BELAJAR SPEAKING: Kenapa Orang Indo GAK PEDE Ngomong Bahasa Inggris?
EvwZSnoTyLo • 2025-09-25
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Lo pernah enggak sih ngerasa bego atau
gak PD sama bahasa Inggris? Udah belajar
dari SD, ketemu SMP, lanjut SMA, bahkan
mungkin sampai kuliah. Total udah
belasan tahun ya kita belajar bahasa
Inggris. Tapi pas mau meeting sama klien
bule itu kita langsung panik setengah
mati. Otak kita kayak nge-blank dan
kalimat yang keluar paling banter ya
cuma yes, oke, atau thank you. Padahal
di kepala kita udah tahu puluhan aturan
gramar, kita udah hafal tens, tapi buat
ngerangkai satu kalimat sederhana buat
ngobrol itu rasanya kok kayak susah
banget. Perasaan gap dan minder ini gue
yakin dirasain sama jutaan orang
Indonesia. Tapi gimana kalau gue bilang
perasaan gak PD ini bukan murni salah
lo. That's why hari ini kita bakal
bongkar alasan kenapa kebanyakan sekolah
di Indonesia itu enggak selalu jadi
tempat yang ideal, aman, dan juga nyaman
buat orang belajar bahasa Inggris.
Welcome to kelas kehidupan by 1%. Enjoy
[Musik]
kita coba mulai dari pertanyaan yang
paling jujur. Kenapa sih buat kita
ngomong bahasa Inggris itu identik
dengan rasa enggak PD? Bukan cuma soal
enggak bisa, tapi ada perasaan insecure
yang dalam banget. jantung deg-degan,
keringat dingin, takut dijudge, dan lain
sebagainya. Padahal mungkin di kepala
kita udah ada kalimat yang mau diucapin,
tapi kayak ada tembok raksasa gitu yang
nahan suara kita buat keluar. Nah,
pertanyaannya tembok yang bikin kita
enggak PD ini sebenarnya datangnya dari
mana? Kalau kita telusuri sebenarnya
penyebab ini udah mulai muncul dari kita
masih di sekolah. Penyebab pertama kita
itu takut dijudge. Dalam psikologi ada
satu teori namanya effective filter.
Anggap aja ini kayak sensor cemas di
otak kita. Setiap kelas bahasa Inggris,
sensor ini seringkiali nyala di level
maksimal. Kenapa? Karena ya kelas itu
bisa jadi panggung penghakiman. Kalau
kita misalnya ngelakuin
kesalahan-kesalahan. Misalnya kalau kita
salah pronunciation, kita bisa jadi
bahan ketawaan. Sekali salah grammar
misalnya, langsung dicoret guru.
Lingkungan ini secara enggak sadar
ngajarin kita satu hal, daripada salah
dan malu, ya mending diam. Rasa aman itu
didapat kalau misalnya kita diam bukan
dari mencoba. Inilah alasan utama ya,
kenapa kita itu bisa jadi enggak PD
kalau kita ngomong bahasa Inggris.
Penyebab kedua, materi yang enggak relay
sama kehidupan sehari-hari. Kita
dijidelin ya sama tens atau aturan
grammar yang rumit yang mungkin
sebenarnya kagak terlalu kepakai kalau
kita ngobrol sehari-hari. Bukannya kita
ngerasa pintar, kita malah ngerasa makin
bego. Karena ya enggak kunjung paham
sebenarnya tuh gimana cara ngomong
bahasa Inggris. Kita jadi percaya kalau
bahasa Inggris itu adalah sesuatu yang
sulit dan akhirnya ya kagak terlalu
berguna juga buat kehidupan sehari-hari.
Penyebab ketiga adalah kagak pernah
latihan. Indonesia adalah negara IFL
atau English as a foreign language.
Artinya di luar kelas atau sekolah
bahasa Inggris itu hampir enggak ada.
Satu-satunya tempat latihan ya cuma di
kelas, tapi ya kelasnya juga udah kita
anggap seram gitu. Gimana mau PD kalau
kita sendiri juga enggak pernah gitu
sekalipun ngerasa aman waktu ngomong
bahasa Inggris. Jadi dari ketiga alasan
ini menurut gue wajar banget sih ya
kalau kita ketika tumbuh dewasa sekarang
kita jadi enggak terlalu PD buat ngomong
bahasa Inggris.
Kenapa sekolah yang seharusnya itu jadi
tempat membangun kepercayaan diri itu
malah jadi publik yang bikin banyak
orang itu enggak pde buat ngomong bahasa
Inggris? Jawabannya adalah ada isu di
inti sistem pendidikan kita yang
sayangnya kita semua itu sekarang jadi
korbannya. Masalah pertama adalah janji
palsu kurikulum. Di atas kertas
kurikulum kita ya kurikulum 2013 ataupun
kurikulum merdeka menjanjikan hal-hal
yang indah. Tujuannya ya supaya kita
bisa berkomunikasi dengan lancar. aktif
berdiskusi dan PD kalau mau menggunakan
bahasa-bahasa asing. Janji ini kelihatan
keren ya, tapi di saat yang sama ini
menjadi standar yang tanpa sadar itu
ngebebanin kita. Kenapa? Karena ya
realita di kelas itu beda banget. Guru
masih fokus ke hafalan dan grammar dan
kita jarang dilatih buat ngobrol bahasa
Inggris. Masalah kedua adalah sistem
ujian yang enggak relevan sama
kebutuhan. Dalam sistem pendidikan kita,
ujian adalah raja. Ada konsep namanya
was back effect. di mana ujian akhir
yang berbobot tinggi misalnya kayak tes
masuk universitas itu menentukan
segalanya dan ujian ini hampir
seluruhnya fokus pada ketepatan grammar
dan pemahaman bacaan di atas kertas.
Nah, terus apa dampak dari kedua masalah
ini buat rasa PD kita? Yang pertama kita
jadinya itu fokus ke kesalahan karena
yang diuji adalah ketepatan, guru
terpaksa cuma fokus ke nilai gramar kita
aja. Setiap ada kalimat itu misalnya
diobrak-abrik gitu ya kalau misalnya ada
yang salah. Lingkungan ini tuh ngajarin
kita kalau bahasa Inggris adalah tentang
tidak membuat salah, bukan tentang
keberanian mencoba. Yang kedua dampaknya
adalah skill komunikasi itu jadi nomor
dua. Ibaratnya ya buat apa gitu kita
repot-repot latihan debat atau
conversation atau presentasi bahasa
Inggris gitu ya. Kalau semuanya itu
enggak diuji diujian. Sistem ini secara
implisit ngasih pesan ya kalau percuma
misalnya kita berani ngomong kalau
grammarnya tuh berantakan. Pesan ini
sebenarnya langsung ngebunuh inisiatif
kita ya buat berani berbahasa Inggris.
Nah, terus gimana solusinya? Kita bakal
coba bahas di section selanjutnya, ya.
Perasaan gagal, minder, atau enggak
bakat yang lu rasain selama belajar
bahasa Inggris itu valid kok. Tapi
penyebabnya itu enggak sesimpel karena
lu enggak mampu. Nah, pertanyaan
lanjutannya itu kan pasti solusinya
gimana? Kalau sekolah memang gagal, kita
harus gimana? Yang pertama, lu bisa
mulai bangun dari kebiasaan-kebiasaan
kecil dulu. Misalnya lo lagi nonton film
itu enggak pakai subtitle atau lu juga
bisa coba join komunitas-komunitas luar
negeri ya, yang mana itu harusnya bisa
ngembantu lo untuk lebih keekpose sama
conversation bahasa Inggris. Yang kedua,
lo perlu cari tempat belajar yang aman
dan nyaman. Lo harus cari ya sebuah
lingkungan di mana lo bebas buat
melakukan kesalahan, bebas buat blepotan
ngomongnya tanpa ada satuun yang
menertawakan atau menghakimi lo. Ini
adalah pondasi dari segalanya karena ya
kalau enggak ada rasa aman ya keberanian
kita juga mungkin enggak akan pernah
tumbuh. Yang ketiga, lo harus usahain
materi yang lo pelajari itu relate sama
keseharian lo. Lo coba tanya juga sih,
apa sih tujuan lo belajar bahasa Inggris
buat presentasi kerja? Misalnya, lo bisa
coba pelajari kosakata yang seputar dari
industri itu atau misalnya lo buat
ngobrol santai kalau lagi traveling. N
kalau kayak gitu lu mungkin bisa coba
fokus ke conversation di sehari-hari.
Ketika materi itu udah relevan, motivasi
sebenarnya bisa muncul sendiri dan
setiap kemajuan kecil itu bakal kerasa
banget impact-nya di kehidupan lo
sehari-hari. Dan yang keempat, lo bisa
fokus buat berani coba, jangan fokus
takut salah. Tujuannya itu bukan buat
jadi sempurna ya, tapi buat jadi berani.
Rayakan setiap kali lo berhasil
menyampaikan sebuah ide dengan bahasa
Inggris. Meskipun grammarnya ya masih
acak-acakan karena ya komunikasi itu
sebenarnya tentang koneksi ya, bukan
tentang kesempurnaan. Nah,
prinsip-prinsip tadi itu kedengarannya
bagus ya, tapi masalahnya praktiknya tuh
ya emang susah gitu. Di mana coba kita
nyari ruang aman atau materi yang
benar-benar bisa personal buat kita.
Itulah sebabnya gue mau coba kenalin ya
ke kalian salah satu tools yang gue
temukan yang secara desain udah
menerapkan semua prinsip tadi. Namanya
Elsasp, sebuah pelatih atau coach ya
ngomong pribadi bahasa Inggris berbasis
AI. Singkatnya, Elsa Speak dirancang
untuk meruntuhkan tiga masalah utama
yang bikin kita enggak PD. Pertama,
materi yang satu untuk semua dan enggak
relevan. Elsa Speak itu bakal ngeberesin
masalah itu dengan satu fitur namanya
personalized learning pad. dari awal lo
udah ditanya ya soal tujuan dan minat
karir lo itu kayak gimana. Bahkan lo
juga bisa milih aksen AI-nya tuh mau
seperti apa gitu. Nah, dari situ
Elsaspak bakal menyusun kurikulum
pribadi yang isinya itu lengkap dari
vocabulary, glamor sampai word stress.
Semuanya itu relevan ya sesuai dengan
kebutuhan lo. Masalah kedua, takut salah
pengucapan atau pronunciation. Ini
masalah klasik banget ya yang bikin kita
semua itu jadi minder. That's why Elsa
SP punya fitur latihan pronunciation
yang ngasih feedback real time super
detail. Jadi lu bisa tahu persis ya di
mana letak salahnya dan lo bisa coba
berulang-ulang latihan terus aja di
ruang aman ini. Enggak harus takut
dijudge sama siapapun sampai lu
benar-benar pde ngomong bahasa Inggris.
Lu juga bisa coba lihat ya ini
simulasinya di layar.
[Musik]
high speed
[Musik]
ketiga dan yang paling penting enggak
pernah latihan ngobrol karena takut
dihakimi. Solusi pamukas dari Elsaspak
adalah fitur roleplay. Di sini lu bisa
simulasi percakapan nyata misalnya kayak
interview kerja, presentasi atau ngobrol
santai langsung sama AI. Setelah
selesai, lo dapat laporan lengkap soal
pronunciation, vocabulary, atau grammar
lo itu kayak gimana levelnya.
To start, can you
want to apply here?
First thing first, I would like to say
thank you to that you give me the
opportunity to have a conversation here.
Thank you for sharing that. I really
appreciate your passion for our values.
A small team does allow for more roles
and quick collaboration. Can you tell me
about a time you worked in a team and
faced a challenge? In my previous team,
I have a project that is so big.
Role play completed. Well done. We are
computing feedback.
Ini semacam gym ya buat lo ngelatih
keberanian ngomong bahasa Inggris tanpa
ada drama atau ketakutan buat dijudge
sama orang lain. Selain ketiga pilar
utama itu, lu juga bisa memperdalam
materi lewat fitur course yang isinya
itu kurikulum terstruktur ya, kayak
IELTS atau TOFEL atau belajar topik
santai di fitur topiks buat percakapan
sehari-hari. Intinya Elsa itu udah kayak
guru privat kita ya yang sabar tersedia
24/7 di handphone kita. Kalau lo mau
coba, gue saranin lo langsung aja
langganan Elsa Premium biar semua
fiturnya itu terbuka. Lo coba pakai juga
ya kode promo yang ada di layar ini 1%
buat dapat diskon eksklusif. Dan yang
paling worth italnya lu langsung beli
yang lifetime, bayar sekali buat akses
selamanya. Menurut gue ini investasi
yang menarik banget sih buat karir lo.
Karena ya kita sama-sama tahu ya bahasa
Inggris itu sekarang udah bukan lagi hal
yang spesial. Semua orang harus wajib
bisa bahasa Inggris dan ini adalah skill
yang bisa menuncang pertumbuhan KP lu ke
depannya. Buat lo yang tertarik bisa
langsung aja cek link yang ada di
description box ya. That's all for now.
Stop menyalahkan diri sendiri dan jangan
lupa buat mulai hidup bahagia dan hidup
seutuhnya. Thanks.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 01:56:44 UTC
Categories
Manage