Kisah Sahabat Nabi ﷺ Ke-1: Menggapai Derajat Siddiq Bersama Abu Bakar Assiddiq (3)
9g-arPiOEjI • 2014-12-21
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id buka bilang apa Apakah di tengah jalan kalian kehilangan unta kata mereka Iya kami kehilangan unta dan kami terus orang-orang Qurais bilang di Mekah lalu apa yang kalian lakukan Mereka bilang kami dengar suara dan kami tidak tahu dari mana mengatakan unta kalian di lembah Fulan kami ke sana kami temukan lalu yang terjadi ikhwah orang-orang kafilah mengatakan kepada orang Makkah Pak ya Mereka bilang Dari mana kalian tahu kalau zaman sekarang orang bisa ngirim di WhatsApp bisa di SMS bisa di kirim foto ini kalau zaman dulu enggak mungkin kecuali orang lihat gitu kan gak mungkin mereka bilang Dari mana kalian tahu kata mereka dari Muhammad dari Muhammad berarti menandakan Isra Mikraj itu benar ikhwah sekalian dan sampai sini mudah-mudahan nanti sebentar kita saya masih minta waktu untuk melanjutkan setelah salat zuhur subhanakallahum W biihamdika asadalla astagfirullahubu ilaih wasalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuhamullah Wabarakatuh Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah segala puji bagi Allah subhanahu wa taala juga selawat dan Taslim Besar Muhammad wasam melanjutkan bahasan Abu Bakar radhiallahu Anhu dan kita masuk ke sub judul yang lain masalah peran Abu Bakar di malam hijrah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam J Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam diperintahkan oleh Allah subhanahu wa taala membolehkan para sahabat hijrah ke Madinah pada saat itu Dan Hampir setiap kali sahabat hijrah selalu Abu bakaru minta kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Ya Rasulullah izinkanah saya tapi setiap kali izin pasti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan sabarlah wahai Abu Bakar mungkin Allah akan siapkan teman untukmu maka Abu Bakar pun berkata dalam jiwanya dalam dirinya mungkin saya telah diminta oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk menemani beliau karena beliau masih di Mekah maka hijrahlah sahabat satu demi satu ke Madinah sampai tibanya malam hijrah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu orang-orang Quraisy niat untuk memerangi atau membunuh nabi sallallahu alaihi wasallam setelah mereka kumpul di Darun nadwaah dan mereka sepakat pada saat itu ungun ingin membunuh nabi sallallahu Ali wasallam sebben disebutkan dalam hadis Bukhari maka mereka berkumpul lalu datanglah iblis setan menjelma menjadi manusia kemudian berkata kepada mereka pada saat ide-ide dikumpul dan Abu Jahal mengatakan Lebih baik kita berikan atau keluarkan dari setiap suku yang ada di Makkah yang tidak beriman pada Muhammad anak muda yang paling kuat kemudian dibayar lalu kemudian membunuh Muhammad secara ee bersamaan agar sukunya Muhammad tidak bisa melawan maka setan pun berkata inilah pendapat pada saat itu mendukung pendapat Abu Jahal lalu kemudian terjadilah upaya mereka untuk membunuh nabi su wasallam malam itu sebagaimana sudah kita tahu kisahnya lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya pada saat itu menuru Ali radhiallah anutuk menggantikan beliau di ranjangnya dan beliau di awal malam itu keluar kemudian sambil membaca surah yasinillah kami jadikan di hadapan dan di belakang mereka pembatas sehingga mereka tidak bisa melihat ya maka Allah subhanahu wa taala membuat seluruh musuh-musuh Allah itu tertidur lalu Abu Bakar ke rumah lalu nabi su wasallam ke rumah Abu Bakar dan Aisyah menceritakan dalam hadis Bukhari bahwasanya nabi sallallahuaihi wasallam datang di waktu di rumah kami yang tidak Biasa beliau datang Maksudnya di awal malam tadi kemudian berkata kepada Abu Bakar wahai Abu Bakar keluarkanlah semua orang yang ada di sini waktu itu kebetulan kata Aisyah Aku sedang ada di situ bersama dengan asma dua-dua ya Saudara perempuan ni tapi lain Ibu sebagaimana sudah saya jelaskan tadi di awal kemudian Abu Bakar mengatakan Ya Rasulullah mereka anak-anak Saya tidak ada masalah lalu kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Hai Abu Bakar Terimalah berita gembira aku telah diizinkan oleh Tuhanku untuk berhijrah maka Abu Bakar pun spontan langsung berkata Ya Rasulullah apakah boleh saya menemani anda maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam iya Allah telah memilihmu untuk menemaniku dan kata para ulama ini adalah pengkhususan Abu Bakar radhiallahu Anhu pada saat itu Allah bisa menyiapkan banyak orang yang mendampingi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu itu Umar Bin Khattab sudah masuk Islam Hamzah sudah masuk Islam sahabat-sahabat yang dikenal sangat kuat secara fisik tapi Allah subhanahu wa taala memilih Abu Bakar dan hanya satu orang ya ada hanya satu orang dan salah satu Rahasianya kata para ulama adalah pada saat orang Safar memang harus memilih orang yang paling jujur paling terpercaya dan memang paling siap ya untuk berteman bersama-sama sebagaimana salah seorang dari tabiin pernah berkata kepada Umar Bin Khattab di zaman khilafahnya beliau Ya saya suka orang ini ditunjuk seseorang gitu kata Umar Apa kau sudah pernah Safar bersama dia kata orang tersebut belum kata Umar Kalau begitu Kau belum mengenalnya Kalau begitu Kau belum mengenalnya ternyata tolong ukur sifat asli seseorang itu kelihatan pada saat Safar ya Safar itu nanti dibutuhkan pengorbanan harta pengorbanan waktu Mengalah dari teman mungkin ada hal-hal yang berbahaya maka dia berkorban untuk teman-temannya itu semua ada hal-hal yang berhubungan dengan Safar dan tidak gampang biasanya ada orang pada saat hadir lawan daripada Safar ya itu mereka baik-baik saja tapi pada saat Safar kelihatan sering emosional tidak mau membayar makanan kadang-kadang ada yang nginap di penginapan tidak mau bayar penginapan maunya terus nebeng sama temannya dan segala hal tidak mau tahu kalau ada bahaya dia melakukan masalah-masalah sehingga temannya pun terjerat dan banyak hal-hal yang terjadi maka di sini Allah subhanahu wa taala memilih di antara semua sahabat walaupun ada yang kuat secara fisik Abu Bakar sebagai pendamping nabinya Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kita lihat kira-kira apa yang Abu Bakar lakukan sehingga Ya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Dipilihkan oleh Allah sebagai pendampingnya adalah dia atau Abu Bakar itu sendiri dikatakan oleh Aisyah maka aku melihat Ayahku Abu Bakar menangis ya karena senangnya pada saat itu karena gembiranya dia yang disuruh Nani Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang belum pernah kata Aisyah Aku melihat seseorang menangis karena senang seperti itu lalu Abu Bakar pun mengatakan Ya Rasulullah aku sudah siapkan di belakang rumah ini dua ekor unta dengan persiapannya maka silakanlah tunggangin salah satunya dan saya akan jalan bersama anda lalu Abu Bakar mengatur strategi yang sangat luar biasa Dia menyuruh asma ya pada saat itu dan Abdullah anaknya ee ee ee untuk jalan ya untuk dan dan Abdurrahman pada saat itu ya untuk Ee Jalan dan mencari informasi tentang orang-orang Quraisy lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh agar Hijrah ya yang tadinya ke Madinah itu tadinya ke arah utara Jazirah Arab sekarang ke arah selatan jadi lawannya ya jadi Madinah itu berada di utara Jazirah Arab tapi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak ke arah sana karena tahu kalau Quraisy akan mengejar maka beliau kegar tur gua t yang berada menuju ke arah selatan atau ke arah Yaman ya ke arah Kita di Indonesia sebenarnya ke bawah lalu mereka pun tinggal di garur lalu e lalu eh Abu Bakar pun menyuruh Amir bin fuhhaairah salah satu budak yang dibebaskan oleh Beliau yang masuk Islam juga e menggembalakan domba menyuruh mengikuti unta nabi sallallahu alaihi wasallam dengan Abu Bakar agar bekas-bekas kaki untanya diinjak oleh gembalaan Abu Bakar dan tidak kelihatan oleh Quraisy ringkas cerita yang kita ingin sampaikan adalah peran Abu Bakar pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tiba di guah tur dalam hadis sahih riwayat Bukhari dijelaskan maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dilarang oleh Abu Bakar untuk masuk eh Mohon maaf ini disebutkan dalam asar yang sahih tidak disebutkan dalam sahih Bukhari tapi disebutkan dalam buku-buku sar yang sahih Ya semua buku-buku hadis menyebutkannya sebagai arar asar ini dinukil dari para sahabat gitu kan Kalau hadis seperti dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka disebutkan dalam arar yang sahih bahwasanya Abu Bakar radhiallahu Anhu sebagaimana ditungkil oleh Abu qasim albaghawi dalam kitab beliau melalui Ibnu Abi mulaikah bahwasanya Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada saat berangkat ke guah Hira bersama Abu Bakar kemudian Abu Bakar ya seringkiali berjalan di depan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kadang-kadang beliau gelisah pindah ke belakang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kadang-kadang beliau gisah ke sebelah kanan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kadang-kadang beliau gelisa ke sebelah kiri Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam terus begitu lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan tenang tetap membaca al-qur'an di atas untanya kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melihat gerak-gerik Abu Bakar yang sangat banyak maka berkatalah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ada apa wahai Abu Bakar kata Abu Bakar Ya Rasulullah kalau saya sedang berada di depan anda tiba-tiba Saya khawatir kalau ada musuh menyerang anda dari belakang maka saya ke belakang Anda kemudian kalau saya sedang di belakang anda Saya khawatir Nanti musuh ada di belakang di sebelah kanan anda maka saya ke sebelah kanan Anda pada saat sebelah kanan Saya khawatir Musuh datang ke sebelah kiri anda maka saya sebelah kiri anda maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Tenanglah wahai Abu Bakar Sesungguhnya Allah bersama kita tapi pelajaran besar bagaimana Abu Bakar Memang luar biasa bukan hanya sekedar mendampingi atau bersafar bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tapi siap berkorban dan tidak ingin sedikit pun pun menimpa Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada saat itu dan riwayat yang lain menjelaskan bahwasanya pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan Abu Bakar tiba di di garur sebuah lubang gitu kan kemudian nabi Abu Bakar berkata Ya Rasulullah jangan masuk dulu jangan masuk dulu lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Abu Bakar masuk duluan kemudian Abu Bakar menutupi lubang-lubang yang ada di situ dengan bebatuan dan juga dengan kain-kain yang dia bawa gitu kan tinggal tersisa dua buah lubang yang tidak bisa lagi Ditutup sama dia biasanya lubang-lubang dig guat ini ada ular atau Kal jengking gitu kan maka Abu Bakar pun dalam asar ini dikatakan meletakkan Kedua telapak kakinya di lubang tersebut Lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dipersilakan masuk oleh Abu Bakar lalu AB Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pun tidur di paha Abu Bakar tidur di paha Abu Bakar pada saat sementara Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidur di paha Abu Bakar maka kaki Abu Bakar disengat oleh binatang tadi tapi tidak disebutkan kalah jengking atau ular dan Abu Bakar kesakitan Tapi beliau tidak menggerakkan sedikit pun pahanya karena tidak mau Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam terbangun dari ya Alaihi salatu Wasalam lalu Abu Bakar pun Karena tidak tahan lagi menangis dan tetesan air matanya jatuh ke wajah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka nabi pun terbangun lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan ada apa wahai Abu Bakar Abu Bakar berkata Ya Rasulullah kakiku disengat oleh binatang buas maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Angkatlah lalu Beliau meludahinya dan akhirnya sembulah kaki Nabi eh kaki Abu Bakar radhiallahu Anhu dan ini sebuah kejadian yang luar biasa dari pada saat Safar ee Nabi Sallallahu alaihi wasallam bersama Abu Bakar kemudian kita pindah ya kisah demi kisah poin demi poin ini dalam arti kata yang terlibatnya Abu Bakar di situ keteladanan Agung dari kejadian perang Badr dan ini sudah saya jelaskan tadi sedikit mukadimahnya dalam disebutkan dalam tarik khulafa Ya tarik khulafah ini sebuah buku yang masyhur berbicara tentang khalifah-khalifah Islam didukil sebuah arar bahwasanya Ibnu Sirin berkata Abdurrahman IBN Abi bakar yang saya bilang tadi belum sempat masuk Islam di Makkah lalu sempat ikut dengan pasukan Quraisy di Badar kemudian dia berkata waktu masuk Islam kepada ayahnya sungguh aku melihatmu mengincarku tapi aku selalu menghindarimu aku tidak mau membunuhmu Abu Bakar berkata Adapun aku jika engkau mengincarku maka aku akan menghadapimu dan aku akan membunuhmu ya dalam hadis ini disebutkan Bagaimana peran Abu Bakar radhiallahu Anhu memberikan pelajaran kepada kita semua bahwasanya kalau dalam peperangan maka tidak ada urusannya lagi dengan masalah anak juga di perang Badar sempat dapat pujian ya dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya Jibril dan Mikail dua malaikat ini mendampingi Abu Bakar dan Ali dua sahabat na radhiallahu anhuma sebagaimana disebutkan di dalam riwayat Imam Ahmad dan Hakim Dan dia berkaat inalah hadis yang sanadnya sahih dan juga azzahabi mengisyaratkan hadis ini hadis sahih sesuai dengan syarat imam muslim di mana Abu Saleh Al Hanafi dari Ali radhiallahu Anhu Dia berkata dikatakan kepada Ali dan Abu Bakar di Perang Badar oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ma ahikuma Jibril Wal ak Mikail wa Isil malakunim yashadulitalqa yashadusof Jibril bersama salah seorang dari kalian berdua sedangkan Mikail bersama yang lainnya Israfil adalah malaikat yang sangat besar dia ikut menyaksikan peperangan atau Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda hadir dalam barisan bersama pasukan Mujahidin dan ini menembtikan bahwasanya dua sahabat ini punya kedudukan Mulia karena didampingi oleh dua malaikat yang merupakan pimpinan malaikat dan wakilnya Jibril adalah pimpinan para malaikat dan Mikail adalah wakilnya dan ini termasuk malaikat yang tidak akan binasa sebagaimana disepakati Jur ulama sampai hari kiamat nanti yang masuk dalam firman Allah subhanahu wa taala auzubillah minasyaitanirrajim Faza nufha F fwatiard illyaallah alayah kalau seandainya ditiup sangkakala yang pertama maka semua yang di langit dan di bumi akan saik saik itu akan mati kecuali yang Allah inginkan kata para ulama TS Yang diingingkan adalah Jibril Mikail Israfil ini malaikat-malaikat yang tidak akan kena sangkakala tersebut tidak mati begitu pula Bidadari dan bidadari di surga dan juga penjaga dari surga dan E dan dan neraka dari malaikat Malik dan juga Ridwan kemudian juga disebutkan keteguhan Abu Bakar di dalam peperang-peperangan bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam seraing Perang Badar Ibnu qayyim aljauzi berkata Abu Bakar berkata begitu tengah ya begitu Teguh layaknya gunung pada saat Perang Uhud di sisi Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan melindungi beliau sallallahu alaihi wasallam pada saat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengirim sekelompok pasukan ke Bani fazara pada tahun ke-7 Hijriah dipimpin oleh Abu Bakar maka pasukan ini mendatangi mata air meraih rampasan perang dan tawana lalu pulang dengan selamat Perang Tabuk juga begitu perang yang sangat sulit bagi kaum muslimin Panji muslimin dipegang oleh Abu Bakar jadi Abu Bakar ini bukan karena mertua Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bukan karena hanya sahabat yang dituakan kemudian tidak dikasih peran justru diberikan Panji Peperangan Dan kita sudah tahu di zaman dulu ikhwah dan akhwat sekalian kekuatan pasukan itu ada di Panji peperangan jadi ada di benderanya kalau bendiranya jatuh berarti pasukannya kalah ya seper jadi diberikan Panji itu adalah orang-orang yang terpilih dan kita lihat di sini di peperangan-peperangan diberikan Panji kepada Abu Bakar ya disebutkan oleh Ibnu qayyim dan juga tadi di beberapa peperangan baik di uhud ya di perang di tahun 7 Hijriah mohon maaf di tahun 7 Hijriah di perang Bani fazara dan juga di Perang Tabuk yang Perang Tabuk ini terkenal 100 km dari Madinah yang memerangi kaum Romawi kemudian perang Hunain juga di mana kaum muslimin pada saat itu sempat terpecah belah dan orang yang yang paling pertama berkumpul di sisi Nabi Sallallahu alaihi wasallam pada saat nabi mengatakan Ana nabiyu la kadib Ana Ibnu Abdul Muthalib ya saya adalah nabi yang benar tidak perlu kalian ragu dan saya adalah anaknya Abdul Muthalib maka halumma ilaiya berkumpullah kepada kalian kepada kepada saya pada saat itu orang-orang muslim banyak bersebar gitu kan lalu Abu Bakar datang dan orang pertama menemui Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian Abu Bakar juga disebutkan ya keduduk beliau Pada saat sulhu hudaibiyah sulh hudaibiyah ini adalah kesepakatan antara Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan orang-orang Quraisy Waktu itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengajak sekitar 1000 orang sahabat untuk haji ya untuk Haji pas tiba di hudaibiyah orang-orang Quraisy Mekah tahu dan ini terjadi tahun 7 Hijriah pada saat itu mereka tahu bahwasanya ya apa namanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam makan Haji maka ditahanlah di hudaibiyah tidak boleh muslimin masuk lalu diutuslah Salah satu tokoh Quraisy untuk datang mengadakan perdamaian ditulislah perdamaian tersebut di depan Nabi Sallallahu alaihi wasallam bersama Abu Bakar dan sahabat-sahabat nabi yang lain semua sahabat-sahabat nabi termasuk Umar waktu itu marah ya sempat marah dengan orang-orang Quraisy dan sempat menyampaikan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ya Rasulullah Dalam riwayat hadis Bukhari berkata Ya dikatakan sebentar saya lihat ini diriwayatkan Imam Bukhari Iya dalam kitab asyurut ya bahwasanya AB Umar pernah berkata kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ya Rasulullah Bukankah Anda Rasulullah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Iya bukankah kita benar kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Iya Bukankah orang-orang Quraisy itu salah kafir kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Iya baik Kenapa kita harus mengalah Kenapakah harus kita biarkan agama kita terhina karena orang-orang Quraisy itu itu memberikan syarat ikhwah sekalian bahwasanya muslimin tidak boleh masuk Makkah tahun ini tahun depan dan tidak boleh ada peperangan selama 10 tahun mereka harus pulang dalam kondisi sudah berihram pulang dan itu penghinaan gitu kan maka Umar berkata Ya Rasulullah Kenapa kita harus diam perangi aja mereka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam saya benar utusan Allah dan saya ya tidak bisa melanggar apa yang telah Allah perintahkan pasti kata Umar Bukankah Ya Rasulullah Anda janji kami akan masuk ke Makkah dan tawaf kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam benar tapi apakah saya janjikan kepadamu Hai Umar kau akan tawaf tahun ini kan tidak tapi pasti Umar setelah tahun ini kau akan masuk tawaf di situ gitu kan lalu Abu Umar pun masih merasa kesal maksudnya Ya Rasulullah a de kita perang gitu dan para sahabat-sahabat pun pada saat itu juga berharap begitu jumlahnya 1000 banyak walaupun tidak bawa senjata gitu lalu dia datang kepada Abu Bakar Abu Bakar waktu itu tidak hadir pembicaraan antara Umar dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Abu Bakar pun lalu datangi oleh Umar Umar berkata Hai Abu Bakar Bukankah Rasulullah betul Bukankah ini Muhammad benar utusan Allah kata Abu Bakar Iya bukankah kita dalam keadaan benar Abu Bakar mengatakan Iya jadi di sini ulama mengatakan Lihatlah persamaan pendapatan pendapat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan Abu Bakar tertampa Abu Bakar lihat Abu Bakar ucapin ini betul-betul karena kejujurannya dan sidiknya terhadap wahyu Allah maka berkata Umar Bukankah ya mereka dalam keadaan sesat dan kafir kata Abu Bakar Iya baik kenapa kita tinggal diam Kenapa kita enggak perangin mereka gitu kan lalu kata kata Abu Bakar mengatakan dia adalah utusan Allah dan dia tidak mungkin melanggar perintah Tuhannya jadi Subhanallah apa yang Nabi ucapkan Abu Bakar ucapin padahal Abu Bakar tidak tahu Nabi ucapin itu gitu kan di Kema yang berbeda lalu kata Umar baik Bukankah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Nabi Muhammad telah menyajikan kepada kita kita akan tawaf kata Abu Bakar benar tapi apakah kau dijanjikan tahun ini Hai Umar tidak tapi Kau pasti akan masuk dan tawaf setelah tahun ini Subhanallah kata Umar aku tidak menemukan seseorang yang sama dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam seperti Abu Bakar gitu kan Lalu setelah itu ternyata tahun depan ada pengkhianatan terjadi oleh orang-orang Quraisy dan akhirnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh tahun 10 Hijriah itu untuk pembebas kota Makkah dan akhirnya Umar pun masuk ke Makkah tawaf bersama para sahabat dan Umar berkata saya baru menyadari bahwasanya memang pendapat Allah dan rasulnya jauh lebih benar dan saya merasa bersalah dengan perbuatan tersebut Tapi di sini pelajaran bagaimana kesamaan pendapat Abu Bakar dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian kita masuk isyarat-isyarat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tentang khilafahnya Abu Bakar setelahnya jadi tidak dipilih orang lain cuma Abu Bakar saja sebagaimana disebutkan di dalam riwayat Bukhari disebutkan dalam sahih Bukhari bahwasanya jubair bin mim dari ayahnya ia berkata seorang wanita datang kepada nabiallahui wasam dan beliau memintanya untuk kembali lagi kepadanya maka itu berkata Bagaimana kalau saya kembali nanti setelah anda meninggal aku tidak menemui Anda Anda sudah meninggal kata nabiah Alaihi was maka engkau menemui abuakau men aku gal kokok kembali datangilah Abu Bakar Ini kata ulama isyarat yang sangat jelas Abu Bakar mereka akan menjadi khalifah setelah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ibnu Hajar berkata dalam Fatih menjadikan hadis ini Dalil yang menunjukkan bahwasanya Abu Bakar merupakan khalifah setelah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah sahih dan benar tetapi hanya sebuah isyarat saja memang tidak menunjukkan secara langsung tapi yang jelas riwayat ini menjelaskan memang setelah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meninggal maka Abu bakarlah yang diangkat oleh para sahabat kemudian juga waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam akan meninggal dunia dalam riwayat yang sahih riwayat ini disebutkan oleh Imam Bukhari dan juga imam muslim bahwasanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sempat pinsan dan berkata kepada Aisyah wahai Aisyah perintahkanlah Abu Bakar agar menjadi imam salat maka Aisyah mengatakan Ya Rasulullah Abu Bakar orang yang suka yang lembut dan suka menangis maka Carilah orang lain coba perintahkan Umar saja lalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pinsan kemudian e Aisyah mendatangi Hafsah lalu berkata Wahai Hafsah katakanlah kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau Abu Bakar itu orang yang suka nangis suruh ayahmu saja Umar Bin Khattab yang lebih jelas suaranya gitu kan suruh dia jadi imam maka waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sadar hafsa pun yabi Sallallahu alaii wasallam mengatakan wahai Aisyah sudah jalan kan belum berita saya Hafsah mengatakan Ya Rasulullah sama pataan Aisyah Abu Bakar orang yang suka menangis bekka lembut hatinya jadi dia suka kalau dengan Ain pasti nangis suruh Umar saja maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sungguh salah pendapat kalian ya Ma itu seperti menghardik ya sungguh kalian wanita sama dengan teman-temannya Yusuf makudnya orang-orang wanita yang pernah memuji-muji Yusuf pikirannya hanya ke situ saja sekitar itu ragu dalam menegakkan kebenaran atau meyakini kebenaran perintahkan Abu Bakar yang akan menjadi pengganti orang mengganti orang menggantiu salat maka akhirnya Abu Bakar pun menggantikan Nabi sahu alaih wasallam untuk salat kemudian dalam riwayat lain juga riwayat Bukhari dari Aisyah berkata Rasulullah su wasam bersabda ketika beliau sakitudud abak ak akitaban akah AB bak hadis ini riwayat Bukhari terjemahannya panggilkan ayahmu wahai Aisyah dan saudaramu Abdurahman sehingga aku bisa menulis sebuah surat karena aku khawatir ada orang yang berharap ada orang yang berharap dan berkata aku lebih berhak untuk menggantikan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam padahal Allah dan dan orang-orang beriman menolak ya kecuali Abu Bakar kecuali Abu Bakar dan ini jelas isyarat dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya Abu Bakar adalah pengganti beliau kemudian kita masuk pada saat meninggalnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Bagaimana ketuguhan Abu Bakar jadi pada saat muslimin sudah berhasil menaklukkan Ummul qura pada tahun 8 Hijriah tahun 8 Hijriah Makkah takluk di tangan kaum muslimin dan pada tahun 9 pala delegasi orang-orang Arab mulai datang dan mengucapkan syahadat gitu kan kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sempat membentuk pasukan ya pasukan dipimpin oleh usamaah bin Zaid gitu kan dan di dalam pasukan itu ada Abu Bakar dan Umar kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sempat berkata kepada Usama wahai Usama kalau kau izinkan maka keluarkanlah abu ar Abu Bakar dikeluarkan dari pasukan lalu menemani Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pasukan ini tujuannya untuk menyerang romawi Ya pada saat itu dan pasukannya besar sekitar ee berjumlah 3.000 mohon maaf 7.000 orang 7.000 dari Mujahidin yang keluar pada saat itu maka pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sempat sakit waktu itu kemudian orang-orang ya khawatir dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka Abu Bakar pun dari pasukan tadi kembali menemani Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melihat keadaan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan Pagi harinya nabi sempat sehat dan Abu Bakar sempat jadi imam dan nabi sempat keluar menjadi makmum di belakangnya kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kembali istirahat dan sakit keras setelah itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meninggal dunia ringkas cerita Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meninggal ini ada sejarah sendiri nabi meninggal dunia Nabi Sallallahu alaii wasallam meninggal dunia lalu orang-orang semua bingung guncang Madinah pada saat itu guncang Madinah sampai Umar Bin Khattab pun menghenuskan pedangnya sambil berkata tidak ada orang yang boleh mengatakan Muhammad telah mati Kalaupun dia pergi dia pingsan maka Tuhannya akan mengembalikannya kalau ada yang mengucapkan maka saya akan tebas lehernya maka orang-orang semua tambah takut bingung Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meninggal Umar pun juga dengan tegas teriak-teriak seperti itu dan orang tahu siapa Umar sahabat terdekat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga setelah Abu Bakar maka Abu Bakar pun datang kemudian melihat wajah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian melihat ternyata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sudah meninggal dunia lalu Beliau mengecup keningnya sambil berkata Ya Rasulullah Allah tidak akan menyatukan dua kematian lagi untukmu dan engkau tidak akan sedih setelah hari ini lalu Abu Bakar pun keluar sambil mengucapkan kalimat yang luar biasa sebagaimana dinukin dalam riwayat-riwayat yang sahih berkata kepada Umar wahai Umar orang yang bersumpah lalu Umar sempat sempat geram gak tahu kalau Abu Bakar yang bicara Umar mengatakan aku pun tetap mengatakan Siapa yang mengatakan Muhammad mati aku akan tebas lehirnya maka Umar Abu Bakar berkata Wahai Umar ala rizkika Tenanglah ya berhenti maka Abu Bakar Umar mengatakan pada saat ada suara lebih tegas lagi di belakang saya saya pun balik ternyata Abu Bakar maka saya Tenangkan diri saya lalu Abu Bakar mengatakan Radiallahu anu kalimat yang masyhur disebut Sebutkan dalam ya sebuah riwayat yang sahih dinukil oleh Imam Bukhari Abu Bakar mengatakan ala mananaudu muhammadan Shallallahu Alaihi Wasallam fa muhammadan wanaudullahallah la yamut waq inakaitun wa inahumitun waq Muhammad ill rqulqikum kata Abu Bakar siapun yang menyembah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam maka ketahuilah Muhammad telah mati dan Siapa yang menyembah Allah Allah itu hidup dan tidak akan pernah mati serta Abu Bakar membaca firman Allah yang berbunyi wahai Muhammad Kau pasti mati dan semua juga akan mati setelahmu serta firman Allah Muhammad tidaklah kecuali seorang rasul yang telah berlalu sebelumnya rasul-rasul Allah kalau dia mati atau terbunuh di medan perang Maka apakah kalian akan meninggalkan agama Allah Siapa yang meninggalkan agamanya Allah maka tidak akan tidak akan berbahaya membahayakan bagi Allah dan Allah akan memberikan balasan bagi orang-orang yang bersyukur kata Umar waktu ayat ini Abu Bakar baca saya tiba-tiba tersungkur atau menyungkurkan kaki saya ke tanah dan menangis dengan tidak bisa tertahan lagi karena menyadari benar Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam telah meninggal dan seakan-akan ayat ini belum pernah saya dengarkan sebelumnya lalu beberapa Sahabat juga menukil dalam riwayat-riwayat yang sahih kami seak akan-akan baru mendengarkan ya baru mendengarkan ayat tersebut setelah dibaca oleh Abu Bakar radhiallahu Anhu Kemudian pada saat itu Abu Bakar ya dibaiat oleh orang-orang Madinah dibaiat oleh orang-orang Madinah waktu itu sempat simpang siur nih siapa yang akan dibaiat orang-orang Anshar sempat kumpul di Bani tsqifah kemudian mereka mengatakan Ayo kita memimpin ya Saad IBN ubadah pemimpin mereka kita pilih jadi khalifah lalu Abu Bakar dan Umar segera menuju ke Bani tsakifah bersama dengan abu Ubaidah lalu keluarlah ya keluarlah mereka bersama bertiga bertiga ke sana lalu kemudian berkata Umar saya akan ceramah saya akan bicara kata Abu Bakar sebentar wahai Umar kata Umar kata Abu Bakar wahai kaum Anshar Kami adalah pemimpin orang-orang Muhajirin karena Allah telah mendahulukan kami dalam FirmanNya ya wasabiqual aalun Minal Muhajirin Wal Anshar Muhajir dulu baru Ansar dan kalian orang-orang Anshar adalah wakil-wakil kami jadi ada Raja ada wakilnya gitu kan kalian wakil kami lalu berkata orang-orang Ansar ada sebagian mengatakan kami tidak setuju Kami ingin pemimpin dari kalian dan pemimpin dari kami lalu Abu Bakar pun mengatakan tidak bisa pemimpin cuman satu dari orang-orang Makkah Muhajirin dan kalian adalah menteri-menterinya lalu berkatalah Abu Bakar saya menunjuk saya menunjuk untuk kalian orang yang paling dipercaya ole Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam inilah Umar ya Pilihlah Umar maka Umar pun mengangkat memegang tangan Abu Bakar mengatakan tidak demi Allah kami tidak akan pernah ya terpilih satuun di antara kami sementara kamu ada wahai Abu Bakar maka saya wahai muslimin membaiat Abu Bakar Apakah kalian setuju maka seluruh muslimin pun mengangkat tangannya dan mengatakan kami membayat Abu Bakar dalam riwayat Bukhari yang lain dikatakan ikhwah sekalian bahwasanya ya Umar berkata Apakah ada di antara kalian yang berani mendahului Abu Bakar sementara Abu Bakar itu yang telah ditunjuk oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jadi imam kalian pada saat nabi sakit ya maka Adakah yang berani maju ada yang berani maju silakan silakan maju baiat dirinya maka mereka semua mengatakan orang Ansar dan ini tanda keimanan mereka tentu di buku ini juga ada disebutkan Fadilah Ansar tapi saya tadi tidak Sebutkan ya secara khusus mereka luar biasa dari sisi iman mereka mengatakan kami tidak mungkin mendahului Abu Bakar setelah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruhnya jadi imam maka dibaiatlah Abu Bakar pada saat itu ada kejadian besar ikhwah sekalian pada saat Abu Bakar menjadi khalifah yang paling pertama beliau lakukan adalah pada saat itu suku-suku Arab banyak yang murtad banyak yang murtad meninggalkan agama Islam ada yang murtad ada yang mengaku nabi sendiri seperti ya orang-orang yang muncul musailam alkadzab kemudian ada juga yang menolak membayar zakat muslim tapi tidak mau zakat lagi zakat khusus untuk Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu itu jadii keadaan Madinah sedih meninggalnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pasukan juga terbatas bayangkan kalau semua suku-suku Arab banyak yang murtad gitu kan maka Abu Bakar pun mengatakan pasukan usyr pasukan yang telah dibentuk oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang sudah keluar dari pinggir kota Madinah di keluar kota Madinah ingin menyerang Romawi gitu kan itu kata AB kata Abu Bakar saya tetap akan mengirimnya kata Umar ya Abu Bakar Madinah sekarang akan diserang ya ini bahaya banyak orang yang murtad kenapa kita tidak tarik pasukan itu bertahan dalam Madinah mengirim dai-d kepada mereka ini pendapat Umar apa kata Abu Bakar wahai Umar saya tahu dulu kamu di zaman Jahiliyah adalah orang yang sombong dan sangat kekar Kenapa kamu jadi pengejut setelah masuk islam Gitu kan Bukankah agama ini sudah sempurna Bukankah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam telah membentuk pasukan Usama demi Allah saya tidak akan melepas ya tali yang telah di di disampul oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam disimpul oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka saya tetap akan utus pasukan tersebut dan tetap akan menyerang apa yang telah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam suruh Serang maka kata Umar Saya tidak melihat kecuali Allah telah membuka dada Abu Bakar maka pasukan pun tersebut keluar lalu apa yang terjadi ikhwah sekalian seluruh suku suku Arab yang dilewati oleh pasukan usamaah bin Zaid ketakutan gitu kan dan mereka berkata pasukan banyak ini 7.000 orang tidak akan keluar dari Madinah dari sarangnya kecuali di dalam sarangnya pasti lebih banyak pasukannya padahal sebenarnya lagi lemah Madinah maka akhirnya Jazirah Arab menjadi tenang makanya para ulama mengatakan Abu Bakar telah mengembalikan Islam di Jazirah Arab dan selama Islam berjaya sampai hari kiamat jzar maka Abu Bakar panen pahalanya karena tetap mengirim pasukan usyrah pasukan yang telah dibentuk oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian kita lihat pada saat Abu Bakar jadi khalifah ikhwah sekalian apa khotbahnya apa yang disampaikan dan mana khalifah-khalifah kita sekarang yang mana presiden-presiden kita yang berkata seperti ini ya perkataan yang luar biasa sekali lagi Abu Bakar tidak punya ijazah ikhwah khusus masalah ekonomi masalah politik tidak ada sama sekali yang Ada kitabullah was sunnati Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam itu saja kitab yang dibaca cuma satu al-qur'an ini rujukannya dan mengikuti sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak ada yang lain ini di atas segalanya kata dia waktu dia naik di mimbar dan dikhalifahkan beliau mengatakan Sesungguhnya aku telah dipilih sebagai pemimpin kalian Padahal aku bukan orang terbaik dari kalian jika aku berbuat baik maka dukunglah aku jika sebaliknya maka luruskanlah aku kalau ada yang salah luruskan lalu Beliau mengucapkan ini yang jadi garis bawahi ini sifat beliau Siddiq Beliau mengatakan Kejujuran adalah amanah kejujuran terutama dalam mempertahankan agama ini membenarkan Allah dan rasulnya menerima kebenaran dan mempraktikkannya adalah amanah dan kebohongan lawannya adalah khianat orang yang lemah di antara kalian adalah kuat di sisiku sehingga aku mengembalikan haknya kepadanya Insyaallah orang yang kuat di antara kalian adalah lemah di sisiku sehingga aku mengambil hak darinya Insyaallah tidaklah suatu kaum meninggalkan jihad ini garis bawah ikhwah ya wasiat Abu Bakar pertama naik mimbar tidaklah satu kaum muslimin meninggalkan jihad di jalan Allah kecuali pasti Allah akan menimpahkan kehinaan atas mereka ini yang pegang bukunya di halaman 164 ya ya kehinaan di atas mereka tidaklah perbuatan keji jadi di sini Abu Bakar menekankan ya yang kita sayangkan sekarang memang jihad ini hilang dari kaum muslimin hilang betul jadi enggak ada ya nanti betul-betul wilayahnya diserang baru bisa menyerang padahal jihad dalam Islam itu bisa terjadi dua keadaan kalau lagi diserang ini fardu Ain atau memang mau ekspansi Islam Jadi walaupun Islam sedang tidak diganggu itu tetap bisa kita menyebarkan Islam dengan cara nawarin Islam mereka nolak bayar jizah kalau mereka nolak baru berperang jadi jihad itu bisa ter Jadi kapan saja asal ada pemimpin muslim yang memimpinnya Abu Bakar mewasiatkan pada saat jadi khalifah Beliau mengatakan tidaklah satu kaum muslimin meninggalkan jjan Allah kecuali pasti Allah menimpahkan kehinaan atas mereka dihina di mana-mana gak ada yang bisa melawan umat Islam karena memang tidak membiasakan diri dengan jihad itu tidaklah perbuatan keji yang mewabah pada satu kaum kecuali Allah akan meratakan cobaan atas mereka dibiarin maksiat tidak ada yang luruskan maka pasti Allah akan meratakan cobaan taatilah aku selama aku mentaati Allah dan rasulnya ini prinsip dasarnya namun jika aku mendurhakai Allah dan rasulnya maka tidak ada ketaatan untukku atas kalian berdirilah untuk salat Dirikanlah selalu salat dan Semoga Allah merahmati kalian jadi kita lihat di sini Bagaimana khutbahnya yang luar biasa Abu Bakar radhiallahu Anhu di antara khutbah-khutbah yang beliau sampaikan yang masyhur adalah tapi ini setelah beliau jadi jadi imam ya jadi jadi pemimpin dan kita juga perlu tahu ikhwah ini mungkin yang hilang di tengah-tengah kaum muslimin ya pemimpin negara ya di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di zaman khulafa Rasyidin Abu Bakar Umar Utsman Ali nanti kita lihat semua kisah-kisahnya itu memang yang jadi raja pada saat itu mereka adalah Imam Masjid Jami jadi semestinya presiden kita itu kalau mau ikutin hukum Islam itu jadi imam di Istiqlal Li waktu salat subuh zuhur asar magrib Isya yang kedua ya yang kedua yang mesti diketahui adalah bahwasanya mereka memang selalu khutbah Jumat Dan ini juga saya sekalian Ingatkan masjid-masjid Kita sebenarnya tidak harus terlalu banyak Khatib di masjid karena memang dalam Islam itu selama Abu Bakar jadi khalifah 2 tahun 2 tahun khatib Jumat tidak pernah diganti ya kecuali memang dalam peperangan lagi keluar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah digantikan khutbah Jumat Umar juga begitu Utsman juga begitu Jadi mereka punya kewajiban makanya mereka harus Alim paham hukum agama mereka menyampaikan di antara khutbah yang menarik dari Abu Bakar adalah Abdullah bin Hakim berkata Abu Bakar berkhutbah kepada kami Dia berkata Amma baad Sesungguhnya aku berwasiat kepada kalian Agara kalian bertakwa kepada Allah memujinya dengan apa yang sesuai dengan kebesarannya menggabungkan antara kecemasan dan harapan artinya selalu cemas jangan sampai azabnya Allah datang nih kalau saya berbuat dosa dan selalu punya harapan besar pasti Allah terima amal salehnya selalu memohon kepada Allah tanpa kenal Jenu ya selalu tidak pernah putus asa minta kepada Allah Sesungguhnya Allah Taala telah memuji Zakaria dan keluarganya dalam FirmanNya dalam surah alanbiya ayat 90 audzubillahim minasyaitanirrajim innahum Kanu yusariuna fil khairati waaduna RAB wahaba wahnu Wu Lana khasiin sungguh mereka selalu bersegera dalam mengerjakan kebaikan dan mereka berdoa kepada kami dengan penuh harap dan cemas dan mereka orang-orang yang khusyuk kepada kami Wahai hamba-hamba Allah kata beliau ketahuilah bahwa Allah telah menggantungkan haknya kepada diri kalian dia telah mengambil perjanjian dari kalian atas hal itu dia memberi dari kalian yang sedikit lagi fana dengan yang banyak lagi kekal maksudnya dunia ditukar dengan akhirat ini adalah kitabullah al-quran keajaib B kimannya tidak pernah habis cahayanya tidak akan pernah padam benarkanlah kata-katanya patuhilah kitabnya dan ambillah cahaya darinya untuk hari kiamat dia hanya Allah hanya menciptakan kalian untuk beribadah kepadanya dia mengutus para malaikat alkiram alkatibin maksudnya rqib dan Ati kepada kalian mereka mengetahui apa yang kalian lakukan kemudian ketahuilah Wahai hamba-hamba Allah kalian hilir mudik di dunia ini pagi dan petang kepada sebuah ajal yang ilmunya tidak kalian ketahui jika kalian mampu pada saat ajal itu tiba sementara kalian dalam sebuah amalan karena Allah karena Allah mau amalan itu maka lakukanlah namun kalian kalian tidak akan mampu demikian kecuali dengan pertolongan Allah maka berlumbalah mendahului ajal kalian yang masih tersisa waktunya sebelum ia habis sehingga ia mengembalikan kalian pada perbuatan buruk kalian artinya kalau kalian tidak beramal saleh pasti akan berbuat buruk otomatis orang kalau tidak berbuat baik pasti berbuat buruk tidak tidak ada tengah-tengahnya tidak ada gabungan antara keduanya maka berarti baik atau buruk kalau kalian tidak berbuat baik maka kalian akan berbuat buruk dan kalau ajal kalian datang kalian akan menyesal sesungguhnya suatu kaum menyerahkan ajal mereka kepada orang lain dan mereka melupakan diri mereka sendiri sayang sekali beliau bilang banyak sekali orang gitu kan yang menyerahkan hidupnya Serang orang ribut ya menyerang orang lain menyusahkan orang lain tapi seakan-akan gampang membunuh orang tapi dia lupa dia pun akan mati ajalnya kata Beliau saya sarankan jangan kalian meniru mereka bersegeralah bersegerahlah Selamatkan diri kalian karena di belakang Kalian ada pemburu para malaikat yang bergerak Gesit dan urusannya pun sangat cepat pada saat mencabut ruh gitu kan jadi ini wasiat yang luar biasa dari Abu Bakar radhiallahu Anhu Beliau juga pernah berkhutbah dalam riwayat yang lain ini semua disebutkan dalam sifatus shfwaah juga maarimul Akhlak buku-buku Yang Mulia menulis tentang arar sahih menurut Abu Bakar assiddiq pernah berkhutbah di hadapan kaum muslimin Dia berkata Wahai manusia hendaklah kalian malu kepada Allah demi Allah aku tidak keluar untuk sebuah keperluan buang hajat sejak aku membaiat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kecuali aku menutup kepalaku karena aku malu kepada Allah subhanahu wa taala jadi Abu Bakar selalu menaruh ada jubah di atas kepalanya itu Justru karena malu kalau kepalanya dilihat oleh Allah subhanahu wa taala sampai pada tingkat itu malunya dengan Allah kata para ulama menenggapi kisah ini atau penyampaian ini kalau kepalanya saja rambutnya dia malu dilihat oleh Allah Azza waajalla malu dengan Allah rasa malunya maka Bagaimana kalau dia bermaksiat kepada Allah Abu Bakar tidak pernah melakukan hal tersebut kemudian potret Cemerlang dari ketawaduan beliau radhiallahu Anhu tawadu berarti merendahkan diri disebutkan Abu Bakar biasa memerah susu ikhwah sekalian jadi Abu Bakar sebelum jadi khalifah suka myemerah susu bagi anak-anak kecil tetangga-tetangga rumahnya dan ini disebutkan di dalam usud gabah dan Ibnu Katsir mengatakan ini adalah redaksi yang Hasan serta riwayat didukun juga dengan riwayat-riwayat yang lain yang sahih ya disebutkan dalam banyak buku tetap di rumahnya saja tetangganya berkata Sungguh anak-anak kecil bilang sudah enggak ada lagi yang perahkan kami susu lalu Abu Bakar mendekati mereka sambil berkata pasti ada yang perahkan dan saya demi Allah tidak akan mengubah perilaku saya yang baik sebelum saya jadi khalifah setelah saya jadi khalifah tetap saya akan lakukan maka Abu Bakar pun mendatangi anak kecil yang ngomong sambil berkata kamu mau susu yang berbui atau susu yang tidak berbui maka anak itu kadang-kadang mengatakan pada hari satu hari mengatakan yang berbui hari besoknya dia mengatakan tidak berbui dan Abu Bakar terus memerahkan susu mereka sampai beliau meninggal radhiallahu Anhu jadi memerah susu untuk tetangganya yaitu pada saat beliau menjadi khalifah dan ini luar biasa Umar berkata satu waktu juga aku selalu mendatangi ya rumah seorang janda dan berusaha untuk berbuat baik pada janda tersebut Setiap hari aku datang selalu aku selalu didahului seseorang pasti kalau aku mau datang mau siapin makan sudah ada makanannya n mau bersihin rumahnya sudah di bersihin rumahnya Mau masakin sudah masak ada orang masak dia terus telusuri dan dia tanya orang yang punya rumah siapa itu yang datang mengurus Anda orang yang punya rumah bilang saya enggak tahu janda buta matanya ada seseorang sering datang Lalu Umar satu waktu sembunyi-sembunyi ingin mencari tahu dia datang lebih cepat ternyata dia temukan Abu Bakar yang melakukannya maka dia mengatakan Oh ternyata kamu orangnya wahai Abu Bakar sungguh wahai Abu Bakar Kau akan meletihkan orang-orang yang datang setelahmu maksudnya khalifah yang datang setelahmu akan sulit mengikutimu gitu kan karena luar biasa perbuatannya kemudian Abu Bakar juga pernah waktu mengutus pasukan disebutkan di dalam hadis yang diriwayatkan Baihaqi dan juga ini diriwayatkan oleh Ibnu akakir ya dengan sanad yang Hasan bahwasanya Said IBN musayyib seorang tabiin berkata ketika Abu Bakar radhiallahu mengirim bala pasukan tentara ke Syam dia mengangkat Yazid bin Abi Sufyan Amru Bin Ash dan surahbil bin Hasanah sebagai panglima perang dan mereka semua bertiga mengendarai kuda sementara Abu Bakar waktu itu jadi khalifah berjalan kaki di samping kuda-kuda mereka lalu mereka bertiga berkata Abu Bakar mengantar sampai ke taniattil Wada tempat pintu keluarnya Madinah maka mereka berkata Wahai khalifah rasulillah Anda berjalan kaki sementara kami berkendaraan maka Abu Bakar menjawab Sesungguhnya aku berharap pahala dari Allah karena langkah-langkahku di jalan Allah Ya bagaimana bisa ini luar biasa kadang-kadang kita bandingkan kalau dengan presiden kita sekarang dia mau lewat dikosongin Jalan dipinggirin orang gitu ya kan disuruh pindah semua demi untuk dia apa haknya dari mana haknya dia melakukan hal tersebut Abu Bakar jalan di sebelah kuda pasukan yang dia kirim dan jalan kaki bersama mereka dia jalan kaki dan dia tidak mau menggunai kendaraan bukan cuma mendahului mereka ya bukan cuma menyuruh mereka pindah tapi malah Abu Bakar jalan di sebelahnya bahkan di dalam hadis lain dikatakan Abu Bakar berkata aku ingin agar langkah-langkahku ini walaupun aku tidak hadir bersama kalian di medan perang dicatat pahala oleh Allah subhanahu wa taala sebagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam men utkan di dalam hadis setiap langkah di jalan Allah akan diberikan 1000 pahala dihapuskan 1000 dosa dan diangkatkan 1000 derajat di surga nanti ini contoh daripada Abu Bakar kemudian contoh yang lain dari keadilan Abu Bakar tadi itu adalah ketawaduan keadiran Abu Bakar radhiallahu Anhu dikatakan bahwasanya Abu Bakar oleh Aisyah radhiallahu anha dalam hadis yang sahih riwayat ya disebutkan oleh Ibnu sa'ad dalam at-tabaqat dengan sanad yang sahih bahwasanya Aisyah berkata Ayahku Abu Bakar membagi Fai Fai ini ikhwah sekalian pendapatan negara jadi ini perlu kita tahu juga di dalam Islam itu kalau ada berdiri Negara Islam dan ada pendapatan negara pendapatan negara itu dibagi rata kepada masyarakat memang sudah begitu hukum Islam Jadi sebenarnya dalam islam itu tidak ada pajak sebenarnya gitu kan kita kan sekarang malah diambil pajak dan diambil dari pendapatan masyarakat lalu dibayarkan ke negara semestinya yang dilakukan dalam hukum Islam kalau hukum Islam ya Negara Islam maka bukan pajak tetapi yang ada adalah Fai pendapatan negara dihitung oleh negara dan paling banyak terjadi dari jihad memang dari harta rampasan perang diberikan dan juga penjualan produk-produk dari ekonomi negara kemudian dihitung dikeluarkan kebutuhan negara pada saat itu lalu sisanya dibagi ke rata sebagai kepada masyarakat dan Abu Bakar kata Aisyah r an membagi rata Fai di kalau di di tahun pertama beliau memberikan kepada setiap hamba sahaya 10 bagian ya di sini tidak disebutkan 10 dirham atau 10 Dinar intinya dibagi 10 dan diberikan juga kepada orang yang bebas 10 wanita 10 laki-laki 10 dan di tahun kedua beliau memberikan masing-masing 20 tanpa membedakan satu sama yang lainnya jadi Abu Bakar di sini membagi rata dengan keadilannya ya kemudian juga sifat Wara ini saya cuplik satu-satu saja Ikhwan sifat Wara ini artinya Wara itu begini Wara itu adalah sifat di mana seseorang lebih peka hati-hati menjaga pelanggaran oleh Allah di jalan Allah subhanahu wa taala seperti pernah Kalau Anda pernah ikutin ceramah Saya pernah saya sampai an kisah Imam Nawawi imam nawawi itu pernah menjaga waraknya pada saat tetangganya kehilangan kambing kehilangan kambing imam nawawi tidak membeli kambing sebulan baik kambing hidup atau Beli daging kambing karena khawatir jangan sampai kambing yang dia beli di pasar daging atau masir itu adalah kambing tetangganya yang dicuri tidak mau makan kambing gara-gara khawatir Itu namanya warak hati-hati sekali jangan sampai makan yang haram ada kisah berhubungan dengan Abu Bakar disebutkan dalam dengan arar yang sahih disebutkan dalam eh tartibul Afwah salah satu karya ditulis oleh Dr Sayid Husein dan juga ada riwayat sahih yang menukil masalah ini dalam riwayat Bukhari ini hadis sahih sebenarnya bahwasanya Abu Bakar pernah memiliki seorang hamba sahaya yang bekerja untuknya Lalu Abu Bakar kebetulan waktu siang hari ketemu dengan hamba saya itu lagi bawa makanan Abu Bakar lalu memakan tiba-tiba makanan yang dibawa memang biasanya dia hidangkan dari hasil kerjanya dikasih lalu hamba saya tersebut berkata Tahukah Anda dari mana ya makanan yang saya kasih ini kata AB bakar tidak kata budaknya biasanya Anda bertanya kepada saya Kenapa sekarang anda enggak tanya kata Abu Bakar Saya lapar dan saya percaya dengan kamu Baiklah dari mana kau dapat makanan Ini kata dia tadi waktu saya lagi melewati satu kaum ada satu kaum kaum ini jahiliah bukan orang Islam lalu saya berpura-pura menjadi dukun Ya saya pura-pura tahu sesuatu lalu mereka saya terk-terk dan saya berbohong kemudian mereka memberikan imbalan maka inilah yang anda makan dalam hadis ini dalam riwayat ini dikatakan Abu Bakar lalu mengorek mulutnya dan mengeluarkan makanan tersebut tampai tidak tersisa dalam riwayat lain dikatakan ada seseorang melihat Abu Bakar itu mengorek mulutnya dan tidak keluar orang itu mengatakan tidak bisa keluar kecuali Anda masukkan di dalam mulutnya gitu kan e di dalam mulut Anda air maka Abu Bakar meminum air lalu kemudian mengorek dan memaksanya keluar dan ini ulama memasukkan dalam sifat warak Abu Bakar radhiallahu Anhu yang luar biasa Kemudian contoh kelembutan hati dan tangisan Abu Bakar radhiallahu Anhu kata nabi disebutkan dalam riwayat pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meninggal hadis ini sahih diriwayatkan oleh imam muslim Abu Bakar berkata kepada Umar Ayo kita kunjungi Ummu Aiman Ummu Aiman salah satu sahabiat yang sangat tua dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sering berkunjung ke rumahnya gitu kan lalu Abu Bakar dan Umar pun mengunjungi Ummu Aiman lalu Ummu Aiman menangis tiba-tiba lihat Abu Bakar dan Umar kata Abu Bakar dan Umar Kenapa anda menangis S Ummu Aiman Bukankah dengan matinya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berarti Allah memilihkan yang terbaik untuk beliau kata Ummu Aiman saya tidak menangis karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam telah meninggal karena itu memang pasti yang terbaik dari Allah untuk beliau tapi saya menangis karena sekarang Wahyu telah terputus dari langit jadi kita sudah tidak tahu lagi apa yang akan terjadi memang agama ini sudah seurna tapi sudah terputus Wahyu maka Ummu Aiman menangis dan Abu Bakar serta Umar Pun Menangis seketika pada saat itu seketika pada saat itu kemudian contoh zuhud ya Abu Bakar radhiallahu Anhu Abu Bakar terkenal dengan kezuhudannya disebutkan di dalam riwayat alhakim dan bazzar bahwasanya Zaid bin Arqam berkata bahwasanya Abu Bakar meminta air lalu seseorang datang membawa bejana berisi air dan madu ketika mendekatkan di mulutnya dia menangis
Resume
Categories