Kind: captions Language: id Salah satu topik yang paling dicari di psikologi adalah soal asmara Ya mau itu pacaran, nikahan, friends with benefit, ya apalah, biasanya itu yang paling dicari Ya memang pada dasarnya topik-topik itu emang menarik dan fun aja tapi juga berguna buat lo yang pastinya gak mau mati jomblo Nah, terkait soal pacaran dan pernikahan Gua yakin nih banyak dari lo yang pernah percaya, atau bahkan masih percaya bahwa kunci dari hubungan romantis atau pacaran yang baik dan langgeng itu adalah komunikasi Ya karena logis aja gitu Kalau misalnya lo bisa putus sama pasangan lo yang sekarang karena konflik ya komunikasiin aja masalahnya sampai selesai dan harusnya hubungan lo adem adem aja, ya gak? Nah, gua dulu percaya sama itu Tapi nyatanya ada masanya dimana komunikasi doang ternyata gak cukup Bahkan ada masa dimana komunikasi memperparah suasana Di keadaan dimana lo pengen nonjok orang nih Komunikasi biasanya gak berjalan selancar itu gaes Ya iya komunikasinya terjadi sambil nonjok orang Ya lo mungkin bisa ngerti juga gitu bahwa berkomunikasi dalam keadaan marah atau kesal enggak segampang itu Belum lagi kalau misalnya yang dikomunikasiin itu hal-hal yang negatif, kayak konflik dalam hubungan Itu negatif, selain itu ada aja nih orang-orang yang hubungannya ayem-ayem aja Adem gitu Santai-santai aja Tau-tau putus Pas ditanya ada apa, dia cuman bisa bilang "Ya gatau juga sih bro, udah gaada rasanya aja" Konflik kayak yang gaada juga tapi tau-tau amblas aja itu hubungan, gimana tuh? Nah, makanya komunikasi bukanlah kunci dari hubungan asmara yang baik Seenggaknya itu bukanlah satu-satunya kunci Apalagi dong kalau misalnya kayak gitu? Nah, kalau gitu di video ini gua akan jelasin satu hal yang harus ada di dalam hubungan Supaya lo dan pasangan lo bisa langgeng di hubungan lo pada Dan yang jomblo nih, supaya ketika lo dapet pacar bisa lama pacarannya Supaya lo gak lama jomblo mulu kayak sekarang Tonton aja sampai abis, akan seru banget dan pastinya berguna banget buat lo Nah, gua pengen mulai dengan nyeritain soal hal yang paling gua benci di dunia ini Pedekate Lo tau lah pasti ungkapan pedekate itu lebih enak cuy Coba, kenapa coba rasanya lebih enak? Salah satu penjelasannya pas lo pedekate lo akan menaruh topeng terbaik lo di depan Lo sebagai cowok nih kalau misalnya lo cowok, pengen jadi seoarang "prince charming"-nya Sedangkan yang cewek mau jadi "the woman version of prince charming", whatever it is, gak tahu gua Masing-masing kalau misalnya mau nge-date nih misalnya dandannya lebih lama Kalau misalnya ngomong, pakai suara se-girly dan semaskulin yang bisa dikeluarin Dan pokoknya gila lah usahanya banyak banget Kenapa kita ngelakuin hal itu? Karena kita pengen tampil oke banget di mata orang yang kita demenin, ya nggak? Lo pengen kekurangan yang lo punya dan sialnya gak bisa disembunyiin, itu ditutupin sama jutaan kelebihan lo Dengan dasar pemikiran bahwa "ya lawan jenis seharusnya lebih tertarik dengan orang yang lebih punya banyak kelebihan" Ya iya bisa jadi benar, tapi yang intinya mau gua bahas bukan itu Let's say lo berdua cocok terus jadian atau nikah Kalian kemanain itu topeng? Ketika lo udah jadian atau nikah apakah lo masih tampil sama ketika kayak lo lagi pedekate Gua sanggah deh Lo akhirnya akan mulai memperlihatkan diri lo yang sebenarnya including your weaknesses yang tadinya lo tutupin itu Mungkin bahasa kasarnya: udah mulai keselip nih dimana-mana atau ternyata salah satu pasangannya mungkin punya kanban yang isinya lawan jenis yang lagi lo pedekatein gitu misalnya Ya akhirnya kekurangan-kekurangan lu mulai naik ke permukaan Kenapa sih bisa kayak gitu? Ya karena simpelnya pake topeng lama-lama itu cape juga dan pada akhirnya ya akan keselip juga Ketika itu terjadi, gimana dong pandangan pasangan lo ke lo Apakah dia akan stay atau justru mundur teratur? Dari situ mulailah muncul konflik Tapi kalian mungkin masih mau memperjuangkan hubungan dan akhirnya kalian mencoba menkomunikasikannya "Gua gak suka ini nih soal elo" dan dia juga mungkin mengkomunikasikannya Tapi yang mungkin itu akan tetap sulit buat kalian Misalnya kalian tetep gak bisa marah deh Akhirnya yang terjadi apa? Konflik, komunikasi Konflik lagi, komunikasi lagi Jatuhnya kayak lingkaran setan Belum lagi kalau misalnya komunikasinya ga secara baik-baik Sambil kebawa marah-marah lah Ada yang gak mau denger ada yang gak mau ngerti Apa ini hubungan yang kalian harapin pada saat kalian pedekate? I don't think so Jadi sebenarnya apa sih satu hal yang harus ada dalam hubungan? Oke, gua tau lo udah gak sabar Sekarang coba kita dengerin apa kata orang yang jauh lebih pinter dari gue John Gottman Kalau lo mau nanya soal pernikahan, kestabilan rumah tangga, perceraian, lo gak nanya ke KUA Lo nanya John Gottman Menurut dia apa sih yang paling penting untuk mempertahankan sebuah hubungan? Perasaan positif, sesederhana itu Menurut John Gottman di dalam bukunya "The Marriage Clinic: A Scientifically Based Marital Therapy" Yang penting dalam sebuah hubungan adalah perasaan positif Perasaan senang ketika ngelihat pasangan lo Perasaan bersyukur bahwa lo bersama sekarang Pokoknya perasaan positif yang lo kaitkan dengan hubungan kalian berdua Contoh nih yang paling kelihatan itu biasanya kayak pas honeymoon face Atau pas jaman baru benar-benar jadian misalnya Pasangan lo itu di mata lo adalah yang terbaik Kalian masih sama-sama excited Masih ada kangen-kangennya Kangen-kangenan itu positif loh by the way Dibilangin "gua kangen lo" itu wah sweet banget Bahkan ketika menyelesaikan konflik penyelesaian konfliknya jauh berbeda dibandingin penyelesaian konflik tanpa perasaan positif Penyelesaiannya itu hawanya tuh positif gitu Ngomonginnya sambil sayang-sayangan mungkin Sambil ketawa kecil, sambil bercanda ya gitu lah vibenya positif John Gottman bahkan bilang bahwa Dengan adanya emosi positif yang kuat di dalam sebuah hubungan, frekuensi konflik itu menurun drastis Dan kalaupun ada konflik, penyelesaian jadi lebih lembut Ini juga nih kenapa pernikahan-pernikahan yang bahagia biasanya memiliki sesuatu yang bernama positive sentiment override "Apaan tuh vik?" Pada dasarnya itu bias positif terhadap pasangan lo Jadi nih, ketika pasangan lo lagi ngaco lo akan mikir bahwa itu tuh bukan sesuatu yang diniatkan sama pasangan lo Atau itu tuh ya pengaruh eksternal aja "Itu tuh bukan salah dia" Istilahnya kayak gitu Misalnya pasangan lo marah-marah nih, bete ga jelas "Oh yaudah mungkin emang lagi PMS, lagi siklusnya" Pasangan lo ga bales chat "Oh iya, mungkin dia lagi sibuk, misalnya lagi lembur mungkin" Tapi ketika mereka baik lagi, lo akan mikir "Nah, ini pasangan gua" Itu literally perasaan lo menimbun logika dan skepticism yang lo punya Dan ini dihasilkan sama apa? Sama perasaan positif yang kalian hubungkan dengan pasangan kalian Semuanya pengen dong punya hubungan yang kayak gini Ya, tapi gak semua orang punya Dan pertanyaannya gimana caranya untuk menumbuhkan sentimen positif kayak gini ke pasangan lo Isunya adalah itu Enggak segampang itu sayangnya Dan usahanya itu bahkan seharusnya mulai sebelum lo menjalin hubungan Kalau gitu apa aja nih usahanya? Yang pertama adalah be authentic Intinya adalah jangan ngasih harapan palsu Lo pengen dicintai apa adanya Bukan hanya berdasarkan persona yang lo tampilin Jangan sampe pasangan lo punya ekspektasi yang salah ke lo dari awal lo pedekate sampai pacaran itu lo harus tetep menjadi lo apa adanya dan biarkan pasangan atau calon pasangan lo itu tau vulnerabilities apa yang lo punya kelemahan apa yang lo punya ketakutan apa yang lo punya Biarkan dia tahu itu "Loh loh Vik, bukannya kalau misalnya gitu chance dalam pedekate dan mempertahankan hubungan justru akan mengecil ya?" Ya gua bisa bilang "belum tentu" tapi kalau misalnya pun jawabannya "iya" gua akan tetap menyarankan itu Kenapa? Karena ketika lo mau dicintai secara layak lo mau pasangan lo menyukai kelebihan lo dan bisa menoleransi kekurangan lo Dan juga lo harus punya perasaan seperti itu juga ke pasangan lo Kalau misalnya kalian ingin bahagia di dalam hubungan yang dalam jangka panjang Dan dari sini keluarlah pelajaran kedua ketahuilah pasangan lo baik-baik Jangan cuman tahu personanya doang Tapi kenalin juga sedalem-dalemnya Observe your partner Perhatiin pola pola interaksi dia sama lo kayak gimana "Karakternya kayak gimana?" "Apa yang dia suka?" "Apa yang tidak suka?" Dan yang paling utama yang harus lo kenalin adalah kekurangan yang dia punya "Vulnerabilities apa yang dia bawa?" "Apa ketakutan dia?" Karena lo mau tahu kekurangannya apa aja Dan membuat keputusan apakah lo bisa menoleransi itu atau enggak Untuk mencapai hubungan pacaran dan pernikahan oke Lo harus punya positif emotion didalamnya "Gimana caranya memastikan hal itu ada?" Ternyata itu bukan hanya soal emosi Justru sebaliknya, lo harus berfikir kritis dulu sebelumnya soal apakah dia orang yang tepat untuk lo in the long term Dan dari situ kalian berdua bisa menerima pasangan apa adanya Buat lo yang punya masalah soal percintaan nih Satu Persen sekarang buka online mentoring Yang salah satunya temanya adalah soal asmara Lo bisa ngobrolin masalah lo langsung dengan kita dan dapat penyelesaiannya juga Lo bisa akses link yang ada di comment section dan description untuk info lebih lanjut dan untuk ngetag jadwal Yaudah gitu aja, gua Vicky (dan gua Krisna), semoga video ini bermanfaat buat lo Thank you :)