Transcript
6AtlTrJgNHw • BRICS Threatened to Break Up! BI Lowers Interest Rates, RI ECONOMY IN DANGER?? #AMA63
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0372_6AtlTrJgNHw.txt
Kind: captions
Language: id
Kita selama ini dimanipulasi seolah-olah
negara baik-baik saja, negara baik-baik
saja. Padahal uang R juta hari ini tidak
sama dengan uang R juta 10 tahun yang
lalu. Artinya tanpa disadari ini adalah
program untuk merampok duit rakyat.
Nyambung enggak lu? Enggak ngerti ya.
Good guys. Akhirnya kembali lagi Benix
di serial Asmi Anything yang ke-63. Gil,
Guys. Enggak nyangka ya perjalanan ama
sampai sejauh ini. Dan pertanyaan yang
sudah masuk itu keren-keren banget loh.
Apalagi masih ada hubungannya ya dengan
Bank Indonesia yang kemarin tuh motong
suhu bunga. Di sini ada pertanyaan masuk
yang berhubungan dengan negara-negara
bricks khususnya Cina Rusia. Jadi buat
lu yang penasaran nih gimana sih
update-nya situasi hubungan antara Cina
dan BRIS, Rusia dan China. Waduh ini
betul-betul menarik guys. Jangan-jangan
Indonesia kena prank di sini. Nasib nih
si Prabowo. Jadi, penasaran enggak kamu,
Guys, gimana sih perkembangan
selanjutnya tentang ekonomi dunia ini?
Yuk, jangan dikip video ini. Let's check
this
[Musik]
out. Pertanyaan pertama dari Ahmad
Syalabi. Infonya hubungan Cina Rusia
lagi renggang, Om Ben. Apa benar? Apa
dampaknya di braks? Oke, ya. Kita bisa
lihat kerenggangan antara Cina dan Rusia
ini sebetulnya terjadi. Memang betul
faktanya terjadi. Dan ini betul-betul
memang pintarnya Donald Trump ya.
Bricks. Diadu domba sama Amerika Serikat
karena mereka semua sekarang dalam
posisi yang award nih. Semua pengin bisa
berdagang dengan Amerika Serikat. Rusia
hari ini itu diembargo, Guys. Dia bukan
hanya enggak bisa dagang loh sama
Amerika, dia enggak bisa dagang juga
sama negara Eropa. Jadi dia sangat
tertekan posisinya, tetapi dia trying to
survive. Sampai detik ini pun Rusia
masih ada. Nah, Rusia itu juga pengin
supaya Cina sama seperti Rusia. Mereka
pengin India juga sama, Brazil juga
sama, Indonesia juga sama. Tapi bisa
enggak enggak. Karena faktanya begitu
Donald Trump menyelenggarakan perang
dagang, apa yang terjadi? Semua negara
berlomba-lomba pergi terbang ke Amerika
Serikat menjilat pantat Donald Trump.
Kiss kiss
kiss they are dying to make please sir
make
kenapa ya mungkin karena pantatnya
Donald Trump rasa lollipop versi
strawberi yang enggak ada di Indonesia
ya jadi enak banget gitu rasanya cuman
ada negara yang tidak bernegosiasi sama
mereka kalau lu mau lu aja yang datang
ke sini kalau lu mau lu kasih tawaran
apit itu namanya Cina jadi semua negara
itu menurut Menurut Rusia sebaiknya
enggak usah ladenin Donald Trump lah.
Indonesia meladenin, India meladenin,
semua lomba-lomba jilat pantat Donald
Trump, jilat pantat Amerika, Cina pengin
sih melakukan yang diperintahkan
Vladimir Putin ya. Cuma dia juga pengin
berdagang loh sama Amerika Serikat. So,
apa yang dilakukan Cina? Dia meladeni
perang dagang Amerika Serikat. Tentu
dengan tujuan apa? Supaya Amerika
Serikat datang ke konsensus yang
menguntungkan bagi mereka berdua.
Alhasil apa? Sebelumnya Cina itu kena
tarif sampai 145%, Guys. Cuman ya
bedanya nih kalau orang lain kan sibuk
negosiasi. Apa yang dilakukan Cina? Dia
ladenin perang dagang itu dan sekarang
Cina menikmati keuntungannya karena
mereka kemudian dapat persetujuan
sementara. Tarif barang-barang Cina ke
Amerika Serikat yang tadinya 145%
berhasil turun menjadi 30%. Ya, dalam
waktu dekat ini mereka akan ketemu hasil
solusi finalnya. Tetapi ini adalah bukti
suksesnya ya diplomasi gaya Cina. yang
tidak tunduk sama siapapun. Bagus enggak
ya? Bagus. Kalau Indonesia itu kena
tarif 45% ke Amerika Serikat hari ini
dapat diskon jadi 10%. Cina dari
145% sekarang dapat diskon 30%. Hebat
kan? Nah, terus hubungan dengan Rusia
apa ya? Ini ada hubungannya dengan yang
kemarin. Darderdor di perbatasan antara
Pakistan dan India. Kasmir. Nah,
Teman-teman kan tahu ya selama ini Cina
itu yang paling setia membela perjuangan
negara-negara muslim.
中方高度關注當前霸局勢,反對以色列持續在袈裟開展軍事行動,希望各方連續有效執行協議重.
[Musik]
Jadi memang Cina ini enggak ngadi-ngadi
nih. Ini memang nyalinya tinggi banget
nih. Kalau dia udah perjuangan membela
muslim, dia paling taat tuh, paling
loyal dan konsisten dia membela itu.
Makanya jangan heran ketika Pakistan dan
India berperang, dia pun turun langsung
membela Pakistan, Guys. Heran ya kalau
di Indonesia Cina ini malah hobinya
dikata-katain aja Indonesia. Tapi di
luar mah memang dia hebat sih. Tapi lu
sudah tahulah yang namanya geopolitik
itu sebetulnya enggak berbicara tentang
agama. Sebenarnya tentang kepentingan.
Kenapa Cina ada kepentingan membela
Pakistan? Karena dia juga pengin
Pakistan ini bisa melemahkan India yang
sampai detik ini pun masih berkonflik
dengan Cina karena mereka ada wilayah
daratannya yang bergesekan. Jadi mereka
masih ada konflik wilayah. Nah, celah
inilah yang dimanfaatkan oleh Amerika
Serikat. Karena apa yang terjadi?
Setelah kemudian terjadi ketegangan nih
antara India dan Pakistan, Cina langsung
yang pertama kali memberikan bantuan
persenjataan untuk tentara Pakistan.
Tentu tujuan mulianya ya mungkin
membantu Pakistan, tapi sisi lain dia
juga mau ngetes gimana kecanggihan
alat-alat militer mereka. Emang Rusia
doang yang bisa ngetes di Ukraina. Cina
juga berhak dong ngetes itu. Tapi pakai
jalur Pakistan yang disikat India dengan
persendataan mereka yang menggunakan
teknologi Barat. Makanya kemarin yang
jatuh tuh Rafale, Prancis, Presiden
Prancis terkencing-kencing, Guys. Malu
dia kalah sama barang-barang made in
Cina. Hebat juga nih si Jimping, ya.
Cuman kenapa sekarang kita bahas India
Pakistan? Nah, Teman-teman tahu sejarah
membuktikan India itu berulang kali
diserang oleh negara-negara lain,
termasuk tetangganya sendiri, Cina.
Terus apa yang dilakukan? Apakah ada
datang negara yang membantu India?
Ternyata tidak. Sejarah membuktikan
hanya Rusia yang datang membantu. Dan di
kali ini pun perang bersama India
Pakistan, Rusia yang duluan datang bawa
senjata juga, Guys. Ya, ini sama aja
seperti kejadiannya beberapa puluh tahun
lalu ketika India juga berperang dengan
tetangganya Pakistan ini. Semua negara
Amerika Serikat, Cina, Eropa mendukung
Pakistan karena mereka pengin melemahkan
India yang begitu powerful, begitu besar
negaranya. Apa yang terjadi? Rusia kirim
kapal perang, Rusia kirim kapal selam
nuklir. Semua dilakukan untuk melindungi
kedaulatan India. sebegitunya Rusia
membela India. Mah inilah yang
dimanfaatkan oleh Amerika Serikat dan
terbukti berhasil. Berhasil karena
sekarang Brick terbelah nih menjadi kubu
Rusia India versus China Pakistan. Jadi
memang ini adalah aliansi yang frejal,
Guys. Karena negara-negara di dalamnya
saling berkonflik. Ya enggak usah
jauh-jauhlah. Misalkan di bricks, bricks
itu ada Cina. Cina masih sengketa dengan
negara-negara Asia Tenggara karena
perebutan wilayah di Laut Cina Selatan.
Dan memang negara yang paling gampang
diadu domba kan dengan tetangganya.
Contoh Indonesia dan Malaysia kan sering
banget diadu domba karena tetangga ada
perbatasan wilayah darat lagi. Itulah
yang terjadi di India dan Pakistan juga.
Makanya kalau teman-teman lihat kita
bisa bilang memang sampai detik ini pun
Amerika itu sangat pintar memainkan
peran mereka ya di dalam situasi
geopolitik. So, gimana nih nasibnya
Bricks nih? Apakah bakal bubar atau bisa
lanjut terus? Menurut gua pun kalau
lanjut terus tetap aja yang namanya
sengketa wilayah di India dan Cina itu
enggak akan bisa dihentikan. Kalau
teman-teman pun mau gali lebih dalam
lagi, sebetulnya Rusia dan Cina pun
punya sengketa wilayah yang dulu
sekarang lu lihat yang namanya Siberia
sekarang di bawah Rusia itu dulu
wilayahnya Cina. Sebaliknya juga begitu.
Dulu Rusia pun mengklaim beberapa
wilayah di Mongolia yang sekarang udah
diambil sama Cina. Jadi memang
negara-negara bricks ini memang karena
bertetangga ya dari segi wilayah,
teritori daratnya. Jadi enggak heran
kalau mereka paling gampang buat diadu
domba. Nah, sungguh sayang nih, sungguh
apes ya bagi Indonesia yang ketika
Prabowo dilantik jadi presiden, hal yang
pertama dia lakukan enggak nyampai 1
bulan dia jadi presiden. Dia tanda
tangan perjanjian bricks. Yang kalau
seandainya jadi beneran bubar, nasib
buruklah Indonesia kena prank. Menarik
nih. Jadi kalau banyak orang yang enggak
percaya ya bahwa India, Cina, dan Rusia
itu sebetulnya hubungannya sangat
frejal. Faktanya memang mereka itu
sangat frejal karena punya sejarah yang
panjang saling berperang satu sama lain.
Itu adalah fakta. Next. Pertanyaan kedua
dari Daviolim. Bang Ben, apakah
penurunan suku bunga bisa tarik banyak
perusahaan asing untuk masuk investasi
ke Indonesia? Oke, ini gua enggak tahu
penurunan suku bunganya yang di mana? Di
Indonesia atau di Amerika Serikat.
Anyway, gini. Kalau suku bunga itu makin
mahal, orang itu makin malas berbisnis.
ini di semua negara berlaku termasuk di
Indonesia karena mayoritas orang bisnis
itu dengan utang ke bank. Makanya ketika
ekonomi lagi sulit, suku bunga tinggi,
orang malas buat melakukan tindakan
beresiko, yaitu buka usaha baru atau
ekspansi usahanya. Nah, kalau suku
bunganya turun, ngutang makin murah dan
mudah, apa yang terjadi? Bisnis hidup.
Orang mau ngutang ke bank, buka pabrik
baru, buka ruko baru, beli mesin lagi.
Itu logika berpikirnya. Jadi kalau
seandainya suku bunga turun, gua sayang
pertanyaan lu enggak spesifik nih, tapi
gua jawab aja secara umum ya orang bakal
mau investasi ke pabriknya sendiri
termasuk mungkin ke luar negeri kayak ke
Indonesia. Nah, apakah ini bisa membawa
angin segar buat dunia usaha di
Indonesia kalau suku bunga di Indonesia
turun? Ya jelas karena duit jadi lebih
gampang, orang jadi lebih ringan untuk
mereka ngutang ke bank. Betul. Tapi
jangan kaget, itu juga ada jebakannya.
Kalau orang makin gampang ngutang ke
bank, tentu resiko gagal bayar juga lagi
tinggi karena situasi ekonomi juga lagi
enggak bagus, Guys. Jadi, enggak ada
jaminan juga pun orang ngutang ke bank
usahanya bisa tetap jalan dan lancar
ketika orang sekarang berada dalam
posisi kekeringan. Tapi negara enggak
ada pilihan. Rupiah. Pada faktanya
sekarang di hari-hari kita di lapangan
rupiah itu makin sedikit, makin tipis,
makin kering. Ketersediaan uang itu
menipis. Kenapa? Ya, mungkin karena
orang takut ambil risiko. Jadi, apakah
kalau seandainya suku bunga diturunin
bakal makin banyak orang yang mau
investasi di Indonesia? Iya, termasuk
gua sendiri atau termasuk
pengusaha-pengusaha yang lain pun bakal
mau. Tapi secara makro mereka juga akan
lihat negara ini masih stabil enggak?
Pemberantasan korupsi seperti apa? Atau
masih harus sistem sogok sana, sogok
sini. Kalau bisnis mau jalan, mau aman,
uang keamanan, uang ormas dan lain
sebagainya. Ya, itu tetap juga akan jadi
faktor penentu sih. Tetapi secara umum
ketika duit makin gampang diakses,
seharusnya ekonomi juga berkembang. Tapi
ingat, ada jebakannya di sana. Kalau
peredaran duit makin banyak, inflasi
bisa tidak terkendali. But that's
another question. Next. E. Sebentar,
Guys. Bentar, Guys. Sebelum kita lanjut
videonya, portofolio kamu lagi
kebakaran, merah merona, semuanya turun
anjlok. Bahkan saham-saham perbankan
besar di Indonesia semuanya masuk ke
jurang. Loh, kok bisa, ya? Nah, ini
semua udah pernah kita bahas di Benix
Investor Group, komunitas saham terbesar
yang ada di Indonesia. So, tunggu
apalagi, Guys. Segera bergabung di Benix
Investor Group karena cuman di sini, ya.
kita bisa berdiskusi langsung secara
live baik online maupun offline termasuk
kita sering melakukan kunjungan site
visit loh ke perusahaan-perusahaan ke
pabrik-pabrik emiten-emiten yang ada di
Indonesia. Dan kamu di sini juga bisa
langsung tanya jawab secara langsung
live sama direktur perusahaannya. Kapan
lagi ada peluang kayak begini. Nah,
kemarin kita juga baru habis datang nih
ke sebuah perusahaan yang menurut gua
sangat prospek di tahun 2025. Nama
perusahaannya apa ya? Yuk, langsung aja
daftar di Benix Investor Group melalui
website yang ada di bawah ini
www.benix.id atau segera kontak WhatsApp
kita yang ada di bawah ini. Oke, guys.
Kita tunggu ya di Benix Investor Group
karena makin seru nih dunia investasi
yang ada di dalam negeri maupun luar
negeri. Apa sih saham yang menarik
selanjutnya buat kita bahas. Sampai
ketemu di Benix Investor Group.
Pertanyaan terakhir dari Brian Huang.
Bang Ben, turunnya B red kali ini
kayaknya aneh soalnya PMI manufaktur
juga turun. Apakah otw inflasi? Yes.
Yes. Bukan cuman gua ternyata yang punya
pertanyaan ini. Gua pun kaget juga ya.
Ada yang nanya gini si Bryan ya. Pintar
nih. Pertanyaannya bagus. Kenapa posisi
Indonesia sekarang kita mau bayar hutang
loh? Hutang luar negeri kita diprediksi
nanti yang jatuh tempo di semester 1
2025 itu antara 700 sampai 800 triliun.
Sementar duitnya kita punya enggak?
Enggak punya kita duitnya. dia kita tiap
bulan itu defisit, defisit, defisit
ratusan triliun setiap bulan. Terus mau
bayar pakai apa? Kita ini negara yang
berjalan lebih besar pasak daripada
tiang. Anggaran belanja kita itu R.600
triliun padahal penghasilannya cuman
R3.000 triliun. Dari situ aja udah
enggak logis. Terus dalam kondisi kita
lagi butuh duit nih untuk bayar utang,
apa yang dilakukan oleh negara untuk
bayar utang itu? ya mungkin cetak duit
lagi, mungkin renegosiasi utang di
extend jatuh temponya tentu dengan bunga
yang lebih tinggi. Lalu kalau kita pikir
dengan jelas nih gimana sih jadi cara
cetak duitnya? Ya quantitative easing.
Salah satu metode gampang dia belanja
obligasi atau belanja surat utang
negara. Atau ada solusi lain juga. Kalau
mau bikin dunia banjir duit tinggal
turunin aja BI rate. Cuman resikonya
apa? Kalau seandainya BI rate itu kita
turunin nih guys, kondisi lagi berat
seperti ini, apa yang terjadi? digoyakin
NPL malah makin tinggi. Nah, posisi
Indonesia sekarang inflasi juga lagi
tinggi. Gua yakin kalau seandainya
dibanjirin duit lagi dengan either
quantitative easing atau cetak duit atau
dengan suku bunga yang dikurangin dan
lain sebagainya, yang terjadi apa?
Aliran duit yang masuk ke masyarakat
tambah besar. Teman-teman akan saksikan
makin banyak orang yang happy lah karena
banjir duit. Gua yakin YG pun bakal naik
lah. Tetapi ini semua menurut gua adalah
jebakan yang fana. Karena apa? Ketika
makin banyak duit banjir rupiah yang
masuk di tengah kondisi fundamental kita
yang enggak bagus, apa yang terjadi?
Inflasi tambah tinggi. Logika aja hukum
supply and demand. So, teman-teman akan
melihat ya menurut gua ini bisa jadi
hyper inflation bahkan ketika duit itu
betul-betul dibanjirin di bawah padahal
inflasi kita sedang tinggi yang terjadi
adalah memang lu pegang duit tetapi
harga-harga sudah enggak terkontrol
lagi. Nah, ini yang kita harus lihat ya.
Kalau kita lihat peristiwa 98 ya, salah
satu faktor yang mengakibatkan kejatuhan
pemerintah saat itu ya salah satunya
berhubungan dengan inflasi. Harga barang
sudah enggak terjangkau lagi. Inflasi
itu kemudian hari bisa menciptakan
kerusuhan loh. Perjuangan para mahasiswa
mahasiswi Indonesia insyaallah sudah
mulai menampakkan hasilnya.
Karena kalau orang enggak bisa kontrol
inflasi dengan pintar, yang terjadi apa?
Rakyat merasa daya belinya tertekan.
Kita selama ini dimanipulasi seolah-olah
negara baik-baik saja, negara baik-baik
saja. Padahal uang R juta hari ini tidak
sama dengan uang R juta 10 tahun yang
lalu. Artinya tanpa disadari ini adalah
program untuk merampok duit rakyat.
Nyambung enggak lu? Enggak ngerti ya?
Jadi gini, kalau lu punya duit R10 juta
10 tahun yang lalu dan duit R juta
sekarang nilainya udah beda, udah
berkurang drastis ya kalau menurut
pengakuan pemerintah. Inflasi kita
antara 4 mungkin sampai 8% setahun.
Artinya gini, Guys. Kalau lu bayar pajak
10%, lu punya penghasilan R10 juta,
nilai ril-nya adalah Rp9 juta. Karena
udah hilang R1 juta baru bayar pajak.
Demikian pun dengan inflasi. Kalau hari
ini inflasi kita 10%, lu kena pajak juga
10%, artinya penghasilan lu real-nya
cuman setara R juta. Nyambung enggak?
Artinya, Guys, inflasi itu adalah metode
merampok duit rakyat tanpa persetujuan
anggota DPR. Karena kalau lu mau rubah
pajak, naikin dari 10% ke 20% ke 30%, lu
butuh wakil rakyat untuk ikut
menentukan. Karena itu hajat hidup orang
banyak. Tapi
inflasi atau cetak duitlah atau dengan
metode apapun itu diciptakan secara
artificial untuk yang mungkin
menyelamatkan lu supaya duit makin
banjir di pasaran. Tapi kan kalau
inflasinya tinggi yang terjadi apa?
Valuasi duit lu makin berkurang. Dan
apakah ini tindakan yang legal? Iya.
Jadi jangan salah kalau seandainya nanti
lu merasakan duit R juta lu bukan setara
R juta. Mungkin cuman setara R juta.
Ngeri enggak? Artinya duit lu hilang
tanpa lewat prosedur pajak. tanpa lewat
prosedur bayar cukai atau denda atau
penalti, tapi pakai inflasi. Negara
enak-enak aja cetak duit. Lu enggak
merasa negara tambah utang, tapi lu lupa
ketika negara cetak duit, yang bayar itu
lu sendiri dengan duit dari kantong lu
yang nilainya terus berkurang. Semoga lu
ngerti apa yang gua bilang. Tapi ya
udahlah at the end of the day lu akan
ngerti apa yang gua bilang. Bahwa
inflasi itu adalah pajak yang tak kasat
mata. Lebih kejam dibanding pajak. Oke,
Guys. Kalau menurut kalian ada ggak ya,
dari tiga pertanyaan itu yang kita
sebaiknya bahas lebih dalam lagi dan
lebih detail lagi supaya kita bikin
video khususnya. Dan teman-teman, buat
yang kamu yang pertanyaannya belum
dijawab, kamu tulis dong pertanyaan kamu
buat kita bahas di AM selanjutnya. Tulis
pertanyaan kamu di kolom komentar di
bawah ini ya, Guys. Jangan lupa di-like
and share videonya. Semoga video ini
bermanfaat. Salam sehat. Salam cuan. Bye
bye.
[Musik]