THE FALL OF THE 9 DRAGON THRONE!? And the Emergence of 9 HAJIs to Rule Indonesia? PRABOWO IS UNDE...
0SKItW-TglY • 2025-09-24
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Guys, seru banget nih, Guys. Ternyata
era ekonomi sembilan naga itu sudah
berakhir. Wah, seru banget nih. Artinya
se naga bakal berubah jadi sembilan
cacing kah? Oh, ternyata tidak. Karena
mereka berakhir tapi akan segera
digantikan dengan era baru 9 haji.
Penasaran enggak lu sih siapa sih 9 haji
yang menurut media Indonesia bakal
menguasai ekonomi regional Indonesia?
So, kalau lu penasaran jangan dikip
video ini. Let's check this out.
Jadi, buat teman-teman Indonesia ya,
khususnya yang baru lahir, banyak orang
yang bingung ketika gua bahas Sembilan
Naga udah dari 5 tahun yang lalu, tapi
sekarang makin ngetren nih, karena makin
dikenal nih istilah Sembilan Naga
khususnya di era Prabowo ini. Bahkan
Prabowo itu sering melibatkan ya
meeting-meeting bersama Sembilan Naga
dalam kegiatan-kegiatan kenegaraan
beliau. Contoh kemarin di Telisik ada
Haji bersama Sembilan Naga itu mereka
ikut makan-makan bareng Bill Gates di
istana. Lalu di suara.com bahas
danantara barang konglomerat bukan cuma
se naga di sini ada Reidalio, investor
Amerika Serikat yang diundang ke istana
bersama 9 naga juga mereka meeting. Lalu
menurut siaran pers resmi di
presidenrepublikindonesia.com
di sini ada Presiden P Prabowo menerima
pengusaha besar membahas investasi
nasional. Lalu ada lagi nih para
pengusaha Sembilan Naga ikut temani
Prabowo ke China. Wah menarik, Guys. So,
siapa sih sebetulnya Sil Naga? 9 ini
sebenarnya kumpulan pengusaha, Guys. Ini
adalah kumpulan pengusaha yang berjaya
di aranya Orde Baru. Mereka peliharanya
Soeharto lah. Jadi rezim Orde Baru punya
pengusaha yang dilindungi, dibina bahkan
sama pemerintah. Tapi karena bisnisnya
itu banyakan berhubungan dengan hal-hal
yang dunia gelap, Guys. Jadi
prostitusilah, perjudian, narkoba,
penyelundupan. Aduh, banyak deh semua
bisnis-bisnis hitam itu. Makanya zaman
dulu orang bilangnya gang of nine atau
sembilan mafia lah, sembilan preman.
Nah, barulah di era setelah reformasi
terjadi cuci nama nih. Namanya jadi
lebih harum semerbak dianggap sebagai
pencipta lapangan kerja pahlawan ekonomi
kita berubah namanya menjadi sembilan
naga yang konotasinya lebih positif yang
lebih netral dan sekarang dirubah konsep
berpikirnya. Mereka menjadi
pengusaha-pengusaha yang mendominasi
perekonomian Indonesia dan dianggap
sebagai hasil ya simbiosis mutualisme
saling menguntungkan antara negara ya di
sini maksudnya Orde Baru sih dengan
pengusaha ya. Jadi ternyata seiring
waktu ya kalau lu cukup kaya lu bisa
merubah tuh nama lu tadinya yang jelek
menjadi nama yang baik. So gimana sih
pengaruh sembilan naga ya dalam
perekonomian Republik Indonesia? Kita
mencatat ada setidaknya lima nih
kontribusi positif sembilan naga. Yang
pertama menyerap tenaga kerja dan
mengurangi pengangguran. Sudah jelas
dong karena mereka punya banyak
perusahaan akibatnya mereka menyerap
begitu banyak lapangan kerja. Yang
kedua, mereka mendorong investasi dalam
negeri. Yang ketiga, mendorong
pembangunan infrastruktur. Yang keempat
mendorong inovasi teknologi baru. Kalau
ini gua enggak tahu ya, beneran enggak
sih contoh inovasinya. Apakah Indonesia
bisa ciptakan rudal kah atau satelit
atau tapi bodo amatlah. Pokoknya dia
memberikan pengaruh positif. Yang
kelima, meningkatkan daya saing produk
Indonesia. Ya, gua juga enggak tahu nih
daya saing produk Indonesia apa ya.
Setahu gua cuma batu bara sama minyak
sawit. Tapi gua orangnya baik, Guys.
Jadi dan gua juga masih pengin hidup.
Jadi semil naga kontribusinya positif,
Guys, buat Indonesia. Nah, kita ada
hitung-hitungannya. Contoh di sini ada
PTSIP.
Ini perusahaan sawit, salah satu yang
terbesar di Indonesia. Menurut laporan
keuangan 31 Desember 2024, perusahaan
ini memiliki 32.000 karyawan tetap. Lalu
ada lagi Bank Biru. Lu tahu nih Bank
Biru di tahun 2024 aja karyawan tetapnya
ada 27.800
orang. Wis menarik nih. Jadi kita
rata-ratakan 1 PT itu 30.000 R orang
lah. So, kalau 19 naga punya 10 PT
berarti mereka mempekerjakan 300.000
orang. Kalau 300.000 orang k 9 naga
artinya ada 2,7 juta tenaga kerja. So,
menarik nih penciptaan lapangan kerjanya
ya. Ya, tapi ada juga sih seil naga yang
bisnisnya enggak gede-gede banget.
Bisnisnya cuma bisnis film ya. Jadi, ya
karyawannya juga enggak nyampai 10.000
orang. Tapi kalau kita rata-ratakan ya
rata-rata di 30.000 R000 tenaga kerja ya
artinya ada 2,7 juta loh tenaga kerja
yang diciptakan di sini dan kita tahu ya
ada juga lapangan kerja yang diciptakan
itu bahkan lebih dari R30.000 karena
banyak naga ini yang punya bisnisnya
bahkan sampai punya ratusan perusahaan
di kolong langit Indonesia ini dan
lapangan kerja yang diciptakan bahkan
dari 19 aja bisa sampai lebih dari 3
juta orang kok. So ini menarik nih. Jadi
bukan cuma lapangan kerja guys. Tadi gua
bilang ada mendorong investasi dalam
negeri. Contohnya di sini ada pengusaha
nasional ya. dia investasi 48 triliun
buat bisnis pembangkit listrik. Terus
lagi nih, suara.com ada dia buyback
saham perusahaannya sendiri. Intinya dia
investasi juga sih. Lalu ada Rosan
bilang di tirto.id ya. Si Rosan bilang
sampai minati Patriot bond. Jadi banyak
pengusaha-pengusaha nasional kita yang
jatuh cinta untuk mendapatkan bunga 2%
beli bond seharga R triliun. Nah,
menarik nih. Jadi, ini membuktikan bahwa
banyak pengusaha nasional kita yang
mendorong investasi di dalam negeri.
Lalu yang ketiga, soal pembangunan
infrastruktur berkas 9 naga. Lu tahu
enggak ada SE Naga serbu IKN
investasinya R triliun. Gila, Guys. 20
triliun invest di IKN luar biasa ya.
Lalu ada lagi yang mau bangun program R
juta Rumah Probowo. Lalu ada lagi mau
bikin kota lumpia investasi triliunan
rupiah. Lalu ada lagi mau bangun pabrik
R triliun. Gila, Guys. Jadi memang
kontribusi mereka ini sangat signifikan
loh di perekonomian Indonesia membangun
infrastruktur di mana-mana. Bahkan bukan
cuma infrastruktur, mereka juga masuk ke
teknologi baru. Ada inovasi. Contoh nih
di emiten news, ada emiten yang
menggenjot pembangunan pabrik kimia
berskala dunia. Jadi, Indonesia akhirnya
punya pabrik petrochemical, petrokimia
eh nilainya triliunan berskala dunia.
Nah, ini juga yang dipalek nih sama
ormas-ormas enggak jelas kemarin. Lalu
grup ya, investasi data center,
investasi internet di Indonesia. So,
menarik nih, banyak pengusaha kita yang
mendukung pembangunan ekonomi nasional
dengan memberikan ya investasi-investasi
baru di dunia inovasi ya, yang ada
teknologi baru di sana. Lalu daya saing
produk Indonesia. Jadi daya saing produk
Indonesia itu semakin meningkat nih ke
dunia. Contoh Mi instan terbaik di dunia
itu ternyata merek Indonesia. Dia sudah
hadir dari lebih dari 100 negara. ada di
Nigeria, Kenya, Maroko, Serbia, Arab
Saudi, Mesir, dan Turki. Jadi ini contoh
daya saing produk Indonesia di tingkat
dunia ya. Kalau ini gua juga no komen
ya, kayaknya cuma produk Indonesia yang
terkenal. Ini sama salah satu merek
Permen tuh yang sempat dipakai astronaut
NASA ke luar angkasa. Ya, selebihnya gua
enggak tahu ya, lu ada ide enggak sih
apa sih contoh ya produk Indonesia yang
berhasil menembus dunia internasional
sehingga meningkatkan daya saing kita
ya. Selain ujung-ujungnya minsan lagi,
Minsan lagi ya. Yang menarik ya, ini
kita kenal sebagai produk Indonesia.
Padahal di belakang layar yang kaya raya
adalah pengusaha gandum dari luar
negeri. Karena Indonesia tidak punya
gandum buat bahan baku tepung bakie yang
dijual menjadi mie instan. Ini lucu ya.
Anyway, kita kan hari ini mau bahas
bukan soal 9 naga, guys. Kita ini mau
bahas soal 9 haji. Lu tahu enggak
sekarang lagi ada sembilan haji yang
lagi naik daun nih di Indonesia dan
bisnisnya triliunan juga enggak kalah
dengan sembilan Naga. Yang pertama ada
Haji R. Dia punya kebun sawit 115.000
1000 hektar, Guys, di Kalimantan Tengah.
Lalu ada Haji Is. Dia punya kemampuan
memproduksi minyak goreng 160 ton per
harinya. Dia bukan cuma punya sawit sih,
dia juga punya bisnis batuara. Lalu ada
Haji Jayi. Dia punya kapasitas produksi
2 juta ton batu bara per bulan. Lu kali
aja ya, kalau harga batu bara itu 10000
hari ini 2 juta ton berarti dia dapat
duit 200 juta Do setiap bulannya. Gila
nih Haji Jay. Hajijah ini terkenal
banget di Kalimantan Selatan. Lalu ada
Haji Cit. Haji Cheit ini bisa
memproduksi 2 juta ton batu bara. Dia
dari Kalimantan Selatan. Lalu Hajah
Hajib Bird. Hajib Bird ini dari Maluku
Utara. Dia punya tambang emas ya.
Kapasitasnya 50 ton per jam. Gila nih.
Lalu ada Hajiman. Hajiman ini punya
tambang luas lah ribuan hektar dan
menguasai bisnis kapal di Indonesia
Timur khususnya dia dari Kalimantan
Selatan, Guys. Lalu ada Hajif dari
Sumatera Utara.
Dia punya 30.000 hektar kebun sawit dari
Sumatera, hingga Riau. Lalu ada Haji
Sasa. Bisnisnya pertambangan dari
Sulawesi Selatan. Ini perusahaannya bos
orang awak nih. Dia punya kemampuan
produksi 4,3 juta ton semen tiap tahun
serta mampu memproduksi 10.000 ton nikel
setiap tahunnya. Ini salah satu haji
yang powerful dari Sulawesi Selatan.
Nah, kalau ngomong Sulawesi Selatan
tentu kita enggak lupa dengan Hajika,
salah satu pengusaha otomotif terkenal
dari tanah air, dari Indonesia Timur,
dari Sulawesi Selatan yang sekarang
sudah mampu juga memproduksi Veronikel.
Kapasitasnya 33.000 ton per tahun dan
mampu memproduksi 3 ton aspal emulsi.
Jadi lu lihat ya teman-teman 9 haji ini
ngeri banget nih dari Kalteng, Kalsel,
Sulawesi Tenggara, dari Kalimantan
Tengah, dari Kalimantan Selatan, dari
Sumatera Utara, dari Maluku Utara, dari
Sulawesi Selatan. Wah, semua dari luar
Pulau Jawa nih. Menarik nih. Dan mereka
ya enggak kaleng-kaleng ya, karena
bisnisnya bahkan bisa menghasilkan duit
ratusan juta dolar setiap bulannya.
Cuman apa bedanya, Guys, 9 naga dengan 9
Haji nih. Nah, lu lihat ya 9 naga itu
fokusnya di sektor konsumsi massal.
Jadi, FMCG, bisnis retail, bisnis
property, agribisnis, perbankan. Beda
dengan 9 haji. 9 haji fokusnya di sektor
yang berhubungan dengan energi khususnya
migas, batubara, infrastruktur, sama
konstruksi. Lalu kalau sembilan naga itu
kental ya dengan etnis Tionghoala,
pemegang kendali ekonomi di bidang
konsumsi. Wajar aja karena bosnya 9 Naga
adalah pengusaha rettail terbesar di
Indonesia. Nah, beda dengan 9 haji nih.
9 haji ini identik dengan pengusaha
pribumi. Lalu se naga itu biasanya
berada di pusat keuangan. Ada di mall,
kota besar, bank, properti, di Jakarta,
dan kota-kota besar lainnya. Tapi kalau
sembilan haji fokusnya di daerah kaya
sumber daya alam, kaya energi seperti
Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan kota
lainnya. Makanya lu jangan heran kalau
mereka fokusnya justru di luar Pulau
Jawa. Nah, kalau Silan Naga fokusnya ada
di dompet-dompet rakyat. Gimana caranya
memindahkan duit dari dompet rakyat ke
dompet mereka? karena fokus mereka ke
ekonomi konsumsi rakyat. Tapi kalau 9
haji fokusnya dompet pemerintah karena
fokusnya adalah ke sumber daya alam dan
proyek-proyek pemerintah. Tapi yang jadi
pertanyaan ya ya kita lihatlah baguslah
oligarki ini mau oligarkinya naga kek,
cacing kek, hantu belau atau bahkan si
Pak Haji ini. Tapi yang jadi pertanyaan
ya good news guys, kabar spesial buat
kalian karena sekolah Sambenix season 8
akan segera dibuka dan temanya luar
biasa menarik nih. Khusus buat
teman-teman investor pemula di IASG yang
bingung cara beli saham, investasi dan
bisnis apa yang menarik. Kita akan
membahas tentang mineral berharga dengan
lebih detail lagi. So, buat kamu yang
masih bingung gimana sih cara beli saham
di ASG, gimana sih caranya profit di
ISG, kamu bisa pakai kalkulator
investasi yang ada di
www.skolasahambenix.com.
Pakai di situ, tentukan target investasi
kamu dan kamu bisa lihat bagaimana
caranya kamu bisa mendulang cuan di ISG.
So, buat kamu yang belum bergabung di
season sebelumnya, ini kesempatan langka
buat segala bergabung. Dari yang
harganya R jutaan, sekarang tinggal R
jutaan saja. Ingat ya, khusus 25 orang
pertama yang mendaftar. Segera daftarkan
dirimu sekarang juga di
www.sskolashambenix.com
atau hubungi nomor WhatsApp yang ada di
bawah ini. Tapi yang jadi pertanyaan ya,
apakah oligarki ini wajib kita rangkul
ya kalau mau mewujudkan pertumbuhan
ekonomi 8% si Prabowo? Kalau Indonesia
mau jadi Indonesia emas, wajib enggak
sih kerja sama dengan se naga atau 9
haji? Dan pertanyaannya, memangnya ada
sih pemimpin di dunia ini yang berhasil
melangkul oligarki buat memajukan
negaranya? Ada enggak? Sebetulnya ada,
Guys. Namanya cebol kalau di Korea
Selatan. Nah, ini gua sudah bahas nih
tentang Jenderal Park Chunghe. Ketika
dia berkuasa menjadi diktator di Korea
Selatan, dia itu menangkap 51 cebol.
Cebol itu pengusaha ya yang di Korea
Selatan ditangkap dengan tuduhan
melakukan suap pada pemerintah,
merugikan negara. Akibatnya dia menyita
harta kekayaan mereka. Tetapi di satu
sisi Park Chunghe itu juga merangkul
oligarki buat menumbuhkan ekonomi
bangsa. Karena dia tahu cuman
pengusahalah yang bisa gesit bergerak
memutar roda ekonomi bangsanya. Jadi
Park Chunghe itu juga menyadari bahwa
pemerintah perlu bantuan dari pengusaha
untuk melaksanakan rencana pembangunan
ekonomi Korea Selatan. So, beberapa
pemimpin cebol ini, pengusaha ini
dilepaskan sama Park Chunghe sama
Jenderal Park Chunghe. Mereka harus
menandatangani perjanjian yang
menyatakan saya akan menyumbangkan semua
harta saya ketika pemerintah membutuhkan
dana untuk pembangunan bangsa. Ya, pada
akhir kenyataannya ya sebagian besar
cebol Korea ini diberikan pembebasan
bersyarat. Mereka merdeka, menghirup
udara segar, tetapi kebebasan mereka
tergantung pada kinerja bisnis dan kerja
sama mereka dengan pemerintah. Nah, ini
maksudnya gini. Pengusaha-pengusaha itu
ketika si parcungai naik, diktator, dia
tangkapin semua dan dia tanyain, "Lu
bisa bisnis enggak? Bisnis lu apa? Lu
yakin enggak bisa serat tenaga kerja? Lu
yakin enggak bisa tambahin lagi bisnis
lu? gua kasih bunga rendah deh. Tapi
kalau enggak berhasil dimasukin lagi ke
penjara sama parkungi. Jadi memang
banyak yang masuk lagi ke penjara tapi
ada juga yang lolos dan berhasil menjadi
cebol memajukan ekonomi Korea Selatan.
Contohnya apa? Ada LG, ada Hyundai, ada
SK, ada Samsung eh ada Lote dan lain
sebagainya. Dan inilah imbalan dari
pemerintah Parkung buat para
pengusaha-pengusaha cebol-cebol itu atau
sembilan naganya versi Korea Selatan
lah. Nah, terbukti enggak? Ternyata
terbukti berdasarkan data ketika Park
Chunghe menangkap ya para cebol-cebol
ini, ekonomi Corsel memang naik
gila-gilaan. Khususnya tahun 1963 sampai
tahun 1979 ekonomi mereka mencapai titik
tertinggi bahkan tumbuh konsisten selalu
di atas 8%. Titik terendah di tahun 1963
itu perekonomian mereka tumbuh sekitar 8
sampai 9%. Tetapi kemudian setelah cebol
ini dibebaskan, hanya dalam waktu 10
tahun ekonomi Korea naik menjadi 14,9%.
Itu adalah titik tertinggi pertumbuhan
ekonomi Korea sepanjang sejarah yang
tidak terulang lagi sampai detik ini.
Tetapi ada konsekuensi juga, Guys.
Ketika cebol-cebol ini kemudian menjadi
semakin berkuasa, semakin berpengaruh,
semakin karya raya, mereka kemudian
berpikir untuk menguasai negara. Nah,
ini salah satu penyakit pengusaha nih.
Mereka mau untung lebih, mereka mau
tambah seraka. Karena kemudian di
kemudian hari 1979 pertanyaannya kenapa
tidak pernah lagi ada pertumbuhan
ekonomi selepas 1979? Simpel. Karena Par
Chunghe dibunuh. Oligarki ini berkumpul
kemudian untuk membunuh presiden mereka
sendiri untuk mengganti mereka dengan
presiden yang mereka bisa kendalikan
yang memberikan keuntungan lebih besar
bagi oligarki. Jadi, jenderal nih
presiden itu mati dibunuh. Dibunuh sama
siapa? Kawan lamanya. Dan kawan lamanya
itu juga dikasih jawaban menjadi apa?
Ketua KCIA. KCI itu Korean Central
Intelligence Agency atau BIN-nya lah,
CIA-nya Korea Selatan. Yang sudah tahu
ya namanya lu orang BIN, orang
intelijen. CIA. Lu dekat dengan
bisnis-bisnis kotor. Lu dekat dengan
oligarki-oligarki dan itu dimanfaatkan
sehingga kemudian ketua BIN-nya Korea
Selatan itu dimanipulasi sama
cebol-cebol ini untuk membunuh presiden
mereka sendiri, Parung Hee. Tragis
nasibnya. Padahal dia orang yang
berhasil membawa ke Korea Selatan menuju
puncak kejayaannya. Dan apakah strategi
Cebol mengganti presiden dengan karyawan
mereka sendiri berhasil? Berhasil.
Karena sejak saat itu bahkan Washington
Pos pernah bikin tulisan Presiden Korea
Selatan itu bahkan pernah memberikan
grasi, Guys, kayak di Indonesia kepada
ahli waris Samsung. Padahal waris
Samsung ini sudah terbukti bersalah
melakukan kegiatan penyuapan korupsi,
terlibat merugikan nih, tetapi lolos.
Dan di Korea Selatan itu sudah ada
sejarah panjang para cebol-cebol
pengusaha-pengusaha ini yang sudah
berulang kali melakukan tindakan
kriminal tetapi kemudian mendapatkan
pengampunan. Dima Presiden Korea Selatan
sendiri. Dengan alasan apa? Karena
katanya negara Korea Selatan membutuhkan
pengusaha-pengusaha cebol-cebol ini.
Jadi banyak nih aktivis anti korupsi
yang ada di Korea Selatan itu stres
berat, Guys. Karena kok bisa-bisanya ya
di Korea Selatan itu diizinkan orang
melakukan tindakan KKN dan dilepaskan
bahkan dimaafkan karena lu cebol atau lu
anak orang kaya, anak pengusaha di sana.
Nah, ini salah satu kabar buruk dari
sistem cebol. Karena ketika cebol-ebol
itu dibiarkan tambah kaya raya, tambah
berpengaruh, ternyata mereka kemudian
bermain politik bahkan sampai rela bunuh
presidennya sendiri supaya presiden
selanjutnya adalah orang yang memudahkan
bisnis mereka. Kalau enggak lu diganti
di tengah jalan. Tahu enggak loh kalian?
Dan ini terbukti, Guys. Lu tahu ggak sih
sampai detik ini sejak Parung He
nyungsep ya, alias dibunuh ya sama ketua
binnya sendiri itu sampai detik ini
enggak pernah ada loh presiden di Korea
Selatan yang menjabat dua periode
berturut-turut karena bahaya nanti
mereka bikin oligarki sendiri malah
menjadi musuhnya cebol-cobol ini. Jadi
enggak pernah dikasih kesempatan supaya
ada presiden yang menjabat dua periode.
Parkung itu bisa menjabat sampai dua
periode, Guys. Satu-satunya loh. Sejak
saat dia enggak ada lagi. Bahkan banyak
presiden itu yang hilang di tengah
jalan. Contoh pengganti parkungnya ada
Choy Quh berkuasa di tahun 1979 bulan
Oktober sampai tahun 1979 juga bulan
Desember. Jadi cuman berkuasa 41 hari.
Gila cebol ini gila banget. Walaupun
kemudian dia dipasang jadi presiden lagi
di tanggal 6 Desember 1979, tapi dia
kemudian nyungsep di tahun 1980. Jadi
dia pun cuman dikasih kursi selama 255
hari. Setelah itu dia digantikan sama
Park Chunghun yang berkuasa dari tahun
1980 bulan Agustus sampai bulan
September 1980. Gila, Guys. Dia berkuasa
enggak sampai 1 bulan langsung diganti.
Gila ini negara ini gila cebol ini
brengsek banget. Dia kemudian diganti
sama Chundohwan yang berkuasa dari 1
September 1980 sampai Februari 1988.
Jadi hampir 6 tahun lah dia berkuasa.
Tapi setelah itu apakah dia bisa
berkuasa lagi? Tidak. dia tidak dikasih
izin berkuasa karena dia cuman boleh
satu periode. Dia segera diganti sama Ro
Taiwo yang berkuasa dari tahun 1988
sampai 1993.
Nah, ini berkuasa selama 5 tahun. Habis
itu boleh enggak dia berkuasa lagi?
Tidak. Harus diganti orang baru. Kim
Yongsam beda sama Indonesia. SBY dua
periode, Jokowi dua periode, Prabowo dua
periode. Nah, Kim Yongsam 25 Februari 93
berkuasa sampai 24 Februari 98 berkuasa
5 tahun. Habis itu ganti muka baru. Jadi
gampang dikontrol. Enggak punya visi
misi jangka panjang. Nih, Kim Daijung
ini semua udah karyawannya Cebol doang
lah. 25 Februari 98 sampai 24 Februari
2003. Berkuasa cuma selama 5 tahun, satu
periode. Next, ada Romeu Hyun dari tahun
2003 sampai tahun 2004. Cuman berkuasa 1
tahun 16 hari. Oke, Guys. Udahlah, Guys.
Kepanjanganlah kalau ngomong dari tahun
lalu sampai tahun detik ini. Tapi
intinya sepanjang sejarah tidak ada lagi
presiden di Korea Selatan yang bisa
menjabat sampai dua periode karena di
tengah jalan langsung diganti sama
Cebol. Atau bahkan kalau bisa lu enggak
sampai 5 tahun berkuasa cuman 4 atau 3
tahun. Ujung-ujungnya apa? Ya lu bakal
tunduk sama siapapun pengusaha di daerah
itu. Simpel lah. Nah, lu pengin enggak
Indonesia begitu, Guys? Supaya 9 haji
atau sembilan Naga atau whatever itu
berkuasa lebih tinggi bahkan dibanding
presiden yang kita pilih sendiri.
Menurut lu itu sesuatu yang konyol
enggak sih? Aneh enggak sih? Lu rela
enggak sih negara kita dikuasai oleh
para pengusaha ini yang sudah tentu
orientasinya tentu pro bisnis, belum
tentu pro rakyat atau kita sebaiknya
mengikuti gaya Cina, Guys. Lu tahu ya di
Cina itu enggak boleh ada yang lebih
tinggi dibandingkan PKC, partai Cina.
Mereka semua yang paling berkuasa nih,
Partai Cina. PKC ini paling berkuasa
atau sekarang PT, partai komunis
Tiongkok. Bahkan begitu powerful-nya ya,
tidak boleh ada yang lebih tinggi
dibandingkan negara. Beda dengan Korea
Selatan. Pengusaha bisa mengangkangi
negara. Mereka bebas keluar masuk
penjara. Enggak ada masalah. Di Cina
enggak bisa. Begitu lu berkhianat sama
negara, lu masuk penjara. Bahkan
pengusaha properti terkaya di China ya,
Ren Zikyang itu masuk penjara tuh 18
tahun tuh gara-gara menghina ya pemimpin
tertinggi China atau Ever Grande. Ini
pengusaha properti juga terbesar yang
salah satu yang paling besar di dunia.
Kris mau bangkrut ditolongin sama
pemerintah. Tidak. Si Jimping enggak mau
bantuin. Bahkan Jackma ya orang terkaya
di dunia bisnisnya dari Alibaba, China
ada and financial ya masuk penjara juga
menghilang juga. Begitu dia menyerang
kebijakan Partai Komunis Cina, begitu
dia merasa dia bisa mengangkangi
pemerintahan Cina, Cina enggak tinggal
diam. Lu boleh jadi kaya, lu boleh
kapitalis, tapi lu jangan pernah
bermimpi lu bisa lebih tinggi daripada
rakyat. Di sini rakyat diwakilkan oleh
PKC. Jadi, negara itu punya simbol dan
tidak boleh ada sesuatu yang lebih
tinggi dibandingkan negara kita. Menarik
enggak? Makanya enggak heran ya kalau si
Jimping itu berani hukum mati koruptor
di Cina. hukum mati oligarki 9 naga, 12
naga, 13 tuyul pun dihukum mati ya si
jimping enggak ada takut-takut. Kenapa?
Karena buat dia yang penting rakyat gua
tambah sejahtera. Kalau lu orang kaya
raya tapi kehidupan lu, kekayaan lu
didapat dari manipulasi orang, menyedot
hak hidup rakyat jelata, mendingan lu
berpisah deh dengan leher lu. Penggal
sama si jimping. Enggak ada urusan.
Enggak ada kesempatan bagi orang kaya
raya untuk bikin oligarki jaringan di
China. Dan ini terbukti berhasil enggak?
Ya terbukti. Contohnya sampai detik ini
lu enggak ada lihat tuh anaknya mau
cetung naik jadi presiden. Enggak ada
ceritanya nepotisme seperti itu. Atau
anaknya shoping naik jadi pejabat tinggi
jadi the next presiden. Enggak ada
ceritanya. Even si Jing Ping anaknya pun
beda dengan di Indonesia. Nepotisme di
mana-mana. Makanya menurut lu
pemerintahan Prabowo itu sebaiknya
gimana sih hubungan dia dengan
cebol-cebol Indonesia lokal ini? Apakah
dia bakal berakhir seperti pemerintahan
Park Chunghe di Korea ujung-ujungnya di
oleh oligarki lokal atau dia bakal
berakhir manis nih seperti China?
Makanya kalau lu lihat ya delan tuntunan
Benix yang nomor tuuh itu gua setuju
Indonesia itu harus membubarkan sistem
multiartai. Kenapa bahaya? Karena kalau
Indonesia masih pakai sistem multi kita
tuh rest to the bottom. Lu bayangin
oligarki ada pesanan pengin bikin
undang-undang baru. Rokok adalah obat
panjang umur. Makin banyak merokok makin
banyak kesehatan lu. Makin banyak
merokok makin panjang umur lu. Bisa
enggak bisa bikin undang-undang itu? Lu
enggak lihat zaman dulu iklan lucky
strike seperti apa? Batuk-batuk, pusing,
demam, flu. Obatnya adalah rokok. lagi
strike kan gila. Tapi itu fakta dianggap
sebagai obat. Ya itulah the power of
undang-undang. Lu bayangin kalau
oligarki bisa sogok. Berapa sih komisi
yang gua harus sogok? Oh satu orang R00
juta. Ada berapa orang? Ah cuman 20
orang. R juta kali 20 orang cuma 6
miliar. Selesai itu barang. Partai putih
enggak mau, Pak. Oke kita ke partai
kuning. Partai kuning berapa? Minta 200
M. Partai hijau berapa? 150 M. Kita
datang ke partai hijau 150 m. Partai
ungu ee masa sih gua kehilangan duit 150
M rela. Ya udah sama gua aja deh 120 M.
Ini namanya rest to the bottom. Jadi
makin banyak supplynya harga makin
jatuh. Hukum supply and demand makin
banyak supplynya. Oligarki punya pilihan
siapa yang harus dia sogok. Kuning
enggak mau disogok, masih ada
merah-merah enggak mau disogok. Masih
ada hijau-hijau enggak mau disogok.
Masih ada biru. Dan dia tinggal adu aja
mana harga yang paling murah. Simpel.
Itulah kelemahan sistem multi. Makanya
di Indonesia menurut gua yang lebih
cocok adalah sistem satu partai kayak di
China. Dan lu jangan anggap ya di Cina
itu tidak ada pemilu atau tidak
demokratis. No. Banyak kok negara yang
pakai sistem multibukti jadi sukses
besar. Ya tentu ada yang konyol juga
kayak si Pionyang ya konyol. Tapi kalau
lihat di Cina ya, pemilih itu bahkan
berangkat dari tingkat desa atau
kecamatan. Jadi rakyat itu bisa memilih
di tingkat lokal, desa atau
kecamatannya. Nanti mereka mengadakan
kongres rakyat lokal sendiri yang akan
memilih wakil mereka di tingkat provinsi
atau di sini DPRD, DPRD provinsi. Nanti
kongres di tingkat provinsi bakal
memilih wakil mereka di tingkat nasional
alias kongres rakyat nasional. Inilah
seperti DPR, wakil kita di tingkat
nasional. Jadi kan lu ada milih wakil lu
di tingkat desa, kelurahan, kecamatan,
kabupaten, provinsi, baru kemudian
tingkat nasional. Itu yang terjadi di
China. Nah, kongres rakyat nasional
inilah yang ujungnya bakal memilih siapa
yang jadi presiden, siapa yang jadi
perdana menteri, siapa yang jadi
pemimpin. Ya, mereka duduk bareng dengan
partai komunis China, partai komunis
Tiongkok buat menentukan itu. Nah, dari
sini kan lu sudah bisa lihat berarti
jenjang karir ya di politik Cina itu
bahkan dari level kampung. Makanya lu
jangan heran presiden Cina sekarang aja
nih kayak si Jim Ping ini, Bro. Awalnya
bukan dari kota. Dia ini membina karir
dia dari desa, dari rural area. Bukan
anak presiden dia, bukan anak menteri.
Enggak. Jadi ini yang terjadi thanks
shopping. Thanks shopping menurut lu
anak menteri gitu enggak? Semua berjuang
dari bawah. Sama seperti mau juga semua
berjuang dari bawah karena memang
strukturnya dari tingkat desa. Dari desa
ya ke kecamatan, kelurahan, ke
kabupaten, ke provinsi. Dari provinsi
baru ke tingkat nasional. So, kalau
dibilang di Cina itu negara komunis
tidak ada demokrasi, tidak. malah di
sana demokrasinya itu betul-betul berasa
sampai ke tingkat pedesaan dan mereka
memang pilih wakilnya mereka tentu tidak
pilih di tingkat nasional tapi mulai
dari tingkat lokalnya sendiri. Nah, ini
menurut gua salah satu hal yang menarik
bahwa orang selama ini bilang komunis
enggak ada pemilu. Enggak. Mereka memang
ada pemilu. Tapi yang menentukan adalah
ya tentunya kongres rakyat ini dan
karena partainya cuman satu, artinya
kongres rakyat itu ideologinya cuman
satu ya. Ideologi partai komunis Cina.
Jadi enggak ada penyimpangan tuh.
Akibatnya di sini lu bisa lihat ya yang
menentukan siapa menjadi presiden itu
National People Congress atau Kongres
Rakyat Cina. Mereka juga kongres partai,
juga kongres DPR juga ya di sini
maksudnya yang menentukan siapa menjadi
pejabat di tingkat kementerian, pejabat
di tingkat militer atau jenderal TNI di
sana yang menjadi hakim Mahkamah Agung,
siapa yang menjadi jaksa Agung. Jadi itu
semua selesai di tingkat kongres yang
tentunya mereka juga ngobrol namanya
juga anggota kongres itu kan anggota
majelisnya itu partainya sama semua ya
mereka ngomong juga dengan partai. Dan
di sini artinya ya partai itu punya
kekuatan yang powerful bahwa tidak boleh
ada yang lebih tinggi daripada rakyat.
Rakyat di sini diwakili oleh
representasi mereka dalam bentuk partai.
Not even si Jimping, lu bayangin ya. Not
even si Jimping itu lebih tinggi loh
dibandingkan partai. Bahkan mau cetung
atau tank shopping itu tidak ada yang
lebih tinggi dari partai. Makanya mereka
juga enggak bisa nentukan, eh nanti anak
gua yang jadi presiden. Ya enggak bisa,
Guys. Yang nentuin partai. Partai isinya
banyak orang. Jadi kekuasaan itu
betul-betul terdistribusi.
Bahkan dia enggak bisa sendirian
memutuskan siapa yang jadi jenderal TNI.
Enggak. Harus ada persetujuan partai
yang di situ ya isinya kumpulan banyak
orang. Dan menurut gua ini satu hal yang
menarik nih yang dilakukan oleh China.
Dan jangan pikir ya sistem dengan satu
partai itu artinya lu komunis atau
diktator. Ya mungkin ada arah ke sana
seperti deng shiaing ya. Tapi kalau
lihat Singapura tuh sistemnya siapa ya?
Kesannya sih kayak banyak partai kayak
di Indonesia era golcar dan lain
sebagainya. Faktanya yang menang adalah
PP terus satu partai seumur hidup yang
menang single partai. Apakah dibilang
dia diktator? Iya dia dibilang diktator.
Bahkan Charlie Manger sendiri bilang
menurut dia negara yang paling efisien
dan efektif adalah negara Singapura.
Karena negara Singapura, diktatorisme
dijalankan secara profesional di sana.
Jadi, Teman-teman jangan anggap oh
apakah artinya Singapura negara komunis?
Ya tidak. Tapi faktanya yang menang ya
satu partai. Dia lagi, dia lagi, itu
lagi, itu lagi. Dan teman-teman tahu
enggak ini sebetulnya bahaya ini udah
ada dari sejak eh ratusan tahun lalu. Lu
tahu 600 tahun yang lalu ya, ada namanya
Coun Drakula ya, itu Vladimir the Third
atau terkenal sebagai Flat the Impeller.
di tahun 1400-an dia itu juga pernah
minta tolong sama bohir-bohir loh. Dia
itu orang-orang kaya, bangsawan di
Rumania zaman itu namanya Walachia itu
mengangkat dia menjadi penguasa di
Rumania. Eh zaman dulu bilangnya
Walachia, dia dibawa jadi penguasa di
sana. Tapi kemudian ketika dia berperang
dengan Turki Utsmani, apa yang terjadi?
Bangsawan itu juga bohir-bohir itu yang
mengkhianati dia, yang membuka pintu
gerbang-pintu gerbang sehingga tentara
musuh bisa masuk menggulingkan dia. Yang
juga menyediakan data-data
pertahanan-pertahanan,
benteng-bentengnya Walacia itu ada di
mana sehingga kemudian ya Vladimir
Drakula bisa digulingkan oleh bohirnya
sendiri. Lu bayangin bohir yang ngangkat
dia jadi presiden. Bohir yang sama juga
yang menggulingkan dia. Bohir yang sama
yang mengundang musuh untuk masuk
menggulingkan dia. Karena ternyata
bohir-bohir ini, pengusaha-pengusaha
ini, orang-orang kaya ini di sana
istilahnya boyhar ya. Boyar. Itulah
asal-usul kata bohir, Guys. Mereka yang
mengundang Vladimir untuk naik menjadi
penguasa karena mereka berharap seperti
cebol. Cebol itu berharap nanti gua bisa
kontrol el. Lu kan gua yang bebasin el.
Gua yang naikin lu jadi penguasa takhta.
Tolong dong bikin aturan yang memudahkan
bisnis gua sebagai kaum caibol, sebagai
bohir di situ. Ternyata di luar dugaan
ketika Vladimir Deter atau Drakula naik
menjadi penguasa di sana, yang dia
lakukan apa? Dia membuat kebijakan yang
pro rakyat, Guys. Dan dia bahkan
menekan, ya. Dia merampas tanah-tanah
dari kaum feodal. Dia mengambil
tanah-tanah dari bangsawan, dia
mengambil tanah-tanah dari kaum-kaum
borjuis dan dibagikan ke rakyat supaya
rakyat itu bisa punya penghidupan, bisa
punya panen raya. Akibatnya apa?
Bohir-bohir itu marah. Bohir-bohir tuh,
"Lh gua kan yang naikin el, gua kan yang
sponsorin lu, kok lu kianatin gua." Apa
yang terjadi? Cebol-cebol itu juga udah
ada kejam. Kesetiaan mereka. Ingat ya,
namanya bohir, namanya oligarki, mau
lokal kek, mau internasional kek, tidak
punya kesetiaan terhadap negara. Mereka
cuman setia pada satu hal, duit. Dan
ketika duit mereka berkurang, apa yang
terjadi? Bohir-bohir yang ada di Romania
saat itu berbondong-bondong ke Turki
membawa peta. Tolong serbu negara kami,
gulingkan pemimpin kami yang sekarang.
karena mereka merugikan kami. Kekayaan
kami berkurang. Mereka bahkan investasi
ke tentara asing untuk masuk menjajah
negara mereka sendiri. Apakah lu mau
terjadi hal yang sama? Apakah ini juga
bisa terjadi di Indonesia ketika
cebol-cebol atau orang kaya oligarki
lokal itu kita naikkan? Menurut lu, apa
betul mereka setia pada Republik
Indonesia? Atau ujung-ujungnya sama
seperti yang terjadi di Wallasia?
Ujung-ujungnya mereka cuma peduli sama
duit. Ketika mereka dipaksa untuk beli
Danantara bond. Ketika mereka dipaksa
beli Patriot bond 2% menurut lu hatinya
tidak penuh dengan kedengkian kah?
Karena di tempat lain nabung bisa
bunganya sampai 5%. Coba lu pikir hari
ini mungkin hai hahi dengan presiden
kita, tapi lu pikir apakah ada
kemungkinan mereka berkhianat
menjatuhkan presidennya sendiri seperti
yang sudah terjadi pada sejarah di
Romania 500 tahun yang lalu? Menurut lu
gimana? Menurut lu? Lu setuju enggak sih
dengan sistem kita yang sekarang ini?
membiarkan 9 naga, 12 naga, 30 naga itu
berkuasa atas Indonesia atau sebaiknya
memang harusnya negara di atas mereka
seperti China yang artinya kita harus
berani memberantas sistem multipartai
yang terbukti gagal dan korup. Sebaiknya
kita maju dengan sistem satu partai aja
yang sudah terjelas membawa Vietnam
GDP-nya sekarang tumbuh hampir 8%. Cina
sekarang berpotensi menggulingkan
Amerika Serikat dan Singapura GDP
perkapinnya paling kaya seAsia Tenggara.
Sistemnya apakah bernak partai? No.
Gimana, Guys? Tolong share dong
pandangan kalian seperti apa. Apakah lu
setuju kalau sistem ini harus
dipertahankan? Yang ada-ada ini semakin
banyak korupsi di mana-mana dengan
sistem banyak partai, berarti banyak
pintu buat disogok. Dan sedihnya
tidaklah ada partai yang punya idealisme
di Indonesia. Tidak ada ideologi yang
jelas yang membedakan satu partai dengan
partai yang lain. Enggak ada bentuknya
sama sekali. Ujung-ujungnya ya cuma soal
duit, soal kekuasaan. Ya, kalau udah
begitu soalnya, ya udah bikin aja sistem
satu partai. Jadi, kita bisa mengurangi
potensi buat negara kita diperjual
belikan. Lu setuju enggak dengan ide
Benix? Delan tuntutan Benix yang nomor 7
berantas sistem multiya
partai saja. Lu setuju enggak, Guys?
Atau lu ada solusi lain? Mungkin seperti
Korea Selatan pro kapitalis, pro Col.
Biarkan Col berkuasa atas negara ini.
Kita semua adalah budak caybol. Seperti
yang terjadi di Korea Selatan. Apapun
pekerjaan lu, mau lu presiden maupun
buru pabrik, pasti lu bekerja buat
cebol. Lu lebih setuju begitu. Dan itu
sama seperti yang terjadi di Amerika
Serikat. Siapapun presidennya dari
partai manapun mau Demokrat atau
republik ujung-ujungnya lu cuma
karyawannya JP Morgan. Lu cuma
karyawannya Black Rock, lu cuma
karyawannya Rockefeller, lu cuma
karyawannya Rothshield dan
pengusaha-pengusaha besar lainnya di
Amerika Serikat. Lu setuju enggak kita
seperti itu? Oke, guys. Tuliskan
pandangan kalian di kolom komentar di
bawah ini. Lu lebih setuju dengan
Indonesia mempertahankan sistem yang ada
atau Indonesia harus berani nih maju
dengan sistem satu partai? Segera share
video ini ke teman-teman kalian dan
bahayanya ya kalau kita masih
mempertahankan sistem cebol seperti ini.
Dan yang paling penting ya share
pendapat kamu di kolom komentar di bawah
ini. Dan jangan lupa like and subscribe
di channel Benix. Semoga video ini
bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye
bye.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:07:03 UTC
Categories
Manage