File TXT tidak ditemukan.
Transcript
Iqv79StCfVA • Kitab An-Nikah #2: Siapa Yang Mampu Untuk Menikah Maka Menikahlah - Ustadz Dr. Firanda Andirja, MA
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2664_Iqv79StCfVA.txt
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrulahu ala taufiqihi wattinani ashadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahuim wa ashadu anna muhammadan abduhu wa rasul ridwan allahumma sholli alaihi wa ala alihi wa ashabihi wa ikhwani. Hadirin hadirat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. Kita lanjutkan bab berikutnya, bab kedua. Quun Nabi sallallahu alaihi wasallam. Maninkumul baah falyatazwaaj. Siapa di antara kalian yang mampu untuk menikah maka menikahlah. Faahuil. Sesungguhnya menikah lebih menundukkan pandangan farji dan lebih menjaga kemaluan. Dan apakah orang yang tidak punya hasrat untuk menikah boleh menikah? Ini judul yang panjang dari Imam Bukhari. Kemudian Al Imam Albukhari membawakan dalil terkait dengan judul ini. Beliau membawakan hadis. Beliau berkata rahimahullah. Qala hadasana Umar bin Hafs Q haddasana Abi qala hadasana Amasy Q hadasani Ibrahim an Alqomah. Qala kuntu ma abdillah. Kata Alqamah salah seorang tabii muridnya Abdullah bin Mas'ud ya. Beliau berkata, "Aku pernah bersama Abdullah bin Mas'ud. Falaqiahu Utsman biminan." Kemudian Utsman radhiallahu anhu bertemu dengan Abdullah bin Mas'ud di Mina. Sepertinya musim haji. Waqala ya Aba Abdurrahman. Kemudian Utsman berkata, "Wahai Abu Abdurrahman itu kuniahnya Ibnu Mas'ud." Jadi Ibnu Mas'ud namanya Abdullah bin Mas'ud. Kuniahnya Abu Abdurrahman. Maka Utsman berkata, "Wahai Abu Abdurrahman, innali ilaika hajah. Saya punya keperluan kepadamu." Faqala. Ya, subhanallah. Bagaimana tawaduknya Utsman ketika itu? Dia khalifah, dia amirul mukminin dan dia bilang, "Saya punya keperluan sama engkau." Keperluannya apa? Ternyata dia nawarkan untuk menikah. Apa kata? Faqala. Ya. Maka mereka pun berdua. Faqala Utsman. Utsman berkata, "Hallaka ya Aba Abdurrahman fiwijaka bikron." Maukah engkau saya nikahkan engkau dengan wanita gadis tuzakiruka bima kuntahad agar membuat engkau mengingat kembali masa lalumu? Sebah mengatakan bisa jadi ee Ibnu Mas'ud lagi tidak beristri atau mungkin kelihatan bajunya kurang rapi ya atau Utsman ingin menawarkan aja sebagai bentuk kebaikan mau nikah lagi enggak? Dan subhanallah bagaimana tawaran dari khalifah amirul mukminin kepada sahabatnya. Bahkan dia berkata, "Saya punya keperluan sama engkau." Ya. Ya, bukan eh ada tawaran bagus nih. Sini, sini. Dengan dengan tawadu, dia bilang, "Saya punya keperluan." Seakan-akan dia yang sedang memerlukan ternyata dia mau kasih apa? Hadiah. Hadiah indah dikasih istri baru. Hadiah indah enggak? Enggak ada yang berani jawab. Apakah kenapa ditawarin begitu? Bisa jadi ada yang mengatakan karena Utsman melihat mungkin kurang kurang rapinya ya kurang kurang rapi Ibnu Mas'ud atau mungkin dia lagi tidak punya apa istri ya istrinya mungkin bar meninggal atau lagi pisah. Wallahuam kenapa dia menawarkan demikian dan dia berkata tzakkiruka bima kunta tahad. Agar engkau bisa mengingat kembali masa lalumu. Falam Abdullah anna an laisa lahu hajah ila hadza. Ketika Abdullah bin Mas'ud merasa tidak perlu menikah, dia lagi tidak pengin menikah. Asyara ilaiya, maka dia panggil aku. Faqala, "Ya Alqamah, wahai Alqamah, muridnya dia yaitu tabiin. Fantahaitu ilaihi, maka aku pun datang menemui Ibnu Mas'ud. Wahua yaakul." Kemudian Ibnu Mas'ud berkata, "Amma lain qultaalik." Adapun kalau kau mengatakan demikian, laqad q nabi sallallahu alaihi wasallam rasul sahu al wasallam pernah berkata kepada kami ya masyarabab wahai para pemuda sekalian manumul baah falazwad siapa di antara kalian yang mampu untuk menikah maka menikahlah wamanam yastati faalaihium siapa yang tidak mampu maka hendaknya dia berpuasa fna lahu wija karena puasa akan membent bentenginya atau akan mengurangi ee hasratnya. Tayib. Hadis ini, hadis ini menjelaskan tentang bagaimana perhatian seorang kawan dengan kawannya. Kita tahu bahwasanya Ibnu Mas'ud dan Utsman bin Affan termasuk dari para sahabat yang masuk Islam di awal-awal dan mereka berjuang di awal-awal Islam. Ibnu Mas'ud termasuk orang yang pertama kali menjaharkan bacaan Al-Qur'an. ketika dia baca Ar-Rahman kemudian dia dipukul Ar-Rahman alam Alquran maka dia dipukulin sama orang-orang Quraisy ya. Dan Utsman termasuk sahabat yang awal masuk Islam karena didakwahi oleh ee Abu Bakar Assiddiq radhiallahu taala anhu. Jadi mereka sahabat lama. Mereka sahabat lama dan di antara konsekuensi persahabatan saling memberi perhatian. Dan mungkin Utsman melihat suatu yang kurang rapi pada tubuh Ibnu Mas'ud. Maka dia nawarkan untuk menikahkan ya. Maukah saya nikahkan engkau dengan seorang gadis? Ya. Ee tzakiruka bima kunta taahad. Untuk mengingatkan engkau kembali pada masa lalumu. Kata kata saya baca aja ya perkataan Ibnu Hajar. Beliau berkata eh laallahat anudakiraka bima fataka. Semoga dengan istri gadis bisa membuat engkau ingat kembali perkara-perkara yang mungkin sudah luput darimu. Yaitu hal-hal mungkin kalau sudah lama nikah, hal-hal hal-hal baru sudah tidak ingat lagi dengan menikah lagi bisa ee merefresh kembali hal-hal dulu yang pernah sudah hilang darimu. Kemudian kata Ibnu Hajar wu minhu. Maka diambil dalil dari ini. bahwasanya ee berinteraksi dengan istri yang masih muda menambah semangat. Jangan marah ibu-ibu ya. Saya cuma baca doang. Ibu marah sama Ibnu Hajar ya rahimahullah. Bikhilafi aksiha. Sebaliknya berbeda. Artinya kalau dengan yang sudah tua ya tambah lemas. Fabil aksi dan juga sebaliknya. Cukup jangan dikomentari. Inilah kenapa Ibnu apa ee Utsman mengatakan tuzakiruka bima kunta yaitu untuk nostalgia kembali masa lalu ketika kau awal menikah semangat kemudian ketemu mungkin ee berbicara dengan istri apa dengan semangat ya maka saya mau nikahkan engkau lagi dengan ee gadis. Dan itu biasa orang-orang Arab dahulu ya. Mungkin kalau sekarang enggak biasa tapi kalau orang dahulu mereka hal yang biasa. Makanya, makanya Utsman menikah dengan ee apa namanya? Seorang wanita yang masih ee muda, ya. Nailah bintul Farfisah. Nailah bintu Al-Farfisah masih muda. Sebagaimana saya sudah sampaikan kisahnya ketika menikah, Nailah masih Nasraniah. Kemudian akhirnya Nailah masuk Islam karena menikah dengan Utsman. Ketika bertemu dengan Utsman, maka Utsman agak malu karena dia ternyata sudah rambutnya sudah botak karena usia yang sudah tua. Maka ketika dia buka sorbannya, dia bilang, "Ee jangan menyedihkanmu dengan botak yang ada di kepalaku. Sungguhnya di balik botak ini banyak ilmu yang akan bahagiakan engkau." Apa kata Nailah? "Saya termasuk tipe wanita yang suka laki-laki botak." Masyaallah, luar biasa. Ini malam baru pertemu pertama kali sudah indah perkataannya. Luar biasa dan benar. Akhirnya ketika Utsman dibunuh di hadapan Nailah, Nailah masih muda, masih Utsman sudah tua sekali maksudnya umur jarak sangat jauh. Sehingga Utsman ketika dibunuh kemudian Nailah dilamar lagi oleh orang-orang karena terkenal cantiknya. Dan Utsman kenapa menikah dengan Nailah? Karena dia dengar Nailah cantik. Karena ada pegawainya gubernur yang punya istri cantik. Utsman tanya, "Istrimu itu masih punya adik enggak?" "Masih, ya." Biasanya kalau kakaknya cantik, adiknya juga apa? Cantik. Ini dibolehkan dalam syariat. Kemudian nikah, akhirnya dapat Nailah bintul Farfis. Akhirnya Utsman dibunuh, ditikam oleh Allah di hadapan istrinya. Setelah Utsman meninggal dunia, maka Nailah dilamar oleh lelaki, di antaranya oleh Muawiyah. Dan Muawiyah ketika itu siapa? Muawiyah gubernur, orang hebat ya. Kemudian Nailah tidak mau ya. Nailah tidak tidak mau. Kemudian dikenal Nailah punya gigi yang indah. Dia punya gigi yang indah. Kalau dia senyum orang terpesona dengan giginya yang indah. Wanita terkadang ada yang terkenal karena lesung pipitnya, mungkin karena ada belah dagunya, mungkin karena macam-macam. Wanita punya titik titik keindahan dia nailah. Titik keindahannya adalah giginya kalau tersenyum giginya sangat indah. Maka akhirnya dia suatu hari ambil batu, dia pukul-pukul giginya biar berdarah. Pembantu-pembantunya menyangka dia bunuh diri. Kata dia, "Enggak." Kata dia, "Cukup keindahan ini. Yang lihat cuma Utsman bin Affan radhiallahu taala anhu." Ini namanya cinta sejati. Cuma ada dalam novel. Cuma saya ee nikah ee usia tua dengan masih gadis hal yang biasa zaman dahulu bukan hal yang tercela. Sehingga ketika Utsman melamar ya dikasih aja sama dikasih aja sama apa orang tuanya enggak ada masalah. Cuma Nabi juga menikah dengan Aisyah juga hal yang biasa. Kalau ini hal tercela di zaman dulu tentu orang-orang Quraisy akan mencela Muhammad. Apa itu Muhammad? menikah dengan gadis masih muda, tapi enggak ada yang cela. Karena itu hal yang biasa di ee di zaman itu hal yang biasa bukan hal. Bahkan kalau kita baca ternyata di Romawi pun demikian bukan cuma di artinya secara umum zaman tersebut hal yang biasa. Hal yang biasa seperti sekarang kemudian berubah tradisi. Sekarang orang menikah mungkin wanita umur 25, 26 ketika ada yang menikah misalnya masih belasan orang heran karena tradisi sudah beru berubah. Padahal zaman dulu adalah hal yang yang biasa. Sekadar informasi Tib. Ee saya kira informasi bukan curhat ya. Tib. Jadi ee kata Utsman, "Tudzakkiruka bima kunta tahad." agar engkau bisa mengenang masa lalumu ya, bisa semangat lagi ya, atau ada yang mengurusimu karena kelihatan mungkin kurang rapi. Fungsi istri banyak ya. Fungsi istri banyak ya. Namanya juga teman hidup ya. Kemudian tatkala Utsman kelihatan tidak mau menikah, maka Utsman panggil Alqamah. Alqamah ini yang belum menikah ini yang berhak lebih untuk apa? Menikah. Masih masih muda. Ibnu Mas'ud sudah tua. Ibnu Mas'ud sudah tua. Yang lebih utama untuk menikah yang masih apa mu muda. Dalam ee riwayat yang lain ketika Utsman panggil Alqamah, kata kata kata ketika Ibnu Mas'ud panggil Alqamah, kata Ibnu Mas'ud, "Ini aja yang kau tawarin nikah karena masih muda." Maka Utsman berkata kepada Alqomah, "Ala nuzwijaka? Maukah saya nikahkan engkau wahai Alqomah?" Dan ini salah satu ibadah yang agung kita membantu mak comblang. jadi mak comblang nikahkan orang dengan ee pasangan suami istri. Saya kemarin baru ketemu kawan ada dia tinggal di Qatar dan dia punya dia imam masjid, pemilik masjid ini. Kemudian mengadakan nikah masal saya lupa ada 1000 atau 2000 orang, 1000 pasangan kalau enggak salah. Saya lupa berapa. Pokoknya banyak. Dia yang biayai semuanya. dia biar semuanya kalau enggak salah ongkosnya sampai kemudian maharnya apa semua dia biaya dia biayain berapa miliar dia keluarkan uang tersebut ya jadi membantu orang untuk menikah tuh berpahala apalagi kemudian orang menikah setelah menikah kemudian hidup bahagia punya anak kita yang mencomlangi insyaallah dapat apa pahala karena kita menyatukan dua pasangan kemudian seperti ini Utsman nawar mau nikah enggak saya menikahkan kau enggak ya apalagi lagi Alqamah seorang yang saleh. Lihat ada orang saleh itu nikahnya. Kasihan dia melamun sendiri di pinggir masjid daripada ngelamun nikah. Kalau bisa kita bantu kasih maharnya kita bisa bantu apanya berpahala. Karena apa yang kebahagiaan yang muncul setelah itu kemaslahatan iman takwa yang muncul setelah itu mudah-mudahan kita dapat apa? Pahala. Kebiasaan para salaf. Kata Ibnu Mas'ud ini aja yang kau suruh nikah. Tib. Kemudian Ibnu Mas'ud sebagian riwayat kata Ibnu Hajar, Utsman mengulangi lagi kepada Ibnu Mas'ud, "Ayo kau juga nikah." Jadi Ibnu Mas'ud sudah bilang ini Alqamah aja. Tapi Utsman masih semangat pengin saudaranya apa? Menikah. menikah lagi. Tapi apa tidak disebutkan apakah setelah itu Ibnu Mas'ud menikah setelah tawaran kedua? Wallahuam bawab. Tetapi Ibnu Mas'ud menyampaikan sebuah hadis bahwasanya anak muda penting untuk menikah. Kata Ibnu Mas'ud, "Laq lana Nabi sallallahu alaihi wasallam ya masyar syabab." Rasul sahu alaih wasallam pernah berkata kepada kami wahai anak-anak muda sekalian. Dan syabab jamak dari Syabun. Dan bisa jamak, bisa syabab. Syabun itu kata singularnya. Adapun pluralnya bisa syabun itu satu pemuda. Kalau banyak pemuda bisa syababun, bisa syababatun, bisa syubban. E tiga jamak. Bahasa Arab luas. Subhanallah. Kalau kita pemuda jamaknya apa? Para pemuda atau diulang? Pemuda-pemuda cuma doa ya. Kalau bahasa Arab gak syabun bisa jamaknya syabab, bisa jamakna syababatun, bisa jamaknya syubban. Bahasa Arab itu sangat indah. Ee maka Rasulullah mengatakan, "Wahai para pemuda dan para pemuda khilaf di kalangan para ulama, pemuda itu umurnya berapa sampai berapa?" Yang jelas ketika masih kecil Ibnu Ib Ibnu Qayyim rahimahullah dalam kitabnya Tuhfatul Maud menyebutkan tentang marhalah manusia dari dari janin kemudian lahir kemudian nanti ketika usia 7 tahun disebut mumayyiz sudah ngerti bisa bedain ya. Ee makanya ketika sudah mumayyiz maka mulai dilatih untuk salat karena sudah ngerti ya sudah. Wupun sebelum 7 tahun jangan disuruh-suruh salat ya cuma ikut-ikutan aja. Tapi kalau sudah mulai dilatih salat usia berapa? 7 tahun. Nanti sudah usia 10 tahun kemudian sudah akhirnya mendekati murahik. Itu sudah mendekati dewasa. Kemudian biasanya umur 14, 15 sudah ba balik. Kalau sudah balik sudah mulai masuk masa muda. Masa muda juga ber tingkat-tingkat. Yang paling top namanya asyud. Yaitu paling kuatnya masa muda. Ada yang mengatakan umur 33 tahun. Oleh karenanya, wallahuam bisawab, penghuni surga nanti dibangkitkan di surga dengan usia berapa? 33 tahun. Jadi, nenek-nenek yang hadir jangan sedih. Nanti insyaallah kalau masuk surga. Umur berapa, Ibu-ibu? 33 tahun insyaallah. Jadi semangat semangat ya. 33 tahun. Kemudian setelah itu masa muda berlanjut sampai 40 tahun. Ini puncak pemuda setelah 40 tahun menurun masa muda. Inilah kekuatan di antara dua kelemahan. Wallahululladzi eh apa namanya? Khalaqakum minfin tumma ja'ala min ba' min ba'difin quatanma ja ba'di quatinfan wasaibah. Allah ciptakan kalian dari kelemahan kemudian kekuatan. Maksudnya masa muda. Setelah masa muda kemudian lemah kemudian tua. Ini umur 40 puncak masa muda setelah itu menurun. 40 sampai 50 disebut dengan alkuhulah. Yaitu marhala bapak-bapak seperti saya. Ada Bapak-bapak 46. Saya 46 ya. Nanti sudah 50 ke atas sudah sikukhah, kakek-kakek. Coba yang kakek-kakek angkat tangan jangan menolak takdir. Angkat tangan coba yang kaki-kakek. Angkat tangan coba. 50 ke atas coba. 1 2. Saya enggak ada tawaran, cuma mau tahu aja. Kalau Utsman bin Affan nawarin saya enggak. Saya cuma mau tahu aja. Saya cuma bilang persiapan. Persiapan menuju pertemuan dengan Allah Subhanahu wa taala. Sudah tua mau diapain tayib. Eh, setelah itu ya sudah kalau sudah semakin tua semakin tua nanti aralil umur sudah lewati masa tua sudah 70 80 semakin mulai pikun semakin lemah semakin seperti kanak-kanakan akhirnya di hidup perlu dibantu orang. Kalau seperti itu kata Ibnu Qayyim kematian sudah dekat. Kematian sudah sangat dekat. Bab karenanya masa muda ini sangat dibutuhkan untuk menikah karena di masa muda itulah gejolak syahwat menggebu-gebu ya. sehingga dia mudah untuk tergoda, untuk terjerumus dalam maksiat dan dia mudah kepo, pengin tahu, pengin coba-coba itu masa masih masa muda. Oleh karenanya Rasulullah memfokuskan kepada anak-anak muda lebih utama. Bukan berarti yang sudah tua tidak silakan menikah. Menikah terbuka sampai kapan saja. Apalagi para lelaki ee punya hasrat tidak berhenti sampai meninggal dunia. Ya, hasrat ada terus ya. Tetapi hasrat paling menggebu-gebu ketika masih apa? masih muda dan mereka lebih butuh untuk bertakwa kepada Allah dengan menikah. Ya, saya kemarin ditanya ada ikhwan ada pertanyaan, "Ustaz, anak saya masih kuliah pengin nikah." Saya bilang, "Kalau kau mampu bantu anakmu, nikahkan." Nikahkan. Khawatir dia terjerumus dalam apa? Maksiat. Terjemus dalam zina. Kalau kita punya uang, kita bantu. Orang paling utama kita bantu anak kita sambil kita bantu kuliah. Tapi dia sudah punya pertanggung jawab. Nanti begitu selesai kuliah dia cari kerja, insyaallah rezeki ada. ada aja ya daripada dia terjerumus dalam maksiat jangan kita tahan tahan tahan akhirnya dia meledak akhirnya punya kelainan macam-macam ini yang kita khawatirkan ya masyaras syabab manat minkumul baah siapa di antara kalian yang mampu untuk ee baah albaah ada khilaf secara umum dua pendapat alba ada yang mengatakan artinya jimak yang mampu untuk memiliki kekuatan berhubungan. Bukan orang yang ee misalnya ya bukan lemah maksudnya tidak tidak mau berhubungan atau impoten misalnya ya atau punya penyakit. Tapi ini yang ada yang mengartikan albaah maksudnya punya kemampuan untuk berhubungan intim berhubungan suami istri ya. Maka menikahlah. Ini pendapat pertama. Pendapat kedua yang dimaksud adalah albaah. Maksudnya yang mampu untuk punya biaya untuk nikah. mnatuzawaj yaitu punya kemampuan untuk punya uang ya. Karena secara umum para pemuda punya kemampuan untuk berhubungan intim secara umum. Yang jadi masalah adalah punya uang atau ti tidak ya. Punya uang atau tidak. Dan ini pendapat yang lebih kuat karena setelah itu Rasulullah mengatakan, "Siapa yang tidak mampu punya baah maka pua puasalah." Adapun kalau tidak sejak awal sudah impoten atau punya penyakit, enggak enggak perlu puasa karena memang sudah tidak bisa apa-apa ya. Oleh karenanya pendapat yang lebih kuat yang dimaksud dengan albaah maksudnya kemampuan secara ekonomis untuk apa? Menikah. Siapa yang pemuda dan dia punya kemampuan untuk kemampuan ekonomis untuk menikah, maka menikahlah. Maka menikahlah. Makanya Ibnu Ibnu Hajar menyebutkan ee di antara di antara makna albaah sebagian ulama menyebutkan adalah dari tabawu yaitu maksudnya seorang ketika menikah dia menyiapkan tempat tinggal buat istrinya. Yang ini menguatkan bahwasanya makna albaah adalah kemampuan ekonomi. Apa kata alkhattabi? Almuradu bil ba nikah wa asluhu al maudiuladzi yatabawauhu wawi ilaihi. Asal dari albaah adalah tempat yang seorang yatabawauhu yaitu menjadikan sebagai tempat tinggal dan untuk bernaung. Ya, di antaranya mengatakan kata Almazirina minat marah yubilan. Karena orang namanya menikah dia harus menyiapkan tempat tinggal buat apa? Istrinya maka ini semakin menguatkan bahwasanya makna alba adalah ekonomi. Siapa yang punya kemampuan ekonomi maka menikahlah. Kemampuan ekonomi di sini bukan berarti harus punya kendaraan, harus punya rumah sendiri. Artinya dia mampu untuk menafkahi istrinya. Dia mampu untuk menyewakan rumah buat istrinya. menikah enggak usah tunda-tunda. Enggak usah tunda-tunda. Lain halnya kalau dia enggak punya apa-apa, dia enggak punya kemampuan untuk sewa rumah, orang tuanya juga miskin, ya ini puasa. Puasa. Tapi kalau dia punya mampu kemampuan apakah dengan dirinya sendiri atau dibantu oleh orang tuanya, silakan menikah. Perkara yang halal. Orang yang halal membantu dia untuk bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala. Ya. Apalagi kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Man tazwaja faq istakmal nisfa dinihi." Siapa yang menikah maka dia telah sempurna setengah agamanya. Apalagi dapat istri salehah adunya mata sebaik dunia seluruhnya adalah kesenangan yang akan sirna. Whairu mata dunya alatu shah. Dan sebaik-baik kesenangan dunia akan sir adalah wanita yang salehah. Tib. Maka saya menganjurkan kepada para pemuda. Saya pengin tahu yang pemuda yang belum nikah angkat tangan. Pertanyaan sekarang yang muda sudah nikah coba angkat tangan di bawah 40. Di bawah 40 sudah nikah. Nah, yang di bawah 40 belum nikah. Coba yang pemuda belum nikah angkat tangan. Gak ada tawaran cuma pengin tahu. Alhamdulillah ya. Alhamdulillah banyak sudah menikah. Alhamdulillah. Kita ini di Indonesia alhamdulillah mudah untuk menikah. Di negara lain sebagian susah untuk menikah. Susah untuk menikah. Kalau menikah harus punya harta sekian sekian sekian sekian. Mereka susah untuk menikah sampai mereka tua enggak ada istri. Kenapa? Enggak enggak punya kemampuan. Maharnya sekian, pestanya sekian. Kita alhamdulillah Indonesia termasuk apa? Termasuk murah. Ringanah. Bukan murah apa? Ri ringan. Oleh karenanya membantu para pemuda untuk segera menikah adalah amal saleh. Amal saleh. Sudah lama kita enggak dengar nikah masal. Nikah masal. Nikah massal mengurangi beban. bareng-bareng ramai-ramai boleh-boleh saja seperti dilakukan oleh sebagian orang ya falatazwaj maka menikahlah fnahu a lil basar karena menikah itu lebih menundukkan apa pandangan ee dan itu benar orang sudah menikah maka dia hasratnya sudah terpenuhi sehingga dia tidak memandang yang macam-macam bahkan dalam hadis jika seorang melihat wanita yang membuat dia tergerak syahwatnya, maka hendaknya dia balik ke istrinya. Sesungguhnya dia akan mendapati pada istrinya apa yang bisa meredamkan yang ada dalam hatinya. Ya, karena kalau seorang sudah menikah timbul syahwat, dia tinggal pulang ke istrinya, dia bisa menyalurkan hasratnya pada tempatnya. Ya, itu Nabi bilang di zaman dulu yang mungkin jarang wanita berkeliaran, apalagi zaman sekarang. Makanya saya bilang kalau ibu-ibu lagi di rumah, tahu-tahu suami pulang jam 10.00 Pagi minta jatah kasih aja. Khawatir dia lagi ngelihat sesuatu. Dia bilang, "Kamu ngapain sih, Mas?" Ada-ada aja masih jam 10. Pagi. Mungkin dia lihat sesuatu. Kita enggak tahu. Dia enggak usah tanya, "Kamuhat emang lihat apa sih? Enggak usah nanya-nanya. Dia kalau pulang sampai ninggalin kantor berarti darurat. Enggak usah nanya. Emang lihat apa? Makanya tundukan, pandangan. Jangan di jangan diceramahin. Sudah dia ini malah diceramahin macam-macam. Kadang-kadang ibu-ibu kurang paham atau pura-pura tidak paham atau tidak mau paham. Karenanya ini saya katakan zaman Nabi dulu, Nabi aja bilang begitu, apalagi zaman sekarang di mana wanita mengumbar aurat mereka di mana-mana. Maka mumpung suami bisa menyalurkan hasrat karena kalau tidak dia akhirnya tidak peka lagi kepada istrinya, tidak tertarik lagi pada istrinya. Ada kasus ini nyata. Ee seorang wanita mengeluh kepada kawan saya seorang pengacara. Kemudian dicerita tentang suaminya. Ternyata suaminya sudah tidak menggauli dia lagi sampai sudah entah setahun 2 tahun. K. Ketika ditanya, "Kenapa bisa demikian?" Ternyata ada sebabnya. Sebabnya mereka kerja bareng. Suami kerja, istri kerja. Selama setiap pulang istrinya capek, suaminya minta enggak dikasih, enggak sampai berulang-ulang sampai mungkin sebulan atau saya lupa berapa lama. Akhirnya suaminya enggak pernah ngajak lagi karena sudah jengkel setiap istrinya diajak. Alasannya apa? Ca capek. Mungkin dia benar-benar capek karena kerja. Tapi ketika istri sudah suami sudah jengkel akhirnya ternyata ya enggak mungkin laki-laki tidak menurkan saya. mungkin punya istri kedua atau mungkin nakal kita enggak tahu. Akhirnya dia enggak datangi lagi istrinya sampai bertahun-tahun. Karena ini penting karena fungsi menikah adalah menundukkan apa? Pandangan. Nah, fungsi itu bisa terjadi kalau istri melayani sua suami atau suami juga melayani istri agar istri juga bisa menundukkan pandangan. Dua-duanya butuh tundukan pandangan. Tapi kalau nikah ternyata tidak saling melayani, pandangan apa yang mau ditundukkan? Maka semakin liar pandangan. Istri mau datangi, suami mau datangi istri, istrinya sibuk ngurusin kucing. Sudah kucing taruh dulu belakang. Kunci kasih makan sudah selesai ngurusin kucing. Ada rumah tangga seperti itu. Ini banyak kasus. Tidur sendiri-sendiri. Subhanallah. Bertahun-tahun suami tidur sendiri, istri tidur sendiri. Ini gimana seperti itu? Bagaimana bisa menerapkan agadil bashar? Bisa menundukkan pandangan. Maka ini di antara tujuan utama pernikahan adalah untuk menundukkan pandangan. Dan ini juga isyarat kepada para wanita untuk minta uang sama suami pergi ke salon agar bisa menundukkan pandangan apa? suami. Siapa wanita yang me merapikan dirinya untuk suami, maka insyaallah dapat pahala. Karena dia membantu suaminya untuk menundukkan apa? Pandangan. Makanya, ibu-ibu kalau makan ingat-ingat ya. Jangan lepas kontrol ya. Jangan lepas kontrol. Perlu waktu juga untuk olahraga, untuk berhias untuk suami. Kalau suami sebelum pulang kita sudah rapi, sudah wangi. Jadi nyambut suami dalam kondisi apa? wangi ya. Sehingga suami itu merindukan untuk pulang ke rumah karena dia sudah terbiasa tertundukkan pandangannya dengan apa? Istrinya. Sambil berdoa kepada Allah. Hati dikuasai oleh Allah Subhanahu wa taala. Cinta antara suami istri yang mendatangkan cinta adalah Allah Subhanahu wa taala. Tapi maksudnya kita ikhtiar. Di antara bentuk ikhtiar adalah seorang istri berusaha untuk mempercantik dirinya, merawat dirinya untuk suami agar suami bisa lebih tunduk pan pandangannya. Lelaki di antara ikhtiar tundukkan pandangan. Jangan matanya jelalatan ya. Karena kalau matanya jejelatan mau istri 10 pun tidak akan pernah puas kalau matanya jelalatan. Oleh karena seorang bertakwa kepada Allah, suami istri, istri berusaha merawat dirinya, suami berusaha menundukkan pandangannya. Ya, saya berdapat kasus ee kasus saja ada seorang lapor tentang saudaranya, suaminya mau kawin lagi, mau kawin lagi. Kenapa mau kawin lagi? ya. Ternyata suaminya suka nonton, nonton-nonton yang enggak benar ya, misalnya nonton apa ya, sehingga ya kalau gak pernah tundukkan pandangannya ya bagaimanapun tetap aja ya ini nikah lagi sunah bukan sunah karena matamu jela jelalatan. Kamu tundukkan pandangan dulu kalau sudah tundukan pandangan ya baru mikir. Tapi kalau kamu sendiri enggak tundukkan pandangan mau istri 10 pun enggak akan pernah gak akan pernah selesai. Maka maksud saya seorang dua-dua bertakwa. Istri bertakwa dengan merawat dirinya, suami bertakwa dengan menjaga panda pandangannya sehingga bertakwa di jalan Allah Subhanahu wa taala. Waahsanu lil farj. Dan juga dengan menikah lebih menjaga kema kemaluan. Ini yang sangat penting ya menjaga kemaluan ya. Di zaman sekarang ya ya ikhwan syahwat itu hanya hitungan menit aja. tiba-tiba datang salat, tiba-tiba seorang perempuan tiba-tiba kemudian terjadi syahwat, kemudian terjadi perzinaan. Di antara cerita menyedihkan, saya pernah, saya baru kemarin ketemu dengan kawan saya dari Riyad, seorang syekh dan saya sering berapa kali terjemahkan dia ketika di Makkah. Dia cerita pernah kasus dia lagi ceramah di Makkah sebelum haji. Sebelum haji ceramah di Makkah yang hadir banyak orang. Di antaranya dari beberapa negara Afrika, dari beberapa negara. Kemudian hajian. Setelah hajian ketemu lagi. Biasanya kita setelah pulang hajian tanggal 13 kita ceramah lagi. Saya terjemahkan dia tinggal 13, 14 atau pulang haji ceramah lagi. Yang baru haji pun pulang lagi. Dia cerita ketika saya pulang haji, saya ceramah lagi, tahu-tahu ada seorang dari hadirin menangis. Menangis padahal dia baru hajian. Terus akhirnya saya ngobrol sama kamu kenapa menangis? Dia bilang, "Saya sudah habis hajian pulang dari Mina saya masuk ke kos-kosan ke tempat penginapan. Tahu-tahu ada perempuan lewat masuk tiba-tiba syahwat saya bergejola kemudian saya zinai. Subhanallah. Habis haji. Habis haji. Ini maksudnya ini nyata. Maksud saya syahwat itu bisa hanya sebentar. Tergantung Allah tolong kita atau ti tidak. Allah tolong kita kita selamat. Kalau enggak lupa diri. Makanya bilang kalau lelaki sudah bergejolak syahwatnya sudah hilang 2/3 akalnya. Itu ke yang masih waras. Yang tidak waras hilang semua akalnya. Sehingga dia tidak mikir lagi dia baru haji, tidak mikir lagi agamanya, tidak pikir istrinya, tidak pikir anaknya. Begitu syahwat bergejolak ya sebagian orang gak gak bisa menahan apa syahwatnya. Maka seorang wanita berusaha membantu suaminya. kita suaminya berhasrat dia berusaha melayani apa suaminya tidak harus dia juga sedang tentu suami yang baik barang-barang ya hendaknya juga me apa menjadikan istrinya berhasrat ya tapi seandainya istrinya tidak bisa hasrat ya tetap aja dia harus melayani apa suaminya agar bisa menjaga kemaluan sua suaminya ini tugas dua-duanya suami menjaga kemaluan istri istri menjaga kemaluan suami dengan izin Allah subhanahu wa taala dan ini di antara tujuan pernikahan karena kita hidup ini ujian Jangan sampai kita meninggal dalam kondisi berzi berzina. Waliadubillah. Jangan sampai kita meninggal dalam kondisi suka melampiaskan mengumbar pandangan. Jangan. Kita menikah supaya tujuannya menundukkan pandangan menjaga kema kemaluan. Kalau kita ada masalah tidak bisa menundukkan pandangan, tidak bisa menjaga kemaluan berarti ada hal yang kurang pada diri kita. Dan ini rawan musibah pada hari kiamat kelak. Kalau tidak mampu famanam yastati faalaihi bisum. Maka hendaknya puasa ya puasa supaya hasratnya berkurang sehingga bisa menjaga diri, bisa menundukkan pandangan, bisa menjaga kemaluan. Oleh karena sebah mengatakan kalau memang tidak kuasa tidak kuat boleh tidak kuat puasa misalnya dia boleh menggunakan obat-obatan yang bisa mengurangi syahwatnya. Bahkan disunahkan karena supaya supaya dia bisa tundukkan pandangan, supaya dia bisa menjaga kema kemaluannya. Maka dia minum obat-obatan atau makan-makanan yang bisa mengurangi apa? syahwatnya daripada dia bermaksiat. daripada dia bermaksiat. Ada yang mengatakan, "Ustadz, saya sudah." Dia masih muda. "Ustaz, saya gimana, Ustaz? Saya sudah puasa." Tapi tetap saja saya bersyahwat, Ustaz. Bolehkah saya puasa tiap hari? Sudah puasa Sen Kemis sudah. Daud sudah masih bergejolak. Ya, kalau memang untuk mengobati puasa tiap hari boleh kalau memang untuk menundukkan pandangan. Tapi saya bilang puasa itu adalah faktor untuk mengurangi syahwat. Tetapi ada faktor lain yang bisa membuat syahwat bergejolak. yaitu menonton yang tidak-tid kau puasa tiap hari pun tapi kalau kau tidak jaga pandang percuma puasamu. Maka harus menyeimbangkan antara puasa dengan menundukkan apa pandangan. Terarah faktor puasa mengurangi syahwat 50% tapi nonton yang tidak-tidak 100% ya kalahlah. Oleh karenanya mau puasa tiap hari kalau masih nonton Korea terus ya susah ya. Ganti dengan flora dan fauna. Insyaallah bisa menundukkan pandangan. Lihat itu ikan paus, ikan e gajah, insyaallah jerapah. Insyaallah aman sambil puasa insyaallah tundukkan pandangan, jaga kemaluan ya. Dapat dapat ilmu tentang ilmu hewan ya. Bab, dari sini para ulama kemudian membahas tentang hukum nikah. Apa hukum nikah? Ulama Syafi'i membagi hukum nikah menjadi lima. Ada terkadang hukumnya wajib, terkadang hukumnya sunah, terkadang hukumnya ee mubah, terkadang hukumnya makruh, terkadang hukumnya haram. Ya, sesuai dengan kondisi seseorang. Yang wajib di antaranya bagaimana? Yang wajib jika seorang berhasrat dan dia punya kemampuan untuk menikah dan kalau tidak menikah dia takut terjerumus dalam maksiat maka hukumnya wajib. Dia takut terjum dan maksiat tersebut bukan tidak mesti zina. Seorang punya uang, harta ekonomi ada. Kemudian punya hasrat dan kalau dia tidak menikah maka ternyata dia zina. Kalau tidak menikah ternyata dia hobinya nonton macam-macam sehingga dia habiskan hari-harinya dengan nonton film tidak-tidak kemudian dia melakukan omnani dan macam-macam. Ini namanya maksiat. Namanya maksiat maka wajib bagi dia untuk menikah. Makanya dalam riwayat Umar bin Khattab pernah menegur seorang kau tidak menikah minzawajal ajzul fujur tidak menghalangi engkau untuk menikah kecuali kau memang tidak mampu atau kau fajir kefajiran sibuk bermaksiat sehingga tidak menikah laki-laki normal kecuali tidak normal ya laki-laki punya hasrat kalau tidak menikah ke mana disalurkan hasratnya khawatir ada entah dia tidak normal entah dia menyalurkan pada hal yang haram entah dengan zina entah dengan kebiasaan yang tidak baik di malam hari sambil lihat yang tidak-tid sehingga semua itu maksiat. Maka jika lelaki kondisinya seperti ini, maka nikah hukumnya wa wajib. Kapan dikatakan sunah? Ada yang mengatakan sunah kalau dia punya hasrat tapi dia tidak khawatir terjun. Orang beda-beda. Ada yang dia tidak menikah tapi dia bisa jaga di diri maka ini hukumnya sunah. Ya, ada yang mubah kalau bagi dia sama saja. Nikah enggak nikah sama saja ya. Tidak tidak orang tidak semuanya sama. Ada yang saya nikah ya enggak nikah juga saya biasa-biasa aja. Syahwat dia tidak seperti yang biasa. Dalam tanda kutip dia mungkin tidak tidak seperti orang biasa sehingga syahwatnya tidak terlalu bergejolak. Ya. Kemudian kalau makruh ya misalnya dia apa namanya ketika nikah khawatir tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai suami ya tidak bisa menafkahi misalnya. ee kalau haram ya misalnya dia berniat untuk menzalimi sang wanita. Makanya se ulama ketika membahas tentang hukum taadud poligami, mereka mengatakan poligami hukumnya makruh. Kenapa makruh? Mengkhawatirkan seorang tidak bisa adil kepada istri-istrinya. Maka hendaknya dia tidak usah coba-coba khawatir tidak bisa adil. Tapi kalau seorang merasa mampu untuk adil, maka silakan. Intinya nikah ini hukumnya tidak satu, tetapi sesuai dengan kondisi seorang lelaki dan sama dengan kondisi seorang wanita. Dan saya ingatkan kepada ibu-ibu, anak-anak perempuan segera dinikahkan. Jangan ditunda-tunda. Sekarang ini banyak fenomena anak perempuan tidak mau menikah. Ini lagi saya kemarin ini bukan cuma di luar negeri mungkin sudah banyak orang tidak mau nikah, di Indonesia juga mulai semarak. Saya kemarin ketemu kawan dia apa namanya? Warga negara Amerika tapi dia suku aslinya Palestina dan dia dai di Amerika. Dia bilang sekarang banyak wanita-wanita muslimah di Amerika juga mulai tidak mau menikah. Mereka enjoy dengan kehidupan mereka. Kerja punya penghasilan sendiri, punya kawan-kawan yang juga tidak pada menikah. Ccelnya juga pada bujangan-bujangan. Sehingga mereka memandang menikah itu beban hidup. Harus ngurus laki-laki, ngurus anak. sehingga akhirnya mereka milih tidak menikah. Makin juga waspada ini sekarang juga mulai berpindah ke tanah air. Sebagian mungkin karena tontonan mungkin nonton misalnya nonton film Korea film tersebut lengkap sampai menceritakan wanita tidak harus menikah pacaran aja atau gimana aja tidak harus punya anak sehingga mereka terpengaruh sehingga mereka punya pola hidup sendiri tidak harus menikah. Ini harus diperhatikan nih. CCEL anak-anak juga penting. Kalau circle-nya semua teman-teman tidak menikah, dia tidak semangat menikah. Tapi kalau cya-nya temannya sudah punya bayi, sudah, dia semangat. Tapi intinya kalau anak-anak lagi ada pengin menikah, nikahin aja. Jangan, jangan tunda-tun. Atau kita ayo kapan kamu menikah? Mama udah pengin punya cucu nih ya. Abi sudah mau jadi kakek nih. Belum jadi kakek sampai sekarang nih. Biar tidur sama nenek-nenek mammu. Jadi kasih semangat anak supaya menikah. Karena kalau sudah lewat masa terkadang sudah tidak mau menikah atau dia sudah ingin menikah ternyata usia sudah sangat tua sudah susah. Siapa yang mau nikah dengan dia? Ada tapi sulit. Jadi demi kemaslahatan. Ya kalau memang takdirnya tidak menikah ya enggak ada masalah. Makanya saya pernah dengar ceramah Syekh Utsimin rahimahullah. Ada seorang wanita yang meninggal sakit dijenguk oleh bapaknya. Maka wanita berkata kepada bapaknya, "Wahai ayahanda, antara saya dengan kau ada pengadilan di sisi Allah Subhanahu wa taala." Dia dia marah sama bapaknya. Kenapa? Karena wanita ini dilamar oleh sebagian lelaki, ditolak terus sama bapaknya. Karena mungkin kurang kaya, kurang ini, kurang ini. Sampai akhirnya lewat waktu umurnya sudah lewat, enggak ada lagi yang la ngelamar. Sehingga dia meninggal dalam kondisi membujang sampai meninggal. Perawan tua sampai meninggal dunia. Ketika dia sakit, dia bilang sama bapaknya, "Antara saya dengan kau ada pengadilan di depan Allah pada hari kiamat." Itu dia dihalangi dengan berbagai macam kebahagiaan. Harusnya dia bahagia sudah punya suami, punya anak, ketua, ada yang ngurus anak-anaknya, semuanya hilang ya. gara-gara keegoisan dari ayahnya yang pengin punya mantu, mungkin harus kaya raya, harus inilah harus bibit bobot bebet yang berlebihan ya. Ya, akhirnya yang korban adalah anak-anak. Makan perhatikan bahwaik ini keutamaannya sangat luar biasa. Tib. Dari hadis ini juga sebagian ulama memandang bahwasanya hukumnya haram. Karena Rasulullah ketika mengatakan famam yastati, siapa yang tidak mampu untuk menikah maka berpuasalah. Rasulullah tidak mengatakan maka ee masturbasilah atau onanilah. Ya, kalau memang itu dibolehkan, Rasulullah mungkin mengarahkan kepada hal yang boleh. Ini ada khilaf dengan para ulama tentang hukum masturbasi atau ya. Ee ada yang mengatakan haram, ada yang mengatakan boleh. tentunya kalau masturbasi otonani karena menonton yang tidak-tid menonton yang tidak-tidaknya itu jelas haram karena melihat aurat wanita yang diharam untuk dilihat masalah onaninya sendiri khilaf di kalangan para ulama ya tapi kalau dia tidak melakukan apa-apa, dia di rumah saja tiba-tiba syahwatnya bergejolak nah itu lain cerita. Ini yang khilaf di kalangan para para ulama. Sebagian ulama memandang haram berdasarkan hadis ini. Kemudian juga berdasarkan firman Allah Subhanahu wa taala ee apa namanya ee apa namanya eh walladzina hum lifurujihim hafidun. Dan orang-orang penghuni surga adalah orang-orang yang menjaga kemaluan mereka. Il ala azwajihim malakat aimanuhum faahumir malumin. Kecuali mereka tidak menjaga kemulan mereka pada istri mereka. Yaitu mereka salurkan syahwat kepada istri mereka atau kepada budak-budak wanita mereka. Maka ini tidak mengapa mereka tidak tercelaada eh eh apa e siapa yang melakukan selain itu ya ehujun azwajuminik ya faula humuladun. Siapa yang mencari di balik itu mereka yang telah melampaui batas. Di sini Allah cuma kasih ee kebolehan pada istri dan juga kepada apa? budak wanita. H seandainya unani dibolehkan, tentu Allah akan sebutkan menunjukkan bahwasanya unani hukumnya haram. Ini pendapat sebagian ulama. Beliau mengatakan ini perkara tidak Rasulullah jelaskan haram secara saleh, maka hukum asalnya adalah boh. Ya, ini ada khilaf di kalangan para ulama. Saya bicara tentang hukum onaninya, bukan hukum seorang nonton macam-macam sehingga akhirnya dia Nonton macam-macam jelas semangat semangat semua orang mengatakan ulama mengatakan hukumnya ha haram karena memandang aurat wanita yang tidak tidak halal. Dan berbeda lagi kondisi ketika seorang misalnya jika dia tidak maka dia akan terjerumus dalam zina maka di silakan lakukan masturbasi daripada terjerumus dalam zina. Misalnya lagi di hotel tahu-tahu datang cewek cantik ngajak zina daripada-ipada menyelamatkan diri seperti ini. Tidak mengapa menempuh mudarat yang lebih ringan daripada dia berzina. Tapi saya inin sampaikan bahwasanya ini khilaf di kalangan para para ulama yang lebih baik tentunya menikah kemudian dia selamat dari hal itu semuanya. Tib kita lanjutkan bab berikutnya. Bab man lam yastatiil ba falyasum. Kelanjutan dari hadis sebelumnya. Bab siapa yang tidak mampu untuk menikah, punya kemampuan untuk menikah, maka hendaknya puasa. Al Imam Bukhari berkata, "Qasana Umar bin Hafs bin Ghias, qadana Abi q had amas q hadasani Umarah Abdurrahman bin Yazid. Qakaltu maalqama wal aswad ala abdillah." Kata Abdurrahman bin Yazid, "Aku bersama Alqama dan Al-Aswad, kami bertiga menemui Abdullah bin Mas'ud." Bertiga menemui Abdullah bin Mas'ud. Faqala Abdullah. Maka Ibnu Mas'ud berkata, "Kunna ma Nabi sallallahu alaihi wasallam syababan." Kami dulu masih muda ketika bersama Nabi sallallahu alaihi wasallam. La najuduaian kami nak punya apa-apa.Q rasul wasam. Rasul wasallam berkata yaabab, wahai para pemuda sekalian. Siapa di antara kalian mampu punya kemampuan ekonomis untuk menikah? falatazawaaj maka menikahlah fainnahu ag lil basar karena menikah lebih menukkan pandangan wa ahsan lil farj dan lebih menjaga kemaluan wam yastati faalaihium siapa yang tidak mampu maka hendaknya dia berpuasa fainnahu lahu wija maka ini bisa mengurangi atau mematahkan syahwatnya ee ee ini sudah lalu pembahasannya pada bab sebelumnya tapi Imam Bukhari ingin menekankan pada bab ini tidak mampu menikah maka Maka silakan berpuasa. Berpuasa Ustaz kalau saya puasa tadi saya puasa Senin Kamis masih bersyahwatib saya sudah jaga pandangan Ustaz tapi namanya kita keluar kerja pasti terlihat sesuatu saya tidak menyengaja. Tib kalau masih belum bisa puasa Daud sudah Ustaz masih belum sudah puasa tiap hari kalau memang kalau memang kau masih belum bisa. Tapi dengan syarat tadi menundukkan apa pandangan. Kalau puasa tiap hari pun tapi tidak menundukkan pandangan sama saja. Bab berikutnya, bab keempat, bab kasratin nisa. Bab banyaknya istri atau banyaknya wanita, banyaknya istri. Maksudnya sini al Imam Bukhari berkata, "Qutana Ibrahim bin Musa qal akhbarana Hisyam bin Yusuf anna ibna Juraij akhbarahum qala akhbarani atha." Atha bin Abi Rabah, muridnya Ibnu Abbas. Qala hadar nama Ibnu Abbas janazata Maimunah. Kami bersama Ibnu Abbas menghadiri jenazah Maimunah istri Nabi sallallahu alaihi wasallam bisaraf di Saraf. Saraf itu suatu kota keluar kota Makkah. Faqala Ibnu Abbas. Maka Ibnu Abbas berkata, "Hadi zaujatun Nabi sallallahu alaihi wasallam." Inilah istri Nabi sallallahu alaihi wasallam. Faid rafum naaha. Kalau kalian angkat naas itu apa? Kerandanya ya. Apa? Apa? Kalau mayat ditaruh ditaruh di mana? Kerandanya ya. Kalau kalian maksudnya mayatnya kalian angkat. Fala tuzzi wala tuzalzilu. Jangan kalian gerak-gerakkan, jangan kalian goyang-goyangkan, yaitu dijaga baik-baik. Warfu. Tapi lembutlah ketika mengangkatnya, membawanya ke kuburan dengan lembut.Ahuana Nabi sallallahu alaihi wasallam tisa. Nabi punya istri kana yaqsimu laman. Dan Rasulullah bagi jatah nginap mabit 8 orang. Waksimu wahidah. Nabi tidak bagi satu orang. Maksudnya Saudah. Kenapa? Karena Saudah menghadiahkan harinya kepada Aisyah. Karena Saudah ini kalau enggak salah dia wanita yang menikah dengan Nabi. Entah usianya sama dengan Nabi atau dia lebih tua daripada Nabi. Wanita sangat tua yang dinikahi oleh Nabi adalah siapa? Saudah. Dan Rasulullah ketika istri pertama yang tinggal bersama Nabi setelah Khadijah meninggal adalah Saudah. Ketika Khadijah meninggal Rasulullah menikah dengan apa? Saudah. Tapi secara secara sejarah sebelum Rasulullah menikah dengan Saudah, Rasulullah menikah juga dengan Aisyah tetapi belum serumah. Ketika masih di Makkah, ketika Rasulullah pindah ke Madinah, baru Aisyah tinggal serumah dengan siapa? Nabi. Jadi secara urutan kalau akad nikah Aisyah dulu baru akad nikah dengan siapa? Saudah. Tapi secara tinggal bersama Saudah dulu. J Rasulullah menikah dengan Saudah dan Rasulullah Saudah sudah tua dan selama 3 tahun di di Makkah Rasulullah berdua dengan Saudah. Makanya di antara istri Nabi yang cuma satu-satunya bersama Nabi hidup dua orang Khadijah dan siapa? Saudah. Khadijah selama 25 tahun tidak ada wanita lain. Dan Saudah juga selama 3 tahun tidak ada wanita lain. Setelah pindah ke Madinah baru Aisyah gabung dengan rumah tangga Nabi sallallahu alaihi wasallam. Selama 3 tahun tentu sudah bahagia bersama Nabi, hidup bersama Nabi. Ketika pindah ke Madinah, Saudah merasa apalagi Nabi setelah itu menikah dengan yang muda lagi seperti Hafsah dan yang lainnya, Saudah merasa dia tidak mampu lagi untuk melayani Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Dan ada khawatiran kalau dia harus pisah dengan Nabi ya karena dia tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai seorang istri sebagaimana mestinya. Maka dia bilang sama Nabi, "Ya Rasulullah, ee jangan tinggalkan saya. Biarkan saya hadiahkan hari saya kepada siapa? Ee Aisyah radhiallahu taala anha. Oleh karenanya Rasulullah sahu alaihi wasallam ketika meninggal istrinya sembilan. Namun yang dia bagi jatah nginap cuma delapan delapan orang. Semua istri satu-satu hari kecuali siapa? Aisyah. Aisyah 2 hari karena ngambil jatah siapa? Saudah. Ya. Jatah Saudah. Di sinilah kata Ibnu Abbas radhiallahu taala ee anhuma, Rasulullah punya semilan istri ya. Ee ketika Rasulullah meninggal itu Rasulullah meninggal menikah dengan ee istri tapi ada yang meninggal seperti Zainab binti Khuzaimah meninggal ya di masa Nabi masih hi hidup ya. Ada namanya istri Nabi yang lain juga namanya Zainab. Istri Nabi namanya Zainab dua Zainab bintu Jahsyin sama Zainab bin Khuzaimah. pertama nikah dengan Zainab binti Khuzaimah tidak lama kemudian meninggal duni terus nikah lagi dengan nama Zainab binu Jahsy ini kisahnya Rasulullah ee Atha bersama Ibnu Abbas menghadiri jenazah Maimunah. Maimunah istri Nabi. Nabi menikahi ketika di Makkah dan Nabi ee menikahinya kalau enggak salah juga di saraf. di Saraf ketika mau meninggal si dalam riwayat kata Ibnu Hajar ee Maimunah meninggalnya di Makkah. Kemudian dia bilang sama dia berwasiat kalau saya meninggal tolong kuburkan saya di saraf juga di tempat saya menikah dengan Nabi. Saya pengin juga meninggal di tempat tersebut. Dikuburkan tempat tersebut. Sehingga ini pembahasan bolehkah seorang meninggal satu tempat kemudian dikuburkan tempat yang lain? Maka secara umum jawabannya boleh selama tidak merubah mayat. Adapun kalau mayat sampai berubah, sampai bau itu enggak boleh. Tapi kalau mayat masih bisa dijaga, jaraknya juga enggak terlalu jauh, masih mungkin bisa ditempuh, apalagi ada maslahat mungkin dekat dengan kerabatnya agar bisa diziarahi misalnya atau dia wasiat, saya punya wasiat pengin dikuburkan dekat suami atau misalnya seperti selama tidak merubah kondisi mayat dan waktunya tidak terlalu lama maka hukum hukumnya boh. Makanya seperti disebutkan Said bin Zaid dan juga Said Saad bin Abi Waqqas. Saad bin Zaid ee Said bin Zaid dan Saad bin Abi Waqqas mereka meninggal di Akiq dan mereka minta untuk dikuburkan di kota Madinah. Jadi ada jarak, ada jarak. Tetapi kalau ternyata tidak ada maslahat apa-apa apalagi terlalu lama, maka ini menyelisihi syariat. Karena hukumnya seorang kalau meninggal segera diku kuburkan. Segera dikubur. Kalau dia orang saleh, dia segera mendapatkan kebahagiaan, meninggalkan dunia yang penuh dengan permasalahan. masuk di alam barzakh dia akan mendapatkan mukadimah kenikmatan dari surga yaitu kenyamanan di alam barzakh. Maka jangan tunda-tunda. Jangan ditunda tunda-tunda. Tapi kalau ada maslahat tertentu maka tidak mengapa. Karena di antaranya Maimunah meninggal di Makkah tapi dia pengin dikuburkan di saraf. J terlalu jauh tapi cukup. Maksudnya kalau zaman dulu mungkin jaraknya lumayan. Kalau zaman sekarang dekat. Kemudian Ibnu Abbas mengingatkan, "Kalau kalian mengangkat kerandanya itu tempat tempat tidurnya yang untuk dibawa gontong mayat ya namanya naasy yaitu tempat yang diletakkan mayat ketika digiring." Fala tuzuh fala tuzziuha. Jangan kalian menggoyang-goyangnya ya. Yaitu menggoyang kanan kiri. Wala tuzalziluha. Jangan e bikin apa? Jangan digoyang-goyang. Jangan digerak-gerakkan itu jangan di kanan kiri atas bawah jalan dengan baik warfu yaitu jalan dengan tenang tidak tidak terlalu cepat sehingga akhirnya bergoyang-goyang tidak juga lambat ya karena sunahnya agar mayat segera di dikubur tapi jalan dengan tenang bukan lari-lari lari akhirnya mayatnya goyang-goyang ya kata Ibnu Hajar waustafadu minhu an hormatal mukmin ba'da mautihi baqiatun kama kanat fi hayatihi ini dalil bahwasanya Ya, kehormatan seorang mukmin setelah meninggal masih berlaku sebagaimana ketika dia masih hidup. Makanya Rasulullah bersabda, "Kasru azmil mukmin mayitan kakasri hayyan." Siapa yang mematahkan tulang mayat yang sudah mati sama seperti mematahkan tulang tulangnya ketika dia masih hidup. Bolehkah kita mematahkan tulang orang masih hidup? Enggak boleh. Ketika dia meninggal pun sama. Gak boleh. Kata Nabi, mematahkan tulangnya ketika sudah meninggal sama dengan matahkan tulangnya ketika masih hidup. Jadi sini kemudian khilaf. Apakah boleh mayat kita ambil organnya untuk diberikan kepada orang masih hidup meskipun dia berwasiat? Ini khilaf di kalangan para ulama. Sebagian ulama yang tidak membolehkan mereka beril dengan hadis ini. Ya, sama kita merusak tubuhnya. Ada khilaf di kalangan para ulama. Tapi intinya mayat punya kehormatan. Makanya ketika di ketika digiring seakan-akan dia masih hidup maka jangan digoyang-goyangkan. nya kalau dia masih hidup kan dia terganggu. Digoyang-goyang, diangkat-angkat dia terganggu. Meskipun dia sudah meninggal jangan diganggu karena menghormati mayat ketika masih sudah meninggal sama dengan ketika dia masih hidup. Kemudian di perhatian kita di sini, Ibnu Abbas berkata, "Rasulullah punya istri sembilan." Rasulullah punya istri sembilan. ee yaitu Saudah, Aisyah, Hafsah, Ummu Salamah, Zainab bin Jahsyin, Ummu Habibah, Juwairiah, Sofiah, dan Maimunah. Maimunah istri yang terakhir Rasulullah nikahi. Maimunah istri terakhir yang Rasulullah nikahi. Dan Rasulullah meninggal dan mereka semua istri-istri Nabi sallallahu alaihi wasallam. Para ulama menunjukkan bahwasanya istri Nabi boleh lebih dari empat. Cuma khilaf. Apakah boleh lebih dari tapi lebih dari empat? Khusus buat Nabi sallallahu alaihi wasallam. Adapun selain Nabi sallallahu alaihi wasallam maka paling maksimal cuma empat. Ya, enggak boleh lebih dari empat. Tib. Di sini Ibnu ee Imam Bukhari membahas ee Ibnu Hajar membahas tentang apa hikmah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam punya istri lebih dari ee empat. Baik. Ada hadis berikutnya? Kita bahas dulu. Hadis berikutnya mohon maaf. Oke, hadis berikutnya. Q hadana Musaddad Q hadana Yazid bin Zurai Q hadana Said bin Qatadah Said an Qotadah an Anas radhiallahu anhu Nabi sallallahu alaihi wasallamin wahidah Rasul wasallam pernah menggilir semilan istrinya dalam satu malam walahiswah dan dia punya se istriq khalifatu hadana Yazid bin Zur had said anasan Hadahum hadahum an Nabi sallallahu alaihi wasallam. Ee bahwasanya Anas menampaikan hadis tersebut bahwasanya di antara mukjizat Nabi sallallahu alaihi wasallam beliau memiliki kekuatan yang luar biasa dan beliau bisa menggilir istrinya seilan orang dalam satu satu malam. Adakah nabi yang seperti ini? Ada. Nabi Sulai Sulaiman dia pernah mengatakan la atufanna ala tisatanah. Saya akan menggauli malam ini 99 wanita dan semuanya akan hamil dan punya anak dan semua anaknya akan jadi mujahid fisabilillah. Maka malaikat berkata, "Qul insyaallah." Katakan insyaallah. Nabi Sulaiman lupa bilang insya Allah. Maka dia gaul di 99 wanita. Ternyata yang lahir cuma satu pun itu pun tidak sempurna tubuhnya. Cacat. Ya. Tetapi yang menakjubkan Nabi Sulaiman menggauli 99 dan setiap wanita beliau ejakulasi. Setiap wanita beliau eja kulasi. Maksudnya ini di antara keistimewaan para nabi. Sehingga kalau Nabi Sulaiman istri sampai 100 ya Nabi Sulaiman bukan kau. Kalau kau bisa apa makannya beras sama cabai selesai. Nabi Sulaiman 99 wanita dan setiap wanita dia ejakulasi karena dia pengin punya anak sehingga dia menggauli dan ee meletakkan benih pada setiap wanita. Nabi sallallahu alaihi wasallam juga dia beliau bisa menggauli istrinya 99-9nya dan mandi sekali aja. Ini di antara kehebatan Nabi sallallahu alaihi wasallam. Hadis berikutnya Imam Bukhari berkata, "Qdasana Ali bin Hakam al-Anshari q hadasana Abu Awanah an raqabah anhalyami an Said bin Jubair qala qibnu abbasin hal tazwajta kata Ibnu Abbas kepada Said bin Jubair said bin Jubair muridnya Ibnu Abbas qulul aku belum menikah kau sudah nikah wahai Said bin Zubair kata Ibnu Abbas bertanya kata Said bin Jubair la belum maka Ibnu Abbas berkata, "Tazawaj Fatazawaj. Menikahlah engkau. Fainnair hadil ummati aksaruha nisaan. Sesungguhnya orang terbaik umat ini paling banyak istrinya. Orang terbaik umat ini paling banyak apa? Istrinya. Hadis ini maksudnya Rasulullah mengabar ee Ibnu Abbas mengabarkan tentang Nabi bahwasanya Nabi sallallahu alaihi wasallam adalah manusia terbaik di umat ini dan dia yang paling banyak apa? Istrinya. Bukan maksudnya semakin banyak istri semakin apa? Baik. Ini zahir dari hadis ini. Ibnu Abbas ingin menjelaskan, "Jangan sampai kau menyangka bahwasanya menikah itu menghalangi engkau dari ibadah. Jangan sampai kau menyangka menikah itu menghalangi engkau dari meraih keterbaikan." Toh Rasulullah sallallahu alaihi wasallam adalah lelaki terbaik di umat ini dan dia istrinya paling baanyak. Namun jika seorang bisa memiliki selebriti satu dan melaksanakan tanggung jawab seluruhnya, mungkin dia juga bisa dapat banyak pahala dari sisi yang yang lain. Tapi maksud hadis ini adalah manusia terbaik umat ini. Siapa maksudnya? Rasul Rasulullah. Dan dia istrinya paling ba banyak. Sehingga istri banyak tersebut tidak menghalangi seorang untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa taala. Tik ee Ibnu Hajar rahimahullah ya menyebutkan tentang kenapa Nabi sallallahu alaihi wasallam istri banyak. Apa hikmah di balik itu ya. Jadi saya katakan tadi Ibnu Hajar berkata, "Walladar anna murada ibni Abbas bil khairi anabi yang yang zahirnya maksud Ibnu Abbas dengan berkata umat terbaik, orang terbaik dari umat ini maksudnya beliau adalah Nabi sallallahu alaihi wasallam. Kaahu asar tazwij marjuh." Beliau sedang membahas, Ibnu Abbas sedang mengisyaratkan meninggalkan pernikahan karena untuk meraih keterbaikan untuk banyak ibadah itu tidak benar. marjuh ma Nabi sallahu alaihi wasallam girahu. Kalau ternyata tidak menikah itu lebih baik, tentu Nabi tidak akan menikah. Tapi ternyata Nabi menikah. Lillah waamahum bihi yakwiju yukir tazwija limaslahatin maslahati tablighil ahkam. Dan Rasulullah orang yang paling takut kepada Allah, yang paling berilmu tentang Allah tapi dia banyak menikah. Tib kita sebutkan. Beliau juga mengatakan di sini ya ee saya bacakan aja. Di antara hikmahnya tablighul ahkam allati al rijal. Dengan istri banyak maka banyak hukum-hukum yang mungkin hanya diketahui oleh para istri. Laki-laki gak tahu. Kalau enggak ada istri mungkin enggak akan tahu bagaimana kebiasaan Nabi di rumah. Dengan ada istrinya maka ketahuan. Rasul sahu al wasallam di antara mukjizatnya bahwasanya beliau makannya sedikit, beliau jarang kenyang. Kalau beliau punya makanan banyak, beliau pun kasih orang dan beliau sering berpuasa. Bahkan beliau nyambung puasa. Meskipun demikian, ternyata beliau mampu untuk mengelilingi istrinya dalam satu malam semilan istrinya. Maksudnya e vitamin kurang, energi kurang, tapi ternyata bisa. Karena ini mukjizat dari siapa? Allah. Padahal melakukan itu untuk bisa menggauli sembilan istri dalam satu malam tidak mungkin dilakukan oleh orang yang kecuali orang yang badannya ku kuat. Sementara Nabi tidak demikian. Persediaan makanan terbatas, makan seadanya, sering kelaparan tapi mampu untuk menggauli istrinya dalam satu malam. Ee demikian juga ee sebagian ulama menyebutkan Arab dahulu memuji kalau punya istri banyak ya dan menunjukkan ini bersikap kejantanan seorang lelaki. Demikian juga di antara keajaiban Nabi meskipun istrinya banyak tidak menghalangi beliau untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa taala. Bahkan bisa jadi ibadah beliau bertambah. Kenapa? Dengan menjaga istri-istrinya sehingga istri-istrinya bertakwa kepada Allah. Berarti Nabi dapat pahala. kemudian melakukan kewajiban-kewajiban terkait dengan istrinya. Semakin banyak tanggung jawab, maka dia kerjakan semakin banyak apa? Pahala. Dan juga mengajari istri-istrinya sehingga ada pahala dari sisi lain. Ngurusin istri-istri, memberi petunjuk kepada mereka, ngajarin mereka. Ya. Dan ini di antara hikmah bab saya sebutkan sini 10 sisi kata Ibnu Hajar satu-satu dalam jilid 9 halaman 115. Pertama, hikmahnya dengan istri banyak maka banyak wanita yang bisa melihat kebiasaan Nabi ketika di rumah. Sehingga membuktikan bahwasanya dia bukan seorang penyihir. Karena sembilan kalau satu wanita mungkin dibilang istrinya bohong. Tapi kalau sembilan semua wanita melihat Nabi orang yang normal, orang yang hebat di dalam sebagai suami yang hebat menunjukkan dia bukan orang gila apalagi orang tersihir tapi dia orang normal yang hebat bisa menjalankan tugas sebagai suami karena saksinya banyak. sembilan orang ee banyak ya. Kemudian juga di antara hikmah yang kedua agar kabilah-kabilah Arab merasa mulia karena mereka punya hubungan kekerabatan dengan Nabi. Nabi punya istri ini dan kabilah beda. Istri ini kabilah beda. Istri ini dan ini ada maslahat dakwah. Ada maslahat apa? Dakwah. Karena banyak kabilah yang dan ini saya dengar dilakukan oleh sebagian raja pun demikian. Mereka menikah lama kemudian cerai menikah lagi sehingga banyak punya hubungan kekerabatan sehingga menguatkan misalnya kekuatan e kerajaannya. Kemudian juga di antaranya wali ziyadalufihim lidalik agar lebih mudah mengambil hati. Ternyata di antara mereka istri-istri Nabi ada yang kerabatnya masih kafir, kerabat-kerabat kabilahnya masih kafir dengan kalau Nabi menikahi salah seorang dari mereka mudah-mudahan mereka bisa mudah masuk is Islam. Dan ini juga ada tambahan beban ya agar Nabi membuktikan bahwasanya meskipun istrinya sembilan beliau tetap bisa menyampaikan dakwah dengan sebagaimana mestinya. Ini di antara kehebatan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Demikian juga agar bertambah kerabat-kerabat dari sisi istri-istrinya sehingga banyak penolongnya. Kalau semua pada masuk Islam, maka mereka menguotkan Nabi kalau ada yang melawan Rasulullah punya pasukan dari banyak kabilah. Di antara hikmah. Demikian juga di antara hikmahnya untuk menukil hukum-hukum syari yang tidak bisa diketahui oleh lelaki. Yang tahu hanya istri-istri ketika terkait kegiatan Nabi di rumah. Ibadahnya, kebiasaan sehari-harinya, ini yang tahu cuma istri-istrinya. Kemudian juga agar mengetahui bagaimana akhlak Nabi yang luar biasa. Bagaimana Nabi bisa memiliki akhlak. Buktinya Rasulullah menikah dengan dua orang yang sangat bermasalah sisi kerabatnya. Pertama Ummu Habibah. Ummu Habibah bapaknya Abu Sufyan. Abu Sufyan kepala orang-orang musyrikin setelah wafatnya Abu Jahal. Siapa? Abu Sufyan. Tapi ternyata akhlak Nabi yang luar biasa menjadikan Ummu Habibah sangat cinta kepada Nabi lebih daripada bapaknya. Kalau Nabi akhlaknya enggak beres, ngapain nikah sama kamu? Mending saya balik sama bapak saya, kepala geng. Gampangannya demikian. Kepala suku, kepala jagoan. Tapi ternyata akhlak Nabi luar biasa. Bisa menundukkan hati Ummu Habibah. Padahal bapaknya adalah kepala Quraisy, pengganti Abu Jahal. Ini menunjukkan akhlak Nabi yang luar biasa. Demikian yang kedua juga adalah Sofiah. Sofiah bapaknya mati gara-gara diperangi Nabi. Bapaknya, suaminya, kakaknya, adiknya, omnya, semua meninggal gara-gara Nabi perangi. Kemudian Nabi menikahi dia. Kalau ternyata akhlak Nabi tidak baik, tentu dia jengkel. Gara-gara kau sudah suami tukang ngomel, Bapak saya mati gara-gara kau. Tapi ternyata tidak. Ternyata Sofiah sangat sayang kepada Nabi. Justru Nabi bisa mengambil hatinya padahal keluarganya semua meninggal gara-gara sebab Nabi perangi. Ini menunjukkan akhlak Nabi yang luar biasa. Terbukti bagaimana Ummu Habibah sangat sayang kepada Nabi dan Sofiah sangat sayang kepada Nabi. Yang kedelapan tadi untuk menunjukkan bagaimana mukjizat Nabi. Meskipun beliau makan seadanya tetapi bisa punya kekuatan dan ini dimiliki oleh para nabi. Tadi yang 9 dan 10 terkait dengan semakin Nabi punya istri maka Nabi ee menjaga mereka dan ini ibadah. Menjaga istri ibadah. Antum kalau semakin banyak anak, antum kasih makan banyak pahala enggak? Sama. Kalau punya istri banyak juga antum kasih makan semua pahala enggak? Ini teorite teori semuanya makan dapat pahala. Antum pergi banyak doain ini saya enggak usah panjang lebarlah. Pokoknya begitu ceritanya. Ini tentang Nabi sallallahu alaihi wasallam. Karena dengan istrinya banyak maka dia ngurusin mereka, menjaga diri mereka, mengurusin hak-hak mereka dan ini tentu menambah pahala bagi Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Sampai sini saja kajian kita. Insyaallah kita lanjutkan pada kesempatan yang lain. Wallahu taala alam bawab. Demikian. Wabillahi taufik hidayah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.