Transcript
bpKQ9br_dsQ • RUGI 5.826 T! AMERIKA MENYESAL GREBEK PABRIK HYUNDAI | 475 PEKERJA DIPERLAKUKAN SEPERTI HEWAN?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0446_bpKQ9br_dsQ.txt
Kind: captions Language: id Kacau nih, Guys. Amerika Serikat ini katanya sedang sibuk menarik investor asing, pengen banyak orang datang ke Amerika buka pabrik di sana. Eh, ternyata sampai sana malah digebukin, malah diborgol, ditangkap, diperlakukan sepertiup. Nah, yang lebih ngeri nih ada investor dari Korea Selatan, Guys. Namanya Hyundai. Lu tahulah pabriknya terkenal, pabrik otomotif, salah satu yang terbesar dari Asia. Itu disuruh datang ke Amerika buat buka pabrik. Dan mereka setuju buka pabrik. Tapi sampai di sana malah para karyawan buruh pabrik dari Hyundai ini ditangkepin, Guys. Karena katanya enggak ada visa sih. Tapi bagaimana cara perlakuannya sungguh sangat mengerikan karena mereka diperlakukan seperti anjing, Guys. Bukan hanya diborgol. Mereka bahkan sampai diikat nih pakai besi dan mereka diperlakukan tidak manusiawi loh di sana. So, ini tindakan yang sangat misterius sih dari Donald Trump. katanya pengen cari investor asing, tapi begitu datang malah digebukin. Dan kita perkirakan ya, Amerika Serikat bakal rugi hingga 5.000 triliun, Guys, gara-gara kesalahan ini. Kok bisa, ya? So, kalau lu penasaran jangan dikip video ini. Let's check this out. [Musik] Jadi, buat teman-teman ya, Amerika Serikat itu baru saja menangkap 475 imigran gelap. Jadi orang-orang yang kerja di pabriknya Hyundai dari Korea yang baru saja mau dibangun nih, lagi dalam proses konstruksi, tapi ternyata mereka banyak menggunakan tenaga kerja asing tanpa izin. Nah, ini sama aja kayak di Indonesia lah. Ada orang mau buka pabrik di sini tapi kemudian dia bawa karyawan dari negara asalnya ya. Nah, kalau di sini kan dibiarin ya. Kalau di Amerika Serikat ditangkut-tangkepin, Guys. Dan ini jumlahnya bukan cuman satu dua orang, tapi di Georgia polisi itu sampai nangkap ratusan orang ya. diduga 475 orang Korea Selatan yang sedang mengerjakan pabrik milik Joint Venture Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution. Nah, menurut tuduhan pemerintah Amerika Serikat sih mereka datang ke sana secara ilegal karena mereka datang pakai visa turis tapi ternyata di sana mereka kerja tanpa punya izin kerja. Akhirnya ratusan dari rakyat Korea Selatan ini yang bekerja ilegal ini terpaksa ya harus rela dipulangin kembali ke Korea Selatan. Tapi sebetulnya ini semua udah sesuai sih inline ya dengan janji kampanyenya Donald Trump, Guys. Dia memang pernah bilang berulang-ulang bahwa kalau dia naik jadi presiden, dia bakal banyak menghancurkan ya tenaga kerja-tenaga kerja asing ini yang selama ini bekerja ilegal di Amerika Serikat. Gua sendiri sering banget sih ketemu orang Indonesia yang pengin mencari peruntungan ya di Amerika Serikat. Pergi pakai visa turis tapi enggak pulang-pulang. Nah, itu salah satu contoh TKA, tenaga kerja asing tetapi mereka ilegal. Nah, Amerika Serikat seperti yang lu lihat di layar kaca ini, Departemen Tenaga kerja ya. Di Amerika Serikat itu memang sudah resmi bilang mereka menyatakan perang terhadap imigran-imigran gelap nih, imigran ilegal yang selama ini kerja nyantai-nyantai di Amerika Serikat tanpa ada izin. Nah, ini memang harus dibinasakan dan ini sudah sesuai dengan janji kampanyenya Donald Trump. Cuman ya sayangnya ya ini kan namanya juga legalitas ya. Kalau di Indonesia lu bayangin ya di Indonesia kalau ada tenaga kerja asing biasanya dari Cina buka pabrik di Indonesia pakai bawa tenaga kerja buru dari sana di sini kan didemo sama rakyatnya ya. Kalau pejabat pemerintah mah senang-senang aja. Tapi kalau di sana ternyata yang protes itu duta besar Amerika Serikat. Tapi ternyata ya kalau yang di Korsel ini yang protes malah pemerintah Korselnya. Jadi mereka melindungi rakyatnya loh. Mereka bahkan kasih surat tertulis. Gua enggak setuju dengan tindakan lu menggerebek tenaga kerja Korea Selatan. Apa maksud lu? Mereka kan sedang bangun pabrik di situ supaya bangun pabriknya tambah lancar. Nah, ini logika berpikir. Ini juga yang mau gua sharing lah sama teman-teman di Indonesia yang suka gampang kepanasan juga. Lu bayangkan ya, lu adalah pengusaha, lu pengen buka pabrik di Timor Leste. Lu logikanya lu kan gak bisa bahasa Timor Leste, bahasa NTT lu enggak bisa. Lu gak bisa bahasa Portugis juga. Bisa-bisa enggak jelar kelar nih pembangunan pabrik lu. Makanya hal yang paling logis, gua pun akan lakukan yang sama ya. Kalau gua mau buka pabrik di Timor Leste, gua pasti banyak hire tenaga kerja dari Indonesia buat selesai jadiin itu pabrik supaya mereka bisa istilahnya ngerti, oh ini paku dulu ya, nanti baru naik besi ya. Eh, ini baja WF nanti melintang di sini. nya itu kan semua banyak istilah-istilah teknis yang kita pahamnya dalam bahasa Indonesia. So, gua akan lebih nyaman ketika gua investasi ke Timor Leste ya pakai tenaga kerja supervisor, manager, pemimpin ya dari Indonesia bukan dari Timor Leste. Enggak bisa nyambung sama obrolan gua. Ee ini yang kadang-kadang orang di Indonesia juga enggak nge soal ini bahwa ya esensinya mereka pengin bisnis. Betul. Dan mereka pengin jalan dengan cepat karena harus dihitung ROA-nya. Bunga bank kan jalan terus, Guys. Ya, gimana kalau molor enggak kelar-kelar pakai tenaga lokal? Ya konsekuensinya ya lu tahu sendiri tambah rugi. Tapi nanti Pak kalau pabriknya udah jadi dia bakal pakai orang enggak dari sana terus dari Cina terus atau dalam konteks ini Korea? Enggak juga. Lu harus pikir kenapa orang buka pabrik di Indonesia dengan cita-cita bisa pakai buruh murah, tenaga murah dari Indonesia, UMR-nya murah lah. UMR di Cina itu ah nyampai Rp9 juta, Guys. Menurut lu mereka buka pabrik di Indonesia pengin gitu bayarnya tetap Rp9 juta? Enggak dong. Mereka pengin pakai UMR Jawa Tengah Rp3 juta. Iya dong. Jadi logikanya begitu pabriknya jadi ya mereka pasti akan lebih banyak pakai buru ya buru lokal. So jadi kalau ada ketakutan lu bakal tergeser dengan itu enggak. Tetap kan esensinya kenapa dia pindah pabrik tentu bukan supaya biayanya tambah mahal. Kenapa dia pindah pabrik supaya biaya-biaya lebih murah gitu logikanya. Nah ini pun yang mau dibawa sama Korea Selatan. Nah Korea Selatan sendiri mempertanyakan loh Amerika Serikat lu katanya pengin banyak manufacturing yang pindah ke Amerika Serikat. Tapi ketika gua bikin pabrik supaya cepat selesai gua bawa orang-orang gua sendiri. Kalau lu malah protes dan Korea Selatan ternyata sangat melindungi rakyatnya ya. Mereka juga kecewa kenapa banyak terjadi abuse, penyalahgunaan kekuasaan, kekerasan, bahkan pelecehan terhadap hak asasi manusia rakyat Korea Selatan. Wah, mereka peduli banget nih sama bangsanya. Lu bayangin yang di Indonesia ribuan ya tenaga kerja Indonesia diperk dicincang, dimuti, diperlakukan tidak senonoh di Timur Tengah sama raja-raja Arab. Kita diam aja. Yang mati cuman ngatimin kok. Siapa yang peduli ngatimin mati? Yang diper paling cuman 30 orang. Buat apa? Biarin aja itu orang Indonesia, tapi orang Korea Selatan. Gila, cuma perkara dia diborgol marah pemerintahnya loh. Melindungi hak asasi rakyatnya. Gila banget nih. Hebat nih. Walaupun mereka tahu mereka melanggar hukum. Lu bayangin ya, mereka itu melanggar hukum loh. Visanya bukan visa kerja. Tapi pemerintah enggak mau tahu. Pokoknya ini rakyat gua, gua belain sampai ujung dunia sekalipun. Gua belain hak asasi rakyat gua sendiri. Hebat Korea. Terus apa yang terjadi dengan Amerika Serikat? Begitu pemerintah Korsel kompak ya bersatu padu melindungi tenaga kerjanya, warganya, ternyata Donald Trump jipir, guys. Donald Trump yang ketakutan. Dia akhirnya bikin permintaan maaf. Dia akhirnya bikin pernyataan bahwa he doesn't want to frighten foreign investment. Dia bukan maksudnya menakut-nakuti investasi asing. Dan dia bahkan bilang akhirnya mengakui gua sangat menyambut karyawan asing. Tapi ya tolonglah lu pakai regulasi yang jelas juga. Jangan lu melanggar hukum yang ada di Amerika Serikat. Tetapi dia sangat mendukung. Sekali lagi dia bilang dia bakal mendukung, dia bakal memperbaiki cara kerja anak buahnya lagi supaya ya mereka intinya enggak mau nakut-nakutin investor asing. Beda dengan Indonesia yang hobinya malah takut-takutin investor asing di palak sana sini dengan ormas iOS dari segala macam warna pun ada buat takut-takutin investor asing. Di sini Donald Trump gerak cepat langsung bikin permintaan maaf dan minta supaya orang Korea yuk balik lagi kerja lagi di Amerika Serikat. Cuman ya sayangnya ya Presiden Korea Selatan itu udah terlanjur. Good news guys. Kabar spesial buat kalian karena sekolah Sambenix season 8 akan segera dibuka dan temanya luar biasa menarik nih. Khusus buat teman-teman investor pemula di IASG yang bingung cara beli saham, investasi dan bisnis apa yang menarik. Kita akan membahas tentang mineral berharga dengan lebih detail lagi. So, buat kamu yang masih bingung gimana sih cara beli saham di ASG, gimana sih caranya profit di ISG, kamu bisa pakai kalkulator investasi yang ada di www.skolasahambenix.com. pakai di situ, tentukan target investasi kamu dan kamu bisa lihat bagaimana caranya kamu bisa mendulang cuan di ISG. So, buat kamu yang belum bergabung di season sebelumnya, ini kesempatan langka buat segera bergabung. Dari yang harganya R jutaan, sekarang tinggal R jutaan saja. Ingat ya, khusus 25 orang pertama yang mendaftar. Segera daftarkan dirimu sekarang juga di www.sskolashambenix.com atau hubungi nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. Cuman ya sayangnya ya Presiden Korea Selatan itu udah terlanjur marah duluan. Wih, gini gengsinya gede nih. Corsel pride-nya gede nih. Begitu Donald Trump bilang, "Okelah, gua bakal bantuin pengurusan izin kerjanya, visanya gua permudah segala macam." Presiden Corsel marah dia tetap punya pride. Dia enggak semudah itu dibujuk sama Donald Trump. dia bahkan komplain seperti yang ada di video ini는길에 이렇게 생을했는데 이게 되면 기업들 입장에서는 미국의 현지공장을 설립한다는게 앞으로온을 Dia bilang di sini ya, Korean companies with operation in the US must be very unsettled. Jadi artinya orang-orang Korea yang investasi di Amerika Serikat pasti merasa tidak tenang saat ini. Mereka pasti tidak nyaman. Perusahaan-perusahaan ini will start wondering. Perusahaan-perusahaan ini bakal mulai bertanya-tanya apakah kita seharusnya investasi di negara ini? Apakah kita harusnya membangun pabrik negara ini? Kalau seandainya negara ini memperlakukan kita seperti anjing buduk, ini bakal memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap hubungan investasi Korea Selatan di Amerika Serikat, kata Presiden Korea, Lee Jaimung. Jadi di sini lu bisa lihat ya, Korea itu gaya loh. Mereka digebukin, mereka diperlakukan tidak senonoh, mereka dipulangin, mereka diperlakukan sebagai kriminal. Mereka gaya loh. Mereka enggak jadi ngemis-ngemis, jilat pantat Donald Trump. Enggak. Mereka malah gaya. Eh, lu sebenarnya lu pikir lagi deh yang lebih butuh siapa? Gua apa el sih? Kok berani ya presiden Korea seperti itu? Ternyata ya begitu kita lihat data lu bisa lihat di layar kaca. FY aja nih guys. Per tahun 2025 ini Amerika Serikat dan Korsel itu sudah menandatangani kerja sama investasi sebesar 5.826 triliun. Gila, Guys. Korea bakal investasi 5.800 triliun di Amerika Serikat. Bukan jumlah yang kecil. Nah, khusus buat Hyundai mereka bakal investasi senilai 432 triliun buat bangun pabrik di Amerika Serikat. Gila ya. Enggak kaleng-kaleng ya kalau kita bandingkan dengan investasi Korea di Indonesia. Wah Indonesia benar-benar enggak ada nothing lah. Bahkan bukan cuman itu doang, Guys. Sejak tahun 2022 itu udah ada sekitar 20 proyek senilai 349 triliun dari Korea Selatan yang menciptakan lapangan kerja sekitar 2.800 tenaga kerja baru untuk rakyat Amerika Serikat. Bahkan lebih gila lagi ya, begitu nanti pabrik baru Hyundai ini jalan, mereka diperkirakan bisa menyerap sampai 15.000 R000 tenaga kerja baru. Jadi, ya memang kontraproduktif nih Amerika Serikat katanya pengin ngundang investor asing, disuruh bikin pabrik di sana. Tapi begitu bangun pabrik yang terjadi malah ditangkap-tangkepin, digebukin nih karyawannya Hyundai di sana. Makanya lu jangan heran ya, ternyata ada landasan juga posisi tawar Hyundai itu ternyata gede banget ya. Dia bisa serap sampai 15.000 tenaga kerja dan kalau di tootal investasinya Hyundai doang 400-an triliun. Kalau Hyundai doang itu 400-an triliun. Korea Selatan as a whole itu 5.000 triliun lebih. Makanya enggak heran kalau Donald Trump memang wajib buru-buru klarifikasi soal tenaga kerja Corsel ini. Jangan sampai orang jadi takut nih mau invest di sana. Beda dengan di Indonesia. Di Indonesia ada investor asing mau buka pabrik di Subang. Ditakut-takutin sama orang masih di palak. Presidennya ke mana? Enggak ada tuh diam aja tuh. Kalau Donald Trump malah langsung turun kasih klarifikasi. Kenapa penting? Karena memang Donald Trump punya visi besar ya. Dia pengin makin banyak pabrik-pabrik di Amerika Serikat. Dan artinya ya ini yang namanya American Dream ya. bakal bergeser nih kalau menurut Fortune, cita-cita Amerika atau American Dream sekarang itu adalah kerja jadi buru pabrik gitu loh. Karena el, anak lu, cucu lu, cita-citanya adalah jadi buru pabrik di Amerika Serikat. Ya wajar aja karena sekarang cita-citanya Donald Trump adalah bawa pulang pekerjaan manufacturing ke Amerika Serikat. Dan apakah ini salah? Ya mungkin buat negara maju kayak Amerika Serikat yang harusnya orientasinya service udah harus berpikir soal hal yang hightech ya. Hal yang berhubungan dengan ekonomi dengan nilai tambah yang tinggi. Bukan lagi berpikir tentang labor. Labor itu miskin. Labor itu low value. Buat apa? Harusnya mereka fokus ke menjadi negara maju. Berpikir soal inovasi, menjajah melalui teknologi, melalui penemuan-penemuan baru, gitu loh. Harusnya ini jadi cita-cita negara berkembang sih kayak Vietnam, Thailand atau Indonesia yang memang buruhnya banyak dan harganya murah ya. Cita-citanya ya jadi karyawan pabrik. Tapi kalau di Amerika Serikat menurut gua memang agak aneh, agak absurd. Tapi mereka enggak ada pilihan lain sih, Guys. Karena kalau enggak mereka akan makin banyak dan makin dalam defisitnya. Dan ini juga kasih peringatan keras ya buat Indonesia ya. Kalau seandainya Indonesia masih saja membiarkan ya ormas-ormas yang meresakan. Ormas ngaku-ngaku pengusaha padahal preman. Ormas ngaku-ngaku organisasi kepemudaan padahal preman. Ormas ngaku-ngaku agama padahal preman. Ya kayak kemarin tuh Bos Apindo bahkan sampai bilang ya pemalak proyek 5 triliun ke Candra Asri itu wajib diinvestigasi. Lalu ada lagi orang mau buka peternakan babi R triliun di Jepara malah ditakut-takutin. Ada lagi BYD nih pabrik mobil listrik salah satu yang paling canggih di dunia. mau buka pabrik di Subang malah dipalak sama preman-preman di sana. Kan ngeri ya. Dan Korea Selatan memang nasibnya buruk. Lagi-lagi Korea Selatan bukan cuma di Amerika Serikat digangguin Donald Trump. Di Indonesia investasi 30 triliun dari Korea berpotensi terhambat gara-gara gangguan ormas. Memang gila ya. giliran negara lain itu berlomba-lomba menarik investor asing. Indonesia berlomba-lomba menakuti investor asing. Makanya lu jangan kaget, Benix itu punya delan tuntutan Benix loh. Nah, delapan tuntutan ini tuntutan nomor 6 adalah bubarkan ormas pemecah belah bangsa. Enggak ada gunanya bagi republik kita yang ada malah nakut-nakutin investor asing. Akibatnya apa? Gagal pembukaan pabrik baru. Kalau gagal buka pabrik baru, gagal tercipta lapangan kerja baru. Kalau gagal tercipta lapangan kerja baru, apa yang terjadi? Pengangguran di mana-mana. Kalau pengangguran di mana-mana, apa yang terjadi, Guys? Teronstrasi, kerusuhan, bakarmembakar. Dan ini hulunya ada karena ormas dibiarkan bergentayangan seperti ter. Jadi, udah mulai banyak nih ormas-ormas yang wajib ditertibkan karena mereka melakukan pemerasan pungli, premanisme, main hakim sendiri dan ujung-ujungnya ya dia merugikan bangsa dan negara kita. Karena lu harus bayangkan ya, preman-preman ini yang nakutin pabrik BYD di Subang ditakut-takutin sama preman-preman ormas ini nih, preman-preman berdasi nih. Lu enggak pernah kepikiran ya kalau mereka jadi pabriknya bakal menyerap puluhan ribu tenaga kerja. Artinya bakal hidup juga perekonomian desa di sana. Orang bakal buka kios laku. Mereka kan manusia juga perlu makan wartek laku, catering laku, perlu tempat tinggal, kontrakan, kos-kosan laku, ekonomi semua jadi hidup di situ. Lu enggak pernah berpikir ya dampaknya akan seperti apa. Ternyata bisa menciptakan lapangan kerja bagi ratusan ribu sampai jutaan orang yang secara tidak langsung memberikan penghidupan ya bagi negara kita. Ujung-ujungnya kan ada transaksi PPH di sini. mereka bayar gaji kan dipajakin. Mereka transaksi nanti beli ke IndoAril bayar lagi dapat lagi PPN. Itu kan nilai ekonomi perputarannya juga besar. Tapi anehnya kalau negara diam aja guys ya. Kenapa, Guys? So, kalau menurut kalian gimana, Guys? Menurut lu setuju enggak sih dengan yang dilakukan gayanya Hyundai ini? Ternyata gayanya sama kayak pabrik-pabrik yang ada di Indonesia, pabrik Cina ya. Kalau bedanya Hyundai bawa orang Corsel ya, kalau pabrik Cina bawanya TKA dari Cina juga. Lu setuju enggak sih kalau mereka dipermudah aja biar segera cepat jadi pabriknya? Ya toh nanti kalau udah jadi pabriknya yang kerja ya mayoritas ya orang lokal juga warlock juga karena apa-nya udah jelas lebih kecil dibanding dia bawa tenaga kerja asing cuma buat benerin mur. Iya dong logika dong lu setuju enggak kalau kita sebaiknya kayak Donald Trump aja. Donald Trump aja berani loh merubah peraturan supaya Hyundai karyawannya bisa lebih gampang kerja di pabrik-pabrik itu supaya cepat jalan. Dan satu lagi nih pertanyaannya berhani enggak ya menurut lu Presiden Prabowo itu mensahkan tuntutan Benix untuk membubarkan ormas-ormas enggak jelas ini? Karena bisa jadi ya Indonesia itu bakal jadi negara gagal seperti Amerika Serikat gagal mendapatkan investasi ribuan triliun dari negara-negara asing yang ketakutan dengan masifnya premanisme di Indonesia. Karena premanisme di Indonesia mulai dari berseragam enggak berseragam. Tadi udah gua bilang magicu hiibiniu semua warna ada. Berani enggak ya perbolakon itu? Karena katanya kita mau menciptakan Indonesia maju GDP 8% dan berani enggak ya kita memberantas ormas-ormas liar itu? Gimana menurut lu? Oke guys, semoga video ini bermanfaat. tolong segera bagikan ya pandangan kalian seperti apa mengenai strateginya Donald Trump ini yang malah kontradiktif nih katanya cari investor asing tapi malah digebukin begitu masuk. Tapi akhirnya dia sadar kok dia bahkan rela ya memudahkan tenaga kerja asing buat masuk sementara tentunya buat menyelesaikan pembangunan pabrik-pabrik. Lu setuju enggak kalau Indonesia tiru cara yang sama supaya investor asing ada kenyamanan ketika invest di Indonesia ada perlindungan dari negara dan bantuan dari negara langsung. Oke guys, tunggu apaagi segera subscribe di channel Benix. Kalau lu belum subscribe, lu wajib subscribe channel Bik sekarang juga. Dan jangan lupa like and share video ini. Semoga video ini bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [Musik]