File TXT tidak ditemukan.
Transcript
Iqv79StCfVA • Kitab An-Nikah #2: Siapa Yang Mampu Untuk Menikah Maka Menikahlah - Ustadz Dr. Firanda Andirja, MA
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2664_Iqv79StCfVA.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrulahu
ala taufiqihi wattinani ashadu alla
ilahaillallah wahdahu la syarikalahuim
wa ashadu anna muhammadan abduhu wa
rasul ridwan allahumma sholli alaihi wa
ala alihi wa ashabihi wa ikhwani.
Hadirin hadirat yang dirahmati Allah
subhanahu wa taala. Kita lanjutkan bab
berikutnya, bab kedua. Quun Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Maninkumul
baah falyatazwaaj.
Siapa di antara kalian yang mampu untuk
menikah maka menikahlah. Faahuil.
Sesungguhnya menikah lebih menundukkan
pandangan
farji dan lebih menjaga kemaluan.
Dan apakah orang yang tidak punya hasrat
untuk menikah boleh menikah?
Ini judul yang panjang dari Imam
Bukhari. Kemudian Al Imam Albukhari
membawakan dalil terkait dengan judul
ini. Beliau membawakan hadis. Beliau
berkata rahimahullah. Qala hadasana Umar
bin Hafs Q haddasana Abi qala hadasana
Amasy Q hadasani Ibrahim an Alqomah.
Qala kuntu ma abdillah. Kata Alqamah
salah seorang tabii muridnya Abdullah
bin Mas'ud ya. Beliau berkata, "Aku
pernah bersama Abdullah bin Mas'ud.
Falaqiahu Utsman biminan." Kemudian
Utsman radhiallahu anhu bertemu dengan
Abdullah bin Mas'ud di Mina. Sepertinya
musim haji.
Waqala ya Aba Abdurrahman. Kemudian
Utsman berkata, "Wahai Abu Abdurrahman
itu kuniahnya Ibnu Mas'ud." Jadi Ibnu
Mas'ud namanya Abdullah bin Mas'ud.
Kuniahnya Abu Abdurrahman.
Maka
Utsman berkata, "Wahai Abu Abdurrahman,
innali ilaika hajah. Saya punya
keperluan kepadamu."
Faqala. Ya, subhanallah. Bagaimana
tawaduknya Utsman ketika itu? Dia
khalifah,
dia amirul mukminin dan dia bilang,
"Saya punya keperluan sama engkau."
Keperluannya apa?
Ternyata dia nawarkan untuk menikah.
Apa kata? Faqala. Ya. Maka mereka pun
berdua. Faqala Utsman. Utsman berkata,
"Hallaka ya Aba Abdurrahman fiwijaka
bikron." Maukah engkau saya nikahkan
engkau dengan wanita gadis
tuzakiruka bima kuntahad agar membuat
engkau mengingat kembali masa lalumu?
Sebah mengatakan bisa jadi ee Ibnu
Mas'ud lagi
tidak beristri atau mungkin kelihatan
bajunya kurang rapi ya atau Utsman ingin
menawarkan aja sebagai bentuk kebaikan
mau nikah lagi enggak?
Dan subhanallah bagaimana tawaran dari
khalifah
amirul mukminin
kepada sahabatnya. Bahkan dia berkata,
"Saya punya keperluan sama engkau." Ya.
Ya, bukan eh ada tawaran bagus nih.
Sini, sini.
Dengan dengan tawadu, dia bilang, "Saya
punya keperluan." Seakan-akan dia yang
sedang memerlukan ternyata dia mau kasih
apa? Hadiah. Hadiah indah dikasih istri
baru. Hadiah indah enggak? Enggak ada
yang berani jawab.
Apakah kenapa ditawarin begitu? Bisa
jadi ada yang mengatakan karena Utsman
melihat mungkin kurang kurang rapinya ya
kurang kurang rapi Ibnu Mas'ud atau
mungkin dia lagi tidak punya apa istri
ya istrinya mungkin bar meninggal atau
lagi pisah. Wallahuam kenapa dia
menawarkan demikian
dan dia berkata tzakkiruka bima kunta
tahad. Agar engkau bisa mengingat
kembali masa lalumu.
Falam Abdullah anna an laisa lahu hajah
ila hadza. Ketika Abdullah bin Mas'ud
merasa tidak perlu menikah, dia lagi
tidak pengin menikah. Asyara ilaiya,
maka dia panggil aku. Faqala, "Ya
Alqamah, wahai Alqamah, muridnya dia
yaitu tabiin. Fantahaitu ilaihi, maka
aku pun datang menemui Ibnu Mas'ud.
Wahua yaakul." Kemudian Ibnu Mas'ud
berkata,
"Amma lain qultaalik." Adapun kalau kau
mengatakan demikian,
laqad q nabi sallallahu alaihi wasallam
rasul sahu al wasallam pernah berkata
kepada kami ya masyarabab wahai para
pemuda sekalian manumul baah falazwad
siapa di antara kalian yang mampu untuk
menikah maka menikahlah wamanam yastati
faalaihium siapa yang tidak mampu maka
hendaknya dia berpuasa fna lahu wija
karena puasa akan
membent bentenginya atau akan mengurangi
ee hasratnya.
Tayib. Hadis ini,
hadis ini menjelaskan tentang
bagaimana
perhatian seorang kawan dengan kawannya.
Kita tahu bahwasanya Ibnu Mas'ud dan
Utsman bin Affan termasuk dari para
sahabat yang masuk Islam di awal-awal
dan mereka berjuang di awal-awal Islam.
Ibnu Mas'ud termasuk orang yang pertama
kali menjaharkan bacaan Al-Qur'an.
ketika dia baca Ar-Rahman kemudian dia
dipukul Ar-Rahman alam Alquran maka dia
dipukulin sama orang-orang Quraisy ya.
Dan Utsman termasuk sahabat yang awal
masuk Islam karena didakwahi oleh ee Abu
Bakar Assiddiq radhiallahu taala anhu.
Jadi mereka sahabat lama. Mereka sahabat
lama dan di antara konsekuensi
persahabatan saling memberi perhatian.
Dan mungkin Utsman melihat suatu yang
kurang rapi pada tubuh
Ibnu Mas'ud. Maka dia nawarkan untuk
menikahkan ya. Maukah saya nikahkan
engkau dengan seorang gadis? Ya.
Ee tzakiruka bima kunta taahad. Untuk
mengingatkan engkau kembali pada masa
lalumu. Kata
kata
saya baca aja ya perkataan Ibnu Hajar.
Beliau berkata
eh
laallahat anudakiraka bima fataka.
Semoga dengan istri gadis bisa membuat
engkau ingat kembali perkara-perkara
yang mungkin sudah luput darimu. Yaitu
hal-hal mungkin kalau sudah lama nikah,
hal-hal hal-hal baru sudah tidak ingat
lagi dengan menikah lagi bisa
ee merefresh kembali hal-hal dulu yang
pernah sudah hilang darimu. Kemudian
kata Ibnu Hajar wu minhu. Maka diambil
dalil dari ini.
bahwasanya
ee berinteraksi dengan istri yang masih
muda menambah semangat.
Jangan marah ibu-ibu ya. Saya cuma baca
doang. Ibu marah sama Ibnu Hajar ya
rahimahullah. Bikhilafi aksiha.
Sebaliknya berbeda. Artinya kalau
dengan yang sudah tua ya tambah lemas.
Fabil aksi dan juga sebaliknya. Cukup
jangan dikomentari.
Inilah kenapa Ibnu apa ee Utsman
mengatakan tuzakiruka bima kunta yaitu
untuk nostalgia kembali masa lalu ketika
kau awal menikah semangat kemudian
ketemu mungkin ee berbicara dengan istri
apa dengan semangat ya maka saya mau
nikahkan engkau lagi dengan ee gadis.
Dan itu biasa orang-orang Arab dahulu
ya. Mungkin kalau sekarang enggak biasa
tapi kalau orang dahulu mereka hal yang
biasa. Makanya, makanya Utsman menikah
dengan ee
apa namanya? Seorang wanita yang masih
ee muda, ya.
Nailah bintul Farfisah. Nailah bintu
Al-Farfisah masih muda. Sebagaimana saya
sudah sampaikan kisahnya ketika menikah,
Nailah masih Nasraniah. Kemudian
akhirnya Nailah masuk Islam karena
menikah dengan Utsman. Ketika bertemu
dengan Utsman, maka Utsman agak malu
karena dia ternyata sudah rambutnya
sudah botak karena usia yang sudah tua.
Maka ketika dia buka sorbannya, dia
bilang, "Ee jangan menyedihkanmu dengan
botak yang ada di kepalaku. Sungguhnya
di balik botak ini banyak ilmu yang akan
bahagiakan engkau." Apa kata Nailah?
"Saya termasuk tipe wanita yang suka
laki-laki botak." Masyaallah,
luar biasa.
Ini malam baru pertemu pertama kali
sudah indah perkataannya. Luar biasa dan
benar. Akhirnya ketika Utsman dibunuh di
hadapan Nailah, Nailah masih muda, masih
Utsman sudah tua sekali maksudnya umur
jarak sangat jauh. Sehingga Utsman
ketika dibunuh
kemudian Nailah dilamar lagi oleh
orang-orang karena terkenal cantiknya.
Dan Utsman kenapa menikah dengan Nailah?
Karena dia dengar Nailah cantik. Karena
ada pegawainya gubernur yang punya istri
cantik. Utsman tanya, "Istrimu itu masih
punya adik enggak?" "Masih, ya."
Biasanya kalau kakaknya cantik, adiknya
juga apa? Cantik. Ini dibolehkan dalam
syariat. Kemudian nikah, akhirnya dapat
Nailah bintul Farfis. Akhirnya Utsman
dibunuh, ditikam oleh Allah di hadapan
istrinya.
Setelah Utsman meninggal dunia, maka
Nailah dilamar oleh lelaki, di antaranya
oleh Muawiyah. Dan Muawiyah ketika itu
siapa? Muawiyah gubernur,
orang hebat ya.
Kemudian Nailah tidak mau ya. Nailah
tidak tidak mau. Kemudian dikenal Nailah
punya gigi yang indah. Dia punya gigi
yang indah. Kalau dia senyum orang
terpesona dengan giginya yang indah.
Wanita terkadang ada yang terkenal
karena lesung pipitnya, mungkin karena
ada belah dagunya, mungkin karena
macam-macam. Wanita punya titik titik
keindahan dia nailah. Titik keindahannya
adalah giginya kalau tersenyum giginya
sangat indah.
Maka akhirnya dia suatu hari ambil batu,
dia pukul-pukul giginya biar berdarah.
Pembantu-pembantunya menyangka dia bunuh
diri. Kata dia, "Enggak." Kata dia,
"Cukup keindahan ini. Yang lihat cuma
Utsman bin Affan radhiallahu taala
anhu." Ini namanya cinta sejati.
Cuma ada dalam novel.
Cuma saya ee nikah ee usia tua dengan
masih gadis hal yang biasa zaman dahulu
bukan hal yang tercela. Sehingga ketika
Utsman melamar ya dikasih aja sama
dikasih aja sama apa orang tuanya enggak
ada masalah. Cuma Nabi juga menikah
dengan Aisyah juga hal yang biasa. Kalau
ini hal tercela di zaman dulu tentu
orang-orang Quraisy akan mencela
Muhammad. Apa itu Muhammad? menikah
dengan gadis masih muda, tapi enggak ada
yang cela. Karena itu hal yang biasa di
ee di zaman itu hal yang biasa bukan
hal. Bahkan kalau kita baca ternyata di
Romawi pun demikian bukan cuma di
artinya secara umum zaman tersebut hal
yang biasa. Hal yang biasa
seperti sekarang kemudian berubah
tradisi. Sekarang orang menikah mungkin
wanita umur 25, 26
ketika ada yang menikah misalnya masih
belasan orang heran karena tradisi sudah
beru berubah. Padahal zaman dulu adalah
hal yang yang biasa.
Sekadar informasi
Tib.
Ee saya kira informasi bukan curhat ya.
Tib. Jadi ee
kata Utsman, "Tudzakkiruka bima kunta
tahad."
agar engkau bisa mengenang masa lalumu
ya, bisa semangat lagi ya, atau ada yang
mengurusimu karena kelihatan mungkin
kurang rapi.
Fungsi istri banyak ya. Fungsi istri
banyak ya. Namanya juga teman hidup ya.
Kemudian tatkala
Utsman kelihatan tidak mau menikah, maka
Utsman panggil Alqamah. Alqamah ini yang
belum menikah ini yang berhak lebih
untuk apa? Menikah. Masih masih muda.
Ibnu Mas'ud sudah tua. Ibnu Mas'ud sudah
tua. Yang lebih utama untuk menikah yang
masih apa mu muda.
Dalam ee riwayat yang lain ketika Utsman
panggil Alqamah, kata kata kata ketika
Ibnu Mas'ud panggil Alqamah, kata Ibnu
Mas'ud, "Ini aja yang kau tawarin nikah
karena masih muda." Maka Utsman berkata
kepada Alqomah, "Ala nuzwijaka? Maukah
saya nikahkan engkau wahai Alqomah?" Dan
ini salah satu ibadah yang agung kita
membantu mak comblang. jadi mak comblang
nikahkan orang dengan
ee pasangan suami istri. Saya kemarin
baru ketemu kawan ada dia tinggal di
Qatar dan dia punya dia imam masjid,
pemilik masjid ini. Kemudian
mengadakan nikah masal saya lupa ada
1000 atau 2000 orang, 1000 pasangan
kalau enggak salah. Saya lupa berapa.
Pokoknya banyak. Dia yang biayai
semuanya.
dia biar semuanya kalau enggak salah
ongkosnya sampai kemudian maharnya apa
semua dia biaya dia biayain
berapa miliar dia keluarkan uang
tersebut ya
jadi membantu orang untuk menikah tuh
berpahala apalagi kemudian orang menikah
setelah menikah kemudian hidup bahagia
punya anak kita yang mencomlangi
insyaallah dapat apa pahala karena kita
menyatukan dua pasangan kemudian seperti
ini Utsman nawar mau nikah enggak saya
menikahkan kau enggak ya apalagi lagi
Alqamah seorang yang saleh. Lihat ada
orang saleh itu nikahnya. Kasihan dia
melamun sendiri di pinggir masjid
daripada ngelamun nikah.
Kalau bisa kita bantu kasih maharnya
kita bisa bantu apanya berpahala. Karena
apa yang kebahagiaan yang muncul setelah
itu kemaslahatan iman takwa yang muncul
setelah itu mudah-mudahan kita dapat
apa? Pahala. Kebiasaan para salaf. Kata
Ibnu Mas'ud ini aja yang kau suruh
nikah.
Tib. Kemudian Ibnu Mas'ud
sebagian riwayat kata Ibnu Hajar, Utsman
mengulangi lagi kepada Ibnu Mas'ud, "Ayo
kau juga nikah."
Jadi Ibnu Mas'ud sudah bilang ini
Alqamah aja. Tapi Utsman masih semangat
pengin saudaranya apa? Menikah. menikah
lagi.
Tapi apa tidak disebutkan apakah setelah
itu Ibnu Mas'ud menikah setelah tawaran
kedua? Wallahuam bawab. Tetapi Ibnu
Mas'ud menyampaikan sebuah hadis
bahwasanya anak muda penting untuk
menikah. Kata Ibnu Mas'ud, "Laq lana
Nabi sallallahu alaihi wasallam ya
masyar syabab." Rasul sahu alaih
wasallam pernah berkata kepada kami
wahai anak-anak muda sekalian. Dan
syabab jamak dari Syabun.
Dan bisa jamak, bisa syabab. Syabun itu
kata singularnya. Adapun pluralnya bisa
syabun itu satu pemuda. Kalau banyak
pemuda bisa syababun, bisa syababatun,
bisa syubban. E tiga jamak. Bahasa Arab
luas. Subhanallah.
Kalau kita pemuda jamaknya apa? Para
pemuda atau diulang? Pemuda-pemuda cuma
doa ya. Kalau bahasa Arab gak syabun
bisa jamaknya syabab, bisa jamakna
syababatun, bisa jamaknya syubban.
Bahasa Arab itu sangat indah.
Ee maka Rasulullah mengatakan, "Wahai
para pemuda dan para pemuda khilaf di
kalangan para ulama, pemuda itu umurnya
berapa sampai berapa?" Yang jelas ketika
masih kecil Ibnu Ib Ibnu Qayyim
rahimahullah dalam kitabnya Tuhfatul
Maud menyebutkan tentang marhalah
manusia
dari dari janin kemudian lahir kemudian
nanti ketika usia 7 tahun disebut
mumayyiz sudah ngerti bisa bedain ya. Ee
makanya ketika sudah mumayyiz maka mulai
dilatih untuk salat karena sudah ngerti
ya sudah. Wupun sebelum 7 tahun jangan
disuruh-suruh salat ya cuma ikut-ikutan
aja. Tapi kalau sudah mulai dilatih
salat usia berapa? 7 tahun. Nanti sudah
usia 10 tahun kemudian sudah akhirnya
mendekati
murahik. Itu sudah mendekati dewasa.
Kemudian biasanya umur 14, 15 sudah ba
balik. Kalau sudah balik sudah mulai
masuk masa muda. Masa muda juga ber
tingkat-tingkat. Yang paling top namanya
asyud. Yaitu paling kuatnya masa muda.
Ada yang mengatakan umur 33 tahun. Oleh
karenanya, wallahuam bisawab,
penghuni surga nanti dibangkitkan di
surga dengan usia berapa? 33 tahun.
Jadi, nenek-nenek yang hadir jangan
sedih. Nanti insyaallah kalau masuk
surga.
Umur berapa, Ibu-ibu? 33 tahun
insyaallah. Jadi semangat
semangat ya. 33 tahun.
Kemudian setelah itu masa muda berlanjut
sampai 40
tahun. Ini puncak pemuda setelah 40
tahun menurun
masa muda. Inilah kekuatan di antara dua
kelemahan. Wallahululladzi
eh
apa namanya? Khalaqakum minfin tumma
ja'ala min ba' min ba'difin quatanma ja
ba'di quatinfan wasaibah. Allah ciptakan
kalian dari kelemahan kemudian kekuatan.
Maksudnya masa muda. Setelah masa muda
kemudian lemah kemudian tua. Ini umur 40
puncak masa muda setelah itu menurun. 40
sampai 50 disebut dengan alkuhulah.
Yaitu marhala bapak-bapak
seperti saya.
Ada Bapak-bapak 46. Saya 46 ya. Nanti
sudah 50 ke atas sudah sikukhah,
kakek-kakek. Coba yang kakek-kakek
angkat tangan jangan menolak takdir.
Angkat tangan coba yang kaki-kakek.
Angkat tangan coba. 50 ke atas coba. 1
2. Saya enggak ada tawaran, cuma mau
tahu aja.
Kalau Utsman bin Affan nawarin saya
enggak. Saya cuma mau tahu aja.
Saya cuma bilang persiapan.
Persiapan menuju pertemuan dengan Allah
Subhanahu wa taala. Sudah tua mau
diapain
tayib. Eh, setelah itu ya sudah kalau
sudah semakin tua semakin tua nanti
aralil umur sudah lewati masa tua sudah
70 80 semakin mulai pikun semakin lemah
semakin seperti kanak-kanakan akhirnya
di hidup perlu dibantu orang.
Kalau seperti itu kata Ibnu Qayyim
kematian sudah dekat. Kematian sudah
sangat dekat. Bab karenanya masa muda
ini sangat dibutuhkan untuk menikah
karena di masa muda itulah gejolak
syahwat menggebu-gebu ya. sehingga dia
mudah untuk tergoda, untuk terjerumus
dalam maksiat dan dia mudah kepo, pengin
tahu, pengin coba-coba itu masa masih
masa muda.
Oleh karenanya Rasulullah memfokuskan
kepada anak-anak muda lebih utama. Bukan
berarti yang sudah tua tidak silakan
menikah. Menikah terbuka sampai kapan
saja. Apalagi para lelaki ee punya
hasrat tidak berhenti sampai meninggal
dunia. Ya, hasrat ada terus ya. Tetapi
hasrat paling menggebu-gebu ketika masih
apa? masih muda dan mereka lebih butuh
untuk bertakwa kepada Allah dengan
menikah. Ya, saya kemarin ditanya ada
ikhwan ada pertanyaan, "Ustaz, anak saya
masih kuliah pengin nikah." Saya bilang,
"Kalau kau mampu bantu anakmu,
nikahkan." Nikahkan. Khawatir dia
terjerumus dalam apa? Maksiat. Terjemus
dalam zina. Kalau kita punya uang, kita
bantu. Orang paling utama kita bantu
anak kita sambil kita bantu kuliah. Tapi
dia sudah punya pertanggung jawab. Nanti
begitu selesai kuliah dia cari kerja,
insyaallah rezeki ada. ada aja ya
daripada dia terjerumus dalam maksiat
jangan kita tahan tahan tahan akhirnya
dia meledak akhirnya punya kelainan
macam-macam ini yang kita khawatirkan
ya masyaras syabab manat minkumul baah
siapa di antara kalian yang mampu untuk
ee
baah albaah ada khilaf secara umum dua
pendapat alba ada yang mengatakan
artinya jimak yang mampu untuk memiliki
kekuatan berhubungan. Bukan orang yang
ee misalnya ya bukan lemah maksudnya
tidak tidak mau berhubungan atau impoten
misalnya ya atau punya penyakit. Tapi
ini yang ada yang mengartikan albaah
maksudnya punya kemampuan untuk
berhubungan intim berhubungan suami
istri ya. Maka menikahlah. Ini pendapat
pertama.
Pendapat kedua yang dimaksud adalah
albaah. Maksudnya yang mampu untuk punya
biaya untuk nikah. mnatuzawaj
yaitu punya kemampuan untuk punya uang
ya. Karena secara umum para pemuda punya
kemampuan untuk berhubungan intim secara
umum. Yang jadi masalah adalah punya
uang atau ti tidak ya. Punya uang atau
tidak. Dan ini pendapat yang lebih kuat
karena setelah itu Rasulullah
mengatakan, "Siapa yang tidak mampu
punya baah maka pua puasalah." Adapun
kalau tidak sejak awal sudah impoten
atau punya penyakit, enggak enggak perlu
puasa karena memang sudah tidak bisa
apa-apa ya. Oleh karenanya pendapat yang
lebih kuat yang dimaksud dengan albaah
maksudnya kemampuan secara ekonomis
untuk apa? Menikah. Siapa yang pemuda
dan dia punya kemampuan untuk kemampuan
ekonomis untuk menikah, maka menikahlah.
Maka menikahlah. Makanya Ibnu Ibnu Hajar
menyebutkan
ee di antara
di antara makna albaah sebagian ulama
menyebutkan adalah dari
tabawu yaitu maksudnya seorang ketika
menikah dia menyiapkan
tempat tinggal buat istrinya. Yang ini
menguatkan bahwasanya makna albaah
adalah kemampuan ekonomi. Apa kata
alkhattabi? Almuradu bil ba nikah wa
asluhu al maudiuladzi yatabawauhu wawi
ilaihi. Asal dari albaah adalah tempat
yang seorang yatabawauhu yaitu
menjadikan sebagai tempat tinggal dan
untuk bernaung.
Ya,
di antaranya mengatakan kata Almazirina
minat marah yubilan. Karena orang
namanya menikah dia harus menyiapkan
tempat tinggal buat apa? Istrinya maka
ini semakin menguatkan bahwasanya makna
alba adalah ekonomi. Siapa yang punya
kemampuan ekonomi maka menikahlah.
Kemampuan ekonomi di sini bukan berarti
harus punya kendaraan, harus punya rumah
sendiri. Artinya dia mampu untuk
menafkahi istrinya. Dia mampu untuk
menyewakan rumah buat istrinya.
menikah enggak usah tunda-tunda. Enggak
usah tunda-tunda. Lain halnya kalau dia
enggak punya apa-apa, dia enggak punya
kemampuan untuk sewa rumah, orang tuanya
juga miskin, ya ini puasa.
Puasa. Tapi kalau dia punya mampu
kemampuan apakah dengan dirinya sendiri
atau dibantu oleh orang tuanya, silakan
menikah. Perkara yang halal. Orang yang
halal membantu dia untuk bertakwa kepada
Allah subhanahu wa taala. Ya. Apalagi
kata Nabi sallallahu alaihi wasallam,
"Man tazwaja faq istakmal nisfa dinihi."
Siapa yang menikah maka dia telah
sempurna setengah agamanya.
Apalagi dapat istri salehah adunya mata
sebaik dunia seluruhnya adalah
kesenangan yang akan sirna. Whairu mata
dunya alatu shah. Dan sebaik-baik
kesenangan dunia akan sir adalah wanita
yang salehah.
Tib. Maka
saya menganjurkan kepada para pemuda.
Saya pengin tahu yang pemuda yang belum
nikah angkat tangan.
Pertanyaan sekarang yang muda sudah
nikah coba angkat tangan di bawah 40. Di
bawah 40 sudah nikah.
Nah, yang di bawah 40 belum nikah. Coba
yang pemuda belum nikah angkat tangan.
Gak ada tawaran cuma pengin tahu.
Alhamdulillah ya. Alhamdulillah banyak
sudah menikah. Alhamdulillah. Kita ini
di Indonesia alhamdulillah mudah untuk
menikah. Di negara lain sebagian susah
untuk menikah. Susah untuk menikah.
Kalau menikah harus punya harta sekian
sekian sekian sekian. Mereka susah untuk
menikah
sampai mereka tua enggak ada istri.
Kenapa? Enggak enggak punya kemampuan.
Maharnya sekian, pestanya sekian. Kita
alhamdulillah Indonesia termasuk apa?
Termasuk murah.
Ringanah. Bukan murah apa? Ri ringan.
Oleh karenanya membantu para pemuda
untuk segera menikah adalah amal saleh.
Amal saleh.
Sudah lama kita enggak dengar nikah
masal. Nikah masal. Nikah massal
mengurangi beban.
bareng-bareng ramai-ramai boleh-boleh
saja seperti dilakukan oleh sebagian
orang ya falatazwaj maka menikahlah
fnahu a lil basar karena menikah itu
lebih menundukkan apa pandangan
ee dan itu benar orang sudah menikah
maka dia hasratnya sudah terpenuhi
sehingga dia tidak memandang yang
macam-macam bahkan dalam hadis jika
seorang melihat wanita yang membuat dia
tergerak syahwatnya, maka hendaknya dia
balik ke istrinya. Sesungguhnya dia akan
mendapati pada istrinya apa yang bisa
meredamkan yang ada dalam hatinya. Ya,
karena kalau seorang sudah menikah
timbul syahwat, dia tinggal pulang ke
istrinya, dia bisa menyalurkan hasratnya
pada tempatnya. Ya, itu Nabi bilang di
zaman dulu yang mungkin jarang wanita
berkeliaran, apalagi zaman sekarang.
Makanya saya bilang kalau ibu-ibu lagi
di rumah, tahu-tahu suami pulang jam
10.00 Pagi minta jatah kasih aja.
Khawatir dia lagi ngelihat sesuatu. Dia
bilang, "Kamu ngapain sih, Mas?" Ada-ada
aja masih jam 10. Pagi.
Mungkin dia lihat sesuatu. Kita enggak
tahu. Dia enggak usah tanya, "Kamuhat
emang lihat apa sih? Enggak usah
nanya-nanya.
Dia kalau pulang sampai ninggalin kantor
berarti darurat.
Enggak usah nanya. Emang lihat apa?
Makanya tundukan, pandangan. Jangan di
jangan diceramahin. Sudah dia
ini malah diceramahin macam-macam.
Kadang-kadang ibu-ibu kurang paham atau
pura-pura tidak paham atau tidak mau
paham.
Karenanya ini saya katakan zaman Nabi
dulu, Nabi aja bilang begitu, apalagi
zaman sekarang di mana wanita mengumbar
aurat mereka di mana-mana.
Maka
mumpung suami bisa menyalurkan hasrat
karena kalau tidak dia akhirnya tidak
peka lagi kepada istrinya, tidak
tertarik lagi pada istrinya. Ada kasus
ini nyata.
Ee seorang wanita
mengeluh kepada kawan saya seorang
pengacara. Kemudian dicerita tentang
suaminya. Ternyata suaminya sudah tidak
menggauli dia lagi sampai sudah entah
setahun 2 tahun. K. Ketika ditanya,
"Kenapa bisa demikian?" Ternyata ada
sebabnya. Sebabnya mereka kerja bareng.
Suami kerja, istri kerja.
Selama setiap pulang istrinya capek,
suaminya minta enggak dikasih, enggak
sampai berulang-ulang sampai mungkin
sebulan atau saya lupa berapa lama.
Akhirnya suaminya enggak pernah ngajak
lagi karena sudah jengkel setiap
istrinya diajak. Alasannya apa? Ca
capek. Mungkin dia benar-benar capek
karena kerja. Tapi ketika istri sudah
suami sudah jengkel akhirnya ternyata ya
enggak mungkin laki-laki tidak menurkan
saya. mungkin punya istri kedua atau
mungkin nakal kita enggak tahu. Akhirnya
dia enggak datangi lagi istrinya sampai
bertahun-tahun.
Karena ini penting karena fungsi menikah
adalah menundukkan apa? Pandangan. Nah,
fungsi itu bisa terjadi kalau istri
melayani sua suami atau suami juga
melayani istri agar istri juga bisa
menundukkan pandangan. Dua-duanya butuh
tundukan pandangan. Tapi kalau nikah
ternyata tidak saling melayani,
pandangan apa yang mau ditundukkan? Maka
semakin liar pandangan.
Istri mau datangi, suami mau datangi
istri, istrinya sibuk ngurusin kucing.
Sudah kucing taruh dulu belakang.
Kunci kasih makan sudah selesai
ngurusin kucing.
Ada rumah tangga seperti itu. Ini banyak
kasus. Tidur sendiri-sendiri.
Subhanallah.
Bertahun-tahun suami tidur sendiri,
istri tidur sendiri. Ini gimana seperti
itu?
Bagaimana bisa menerapkan agadil bashar?
Bisa menundukkan pandangan. Maka ini di
antara tujuan utama pernikahan adalah
untuk menundukkan pandangan. Dan ini
juga isyarat kepada para wanita untuk
minta uang sama suami pergi ke salon
agar bisa menundukkan pandangan apa?
suami. Siapa wanita yang me
merapikan dirinya untuk suami, maka
insyaallah dapat pahala.
Karena dia membantu suaminya untuk
menundukkan apa? Pandangan. Makanya,
ibu-ibu kalau makan ingat-ingat ya.
Jangan lepas kontrol ya. Jangan lepas
kontrol. Perlu waktu juga untuk
olahraga, untuk berhias untuk suami.
Kalau suami sebelum pulang kita sudah
rapi, sudah wangi. Jadi nyambut suami
dalam kondisi apa? wangi ya. Sehingga
suami itu merindukan untuk pulang ke
rumah karena dia sudah terbiasa
tertundukkan pandangannya dengan apa?
Istrinya.
Sambil berdoa kepada Allah. Hati
dikuasai oleh Allah Subhanahu wa taala.
Cinta antara suami istri yang
mendatangkan cinta adalah Allah
Subhanahu wa taala. Tapi maksudnya kita
ikhtiar. Di antara bentuk ikhtiar adalah
seorang istri berusaha untuk
mempercantik dirinya, merawat dirinya
untuk suami agar suami bisa lebih tunduk
pan pandangannya. Lelaki di antara
ikhtiar tundukkan pandangan. Jangan
matanya jelalatan ya. Karena kalau
matanya jejelatan mau istri 10 pun tidak
akan pernah puas kalau matanya
jelalatan.
Oleh karena seorang bertakwa kepada
Allah, suami istri, istri berusaha
merawat dirinya, suami berusaha
menundukkan pandangannya. Ya,
saya berdapat kasus ee kasus saja ada
seorang lapor tentang saudaranya,
suaminya mau kawin lagi, mau kawin lagi.
Kenapa mau kawin lagi? ya. Ternyata
suaminya suka nonton, nonton-nonton yang
enggak benar ya, misalnya nonton apa ya,
sehingga ya kalau gak pernah tundukkan
pandangannya ya bagaimanapun tetap aja
ya ini nikah lagi sunah bukan sunah
karena matamu jela jelalatan. Kamu
tundukkan pandangan dulu kalau sudah
tundukan pandangan ya baru mikir. Tapi
kalau kamu sendiri enggak tundukkan
pandangan mau istri 10 pun enggak akan
pernah gak akan pernah selesai.
Maka maksud saya seorang dua-dua
bertakwa. Istri bertakwa dengan merawat
dirinya, suami bertakwa dengan menjaga
panda pandangannya sehingga bertakwa di
jalan Allah Subhanahu wa taala. Waahsanu
lil farj. Dan juga dengan menikah lebih
menjaga kema kemaluan. Ini yang sangat
penting ya menjaga kemaluan ya. Di zaman
sekarang ya ya ikhwan syahwat itu hanya
hitungan menit aja. tiba-tiba datang
salat, tiba-tiba seorang perempuan
tiba-tiba kemudian terjadi syahwat,
kemudian terjadi perzinaan. Di antara
cerita menyedihkan, saya pernah, saya
baru kemarin ketemu dengan kawan saya
dari Riyad, seorang syekh dan saya
sering berapa kali terjemahkan dia
ketika di Makkah. Dia cerita pernah
kasus dia lagi ceramah di Makkah sebelum
haji. Sebelum haji ceramah di Makkah
yang hadir banyak orang. Di antaranya
dari beberapa negara Afrika, dari
beberapa negara.
Kemudian hajian.
Setelah hajian ketemu lagi. Biasanya
kita setelah pulang hajian tanggal 13
kita ceramah lagi. Saya terjemahkan dia
tinggal 13, 14 atau pulang haji
ceramah lagi. Yang baru haji pun pulang
lagi.
Dia cerita ketika saya pulang haji, saya
ceramah lagi, tahu-tahu ada seorang dari
hadirin menangis.
Menangis padahal dia baru hajian.
Terus akhirnya saya ngobrol sama kamu
kenapa menangis? Dia bilang, "Saya sudah
habis hajian pulang dari Mina saya masuk
ke kos-kosan ke tempat penginapan.
Tahu-tahu ada perempuan lewat
masuk tiba-tiba syahwat saya bergejola
kemudian saya zinai. Subhanallah. Habis
haji.
Habis haji. Ini maksudnya ini nyata.
Maksud saya syahwat itu bisa hanya
sebentar.
Tergantung Allah tolong kita atau ti
tidak. Allah tolong kita kita selamat.
Kalau enggak lupa diri.
Makanya bilang kalau lelaki sudah
bergejolak syahwatnya sudah hilang 2/3
akalnya. Itu ke yang masih waras. Yang
tidak waras hilang semua akalnya.
Sehingga dia tidak mikir lagi dia baru
haji, tidak mikir lagi agamanya, tidak
pikir istrinya, tidak pikir anaknya.
Begitu syahwat bergejolak ya sebagian
orang gak gak bisa menahan apa
syahwatnya.
Maka
seorang wanita berusaha membantu
suaminya. kita suaminya berhasrat dia
berusaha melayani apa suaminya tidak
harus dia juga sedang tentu suami yang
baik barang-barang ya hendaknya juga me
apa menjadikan istrinya berhasrat ya
tapi seandainya istrinya tidak bisa
hasrat ya tetap aja dia harus melayani
apa suaminya agar bisa menjaga kemaluan
sua suaminya ini tugas dua-duanya suami
menjaga kemaluan istri istri menjaga
kemaluan suami dengan izin Allah
subhanahu wa taala dan ini di antara
tujuan pernikahan karena kita hidup ini
ujian Jangan sampai kita meninggal dalam
kondisi berzi berzina. Waliadubillah.
Jangan sampai kita meninggal dalam
kondisi suka melampiaskan mengumbar
pandangan. Jangan. Kita menikah supaya
tujuannya menundukkan pandangan menjaga
kema kemaluan. Kalau kita ada masalah
tidak bisa menundukkan pandangan, tidak
bisa menjaga kemaluan berarti ada hal
yang kurang pada diri kita. Dan ini
rawan musibah pada hari kiamat kelak.
Kalau tidak mampu famanam yastati
faalaihi bisum. Maka hendaknya puasa ya
puasa supaya hasratnya berkurang
sehingga bisa menjaga diri, bisa
menundukkan pandangan, bisa menjaga
kemaluan. Oleh karena sebah mengatakan
kalau memang tidak kuasa tidak kuat
boleh tidak kuat puasa misalnya dia
boleh menggunakan obat-obatan yang bisa
mengurangi syahwatnya. Bahkan disunahkan
karena supaya supaya dia bisa tundukkan
pandangan, supaya dia bisa menjaga kema
kemaluannya.
Maka dia minum obat-obatan atau
makan-makanan yang bisa mengurangi apa?
syahwatnya daripada dia bermaksiat.
daripada dia bermaksiat.
Ada yang mengatakan, "Ustadz, saya
sudah." Dia masih muda. "Ustaz, saya
gimana, Ustaz? Saya sudah puasa."
Tapi tetap saja saya bersyahwat, Ustaz.
Bolehkah saya puasa tiap hari?
Sudah puasa Sen Kemis sudah. Daud sudah
masih bergejolak.
Ya, kalau memang untuk mengobati puasa
tiap hari boleh kalau memang untuk
menundukkan pandangan. Tapi saya bilang
puasa itu adalah faktor untuk mengurangi
syahwat. Tetapi ada faktor lain yang
bisa membuat syahwat bergejolak. yaitu
menonton yang tidak-tid
kau puasa tiap hari pun tapi kalau kau
tidak jaga pandang percuma puasamu.
Maka harus menyeimbangkan antara puasa
dengan menundukkan apa pandangan.
Terarah faktor puasa mengurangi syahwat
50% tapi nonton yang tidak-tidak 100% ya
kalahlah.
Oleh karenanya mau puasa tiap hari kalau
masih nonton Korea terus ya susah ya.
Ganti dengan flora dan fauna.
Insyaallah bisa menundukkan pandangan.
Lihat itu ikan paus, ikan e gajah,
insyaallah jerapah. Insyaallah aman
sambil puasa insyaallah tundukkan
pandangan, jaga kemaluan ya. Dapat dapat
ilmu tentang ilmu hewan ya.
Bab, dari sini para ulama kemudian
membahas tentang hukum nikah. Apa hukum
nikah? Ulama Syafi'i membagi hukum nikah
menjadi lima. Ada terkadang hukumnya
wajib, terkadang hukumnya sunah,
terkadang hukumnya
ee mubah, terkadang hukumnya makruh,
terkadang hukumnya haram. Ya, sesuai
dengan kondisi seseorang. Yang wajib di
antaranya bagaimana? Yang wajib jika
seorang berhasrat dan dia punya
kemampuan untuk menikah dan kalau tidak
menikah dia takut terjerumus dalam
maksiat maka hukumnya wajib.
Dia takut terjum dan maksiat tersebut
bukan tidak mesti zina.
Seorang punya uang,
harta ekonomi ada. Kemudian punya hasrat
dan kalau dia tidak menikah maka
ternyata dia zina. Kalau tidak menikah
ternyata dia hobinya nonton macam-macam
sehingga dia habiskan hari-harinya
dengan nonton film tidak-tidak kemudian
dia melakukan omnani dan macam-macam.
Ini namanya maksiat. Namanya maksiat
maka wajib bagi dia untuk menikah.
Makanya dalam riwayat Umar bin Khattab
pernah menegur seorang kau tidak menikah
minzawajal ajzul fujur tidak menghalangi
engkau untuk menikah kecuali kau memang
tidak mampu atau kau fajir kefajiran
sibuk bermaksiat sehingga tidak menikah
laki-laki normal kecuali tidak normal ya
laki-laki punya hasrat kalau tidak
menikah ke mana disalurkan hasratnya
khawatir ada entah dia tidak normal
entah dia menyalurkan pada hal yang
haram entah dengan zina entah dengan
kebiasaan yang tidak baik di malam hari
sambil lihat yang tidak-tid sehingga
semua itu maksiat. Maka jika lelaki
kondisinya seperti ini, maka nikah
hukumnya wa wajib.
Kapan dikatakan sunah? Ada yang
mengatakan sunah kalau dia punya hasrat
tapi dia tidak khawatir terjun. Orang
beda-beda. Ada yang dia tidak menikah
tapi dia bisa jaga di diri maka ini
hukumnya sunah. Ya,
ada yang mubah kalau bagi dia sama saja.
Nikah enggak nikah sama saja ya. Tidak
tidak orang tidak semuanya sama.
Ada yang saya nikah ya enggak nikah juga
saya biasa-biasa aja. Syahwat dia tidak
seperti yang biasa. Dalam tanda kutip
dia mungkin tidak tidak seperti orang
biasa sehingga syahwatnya tidak terlalu
bergejolak. Ya. Kemudian kalau makruh ya
misalnya dia apa namanya ketika nikah
khawatir tidak bisa menjalankan tugasnya
sebagai suami ya tidak bisa menafkahi
misalnya.
ee kalau haram ya misalnya dia berniat
untuk menzalimi sang wanita. Makanya se
ulama ketika membahas tentang hukum
taadud poligami, mereka mengatakan
poligami hukumnya makruh. Kenapa makruh?
Mengkhawatirkan seorang tidak bisa adil
kepada istri-istrinya. Maka hendaknya
dia tidak usah coba-coba khawatir tidak
bisa adil. Tapi kalau seorang merasa
mampu untuk adil, maka silakan. Intinya
nikah ini hukumnya tidak satu, tetapi
sesuai dengan kondisi seorang lelaki dan
sama dengan kondisi seorang wanita.
Dan saya ingatkan kepada ibu-ibu,
anak-anak perempuan segera dinikahkan.
Jangan ditunda-tunda. Sekarang ini
banyak fenomena anak perempuan tidak mau
menikah.
Ini lagi saya kemarin ini bukan cuma di
luar negeri mungkin sudah banyak orang
tidak mau nikah, di Indonesia juga mulai
semarak. Saya kemarin ketemu kawan dia
apa namanya? Warga negara Amerika tapi
dia suku aslinya Palestina dan dia dai
di Amerika. Dia bilang sekarang banyak
wanita-wanita
muslimah di Amerika juga mulai tidak mau
menikah. Mereka enjoy dengan kehidupan
mereka. Kerja punya penghasilan sendiri,
punya kawan-kawan yang juga tidak pada
menikah. Ccelnya juga pada
bujangan-bujangan.
Sehingga mereka memandang menikah itu
beban hidup. Harus ngurus laki-laki,
ngurus anak. sehingga akhirnya mereka
milih tidak menikah.
Makin juga waspada ini sekarang juga
mulai berpindah ke tanah air. Sebagian
mungkin karena tontonan mungkin nonton
misalnya nonton film Korea film tersebut
lengkap sampai menceritakan wanita tidak
harus menikah pacaran aja atau gimana
aja tidak harus punya anak sehingga
mereka terpengaruh sehingga mereka punya
pola hidup sendiri tidak harus menikah.
Ini harus diperhatikan nih. CCEL
anak-anak juga penting. Kalau circle-nya
semua teman-teman tidak menikah, dia
tidak semangat menikah.
Tapi kalau cya-nya temannya sudah punya
bayi, sudah, dia semangat.
Tapi intinya kalau anak-anak lagi ada
pengin menikah, nikahin aja. Jangan,
jangan tunda-tun. Atau kita ayo kapan
kamu menikah? Mama udah pengin punya
cucu nih ya. Abi sudah mau jadi kakek
nih. Belum jadi kakek sampai sekarang
nih. Biar tidur sama nenek-nenek mammu.
Jadi kasih semangat anak supaya menikah.
Karena kalau sudah lewat masa terkadang
sudah tidak mau menikah atau dia sudah
ingin menikah ternyata usia sudah sangat
tua sudah susah. Siapa yang mau nikah
dengan dia? Ada tapi sulit.
Jadi demi kemaslahatan. Ya kalau memang
takdirnya tidak menikah ya enggak ada
masalah. Makanya saya pernah dengar
ceramah Syekh Utsimin rahimahullah. Ada
seorang wanita yang meninggal
sakit dijenguk oleh bapaknya. Maka
wanita berkata kepada bapaknya, "Wahai
ayahanda, antara saya dengan kau ada
pengadilan di sisi Allah Subhanahu wa
taala." Dia dia marah sama bapaknya.
Kenapa? Karena wanita ini dilamar oleh
sebagian lelaki, ditolak terus sama
bapaknya.
Karena mungkin kurang kaya, kurang ini,
kurang ini. Sampai akhirnya lewat waktu
umurnya sudah lewat, enggak ada lagi
yang la ngelamar. Sehingga dia meninggal
dalam kondisi membujang sampai
meninggal.
Perawan tua sampai meninggal dunia.
Ketika dia sakit, dia bilang sama
bapaknya, "Antara saya dengan kau ada
pengadilan di depan Allah pada hari
kiamat." Itu dia dihalangi dengan
berbagai macam kebahagiaan. Harusnya dia
bahagia sudah punya suami, punya anak,
ketua, ada yang ngurus anak-anaknya,
semuanya hilang ya. gara-gara keegoisan
dari ayahnya yang pengin punya mantu,
mungkin harus kaya raya, harus inilah
harus bibit bobot bebet yang berlebihan
ya. Ya, akhirnya yang korban adalah
anak-anak. Makan perhatikan bahwaik ini
keutamaannya sangat luar biasa.
Tib. Dari hadis ini juga sebagian ulama
memandang bahwasanya hukumnya
haram. Karena Rasulullah ketika
mengatakan famam yastati, siapa yang
tidak mampu untuk menikah maka
berpuasalah. Rasulullah tidak mengatakan
maka ee masturbasilah atau onanilah. Ya,
kalau memang itu dibolehkan, Rasulullah
mungkin mengarahkan kepada hal yang
boleh. Ini ada khilaf dengan para ulama
tentang hukum masturbasi atau ya.
Ee ada yang mengatakan haram, ada yang
mengatakan boleh. tentunya kalau
masturbasi otonani karena menonton
yang tidak-tid menonton yang
tidak-tidaknya itu jelas haram karena
melihat aurat wanita yang diharam untuk
dilihat masalah onaninya sendiri khilaf
di kalangan para ulama ya tapi kalau dia
tidak melakukan apa-apa, dia di rumah
saja tiba-tiba syahwatnya bergejolak nah
itu lain cerita. Ini yang khilaf di
kalangan para para ulama. Sebagian ulama
memandang haram berdasarkan hadis ini.
Kemudian juga berdasarkan firman Allah
Subhanahu wa taala ee apa namanya ee apa
namanya eh walladzina hum lifurujihim
hafidun. Dan orang-orang penghuni surga
adalah orang-orang yang menjaga kemaluan
mereka. Il ala azwajihim malakat
aimanuhum faahumir malumin. Kecuali
mereka tidak menjaga kemulan mereka pada
istri mereka. Yaitu mereka salurkan
syahwat kepada istri mereka atau kepada
budak-budak wanita mereka. Maka ini
tidak mengapa mereka tidak tercelaada
eh eh apa e siapa yang melakukan selain
itu ya ehujun
azwajuminik
ya faula humuladun. Siapa yang mencari
di balik itu mereka yang telah melampaui
batas. Di sini Allah cuma kasih ee
kebolehan pada istri dan juga kepada
apa? budak wanita. H seandainya unani
dibolehkan, tentu Allah akan sebutkan
menunjukkan bahwasanya unani hukumnya
haram. Ini pendapat sebagian ulama.
Beliau mengatakan ini perkara tidak
Rasulullah jelaskan haram secara saleh,
maka hukum asalnya adalah boh. Ya, ini
ada khilaf di kalangan para ulama. Saya
bicara tentang hukum onaninya, bukan
hukum seorang nonton macam-macam
sehingga akhirnya dia Nonton
macam-macam jelas semangat semangat
semua orang mengatakan ulama mengatakan
hukumnya ha haram karena memandang aurat
wanita yang tidak tidak halal.
Dan berbeda lagi kondisi ketika seorang
misalnya jika dia tidak maka dia
akan terjerumus dalam zina maka di
silakan lakukan masturbasi daripada
terjerumus dalam zina. Misalnya lagi di
hotel tahu-tahu datang cewek cantik
ngajak zina daripada-ipada
menyelamatkan diri seperti ini. Tidak
mengapa menempuh mudarat yang lebih
ringan
daripada dia berzina.
Tapi saya inin sampaikan bahwasanya ini
khilaf di kalangan para para ulama
yang lebih baik tentunya menikah
kemudian dia selamat dari hal itu
semuanya. Tib kita lanjutkan bab
berikutnya.
Bab man lam yastatiil ba falyasum.
Kelanjutan dari hadis sebelumnya. Bab
siapa yang tidak mampu untuk menikah,
punya kemampuan untuk menikah, maka
hendaknya puasa. Al Imam Bukhari
berkata, "Qasana Umar bin Hafs bin
Ghias, qadana Abi q had amas q hadasani
Umarah Abdurrahman bin Yazid. Qakaltu
maalqama wal aswad ala abdillah."
Kata Abdurrahman bin Yazid, "Aku bersama
Alqama dan Al-Aswad, kami bertiga
menemui Abdullah bin Mas'ud." Bertiga
menemui Abdullah bin Mas'ud. Faqala
Abdullah. Maka Ibnu Mas'ud berkata,
"Kunna ma Nabi sallallahu alaihi
wasallam syababan." Kami dulu masih muda
ketika bersama Nabi sallallahu alaihi
wasallam. La najuduaian kami nak punya
apa-apa.Q
rasul wasam. Rasul wasallam berkata
yaabab, wahai para pemuda sekalian.
Siapa di antara kalian mampu punya
kemampuan ekonomis untuk menikah?
falatazawaaj maka menikahlah fainnahu ag
lil basar karena menikah lebih menukkan
pandangan wa ahsan lil farj dan lebih
menjaga kemaluan wam yastati faalaihium
siapa yang tidak mampu maka hendaknya
dia berpuasa fainnahu lahu wija maka ini
bisa mengurangi atau mematahkan
syahwatnya
ee ee ini sudah lalu pembahasannya pada
bab sebelumnya
tapi Imam Bukhari ingin menekankan pada
bab ini tidak mampu menikah maka Maka
silakan berpuasa.
Berpuasa Ustaz kalau saya puasa tadi
saya puasa Senin Kamis masih
bersyahwatib saya sudah jaga pandangan
Ustaz tapi namanya kita keluar kerja
pasti terlihat sesuatu saya tidak
menyengaja. Tib kalau masih belum bisa
puasa Daud sudah Ustaz masih belum sudah
puasa tiap hari kalau memang kalau
memang kau masih belum bisa. Tapi dengan
syarat tadi menundukkan apa pandangan.
Kalau puasa tiap hari pun tapi tidak
menundukkan pandangan sama saja. Bab
berikutnya, bab keempat, bab kasratin
nisa. Bab banyaknya istri
atau banyaknya wanita, banyaknya istri.
Maksudnya sini
al Imam Bukhari berkata, "Qutana Ibrahim
bin Musa qal akhbarana Hisyam bin Yusuf
anna ibna Juraij akhbarahum qala
akhbarani atha." Atha bin Abi Rabah,
muridnya Ibnu Abbas. Qala hadar nama
Ibnu Abbas janazata Maimunah. Kami
bersama Ibnu Abbas menghadiri jenazah
Maimunah istri Nabi sallallahu alaihi
wasallam bisaraf di Saraf. Saraf itu
suatu kota keluar kota Makkah. Faqala
Ibnu Abbas. Maka Ibnu Abbas berkata,
"Hadi zaujatun Nabi sallallahu alaihi
wasallam." Inilah istri Nabi sallallahu
alaihi wasallam. Faid rafum naaha. Kalau
kalian angkat naas itu apa? Kerandanya
ya. Apa? Apa? Kalau mayat ditaruh
ditaruh di mana? Kerandanya ya. Kalau
kalian maksudnya mayatnya kalian angkat.
Fala tuzzi wala tuzalzilu. Jangan kalian
gerak-gerakkan, jangan kalian
goyang-goyangkan,
yaitu dijaga baik-baik. Warfu. Tapi
lembutlah ketika mengangkatnya,
membawanya ke kuburan dengan
lembut.Ahuana
Nabi sallallahu alaihi wasallam tisa.
Nabi punya istri kana yaqsimu laman. Dan
Rasulullah bagi
jatah nginap mabit 8 orang. Waksimu
wahidah. Nabi tidak bagi satu orang.
Maksudnya Saudah.
Kenapa? Karena Saudah menghadiahkan
harinya kepada Aisyah. Karena Saudah ini
kalau enggak salah dia wanita yang
menikah dengan Nabi. Entah usianya sama
dengan Nabi atau dia lebih tua daripada
Nabi. Wanita sangat tua yang dinikahi
oleh Nabi adalah siapa? Saudah. Dan
Rasulullah ketika istri pertama yang
tinggal bersama Nabi setelah Khadijah
meninggal adalah Saudah. Ketika Khadijah
meninggal Rasulullah menikah dengan apa?
Saudah. Tapi secara secara sejarah
sebelum Rasulullah menikah dengan
Saudah, Rasulullah menikah juga dengan
Aisyah tetapi belum serumah.
Ketika masih di Makkah, ketika
Rasulullah pindah ke Madinah, baru
Aisyah tinggal serumah dengan siapa?
Nabi. Jadi secara urutan kalau akad
nikah Aisyah dulu baru akad nikah dengan
siapa? Saudah. Tapi secara tinggal
bersama Saudah dulu. J Rasulullah
menikah dengan Saudah dan Rasulullah
Saudah sudah tua dan selama 3 tahun di
di Makkah Rasulullah berdua dengan
Saudah. Makanya di antara istri Nabi
yang cuma satu-satunya bersama Nabi
hidup dua orang Khadijah dan siapa?
Saudah. Khadijah selama 25 tahun tidak
ada wanita lain. Dan Saudah juga selama
3 tahun tidak ada wanita lain. Setelah
pindah ke Madinah baru Aisyah gabung
dengan rumah tangga Nabi sallallahu
alaihi wasallam. Selama 3 tahun tentu
sudah bahagia bersama Nabi, hidup
bersama Nabi. Ketika pindah ke Madinah,
Saudah merasa apalagi Nabi setelah itu
menikah dengan yang muda lagi seperti
Hafsah dan yang lainnya, Saudah merasa
dia tidak mampu lagi untuk melayani
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
Dan ada khawatiran kalau dia harus pisah
dengan Nabi ya karena dia tidak bisa
menjalankan tugasnya sebagai seorang
istri sebagaimana mestinya. Maka dia
bilang sama Nabi, "Ya Rasulullah, ee
jangan tinggalkan saya. Biarkan saya
hadiahkan hari saya kepada siapa? Ee
Aisyah radhiallahu taala anha. Oleh
karenanya Rasulullah sahu alaihi
wasallam ketika meninggal istrinya
sembilan. Namun yang dia bagi jatah
nginap cuma delapan delapan orang. Semua
istri satu-satu hari kecuali siapa?
Aisyah. Aisyah 2 hari karena ngambil
jatah siapa? Saudah. Ya. Jatah Saudah.
Di sinilah kata Ibnu Abbas radhiallahu
taala ee anhuma,
Rasulullah punya semilan istri ya. Ee
ketika Rasulullah meninggal itu
Rasulullah meninggal menikah dengan ee
istri tapi ada yang meninggal seperti
Zainab binti Khuzaimah meninggal ya di
masa Nabi masih hi hidup ya. Ada namanya
istri Nabi yang lain juga namanya
Zainab. Istri Nabi namanya Zainab dua
Zainab bintu Jahsyin sama Zainab bin
Khuzaimah. pertama nikah dengan Zainab
binti Khuzaimah tidak lama kemudian
meninggal duni terus nikah lagi dengan
nama Zainab binu Jahsy
ini kisahnya Rasulullah ee Atha bersama
Ibnu Abbas menghadiri jenazah Maimunah.
Maimunah istri Nabi. Nabi menikahi
ketika di Makkah dan Nabi ee menikahinya
kalau enggak salah juga di saraf. di
Saraf ketika mau meninggal
si dalam riwayat kata Ibnu Hajar ee
Maimunah meninggalnya di Makkah.
Kemudian dia bilang sama dia berwasiat
kalau saya meninggal tolong kuburkan
saya di saraf juga di tempat saya
menikah dengan Nabi. Saya pengin juga
meninggal di tempat tersebut. Dikuburkan
tempat tersebut. Sehingga ini pembahasan
bolehkah seorang meninggal satu tempat
kemudian dikuburkan tempat yang lain?
Maka secara umum jawabannya boleh selama
tidak merubah mayat. Adapun kalau mayat
sampai berubah, sampai bau itu enggak
boleh. Tapi kalau mayat masih bisa
dijaga, jaraknya juga enggak terlalu
jauh, masih mungkin bisa ditempuh,
apalagi ada maslahat mungkin dekat
dengan kerabatnya agar bisa diziarahi
misalnya atau dia wasiat, saya punya
wasiat pengin dikuburkan dekat suami
atau misalnya seperti selama tidak
merubah kondisi mayat dan waktunya tidak
terlalu lama maka hukum hukumnya boh.
Makanya seperti disebutkan Said bin Zaid
dan juga Said Saad bin Abi Waqqas. Saad
bin Zaid ee Said bin Zaid dan Saad bin
Abi Waqqas mereka meninggal di Akiq dan
mereka minta untuk dikuburkan di kota
Madinah. Jadi ada jarak, ada jarak.
Tetapi kalau ternyata tidak ada maslahat
apa-apa apalagi terlalu lama, maka ini
menyelisihi syariat. Karena hukumnya
seorang kalau meninggal segera diku
kuburkan. Segera dikubur. Kalau dia
orang saleh, dia segera mendapatkan
kebahagiaan, meninggalkan dunia yang
penuh dengan permasalahan. masuk di alam
barzakh dia akan mendapatkan mukadimah
kenikmatan dari surga yaitu kenyamanan
di alam barzakh. Maka jangan
tunda-tunda. Jangan ditunda tunda-tunda.
Tapi kalau ada maslahat tertentu maka
tidak mengapa. Karena di antaranya
Maimunah meninggal di Makkah tapi dia
pengin dikuburkan di saraf. J terlalu
jauh tapi cukup. Maksudnya kalau zaman
dulu mungkin jaraknya lumayan. Kalau
zaman sekarang dekat.
Kemudian Ibnu Abbas mengingatkan, "Kalau
kalian mengangkat kerandanya itu tempat
tempat tidurnya yang untuk dibawa
gontong mayat ya
namanya naasy yaitu tempat yang
diletakkan mayat ketika digiring." Fala
tuzuh fala tuzziuha. Jangan kalian
menggoyang-goyangnya
ya. Yaitu menggoyang kanan kiri. Wala
tuzalziluha. Jangan e bikin apa? Jangan
digoyang-goyang. Jangan digerak-gerakkan
itu jangan di kanan kiri atas bawah
jalan dengan baik warfu
yaitu jalan dengan tenang tidak tidak
terlalu cepat sehingga akhirnya
bergoyang-goyang tidak juga lambat ya
karena sunahnya agar mayat segera di
dikubur tapi jalan dengan tenang bukan
lari-lari lari akhirnya mayatnya
goyang-goyang ya
kata Ibnu Hajar waustafadu minhu an
hormatal mukmin ba'da mautihi baqiatun
kama kanat fi hayatihi ini dalil
bahwasanya Ya, kehormatan seorang mukmin
setelah meninggal
masih berlaku sebagaimana ketika dia
masih hidup. Makanya Rasulullah
bersabda, "Kasru azmil mukmin mayitan
kakasri hayyan." Siapa yang mematahkan
tulang mayat yang sudah mati sama
seperti mematahkan tulang tulangnya
ketika dia masih hidup. Bolehkah kita
mematahkan tulang orang masih hidup?
Enggak boleh. Ketika dia meninggal pun
sama. Gak boleh. Kata Nabi, mematahkan
tulangnya ketika sudah meninggal sama
dengan matahkan tulangnya ketika masih
hidup. Jadi sini kemudian khilaf. Apakah
boleh mayat kita ambil organnya untuk
diberikan kepada orang masih hidup
meskipun dia berwasiat? Ini khilaf di
kalangan para ulama. Sebagian ulama yang
tidak membolehkan mereka beril dengan
hadis ini. Ya, sama kita merusak
tubuhnya.
Ada khilaf di kalangan para ulama. Tapi
intinya mayat punya kehormatan. Makanya
ketika di ketika digiring seakan-akan
dia masih hidup maka jangan
digoyang-goyangkan. nya kalau dia masih
hidup kan dia terganggu.
Digoyang-goyang, diangkat-angkat dia
terganggu. Meskipun dia sudah meninggal
jangan diganggu karena menghormati mayat
ketika masih sudah meninggal sama dengan
ketika dia masih hidup.
Kemudian di perhatian kita di sini, Ibnu
Abbas berkata, "Rasulullah punya istri
sembilan." Rasulullah punya istri
sembilan. ee
yaitu Saudah, Aisyah, Hafsah, Ummu
Salamah, Zainab bin Jahsyin, Ummu
Habibah, Juwairiah, Sofiah, dan
Maimunah. Maimunah istri yang terakhir
Rasulullah nikahi. Maimunah istri
terakhir yang Rasulullah nikahi.
Dan Rasulullah meninggal dan mereka
semua istri-istri Nabi sallallahu alaihi
wasallam. Para ulama menunjukkan
bahwasanya istri Nabi boleh lebih dari
empat. Cuma khilaf. Apakah boleh lebih
dari
tapi lebih dari empat? Khusus buat Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Adapun
selain Nabi sallallahu alaihi wasallam
maka paling maksimal cuma empat. Ya,
enggak boleh lebih dari empat.
Tib. Di sini Ibnu ee Imam Bukhari
membahas ee Ibnu Hajar membahas tentang
apa hikmah Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam punya istri lebih dari ee
empat.
Baik. Ada hadis berikutnya? Kita bahas
dulu.
Hadis berikutnya mohon maaf.
Oke, hadis berikutnya.
Q hadana Musaddad Q hadana Yazid bin
Zurai Q hadana Said bin Qatadah Said an
Qotadah an Anas radhiallahu anhu Nabi
sallallahu alaihi wasallamin
wahidah Rasul wasallam pernah menggilir
semilan istrinya dalam satu malam
walahiswah
dan dia punya se istriq
khalifatu hadana Yazid bin Zur had said
anasan
Hadahum hadahum an Nabi sallallahu
alaihi wasallam.
Ee bahwasanya Anas menampaikan hadis
tersebut bahwasanya di antara
mukjizat Nabi sallallahu alaihi wasallam
beliau memiliki kekuatan yang luar biasa
dan beliau bisa menggilir istrinya
seilan orang dalam satu satu malam.
Adakah nabi yang seperti ini? Ada. Nabi
Sulai Sulaiman dia pernah mengatakan la
atufanna ala tisatanah.
Saya akan menggauli malam ini 99 wanita
dan semuanya akan hamil dan punya anak
dan semua anaknya akan jadi mujahid
fisabilillah.
Maka malaikat berkata, "Qul insyaallah."
Katakan insyaallah. Nabi Sulaiman lupa
bilang insya Allah. Maka dia gaul di 99
wanita. Ternyata yang lahir cuma satu
pun itu pun tidak sempurna tubuhnya.
Cacat. Ya. Tetapi yang menakjubkan Nabi
Sulaiman menggauli 99 dan setiap wanita
beliau ejakulasi. Setiap wanita beliau
eja kulasi. Maksudnya ini di antara
keistimewaan para nabi. Sehingga kalau
Nabi Sulaiman istri sampai 100 ya Nabi
Sulaiman bukan kau. Kalau kau bisa apa
makannya beras
sama cabai selesai.
Nabi Sulaiman 99 wanita dan setiap
wanita dia ejakulasi karena dia pengin
punya anak sehingga dia menggauli dan ee
meletakkan benih pada setiap wanita.
Nabi sallallahu alaihi wasallam juga dia
beliau bisa menggauli istrinya 99-9nya
dan mandi sekali aja. Ini di antara
kehebatan Nabi sallallahu alaihi
wasallam. Hadis berikutnya Imam Bukhari
berkata, "Qdasana Ali bin Hakam
al-Anshari q hadasana Abu Awanah an
raqabah anhalyami
an Said bin Jubair qala qibnu abbasin
hal tazwajta kata Ibnu Abbas kepada Said
bin Jubair said bin Jubair muridnya Ibnu
Abbas qulul aku belum menikah kau sudah
nikah wahai Said bin Zubair kata Ibnu
Abbas bertanya kata Said bin Jubair la
belum maka Ibnu Abbas berkata, "Tazawaj
Fatazawaj. Menikahlah engkau. Fainnair
hadil ummati aksaruha nisaan.
Sesungguhnya orang terbaik umat ini
paling banyak istrinya. Orang terbaik
umat ini paling banyak apa? Istrinya.
Hadis ini maksudnya Rasulullah mengabar
ee Ibnu Abbas mengabarkan tentang Nabi
bahwasanya Nabi sallallahu alaihi
wasallam
adalah manusia terbaik di umat ini dan
dia yang paling banyak apa? Istrinya.
Bukan maksudnya semakin banyak istri
semakin apa? Baik. Ini zahir dari hadis
ini. Ibnu Abbas ingin menjelaskan,
"Jangan sampai kau menyangka bahwasanya
menikah itu menghalangi engkau dari
ibadah. Jangan sampai kau menyangka
menikah itu menghalangi engkau dari
meraih keterbaikan." Toh Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam adalah lelaki
terbaik di umat ini dan dia istrinya
paling baanyak.
Namun jika seorang bisa memiliki
selebriti satu dan melaksanakan tanggung
jawab seluruhnya, mungkin dia juga bisa
dapat banyak pahala dari sisi yang yang
lain. Tapi maksud hadis ini adalah
manusia terbaik umat ini. Siapa
maksudnya? Rasul Rasulullah. Dan dia
istrinya paling ba banyak. Sehingga
istri banyak tersebut tidak menghalangi
seorang untuk beribadah kepada Allah
Subhanahu wa taala.
Tik ee
Ibnu Hajar rahimahullah ya menyebutkan
tentang
kenapa Nabi sallallahu alaihi wasallam
istri banyak. Apa hikmah di balik itu
ya.
Jadi saya katakan tadi Ibnu Hajar
berkata, "Walladar anna murada ibni
Abbas bil khairi anabi yang yang
zahirnya maksud Ibnu Abbas dengan
berkata umat terbaik, orang terbaik dari
umat ini maksudnya beliau adalah Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Kaahu asar
tazwij marjuh." Beliau sedang membahas,
Ibnu Abbas sedang mengisyaratkan
meninggalkan pernikahan karena untuk
meraih keterbaikan untuk banyak ibadah
itu tidak benar. marjuh
ma Nabi sallahu alaihi wasallam girahu.
Kalau ternyata tidak menikah itu lebih
baik, tentu Nabi tidak akan menikah.
Tapi ternyata Nabi menikah.
Lillah waamahum bihi yakwiju
yukir tazwija limaslahatin maslahati
tablighil ahkam. Dan Rasulullah orang
yang paling takut kepada Allah, yang
paling berilmu tentang Allah tapi dia
banyak menikah.
Tib kita sebutkan. Beliau juga
mengatakan di sini ya ee saya bacakan
aja. Di antara hikmahnya tablighul ahkam
allati al rijal. Dengan istri banyak
maka banyak hukum-hukum yang mungkin
hanya diketahui oleh para istri.
Laki-laki gak tahu. Kalau enggak ada
istri mungkin enggak akan tahu bagaimana
kebiasaan Nabi di rumah. Dengan ada
istrinya maka ketahuan.
Rasul sahu al wasallam di antara
mukjizatnya
bahwasanya beliau makannya sedikit,
beliau jarang kenyang. Kalau beliau
punya makanan banyak, beliau pun kasih
orang dan beliau sering berpuasa. Bahkan
beliau nyambung puasa.
Meskipun demikian, ternyata beliau mampu
untuk mengelilingi istrinya dalam satu
malam semilan istrinya. Maksudnya e
vitamin kurang, energi kurang, tapi
ternyata bisa. Karena ini mukjizat dari
siapa? Allah. Padahal melakukan itu
untuk bisa menggauli sembilan istri
dalam satu malam tidak mungkin dilakukan
oleh orang yang kecuali orang yang
badannya ku kuat. Sementara Nabi tidak
demikian. Persediaan makanan terbatas,
makan seadanya, sering kelaparan tapi
mampu untuk menggauli istrinya dalam
satu malam.
Ee demikian juga ee sebagian ulama
menyebutkan Arab dahulu memuji kalau
punya istri banyak ya dan menunjukkan
ini bersikap kejantanan seorang lelaki.
Demikian juga di antara keajaiban Nabi
meskipun istrinya banyak tidak
menghalangi beliau untuk beribadah
kepada Allah subhanahu wa taala. Bahkan
bisa jadi ibadah beliau bertambah.
Kenapa? Dengan menjaga istri-istrinya
sehingga istri-istrinya bertakwa kepada
Allah. Berarti Nabi dapat pahala.
kemudian melakukan kewajiban-kewajiban
terkait dengan istrinya. Semakin banyak
tanggung jawab, maka dia kerjakan
semakin banyak apa? Pahala. Dan juga
mengajari istri-istrinya sehingga ada
pahala dari sisi lain. Ngurusin
istri-istri,
memberi petunjuk kepada mereka, ngajarin
mereka. Ya. Dan ini di antara
hikmah
bab saya sebutkan sini 10 sisi kata Ibnu
Hajar satu-satu dalam jilid 9 halaman
115.
Pertama, hikmahnya dengan istri banyak
maka banyak wanita yang bisa melihat
kebiasaan Nabi ketika di rumah.
Sehingga membuktikan bahwasanya dia
bukan seorang penyihir. Karena sembilan
kalau satu wanita mungkin dibilang
istrinya bohong. Tapi kalau sembilan
semua wanita melihat Nabi orang yang
normal, orang yang hebat di dalam
sebagai suami yang hebat menunjukkan dia
bukan orang gila apalagi orang tersihir
tapi dia orang normal yang hebat bisa
menjalankan tugas sebagai suami karena
saksinya banyak. sembilan orang ee
banyak ya. Kemudian juga di antara
hikmah yang kedua agar kabilah-kabilah
Arab merasa mulia karena mereka punya
hubungan kekerabatan dengan Nabi. Nabi
punya istri ini dan kabilah beda. Istri
ini kabilah beda. Istri ini dan ini ada
maslahat dakwah. Ada maslahat apa?
Dakwah. Karena banyak kabilah yang dan
ini saya dengar dilakukan oleh sebagian
raja pun demikian. Mereka menikah lama
kemudian cerai menikah lagi sehingga
banyak punya hubungan kekerabatan
sehingga menguatkan misalnya kekuatan e
kerajaannya. Kemudian juga di antaranya
wali ziyadalufihim lidalik agar lebih
mudah mengambil hati. Ternyata di antara
mereka istri-istri Nabi ada yang
kerabatnya masih kafir, kerabat-kerabat
kabilahnya masih kafir dengan kalau Nabi
menikahi salah seorang dari mereka
mudah-mudahan mereka bisa mudah masuk is
Islam.
Dan ini juga ada tambahan beban ya agar
Nabi membuktikan bahwasanya meskipun
istrinya sembilan beliau tetap bisa
menyampaikan dakwah dengan sebagaimana
mestinya. Ini di antara kehebatan
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
Demikian juga agar bertambah
kerabat-kerabat dari sisi istri-istrinya
sehingga banyak penolongnya. Kalau semua
pada masuk Islam, maka mereka menguotkan
Nabi kalau ada yang melawan Rasulullah
punya pasukan dari banyak kabilah. Di
antara hikmah.
Demikian juga di antara hikmahnya untuk
menukil hukum-hukum syari yang tidak
bisa diketahui oleh lelaki. Yang tahu
hanya istri-istri ketika terkait
kegiatan Nabi di rumah. Ibadahnya,
kebiasaan sehari-harinya,
ini yang tahu cuma istri-istrinya.
Kemudian juga agar mengetahui bagaimana
akhlak Nabi yang luar biasa. Bagaimana
Nabi bisa memiliki akhlak. Buktinya
Rasulullah menikah dengan dua orang
yang sangat bermasalah sisi kerabatnya.
Pertama Ummu Habibah. Ummu Habibah
bapaknya Abu Sufyan. Abu Sufyan
kepala orang-orang musyrikin setelah
wafatnya Abu Jahal. Siapa? Abu Sufyan.
Tapi ternyata akhlak Nabi yang luar
biasa menjadikan Ummu Habibah sangat
cinta kepada Nabi lebih daripada
bapaknya. Kalau Nabi akhlaknya enggak
beres, ngapain nikah sama kamu? Mending
saya balik sama bapak saya, kepala geng.
Gampangannya demikian. Kepala suku,
kepala jagoan. Tapi ternyata akhlak Nabi
luar biasa. Bisa menundukkan hati Ummu
Habibah. Padahal bapaknya adalah kepala
Quraisy, pengganti Abu Jahal. Ini
menunjukkan akhlak Nabi yang luar biasa.
Demikian yang kedua juga adalah Sofiah.
Sofiah bapaknya mati gara-gara diperangi
Nabi. Bapaknya, suaminya, kakaknya,
adiknya, omnya, semua meninggal
gara-gara Nabi perangi. Kemudian Nabi
menikahi dia. Kalau ternyata akhlak Nabi
tidak baik, tentu dia jengkel. Gara-gara
kau sudah suami tukang ngomel, Bapak
saya mati gara-gara kau. Tapi ternyata
tidak. Ternyata Sofiah sangat sayang
kepada Nabi. Justru Nabi bisa mengambil
hatinya padahal keluarganya semua
meninggal gara-gara sebab Nabi perangi.
Ini menunjukkan akhlak Nabi yang luar
biasa. Terbukti bagaimana Ummu Habibah
sangat sayang kepada Nabi dan Sofiah
sangat sayang kepada Nabi.
Yang kedelapan tadi untuk menunjukkan
bagaimana mukjizat Nabi. Meskipun beliau
makan seadanya tetapi bisa punya
kekuatan dan ini dimiliki oleh para
nabi.
Tadi yang 9 dan 10 terkait dengan
semakin Nabi punya istri maka Nabi ee
menjaga mereka dan ini ibadah. Menjaga
istri ibadah. Antum kalau semakin banyak
anak, antum kasih makan banyak pahala
enggak? Sama. Kalau punya istri banyak
juga antum kasih makan semua pahala
enggak? Ini teorite teori
semuanya makan dapat pahala. Antum pergi
banyak doain ini saya enggak usah
panjang lebarlah. Pokoknya begitu
ceritanya. Ini tentang Nabi sallallahu
alaihi wasallam. Karena dengan istrinya
banyak maka dia ngurusin mereka, menjaga
diri mereka, mengurusin hak-hak mereka
dan ini tentu menambah pahala bagi
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
Sampai sini saja kajian kita. Insyaallah
kita lanjutkan pada kesempatan yang
lain. Wallahu taala alam bawab.
Demikian. Wabillahi taufik hidayah.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.