Kind: captions Language: id Good news, Xiaomi udah resmi menjadi raja handphone di Indonesia loh. Mereka baru aja resmi handphone baru namanya Pocho F7. Harganya cuman R jutaan. Nah, handphone ini begitu hebatnya mengguncang ya dunia handphone di Indonesia. Bahkan sampai disebut-sebut sebagai raja nih oleh YouTuber HP Indonesia, si Gadgetin. Nah, di sini lu bisa lihat bahwa Xiaomi itu berhasil membuat handphone yang namanya Xiaomi Pocho F7 ini dengan spek yang jauh lebih tinggi. Padahal harganya cuma R5 jutaan. Tapi speknya itu udah sama dengan Samsung Galaxy S22 bahkan S23 bahkan ada yang bandingin dengan Apple 16 yang harganya 32 jutaan. Gila loh. S23 itu harga Rp1 juta. S22 Galaxy itu harganya Rp1 juta. Tapi handphone Xiaomi 7 harga cuma R5 jutaan. Yang lebih hebat lagi lu kalau lihat di layar kaca bisa lihat performanya ya. Mereka pakai prosesor udah pakai Snapdragon 8 generasi 4. Jauh lebih hebat dibanding Samsung Galaxy S22 yang cuma pakai Snapdragon generasi 1. RAM-nya itu 12 GB, RAM-nya Pocho F7 Xiaomi, tapi RAM-nya Galaxy S22 cuman 8 GB. Layarnya Xiaomi lebih besar sudah AMOLED 6,8 inch. Tetapi Galaxy S22 cuman 6,1 inch, kamera juga sudah 50 megapel, dan baterai Xiaomi sudah 6500 mAh. Jauh lebih besar hampir dua kali lipat baterai Galaxy S22 yang cuma 3.700 mAh. Yang lebih gila lagi, harganya Pocho F7 itu cuma 5,6 juta. Padahal Galaxy S22 harganya sampai Rp13 juta. Dan dengan harga yang 50% lebih murah, Pocho F7 itu sudah 512 GB. Samsung Galaxy X2 cuma 256 GB. So, dengan begitu tingginya ya spesifikasi teknisnya Xiaomi F7, lu enggak bakal heran lah kalau dia bisa jadi raja handphone terbesar paling hebat di Indonesia di tahun 2025. Bahkan dari media detik aja itu dicatat bahwa Xiaomi kembali menegaskan, Guys, posisinya dia sebagai pemimpin pasar smartphone di Indonesia di kuartal 1 2025. Berdasarkan lembaga riset canalis, mereka sudah menguasai hampir 1/5 kue smartphone yang ada di Indonesia. Gila enggak? Ini artinya, Guys. Kalau lu pergi ke terminal, lu ada lima orang, lu jejin di terminal Kampung Rambutan, lu salamin satu-satu. Minimal ada satu orang handphone-nya Xiaomi. Jadi, di situ lu bisa lihat bahwa Xiaomi ini betul-betul ya menguas. Dan ini sebuah prestasi yang luar biasa, Guys. Karena berdasarkan data ya di tahun 2024 ya, peringkat satu itu di kuartal 1 itu ada Oppo, kuartal 2 itu Xiaomi, kuartal 3 balik lagi ke Oppo, kuartal 4 masuk merek baru namanya Transion. ini pegang merek banyak nih merek-merek yang cukup mutakhir ya harganya murah spesifikasi tinggi seperti Infinix, Techno sama Itel. Nah, ini artinya ya pertampuran handphone di Indonesia ini makin seru, Guys. Karena ya Xiaomi ternyata mengembangkan begitu banyak strategi jitu nih. Di tahun 2025 ini gua yakin ya mereka bisa jadi penguasa handphone di Indonesia. Dan Indonesia penting karena penduduknya paling banyak di Asia Tenggara. So, kalau lu menguasai Indonesia, lu sudah menguasai Asia Tenggara. By the way, kita kan channel investasi kok tiba-tiba ngomongin Pocho F7, Guys. Karena apakah ini ada hubungannya ya dengan joget Pocho-pocho? Tentu tidak. Karena yang kita mau obrolin adalah strategi juh-nya Xiaomi. Gimana sih dia bisa menjadi penguasa di Indonesia? Jadi Xiaomi ini kalau lu lihat dari namanya Xiaomi itu artinya beras lah atau ada filosofi dalam sebuah kehidupan. Terus me, me itu artinya impossible. Jadi, mereka mau berhasil menaklukkan. Mereka mau sukses menghadapi hambatan-hambatan yang mungkin bagi orang-orang biasa itu mustahil. Itulah visi misinya Xiaomi. So, enggak heran ya, perusahaan teknologi milik swasta loh di Cina ini yang didirikan di tahun 2010 ternyata berhasil membuat pendirinya yang namanya Lejun itu menjadi orang terkaya nomor 23 di China. Dan padahal perusahaannya baru lahir di tahun 2010 dan perusahaan ini berhasil mempekerjakan lebih dari 16.000 RIB karyawan dan memiliki aset lebih dari 46 miliar dollar alias lebih dari 750 triliun. Wow, perusahaan baru lahir loh di tahun 2010 sudah punya aset lebih dari R50 triliun. Dan menurut gua ini salah satu kisah sukses yang fenomenal ya. Kayak Warren Buffet lah. Dia mulai dari apa? Dari loper koran ngumpulin tutup botol Coca-Cola sebelum dia jadi investor hebat. Lejun ini foundernya, CEO-nya Xiaomi ini. Awal-awal dia mendirikan Xiaomi, dia sampai berdiri loh di pinggir jalan bagi-bagi brosur jadi SPG mempromosikan produk Xiaomi. Dan awal-awal dia bagi-bagi brosur jadi SPG di pinggir jalan. Ya, enggak ada yang mau beli produk dia, enggak ada yang percaya. Bahkan enggak ada yang mau ngambil brosurnya karena paha dia kurang seksi. Ya wajar aja orang dia cowok ya. Lu lihat video ini, gua rasa lu juga malas ambil brosurnya Xiaomi ini. Dia melihat genetika dia adalah di performa tinggi. Dia tahu ya sekarang itu pengambil keputusan untuk beli handphone bukan lagi baby boomers, bukan lagi GenX atau Millenials, no. Tapi Genzy. Dan Genzy ini hobinya apa? Cari endorfin, cari dopamin, bukan dari rokok, tapi dari main game online, dari Instagram, dari TikTok. So, mereka melihat bahwa Gen yang kuenya makin besar, populasinya makin banyak, akan semakin mencari handphone yang harganya murah tapi performanya tinggi dan cocok dipakai untuk bermain game. Artinya dia menyasar value for money untuk Gen ini hebat karena masih sampai detik ini gua enggak melihat ada handphone yang sama menggunakan strategi yang sama spesifik mau nyerang Genji. Wow, hebat nih. Jadi dengan berbagai kelebihan itu loh, lu bisa lihat bahwa Xiaomi ini sangat peka terhadap edit value produk mereka yang ada di atas industri pada umumnya. Contohnya apa di atas industri? Jadi edit value dia gini loh. Kalau dengan handphone harga R10 jutaan, handphone flagship, kalau storage-nya 512 GB, berarti harganya harus di atas Rp10 juta. Tapi baterainya cuma 3.000 mAh. Xiaomi enggak begitu. Xiaomi bilang, "Eh, gua juga bisa bikin handphone yang 512 GB." Tapi harganya di bawah R5 juta. Gua juga bisa bikin handphone dengan baterai dua kali lipat dari 3.000 mAh. Artinya 6.000 mAh dengan harga R jutaan. So, dia banyak memberikan value edit di hal-hal yang sebetulnya tidak normal pada industri handphone. Industri handphone terkenal buat nambah memori internal aja lu harus bayar R juta lebih, R juta lebih. Bahkan kayak iPhone. Nambah memori internal aja lu harus bayar sedemikian mahal. Enggak masuk akal. prosesornya sama, memorinya sama, isinya sama, software-nya sama, tapi cuma mau nambah kapasitas hardisk yang ada di dalam itu, lu harus bayar puluhan juta untuk upgrade dari 256 GB ke 512 GB, 512 GB ke 1 tera. Lu harus bayar berkali-kali lipat, tidak masuk akal. Xiaomi membongkar itu semua dengan menyajikan produk dengan internal memori tinggi, prosesor bagus, layar bagus, AMOLED dan segala macam dengan harga yang sangat dekat dengan kantong mayoritas Genzy. Jadi ini adalah game changer di industri handphone tanah air. Bukan cuma di tanah air sih, sebetulnya di India. Makanya lu jangan heran kalau bisnis handphone Xiaomi itu berkembang juga loh di pasar global. Lihat di layar kaca. Data menunjukkan ketika Apple berkurang kuenya dari 19% sekarang tinggal 18%. - 1%. Samsung dari 19% juga turun menjadi 18% alias 1%. Di saat yang sama, Xiaomi justru growing luar biasa. Naik 15% posisinya sekarang ada di peringkat 3 dunia. Dia sudah menguasai 14% kue handphone yang ada di dunia. Pendatang baru seperti Transion menduduki peringkat 4 dengan 9% dari market share dunia. Jadi dari sini lu bisa lihat ya teman-teman bahwa handphone Cina, teknologi Cina itu bukan makin basi, makin jelek, tapi ternyata makin canggih, makin modern, dan makin diterima oleh masyarakat di planet bumi. So, Teman-teman jangan kaget kalau dari sana lu bisa lihat teknologi seperti handphone aja mereka bisa bikin dengan hebat. Apalagi mobil, kereta, cepat, pesawat, tempur, rudal, dan lain sebagainya. Lu akan makin lihat barang-barang itu made in China. Jadi di sini teman-teman jangan heran ya, hari ini posisi Xiaomi ada di peringkat tiga dunia ya, dia di bawah Samsung dan Apple. Tapi dari growth yang mereka punya, mereka bisa growth 15% per tahun. Gua sih memprediksi hanya butuh 6 tahun lagi Xiaomi akan masuk menjadi peringkat satu dunia. Apalagi sekarang mereka sudah menciptakan seamless experience masuk ke teknologi lain yang berhubungan dengan baterai yang namanya mobil listrik. orang akan makin mencari ekosistem yang bisa membawa experience digital ke dunia nyata semakin real lagi. Jadi, lu dari rumah pakai handphone Xiaomi, speaker Xiaomi, kulkas Xiaomi, jam Xiaomi dan lain sebagainya, keluar dari rumah masuk ke mobil, tetap masuk ekosistemnya Xiaomi, handphone lu tetap seamless. Hebat. Makanya jangan heran kalau total produksi handphone Xiaomi di tahun 2024 itu sudah naik sebesar 15% dari tahun 2023. Di tahun 2023, Guys, mereka itu cuman ngejual 146 juta unit. Tapi di tahun 2024, shipment mereka itu sudah naik menjadi 168 juta unit. Artinya ada growth nih, growth-nya itu di atas 15%. Jadi, dari sini kita bisa lihat bahwa peringkat handphone Xiaomi itu bukan makin turun tetapi makin naik. So, teman-teman jangan heran ya by shipment ya dari perkembangan bisnis smartphone di dunia dari tahun 2020 sampai 2024 kita mencatat di tahun 2020 top three itu cuman Samsung, Apple, Huawei, Xiaomi ada di peringkat 4 tetapi masuk ke 2021 peringkat Xiaomi sudah naik. dia masuk top 3 sehingga top 3 di 2021 itu ada Samsung Apple Xiaomi dan ini terus bertahan sampai 2022 Samsung Apple Xiaomi. 2023 Apple Samsung Xiaomi. Jadi ada tuker-tukeran Apple dan Samsung masuk 2024 Apple Samsung Xiaomi. Jadi di sini kita bisa lihat Xiaomi growing. Tadinya cuman peringkat 4 ternyata sekarang dalam 5 tahun terakhir sudah masuk ke peringkat 3. Dan Benix memprediksi dalam 6 tahun Xiaomi ingat ya ini channel investasi ya Xiaomi akan masuk ke peringkat satu. Nah, ini sudah bisa dibuktikan dengan performa Xiaomi itu kelate ke kinerja sahamnya teman-teman. Kalau lihat ya dalam 5 tahun terakhir saham Xiaomi itu berhasil naik lebih dari 300%. Kamu bisa lihat di layar kaca. So, Teman-teman jangan heran bahwa dari semua data yang kita lihat, oh dia dalam 5 tahun terakhir berhasil naik kelas menjungkir balikkan. Oppo nangis terbirit-birit sehingga dia jatuh peringkat Oppo. Tetapi Xiaomi naik dari peringkat 4 ke peringkat 3 dan ini kita bisa lihat translate ke kinerja sahamnya Xiaomi. Maka jangan heran kalau dalam 5 tahun mereka berhasil masuk top three duduk sejajar bersama Apple dan Samsung. Artinya dalam 5 tahun terakhir Xiaomi berhasil sukses besar. Terbukti tidak terbukti? Teman-teman tahu 5 tahun yang lalu di tahun 2020 harga saham Xiaomi itu cuma 14. Hari ini harga saham Xiaomi itu sudah 59. Artinya ini saham dalam 5 tahun naik 300% lebih. Jadi fakta berbicara dunia nyata translate ke dunia saham. Xiaomi berhasil jadi raja di Indonesia, jadi raja di Asia Tenggara. Tinggal menunggu waktu dia akan jadi raja di dunia ini. Dan apa yang terjadi kalau kita bandingkan dengan Apple? Hai, gua Benix, the CEO of Benix Investor Group. Dengan lu bergabung bersama Benix Investor Group, lu bakal dapat ilmu investasi saham selama 1 tahun penuh. Dan bukan cuman itu, lu bakalan dapat strategi rahasia cuannya Benix ratusan bahkan ribuan persen cuma dari saham. Di Benix Investor Group, lu bakal dapat begitu banyak pelajaran investasi selama 1 tahun ke depan, Guys. Mulai dari sharing saham yang bagus bareng Benix setiap bulannya. Kita juga bakal update portofolio Benix dan kita juga akan membedah laporan keuangan setiap bulannya. Yang paling seru, kita juga bakal mengunjungi nih emiten-emiten yang ada di ISG supaya lu bisa ngecek langsung ini saham perusahaan bagus, perusahaan bodong atau perusahaan sampah. Kalau gua sih jelas gua enggak mau beli saham-saham perusahaan sampah. Nah, kalau lu gimana lu udah yakin portofolio saham lu udah bersih dari saham-saham perusahaan sampah ini. Kalau belum, mendingan lu segera sapu bersih deh kayak siem ini. Tahun lalu gua dan teman-teman di komunitas Sambenix saja udah cuan ratusan pers nih, Guys. Ini dari saham ANJT. Bisnisnya simpel banget, cuma jualan minyak goreng kelapa sawit. Lu juga pakai di rumah lu. Iya enggak? Iya, Pak. Ini juga pakai. Eh, stop, stop, stop, stop. Ini mah saman. Bahaya, Guys. Kolesterolnya tinggi. Lu masih suka buang-buang duit beli saham gorengan hasil rekomendasi grup saham bodong di sebelah yang hobinya jualan candlestick. Goblok, berhenti, Bro. Itu sih bukan investasi, itu juri. Dan kalau lu masih belum join sekarang juga, Guys, lu itu udah rugi banget. Soalnya tahun ini aja kita udah cuan 50% lebih loh dari saham parkiran mobil yang namanya IPCC. Jadi buat apagi L ragu bergabung di komunitas saham Benix Investor Group. Soalnya guys, tahun ini aja kita udah punya list saham-saham yang berpotensi memperkaya kita semua. So tunggu apaagi guys? Kalau lu mau cuan, segera daftarkan dirimu di komunitas saham Benix Investor Group sekarang juga. [Musik] Apple kita bandingkan dalam 5 tahun ini cuman bisa naik 120%. Tadinya harganya sahamnya 90-an dolar, hari ini 200. Hebat enggak? Hebat. Naik enggak? Naik. Tapi cuman 120%. Xiaomi karena ada growth dan growth-nya itu ekstrem 15% dalam 1 tahun, maka jangan heran dalam 5 tahun ini mereka berhasil mencatat pertumbuhan nilai sahamnya lebih dari 300%. Gila gila gila. Pada saat yang sama ya karena Samsung termehek-mehek ya jangan heran juga kalau sahamnya Samsung growth-nya ya sangat kecil. Samsung lu pegang dalam 5 tahun lu cuma berhasil cuan 12%. Sedih ya itulah realitanya. karena growth-nya itu sudah hampir gak ada lagi. Udah begitu banyak serangan. tadi ada serangan dari Transion, ada serangan dari Oppo, ada serangan lagi dari Xiaomi. Jadi udah makin tergencet nih bisnis handphone made in Korea. So, menarik nih melihat perkembangan investasi Xiaomi karena kita lihat o mereka makin berkuasa dan sekarang Gen loh yang naik down populasinya makin besar di Indonesia ini. By the way, selain faktor CEO ya, kita juga mencatat ada empat faktor kunci berkembangnya Xiaomi. Yang pertama adalah pengembangan inovasi Xiaomi, yaitu apa? IoT, internet of things. Di sini ya Xiaomi itu mau membawa experience. Dia mau menggabungkan dunia offline dengan dunia online. Hari ini mayoritas manusia itu menghabiskan waktunya di dunia online. Melihat layar komputer, melihat layar laptop, atau melihat layar smartphone, kita sudah menjadi manusia digital. Tetapi ketika kita lepas dari layar, kita berinteraksi dengan mesin cuci, dengan kulkas, dengan TV, dengan speaker, belum tentu kita masih ada di dalam dunia digital. Nah, Xiaomi pengin bawa experience itu lebih dalam lagi sehingga dia menggabungkan teknologi smartphone dengan hardware dan membuat ekosistem sendiri. Sehingga jangan heran sekarang Xiaomi ada bahkan penghisap debu Xiaomi, ada ngepel Xiaomi, TV Xiaomi, speaker Xiaomi, laptop Xiaomi, TV Xiaomi, sampai mobil pun Xiaomi. So, mereka sekarang punya misi dari rumah keluar rumah ada manusia dan mobil. Mereka akan sambungkan ini menjadi sebuah simless experience. Ini hebat. Ini hebat. Even Apple pun gagal. Dia tidak sanggup bikin mobil seperti Xiaomi. Tahu enggak kalian? Xiaomi udah bikin mobil loh. Jadi teman-teman jangan kaget kalau kalian bakal melihat produk-produk keluaran Xiaomi akan makin banyak lagi di Indonesia. Lu lama-lama bakal bingung juga nih ini Xiaomi apa IKEA ya? Kok barang-barangnya jadi banyak furniture. Tapi that's internet of things. Suka enggak suka itu harus terjadi karena manusia semakin digital. Dulu kita tahu cuman punya smartphone, experience digital. Sekarang enggak. Ada kulkas, speaker, CCTV, laptop, drone, coper, lampu pintar, air purifier, robot vacuum, power bank, smartwatch, mesin cuci, oven, electric scooter, rice cooker, dan lain sebagainya, Guys. Intinya adalah besok lu pergi ke toko furniture lihatnya Xiaomi. Hebat ya? Jangan heran juga, bentar lagi lu bakal lihat pakai baju, pakai sepatu pun mereknya Xiaomi. Ada digital experience di sana dan mereka tidak investasi dalam jumlah kecil loh, Teman-teman. Tahu di mereka itu udah investasi 100 triliun untuk AI dan internet of things di tahun 2020 sampai 2025. Dan ini berhasil membawa Xiaomi menjadi perusahaan yang besar. Oke, hebat. Jadi sebelum EAI itu booming, EA kan di Indonesia baru bookim belakangan ini ya. Ternyata Xiaomi sudah prediksi itu dari tahun 2020. Waktu itu orang lagi panik gara-gara COVID bentar lagi mati. Orang-orang semua pikir masuk surga ya. Cari supaya bisa masuk ke surga. Xiaomi cari cara supaya bisa menguasai dunia. Di tahun 2020 pandemi Covid mereka justru berinovasi investasi besar-besaran di bisnis AI. Hebat. Yang kedua, apa? Yang kedua adalah dukungan pemerintah. Ternyata penting loh dukungan pemerintah terhadap sukses story-nya Xiaomi. Ini teman-teman tahu ya, bisnis mobil itu bisnis yang sangat besar. Banyak negara pengin bisa masuk ke bisnis mobil. Karena kalau lu cuman jual kopi, berapa sih harga kopi dalam satu kontainer? Paling hebat 10.000 sampai 20.000 dalam satu kontainer. Tapi kalau yang lu ekspor mobil dalam satu kontainer, nilai mobil itu bisa sampai juta. So, that's a big difference. Jadi jangan heran kalau Cina pemerintahnya sangat pengin makin banyak ekspor mobil di Cina. Karena Cina sudah lihat Jepang kaya raya karena apa? Ekspor mobil Toyota dan kawan-kawan ada Suzuki, Daihatsung, Mitsubishi dan lain sebagainya. Jerman kaya raya kenapa? Karena banyak bisnis mobilnya. Ada BMW, Mercy, Porsche dan lain sebagainya. So, Cina lihat peluang ini juga dan mereka kasih insentif besar-besaran. Dikasih subsidi buat pengembangan mobil listrik, buat riset mobil listrik. Jadi hari ini kamu lihat ada begitu banyak ekosistem mobil listrik di Indonesia. Bahkan sejarah mencatat ada lebih dari 50 merek mobil listrik yang lahir di Cina. Karena pemerintah sangat mendukung. Mereka kasih subsidi mobil listrik besar-besaran. Mereka kasih pembebasan pajak, potongan harga. Mereka kasih pendanaan infrastruktur buat ngecas dalam jumlah besar. Pemerintah Cina spending 3.800 triliun, Guys, untuk mensubsidi ekosistem mobil listrik di China. itu udah senilai APBN Indonesia dalam 1 tahun loh, R.800 triliun alias 3,8 kuadriliun. Lu bisa beli dua Bank BCA tuh pakai duit subsidi pemerintah Cina tuh. Saking besarnya duit yang digelontorkan pemerintah Cina buat membangun industri mobil listrik di sana. Sementara Amerika Serikat duit yang dia kasih itu cuma 16 triliun, Guys. Makanya Elon Mas itu mencak-mencak dia gawat itu bisa kalah dia sama mobil-mobil made in China nih. Karena enggak didukung sama pemerintah. Pemerintahnya sibuk aja mendukung bisnis minyak. Ngeri. Ngeri banget. Nah, coba kita bandingkan ya dengan pemerintah Indonesia. Gimana ya? Indonesia kan berharap kita bisa ekspor mobil atau bikin mobil atau enggak usah mobil, becak listrik lah. Kita berharap kita bisa memproduksi becak listrik. Tapi faktanya ya, subsidi pemerintah Indonesia terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia itu cuman 23 triliun. Gila 23 triliun, Guys. Cina ngasih duit 3.000 triliun. Gila ini bumi dan langit. Makanya lu jangan heran kalau kita gagal bikin becak listrik tapi kita sukses impor mobil listrik dari Cina harganya lebih murah. Ya tapi ya enggak apa-apalah. At least mobilnya enggak pakai minyak bumi yang kita impor pakai dolar kan. Enggak. kita jalanin itu mobil listrik pakai batu bara asli made in Indonesia. Ya sudahlah, that's the reality. Tapi faktanya adalah Xiaomi berhasil meluncurkan mobil listrik secanggih ini. [Musik] Weh, keren ya, Guys. Tapi bukan cuma sampai mobil loh. di Cina itu bahkan begitu mensubsidi ya pengusaha-pengusaha di sana sampai Xiaomi ini sekarang bercita-cita menjadi pabrik industri semionductor terbesar di dunia. Dan ini penting sekali, Guys. Kenapa lu tahu enggak sih sekarang itu semua ada microchip. Lu nyetir, lu naik motor. Hal yang paling gampang lah. Lu naik motor sekarang pakai motor injeksi. Ya, itu ada ICU tuh orang pakai EU buat mendeteksi kapan harus fire, kapan harus bahan bakar di reserve, kapan harus ngrem, kapan harus keluar lampu se, kapan harus jalan ini proses pembakaran, proses listrik, nyalain lampu dan sebagainya. Itu dari mulai handphone, kulkas, speaker sampai mobil itu udah pakai microchip itu. Dan ini penting bisnis semiconductor karena kalau lu enggak dapat akses terhadap microchip, lu enggak bisa bikin pabrik handphone, lu enggak bisa bikin pabrik mobil. Hari ini ada lebih dari ratusan microchip di dalam satu buah mobil, Guys. Gila, belum lagi alat-alat medis, MRI buat scan, buat masukin kateter ke dalam badan lu, itu semua pakai semiconductor, Guys. Dan Cina lihat ini. Oh, kalau gua mau jadi penguasa teknologi di dunia ini, gua harus menguasai bisnis mikrochip. Gua harus mempelajari bisnis semiconductor. Dan hari ini Cina berhasil menjadi negara keempat penghasil semikonductor terbesar di dunia untuk handphone dan mobil. Dan kalau mereka udah bisa kuasain ini, berarti tinggal tunggu waktu lu bisa lihat robot. Robotnya ada di mana? Ada di kulkas di rumah lu, ada di sepatu, ada di baju, ada di lemari, TV. Begitu pentingnya bisnis mikrochip ini karena semua sekarang akan masuk ke era digitalisasi. Inilah Robi, robot polisi Indonesia. Nah, yang keempat keuntungannya apa buat Xiaomi? ya karena pemerintah itu mendukung banget ya bisnis semiconductor. Sekarang itu bahan baku semicondu tuh melimpah ruah buat bikin baterai EV, buat bikin baterai handphone, bahkan buat bikin handphone sendiri itu banyak banget di Cina dan mereka impor itu dari Indonesia. Oh, ternyata sukses story Xiaomi juga gara-gara Indonesia. Indonesia banyak membantu bisnis-bisnis semikonductor teknologi di luar negeri supaya mereka dapat impor nikel dari Indonesia. Karena selama ini mereka diblokade. Mereka enggak bisa beli barang itu dari luar negeri. Semua orang anti China. Amerika anti China. Dimikan teknologi di China. Bahkan Huawei aja udah enggak bisa jualan ke Amerika Serikat. Huawei is very dangerous. You look at what theyve done from a security standpo from aitary standpoint. Semuanya dihabisi. Tapi untungnya ya bagi China mereka punya mitra bisnis namanya Indonesia. untuk menjadi raja semikonduktor, untuk menjadi raja teknologi digital, lu butuh namanya nikel. Dan mereka berhasil mendapatkan nikel itu dari Indonesia. Jadi, Teman-teman, menurut data China itu berhasil menjadi negara terbesar dalam hal konsumsi nikel di dunia ini. Dia berhasil mengkonsumsi hampir 50% total konsumsi nikel yang ada di dunia. Khusus untuk industri stainless steel hingga industri mobil listrik. Dan ini sebenarnya kabar baik buat kita karena kalian tahu ya Indonesia diserang sama Barat. Jadi produk nikel kita itu udah kayak sawit nih di blokade di mana-mana susah masuk ke negara barat. So China menjadi mitra dagang yang saling menguntungkan sebetulnya buat kita. Meskipun mereka sempat masuk daftar blacklist Amerika. Mereka sempat diband teman-teman tahu gara-gara perang dagang Trump ya di 2021 ya Xiaomi aja sampai masuk dalam daftar hitam Amerika Serikat. Walaupun sebetulnya habis itu kan Trump jatuh naik Joe Biden ya. Xiaomi resmi dihapus tuh dari daftar blacklist Amerika Serikat. Tetapi ini menjadi catatan bahwa dunia geopolitik sangat berhubungan erat dengan bisnis kalian. Dan ini pada akhirnya juga berpengaruh ke portofolio saham kamu. Jadi kalau lu menjadi investor saham tapi lu tidak peka dengan geopolitik dunia, hati-hati lu bisa nyungsep. Makanya lu buruan gabung ke Benix Investor Group. By the way, lu penasaran enggak sih kenapa Xiaomi sampai di Blacklist ya sama Donald Trump? Ternyata karena CEO-nya Legun itu tadi pernah dapat penghargaan nih dari pemerintah Cina karena dianggap berhubungan dengan militer yang ada di China. Dia menang penghargaan sebagai pembangun sosialisme yang luar biasa dengan karakteristik Tiongkok. Intinya dia dianggap membangun ya teknologi di Tiongkok. Nah, penghargaan ini dikasih oleh Kementerian Industri dan Informasi Teknologi yang ada di Cina. Di sini kayak Kemen Rist lah. Kemench sama Winfo jadi satu. Itulah kementerian di Cina. Ngasih u nih ke Legu nih. CEO-nya China dianggap sebagai ah berarti ada kolaborasi nih antara Xiaomi dengan industri militer di China. Padahal mungkin ya mungkin iya atau mungkin enggak kita enggak ada yang tahu. Tetapi menurut Donald Trump ini sebuah bentuk afiliasi terhadap militer. Amerika Serikat harus hati-hati terhadap Xiaomi. Tapi kan lu investor ya, lu pasti lihat juga aspek bisnis di sini. Lu tahu dong merek terkenal di dunia valuasi paling tinggi adalah merek Apple. Itu adalah merek Amerika Serikat yang merasa terancam. Teman-teman tahu Xiaomi memang udah masuk lama dari tahun 2014 tapi market share dia cuman 0,01%. Jadi sampah nothing lah. Orang enggak ada yang lihat. Tetapi dia mencapai market share terbesar dia itu di tahun 2021. Di tahun yang sama ketika dia diband. Artinya di sini sebelum dia sempat berkembang lagi dia digencet. Di tahun 2021 market share Xiaomi berhasil mencapai 0,83%. Itu titik tertinggi dalam sejarah Xiaomi di Amerika Serikat. Tetapi sebelum dia masuk ke 1%, sebelum dia membahayakan Apple, dia sudah dihancurkan. Makanya dia di Blacklist. Syukur Joe Biden naik ya. Joe Biden naik, blacklist-nya dibuka dan per tahun 2024 market share-nya akhirnya resmi tembus 1,1%. Dan hanya tinggal menunggu waktu, Guys, gua yakin market share Apple dan Samsung akan semakin tergerus selama Xiaomi tidak dicurangin lagi nih. Nah, yang paling penting, Guys, kita sekarang ngomong tahun 2025, era di mana banjir mobil EV di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Xiaomi ini begitu hebat loh teknologi handphone-nya dia. Dan handphone itu berbicara tentang teknologi komunikasi. Handphone itu sangat kompleks. Di dalamnya ada prosesor, ada memori, ada hardisk buat penyimpanan data, ada tempat buat transmisi wireless receiver, buat komunikasi data secara wireless. Begitu kompleks, bahkan lebih kompleks dibandingkan bikin mobil. So, enggak heran ketika kemudian Xiaomi hari ini ternyata mata-mata orang-orang yang memperhatikan Xiaomi itu bukan cuma pemain handphone sampai produsen mobil salah satu yang paling besar di Amerika Serikat, CEO-nya Ford itu sampai datang ke Cina ambil mobil Xiaomi, dia culik dan dia bongkar di Amerika Serikat karena dia takut dan dia yakin Xiaomi akan menjadi penguasa dunia mobil. Kok bisa? Begitu takutnya si Elford yang namanya Farle ini dia sampai bikin statement seperti ini. I don't like talking about the competition so much but I drive the Xiaomi. We flew one from Shanghai to Chicago and driving for six months now and I don't give it up. Kekuatan China di dunia kendaraan listrik itu betul-betul powerful. Teknologinya dan simless digital integration-nya itu betul-betul luar biasa. Dia sampai bilang orang Cina ini mereka mempunyai teknologi kendaraan yang jauh lebih superior. Bahkan Huawei dan Xiaomi itu ada di setiap mobil. Lu masuk ke mobil itu, lu enggak usah lagi connect-koneekin handphone lu. Secara otomatis lu akan mendapatkan pengalaman digital experience lu di-copy paste ke mobil itu. Jadi udah enggak perlu lagi lu mau nonton YouTube kek, mau pakai Google Map kek, semua udah terintegrasi semua. antara dunia handphone dengan dunia mobil udah enggak ada perbedaan. Ini kontras banget nih perbedaannya dengan teknologi yang ada di kendaraan-kendaraan yang ada di Amerika Serikat. Kenapa? Karena di sana raksasa teknologinya seperti Google sama Apple mereka enggak mau bekerja sama dengan perusahaan otomotif. Mereka melindungi data customernya jangan sampai bocor. Akibatnya enggak ada digital experience yang sama dibandingkan dengan mobil Cina atau handphone Cina. Bahkan saking hebatnya teknologi listrik Cina ya, Farle itu sampai memuji kehebatan mobil listriknya Xiaomi. Di acara yang namanya Aspen Adidas Festival di tanggal 27 Juni kemarin, Farley itu sampai syok dan dia mengaku, "Saya merasa rendah diri. Saya merasa minder ketika dia melihat mobil-mobil Cina ini, mobil-mobil listrik Cina ini sangat-sangat superior. Mobil Xiaomi ini luar biasa ajaib teknologinya dan ini sangat jauh mengalahkan teknologi yang ada di dunia Barat. Jadi dari sini kita bisa lihat, Guys. Lu bayangkan, ya. CEO mobil terkenal Amerika Serikat, Farley dari Ford itu sampai mengakui kehebatan mobil listrik negara Cina yang dimusuhi Trump ini. Berarti kan ini indikasi positif bahwa Xiaomi is doing the right thing dan pengusaha Amerika berjalan ke arah jurang kiamat gitu loh. Ini fakta. Jadi hebat sekali Xiaomi bisa melihat masa depan ya sehingga dia semakin gencar membuat ekosistem internet of things yang terhubung secara hardware dan software dengan mobil yang kamu pakai. Sementara di saat yang sama Samsung dan Apple itu stuck di dunia Flintstone zaman dinosaurus. Mereka cuma bisa berkomunikasi sesamanya doang. Contoh lu pakai FaceTime, lu cuma bisa pakai FaceTime dengan sesama lu doang. Sedih banget. Zaman dulu masih ingat WhatsApp aja cuman bisa komunikasi dengan WhatsApp Android. Apple enggak punya WhatsApp. Lu masih ingat enggak zaman itu? Sedemikian kakunya pengusaha Amerika Serikat, mereka takut berinovasi dan mereka hanya mau mengembangkan ponsel atau teknologi yang tidak terhubung dengan ekosistem hardware lain saking jaga gengsinya mereka. Tapi sebetulnya salah enggak sih apa yang dilakukan oleh Samsung, Korea dan Apple, Amerika Serikat? Mungkin enggak juga sih. Mungkin enggak karena memang ekosistem mereka powerful dan mereka mungkin memang bisa hidup di dunia ini tanpa bantuan orang lain, tanpa perlu kolaborasi dengan orang lain mungkin. Tetapi faktanya kalau lu tidak melakukan kesalahan apapun, Apple dan Samsung tidak melakukan kesalahan pun, lu tetap bisa kalah di dalam dunia yang begitu cepat ini perubahannya. Dan ini diakui oleh Nokia. Si Nokia itu bahkan sampai bilang, "We didn't do anything wrong but somehow we lost." Dia enggak bikin kesalahan, tapi Nokia bangkrut. Di sini kita lihat bahwa sifd itu betul-betul humble menurut gua. Dia akui Cina canggih, Cina hebat dan dia mau bikin join venture sama Xiaomi. Dia mau ada kolaborasi antara Ford dengan Xiaomi. Dia mau mengakui kita ketinggalan zaman, Bro. Amerika Serikat cuma bisa bikin mobil teknologi dinosaurus, Bro. Apakah dari sini kita bisa lihat bahwa ini adalah bukti bahwa era mobil bensin, mobil dinosaurus itu sudah selesai, sudah punah, sudah binasa. Memang ini membuktikan bahwa teknologi mobil listrik jauh lebih superior, Xiaomi jauh lebih hebat dan kita harus mau merendah, kita mau harus belajar dan mengakui bahwa teknologi Cina itu luar biasa berkembang pesat sampai mengalahkan Amerika Serikat. Apakah kita sudah di level pengakuan yang sama dengan CEO-nya Ford? Dan menurut kalian ya, Indonesia harusnya mengambil langkah apa ya? Karena Cina betul-betul secara aktif berkontribusi pemerintahnya mensubsidi besar-besaran dari sisi perpajakan, dari sisi insentif, dari sisi infrastruktur supaya pengusahanya bisa menang di dunia internasional. Menurut kalian apa yang harus dilakukan oleh pemerintah Indonesia ya supaya kisah sukses story Indonesia bukan cuma ekspor keripik tempe dari Malang ke Amsterdam? Enggak dong. Kapan ya kita bisa ekspor yang jauh lebih bergengsi? Value per containernya jauh lebih besar dibanding cuma sekedar ekspor batu bara atau palm oil. Menurut kalian apa sih yang harus dilakukan pemerintah kita ya supaya kita bisa punya produk yang go global tapi bukan produk tempe bacem. Dan jangan lupa kasih komentar menurut kalian Xiaomi bakal tambah sukses enggak dalam 5 tahun ke depan atau jangan-jangan mereka justru makin ditindas sama kompetitornya sama Apple dan Samsung. Dan apakah ramalan Benix akan menjadi kenyataan bahwa Xiaomi bisa menjadi penguasa dunia dalam 6 tahun ke depan menaklukkan Apple dan Samsung? Kalau itu betul terjadi, lu sudah tahu dong bagaimana nasib dan masa depan saham Apple dan Samsung. Menurut kalian gimana, Guys? Gimana sih proyeksi 56 tahun ke depan terkait dunia teknologi ini? Oke, ditunggu ya analisis kalian. Segera komentar di bawah ini nasib masa depan Apple, Samsung, dan Xiaomi dalam 56 tahun ke depan. Ditunggu komentar kalian. Jangan lupa like and share video ini. Jangan lupa subscribe juga. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [Musik]