Transcript
dut2nJ4qZ0U • Dangdut: Musik "Kampung" yang Akhirnya NAIK KELAS
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/SatuPersenIndonesianLifeschool/.shards/text-0001.zst#text/0793_dut2nJ4qZ0U.txt
Kind: captions
Language: id
20 Desember 2024. Buat banyak [musik]
orang, tanggal ini mungkin kedengarannya
biasa aja. Tapi buat industri musik
Indo, tanggal itu adalah salah satu
titik [musik] sejarah yang penting. Di
tanggal ini, rilis lagu Hipdut, Garam,
dan Madu dari trio, [musik] Teny, Nikea,
dan juga James yang ternyata jadi lagu
Hipdut paling viral seIndonesia.
[musik]
di YouTube du hari setelah rilis lagu
ini tembus 2 juta [musik] views. Bahkan
sekarang kalau gue lihat di YouTube
music views-nya udah sampai 244 juta
plays. Di Spotify, garam dan Madu ini
mecahin rekor sebagai lagu Indonesia
tercepat yang nyentuh 100 juta stream di
platform itu. Bahkan lebih gokilnya
lagi, Tensey itu sampai diundang tampil
di salah satu festival industri kreatif
paling bergengsi di dunia South [musik]
by Southwest di Sydney tahun 2025. Gila
cuy ini lagu hip dut dangdut gitu ya
mendunia. Langsung aja kita umumin.
Kami ucapkan selamat kepada
garam dan madu.
Sakit dadaku.
[musik]
Congratulations.
Hei.
[tepuk tangan]
Oke, I want to thank you to Aunmal that
believes in me, my parents, God, Dan
words. Thank you so much. Em, semoga ini
bisa menjadi sesuatu awal yang baik
untuk Centera Naikila.
Dulu banyak yang bilang kalau Tency dan
kawan-kawan ini hoki doang, tapi
ternyata itu enggak. Lagu mereka yang
lain kayak kasih aba-aba atau magic
Hibiniu itu juga viral. Tembus puluhan
juta bahkan ratusan juta kalau
digabungin sama Spotify dan YouTube.
Even sampai Reza Rahatian aja kecanduan
lagu ini cuy. [musik]
Fenomena ini pun akhirnya bikin gua
bertanya-tanya ya, kenapa sih Hipdut
bisa seviral ini? Kenapa musiknya itu
candu banget? Dan yang terpenting
sejarahnya tuh gimana? Welcome to Jurnal
Investigasi by 1%. Hari ini kita bakal
bahas hipdut dan era kebangkitan musik
jamet di Indonesia. Enjoy [musik]
Ada satu hal penting yang sebenarnya itu
harus kita lurusin. Kalau ada yang
bilang hipdut itu ngerusak dalam tanda
kutip kemurnian dangdut, mereka mungkin
lupa sama sejarah dangdut itu sendiri.
Karena sebenarnya dangdut itu bukan
genre yang murni. Dia emang musik yang
dari sananya tuh emang gaduh-gado.
Pertama, pondasinya itu Melayu. Terus
juga ada pengaruh dari India yang kental
banget ya, terutama di harmoni dan
tablak. Ada juga nuansa cengkok vokal
dari Arab dan juga ada kombinasi sound
western rock ofop bahkan irama dari
Amerika Latin. Dan menariknya dangdut
itu musik yang selalu bisa beradaptasi
sama zaman. Misalnya di era raja dangdut
[musik] ya Roma Irama dia mempopulerkan
rock dut kawin silang antara ritme
gendang sama gitar elektrik yang lagi
ngetren memang pada tahun 0-an.
sendiri.
Fast forward ke tahun 2000-an, lahirlah
dangdut koplo yang temponya tuh jauh
lebih cepat dan lebih agresif seakan
dirancang khusus buat bikin orang itu
pada joget. Beda sama Rockdut, Dangdut
Koplo ini sebenarnya enggak lahir di
Jakarta. Dia lahir di daerah khususnya
di Jawa Timur dan wilayah pantai utara
atau pantura Jawa. [musik] Dan ini
akhirnya bikin banyak musisi-musisi
daerah terutama dari Jawa mulai naik
daun. Misalnya di era 2010-an ada musisi
namanya NDX aka. Lagu mereka itu pakai
bahasa Jawa dan dicampur hip hop dengan
sound yang lebih merayak. Bahkan
beberapa orang bilang mereka tuh pionir
sesungguhnya dari hip hop dangdut
sebelum eranya tensi masuk. Grup ini
juga yang mempopulerkan tema musik pop
yang viral banget di Jawa selama satu
dekade yaitu ambyar. Ambyar yang artinya
hancur lebur, patah hati mendalam.
[musik]
Nah, pertanyaan berikutnya gimana
ceritanya HPdut versi Jawa itu bisa
berevolusi jadi Hipdut versi tensi? Kita
bakal bahas di section selanjutnya.
20 Desember tahun 2024 rilis lagu Garam
dan Madu. Ini adalah momen yang nandai
munculnya hipdut generasi baru. Siapa
pionir di baliknya? Trio ini itu terdiri
dari Tens seorang penyanyi hip hop asal
Sidoarjo, Jawa Timur. Naikila, penyanyi
R&B Pop asal Surabaya, Jawa Timur dan
juga James produser musik yang berbasis
[musik] di Jakarta. Nah, pertanyaannya
kenapa sound trio ini bisa beda banget
dari pendahulunya yaitu NDX aka? [musik]
Padahal mereka itu sama-sama dari Jawa
ya. Jawabannya adalah karena
komposisinya yang unik. Dua vokalis
utamanya, Tensi dan Naikila, emang
berasal dari sumbernya atau kandangnya
dangdut Koplo ya di Jawa Timur. Tapi
jendre asli mereka itu sebenarnya bukan
dangdut. Mereka adalah musisi urban hip
hop dan R&B. Nah, mereka akhirnya
ketemulah seorang produser namanya tuh
James yang berasal dari Jakarta, pusat
industri pop nasional. Kombinasi inilah
yang akhirnya bikin JMC bisa
memperlakukan kendang cuma sebagai sound
pendukung yang akhirnya [musik]
diintegrasiin sama formula produksi hip
hop modern. Nah, terus kenapa formula
Hip Dut New Generation ini bisa viral
dan diterima sama banyak Genzi? Alasan
pertama, komposisi musik. Kople itu
identik sama tempo yang cepat, agresif,
dan rusuh. Musiknya tuh emang dirancang
khusus buat bikin orang joget.
instrumennya tuh rameai banget ya, ada
suling, gitar melodi, ada keyboard dan
seringki hasil produksinya itu bisa
berisik ya dalam tanda kutip karena
instrumennya tuh banyak banget. Nah,
tapi hipdut ala garam dan madu itu
temponya jauh lebih lambat. Tempo lambat
ini ngegantiin energi rusuk koplo dengan
sebuah groove yang sensual dan juga
groovy. Bikin musiknya tuh jadi sangat
minimalis. Isinya cuma simple keyboards
dan juga hip hop drum bits. Produksinya
bersih, high quality, dan yang
terpenting bass heavy. Kenapa ini
penting? Karena ini adalah sound yang
dirancang bukan [musik] buat speaker toa
hajatan. Yang mana kita bisa tahu ya
kalau hajatan itu kan selalu ada
lagu-lagu dangdut dan lagu-lagu dangdut
itu emang enak kalau diputar di toa.
Tapi lagu-lagunya tensi garam dan madu
ini sebenarnya enggak cocok buat
dipakaiin di speaker toa. Lagu-lagu ini
dirancang buat terdengar maksimal di
earphone Genzy di sound system mobil dan
juga di speaker cloud malam atau
nightcloud. Kebayang enggak tuh lagu
dangdut ada di nightcloud.
[musik]
Alasan kedua, lirik ala chogil dan
cegil. Kalau kita bandingin sama
lagu-lagu dangdut yang ambyar, lirik
lagu hipdut tensi ini cenderung lebih
aktif dan juga agresif. Lu bisa lihat ya
perbandingan lirik NDX dan Tensi di lagu
tentang perselingkuhan. Lu bisa coba
lihat di layar ya. Kalau kita perhatiin,
lirik lagu Tensi ini bukan pernyataan
sedih. Ini adalah statement yang
menunjukkan kepercayaan diri. Lo pilih
gua atau dia. Ada pergeseran makna dari
yang awalnya penderitaan pasif ya. Aku
ditinggal, aku nangis. Menjadi sikap
aktif dan punya kendali. Aku yang
memilih, kamu mau apa? Alasan ketiga,
video klip yang apa adanya. Video
klipnya juga jadi formula estetikanya
low budget. DIY enggak ada kemewahan,
enggak ada mobil sport, enggak ada
koreografi yang rumit. Isinya cuma
bersantai dengan teman di rumah.
Estetika yang lowy, kualitas rendah yang
emang disengaja ini tuh justru bikin
mereka jadi lebih utentik, lebih jujur,
dan juga lebih relatable buat Genzi.
Bahasa yang dipakai juga jaksaal banget
ya, campur-campur antara Indonesia,
Inggris, dan sedikit Jawa. Jangan lirik
kayak hold my hands, Don't Tell Your
Friends. Cerita kemarin ku ingat
permanen J Ro itu kan sebenarnya
campuran ya Indonesia, Inggris dan juga
ada sedikit pelafalan Jawa. Dan ini
adalah cerminan alami ya kalau Genzy
Jaksel ngobrol tuh kayak gitu.
Campuran-campuran bahasa Indo dan bahasa
Inggris.
Oke guys, sebelum lanjut gua mau ngasih
tahu info buat lu yang lagi ngerasa
bingung, ngerasa stuck sama hidup
akhir-akhir ini. Entah itu soal karir,
pendidikan, hubungan, keluarga,
pernikahan, atau hal-hal personal
lainnya, sekarang 1% tuh nyediain
psikotes premium. Di dalam Psikotes
Premium ada berbagai pilihan tes yang
dirancang buat ngebantu lo lebih paham
siapa sih diri lo sebenarnya supaya lo
bisa ngambil keputusan hidup lu dengan
lebih baik. Psikotes ini tuh ngegabungin
berbagai jenis tes psikologi
profesional. Jadi setiap lu beli lu
bakal dapat beberapa psikotes disatuin
reportnya jadi puluhan halaman untuk
hasil yang akurat dan personal. Lu bisa
baca puluhan halaman ini. Dan yang
paling keren, kalau lu enggak ngerti
atau lu ada pertanyaan, lu bisa dapat
insight lanjutan lewat konsultasi bareng
expert dari 1% langsung berdasarkan
hasil tes lu. Langsung aja kunjungi
1.bio/psicotespremium
buat info lebih lanjut.
Selama puluhan tahun, setiap kali kita
ngomongin dangdut, terutama setelah era
koplo yang meledak, musik ini tuh sering
banget dapat stigma. Tapi yang
menariknya ini tuh bukan kritik terhadap
musik. Ini tuh kritik kelas sosial.
Kritik ini datang dari audiens kelas
atas. Mereka sering rendahin dan ngasih
label genre ini tuh sebagai musik
kabupaten atau musik orang kampung.
Kelahiran dangdutkop loh di daerah kayak
Jawa Timur dan pantura justru ironisnya
memperkuat stigma ini. Ini mempertegas
cap kedaerahannya di mata audiens kelas
atas. Masalah stigma inilah yang bikin
dangdut biarpun jadi musik paling
populer di Indo, tetap susah naik kelas
secara kultural di mata kaum elit kelas
atas. Stigma ini berlangsung puluhan
tahun sampai akhirnya Genzi datang. Lagu
garam dan madu dari Tensey, Nikila, dan
juga James berhasil melakukan sesuatu
yang gak bisa dilakukan evolusi dangdut
sebelumnya, yaitu mendobrak tembok
stigma [musik] tadi. Formulanya yang
unik, bikin garam dan madu ini pertama
kali viral karena sound-nya itu cocok
buat dipakai video-video TikTok sama
banyak kenzy. Baru deh dari situ mulai
berambat ke platform lain ya, kayak
YouTube dan juga Spotify. Kalau dari
yang gue perhatiin, kayaknya musik
dangdut itu udah mulai sedikit naik
kelas. Kenapa? Karena ya Teni udah
diundang tampil di Festival Industri
Kreatif paling bergengsi di dunia ya, di
Australia tahun 2025 kemarin. Bahkan
menariknya lagu ini tuh secara absurd
diadopsi jadi salah satu trend meme
global yang dikenal sebagai Italian
Brain Road.
Garam mararam, raraman, mararaman dan
madu dung dung dung tak tuntung
perekuntung.
At the end of the day, kalau kita balik
lagi ke pertanyaan awal, kenapa sih
Hipdut itu bisa candu? Jawabannya adalah
karena dia adalah paket lengkap yang
hampir sempurna. [musik]
Secara visual dia relatable. Secara
lirik dia adalah fantasi sikap
chogil-ceegil yang nyari escapism dan
juga pemberdayaan atau empowerment.
Hipdut adalah suara generasi baru.
Generasi yang nolak batasan yang kaku
antara tradisional dan juga modern.
[musik] Mereka berhasil ngelakuin dua
hal sekaligus. Pertama, memberikan hip
hop genre global, sebuah cita rasa yang
khas Indonesia. dan di saat yang sama
memberikan dangdut general lokal
kehidupan baru di tangan generasi muda.
Hipdut bisa berhasil karena ia
menciptakan keseimbangan yang sempurna.
Bagi kita orang Indonesia, sound-nya itu
kerasa familiar ya karena ada melodi dan
gendang dangdutnya. Tapi di saat yang
sama terasa refreshing karena produksi
hip hop dan trapnya itu yang modern.
Buat lo yang suka sama bahasan-bahasan
jurnal investigasi Kai video ini, lu
bisa cek dua video yang udah gua
rekomendasiin ini ya. Silakan bisa
diklik aja. Gue berharap fenomena ini
bisa jadi angin yang segar buat
perkembangan pop culture di Indonesia.
That's all for this video. Gue Danang
dari 1%. Jangan lupa bahagia [musik] dan
jangan lupa hidup seutuhnya. Thanks.
[musik]