File TXT tidak ditemukan.
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Guys, luar biasa nih, Guys. Gua lagi-lagi dikritik sama netizen. Kenapa sih Benix sering banget sih bahas tentang George Soros? Kok dikit-dikit Benix itu nyalahin George Soros. Enggak mungkinlah George Soros ikut campur di politik Indonesia. Enggak mungkinlah George Soros itu membiayai demonstrasi di Indonesia. Enggak mungkinlah kakek tua seperti itu kok bisa-bisanya mempengaruhi geopolitik Indonesia. Kayak enggak penting banget Indonesia ini buat George Soros. Apa? Iya. Intinya lu enggak percaya bahwa George Soros itu berpengaruh dan sering mengambil peran dalam menciptakan kerusuhan, demonstrasi-demonstrasi palsu di mana-mana. Sekali lagi gua enggak bilang ya yang demonstrasi di Jakarta itu palsu. Enggak. Pasti ada juga yang asli yang benar dengan keresan hatinya bagaimana melihat negara ini jalankan korupsi begitu makmur di Indonesia. Pasti ada benarnya. Tetapi satu yang lu harus pahami yang namanya demonstrasi selalu ada sponsor, selalu ada yang menunggangi. Jadi ambil kesempatan dalam kesempitan. Eh, bukan artinya semua demonstrasi dibiayai George Soros. Enggak. Dia kan juga lihat cuannya berapa ketika biayai demo. Kalau investasi 10 miliar baliknya cuman 7 miliar buat apa? Investasi 100 miliar baliknya cuman 2 miliar buat apa? Kan logika bisnisnya di mana? Tapi kalau seandainya dia cuman invest 2 miliar tapi bisa dapat R miliar, cuma dapat 3 miliar tapi kerusuhan di 27 provinsi, itu kan cuan. Terus kalau lu bilang George Sor itu kan orang Amerika Serikat, enggak mungkin dong dia masa mendemo sendiri negaranya. Kenapa enggak mungkin, Bro? Dia sendiri lahirnya itu bukan di Amerika Serikat. Dia lahirnya di Hongaria. Waktu era Perang Dunia 2 ya terjadi kerusuhan di mana-mana. Yahudi itu dipersekusi di mana-mana ya. Dia jadi luntang-lantung sampai kemudian jadi dia jadi warga negara Amerika Serikat. Dia tetap menggunakan dogma yang sama. Dia takut akan kembalinya era orang-orang yang nasionalis sosialis di era Nazi seperti Hitler. Maka kemudian George Soros memiliki visi dan misi bahwa oh kita itu harus anti dengan kanan. Kita anti nasionalisme, kita anti partai konservatif, kita anti partai kanan. Sehingga sampai kapun yang namanya George Soros mau lu warga negara Amerika, Zimbabwe, Kazakhstan sekalipun apa yang dilakukan dia adalah dia akan selalu melakukan intervensi di mana dia bisa ambil keuntungan secara finansial. Itu yang satu. Yang kedua, keuntungan secara ideologis di mana liberalisme itu lebar luas ke mana-mana. Enggak peduli negaranya siapa. Enggak peduli presidennya siapa. Oh, enggak mungkin dong dia demo sendiri menyerang Amerika. Oh, lu salah. Karena hari ini gua buktikan lu hari ini apa? Presiden Amerika Serikat Donald Trump sendiri sudah mendeklarasi perang melawan George Soros. Lu bayangkan begitu besar dampaknya George Soros. Dia bahkan bisa merekayasa, membentuk, membayar demo-demo palsu. Apalagi cuma di Indonesia satu orang nasi bungkus cuma Rp50.000, Bro. Di Amerika Serikat lu lihat nih si Donald Trump udah merasakan serangan George Soros membakar kerusuhan. Ruko dibakar, kendaraan dirusak, toko-toko dirusak dan yang dibilang Donald Trump apa? George Soros dan anaknya yang radikal ya. Ini anak kandungnya George Soros. Seharusnya mereka itu dipidana nih, dikriminalisasi dengan Undang-Undang Rico. Rico itu Undang-Undang Recetir Influence and Corrupt Organization Act. Jadi, Rico itu adalah Undang-Undang, Guys. Undang-undang ya anti recetering. Jadi, pengusaha-pengusaha, organisasi-organisasi yang dibiayai, disponsori, diinfluence oleh organisasi-organisasi yang korup, organisasi-organisasi kriminal. Nah, Donald Trump itu udah bilang kenapa George Soros dan anaknya harus dipenjara. Ya, karena mereka mendukung protes-protes yang brutal, yang keras, yang kasar, yang merusak. Dan protesnya ini bukan cuma di Washington. Protesnya ini dilakukan di seluruh seantero Amerika Serikat. Terus Donald Trump bilang apa lagi? Kita tidak akan membiarkan kegilaan seperti ini menghancur, mengadu domba, merusak, merobek Amerika. Dan Amerika seharusnya tidak menyerah ya dengan organisasi seperti Soros dan grupnya yang psikopat. Jadi maksudnya dia bilang organisasi gila lah. Gua berulang kali bilang gila karena memang merusak terbukti merusak di banyak negara. Merusak di Malaysia, merusak di Thailand, merusak di Indonesia kejadian '98. Apalagi dia bilang ya ini juga termasuk teman-temannya si George Soros, orang-orang crazy gila yang ada di West Coast. Ya, buat teman-teman yang tahu West Coast itu ya basis masa liberal, basis masa Partai Demokrat. San Fransisco, L ya itulah California gengnya di lah gengnya George Soros nih, partai-partai liberal. Jadi lu harus be careful. Kita ngelihatin dulu nih, Guys. Maksudnya apa? Di sini udah terang-terangan ya. Donald Trump itu menyatakan perang terhadap George Soros. Jadi, lu bayangkan ya, negara sebesar Amerika Serikat aja bisa merasa terancam loh dengan kekuatan George Soros. Dan George Soros ini udah terbukti ya, si Presiden Donald Trump bilang George Soros lah yang membiayai demonstrasi-demonstrasi kerusuh di Amerika Serikat. Bakar-bakaran, pukul-pukulan menyerang polisi. Hello. Presiden Amerika Serikat sendiri udah mengakui itu. George Soros ini berbahaya sekali. Pertanyaannya ya, kalau George Soros saja mampu menggerakkan massa menciptakan kerusuhan di Amerika Serikat, menurut lu dia enggak mampu lakukan hal yang sama di negara Indonesia yang harga nasi bungkusnya cuma Rp50.000? R000. Coba lu pikir deh. Gua enggak bilang semua demonstran di Indonesia itu asli. Enggak. Gua juga enggak bilang semua demonstran di Indonesia itu palsu. Enggak juga. Segala sesuatu kan ada agendanya, ada tujuannya, ada aktornya, ada pemain dramanya. Tetapi satu hal yang lu harus ketahui, semua demonstrasi bisa diboncengin. Kenapa sih Donald Trump anti banget dengan George Soros? Ya, simpel aja. Salah satunya tuduhan yang dikenakan sama Donald Trump adalah katanya Donald Trump itu banyak menggunakan menyalahgunakan lah kekuasaannya ya buat menggerakkan aparat penegak hukum, departemen kehakiman, hukum dan HAM gitu loh di sana untuk memperluas kekuasaannya, untuk kepentingan pribadinya. Apa betul media-media yang bilang itu seperti ini netral? Ternyata kalau lu cek ya, media yang memberitakan namanya The Guardian ini ternyata terbukti dia dimiliki oleh The Open Society Foundation. Buat teman-teman yang belum tahu, Open Society Foundation ini adalah kaki tangan kepanjangan tangan bahkan anak kandung dari George Soro sendiri. Dia yang menciptakan Open Society Foundation buat menciptakan kerusuhan dan kegaduhan di mana-mana guna menyebarluaskan ideologi dogma-dogma George Soros. Tapi ya tentu saja ya yang namanya George Soros dia enggak mau ngaku bahkan sampai dia di Brussel Times tuh dia bilang tuduhan-tuduhan itu enggak masuk akal. outrageous, false, palsu. Dan dia bilang sendiri, Open Society Foundation OSF tidak mendukung atau tidak membiayai protes-protes, demonstrasi-demonstrasi yang brutal, kasar. Tapi anehnya yang bikin quote ini ternyata Brussle Times dari Belgia jauh banget gitu loh, George Soros sampai dibelain sama orang Belgia. Gua jadi penasaran ini persengketa antara billioner Amerika, Donald Trump Presiden melawan billioner Amerika juga yang sudah pindah ke warga negara jadi Amerika. Tetapi kenapa yang membela adalah media massa dari Belgia? So, gua cek dong alamat beritanya The Brussel Time itu di mana. Ternyata alamatnya ada di Square Margara 10 di Brussel, pusat kota berasal di Belgia. Nah, pas gua lihat itu loh ini kan gua pernah ke Belgia dan gua tahu dan gua pernah lihat ke kantor-kantor begini dan gua pernah sempat berkantor juga di Belgia dan gua tahu itu adalah pusat yang namanya kompleks European Quarter. Dan lu tahu siapa yang berkantor di European Quarter? Ternyata European Carter adalah kantor pusat Open Society Foundation, Guys. Karena Open Society Foundation alamatnya ada di Avenue The Cortenberg 71 yang juga ada di European Quarter. Jadi, jarak antara kantornya The Brussel Time sama Open Society Foundation tinggal ngesot, Guys. Dekat banget. Oh, apa artinya ini? Jadi, ya lu bisa jawab sendirilah. Kenapa bisanya pembelaan media yang membela George Soros jauh-jauh datangnya dari Brussel? Repot-repot banget. Ya, itulah dunia zaman sekarang namanya George Soros. Hampir semua media di kolong langit ini dia punya dan lu jangan anggap media di Indonesia itu netral. No. Tadi yang udah gua bilang ternyata The Guardian ngata-ngatain Donald Trump yang punya. Good news, guys. Kabar spesial buat kalian karena sekolah Sambenix season 8 akan segera dibuka dan temanya luar biasa menarik nih. Khusus buat teman-teman investor pemula di IASG yang bingung cara beli saham, investasi dan bisnis apa yang menarik. Kita akan membahas tentang mineral berharga dengan lebih detail lagi. So, buat kamu yang masih bingung gimana sih cara beli saham di IG? Gimana sih caranya profit di ISG? Kamu bisa pakai kalkulator investasi yang ada di www.skolasahambenix.com. Pakai di situ, tentukan target investasi kamu dan kamu bisa lihat bagaimana caranya kamu bisa mendulang cuan di ISG. So, buat kamu yang belum bergabung di season sebelumnya, ini kesempatan langka buat segala bergabung. Dari yang harganya R jutaan, sekarang tinggal R jutaan saja. Ingat ya, khusus 25 orang pertama yang mendaftar sebelum tanggal 31 Agustus 2025. Segera daftarkan dirimu sekarang juga di www.sskolashambenix.com sekolahsambenix.com atau hubungi nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. No, tadi yang udah gua bilang ternyata The Guardian ngata-ngatain Donald Trump yang punya Soros juga. Ternyata media yang hobi ngata-ngatain pemerintah Indonesia yang punya George Soros juga lu polos banget lu. Dan gua juga udah bilang berulang kali ya, pemerintah Indonesia harus siap, harus siap siap, siap, dan siap. Karena Open Society Foundation adalah sisi kiri partai saap kiri akan selalu kontra dengan partai kanan yang konservatif dan mereka akan bawa terus ideologi asing mereka itu untuk merusak mengadu domba banyak negara di dunia ini. Makanya Prabowo sudah pernah bilang gini, "Hati-hati asing bakal makin masuk, meringsek, merusak ke Indonesia." Dan teman-teman lihat, gua udah kasih tahu ini dari tahun lalu bahwa 2025-2026 akan makin ganas demonstrasi yang ada di Indonesia. Bukan karena mereka enggak netral, bukan karena mereka demonstrasi palsu. No, enggak. Tapi yang namanya demonstrasi isinya orang-orang sakit hati itu sangat mudah buat dikompor-komporin, dipanas-panasin, ujung-ujungnya apa? Diboncengin demi kepentingan politik si kiri. Lu udah tahulah maksud gua siapa. Karena faktanya, Soros itu sudah lama menyerang Donald Trump sudah sejak 10 tahun lalu. Di tahun 2015, Soros itu mendukung Partai Demokrat, partai kiri dengan Hillary Clinton-nya untuk berjuang sebagai kandidat Partai Demokrat bertarung melawan Trump yang sangat nasionalis dengan slogan American first. Jadi, George Horos sampai rela mengucurkan dulu jutaan dolar supaya Hillary Clinton menang. Cuman ya ujung-ujungnya ya kalah lagi. Bahkan saking bencinya Soro sama Donald Trump di tahun 2017 di acara Economic Forum World Economic Forum ini terbesar di dunia yang ada di Davos itu Soros belak-belakan ngomong bahwa Trump adalah a danger to the world. Begitu sebalnya dia sama Donald Trump. Dan di 2018 ini berulang lagi ya. Di situ ada eh sengketa politik pemilu. Di situ Soros mendanai begitu banyak kandidat partai demokrat, partai kiri yang berani khususnya ya melawan Partai Republik atau Donald Trump. Jadi contohnya gampang lah. Hari ini nih misalkan ya lu pengin banget nih maju jadi anggota DPR atau lu pengin banget nih jadi orang kaya mendadak simpel di Amerika. Simpel di Amerika. Lu tinggal maju aja kata-katain Donald Trump. Ngata-ngatain partai kanan, ngata-ngatain partai republik. Langsung ngucur tuh duit dari langit jutaan dolar. Karena apa? Karena lu siap menjadi budaknya George Soros membela agenda liberalisme lu. Dan ini lagi-lagi dibuktikan ya kesetiaan George Soros terhadap ideologi kiri dia dengan apa ya membiayai gerakan BLM Black Lives Matter. Waktu itu demonstrasi besar pembakaran mobil ruko toko-toko diarah di Amerika Serikat tahun 2019 sampai 2020. Lu tahu siapa penyandang dananya? Dan sudah resmi itu adalah George Soros yang membiayai kerusuhan-kerusuhan itu. Dan lu jangan anggap yang gua bilang ini hoaks. Tidak. Ini bahkan dengan bangga Open Society Foundation itu mengumumkan saking percaya dirinya bahwa mereka bakal menang pemilu. Which is mereka menang juga toh. Buktinya apa? Partai Demokrat menang. Kan memang betul karena kalau lu cek Open Society Foundation memang mengakui dia yang membiayai demonstrasi-demonstrasi kerusuhan-kerusuhan parah yang diciptakan oleh organisasi BLM itu. Black Liv Matter itu. Ingat ya di sini bukan kita rasis atau apa, tapi kita membawa data dan fakta. J dia sendiri udah ngakuin memang dia membiayai. So, ya itulah teman-teman bahwa ya tragedi sekali sih kalau di Amerika aja orang udah menganggap George Soros itu sebagai orang yang mengerikan, yang berbahaya yang lu harus hati-hati nih kalau ketemu Georgeos. Even Presiden Amerika Serikat aja merasa terancam loh. Dan dia mengakui itu adalah ancaman bagi negara mereka sendiri. Lah orang Indonesia lu dibuat terlena, lu dibuat enggak percaya, lu dibuat seolah-olah itu fana, itu palsu. No. No. Dan agenda dia, propaganda dia, dan duitnya ya itu senyata meja yang ada di hadapan gua. Sangat nyata sekali. Jangan lu anggap ya influencer-influencer yang lu lihat di YouTube atau media-media massa yang lu suka lihat di sosial media maupun pokoran cetak atau digital. Jangan lu anggap mereka tidak terima glontoran duit dari George Oros. Pertanyaannya menurut lu Benix udah ditawarin berapa buat bergabung dengan Kubu Jorge Soros? Dan menurut kalian seharusnya gua bergabung atau enggak sih dengan mereka? Kalau melihat kayaknya mereka bakal menang ya. Sepertinya Prabowo akan dijatuhkan nih sama makin banyak demonstrasi-demonstrasi yang makin kacau, kerusuhan di mana-mana. Pintar banget nih kubu kiri nih memanfaatkan situasi ini, bikin narasi-narasi palsu. Dan gua melihat pemerintah lemah sekali dalam menyuarakan kebijakan publik, dalam menyuarakan komunikasi publiknya. Akibatnya apa? Banyak wamen-wamen yang blow on, menteri-menteri blowon nyablak asal ngomong. Dan satu hal yang menarik ya, kalau di tahun '98 kan George Soros memporporanakan Indonesia karena dia punya agenda cuan tentunya. Nah, hari ini ya kenapa dia betul-betul ngotot untuk memperkosa Indonesia? Apa sih yang pengin dia dapat? Apakah cuma cuan atau ada yang lain? Guys? Kepentingan apa yang mau dibawa George Soros di sini? Menurut kalian apa sih target utamanya George Soros? Apakah cuma menjatuhkan Prabowo atau merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah saat ini? yang memang kita lihat banyak ngaconya juga sih memang banyak errornya juga sih. Buktinya wamen ketangkap. Bentar lagi mungkin ada menteri yang ketangkap. Eh, by the way nih, Guys. Kalau di Amerika kan George Horse ini sukanya masuk melalui sayap-sayap kiri nih. Seperti ya contohnya Partai Demokrat nih kalau di Amerika Serikat. Nah, kalau di negara-negara lain di seluruh dunia ternyata dia masuk lewat sayap kiri juga. Karena memang sayap kiri ini paling jago dan udah dilatih selama bertahun-tahun sama George Soros buat bikin demo-demo palsu, media-media palsu, berita-berita hoaks sampai kerusuhan-kerusuhan. Ahli banget sayap kiri ini. Pertanyaannya kalau di Indonesia, siapa sih sayap kiri yang sangat ahli bikin demo-demo dan kerusuhan di mana-mana itu? Penasaran gua. So, guys, menurut lu siapa sih sebetulnya? Tulis di kolom komentar di bawah ini. Sebetulnya kalau di Indonesia siapa sih yang dipercayai oleh George Soros sebagai tulang punggung sayap kiri dia untuk menciptakan demonstrasi dan kerusuhan di mana-mana. Tolong bantu gua dong. Masa lu enggak tahu sih? Gimana menurut lu, Guys? Ditunggu ya komentarnya di video di bawah ini. Jangan lupa subscribe channel Bik sekarang juga buat yang belum subscribe. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [Musik]
Resume
Categories