Transcript
vi45JbkMxMw • Alasan Split Bill itu JELEK dan JANGAN DILAKUIN Waktu Pacaran & PDKT
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/SatuPersenIndonesianLifeschool/.shards/text-0001.zst#text/0803_vi45JbkMxMw.txt
Kind: captions Language: id Kemarin di Sosmate lagi viral banget ya cerita soal cowok yang ngajak cewek makan di megacoach dan do split bill. Bayangin ya, split bill di makanan yang harganya mungkin cuma Rp10.000-an, Rp20.000-an per porsi. Dan menariknya si split bill-nya ini ditagih pas si ceweknya itu masih makan dan konteksnya juga masih PDKT. Meskipun di beberapa case ada juga yang gak masalin split bill ya, tapi based on data 78% orang masih berekspektasi kalau cowok yang akan bayar di first date. Dan pertanyaannya sebenarnya wajar enggak sih kalau cowok itu minta split bill? Bukannya sekarang eranya udah kesetaraan gender? Welcome to kelas kehidupan by 1%. Hari ini kita bakal bahas soal split. [musik] Enjoy. [musik] Split build itu bikin banyak orang, terutama cewek. Bukan karena [musik] matre, tapi secara gak langsung itu nunjukin kalau lo itu gak mampu dan lo gak ada effort. [musik] Analoginya gini, kalau lo cuma bilang aku serius sama kamu, itu sebenarnya gampang diucapin dan bisa jadi bullshit karena enggak ada buktinya. Tapi di saat lo berani bayar full, apalagi di first date, ini bakalan menguatkan ucapan lo itu dengan ngirim sinyal ke si ceweknya kalau lo itu serius. Lo rela berkorban ngeluarin uang demi kenyamanan pasangan lo. Selain dari itu, lo juga ngasih sinyal tambahan kalau lo itu mapan dan keuangan lo cukup stabil. buat nanggung biaya nge-date kalian. That's why di banyak kasus minta split bill justru ngasih sinyal red flag ke pasangan lo. Doi mungkin mikir, "Ini orang perhitungan banget ya masa depan gue bakal split ini gak ya." Apalagi di kasus gacoan tadi. Kalau tagihannya sejuta lu minta split bill ya mungkin orang masih maklum ya karena itu besar banget dan apalagi kalau kita duitnya lagi pas-pasan. Tapi kalau tagihannya cuma Rp50.000 buat [musik] berdua dan lu masih minta bagi dua itu udah sinyal jelas banget ya kalau lo itu pelit banget atau miskin. Nah, pertanyaannya kenapa sih split build ini jadi big deal banget? Nih, para cowok gua jelasin ya biar lo ngerti. Lo pasti pengin kan cewek lo itu tampil cantik di depan publik. [musik] Dan sebenarnya beberapa cewek juga merasa terbebani ya dengan ekspektasi orang yang nuntut mereka itu harus cantik. Dan akhirnya [musik] ini yang bikin persiapan nge-date mereka itu bisa berjam-jam karena mereka harus make up dulu, hair styling dulu, pilih baju, kadang ada yang sampai maskeran dan juga luluran juga. Dan itu biayanya lebih mahal dari cowok yang cuma mandi dan juga pakai parfum. Nah, jadi kenapa split bilill 5050 itu sebenarnya gak adil? Karena ya cewek juga aslinya udah ngeluarin duit yang banyak buat tampil cantik demi lo. Masa sih lo enggak bisa nge-cover makanannya sebagai bentuk apresiasi? [musik] Dan that's why cowok itu sebenarnya butuh modal ya. Bayarin makanan itu sebenarnya bukan sedekah tapi nyimbangin effort yang udah dilakuin sama cewek juga. Mungkin di zaman modern ini banyak orang yang enggak suka sama konsep cowok yang bayarin [musik] mau itu di first date ataupun pascaran. bahkan untuk perempuan itu sendiri. Tetapi kenapa sih standar ini masih jadi kepercayaan mayoritas orang-orang di dunia? Kalau dari sisi sejarah, sebenarnya selama berabad-abad perempuan itu emang enggak dikasih akses yang mudah buat dapetin duit. Nyari kerjaan aja bagi cewek itu dari dulu emang susah ya karena diskriminasinya juga parah ya. Meskipun di beberapa case sampai sekarang juga diskriminasi gender masih ada sih. Bahkan sampai tahun 1960-an dan 1970-an di banyak negara wanita itu susah banget buat punya rekening bank atau kartu kredit sendiri tanpa izin cowok kayak suami atau ayah. Sistem sosial kita emang udah ngebentuk konsep kalau cowok itu maskulin dengan nge-provide cewek. Nah, tapi ada satu kejadian unik di Amerika sekitar tahun 1960-an. Waktu itu budayanya lagi didominasi dengan fenomena cowok maksa perempuan buat bayar makanan mereka. Akhirnya metode split billahir biar jadi solusi yang adil bagi keduanya. Sampai sekarang pun metode split bill ini udah dipakai di banyak negaranya. Apalagi sekarang banyak perempuan independen yang udah pintar cari duit. Tapi meski begitu memori budaya cowok bayarin perempuan itu masih nevel kuat. Makanya tadi ya 78% orang masih berekspektasi cowok yang bayar di kencan pertama. Jadi suka [musik] enggak suka ya ini udah jadi berminimum di standar sosial kita. Kalau lo belum siap secara finansial, jangan maksa ajak anak orang ke tempat mahal terus minta split bill di kasir. Itu stupid banget sih menurut gue. Bahkan kalau gaji lo pas-pasan, jawabannya itu sebenarnya bukan di split bill. Tapi ya lo harus kumpulin duit dulu buat pacaran. Alokasiin setidaknya 5% sampai 15% dari gaji bulanan khusus buat pacaran. Artinya kalau gaji lo UMR misalnya R5 juta, berarti ya jatah pacaran lo itu maksimal Rp750.000 sebulan. Kalau budget lo cuma segitu, ya jangan gaya-gayaan ajak find dining tiap minggu. Cari aja tempat nge-date yang lebih murah dan pasangan yang baik pasti bakal oke aja kok. Asalkan lo juga jujur dan harus effort. Intinya sesuaikan gaya pacaran sama dompet, bukan tagihannya. Kalau lo enggak mampu bayarin dia di tempat mahal, ya turunin standarnya, bukan minta split bill. Kalau lo maksa split bill di tempat mahal cuma demi gengsi, itu tanda kalau lu enggak punya perencanaan finansial yang baik. Oke, guys. Sebelum lanjut, gua mau ngasih tahu info buat lu yang lagi ngerasa bingung, ngerasa stuck sama hidup akhir-akhir ini. Entah itu soal karir, pendidikan, hubungan, keluarga, pernikahan, atau hal-hal personal lainnya, sekarang 1% tuh nyediain psikotes premium. Di dalam psikotes premium ada berbagai pilihan tes yang dirancang buat ngebantu lo lebih paham siapa sih diri lo sebenarnya supaya lo bisa ngambil keputusan hidup lu dengan lebih baik. Psikotes ini tuh ngegabungin berbagai jenis tes psikologi profesional. [musik] Jadi setiap lu beli, lu bakal dapat beberapa psikotes disatuin report-nya jadi puluhan halaman untuk hasil yang akurat dan personal. Lu bisa baca puluhan halaman ini. Dan yang paling keren kalau lu enggak ngerti atau lu ada pertanyaan, lu bisa dapat insight lanjutan lewat konsultasi bareng expert [musik] dari 1% langsung berdasarkan hasil tes lu. Langsung aja kunjungi 1.bio/psicotespremium buat info lebih lanjut. [musik] Nah, yang jadi pertanyaan adalah apakah selamanya cowok harus bayar? Jawabannya ya enggak juga sih. Sebenarnya kalau mau hubungannya langgeng itu kan kita butuh kerja sama ya. Nah, biar enggak ngerusak suasana dan enggak bikin ilf, lo perlu tahu treatment khususnya juga misalnya komunikasi di awal. Bukan pas tagihan datang ya, tapi pas lagi santai. Obrolin ekspektasi kalian soal pembayaran ini mau gimana. Yang kedua, lu juga bisa coba ganti-gantian ya. Daripada ribet ngitung split bill, mending ganti-gantian aja momen bayarnya. Misal makan malam lu yang bayar, tiket bioskop do yang bayar. Itu kan jauh lebih enak ya. Dan dua-duanya juga ngerasa berkontribusi. Atau yang ketiga, lu juga bisa pakai sistem bayar di akhir. Kalau emang harus speed bill, misal liburan bareng satu orang talangin dulu full di depan umum. Nah, nanti urusan transfer-transferan itu lakuin di rumah lewat mobile banking. Dan ini juga bagus ya buat ngejaga harga diri pasangan lo di depan umum dan enggak nyakitin dia juga. Dan buat para cewek, ada satu etika yang sebenarnya bisa juga dicoba. Namanya adalah theover. Meskipun cowok lo inisiatif bayar, lo tetap bisa basa basi nawarin dompet. Misalnya kayak nanya, "Ya, berapa, mau aku tambahin." Nah, itu kan basa-basi yang selain lo kelihatan sopan, ini juga bisa jadi aja ngetes kesopanan pasangan lo juga. Cowok yang gentleman pasti bakal nolak dan bilang, "Enggak usah, simpan aja unuk kamu." Cuma yang perlu lo ingat, etika diover ini penting buat nunjukin kalau lo itu bukan parasit. At the end of the day, split bill di awal hubungan itu seringkiali jadi reflek bukan karena nominal uangnya, tapi karena apa yang terstirahat di baliknya. Pelit, enggak peka, dan enggak siap modal. Standar hubungan zaman sekarang emang udah modern, tapi etika dasar saling menghargai itu enggak akan pernah basi. Kalau lo cowok, jadilah inisiator yang bertanggung jawab dan kalau lo cewek, jadilah partner yang tahu diri [musik] dan juga apresiatif. Cari solusi yang win-win di mana keuangan bisa aman tanpa harus jadi orang yang reflect buat pasangan lo. Karena ingat, lo sekarang lagi nyari pasangan hidup ya, bukan nyari teman, patungan, bayar tagihan. Kalau lo suka pembahasan kayak gini, lu bisa coba cek ya video kita yang ada di sebelah kiri atau lu juga bisa cek video kita yang ada di sebelah kanan. Silakan pilih aja sesuai dengan minat lo. That's all for today. Gue Danang dari 1%. Jangan lupa [musik] bahagia dan jangan lupa hidup seutuhnya. Thanks. [musik]