Transcript
oNdRCivpnok • STOP PINJOL SEBELUM TERLAMBAT! Cara Bebas dari Jeratan Hutang Online
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0424_oNdRCivpnok.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
Guys, tragis banget, Guys. Kisah
keluarga di Tangerang Selatan. Gua
barusan dapat kabar dari teman-teman di
dunia fintech. Ada orang umurnya 30
tahun diri, tetapi dia diri bukan
sendirian, Guys. Karena ternyata pria
berusia 30 tahun ini dia juga bunuh
istrinya yang berusia 28 tahun. Dan pada
saat yang sama dia juga ikut bunuh anak
balitanya sendiri. Usia masih 3 tahun
dia cek sampai, Guys. Balita yang tidak
berdosa ini hanya karena bapaknya yang
gak ada otak ini. By the way, terjerat
hutang pinjol.
Dan ini gua kesel banget, Guys. Kenapa
selalu dibiarkan dan makin ke sini lu
udah tahu ya, negara makin susah, rakyat
hidup makin susah. Dan gua udah bilang
ya, orang yang ngutang ke bank makin
banyak, orang yang makan tabungan paling
banyak. Dan kalau enggak punya tabungan
dia ke mana? Dia ke pegadaian. dia pergi
ke pinjol buat dapetin duit demi
bertahan hidup atau yang lebih ngeri
karena dia terjebak judi online. Ya, ini
kisah tragis yang ternyata gua kaget gua
juga jadi korbannya juga. Kok bisa?
Karena ternyata ada perusahaan jadi
vendornya kita udah lama bertahun-tahun.
Eh, mendadak gua ditelepon sama
karyawannya dan dia bilang, "Pak Beni,
Pak Beni, saya mau konsultasi keuangan."
Oh, ya okelah. Karena gua kenal sama bos
lu, gua terima. Apa yang lu mau bilang?
Iya, Pak Beni. Saya punya hutang. Oh,
gua kira tadinya dia mau ngecek harga
sama apa yang naik. Ternyata dia nanya
sama gua soal hutang. Oh, gua udah tahu
nih kayaknya ujungnya nih. Konsultasi
keuangan cuma di pintu gerbang. Masuk ke
tengah saya terjelat hutang. Hutang apa?
Saya punya utang, Pak. Berapa? 16 juta,
Pak. Di mana? Akhirnya sebutlah nama
merek pinjol A sama B. Oke. Rp16 juta.
Tapi gua udah tahu karya udah pengalaman
gue yang kesekian kalinya kalau orang
ngutang pinjol itu kayak enggak ada
orang pakai karoba. Lu pakai udah berapa
banyak? Enggak ada, Pak. Baru sekali
coba-coba doang. Enggak ada. Pasti dia
sudah berkali-kali, pasti sudah coba
berbagai merek, dan pasti dia sudah
menipu banyak orang supaya dia bisa
belanja terus melaksanakan hobi banya
itu. So, ketika gua tanya, "Lu berapa?"
"16 juta." "Hmm." "Dari berapa?" "Dua
pinjol." Di situ gua udah tahu dia
bohong. "Lu enggak bisa, cuma berapa
kali udah makai?" "Cuma dua kali, Pak."
Enggak ada ceritanya cuma dua kali. Lu
bisa jadi kedua kali karena lu udah
nagih, kan? Makanya dari satu kali
nambah jadi dua, dua pasti nambah dong
jadi tiga. So, gua tanya lagi, "Udah, lu
jujur aja sama gua. Gua kan bukan orang
yang baru lahir di planet bumi ini.
Jadi, gua ketemu orang kayak lu udah
7.000 kali. So, gua yakin pinjau lu
enggak cuman dua. Oh, iya, Pak Ben.
Maaf, sebetulnya ada enam, Pak. Oke.
Berapa total utangmu? Rp0 juta, Pak. Oh,
ya. Ya. Ya. Jadi, gini lu kalau bohong
sekali lagi gua bilang, ya, jangan
nganggap gua itu bodoh seperti
orang-orang atau orang tua lu yang gua
yakin udah lu kibulin dah. Dan atau
istri lu atau teman kerja lu. Enggak,
enggak ada. Enggak mungkin lu cuman enam
pinjol. Coba lu jujurlah sama gua. Udah
berapa pinjol yang lu masukin? Eh, ya
sebetulnya Pak ada 21, Pak. Oke.
Duitinnya berapa? R300 juta. Ah, lu jadi
lihat ya si bangsat ini ya dari 16 juta
naik jadi Rp300 juta. Jadi awalnya
diterima Rp16 juta. Gua ya cuma buat
gali lubang tutup lubang aja dapat Rp300
juta. So, anyway gua tanya lagi R00 juta
ada 21 pinjol. Apa aja pinjolnya? Gua
lihat wah banyak banget warna-warni.
Magicuhibiniu dari merah, jinga, kuning,
biru, hijau, semua warna pinjol di
planet ini. Mungkin dari Timor Leste
juga dia daftar tuh buat gali lubang,
tutup lubang. Dan kalau dihitung-hitung
karena akhirnya gua tanyain semuanya
breakdown-nya, lu tahu bunga yang dia
bayar berapa? 40% per bulan. Yang lebih
miris lagi ternyata ini bukan kejadian
di satu dua titik aja. Gua tanya ya,
kenapa lu harus ngutang sampai sebanyak
itu? Kan setahu gua gaji lu banyak di
kantor itu. Gaji lu berapa sih di sana?
Oh, iya, Pak. double digit lah sekian
belas juta. Oke. Terus kenapa lu sampai
harus berpinjol-pinjol sampai R00 juta?
Ya soalnya mertua saya mau pulang
kampung, Pak. Jadi saya beliin tiket
pesawatnya, saya beliin hotelnya. Oke.
Terus apalagi? Masa sampai Rp300 juta
pulang kampung cuman 3 4 hari. Iya, Pak.
Soalnya habis itu anaknya mau ikut
perlombaan, Pak. Balap mobil ada di
Bali. Saya harus bayarin juga. Anaknya
siapa? Ya, anaknya saudari ipar saya,
Pak. Akhirnya gua gali-gali. Dia banyak
mengeluarkan duitnya buat hal-hal
konsumtif yang enggak ada hubungan
dengan dirinya sendiri. Tapi dia buat
jaga gengsi. Gengsi ke saudara ipar,
gengsi ke mertua, gengsi ke tetangga.
Sehingga dia harus ganti motor baru,
ganti handphone baru, beli uang
jalan-jalan dan segala macam. Yang dia
tahu sebetulnya enggak penting banget
dan dia pun enggak bisa bayar itu. So,
dia akhirnya ikut pinjol untuk membiayai
gaya hidupnya. Tolol ya lu tuh tolol.
Enggak bisa bedakan mana keinginan, mana
kebutuhan. Maksudnya apa? Lu kalau
enggak makan 3 tahun lu mati enggak? Gua
rasa lu mati ya berarti itu butuh. Itu
perlu. Itu namanya keperluan. Oke. Tapi
kalau lu tidak mengganti Xiaomi lu
menjadi iPhone, lu mati enggak bulan
depan? Gua rasa enggak. Itu namanya
keinginan. Beda. Hal yang wajib perlu lu
butuhkan, lu harus penuhi. Iya dong.
Tapi hal yang enggak penting itu namanya
keinginan. Jangan lu turuti keinginan
lu. Lu jangan lemah daging lu sehingga
lu nafsu dengan hal-hal yang enggak
penting. Akibatnya duit hasil jeripaya
lu cuma numpang lewat memperkaya
pengusaha pinjol itu. Bayar 40% per
bulan. Lewat bank BCA bunganya 12%
setahun. Gila lu tuh asli gila. Kenapa
lu enggak pinjam ke bank? Oh enggak
bisa, Pak. Kalau ke bank kan ribet.
Kalau ke pinjol itu gampang. Nah ini
yang masalah. Orang merasa duit pinjol
itu bukan duit yang harus dia
kembalikan, bukan duit yang menjadi
kewajiban. Dia merasa duit pinjol adalah
duit yang turun dari langit. Berkah dari
sang Ilahi tanpa harus effort,
guling-gulingan di tempat tidur.
Pencetpencet pencetpencet turun duit Rp
juta. Goblok. Lu kira ada makan siang
gratis. Sampai kemudian datang preman ke
kantor lu. Datang dep kolektor ke rumah
lu sampai ke rumah mertua yang
membanggakan lu sebagai menantu idaman.
Mau liburan dibayarin. Eh bego. Enggak
begitu konsepnya. Terus gua tanya lagi,
"Kenapa tiba-tiba lu telepon gua?" Iya,
Pak. Karena kemarin depollektor datang
ke kantor, Pak, nagih ke bagian
keuangan. Saya malu, Pak. Saya sih sudah
koordinasi sama mereka supaya jangan
bilang siapa-siapa. Oh, ini kok jadi
aneh nih. Jadi perlu koordinasi sampai
kemudian gua ditelepon. Tapi ya
realitanya seperti itu. Orang habis
duitnya untuk hal-hal yang enggak
penting. Dan ini kejadian di mana-mana.
Makanya kemudian gua bilang sama
teman-teman gua dan teman-teman di sini
yang punya usaha wajib dengarkan saran
gua ini. Apa? Mulai bikin yang namanya
fakta integritas. Karena ternyata di
kemudian hari terbukti ini mengganggu
perusahaan kawan kita itu. Apa? Ketika
dia mau pinjam duit ke bank, apa yang
terjadi? Bank menolak kreditnya. Karena
ternyata ada list karyawan-karyawan
mereka yang masuk call 5. Artinya mereka
sudah gagal bayar berkali-kali, bayar
berkali-kali akhirnya dianggap sebagai
bermasalah. Jangan-jangan mereka bekerja
di perusahaan yang bermasalah. Karena
ketika ditanya sama dop collektor,
"Kenapa lu enggak bayar?" "Iya, gaji
saya belum turun, Pak. Tayar saya enggak
dibayar, Pak." Akibatnya kayak
perusahaan ini laknat banget ini. Gaji
karyawannya aja enggak dibayarin.
Padahal memang karyawannya belangsak,
tapi akibatnya perusahaan menjadi sulit.
Perusahaan mau gerak enggak bisa.
Perusahaan mau ambil kredit ada
perjanjian ekspor barang jadi enggak
bisa. Rugi begitu banyak karyawan yang
dirugikan. Ini perusahaan kita ada di
Semarang nih, kawan kita ini. Mereka
akibatnya kehilangan order nilainya R
miliar. Gara-gara si bangsat ini
terlibat pinjol, tapi bank gak bisa
ngeluarin kredit untuk membiayai proses
produksi barang-barang ekspor ini.
Nilainya R miliar. Total dia kirim 8
kontainer. Bodoh. Dan ini udah gua mau
bilang sama teman-teman. Kalau kemarin
lu bikin perjanjian kerja sama karyawan,
kalau kenaah wajib dipecat. Udah let it
go aja. Sekarang zaman berubah makin
kompleks, Guys, teman-teman. Apalagi di
sini yang pelaku usaha, istri yang punya
suami dan suami yang punya istri. Pantau
terus gerakan pasangan kalian. Karena
nanti kalau udah ribet urusannya ketemu
preman, dep kolektor dan lain sebagainya
enggak enak. Atau ujung-ujungnya
perusahaan lu sendiri ikut nyungsep.
Makanya sekarang lu udah harus bikin
perjanjian hitam di atas putih sama
pasangan lu. Ingat sama pasangan lu.
Bahkan sama karyawan di perusahaan lu.
Udah, udah enggak ada ceritanya lu itu
legowo, ikhlas atau tutup mata. Enggak.
Sekarang lu harus tulis bikin perjanjian
hitam di atas putih nama karyawan ini
usia sekian nomor NIK sekian dengan ini
berjanji kalau saya terlibatah
makai korupsi terlibat kasus kriminal lu
tiba-tiba mendadak join atau entah
kenapa lu ikut anggota di negara bagian
manalah lu dapat ilham bahwa itu hal
yang baik untuk dilakukan itu kriminal
guys. Lu wajib dipecat atau lu
mengundurkan diri. Atau yang ketiga
sekarang tambahan lagi kalau karyawan
ini terbukti ikut judi online lu wajib
diri ya udahlah Pak tapi enggak berani
dia lu dipecatlah l lu mengundurkan diri
sekarang ada tambahan lagi guys ada yang
lebih ngeri dari judi online namanya
pinjol ternyata pinjol itu membuat orang
ketagihan karena orang yang terkena
pinjol gua udah lihat dengan mata kepala
gua kalau ketemu itu kayak orang sakau
putih, gemeteran grogi. Ya itu kalau
masih ada niat buat balikin ya. Kalau
enggak ada niat buat balikin mah hayang
aja dia ganti KTP pesan pinjol lagi. Dan
yang paling parah jadi hobi ngibul itu
bahaya. Enggak ada satuun omongan yang
lu bisa percaya. Ingat ya, lu jangan
pernah dengar omongan orang yang pakah.
Udah pasti ngibul ngibul dan ngibul
terus. Udah pasti. Udah pastilah.
Ingetlah gua lebih banyak makan asam
garam dibanding lu. Yang kedua, orang
yang kena judi online tukang tipu udah
selesai. Orang yang kena pinjol juga
punya tendensi yang sama. Dia hobi
ngutang. Dia hobi tidak membayar
kewajibannya dan dia jadi ujung-ujungnya
hobi ngibul. Hati-hati. Dan orang
seperti ini lu harus pecat. Dan di
kantor gua ada tambahan lagi. Kalau lu
ikut trading online, lu trading saham,
lu trading forex atau lebih tolol lagi
trading crypto, goblok, enggak ada otak.
Orang kayak begini enggak bisa
dipercaya. Ini tidak waras. Orang-orang
yang hobi trading ini wajib dibinasakan,
Guys. Jadi, lu bikin kontrak. Kalau lu
terbukti di kemudian hari, ada orang
lihat lu lagi makan di wartek, lu lagi
ngapain? nya main tring trang tring
tring tring tring jadi online binasakan.
Ada pinjaman online ya, Pak, tapi
bunganya saya bayar terus kok tepat
waktu. Goblok. Binasakan. Bunga 40%
dianggap normal, Bro. Bunga 40% sebulan.
Bang BC aja belum tentu naik 40%
setahun. Ini disuruh bayar bunga 40% per
bulan. kan gila enggak masuk logika
guys. Good news guys. Kabar spesial buat
kalian karena sekolah Sambenix season 8
akan segera dibuka dan temanya luar
biasa menarik nih. Khusus buat
teman-teman investor pemula di IASG yang
bingung cara beli saham, investasi dan
bisnis apa yang menarik. Kita akan
membahas tentang mineral berharga dengan
lebih detail lagi. So, buat kamu yang
masih bingung gimana sih cara beli saham
di ISG, gimana sih caranya profit di
ISG, kamu bisa pakai kalkulator
investasi yang ada di
www.skolasahambenix.com.
pakai di situ, tentukan target investasi
kamu dan kamu bisa lihat bagaimana
caranya kamu bisa mendulang cuan di ISG.
So, buat kamu yang belum bergabung di
season sebelumnya, ini kesempatan langka
buat segera bergabung. Dari yang
harganya R jutaan, sekarang tinggal R9
jutaan saja. Ingat ya, khusus 25 orang
pertama yang mendaftar sebelum tanggal
31 Agustus 2025. Segera daftarkan dirimu
sekarang juga di
www.sekkolashambenix.com
atau hubungi nomor WhatsApp yang ada di
bawah ini. Lu enggak mau punya karyawan,
punya tim yang enggak ada logika. Iyalah
enggak waras. Karena ujung-ujungnya apa?
Gua udah lihat orang-orang pinjol ini
ujung-ujungnya nanti minjam duit sama
teman kantornya. Hah? Udah makin ribet
nih urusannya nih. Dan gua udah lihat
yang begini ujungnya tidak baik. So, lu
harus berani cut sedini mungkin dan
seawal mungkin. Ini gua kasih tahu lu
waspada, Guys. Ingat ya, waspada. Gua
udah bikin videonya bahwa angka tingkat
orang yang pergi ke pegadaian meningkat
bukan mengurang. Orang yang makan
tabungan meningkat bukan mengurang.
Orang yang berhutang di pinjol meningkat
bukan berkurang. Lebih sadis lagi, kita
punya data resmi kok di KPPU. Lu tahu
enggak edaran duit pinjol itu begitu
masifnya? Mereka bisa download duit
sampai 1650 triliun, Guys. Jadi jangan
anggap remeh kalau lu lihat suami lu,
istri lu, karyawan lu terlibat pinjol,
lu jangan anggap remeh. Itu bisnis yang
lebih besar daripada jual beli maka
dampak kerusakannya juga parah. 1650
triliun ini diduga terjadi kecurangan
dalam bisnis pinjol di Indonesia dan
bukan gua yang bilang ini sumber resmi.
So, teman-teman jangan anggap remeh ya.
Ini adalah penyakit masyarakat. Kalau
orang bilang penyakit masyarakat itu
cuma nark salah, pros salah,
daror, daror salah. Korbannya paling
cuman berapa orang sih? Tapi pinjol ini
korbannya dari Sabang sampai Merauke.
Nilai bisnisnya R650 triliun. Bukan hal
yang kecil. Jangan sampai itu merusak
keluargamu. Jujur-jujuran aja lah. Lu
tulis kolom komentar di bawah ini.
Berapa banyak dari kalian punya kenalan
yang hancur keluarganya, hancur
bisnisnya karena pinjol. Guys, sekali
lagi gua mau bilang ya, belajar
membedakan kebutuhan sama keinginan. Dan
ini lu harus ajarkan ke karyawan kalian,
ke perusahaan kalian. Bahkan gua
berulang kali datang ke perusahaan
teman-teman kita juga. Gua kasih kuliah
mereka. Lu kalau punya duit mendingan lu
taruh di saham selesai. dibanding lu
ikut pinjol lu pinjol ya, Pak. Tapi
pinjol bunganya ada yang cuman 30%
setahun. He, lu beli saham Bank Mandiri
pun belum tentu naik 30% setahun. Lu
bayangin lu punya duit langsung harus
minus. Buat apa? I, Pak, tapi saya
pinjol buat beli saham. Lebih gila lagi.
Apa jaminannya lu beli saham pakai
pinjol? Lu bayar bunga pinjol sudah
pasti 40% sebulan. Lu beli saham belum
tentu naik 40% sehari, sebulan, bahkan
setahun pun belum tentu. Jadi jangan
pernah lu beli saham apalagi mau
investasi pakai duit pinjol. Itu udah
enggak logis. Karena bunga bank, bunga
pinjol adalah hal yang pasti. Lu
diteror, depollektor adalah hal yang
pasti. Preman datang ke rumah lu adalah
hal yang pasti. Saham lu naik? Belum
tentu. Jadi jangan goblok. Tapi ada yang
lebih gila lagi, "Pak, saya masih
mending apa masih mending lu?"
Ya, ada orang kok teman saya diambil
duit pinjol Rp50 juta terus trading. Lu
kira lucu, lu ketawa hari ini di rumah
lihat video ini. Tapi faktanya lu baca
di kolom komentar. Banyak orang yang
ikut pinjol karena trading forex. Hei,
baca kolom komentar biar lu dapat ilmu
bahwa orang goblok dan gila yang kayak
begitu jumlahnya masif di Indonesia.
Over supply bahkan. Apalagi pinjol buat
trading crypto di antara makhluk-makhluk
binatang ciptaan Tuhan yang paling
biadab yang inilah. Udah duitnya dapat
dari ngutang. Ngutangnya buat beli
barang haram krypto. Selesai lu habis.
Habis lu. Orang beli saham aja gua
maki-maki. Apalagi lu duit pinjol krypto
kan. Gila gila 111 nih. Manusia ambil
duit pinjol buat trading crypto, manusia
ambil pinjol buat trading forex. Udah
habis aja duit lu dimakan bandar. Dan
ini jadi kenyataan karena setelah gua
sharing soal ini sama teman-teman kantor
gua dan lu harus sharing video ini sama
teman-teman kantormu, eh datang tim kita
eh head kita lah, "Pak, jadi kenyataan
lu yang Bapak maki-maki tuh karyawan
pabrik teman Bapak itu yang di
Semarang." Kenapa? Baru kemarin, Pak,
saya ketemu sama adik ipar dari kakak
ipar saya. Eh, adik ipar dari kakak ipar
saya. Ya udahlah pokoknya begitu.
Berarti bukan saudara kandung lu.
Baguslah. Bagus. Apa? Dia minta
ketemuan, Pak. Dia ngotot banget. kita
harus ketemuan hari ini. Saya kira ada
urusan apa ya? Kenapa harus ketemuan
hari ini? Dan mendesak sekali ketika
ketemu orangnya gemeteran seperti Bapak
bilang dan mukanya pucet. Dan lucunya
kita ketemu jam 09.00 eh dia udah datang
dari jam .00. Oh, ini udah indikasi dia
datang lebih awal gemeteran muka pucet
mungkin sakau. Oh, tapi ternyata dia
cuma terjebak pinjol. Sampai kemudian
dia dengar mau minjam duit 16 jutaan
karena dia terlilit pinjol. Pinjolnya
berapa? empat pinjol terlibat. Hal
pertama yang langsung gua bilang, tidak
mungkin kawan, pinjol cuma ngasih duit
Rp16 juta. Semoga lu jangan kasih
duitnya. Itu yang pertama. Yang kedua,
pinjol itu kan nagih, pasti ada keempat
karena ada yang ketiga. Kalau ada yang
keempat berarti ada yang kelima. Ada
yang kelima pasti ada yang keenam.
Buktinya apa? Lu jadi enggak kasih
duitnya? Dia bilang, "Enggak. Saya
enggak jadi kasih duitnya, Pak." Terus
apa yang dia bilang? Ya kalau gitu saya
bakal jual rumah saya. Nah, dari situ
sudah tahu masa jual rumah cuma bayar
buat bayar utang Rp16 juta. Ah, udahlah
ini modus standar lah. Para korban
korban pinjol ini enggak pernah ngerti
bahwa dirinya adalah korban tapi merasa
bisa cuan, bisa balik modal. Terus gua
tanya, "B the way, dia pinjol kenapa sih
Rp16 juta spesifik banget? Apa karena
beli iPhone baru ya dia ikut pinjol?"
Enggak, Pak, gara-gara trading for.
Soalnya di grup-grup forex bilang, "Ini
momentumnya lagi bagus nih forex nih."
Oh, ya udahlah selesailah. Begitu gua
dengar itu aja, gua udah tahu ini orang
kalau enggak gila bego. Ya pilih salah
satuah menurut lu kategori yang mana ya.
Jangan diborong semua. Kalau udah gila
terus bego, habis sudah duit lu, habis
warisan lu, habis keluarga lu, selesai.
Makanya ya teman-teman sekali lagi gua
bilang gua harapkan dan ini udah sampai
bisa masuk ke perusahaan loh urusannya.
Karena bisa jadi yang ditelepon adalah
bagian finance di perusahaan lu. Ya
enggak tahu apa-apa. Finance manager,
account manager kayak yang punya pabrik
di Semarang sampai diteror sama dep
collektor. Karena apa yang dilakukan
oleh pinjol-pinjol ini? Ketika ada
karyawan lu yang ikut pinjol, perusahaan
pinjol berhak men-download list kontak
yang ada di nomor handphone lu. Mau
istri lu, pacar lu, guru SD lu, guru
ngaji lu, selingkuhan lu, semua
di-download sama mereka. Ternyata di
situ ada kontak financial manager di
pabrik kawan kita itu diteror sampai
Instagram dari manajer perusahaan di
situ semuanya diteror. Guys, jangan
percaya dengan orang ini. Orang ini
adalah bagian dari komplotan orang-orang
yang tidak mau bayar tagihan pinjol gini
diteror guys. Sampai ke Instagramnya lu
bisa lihat kolom komentarnya diserbu
sama depollektor. ujung-ujungnya
perusahaannya jadi terganggu
operation-nya sampai manajernya ini
takut datang ke pabrik itu karena dia
takut ditagih sama dep kolektornya kan
jadi gila menjalar ke mana-mana. Makanya
teman-teman lu harus tegas di
perusahaannya tegas. Kalau lu kena lu
kena trading online lu kena forex lu
kena crypto biadab itu lu kena pinjol lu
kena judi online binasakan. Sudah
selesai binasakan guys. Jangan anggap
enteng. Enggak ada. Gua pernah ketemu
gini gampangnya, Pak. Kenapa si Budi
enggak dipecat, Pak? Kan kemarin dia
udah kegap pakai Iya, soalnya dia
pakainya cuman satu sendok teh. Kan
enggak mungkin lu bilang begitu. Cuman
satu sendok teh atau kena pinjol cuman R
juta. Lu anggap remeh. Hati-hati, Guys.
Itu penyakit yang bisa menjadi bom
waktu, Guys. Bukan cuma rel kereta api
cepat bus yang jadi bom waktu ya. Tapi
sekarang pinjol ini juga bisa jadi bom
waktu, Guys. So, lu harus lebih bijak
lagi nih dan harus lebih cerdik lagi
sebagai pengusaha. Jangan mau lu terlena
ketika melihat karyawan lu gonta-ganti
handphone terus setiap hari. Hati-hati
lu. Jangan-jangan pakai duit pinjol.
Hati-hati. Dan lu harus berani tegas.
Karena ini kasus nilainya sudah naik
jadi R.650 triliun. Bukan jumlah yang
kecil. Jangan-jangan keluarga lu, orang
dekat lu, teman lu, bahkan orang tua lu
atau pasangan hidup lu amit-amit kena
pinjol. Lu harus segera selesaikan. Cari
jalannya. Terus gimana, Pak, kalau
seandainya udah terlanjur nih, terjebak
ikut pinjol? Satu hal yang pertama lu
harus ketahui. Jangani. Apalagi sampai
bawa istri lu, anak lu yang masih balita
enggak bersalah kayak yang tadi di
Tangerang. Jangan. Selalu ada jalan
keluar. Yang lu harus tahu adalah pinjol
ini tetap orientasinya pengin modalnya
balik. So, ketika lu udah didatangin
tiap kolektor, lu negosiasikan bunga lu.
Langsung jujur aja, enggak usah
ketakutan, enggak usah kabur-kaburan,
langsung jujur aja. Saya enggak bisa
bayar bunganya, Pak. Bisa dibantu
enggak? Biar saya lunasin pokoknya. Oke.
Karena kawan kita yang sampai Rp300 juta
bayar bunga pinjol
awalnya ngutangnya cuman Rp10 juta, Bro.
Ujung-ujungnya bunga berbunga, bunga
berbunga karena gali lubang tutup lubang
jadi R300 juta. Ngeri loh. So, lu
negosiasikan dengan kolektornya. Kalau
ditelepon sama perusahaannya, lu angkat,
lu bilang, "Lu minta maaf saya enggak
bisa bayar. Tapi boleh enggak saya bayar
pokoknya?" Dan saya memang niat mau
bayar pokoknya. Lu negosiasikan ngobrol
dan lu sanggupnya bayar pokoknya berapa?
Oke, bayar R2 juta dulu. Bulan depan gua
bayar lagi R juta, bulan depan gua bayar
lagi Rp3 juta. Ngomong aja sama
pinjolnya. Dia juga ngerti lah. Tapi
kalau niat lu udah maling, niat lu
kabur-kaburan, ya udah siap aja bunganya
bakal ngegulung terus. Karena semakin lu
enggak angkat teleponnya, tiap bulan lu
enggak angkat telepon, tiap bulan lu
enggak ada bunganya ngegulung terus.
Jadi, please stop kabur-kaburan, please.
Mulai bertanggung jawab. Lu udah punya
utang, lu berarti udah setuju. Jangan lu
langsung playing victim. Iya, gua korban
nih pinjol ilegal lah. Lu kan yang
setuju bunga 40% goblok. Giliran lu
ditagih lu victim. Ini pinjolnya biadab
nih. Ini gua kena tipu. Kena tipu dari
mana lu yang pencet? Iya, gua setuju
ngutang bunga sekian. Enggak ada begitu.
Lu enggak bertanggung jawab namanya.
Jadi lu wajib selesaikan bunga lu. Cari
segala cara. Ya, lu mau jual mobil lu,
jual rumah lu, jual handphone lu yang
enggak berguna itu yang lu udah upgrade
tujuh kali lipat bertahun-tahun. Jualin,
bayar, lunasin utang lu. Jangan pernah
lu kabur. Ingat, utang harus dibayar.
Selesai, Guys. So, teman-teman, buat
kalian yang udah terlanjur ya, kena
pinjol itu gimana sih solusinya? Apalagi
kemarin ada teman-teman kita pengusaha
juga, "Pak, ada karyawan gua udah
terlanjur kena pinjol tapi gua juga
enggak tega mecatnya. Tapi kalau gua
disuruh bantuin, gua juga enggak mau
nanti jadi enggak mendidik." Gampang.
Ini ada solusinya. Jadi, ada tiga solusi
yang lu bisa dapetin. Yang pertama itu
metode snowball. Jadi, snowball effect.
Snowball effect ini adalah lu membayar
tetap ya minimum payment tiap bulan itu
tetap lu harus bayar. Tapi prioritas
setelahnya adalah bayar pinjol-pinjol
yang jumlahnya kecil-kecil. Contoh gini,
orang kalau kena pinjol itu kayak nark
enggak mungkin satu dua pinjol bisa
sampai 16 20 pinjol berbeda-beda. Fokus
metode snowball effect. Selesain yang
jumlahnya paling kecil. Contoh, oh gua
ada di pinjol warna merah Rp7 juta,
pinjol warna biru Rp70 juta, pinjol
warna orange Rp700 juta. Prioritaskan
yang paling kecil dulu. Jadi yang warna
merah yang Rp7 juta lu kelarin dulu. Oh,
nanti ada yang R juta lu kelarin dulu.
Jadi lu terbiasa men-delete. Begitu
selesai lu bayar pinjolnya. Pinjol
dimulai dari yang kecil-kecil
kecil-kecil. Tadinya ada 20 pinjol
berkurang jadi 19 pinjol berkurang jadi
17 pinjol. Di sini yang mau dilihat
adalah mindset lo men-delete aplikasi.
Mindset lu semakin dikit
perusahaan-perusahaan tempat lu
berhutang. Jadi lu udah terpikir dalam
psikologis lu, alam bawah sadar lu, oh
gua semakin dikit loh kreditor-kreditor
gua, semakin dikit loh utang-utang
pinjol gua. Karena jumlah aplikasi yang
lu delete makin lama makin sedikit. Jadi
lu makin sedikit melihat penagi-penagih
dep collektor yang datang malakin ke
rumah lu itu. Jadi snowball effect itu
mengajarkan bahwa tetap ya bayar minimum
payment tetap lu harus bayar. Next
prioritasnya lunasin yang kredit lu,
yang utang lu paling kecil dulu. Oke,
itu metode yang pertama. Metode yang
kedua. Metode yang kedua namanya metode
avalanch. Jadi, avalanch itu metode
melunasi hutang yang bunganya paling
gede. Contoh, kalau metode avalan atau
metode longsor salju bilangnya, ya. Itu
yang lu lakukan apa? tetap bayar minimum
payment tiap bulan tetap kartu kredit
atau apa, minimum payment-nya lu lunasin
dulu lah. Next, ketika lu ada kelebihan
duit, prioritas lu lunaskan adalah yang
bunga utangnya paling gede. Karena kan
tadi kita ngasih contoh, ada yang
bunganya 40% sebulan, ada yang bunganya
2% sehari, ada yang bunganya 8% per
hari. prioritaskan buat menyelesaikan
bunga yang paling gede. Jadi dalam kasus
itu lu prioritaskan selesaiin yang bunga
40% dulu per bulan itu. Itulah metode
avalance. Jadi metode yang pertama
adalah selesaikan pinjol dengan jumlah
paling kecil rupiahnya sehingga lu makin
terbiasa delete aplikasi pinjol. Makin
lama makin dikit. Lu punya mentalitas
melunasi hutang itu pintar. Sehingga lu
bukan punya mentalitas maling atau
nyolong atau kabur begitu ngutang sama
orang. Enggak. Lu lunasin dari yang
paling kecil. Oh ini R00.000. Lunasin
dulu. Delete aplikasinya. Ini R00.000
lunasin dulu. Delete aplikasinya.
Lama-lama makin dikit tuh. Itu bakal
menimbulkan rasa percaya diri lu
dibanding lu berdiri. Kayak yang kita
ceritain di awal tadi. Jangan. Lu punya
mentalitas melunasi utang bisa menambah
rasa percaya diri lu juga. Lalu yang
kedua apa? Lunasin yang bunganya. Ingat
ya, bukan jumlah rupiahnya, tapi yang
bunganya. Persentasenya paling tinggi
dulu. Itu prioritas untuk dilunasin
dengan cara apapun. Kenapa? Seperti yang
gua udah bilang, percuma lu ngutang
kepinjual bunga 40% sebulan terus lu
duitnya lu harapin buat beli saham. biar
naik atau beli forex atau beli crypto,
gua rasa enggak ada pasti lu ambil
pinjol 40% sebulan enggak ada jaminan
saham lu bakal naik 50% dalam sehari,
dalam sebulan atau dalam setahun gitu
loh. Jadi, lu prioritaskan lalu lunasi
pinjol pinjol pinjolpinjol yang bunganya
paling gede dulu. Nah, yang ketiga apa?
Negosiasi. Jadi, Teman-teman, lu harus
punya rasa percaya diri ya bahwa lu
adalah manusia, lu punya harga diri, lu
bisa memiliki dan berhak memiliki daya
tawar. bahwa ketika lu masuk ke dalam
kontrak pinjam meminjam duit dengan
pinjol itu adalah kontrak yang setara.
Bukan lu budak dia raja sehingga lu
harus layani dia dengan bunga tinggi
terus enggak. Lu bisa bernegosiasi
ketika lu ditagih dia kolektor, "Pak,
saya pengin banget bayar lunas, tapi
saya enggak sanggup buat bayar bunganya.
Boleh enggak saya bayar pokoknya? Lu
bisa negosiasi itu dan lu berhak untuk
lakukan." Dan banyak orang selesai
hutang dengan metode begitu dan lu
jangan malu. Bahkan perusahaan tekstil
terbesar di Jawa Tengah aja negosiasinya
juga ya begitu. Dia enggak bisa bayar
bunganya. Jadi akhirnya cicil pokoknya
begitu. Pengusaha besar aja begitu
apalagi lu ya. Lu harus PD buat
negosiasi utang lu. Terus negosiasi apa
lagi yang lu bisa lakukan? Bunganya.
Jadi kalau seandainya oke lu mau bayar
lunas, lu kena bunga 40% sebulan, lu
ketahuilah itu tidak waras dan tidak
normal. Lu bisa negosiasi dengan bilang
gini, menurut peraturan OJK, bunga
maksimal pinjol itu 0,3% per hari. Kok
bisa-bisanya Bapak ngasih gua bunga 1%
per hari atau 2% per hari? Itu kan
enggak fair, itu ilegal, itu melanggar
hukum. Nanti Bapak saya laporin polisi
loh. Nanti Bapak saya laporin OJK L. Lu
berhak enggak lakukan? Lu berhak. Dan
gua udah bantu begitu banyak orang juga
ya termasuk ya karyawan dari perusahaan
vendor kita itu juga. Lu negosiasi
dengan mereka karena mereka pinjol
ilegal dan kalau mereka juga punya otak
yang waras mereka pasti akan terima
negosiasi lu. Karena dibanding mereka
tetap bertahan dengan bunganya yang
ilegal, bisa-bisa ya mereka izin usaha
dicabut atau ya ujung-ujungnya sanksi
pidana. So, lu bernegosiasilah dengan
itu karena lu punya posisi tawar.
sekarang sudah gua ajarin sama lu, lu
negosiasikan. Karena menurut OJK
resminya nih pinjol bunganya maksimal
0,3% per hari. So, buat teman-teman, lu
harus bisa negosiasikan itu dan lu
berhak untuk itu. Nah, yang terakhir ini
gua mau ambil yang paling penting adalah
jangan panik. Harus selalu tetap tenang
karena segala sesuatu itu bisa
diobrolin. Yang penting apa? Lu punya
niat yang benar ya, pengin lunasin
hutang lu, lu tetap pengin lanjutin
hidup lu. Lu juga pengin tetap waras dan
sehat. Jadi harus tetap tenang, jangan
panik. Kayak orang Tangerang Selatan itu
ketika dikejar pinjol, bunga berbunga,
dia nutup dengan pinjol lain lagi. Dia
pusing apa yang dia lakukan? Dia lebih
sedihnya apa? Dia ikut anak istrinya.
Anaknya balita umur 3 tahun dia karena
dia merasa udah enggak ada jalan keluar
lagi. Lu jangan seperti itu. Jangan. Ini
cuman urusan perdata kok. Lu bukan yang
ngebom Bali atau lu ngebom kagak. Ini
bukanis semua yang lu lakukan. Ini
hubungan perdata. Konsepnya apa? Pinjam
meminjam. Jangan luir. Apalagi sampai
orang lain. Aneh. Lu harus tetap tenang
dan lakukan apa yang tadi gua bilang.
Negosiasikan dulu bunganya. Lalu lu bisa
snowball effect. Lunasin dulu
pelan-pelan pinjol yang jumlahnya paling
dikit atau lu lunasin pinjol yang
bunganya paling tinggi. Oke, guys.
Simpel kan? So, good luck ya buat
teman-teman di luar sana yang masih
terjebak pinjol. Dan gua harap ya buat
teman-teman penonton Benix, jangan lu
mau terjebak pinjol atau pinjaman dalam
bentuk apapun, apalagi untuk hal yang
konsumtif. Jangan pernah lu lakukan itu.
So, anyway, yang gua mau bilang adalah
belajar membedakan keinginan dan
kebutuhan lu. Stop membanjakan diri lu.
Stop dikit-dikit traktir diri lu.
Sedikit-dikit ganda-ganti pacar baru.
Dikit-dikit gond-ganti istri baru. Kok
ujung-ujungnya jadi ke sana ya? Tapi
intinya itu jadi pengeluaran yang tidak
jelas dan tidak penting gitu. Lu tahu
ya, salah satu Crazy R Surabaya itu gua
enggak usah bilang lah duitnya lebih
dari 100 triliun. Ketika dia awal-awal
bangun bisnisnya, dia tuh rela loh
bahkan sampai tidak makan daging selama
bertahun-tahun. Karena apa? Karena dia
tahu hidupnya susah. Hari esok tidak ada
yang tahu seperti apa. Tapi hari ini
kita harus lagi susah nih. Bertahan
dengan itu. Tabung dengan yang lu punya.
So, bahkan sampai begitu ekstremnya dia.
Suatu ketika karena dia berdagang dari
pasar ke pasar di Malang dia naik
sepeda. Dia jual kebutuhan
sayur-sayuran, gula aren dan lain
sebagainya. Dia naik sepeda. Lu bayangin
ya, dari Malang ke Sidoarjo, Malang ke
Surabaya itu berkilo-kilo kilometer
berjam-jam loh. Tapi dia lakukan itu.
Tapi suatu ketika dia pulang, dia kaget
lihat istrinya kok masak daging rendang.
Kaget dia. Duit dari mana lu? Lu nyolong
ya? Kalau zaman sekarang lu ikut pinjol
ya gitu ya? Atau lu ngelont dia lu buka.
Jadi yang dia bilang, "Lu duit dari
mana?" "Wahai istriku yang tersayang?
Kok bisa-bisanya kita makan malam hari
ini rendang?" "Oh iya, Pak. Hari ini
saya beruntung karena batik buatan
tangan saya ada yang mau beli sehingga
hari ini puji Tuhan kita bisa makan
daging. Apa yang dilakukan oleh orang
kakek-kakek ini? Dia marah, Guys. Dasar
wanita bodoh. Bisa-bisanya lu makan
daging hari ini. Dia marah sama
istrinya. Terus gimana, Pak? Kenapa
emangnya, Pak? Anak kita aja belum tentu
kita tahu bisa sekolah enggak nanti.
Masa lu enggak pengin anak lu kuliah?
Masa lu enggak pengin anak lu lebih
kaya, lebih pintar daripada lu dan gua?
So, kalau lu punya duit, lu tabung untuk
hari esok sama anak lu. Oh, gitu ya,
Pak. Lu bayangkan ini mindset orang
terkaya di Surabaya. Bukan
ujung-ujungnya baru terima duit R00 juta
langsung ganti mobil baru. Enggak
begitu. Ada teman gua, gua sedih banget
asli. Memang enggak biasa pegang duit.
Begitu dapat duit Rp300 juta, apa hal
yang pertama dia lakukan? Beli Harley
baru. Geblek banget asli. Hari ini apa?
Barusan gua terima SMS, "Ben, lagi ada
duit enggak?" Berapa? R200 juta. Ee mau
buat apa? Alah. Lu mau ngutang atau
gimana? Ya, gua jual Harley. Gua ke lu
lah. Gimana sih ini orang? Enggak jelas.
Emangnya kenapa? Ya gua barusan kena
PHK, Ben. Haduh ini orang gila sih.
Geblek asli banget. Dan banyak
orang-orang kayak begini nih. Banyak lu
harus berani potong delete kontak
orang-orang kayak begini. Jangan. Enggak
ada gunanya orang-orang bodoh. Jangan
kelilingi diri lu dengan orang-orang
bodoh. Kelilingi diri lu dengan
orang-orang bijaksana. Ah, inilah tips
gua yang terakhir buat lu. El adalah
orang-orang di sekeliling lu. El adalah
network yang ada di sekeliling lu. Kalau
lu bergaul dengan penjudi, lu akan
menjadi penjudi. Kalau lu bergaul dengan
pemabuk, pasti lu akan menjadi pemabuk.
Aneh lah. Enggak mungkin lu enggak
ketularan. Ya, kalau lu bergaul dengan
orang yang hobi ngerokok, pasti lu jadi
perokok. Jadi logis lah. So, kalau lu
mau jadi orang yang lebih sukses, lebih
berhasil, kelilingilah diri lu dengan
orang-orang yang lebih bijaksana dari
lu. Hopefully lebih cerdas dari lu.
Sehingga kemudian output-nya ya lu bisa
mendapatkan nasihat-nasihat yang lebih
bijak. Karena orang yang ikut pinjol,
percaya enggak loh dia bergaul dengan
orang yang hobi pinjol. Enggak percaya?
Tulis di kolom komentar di bawah ini
benar enggak yang gua bilang. Gua yakin
benar. Orang yang hobi judi online pasti
bergaul dengan orang yang hobi judi
online. Dan orang yang percaya
candlestick, percaya dengan ilmu-ilmu
bintang di langit, harga saham bisa
naik. Hello. Padahal pabriknya kena
meteor kemarin, musnah. Kok bisa-bisanya
harga sahamnya naik? Iya, karena
candlestick bilang pattern-nya naik.
Hello. Percayalah orang-orang gila yang
percaya candlestick, percaya trading
saham. Pasti bergaulnya dengan
orang-orang yang sama tololnya juga.
Percaya candlestick adalah Tuhan. harus
disembah seperti babi ngepet ini lilin
ini. So, hati-hati dengan network
kalian, hati-hati dengan orang yang ada
di sekeliling kalian, hati-hati dengan
orang yang lu jadikan teman di dalam
hidup lu. Hopefully ini enggak terjadi
ketika lu memilih pasangan hidup juga.
So, buat teman-teman di sini yang masih
single, harus hati-hati karena gua udah
lihat banyak keluarga hancur. Bukan
karena ekonominya sulit, no, bukan. Tapi
karena istrinya atau suaminya terjebak
pinjol, terjebak judul, terjebak trading
forex, trading saham, trading kripto,
itu fakta. So, lebih bijaklah, Guys,
dalam mencari partner hidup, dalam
mencari rekan kerja, dalam mencari
karyawan, dalam membangun perusahaan.
Sekarang lu sudah dapat tambahan PR.
Dunia makin ke sini makin riwe, Guys.
Sekarang lu udah mulai pikirkan bikin
perjanjian yang namanya fakta
integritas. Kalau lu enggak punya, minta
sampelnya sama gua. Nanti gua sharing di
kolom komentar. Isinya apa? Buat orang
yang menandatanganin fakta ini sudah
sepakat. Kalau di kemudian hari terjebak
judi online, pinjol, trading online,
coba kasus kriminal wajib mengendurkan
diri. Sah? Iya dong. So, guys, okelah
itulah gua mau sharing keluk kesetah gua
karena ya gua sekarang jadi ikut
diteleponin kiri kanan gara-gara ada
vendor kita yang terjebak pinjol
karyawannya loh, bukan ownernya.
Ownernya pun enggak tahu. Dia baru tahu
ketika finance manager dia bilang, "Saya
diteror pinjol, Pak. Saya diteror de
collector. Emang lu ngutang?" Enggak.
Karyawan kita ada yang ngutang, tapi
saya yang ditagih, Pak. Itu faktanya.
Dan dia akibatnya jadi susah ambil
kredit ke bank. Kasihan, Guys. Jangan
sampai itu kejadian juga di usaha
kalian, di dalam kehidupan kalian.
Segera bersihkan itu orang-orang toksik
seperti itu. Jangan pernah libatkan diri
kalian atau orang-orang kenalan kalian.
Kalaupun ada harus segera lu ingatkan,
bertobatlah, segera pensiun. Tapi enggak
bisa, Pak. Orang sakau. Udah kalau
keseringan judi online atau keseringan
pinjol sakau nagi mereka. Gimana cara
ngobatinnya? Lu bakar handphone-nya,
selesai. 2 tahun lu kirim dia ke goa,
enggak usah kasih dia internet 4G, 5G.
Enggak usah, enggak usah lu pergi ke goa
sana. Kenapa? Kalau lu masih memberikan
dia akses ke jalan-jalan seperti itu, ya
sama aja bohong. ujung-ujungnya balik
lagi, ujung-ujungnya balik lagi. So,
segera lu bilang, "Lu, enggak usah lagi
dia pakai handphone. Lu belum cukup
dewasa, belum cukup bijak untuk
menggunakan handphone lu sehingga lu
men-download aplikasi-aplikasi yang
enggak benar itu. Bukti bahwa lu tidak
cukup dewasa dan enggak bisa dipercayai
untuk memegang device handhal seperti
itu." Ya udah simpel karena ada
tertulis, "Kalau matamu menyesatkanmu,
lu butakan aja mata lu. Cabut mata lu,
selesai." Karena lu udah enggak bisa
lagi dipercaya. Dan satu-satunya cara
menyelamatkan lu ya cabut aja bola mata
lu itu supaya lu gak tersesat. Simpel
kan? Karena kan gua gak minta lu cabut
bola mata lu kan gua. Gua lebih baik lah
lu juallah itu handphone itu. Iya lu
singkirkanlah kartu lu itu. Kalau
ternyata lu tersesat alat itu ternyata
menyesatkan lu. So buat teman-teman buat
kalian sekarang sharing ya sama
pengalaman hidup kalian. Buat
penonton-penonton YouTube Benix yang
lain. Ada ratusan ribu orang yang
nonton. Semoga bermanfaat. Tolong tulis
pengalaman kalian dengan pinjol. Menurut
kalian apa yang harus dilakukan dan lu
punya pengalaman menyakitkan apa terkait
itu? Apakah teman lu, keluarga lu, rekan
kerja lu? Dan benar enggak sih yang gua
bilang? Karena ujungnya ternyata
merembet ke mana-mana. Merusak begitu
banyak hal, merusak bahkan usaha dan
keluarga sendiri. Tolong sharin
pengalaman kalian segera di kolom
komentar di bawah ini. Dan kalian yang
nonton video ini wajib baca kolom
komentarnya dan like video ini. Oke,
buat yang belum subscribe segera
subscribe di channel YouTube Beni Enix.
Semoga video ini bermanfaat. Salam
sehat, salam cuan. Bye bye.
[Musik]