Transcript
1o7qk05-avs • 9 DRAGONS FORCED TO SUBMIT!! PRABOWO'S CRAZY STRATEGY TO SILENCE THE OLIGARCHY
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0435_1o7qk05-avs.txt
Kind: captions
Language: id
Gua yakin mereka tidak melakukan ini
dengan senyum lebar di dalam hatinya
bahwa 2% ini hal yang sangat luar biasa
menarik. Enggak. Gua yakin ada sakit
hati. Artinya di sini pemerintah juga
harus siap-siap. Kalau saja
oligarki-oligarki ini di belakang layar
ternyata berubah pikiran dan masuk ke
dalam pasukan barisan sakit hati, lu
jangan kaget. Akan terjadi demonstrasi
Indonesia gelap jilid du jilid 3, jilid
4, 5, dan seterusnya.
Guys, ngeri banget nih, Guys. Lu tahu
enggak Indonesia itu punya beban utang
itu udah tembus 10.000 R000 triliun di
akhir tahun 2024. Nah, tahun 2025 ini
kita mau bayar bunga hutang aja itu
sudah R50 triliun. So, ini betul-betul
kondisi yang mengkhawatirkan. Apalagi
kalau terus-menerus berutang 2026
dikhawatirkan kita bisa tembus loh bayar
bunga hutang sampai 600 triliun. Apalagi
mulai banyak projek-projek pemerintahan
yang strategis yang mungkin aja memang
bagus sih buat masa depan negara kita,
tetapi media massa sekarang tambah hot,
tambah panas. Kenapa? Karena katanya
Indonesia juga mau ngutang lagi lewat
Danantara. Dana yang ditarget itu
melalui Patriot Bon itu bisa sampai 50
triliun. Banyak media dan ekonom-ekonom
yang mengkritisi soal Patriot Bond ini.
So, kalau lu penasaran kenapa sih
Patriot Bond ini banyak dikritisi oleh
okonom profesor Canggih di Indonesia?
Dan apakah ini berbahaya bagi
pertumbuhan ekonomi Indonesia? Kalau lu
penasaran jangan dikip video ini. Yuk,
kita bahas lebih detail tentang Patriot
Bond Danantara.
So, Teman-teman ya, sebelum kita bahas
soal Patriot Bon, Teman-teman tahu
enggak kalau penghasilan negara kita
paling banyak itu dari pajak. Pajak
penghasilan, dari pajak pertambahan
nilai, dan juga dari penghasilan negara
bukan pajak atau PNBP. Nah, Indonesia
ini kalau lihat di layar kaca ya itu
sudah terbukti bahwa semester 1 2025
Kementerian Keuangan Indonesia itu gagal
karena penerimaan negara kontraksi 6%
artinya tidak sesuai target. Bahkan yang
lebih ngeri penerima negara itu turun di
semester 1 2025 ini. Jadi negara
pengeluarannya makin besar tetapi
penerimaannya berkurang. Nah, dalam
kondisi yang tertekan itu tentu kita
berharap bisa dapat cuan lagi nih dari
tempat lain dari misalkan batu bara,
mineral, minyak sawit, ternyata apa?
Itulah namanya PNBP, royalty yang
diterima negara dari sektor-sektor
komoditas alam itu. Tetapi sesuai dengan
prediksi BENX 3 tahun yang lalu gua udah
bilang tahun 2025 batu bara akan
nyungsep tiarap. Dan terbukti
teman-teman kalau lihat saham-saham batu
bara di IASG pada nyungsep tiarap.
Kenapa? Karena harga komoditas batu bara
bukannya tambah naik tapi tambah turun.
Ujung-ujungnya apa? karena harganya
terus turun dan tambang-tambang di
Indonesia itu makin banyak didemo.
Didemo oleh LSM asing, LSM lokal yang
ujung-ujungnya menekan operasional
bisnis. Bahkan udah banyak nih
tambang-tambang di Indonesia yang
terpaksa ditutup karena tidak cocok nih
dengan visi misi orang-orang yang
hobinya meluk pohon, Guys. Ini akibatnya
menyebabkan tekanan nih bagi penerima
negara akan terus-menerus turun kalau
enggak bisa di-handle dengan baik. Nah,
ternyata pemerintah punya ide bagus.
Apa? Mereka menciptakan Danantara.
Danantara itu apa? antara itu perusahaan
investasi lah Soverein World Fund punya
negara kita yang dibikin dengan keuangan
yang terpisah dari keuangan negara.
Mereka punya modal awal itu dari
dividen, Guys. Nah, sekarang mereka
punya ide lagi nih. Luar biasa idenya.
Oh, gimana caranya kita bisa investasi
ke proyek-proyek strategis yang
menguntungkan bangsa dan negara. Tapi
jangan dari jalur dividen. Ada jalur
lain enggak? Ada bikin surat utang.
Jadi, Danantara mau bikin bond sendiri
namanya Patriot Bond. Ini sebetulnya
salah satu jalan pintas nih buat
teman-teman yang pengin dikubur di Taman
Makam Pahlawan ya. Selain lu angkat
senjata tembak-tembakan dar derdor,
belum tentu juga lu selamat. Lu bisa
juga jadi pahlawan dari jalur danantara.
Kenapa jadi pahlawan di jalur Danantara?
Karena Danantara ini lu kalau beli surat
utangnya danantara, lu bisa
berkontribusi terhadap pembangunan
negara kita. Itu sudah jelas. Nah, yang
kedua kenapa pahlawan? Kan Pak bisa juga
gua beli sukuk atau beli ori. Kan gua
pahlawan negara juga dong, beli surat
utang negara. Iya betul. Tapi bunganya
gede. Bunganya kan 5% 6% lu cuan tuh
beli itu. Tapi kalau lu beli Danantara
punya bond Patriot Bon ini bunganya cuma
2%. Jadi, lu bisa bayangkan bagaimana
negara kita menemukan mekanisme baru
untuk mengurangi beban bunga hutang
mereka. Dibandingkan bayar 5%, 6%.
Sekarang ada pilihan lain nih. Bunga cum
lebih kecil 2% tapi lu bisa jadi
pahlawan nasional, Guys. Ini luar biasa
nih kontribusi ekonominya. Tapi ada satu
kelemahan, Guys, dari Patriot Bond ini.
Jadi enggak sembarang orang bisa beli
Patriot Bond untuk berkontribusi
terhadap pembangunan proyek-proyek
strategis nasional. Kenapa? Karena kalau
lihat ya kemarin itu lagi ada suasana
hangat, Guys, di istana nih. Ada
pertemuan antara pengusaha-pengusaha
besar bersama Presiden Prabowo. Ternyata
ya salah satunya ya membahas tentang
Danantara. Ada sih meeting soal energi
hijau lah, industri tekstil lah, tentang
pembangunan infrastruktur. Tapi satu
yang paling penting apa? Ya, Danantara
ini sendiri. Jadi teman-teman kan tahu
ya, kalau di Amerika tuh lagi kesulitan
mereka minta tolong sama Avengers ya.
Ada Iron Man, ada Spider-Man. Nah, kalau
di Indonesia kita enggak bisa minta
tolong sama Avengers. kita punya Nine
Dragons. Jadi, Nine Dragons inilah yang
diundang sama Prabowo buat meeting
gimana caranya mereka itu berkontribusi
bagi perekonomian dalam negeri. Jadi,
buat teman-teman nih sangat disayangkan
juga ya kalau lu bercita-cita menjadi
Avenger Indonesia, ternyata lu enggak
diundang nih di meeting ini. Tapi
pengusaha-pengusaha dalam negerilah yang
diundang bahwa dalam suasana hangat dan
yang produktif itu ternyata para
pengusaha ini setuju dengan rela hati,
dengan ikhlas mereka akan menyerahkan
duitnya ditaruh ke Patriot bond atau
surat utang dan antara lain yang
bunganya cuman 2%. Nah, ini sebetulnya
mengundang pertanyaan, Guys. Pertanyaan
apa? Pertama dari sisi bunga, ya. Bunga
kuponnya itu rendah cuman 2%.
Teman-teman tahu kalau lu beli SBN Bay
Rate aja itu semua di atas 5% lah. Kok
ada orang yang mau beli bunga 2% kan
enggak kompetitif. Buat apa beli ini?
Ini kan kalau seandainya dibeli jadi
pertanyaan dong tujuan lu apa? Apakah lu
pengusaha yang bodoh dan tolol enggak
bisa pertambahan pengurangan jumlah kali
bagi koma sehingga tidak bisa lihat 2%
itu jauh lebih rendah dibandingkan yield
SBN atau beat? Ini pertanyaan yang
pertama dan ini mengundang pertanyaan
yang selanjutnya. Kalau gitu kalau orang
beli ini enggak ada keuntungan
finansial, apakah ada motif politik?
Maksudnya apa? Jangan-jangan dan antara
bon ini atau patriot bon ini bisa jadi
alat barter politik supaya
pengusaha-pengusaha kalau mau jadi makin
dekat dengan penguasa ya belanjalah
patriot bond ini. Nah, ini jadi
pertanyaan karena bunganya terlalu
kecil. Next yang menjadi kritik lagi
adalah ini ekonom-ekonom cap kaki 5
tentunya ya. Kenapa ya mereka bilang
kenapa ini bahaya? Soalnya mereka bilang
gini, "Pak, mereka kan mau beli Patriot
Bon dan yang dikumpulkan itu targetnya
50 triliun. Katakanlah dikumpulkan N
dragons lah masing-masing bakal nyetor."
Hm. mungkin 2 sampai 5 triliun. Nah,
masalahnya kan duit itu enggak mereka
simpan di balik kulkas kan atau di bawah
tempat tidur 2 triliun, 5 triliun ini
pasti mereka taruh di perbankan. So,
banyak ekonom profesor-profesor, ahli
hukum, ahli duit segala macam ini pada
bilang negara kita bisa collaps karena
mereka bakal serta-merta menarik duit
itu dari perbank lalu mereka taruh ke
Danan Tarabon. Akibatnya terjadi
kekeringan dana nih di perbankan
Indonesia. Siap-siap nih bisnis
perbankan Indonesia bakal hancur. Tentu
kalau lu punya akal sehat, lu juga akan
bertanya-tanya apa betul seperti itu.
Tapi ya sudahlah namanya juga ahli
ekonomi ya. Dia profesor mungkin dia
kuliah di Universitas Afghanistan yang
mengajarkan ilmu seperti itu. Tapi kalau
kita kaji lebih dalam sebetulnya
danantara bond ini mengkhawatirkan
enggak? Yang pertama sih kalau lu ambil
sudut pandang negara di sini lu ambil
sudut pandang lu sebagai rakyat ya. Kita
itu diuntungkan. Kita bahas secara
objektif. Kenapa? Karena negara di sini
enggak usah lagi harus keluar duit atau
cetak duit atau ngutang ke luar negeri
demi membiayai proyek-proyek strategis,
proyek-proyek infrastruktur,
proyek-proyek pembangunan. Enggak.
Karang yang ngutang itu adalah
danantara. Ini perusahaan yang berbeda.
Ini entitas yang berbeda. Jadi sisi
pertama negara diuntungkan karena tidak
membebani keuangan negara. Yang kedua,
kita harus lihat bunganya 2%. Yang
diuntungkan siapa lagi? Ya, lagi-lagi
kita rakyat. dibandingkan negara ngutang
ke IMF atau kepada budaknya Bank Dunia
atau World Bank yang baru dipecat, lu
bayar bunga bisa sampai 5%, 6%, 7% kan
enggak masuk akal. Sekarang Danantara
punya revolusi pemikiran gimana kalau
bunganya 2% aja. Akibatnya kan beban
bunga yang harus dibayarkan semakin
kecil. Makanya kalau ditanya apakah kita
lebih dirugikan? Tidak karena bunganya
lebih kecil. Terus yang ketiga dan di
sini gua mau kasih bantahan ya terkait
soal crowding out. Orang takut nanti
bersaing dengan dana perbankan. Orang
ngumpulin DPK ter tiba-tiba dana
tabungan konglomeratu ditarik buat taruh
ke danaantara bon atau patriot bond.
Akibatnya perbankan kita collapse. Yang
gua mau sampaikan gini, dana yang
ditarik oleh dana tarik dana duit kecil
guys itu cuma R triliun. Teman-teman
tahu kalau surat utang negara aja nih
dianggap sebagai kompetitor yang lebih
kompetitif juga. Lelang surat utang
negara di perbankan kita itu jualannya
itu bisa sampai 28 triliun per minggu
loh. Jadi volume Patriot Bond ini
terlalu kecil. Patriot Bond itu cuma R
triliun. Jadi kalau dianggap ini bakal
crowding out itu tidak betul. Karena
volume Patriot Bond ini masih jauh lebih
kecil dibandingkan SBN reguler yang
memang dijual terus. Nah, terus kalau
dianggap sebagai pengeringan likuiditas
itu juga aneh. Karena konsepnya Bon itu
kan begini. Ketika lu ngutang atau beli
surat utang itu kan lu dapat surat
berharga. Surat berharga ini bisa lu
jaminkan. Contoh, gua buka deposito di
Bank Mandiri 10 M. Deposito gua kalau
besok-besok gua butuh, "Eh, gua mau
bangun pabrik nih, atau gua mau bangun
hotel nih, kurang dana 8 M, gua bisa
pakai sertifikat deposito gua, gua jam
lagi ke bank buat narik duit." Ini
namanya back to back financing. Artinya
apa? Sebetulnya surat Patriot Bond itu
surat berharganya juga bisa dipakai
sebagai kolateral, sebagai jaminan oleh
para oligarki-oligarki ini untuk mereka
pembiayaan usaha selanjutnya. Nah, jadi
kalau ada ekonom, ahli ekonomi, ahli
hukum, ahli keuangan dari Universitas
Afghanistan tuh profesor S3, S4, S5
ngomong seperti itu tidak betul. Karena
faktanya kita diuntungkan bunganya cuma
2% negara tidak jadi pengutang yang
hutang dan antara dan ternyata ya
namanya surat berharga itu tetap lu bisa
jadikan agunan kalau lu mau bisnis di
tempat lain. Bisa enggak? bisa banget
dan ini jauh lebih liquid dibandingkan
lu jaminkan tanah, ruko, aset, pabrik
seperti itu. Nah, dan satu yang paling
penting dan ini menarik ya menurut gua
jauh lebih penting Patriot Bond ini
ketika dana yang ditarik itu memang bisa
dari perbankan nasional atau dari SBN
yang mereka lagi pegang, surat utang
negara yang mereka pegang karena enggak
mungkin duit itu nganggur 5 triliun duit
mereka. Gua yakin n dragon ini juga
duitnya ada yang disimpan di luar
negeri. Akan jauh lebih menarik ketika
duit yang dipakai untuk Patriot Bond ini
adalah duit para pengusaha yang hari ini
lagi parkir di luar negeri, di
Singapura, di Cemen Island, di Hongkong,
tarik masuk ke Indonesia ke Patriot Bond
ini. Mungkin yang seri pertama, nanti
ada seri kedua, ketiga selanjutnya.
Hopefully seperti itu. Kenapa itu jadi
menarik? Artinya kalau tadi kata ahli
ekonomi ini bakal membuat kekeringan di
perekonomian Indonesia, di perbankan
Indonesia, tidak. Kalau dana untuk
Patriot Bond ini justru berasal dari
luar negeri yang bisa ditarik masuk ke
Patriot Bond, artinya kita bakal ketimpa
tambahan likuiditas. So, at the end of
the day, ini bisa jadi instrumen bagi
investor besar ya, nasional maupun
internasional buat menarik dana-dana
mereka yang selama ini disimpan di luar
negeri. Sekarang mereka bisa
berinvestasi dan bersumbangsi ke
perekonomian Indonesia. Dan ini sudah
berhasil dibuktikan, Guys. Banyak
orang-orang nyinyir media-media anjing
peliharaan George Soros, ya, terutama
bilang Indonesia bakal collaps,
perekonomian kita bakal hancur,
perbankan krisis, kekurangan likuiditas.
Faktanya enggak. Ternyata Patriot Bond
dengan bunga 2% sekalipun oversubscribe.
Orang yang mau beli itu sampai ngantri
mau belanja danantan antara bond atau
Patriot B ini. Jadi kalau dibilang ini
bakal enggak laku, bunga cuma 2%,
faktanya dia laku. Kalau dibilang ini
bakal crowding out, faktanya enggak
juga. Karena dananya ya dana yang dari
luar negeri juga ada yang masuk ke sana.
Jadi menarik nih, salah satu instrumen
baru, strategi baru dalam pendanaan
proyek strategis Indonesia yaitu bukan
lagi pakai ngutang ke World Bank.
Soalnya udah dipecat nih sales-nya World
Bank. Diperbankan aja bisa dapat komisi
kok. Kalau jualan utang ke IMF Worldbank
menurut lu enggak dapat kickback.
Anyway, semua argumentasi orang-orang
yang menyudutkan ini menurut gua, lu
harus saring lebih Good news, guys.
Kabar spesial buat kalian karena sekolah
Sambenix season 8 akan segera dibuka dan
temanya luar biasa menarik nih. Khusus
buat teman-teman investor pemula di IASG
yang bingung cara beli saham, investasi,
dan bisnis apa yang menarik. Kita akan
membahas tentang mineral berharga dengan
lebih detail lagi. So, buat kamu yang
masih bingung gimana sih cara beli saham
di ISG, gimana sih caranya profit di
ISG, kamu bisa pakai kalkulator
investasi yang ada di
www.skolashambenix.com.
pakai di situ, tentukan target investasi
kamu dan kamu bisa lihat bagaimana
caranya kamu bisa mendulang cuan di ISG.
So, buat kamu yang belum bergabung di
season sebelumnya, ini kesempatan langka
buat segera bergabung. Dari yang
harganya R jutaan, sekarang tinggal R9
jutaan saja. Ingat ya, khusus 25 orang
pertama yang mendaftar. Segera daftarkan
dirimu sekarang juga di
www.sskolashambenix.com
skolashambenix.com atau hubungi nomor
WhatsApp yang ada di bawah ini.
Anyway, semua argumentasi orang-orang
yang menyudutkan ini menurut gua lu
harus saling lebih clear lagi.
Jangan-jangan memang kita diuntungkan
karena tadi gua udah bilang bukan negara
yang hutang, tapi perusahaan danantara
yang ngutang. Dan danantara bayar bukan
bunga yang tinggi tetapi bunga yang
sangat rendah. Dan yang terakhir bisa
menarik dana dari internasional buat
masuk ke dalam negeri. Tapi sebetulnya
guys yang satu penting dikaji dan jarang
sekali ya media-media membicarakan
sebetulnya dan antara bond ini atau
patriot bon ini mau dipakai buat apa?
Ternyata ya di layar kaca lu bisa lihat
dan antara bond ini akan dipakai untuk
membantu membiayai proyek penting
seperti waste to energy. Jadi merubah
sampah menjadi energi listrik, energi
hijau, infrastruktur strategis yang
mungkin ya sulit dibiayai kalau pakai
lewat pasar biasa. Nah, enaknya nih di
sini ya selain bunganya juga kecil, jadi
buat pembayarannya juga lebih murah, di
sini juga dilibatkan
konglomerat-konglomerat besar sehingga
diharapkan nih ada sinergi nih antara
pemerintah dan sektor swasta untuk
proyek-proyek nasional. Dan dari sini
juga bisa kita lihat bahwa pemerintah
mulai mendapatkan inovasi nih,
mendiversifikasi instrumen keuangan
mereka. Bukan lagi yang mengandalkan
surat utang reguler, tapi mereka juga
bisa menarik investor yang ingin
berinvestasi dengan resiko rendah. tapi
juga patriotik atau semi-semi jadi
Avengers lah pahlawan pembela negara dan
tanah air. Dan yang paling penting ini
memberikan sinyal positif nih buat pasar
bahwa memang betul pemerintah
berkomitmen membiayai proyek strategis.
Enggak boleh nyangkut, enggak boleh
mandek, enggak boleh beku, berhenti di
tengah jalan. Artinya di sini investor,
semua investor bisa lihat pemerintah
serius loh. Berbicara soal transisi
energi, berbicara soal ekonomi hijau dan
itu dibuktikan dengan komitmen danantara
ini sendiri. Anyway, kalau gua sendiri
lu tahu ya, gua sangat peduli
lingkungan. Gua hobinya nanam pohon,
reforestari hutan. Dan gua senang dari
projject ini adalah kalau projek ini
dijalankan dengan benar ya, khususnya ke
proyek-proyek energi hijau, nah ini bisa
membantu pencapaian target ISG, target
transisi energi nasional. Karena setiap
negara di dunia sekarang punya target
namanya net zero. Harus mengurangi emisi
semua negara di dunia ini untuk
mengurangi global warming, Guys. Climate
change is real. Jadi kalau lu masih
pengin lihat penguin, lu masih pengin
lihat es di kutub utara, lu harus
mengurangi suhu bumi dengan cara apa?
Transisi ke energi hijau pakai mobil
listrik. Nah, satu yang paling penting
nih buat kita address di sini adalah
soal rencana waste to energy, project
yang mau dibiayai oleh Danantara. Gua
sih melihat ada beberapa project yang
sukses ya, contohnya kayak di Jepang.
Jadi, ada kota nih namanya kota
Kamikatsu di Jepang. Penduduknya cuman
1500 jiwa. Nah, mereka membuat tempat
pengolahan sampah menjadi listrik yang
punya kapasitas 286 ton setiap tahunnya.
Nah, proyek di kota Kamikatsu ini untuk
mengolah sampah ini biayanya ternyata
cuman R miliar yen atau sekitar Rp100
miliar. Tetapi kenapa proyek ini
menarik? Karena ternyata proyek
pengolahan sampah di percontohan
Kamikatsu itu berhasil menciptakan
tenaga kerja sebanyak 20 orang tenaga
kerja baru dan juga menciptakan nilai
ekonomi yang setara dengan Rp2 miliar
alias R200 juta yen setiap tahunnya.
Jadi, Teman-teman bayangin ya, biaya
untuk pengolahan sampah menjadi energi
itu menghemat Jepang enggak usah lagi
impor bensin dari Timur Tengah, impor
minyak enggak usah lagi. Mereka bisa
ngurangin itu. Jadi, devisa mereka bisa
tetap kuat. Nah, modalnya cuman R miliar
nih. Nilai ekonominya 20 miliar. Artinya
kan dalam 5 tahun udah balik modal dan
kotanya jadi lebih bersih. Nah, ini juga
yang gua harapkan memang benar ya kita
bisa lakukan pengolahan yang luar biasa
baik seperti kamikatsu di Jepang. Lu
tahu ya, Indonesia itu punya tempat
sampah terbesar di dunia. Jadi gunung
sekarang bukan lagi tempat sampah,
gunung sampah yang namanya TPS Bantar
Gebang itu mereka terima 7.000 ton
sampah setiap harinya. Kalau lu lihat
lewat tuh jalan tol di Bandar Gebang, lu
lihat pemandangan tuh ada gedung tinggi.
Itu bukan gedung, Guys. Itu adalah
gunung tumpukan sampah di Indonesia. Di
Jakarta doang. Lu bayangkan kalau banyak
kota seperti itu. Dan sedihnya ya,
Indonesia sampai saat ini pun masih
impor minyak untuk energi kita. Nah,
bayangkan kalau ini kita bisa jalankan
projject sampah menjadi energi di
Indonesia sama seperti di Kimukatsu di
Jepang. Apa yang terjadi, Teman-teman?
Lihat ya di layar kaca ya, itu di
Kamikatsu mereka itu bisa menyerap 286
ton per tahun. Nah, di Bantar Gebang itu
7.000 ton per hari alias 2,5 juta ton
per tahun. Artinya Indonesia itu butuh
8.000 kamikatsu. Nah, ingat ya
penciptaan lapangan kerjanya. Kalau kita
punya 8.000 titik seperti Kimikatsu,
8.000 1000 titik dikali 20 pekerja.
Artinya Indonesia akan kecipratan
160.000 manusia tenaga kerja baru. Dan
nilai ekonominya sendiri dari 20 miliar
per titik pengolahan sampah waste to
energy kalau kita punya 8.000 titik
dikali Rp2 miliar maka Indonesia akan
dapat duit Rp10 triliun setiap tahunnya.
Nah, ini adalah nilai ekonomis yang bisa
dihasilkan kalau seandainya waste to
energy ini jadi berjalan lancar. Tetapi
ingat, Kamikatsu itu butuh modal itu 100
miliar, Guys, untuk bikin projject di
Kamikatsu. Nah, kalau kita bandingkan
dengan di Bantar Gebang, ya, Bantar
Gebang itu 2,5 juta ton sampah setiap
tahun. Kamikatsu itu di 286 ton per
tahun dan investasi yang dibutuhkan
adalah 100 miliar per titik di
Kamikatsu. Berarti Indonesia itu butuh
800 triliun. So, duit dari Danantara ini
enggak cukup juga sebetulnya buat
jalanin project di Bantar Gebang. Tetapi
apa artinya kita harus mundur? Menurut
gua tidak. Karena nilai keekonomian yang
tadi gua sudah hitung ya 20 miliar di*
8.000 unit itu sudah setara dengan R10
triliun setiap tahunnya. Yang artinya
kalau kita bisa jalanin ini di
Indonesia, Indonesia bisa balik modal
dalam waktu sekitar 6 sampai 8 tahun nih
dari project Waste to Energy. Plus apa?
Ekstra lapangan kerja. Indonesia akan
mendapat 160.000
serapan baru tenaga kerja. Orang yang
ambil sampah, orang yang sortir sampah,
orang yang bersihin sampahnya, orang
yang pilah-pilah dan kemudian bagian
kebersihannya, bagian transportasinya,
logistiknya dari hulu sampai hilirnya
Project Energy ini ya Indonesia bisa
mendapatkan keuntungan yang luar biasa.
Belum lagi polusi udaranya berkurang. Lu
tahulah salah satu penyebab banyak orang
sakit kanker di Indonesia. Di Jakarta
sakit ISPA, anak-anak di rumah banyak
yang batuk, batuk, batuk terus enggak
pernah selesai. Karena apa? Polusi
udara, sampah di mana-mana, penyakit di
mana-mana. Nah, kalau seandainya kita
bisa jalankan project waste to energy
ini pakai duitnya si oligarki yang akan
menjadi anggota Avenger versi Indonesia
itu ya kita bisa mendapatkan nilai
ekonomi, penciptaan lapan kerja dan
lingkungan yang lebih bersih. Ini bisa
menghemat juga dana kita yang kita buang
untuk BPJS loh. Karena penghematannya
bisa sampai triliunan rupiah setiap
tahunnya. So, menurut kamu gimana, Guys?
Menurut kalian danantara bond Patriot
bond ini, ini hal yang jelek atau hal
yang positif? Hal yang kita harus tolak
atau hal yang kita harus dukung? Kalau
menurut gua sih kan bukan duit gue yang
diminta ya, bunga 2% ya menurut gua kita
harus dukung. Kalau gue yang diminta,
gua sih enggak mau, Guys. 2% ngapain?
Kita bisa taruh tempat lain. Ada SBN,
ada deposito bunganya ja lebih gede.
Tapi kan pahlawan-pahlawan nasional kita
ini, maksud gua N Dragon ini kan memang
udah selama ini menikmati perekonomian
bangsa. Dan ini kan bisa jadi momentum
juga buat mereka melakukan payback.
Maksudnya apa? Turut berkontribusi dalam
pembangunan tanah air kita. Walau satu
hal yang harus dicermati ya, yang
namanya pengusaha itu tidak ada yang
namanya makan siang gratis. Gua yakin
mereka tidak melakukan ini dengan senyum
lebar di dalam hatinya bahwa 2% ini hal
yang sangat luar biasa menarik. Enggak.
Gua yakin ada sakit hati. Artinya di
sini pemerintah juga harus siap-siap.
Kalau saja oligarki-oligarki ini di
belakang layar ternyata berubah pikiran
dan masuk ke dalam pasukan barisan sakit
hati, lu jangan kaget. Akan terjadi
demonstrasi Indonesia gelap jilid 2,
jilid 3, jilid 4, 5, dan seterusnya. By
the way, lu jangan kaget ya, Guys.
Ketika gua bilang banyak lu sebetulnya
oligarki Indonesia yang menaruh dananya
di luar negeri. Bahkan yang di Singapura
juga ada. So, ketika lu lihat yang
demonstrasi Indonesia gelap, ternyata
sudah terbukti dan hari ini pun lagi
disidang, ternyata mereka membiayai
demonstrasi Indonesia gelap kemarin.
Ketangkap basa. Dan yang lebih ngeri
lagi, Guys, lu tahu berapa sih banyaknya
duit oligarki Indonesia yang tersebar di
luar negeri? 3.250 triliun. Ini bukan
kata Benix loh, ini kata McKinzie. Mcin
adalah lembaga konsultan internasional
nomor wahid nomor satu di dunia. Dan
mereka sendiri yang melaporkan bahwa
dari 10 tahun lalu ada duit 3.250
triliun yang diparkir di luar negeri.
So, buat teman-teman ini jadi menarik
kalau seandainya Patriot Bond versi
Indonesia bisa bawa pulang itu semua ke
dalam negeri. Dan kalau dibilang apakah
cuman Indonesia negara yang melakukan
itu? Tidak. Lu tahu enggak? Amerika itu
juga pernah bikin yang namanya Patriot
Bond. Sama seperti di Indonesia juga,
Patriot Bond di Amerika itu dilahirkan
setelah peristiwa 91
bom di Twin Tower yang ada di New York.
Nah, akhirnya negara dalam kondisi
darurat. Mereka perlu perang, mereka
perlu pendanaan, mereka perlu
proyek-proyek infrastruktur untuk
memperbaiki kerusakan-kerusakan itu. So,
apa yang dilakukan pemerintah Amerika
Serikat? Mereka mengeluarkan Patriot
bond. Dan dia mirip-mirip dengan di
Indonesia ya, jangka panjang sih kalau
yang di sini karena durasinya di atas 20
tahun. Tetapi bunganya ya kurang lebih
sama juga mereka sekitar 2, sekian pers
lah. So kalau dibilang apakah Indonesia
yang pertama di dunia bikin Patriot
Bond? Enggak. Even negara sekelas
Amerika Serikat aja juga bikin Patriot
Bond karena mereka butuh pendanaan dan
mereka enggak mau bayar bunga yang
mahal. Mereka aja enggak mau ngutang ke
IMF, bunganya gede. Makanya mereka bikin
Patriot bond sendiri. Aneh juga ya kalau
Indonesia disuruh ngutang ke World Bank
apa IMF. Menurut kalian gimana?
Sebaiknya Danantara Bon atau Patriot
bond ini tetap kita lanjutkan atau ya
udahlah Indonesia kembali lagi aja ke
metode zaman dulu ngutang ke World Bank
tapi salesnya udah keluar tuh pagi-p
lagi suruh masuk bunganya gede guys 6%.
Lu rela enggak sih negara kita ngutang
bunga 6% atau mendingan 2% aja sama
oligarki?
Oke guys ya. Ditunggu pandangan kalian
seperti apa. Apakah kalian setuju dengan
Patriot Bond? Bunga cuma 2% digunakan
untuk transisi energi bersih di
Indonesia. Kalau gua sih setuju. Kalau
lu gimana? Tuliskan pandangan dan
pendapat kalian di kolom komentar di
bawah ini. Dan jangan lupa segera
subscribe channel Benix, like, dan share
ya ke saudara, tetangga, dan teman-teman
kamu. Semoga video ini bermanfaat. Salam
sehat, salam cuan. Bye bye.
[Musik]