THE TRADE WAR ENDS PEACEFULLY?! These Are the 12 Indonesian Sectors That Benefit the Most!
tmni9TGa_PQ • 2025-11-06
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Good news, guys. Amerika Serikat
akhirnya luluh juga. Donald Trump
akhirnya shake hand sama si Jim Ping.
Teman-teman kan tahu perang dagang
Amerika Cina ini udah berlarut-larut
makan korban. Banyak pabrik-pabrik yang
bangkrut, banyak karyawan-karyaan yang
di PHK. Tapi thanks to Korea Selatan
yang akhirnya mengadakan pertemuan
tingkat tinggi di sana dan si Jimping
Donald Trump bertemu, mereka akhirnya
sepakat untuk meredakan ketegangan ini
dan ini bakal menguntungkan banyak
perusahaan, banyak produk-produk
Indonesia dan banyak emiten di ISG yang
akan diuntungkan. Loh, kok bisa? Ya,
makanya lu jangan skip video ini karena
kita bakal bahas tuntas tentang
kesepakatan dagang Amerika China, Guys.
Wah, seru banget ini. Makanya lu jangan
skip video ini. Let's check this out.
[musik]
Sebelum kita bahas lebih detail,
Teman-teman tahu enggak pesawat jet F35
ini hari ini, detik ini adalah pesawat
jet paling canggih. Harganya hampir 2
triliun. Nah, pesawat ini punya lima
kemampuan paling hebat, paling canggih
di dunia ini. Yang pertama apa? Dia
punya fitur steal alias siluman. dia
bisa terbang tanpa terdeteksi radar
musuh. Yang kedua, dia sudah punya
sensor fusion sama AI assistance. Jadi,
pesawat jet ini sudah ada artificial
intelligence-nya, Guys. Jadi, pilot
enggak perlu lagi ribet cari target,
cari musuh. Mereka udah punya kamera
inframerah, udah punya radar, mereka
udah punya begitu banyak sensor untuk
memberikan data ke pilot dalam tempo
secepat-cepatnya.
Nah, yang ketiga ya begitu canggihnya
pesawat seharga 2 triliun ini. Helmnya
aja harganya hampir 7 miliar, Guys.
Kenapa? Karena di sana ada DHS
distributed aperture system. Jadi di
sini ada kamera 360. Lu bayangin kalau
pakai helm secanggih itu. Helm pesawat
JF F35. Lu lihat ke bawah harusnya kan
lihat kaki lu, lu bisa lihat badan lu,
lu harusnya lihat lantai pesawat lu.
Tapi tidak, di F35 visernya itu begitu
canggih, helmnya begitu canggih, lu bisa
melihat tembus badan pesawat. Jadi lu
punya penglihatan 360 derajat tentang
apapun yang terjadi di sekelilingmu
tanpa takut terhalang kokpit, terhalang
helm, terhalang badan, terhalang kaki,
terhalang lantai pesawat. Enggak, lu
bisa lihat tembus 360 derajat. Canggih
banget nih helmnya. Nah, yang keempat,
pesawat ini pesawat multiol, Guys.
Mereka bisa berperan sebagai pesawat air
to air fighter jet. Jadi, mereka bisa
dipakai untuk perang saling bunuh ya,
sesama pesawat jet. Tapi dia juga bisa
dipakai untuk serangan ngebom, Guys.
Jadi target-target darat yang harus
dibom walaupun dia bukan pesawat
pembomat F35 ini bisa berperan sebagai
pesawat pembom juga. Yang ketiga, dia
juga bisa berperan sebagai pesawat
pengintai elektronik. Jadi punya
kemampuan radar yang begitu canggih.
Jadi sering dipakai nih. Bahkan Israel
beberapa kali ngebom musuh-musuhnya di
Timur Tengah ya. Pakai pesot F35 ini.
Bomnya dari jarak jauh diintai dari
jarak jauh bisa keluar masuk negara
apapun di dunia ini tanpa ketahuan
radar. Wih, hebat banget ya. Dan yang
terakhir yang paling canggih adalah
jaringan tempurnya. dia punya network
centric warfare. Jadi ketika pesawat ini
terbang ke mana pun, mereka bisa sharing
data dengan kapal perang, kapal induk,
kapal selam, radar-radar di darat,
bahkan dengan pesawat-pesawat lain
sehingga mereka bisa berbagi data real
time untuk mengambil keputusan dengan
cepat, Guys. Ini beda dengan di
Indonesia. Lu tahu ya di Indonesia di
angkatan laut lah contohnya sistem kapal
kita itu enggak bisa saling komunikasi
satu sama lain, Guys. Karena radarnya
itu beda-beda vendornya. Jadi enggak
bisa ngobrol halo halo halo halo. Di
sana udah beda sistem. Sedih. Tapi
jangan khawatir, F35 punya solusinya.
Mereka punya network centric warfare.
Memudahkan komunikasi langsung antar
pesawat bahkan sampai ke kapal dan
pasukan darat. Canggih ya? Tapi lu tahu
enggak itu semua bisa terjadi F35 bisa
terbang hari ini karena ada si Jimping.
Jadi zaman dulu Cina itu begitu baiknya
mereka punya logam tanah jarang. Logam
tanah jarangnya dikasih ke Amerika
Serikat. Dan logam tanah jarang ini
dipakai untuk membangun pesawat jet F35.
Pesawat jet F35 itu beratnya sekitar 14
ton, Guys. Tergantung tipe apa. F35 tipe
A, tipe B, atau tipe C. Yang paling
berat tipe C. Sekitar 15 ton itu dipakai
oleh angkatan lautnya Amerika Serikat.
Nah, kita rata-ratakan aja di 14 ton.
Itu adalah pesawat jet F35 yang dipakai
oleh marinirnya Amerika. Nah, lu tahu
dari 14 ton pesawat jet F35 seharga 2
triliun itu ternyata hampir 500 kg
komponennya terbuat dari logam tanah
jarang yang didapat dari China. Dan
hari-hari ini banyak produsen militer
Amerika Serikat yang kelimpungan kearah
Cina kemarin kan sempat memblokade
ekspor logam tanah jarang dia atau rare
Earth Minerals. Dan akibatnya Lockheit
Martin pabrikan pesawat Jet F35 ini ya
kelimpungan, Guys. Bahkan mereka sempat
beberapa hanggar pesawatnya, pabrikannya
dia sempat ditutup sementara karena
enggak bisa lagi produksi orang. Mereka
nyawanya ada di Cina buat dapetin logam
tanah jarang. Ya apas buat Cina juga
sih. Mereka punya mineral begitu
berharga tapi enggak bisa bikin pesawat
jet secanggih Amerika. Tapi ada good
news, Guys. Karena akhirnya Donald Trump
itu melunak. Dia kemarin ketemu sama si
Jimping dan mereka shack hand. Ini
sebetulnya sebuah peristiwa yang
bersejarah di Korea Selatan. Karena
akhirnya si Jimping sama Trump, presiden
Cina sama Presiden Amerika Serikat
sepakat untuk melonggarkan. Ya damai sih
enggak gencatan senjata. Iya. Setidaknya
udah cukup. Kenapa? Karena ada beberapa
hal yang menguntungkan perdagangan dunia
khususnya sehingga kemudian kalau Cina
bisa hidup kembali, perdagangan dunia
normal kembali, ya Indonesia juga pasti
merasakan dampak positifnya. So, apa aja
sih kesepakatan antara Cina dengan
Donald Trump? Ada lima, Guys.
Kesepakatan penting buat lu ketahui.
Yang pertama, tarif fentanil. Lu tahu,
ya, fentanil yang bikin manusia-manusia
di Amerika jadi zombie itu betul-betul
berada di level yang membahayakan
Amerika sendiri sebagai negara bisa
collapse. Hongkong dulu juga diserang,
mereka diserang sama Inggris waktu
perang opium. Sehingga di
pinggir-pinggir jalan banyak orang
teler, orang mabok, orang candu.
Indonesia juga sempat, Guys, sekitar 30
tahun lalu kita diserbu sama dari luar.
Nah, sekarang yang lagi diserang itu
Amerika Serikatya. Ventanil bikin
manusia jadi zombie. Wah, sedih banget.
Akibatnya Donald Trump marah ya. Dia
kenakan tarif besar sama Cina. Padahal
belum tentu juga pelakunya negara Cina.
Bisa juga ya jaringan-jaringan mafia di
situ ya yang mereka bertindak secara
independen. But anyway, akhirnya sama
Donald Trump dia kenakan tarif namanya
tarif Ventanil. Pajak buat barang-barang
yang berhubungan dengan produksi
fentanil itu naik sampai 20%. Contohnya
apa? prekursor, jarum suntik,
bahan-bahan kimia, alat-alat kimia, itu
semua tarifnya naik tinggi. Dan ini
banyak dikomplain sama perusahaan Cina,
he ini kan juga dipakai bukan cuma buat
produksi fentanil, tapi juga dipakai
buat pengobatan di Amerika, buat rumah
sakit-rumah sakit di Amerika. Tapi ya
bodo amat kata Donald Trump, gua kasih
aja tarif 20%. Tapi gara-gara checkin
kemarin, akhirnya tarif thananhil itu
berkurang dari 20% ke 10%. Dan ini good
news buat saham-saham Pharmaceutical.
Jadi perusahaan-perusahaan farmasi
banyak yang kesenangan dengan deal ini.
Kenapa dia turunin itu? Ya, karena Cina
akhirnya sudah sepakat juga bakal
menekan bahkan menghancurkan para
pedagang lintas negara yang punya
pabrik-pabrik di China. Jadi Cina sudah
sepakat sama Donald Trump. Dia bakal
memberantas, dia bakal grebek, Guys. Dia
bakal bikin sidak kayak Purbaya. Dia
terinspirasi dari Purbaya.
Pelabuhan-pelabuhan di Cina bakal
disidak sama si Jimping supaya
mengurangi distribusi fentanil dari Cina
ke Amerika Serikat. Nah, yang kedua apa?
Tarif impor barang-barang made in Cina
ke Amerika Serikat turun dari 57% ke
47%. Jadi, ada diskon 10%. Makanya tadi
gua bilang berdamai sih enggak mereka.
Tapi sedikit gencatan senjata iya karena
tarifnya tetap tinggi dari 57% ke 47%.
Nah, ini good news atau bad news? Ya,
kita bahas aja dari sisi Cina ya. Dari
sisi Cina ini sebenarnya ada gambar
baik. Kenapa? Karena ya barang-barang
made in Amerika kalau masuk ke Cina itu
juga jadi lebih murah. Kalau harga
barang made in China jadi lebih murah,
artinya produksi-produksi Cina itu jadi
lebih kompetitif, harganya jadi lebih
terjangkau di Amerika Serikat. Akibatnya
apa? Permintaan pasar di Amerika Serikat
terhadap barang made in China bisa naik.
Ujung-ujungnya volume ekspor
barang-barang made in China juga ikut
naik, Guys. Utamanya bisnis-bisnis yang
berhubungan dengan sektor elektronik,
sektor mesin, sektor tekstil itu sudah
pasti diuntungkan dengan trade deals
ini. Karena itulah ekspor besar Cina ke
Amerika Serikat. Nah, dalam konteks
makro yang lebih besar lagi ini berarti
pabrik-pabrik Cina bakal dapat pesanan
lebih banyak lagi. Yang kedua, produksi
pabrik-pabrik naik. Yang ketiga, karena
produksinya naik, lapangan kerja jadi
terjaga karena mereka perlu orang untuk
operate. Mereka perlu buruh. Jadi
penciptaan lapangan kerja di Cina makin
bertambah tinggi. Ujung-ujungnya apa
yang terakhir? E sebentar guys, sebentar
guys sebelum kita lanjut videonya. Halo
goodis guys. Teman-teman investor Benix
Investor Summit 2025 akan segera
diselenggarakan di bulan Desember 2025
di Swiss Bell Solo. Jadi buat
teman-teman yang pengin segera diskusi,
ketemu dan interaksi langsung ya karena
kita bakal membahas tiga sektor penting.
Yang pertama terkait energi, yang kedua
terkait bisnis logistik, dan yang ketiga
ada sektor spesial nih dengan pembicara
yang spesial juga karena ya cuannya gede
banget nih guys. Nah, buat lu yang
penasaran dan pengin segera ikutan di
event acara offline spesial Benix cuman
ada 1 tahun sekali yang namanya Benix
Investor Summit 2025. Yuk, segera daftar
sekarang juga nih sebelum terlambat. Dan
ingat, kursinya juga terbatas karena
cuman ada 50 kursi, Guys. Total kursi
yang kita [musik] sediakan.
Ikut di sini sangat happy lah, ya. Jadi,
banyak sekali membuka wawasan baru,
terutama banyak bocoran-bocoran mengenai
ee kebijakan maupun emiten yang akan
terbang selanjutnya. Jadi puas sekali
sih dengan ini. Kalau tahu Pak Ben di
YouTube sendiri kan lebih apa ya ee
pinggir jurang ini lebih pinggir lagiah
ini.
Mengikuti BIC [musik] investor Samet ini
setelah dua kali saya mendapatkan
manfaat bahwa kalau kita bisa memahami
fundamental atas perusahaan dan forecast
untuk perusahaan ke depannya kita pasti
dapat akan mendapatkan hasil yang jauh
lebih baik. Dan itu yang saya rasakan
selama setahun ini. Dan saya harapin
kalau e untuk Benik Investor Summit 2025
diadakan, saya pasti akan ikut lagi.
Salam [musik] cuan.
So, siapa cepat dia dapat. Sampai ketemu
di Solo ya, guys. Bulan Desember 2025.
Benix Investor Summit 2025 segera datang
lagi. Segera daftarkan dirimu sekarang
juga sebelum terlambat. Ingat, ini acara
eksklusif yang kita selenggarakan
private dan sangat intim. Kita bisa
berinteraksi full nih selama 24 jam
karena acaranya diselenggarakan selama 2
hari dari hari Sabtu sampai [musik] hari
Minggu dari jam 09.00 pagi sampai malam.
So, tunggu apaagi? Segera daftarkan
dirimu sekarang juga di nomor WhatsApp
yang ada di bawah ini. Sampai ketemu di
Solo, Guys. Bye bye. Ujung-ujungnya apa
yang terakhir? GDP China naik. Nah, buat
industrinya sendiri ya yang diuntungkan
tadi kan gua bilang ada tiga ya. Nah,
kita bahas yang paling penting loh.
Penuran efek ini bakal paling berasa
buat sektor elektronik sama komponen
semiconductor. Jadi, buat teman-teman
yang belum tahu ya, salah satu produk
utama ekspor Cina ke Amerika Serikat itu
ya semiconductor, chip, produk-produk
teknologi dan elektronik. Bahkan ya
banyak pabrik-pabrikan mobil Amerika
Serikat aja importship itu dari China
namanya Nextperia. Yang kedua, industri
yang berhubungan dengan tekstil dan
furniture. Nah, industri ini penting
banget karena ini sangat padat karya.
Gua beberapa kali kunjungan ya ke pabrik
tekstil furniture di Jawa Tengah, di
Jawa Barat, di Jawa Timur ya itu sangat
padat karya guys. Dan ini sempat
terpukul oleh tarif yang tinggi nih di
Cina. Jadi pengangguran sempat masif di
China. Nah, sekarang bisa berkurang nih
pengangguran karena pabrik-pabrik akan
hidup kembali. Nah, yang ketiga,
pabrik-pabrik yang memproduksi
mesin-mesin industri sama peralatan
rumah tangga juga akan diuntungkan di
sini. Ya, sekarang jujur ajaal semuanya.
Lu pakai handphone merek Cina, lu pakai
kulkas merek Cina, pakai TV merek Cina,
pakai AC pun merek Cina. Nah, sekarang
produk-produk alat rumah tangga, mesin
industri dari Cina itu bakal lebih
bersaing harganya dibandingkan made in
Mexico atau made in Korea atau made in
Vietnam. Jadi, beberapa industri secara
spesifik akan sangat-sangat diuntungkan
dengan peristiwa ini. Tapi enggak
semuanya bakal menikmati karena ada
beberapa sektor juga yang bisa jadi ya
enggak dapat keuntungan yang signifikan.
Contohnya, barang-barang yang terlalu
berteknologi tinggi seperti drone itu
masih bisa kena pembatasan ekspor ke
Amerika Serikat karena alasan apa?
Keamanan nasional Amerika Serikat. Lalu
dampaknya apa kalau buat Amerika Serikat
sendiri? Ini juga menguntungkan buat
Amerika Serikat karena Donald Trump juga
sekarang popularitasnya lagi jatuh nih
karena harga barang-barang naik tinggi,
inflasi sangat tinggi di Amerika Serikat
di atas 3%. Nah, akibatnya apa? Kalau
dia bikin trade deal dengan China,
harapannya ini bisa menguntungkan
konsumen di Amerika Serikat. Dengan cara
apa? Barang-barang Cina jadi lebih murah
di toko-toko Amerika Serikat. Yang
artinya inflasi di Amerika Serikat bisa
turun karena barang impor harganya lebih
murah dibanding made in USA. Tapi
konsekuensinya apa? Industri manufctur
lokal di Amerika Serikat, pabrik-pabrik,
baja, tekstil, ya bakal makin tertekan
karena harus bersaing dengan
produk-produk yang jauh lebih murah dari
China. Jadi ya ini buat si Malakama lah
buat Amerika Serikat. Kalau dia tetap
ngotot perang dagang dengan Amerika
Serikat, harga barang-barang bakal naik
tinggi di Amerika Serikat. Karena selama
ini mereka bergantung dengan produksi
murah made in China. Tapi sekarang udah
shake hand ya. Siap-siap ya, UMKM lokal
di Amerika Serikat itu bakal banyak yang
collapse. Pasti banyak industri lokal
yang dirugikan karena enggak bisa
kompetitif melawan harga barang-barang
made in China. Konsekuensinya lah ada
yang menang, ada yang kalah. Lah dari
sisi Donald Trump ya dia dapat
keuntungan dengan bisa menurunkan
inflasi domestik di negaranya. Di Cina
mereka mendapatkan stabilitas ekspor.
Jadi ada kepastian untuk pabrik-pabrik
Cina bisa terus berjalan dan ekspor ke
Amerika Serikat. ya win-win solution-nya
ada tapi ada korban ya juga ada. Nah,
terus kalau buat ekonomi dunia apa ya
termasuk di Indonesia ya ini kabar baik.
Kenapa? Karena ini pertanda ekonomi
kemungkinan bakal ke arah yang lebih
stabil. Yang sebelumnya volatil sekarang
ke stabil. Ini bisa meredakan ketegangan
dagang dunia internasional yang selama
ini heboh. Dan bisjung-jungnya ini bisa
mengurangi juga tekanan inflasi di
Indonesia kalau Cina dengan Amerika
Serikat berdagang. Terus kompensasinya
apa? Ya, kalau Malaysia kan
kompensasinya jual harga diri, jual
negaranya, jual datanya ke negara
Amerika Serikat. Nah, kalau Cina
kompensasinya apa? Asal lu tahu ya, di
mana-mana enggak ada yang namanya makan
siang gratis. Cuma di Indonesia adanya
makan bergizi gratis. Nah, Cina juga
enggak gratisan. Mereka bisa dapat deal
dari Amerika Serikat diskon 10% dengan
konsekuensi Cina bakal membeli 25 juta
ton kedelai dari Amerika Serikat. Nah,
Teman-teman belum tahu ya, petani di
Amerika Serikat itu udah dalam 3 tahun
terakhir ini terus merana dan menangis.
Utamanya petani yang berhubungan dengan
kacang kedelai. Ya, selama ini mereka
memproduksi kedelai itu berharap bisa
jual ke Cina. Dan memang data
membuktikan ya dari total pengiriman
soibin kacang kedelai dari Amerika
Serikat ke seluruh dunia, peringkat satu
itu ada di China. Tahun 2024 aja mereka
itu impor senilai 12 billiun dolar,
Guys, atau setara 211 triliun. Jauh
lebih besar dibandingkan Indonesia.
Indonesia itu impornya sekitar 1,2 bilun
dolar alias senilai 20-an triliun dari
Amerika. Jadi, lu bisa bayangkan tulang
punggung petani-petani Amerika Serikat
adalah China. Ketika China akhirnya
perang dagang dengan Amerika Serikat,
apa yang terjadi? Banyak petani yang
bangkrut. Banyak petani yang menyesal
nyoblos Donald Trump. Bahkan koran
Missori independent ya ini koran
terkenal bagi para petani di Amerika
Serikat. Mereka melihat bahwa akan ada
kerugian senilai 736 triliun bagi para
petani di Amerika Serikat kalau perang
dagang ini terus berlanjut. Karena
tulang punggung perekonomian
petani-petani di Amerika Serikat adalah
negara China. Lu bayangin lebih dari 70%
produksi pertanian di Amerika Serikat
yang serap itu ya China. Jadi this is a
very good deal lah buat Amerika Serikat.
Utamanya para pencoblos partai republik.
Lu tahu ya mayoritas orang kaya nyoblos
Partai Demokrat. Orang miskin coblosnya
partai republik. Nah, lu tahu ya Donald
Trump itu kan dari Partai Republik.
Partai Republik itu konservatif. Sama
seperti di Indonesia. Orang yang
konservatif itu artinya cinta agama itu
biasanya nasionalis. Nah, mereka itu
biasanya petani-petani yang miskin itu
coblosnya ya partai republik karena
mereka sangat nasionalis, sangat
konservatif. So, ini adalah salah satu
trade deal yang menguntungkan konstituen
Donald Trump. Jadi, ini agenda partai
republik itu betul-betul disenangkan di
sini. Ya, lu tahu mayoritas petani tadi
gua bilang ya konservatif artinya
agamis. Jadi mereka bakal coblos lagi
nih Partai Republik dengan adanya deal
ini. Karena memang Cina sempat hilang,
Guys, dari pasaran dunia. Makanya harga
kedai di dunia sempat anjlok parah
karena Cina belokin orderannya.
Sebelumnya dia order puluhan juta ton ke
Amerika Serikat mendadak perang dagang.
Mereka pindahin ordernya ke Brazil, ke
Amerika Latin. Akibatnya banyak petani
yang menangis di Amerika Serikat. Tapi
ya syukurlah juru selamat datang yang
namanya Donald Trump. Menyelamatkan
ekonomi dan petani Amerika Serikat yang
sengsara karena ulah dia sendiri
sebenarnya. Dan dari Amerika Serikat
sendiri juga dapat kabar baik karena
Cina tadinya memblokade ekspor rare
earth mereka, logam tanah jarang yang
mereka punya. Ya, customer terbesar
mereka selain Jepang itu adalah Amerika
Serikat dan Uni Eropa. Nah, dulu sempat
dilarang ekspor rare Earth ini, logam
tanah jarang ini. Akibatnya banyak
perusahaan teknologi tinggi di Amerika
Serikat yang merana dan menjerit karena
mereka enggak bisa lagi dapat rare Earth
mineral. Tadi gua udah bilang di awal,
pesawat jet F35 aja itu pakai
di satu pesawat tu rare Earth mineral
dari China. Dan karena perang dagang
ini, Cina akhirnya ya kemarin itu sempat
mengontrol ketat ekspor rare earth,
mineral dia ke negara lain yang gak
memiliki izin atau enggak dianggap
bersahabatlah dengan negara Cina. Dan
ini ujung-ujungnya mengancam perusahaan
Amerika Serikat. Salah satunya Lockit
Martin yang tadi di awal kita bahas.
Tapi kenapa gua ambil contoh Lockit
Martin, Guys? Itu kan teknologi yang
sangat canggih tuh pesawat jet. Artinya
banyak perusahaan yang tidak kalah
canggihnya yang levelnya di bawah
pesawat jet Lockheit Martin seperti
Ford, perusahaan mobil di Amerika
Serikat. Ada Chev Rollet, ada
Volkswagen, ada Volvo, ada Jeep, ada
Land Rover. Itu semua juga bergantung
pada ekspor rare Earth mineral ini.
Kenapa bisa begitu? Karena teman-teman
tahu mayoritas ekspor rare Earth mineral
di dunia ini penguasanya adalah China.
Lu bayangin aja tambang rare Earth
mineral di dunia ini ya jarang yang
punya ya ada Australia, ada United
States tapi itu jumlahnya kecil. Hampir
70% rare earth produksinya adanya di
China, Guys. Lu lihat di layar kaca,
produksi rare Earth di China itu jauh
melampaui produksi rared mineral yang
ada di India, Australia, United States.
Semuanya dicombine jadi satu pun masih
di bawah China, Guys. Sebegitu
pentingnya China dalam supply chain rare
Earth di dunia ini, Guys. Jadi kenapa
sih rare Earth ini penting banget, Guys?
Rareart ini ya unsur tanah jarang atau
logam tanah jarang itu sebetulnya
barang-barang yang sebetulnya tersedia,
unsur yang tersedia di alam kita. Tapi
karena proses produksinya enggak
ekonomis, mereka dibilang rare earth.
Karena mahal banget buat memproduksi
rare earth ini. Jadi unsur apa aja sih
sebetulnya yang ada di rare earth ini?
Banyak. Ada scandium, yrium, lantanite,
serium, lantan, neodimium, prometium,
gadinium, terbium, lututum, herbium,
tulium, dan lain sebagainya. Banyak
bangetlah. Ada bahan yang dipakai buat
bikin handphone, bikin rudal, bikin
misil, bikin nuklir, sampai bikin iPhone
yang lu pakai di rumah. Dan kenapa
penting banget Red Mineral, Guys? Karena
dia punya sifat yang sangat unik, yaitu
apa? Mereka punya daya magnetik yang
luar biasa. Mereka punya daya optik yang
luar biasa. Mereka bagus sekali menjadi
alat elektronik yang berkualitas tinggi.
Mereka punya sifat permanen magnet. Jadi
mereka bisa membuat magnet yang sangat
kuat. Ini sangat penting untuk bikin
motor listrik. Apalagi di era mobil
listrik dan motor listrik sekarang ini.
Yang kedua, RAR juga membantu
menghasilkan warna pada layar LED karena
mengandung fosfor. Jadi kalau
teman-teman nonton ini di handphone
kalian atau di rumah kalian, lu tahuah
lu nonton pakai layar LED karena ada
rare earth di sana bisa keluarin warna
yang bagus makin jernih. Zaman dulu
enggak bisa 10 tahun yang lalu kita
enggak tahu caranya memproduksi rare
Earth skala besar. Sekarang bisa kita
produksi rare skala besar, kualitas TV
lu makin lama makin bagus dan murah.
Yang ketiga ini juga meningkatkan
katalisis. Jadi dalam proses kimiawi,
katalis di industri itu banyak dipakai
untuk proses pemurnian atau penghasilan
energi termasuk dalam proses baterai.
Nah, yang terakhir beberapa logam unsur
jarangan ini sangat penting kalau lu mau
bikin atau berbisnis di industri yang
berhubungan dengan lensa, laser, serat
optik, termasuk fiber optik yang kita
pakai yaitu semua pakai rare earth
mineral, Guys. Dan bahkan ya beberapa
rare earth jenis gadolinium sama
disporsium itu dipakai untuk memproduksi
semikonductor yang tingkat tinggi, Guys.
Ini dipakai buat produksi AI. AI itu
butuh microchip. Microchipnya pakai rare
earth. Bahkan buat alat deteksi cancer
di rumah sakit lu ada MRI itu juga pakai
rare earth. Makanya lu kalau mau MRI di
rumah sakit kan harus lepas tuh ada
kalung, ikat pinggang segala macam.
Karena daya magnetiknya luar biasa,
Guys. Itulah kecanggihannya rare Earth.
Dan dunia selama ini kecanduan sama rare
Earth produksi Cina yang sangat ramah di
kantong. Bukan ramah lingkungan, ramah
di kantong, Guys. Karena produksinya
tentu tidak ramah lingkungan, tapi ramah
kantong. Dan banyak negara-negara barat
yang hipokrit, katanya cinta lingkungan,
tapi mereka belanja rerot ya di Cina.
Dan Cina pintar nih memanfaatkan
posisinya. Dia tahu dunia sangat
bergantung kepada logam tanah jarang.
Cuma dia yang berani investasi bikin
pabrik memproduksi logam tanah jarang
yang biayanya sangat tinggi, sangat
tidak ekonomis. Tapi dia tahu dia adalah
nyawanya industri rar dan ini dijadikan
sebagai senjata dagang dia dalam
bernegosiasi tarif dengan Donald Trump.
Why? Jawabannya jelas karena Amerika
Serikat sangat bergantung terhadap
suplly rare Earth dari Cina. 70% rare
Earth yang ada di Amerika Serikat itu
diimpor dari China, Guys. Makanya bahkan
Lockit Martin aja bikin pesawat pakai
bahan dari Cina. Makanya jangan kaget
ketika Donald Trump jadi presiden ya dia
udah siap-siap dia keluarin executive
order. Jadi surat Perpres lah kayak di
Indonesia ya. di Indonesia setara kayak
Impress lah, instruksi presiden bahwa
produksi rare Earth di domestik di
Amerika Serikat dalam negeri harus
ditingkatkan. Jadi artinya di sini
Donald Trump itu bakal memberi
kemudahan, financing, pinjaman,
investasi yang berhubungan dengan
mengakselerasi proses produksi rare
Earth di Amerika Serikat. Bahkan dia
ngasih percepatan perizinan loh buat lu
yang mau invest rare di Amerika Serikat
sekarang jauh lebih mudah, jauh lebih
murah. Bunga kreditnya juga murah di
bawah 2%. Supaya apa? Amerika Serikat
enggak lagi bergantung sama rare Earth
dari Cina supaya makin banyak pengusaha
Amerika Serikat mau buka tambang rare
Earth, mau buka pabrik smelter rare
Earth, memproduksi rare di Amerika
sendiri. Nah, terakhir nih Cina itu juga
kasih sedikit kelonggaran nih ke Donald
Trump. Kemarin Cina itu sempat
memblokade gara-gara perang dagang ini.
Dia melarang perusahaan mereka yang
namanya Nextperia untuk ekspor chip ke
Amerika Serikat. Ini adalah chip
teknologi rendah, Guys. Jangan bayangkan
AI, Nvidia atau Intel atau AMD,
teknologi tinggi. Noh, nih Nextperia ini
memproduksi chip kualitas rendah,
teknologi rendah, tapi harganya sangat
murah dan sangat dibutuhkan sama
industri otomotif dunia. Jadi, contohnya
gini. Kenapa penting ya Cina ini
melonggarkan ekspor chip? Karena dia
sebelumnya nge-ban, nih, ngeblokir.
Akibatnya banyak pabrik-pabrik mobil
barat, collaps, bahkan pabrik mobil
terbesar di Jerman itu sempat
menghentikan produksinya. Jadi beberapa
karyawannya dirumahkan, Guys. Ribuan
lah, sekitar 3.000 karyawan dirumahkan
oleh Jerman, oleh Volkswagen. Kenapa?
Karena dia tidak dapat chip made in
China yang murah itu, yang teknologi
rendah. Loh, Pak, emang apa pentingnya
teknologi rendah? Tadi kan kita bilang
yang teknologi tinggi dipakai oleh
pesawat jet F35. Nah, yang teknologi
rendah dipakai oleh pesertahan
mobil-mobil model kayak Jaguar,
Volkswagen, Ford. Lu kalau buka tutup
jendela di mobil power window kan maunya
elektronik kan. Itu pakai apa? Itu pakai
chip Nextperia. Lu kalau maju mundur
pakai sensor kan ada tit nit tit itu
pakai apa? Sensor buatan Cina. Next
perperia. Lu mau belok kiri ada sensor
juga guys pakai Nextperia. Lu mau
ngegas, mau ng-rem, mesin lu menentukan
kapan harus ditembak injeksinya dengan
bensin, pakai apa? Cip juga buatan
Nextperia. Jadi semua di dunia ini ya,
bahkan hampir 50% loh microchip yang
dipakai oleh industri otomotif di dunia
adalah made in China. Karena
teknologinya rendah, harganya murah.
Memang mobil-mobil itu enggak perlu
pakai mikrochip canggih, tapi ternyata
kita bahkan kulkas di rumah lu aja udah
pakai mikrochip untuk menentukan
suhunya, untuk menentukan pemakaian
freonnya, untuk menentukan kapan harus
ngechill, kapan harus nge-freeze. Even
kulkas aja butuh microchip apalagi
mobil. Nah, kenapa emangnya banyak
pabrik mobil di Amerika Serikat dan
Eropa itu bergantung nyawanya pada
Nextper? Ya, kenapa dia enggak bisa
cucing? ganti ajaalah pakai chip buatan
Samsung Korea Selatan kan sekutunya
Amerika Serikat atau pakai chip buatan
Toshiba. Ternyata enggak segampang itu
juga, Guys. Namanya industri otomotif
itu heavily regulated. Banyak
testingnya, banyak regulasinya. Harus
diuji coba, harus ada sertifikat
keselamatan, harus ada sertifikat
lingkungan. Harus ada sertifikat IUO.
Jadi enggak gampang switching-nya. Nah,
Nextperia ya udah punya semua
sertifikasi itu, udah punya semua ISO-SO
yang dibutuhkan. So, ketika mereka
selama bertahun-tahun menikmati harga
murah cip dari Nextperia itu dengan
segala lisensi yang dimiliki oleh
Nextperia, tiba-tiba mau diwitching ke
Samsung. Apa bisa? Tidak bisa. Karena
ada banyak regulasi yang membuat
ketentuan-ketentuan yang begitu ketat di
industri otomotif ini. Terus gimana
dampaknya, Guys, penurunan tarif ini
buat Indonesia sendiri, ya? Ya, buat
teman-teman yang belum tahu ya, di Cina
kenapa sangat menunggu-nunggu juga
penurunan tarif ini? Karena banyak
pabrik-pabrik di sana itu udah in the
bring of collapse, udah bentar lagi
bangkrut. Dan lu berdasarkan searang
data ya, data manufacturing Cina, PMI
Cina itu kontraksi angkanya 49. Artinya
gini, kalau data PMI itu di bawah 50 itu
jelek, di atas 50 itu bagus. Jadi Cina
itu sangat-sangat membutuhkan deal ini
juga sebetulnya. Makanya si Jimping yang
ngebet ketemu sama Donald Trump walaupun
ketemunya di negara musuh, di negaranya
Korea, Guys. Korea bukan Korea Utara
tapi Korea Selatan. Nah, Indonesia
sendiri gimana? Indonesia PMI-nya di
bulan Oktober itu angkanya 51,2
artinya di atas 50 artinya positif
artinya bisnis di Indonesia
manufacturing itu terus ekspansi dan
inilah yang gua bilang kenapa ya Purbaya
effect sejak bulan Agustus sampai hari
ini ya kita selalu konsisten di atas 51
di atas 51 di atas 51 dan gua yakin
makanya ekonomi Indonesia bakal bergerak
lebih baik apalagi setelah adanya good
deal nih antara Cina dengan Amerika
Serikat perdagangan dunia bakal makin
bergairah ya Indonesia bakal sangat
diuntungkan nih guys makanya nya ketika
Cina collapse manufacturing dia hancur
di bawah 50 Indonesia masih bisa
positif. Nah, lu kan udah tahu channel
ini channel investasi tentunya lu sudah
tahu dong kalau seandain ini kabar baik
buat Indonesia dan Benik sangat positif
menyambut trade deal si Jimping dengan
Donald Trump, lu udah tahu dong sektor
apa aja yang bakal diuntungkan di
Indonesia? Ya gua kasih spill deh. Ada
12 sektor sebetulnya yang sangat-sangat
diuntungkan dengan adanya trade deal
dengan China Donald Trump. Yang pertama
apa ya? Lu sudah tahulah ketika raksasa
dunia, perekonomian dunia kan Cina dan
Amerika Serikat sekarang berdamai, tensi
dagang menjadi lebih stabil, ya
perdagangan global pasti jadi lebih
lancar juga. Nah, ujung-ujungnya apa?
Akan makin banyak pabrik-pabrik di Cina
yang ekspansif, yang produksi
besar-besaran kembali hidup lagi
bergairah. Artinya apa? Kalau seandainya
industri manufacturing pabrik-pabrik di
Cina makin berkembang, ekspor dia jadi
lebih lancar ke Amerika Serikat, maka
permintaan
terhadap produk-produk Indonesia pasti
naik juga buat men-supply pabrik-pabrik
di Cina. Contohnya apa? Ya, gua bilang
tadi ada 12 sektor yang diuntungkan di
Indonesia. Gua kasih tahu spill satu deh
yang menguntungkan. Namanya pabrik butuh
energi. Energinya dari mana? Cina batu
bara. Jadi, pembelian batu bara dari
Indonesia ke Cina bakal naik, Guys.
Makanya lu jangan heran di Benix
Investor Summit di Solo kita bakal
spesifik membahas sektor energi ini.
Buat teman-teman yang belum daftar, yuk
segera join sekarang juga. Oke, di sini
sudah tahu ya, batu bara bakal naik
ketika pabrik-pabrik di China makin
meningkatkan produktivitasnya. Terus
apalagi? Kebutuhan China terhadap nikel
dari Indonesia pasti akan makin banyak
karena nikel banyak dipakai untuk
industri stainless steel. Cina salah
satu eksportir besar di bidang stainless
steel. Dan masih ada lagi sektor lain
yang bakal kita bahas karena dia akan
sangat diuntungkan dengan China trade
deal ini, Guys. Nah, ke-12 sektor ini
bakal makin diuntungkan karena ketika
ekonomi Cina naik, produksinya
meningkat, permintaan bahan mentah dari
Indonesia juga pasti naik tinggi, Guys.
Kita masih belum masuk loh ke sektor
yang krusial yang berhubungan dengan
baterai, yang berhubungan dengan
elektronik, yang berhubungan dengan
bahan kimia, yang berhubungan dengan
minyak nabati. Ah, udah tahu dong. Wah,
tambah cuan dong kita. Ya, tentu saja
karena trade deal Amerika Serikat China
ini ini bakal membuat surplus di
perdagangan Indonesia karena ekspor kita
naik dan kalau ekspor kita naik nilai
ekspor kita meningkat ya pendapatan
negara juga bertumbuh guys. Iisg pasar
saham kita bisa menguat karena ada
capital inflow. Kenapa ada capital
inflow? karena asing pengin investasi di
sini, di sektor-sektor strategik yang
bakal ikut naik karena terjadinya
perdagangan yang lebih intensif di dunia
ini antara dua raksasa ini. Indonesia
bisa ngikut nih gelombangnya nih. Tapi
ada risiko juga kita harus fair. Yang
pertama apa? Ketergantungan pada Cina
bisa makin besar. Bukan hanya
ketergantungan Indonesia, tapi
ketergantungan dunia terhadap China bisa
makin besar. Yang kedua, bikin
persaingan dagang bakal ketat lagi nih,
khususnya ya produk-produk Indonesia
yang juga masuk ke Amerika Serikat yang
kompete sama produk Cina itu bakal makin
keras nih pertarungannya, makin
kompetitif. Yang ketiga, kalau hubungan
Cina sama Amerika Serikat makin mesra,
makin baik, which is menurut gua
unlikely to happen in the near future,
tapi ini salah satu resiko yang lu harus
pertimbangkan kalau lu targetnya jangka
panjang. Ya, bisa jadi hubungan Amerika
Serikat Cina semakin baik, semakin
mesra. Ini membuat perusahaan global
makin malas buat pindah ke Indonesia.
Mungkin mereka menunda atau melambat
buat buka pabrik di Indonesia. Mendingan
buka di Cina deh orang udah best friend
sekarang. Tapi menurut gua itu enggak
bakal kejadian lah dalam waktu singkat
ini. Menurut lu gimana, Guys? Indonesia
bisa enggak ya memanfaatkan momentum
bagus ini untuk memperkuat industri
hilirisasi kita? Dan bisa enggak kita
memanfaatkan peluang ini untuk menarik
pabrik-pabrik global, pabrik-pabrik
dunia untuk relokasi pabriknya dari Cina
ke Indonesia? Tentu dengan iming-iming
bahwa bentar lagi terjadi perang dunia
3. Bahwa gencatan dagang ini cuman
temporary. Kalau mau lebih aman lagi
trading dengan Amerika Serikat, lebih
baik pindahin pabrik lu dari Cina 47%
mendingan ke Indonesia cuma 19%. Seru
nih, Guys. Kalau menurut lu gimana,
Guys? Indonesia bisa enggak ya
memanfaatkan momen ini untuk membangun
industri hilirisasi kita biar kita makin
tambah cuan nih kalau kata Purbaya kita
kaya bareng-bareng, Guys. This is the
right moment. Kalau menurut lu gimana?
Segera share di bawah ini pandangan lu
terkait trade deal China dan Donald
Trump. Apakah ini good news buat
Indonesia atau ini justru bad news buat
Indonesia? Yuk, segera sharing pandangan
kalian di kolom komentar di bawah ini.
Semoga video ini bermanfaat. Sampai
ketemu di Solo. Salam sehat, salam cuan.
Bye bye.
[musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:51 UTC
Categories
Manage