Transcript
C1GOPDBuJJc • RI Economy IS THREATENED! Sri Mulyani Speaks Up on Middle East War & Rising Oil Prices!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0383_C1GOPDBuJJc.txt
Kind: captions
Language: id
Guys, ngeri banget nih, Guys.
Teman-teman tahu enggak, perang Iran
versus Israel sudah jadi nyata. Nah,
mereka bukan lagi cuma tembak-tembakan,
tapi sekarang mereka udah sampai saling
menghancurkan bahkan saling membunuh
pejabat tinggi di negara-negara itu. Dan
yang lebih sadis lagi ya, udah banyak
gedung apartemen, kompleks perumahan
baik di Israel maupun di Iran yang
hancur lebur. Dan bahkan warga sipil itu
udah jatuh korban nih. Jadi korban jiwa
bukan cuma pihak militer, tetapi
warga-warga sipil diperkirakan sudah
lebih dari 200 orang yang meninggal
karena konflik ini. Dan ketika video ini
dibikin, tadi malam baru saja juga
dinyatakan bahwa Iran meluncurkan lagi
lebih dari 400 rudal ke arah Israel. Ini
luar biasa sih, karena ternyata kualitas
rudal yang dikirim Iran kali ini beda
banget dengan rudal-rudal cap kaki lima
ya, yang bisa ditembakkan dari Hamas
atau Lebanon atau dari Yemen. Beda.
Ternyata rudal Iran ini jauh lebih
berkualitas bahkan sampai memakan korban
jiwa petinggi militer Israel. Anyway,
kenapa kita bahas Iran Israel ini
ternyata ada hubungannya ya dengan video
yang gua dapat kiriman. Eh, pas banget
rupanya menteri favorit kalian, menteri
anti resavel, menteri abadi, siapapun
presidennya, dia menteri keuangannya Sri
Mulyani lagi-lagi baru saja membuat
pernyataan yang luar biasa terkait
dengan perang Iran dan Israel ini
kemungkinan besar bisa mempengaruhi isi
kantong kamu, mempengaruhi isi dompet
kamu. So, lu jangan skip video ini. Kita
lihat aja yuk video apa sih yang dikirim
oleh followernya Benix. Let's check this
out.
Seperti diketahui teman-teman semua,
hari ini mungkin hari ketiga terhadap
mulai pecahnya perang Israel dengan
Iran. Dan ini telah menyebabkan langsung
pada hari pertama harga minyak naik
lebih dari 8%. yang tadinya pada kisaran
di 70 bahkan di bawah 70 untuk brand itu
terjadi kenaikan lonjakan bahkan
tertinggi sempat mencapai 78 US Do per
barel naik hampir sekitar 9% meskipun
kemudian sekarang mengalami koreksi di
75 ee dolar per barel. Namun ini adalah
sesuatu yang memunculkan selalu adanya
suatu event atau kejadian yang bisa
langsung mempengaruhi secara sangat
signifikan terhadap kondisi perekonomian
baik melalui harga komoditas maupun dari
sisi nilai tukar, suku bunga, dan
capital flow. Inilah yang sedang akan
terus kita hadapi
menghadapi geopolitik yang makin
meruncing. Oke, Guys. Jadi, ini
betul-betul berita yang tidak
menyenangkan bagi teman-teman yang
hobinya memvina Iran. Kenapa? Karena
dari kemarin mereka bilang, "Ya, ini
cuma akting doang nih perang Iran sama
Israel. Mereka kan sebenarnya saudara,
mereka ini bersekutu, mereka ini lagi
aking. Padahal sebetulnya mereka ini
satu badan, satu tubuh. Kepala lu
peangiran Israel ini kurang serius
apalagi nih saling bunuh satu sama lain.
Enggak. Tapi memang lu kebanyakan makan
doktrin doktrin kiriman dari sekutunya
Zionis. Salah satunya kerajaan favorit
lu. Makanya lu percaya bahwa perang ini
semua anak hacking. Tidak betul.
Faktanya hari ini perang Israel Iran
dampaknya itu bahkan sampai mempengaruhi
Indonesia. Jadi berita yang digambarkan
oleh Sri Mulyani ya, harga minyak itu
akan terus naik tinggi. Lu harus pikir
dong itu menguntungkan siapa? Makanya lu
jangan heran kalau sampai detik ini Arab
Saudi ya diam-diam bae malah happy.
Kenapa dia enggak berani sih menguntuk
Israel? Kenapa dia enggak berani sih
membela bangsa Palestina yang ditindas?
Kenapa hanya Iran ya yang berani
menyerang Israel? Jadi simpel aja. Kalau
perang ini makin parah, makin banyak
orang-orang yang mati bergelimpangan di
Palestina, Arab Saudi tambah kaya raya.
Simpel aja. Jadi, terus ngapain harus
dihentikan perang ini? Win-win solution.
Ini faktanya apa? Hari ini negara
eksportir minyak yang terbesar di dunia,
salah satunya ya Arab Saudi. Dan fakta
berbicara, hari ini harga minyak naik.
Mereka happy atau senang? Itu logika
yang lu harus gunakan. Ketika lu
bertanya-tanya, "Sebenarnya yang
diuntungkan di sini Iran. Gimana
ceritanya Iran yang diuntungkan?"
Udah tentu bukan Iran, Guys. Tetapi
sekarang yang kita mau bicarakan adalah
Indonesia, Guys. Konteksnya adalah
ketika semakin parah nih peperangan
antara Iran dan Israel suka enggak suka
akan mempengaruhi kamu. Kenapa begitu?
Karena Indonesia per hari ini hobi kita
adalah memperkaya orang Jepang. Kok
bisa, Pak, hubungannya sama Jepang apa,
ya? Ya, lu kan tiap hari hobinya bakar
duit dalam bentuk bensin untuk
memperkaya pengusaha-pengusaha otomotif
Jepang yang mendapatkan omset triliunan
dari darah dan keringat orang Indonesia.
Lu diperbudak sejak berpuluh-puluh tahun
untuk menjadi dan melayani kekuasaan
kerajaan Jepang. Dan lebih gila lagi,
sambil lu memperkaya mereka, lu juga
wajib beli minyak yang diimpor dari
Timur Tengah. Buat diapain? Buat
dibakar. Supaya lu bisa pindah dari
titik A ke titik B. Lu bakar duit, bakar
minyak itu. Dan minyak itu kita beli
pakai apa? Minyak itu kita beli pakai
dolar. Kita impor minyak itu dalam
dolar. Nah, ketika harga minyak dunia
makin naik, Indonesia posisinya rugi dua
kali. Pertama, Indonesia bukan produsen
minyak. Indonesia adalah net importir
minyak. Kita impor minyak lebih banyak
dibandingkan yang kita produksi. Oke,
pertama kita hobi impor minyak untuk
memperkaya orang Jepang dan orang Arab.
Yang kedua, kita hobi impor dalam bentuk
US dollar. Jadi di sini semakin banyak
lu membakar bensin, semakin cinta lu
dengan produk-produk Jepang, apa yang
terjadi? Rupiah akan semakin melemah.
Dan teman-teman tahu kan faktanya apa?
Indonesia sampai detik ini juga masih
hobi barang impor. Semua lu impor. Kolor
lu impor, sepatu lu impor, makanan lu
impor, handphone aja lu impor. Semua
kita impor. Jadi teman-teman akan siap
nih menyaksikan khususnya ya kalau
negara kita enggak siap, udah dolar
makin mahal, harga energi makin mahal,
dan Indonesia masih hobi impor
barang-barang dari luar negeri, ya ini
semua akan mempengaruhi isi kamong kamu.
Karena harga-harga akan semakin gila
naiknya. Lebih gila lagi, mau gua kasih
tahu, yang lebih gila lagi adalah gua
barusan dapat kabar nih BPJS mau ada
program bagi-bagi duit. Hujan duitlah
dibagikan antara 300 sampai R500.000 ya
kalau gua enggak salah per orang.
Ditargetkan ada lebih dari 10 juta
manusia di Indonesia yang akan terima
dana bantuan ini. Is it a good news? Ya,
kalau lu tidak paham makroekonomi. Tapi
kalau lu paham ketika duit turun dari
langit kan tidak ada yang namanya makan
siang gratis. Duit yang turun dari
langit itu dapatnya dari mana? Negara
kok bisa sih bagi-bagi duit triliunan?
Duitnya dari mana? Ya, lu merasa happy,
oke, gua dapat 300.000 lebih banyak hari
ini atau gua dapat 500.000 lebih banyak
subsidi dari negara. Yang lu harus
pikirkan duit itu yang katanya buat
membantu lu belanja mie instan, belanja
rokok, atau belanja makan di pasar yang
harganya makin naik gila-gilaan. Duit
yang turun dari langit itu sebetulnya
berasal dari pembayar pajak. Orang-orang
di Indonesia yang bayar pajak yaitu
mayoritas kaum, karyawan, buruh, dan
pengusaha itu pakai uang pajak mereka
cukup enggak? Tentu tidak cukup.
Buktinya negara kita defisit terus. So,
solusi lain apa dari negara kita yang
luar biasa pintar ini? Cetak duit,
ngutang lagi lah. Kalau itu
terus-menerus dilakukan siklus itu, lu
merasa happy dapat duit dari negara,
dapat duit dari negara, tapi lu enggak
tahu prosesnya dari mana duit itu.
Artinya suplly duit itu bakal makin
banyak. Kalau suplly duit makin banyak,
apa yang terjadi? ya, hukum supply and
demon. Peredaran duit semakin banyak,
sementara barangnya itu-itu aja. Apa
yang terjadi? Harga barang makin
melambung tinggi. Jadi, Teman-teman
saksikan nih di tahun ini gua garansi lu
akan merasakan semua harga barang-barang
akan melambung tinggi. Meskipun lu dapat
subsidi sampai R juta sekalipun, 2 juta
sekalipun, lu dapat ilusi seolah-olah lu
tambah duit. Seolah-olah lu dapat duit
gratis, tetapi lu lupa duit itu dari
mana. Duit itu dari negara kita
berhutang, Bro. atau dari pajak. Jadi,
lu siap-siap aja bayar pajak lebih
banyak lagi. Ujung-ujungnya kantong
kering buat semuanya, tetapi lu
mendapatkan ilusi bahwa, "He, this is a
good news." Tidak, dunia sedang tidak
baik-baik saja dan Indonesia kalau salah
langkah akan makin terperosok.
Teman-teman, gua mau memberikan kabar
yang tidak menyenangkan bahwa ya kemarin
gua enggak setuju tuh Bank Indonesia
menurunkan suku bunga. Untungnya nih
yang hari ini kabarnya ditahan ya.
Tetapi di sisi lain itu juga memberikan
kabar buruk bahwa uang di dunia nyata
itu posisinya sekarang akan semakin
kering. Makin banyak orang yang menahan
diri buat spending. Gua yakin sektor
retail akan makin hancur. Makanya
teman-teman lu harus bijaksana dalam
menggunakan uang lu karena krisis
sebentar lagi akan datang dan itu tidak
akan menyenangkan teman-teman. Apalagi
lu yang terlena dengan yang namanya
bantuan, subsidi, BLT, dan lain
sebagainya. Lu merasa itu adalah
pertolongan juru lama. Tidak. Karena
tidak ada yang namanya uang gratis. At
the end of the day, itu datang dari
mana? Dari cetak duit. Karena enggak
cukup pajak kita menutup pengeluaran
APBN kita yang pada akhirnya akan
mendorong inflasi ke titik tertinggi.
Sekarang kita jujur-jujurannya aja buat
teman-teman yang hidup di dunia nyata di
Indonesia, harga barang tahun ini sama
tahun lalu naiknya sudah naik tinggi
belum? belum cukup tinggi, Guys.
Siap-siap akan naik jauh lebih tinggi
lagi dan gua yakin itu akan terjadi.
Bahkan teman-teman yang sekarang happy
kan dari kemarin gua bilang Indonesia
sasana bada pangan segala macam. Betul
enggak? Betul. Fakta. Fakta. Tapi
realitanya lu lihat harga beras tambah
naik apa tambah turun? Tambah naik. So
that's the reality. So and you have to
brace yourself guys. Lu harus
betul-betul berpegangan. Lu betul-betul
harus siap-siap bahwa dunia tedang tidak
baik-baik saja. Harga minyak dunia akan
semakin melambung tinggi. Lu akan
semakin doyan memperkaya raja. Karena
itu adalah tugas lu sebagai budak di
Indonesia. Memperkaya orang Jepang dan
memperkaya raja. Dan nilai tukar kita
akan semakin terperosok karena kita
belanja semuanya itu pakai dolar. Yang
lebih mengerikan lagi nih, kalau
seandainya Bank Indonesia terus-menerus
mengurangi suku bunga itu. Karena apa?
Mereka punya ilusi harus membangun
mindset bahwa seolah-olah duit itu
banjir di bawah. Tetapi gimana duit bisa
banjir kalau orang semua deposito? Iya
dong. Kalau deposito bunganya tinggi 7%
8% semua orang ngapain lagi pakai
duitnya buat yang lain? Mendingan
nabung. Simpel dong. Akibatnya kantong
kering tidak ada yang spending, tidak
ada yang belanja. Dilema. So supaya
sektor real hidup lagi harus apa? Suku
bunga harus diturunin. Supaya kalau suku
bunga diturunin orang lebih gampang
belanja. Kredit handphone, kredit rumah,
kredit mobil. Kan begitu. Tetapi satu
hal yang berbahaya menurut gua, kalau
itu kita lakukan dengan tergesa-gesa
nih, Bank Indonesia menurunkan suku
bunga lagi, Indonesia akan berada pada
status hyper inflation. And that's a
very dangerous thing. Karena posisi kita
defisit anggaran, posisi kita hobi
bareng impor, posisi kita hobi impor
minyak dan nilainya ratusan triliun.
Jadi, ya gua setuju dengan pernyataan
Sri Tri Mulyani bahwa ya suka enggak
suka bumi ini bundar. Apa yang terjadi
di Iran dan Israel, lu gak bisa tutup
mata pasti akan memberikan dampak ke
Indonesia. Tinggal gimana lu ambil sisi
positifnya aja. Ya, kalau gua sih aja
karena sama R asin gua udah naik tinggi
dan akan makin naik tinggi sesuai
prediksi kita. E sebentar guys, sebentar
guys sebelum kita lanjut videonya,
portofolio kamu lagi kebakaran merah
merona, semuanya turun anjlok. Bahkan
saham-saham perbankan besar di Indonesia
semuanya masuk ke jurang. Loh, kok bisa,
ya? Nah, ini semua udah pernah kita
bahas di Benix Investor Group, komunitas
saham terbesar yang ada di Indonesia.
So, tunggu apalagi, Guys? Segera
bergabung di Benix Investor Group karena
cuma di sini, ya, kita bisa berdiskusi
langsung secara live baik online maupun
offline. Termasuk kita sering melakukan
kunjungan site visit loh ke
perusahaan-perusahaan, ke pabrik-pabrik
emiten-emiten yang ada di Indonesia. Dan
kamu di sini juga bisa langsung tanya
jawab secara langsung live sama direktur
perusahaannya. Kapan lagi ada peluang
kayak begini? Nah, kemarin kita juga
baru habis datang nih ke sebuah
perusahaan yang menurut gua sangat
prospek di tahun 2025. Nama
perusahaannya apa ya? Yuk, langsung aja
daftar di Benix Investor Group melalui
website yang ada di bawah ini
www.benix.id
atau segera kontak WhatsApp kita yang
ada di bawah ini. Oke, guys. Kita tunggu
ya di Benix Investor Group karena makin
seru nih dunia investasi yang ada di
dalam negeri maupun luar negeri. Apa sih
saham yang menarik selanjutnya buat kita
bahas? Sampai ketemu di Benix Investor
Group. Apa yang terjadi di Iran dan
Israel, lu enggak bisa tutup mata pasti
akan memberikan dampak ke Indonesia.
Tinggal gimana lu ambil sisi positifnya
aja. Ya, kalau gua sih aja karena sama
Rasin gua udah naik tinggi dan akan
makin naik tinggi sesuai prediksi kita
ya. Setiap konflik selalu ada pihak yang
dirugikan atau diuntungkan. Makanya lu
jangan cuma nonton doang. Emang raja
doang yang cuma bisa untung. Lu juga
bisa tahu. Next. Di sisi lain kita lihat
hubungan antara Amerika dengan RRT dari
sisi ketegangan perdagangan agak sedikit
menurun tensinya dengan adanya inisiatif
kedua belah pihak untuk melakukan
negosiasi meskipun sampai hari ini belum
tercapai persetujuan sehingga ini masih
menimbulkan ketidakpastian yang hari ini
diumumkan oleh Presiden Trump dengan
Perdana Menteri Inggris adalah trade
deal antara
Amerika dengan Inggris. Padahal Amerika
Serikat menyampaikan apa yang disebut
policy pada saat Liberation Day adalah
penerapan tarif kepada lebih dari 60
negara di dunia. Namun yang baru
mengalami atau mendapatkan persetujuan
dari sisi kebijakan perdagangan
bilateral baru satu negara yang secara
official diumumkan oleh Presiden Trump.
Ini yang menimbulkan tentu
ketidakpastian karena deadline mengenai
90 hari yaitu pada bulan Juli nanti itu
sudah makin mendekat. Situasi gejolak
geopolitik, keamanan dan perdagangan
antar negara termasuk sebetulnya Amerika
Serikat di dalam apa yang disebut
proposal dari kebijakan fiskal mereka,
yaitu kebijakan fiskal yang oleh
Presiden Trump disebutkan big and
beautiful yang diperkirakan akan
menambah defisit APBN dari Amerika
Serikat secara sangat signifikan lebih
dari 10 triliun dalam 10 tahun terakhir
tambahan defis nya ini menyebabkan
sentimen terhadap kebijakan fiskal dari
negara-negara maju terutama Amerika
Serikat menjadi relatively negatif dan
ini mempengaruhi nanti persepsi terhadap
risiko fiskal sehingga mempengaruhi
yield atau suku bunga yang terjadi di
Amerika Serikat dari sisi US Tresorry.
Oke, jadi sekarang kita bahas tentang
trade war ya. Perang dagang antara
Amerika Serikat and the rest of the
world. Terutama di dalamnya ada
Indonesia. Ternyata semuanya masih belum
berakhir. Memang kelihatannya ada
sedikit kabar baik antara Cina dan
Amerika Serikat. Tetapi satu yang udah
pasti itu adalah Inggris dengan Amerika
Serikat karena mereka sudah dapat
kepastian tentang ya bagaimana hubungan
bilateral perdagangan antara kedua
negara itu.
Minister
tetapi buat negara lain ya semua tidak
ada kepastian Indonesia apalagi. Enggak
ada kabarnya zong. Iya kena prank iya.
Tapi satu hal yang paling penting dan
ini udah kita bahas ya di video yang
lalu, big and beautiful bill bahwa
Donald Trump itu kemudian dapat musuh
yang namanya Elon Musk karena dia pengin
cetak duit dengan nilai yang luar biasa
lebih dari 10 triliun dolar dan kalau
itu terjadi itu akan menciptakan
quantitative easing ya dalam jumlah yang
sangat besar. Intinya sama kayak
Indonesia lah. Cetak duit cetak duit
kasih BLT kasih bantuan, kasih subsidi
dengan target supaya makin populer bagi
kalangan menengah bawah. Tetapi negara
apapun itu tidak ada yang namanya makan
siang gratis. Oke, Indonesia bisa
collaps enggak gara-gara itu? Bisa. Kita
juga bisa dapat keuntungan dari itu.
Tetapi khusus untuk Amerika Serikat.
Kenapa mereka memiliki privilege buat
lakukan itu? Ya, karena gini, negara
berkembang kayak Indonesia ngutang itu
bayarnya pakai apa? Dolar Amerika. Udah
ngutang bayar bunganya pakai apa lagi?
Dolar lagi Amerika Serikat. Sementara
Amerika Serikat kalau ngutang dia
ngutangnya pakai apa? Bayarnya? Pakai
dolar. Dolarnya dari mana? Dia punya
printernya sendiri, Bro. Jadi kalau dia
bingung, eh utang kita besok jatuh
tempo, apa yang mereka lakukan?
print aja sendiri. Orang negara-negara
lain yang beli surat utangnya Amerika
Serikat bayarnya tuh pakai dolar. Jadi,
so what? Enggak perlu pakai ribet. I
dalam jangka waktu pendek itu bisa
terjadi. Dan ini namanya buying time.
Karena di sisi lain Donald Trump memang
udah banyak nge-cut pengeluaran Amerika
Serikat. Tetapi ternyata di sisi lain
dia memberikan kebocoran-kebocoran
bahkan mau cetak duit lagi dalam jumlah
besar. Gua yakin ini akan menciptakan
ketidakstabilan global khususnya buat
Indonesia. Karena gini posisinya ketika
nanti Amerika beneran printing duit, gua
lihat the fact Amerika Serikat itu
waras, tidak gila, dan pasti akan
mengambilkan keputusan yang logik.
Ketika dia melihat presidennya kok agak
error nih dia nge-print duit seenak
jidat, print sana, print sini gitu kan.
Suplly duit beredar makin banyak di
pasar. Apa yang harus dilakukan The Fat?
The Fat harus nahan bahkan mungkin
naikin suku bunganya. Nah, kalau The Fat
naikin suku bunganya, apa yang harus
dilakukan oleh orang Indonesia? Tentu
Bank Sentral Indonesia juga berpikir
untuk, "Eh, gua juga enggak bisa nurunin
bunga nih, gua juga harus ikut naikin."
Karena kalau enggak akan terjadi capital
outflow. Kalau bunga nabung deposito di
Amerika lebih besar dibandingkan bunga
nabung deposito di Indonesia, apa yang
terjadi? Orang waras pun akan berpikir,
"Mendingan gua nabung aja di Amerika
Serikat." Nyambung enggak lu? Jadi, apa
yang terjadi? Posisi Indonesia sekarang
duit itu kering di bawah. Karena apa?
Korupsi meraja lela di Indonesia. Duit
hilang semua buat koruptor. Enggak ada
jelas rimbanya. Terus negara apa yang
dia lakukan dengan koruptor yang begitu
banyak di Indonesia? Diam saja malah
cetak duit lagi. Kan konyol. Apa yang
akan terjadi kalau siklus ini terus
dilakukan dan pemerintah kita tidak
berani ambil tindakan tegas ya untuk
membasmi para koruptor itu? I think we
are going to collapse. Tidak ada negara
empire ya kerajaan sekuat apapun sebesar
apapun yang bisa bertahan kalau korupsi
meraja lela. Karena Romawi aja collaps
gara-gara korupsi meraja lela
menciptakan negaranya jadi hyper
inflation dan mereka pun collaps sebagai
sebuah kerajaan. Lu bayangin imperium
Romawi yang sedemikian besar bukan
hancur karena kalah perang. Enggak
hancur karena mereka tidak bisa
mengelola perekonomiannya.
Ngacau collapse. Dan Amerika I think
they are going to take the same route.
Mereka akan menghancurkan dirinya
sendiri. Satu-satunya yang bisa
hancurkan Amerika adalah dari dalam yang
namanya implosion. Jadi gua yakin
Amerika pun akan hancur bukan karena
nuklir, tapi karena dari dalamnya
sendiri. Jadi gua sangat yakin Amerika
hancur bukan karena serangan dari luar
negeri. No. Amerika akan hancur dari
dalam negerinya sendiri ya. Karena
mereka posisinya saling kunci. Jadi
presidennya sibuk cetak duit, bank
sentralnya sibuk nahan duit. Kalau bisa
naikin aja suku bunga ini. Enggak akan
pernah cocok nih dua barang ini. Itu
akan menciptakan tekanan juga di
Indonesia. yang sangat yakin gua
presiden di Indonesia itu penginnya
bunga itu murah karena beliau kan
pengusaha. Pengusaha kan senang kalau
bunga bank murah bisa ngutang, bisa
ekspansi, buka pabrik baru. Pasti semua
yang diinginkan oleh semua pengusaha di
Indonesia adalah suku bunga yang rendah.
Tapi apakah itu bisa terjadi? Tidak
kawan. Karena posisi kita adalah defisit
anggaran. Posisi kita adalah hobi beli
barang impor dan belinya lagi dalam US
dollar. Jadi ini menciptakan kondisi
yang sangat dilematis. Kalau kita lihat
pengambil kebijakan kita tidak hati-hati
harus siap-siap collapse. Gua sih lebih
sepakat ya kalau pemerintah itu nahan
suku bunga sejujurnya bahkan mungkin
harus dinaikin. Tetapi yang terjadi di
sektor real, sektor retail akan makin
berdarah-darah. Tapi apakah pemerintah
akan ambil jalur itu? Tidak. Karena
menurut gua pemerintah akan lebih
memilih populer. Jadi teman-teman ya ee
lu harus sangat berhati-hati nih. Entah
ma mau buka cabang baru, mau buka usaha
baru di Indonesia khususnya atau mau
investasi di Indonesia, lu harus sangat
berhati-hati karena memang situasinya
penuh dengan ketidakpastian. Kalau gua,
gua sih masih PD investasi di
saham-saham yang memang bakal naik
tumbuh tinggi di era ketidakpastian.
Justru bumi makin tidak pasti, dia makin
cuan. Menurut dulu nama sahamnya apa ya?
Next. Kombinasi dari 12 belah hal ini
yaitu ketidakpastian dari sisi
perdagangan global yang belum tercapai
kepastiannya. ditambah dengan berbagai
kebijakan-kebijakan makro terutama di
bidang fiskal, negara-negara maju dan
kemudian ditambah dengan kondisi
geopolitik dan security yang sangat
negatif, menegang dan bahkan sudah pecah
perang yang menimbulkan kemudian
ketidakpastian komoditas, supply change.
Ini semuanya menghasilkan dua risiko
yang immediate. Risiko pertama adalah
ketidakpastian harga cenderung naik
seperti harga minyak yang naik. Namun di
sisi lain dari sisi perekonomian global
akan cenderung melemah. Jadi kombinasi
kenaikan harga-harga karena disrupsi
geopolitik dan security itu menyebabkan
tekanan harga berarti inflasi naik.
Namun dikombinasikan dengan
ketidakpastian yang menyebabkan ekonomi
global melemah. itu kombinasi yang harus
kita waspadai karena tidak baik.
Perlemahan ekonomi membuat dampak yang
buruk, kenaikan inflasi dan kemudian
menimbulkan kenaikan yield apakah karena
adanya geopolitik atau karena adanya
fiscal policy. Kedua hal ini menyebabkan
dampak kepada seluruh dunia termasuk
Indonesia. Ini akan juga menggerakkan
nilai tukar dan juga suku bunga global.
Oke, ya. Jadi, gua ambil kesimpulan aja
ya menurut elit politik kita yang
favorit lu yang terpilih terus jadi
menteri, kombinasi dari perang dagang,
kebijakan fiskal trump, kondisi
geopolitik semakin panas bahkan sampai
pecah perang menurut beliau itu akan
menimbulkan dua resiko yang emidiate.
Yang pertama apa? Ketidakpastian harga.
Contohnya seperti minyak tadi ya. Yang
kedua pertumbuhan ekonomi bakal semakin
bermasalah. Nah, kombinasi dari kedua
immediate ris ini bakal berdampak ke
seluruh dunia termasuk Indonesia. Jadi
teman-teman bakal lihat harga bensin itu
makin mahal. Makanya ini adalah waktu
yang tepat ya buat lu ganti ke kendaraan
listrik. Dan yang kedua teman-teman
harus siap bahwa harga barang-barang
akan melonjak tinggi. Ya, karena faktor
dunia tadi ya, dunia dalam bahaya. Tapi
teman-teman kalau lihat di slide tadi
ketika dia presentasi yang paling
diuntungkan dari perang ini lu berkira
Rusia rugi ya perang dengan Ukraine,
tetapi enggak. dia malah di atas 50 kan
indeks manufacturingnya malah growing
dan tentu saja Saudi Arabia happy di
atas lu lihat tadi di atas dia termasuk
negara yang happy. Tetapi brother-nya
Indonesia ingat hobinya orang Indonesia
adalah jualan komoditas. Pembeli
komoditas terbesar kita adalah China.
China apa yang terjadi? Indeks
manufacturing-nya berada di 50. Ingat
kalau di atas 50 itu bagus tumbuh. Kalau
di bawah 50 berarti kontraksi pelemahan.
Negara-negara mitra dagang kita berada
di zona merah. Artinya pelemahan
pelemahan. Pelemahan. Artinya kalau
kalian sekarang hobinya ekspor ke
negara-negara yang melemah itu, lu harus
siap makin berkurang, Om Z. Lu nih yang
warna merah ada Jerman, Cina, Malaysia,
Italia, Thailand, Singapura, Vietnam,
Meksiko, Inggris, Turki, Kanada, Afrika
Selatan. Jadi ada begitu banyak negara
yang berada di zona merah. 70% negara
yang ada di dunia bahkan meremah. Merah.
Ini ngeri, Guys. Jadi, teman-teman
memang sudah harus siap-siap harga
barang-barang akan melonjak tinggi
karena situasi global. Tetapi satu yang
enggak dimention di sini bahwa faktor
utama bukan cuman soal kondisi global
yang melemah, yang jelek, ekonomi dunia
yang buruk, geopolitik yang panas,
tetapi faktor yang kedua juga karena
Indonesia menurut gua terlalu
gila-gilaan cetak duit karena
program-programnya very populis. Harus
hati-hati. Kelihatannya kita happy dapat
duit, rumah, subsidi, rumah murah.
Bensin murah, makanan murah, hati-hati
tidak ada yang namanya duit gratis. At
the end of the day, ini semakin enggak
terkontrol. Rakyat terbiasa dengan harga
murah, listrik murah di subsidi negara,
bensin murah di subsidi negara. At the
end of the day ini enggak bisa
berlangsung terus-menerus. Harga murah
karena subsidi ini. Duit tidak turun
dari langit. Enggak. Indonesia bukan
punya printer dolar. Printer kita
rupiah, Guys. Siap-siap rupiah akan
terus melemah. Dan kehancuran Indonesia
yang akan paling parah adalah ya tadi
ya, selain cetak duit itu korupsi di
Indonesia itu terlalu brutal dan tambah
brutal. Ini makin ngeri guys. Udah
capek-capek lu kerja dipotong pajak,
duitnya dikasih ke pejabat buat
mengelola negara ini. Eh, belok tuh ke
istri baru. Eh, belok tuh ke mobil baru,
belok tuh ke rumah baru. Terus gimana?
Padahal kan harapannya duit pajak kita
dikumpulin buat bayar utang ya, buat
membangun negara ya, buat bangun
jembatan baru ya, buat beli kapal
sekolah baru ya. Oh, ternyata belok ke
kantong pribadi orang-orang oknum itu.
Terus gimana bayar utang negara?
Gampang. Cetak duit lagi, ngutang lagi,
gali lubang, tutup lubang. Katanya
pinjol itu berbahaya. Katanya ngutang
itu berbahaya. Ternyata negara hobinya
gali lubang tutup lubang.
[Musik]
Itu fakta. Dan ini akan makin parah nih
kalau kita enggak bisa ngurangin defisit
ini. Jadi, gua sangat cinta dengan yang
namanya efisiensi anggaran. realitanya
ya semoga betul negara makin hemat,
negara makin cermat tetapi enggak ada
gunanya ya kalau kita lakukan efisiensi
anggaran, efisiensi anggaran tetapi
korupsi masih meraja lela di mana-mana.
Ini sedih makanya gua sangat
mengapresiasi ya tim kejaksaan tuh yang
kemarin habis tangkap koruptor di sini,
koruptor di sana. Tetapi tetap kurang
cukup, Guys. Karena menurut Prabowo
sendiri dia udah pernah bilang kebocoran
di Indonesia lebih dari 300 triliun,
Guys. Ya, kalau jaksa kemarin nangkap 1
triliun, 2 triliun bagus enggak? Ya
bagus. Tapi itu masih remeh-temeh karena
gua yakin ya kebocoran di Indonesia,
korupsi di Indonesia itu lebih besar 10%
lah minimal dari total APBN kita. Jadi
kalau APBN kita 3.000 triliun 10%
berarti kan R00 triliun itu minimal
banget realitanya. Gua yakin lebih dari
10% yang bocor APBN kita. So ya gua
sepakat bahwa kondisi geopolitik memanas
pasti mempengaruhi kondisi ekonomi
Indonesia. Tetapi ada begitu banyak
faktor yang akan membuat negara kita
lebih terjerumus dibandingkan Malaysia,
dibanding Singapura, dibanding Jerman.
Ya, semata-mata karena memang kebocoran,
karena korupsi di Indonesia itu sangat
luar biasa gila, Guys. Jadi, udah
korupsinya gila, pejabatnya gila, yang
nyoblos juga ikut gila kali.
Yang enggak gila siapa ya sekarang? Plus
kondisi dunia memanas. Ya memang ini
resiko lah, Guys. Resiko jadi warga
Indonesia. Ya, memang kita cinta banget
tanah air kita, tetapi pejabat kita
sepertinya tidak secinta itu sama tanah
air kita. Dia lebih cinta sama duit
pajak yang lu bayar. Next. Maka kita
lihat kecenderungan adanya dampak
negatif dari situasi dunia ini dari
terutama negara-negara yang dianggap
signifikan atau systematically important
country seperti Amerika, RRT, kemudian
Eropa, Jepang, Inggris. ini menyebabkan
kegiatan ekonomi terutama di sektor
manufaktur mengalami tekanan. Kita lihat
di sini 49,6
indeks dari PMI manufaktur global. Ini
berarti secara global kegiatan sektor
manufaktur cenderung dalam zona
kontraktif. Dan angka ini adalah angka
terendah sejak Desember 2024. 70% lebih
hampir 71% 70,8%
negara-negara yang disurvei dari sisi
kegiatan manufakturnya mereka semuanya
mengalami kontraksi. Artinya indeks
PMI-nya untuk manufaktur di bawah 50
termasuk Indonesia dalam hal ini 47,4
globalnya 49,6 Indonesia di 47,4 hanya
29,2%
negara yang disurvei untuk PMI ini yang
masih ekspansif. Artinya sektor
manufakturnya masih memiliki aktivitas
ekspansi. Ini adalah dampak yang kita
lihat dalam geopolitik. security yang
makin frajal, yang makin rapuh dan
rentan yang menyebabkan implikasi kepada
kegiatan ekonomi, ekspor, impor,
manufaktur, dan juga dari sisi capital
flow yang berdampak kepada seluruh
dunia. Sedikit tambahan ya buat sektor
manufacturing, buat yang awam, sektor
manufacturing adalah sektor yang punya
peran vital nih dalam pertumbuhan
ekonomi. Kenapa? Karena sektor
manufacturing itu fungsinya merubah
bahan baku menjadi bahan jadi atau bahan
setengah jadi. Contoh, lu punya pabrik
spesialis bikin benang. Benang itu
asalnya dari minyak bumi. Apa itu?
Petrochemical. Jadi dengan industri
kimia yang lu punya, lu bisa merubah
minyak bumi menjadi benang. Itu sektor
manufacturing. Ada lagi enggak turunan
yang ada? Itu kan dari barang baku bahan
mentah menjadi bahan setengah jadi. Ada
juga dari bahan setengah jadi menjadi
bahan jadi. Pabrik lagi lu bikin di
sebelah pabrik benang merubah benang
menjadi kain. Kurang bagus, kurang gede
cuan. Bikin lagi di sebelahnya merubah
kain menjadi pakaian. Jadi dari sini lu
udah bisa lihat dari satu bidang yang
namanya minyak bumi, ada begitu banyak
fabrikasi, ada begitu banyak
manufacturing yang bisa dibangun dan ini
rantai ini menyerap lapangan kerja yang
sangat banyak. Kenapa penting
manufacturing? Karena merekalah yang
bisa menyerap over supply penduduk di
Indonesia yang hobinya beranak dan
beranak dan beranak. Terus mau kerja apa
memangnya selain itu? Kerja di bank
enggak bisa. Lu lihat Bank Mandiri ada
buka ruko baru, kantor cabang baru.
Karyawannya berapa? Enggak nyampai 50
orang. 20 orang aja udah hebat. Jadi
bisa enggak 17 juta pengangguran di
Indonesia kerja di Bank Mandiri? Enggak
bisa, Bro. Yang bisa apa? Lu lihat Apple
sekali berdiri pabrik langsung
turunannya banyak. Pabrik keyboard,
pabrik layar, pabrik cermin, pabrik
casing, pabrik memori, pabrik hardware,
belum lagi earphone, aksesoris, dan
sebagainya. Satu turun pabrik Apple ke
Vietnam langsung tercipta minimal
400.000 lapangan kerja. Lu bayangin itu
baru satu merek. Gimana kalau tiba-tiba
turun lagi yang gede-gede? Ada Nike, ada
Adidas, ada IKEA bikin furniture, kayu
dan lain sebagainya. Wah, akan makin
banyak lapangan kerja yang bisa kita
serap. Makanya semua negara
berlomba-lomba buat menghidupi sektor
manufacturing yang membuat Indonesia
atau negaranya ya. Indonesia mah enggak
ya. India apa Vietnam semakin menarik
supaya orang pindah buka pabrik di sana.
Lah orang kenalan gua orang Surabaya
pengusaha udah pada berbondong-bondong
bikin pabrik di India, di Vietnam karena
apa? Pajaknya rendah bahkan hampir nol.
Akibatnya apa? Banyak lapangan kerja
tercipta di negara tersebut dan makin
habis lapangan kerja di Indonesia.
Apalagi di Indonesia banyak pajak-pajak
yang terselubung. Contoh biaya ormas,
uang palak, senjata preman, parkir aja
lu kena palak gitu loh. Apalagi buka
pabrik di Indonesia. Pabrik belum jalan,
lu sudah disuruh setoran. Susah. Makanya
penting banget buat kita itu membikin
regulasi, membikin ekosistem, dan
membikin lingkungan ya investasi yang
nyaman. Khusus untuk pengusaha-pengusaha
manufacturing yang bisa menciptakan
lapangan kerja. Jangan ditakut-takutin.
Tapi gimana mereka mau gampang invest
buka pabrik di Indonesia? Perizinan
dipersulit, ambil air dipersulit, ambil
tenaga kerja dipalak, belum berdiri
pabriknya pun sudah bayar uang palak
lagi buat jasa-jasa terkait lingkungan,
AMDAL, keamanan. Apa yang mau diamankan,
Bro? Pabriknya juga belum berdiri,
betonnya pun belum ada, tapi udah bayar
uang keamanan. Apalagi yang kemarin lu
lihat ya, ada organisasi ormas ya,
berbasis pengusaha yang minta jatah duit
triliunan proyek dari sebuah pabrik yang
juga belum berdiri pabriknya.
Gila negara kita ini sejuta preman semua
bisa dicari preman berdasi, preman
berkolor sampai preman beri nanti gua
kena ini. Jadi itu dipip aja. Kami akan
kembali. Itulah guys sensasinya
berbisnis di Indonesia. Dan kenapa
penting ya sektor manufacturing? apapun
negaranya, sektor manufacturing itu
sangat penting. Indonesia sudah
ketinggalan jauh nih menurut gua udah
enggak ada harapan. Tetapi masih ada
sektor lain yang kita bisa menang.
Sektor jasa. Jasa apa, Guys?
Ya, ini bukan kabar baik buat Indonesia.
Dan again, satu hal yang gua sayangkan,
Sri Mulyani enggak berani juga ngomong
di sini. Seolah-olah memang ini semua
kesalahan Indonesia bakal mengalami
krisis ekonomi karena kesalahan
geopolitik dunia. yang enggak pernah
dibahas adalah korupsi di Indonesia
terlalu parah dan enggak ada solusinya,
enggak ada tindakannya seperti apa.
Strategi pembantaian koruptor itu tidak
ada di Indonesia. Bahkan blueprint-nya
enggak ada. Gua respect Indonesia
sasembada pangan ya. Oke, bagus. Tapi
kapan ya kita bisa lihat berita
sasembada pembasmian koruptor? Kapan
kita bisa lihat koruptor itu digantung,
dihukum mati selama itu masih terus
terjadi? Gua rasa sih sia-sia aja sih
kita berkomentar mau soal perjuangan
membela inilah, bangun teknologi AI lah,
bangun pusat data center terhebat di
dunia lah, bisa soal sembada beraslah,
soal sembada minyak goreng lah, ayo ayo.
Tapi selama korupsi di Indonesia masih
belum diberantas dan tidak dibahas di
sini, ya gua yakin akan makin
terpuruklah negara kita. Karena situasi
geopolitiknya tidak bagus, di luar
negerinya tidak bagus, di dalam
negerinya pun kita tidak dalam kondisi
yang baik-baik saja. Buktinya apa, Pak
Ben? Gampang. Teman-teman lihat dalam
beberapa bulan ke depan harga
barang-barang melambung tinggi. Dan gua
yakin meskipun Indonesia sosembada
beras, gua yakin harga beras di
Indonesia akan makin tinggi. Terus
solusinya apa? Negara kasih bantuan
langsung tunai, cetak duit. Nah, tapi
tadi katanya enggak ada yang namanya
makan siang gratis. Betul. Lu akan
rasakan makin parah lagi nanti. Karena
untuk kasih makanan siang gratis itu
ternyata tidak gratis, Guys. By the way,
menurut lu gimana? Ya memang sih perang
ini menguntungkan kita semua ya,
terutama teman-teman investor ya. Tentu
udah tahulah kita koleksi saham apa.
Tetapi, lu setuju enggak sih kalau
Amerika Serikat itu dia cetak duit lebih
banyak lagi justru ketika dunia sedang
tidak baik-baik saja. Lu setuju enggak
Donald Trump itu mengambil kebijakan
yang super populis demi supaya
menyenangkan hati rakyat kelas menengah
bawah di Amerika Serikat? yang lagi
kesulitan juga dan memang enggak ada
solusi lain ya selain cetak duit. Ada
enggak sih hal lain yang bisa kita
lakukan ya buat membantu Indonesia
supaya ya Indonesia udah terbukti gagal
nih manufacturing Indonesia udah
terbuktilah kita zona merah. Ada enggak
sih solusi lain ya? Atau memang harus
berantas dulu nih koruptor-koruptor ini
atau ya udah tutup mata aja yang penting
kita nanam sawit ekspor CPO, ekspor
batuara, ekspor nikel, selesai. By the
way guys, sedikit tambahan ya. Gua sih
sudah memperkirakan bahwa India ini
bakal positif loh dari sisi
manufacturing karena makin banyak
pabrikan-pabrikan Amerika Serikat yang
bermarkas di China itu pindah ke India.
Bahkan lu mungkin enggak tahu ya,
iPhone, MacBook yang dari Apple aja udah
banyak pindah produksinya ke India. Dan
makin dalam nih peperangan antara Cina
dan Amerika Serikat, bagi pihak-pihak,
bagi negara yang sadar untuk ambil
keuntungan dari sini pasti akan bergerak
cepat seperti India. langsung ngasih
teks free supaya Apple pindah produknya
ke India. Menurut gua sangat inovatif
tindakannya India ini. Nah, kenapa sih
negara kita cuma jadi penonton? Kenapa
sih kita enggak bisa ambil keuntungan
dari peperangan Cina melawan Amerika
Serikat? Dari peperangan antara Iran
melawan Israel, dari peperangan antara
Ukraina sama Rusia. Kenapa sih Indonesia
cuma jadi penonton dan cuma merasakan
dampaknya? Kalau ngomong dampaknya
Indonesia jadi korban. Indonesia makin
susah karena situasi politik. Padahal
ada banyak hal yang bisa diambil
keuntungan dari sana. Salah satu
contohnya apa, Guys? Share dong di kolom
komentar di bawah ini. Keuntungan apa
yang bisa dinikmati Indonesia dari
perang antara negara-negara besar itu?
Ditunggu ya komentar kalian di kolom
komentar di bawah ini. Jangan lupa
di-share, like, and subscribe channel
Benix. Semoga video ini bermanfaat.
Salam sehat, salam cuan. Bye bye.
[Musik]