia ke dokter saya sakit
ini konsultasi langsung gitu kan
kemudian setelah itu dia minum obat pada
saat tidak sembuh juga enggak kembali
kepada Allah kembali ke dokter do Kenapa
saya belum sembuh dok resep apa lagi dan
seterusnya konsultasi dari dokter ke
dokter pindah beberapa dokter orang yang
seperti ini Allah akan biarkan sesuai
dengan ikhtiar manusianya gitu kan
mestinya kata para ulama diambil
pelajaran dari Umar Bin Khattab libatkan
Allah dari awal nanti Allah akan
mudahkan itu manusia atau obat atau
makanan jadi
solusinya misal sebelum berobat
mengatakan Ya Allah sembuhin saya maka
pasti Allah akan mudahkan nanti
konsultasi dokternya cocok resepnya
cocok dengan sekali saja sudah cukup di
sinilah kelebihan Umar Bin Khattab
radhiallahu Anhu beliau selalu libatkan
Allah dulu di awal baru kemudian ya
beliau e apa namanya berikhtiar secara
manusia di sini ditulis lagi judul yang
lain eh mohon maaf kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam waktu melihat itu jadi
Allah berkahi makanan tadi Beliau
mengatakan Ashadu Alla ilahaillallah wa
Anna Muhammad Rasulullah beliau syahadat
sendiri lalu Beliau mengatakan tidak ada
seorang hamba pun yang mengucapkan
kalimat syahadat ini dengan tulus lalu
tidak ada keraguan sedikitun dalam
hatinya kecuali pasti masuk surga
dijamin masuk surga ini Hadis disebutkan
ya diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan
juga imam muslim serta ada beberapa ya
yang lainnya meriwayatkan tapi ini
disebutkan Imam Bukhari dan imam muslim
Umar Bin Khattab memiliki kepribadian
yang Sangat kokoh dan juga ya kesegangan
orang-orang pada beliau jadi saking ee
saking kuatnya pribadi beliau gitu kan
beliau kalau bicara itu pasti yang
bermanfaat beliau kalau menegur Pasti
memang karena kesalahan beliau kalau
mendukung Pasti karena kebenaran beliau
kalau membantu memang kalau betul orang
itu perlu dibantu gitu jadi beliau
betul-betul tepat ya dan itu semua Wahyu
dari patokannya tidak pernah yang lain
Beliau pernah saking pribadinya sangat
kuat Gitu sampai orang banyak segan
dengan beliau Ibnu Abbas pernah berkata
Dan ini dinukil juga dalam
riwayat-riwayat yang sahih di antaranya
riwayat Imam Bukhari disebutkan
bahwasanya beliau Ibnu Abbas ini adalah
dikenal dengan anu ya eh apa namanya ee
ulamanya sahabat karena Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam pernah mendoakan Ibnu
Abbas gitu kan mengatakan Hi hadil Ummah
maksudnya lautannya umat ini mau tanya
apapun Ibnu Abbas tahu tapi Ibnu Abbas
ini bilang pernah saya punya semua
permasalahan saya gak tahu belum tahu
pasti dan waktu itu Umar jadi khalifah
ingin bertanya sama Umar tapi segan
sampai satu waktu saya dalam perjalanan
bersama Umar lalu berkata wahai Amir
mukminin Saya ingin bertanya sesuatu
tapi saya segan dengan anda Bisakah saya
bertanya kata Umar silakan gitu kan kata
Ibnu Abbas
Siapakah dua istri nabi yang sempat
membuat nabi gundah ya dalam satu
keadaan Sampai Akhirnya Nabi hampir
menceraikan mereka kata Umar Bin Khattab
Hafsah dan Aisyah Hasa ini anaknya
beliau gitu kan Aisyah anaknya Abu Bakar
dan memang dua dua dua istri Nabi
Sallahu alai wasallam ini pernah buat
ada bahasa sendiri tentnya pernah buat
ee mengajak istri-istri nabi yang lain
untuk ee ee minta nafkah dinaikkan gitu
kan sampai turunlah surah attalaq
menjelaskan masalah itu tapi yang jelas
di sini Umar Tidak segan menyebutkan
nama anaknya Hafsah dan dia memberikan
jawaban kepada Abdullah B Abbas dan
Abdullah Abbas mengatakan sungguh wahai
Amir mukminin Saya ragu segan menanyakan
ini sudah lama apalagi Hasa an anda maka
Umar berkata jangan begitu jika engkau
menyangka Aku mempunyai ilmu bertanyalah
dan jika memang ya aku mengetahuinya aku
pasti akan memberikan jawaban kepadamu
ikrima juga pernah meriwayatkan Umar Bin
Khattab ini saking disegani oleh
orang-orang Beliau pernah mau bekam mau
bekam ya Beliau pernah mau bekam
mengeluarkan darah kotor dari tubuhnya
sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
lalu Beliau pada saat mau dibekam beliau
sempat
Eh ada sedikit nyangkut di lehernya lalu
Beliau ya mengatakan melakukan
mengedehem ya tiba-tiba saja dikatakan
dalam riwayat ini dan ini riwayat
dinukil oleh Ibnu Saad dalam kitab
tabqatnya tiba-tiba tukang bekamnya
bekamnya kencing di
celana dalam riwayat lain dikatakan
saking segannya mereka dengan Umar Umar
Bin Khattab pernah jalan diikuti oleh
beberapa sahabat dan tabiin karena
mereka waktu Umar jadi khalifah setiap
kali Jalan selalu diikutin siapa tahu
ada kejadian ni karena Umar Bin Khattab
ini kalau ada kejadian satu pasti
langsung di dieksekusi diselesaikan pada
saat itu dan beliau dengan sangat tegas
enggak main-main dalam menyelesaikan
masalah dan pasti rujukannya Wahyu satu
waktu beliau lagi jalan Banyak ikut dari
belakang nih Umar Bin Khattab Enggak
tahu nih kalau banyak orang yang ikutin
mereka Jalan pelan-pelan diikutin gitu
kan maka satu waktu Umar melakukan s
sama nyangkut di lehernya sesuatu dia
ngedehem tiba-tiba sahabat di belakang
banyak yang sarungnya jatuh gitu
dikatakan dalam riwayat Lalu ada satu
sahabat datang mengatakan wahai Amir
mukminin pelan-pelanlah sama orang-orang
yang beriman maksudnya mereka sampai
takut sama Anda begitu sampai sarungnya
jatuh kalau ngedehem saja gitu kan maka
kata Umar Bin Khattab Apakah mereka
takut
takut waktu melihat saya karena Allah
maksudnya karena melihat saya patuh sama
Allah sahabat ini bilang iya Amir
mukminin kata Umar biar Mereka takut
kalau karena Allah Mereka takut lihat
orang beriman yang terus takut melanggar
Biarin aja enggak apa-apa jadi itu
keseganan di sini disebutkan Ya sebagian
sahabat dan tabiin kepada Umar
radhiallahu anhum Umar Bin Khattab juga
ini Allah subhanahu wa taala berikan
firasah kalau ikhwat dan akhwat belum
pernah dengar ada istilah dalam agama
kita firasatul Mukmin kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dalam riwayat
Bukhari firasatul mukmin itu benar ya
Jadi kalau antum terus dekatkan diri
kepada Allah subhanahu wa taala nanti
Allah Munculkan kepekaan-kepekaan
firasa-firasa ya yang kita datangkan
yang kita rasakan misal ada orang mau
buat buruk kita merasa gitu kan ada ee
kadang-kadang dikuatkan dengan mimpi ya
seseorang kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mimpi yang benar itu adalah
salah satu dari cabang kemukjizatan
kenabian bagi orang ber Iman ya maka ini
ada terjadi kalau ada orang mau berbuat
baik kita bisa merasakan gitu kan
kadang-kadang kita mimpi mau dikunjungi
oleh keluarga jadi memang ada terjadi
bagi orang-orang yang beriman itu
disebutkan oleh Sebagian ulama
berhubungan dengan kedekatan dengan
Allah subhanahu wa taala Umar Bin
Khattab ini pernah karena dekatnya
dengan Allah subhanahu wa taala jadi dia
punya firasat yang sangat kuat dan dia
yakin dari Allah subhanahu wa taala
karena dekatnya sama Allah dia selalu
menjauhi maksiat tidak ada maksiat bagi
Umar Bagaimana bisa ada maksiat
sementara setan pun lari dari dia enggak
ada yang goda gitu kan jadi enggak ada
yang mgu dia untuk melakukan kesalahan
disebutkan bahwasanya pernah seseorang
datang kepada Umar Bin Khattab
diriwayatkan dari Yahya Bin Said
rahimahullah seorang ulama tabiin Beliau
berkata ada seorang laki-laki datang
kepada Umar dan Umar tanya Siapa namamu
dia menjawab jamrah lalu dia Umar
berkata anak siapa Dia berkata bin
syihab jamra bin syihab Umar bertanya
dari Marga apa dia mengatakan dari
alharqah Umar bertanya lagi dari kabilah
mana Jadi kalau Marga itu substansial
dari kabilah gitu kan maka dari dari
dari dari dari dari Marga mana dikatakan
dari alharakah dari kabilah mana dia
mengatakan dari bani diham dari bani
diram Umar berkata Di mana tempat
tinggalmu dia mengatakan harah lalu Umar
berkata di sebelah mana dia mengatakan
datatul lazzah ya lalu Umar berkata
selamatkan keluargamu karena desamu lagi
kebakaran lalu orang itu pun pulang dan
dia menemukan seperti apa yang dikatakan
oleh Umar Bin Khattab Radiallahu anu
jadi seperti itu Sampai pada tingkat dia
feelingnya dia itu sampai menunjukkan
sesuatu yang benar terjadi kemudian juga
Imam azzahabi menukil kepada kita dalam
riwayat yang sahih disebutkan dalam siar
alam nubala ini buku rujukan 43 jilid
semuanya berhubungan dengan biografi
para orang-orang Saleh dulu ada
seseorang kalau ikhwah dan akhwat pernah
dengar namanya alaswadul unsi ini dulu
bersamaan dengan musailam alkadzab dua
orang yang bersamaan di akhir hidup Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengaku
sebagai nabi mengaku sebagai sebagai
nabi aswadul unsi Ini pernah berhadapan
dengan dia mengaku nabi bukan cuma
mengaku nabi Dia kufur memang gitu kan
dia berhadapan dengan seorang ulama
tabiin yang mulia bernama Abu muslim
alkhaulani muslim alkhaulani ini
terkenal sekali dengan shhannya dia
beriman P Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam di masa nabi masih hidup tapi
belum sempat lihat nabi jadi dia
dikungkan kalangan tabiin waktu itu
Aswad Al unsi ini Membakar Sebuah api
besar untuk membakar Abu muslim khaulani
terkenal sekali kisahnya AB musul khulan
ini coba dimasukkan ke dalam api oleh
Rasul dan tidak berhasil waktu didorong
ke dalam api ternyata dipadamkan api
tidak terbakar Abu muslim khaulani
sampai ulama mengatakan ada satu nabi
dan satu orang Saleh yang tidak dibakar
api karena berimannya kepada Allah
Itulah Ibrahim alaihi salam Nabi dan Abu
muslim khulani dari kalangan orang biasa
dan ini dari tabiin Abu muslim khulani
waktu dibakar tidak bisa oleh alas unsi
penasihatnya bilang penfs Asadi e Asad
unsi ini kalau kau tidak keluarkan Abu
muslim dari Yaman waktu itu di Yaman ya
maka dia akan merusak mengikutmu maka
alasar unsi mengatakan saya mengaku
kalah Abu muslim tapi Keluarlah dari
Negeriku dari Yaman asadul unsi menuju
ke Madinah waktu itu
kebetulan baru saja Nabi Sallallahu
alaii wasallam meninggal abu abu muslim
alhaulani ini niatnya ingin bertemu
dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mau menjadi sahabat gitu kan Pas tiba di
Madinah ternyata baru saja dimakamkan
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam baru
selesai Mati berarti tidak sempat ketemu
dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
waktu dia salat di masjid Umar Bin
Khattab melihat dia dan kisahnya Abu
muslim khwani sudah sampai ke Madinah
nih ada seorang yang beriman dibakar
oleh alasi tidak terbakar gitu kan
terkenal tapi orang tidak ada foto
enggak ada yang kenal pada saat itu abu
Musil Al khulani datang mengikat untanya
di Masjid Nabawi langsung masuk salat ya
begitu dia salat sebelum dia tanya
tentang Nabi Sallallahu wasallam Umar
Bin Khattab memandang dia Lalu berkata
mungkin ini orangnya dari Yaman padahal
ini kejadian baru terjadi di Yaman lalu
Umar pun mendekati sambil berkata siapa
Anda ini kata dia Abu muslim ya
alkhaulani Kata dia Bagaimana ya Dari
mana Anda dibang dari Yaman Bagaimana
ceritanya tentang seorang hamba Allah
yang Saleh yang tidak jadi dibakar oleh
seorang Pendusta al-asadul unsi kata
orang itu dia baik saja dia selamat dari
api langsung kata Umar saya bertanya
atas nama Allah kaukah dia orangnya maka
dia mengatakan Iya maka Umar Pun
Menangis memeluknya sambil membawa
tangan Abu muslim khulani kepada Abu
Bakar dan berkata Wahai Amir mukminin
Umar sudah jadi Abu Bakar sudah jadi
khalifah wahai mukminin inilah orang
yang telah Allah selamatkan setelah
Khalil Ibrahim setelah Kekasih Allah
Ibrahim selamat dari apa Inilah orang
yang tidak jadi dibakar oleh api maka
Abu Bakar Pun Menangis memeluknya selalu
mereka berpelukan sambil ngobrol dan
menceritakan tentang matinya nya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam lalu kata
Umar Bin Khattab segala puji bagi Allah
yang telah mempertemukan saya kepada
seseorang yang EE telah Allah selamatkan
dari api sebagaimana Allah menyelamatkan
ya Ibrahim alaih salam dan ini dinukil
dalam siar alam nubala tadi dari sisi
ibadahnya Umar Bin Khattab Umar Bin
Khattab ini melakukan ibadah dengan
kekuatan Maksudnya apa azan Apun
halangannya salat enggak ada urusan dia
Apun perintah dari Allah subhanahu wa
taala kekuatan dia gunakan artinya
dirinya pun dia bangkitkan semakanya
dengan kekuatan jadi tidak ada keraguan
masuk dalam hatinya karena luar biasa
keyakinannya tentang kebenaran gitu Ini
dinukil dari Abu qatada radhiallahu
bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam berkata kepada Abu Bakar Kapan
engkau melakukan salat Witir kata Abu
Bakar di awal malam Abu Bakar selalu
tradisinya melakukan Witir ini setelah
salat Isya habis bakda Isya salat Witir
gitu kan lalu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam bertanya ke k Umar Kapan engkau
kerjakan Witir kata Umar di akhir malam
sebelum subuh maka Beliau berkata
tentang Abu Bakar kepada Abu katada
orang ini Abu Bakar mengambil agama
dengan
kehati-hatian dan ditunjuk kepada Umar
orang ini mengambil agama dengan
kekuatan artinya tengah malam mau
mengantuk mau enggak Allah perintahin
saya harus bangun begitu Umar Bin
Khattab membangun prinsip Jadi enggak
ada sama sama sekali bisa menghalangi
beliau dalam agama Allah ini semua
dibangun dengan kekuatan walaupun dengan
diri beliau sendiri ini disebutkan oleh
Abu Daud dan disahihkan oleh Syekh
Albani kemudian juga dalam kisah yang
lain Umar Bin Khattab selalu
membangunkan istrinya atau anak-anaknya
juga dalam salat malam dan beliau selalu
salat di malam hari Umar Bin Khattab ya
selalu salat semampunya kata alaslam
rahimahullah ketika diakhir malam beliau
sudah salat beliau membangunkan
keluarganya sambil membaca ayat ahlak
perintahkanlah keluargamu untuk salat
dan Suruhlah mereka sabar sebagaimana
dijelaskan dalam Surah Thaha ayat 132
dan ini dinukil diriwayatkan oleh Abu
Daud dalam kitab zuhud dan Baihaqi
dalamab serta Imam Malik dalam kitab
munya juga dikatakan ini dari sisi
ibadah kita bicara masalah ibadahnya
Umar sekarang ya kata Ziad IBN hudir
seorang ulama tabiin juga rahimahullah
berkata aku melihat orang yang paling
banyak puasanya dan yang paling banyak
menggunakan Siwak adalah Umar Bin
Khattab ya kadang-kadang Subhanallah
kita anggap Reme nih jadi sunah-sunah
nabi pun yang kecil Subhanallah itu bisa
atau tidak ditinggalkan oleh orang-orang
yang beriman ya Siwak ini kita
kadang-kadang anggap Reme tidak mau
dipakai padahal sebenarnya itu sunah
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam cuma
pahami cara menggunakannya memang kita
dianjurkan sekarang Jakarta juga kan
banyak dijual ya usahakan beli dipakai
Jadi kalau habis dipakai dua tiga kali
digunding dipakai lagi yang masih baru
ya jangan dipakai yang itu terus 1 bulan
g kan Nah itu memang kotor kelihatannya
jorok KAD Sebenarnya bukan begitu
caranya dan Nabi Sallallahu alaihi
wasallam sampai mau meninggal dunia pun
pada saat beliau sudah akan sakarat gitu
kan Aisyah berkata aku menyandarkan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam di dadaku dan
wajahnya sudah pucat lalu masuklah
adikku e saudaraku Abdurrahman
Abdurrahman Bin Abi bakar sedang
memegang Siwak maka Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam memberikan isyarat
seakan-akan menginginkan Siwak itu maka
aku pun mengambil dan melunakkannya
untuk beliau Kemudian beliau menggunakan
pada saat sebelum wafat Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam paling gemar dengan
Siwak bahkan ada sebuah kisah Saya
sedikit dari kisah ini ada pasukan
muslimin Ya tapi ini saya juga tidak
teringat sekarang di zaman siapa ya
khalifah siapa tapi jelas di zaman
kerajaan
Abbasiyah sebelum pasukan itu menyerang
sebuah wilayah Romawi waktu itu ya di
wilayah Bizantium maka pimpinan perang
berkata kita bersiwak dulu habis salat
subuh mereka nunggu sampai awal terbit
matahari waktu syuruk kemudian mereka
panglimanya mengatakan kita sekarang
bersiwak semua bersiwak baru kita Ir
menjalankan sunah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam gitu kan jadi bukan berarti
orang jihad kemudian tidak membersihka
Resume
Read
file updated 2026-02-13 12:49:44 UTC
Categories
Manage