Kisah Sahabat Nabi ﷺ Ke-1: Menggapai Derajat Siddiq Bersama Abu Bakar Assiddiq (3)
9g-arPiOEjI • 2014-12-21
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
buka bilang apa Apakah di tengah jalan
kalian kehilangan unta kata mereka Iya
kami kehilangan unta dan kami terus
orang-orang Qurais bilang di Mekah lalu
apa yang kalian lakukan Mereka bilang
kami dengar suara dan kami tidak tahu
dari mana mengatakan unta kalian di
lembah Fulan kami ke sana kami temukan
lalu yang terjadi ikhwah orang-orang
kafilah mengatakan kepada orang Makkah
Pak ya Mereka bilang Dari mana kalian
tahu kalau zaman sekarang orang bisa
ngirim di WhatsApp bisa di SMS bisa di
kirim foto ini kalau zaman dulu enggak
mungkin kecuali orang lihat gitu kan gak
mungkin mereka bilang Dari mana kalian
tahu kata mereka dari Muhammad dari
Muhammad berarti menandakan Isra Mikraj
itu benar ikhwah sekalian dan sampai
sini mudah-mudahan nanti sebentar kita
saya masih minta waktu untuk melanjutkan
setelah salat zuhur subhanakallahum W
biihamdika asadalla astagfirullahubu
ilaih wasalamualaikum Warahmatullahi
wabarakatuhamullah
Wabarakatuh Alhamdulillah wasalatu
wasalamu ala rasulillah segala puji bagi
Allah subhanahu wa taala juga selawat
dan Taslim Besar Muhammad
wasam melanjutkan bahasan Abu Bakar
radhiallahu Anhu dan kita masuk ke sub
judul yang lain masalah peran Abu Bakar
di malam hijrah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam J Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam diperintahkan oleh Allah
subhanahu wa taala membolehkan para
sahabat hijrah ke Madinah pada saat itu
Dan Hampir setiap kali sahabat hijrah
selalu Abu bakaru minta kepada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Ya
Rasulullah izinkanah saya tapi setiap
kali izin pasti Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mengatakan sabarlah wahai Abu
Bakar mungkin Allah akan siapkan teman
untukmu maka Abu Bakar pun berkata dalam
jiwanya dalam dirinya mungkin saya telah
diminta oleh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam untuk menemani beliau karena
beliau masih di Mekah maka hijrahlah
sahabat satu demi satu ke Madinah sampai
tibanya malam hijrah Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam waktu orang-orang
Quraisy niat untuk memerangi atau
membunuh nabi sallallahu alaihi wasallam
setelah mereka kumpul di Darun nadwaah
dan mereka sepakat pada saat itu ungun
ingin membunuh nabi sallallahu Ali
wasallam sebben disebutkan dalam hadis
Bukhari maka mereka berkumpul lalu
datanglah iblis setan menjelma menjadi
manusia kemudian berkata kepada mereka
pada saat ide-ide dikumpul dan Abu Jahal
mengatakan Lebih baik kita berikan atau
keluarkan dari setiap suku yang ada di
Makkah yang tidak beriman pada Muhammad
anak muda yang paling kuat kemudian
dibayar lalu kemudian membunuh Muhammad
secara ee bersamaan agar sukunya
Muhammad tidak bisa melawan maka setan
pun berkata inilah pendapat pada saat
itu mendukung pendapat Abu Jahal lalu
kemudian terjadilah upaya mereka untuk
membunuh nabi su wasallam malam itu
sebagaimana sudah kita tahu kisahnya
lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya
pada saat itu menuru Ali radhiallah
anutuk menggantikan beliau di ranjangnya
dan beliau di awal malam itu keluar
kemudian sambil membaca surah
yasinillah
kami jadikan di hadapan dan di belakang
mereka pembatas sehingga mereka tidak
bisa melihat ya maka Allah subhanahu wa
taala membuat seluruh musuh-musuh Allah
itu tertidur lalu Abu Bakar ke rumah
lalu nabi su wasallam ke rumah Abu Bakar
dan Aisyah menceritakan dalam hadis
Bukhari bahwasanya nabi sallallahuaihi
wasallam datang di waktu di rumah kami
yang tidak Biasa beliau datang Maksudnya
di awal malam tadi kemudian berkata
kepada Abu Bakar wahai Abu Bakar
keluarkanlah semua orang yang ada di
sini waktu itu kebetulan kata Aisyah Aku
sedang ada di situ bersama dengan asma
dua-dua ya Saudara perempuan ni tapi
lain Ibu sebagaimana sudah saya jelaskan
tadi di awal kemudian Abu Bakar
mengatakan Ya Rasulullah mereka
anak-anak Saya tidak ada masalah lalu
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Hai
Abu Bakar Terimalah berita gembira aku
telah diizinkan oleh Tuhanku untuk
berhijrah maka Abu Bakar pun spontan
langsung berkata Ya Rasulullah apakah
boleh saya menemani anda maka kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam iya Allah
telah memilihmu untuk menemaniku dan
kata para ulama ini adalah pengkhususan
Abu Bakar radhiallahu Anhu pada saat itu
Allah bisa menyiapkan banyak orang yang
mendampingi Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam waktu itu Umar Bin Khattab
sudah masuk Islam Hamzah sudah masuk
Islam sahabat-sahabat yang dikenal
sangat kuat secara fisik tapi Allah
subhanahu wa taala memilih Abu Bakar dan
hanya satu orang ya ada hanya satu orang
dan salah satu Rahasianya kata para
ulama adalah pada saat orang Safar
memang harus memilih orang yang paling
jujur paling terpercaya dan memang
paling siap ya untuk berteman
bersama-sama sebagaimana salah seorang
dari tabiin pernah berkata kepada Umar
Bin Khattab di zaman khilafahnya beliau
Ya saya suka orang ini ditunjuk
seseorang gitu kata Umar Apa kau sudah
pernah Safar bersama dia kata orang
tersebut belum kata Umar Kalau begitu
Kau belum mengenalnya Kalau begitu Kau
belum mengenalnya ternyata tolong ukur
sifat asli seseorang itu kelihatan pada
saat Safar ya Safar itu nanti dibutuhkan
pengorbanan harta pengorbanan waktu
Mengalah dari teman mungkin ada hal-hal
yang berbahaya maka dia berkorban untuk
teman-temannya itu semua ada hal-hal
yang berhubungan dengan Safar dan tidak
gampang biasanya ada orang pada saat
hadir lawan daripada Safar ya itu mereka
baik-baik saja tapi pada saat Safar
kelihatan sering emosional tidak mau
membayar makanan kadang-kadang ada yang
nginap di penginapan tidak mau bayar
penginapan maunya terus nebeng sama
temannya dan segala hal tidak mau tahu
kalau ada bahaya dia melakukan
masalah-masalah sehingga temannya pun
terjerat dan banyak hal-hal yang terjadi
maka di sini Allah subhanahu wa taala
memilih di antara semua sahabat walaupun
ada yang kuat secara fisik Abu Bakar
sebagai pendamping nabinya Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam kita lihat
kira-kira apa yang Abu Bakar lakukan
sehingga Ya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Dipilihkan oleh Allah sebagai
pendampingnya adalah dia atau Abu Bakar
itu sendiri dikatakan oleh Aisyah maka
aku melihat Ayahku Abu Bakar menangis ya
karena senangnya pada saat itu karena
gembiranya dia yang disuruh Nani Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam yang belum
pernah kata Aisyah Aku melihat seseorang
menangis karena senang seperti itu lalu
Abu Bakar pun mengatakan Ya Rasulullah
aku sudah siapkan di belakang rumah ini
dua ekor unta dengan persiapannya maka
silakanlah tunggangin salah satunya dan
saya akan jalan bersama anda lalu Abu
Bakar mengatur strategi yang sangat luar
biasa Dia menyuruh asma ya pada saat itu
dan Abdullah anaknya ee ee ee untuk
jalan ya untuk dan dan Abdurrahman pada
saat itu ya untuk Ee Jalan dan mencari
informasi tentang orang-orang Quraisy
lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
menyuruh agar Hijrah ya yang tadinya ke
Madinah itu tadinya ke arah utara
Jazirah Arab sekarang ke arah selatan
jadi lawannya ya jadi Madinah itu berada
di utara Jazirah Arab tapi Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tidak ke arah
sana karena tahu kalau Quraisy akan
mengejar maka beliau kegar tur gua t
yang berada menuju ke arah selatan atau
ke arah Yaman ya ke arah Kita di
Indonesia sebenarnya ke bawah lalu
mereka pun tinggal di garur lalu e lalu
eh Abu Bakar pun menyuruh Amir bin
fuhhaairah salah satu budak yang
dibebaskan oleh Beliau yang masuk Islam
juga e menggembalakan domba menyuruh
mengikuti unta nabi sallallahu alaihi
wasallam dengan Abu Bakar agar
bekas-bekas kaki untanya diinjak oleh
gembalaan Abu Bakar dan tidak kelihatan
oleh Quraisy ringkas cerita yang kita
ingin sampaikan adalah peran Abu Bakar
pada saat Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam tiba di guah tur dalam hadis
sahih riwayat Bukhari dijelaskan maka
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dilarang
oleh Abu Bakar untuk masuk eh Mohon maaf
ini disebutkan dalam asar yang sahih
tidak disebutkan dalam sahih Bukhari
tapi disebutkan dalam buku-buku sar yang
sahih Ya semua buku-buku hadis
menyebutkannya sebagai arar asar ini
dinukil dari para sahabat gitu kan Kalau
hadis seperti dari Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam maka disebutkan dalam
arar yang sahih bahwasanya Abu Bakar
radhiallahu Anhu sebagaimana ditungkil
oleh Abu qasim albaghawi dalam kitab
beliau melalui Ibnu Abi mulaikah
bahwasanya Nabi Sallallahu alaihi
wasallam pada saat berangkat ke guah
Hira bersama Abu Bakar kemudian Abu
Bakar ya seringkiali berjalan di depan
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kadang-kadang beliau gelisah pindah ke
belakang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kadang-kadang beliau gisah ke sebelah
kanan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kadang-kadang beliau gelisa ke sebelah
kiri Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
terus begitu lalu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dengan tenang tetap membaca
al-qur'an di atas untanya kemudian Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam melihat
gerak-gerik Abu Bakar yang sangat banyak
maka berkatalah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Ada apa wahai Abu Bakar kata
Abu Bakar Ya Rasulullah kalau saya
sedang berada di depan anda tiba-tiba
Saya khawatir kalau ada musuh menyerang
anda dari belakang maka saya ke belakang
Anda kemudian kalau saya sedang di
belakang anda Saya khawatir Nanti musuh
ada di belakang di sebelah kanan anda
maka saya ke sebelah kanan Anda pada
saat sebelah kanan Saya khawatir Musuh
datang ke sebelah kiri anda maka saya
sebelah kiri anda maka kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Tenanglah
wahai Abu Bakar Sesungguhnya Allah
bersama kita tapi pelajaran besar
bagaimana Abu Bakar Memang luar biasa
bukan hanya sekedar mendampingi atau
bersafar bersama Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam tapi siap berkorban dan tidak
ingin sedikit pun pun menimpa Nabi
Sallallahu alaihi wasallam pada saat itu
dan riwayat yang lain menjelaskan
bahwasanya pada saat Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dan Abu Bakar tiba di di
garur sebuah lubang gitu kan kemudian
nabi Abu Bakar berkata Ya Rasulullah
jangan masuk dulu jangan masuk dulu lalu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Abu
Bakar masuk duluan kemudian Abu Bakar
menutupi lubang-lubang yang ada di situ
dengan bebatuan dan juga dengan
kain-kain yang dia bawa gitu kan tinggal
tersisa dua buah lubang yang tidak bisa
lagi Ditutup sama dia biasanya
lubang-lubang dig guat ini ada ular atau
Kal jengking gitu kan maka Abu Bakar pun
dalam asar ini dikatakan meletakkan
Kedua telapak kakinya di lubang tersebut
Lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
dipersilakan masuk oleh Abu Bakar lalu
AB Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pun
tidur di paha Abu Bakar tidur di paha
Abu Bakar pada saat sementara Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tidur di paha
Abu Bakar maka kaki Abu Bakar disengat
oleh binatang tadi tapi tidak disebutkan
kalah jengking atau ular dan Abu Bakar
kesakitan Tapi beliau tidak menggerakkan
sedikit pun pahanya karena tidak mau
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
terbangun dari ya Alaihi salatu Wasalam
lalu Abu Bakar pun Karena tidak tahan
lagi menangis dan tetesan air matanya
jatuh ke wajah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam maka nabi pun terbangun lalu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengatakan ada apa wahai Abu Bakar Abu
Bakar berkata Ya Rasulullah kakiku
disengat oleh binatang buas maka kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Angkatlah lalu Beliau meludahinya dan
akhirnya sembulah kaki Nabi eh kaki Abu
Bakar radhiallahu Anhu dan ini sebuah
kejadian yang luar biasa dari pada saat
Safar ee Nabi Sallallahu alaihi wasallam
bersama Abu Bakar kemudian kita pindah
ya kisah demi kisah poin demi poin ini
dalam arti kata yang terlibatnya Abu
Bakar di situ keteladanan Agung dari
kejadian perang Badr dan ini sudah saya
jelaskan tadi sedikit mukadimahnya dalam
disebutkan dalam tarik khulafa Ya tarik
khulafah ini sebuah buku yang masyhur
berbicara tentang khalifah-khalifah
Islam didukil sebuah arar bahwasanya
Ibnu Sirin berkata Abdurrahman IBN Abi
bakar yang saya bilang tadi belum sempat
masuk Islam di Makkah lalu sempat ikut
dengan pasukan Quraisy di Badar kemudian
dia berkata waktu masuk Islam kepada
ayahnya sungguh aku melihatmu
mengincarku tapi aku selalu
menghindarimu aku tidak mau membunuhmu
Abu Bakar berkata Adapun aku jika engkau
mengincarku maka aku akan menghadapimu
dan aku akan membunuhmu ya dalam hadis
ini disebutkan Bagaimana peran Abu Bakar
radhiallahu Anhu memberikan pelajaran
kepada kita semua bahwasanya kalau dalam
peperangan maka tidak ada urusannya lagi
dengan masalah
anak juga di perang Badar sempat dapat
pujian ya dari Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam bahwasanya Jibril dan Mikail
dua malaikat ini mendampingi Abu Bakar
dan Ali dua sahabat na radhiallahu
anhuma sebagaimana disebutkan di dalam
riwayat Imam Ahmad dan Hakim Dan dia
berkaat inalah hadis yang sanadnya sahih
dan juga azzahabi mengisyaratkan hadis
ini hadis sahih sesuai dengan syarat
imam muslim di mana Abu Saleh Al Hanafi
dari Ali radhiallahu Anhu Dia berkata
dikatakan kepada Ali dan Abu Bakar di
Perang Badar oleh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Ma ahikuma Jibril Wal ak Mikail
wa Isil malakunim
yashadulitalqa yashadusof Jibril bersama
salah seorang dari kalian berdua
sedangkan Mikail bersama yang lainnya
Israfil adalah malaikat yang sangat
besar dia ikut menyaksikan peperangan
atau Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bersabda hadir dalam barisan bersama
pasukan Mujahidin dan ini menembtikan
bahwasanya dua sahabat ini punya
kedudukan Mulia karena didampingi oleh
dua malaikat yang merupakan pimpinan
malaikat dan wakilnya Jibril adalah
pimpinan para malaikat dan Mikail adalah
wakilnya dan ini termasuk malaikat yang
tidak akan binasa sebagaimana disepakati
Jur ulama sampai hari kiamat nanti yang
masuk dalam firman Allah subhanahu wa
taala auzubillah
minasyaitanirrajim Faza nufha
F fwatiard illyaallah alayah kalau
seandainya ditiup sangkakala yang
pertama maka semua yang di langit dan di
bumi akan saik saik itu akan mati
kecuali yang Allah inginkan kata para
ulama TS Yang diingingkan adalah Jibril
Mikail Israfil ini malaikat-malaikat
yang tidak akan kena sangkakala tersebut
tidak mati begitu pula Bidadari dan
bidadari di surga dan juga penjaga dari
surga dan E dan dan neraka dari malaikat
Malik dan juga
Ridwan kemudian juga
disebutkan
keteguhan Abu Bakar di dalam
peperang-peperangan bersama Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam seraing
Perang Badar Ibnu qayyim aljauzi berkata
Abu Bakar berkata begitu tengah ya
begitu Teguh layaknya gunung pada saat
Perang Uhud di sisi Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam dan
melindungi beliau sallallahu alaihi
wasallam pada saat Rasulullah Sallallahu
Alaihi Wasallam mengirim sekelompok
pasukan ke Bani fazara pada tahun ke-7
Hijriah dipimpin oleh Abu Bakar maka
pasukan ini mendatangi mata air meraih
rampasan perang dan tawana lalu pulang
dengan selamat Perang Tabuk juga begitu
perang yang sangat sulit bagi kaum
muslimin Panji muslimin dipegang oleh
Abu Bakar jadi Abu Bakar ini bukan
karena mertua Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam bukan karena hanya sahabat yang
dituakan kemudian tidak dikasih peran
justru diberikan Panji Peperangan Dan
kita sudah tahu di zaman dulu ikhwah dan
akhwat sekalian kekuatan pasukan itu ada
di Panji peperangan jadi ada di
benderanya kalau bendiranya jatuh
berarti pasukannya kalah ya seper jadi
diberikan Panji itu adalah orang-orang
yang terpilih dan kita lihat di sini di
peperangan-peperangan diberikan Panji
kepada Abu Bakar ya disebutkan oleh Ibnu
qayyim dan juga tadi di beberapa
peperangan baik di uhud ya di perang di
tahun 7 Hijriah mohon maaf di tahun 7
Hijriah di perang Bani fazara dan juga
di Perang Tabuk yang Perang Tabuk ini
terkenal 100 km dari Madinah yang
memerangi kaum Romawi kemudian perang
Hunain juga di mana kaum muslimin pada
saat itu sempat terpecah belah dan orang
yang yang paling pertama berkumpul di
sisi Nabi Sallallahu alaihi wasallam
pada saat nabi mengatakan Ana nabiyu la
kadib Ana Ibnu Abdul Muthalib ya saya
adalah nabi yang benar tidak perlu
kalian ragu dan saya adalah anaknya
Abdul Muthalib maka halumma ilaiya
berkumpullah kepada kalian kepada kepada
saya pada saat itu orang-orang muslim
banyak bersebar gitu kan lalu Abu Bakar
datang dan orang pertama menemui Nabi
Sallallahu Alaihi
Wasallam kemudian Abu Bakar juga
disebutkan
ya keduduk beliau Pada saat sulhu
hudaibiyah sulh hudaibiyah ini adalah
kesepakatan antara Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dengan orang-orang
Quraisy Waktu itu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mengajak sekitar 1000 orang
sahabat untuk haji ya untuk Haji pas
tiba di hudaibiyah orang-orang Quraisy
Mekah tahu dan ini terjadi tahun 7
Hijriah pada saat itu mereka tahu
bahwasanya ya apa namanya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam makan Haji
maka ditahanlah di hudaibiyah tidak
boleh muslimin masuk lalu diutuslah
Salah satu tokoh Quraisy untuk datang
mengadakan perdamaian ditulislah
perdamaian tersebut di depan Nabi
Sallallahu alaihi wasallam bersama Abu
Bakar dan sahabat-sahabat nabi yang lain
semua sahabat-sahabat nabi termasuk Umar
waktu itu marah ya sempat marah dengan
orang-orang Quraisy dan sempat
menyampaikan kepada Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Ya Rasulullah Dalam
riwayat hadis Bukhari berkata Ya
dikatakan sebentar saya lihat ini
diriwayatkan Imam Bukhari Iya dalam
kitab asyurut ya bahwasanya AB Umar
pernah berkata kepada Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Ya Rasulullah Bukankah
Anda Rasulullah kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Iya bukankah kita benar
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Iya
Bukankah orang-orang Quraisy itu salah
kafir kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Iya baik Kenapa kita harus
mengalah Kenapakah harus kita biarkan
agama kita terhina karena orang-orang
Quraisy itu itu memberikan syarat ikhwah
sekalian bahwasanya muslimin tidak boleh
masuk Makkah tahun ini tahun depan dan
tidak boleh ada peperangan selama 10
tahun mereka harus pulang dalam kondisi
sudah berihram pulang dan itu penghinaan
gitu kan maka Umar berkata Ya Rasulullah
Kenapa kita harus diam perangi aja
mereka kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam saya benar utusan Allah dan
saya ya tidak bisa melanggar apa yang
telah Allah perintahkan pasti kata Umar
Bukankah Ya Rasulullah Anda janji kami
akan masuk ke Makkah dan tawaf kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam benar tapi
apakah saya janjikan kepadamu Hai Umar
kau akan tawaf tahun ini kan tidak tapi
pasti Umar setelah tahun ini kau akan
masuk tawaf di situ gitu kan lalu Abu
Umar pun masih merasa kesal maksudnya Ya
Rasulullah a de kita perang gitu dan
para sahabat-sahabat pun pada saat itu
juga berharap begitu jumlahnya 1000
banyak walaupun tidak bawa senjata gitu
lalu dia datang kepada Abu Bakar Abu
Bakar waktu itu tidak hadir pembicaraan
antara Umar dengan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Abu Bakar pun lalu
datangi oleh Umar Umar berkata Hai Abu
Bakar Bukankah Rasulullah betul Bukankah
ini Muhammad benar utusan Allah kata Abu
Bakar Iya bukankah kita dalam keadaan
benar Abu Bakar mengatakan Iya jadi di
sini ulama mengatakan Lihatlah persamaan
pendapatan pendapat Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dengan Abu Bakar
tertampa Abu Bakar lihat Abu Bakar
ucapin ini betul-betul karena
kejujurannya dan sidiknya terhadap wahyu
Allah maka berkata Umar Bukankah ya
mereka dalam keadaan sesat dan kafir
kata Abu Bakar Iya baik kenapa kita
tinggal diam Kenapa kita enggak perangin
mereka gitu kan lalu kata kata Abu Bakar
mengatakan dia adalah utusan Allah dan
dia tidak mungkin melanggar perintah
Tuhannya jadi Subhanallah apa yang Nabi
ucapkan Abu Bakar ucapin padahal Abu
Bakar tidak tahu Nabi ucapin itu gitu
kan di Kema yang berbeda
lalu kata Umar baik Bukankah Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam Nabi Muhammad
telah menyajikan kepada kita kita akan
tawaf kata Abu Bakar benar tapi apakah
kau dijanjikan tahun ini Hai Umar tidak
tapi Kau pasti akan masuk dan tawaf
setelah tahun ini Subhanallah kata Umar
aku tidak menemukan seseorang yang sama
dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
seperti Abu Bakar gitu kan Lalu setelah
itu ternyata tahun depan ada
pengkhianatan terjadi oleh orang-orang
Quraisy dan akhirnya Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam menyuruh tahun 10
Hijriah itu untuk pembebas kota Makkah
dan akhirnya Umar pun masuk ke Makkah
tawaf bersama para sahabat dan Umar
berkata saya baru menyadari bahwasanya
memang pendapat Allah dan rasulnya jauh
lebih benar dan saya merasa bersalah
dengan perbuatan tersebut Tapi di sini
pelajaran bagaimana kesamaan pendapat
Abu Bakar dengan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kemudian kita masuk
isyarat-isyarat Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam tentang khilafahnya Abu Bakar
setelahnya jadi tidak dipilih orang lain
cuma Abu Bakar saja sebagaimana
disebutkan di dalam riwayat
Bukhari disebutkan dalam sahih Bukhari
bahwasanya jubair bin mim dari ayahnya
ia berkata seorang wanita datang kepada
nabiallahui wasam dan beliau memintanya
untuk kembali lagi kepadanya maka itu
berkata Bagaimana kalau saya kembali
nanti setelah anda meninggal aku tidak
menemui Anda Anda sudah meninggal kata
nabiah Alaihi was maka engkau menemui
abuakau men aku gal kokok kembali
datangilah Abu Bakar Ini kata ulama
isyarat yang sangat jelas Abu Bakar
mereka akan menjadi khalifah setelah
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ibnu
Hajar berkata dalam Fatih menjadikan
hadis ini Dalil yang menunjukkan
bahwasanya Abu Bakar merupakan khalifah
setelah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
adalah sahih dan benar tetapi hanya
sebuah isyarat saja memang tidak
menunjukkan secara langsung tapi yang
jelas riwayat ini menjelaskan memang
setelah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
meninggal maka Abu bakarlah yang
diangkat oleh para sahabat kemudian
juga waktu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam akan meninggal dunia dalam
riwayat yang sahih riwayat ini
disebutkan oleh Imam Bukhari dan juga
imam muslim bahwasanya Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam sempat pinsan dan
berkata kepada Aisyah wahai Aisyah
perintahkanlah Abu Bakar agar menjadi
imam salat maka Aisyah mengatakan Ya
Rasulullah Abu Bakar orang yang suka
yang lembut dan suka menangis maka
Carilah orang lain coba perintahkan Umar
saja lalu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam pinsan kemudian e Aisyah
mendatangi Hafsah lalu berkata Wahai
Hafsah katakanlah kepada Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam kalau Abu Bakar itu
orang yang suka nangis suruh ayahmu saja
Umar Bin Khattab yang lebih jelas
suaranya gitu kan suruh dia jadi imam
maka waktu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sadar hafsa pun yabi Sallallahu
alaii wasallam mengatakan wahai Aisyah
sudah jalan kan belum berita saya Hafsah
mengatakan Ya Rasulullah sama pataan
Aisyah Abu Bakar orang yang suka
menangis bekka lembut hatinya jadi dia
suka kalau dengan Ain pasti nangis suruh
Umar saja maka kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam
sungguh salah pendapat kalian ya Ma itu
seperti menghardik ya sungguh kalian
wanita sama dengan teman-temannya Yusuf
makudnya orang-orang wanita yang pernah
memuji-muji Yusuf pikirannya hanya ke
situ saja sekitar itu ragu dalam
menegakkan kebenaran atau meyakini
kebenaran perintahkan Abu Bakar yang
akan menjadi pengganti orang mengganti
orang menggantiu salat maka akhirnya Abu
Bakar pun menggantikan Nabi sahu alaih
wasallam untuk
salat kemudian dalam riwayat lain juga
riwayat Bukhari dari Aisyah berkata
Rasulullah su wasam bersabda ketika
beliau
sakitudud abak ak
akitaban
akah AB bak hadis ini riwayat Bukhari
terjemahannya panggilkan ayahmu wahai
Aisyah dan saudaramu Abdurahman sehingga
aku bisa menulis sebuah surat karena aku
khawatir ada orang yang berharap ada
orang yang berharap dan berkata aku
lebih berhak untuk menggantikan Nabi
Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
padahal Allah dan dan orang-orang
beriman menolak ya kecuali Abu Bakar
kecuali Abu Bakar dan ini jelas isyarat
dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bahwasanya Abu Bakar adalah pengganti
beliau kemudian kita masuk pada saat
meninggalnya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Bagaimana ketuguhan Abu Bakar
jadi pada saat muslimin sudah berhasil
menaklukkan Ummul qura pada tahun 8
Hijriah tahun 8 Hijriah Makkah takluk di
tangan kaum muslimin dan pada tahun 9
pala delegasi orang-orang Arab mulai
datang dan mengucapkan syahadat gitu kan
kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
sempat membentuk pasukan ya pasukan
dipimpin oleh usamaah bin Zaid gitu kan
dan di dalam pasukan itu ada Abu Bakar
dan Umar kemudian Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sempat berkata kepada Usama
wahai Usama kalau kau izinkan maka
keluarkanlah abu ar Abu Bakar
dikeluarkan dari pasukan lalu menemani
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pasukan
ini tujuannya untuk menyerang romawi Ya
pada saat itu dan pasukannya besar
sekitar ee berjumlah 3.000 mohon maaf
7.000 orang 7.000 dari Mujahidin yang
keluar pada saat itu maka pada saat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam sempat sakit
waktu itu kemudian orang-orang ya
khawatir dengan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam maka Abu Bakar pun dari pasukan
tadi kembali menemani Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam melihat keadaan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dan Pagi
harinya nabi sempat sehat dan Abu Bakar
sempat jadi imam dan nabi sempat keluar
menjadi makmum di belakangnya kemudian
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kembali
istirahat dan sakit keras setelah itu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
meninggal dunia ringkas cerita Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam meninggal ini
ada sejarah sendiri nabi meninggal dunia
Nabi Sallallahu alaii wasallam meninggal
dunia lalu orang-orang semua bingung
guncang Madinah pada saat itu guncang
Madinah sampai Umar Bin Khattab pun
menghenuskan pedangnya sambil berkata
tidak ada orang yang boleh mengatakan
Muhammad telah mati Kalaupun dia pergi
dia pingsan maka Tuhannya akan
mengembalikannya kalau ada yang
mengucapkan maka saya akan tebas
lehernya maka orang-orang semua tambah
takut bingung Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam meninggal Umar pun juga dengan
tegas teriak-teriak seperti itu dan
orang tahu siapa Umar sahabat terdekat
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga
setelah Abu Bakar maka Abu Bakar pun
datang kemudian melihat wajah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian
melihat ternyata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sudah meninggal dunia lalu
Beliau mengecup keningnya sambil berkata
Ya Rasulullah Allah tidak akan
menyatukan dua kematian lagi untukmu dan
engkau tidak akan sedih setelah hari ini
lalu Abu Bakar pun keluar sambil
mengucapkan kalimat yang luar biasa
sebagaimana dinukin dalam
riwayat-riwayat yang sahih berkata
kepada Umar wahai Umar orang yang
bersumpah lalu Umar sempat sempat geram
gak tahu kalau Abu Bakar yang bicara
Umar mengatakan aku pun tetap mengatakan
Siapa yang mengatakan Muhammad mati aku
akan tebas lehirnya maka Umar Abu Bakar
berkata Wahai Umar ala rizkika Tenanglah
ya berhenti maka Abu Bakar Umar
mengatakan pada saat ada suara lebih
tegas lagi di belakang saya saya pun
balik ternyata Abu Bakar maka saya
Tenangkan diri saya lalu Abu Bakar
mengatakan Radiallahu anu kalimat yang
masyhur disebut Sebutkan dalam
ya sebuah riwayat yang sahih dinukil
oleh Imam Bukhari Abu Bakar mengatakan
ala mananaudu muhammadan Shallallahu
Alaihi Wasallam fa muhammadan
wanaudullahallah la yamut
waq inakaitun wa inahumitun waq Muhammad
ill
rqulqikum
kata Abu Bakar siapun yang menyembah
Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam maka
ketahuilah Muhammad telah mati dan Siapa
yang menyembah Allah Allah itu hidup dan
tidak akan pernah mati serta Abu Bakar
membaca firman Allah yang berbunyi wahai
Muhammad Kau pasti mati dan semua juga
akan mati setelahmu serta firman Allah
Muhammad tidaklah kecuali seorang rasul
yang telah berlalu sebelumnya
rasul-rasul Allah kalau dia mati atau
terbunuh di medan perang Maka apakah
kalian akan meninggalkan agama Allah
Siapa yang meninggalkan agamanya Allah
maka tidak akan tidak akan berbahaya
membahayakan bagi Allah dan Allah akan
memberikan balasan bagi orang-orang yang
bersyukur kata Umar waktu ayat ini Abu
Bakar baca saya tiba-tiba tersungkur
atau menyungkurkan kaki saya ke tanah
dan menangis dengan tidak bisa tertahan
lagi karena menyadari benar Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam telah
meninggal dan seakan-akan ayat ini belum
pernah saya dengarkan sebelumnya lalu
beberapa Sahabat juga menukil dalam
riwayat-riwayat yang sahih kami seak
akan-akan baru mendengarkan ya baru
mendengarkan ayat tersebut setelah
dibaca oleh Abu Bakar radhiallahu Anhu
Kemudian pada saat itu Abu Bakar ya
dibaiat oleh orang-orang Madinah dibaiat
oleh orang-orang Madinah waktu itu
sempat simpang siur nih siapa yang akan
dibaiat orang-orang Anshar sempat kumpul
di Bani tsqifah kemudian mereka
mengatakan Ayo kita memimpin ya Saad IBN
ubadah pemimpin mereka kita pilih jadi
khalifah lalu Abu Bakar dan Umar segera
menuju ke Bani tsakifah bersama dengan
abu Ubaidah lalu keluarlah ya keluarlah
mereka bersama bertiga bertiga ke sana
lalu kemudian berkata Umar saya akan
ceramah saya akan bicara kata Abu Bakar
sebentar wahai Umar kata Umar kata Abu
Bakar wahai kaum Anshar Kami adalah
pemimpin orang-orang Muhajirin karena
Allah telah mendahulukan kami dalam
FirmanNya ya wasabiqual aalun Minal
Muhajirin Wal Anshar Muhajir dulu baru
Ansar dan kalian orang-orang Anshar
adalah wakil-wakil kami jadi ada Raja
ada wakilnya gitu kan kalian wakil kami
lalu berkata orang-orang Ansar ada
sebagian mengatakan kami tidak setuju
Kami ingin pemimpin dari kalian dan
pemimpin dari kami lalu Abu Bakar pun
mengatakan tidak bisa pemimpin cuman
satu dari orang-orang Makkah Muhajirin
dan kalian adalah menteri-menterinya
lalu berkatalah Abu Bakar saya menunjuk
saya menunjuk untuk kalian orang yang
paling dipercaya ole Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam inilah Umar ya Pilihlah
Umar maka Umar pun mengangkat memegang
tangan Abu Bakar mengatakan tidak demi
Allah kami tidak akan pernah ya terpilih
satuun di antara kami sementara kamu ada
wahai Abu Bakar maka saya wahai muslimin
membaiat Abu Bakar Apakah kalian setuju
maka seluruh muslimin pun mengangkat
tangannya dan mengatakan kami membayat
Abu Bakar dalam riwayat Bukhari yang
lain dikatakan ikhwah sekalian
bahwasanya ya Umar berkata Apakah ada di
antara kalian yang berani mendahului Abu
Bakar sementara Abu Bakar itu yang telah
ditunjuk oleh Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam jadi imam kalian pada saat nabi
sakit ya maka Adakah yang berani maju
ada yang berani maju silakan silakan
maju baiat dirinya maka mereka semua
mengatakan orang Ansar dan ini tanda
keimanan mereka tentu di buku ini juga
ada disebutkan Fadilah Ansar tapi saya
tadi tidak Sebutkan ya secara khusus
mereka luar biasa dari sisi iman mereka
mengatakan kami tidak mungkin mendahului
Abu Bakar setelah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam menyuruhnya jadi imam maka
dibaiatlah Abu Bakar pada saat itu ada
kejadian besar ikhwah sekalian pada saat
Abu Bakar menjadi khalifah yang paling
pertama beliau lakukan adalah pada saat
itu suku-suku Arab banyak yang murtad
banyak yang murtad meninggalkan agama
Islam ada yang murtad ada yang mengaku
nabi sendiri seperti ya orang-orang yang
muncul musailam alkadzab kemudian ada
juga yang menolak membayar zakat muslim
tapi tidak mau zakat lagi zakat khusus
untuk Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
waktu itu jadii keadaan Madinah sedih
meninggalnya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam pasukan juga terbatas bayangkan
kalau semua suku-suku Arab banyak yang
murtad gitu kan maka Abu Bakar pun
mengatakan pasukan usyr pasukan yang
telah dibentuk oleh Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam yang sudah keluar dari
pinggir kota Madinah di keluar kota
Madinah ingin menyerang Romawi gitu kan
itu kata AB kata Abu Bakar saya tetap
akan mengirimnya kata Umar ya Abu Bakar
Madinah sekarang akan diserang ya ini
bahaya banyak orang yang murtad kenapa
kita tidak tarik pasukan itu bertahan
dalam Madinah mengirim dai-d kepada
mereka ini pendapat Umar apa kata Abu
Bakar wahai Umar saya tahu dulu kamu di
zaman Jahiliyah adalah orang yang
sombong dan sangat kekar Kenapa kamu
jadi pengejut setelah masuk islam Gitu
kan Bukankah agama ini sudah sempurna
Bukankah Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam telah membentuk pasukan Usama
demi Allah saya tidak akan melepas ya
tali yang telah di di disampul oleh Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam disimpul oleh
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka
saya tetap akan utus pasukan tersebut
dan tetap akan menyerang apa yang telah
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam suruh
Serang maka kata Umar Saya tidak melihat
kecuali Allah telah membuka dada Abu
Bakar maka pasukan pun tersebut keluar
lalu apa yang terjadi ikhwah sekalian
seluruh suku suku Arab yang dilewati
oleh pasukan usamaah bin Zaid ketakutan
gitu kan dan mereka berkata pasukan
banyak ini 7.000 orang tidak akan keluar
dari Madinah dari sarangnya kecuali di
dalam sarangnya pasti lebih banyak
pasukannya padahal sebenarnya lagi lemah
Madinah maka akhirnya Jazirah Arab
menjadi tenang makanya para ulama
mengatakan Abu Bakar telah mengembalikan
Islam di Jazirah Arab dan selama Islam
berjaya sampai hari kiamat jzar maka Abu
Bakar panen pahalanya karena tetap
mengirim pasukan usyrah pasukan yang
telah dibentuk oleh Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam kemudian kita lihat pada
saat Abu Bakar jadi khalifah ikhwah
sekalian apa khotbahnya apa yang
disampaikan dan mana khalifah-khalifah
kita sekarang yang mana
presiden-presiden kita yang berkata
seperti ini ya perkataan yang luar biasa
sekali lagi Abu Bakar tidak punya ijazah
ikhwah khusus masalah ekonomi masalah
politik tidak ada sama sekali yang Ada
kitabullah was sunnati Rasul Sallallahu
Alaihi Wasallam itu saja kitab yang
dibaca cuma satu al-qur'an ini
rujukannya dan mengikuti sunah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tidak ada
yang lain ini di atas segalanya kata dia
waktu dia naik di mimbar dan
dikhalifahkan beliau mengatakan
Sesungguhnya aku telah dipilih sebagai
pemimpin kalian Padahal aku bukan orang
terbaik dari kalian jika aku berbuat
baik maka dukunglah aku jika sebaliknya
maka luruskanlah aku kalau ada yang
salah luruskan lalu Beliau mengucapkan
ini yang jadi garis bawahi ini sifat
beliau Siddiq Beliau mengatakan
Kejujuran adalah amanah kejujuran
terutama dalam mempertahankan agama ini
membenarkan Allah dan rasulnya menerima
kebenaran dan mempraktikkannya adalah
amanah dan kebohongan lawannya adalah
khianat orang yang lemah di antara
kalian adalah kuat di sisiku sehingga
aku mengembalikan haknya kepadanya
Insyaallah orang yang kuat di antara
kalian adalah lemah di sisiku sehingga
aku mengambil hak darinya Insyaallah
tidaklah suatu kaum meninggalkan jihad
ini garis bawah ikhwah ya wasiat Abu
Bakar pertama naik mimbar tidaklah satu
kaum muslimin meninggalkan jihad di
jalan Allah kecuali pasti Allah akan
menimpahkan kehinaan atas mereka ini
yang pegang bukunya di halaman 164 ya ya
kehinaan di atas mereka tidaklah
perbuatan keji jadi di sini Abu Bakar
menekankan ya yang kita sayangkan
sekarang memang jihad ini hilang dari
kaum muslimin hilang betul jadi enggak
ada ya nanti betul-betul wilayahnya
diserang baru bisa menyerang padahal
jihad dalam Islam itu bisa terjadi dua
keadaan kalau lagi diserang ini fardu
Ain atau memang mau ekspansi Islam Jadi
walaupun Islam sedang tidak diganggu itu
tetap bisa kita menyebarkan Islam dengan
cara nawarin Islam mereka nolak bayar
jizah kalau mereka nolak baru berperang
jadi jihad itu bisa ter Jadi kapan saja
asal ada pemimpin muslim yang
memimpinnya Abu Bakar mewasiatkan pada
saat jadi khalifah Beliau mengatakan
tidaklah satu kaum muslimin meninggalkan
jjan Allah kecuali pasti Allah
menimpahkan kehinaan atas mereka dihina
di mana-mana gak ada yang bisa melawan
umat Islam karena memang tidak
membiasakan diri dengan jihad itu
tidaklah perbuatan keji yang mewabah
pada satu kaum kecuali Allah akan
meratakan cobaan atas mereka dibiarin
maksiat tidak ada yang luruskan maka
pasti Allah akan meratakan cobaan
taatilah aku selama aku mentaati Allah
dan rasulnya ini prinsip dasarnya namun
jika aku mendurhakai Allah dan rasulnya
maka tidak ada ketaatan untukku atas
kalian berdirilah untuk salat Dirikanlah
selalu salat dan Semoga Allah merahmati
kalian jadi kita lihat di sini Bagaimana
khutbahnya yang luar biasa Abu Bakar
radhiallahu Anhu di antara
khutbah-khutbah yang beliau sampaikan
yang masyhur adalah tapi ini setelah
beliau jadi jadi imam ya jadi jadi
pemimpin dan kita juga perlu tahu ikhwah
ini mungkin yang hilang di tengah-tengah
kaum muslimin ya pemimpin negara ya di
zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di
zaman khulafa Rasyidin Abu Bakar Umar
Utsman Ali nanti kita lihat semua
kisah-kisahnya itu memang yang jadi raja
pada saat itu mereka adalah Imam Masjid
Jami jadi semestinya presiden kita itu
kalau mau ikutin hukum Islam itu jadi
imam di Istiqlal Li waktu salat subuh
zuhur asar magrib Isya yang kedua ya
yang kedua yang mesti diketahui adalah
bahwasanya mereka memang selalu khutbah
Jumat Dan ini juga saya sekalian
Ingatkan masjid-masjid Kita sebenarnya
tidak harus terlalu banyak Khatib di
masjid karena memang dalam Islam itu
selama Abu Bakar jadi khalifah 2 tahun 2
tahun khatib Jumat tidak pernah diganti
ya kecuali memang dalam peperangan lagi
keluar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
tidak pernah digantikan khutbah Jumat
Umar juga begitu Utsman juga begitu Jadi
mereka punya kewajiban makanya mereka
harus Alim paham hukum agama mereka
menyampaikan di antara khutbah yang
menarik dari Abu Bakar adalah Abdullah
bin Hakim berkata Abu Bakar berkhutbah
kepada kami Dia berkata Amma baad
Sesungguhnya aku berwasiat kepada kalian
Agara kalian bertakwa kepada Allah
memujinya dengan apa yang sesuai dengan
kebesarannya menggabungkan antara
kecemasan dan harapan artinya selalu
cemas jangan sampai azabnya Allah datang
nih kalau saya berbuat dosa dan selalu
punya harapan besar pasti Allah terima
amal salehnya selalu memohon kepada
Allah tanpa kenal Jenu ya selalu tidak
pernah putus asa minta kepada Allah
Sesungguhnya Allah Taala telah memuji
Zakaria dan keluarganya dalam FirmanNya
dalam surah alanbiya ayat 90
audzubillahim minasyaitanirrajim innahum
Kanu yusariuna fil khairati waaduna RAB
wahaba wahnu Wu Lana khasiin sungguh
mereka selalu bersegera dalam
mengerjakan kebaikan dan mereka berdoa
kepada kami dengan penuh harap dan cemas
dan mereka orang-orang yang khusyuk
kepada kami Wahai hamba-hamba Allah kata
beliau ketahuilah bahwa Allah telah
menggantungkan haknya kepada diri kalian
dia telah mengambil perjanjian dari
kalian atas hal itu dia memberi dari
kalian yang sedikit lagi fana dengan
yang banyak lagi kekal maksudnya dunia
ditukar dengan akhirat ini adalah
kitabullah al-quran keajaib B kimannya
tidak pernah habis cahayanya tidak akan
pernah padam benarkanlah kata-katanya
patuhilah kitabnya dan ambillah cahaya
darinya untuk hari kiamat dia hanya
Allah hanya menciptakan kalian untuk
beribadah kepadanya dia mengutus para
malaikat alkiram alkatibin maksudnya
rqib dan Ati kepada kalian mereka
mengetahui apa yang kalian lakukan
kemudian ketahuilah Wahai hamba-hamba
Allah kalian hilir mudik di dunia ini
pagi dan petang kepada sebuah ajal yang
ilmunya tidak kalian ketahui jika kalian
mampu pada saat ajal itu tiba sementara
kalian dalam sebuah amalan karena Allah
karena Allah mau amalan itu maka
lakukanlah namun kalian kalian tidak
akan mampu demikian kecuali dengan
pertolongan Allah maka berlumbalah
mendahului ajal kalian yang masih
tersisa waktunya sebelum ia habis
sehingga ia mengembalikan kalian pada
perbuatan buruk kalian artinya kalau
kalian tidak beramal saleh pasti akan
berbuat buruk otomatis orang kalau tidak
berbuat baik pasti berbuat buruk tidak
tidak ada tengah-tengahnya tidak ada
gabungan antara keduanya maka berarti
baik atau buruk kalau kalian tidak
berbuat baik maka kalian akan berbuat
buruk dan kalau ajal kalian datang
kalian akan menyesal sesungguhnya suatu
kaum menyerahkan ajal mereka kepada
orang lain dan mereka melupakan diri
mereka sendiri sayang sekali beliau
bilang banyak sekali orang gitu kan
yang menyerahkan hidupnya Serang orang
ribut ya menyerang orang lain
menyusahkan orang lain tapi seakan-akan
gampang membunuh orang tapi dia lupa dia
pun akan mati ajalnya kata Beliau saya
sarankan jangan kalian meniru mereka
bersegeralah bersegerahlah Selamatkan
diri kalian karena di belakang Kalian
ada pemburu para malaikat yang bergerak
Gesit dan urusannya pun sangat cepat
pada saat mencabut ruh gitu kan jadi ini
wasiat yang luar biasa dari Abu Bakar
radhiallahu Anhu Beliau juga pernah
berkhutbah dalam riwayat yang lain ini
semua disebutkan dalam sifatus shfwaah
juga maarimul Akhlak buku-buku Yang
Mulia menulis tentang arar sahih menurut
Abu Bakar assiddiq pernah berkhutbah di
hadapan kaum muslimin Dia berkata Wahai
manusia hendaklah kalian malu kepada
Allah demi Allah aku tidak keluar untuk
sebuah keperluan buang hajat sejak aku
membaiat Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam kecuali aku menutup kepalaku
karena aku malu kepada Allah subhanahu
wa taala jadi Abu Bakar selalu menaruh
ada jubah di atas kepalanya itu Justru
karena malu kalau kepalanya dilihat oleh
Allah subhanahu wa taala sampai pada
tingkat itu malunya dengan Allah kata
para ulama menenggapi kisah ini atau
penyampaian ini kalau kepalanya saja
rambutnya dia malu dilihat oleh Allah
Azza waajalla malu dengan Allah rasa
malunya maka Bagaimana kalau dia
bermaksiat kepada Allah Abu Bakar tidak
pernah melakukan hal tersebut kemudian
potret Cemerlang dari ketawaduan beliau
radhiallahu Anhu tawadu berarti
merendahkan diri disebutkan Abu Bakar
biasa memerah susu ikhwah sekalian jadi
Abu Bakar sebelum jadi khalifah suka
myemerah susu bagi anak-anak kecil
tetangga-tetangga rumahnya dan ini
disebutkan di dalam usud gabah dan Ibnu
Katsir mengatakan ini adalah redaksi
yang Hasan serta riwayat didukun juga
dengan riwayat-riwayat yang lain yang
sahih ya disebutkan dalam banyak buku
tetap di rumahnya saja tetangganya
berkata Sungguh anak-anak kecil bilang
sudah enggak ada lagi yang perahkan kami
susu lalu Abu Bakar mendekati mereka
sambil berkata pasti ada yang perahkan
dan saya demi Allah tidak akan mengubah
perilaku saya yang baik sebelum saya
jadi khalifah setelah saya jadi khalifah
tetap saya akan lakukan maka Abu Bakar
pun mendatangi anak kecil yang ngomong
sambil berkata kamu mau susu yang berbui
atau susu yang tidak berbui maka anak
itu kadang-kadang mengatakan pada hari
satu hari mengatakan yang berbui hari
besoknya dia mengatakan tidak berbui dan
Abu Bakar terus memerahkan susu mereka
sampai beliau meninggal radhiallahu Anhu
jadi memerah susu untuk tetangganya
yaitu pada saat beliau menjadi khalifah
dan ini luar
biasa Umar berkata satu waktu juga aku
selalu mendatangi ya rumah seorang janda
dan berusaha untuk berbuat baik pada
janda tersebut Setiap hari aku datang
selalu aku selalu didahului seseorang
pasti kalau aku mau datang mau siapin
makan sudah ada makanannya n mau
bersihin rumahnya sudah di bersihin
rumahnya Mau masakin sudah masak ada
orang masak dia terus telusuri dan dia
tanya orang yang punya rumah siapa itu
yang datang mengurus Anda orang yang
punya rumah bilang saya enggak tahu
janda buta matanya ada seseorang sering
datang Lalu Umar satu waktu
sembunyi-sembunyi ingin mencari tahu dia
datang lebih cepat ternyata dia temukan
Abu Bakar yang melakukannya maka dia
mengatakan Oh ternyata kamu orangnya
wahai Abu Bakar sungguh wahai Abu Bakar
Kau akan meletihkan orang-orang yang
datang setelahmu maksudnya khalifah yang
datang setelahmu akan sulit mengikutimu
gitu kan karena luar biasa
perbuatannya kemudian Abu Bakar juga
pernah waktu mengutus pasukan disebutkan
di dalam hadis yang diriwayatkan Baihaqi
dan juga ini diriwayatkan oleh Ibnu
akakir ya dengan sanad yang Hasan
bahwasanya Said IBN musayyib seorang
tabiin berkata ketika Abu Bakar
radhiallahu mengirim bala pasukan
tentara ke Syam dia mengangkat Yazid bin
Abi Sufyan Amru Bin Ash dan surahbil bin
Hasanah sebagai panglima perang dan
mereka semua
bertiga mengendarai kuda sementara Abu
Bakar waktu itu jadi khalifah berjalan
kaki di samping kuda-kuda mereka lalu
mereka bertiga berkata Abu Bakar
mengantar sampai ke taniattil Wada
tempat pintu keluarnya Madinah maka
mereka berkata Wahai khalifah rasulillah
Anda berjalan kaki sementara kami
berkendaraan maka Abu Bakar menjawab
Sesungguhnya aku berharap pahala dari
Allah karena langkah-langkahku di jalan
Allah Ya bagaimana bisa ini luar biasa
kadang-kadang kita bandingkan kalau
dengan presiden kita sekarang dia mau
lewat dikosongin Jalan dipinggirin orang
gitu ya kan disuruh pindah semua demi
untuk dia apa haknya dari mana haknya
dia melakukan hal tersebut Abu Bakar
jalan di sebelah kuda pasukan yang dia
kirim dan jalan kaki bersama mereka dia
jalan kaki dan dia tidak mau menggunai
kendaraan bukan cuma mendahului mereka
ya bukan cuma menyuruh mereka pindah
tapi malah Abu Bakar jalan di sebelahnya
bahkan di dalam hadis lain dikatakan Abu
Bakar berkata aku ingin agar
langkah-langkahku ini walaupun aku tidak
hadir bersama kalian di medan perang
dicatat pahala oleh Allah subhanahu wa
taala sebagaimana Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam men utkan di dalam hadis setiap
langkah di jalan Allah akan diberikan
1000 pahala dihapuskan 1000 dosa dan
diangkatkan 1000 derajat di surga nanti
ini contoh daripada Abu Bakar kemudian
contoh yang lain dari keadilan Abu Bakar
tadi itu adalah
ketawaduan keadiran Abu Bakar
radhiallahu
Anhu dikatakan bahwasanya Abu Bakar oleh
Aisyah radhiallahu anha dalam hadis yang
sahih riwayat ya disebutkan oleh Ibnu
sa'ad dalam at-tabaqat dengan sanad yang
sahih bahwasanya Aisyah berkata Ayahku
Abu Bakar membagi Fai Fai ini ikhwah
sekalian pendapatan negara jadi ini
perlu kita tahu juga di dalam Islam itu
kalau ada berdiri Negara Islam dan ada
pendapatan negara pendapatan negara itu
dibagi rata kepada masyarakat memang
sudah begitu hukum Islam Jadi sebenarnya
dalam islam itu tidak ada pajak
sebenarnya gitu kan kita kan sekarang
malah diambil pajak dan diambil dari
pendapatan masyarakat lalu dibayarkan ke
negara semestinya yang dilakukan dalam
hukum Islam kalau hukum Islam ya Negara
Islam maka bukan pajak tetapi yang ada
adalah Fai pendapatan negara dihitung
oleh negara dan paling banyak terjadi
dari jihad memang dari harta rampasan
perang diberikan dan juga penjualan
produk-produk dari ekonomi negara
kemudian dihitung dikeluarkan kebutuhan
negara pada saat itu lalu sisanya dibagi
ke rata sebagai kepada masyarakat dan
Abu Bakar kata Aisyah r an membagi rata
Fai di kalau di di tahun pertama beliau
memberikan kepada setiap hamba sahaya 10
bagian ya di sini tidak disebutkan 10
dirham atau 10 Dinar intinya dibagi 10
dan diberikan juga kepada orang yang
bebas 10 wanita 10 laki-laki 10 dan di
tahun kedua beliau memberikan
masing-masing 20 tanpa membedakan satu
sama yang lainnya jadi Abu Bakar di sini
membagi rata dengan keadilannya ya
kemudian juga sifat Wara ini saya cuplik
satu-satu saja Ikhwan sifat Wara ini
artinya Wara itu begini Wara itu adalah
sifat di mana seseorang lebih peka
hati-hati menjaga pelanggaran oleh Allah
di jalan Allah subhanahu wa taala
seperti pernah Kalau Anda pernah ikutin
ceramah Saya pernah saya sampai an kisah
Imam Nawawi imam nawawi itu pernah
menjaga waraknya pada saat tetangganya
kehilangan kambing kehilangan kambing
imam nawawi tidak membeli kambing
sebulan baik kambing hidup atau Beli
daging kambing karena khawatir jangan
sampai kambing yang dia beli di pasar
daging atau masir itu adalah kambing
tetangganya yang dicuri tidak mau makan
kambing gara-gara khawatir Itu namanya
warak hati-hati sekali jangan sampai
makan yang haram ada kisah berhubungan
dengan Abu Bakar disebutkan dalam dengan
arar yang sahih disebutkan dalam eh
tartibul Afwah salah satu karya ditulis
oleh Dr Sayid Husein dan juga ada
riwayat sahih yang menukil masalah ini
dalam riwayat Bukhari ini hadis sahih
sebenarnya bahwasanya Abu Bakar pernah
memiliki seorang hamba sahaya yang
bekerja untuknya Lalu Abu Bakar
kebetulan waktu siang hari ketemu dengan
hamba saya itu lagi bawa makanan Abu
Bakar lalu memakan tiba-tiba makanan
yang dibawa memang biasanya dia
hidangkan dari hasil kerjanya dikasih
lalu hamba saya tersebut berkata Tahukah
Anda dari mana ya makanan yang saya
kasih ini kata AB bakar tidak kata
budaknya biasanya Anda bertanya kepada
saya Kenapa sekarang anda enggak tanya
kata Abu Bakar Saya lapar dan saya
percaya dengan kamu Baiklah dari mana
kau dapat makanan Ini kata dia tadi
waktu saya lagi melewati satu kaum ada
satu kaum kaum ini jahiliah bukan orang
Islam lalu saya berpura-pura menjadi
dukun Ya saya pura-pura tahu sesuatu
lalu mereka saya terk-terk dan saya
berbohong kemudian mereka memberikan
imbalan maka inilah yang anda makan
dalam hadis ini dalam riwayat ini
dikatakan Abu Bakar lalu mengorek
mulutnya dan mengeluarkan makanan
tersebut tampai tidak tersisa dalam
riwayat lain dikatakan ada seseorang
melihat Abu Bakar itu mengorek mulutnya
dan tidak keluar orang itu mengatakan
tidak bisa keluar kecuali Anda masukkan
di dalam mulutnya gitu kan e di dalam
mulut Anda air maka Abu Bakar meminum
air lalu kemudian mengorek dan
memaksanya keluar dan ini ulama
memasukkan dalam sifat warak Abu Bakar
radhiallahu Anhu yang luar
biasa Kemudian contoh kelembutan hati
dan tangisan Abu Bakar radhiallahu Anhu
kata nabi disebutkan dalam
riwayat pada saat Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam meninggal hadis ini sahih
diriwayatkan oleh imam muslim Abu Bakar
berkata kepada Umar Ayo kita kunjungi
Ummu Aiman Ummu Aiman salah satu
sahabiat yang sangat tua dan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam sering
berkunjung ke rumahnya gitu kan lalu Abu
Bakar dan Umar pun mengunjungi Ummu
Aiman lalu Ummu Aiman menangis tiba-tiba
lihat Abu Bakar dan Umar kata Abu Bakar
dan Umar Kenapa anda menangis S Ummu
Aiman Bukankah dengan matinya Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam berarti Allah
memilihkan yang terbaik untuk beliau
kata Ummu Aiman saya tidak menangis
karena Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam telah meninggal karena itu
memang pasti yang terbaik dari Allah
untuk beliau tapi saya menangis karena
sekarang Wahyu telah terputus dari
langit jadi kita sudah tidak tahu lagi
apa yang akan terjadi memang agama ini
sudah seurna tapi sudah terputus Wahyu
maka Ummu Aiman menangis dan Abu Bakar
serta Umar Pun Menangis seketika pada
saat itu seketika pada saat itu kemudian
contoh zuhud ya Abu Bakar radhiallahu
Anhu Abu Bakar terkenal dengan
kezuhudannya
disebutkan di dalam riwayat alhakim dan
bazzar bahwasanya Zaid bin Arqam berkata
bahwasanya Abu Bakar meminta air lalu
seseorang datang membawa bejana berisi
air dan madu ketika mendekatkan di
mulutnya dia menangis 
Resume
Read
file updated 2026-02-13 12:49:41 UTC
Categories
Manage