Is the Indonesian Financial Transaction Reports and Analysis Center (PPATK) Going Crazy?! Indones...
qeDOqI4NqVI • 2025-08-01
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Guys, ngeri banget nih, Guys.
Teman-teman tahu enggak, ya, hari ini
lagi hebo karena ada begitu banyak orang
yang komplain rekening banknya
dibekukan. Dia enggak bisa lagi
transaksi, dia enggak bisa lagi top up,
dia enggak bisa lagi transfer. Dan ini
ngeri karena kabarnya sudah sampai ada
yang korban jiwa. Jadi, ada orang mau ke
rumah sakit, rekening banknya dia enggak
bisa pakai karena itu rekening bank
khusus dana darurat. Tiba-tiba tidak
bisa bertransaksi, tidak bisa ditarik
duitnya. Ada apa nih, Guys? So, kalau lu
penasaran ada prahara apa lagi sih di
negeri ini, jangan dikip video ini.
Let's check this out.
Oke, Guys. Jadi, teman-teman tahu
kemarin itu ada hebo PPATK ya, pusat
pelaporan dan analisis transaksi
keuangan di Indonesia itu ternyata ada
program membekukan jutaan rekening bank
yang ada di Indonesia. Nah,
argumentasinya cukup kuat menurut gua
karena tekanan judi online. Ingat ya,
negara ini disengsarakan hari ini karena
begitu banyak judul-judul berkeliaran.
Aneh sampai hari ini banyak banget orang
judi online. Goblok memang. Faktanya itu
harus ditekan. Lewat mana, Pak? Ya,
orang kalau mau ikut judi online kan
harus top up dana. Kalau menang judi
online kan harus tarik dana. Artinya kan
masih ada hubungan dengan sistem
perbankan. Betul. Yes. Betul. Terus
kalau kita mau kurangi judi online
berarti kita monitoring lah dari sistem
perbankannya. Bagus enggak? Bagus. So,
apa yang dilakukan oleh pemerintah untuk
melawan judi online dengan dia memblokir
rekening-rekening itu? Bagus atau tidak?
Mungkin bagus. Karena faktanya setelah
rekeningnya dibekukan, apa yang terjadi?
Klaim deposit buat judi online itu turun
70% lebih. Jadi sebelum ini dilakukan
ya, rekening pembekuan skala massal ini
dilakukan, total deposit judi onan itu
2,29 triliun, Guys. Tetapi sejak bulan
Mei terjadi program pembekuan ini
termasuk rekening bank kita ada
dibekukan. perosot rekening orang yang
deposit judi online turun jadi 1,5
triliun. Dari segi jumlah frekuensi
transaksi itu juga berkurang deposit ya.
Ini uang depo buat lu deposit saldo judi
online loh. Itu turun drastis guys.
Biasanya ada 7,3 juta transaksi loh 1
bulan. Sekarang udah turun jadi cuman 2
jutaan transaksi per bulan. Nah, artinya
ini indikasi yang baik ya, bahwa ya judi
online adalah target sasaran dari
program pembekuan rekening ini. Nah,
pertanyaannya Benix setuju atau tidak
dengan program ini? Udah menunjukkan
kinerja yang bagus tuh. Judul ambruk 70%
ambruk. Kalau penasaran pandangan Benix,
lu jangan skip video ini karena gua
bakal kasih tahu lebih detail lagi bahwa
ini tidak segampang dan semudah apa yang
lu bayangkan. banyak orang protes,
protes, protes, protes di media massa.
Dan gua jujur nih, gua banyak setuju
dengan mereka ya tadi karena bisa jadi
ya rekening ini memang betul dipakai
buat judi online. Walaupun kalau dengan
logika seperti itu ya harusnya kan orang
yang hobi judi online enggak mungkin
dorman loh rekeningnya. Dia kan sering
top up dana atau tarik withdraw dan lain
sebagainya. Artinya dia pasti aktif
terus. Sementara definisi rekening
Dorman yang dimaksud dengan rekening
Dorman adalah rekening yang tidak aktif,
yang tidak dipakai buat transaksi. duit
tidak keluar, duit tidak masuk selama 3
bulan, 6 bulan, 9 bulan, 1 tahun ke
depan. Itulah rekening dorongan. Artinya
kan kalau ditargetkan ke judi online
kayak enggak nyambung. Karena gua enggak
ada lihat orang judi online tidak top up
tuh. Hobinya malah top up terus, top up
terus, top up terus. Kan cita-citanya
miskin orang ikut judi online. Kalau
enggak tambah miskin, mereka enggak
semangat berjudi. So, kalau dibilang
rekeningnya tidak aktif, gua yakin
rekening pemain judi online itu sangat
aktif. Jadi, sebetulnya yang mau diincer
tuh yang mana, Guys? Ini jadi
membingungkan sih sejujurnya. Nah, di
sisi lain ya bisa jadi ya kalau kita mau
positive thinking, jangan-jangan yang
mau ditargetkan sama pemerintah itu ya
bukan cuma judi online. Jangan-jangan
ada misi lain yaitu apa? mungkin tindak
pidana lainnya narkoba atau humaning
perdagangan ataupun aktivitas
kriminalitas lainnya mungkin terkait
e-commerce yang intinya adalah kalau
semuanya goalnya buat melakukan
kebaikan-kebaikan itu melawan kriminalis
itu ya gua setuju gua sekali lagi sangat
setuju itu dilakukan, Guys. Dicatat itu
gua setuju walaupun gua juga jadi
korban, rekening kita juga dibekukan
sama PPATK. Tapi yang jadi pertanyaan
begini ya. E enggak semua orang
serta-merta ketika rekeningnya dorman
tidak aktif itu karena niatnya melakukan
kejahatan. Ya, bisa jadi memang itu buat
dia taruh dana darurat buat uang
tabungan anaknya, buat dia pensiun atau
buat kalau nanti ada yang masuk ke rumah
sakit, dia siapin rekening account
emergency khusus buat itu. Dan ternyata
karena dianggap sama bahwa rekening
nganggur sama dengan rekening judi
online, dia jadi kena freeze, mati
rekeningnya, enggak bisa diakses. Ini
bisa ciptakan permasalahan karena bisa
jadi ada orang yang orang tuanya sudah
mau meninggal harus bawa ke rumah sakit.
Rumah sakit minta duit, dia mau tarik
dari rekening dana darurat itu tidak
bisa akibatnya mati. Kita enggak tahu
juga berita ini benar atau enggak, tapi
banyak banget orang yang kesakitan.
Mereka enggak bisa ke rumah sakit ya
karena rekeningnya enggak bisa diakses.
Atau ada juga orang yang siapin rekening
ini buat tabungan anak di sekolah.
Ketika hari H sebentar lagi masuk tahun
ajaran baru, mereka enggak bisa masuk
karena apa? Rekeningnya diblokir. Kok
jadi biadab ini, Guys. Setuju enggak
loh? Kok ngeri banget ini? Ini duit-duit
dia sendiri kenapa dia enggak bisa
akses? Nah, ini jadi pertanyaan karena
gini ya. Ini gua mau ngomong soal
prinsip nih paling asasi nih. Dasar hak
asasi manusia ya. Lu enggak bisa ketika
berhubungan dengan seseorang atau
membuat kebijakan dengan asumsi semua
orang itu penjahat. Lu kan harus
berasumsi warga lu baik, rakyat lu baik.
Tapi ketika di kemudian dilakukan
dorman, dibekukan semua rekening, jutaan
rekening dibekukan tanpa ada proses
peradilan, tanpa ada proses hukum,
tiba-tiba rekening lu beku. Ini menurut
lu tindakan yang otoriter atau tindakan
yang demokratis? Landasan hukumnya apa?
Orang belum tentu salah sudah dihukum
dengan rekeningnya tidak bisa diakses.
Menurut gua ini artinya negara tidak
menghargai asas praduga tak bersalah.
Menurut gua ini adalah hal yang basic
loh as a human being ya. Dan sebagai
sebuah negara juga yang harusnya
melindungi negara ini harusnya
melindungi rakyatnya kok malah jadi
zalim ya. Iya enggak sih? Kenapa
tiba-tiba dilakukan itu secara masif
jutaan orang rekeningnya enggak bisa
diakses? Itu kan aneh. Jujur menurut gua
itu aneh karena seyogyanya lu pikir lagi
ya yang namanya PPATK itu kan pusat
pelaporan analisis transaksi keuangan.
Artinya ya konteksnya PPATK ini bukan
pengadilan mahasakti. Keputusannya bisa
memutuskan orang hidup dan mati. Enggak.
Dia bukan badan pengadilan, dia bukan
polisi, dia bukan jaksa. Hei, PPATK itu
cuman pusat pelaporan. Ya, lu ngelapor.
Namanya juga PPATK, lu bukan hakim, lu
bukan jaksa, lu polisi. Lu cuma ngelapor
kalau ada transaksi yang mencurigakan.
PPATK bawa itulah ke KPK, PPATK bawa
itulah ke polisi, PPATK bawalah ke
penegak hukum, nanti dibawa ke
pengadilan. Iya dong, logikanya seperti
itu dong. Terus tiba-tiba ini enggak ada
proses itu, enggak ada penyelidikan,
enggak ada penyidikan, enggak ada
pengadilan, langsung ke took palu
rekening lu beku. Kan aneh. Lu pikir
enggak sih logikanya dari mana? Ini gua
sangat-sangat kecewa. Jujur gua sangat
kecewa, sangat sedih. Ini betul-betul
contoh tindakan yang sangat otoriter.
Bukan karena gua jadi korban juga.
Enggak juga sih. Gua bisa pahami
landasannya. Tetapi yang gua bisa tidak
bisa pahami adalah kenapa ini dilakukan
secara masif tanpa pandang bulu dan
seolah-olah kita semua diperlakukan
seperti penjahat karena enggak ada
proses hukum, enggak ada odikasi, enggak
ada sosialisasi. Tiba-tiba jutaan
rekening dibekukan. Seolah-olah memang
lu adalah bandit, lu kriminal. Kalau lu
bukan kriminal, lu telepon. Loh, kok
jadi aneh? Malah kita yang harus
buktikan kita bukan kriminal supaya
rekening kita sendiri dibuka. Itu hak
kita itu punya kita. Kenapa jadi kita
harus yang membuktikan? Ya harusnya
mereka. Benar enggak lu? Setuju enggak
dengan itu? Bahwa dengan begini artinya
negara punya prinsip asas praduga
bersalah. Lu bersalah sampai kemudian lu
bisa buktikan. Kasih alasan-alasannya
telepon kasih buktinya lu enggak
bersalah. Kan aneh ya. Seharusnya
semuanya dengan itikat baik dong. Good
fai asas praduga tak bersalah. Tapi
kalau perlakuannya seperti ini, gua
justru jadi bertanya-tanya. Karena
semestinya pemblokiran itu, ini menurut
gua ya, itu seharusnya difokuskan pada
rekening tertentu aja yang punya pola
transaksi yang mencurigakan,
bukan ya diblokir semata-mata karena dia
enggak aktif. Aneh dong. Katanya lu
pusat analisis. Apa analisisnya? Kalau
kemudian lu enggak tahu apa yang lu
blokir, di sebelah mana analisisnya? Ya
kalau gitu lu blokir aja semua rekening
yang ada di planet bumi ini. Suruh
mereka kemudian minta maaf kasih barang
bukti buktikan dia tidak bersalah kan
gitu kan aneh. Padahal kan katanya lu
PPATK pusat pelaporan dan analisis lu
yang analisis lah. Gitu dong ini ya.
Kalau di Amerika ya kalau tiba-tiba
rekening lu enggak bisa diakses bisa
digugat lu ke pengadilan. Gugat itu
banknya langsung aja digugat dasar
hukumnya apa. Bapak diduga melakukan
kejahatan. Apa buktinya gua diduga
melakukan kejahatan? Kejahatan apa?
Kejahatan perdagangan, kejahatan
narkoba. Apa apa buktinya? Apa? Tanpa
bukti lu mau bertindak tanduk sendiri.
Seenak jidat digugat lu. Siap-siap ya.
Bank di Indonesia akan banyak yang
digugat. Kenapa? Ya karena rakyat
menjerit lah. Ini kan duit dia. Ini sama
aja lu menghalang-halangi dia mengakses
hartanya sendiri tanpa bukti yang jelas.
Lu kalau pikir dengan logika itu ya gua
bingung. Makanya banyak netizen ya malah
mendukung. Gua aneh aneh gua. Jujur. Apa
maksud lu? Karena kan esensinya ya PPATK
ya lu melapor kalau ini transaksi
mencurigakan atau tidak, ada
kriminalitas atau tidak dianalisis.
Makanya pusat pelaporan dan analisis
transaksi keuangan bukan pusat
pengadilan menentukan lu bersalah,
rekening lu stop, rekening lu diblokir.
Menurut gua ini udah keblinger. Jujur
aja, Guys. Sorry to say. Menurut gua ini
keblinger. Ya, gua berharap ya, gua rasa
dan gua yakin ya. Ya, pemerintah kita
seharusnya punya kewarasan lah buat
lakukan itu. Iya. Ya, ini kan lembaga
analisis ya. Mana hasil analisisnya?
Hasil analisisnya, Pak, ada puluhan juta
ini harus kita brokir.
Yang benar aja buktinya apa? Karena
kalau memang mereka lakukan ini dengan
akurat, tepata, presisi, seharusnya kan
enggak banyak yang komplain. Faktanya
ternyata banyak yang komplain, ternyata
tidak akurat. Ya, Pak. Tapi kan itu
rekeningnya udah dorman, ama. Urusan
gua. Iyalah duit-duit gua. Gua bayar
duit admin urusan gua apa urusannya sama
el? Oh, tapi ternyata kalau dipikir
lagi, good news nih, Guys. Buat kamu
para investor saham yang mau bergabung
di Benix Investor Group, sekarang kita
ada diskon khusus 17% hanya untuk 17
orang pertama yang mendaftar sebelum 17
Agustus 2025. Jadi, kamu dapat diskon
besar. Tadinya bayar Rp50 juta untuk
setahun, sekarang tinggal R1 jutaan
saja. So, tunggu apaagi? Segera
daftarkan dirimu sekarang juga loh.
Karena cuma di Benix Investor Group,
kamu bisa datang investigasi langsung
bareng Benix. Namanya big investigation
seperti investigasi BENXIX di perusahaan
kelapa sawit yang ada di Bangka
Belitung, perusahaan yang ada di
Sumatera, perusahaan yang ada di
Kalimantan, di Sulawesi, lu bisa dapat
akses langsung ketemu dengan direktur
perusahaannya, ngobrol bareng sama
manajemen perusahaannya, bahkan lihat
langsung operasional perusahaannya
seperti apa sih. Ingat ya, investasi itu
kan real, jangan sampai lu investasi
bodong. Itu namanya beli kucing dalam
karung. Makanya penting buat kalian bisa
ikut di Big Investigation. Bukan cuman
itu, Guys. Kita juga ada namanya Big
Gathering. Jadi, ini ngopi-ngopi bareng
santai lah. Kita selalu bikin nih ngopi
santai bareng Benix. Ada di Singapura,
ada di Jakarta, ada di Semarang, di
Jogja, di Bali, di mana-mana lah.
Teman-teman bisa ikut buat ngobrol
langsung tentang investasi kamu. Nah,
buat Teman-teman yang enggak bisa hadir
secara fisik, kita juga ada pertemuan
online. Jadi, sebulan ada tiga kali
every weekend live langsung sama Benix
bisa tanya jawab langsung soal
perjalanan investasi kamu. Kita juga ada
sharing, kamu bisa dapat rekamannya,
video-video edikasi khusus untuk Benix
Investor Group. Nah, yang seru kita ada
gala dinner. Next. Gala dinner itu di
tanggal 29 Agustus bulan depan. kamu
harus segera daftar karena kita akan
mengundang direktur dari perusahaan yang
omset-nya ribuan triliun, Guys, buat
berbagi ngobrol bareng gimana sih
strategi investasinya di tengah perang
tarif Donald Trump. Wow, emiten-emiten
apa aja yang siap atau bahkan enggak
siap? Tentunya sih dari setiap peristiwa
ada opportunity yang kita bisa dapat.
Makanya penting banget buat kamu bisa
join ke gala diner Benix setahun sekali
kita adakan next gala dinner di tanggal
29 Agustus 2025. Oke, guys. Segera
daftarkan dirimu sekarang juga. Ingat
ya, diskon 17% cuma untuk 17 orang
pertama yang daftar sebelum 17 Agustus
2025. Segera kunjungi www.benix.id atau
hubungi nomor yang ada di bawah ini
08113220886.
Yuk, segera gabung dan daftarkan dirimu
menjadi bagian dari komunitas saham
paling seru di Indonesia bersama Benix
Investor Group.
Ternyata kalau mau argumentatif ini gua
kasih bantuan nih buat pejabat-pejabat
yang enggak tahu cara jawab bisa lu
kasih argumentasi ternyata ada juga lu
rekening dorman itu dipakai buat dana
negara. Contohnya gini, orang dapat
bantuan bansos. Kalau lu kali 1 juta
orang 500 juta berarti ada 500 M
nganggur kan sayang duitnya bisa diputar
ke tempat lain bisa disita ya agak ya
mungkin juga begitu bisa tapi landasan
lu nyita ngambil rekening orang dorman
juga apa landasan hukumnya apa emang dia
lakukan kejahatan dengan terima dana
bansos kan enggak lu sendiri yang bagi
terus terserah dia dong mau pakai apa
enggak dia mau beli cendol dia mau beli
pensil atau dia enggak mau beli apapun
diamin aja di situ biar bunga berbunga
salah gua rasa enggak juga Jadi, gua
tidak melihat ada salah satu argumentasi
yang bagus, yang mendukung, kecuali
pemerintah bisa kasih pembelaan nih,
bisa kasih pernyataan yang membenarkan,
perilaku pemblokiran tanpa adanya
putusan pengadilan yang sah. Karena
akibatnya ini jadi asas praduga bersalah
lu semua. Apa enggak benar menurut gua
ini negara hukum loh. Ingat, negara
Indonesia berdasarkan hukum.
ini untuk memperjelas bahwa negeri kita
ini sebagaimana dirumuskan dalam
Undang-Undang Dasar 45 bahwa Republik
Indonesia adalah negara hukum dan maka
hukumlah yang mendasari semua
langkah-langkah kebijaksanaan
serta tindakan-tindakan kita semuanya.
Landasan hukumnya apa ya kita bisa
diblokir? Karena menurut gua rekening
menganggur bukan artinya kita rekening
judul, bukan artinya ini rekening
enggak, enggak ada hubungannya. Dan
sah-sah aja. Orang beli baju enggak
dipakai sah. Orang beli sepatu enggak
dipakai sah. Orang buka rekening bank
enggak dia pakai sah. Orang buka Netflix
dia enggak pakai sah. Jadi normal-normal
aja lah. Dan satu yang mengerikan ya
kalau ini terus-menerus dilakukan, ini
hati-hati ini harus hati-hati ya
pemerintah. Kalau ini terus-terus
dilakukan dan netizen makin banyak yang
panik, rakyat makin yang panik, yang
bahaya apa yang diserang? Apa? Trust.
Rakyat Indonesia lama-lama akan
kehilangan trustnya. terhadap sistem
perbankan Indonesia. Lama-lama dia akan
kehilangan terustnya terhadap tata
pemerintahan yang baik.
Kenapa ya duit-duit gua gua taruh ke
bank terus enggak bisa diakses? Kan
ngeri sih, Guys. Jujur aja. Dan menurut
gua logikanya gini ya. Kalau memang mau
disikat itu adalah judi-judi online,
kenapa enggak fokus pembekuannya?
Bukannya gua anti, karena gua senang
juga ngelihat data bahwa transaksi judul
itu turun 70%. Good news, bagus, PPATK
bagus. di sisi itu gua apresiasi. Tapi
jadi pertanyaan gini, ada orang yang
enggak bisa jadi ke rumah sakit, enggak
bisa berobat, isi rekeningnya cuman R
juta perak. Menurut gua orang judi
online itu apalagi lu mau incarannya
tentu bandar-bandar besar kayaknya
enggak ada gua lihat bandar itu isi
dompetnya atau isi rekeningnya cuman R
juta ya, Rp50 juta kayaknya enggak sih,
enggak masuk akal menurut gua. Akibatnya
kan orang yang jadi korban. Gimana kalau
enggak memang kalau visi misinya
menghentikan judi online, kalau lu mau
melakukan total freeze, total freeze
dilakukan terhadap rekening yang
jumlahnya di atas R juta spesifik atau
terhadap orang yang punya rekening di
atas R miliar isi rekeningnya. Lu freeze
dah itu. Kenapa? Kalau dia punya duit R
miliar, gua yakin besok keluarganya ada
yang masuk ke rumah sakit, gua yakin dia
enggak pusing bayar tagihan. Dia enggak
pusing kalau ada tagihan listrik. Dia
enggak pusing kalau ada bayar uang
sekolah anaknya. Yakin gua kalau duitnya
ada R00 juta yang nganggur atau 2 miliar
yang nganggur? Yakin gua. Tapi kalau
duitnya di bank cuman Rp7 juta, terus
tiba-tiba lu freeze. Padahal itu buat
bayar uang sekolah anaknya, buat bayar
uang vaksin, buat beli uang baju
anaknya, buat bayar berobat. Kan sadis
namanya lu. Sadis enggak lu? Coba lu
pikir buat orang-orang itu kan itu duit
yang penting. Kenapa enggak fokusnya ya
sikat yang bandar-bandar itu? Begitu
dideteksi ada transaksi yang mencurigan,
dormnya lama, isinya banyak. Kenapa
enggak itu aja yang giant-jant raksasa
itu yang difreeze dulu? Iya dong. Pakai
logikanya di mana ya? Kenapa ya malah
yang diserang yang kecil-kecil? Kenapa,
Guys? Coba lu pikir ya. Karena menurut
gua kalau dibicarakan Dorman atau enggak
ya rekening judul yang kecil itu ya
enggak Dorman lah. Dia aktif. Berarti
ada sesuatu hal lain nih yang sedang
berjalan nih. Apa ya? Mungkin yang mau
diserang adalah rekening-rekening
penampungan ya yang disiapkan yang
dibikin untuk menampung. Apa seperti
itu? Hm, membingungkan, Guys. Gua
sendiri juga gak tahu. Gelap. Memang
kayaknya gaya komunikasi pejabat-pejabat
ini agak aneh nih. Praharanya udah
sampai sekarang, tapi enggak ada
penerangan yang jelas kenapa ini
terjadi, kenapa kita harus terima fakta
ini, kenapa. Dan gua minta sih, gua
butuh banget sih. Tolong dong kasih tahu
kita edukasi kita rakyat ini. Kenapa ini
harus dilakukan? Karena menurut gua,
sebuah negara yang baik seharusnya
memperlakukan rakyatnya bukan seperti
kriminal, tetapi selalu menggunakan good
fate. Asas good fate, itikat baik. Asas
praduka bersalah. Lu setuju apa enggak?
By the way, guys, sebelum kita berpisah,
gua mau sedikit sharing juga ya satu
fakta yang menarik bahwa di Indonesia
itu ada lebih dari 630
juta rekening di Indonesia. Nah, 98%-nya
alias 619 juta rekening itu itu di bawah
R juta. Jadi, lu bayangin ya ada 600
jutaan rekening bank di Indonesia. Satu
orang gua yakin punya rekening banyak
lah, empat mungkin lima. itu ternyata
mayoritas 98% saldonya di bawah R juta.
619 juta rekening saldonya di bawah
Rp100 juta. Dari 619 juta rekening yang
saldonya di bawah R00 juta, ternyata ada
lebih dari 500 juta rekening yang sekali
pakai. Nah, jujur menurut gua ini juga
adalah salah satu hal yang membebani nih
sistem keuangan kita. Seolah-olah orang
Indonesia ini financial literacy-nya
sudah bagus. Seolah-olah Indonesia ini
penetrasi perbankannya sudah bagus.
Padahal enggak, karena masih banyak gua
ketemu orang di daerah yang enggak punya
rekening bank. Tapi dari fakta ini
terkuak bahwa ternyata ya lebih banyak
orang-orang yang punya satu orang punya
tujuh rekening, punya tiga rekening.
Sehingga tercatat seolah-olah jumlah
rekening bank kita itu banyak banget 600
jutaan rekening. Padahal penduduk kita
cuma 280 juta orang. Jadi ada yang salah
di sini atau jangan-jangan anak bayi
baru lahir juga dihitung punya rekening.
Kan enggak mungkin. Dan ternyata memang
terbukti 500 juta rekening itu dorman.
Nah, sisi positifnya dari sini ya, kita
bisa juga mulai program bersih-bersih
nih di sini nih. Bahwa jangan sampai
nanti banyak rekening-rekening yang
sudah tua, yang sudah mati, yang sudah
tidak aktif, tidak ada pemiliknya, tapi
digoreng-goreng karena gua tahu banyak
transaksi di media sosial bawah tanah,
aplikasi underground untuk jual beli
rekening bank dan biasanya digunakan
untuk transaksi ilegal. Jual beli mobil
bodong, jual beli surat-surat palsu,
jual beli materai palsu juga ada, jual
beli dan lain sebagainya. Nah, ini tentu
harus dibersihkan. Kalau arahnya memang
ke sana, gua dukung penuh PPATK. Ini
jujur gua mendukung penuh. Kalau memang
arahnya membersihkan rekening-rekening
bodong, rekening-rekening palsu,
rekening-rekening kriminal, itu gua
setuju. Tetapi kalau pakai konsep
blanket, total blanket semua dianggap
bersalah sampai dia terbukti sebaliknya,
semua freeze aja dulu. Menurut gua
ngaco. Terus apa gunanya kerja? Iya
dong, lu kan analisis ya, lu analisis
dong. Analisis aja dulu. Blokir aja
dulu. Semua orang pun setuju kalau
diblokir transaksi yang mencurigakan.
Semua orang pun setuju. Gua yakin rakyat
mendukung kalau rekening koruptor
diblokir. Gua yakin setuju. Rekening
kriminal, pembunuh,
bandar dibekukan. Gua yakin semua orang
dukung kok. Yakin gua. Tapi kan ini jadi
aneh. Seolah-olah rakyat yang enggak
bersalah jutaan orang bisa jadi dia
dianggap kriminal. Padahal belum tentu.
Nah, kalau menurut lu sendiri gimana,
Guys? Judi online ini memang udah sangat
mengkhawatirkan. Apa memang kita enggak
ada cara lain ya buat memberantas judi
online? Karena alasannya pemerintah buat
memberantas judi online nih, makanya
dibekukan. Atau ada cara lain, Guys,
buat membantu PPATK bisa melakukan
fungsinya pelaporan dan analisis
transaksi, bukan pusat pemblokiran.
Menurut lu, ada enggak cara yang lebih
smart gimana caranya negara bisa
memblokir rekening-rekening yang
mencurigakan? Jangan sampai ibu-ibu
memang butuh duit sekolah, anaknya, dia
bukan koruptor, cuma petani, tapi
rekeningnya kena blokir. Atau ada
anak-anak yang mau masukin rumah, orang
tuanya berobat ke rumah sakit, enggak
ada duit, mau tarik, enggak bisa. Dia
bukan bandal tapi kok enggak bisa kan
jadi enggak fair. Iya enggak sih? Ada
enggak sih solusi yang lebih jitu yang
lebih presisi, yang lebih tepat guna?
Gimana caranya PPATK ini bisa memblokir
secara lebih akurat? Bisa share dong di
bawah. Dan lu setuju enggak dengan
blanket teori ini bahwa langsung aja
semuanya di freeze dulu sambil jalan
kita analisis. Lu setuju enggak dengan
metode itu? Atau lebih bagus ya kerja
keraslah PPATK mana disurvei yang
benar-benar mana rekening yang benar dan
yang tidak benar. Menurut lu kalau ini
terus dilakukan, ini bisa menggerus
enggak sih kepercayaan rakyat terhadap
pemerintah? Dan yang paling bahaya,
menggerus kepercayaan rakyat terhadap
sistem finansial di Indonesia? Bahaya,
Guys. Karena lu sudah tahu dampaknya
kalau tiba-tiba orang melakukan bank
rus, enggak percaya lagi dengan sistem
perbankan, apa yang terjadi? Kris 98
terulang. Semua orang berbondong-bondong
narik duitnya dari perbankan, sistem
perbankan collapse. Akibatnya Indonesia
berada dalam titik krisis finansial
terburuk sepanjang masa. Lu pengen itu
kejadian enggak di Indonesia? Dan yang
terakhir ya, Guys, ini yang paling
penting karena ini channel investasi ya.
Kalau sistem blanket blokir ini
dilakukan secara masif, sebetulnya siapa
sih yang paling dirugikan dan siapa yang
paling diuntungkan? Dari situ lu pasti
tahu, oh, kenapa ini dijalankan, ya?
Oke, guys. Ditunggu pandangan kalian.
Segera like, share, and comment di bawah
ini. Semoga video ini bermanfaat. Salam
sehat, salam cuan. Bye bye.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:36 UTC
Categories
Manage