Kind: captions Language: id lillahi Umar umatku yang paling mengasihi umatku yang lain umatku dari umatku yang paling mengasihi umatku secara global adalah Abu Bakar dan yang paling tegas dalam menerima dan men menerapkan agama Allah adalah Umar dalam beliaatin dikatakan umatku yang paling sayang kepada umatku adalah Abu Bakar dan yang paling keras dalam agama Allah adalah umat ini sebuah Fadilah Mus tegas halal-halal haram-haram gitu kan dan tidak ada toleransi hukum-hukum bagi Umar tidak ada main-main nanti akan kita lihat Bagaimana kisah pada saat jadi khalifah dan bagaimana dia menghukum gubernurnya yang coba membangun rumah ya dari uang-uang yang diambil dari masyarakat kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga bersabda Fadilah yang lain adalah menunjuk Abu Bakar dan Umar di depan para sahabat dan ini dinukil oleh Abdullah IBN khantab radhiallahu Anhu dan ini ya disebutkan diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dalam kitab Manaqib dan disikan oleh Syekh Albani kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam had Sam Wal Bashar dua orang ini Abu Bakar dan Umar adalah perumpamaan penglihatan dan pendengaran bagi umatku artinya posisi mereka luar biasa kita tahu mata dan pendengaran ini dua-duanya posisinya sangat berpengaruh dalam kehidupan kita orang biar lumpuh kalau matanya masih bisa melihat telinganya masih bisa mendengar itu sebuah Fadilah Ya dibandingkan kalau dia buta walaupun semua tangannya utuh kakinya utuh tetap sulit enggak bisa melihat atau dia tuli enggak bisa mendengar gak tahu apa yang dijadikan target beda mata dan pendengaran punya posisi dalam tubuh kita maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menunjuk Abu Bakar Umar sambil berkata ini keduanya adalah perumpamaan plihatan dan pendengaran bagi umatku Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga pernah bersabda di dalam hadis yang lain diriwayatmizi juga saya tidak tahu Kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Berapa lama lagi saya hidup di antara kalian kalau saya meninggal tiba-tiba maka jadikanlah dua orang ini sebagai tauladan setelahku teladani dua orang ini lalu Beliau menunjuk kepada Abu Bakar dan Umar ini berarti fadilah-fadilah yang tersembunyi atau yang tersirat maksud saya dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga menyampaikan berita gembira Fadilah kepada Umar bahwasanya dia penghuni surga sebagaimana hadis yang masyhur yang kita sudah tahu sama-sama tentunya ini hadis riwayat Tirmidzi Ya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan 10 orang yang masuk surga kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Abu Bakar di surga Umar di surga Utsman di surga Ali di surga thh di surga bair di surga Abdurrahman Ibin Auf di surga Saad bbin Abu waqqas di surga Said bin Zaid di surga dan Abu Ubaidah bin jarrah di surga 10 orang J masuk surga maka di sini masuk Umar radhiallahu anhum kemudian juga dikatakan di dalam hadis yang lain diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi juga dan disahihkan oleh azzahabi juga al-hakim sepakat masalah itu bahwasanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah menunjuk akan masuk hari ini dari pintu masjid ini Ahli Surga maka masuklah Abu Bakar kemudian nabi sallallahuai wasallam mengatakan lagi akan masuk Setelah dia penghudi surga lalu masuklah Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga bersabda dalam hadis yang lain ini Fadilah yang sangat banyak riwayat Tirmidzi juga dan disahihkan oleh Ibnu Hibban dalam sahih Jami kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam aku pernah dimasukkan aku diperlihatkan masuk ke dalam surga dan aku melihat sebuah istana yang dihiasi dengan emas maka aku akan aku berkata kepada Jibril milik siapa istana ini maka Jibril berkata ini milik seorang anak muda dari Quraisy kata nabi S wasam aku pun mengira itu adalah aku Karena anak muda dari Quraisy maka aku berkata Siapakah dia Jibril berkata Umar Bin Khattab ini berarti Fadilah Umar Umar sudah memiliki surga sementara dia masih hidup di dunia kemudian dalam hadis yang lain kata nabi S wasam Sementara saya lagi Tid dan ini hadis diriwayatkan oleh imam muslim Sementara saya tidur Imam Bukhari imam muslim maka diperlihatkan kepada saya surga lalu saya melihat seorang wanita sedang ber di samping ya istana itu lagi beruduk maka saya berkata milik siapa istana ini kepada Jibril Jibril berkata milik Umar maka aku pun segera mengalihkan pandangan mataku karena aku khawatir karena aku mengingat cemburunya Umar J Umar sangat cemburu besar sekali cemburuannya terhadap keluarganya istrinya Allah memang perintahkan untuk jaga gitu maka saya pun mengalihkan pandangan saya waktu Umar dengar Umar pun menangis sambil berkata Ya Rasulullah Apakah layak saya bercemburu dengan Anda atau merasa cemburu dengan anda Ya jadi ini juga sebuah Fadilah Umar Bin Khattab punya iman yang tidak terhitung saudaraku keyakinannya kepada Allah subhanahu wa taala dan ini dikatakan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam banyak hadis di antaranya Abdullah bin Hisyam berkata ia berkata kami bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sedang menggandeng tangan Umar Umar berkata kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam wahai Rasulullah sungguh engkau lebih aku cintai dari Apun kecuali diriku sendiri kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam demi zat yang diubun-ubunku di tangannya tidak bisa Hai Umar Sampai engkau mencintai aku melebihi dirimu sendiri artinya sampai semua yang Aku perintahkan walaupun kau tidak senang kau terima maka Umar Bin Khattab sekedap pada saat itu sekejap langsung mengatakan sekarang ya Rasulullah Aku mencintai anda melebihi ya diriku sendiri maka Nabi Sallallahu alaii wasallam mengatakan sekarang wahai Umar kemudian dalam hadis yang lain Umar Bin Khattab ini kedudukan masalah imannya Umar ya bagaimana Uman dengan imannya Umar Bin Khattab pernah berkata Ya ini sebagian ahli hadis mengatakan pada saat di atas mimbar ada yang lain mengatakan pada saat di majelisnya Dia berkata manqa hayauhu qa Wara waman qa warauhu matqbuh ini ya disebutkan di dalam Kitab makarimul akhlak punyanya Ibnu Abid Dunya ya dengan sanad yang sahih dikatakan Siapa yang sedikit rasa malunya kata Umar sedikit pula kebersihan hatinya dan siapa yang sedikit kebersihan hatinya niscaya hatinya akan mati niscaya hatinya akan mati jadi bagaimana Umar Bin Khattab selalu menjaga hatinya dalam keimanan supaya memang jaga terjaga dengan amal saleh jadi tidak rusak kemudian dalam hadis yang atau riwayat yangin Umar bin khab berkataang siapa merasau dengan Allah sub taa diaan bersembunyi ya atau menyembunyikan amalnya Barang siapa yang bersembunyi menyembunyikan amal salehnya dia akan bertakwa pasti dia akan patuh pada Allah dan barang siapa yang bertakwa dia pasti akan dilindungi oleh Allah subhanahu wa taala Umar Bin Khattab pernah dimimpi oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memiliki kedudukan yang tinggi dalam agama ini terutama dalam masalah ilmunya dalam hadis yang sahih riwayat Bukhari dan imam muslim juga Imam Tirmidzi menyebutkannya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda saya langsung baca terjemahannya saja ya di dalam mimpi Aku melihat orang-orang dihadapkan kepadaku dan mereka memakai pakaian di antara pakaian itu ada yang sampai di dada ada yang pakainya sampai Ya kurang lebih dari itu ke lehernya lalu Umar dihadapkan kepadaku sementara dia seret ya Pakaiannya yang panjang lalu para sahabat mengatakan apa yang Anda takwilkan Ya Rasulullah kata beliau agama atau ilmu Umar Bin Khattab memiliki agama yang sangat luar biasa gitu ilmunya sangat luas berhubungan dengan masalah ilmu dan fikih Umar cukup banyak contoh-contoh diangkat oleh Beliau di sini di antaranya adalah Beliau mengatakan atau kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam aku bermimpi di dalam hadis riwayat Bukhari Muslim dan Tirmidzi minum susu sampai aku melihat hilangnya dahaga keluar dari kukuku atau kukukukuku kemudian aku memberikannya kepada Umar maka mereka para sahabat bersabda apa takwilnya ya Rasulullah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ilmu arti Umar Bin Khattab akan memiliki ilmu yang sangat luas berhubungan dengan agama ini riwayat lain pada saat Umar Bin Khattab menjadi khalifah sempat ada orang-orang Yahudi datang kepada umarab dan berkata Wah Amir ya orang Yahudi berkata kalau ada satu ayat dalam kitab kalian Alquran Kalau turun pada kami orang Yahudi pasti kami jadikan hari turunnya itu hari raya maka kata Umar ayatnya Man Yahudi kata Yahudi kalau ayat itu turun kami kami akan Jadikan hari raya k tidak akan Jadikan hari raya tapi saya betul-betul mengetahui di mana ayat itu turun kapan turun kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam gitu kan dan siapa saja yang hadir pada saat itu maka Nabi Umar Bin Khattab mengatakan turun di Haji Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya di hari Jumat tepatnya turun Nabi Sallallahu wasam di Arafah pada saat itu dan pada saat itu kami sedang wukuf bersama Nabi Sallallahu Alaihi wasam Umar Bin Khattab pernah punya wasiat dinukil oleh penulis buku yang sangat mulia untuk para pemimpin orang-orang yang mau memimpin beliau sering mengatakan taahuadu Beliau mengatakan yang artinya hendaklah kalian bertafakuh mendalami ilmu agama sebelum kalian memimpin dan ini kalimat yang jarang sekali ditangkap oleh banyak pemimpin-pemimpin kita sekarang mereka menganggap menjadi pemimpin tidak perlu lagi belajar malu aib kalau ada seorang presiden dulu dalam majelis ilmu ulama Padahal di zaman Nabi Sallallahu alaii wasallam di zaman para sahabat yang itu tidak malu bagi mereka untuk bergabung dalam majelis ilmu kalau memang ada orang yang lebih pintar dari mereka di sini dikatakan alhafiz Ya alhafiz mustinya Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari maksud Umar ialah bahwa pemimpin kepemimpinan terkadang bisa menjadi penghalang untuk bertafakquuh fiddin atau mempelajari agama ini karena kesombongan dan kedudukan dapat menghalangi seseorang pemimpin untuk duduk bersama para pencari ilmu maka Umar Bin Khattab mentiberatkan seorang pemimpin wajib untuk bisa Ya belajar ilmu agama kita juga sudah tahu hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang masyhur ya akan datang setelahku nanti Yati Min ba'di Umar sufaha hadis sahih riwayat alhakim akan datang selaku nanti pemimpin-pemimpin yang Umara sufaha sufaha ini jamak daripada Safi dan artinya Bahasa Indonesia Safi ini kalau orang Arab ucapkan adalah orang yang bodoh sekali kalau orang cuma bodoh biasa Jahal masih ada pintarnya tapi kalau orang bodoh enggak ada yang ditahu sama sekali namanya Safi kata dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam akan datang selaku pemimpin yang sufaha super bodoh gitu kan apa Siapa Mereka pemimpin Ini kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Umar la yahtaduna bihad w Yuna bisunti pemimpimpin yang tidak pernah mengambil petunjuk dariku dan tidak pernah mengikuti sunahku artinya tidak pernah belajar agama nah ini yang Umar Bin Khattab ingin titik beratkan kepada kita contoh yang lain fikihnya Umar dalam memahami ilmu agama datanglah seseorang alhit bin muawiyah alqindi berkata aku pernah menaiki hewan tunggangan bersama Umar Bin Khattab lalu aku ingin bertanya padanya tentang hukum Dia berkata Wahai Amir mukminin rumahku kecil kalau aku salat istriku selalu ada di sebelahku kalau dia mundur buat satu saf maka badannya akan keluar dari bangunan rumahku karena kecilnya rumahnya radiallah Anhu jadi enggak cukup kecil sekali kita bayangkan kalau dua orang berdiri salatnya laki-laki perempuan harus bersebelahan kalau dia mundur buat sendiri Keluar dari rumah gitu kan Bagaimana kira-kira hukumnya apa yang saya harusakukan supaya saya bisa salat dengan istri saya kata Umar Bin Khattab Kalau engkau menjadikan kain saja Antara Kau Dengan istrimu kemudian dia salat di sebelahmu maka sudah sah Enggak ada masalah Dan ini juga sebuah pelajaran ulama fikih mengambil hukum kalau tempat itu sangat sempit tidak bisa perempuan berada di saf belakang maka boleh dia berada di sebelah laki-laki tapi dipisahkan dengan hijab kemudian juga dinukil dalam kisah yang lain Abdurrahman in Abi Abdil qari rahimahullah seorang ulama Tabin berkata Ini kisah tentang salatawih ya dikatakan tentu ini riwayat-riwayat semua ada kalau bukunya ya kalau yang belum milikin buku bisa didapatkan di depan Maka dia berkata di zaman Umar Bin Khattab jadi khalifah di masjid Nabi terpencarlah orang salat di malam Ramadan ada yang salat berjamaah ada yang salat sendiri maka Umar Bin Khattab pun keluar dan berkata menurutku seandya aku mengumpulkan mereka di belakang satu Imam yang lebih baik dan ini Tentunya diriwayatkan ya oleh eh Imam Bukhari dalam kitab asahih kemudian Umar bertekad untuk mengumpulkan mereka di belakang Ubay bin kaab sahabat nabi yang paling pintar bacaannya waktu itu al-quran kemudian aku pun keluar di malam yang lain sementara orang-orang salat di belakang Imam mereka Umar berkata sebaik-baik bidah adalah ini dan orang-orang yang tidur tidak ikut salat pada saat itu tetapi nundahnya hingga akhir malam lebih baik daripada dia ikut salat maksudnya adalah orang yang salat di akhir malam lebih baik daripada awal malam hadis ini sebagaimana saya katakan diriwayatkan Imam Bukhari dan sedikit saya titik beratkan banyak orang yang melakukan perbuatan bidah sekarang mereka mengambil dari perkataan Umar Bin Khattab ini mereka mengatakan Umar sendiri bilang nikma bidah Hadi sebaik-baik bidah yang ini gitu kan Padahal di sini ulama hadis mengatakan Umar Bin Khattab adalah orang yang paling tegas dengan masalah bidah ya dan beliau di sini mengucapkan kata-kata bidah sebaik-baik bidah ini adalah perbuatan yang saya lakukan ini memang salat berjamaah tidak dilakukan oleh Nabi Sallallahu alaihi wasallam sampai akhir Ramadan gitu kan tapi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah berjamaah dengan para sahabatnya maka Beliau mengatakan kalau ini dianggap bidah maka ini sebaik-baik bidah gitu kan padahal sebenarnya itu bukan bidah yang beliau maksudkan karena beliau bukan mengarang-ngarang makanya di sini dinukil oleh alhafiz ya Ibnu Hajar dalam sahih Bukhari Beliau mengatakan Ibnu tin dan selainnya berkata Umar mengambil kesimpulan demikian dari persetujuan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam terhadap orang-orang yang bermakmum Kepada beliau untuk beberapa malam sekalipun Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak menyukai hal itu untuk mereka namun hal itu Karena kekhawatiran beliau terhadap diwajibkannya salat malam atas mereka ketika Nabi Sallallahu Alaihi wasam sudah wafat kekhawatiran itu tidak terwujud maka pada saat Umar Bin Khattab memilih hal itu karena perbedaan menyebabkan perpecahan kalimat maka Um bin Khattab pun melakukannya bukan perbuatan baru tapi perbuatan yang pernah dilakukan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sebelumnya jadi ini bukan bidah dan ulama sepakat mengatakan orang kalau paham bahasa Arab maka yang dimaksud dengan Nikmah bidah itu adalah bidah secara etimologi secara bahasa artinya perbuatan baru yang sekarang dikerjakan tapi memang sudah ada dasarnya dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bukan tidak ada dasarnya ada dasarnya kalau bidah yang mungkarah yang dilarang adalah bidah yang tidak pernah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Contohkan sama sekali kita lihat juga beberapa pindah ke judul yang lain tentu di sini ada beberapa poin tentang pujian sahabat kepada Umar Bin Khattab tidak saya Sebutkan dulu karena cukup cukup panjang bahasan kita nanti pendapat-pendapat Umar yang sesuai dengan firman Allah jadi ada ayat al-qur'an yang turun sesuai dengan firman Allah subhanahu wa taala ini ada sudah saya simpulkan ada ee kurang lebih 1 2 3 4 l ee lima ayat yang disebutkan yang berhubungan dengan perkataan Umar Bin Khattab lalu turun ayat yang pertama tentang salat di belakang makam Ibrahim dari pernah Umar Bin Khattab berkata Ya Rasulullah coba saat ya Anda perintahkan kami untuk salat di belakangam Ibrahim setelah tawaf maka Allah turunkan Alquran surah Albaqarah urutan 2 ayat 125 yang buinyau kan Allah turunkan ayat ini karena Umar Bin Khattab yang mengatakan kepada nabiallahu Alaihi Wasallam Ya Rasulullah Coba anda jadikan salat di belakangam Ibrahim kemudian yang kedu ayat tentang hijab ya J ya ini pernah berkata Wahai Rasulullah seandainyaau memerintahkan istri-istrimu untuk berhijab karena yang berbicara dengan mereka itu adalah orang baik dan orang fajir maka turunlah ayat hijab hijab turunnyaahzab urutan 33 Ayat 53 tentang Allah subhahu wa taala menyuruh nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam meletakkan hijab antara sahabat-sahabat yang bertanya kepada istri-istri ya nabi wasam dengan ist-istri beliau sendiri jadi disuruhuh hijab di antara mereka kemudian yang ketiga adalah attalaq ya perceraian masalah perceraian untuk istri-istri Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam disebutkan dalam surah Tahrim urutan 66 ayat 5 ini turun juga karena perkataan Umar Bin Khattab jadi Umar Bin Khattab pernah berkata kepada istri-istri nabi pada saat lagi berkumpul karena cemburu dengan beliau gitu kan maka Umar Bin Khattab berkata hati-hatilah karena jika nabi menceraikan kalian semua bisa saja rabbnya Allah memberikan ganti kepadanya dengan istri-istri lebih baik daripada kalian maka turunlah ayat firman Allah subhanahu wa taala at-tahrim urutan 66 ayat 5 tadi kemudian juga pernah turun ayat sesuai dengan pendapat Umar Bin Khattab dalam tawanan Badr tawanan Badr Jadi waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menawan tawanan Badr kurang lebih ada 60 orang Kalau tidak salah tawanan Badr waktu 60 atau 70 orang maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bernanya bermusyawarah dengan Abu Bakar Umar dan beberapa sahabat-sahabat nabi yang lain mengatakan kira-kira Bagaimana Apa pendapat kalian Gitu kan maka berkatalah Abu Bakar Ya Rasulullah mereka keluarga kita sepupu dan kerabat kita Maafkan aja baru kita mengambil dari mereka tebusan Lalu pada saat itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berali ke Umar sambil berkata Wahai Umar Bagaimana pendapatmu kata Umar demi Allah saya tidak sependapat dengan Abu Bakar Ya Rasulullah saya berpendapat agar anda menyuruh kami memenggal leher mereka semua 60 orang itu Bunuh semua ya Rasulullah Anda datangkan kepada Ali Akil Akil ini sepupunya saudaranya Ali yang belum masuk Islam suruh Ali tebas lehernya datangkan kerabat terdekat saya suruh saya tebas lehernya Ya Rasulullah datangkan kerabat terdekatnya Abu Bakar suruh tebas lehernya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan kenapa kok kenapa harus dibunuh tawanan-tawanan Badar kata Umar Ya Rasulullah mereka adalah pejuang-pejuang kafir mereka keluar dari Makkah memang untuk menyerang Islam Bukan ini bukan tawanan biasa tawanan perang Emang dan mereka ini baru pertama kali menghadapi peperangan dengan kaum muslimin perlu kita masukkan rasa takut dalam hati mereka dan Allah tidak melarang kita membunuh orang kafir yang berperang maka Waktu itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lebih cenderung dengan pendapatnya Umar pendapatnya eh maaf pendapatnya Abu Bakar untuk ee memaafkan dan mengambil tebusan Keesokan paginya ini terjadi malam-malam nih habis salat isya musyawarah subuh menjelang subuh Umar Bin Khattab bercerita Dia bilang saya datang ke masjid lalu saya temukan nabi wasam dengan Abu Bakar lagi nangis lalu saya berkata apa yang membuat kar beriau menangis ceritakan kepada saya supaya saya bisa ikut menangis gitu kan karena ini enggak mungkin nabi sama Abu Bakar nangis kecuali masalah penting gitu kan lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan kalimat yang masyhur kalau yang pegang buku bisa dilihat di paragraf terakhir di halaman 221 kalimat yang luar biasa nih di mana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Aku menangis karena menerima tebusan dari tawanan yang diusulkan oleh kawan-kawanmu azab telah Allah perlihat ditampakkan kepadaku lebih dekat daripada pohon ini ditunjuk sebuah pohon Rasulullah S wasam menunjuk sebuah pohon dan Allah subh wa taala menurunkan tidaklah pantas bagi seorang Nabi mempunyai tawanan gak perlu ada tawananak perlu ada tebusan Artinya mereka boleh dibunuh sebelum dia menumpuhkan musuhnya di muka bumi sebelum Makkah takluk maka tawanan boleh dihukum mati sampai firman Allah Subhanahu Wa taalaumalan thib dan makanlah dari sebagi rampasan perang yang telah kalian peroleh dengan cara yang baik sebagaimana dijelaskan surah alanfal ayat 67 sampai 69 Umar Bin Khattab berkata ketika Abdullah bin Ubai ini kejadian yang lain nih ya sebab atau ayat turun yang lain berhubungan dengan Umar Bin Khattab turun ayat dengan pendapatnya mensalati munafik jadi tadi kasus tawanan Badr sudah selesai ya tidak jadi nabi enggak jadi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam membunuh mereka karena memang Sur terelajur Il keputusan tapi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sempat diperlihatkan azab karena malah ya tidak membunuh tawanan Badr tadi maka di sini berarti pendapat Umar yang disetujui oleh Allah subhanahu wa taala walaupun tidak direalisasikan karena memang sudah terlanjut diputuskan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian yang selanjutnya adalah kejadian tentang dilarangnya salat di belakang jenazah atau mensalati jenazah munafikin ini terjadi waktu ya Abdullah IBN Ubaidillah bin salul mati pimpinanjah pimpinan orang munafik di Madinah nabi Sallahu Alaihi Wasallam karena sayangnya dengan umatnya tetap mensalati tetap mensalatinya pada saat disalati oleh Nabi Sallahu alhi wasallam disalati Umar Bin Khattab bilang saya enggak tahu kenapa tiba-tiba saya datang Lalu Mengatakan P Rasulullah Ya Rasulullah ini munafik jangan disalatin kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam wahai Umar lalu sambil menghalang jalannya Nabi Umar Bin Khattab jalan jalan ya Rasulullah ya Umar bin Khattab pun nanti setelah ini mengatakan saya tidak tahu kenapa saya lakukan itu lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Umar minggirlah dari jalanku Biarkan saya Salatin dia karena Allah Tuhanku memberikan pilihan kau beristigfar untuk mereka atau tidak istigfar maka saya mau beristigfar walaupun sampai 70 kali gitu kan lu Umar Bin Khattab mengatakan Ya Rasulullah jangan dalam beberapa riwayat dikatakan Umar Bin Khattab sempat memegang pundak Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sambil mengatakan Ya Rasulullah munafik tinggalin jangan Salatin gitu kan lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ternyata Salatin n merasa kasesihan dengan Abdullah B ini pimpinan munafikin Lalu setelah itu turun firman Allah subhanahu wa taala yang disebutkan di dalam surah Attaubah ayat 84 yang bunyinyaubillahanirim Wi abada setelah hari ini jangan pernah kau salati lagi orang munafik dari mereka wahai Muhammad ternyata Umar Bin Khattab berkata saya terus Serang tidak tahu kenapa Waktu itu saya begitu berani dengan nabi sallallahu alaihi wasallam sampai menahannya ya Ternyata apa yang aku sampaikan sesuai dengan apa apa yang Allah atau Tuhanku inginkan Yang Tuhanku ininkan juga ada beberapa ulama yang menambahkan tentang ayat hijab jilbab itu juga turun karena Umar Bin Khattab ayat tentang pengharaman khamar turun juga karena Umar Bin Khattab jadi pernah Umar Bin Khattab melihat beberapa sahabat waktu turun firman Allah subhanahu wa taala kurang lebih terjah gini hai orang yang beriman jangan kalian salat sementara kalian mabuk gitu kan sampai kalian tahu apa yang kalian ucapkan dan jangan juga orang-orang yang junub sampai dia mandi ya kalau dia mau salat atau dia mau ibadah maka pada saat itu ikhwat dan akhwat sekalian Umar Bin Khattab merasa terganggu karena ada sahabat yang salat sambil mabuk enggak tahu apa yang diucapin gitu kan kadang-kadang juga ada yang mabuk kemudian duduk sebentar depan masjid sadari dirinya kemudian baru masuk masjid salat maka Umar Bin Khattab berkata Ya Allah haramkan minuman ini buat kami haramkan ya maka Allah subhanahu wa taala turunkan surah Almaidah ayat 90 sampai 91 tentu ini tidak ditulis dalam buku ini ya ini saya tambahkan jadi itu juga disebutkan oleh para ulama bahwasanya turun Almaidah ayat 99 tentang masalah pengharaman khamar sesungguhnya khamer judi mengundi nasib dengan eh apa namanya dengan anak panah adalah perbuatan setan jahuilah Tinggalkanlah Apakah kalian akan eh meninggalkannya Apakah kalian berhenti antumahun hal antum muntahun apa kalian akan berhenti maka semua sahabat mengatakan intahaina intahaina kami berhenti kami berhenti maka di situ dikeluarkan juga hadis Bukhari semua sahabat akhirnya memecahkan kendi-kendi khamar mereka sehingga membuat seluruh Jalan Madinah penuh dengan khamar dan baju baju mereka pun terkena khamar lalu mereka salat tanpa mencucinya dari hadis ini juga dikeluarkan sebuah hukum bahwasanya alkohol sifatnya najisnya maknawi secara makna enggak najis total gitu ya cuma najis di zatnya tapi tidak najis tidak menajiskan gitu kan sama dengan kotoran hewan yang dimakan dagingnya pada saat keinjak kotoran ayam disebutkan dalam hadis Bukhari tidak membatalkan hewan yang dimakan dagingnya dia najis secara maknawi secara makna enggak menajiskan najis zatnya tapi tidak menajiskan dicuci bisa salat gitu kan Dan ini juga sebagaimana khamar sama alkohol karena para sahabat pecahin kendinya kena baju mereka mereka salat tidak membersihkannya yang yang hukum lain adalah kalau dia meminumnya bukan kasusnya adalah karena memabukkan ya bukan karena masalah najis secara maknawinya itu dan ini diambil juga dari kisah ini dan ulama mengatakan Subhanallah ini pelajaran Imaniah Ya selama orang salat di belakang makam Ibrahim Umar Bin Khattab panen pahalanya karena dia penyebabnya selama perempuan pakai hijab jilbab maka semua pahalanya diambil oleh Umar Bin Khattab karena Umar yang menj pyebab berdoa sama Allah selama Ya istri-istri Nabi waktu itu tidak tidak jadi diceraikan oleh Allah sub oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena Allah yang perintahkan Umar Bin Khattab mendapatkan pahalanya selama waktu itu ya tawanan Badar berhasil lolos dan ada di antara tawanan Badar nanti masuk Islam Umar Bin Khattab mendapatkan pahalanya dan selama orang munafik tidak pernah disalatin ya Tidak pernah disalatin maka Umar Bin Khattab dapat pahalanya dan juga selama ya tadi yang terakhir yang saya sampaikan selama khamar diharamkan dan tidak ada yang minum maka Umar Bin Khattab memandin pahala hanya karena justru dia berdoa kepada Allah subhanahu wa taala nah ini sebuah hal yang positif juga ya kita dianjurkan kalau melihat sebuah kemungkaran tidak bisa memungkiri dengan lisan atau belum bisa Minimal kita mendoakan Ya Allah berikanlah Hidayah penduduk Jakarta ini berikanlah Hidayah penduduk kota ini Ya Allah berikanlah Hidayah keluarga saya satu waktu Allah berikan Hidayah kita dapat pahalanya dan itu yang Umar Bin Khattab lakukan radhiallahu Anhu walaupun beliau lengkapkan dengan penyampaian berdoa sambil disampaikan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam agar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meminta kepada Allah Subhan wa taala dan kata para ulama karena Umar Bin Khattab ini betul-betul memegangi sebuah prinsip dasar ini yang benar maka ini dia patuhi semua hidupnya adalah wahyu enggak ada yang lain maka itu Sebab utama Kenapa dalam hadis dikatakan setan lari daripada Umar Bin Khattab dan ini disebutkan dalam riwayat yang sahih ini riwayat banyak cukup riwayat diriwayatkan Imam Bukhari diriwayatkan juga oleh eh ya Imam Bukhari menyebutkan disebut dengan di sini pernah satu kali kata saidb bin Abi waqqas Umar Bin Khattab minta izin masuk ke rumah Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada saat itu istri-istri nabi lagi berbicara di hadapan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan suara mereka lebih tinggi dari suara Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka Umar Bin Khattab waktu masuk tiba-tiba istri-istri nabi diam dan menurunkan hijab mereka lalu waktu Umar Bin Khattab masuk Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam senyum tertawa melihat Umar masuk k kata Umar Ya Rasulullah Apa yang membuat Anda tertawa Semoga Allah membuat anda tertawa seumur hidup itu biasanya doa begitu ya ya lalu kemudian berkatalah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam saya heran dengan wanita-wanita ini pada saat tadi kamu belum datang suara mereka lebih tinggi dari suara saya dan mereka juga belum menutup hijabnya pada saat kamu datang tiba-tiba mereka seperti ketakutan meredamkan suara mereka dan menutup hijab mereka lalu Umar Bin Khattab menghadap ke hijabnya Ya seperti kayak kita sekarang ini ada gorden gitu kan antara kita dengan akhwat itu di dilihat gord menghadapi gorden tersebut Lalu kata Umar wahai musuh-musuh diri sendiri gitu kan kepada istri Sin Nabi dalam dikatakan Wahai musuh-musuhnya Allah Apakah kalian segan dengan saya kalian Tidak segan dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam istri nabi yang paling tua men apa waktu itu Ummu Salamah Ummu salam mengatakan Iya karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Lebih lembut dan lebih baik daripada kau wahai Umar gitu kan dalam Rat dikatakan kau lebih keras daripada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam gitu kan maka pada saat itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak menanggapi dialog antara Umar Bin Khattab dengan istri-istri Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ridwanullah alaihin jadi waktu itu yang yang diperhatikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah penyampaian Wahyu yang lain kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam wahai Ibnu Khattab anak in Khattab wahai Umar Bin Khattab demi zat yang ubun-ubunku dalam genggamannya kalau seandainya kau lewat di sebuah lembah dan setan lihat kau lewat di lembah itu maka dia akan cari lemba yang lain artinya karena tegasnya dalam masalah keputusan agama gitu kan jadi halal halal haram haram yang dilarang dilarang gitu kan sampai istri-istri nabi pun kalau sana ditegur oleh Umar Bin Khattab tidak ada toleransi bagi dia semuanya diluruskan kalau memang salah dalam riwayat lain disebutkan riwayat ini riwayat Tirmidzi dikatakan kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam inni laurtinil insi Wal jinniu Min Umar bukan depannya Umar ya tapi nabi sahu Alaihi Wasallam bilang di depan Aisyah wahai Aisyah Saya melihat setan dari jenis jin dan manusia semuanya lari dari Umar semuanya takut gitu kan dari Umar radhallahu Anhu karena luar biasanya beliau dari sisi apa namanya kedekatannya dengan Allah subhanahu wa taala kemudian Umar Bin Khattab juga ya selalu mengikat dirinya dengan Wahyu dan selalu melibatkan Allah dalam kehidupannya ada hal yang menarik di sini di siniulis saya penulis kecerdikan al-faru dalam Perang Tabuk Perang Tabuk ini perang yang sangat jauh dari Madinah Bapak Ibu sekalian jadi antara Madinah sama Tabuk ini jaraknya kurang lebih Ya kurang lebih itu 1000 km jauh sekali jaraknya dan pada saat itu sahabat menunggangi kuda sama unta semampunya yang jalan kaki jalan kaki nanti tukaran sama temannya jadi tukar-tukar untuk naik di ya apa namanya naik di unta atau di di Kuda itu di tengah jalan ternyata para sahabat kehabisan bekal dan mereka berkata Ya Rasulullah kami kehabisan bekal makanan Bisakah ya Izinkanlah kami untuk menyembelih unta-unta kami jadi kami ngambil dagingnya kami ambil juga lemaknya gitu kan lemaknya itu biasa dileburin menjadi minyak yang mereka bisa pakai untuk makan gitu kan dagingnya nanti dicelupin di lemak itu pada saat sudah menjadi minyak biasanya dulu dilakukan seperti itu lalu unta ini punya satu kelebihan Bapak Ibu sekalian ya mungkin kalau yang belum tahu ya jadi di perut unta itu ada sebuah kantong cukup besar itu bisa menampung tidak kurang dari 10 liter air 10 sampai 15 liter air itu bersih jadi unta itu kalau minum dia menarik Ya itu dia tidak angkat kepalanya sampai kantong itu penuh Makanya kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam apa Jangan kalian minum seperti unta ya unta itu kalau minum terus sampai hausnya hilang gitu kan kita kan kalau minum dianjurkan minum lepas minum sampai tiga kali enggak boleh nafas kalau minum kalau unta enggak nafas terus ditarik sama dia gitu kan Nah ini nabi sahu wasallam berikan perumpamaan dan unta ini punya sebuah kantong di perutnya Kalau anda mau bisa baca tafsir wtu Allah subhanahu wa taala mengatakan Coba lihat Bagaimana unta kami ciptakan ada seil kelebihan unta di antaranya adalah di perutnya ada kantong Yang kalau dia minum air di kantong itu tertampung tidak kurang dari 10 sampai 15 liter sama satu galon kita sekarang yang besar tuh 10 liter air yang masuk di situ dan itu tidak tercemar dengan apapun pada saat unta berjalan di padang pasir dan Dia haus dengan sistem yang Allah ciptakan di tubuhnya air itu bisa ditarik sama dia membasahi tenggorokannya kemudian masuk kembali gitu makanya unta ini sering dipakai di zaman dulu Dalam Peperangan Dan perjalanan jauh karena kalau disembelih dagingnya bisa dimakan air di kantungnya bisa diminum gitu kan sahabat-sahabat mengatakan Ya Rasulullah izinkan kami sembelih unta-unta kami kami jadikan sebagai bekal airnya kami lemaknya kami jadikan minyak gitu kan lalu nabi S was mengatakan lakukanlah Umar Bin Khattab itu hadir di situ Umar mengatakan sebentar ya Rasulullah Mohon maaf saya ingin sampaikan sesuatu ya Rasulullah daripada Anda menyuruh mereka menyembelih unta-unta mereka dan kita hanya kehilangan tunggangan sementara Tabuk ini jauh dan kalau kita berjalan kaki pasti lebih letih kalau pakai unta atau kendaraan tunggangan ada kuda atau unta Maka kalau untanya letih orangnya tinggal turun tetap bisa di diajak berarti bisa hemat waktu kalau orang jalan kaki capek dia istirahat maka berhenti perjalanan gitu kan maka kata Umar Bin Khattab Saran saya Rasulullah kumpulkan semua bekal-bekal semua bekal-bekal sahabat ini kumpulkan bekal-bekal kami lalu berdoalah kepada Allah agar Allah subhanahu wa taala memberkahi bekal ini maka nabi sahu Alaihi Wasallam pun setuju dengan pendapat Umar lalu mengatakan setelah menebarkan kain nabi Sallahu wasam mengatakan kumpulkan semua bekal kalian lalu dikumpulkan lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mendoakan bekal-bekal mereka memang itu dikumpulin sedikit sekali bekalnya gu kan sedikit sekali maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ya Allah berkahilah bekal-bekal kami ini lalu nabi Sallahu Alaihi Wasallam mengatakan masukkan ke kantong-kantong kalian setelah mereka masukkan Subhanallah yang punya sepotong roti yang punya cuma sepotong daging yang punya cuma sekendi air itu mereka masukkan kembali ke kantong-kantong mereka sampai pulang pulang pulang dari Perang Tabuk pun itu masih utuh masih utuh karena diberkahi oleh Allah subhanahu wa taala dan ulama mengatakan kekuatan Umar di sini nih beliau selalu melibatkan Allah dalam segala kehidupannya luar biasa gitu jadi selalu daripada habisin lebih baik berdoa dan ini juga saya beratkan jemaah sekalian banyak orang di antara kita menjadikan hubungannya dengan Tuhannya Allah subhanahu wa taala itu nomor 30 misal dia lagi mau berobat sakit banyak orang di antara kita dia pergi ke dokter berobat sakit dia tahu dia punya Tuhan Allah subhanahu wa taala yang ciptakan dia Allah ciptakan penyakit Allah ciptakan kesemuanya Allah tapi dia enggak minta kepada Allah dia ke dokter saya sakit ini konsultasi langsung gitu kan kemudian setelah itu dia minum obat pada saat tidak sembuh juga enggak kembali kepada Allah kembali ke dokter do Kenapa saya belum sembuh dok resep apa lagi dan seterusnya konsultasi dari dokter ke dokter pindah beberapa dokter orang yang seperti ini Allah akan biarkan sesuai dengan ikhtiar manusianya gitu kan mestinya kata para ulama diambil pelajaran dari Umar Bin Khattab libatkan Allah dari awal nanti Allah akan mudahkan itu manusia atau obat atau makanan jadi solusinya misal sebelum berobat mengatakan Ya Allah sembuhin saya maka pasti Allah akan mudahkan nanti konsultasi dokternya cocok resepnya cocok dengan sekali saja sudah cukup di sinilah kelebihan Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu beliau selalu libatkan Allah dulu di awal baru kemudian ya beliau e apa namanya berikhtiar secara manusia di sini ditulis lagi judul yang lain eh mohon maaf kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu melihat itu jadi Allah berkahi makanan tadi Beliau mengatakan Ashadu Alla ilahaillallah wa Anna Muhammad Rasulullah beliau syahadat sendiri lalu Beliau mengatakan tidak ada seorang hamba pun yang mengucapkan kalimat syahadat ini dengan tulus lalu tidak ada keraguan sedikitun dalam hatinya kecuali pasti masuk surga dijamin masuk surga ini Hadis disebutkan ya diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan juga imam muslim serta ada beberapa ya yang lainnya meriwayatkan tapi ini disebutkan Imam Bukhari dan imam muslim Umar Bin Khattab memiliki kepribadian yang Sangat kokoh dan juga ya kesegangan orang-orang pada beliau jadi saking ee saking kuatnya pribadi beliau gitu kan beliau kalau bicara itu pasti yang bermanfaat beliau kalau menegur Pasti memang karena kesalahan beliau kalau mendukung Pasti karena kebenaran beliau kalau membantu memang kalau betul orang itu perlu dibantu gitu jadi beliau betul-betul tepat ya dan itu semua Wahyu dari patokannya tidak pernah yang lain Beliau pernah saking pribadinya sangat kuat Gitu sampai orang banyak segan dengan beliau Ibnu Abbas pernah berkata Dan ini dinukil juga dalam riwayat-riwayat yang sahih di antaranya riwayat Imam Bukhari disebutkan bahwasanya beliau Ibnu Abbas ini adalah dikenal dengan anu ya eh apa namanya ee ulamanya sahabat karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah mendoakan Ibnu Abbas gitu kan mengatakan Hi hadil Ummah maksudnya lautannya umat ini mau tanya apapun Ibnu Abbas tahu tapi Ibnu Abbas ini bilang pernah saya punya semua permasalahan saya gak tahu belum tahu pasti dan waktu itu Umar jadi khalifah ingin bertanya sama Umar tapi segan sampai satu waktu saya dalam perjalanan bersama Umar lalu berkata wahai Amir mukminin Saya ingin bertanya sesuatu tapi saya segan dengan anda Bisakah saya bertanya kata Umar silakan gitu kan kata Ibnu Abbas Siapakah dua istri nabi yang sempat membuat nabi gundah ya dalam satu keadaan Sampai Akhirnya Nabi hampir menceraikan mereka kata Umar Bin Khattab Hafsah dan Aisyah Hasa ini anaknya beliau gitu kan Aisyah anaknya Abu Bakar dan memang dua dua dua istri Nabi Sallahu alai wasallam ini pernah buat ada bahasa sendiri tentnya pernah buat ee mengajak istri-istri nabi yang lain untuk ee ee minta nafkah dinaikkan gitu kan sampai turunlah surah attalaq menjelaskan masalah itu tapi yang jelas di sini Umar Tidak segan menyebutkan nama anaknya Hafsah dan dia memberikan jawaban kepada Abdullah B Abbas dan Abdullah Abbas mengatakan sungguh wahai Amir mukminin Saya ragu segan menanyakan ini sudah lama apalagi Hasa an anda maka Umar berkata jangan begitu jika engkau menyangka Aku mempunyai ilmu bertanyalah dan jika memang ya aku mengetahuinya aku pasti akan memberikan jawaban kepadamu ikrima juga pernah meriwayatkan Umar Bin Khattab ini saking disegani oleh orang-orang Beliau pernah mau bekam mau bekam ya Beliau pernah mau bekam mengeluarkan darah kotor dari tubuhnya sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Beliau pada saat mau dibekam beliau sempat Eh ada sedikit nyangkut di lehernya lalu Beliau ya mengatakan melakukan mengedehem ya tiba-tiba saja dikatakan dalam riwayat ini dan ini riwayat dinukil oleh Ibnu Saad dalam kitab tabqatnya tiba-tiba tukang bekamnya bekamnya kencing di celana dalam riwayat lain dikatakan saking segannya mereka dengan Umar Umar Bin Khattab pernah jalan diikuti oleh beberapa sahabat dan tabiin karena mereka waktu Umar jadi khalifah setiap kali Jalan selalu diikutin siapa tahu ada kejadian ni karena Umar Bin Khattab ini kalau ada kejadian satu pasti langsung di dieksekusi diselesaikan pada saat itu dan beliau dengan sangat tegas enggak main-main dalam menyelesaikan masalah dan pasti rujukannya Wahyu satu waktu beliau lagi jalan Banyak ikut dari belakang nih Umar Bin Khattab Enggak tahu nih kalau banyak orang yang ikutin mereka Jalan pelan-pelan diikutin gitu kan maka satu waktu Umar melakukan s sama nyangkut di lehernya sesuatu dia ngedehem tiba-tiba sahabat di belakang banyak yang sarungnya jatuh gitu dikatakan dalam riwayat Lalu ada satu sahabat datang mengatakan wahai Amir mukminin pelan-pelanlah sama orang-orang yang beriman maksudnya mereka sampai takut sama Anda begitu sampai sarungnya jatuh kalau ngedehem saja gitu kan maka kata Umar Bin Khattab Apakah mereka takut takut waktu melihat saya karena Allah maksudnya karena melihat saya patuh sama Allah sahabat ini bilang iya Amir mukminin kata Umar biar Mereka takut kalau karena Allah Mereka takut lihat orang beriman yang terus takut melanggar Biarin aja enggak apa-apa jadi itu keseganan di sini disebutkan Ya sebagian sahabat dan tabiin kepada Umar radhiallahu anhum Umar Bin Khattab juga ini Allah subhanahu wa taala berikan firasah kalau ikhwat dan akhwat belum pernah dengar ada istilah dalam agama kita firasatul Mukmin kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam riwayat Bukhari firasatul mukmin itu benar ya Jadi kalau antum terus dekatkan diri kepada Allah subhanahu wa taala nanti Allah Munculkan kepekaan-kepekaan firasa-firasa ya yang kita datangkan yang kita rasakan misal ada orang mau buat buruk kita merasa gitu kan ada ee kadang-kadang dikuatkan dengan mimpi ya seseorang kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mimpi yang benar itu adalah salah satu dari cabang kemukjizatan kenabian bagi orang ber Iman ya maka ini ada terjadi kalau ada orang mau berbuat baik kita bisa merasakan gitu kan kadang-kadang kita mimpi mau dikunjungi oleh keluarga jadi memang ada terjadi bagi orang-orang yang beriman itu disebutkan oleh Sebagian ulama berhubungan dengan kedekatan dengan Allah subhanahu wa taala Umar Bin Khattab ini pernah karena dekatnya dengan Allah subhanahu wa taala jadi dia punya firasat yang sangat kuat dan dia yakin dari Allah subhanahu wa taala karena dekatnya sama Allah dia selalu menjauhi maksiat tidak ada maksiat bagi Umar Bagaimana bisa ada maksiat sementara setan pun lari dari dia enggak ada yang goda gitu kan jadi enggak ada yang mgu dia untuk melakukan kesalahan disebutkan bahwasanya pernah seseorang datang kepada Umar Bin Khattab diriwayatkan dari Yahya Bin Said rahimahullah seorang ulama tabiin Beliau berkata ada seorang laki-laki datang kepada Umar dan Umar tanya Siapa namamu dia menjawab jamrah lalu dia Umar berkata anak siapa Dia berkata bin syihab jamra bin syihab Umar bertanya dari Marga apa dia mengatakan dari alharqah Umar bertanya lagi dari kabilah mana Jadi kalau Marga itu substansial dari kabilah gitu kan maka dari dari dari dari dari dari Marga mana dikatakan dari alharakah dari kabilah mana dia mengatakan dari bani diham dari bani diram Umar berkata Di mana tempat tinggalmu dia mengatakan harah lalu Umar berkata di sebelah mana dia mengatakan datatul lazzah ya lalu Umar berkata selamatkan keluargamu karena desamu lagi kebakaran lalu orang itu pun pulang dan dia menemukan seperti apa yang dikatakan oleh Umar Bin Khattab Radiallahu anu jadi seperti itu Sampai pada tingkat dia feelingnya dia itu sampai menunjukkan sesuatu yang benar terjadi kemudian juga Imam azzahabi menukil kepada kita dalam riwayat yang sahih disebutkan dalam siar alam nubala ini buku rujukan 43 jilid semuanya berhubungan dengan biografi para orang-orang Saleh dulu ada seseorang kalau ikhwah dan akhwat pernah dengar namanya alaswadul unsi ini dulu bersamaan dengan musailam alkadzab dua orang yang bersamaan di akhir hidup Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengaku sebagai nabi mengaku sebagai sebagai nabi aswadul unsi Ini pernah berhadapan dengan dia mengaku nabi bukan cuma mengaku nabi Dia kufur memang gitu kan dia berhadapan dengan seorang ulama tabiin yang mulia bernama Abu muslim alkhaulani muslim alkhaulani ini terkenal sekali dengan shhannya dia beriman P Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di masa nabi masih hidup tapi belum sempat lihat nabi jadi dia dikungkan kalangan tabiin waktu itu Aswad Al unsi ini Membakar Sebuah api besar untuk membakar Abu muslim khaulani terkenal sekali kisahnya AB musul khulan ini coba dimasukkan ke dalam api oleh Rasul dan tidak berhasil waktu didorong ke dalam api ternyata dipadamkan api tidak terbakar Abu muslim khaulani sampai ulama mengatakan ada satu nabi dan satu orang Saleh yang tidak dibakar api karena berimannya kepada Allah Itulah Ibrahim alaihi salam Nabi dan Abu muslim khulani dari kalangan orang biasa dan ini dari tabiin Abu muslim khulani waktu dibakar tidak bisa oleh alas unsi penasihatnya bilang penfs Asadi e Asad unsi ini kalau kau tidak keluarkan Abu muslim dari Yaman waktu itu di Yaman ya maka dia akan merusak mengikutmu maka alasar unsi mengatakan saya mengaku kalah Abu muslim tapi Keluarlah dari Negeriku dari Yaman asadul unsi menuju ke Madinah waktu itu kebetulan baru saja Nabi Sallallahu alaii wasallam meninggal abu abu muslim alhaulani ini niatnya ingin bertemu dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mau menjadi sahabat gitu kan Pas tiba di Madinah ternyata baru saja dimakamkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam baru selesai Mati berarti tidak sempat ketemu dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu dia salat di masjid Umar Bin Khattab melihat dia dan kisahnya Abu muslim khwani sudah sampai ke Madinah nih ada seorang yang beriman dibakar oleh alasi tidak terbakar gitu kan terkenal tapi orang tidak ada foto enggak ada yang kenal pada saat itu abu Musil Al khulani datang mengikat untanya di Masjid Nabawi langsung masuk salat ya begitu dia salat sebelum dia tanya tentang Nabi Sallallahu wasallam Umar Bin Khattab memandang dia Lalu berkata mungkin ini orangnya dari Yaman padahal ini kejadian baru terjadi di Yaman lalu Umar pun mendekati sambil berkata siapa Anda ini kata dia Abu muslim ya alkhaulani Kata dia Bagaimana ya Dari mana Anda dibang dari Yaman Bagaimana ceritanya tentang seorang hamba Allah yang Saleh yang tidak jadi dibakar oleh seorang Pendusta al-asadul unsi kata orang itu dia baik saja dia selamat dari api langsung kata Umar saya bertanya atas nama Allah kaukah dia orangnya maka dia mengatakan Iya maka Umar Pun Menangis memeluknya sambil membawa tangan Abu muslim khulani kepada Abu Bakar dan berkata Wahai Amir mukminin Umar sudah jadi Abu Bakar sudah jadi khalifah wahai mukminin inilah orang yang telah Allah selamatkan setelah Khalil Ibrahim setelah Kekasih Allah Ibrahim selamat dari apa Inilah orang yang tidak jadi dibakar oleh api maka Abu Bakar Pun Menangis memeluknya selalu mereka berpelukan sambil ngobrol dan menceritakan tentang matinya nya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu kata Umar Bin Khattab segala puji bagi Allah yang telah mempertemukan saya kepada seseorang yang EE telah Allah selamatkan dari api sebagaimana Allah menyelamatkan ya Ibrahim alaih salam dan ini dinukil dalam siar alam nubala tadi dari sisi ibadahnya Umar Bin Khattab Umar Bin Khattab ini melakukan ibadah dengan kekuatan Maksudnya apa azan Apun halangannya salat enggak ada urusan dia Apun perintah dari Allah subhanahu wa taala kekuatan dia gunakan artinya dirinya pun dia bangkitkan semakanya dengan kekuatan jadi tidak ada keraguan masuk dalam hatinya karena luar biasa keyakinannya tentang kebenaran gitu Ini dinukil dari Abu qatada radhiallahu bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berkata kepada Abu Bakar Kapan engkau melakukan salat Witir kata Abu Bakar di awal malam Abu Bakar selalu tradisinya melakukan Witir ini setelah salat Isya habis bakda Isya salat Witir gitu kan lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bertanya ke k Umar Kapan engkau kerjakan Witir kata Umar di akhir malam sebelum subuh maka Beliau berkata tentang Abu Bakar kepada Abu katada orang ini Abu Bakar mengambil agama dengan kehati-hatian dan ditunjuk kepada Umar orang ini mengambil agama dengan kekuatan artinya tengah malam mau mengantuk mau enggak Allah perintahin saya harus bangun begitu Umar Bin Khattab membangun prinsip Jadi enggak ada sama sama sekali bisa menghalangi beliau dalam agama Allah ini semua dibangun dengan kekuatan walaupun dengan diri beliau sendiri ini disebutkan oleh Abu Daud dan disahihkan oleh Syekh Albani kemudian juga dalam kisah yang lain Umar Bin Khattab selalu membangunkan istrinya atau anak-anaknya juga dalam salat malam dan beliau selalu salat di malam hari Umar Bin Khattab ya selalu salat semampunya kata alaslam rahimahullah ketika diakhir malam beliau sudah salat beliau membangunkan keluarganya sambil membaca ayat ahlak perintahkanlah keluargamu untuk salat dan Suruhlah mereka sabar sebagaimana dijelaskan dalam Surah Thaha ayat 132 dan ini dinukil diriwayatkan oleh Abu Daud dalam kitab zuhud dan Baihaqi dalamab serta Imam Malik dalam kitab munya juga dikatakan ini dari sisi ibadah kita bicara masalah ibadahnya Umar sekarang ya kata Ziad IBN hudir seorang ulama tabiin juga rahimahullah berkata aku melihat orang yang paling banyak puasanya dan yang paling banyak menggunakan Siwak adalah Umar Bin Khattab ya kadang-kadang Subhanallah kita anggap Reme nih jadi sunah-sunah nabi pun yang kecil Subhanallah itu bisa atau tidak ditinggalkan oleh orang-orang yang beriman ya Siwak ini kita kadang-kadang anggap Reme tidak mau dipakai padahal sebenarnya itu sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam cuma pahami cara menggunakannya memang kita dianjurkan sekarang Jakarta juga kan banyak dijual ya usahakan beli dipakai Jadi kalau habis dipakai dua tiga kali digunding dipakai lagi yang masih baru ya jangan dipakai yang itu terus 1 bulan g kan Nah itu memang kotor kelihatannya jorok KAD Sebenarnya bukan begitu caranya dan Nabi Sallallahu alaihi wasallam sampai mau meninggal dunia pun pada saat beliau sudah akan sakarat gitu kan Aisyah berkata aku menyandarkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di dadaku dan wajahnya sudah pucat lalu masuklah adikku e saudaraku Abdurrahman Abdurrahman Bin Abi bakar sedang memegang Siwak maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memberikan isyarat seakan-akan menginginkan Siwak itu maka aku pun mengambil dan melunakkannya untuk beliau Kemudian beliau menggunakan pada saat sebelum wafat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam paling gemar dengan Siwak bahkan ada sebuah kisah Saya sedikit dari kisah ini ada pasukan muslimin Ya tapi ini saya juga tidak teringat sekarang di zaman siapa ya khalifah siapa tapi jelas di zaman kerajaan Abbasiyah sebelum pasukan itu menyerang sebuah wilayah Romawi waktu itu ya di wilayah Bizantium maka pimpinan perang berkata kita bersiwak dulu habis salat subuh mereka nunggu sampai awal terbit matahari waktu syuruk kemudian mereka panglimanya mengatakan kita sekarang bersiwak semua bersiwak baru kita Ir menjalankan sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam gitu kan jadi bukan berarti orang jihad kemudian tidak membersihkan giginya Subhanallah Ini kisah nyata tanpa kaum muslimin sadari ternyata di tengah-tengah e pasukan muslimin waktu itu ada mata-matanya ya kerajaan Bizantium lagi melihat orang-orang Islam pai Siwak lalsung dia mengatakan lagi ngapain orang-orang ini kira-kira gitu kan kan gelap masih subuh ya ini kok mereka makan kayu gitu kan ini Ini kisah nyata lalu Pulanglah mata-mata ini kepada raja Bizantium waktu itu dan wilayah itu takluk pada pagi itu ya di tangan kaum muslimin dia balik dan mengatakan kayaknya kita enggak bisa kalahin umat Islam deh kayu aja dimakan gitu padahal sebenarnya bukan makan kayu lagi pakai Siwak gitu ya itu sedikit berhubungan dengan masalah Siwak tadi juga disbutkan e Ibnu Umar berkata Umar tidak meninggalkan dunia kecuali dia sangat banyak berpuasa dan Utsman bin Abi Ash juga berkata Utsman bin Abi as ini menikahi salah satu dari istri Nabi istri Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu Umar Bin Khattab berpoligami ya kemudian salah satu istri Umar Bin Khattab ya ya ya waktu itu tidak disebutkan namanya tapi dinikahi oleh Utsman eh bin Abi Ash dan dia berkata Utsman bin Abi Ash ini seorang sahabat yang mulia juga gitu kan dia mengatakan Aku tidak menikahi istri Umar ini untuk mengharapkan keturunan atau bahkan menikahi karena seorang wanita mungkin karena syahwat tapi aku menikah k karena aku ingin mengetahui tentang malamnya Umar dan riwayat ini bersambung di buku ini tidak disebutkan teman-teman kalau lihat ini di halaman 229 Put note nomor 89 Saya sedang bahas itu ya maka riwayatnya berlanjut begini lalu dia bilang istrinya Umar pun menceritakan kepada saya Umar Bin Khattab itu kalau mau tidur kata Utsman bin Abi as ini radhiallahu anhum ajmain kalau dia tidur di samping ranjangnya di tempat tidurnya dia meletakkan seember air yang dekat dengan tangannya jadi pada saat dia tidur Kemudian kan tangannya kesentuh air dia bangun salat sudah gak tidur lagi sampai pagi gitu kan begitu terus itu salah satu yang dinukir kepada kita Ibnu Katsir juga menyebutkan tentang malamnya Umar Bin Khattab dia mengerjakan salat Isya bersama orang-orang lalu pulang dan mengerjakan salat malam sampai Fajar ya sampai Fajar jadi beliau Umar Bin Khattab ini cirinya tidur pada saat ngantuk saja jadi malam itu jarang sekali tidur siang pun itu jarang juga tidur Belu kadang-kadang kalau ngantuk sekali baru tidur sampai dikatakan waktu ditanya Kenapa Anda lakukan ini Umar Bin Khattab mengatakan kalau aku tidur di siang hari aku akan menghilangkan kesempatan untuk mengurus ya rakyatku untuk jadi khalifah ya kemudian kalau aku tidur malam hari aku menghilangkan urusan aku berkomunikasi dengan Tuhanku jadi luar biasa dia tidur Kapan dia ngantuk saja gitu kan Umar Bin Khattab memberikan banyak pelajaran kepada kita dari sisi agama di antaranya adalah statement yang masyhur dari Umar Bin Khattab agar orang-orang tidak kembali menyembah berhala disebutkan dalam hadis Bukhari dan dan juga muslim juga Imam Ahmad Abu Daud dan Tirmidzi juga selainnya menyebutkan dalam riwayat sahih ini bahwasanya Umar Bin Khattab pernah berdiri depan Hajar Aswad lalu dengan tegas menekankan kalimat mengatakan suaranya keras Umar Bin Khattab jahur keras sekali dalam beberapa riwayat dikatakan Umar Bin Khattab tinggi besar sampai kalau duduk di atas Kuda kakinya sampai di tanah gitu kan lalu Beliau berkata kepada Hajar Aswad berdiri di musim Haji pada saat itu kemudian teriak dengan suara kasas mengatakan Saya sungguh betul-betul tahu kau adalah batu saja kau tidak bisa memberikan manfaat dan tidak bisa menyusahkanu atauik ya tidak bisa menyusahkanu dan tidak bisa memberikan manfaat Kepu bukan karena saya melihat wasamciumu saya tidak akanci sebag menang di ya seorang ulama tabiin bekas budaknya Abdullah bin Umar radhiallahu Anhu seorang ulama tabiin masyhur dia mengatakan pada saat itu ya orang-orang banyak mendatangi pohon yang digunakan untuk membaiat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di baiat Ridwan ya itu di perang Hunain ya pada saat peperangan dulu pasukan muslimin sempat berpencar kemudian eh datanglah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berdiri di bawah sebuah pohon kemudian di baiat pada saat itu ada juga yang mengatakan yang disud adah at pada saat baiat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya baiat ya di Makkah gitu kan tapi intinya Ini adalah sebuah baiat pohon yang pernah nabi sahu alaih wasallam berdiri kemudian di situlah ya orang-orang berkumpul pada saat itu lalu orang-orang banyak mendatangi tempat tersebut dan mereka salat di sana maka sampai Berita Kepada Umar maka Umar menyuruh agar menebang pohon tersebut ditebang karena memang itu bukan berarti harus dijadikan sunah kecuali Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memerintahkannya dan ini sudah sering saya titik beratkan Anda kalau pergi umrah pergi haji ingat Gua Hira itu adalah gua yang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam datangin hanya sebelum dikirim di di di diturunkannya wahyu Setelah turun Wahyu Iqra Bismi rabbikalladzi khalaq yang pertama sampai Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meninggal enggak pernah Belu datang lagi di guahirah enggak pernah datang di guahirah enggak pernah beliau khusus memerintahkan para sahabat datang sayangnya jemaah haji dan jemaah umrah kita memaksakan diri ke sana bahkan yang paling ramai itu jemaah dari Asia Indonesia dan yang paling ramai juga adalah dari Pakistan dua ini ramai-ramai naik gunung gitu kan ada yang jatuh sampai jatuh ada yang meninggal padahal itu tidak perlu ada yang salat di situ Subhanallah ini yang Umar Bin Khattab titik beratkan nih Jangan semua bekas yang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah di situ kemudian kita tiba-tiba langsung melakukan salat atau ibadah ini salah Saya pernah hadapin sendiri jemaah sekalian waktu lagi musim Haji selesai Sai Subhanallah pas habis tahalul kepala itu kan habis syukur rambut di sebelah pintu aruah itu ada perpustakaan di situ dulu sekarang sudah dibongkar Ya itu dulu tanahnya bekas rumahnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang Aminah melahirkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di situ maka dikenal dengan rumah Lahirnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sama Kerajaan selalu dibangun perpustakaan buku gitu kan sekarang sudah dibongkar nah waktu saya lagi selesai Sai sama teman-teman ya dari Indonesia juga habis kami Haji kemudian keluar lewat situ Subhanallah ada orang-orang dari Pakistan waktu itu mohon maaf teman-teman yang dari Pakistan bukan niat untuk menyalahkan Tapi waktu itu kebetulan gitu kan jadi teman-teman dari pakan waktu itu lagi Salat Ka'bah di sebelah kanan mereka mereka salat menghadap ke perpustakaan itu gitu kan lalu saya datang Saya bongkarin saya bahasa Arab saya mengatakan maaf enggak bisa nih dalam bahasa Arab enggak bisa ini kiblat di sana kok salatnya di sini ini bukan kiblat gitu kan mereka enggak mau gitu kan lalu kemudian saya ambil kain ihram saya saya tepuk-tepukin gitu kan minimal ikutin cara Umar lah kan Umar Bin Khattab itu biasa bawa tongkat malah gitu kan dipukulin lu saya pada saat gebukin Mungkin dia pikir saya ini pengurus kali bubar akhirnya enggak jadi tapi salatnya menghadap rumah itu bayangkan kejahilannya gitu kan Nah tidak bukan semua bekas yang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah ada di situ kemudian dijadikan tempat ibadah itu enggak boleh kemudian juga disebutkan dalam riwayat lain Umar Bin Khattab pernah selesai salat Ya Kemudian orang-orang pada burburu-buru pada buru-buru semuanya salat di sebuah tempat gitu kan di sebuah tempat lalu berkatalah Umar Bin Khattab Kenapa mereka ya Kenapa mereka keluar dan salat lagi di sana kata mereka kata orang-orang sebagian sahabat bilang itu dulu pernah nabi salat di situ waktu masih di Mekah maka para sahabat ingin mengerjakan salat di situ kata Umar janganlah kalian salat di situ kecuali bertepatan memang waktu salat dan ada masjid tapi Secara khusus tidak boleh maka Umar pun radhiallahu Anhu menjelaskan masalah itu kalau tidak boleh orang masuk di situ atau yang Sembarangan ibadah tadi kemudian juga Umar Bin Khattab adalah orang yang sangat Dermawan dan murah hati jadi bukan cuma Um bukan cuma Abu Bakar yang suka bersedekah Umar pun suka bersedekah dan banyak sekali ya dinukil dalam kisah-kisah tentang pengorbanan beliau radhiallahu Anhu di antaranya adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud bahwasanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah memanggil untuk jihad sedekah lalu Umar berkata hari ini saya akan lakukan Sedekah Yang Mengalahkan Abu Bakar karena selama ini Abu Bakar belum pernah saya kalahkan maka saya pun membawa setengah harta saya dan berkata Ya Rasulullah ini setengah harta saya saya tinggalkan ya Atau saya sedekahkan untuk Allah dan