Transcript
rLfbJdZnAVY • Bitcoin vs Emas: Belajar Investasi dari 0 untuk Pemula
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/SatuPersenIndonesianLifeschool/.shards/text-0001.zst#text/0783_rLfbJdZnAVY.txt
Kind: captions Language: id Data BPS nunjukin cuma dalam setahun terakhir harga-harga barang dan jasa itu banyak yang naik. Harga ayam naik dari R30.000-an sampai Rp50.000-an. Harga beras naik 6 sampai 8%. Di bulan September dan Oktober harga BBM juga naik. Udah malangka di swasta ya. Per Oktober di Pertamina, Pertamax dan lain-lain naik juga terutama yang enggak kena subsidi ya. Dan barang-barang kayak personal care gitu ya, sabun segala macam juga naik 9,2%. Artinya apa? Kalau lu cuma naruh duit dengan nabung, lu kagak invest, terutama investasi di aset yang keuntungannya di atas inflasi, minimal 10% lah ya, lu bakal rugi dan uang lu tuh bakal digerogotin hidup-hidup sama inflasi. Dan kita belum ngomongin soal kelemahan kurs rupiah. Nah, di tengah inflasi dan juga gonjang-ganjing dunia saat ini, menariknya adalah para pemain besar di seluruh dunia itu ngasih kita petunjuk yang menarik, yaitu adalah emas, aset yang katanya tuh santai, safe heaven gitu ya, itu justru naik tinggi banget kenaikannya. Bahkan dalam setahun udah naik lebih dari 60%. Bahkan dalam 3 bulan aja kalau kita lihat chart ya sampai tanggal sekarang 20 Oktober dalam 6 bulan itu udah naik 28% dalam sebulan udah naik 17%. Dan ini gila gitu ya karena aset mana gitu yang bisa naik setinggi ini apalagi ternyata aset ini adalah emas yang kadang naiknya cuma berapa sih 6 sampai 10% kan per tahun. Di sisi lain kita ngelihat crypto terutama Bitcoin yang katanya bisa ngasih return yang maksimal banget. Kok kerasanya susah banget ya naik di akhir 2025 ini gitu loh. Bukannya harusnya Oktober tuh Oktob gitu loh. Ada kenaikan gila-gilaan. Nah, yang jadi pertanyaan adalah mendingan beli Bitcoin atau emas? Terus gimana dengan aset crypto yang lain? Apakah masih worth it buat dibeli atau mendingan ditinggalin aja? Well, welcome to Psychojo Finance. Kali ini kita bakal bongkar strategi antara emas versus Bitcoin dan juga crypto yang lain. Terutama buat lu yang masih pemula, buat lu yang masih belum invest atau yang masih investasinya dari nol gitu. Nah, kita bakal bedah kelebihan resiko sampai strategi yang terbaiknya kayak gimana. Enjoy. Welcome to psychology of finance. Kenapa emas adalah aset investasi terbaik di tahun 2025? At least sampai recording gua ya sekarang. Simpel. Karena emas itu sangat dipercaya oleh semua orang. Paling dipercaya dia udah ada sejak ribuan tahun lalu. Emas juga adalah aset yang paling aman karena dia bereaksi positif. Kalau misalnya ada gonjang-ganjing, kalau misalnya ada inflasi, kalau misalnya duit mau diprint banyak gitu, yang menang adalah siapa? Yang menang adalah emas. Dan sejarah juga udah ngebuktiin terus emas itu selalu naik di kala krisis. Misalnya di krisis finansial tahun 2008, pasar saham tuh anjlok 53% tapi harga emas justru naik 50%. Bahkan bank-bank sentral di seluruh dunia itu enggak berhenti ngeborong emas dalam jumlah rekor ya di tahun 2024 sampai 2025. Kenapa? Karena ya mereka juga butuh perlindungan ya dari ketidakpastian dolar, ketidakpastian global peranglah segala macam sampai pandemi mungkin nanti ada lagi dan lain-lain. Jadi banyak bank sentral di seluruh dunia yang ngeborong emas biar negara mereka tuh aman gitu. Daripada megang dolar ya mendingan megang emas. Ini juga sebenarnya kan udah kita jelasin ya di beberapa video sebelumnya. Nah, dalam portofolio investasi peran emas itu sebenarnya kayak kiper ya. Tugas utamanya tuh memang di kondisi normal ya itu bukan mencetak banyak gol tapi justru untuk bikin lu enggak banyak kebobolan. Jadi kalau misalnya kayak terjadi kemarin ya contoh ya kemarin yang Bitcoin tiba-tiba turun dari Rp10.000 ke R1.000. Kalau lu punya emas ya lu bakal tetap happy gitu karena emas lu tetap naik. Jadi meskipun Bitcoin lu sempat rungkat dalam waktu berapa menit aja sampai ke 101.000 gitu ya, emas emas ini adalah hal yang akan menyelamatkan lu. Nah, menariknya di tahun 2025 ini ya karena memang emas itu jago ketika ada banyak masalah di dunia ya. Peran emas itu bukan hanya kiper doang, tapi kipernya ini bisa ya jadi striker juga ibaratnya. Dan tahun 2025 ini adalah tahun terbaik buat emas sejak tahun 1979 dengan kenaikan harga lebih dari 60% ya dalam setahun aja. Nah, di Oktober 2025 emas juga udah mecahin rekor nembus harga 4.000 US dar gilanya lagi kenaikannya dari 3.500 ke 4.000 itu cuma butuh waktu sebulan doang. Bahkan dari 4.000 ke 4.200 gua juga ingat itu cuma terjadi dalam beberapa hari doang ya. Jadi kayak pergerakannya tuh udah mirip kayak Bitcoin. Sampai-sampai para analis di seluruh dunia dari Goldman Saxs gitu ya sampai JP Morgan UBS gitu itu ngeramal harganya bisa sampai 4.900 5.000 bahkan sampai 6.000 bahkan R9.000 dalam beberapa tahun ke depan. Jadi banyak dari analis ini baru ngelihat kalau wah ini Mas ini baru mulai nih bull run-nya jadi bukan akan berhenti sekarang. Dan ini menarik gua juga percaya sama itu ya meskipun sekarang harganya terlalu mahal memang rentan koreksi apalagi kalau kita lihat teori siklus gitu ya. siklus 4 tahun ya, siklus beberapa bulan itu rentan koreksi. Cuma ya ketika koreksi ini justru bisa jadi adalah time to buy ya. Kayak sekarang aja emas kan lagi koreksi ya dari 4.400 kalau enggak salah ke 4.200. Nah, di sini gua juga tambah sedikit muatan meskipun enggak banyak gitu ya karena udah terlalu mahal. E karena gua udah beli itu dari 2.700-an, 3.300 tuh gua beli. Terus waktu itu juga kan gua udah bilang di beberapa video sebelumnya, jangan lupa kalau retil udah mulai ngantri-ngantri di bank emas itu lu harus hati-hati bahwa ini akan e terjadi koreksi. Dan kemarin kan udah benar terjadi koreksi dan justru mungkin ini adalah saatnya untuk tetap beli gitu. Karena kalau dari makro, dari red cards gitu ya. Apalagi kalau misalnya isu resesi kemarin yang gua bahas di YouTube benar kejadian ya berarti emas mungkin akan merasakan kenaikan lagi gitu loh. Jadi e liquidity akan makin banyak dan emas bakal naik terus. kita gak tahu sampai kapan, cuma ya sekarang jujur waktu-waktunya adalah kalau gua yang udah beli dari lama ya waktunya triaming dikit-dikit ya untuk mencegah ya dibanting lagi sama market gitu kan dan ya tetap holding long term gitu meskipun e taking profits tapi enggak apa-apa untuk hold long term. Nah, terus apa ini artinya buat lu investor pemula terutama buat lu yang enggak punya barang emas gitu. Apakah lu harus beli atau udah mahal nih? Well, kebetulan karena kemarin baru aja koreksi ya emas memang tetap mahal. Jadi risikonya lebih tinggi. Jadi kalau mau beli ya beli aja. Cuma ya sadari aja kalau sekarang tuh harganya udah mahal banget cuy gitu kan. Nah tapi kalau buat Crypto Bros gitu ya karena sekarang udah mendekati akhir cycle juga menurut gua enggak ada salahnya sih kalau lu belum punya barang untuk ya diversify kayak ke Xut, PXG gitu ya dan lain-lain yang bisa lu beli di exchange masing-masing. Contohnya kalau gua misal gua beli di OKX gitu ya, lu tuh bisa beli token-token emas yang di-bal gold. Jadi daripada pakai exchange lain atau ribet-ribet misalnya beli fisik gitu ya, jadi sekalian diversifikasi USDT lu enggak ada salahnya untuk beli Xut atau PXG. Nah, terus gimana nasibnya Bitcoin di akhir cycle ini? Well, kalau buat pemula Bitcoin tuh unik ya. Jadi Bitcoin tuh ee aset yang diciptakan sengaja untuk terbatas cuma 21 juta koin dan selamanya bakal segitu. bahkan udah ngurang sih ya karena ada beberapa yang lupa password segala macam ya. Jadi ini adalah salah satu aset paling langka di sejarah manusia yang artinya adalah ya memang secara spekulatif kalau demand-nya tetap atau terus naik ya harganya bakal makin tinggi. Udah fix ya selama demand-nya tetap bertahan dia tahun ke tahun bakal makin tinggi. Banyak yang bilang kalau masalah terbesar Bitcoin dan crypto itu adalah enggak aman. Enggak aman karena apa? Karena volatilitasnya tinggi. Beda enggak kayak emas gitu ya. Tapi investor dan trader gitu ya. Kalau misalnya yang udah belajar justru volatilitas atau pergerakan naik turun ya itu artinya adalah peluang untuk cuan gitu. Karena kalau misalnya trader ya dia bisa nge-long atau buy dia juga bisa nge-short. Jadi mau naik mau turun bisa tetap untung. Dan justru semakin liar harga sebuah aset bergerak justru semakin banyak kesempatan untuk ya beli di harga rendah, jual di harga tinggi atau sebaliknya gitu ya. Atau sebaliknya lu nge-short gitu. ggak usah beli spot, tapi lu nge-short pakai futures. Ya, bayangin ya, lu bisa nge-short koin pas harganya di puncak sebelum jatuh. Kayak misalnya kemarin pas tanggal 10 Oktober ya, itu atom nyampai ke inti bumi kayaknya sampai 0,00 sekian gitu. Nah, pas udah di dasar kebayang enggak kalau lu ngelong gitu? Ngelong si atom ini sampai nanti ke atas lagi sampai ke surga ya, to the moon gitu. Itu enggak kebayang berapa cuannya gitu kan. Nah, di situlah memang keuntungan masif tercipta ketika lu bisa nge-long atau nge-short di waktu yang tepat. Nah, balik lagi ke Bitcoin. Bitcoin tuh menarik sebenarnya karena dia bisa dibilang dia adalah aset berisiko atau risky aset, tapi dia juga bisa dibilang digital gold gitu. Tetap perform meski ada situasi krisis. Nah, harga Bitcoin itu memang bisa anjlok tiba-tiba ya. Kayak misalnya kemarin yang paling dekat ketika Trump ngomong soal tarif perang. Tapi meskipun udah turun sampai 100.000 tuh bounceback atau pemulihannya seringki jadi yang paling kuat dan paling cepat di antara semua aset kelas even emas ya. Nah, sejarah itu nunjukin market crypto itu sering ngebentuk pola Vshape ya, di mana kejatuhan itu bakal diikutin sama kenaikan yang tajam juga. Nah, kita bisa lihat contohnya dari tahun 2020 itu ketika setiap ada berita perang segala macam gitu ya, ada berita krisis itu Bitcoin memang turun cuma setelah 10 hari dia naiknya paling tinggi. Nah, termasuk juga ketika ditunggu 60 hari naiknya paling tinggi juga dibandingkan aset-aset lain kayak SNP 500 atau gold. Jadi buat investor jangka panjang kalau ngelihat Bitcoin kayak tanggal 10 Oktober kemarin itu pas jatuh tuh ya sebenarnya itu bukanlah kiamat gitu ya. Justru ini adalah waktunya untuk serok gitu. Anggapannya ini tuh harga lagi diskon buat lu nyicil atau buat lu ya DC ya dolar cost averaging. Cuma memang enggak jarang volatilitas ini datang dengan resiko. Apalagi kalau lu masih pemula dan lu belum teredukasi. Risiko paling utamanya ya soal risk management dan mindset gitu. Jadi kebanyakan kan orang enggak pakai manajemen risiko, mentalnya mental judi, pengin cepat kaya, enggak teredukasi gitu. Terus pakai leverage. Leverage-nya tinggi pula bisa sampai 500 kali lipat gitu ya. Gimana ya kalau misalnya udah kayak begitu Trump ngetweet turun 20% ya porto lu bisa turunnya 20* 500 gitu kan gitu atau 20* 100 aja udah 2.000% gitu ya. Gimana enggak rungkat portofolio lu karena lu pada enggak masang stop loss ya terus over leverage. Lu juga enggak mikir, enggak pakai analisis yang benar. Pakainya akun cross gitu ya. Jadi nyambung sama kolateral yang lain. Nah, itulah ya yang biasanya dilakuin oleh pemula atau bahkan oleh pro sekalipun yang akhirnya bikin mereka pada rungkat gitu. Jadi kalau misalnya lu masih pemula ya it's ok untuk start with spot only. Terus juga kalau misalnya lu mau futures ya jangan taruh lebih dari 0,5 atau 1% dari total porto lu gitu. Enggak apa-apa leverage-nya tinggi tapi misalnya isolated dan lu yakin banget gitu kan. Itu enggak masalah sebenarnya karena leverage adalah tools ya kan. Yang jadi masalah tuh sebenarnya bukan fitur leverage-nya, tapi orang yang gak siap buat pakainya gitu. Tanpa disiplin, gak bisa ngontrol emosi, ya serakah gitu ya. Tanpa strategi yang jelas ya, market yang penuh peluang ini bisa jadi kayak kasino gitu. Dan there is not crying in the casino ya, karena tiap orang kan pencet tombol masing-masing. Nah, terus kalau buat pemulah strategi terbaik tuh gimana? Kayak misal gaji lu dua digit awal atau masih UMR gitu, let's say ya. Jawabannya sebenarnya simpel gitu. Pertama, dana darurat jangan lupa. Kalau dana darurat udah, ya kita bisa ngikutin nih beberapa porto ya, beberapa aliran porto. Contohnya misal satu, Ridalio. Dia bilang kalau kita enggak apa-apa ya atau bahkan harus punya sedikitlah BTC misalnya sekitar 7,5%. Terus taruh juga sedikit buat emas sekitar 7,5 sampai 15% lah dari total Porto. Memang bisa lebih dan gua juga lebih. Gua juga udah taruh manajemen portofolio gua di video soal obligasi ya. Lu bisa lihat. Tapi basically itu salah satu aja. Kalau lu misalnya baru dengan emas atau Bitcoin, lu bisa taruh segitu. Atau ada juga strategi yang lain. Contoh ya buat pemula, lu bisa pakai yang namanya barble strategy. Barble ini tuh intinya lu taruh bisa dibilang ya 5050 atau 6040 atau bahkan 90 juga bisa. Tapi intinya lu bagi dua lah kayak barble gitu kan. Sebagiannya ditaruh di aset yang relatively aman. Sebagian lagi lu taruh di aset yang relatively risky atau agresif. Contohnya misal 50% lu taruh emas di sisi aman 40% dan 10% lu taruh altcoins, 40% lu taruh BTC dan 10% lagi altcoins. Jadi 50% itu di yang Rizky. Nah, enaknya dengan barb strategy kayak gini jadi tenang sih sebenarnya. Ini juga yang gua lakuin di tahun ini meskipun enggak persis seperti ini, tapi enaknya dengan kita diversifikasi di emas kalau di exchange crypto kayak contohnya gua pakai OKX gitu ya, itu bisa ditaruh di satu exchange aja. Jadi enggak perlu pakai multiple exchange, beli emasnya di mana, terus beli Bitcoin-nya di mana gitu. Enggak cukup di satu aja karena e gampang gitu belinya. Buat emas kita bisa beli Xut atau PXG. Jadi ini token Emas yang nilainya dibackup 1 banding 1 ya sama salah satu perusahaan. Xa itu dibacking sama Teer yang punya USDT ya. PXG juga dibacking sama Paksos gitu ya. Jadi ini diback up pakai emas fisik yang asli. Jadi lu bisa beli emasnya di crypto aja gitu biar gampang gitu kan. Terus untuk Bitcoin ya of course bisa langsung beli BTC aja. Dan kalau altcoins, nah ini kalau altcoins tergantung swera ya, tergantung swera dan riset masing-masing. Ada yang suka Solana karena ada meme coins, ada juga yang suka XRP, ada juga yang belief di aster dan lain-lain gitu ya yang baru. Ada juga yang masih megang hyper liquid misalnya. Ini tergantung selera dan riset lu gitu. Ada yang mikir oh Ethereum aja, ada yang mikir Solana aja dan lain-lain. Jadi tergantung selera gitu ya. Bisa lu diversify juga sebenarnya. Nah, enak saya pakai exchange kayak OKX gitu ya. Okx ini termasuk exchange luar negeri gitu. Dia punya kecepatan akses terhadap berbagai token. Jadi banyak token-token yang biasanya muncul di Exchange Indo itu belum tapi udah muncul di OKX ya. Contoh misal Hyper Liquid di bulan April 2025 kan harganya naik gila-gilaan tuh sampai sekitar 500%. Tapi di beberapa exchange lokal Indonesia itu masih belum ada hyper liquid. Bahkan ada di beberapa exchange tuh tokennya baru listing di September gitu pas udah naik. Jadi ya enakan pakai exchange luar negeri ya. Contohnya kayak OKX untuk beberapa kontekst apalagi kalau lu pengen ngnipe alt coins itu lebih enak pakai exchange luar. Nah, buat lo yang mau download OKX e gua udah taruh linknya di description box dan at the end of the day kalau lu ngomongin emas versus Bitcoin dua-duanya sebenarnya punya kelebihan dan kelemahan. Nah, kalau lu mau canggih ya invest di keduanya biar lu dapat proteksi maupun gain yang dimiliki sama kedua aset tersebut. Dan yang paling penting sebenarnya adalah jangan fomo. Apalagi sekarang kan emas lagi mahal nih. Nah, mungkin FOM-ya adalah ke Bitcoin yang lagi murah. Meskipun hati-hati juga karena ini akhir cycle. Jadi, always do your own research. Kalau menurut gua sih Bitcoin kemungkinan bakal naik lagi, tapi gua juga not sure 100%. Yang paling penting adalah jaga resiko. Dan untuk emas hati-hati juga karena udah mahal. Jadi, hati-hati di aset yang lagi sideways maupun yang lagi mahal ya. Tapi kalau misalnya lu udah punya conviction ya silakan disikat di exchange favorit lu. Oke, yang penting jangan FOMO. Karena kalau lu FOMO, lu enggak tahu apa yang lu beli, ya lu siap-siap rungkat. Buat lu yang mau tahu lebih lanjut su emas, lu bisa cek video kita yang ini. Dan buat lu yang mau tahu portofolio investasi gua kayak gimana dan gimana gua nge-balance-nya sama obligasi dan lain-lain, lu bisa cek di video yang ini. That's all for now. Semoga video ini bisa ngebantu. Gua 100%. Well, thanks [Musik]