Transcript
Te9fcbF8iq8 • QATAR DI SERANG!! Raja Menyesal Hadiah Jet Mewah untuk Trump? Isr4el-Gaza Gagal Damai!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0437_Te9fcbF8iq8.txt
Kind: captions Language: id Guys, guys, Israel ternyata gak puas ya. Cuma ngebom Palestina, Gaza dihancurkan, por-korada. Dan ternyata Israel juga sampai bela-belain loh ngebom negara lain. Memang udah banyak sih negara yang dibom. Sekarang gilirannya Qatar nih. Jadi Qatar baru aja dibom sama Israel karena ya idenya sih mau ngebom Hamas yang lagi bikin meeting di Qatar. Jadi ada sebuah bangunan kompleks apartemen yang diduga sebagai perkantoran markasnya Qatar dan ini sebetulnya sudah diketahui oleh sekutu. Dan ini pun Amerika juga sudah mengizinkan buat Hamas itu berkantor di sana ya. Karena perlu juga namanya juga mereka pengin jadi mediator ya damai. Gimana caranya lu kalau komunikasinya jalurnya putus? So memang sengaja dibawa supaya ada tim dari Hamas juga kalau seandainya mau negosiasi biar lebih gampang, lebih lancar, ditaruhlah bas-nya di Qatar. Tapi ya naas gitu loh. Kenapa tim negosiatornya Hamas itu dibunuh sama Israel? Nah, buat teman-teman yang belum tahu ya, ini juga agak membingungkan sebetulnya kenapa bisa-bisanya pertahanan udara Qatar itu jebol. Padahal Qatar itu salah satu negara yang paling canggih, bahkan lebih canggih dibandingkan Indonesia loh, pertahanan udaranya. Tahu enggak kamu? Angkatan udara Qatar atau Qatar Emiri Air Force itu mereka memiliki armada pesawat tempur paling modern dan paling kuat di kawasan Teluk. Jadi, berdasarkan data terbaru kita ya, Angkatan Udara Qatar itu mereka punya 36 unit pesawat jet dan saud Ravale dari Prancis. Mereka juga punya 36 unit Boeing F15 Eagle 2 dari Amerika Serikat. Ini super canggih, Guys. Lalu selanjutnya mereka punya 24 unit Euro Fighter Tyhoon dari Inggris. Jadi kalau lu lihat jajaran pesawat-pesawatnya mereka, ini bukan pesawat-pesawat tempe bongkrek, Guys. Ini pesawat-pesawat jet beneran yang Indonesia sendiri banyak yang belum punya. Dan memang kita ggak dikasih sama sekutu karena terlalu canggih. Tapi dengan kualitas pertahanan udara, sistem radar mereka juga yang paling canggih di kawasan Teluk kok bisa-bisanya jebol ya pertahanan udaranya Qatar. Apakah ini disengaja lalai atau memang sandiwara aja ini semuanya? So, kalau lu penasaran guys, kita bahas lebih detail yuk. Dan ini ada hubungannya loh dengan nasib investasi kamu juga di Indonesia. Karena lu tahulah kalau Timur Tengah makin ganas, makin panas, ujung-ujungnya akan berdampak ke nyawa kalian. Karena Indonesia adalah budak minyak bumi. Kalau lu penasaran gimana sih nasibnya Qatar dan seperti apa drama ini berlanjut di Timur Tengah? Jangan diskip video ini. Let's check this out. Jadi, Teman-teman, serangan yang dilakukan Israel ke Qatar itu ini lagi-lagi ya negara yang berdaulat dibom sama Israel. Udah begitu banyak negara yang dibom, tapi kok negara di dunia ini semua pada diam ya? Komunitas internasional diam loh. Yang dibom udah apa? Ada Yaman, ada Syria, ada Iran, ada Irak, ada Lebanon. Mesir juga. Dan semuanya hobinya apa? Nonton. Udahlah ini cuman hiburan lawak aja. Jadi seolah-olah semua orang itu disuruh akting terus nanti mereka mengutuk ujung-ujungnya apa? Bisnis duit. Para penguasa yang penting rezim mereka tetap bertahan bagaimanapun caranya. Karena menurut mereka Israel itu juga dewa pelindung buat mereka kok. Supaya mereka tidak didemo sama rakyatnya sendiri. Kayak demo-demo One Piece di Indonesia. Tinggal suruh orang Israel datang ngebom yang demo itu. Nah, Teman-teman tahu enggak serangan yang diluncurkan Israel itu menewaskan enam orang. Nah, serangan Israel ini diluncurkan ke ibu kotanya Qatar langsung nih di Doha hari Selasa kemarin. Targetnya super spesifik, pejabat senior Hamas yang berkumpul untuk membahas proposal gencatan senjata antara Israel dengan Hamas. Nah, enam orang yang tewas di serangan Israel ini di Doha ini termasuk ya putra dari pemimpin Hamas di Gaza yaitu Khil Alhaya dan beberapa ajudannya dan satu orang perwira militer Qatar. Ya, kalau menurut Hamas serangan ini menunjukkan sifat kriminal dari para pendudukan Israel maksudnya dan keinginan Israel untuk merusak setiap peluang damai. Nah, di sini yang gua mau bilang ya. Ternyata serangan ini juga super presisi. Kalau lu lihat kerusakan yang terjadi di gedungnya juga presisi sekali. Dan kayaknya enggak mungkin ini dilakukan tanpa adanya dukungan dari intelijen yang ada di darat. Bukan cuma dari udara, tapi juga di darat. Begitu spesifik targetnya, gua merasa memang ini seperti disengaja juga dengan Qatar dan diizinkan bahkan Qatar mengorbankan jenderalnya sendiri loh biar actingnya terlihat makin bagus. Kenapa bisa dibilang acting, Guys? Simpel aja. Lu lihat di layar kaca ya. Ya, menurut media Aljazirah dan bagai berbagai sumber dari media-media Timur Tengah udah terungkap nih cara Israel menyerang Qatar yaitu menggunakan pesawat JF F35 yang menembakkan rudal. Ya, pesawat ini menembus langit Arab Saudi dan kemudian menghantam Doha. Nah, menurut laporan ya 12 jet angkatan udara Israel itu kombinasi antara 8 F15 dan 4F35. Ini sama canggihnya nih dengan eh pesawat-pesawat jetnya Qatar dan 12 jet ini enggak ada yang bisa melihat dan mendeteksi. E by the way FA aja, Guys, ya. Pertemuan yang di Doha, ya. Hamas-hamas ini disuruh ngumpul di Doha di Qatar itu sebetulnya karena disuruh Donald Trump juga. Donald Trump itu udah ngasih last warning, ya. Lu di NBC News itu juga dibilang bahwa Trump itu sudah menerbitkan ya peringatan terakhir nih buat Hamas, lu harus segera menyetujui persetujuan gencatan senjata di Gaza bersama Israel. Jadi buruan deh lu meeting tuh kirim delegasi lu ke Qatar segera resmikan lu setuju dengan perdamaian dengan Israel, gencatan senjata dengan Israel. Datanglah orang Hamas ini ke Qatar. Dan setelah datang apa yang terjadi? Mereka dijadikan tempe bacem sama Israel. Gila banget ini semua drama tingkat tinggi, Guys. Ternyata program Tempe bacem ini bermula juga dari peringatannya si Donald Trump supaya mereka segera berdamai. Dan sedihnya gini ya, dari Winess News nih, ini e suatu berita dari Amerika Serikat juga nih, itu juga menyatakan bahwa sebetulnya para petinggi Hamas itu sudah setuju buat berdamai dengan Israel buat gencatan senjata. Dan ketika mereka mau ngasih proposalnya, sayang seribu sayang, mereka keburu dibunuh sama Israel. Dan ini udah sesuai dengan apa yang gua udah kasih sharing sama kalian sejak 2 tahun lalu. Bahwa sebetulnya Israel tuh enggak benar-benar mau berdamai dengan Hamas. Mereka memang pengin nambah wilayahnya mereka. Mereka pengin menggenosida orang yang ada di situ. Dan sebetulnya sampai ke wilayah-wilayah Teluk juga, wilayah-wilayah Arab itu. Dan mereka tutup mata semuanya sampai mereka nanti merasakan sendiri wilayah greater Israel itu sampai ke wilayah Mesir, sampai ke wilayah Arab Saudi dan sebagainya. Nah, kenapa begini? Ini kondisi namanya juga politisi, Guys. Sebetulnya mereka berada dalam posisi terdesak. Lu tahu Benjamin Netanyahu Perdana Menteri Israel itu udah lama diemo. Benjamin Netanyahu itu sudah sangat lama didemo sama rakyatnya. Demo besar di mana-mana sampai Tel Afif itu shutdown karena rakyat kecewa pengin dia segera diganti. Tapi Benjamin punya alasan. Hei, guys. Oke, gua mau aja mundur. Ayo kita bikin pemilih ulang. Tapi jangan sekarang. Sekarang negara dalam keadaan perang, gawat darurat, kondisi gawat. Jadi kita tunda dulu lah soal ganti-ganti pejabat pemerintahan. Soal gua mundur atau enggak mundur yang penting kita beresin dulu nih musuh bersama-sama kita. Ah, ini udah lagu lama, Guys, model begini. Makanya dia enggak bakal pernah mengizinkan terjadi perdamaian. So, ketika gua mau lihat bahwa oh, bentar lagi terjamin terjadi nih di Timur Tengah, Gaza. Karena Hamas sudah setuju dengan proposal gencatan senjata. Gua yakin bentar lagi mati nih orang-orang sebelum ditanda tangan. Karena gimana mau tanda tangan kalau tangannya aja udah enggak ada orang-orangnya udah mati, Guys, di bom sama Israel. So, kongrats buat Benjamin nya. Lu masih tetap bisa menjabat perdamaian tertunda gara-gara lu sendiri sebenarnya supaya lu tetap bisa menjadi pejabat tinggi. Nah, strategi politisi-politisi busuk kayak begini sebenarnya udah lama, Guys. Winston Churchill juga zaman dulu juga udah sebenarnya mau digulingkan pemerintahan dia di Inggris. Tapi alasan dia benar. Hei, Guys. Lagi mau perang dunia 2 nih. Hitler kejam nih. Kita siap enggak nih perang nih? Cuman gua nih yang bisa nyelamatin negara. Kondisi lagi gawat darurat. Udahlah gua enggak usah diganti dulu. Extend lagi aja. Lincer Chertil lakukan itu beruntung buat dia. Dia menang perang kan Inggris sehingga ya dia dianggap sebagai perdana menteri paling legendaris sepanjang sejarah padahal masalahnya banyak juga. Lalu apaagi presiden Ukraina si komedian stand up komedi si Zelenski itu lu tahu Zelenski itu termnya udah berakhir. Dia itu udah harusnya pemilihan ulang pemilihan presiden yang baru. Tapi apa alasannya Zelenski? Ukraina enggak butuh pemilu. Sekarang Ukraina dalam keadaan gawat darurat. Kita tunda dulu pemilu ini supaya dia bisa jadi presiden seumur hidup semua. sama actingnya gayanya. Kalau ditanya apakah Zelenski pengin Ukraina itu berdamai? Tidak. Dia pengin jadi pejabat tinggi selama-lamanya. Kalau bisa kayak Mao Cetung sampai mati pun tetap jadi presiden kayak Kim Jong Un dan and the Gang. Sampai mati pun tetap menjadi dewa di sana. Itu yang terjadi di sini. Dan ini udah gua bilang dari dulu bahwa tidak akan pernah terjadi perdamaian di sana karena tidak akan diizinkan selama Benjamin Netanyahu berkuasa. Karena begitu terjadi perdamaian apa? Rakyat akan minta Benyamin turun. Selesai. Benjamin enggak punya alasan lagi. Negara sedang diserang, Hamas lagi membunuh kita, enggak bisa lagi, Guys. So, ini kabar buruk buat Gaza, tapi kabar baik buat Israel dan sekutunya termasuk good news, guys. Kabar spesial buat kalian karena sekolah Sambenix season 8 akan segera dibuka dan temanya luar biasa menarik nih. Khusus buat teman-teman investor pemula di IASG yang bingung cara beli saham, investasi, dan bisnis apa yang menarik. Kita akan membahas tentang mineral berharga dengan lebih detail lagi. So, buat kamu yang masih bingung gimana sih cara beli saham di ISG, gimana sih caranya profit di ISG, kamu bisa pakai kalkulator investasi yang ada di www.skolasahambenix.com. Pakai di situ, tentukan target investasi kamu dan kamu bisa lihat bagaimana caranya kamu bisa mendulang cuan di ISG. So, buat kamu yang belum bergabung di season sebelumnya, ini kesempatan langka buat segera bergabung. Dari yang harganya R jutaan, sekarang tinggal R9 jutaan saja. Ingat ya, khusus 25 orang pertama yang mendaftar. Segera daftarkan dirimu sekarang juga di www. skolashambenix.com atau hubungi nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. Israel dan sekutunya termasuk Arab Saudi, Jordania dan kawan-kawan. Loh, kok bisa? So, anyway guys, menurut banyak koran-koran di dunia, CN juga udah bilang sih di situ ada artikel yang ditulis salah satu pejabat Hamas bahwa sebetulnya Washington itu adalah aktor dan dalang di balik semua ini. Udah dia yang suruh damai, dia suruh delegasinya datang ke Qatar, dia juga yang mengizinkan ngebom. Karena Israel pasti ngasih tahu, pasti dia minta izin buat ngebom Qatar. Nah, kalau ini terjadi dan ini betul, maka ini bakal menyebabkan lemahnya kepercayaan publik terhadap Amerika Serikat sebagai pelindung dunia. Dan ini mengakibatkan banyak pemimpin Arab mulai meragukan apakah mereka masih bisa mengandalkan Washington untuk melindungi kerajaan mereka, untuk melindungi rezim mereka. Dan Qatar pun mengungkapkan kekecewaannya sendiri loh. Mereka bilang dia kecewa berat nih ke Amerika Serikat usai serangan Israel di Doha. Ah, itulah akting-akting negara Arab, Guys. Padahal kalau lu lihat trashback ke belakang, ya, Qatar sama Amerika Serikat ini dekat banget. Lu tahu begitu mesranya Qatar dengan Amerika Serikat, Qatar itu sampai ngasih hadiah ke Donald Trump loh. Pesawat jet super mewah harganya 6,6 triliun. Gua sih enggak percaya si ini kecewa, si ini mengutuk serangan, si anu. Aduh, mereka semua best friend di belakang layar, Guys. Ya, buktinya apa? Mereka itu ngasih pesawat jet, Guys. Super mewah 6,6 triliun. Dan gua udah menduga pasti enggak lama bakal keluar tulisan-tulisan di media massa mengutuk serangan itu. Ternyata terbukti lihat di layar kaca serangan Israel ini menimbulkan komentar pedas dari berbagai pihak. White House, CNBC, Gedung putih mengkritik Israel tentang serangan mereka ke Hamas yang ada di Qatar. Ha kan. Akting hebat. Nomor satu nih Washington nih ngajarin acting. Dicopy pastel lah panduan akting yang baik dan benar nih dengan pertama Raja Jordan. Udah pasti nih raja paling jago nih. Ya, dia langsung mengutuk serangan itu. Tentu saja ini adalah sebuah skrip standar dari Jordania. Lalu ada juga tentu saja sekutunya Israel, Mesir, Presiden Abdil Fatah L Sisi yang juga ikut mengutuk. Ada lagi Saudi Arabia yang paling cepat dan menghina serangan ini sebagai serangan yang brutal, sadis. Dan dia betul-betul mengutuk serangan ini. Dan banyak lagilah negara-negara yang mengutuk serangan itu. Padahal profesor studi perang di Universitas Dekin, Ahmed Hasyim itu sudah menyatakan zet-jet tempur Israel itu harus terbang di atas Arab Saudi dan juga Jordania untuk mencapai Qatar. Namun mungkin Arab Saudi tidak bisa mendeteksinya. Ya bego memang iya kali Arab Saudi enggak bisa deteksi dan bahkan jika terdeteksi pun saya rasa mereka tidak akan mencegah rudal itu. Jadi sama aja bohong kata si Hasyim ini. Coba kita lihat peta dunia, Guys. Ini peta dunia. Lu bisa lihat jarak antara Israel sama Doha di Qatar itu 2.000 lebih km. Enggak masuk akal buat pesawat ini karena pesawat ini cuman bisa terbang maksimal 2000 km juga. Masa habis dia ngebom dia nyungsep di laut tenggelam karena enggak bisa cukup bensinnya buat pulang. So, mereka terbang lewat mana sih? Anyway lah kita pura-pura bodohl lah. Skenario pertama terbang dari utara, dari Israel terbang ke Lebanon, Syria, Irak, Iran, lalu ke selatan ngebom Qatar. Mungkin enggak itu terjadi? Gua rasa enggak terjadi karena lu bisa dibom sama Garda revolusi Iran lah. Oke, itu skenario pertama. Atau skenario kedua terbangnya enggak ke utara tapi ke selatan. Lewat Egypt, Mesir masuk ke Laut Merah, lewat laut Aden lewatin Yemen, Oman, United Arab Emirat, baru ngebom Qatar. Gua rasa ini enggak mungkin karena boros bensin. Lu tahu bensin mahal ya? Aftur mahal cuma buat ngebom bunuh enam orang kok habis duit ratusan juta buat beli aftur. Pemborosan lah. Mendingan lu traktir mereka makan-makan. Atau skenario ketiga yang paling gampang apa? Call friend. Halo Raja Jordan. Halo Raja Arab Saudi. Bisa kita ngopi-ngopi nanti sore jam .00 sore? Boleh aja bro. Tapi kenapa enggak jam 3.00 sore? Soalnya jam 3.00 sore gua harus ngebom Qatar nih, Bro. Ee bisa dicepetin enggak? Ee gimana caranya, Bro? Ya lewat aja langit gua gitu loh. Langit Jordan, lewat langit Arabia kan free access bebas. Kita tuh best friend. Oh ya udah okelah siap. See you ya jam 4 sore ya. Ngopi-ngopi kita. Bye bye. Menurut lu yang paling mungkin skenario mana? 1 2 atau 3? Skenario 1 beresiko tinggi ngebom di bom Iran. Skenario 2 boros bensin. Lu harus review sampai 3 empat kali. Atau skenario yang ketiga terbang aja langsung lewat langit Arab Saudi, dan Jordan. Coba lu makai logika itu. Kalau lu gunakan logika berpikir itu artinya semua negara-negara yang mengutuk serangan, mengutuk itu akting semua. Acting mereka sendiri yang mengizinkan. Mungkin enggak mereka enggak tahu ada pesawat terbang lewat di atas kepala mereka. Hello. Gua rasa pesawat itu berisik bukan main, Guys, kalau lewat. Dan gua yakin mereka pun tahu. Tapi kenapa ya negara-negara Arab ini hobinya aking ya? Apa demi melindungi takhta kekuasaan mereka? But anyway, dari semua acting menurut gua yang paling kelas adalah ya Qatar itu sendiri. Lu tahu penjelasan dari Qatar mengenai serangan Israel yang tidak terdeteksi ini apa? Lu cek videonya. So, di situ lu bisa lihat ya betapa ironisnya ya mereka mempunyai sistem pertahanan paling canggih di Teluk. mempunyai pesawat jet angkatan udara paling hebat di Teluk. Tetapi semua peralatan itu tidak berguna ketika sangat dibutuhkan. Kenapa? Karena kata mereka bisa dinonaktifkan dengan jarak jauh. Apakah yang terjadi seperti itu? Kenapa pertahanan udara Qatar tidak berfungsi? Kecuali ya ada orang-orang di Pentagon yang menurut Menteri Luar Negeri Qatar menonaktifkan sistem pertahanan udara Qatar karena katanya dikunci oleh Amerika Serikat. Uh, sandiwara level wahid ini. Masa lu bisa pura-pura gak tahu? Lu sendiri yang beli orang pesawat lu aja made in Amerika Serikat. Masa sesama pesawat enggak bisa saling mendeteksi pesawat yang sama. Jenisnya pun sama yang ngebom itu dengan yang dimiliki oleh Qatar ini sendiri. Seru nih. Ini betul-betul drama tingkat tinggi, Guys. Berarti diam-diam ya mereka tuh menyetujui kalau Gaza itu terus-terusan dibantah. Well, anyway, puncak drama ini adalah ketika kemudian mereka membikin meeting tingkat tinggi yaitu apa? Para pemimpin dunia berkumpul, para pemimpin dari 57 anggota organisasi kerja sama Islam alias Oki dan 22 anggota Liga Arab itu bakal hadir. Di sini ada Presiden Iran Masud Pezkian hadir. Kalau ini gua setuju nih. Kalau ini gua rasa dia enggak pakai akting. Dia itu kalau nyerang Israel itu ada buktinya lah. Kalau yang lain bisanya mengutuk mengutuk mengutuk ngebom pun satu peluru pun hari ini kagak ada yang meluncur. Kalau Iran nih kagak ada akting. Dia rudal beneran yang meluncur. Terus ada perdana menteri Pakistan, Sebas Sarif itu juga bakal datang. Lalu ada Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim datang. Jadi sudah banyak nih negara-negara berkumpul untuk datang ke aksi pertunjukan Sri Mula tingkat dunia adanya di Timur Tengah. Lalu bagaimana dengan Presiden Indonesia? Apakah dia juga akan menghadari acara lawak tingkat global ini? Oh, ternyata ya good news-nya ya. Presiden Prabowo juga bakal terbang ke Qatar untuk memberi dukungannya. Ya, okelah. Ini namanya juga orang pada suka lihat pertunjukan sandiwara tingkat tinggi. Semua harus acting bahwa kita itu peduli gitu ya. Siapa sih yang paling diuntungkan dari serangan-serangan ini? Lu tahu even di Qatar sendiri bursa efek di Qatar itu tak bergeming guys karena mereka cuma minus 0,2% jadi nothing. Lu bayangin Bursa Efek Indonesia gara-gara orang demo di Senayan ya. Bukan di Purwoderjo, bukan di Purwodadi, bukan di Makassar. No no no. di modi Senayan bursa effectf turun lebih dari 1%. Doha dibom, Guys, sama negara lain. Lu bayangin Indonesia tiba-tiba dibom sama Malaysia. Gua rasa bubar itu bursa effect. Tapi di Qatar apa yang terjadi? Bursa effectnya cuman geli-geli basah minus 0,2%. Intinya apa? Para pelaku usaha, investor, pebisnis, politisi di sana juga sudah tahu. Eh, ini mah acting lah. Bagus. Good news buat kita semua. Kenapa good news, Pak? Simpel aja. Lu tahu sejak diluncurkannya serangan Israel ke Doha ini, apa yang terjadi? Aramko langsung menerbitkan Islamic Bond, surat utang Islam sukuk. Nilainya berapa? 3 billiun dolar loh alias hampir 50 triliun. Sold out laku. Karena orang-orang pada takut, "Eh, nanti gua enggak dapat minyak." Wow. Orang-orang pada takut harga minyak nanti naik tinggi. Aram cuan besar dari pemboman Doha ini. Lalu apaagi? Bursa effectf Dubai naik 0,1%. Bayangin loh, ada negara lain di bom, dia bursa efeknya naik. Padahal udah selama 2 bulan berturun-turun ini bursa efeknya jatuh. Perusahaan MR Properties ini perusahaan blue chip property ya di Teluk itu juga naik sahamnya 0,7%. Saham perusahaan gasno gas naik 0,6%. Lalu saham Vertiglob naik 1,3%. Lu bisa bayangin ya. Jadi semua orang itu menyambut dengan sukacita. Kenapa mereka menyambut? Kenapa negara-negara terluk itu di balik lubuk hatinya yang paling dalam menyukai serangan ini? Karena harga minyak berada di titik terendah, Guys. Guys, lu tahu enggak? Hari ini harga minyak itu 63, Guys. Jadi di bawah 70lar. Padahal 3 tahun yang lalu harga minyak dunia itu lebih dari 120. Gila, lu bisa bayangin drop 50% lebih. Akibatnya raja-raja Arab itu enggak bisa beli 1000 Rollroyce, Magic Wibiniu warnanya. Setiap warna harus ada. Mereka harus hidup susah, Guys. Tadinya naik Rollroy, sekarang mereka harus naik pesawat jet. Kalau ke mana-mana kan kasihan raja-raja Arab ini. Akibatnya ketika harga minyak berada di titik terendah ini ya, mau enggak mau ya mereka harus melakukan segala cara supaya mereka bisa kembali cuan. Ingat ya, perang is cuan, cuan, dan cuan. Nah, menurut kalian gimana, Guys, dari serangkaian kisah serangan Israel ke Qatar ini? Menurut lu ini murni kesalahannya Israel kah atau ada perannya Amerika Serikat? Atau memang ada pihak yang bersandiwara di sini, termasuk raja-raja Arab itu sendiri. Kok bisa-bisanya mereka enggak tahu ada pesawat dan banyak yang lewat 12 pesawat yang lewat di langit Jordan. 12 pesawat yang lewat di langit Arab Saudi. Kok mereka bisa enggak tahu ya? Apakah pada saat itu terjadi kebutaan massal di Arab Saudi terjadi fenomena mukjizat di sana? Tiba-tiba orang tuli serentak atau buta serentak. Itu memang fenomena yang sangat unik. Tapi kan kalau lu udah pernah nonton video kita tentang Raja Jordania khususnya, lu pasti udah tahu dong sebetulnya ujungnya ke mana ini. So, gimana, Guys? Lu setuju enggak kalau kita bikin part dunya ya tentang sebetulnya ya sandiwara-sandiwara raja-raja Timur Tengah ini seperti apa sih dan itu menguntungkan atau merugikan ya buat Indonesia? Karena Indonesia kan selalu digojok-gojok buat cinta Palestina, bela Gaza gitu kan. Padahal di sana mereka juga yang membiayai rakyat-rakyat Palestina itu. Sebetulnya raja-raja Arab itu terlibat apa enggak? Dan keuntungannya apa sih sebetulnya kalau Indonesia itu bergabung dengan mereka? Lu setuju enggak kalau Indonesia bergabung dengan raja-raja Arab itu untuk sama-sama acting pro Palestina? Padahal di belakang layar mah pro Israel. Atau sebetulnya kita harusnya kayak Iran. Berani dong bilang pro Palestinanya beneran pro Palestina. Atau seperti China. China betul-betul 100% pro Palestina. Betul-betul dia anti Israel. Menurut lu kita harusnya gimana nih, Guys? Mendekat ke China dan Iran atau mendekat ke raja-raja Arab ini? Menarik nih langkah apa yang bakal diambil oleh Prabowo. So, segera tuliskan ya pandangan kalian di kolom komentar di bawah ini. Jangan lupa subscribe video Benix. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [Musik]