Kind: captions Language: id Indonesia dikadali, Indonesia dibohongi, Indonesia dibodohi, Indonesia kalah perang dagang dengan Amerika Serikat. Wah, ini ngeri banget, Guys. Apa tahu ini cuma narasi? Ya, bentukan asing, bentukan agen-agen George Soro supaya mengadu domba bangsa kita. Kalau lu punya otak, lu akan bertanya-tanya. Kalau Indonesia dirugikan, kalau Amerika Serikat yang diuntungkan, realitanya harusnya bangsa mereka senang. Iya dong. Tapi faktanya teman-teman tahu kalau orang punya otak pasti tahu Amerika Serikat itu yang dirugikan dan Indonesia yang diuntungkan oleh perang dagang ini. Dengan tarif 19% itu pun kita yang diuntungkan. Kok bisa? Kalau lu penasaran kita langsung lihat aja apa sih pernyataan sikap rakyat Amerika Serikat yang punya otak tentunya terkait perang dagang ini. Sebetulnya yang menang Indonesia apa Amerika? Dibanding lu bego dan lu asik aja kebawa narasi-narasi bentukan pengadu domba bangsa. Coba kita lihat realitanya seperti apa. Makanya lu jangan skip video ini, langsung kita lihat orang bule itu punya pandangan apa sih. Let's check this out. Jadi di sini ada orang bule ya. Orang bule ini orang Amerika Serikat ya. Dia bikin review tentang dealnya tarif perang dagang Indonesia Amerika Serikat. Nah ini menarik nih. Karena kita dapat kiriman video ini. Gua kaget juga ketika lihat ini. Oh gua kira Amerika Serikat itu blow on semua ya rakyatnya ya. Ternyata ada juga yang punya otak, Guys. Dan mereka tahu sebetulnya Donald Trump itu kena tipu sama Indonesia. Menarik nih. Yuk, kita lihat. So, it's a really crap deal. So, Donald Trump said today that he signed a new agreement with Indonesia and I'm going to expose a few points of it. I'm not going to do all of it because I don't have the time, but let me just go into something. So, first of all, let's talk about this. Donald Trump said that he has agreed with Indonesia to import US energy uh into Indonesia of $15 billion. It's going to be fantastic. This is amazing. Until you find out in 2024 it was actually 15.5 billion. So, Donald Trump has just lost the United States of America 00 million. Menarik tuh, guys. Menarik. Jadi menurut dia Donald Trump itu kena tipu sama Prabowo. Presiden kita lebih unggul, lebih pintar di situ kan Donald Trump gua berulang kali bilang di banyak podcast bahwa sebetulnya Donald Trump itu ketika mention atau ngobrol sama rakyatnya di pers itu dia sedang ngobrol dengan konstituennya. Mayoritas konstituennya adalah orang bodoh, idiot, petani di sana. Enggak ngerti apa-apa soal ini. Tapi mereka butuh narasi-narasi yang membangkitkan gairah nasionalisme patriotisme di Amerika Serikat. Bahwa Amerika Serikat negara adidaya. Negara Amerika Serikat berhasil menginjak-injak negara lain, negara Indonesia. Negara Amerika Serikat berhasil menang perang dagang lawan Indonesia. Faktanya tidak. Dia bilang gini, Donald Trump kan bilang, "Eh, kita berhasil loh menginjak-injak Indonesia. Indonesia wajib impor energi dari Amerika Serikat nilainya 15 miliar dolar." Nah, menurut hasil riset dia di sini Donald Trump itu bilang Amerika Serikat diuntungkan. Tidak betul. Karena sebetulnya negara kita memang hobi bareng impor. Dan tahun lalu aja menurut orang ini Indonesia itu impor energi dari Amerika Serikat senilai 15,5 miliar dolar. Yang artinya ada enggak ada perang dagang dengan Donald Trump? Berulang kali gua udah bilang Indonesia memang impor dari sana. Malah sekarang Amerika Serikat jadi rugi. Karena tahun lalu sebetulnya Indonesia impornya 15,5 miliar dolar. Tahun ini impornya cuma 15 miliar dolar. Di sini Amerika Serikat rugi 500 juta. Do lucu juga nih. Tapi nanti kita bahaslah ini benar atau enggak. Tapi memang realitanya memang ada enggak ada perang dagang ini. Indonesia hobinya impor minyak. Impor minyak dari Timur Tengah, impor minyak dari Amerika, impor minyak dari Amerika Serikat. Gas, LPG itu juga kita impor. So, this is true, woi. Padahal ketika di Indonesia orang udah kepanasan. Wah, Indonesia jadi budak Amerika Serikat. Enggak. Ini orang Amerika Serikat sendiri loh yang udah bikin pernyataan. Amerika Serikat kena tipu. Next. Good job, Sparky. Uh, second one, the 77s, the Boe uh triple7s that Donald Trump was talking about in regards to 50 of them. They're going to pick up 50 of them was agreed previously under Joe Biden and things stalled um because uh there were some bilateral agreements and trade agreements that needed to be sorted out. So, the the 50 Boeing 777s was a Biding deal that had lapsed. This isn't a Donald Trump deal. It's Biden. So while he is blaming Biden for everything, at the same time, he claiming Biden successes as his own. Oke, ini gua kasih tahu dan ini gua udah pernah cerita nih di podcastnya Ari Untung bahwa sebetulnya deal Boeing 777 banyak orang bilang, "Wah, Indonesia dirugikan." Gini gini gini, ada enggak ada Donald Trump orang Indonesia bisa bikin pesawat? Enggak. Enggak. Ada enggak ada Donald Trump dunia ini beli pesawat itu most likely cuman kedua perusahaan. Either Airbus punya Eropa atau Boeing punya Amerika. Udah itu doang ada enggak ada Donald Trump. Nah, sebetulnya Indonesia memang pengin beli. Udah dari 5 tahun lalu kita pun sudah mau beli di eranya Joe Biden. Tetapi waktu itu ada COVID sehingga rencana ini buyar. So, kalau dibilang ini adalah keberhasilan Donald Trump berhasil meningkatkan order pesanan ke pabrik Boeing, enggak. Deal ini udah terjadi sebelum Donald Trump naik jadi presiden. So, rakyat Amerika lagi-lagi kena tipu nih sama Donald Trump. Seolah-olah Donald Trump bawa mereka menang perang dagang sama kita. Sebenarnya enggak. Dan satu yang gua mau kasih tahu nih buat teman-teman ya, lu jangan bodoh. Lu harus pikir gini, yang impor itu semua sebetulnya siapa sih? Perusahaan atau negara? Sebetulnya yang impor adalah perusahaan. Nah, lu kalau punya mindset Indonesia ini banyak enggak perusahaan kendaraan? Ada rental mobil, ada taksi, ada truk, e kapal segala macam, ya. Jadi, Ediano Deday yang akan impor itu bisa jadi swasta loh, seperti Lion Air atau bisa jadi perusahaan juga Garuda Indonesia. Itu semuanya perusahaan, bukan negara yang akan belanja itu. Tapi ada enggak ada Donald Trump? Kalau lu pengusaha bus, kalau lu pengusaha truk, kalau lu pengusaha kapal, logikanya lu setiap tahun itu ada peremajaan. Lu harus ganti unit baru. Karena unit lama lu udah tua, lu harus crab, lu harus ganti karena faktor safety itu penting. Jadi, ada enggak ada Donald Trump? Memang perusahaan penerbangan Indonesia perlu beli pesawat terus setiap tahunnya. Either dari Airbus atau dari Boeing. Ada enggak ada Donald Trump? Tapi lu ketipu narasi seolah-olah di Indonesia dipaksa belanja Boeing. Enggak. Memang dari dulu kita belanja pesawat cuman dua itu, Guys. Terus orang pada bilang gini, "Eh, tapi kan itu pesawat bermasalah." Tidak. Itulah makanya penting lu rental otak, Guys. Sebelum komen lu kebawa narasi pembenci pemerintah, agen-agen asing ini. Apa yang mau diadu domba sama mereka? Oke, Boeing itu perusahaan jelek. Yang jelek memang perusahaannya jelek ya. Itu gua akuin sahamnya juga nyungsep toh. Tapi produknya ah produk kan ada banyak. Ternyata yang jelek itu bukan Boeing 777. Yang jelek itu adalah Boeing seri 737. Beda. Kelihatannya sama ya Boeing 7 ya tapi beda. Boeing 77 itu bahkan punya salah satu standar safety keamanan paling tinggi dan paling bagus di industri penerbangan. Kalau Boeing 737, nah ini ngeri. Seperti yang kemarin kasusnya L hampir 180 orang mati. Ethiopia ratusan orang mati. Total itu hampir 350 orang lah. Bermasalah memang pesawat 737 eh max ya yang punya si Boeing. Tapi kalau pesawat triple 7 kalau lu bilang itu pesawat bermasalah enggak. Karena by data itu ternyata salah satu pesawat yang paling aman di dunia. Jadi ya gua bongkar aja nih hoaks-nya yang disebar luaskan oleh kubu-kubu media peliharaan asing ini, Guys. Lu harus hati-hati. Makanya dalam melihat gimana ceritanya Indonesia dirugikan. Orang bule aja udah bilang kita itu yang diuntungkan. Donald Trump itu sibuk ngomong sama konstituennya, orang-orang bodoh yang nyoblos dia itu harus dikasih makanan. Seolah-olah dia presiden yang paling powerful di kolong langit ini. Faktanya, ternyata kalau lu punya otak, ya lu akan bikin analisis seperti dia. Eh, ada enggak ada perang dagang? Memang Indonesia itu harus upgrade pesawat, harus belanja pesawat. Ada enggak ada Donald Trump? Indonesia memang impor minyak dari Amerika Serikat. Dan ada lagi enggak nih? Coba kita next. Masih ada lanjutannya ternyata. Also, let's talk about the tariff. So, there's going to be a 19% tariff on Indonesia. And so, this is what Donald Trump actually said. They are paying 19% and we are not paying anything. That's not true. It's a 90% 19% tariff on everything from Indonesia that's important to the United States. Imported to the United States which means that that everything that is imported to the United States, the American consumer from the the products from Indonesia pays an extra 19%. He says we pay nothing. Actually, it's the Indonesians that pay nothing. Nah, ini gua udah pernah bilang. Jadi, gua pernah ngobrol sama salah satu direktur perusahaan Tbk di Indonesia perbankan. eh direktur tapi goblok gitu ya. Dia bilang Indonesia dirugikan karena akibatnya Indonesia harus bayar tarif 19%. Enggak bego. Lu kalau impor barang, katakan hari ini lu impor barang dari Tanzania gitu loh. Nabea masuk 10% lu impor R1 juta. Berarti di pelabuhan lu bayar cukai, ba impor, ba masuk whatever lu akan bayar ekstra Rp100.000. Jadi bayar Rp1.100.000. Nah, yang bayar Rp100.000 itu siapa? Yang ekspor atau yang impor? Coba lu pikir, ternyata yang bayar itu yang impor. Nah, dalam kasus perang dagang dengan Indonesia 19% ini kalau harga barang R juta berarti ketika kita kirim dari sini nilainya R juta nyampai di pelabuhan di Amerika Serikat yang bayar 19% which is R0.000 ekstra itu adalah importir di sana dan yang akan terbebani dengan 19% itu artinya rakyat Amerika Serikatlah yang harus bayar lebih mahal Rp1.100 Rp10.000. Sebelumnya cuman bayar Rp1 juta kalau enggak ada 19%. Nah, ini narasi yang suka dipakai untuk membohongi kalian sama media-media peliharaan asing. Bahwa seolah-olah Indonesia yang beli belanja barang jadi lebih mahal. Tidak bego. Yang bayar lebih mahal ya orang Amerika karena dia yang impor barang kita. Kita jual tetap harga Rp1 juta. Sekarang jadi 19% jadi Rp1.190.000. Yang bayar Rp10.000 siapa? Orang Amerika. Makanya lu jangan kaget di Indonesia orang pada panik. Seolah-olah Indonesia kalah nih perang dagang. Enggak. Di Amerika Serikat mereka kan punya otak ya. Mereka lihat juga eh yang dirugikan Amerika Serikat. Kenapa? Karena akibatnya mereka harus bayar barang yang sama dengan harga lebih mahal. Hmm. Pak kalau gitu kenapa enggak sekalian aja jadi 30% atau 50%? Enggak bisa juga begitu. Karena kalau terlalu tinggi barangnya jadi tidak kompetitif. Tetapi sangat bersyukur Indonesia karena di wilayah Asia Tenggara kita kan fokus di mana aparel, cloting, alas kaki. Kita termasuk negara yang produksinya paling tinggi dan tarifnya paling rendah. Karena kompetitor kita di bisnis sejenis itu Vietnam 20%, Malaysia 25%. So, kita diuntungkan atau dirugikan? Good news nih, Guys. Buat kamu para investor saham yang mau bergabung di Benix Investor Group, sekarang kita ada diskon khusus 17% hanya untuk 17 orang pertama yang mendaftar sebelum 17 Agustus 2025. Jadi, kamu dapat diskon besar. Tadinya bayar Rp50 juta untuk setahun, sekarang tinggal R1 jutaan saja. So, tunggu apaagi? Segera daftarkan dirimu sekarang juga loh. Karena cuma di Benix Investor Group kamu bisa datang investigasi langsung bareng Benix. Namanya Big Investigation. seperti investigasi BENXIX di perusahaan kelapa sawit yang ada di Bangka Belitung, perusahaan yang ada di Sumatera, perusahaan yang ada di Kalimantan, di Sulawesi, lu bisa dapat akses langsung ketemu dengan direktur perusahaannya, ngobrol bareng sama manajemen perusahaannya, bahkan lihat langsung operasional perusahaannya seperti apa sih. Ingat ya, investasi itu kan real, jangan sampai lu investasi bodong. Itu namanya beli kucing dalam karung. Makanya penting buat kalian bisa ikut di Big Investigation. Bukan cuman itu, Guys. Kita juga ada namanya Big Gathering. Jadi, ini ngopi-ngopi bareng santai lah. Kita selalu bikin nih ngopi santai bareng Benix. Ada di Singapura, ada di Jakarta, ada di Semarang, di Jogja, di Bali, di mana-mana lah. Teman-teman bisa ikut buat ngobrol langsung tentang investasi kamu. Nah, buat Teman-teman yang enggak bisa hadir secara fisik, kita juga ada pertemuan online. Jadi, sebulan ada tiga kali every weekend live langsung sama Benix bisa tanya jawab langsung soal perjalanan investasi kamu. Kita juga ada sharing, kamu bisa dapat rekamannya, video-video edikasi khusus untuk Benix Investor Group. Nah, yang seru kita ada gala dinner. Next. Gala dinner itu di tanggal 29 Agustus bulan depan. kamu harus segera daftar karena kita akan mengundang direktur dari perusahaan yang omset-nya ribuan triliun, Guys, buat berbagi ngobrol bareng gimana sih strategi investasinya di tengah perang tarif Donald Trump. Wow, emiten-emiten apa aja yang siap atau bahkan enggak siap? Tentunya sih dari setiap peristiwa ada opportunity yang kita bisa dapat. Makanya penting banget buat kamu bisa join ke gala diner Benix setahun sekali kita adakan next gala dinner di tanggal 29 Agustus 2025. Oke, guys. Segera daftarkan dirimu sekarang juga. Ingat ya, diskon 17% cuma untuk 17 orang pertama yang daftar sebelum 17 Agustus 2025. Segera kunjungi www.benix.id atau hubungi nomor yang ada di bawah ini 08113220886. Yuk, segera gabung dan daftarkan dirimu menjadi bagian dari komunitas saham paling seru di Indonesia bersama Benix Investor Group. So, kita diuntungkan atau dirugikan? Kita tetap diuntungkan. Mereka enggak ada pilihan lain. Apa jadinya mereka tiba-tiba harus pesan sepatu ke Singapura? Kan enggak mungkin gaji orang Singapura sudah naik tinggi. Atau mereka pesannya ke Cina, enggak mungkin. Cina tarifnya di atas 50%. Jadi produk kita tetap kompetitif sepanjang masih di rate itu dibawa oleh kompetitor-kompetitor kita yang lain. Ada Bangladesh, ada Pakistan, ada India. Jadi ini sebetulnya kalau orang yang punya otak dia akan lihat bahwa tarif 19% itu tidak merugikan Indonesia tapi merugikan rakyat Amerika sendiri. Next. Access market over0 million people. In addition, Indonesia will pay the United States a 19% terfunds they export to us, which means we will be paying that extra 19%. While US exports to Indonesia are to be tariff and non-terff barrier free. Not a great deal. If there's any transshipment from a higher tariff country, then that tariff will be added underto the tariff that Indonesia is paying. IE we are paying. Thank you for to the people of Indonesia for your friendship and commitment to balancing our trade deficit. We will keep delivering for the American people and the people of Indonesia. Thanks, Ronald. Oh, ini sama aja ya. Ini intinya si bule ini cuman bedanya yang tadi laki-laki ini bule perempuan, dia bilang apa? Sama juga orang Amerika Serikat lu jangan tolol-tolol banget lah lu dibegoin sama Donald Trump seolah-olah Amerika Serikat diuntungkan. Tidak. Dia sendiri sudah bilang banyak di sini orang-orang di Indonesia yang kira kita dirugikan. Padahal di Amerika Serikat sendiri rakyatnya mengakui Donald Trump kalah perang dagang sama Prabowo. Di Amerika Serikat sendiri bule-bule itu ya merekalah yang merasa sedih. Kenapa ya mereka sudah bilang di sini menurut mereka, menurut bule-bule ini tarif 19% buat barang-barang dari Indonesia yang masuk Amerika Serikat at the end of the day tidak merugikan orang Indonesia, tetapi merugikan masyarakat Amerika Serikat itu sendiri. Jadi ini yang gua bilang tadi ya, lu kalau punya otak pasti nyambung bahwa yang rugi orang Amerika Serikat, orang Indonesia untung. Nah, di sini J juga bilang kesepakatan ini bukan kesepakatan yang baik sebetulnya buat Amerika Serikat. Kenapa? Karena orang Indonesia pun kalau tarifnya jadi 0% ya bukan sertar-merta lu beli kulkas made in Amerika, lu beli motor made in America. Enggak, Bro. Walaupun ba impor 0% lu beli Harley Davidson tetap mahal. Lu beli mobil Ford dia ya tetap mahal. Memang daya beli kita udah kalah. Memang harga mobil dari segi currency juga udah kalah. Currency mereka terlalu mahal, terlalu powerful. So, apakah ini mengganggu Indonesia? Tidak. Mal ini bisa meningkatkan produktivitas kita buat impor alat-alat yang produktif, alat-alat kesehatan, alat-alat pertanian, meningkatkan produktivitas industri kita. Kita bisa beli mesin dengan harga lebih murah. Edianu Dede akan meningkatkan kapasitas dan ekonomi nasional kita juga. Mal ini bisa menguntungkan kalian loh, para produsen. Hmm, menarik nih. Kacamatanya ternyata beda ya. Ternyata orang Amerika Serikat itu merasa dirugikan. Ada lagi enggak? Coba kita lihat. Next. Trump just announced a new trade deal between the US and the Indonesia and is probably the best deal is so far. Firstly there on USA export to Indonesia. Secondly 19% of territors on Indonesia exposed to the USA. Indonesian opens up all the markets to the USA for the first time ever and is a huge package with 218 million people. Firstly, Indonesian will buy 15 million worst of US 4.5 billion in agriculture plus and 50 place. Honestly this is best to do possible even better than BMA which is a 20% but unlike of 50% export from China is 90% enough to Chinese transplment through Indonesia. Ini video dari orang Vietnam, Guys. Jadi, lagi-lagi bukan gua yang ngomong, tapi rakyat mereka sendiri terkencing-kencing, ketakutan. Karena menurut mereka kesepakatan tarif sebesar 19% ya buat Indonesia itu ini kesepakatan yang sangat bagus. Ini adalah best deal bahkan lebih baik daripada tarifnya Vietnam yang 20%. Jadi mereka sendiri panik. Mereka sendiri mengakui Indonesia itu dapat deal yang jauh lebih bagus dibandingkan rakyat Vietnam. Dan rakyat Vietnam juga semakin menangis. Kenapa? Karena buat orang Vietnam, kalau mereka terima barang-barang dari Cina namanya transhipment, orang Vietnam itu bakal kena tarif ekstra 40% dari Donald Trump. Nah, kenapa menurut orang Vietnam ya Indonesia itu dapat best deal, good deal dibanding Vietnam. Karena buat Indonesia ternyata kalau Indonesia transpen barang-barang Cina, jadi barang dari Cina masuk ke pelabuhan Indonesia repackaging atau ada value edit di situ masuk ke Amerika Serikat itu enggak dimention tarifnya berapa sama Donald Trump. Tapi kalau dealnya Vietnam dengan Donald Trump, kalau kedeteksi ada barang made in China yang dikirim dari pelabuhan Vietnam akan kena ekstra lagi tarif 40%. So menurut orang Vietnam sendiri sebetulnya Indonesia itu jauh lebih bagus dibandingkan deal-nya Vietnam. Wis menarik nih. Jadi makin banyak ya orang bule, orang luar negeri yang memang mengakui tarif kita itu jauh lebih unggul dibanding kompetitor. Makanya lu harus bertanya-tanya ya, kenapa media-media nasional masih banyak tuh yang berbicara tarif dagang ini seolah-olah Indonesia dirugikan atau apapun. Itu narasi-narasinya gua pikir kok pembodohan publik jadinya nih. Ini enggak benar sih menurut gua. Harus dilawan sih karena ya objektif lah. Kalau kita dalam posisi yang diuntungkan ya kita harus dukung. Kalau kita dalam posisi dirugikan ya kita harus tolak dalam kasus ini. Perang dagang ini gua sih yakin kita diuntungkan dan lu sudah bisa lihat itu kelate. Market is real. Market langsung merespon. So, teman-teman lihat IASG di Indonesia tambah naik atau tambah turun. Gua yakin akan tambah naik karena Indonesia diuntungkan di perang dagang ini. So, satu ketakutan terakhir yang dimention nih sama orang ini. Dia juga bertanya-tanya nih, apakah dengan tarif 19% cukup untuk menentikan Cina melakukan transhipment di Indonesia seperti yang dilakukan di Vietnam? Kalau menurut gua enggak. Makanya gua sangat yakin ini akan makin banyak pabrik-pabrik dari Cina yang pindah ke Indonesia. Bahkan pabrik dari Vietnam sekalipun bisa jadi ikut pindah ke Indonesia. Kalau enggak, pabrik-pabrik Cina di situ bakal kena tarif 20% tarif Vietnam plus tarif 40% ke arah transhipment. Mereka bisa kena tarif 60% dibandingkan resiko itu bisa menyerang mereka, ya better pindah aja sekalian dari Vietnam ke Indonesia. Jadi lu harus cermat ya kalau lihat ya Indonesia diuntungkan atau dirugikan. Karena faktanya Indonesia ya diuntungkan, Guys. Ya, dan seluruh dunia mengakuinya bahkan orang dari luar negeri sekalipun. Makanya lu kenapa bisa-bisanya ya masih kemakan omongan buzer-bzer, hater-hatter itu. Bingung gua. Next. Masih ada enggak susulan pengumuman Amerika Syarikat tentang tarif 25% ke atas Malaysia? Ramai yang tanya, tarikh ni dah mula ke? Okey, tarikh 25% ini hanya bermula pada 1 Ogos 2025. Pada masa ini kita masih dikenakan tarikh pada kadar 10%. Jadi, kita masih ada masa untuk meneruskan rundingan dan mencapai persetujuan. Oke, gua cutut. Gua cut aja, Guys. Sorry banget nih, Guys. Ini gua cut aja karena gua gak ngerti dia ngomong apa sih. Kayaknya dia gak bisa bahasa Indonesia. Sedih banget gua lihat dia. Tapi gua cut short aja lah. Dia mau bilang bahwa ya menurutnya Malaysia dalam bahaya karena Malaysia kena tarif 25%. Nah, Indonesia itu tarifnya jauh lebih rendah dari Malaysia. Kalau ini berlangsung terus dan Malaysia gagal berunding dengan Amerika Serikat, maka Malaysia ya bisa dirugikan. Yang Kamu God sekali lagi bilang, bisa jadi manufacturing pabrik-pabrik makin banyak yang tutup. dan pindah ke Indonesia. Nah, yang menarik ya sebetulnya banyak pengamat, ahli ekonomi, profesor-profesor di Malaysia itu yang setuju juga bahwa Indonesia itu sangat diuntungkan, bahwa Malaysia itu posisinya sangat dirugikan. Dan mereka penasaran kayak si Tengku ini dia juga bilang bahwa ya kalau Malaysia mau menang ya dia harus berikan apa yang Amerika inginkan. Kalau Amerika Serikat pengin A maka Malaysia harus kasih A. Kalau Amerika pengin B maka Malaysia harus kasih B. Nah, di sini kita bisa lihat memang Malaysia ini kemampuan negosiasinya sangat lemah lah. Makanya kalah sama Indonesia. Ya, kita harus akui nih Malaysia kalah bernegosiasi. Makanya kalau seandainya ini terus berlarut-larut, lu jangan kaget. Kemarin gua bikin video tentang demonstrasi massal di Malaysia. Banyak orang enggak terima. Menurut mereka itu demonstrasi palsul lah. Demonstrasi pakai AI lah, AI gigi lo. Enggak. Itu beneran orang di sana demonstrasi ya karena kondisi ekonominya enggak tambah baik tapi tambah buruk. Bukti yang paling nyata apa? Simpel gua ini investor. Lu lihat bursa effect Malaysia hari ini year to date itu udah minus 6% lebih. Bandingkan dengan bursa effect Indonesia year to date detik ini malah positif udah naik 6% lebih. Ini kan bak bumi dan yangang langit nih. Indonesia naik 6%, Malaysia nyungsep 6%. Lu mau ngomong apaagi? Ini bukti konkret bahwa emang ekonomi Malaysia makin nyungsep dan dirugikan dengan perang tarif ini. Dan kalau mereka makin memperlambat, makin bodoh, dan tolol, tidak bisa negosiasi dengan Donald Trump, terserah lu mau ngomen apa di kolom YouTube-nya Benix. Fakta berbicara. Bursa tidak bohong, market tidak bohong, Malaysia tambah nyungsep. Kurang kalau mereka tidak pintar bernegosiasi. Makanya gua tidak heran ketika gua melihat Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim hari ini terbang ke Indonesia mau bertemu dengan Prabowo mau ngapain main catur. Gua rasa tidak. Gua rasa dia minta bocoran. Dia mau berguru sama Prabowo. Gimana sih caranya ngomong sama Donald Trump? Gimana cara negosiasi dengan Donald Trump? Karena realitanya Malaysia, bahkan guru besar ekonomi, profesor-profesor di Malaysia memang sudah bilang pemerintahan Malaysia bakal jatuh kalau mereka tidak bisa belajar dan mendapatkan tarif yang lebih rendah dari Indonesia. A ngeri banget nih, Guys. Satu yang menarik ya dari orang Malaysia ya, para ahli-ahli ekonom Malaysia, gua sempat ngobrol di telepon juga. Ini beda dengan netizen Indonesia. Netizen Indonesia banyak goblok yang enggak pakai otak, main ngasal nyerang aja. Seolah-olah Indonesia dikadalin sama Donald Trump. Tapi kalau kita lihat ya pandangan netizen Malaysia, gua juga enggak masukin di sini karena terlalu banyak ya. Mereka banyak bilang tercapainya kesepakatan tarif 19% Amerika Serikat dengan Indonesia. Kan Indonesia dibilang itu menggadaikan negara sama netizen Indonesia. Tapi menurut netizen Malaysia enggak. Orang Indonesia itu salah memahami statement full aksesnya Donald Trump. Sebetulnya yang Donald Trump inginkan, Pamansam inginkan itu bebas eksplorasi sumber daya alam. Full akses yang dimaksud Donald Trump itu adalah full akses yang paling hebat sepanjang sejarah Amerika Serikat. Karena sekarang sektor pertanian dari Amerika Serikat bebas masuk ke pasar Indonesia tanpa bea masuk. Ya, sekali lagi gua bilang, ada enggak ada perang dengan Donald Trump? Indonesia memang impor kacang kedelai. Indonesia memang impor gandum dari Amerika Serikat dalam jumlah yang sangat besar. Ada enggak ada Donald Trump? Dan sekarang kalau bea masuknya jadi 0%, by the way dari dulu juga memang udah 0% ya bisa jadi lebih murah lagi loh harga makanan di Indonesia. Jadi sebetulnya kita diuntungkan. Tapi dasar ya banyak netizen di Indonesia itu buta. Mereka sudah tercuci otak dengan media-media propaganda asing ini. Sehingga mereka sibuk menghina hasil lobi perang tarif kita. Padahal ya realitanya negara lain cemburu dengan Indonesia. Filipina cemburu, Vietnam cemburu, Malaysia cemburu, bahkan profesor, guru besar ekonomi di universitas terbaik di Malaysia sampai bikin pernyataan di TV nasional. Dan lu enggak bakal pernah tahu informasi ini kalau lu enggak nonton channel Benix bahwa ya Indonesia menang besar di sini. Indonesia menang besar, Amerika Serikat kegoocek sama Prabowo. Donald Trumpcek sama Prabowo. Amerika Serikat kalah sama Indonesia. Amerika Serikat blink first. Realitanya Donald Trump kegoocek sama Prabowo. Nah, menurut kamu gimana, Guys? Lu penasaran enggak sih video rahasia tentang bagaimana reaksi guru-guru besar ekonomi di Malaysia terkait perang tarif ini? Apa betul mereka jealous? Apa betul mereka cemburu? Apa betul mereka pengin banget belajar gimana sih cara negosiasi Indonesia sehingga bisa menang, mengadali, mengangkangi Donald Trump? Kalau lu penasaran, segera like video ini. Begitu mencapai 24.000 likes, dalam 24 jam kita bakal rilis video khusus pernyataan guru besar ekonomi Malaysia bertekuk lutut mengakui kemenangan negosiasi dagang Prabowo. Kalau lu setuju kita bikin videonya segera. Pencet tombol likes di bawah ini. Oke, guys. By the way, menurut lu sendiri gimana ya? Sebetulnya Indonesia diuntungkan apa dirugikan sih dengan perang tarif ini? Kalau narasi-narasi di media nasional pada bilang Indonesia dirugikan, kok faktanya banyak orang bule, orang Amerika sendiri bahkan yang bilang Amerika Serikat yang dirugikan. Yang benar mana? Menurut lu gimana? Yang benar mana? Sebetulnya siapa yang dirugikan diuntungkan? Yuk, segera tulis pandangan kalian di bawah ini. Semoga video ini bermanfaat. Salam sehat. Salam cuan. Bye bye. [Musik] Yeah.