Transcript
0vXptvte-aQ • DUNIA PANIK! DOLLAR Ditinggalkan, Emas Bisa Tembus Rp5 Juta/Gram!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0460_0vXptvte-aQ.txt
Kind: captions Language: id Dan sayangnya ya beda dengan krypto. Crypto lu bisa produksi unlimited. Tutup mata, pencet tombol enter, produksi, keluar koin jutaan koin, miliaran koin, sampah. Guys, ngeri banget nih, Guys. Ramalan Benix menjadi kenyataan. Lu tahu enggak sih dulu gua pernah diundang sama salah satu media nasional dan di wawancara itu gua bilang, "Lu dibandingkan beli dolar hari ini, mendingan lu pegang emas." Alasannya kenapa? Spesifik gua bilang di situ karena emas bentar lagi harganya bakal jadi Rp3 juta per gram. Dan gua bilang dalam 3 tahun emas bakal jadi Rp3 juta per gram. Faktanya hari ini harga emas udah 2,3 juta per gram. Dan ini artinya ramalan Benix akan segera menjadi kenyataan. Jadi di sini gua menyesal karena gua ternyata terlalu pesimis, Guys. Kenapa terlalu pesemis? Karena sebetulnya harga emas itu bakal lebih tinggi daripada Rp3 juta per gr. Lu pengin tahu alasannya kenapa? Dan kenapa lu harus tonton video ini? Lu jangan skip videonya karena ini berhubungan banget dengan isi dompet El dengan masa depan investasi kamu di IHSG. Makanya jangan skip video ini. Let's check di. Jadi ya buat teman-teman yang belum nonton, lu harus segera nonton videonya Benix di liputan 6. Di situ gua bilang bahwa sebetulnya ada beberapa media lah. Gua udah ngobrol dari tahun lalu soal harga emas akan segera menjadi Rp3 juta per gram dalam waktu 3 tahun. Dan ketika gua bikin ramalan itu, itu gua betul-betul mengkalkulasi bahwa itu fakta yang akan segera menjadi kenyataan. Tapi hari ini gua terpaksa harus minta maaf sama kalian, guys. Tapi sebelumnya lu cek dulu dong videonya. Apa sih isi interview Benix itu. Nah, kalau buat orang-orang yang awam beli emas. Gua sih pengen nyaranin dolar ya, tapi betul-betul enggak nasionalis. Gua berarti mempercepat kehancuran negara kita ya. Artinya gua buka karpet merah nih buat George Soros and the Geng ya. Jadi, Teman-teman, gua harus bikin pernyataan nih, ya. Gua harus klarifikasi terkait ramalan gua yang 3 juta per gram itu sepertinya salah. Karena di situ gua bilang 3 juta per gram dalam waktu 3 tahun. Sepertinya yang benar adalah 5 juta per gram dalam waktu 3 tahun, Guys. Dan ini ada empat alasan loh kenapa ini akan menjadi kenyataan. Alasan pertama itu hubungannya sama dolarisasi. Ini ada hubungannya dengan perang antara Ukraina sama Rusia. Jadi teman-teman tahu ya apa yang terjadi sebelum terjadi perang antara Barat sama Rusia. Barat Eropa itu senang banget impor gas energi dari Rusia. Bahkan kalau lu tinggal di Jerman, nyalain AC rumah lu, nonton TV, ada 80% kemungkinan listrik rumah lu itu dari Rusia. Kalau lu mandi, air lu panas. Kenapa airnya bisa panas? Kalau masak kompornya panas karena gasnya juga dari Rusia. Jadi, lu bisa bayangkan negara terbesar paling berkuasa di Eropa, Jerman, nyawanya, energinya ada di Rusia. Nah, ini akibatnya apa? Namanya juga sekutu ya. Setiap transaksi gas, jual beli gas Eropa itu banyak banget belanja energi ke Rusia. Gas, minyak bumi, dan macam-macamlah. Mereka beli dari gasprom lah. Itu kayak Pertaminanya Indonesia. Nah, di situ mereka belanja tentu ya mereka bayar bukan pakai cendol, mereka juga bayar enggak pakai rupiah. Ketika Jerman, Polandia, Spain, Ital belanja ke Rusia, mereka juga belanjaranya enggak pakai rubel, tapi pakai dolar. Akibatnya apa? Cadangan dolar Rusia itu banyak banget. Wah, melimpah deh visanya karena memang mereka memproduksi oil and gas itu sangat banyak dan biayanya murah dibanding misalkan Jerman harus bangun pembangkit nuklir atau tenaga angin atau mikrohidro itu mahalah investasinya. Tapi kalau gas dari Rusia gampang tinggal tarik pipa. Sayangnya ya tarik pipa dari Ukraina kena bom juga jadi putus juga pipanya. Tapi bukan itu yang mau gua bilang. Yang gua mau bilang adalah ketika cadangan dolarnya Rusia melimpah ruah apa yang terjadi? Ya tentu dia pengin dapat bunga dong terhadap dolarnya itu. Kalau mau dapat bunga dia tabungnya tentu bukan di Rusia dong, dia tabung di negara barat. Jadi duit dolarnya, devisanya Rusia itu banyak disimpan di bank Swiss, di bank di Jerman, di Prancis, bahkan di London dan Amerika. saking banyaknya duit negara Rusia ini. Tapi enggak ada yang tahu di kemudian hari setelah Angela Merkel jatuh, tadinya dia adalah orang nomor satu ya di Jerman, penggantinya ternyata sangat anti Rusia. Merkel itu orang yang sangat pro Rusia diganti oleh orang ya sekarang Olaf tuh kemarin sempat viral si Olaf juga karena dia sangat anti Rusia. Kenapa bisa begitu? Ya, karena mereka merasa enggak bijak kalau nyawanya Jerman bergantung pada satu negara. Jadi, Olaf berpikir penting nih diversifikasi. Kebetulan pecah perang dengan Ukraina dan dianggap oleh Jerman dan sekutunya bahwa Ukraina ini adalah saudara kita. Dari sisi pandang Rusia, enggak. Ukraina itu saudara kita. Karena gua punya teman baik di Ukraina, bahasa hari-harinya itu pakai bahasa Rusia, Guys. So, jadi ada dua negara atau dua pihak di sini yang saling berebut pengaruh di Ukraina. Tapi alasan utamanya sebetulnya kalau dari sudut pandang Rusia adalah karena NATO mau buka cabang. Lu kira cuma Miku yang boleh buka cabang di Bogor sama di Sukabumi. Enggak. NATO juga pengin buka cabang, Guys. Dia buka cabang di Ukraina. Kebetulan Ukraina ini berseberangan darat sama Rusia. Tentu Rusia belingsatan. Banyak orang-orang yang argumentasinya begini, "Terus kenapa harus nyerang Ukraina?" Enggak boleh dong. Masa Rusia nyerang Ukraina cuma gara-gara NATO buka cabang, buka pangkalan militer maksudnya di situ. Gini, argumentasinya enggak valid kalau lu bilang enggak berhak atau aneh gini loh. Lu harus bayangkan situasi itu terjadi di Amerika Serikat. Amerika Serikat berbatasan dengan di utara darat sama Kanada. di selatan berbatasan darat sama Mexico. Lu bayangin nih tiba-tiba gujuk-ujuk Cina buka pangkalan militer di Kanada. Gua yakin Amerika Serikat ngebom Kanada pasti dibom. Faktanya ada enggak? Ada. Dulu Uni Soviet pernah buka cabang juga di Kuba. Itu pulau di seberangnya Miami. Ingat loh, bukan berbatasan darat loh sama Amerika Serikat. Kuba itu dipisahkan laut. Kayak Sumatera sama Jawa ada laut tuh. Apa yang terjadi ketika Uni Soviet buka cabang di Kuba? Tentu langsung Kuba dikasih hadiah bom, rudal, misil, kapal induk sampai agensi AE perang-perangan di Kuba karena dia buka cabang di perbatasan negara adik kuasa. Nah, konteks yang sama juga terjadi di Rusia lah. Kok tiba-tiba ada kekuatan asing buka cabang di Ukraina. Ya, lu harus curiga atau tiba-tiba ada pangkalan militer Amerika Serikat di Pulau Kalimantan, di Malaysia misalkan. Indonesia ya harus curiga. Tentu dong normal dong ya. Itulah kemudian yang terjadi perang di Ukraina sampai hari ini masih berlanjut perangnya dan tentunya sekutu itu cari cara gimana caranya bisa boikot si Rusia ini. Ya sial-sial banget nih si Rusia ini. Ternyata dia lupa ya karena saking banyak duitnya. Duit dia ada yang dia tabung di London, di New York, di Swiss, di Prancis. Dan kemudian NATO berpikir, eh dia kan udah jadi musuh kita sekarang. Gimana kalau duitnya kita sita aja? Wah, blingsatan lah Rusia. Karena duitnya sekarang dia stop, dia gak bisa tarik tuh aset-aset dia yang ada di luar negeri. Nah, di sini orang pun jadi merasa, "Eh, bahaya juga ya kita pegang dolar." Karena kalau lu pakai logika yang sama, yang bikin dolar itu siapa? Amerika Serikat yang cetak. Amerika Serikat punya kekuasaan enggak sih? Bilang, eh dolar yang nomor serinya AE730 sampai AE7507 palsu. Dinyatakan tidak sah. Boleh enggak? Boleh. Dia yang nyetak, dia yang punya mesin printer, dia yang berkuasa menyatakan mata uang itu sah atau tidak sah. Sama aja kayak Bank Indonesia, dia bisa bilang mata uang yang asli apa yang tidak asli punya kekuasaan. Begitu pun dolar Amerika Serikat dengan Amerika. So, apa yang terjadi kemudian hari? Rusia merasa rugi. Dia punya cadangan dolar begitu banyak, sekarang jadi sampah. Tinggal dibakar, masak, singkong karena enggak ada nilainya lagi duit dia di luar negeri. Nah, ini menyebabkan ketakutan, Guys. Lu bayangkan negara di kuasa aja bisa diperkosa hak-haknya sama Amerika Serikat. Terus kalau Cina pegang dolar itu resiko atau tidak? Kan mulai berpikir orang Brazil, India, semua orang berdagang pakai dolar. Sehingga akibatnya apa? Mereka bersepakat mengadakan yang namanya the dollarisasi. Lahirlah bricks, kekuatan baru, kita bikin local settlement, perdagangan antar kita pakai mata uang kita aja ya. Oh, ini ancaman buat dolar. Nah, apa hubungannya sama emas? Sejarah menyatakan ketika terjadi perubahan rezim, bukan cuma kepemimpinan rejim zaman dulu yang berkuasa British pound sterling. Kerajaan Inggris kemudian jatuh diganti kekuasaannya sama kekuatan Amerika Serikat. Dunia pakai dolar. Tapi jauh sebelum era British Monsterling, dunia itu banyak pakai mata uang. Hai, gua Benix, the CEO of Benix Investor Group. Dengan lu bergabung bersama Benix Investor Group, lu bakal dapat ilmu investasi saham selama 1 tahun penuh. Dan bukan cuman itu, lu bakalan dapat strategi rahasia cuannya Benix ratusan bahkan ribuan persen cuma dari saham. Di Benix Investor Group, lu bakal dapat begitu banyak pelajaran investasi selama 1 tahun ke depan, Guys. Mulai dari sharing saham yang bagus bareng Benix setiap bulannya. Kita juga bakal update portofolio Benix dan kita juga akan membedah laporan keuangan setiap bulannya. Yang paling seru, kita juga bakal mengunjungi nih emiten-emiten yang ada di ISG supaya lu bisa ngecek langsung ini saham perusahaan bagus, perusahaan bodong atau perusahaan sampah. Kalau gua sih jelas gua enggak mau beli saham-saham perusahaan sampah. Nah, kalau lu gimana lu udah yakin portofolio saham lu udah bersih dari saham-saham perusahaan sampah ini. Kalau belum, mendingan lu segera sapu bersih deh kayak siem ini. Tahun lalu gua dan teman-teman di komunitas Sambenix saja udah cuan ratusan pers nih, Guys. Ini dari saham ANJT. Bisnisnya simpel banget, cuma jualan minyak goreng kelapa sawit. Lu juga pakai di rumah lu, ya enggak? Iya, Pak. Ini juga pakai. Eh, stop, stop, stop, stop. Ini mah saman, bahaya, Guys. Kolesterolnya tinggi. Lu masih suka buang-buang duit, beli saham gorengan hasil rekomendasi grup saham bodong di sebelah yang hobinya jualan candlestick. Goblok, berhenti, Bro. Itu sih bukan investasi, itu juri. Dan kalau lu masih belum join sekarang juga, Guys, lu itu udah rugi banget. Soalnya tahun ini aja kita udah cuan 50% lebih loh dari saham parkiran mobil yang namanya IPCC. Jadi buat apagi L ragu bergabung di komunitas saham Benix Investor Group. Soalnya guys, tahun ini aja kita udah punya list saham-saham yang berpotensi memperkaya kita semua. So tunggu apaagi guys? Kalau lu mau cuan, segera daftarkan dirimu di komunitas saham Benix Investor Group sekarang juga. [Musik] Dunia itu banyak pakai mata uang Prancis. Sebelum Prancis, kita juga banyak pakai mata uang Belanda. Jadi kayak golden termasuk di Indonesia pun pakai golden. Banyak negara-negara di dunia pun pakai golden di era kejayaannya Belanda. Nah, perjalanan inilah kemudian hari membawa kita ke ujung hidup Amerika Serikat yang kemungkinan kalau Amerika Serikat hancur begitupun US dollar. Jadi, buat teman-teman ini akan berpengaruh terhadap emas karena mulai banyak negara-negara yang takut. Heh, kalau gua nanti besok berantem sama Eropa atau gua berantem sama Amerika Serikat, bisa enggak ya dolar gua diblokade sama mereka, diboikot sama mereka? Bisa. Akibatnya apa? Zaman dulu Cina itu senang banget pegang dolar. Tapi hari ini apa yang dilakukan Cina? Dia diversifikasi aset, dia belanja emas dan nilainya itu ribuan ton. Ya, data resmi aja mereka di tahun 2024 itu belanja lebih dari 2.000 ton. itu data resmi. Tapi data CIA Cina itu beli di atas 5.000 ton setiap tahun mereka udah mendem itu. Kenapa? Mereka sudah persiapan kalau terjadi konflik global, hmm lu enggak bisa ngunci gua karena gua menyawa gua bukan di US dollar. Nyawa gua ada di emas. So, teman-teman bayangkan ketika lu belanja emas, pergi ke Antam, pergi ke Pegadaian, pergi ke toko yang ada di pasar basah, dekat rumah lu, ada warung-warung jual emas, lu akan bertanya-tanya dalam 3 tahun ke depan ramalan Benix akan segera menjadi kenyataan 5 juta per gram. Dan lu bakal bertanya-tanya, kok bisa naiknya segede itu, secepat itu? Simpel. Kalau zaman dulu hukum supply and demand, kalau makin banyak orang yang belanja barangnya cuma sedikit, rebutan barang yang sama, pasti apa harga barang itu naik. Nung ya? Jadi, contoh gua menguasai pasar pisang nih di Palangkaraya. Ini fakta nih. Lebih dari 50% pisang di Palangkaraya itu dari punya kebun kita. Nah, ketika makin banyak orang yang produksi pisang di Palangkaraya, apa yang terjadi? Harga pisang jatuh. Tapi kalau lebih banyak orang yang belanja pisang dibanding produksi pisang gua, pasti harga pisang naik terus. Sekarang kasusnya adalah kalau zaman dulu lu bersaing beranja emas di pegadaian, di toko, di warung, di Antam, saingan lu cuman tetangga lu, saudara lu, keluarga lu. Sekarang enggak begitu, Guys. Ketika lu belanja emas ke toko, lu ketahuilah kompetitor lu adalah negara. Karena negara selevel China, Jepang, Kazakhstan, India, negara-negara bricks mereka belanja ribuan ton setiap tahunnya. Berlomba-lomba untuk membeli emas. Jadi kompetitor lu, Guys. Siap-siap lu, ya. Kompetitor lu bukan lagi tetangga lu di Gang damai nomor 7uh. Enggak. Kompetitor lu ketika lu beli emas adalah negara India, negara China, negara Brazil, negara Rusia yang sekarang sudah mulai merasa tidak ada gunanya gua pegang kertas yang namanya dolar karena enggak ada gunanya gua kumpulin dolar ketika kemudian hari dinyatakan invalid dolar gua. Enggak sah diboikot dolar gua. Berubah dolar itu jadi kertas sampah. Itu realitanya, Guys. Jadi, dolarisasi dan konflik geopolitik akan makin mempengaruhi nilai investasi emas kamu. Nah, tinggal lu pikir worth it enggak lu pegang emas karena ramalan Benix pasti jadi kenyataan. Harga emas jadi R5 juta per gram dalam 3 tahun ke depan. Ya, posisi hari ini di 2,3-an ya. Berarti ya lu cuman bisa cuan 100% dalam waktu 3 tahun. Tinggal lu hitung sendiri masih worth itu. Tidak. Terus ada lagi masalah yang berhubungan dengan ini alasan kedua ya. Total ada empat alasan, Guys. Yang kedua itu berhubungan dengan status ekonomi dunia yang makin mengkhawatirkan. Ini di luar ketegangan Rusia, bom-boman, Israel, Palestina, no di luar itu. Lu tahu negara-negara di dunia sekarang utangnya itu makin naik. Termasuk Indonesia. Utang kita itu udah hampir 50% dari GDP kita. Oke. Semua negara di dunia hutangnya tambah. Lu pasang kacamata hari ini, jangan pakai kacamata lu. Lu pakai kacamata GP Morgan Goldman Sex, Mary Lynch. Lu pasang kacamata investor besar di dunia, dunia makin tidak pasti, inflasi makin parah, ekonomi makin tidak stabil di mana-mana. Artinya kalau makin banyak negara cetak uang, terjadi inflasi di mana-mana, duit kertas lu kan makin enggak berharga, Guys. Inflasi. Ngerti ya? Inflasi ya? Dulu duit Rp1.000 bisa beli dua permen. Sekarang Rp1.000 cuma dapat satu permen. Artinya duit kertas lu makin enggak berharga. Sekarang lu pasang posisi lu dari sudut pandang GP Morgan. Lu, lu Goldman Sex. Duit lu ribuan triliun. Lu mau enggak investasikan duit lu dalam instrumen surat utang, obligasi, atau apapun itu dalam dolar lu itu? Lu udah enggak berani pegang uang kertas. Enggak bakal berani. Karena dengan adanya inflasi di Amerika pun semakin parah inflasi. Zaman dulu lu masih bisa pakai duit 5 Dlar, makan burger, dapat Coca-Cola. Hari ini enggak bisa. Lu punya duit 10 dolar pun kagak dapat. makan burger plus Coca-Cola gak dapat, Guys. Inflasi udah makin parah di sana. Sekarang bayangin kalau inflasi makin parah, orang akan hedging, lindung nilai supaya duit gua enggak makin berkurang, makin berkurang. Harusnya duit gua gua enggak pegang duit dong hari ini. Sekarang pakai kacamata GP Morgan punya pemikiran yang sama dengan ibu-ibu rumah tangga yang hobi belanja burger. Apa yang dia lakukan? Oh, kalau gitu besok gua terima gaji, gua jangan pegang dolar dong. Gua jangan pegang uang kertas dong, gua jangan pegang euro dong. Besok kalau gua terima gaji gajinya gua pindahin ke emas. Karena fungsi emas adalah apa? Lindung nilai, Guys. Hedging. Di tengah ketidakpastian global. Dan inflasi adalah hal-hal yang pasti terjadi dan bakal makin parah. Dan teman-teman di Indonesia, gua yakin lu juga udah rasakan yang sama ya. Dalam 10 tahun terakhir duit lu itu makin enggak berharga, makin enggak berharga. Lu bayangkan itu juga yang di kacamata GP Morgan dan Goldman Sex. Bedanya kalau lu cuman berpikir duit R10 juta, R juta, Goldman Sax berpikir duit ribuan triliun. Kalau gua pegang dalam bentuk uang kertas makin enggak bernilai. So, apa yang mereka lakukan? Mereka hedging, belanja emas. Dan lu bayangkan kalau semua perusahaan investasi di seluruh dunia berpikir yang sama, berarti kompetitor lu di toko emas langganan lu bukan lagi cuma Bank of China atau Bank India. Enggak, Guys. Tambah lagi lawan lu. Goldman Sex, GP Morgan, Mary Lynch, dan kawan-kawan. Jadi ini alasan kedua dan pasti akan mempercepat harga R5 juta per gram. Nah, alasan ketiga, Guys, ini ada hubungannya dengan produksi emas di dunia. Jadi, kita udah tracking, ya, produksi emas di dunia itu bukan makin hari makin tambah. Enggak. Produksi emas di dunia makin hari makin berkurang. Yang lebih parah lagi ya, penggunaannya malah bertambah. Karena kalau lu pakai laptop, lu pakai handphone, lu pakai mobil listrik, lu pakai turbin, semua barang elektronik di dunia ini mayoritas bahkan kamera yang dipakai buat merekam ini itu ada emasnya. Jadi emas itu bukan cuma dipakai buat perhiasan, enggak. Faktanya semua elektronik itu pasti ada kandungan emasnya. Dan sayangnya ya beda dengan kripto lu bisa produksi unlimited, tutup mata, pencet tombol enter, produksi, keluar koin jutaan, koin, miliaran koin, sampah. Tapi emas enggak begitu. Emas itu limited, terbatas, tapi penggunanya banyak. Lu bayangkan hukum supply and demen lagi-lagi berlaku. Suplain-nya makin lama makin sedikit. Demand-nya makin lama makin besar. Karena di mana-mana seluruh dunia orang kawin pasti kasih mas kawin, bukan kasih unta. Kayaknya enggak ada ya ngasih unta ya? Enggak kasihnya mas kawin kecuali lu tinggal di Papua lu ngasih babi, Guys. 7uh ekor. Tapi kan mayoritas orang ngasihnya emas. Jadi sampai kapanp ini bakal kepakai. Sayangnya produksinya makin berkurang padahal penggunaannya makin meningkat. Lagi-lagi ya akibatnya harga emas bakal makin mahal. So, teman-teman sebelum gua akhiri ini menurut lu alasan keempat apa? Kenapa lu yakin ya ramalan Benix pasti jadi kenyataan? Gua udah merevisi nih tadinya Rp3 juta per gram, ternyata ya gua terlalu baik hati ya, ternyata ya terlalu cepat tercapai nih. Gua jadi enggak enak nih. Karena realitanya sekarang jadi R5 juta per gram. Ingat, Guys. 5 juta per gram dalam waktu 3 tahun. Menurut lu itu bakal jadi kenyataan apa enggak? Dan alasan keempat apa ya yang membuat lu yakin ramalan Benix akan segera tercapai. Emas akan melebihi 3 juta per gram bahkan sampai 5 juta per gr. Dan dan menurut lu Indonesia harusnya lakukan yang sama enggak ya? dengan memperbanyak cadangan emas kita untuk persiapan menghadapi konflik global dibanding kita nyimpan US dollar entar kita dikerjain nih kayak Vladimir Putin. Gimana guys menurut lu? Oke guys, semoga video ini bermanfaat. Ditunggu ya pandangan kalian terkait situasi emas dunia sekarang ini. Segera tuliskan pandangan kalian di kolom komentar di bawah ini. Semoga video ini bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [Musik]