DON'T TRUST THE IMF!! JUST ASK ME ABOUT THE INDONESIAN ECONOMY!! FINANCE MINISTER PURBAYA Speaks ...
Ms9cnihXyZg • 2025-05-23
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Good News Indonesia nih. Akhirnya ya
kalian dapat juga nih pejabat yang ada
otaknya ya. Jadi ini pejabat cukup waras
dan tidak gila ya. Jadi mereka bisa
bikin statement yang menurut gua itu
sangat berani, terukur dan yang luar
biasanya lagi didukung oleh data-data
yang valid. Yang luar biasanya adalah
pejabat satu ini berhasil menyinggung
salah satu institusi internasional milik
dunia yang jujur pernah menyengsarakan
Indonesia di tahun '98 kemarin nih. So,
ketika tim kita bilang, "Pak Ben, ini
ada video bagus tentang salah seorang
pejabat di pemerintahan Prabowo yang
berani mengkritik IMF." Bahkan dia
bilang IMF itu bodoh. Wah, gua jadi
penasaran gimana sih videonya? So, kalau
lu penasaran jangan dikip video ini.
Let's check this
out. Jadi setelah IMF mempredik ee
mengeluarkan prediksi baru di bulan
April ya, April kalau enggak salah ya,
kita prediksi ekonomi Indonesia
dipertikirakan tumbuh hanya 4,7% di
tahun 2025 ini. Dan berbagai lembaga
domestik langsung ikut merevisi ke
bawah. Memang kita bisa tumbuh hanya
4,7%. Kalau saya enggak percaya AMF.
Untuk saya AMF bodoh. Kalau enggak
percaya kita lihat TRK recordnya. Di
tahun
2009 proyek CMF pertumbuhan ekonomi
Indonesia 2,5%. Aktualnya berapa? 4,6%.
Kan melesetnya hampir 100%. Kalau kita
percaya IMF bodo amat kita. So,
teman-teman buat yang belum tahu ya, IMF
ini kesingkatan dari International
Monetary Fund. Jadi ini lembaga
internasional scope of work-nya itu di
dunia ya, di planet bumi. Bukan di satu
kabupaten atau di satu provinsi enggak.
Tapi di planet bumi dia cuma punya tiga
kerjaan ini prioritas dia. Yang pertama
menjaga stabilitas ekonomi dunia. Yang
kedua itu mendukung pertumbuhan ekonomi
dunia. Yang ketiga ini membantu kalau
ada anggota-anggota negaranya yang
sedang mengalami krisis keuangan. Jadi
tahun '98 Indonesia salah satu korban ya
kita bisa bilang klien tapi menurut gua
korban dari si IMF ini. Anywayalah
lembaga yang dibentuk buat membantu ya
negara-negara yang susah ekonominya.
Sesimpel itulah. Nah IMF ini hobi bikin
prediksi karena dia hobi juga kasih
nasehat buat negara-negara yang menurut
dia akan menuju negara gagal. Nah,
makanya lu jangan heran kalau bukan IMF
ini sotoy buat dia membuat prediksi di
tahun 2025 ini pertumbuhan Indonesia
diprediksi hanya sebesar
4,7%. Yang kalau menurut Purbaya Sadewa
kemungkinan besar akan meleset karena
IMF itu bodoh. Bukan karena
Rusia-Ukraina nih, Guys. Tapi karena IMF
itu bodoh. Jadi, buat teman-teman yang
belum tahu ini namanya Purbaya Yudi
Sadewa. Dia itu Ketua Dewan Komisioner
LPS. Jadi kalau lihat slide-nya tadi di
ujung kanan atas ada tulisan LPS itu
lembaga penjamin simpanan. Jadi LPS itu
apa sih, Guys? Jadi LPS itu kalau lu
nabung di bank, lu enggak usah khawatir
duit lu hilang. Jadi contohnya lu nabung
di sebuah bank yang ada di Bandung. Lu
nabung 2 miliar terus tiba-tiba banknya
hilang karena kena komet ya meteor yang
memusnahkan dinosaurus. Akibatnya
banknya itu juga ikut hilang. Lu enggak
usah khawatir karena akan datang juru
selamat yang namanya LPS ini bakal
mengganti rugi kerugian lu itu. Jadi LPS
ini lembaga yang sangat powerful. Kalau
lu investor perbankan pasti sudah
tahulah LPS itu. Nah, Purbayudi Sadewa
ini dia selaku ketua dewan komisioner
LPS tadi bilang kalau saya sih enggak
percaya IMF karena menurut dia IMF itu
bodoh. Dan dia kasih bukti. Buktinya
apa? Buktinya di tahun 2009 ekonomi
Indonesia itu diprediksi cuman tumbuh
senilai 2,5%. Ternyata faktanya bisa
tumbuh sampai 4,6%.
ya bisa kita bilang hampir dua kali
lipat lah ya dibandingkan prediksi IMF.
Artinya di sini kita lihat ya bahwa
proyeksi IMF itu meleset hampir 100%
tadi ya 2,5% realitasanya 4,6%. So
menurut beliau kalau kita ini percaya
IMF itu kita bodoh banget. Hebat juga
nih orang ngomong bodoh. Bodoh. Gua kira
cuma Benix doang yang ngomong bodoh.
Ternyata pejabat Indonesia ada juga yang
ngomong bodoh loh. Jadi guys, gua udah
cek ini ya sama tim kita bahwa memang
betul di tahun 2009 pertumbuhan ekonomi
Indonesia itu bahkan lebih besar
dibanding yang dibilang sebenarnya
realitasnya kita tumbuh
4,63%. So apa yang dibilang oleh Mister
Purbaya ini valid. Oke mantap nih sampai
sini mantap nih. Tapi lu jangan
terburu-buru nih ngambil kesimpulan.
Kita lihat dulu masih ada sambungannya.
Next. Terus di tahun 2020 produksi MF
0,5 sekarang minus aktualnya minus 2,1
melesat lagi kan. Terus kita lihat
global proyek MF di tahun 2009 tuh minus
1,3 aktualnya tuh minus 0,4 ya yang ini
ya kita tumbuh
4,6 tahun 2025 kalau kita lihat
justified enggak? IMF memprediksi
ekonomi kita tumbuh
4,7%. 2025 2025 global tumbuhnya 2,8%.
kita tumbuhnya 4,7. Kenapa bedanya
banyak? Waktu global kontraksi 0,4 kita
4,6. Waktu global tunggu 2,8 kita 4,7.
Artinya IMF menganggap kita tidur. Jadi
prediksi mereka terlalu pesimistik. Jadi
Anda jangan mempercaya MF. Kalau nanya
prediksi ekonomi tanya saya aja. Saya
yang paling tahu kok.
Jangan tanya MF. Di sini dibilang global
di 2009 proyeksinya -1,3, realitanya -
0,4. Dalam konteks Indonesia 2009 itu
2,5 tapi realitasnya 4,6 berarti growth
Indonesia growth. Oke, di sini IMF miss.
Tapi di 2020 ya ekonomi global proyeksi
IMF minus
3%, aktualnya -
2,7%. Artinya menurut gua relatively
oke, akurat. Indonesia di saat yang sama
diprediksi sama IMF pertumbuhan
ekonominya tumbuh
0,5% tapi realitasnya min
2,1%. Jadi kalau dibilang IMF ini
jelek-jelekin Indonesia enggak juga atau
terlalu pesimis dengan Indonesia enggak
juga. Karena buktinya nih ini agak salah
ngomong nih lulus dewa nih. Di 2020
proyeksinya 0,5 which is positif 0,5%
realitasanya - 2,1%. Jadi bisa dibilang
di sini malah IMF itu positive thinking
loh sama Indonesia karena realitanya
malah minus ya. Ini juga kan eranya
COVID ya. Terus kita bisa bilang apakah
IMF selalu pesimis? Enggak karena
dibantah dengan proyeksi 2020 itu dan
yang di atas ternyata dengan
dibandingkan aktualnya. Oke. Tapi satu
hal yang pasti ya ternyata IMF sering
miss. Itu aja karena di 2020 IMF bilang
positif realitasnya negatif. Jadi agak
beda tuh. Memang kalau dari sisi enggak
akurat ya enggak enggak akurat
akurasinya kurang. kurang presisi juga
sih IMF ini. Oke, jadi itu ya guys
kesimpulannya kalau dari bagian ini gua
bisa bilang IMF itu betul sangat sering
membuat kesalahan dan tidak akurat. Tapi
kalau dibilang prediksi IMF terlalu
pesimistik salah sih perubaha karena ya
faktanya ya dia kadang-kadang bikin over
optimistic. Tapi satu yang menarik ya ya
dia bilang Anda jangan percaya IMF.
Kalau tanya prediksi ekonomi, tanya saya
aja. Saya yang paling tahu kok. Jangan
tanya IMF. Uh, ini hebat juga ini orang
nih. Padahal dia ini sarjana teknik
elektro, Guys. Gua kira ya, Anda jangan
percaya IMF. Kalau tanya prediksi
ekonomi, tanya saja sama sarjana teknik
kimia, Guys. Toko sebelah maksudnya.
Oke. Oke. Next. Jadi 2000 ini 2009
enggak ada IMF di Indonesia. Kita bisa
tumbuh 4,6% ketika seluruh negara
sekeliling kita tumbuh negatif. Sekarang
juga enggak ada. Harusnya kita bisa
tumbuh dengan baik.
199798 ada IMF kita hancur. Jadi kalau
kita berdiri kaki sendiri kita harusnya
lebih bagus dan kita sudah punya
pengalaman
mengatakis 97 2008 berapa 2000? Iya 2001
2002 kita bisa tumbuh dengan bagus. Next
nanti Anda akan bilang, "Wah, si Purbaya
ini sentimen sama global apa
multilateral organization." Yang pertama
emang saya enggak percaya mereka.
Kayaknya mereka lebih bodoh daripada
saya. Yang kedua kita hitung secara
statistik memang terlihat bahwa ketika
sedang goncang dunianya biasanya
produksi prediksi IMF meleset. Di sini
hanya menunjukkan berapa akurat dia sih
mape namanya ya kalau di atas 50% weak
dan inacurate forecasting. 20189 dia di
atas 100 bahkan 855. 2020 juga 59,5.
Sekarang pun keadaannya tidak pasti.
Harusnya mereka sama enggak becusnya.
Artinya Anda jangan terlalu khawatir
dengan prediksi MF. Next. Oke. Di sini
Purbaya mengungkapkan bahwa di tahun
2009 saat IMF enggak ada di Indonesia,
pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa
tumbuh sampai 4,6%. Which is a good
news. Nah, ia membandingkan ya dengan
posisi IMF ketika masuk tahun '9798
Indonesia krisis eh malah ekonomi
Indonesia hancur bukan tambah baik.
which is true. Nah, menurut beliau
karena saat ini tidak ada IMF lagi di
Indonesia maka seharusnya pertumbuhan
ekonomi Indonesia bisa jadi lebih baik
mungkin. Dan menurut dia, Indonesia
memang sebaiknya berdiri di atas kaki
sendiri karena Indonesia sudah punya
pengalaman menghadapi krisis, Guys.
Bahkan di tahun-tahun sebelumnya. Jadi
ada krisis supran mortgage di Amerika,
ada.com Bubble juga di Amerika. Di
Indonesia ada krisis kemarin sempat ada
COVID, terus krisis tahun 2008, terus
krisis 2002 dan lain sebagainya. kita
survive-survive aja tuh menurut beliau.
Cuma kan itu krisisnya mayoritas terjadi
di luar negeri ya, bukan di dalam
negeri. Begitu krisisnya terjadi di
dalam negeri, contohnya ketika kita kena
COVID toh minus juga ya. Tapi overall
gua setujulah dengan statement Mr.
Purbaya lah. Okelah, okelah. Tapi ada
satu hal yang gua mau garis bawahi,
Guys, bahwa pernyataan Purbaya itu
memang ada benarnya di bagian enggak
selalu orang kalau menggantungkan diri
atau berkolaborasi sama IMFM negaranya
tambah cuan, tambah oke, tambah bagus.
Sekarang kita punya contoh yang sangat
tril, paling dekat sama situasi sekarang
ya. Itu di tahun 2009. Lu tahu ada
sebuah negara di Eropa yang diramalkan
akan bangkrut. Waktu itu ada tiga negara
yang namanya negara Portugal, negara
Italia, dan yang paling ekstrem negara
Yunani. Ini negara-negara Eropa Barat
nih. Di tahun 2009 Yunani itu mengalami
krisis keuangan yang sangat besar.
Kenapa? Karena mereka punya utang begitu
banyak. negara dalam kondisi defisit
sama kayak Indonesia, defisitnya sangat
tinggi defisit anggarannya. Dan ngerinya
data keuangan negara Yunani itu sangat
sering dimanipulasi. Sama kayak biro
pusat skenario lah kalau di Indonesia.
Jadi tipu sana tipu sini enggak bisa
dipegang. Akibatnya banyak negara-negara
Eropa itu yang kecewa. Karena ya Yunani
itu kan digadang-gadang bisa jadi post
child-nya grup Euro. Kenapa? karena dia
salah satu negara yang paling muda ya
bergabung di Euro, European Zone. Tapi
ternyata Yunani banyak melakukan
tindakan-tindakan tercerah. Korupsinya
di mana-mana, penipuan di mana-mana dan
akibatnya ya Yunani enggak mampu bayar
utang mereka dan dikhawatirkan bahkan
default. Jadi bakal gagal bayar. Nah,
kalau Yunani itu sampai gagal bayar ini
bisa mengguncang perekonomian Eropa
karena dia bagian dari negara European
Union. EU. Nah, gini guys. Gua jelasin
posisinya. Ketika sebuah perusahaan
kenapa ini ngeri ya? Kita jangan
ngomongin negara Yunan nih. Ketika
sebuah perusahaan collapse bangkrut,
contohnya perusahaan tekstil yang sangat
besar di Jawa Tengah. Dia collaps apa
yang terjadi? Dia gak bisa bayar
hutangnya. Yang terjadi adalah PHK
massal puluhan ribu karyawannya dipecat
kehilangan pekerjaannya. Dan mungkin
banyak juga orang yang bunuh diri.
Sekarang konteksnya yang tidak bisa
bayar utang. Bukan hanya bayar bunganya
loh, butangnya sudah enggak bisa dibayar
lagi. Itu adalah negara itu sendiri. Apa
yang terjadi? Lu bisa bayangkan ya. Pada
saat itu banyak orang gila, banyak orang
depresi, jutaan orang kehilangan
pekerjaan. Jadi konteksnya di sini
adalah negara yang collaps karena
korupsi gila-gilaan, manipulasi data
keuangan negara sangat ekstrem, dan
defisit
anggaran tidak terkendali. Ini ngeri.
Akibatnya apa? Yunani dipaksa, Guys,
untuk minta bantuan karena negaranya
sudah enggak ada harapan. Siapapun
presidennya, siapapun menterinya, sama
aja belangsak semua. So, akhirnya mereka
minta pertolongan sama European Union.
European Union membawa bala bantuan yang
namanya troika. Troika itu tiga ya. Jadi
yang pertama Komisi Eropa, yang kedua
adalah Bank Sentral Eropa, yang ketiga
adalah IMF yang lagi kita bahas di sini.
Nah, mereka tiga ini kan entitas yang
sangat kuat, punya duit sangat banyak.
Mereka berinisiatif memberikan duit
senilai 240 miliar euro. Lu bayangin 240
miliar euro. Ini nilai transfernya
Ronaldo aja kalah, Guys. Mau Ronaldo
Messi kalah. Ini 240 miliar euro. Ini
setara dengan duit
Rp4.400
triliun. APBN Indonesia lewat, Bro.
Cloud. APBN kita cuma R3.000an triliun.
Ini R.400 00 triliun duit dikucurin ke
Yunani dari persekutuan tiga iblis itu,
Guys. Enggak, maksud gua persekutuan
Trioka itu. Jadi ada Komisi Eropa, Bank
Sentral Eropa dan IMF. Mereka bergabung
ngasih duit. Ingat yang namanya kasih
duit tidak ada makan siang gratis. Lu
harus bayar utang. Oke, sudah jelas. Dan
lu harus melakukan hal-hal yang
dimintakan oleh pemberi utang. Kalau dia
minta sendal lu, lu kasih dong. Dia
minta jaminan rumah lu, lu kasih dong.
Dia minta nyawa lu, jangan-jangan lu
harus kasih juga dong. Dan ini
konteksnya yang diberikan utang 4.400
triliun adalah negara. Wih, ngeri. Terus
lu bisa jadi bikin komentar, "Pak, bagus
dong ada negara mau collaps dapat
bantuan." Iya, kalau lu bodoh. Itu
pertama. Yang kedua, iya bagus kalau lu
rakyat jelata. Tapi kalau lu pakai
kacamata seorang yang mengerti tentang
makroekonomi dan geopolitik, lu akan
bertanya-tanya tidak ada sesuatu yang
gratis. Kompensasinya apa? Ternyata IMF
pada saat itu meminta lima hal yang sama
persis bahkan lebih sadis dibandingkan
permintaan IMF ketika menjerumuskan
Indonesia sampai Timur merdeka di tahun
'98. Apa yang diminta oleh IMF terhadap
Yunani, negara kelahiran Zeus itu yang
sekarang menjadi raja judi online? Yang
pertama, mereka meminta pemotongan gaji
PNS dan uang pensiun. Yang kedua, harus
ditingkatkan pajak negara. Jadi pajak
harus ditambah. Yang ketiga harus
diprivatisasi perusahaan BUMN yang ada
di Yunani. Yang keempat harus ada
reformasi tenaga kerja. Artinya hukum
tenaga kerja harus lebih fleksibel.
Jangan terlalu kaku kayak yang ada di
Indonesia. Maksudnya IMF di sini apa?
Harus dipermudah proses PHK. Sama kayak
di Amerika. Amerika tuh enggak ada tuh
kontrak kerja sampai seumur hidup kayak
di Indonesia. Enggak. Mayoritas buy
kontrak yang bisa dicut. Bi hari ini lu
diut, besok udah enggak masuk kantor
lagi. Enggak ada notice period, enggak
ada apa, lu menghilang. Seekstrem itu
bisnis di Amerika. Yang kelima, harus
ada pemotongan anggaran kesehatan dan
anggaran pendidikan. Logikanya gini,
kalau orang tidak sehat, orang dan tidak
dapat pendidikan, bagaimananya dia bisa
jadi produktif? Artinya kan ada
pembodohan terselubung di sini. Ini aja
udah enggak masuk akal. Terus mereka
ternyata minta sama juga yang dilakukan
di Indonesia, perusahaan-perusahaan BUMN
harus dijualin ke swasta. itu maksudnya
privatisasi ya, perusahaan milik negara
atau BUMN. E sebentar guys, sebentar
guys sebelum kita lanjut videonya,
portofolio kamu lagi kebakaran merah
merona semuanya turun anjlok bahkan
saham-saham perbankan besar di Indonesia
semuanya masuk ke jurang. Loh, kok bisa
ya? Nah, ini semua udah pernah kita
bahas di Benix Investor Group, komunitas
saham terbesar yang ada di Indonesia.
So, tunggu apalagi, Guys? Segera
bergabung di Benix Investor Group karena
cuman di sini, ya. kita bisa berdiskusi
langsung secara live baik online maupun
offline termasuk kita sering melakukan
kunjungan site visit loh ke
perusahaan-perusahaan ke pabrik-pabrik
emiten-emiten yang ada di Indonesia. Dan
kamu di sini juga bisa langsung tanya
jawab secara langsung live sama direktur
perusahaannya. Kapan lagi ada peluang
kayak begini? Nah, kemarin kita juga
baru habis datang nih ke sebuah
perusahaan yang menurut gua sangat
prospek di tahun 2025. Nama
perusahaannya apa ya? Yuk, langsung aja
daftar di Benix Investor Group melalui
website yang ada di bawah ini
www.benix.id atau segera kontak WhatsApp
kita yang ada di bawah ini. Oke, guys.
Kita tunggu ya di Benix Investor Group
karena makin seru nih dunia investasi
yang ada di dalam negeri maupun luar
negeri. Apa sih saham yang menarik
selanjutnya buat kita bahas. Sampai
ketemu di Benix Investor
Group. Jadi, lima hal yang diminta oleh
IMF itu, Guys, lu harus bertanya-tanya
karena ternyata memang sangat ajaib.
Yang pertama, pemotongan gaji PNS sama
pensiun. Kalau ini gua setuju, Guys. Ini
gua setuju banget. Yang kedua,
peningkatan pajak. Ini harus hati-hati.
Pajak kalau ditingkatkan rakyat tambah
menderita atau tambah happy. Gua rasa
mayoritas akan bilang tambah menderita.
Yang ketiga, privatisasi perusahaan
milik negara. BUMN harus dimiliki oleh
swasta. Ada sisi positif, ada sisi
negatif. Memang banyak perusahaan BUMN
contoh di Indonesia yang isinya korup
aja semua. Ya sebaiknya di yang jalanin
swastaak mungkin lebih efisien. Tapi ada
beberapa hal yang sedemikian sensitif
yang sebaiknya tidak dimiliki oleh
asing. Yang keempat, reformasi tenaga
kerja tadi. Yang kelima, pemotongan
anggaran. Nah, menurut lu itu hal yang
logis enggak sih diminta oleh orang yang
akan memberikan hutang? Ada satu hal
yang make sense. Namanya orang ngasih
hutang harapannya bisa dibayar balik
dong. Iya dong. Makanya dia bilang, "Lu
tambah hematlah, lu jangan boros lah."
Ya masuk akal lu tambahin pendapatan lu
dong. Pendapatan lu kan dari pajak.
Nambahin dong pajak lu biar gua merasa
aman bahwa utang yang gua kasih ke lu,
lu pasti bisa balikin. Ya, masuk akal.
Tapi ternyata, Guys, bantuan dari IMF
atau dengan kata lain bukan bantuan ya,
tapi jebakan, Guys. Jebakan berhadiah
itu ternyata membawa dampak buruk. Yang
pertama apa? Ternyata setelah mendapat
bantuan IMF terjadi peningkatan
pengangguran. Pengangguran di Yunani
melonjak hingga 27%.
lebih dari 60%-nya adalah anak-anak muda
yang
pengangguran. Lalu gaji dan pensiun
turun drastis. Akibatnya banyak orang
jatuh
miskin. Yang ketiga, karena anggaran
kesehatan kolaps, maka akses terhadap
layanan medis dan kesehatan di Yunani
semakin buruk dan jelek. Banyak orang
mati, mampus, meninggal, tidak bisa
dirawat, tidak ada anggaran. Lalu
kemudian yang paling ekstrem adalah
terjadinya lonjakan bunuh diri dan
gangguan mental, gangguan jiwa nih
karena tekanan ekonomi dan ahli-ahli
ekonominya tambah sukses, tambah maju
besar sesuai dengan cita-cita luhur IMF,
ternyata ekonomi Yunani malah nyungsep
25% minus setara dengan Great
depression. Jadi, Teman-teman, ini yang
mau dibilang bahwa lu harus hati-hati
dengan uang gratis karena tidak ada yang
namanya uang gratis. Apalagi di level
bernegara Yunani kalap mata. Memang
hobinya korupsi. Dapat uang gede di
depan R.400 triliun. Tadi gua bilang
diminta sendal jepit dikasih sendal
jepit, diminta rumah, dikasih rumah,
diminta nyawa. Dia pun setor nyawa
rakyatnya. Jangan lu kira semua utang
yang dimiliki oleh negara itu tidak ada
buntutnya. Hati-hati. Makanya kalau lu
lihat negara lu hobinya ngutang,
ngutang, ngutang. Padahal korupsinya
banyak banget. Padahal anggaran defisit
gila-gilaan. Hati-hati. Tapi guys, tetap
ya kita harus fair. Ada sisi negatifnya,
ada sisi positifnya juga dari IMF. At
least ya ada tiga hal yang menurut gua
positif lah dari bantuan atau jebakan
IMF ke Yunani ini. Yang pertama Yunani
akibatnya tidak default total, tidak
gagal bayar. Mereka tetap bisa menjadi
anggota Eurozone, anggotanya European
Union. Yang kedua, akhirnya Yunani
mendapatkan stabilitas keuangan dalam
jangka panjang. Walaupun dia ekonominya
jadi stabil, tapi dia sempat merasakan
penderitaan dulu tuh dalam jeratun IMF
ya dalam jangka panjang juga. Jadi
penderitaan jangka panjang tapi
endingnya ternyata cukup baiklah. Yang
ketiga, suka enggak suka akhirnya
terjadi reformasi ya struktural
birokrasi di Yunani yang cukup
signifikan. Nah, gua dapat ilmu ini
cukup langsung lah karena dulu donen gua
adalah salah satu pengacara terkenal di
Yunani dan dia juga terlibat dalam
proses bailout-nya ini dan dia
menyaksikan dengan mata dia sendiri ya,
bagaimana Yunani itu ditekan, dikelabuhi
oleh kanselir Jerman, oleh penguasanya
bank sentral Eropa, oleh Komisi Uni
Eropa dan sebagainya. Dia memang
menyaksikan itu bahwa Yunani
diperlakukan sangat tidak adil dan
diperas habis-habisan kekayaan
negaranya. So, Teman-teman di sini
memang ada benarnya juga ini yang
dibilang oleh Mr. Purbaya. Ya, gua
percaya jadi sini dia orang pintar lah.
Bahwa memang lebih bagus sih buat
Indonesia jalan sendiri dibandingkan
kita gandeng tangannya IMF suka enggak
suka. Tapi satu yang jadi pertanyaan nih
orang nyalinya tinggi, Guys.
Berani-beraninya loh seorang pejabat
negara kita. Kayaknya ini pertama
kalinya ya gua dengar pejabat negara
kita berani menyerang institusi level
global seperti IMF. Kalau saya enggak
percaya IMF. Untuk saya IMF bodoh. Untuk
saya IMF bodoh. Untuk saya IMF bodoh.
Bukan institusi level Tarkam ya, tarikan
kampung atau kelas kabupaten. No, ini
institusi level dunia. Menarik nih.
Next. Nah, ini kita lihat e global
sekarang seperti apa. Kalau kita
bandingkan dengan Vietnam, Kamboja, dan
negara-negara lain. Kalau perang dengan
Amerika dampak untuk Indonesia paling
sedikit. Sumbu kanan adalah berapa
ekspor kita ke Amerika Serikat? Sumbu ke
atas adalah tarif resiprokal. Lihat
Kamboja, Vietnam, rasio ekspor ke total
ekspornya ke Amerika itu besar sekali
mendekati 30%. Kita cukup kecil
dibanding ekspor total kita. Seandainya
ada gonjang-ganjang yang paling dahsyat
pun kita negara yang terdampak paling
kecil. Next. Apalagi seperti Pak bilang
tadi, kita diuntungkan dengan tarif yang
lebih kecil dibanding negara-negara
saingan tadi. Walaupun ada indikasi
katanya tim negosiasi kita menghasilkan
tarif yang lebih tinggi. Anda mesti
nilai tim negosiasi yang berangkat ke
sana seperti apa
negosiasinya. Harusnya kan negosiasi
harusnya makin turun kok makin tinggi.
Mungkin belum selesai. Saya pikir sih
belum selesai. Harusnya sih masih bisa
lebih rendah atau paling enggak sama.
Kalau sama harusnya kita enggak usah
kirim negosiasi ya. Enggak usah kirim
tim negosiasi. Harusnya enggak usah
kirim tim negosiasi. Dengar enggak?
Harusnya enggak usah kirim tim negosiasi
kalau ujung-ujungnya malah dapat tarif
lebih tinggi setelah
bernegosiasi. Nih logikanya masuk nih.
Setuju gua. Aneh banget. Kita kena tarif
tinggi, kirim tim negosiasi hasilnya
apa? Dapat tarif lebih tinggi
lagi. Kocak juga nih. Gua senang nih,
Mister Purbaya ya. Luar biasa. Gua suka.
Asli suka banget. Gua setuju. Gua
setuju. Wah, tapi lu hati-hati. Lu kan
ngatain menteri nih. Soalnya yang maju
negosiasi menteri nih. Yakin nih enggak
apa-apa nih, Pak Purbaya. Oke nih. Asik
juga nih sarjana teknik elektro nih. I
ya ya. Oke. Jadi dia beliau bilang tadi
perang dagang terjadi itu fakta realita.
Tapi kalau kita dibandingkan dengan
negara lain seperti Kamboja, Vietnam dan
lainnya dampak bagi Indonesia paling
sedikit. Gua sedikit kritik di situ
memang betul. Tetapi kita enggak bisa
bandingkan ekonominya dengan Kamboja dan
Vietnam. Itu mah negara kecil. gitu.
Kita enggak bisa gandengkan dengan itu.
Dan bukan artinya Indonesia bisa
tiong-tion aja, bisa tenang-tenang aja.
Enggak. Karena kan dibilang di sini
dengan tarif yang lebih kecil
dibandingkan negara tetangga sebenarnya
Indonesia masih sangat diuntungkan. Iya.
Kalau bandingnya dengan negara-negara
kecil Kamboja, Myanmar, Malaysia. Ya,
apalah yang mau dibandingkan sama
mereka. Yang gua mau bilang di sini
kalau ekspor dari Indonesia ke Amerika
Serikat tidak sebesar ekspor dari
Vietnam ke Amerika Serikat. Apakah
artinya Indonesia bisa tenang-tenang
saja? Tidak. Kenapa? Karena yang
dipentingkan itu bukan itu. Yang penting
adalah Indonesia itu banyak ekspor ke
mana? Ternyata kita banyak ekspor
mayoritas ya komoditasnya sedikit
pengetahuan nih untuk Mr. Purbaya ini
kritik nih dari gua. Itu adalah
negara-negara yang memang menggantungkan
nilai ekspornya ke Amerika Serikat.
Contoh gini, kita enggak bandingkan
Kamboja negara kecil, enggak penting
lah. Cina, kalau Cina kena tarif yang
lebih besar dari Amerika Serikat, Cina
makin sedikit ekspornya ke Amerika
Serikat yang terdampak Indonesia. Kok
bisa? Nah, itu kan enggak dibahas di
sini. Tapi gua kasih ajar sama lu supaya
lu punya otak tambah bagus. Karena
Indonesia itu mengekspor energi ke Cina.
Kita ekspor batu bara ya ke Cina.
Indonesia mengekspor bahan baku untuk
pengolahan makanan. Salah satunya yang
sering digunakan CPO minyak kelapa sawit
terbesar. Salah satunya ke mana? Ya ke
Cina juga. Jadi kalau Cina kena tarif
dari Amerika Serikat, kita enggak
ngomongin Vietnam Kamboja, tapi Cina apa
yang terjadi? Produksi pabriknya
berkurang. Buat apalagi dia bikin
besar-besaran, pembelinya berkurang.
Artinya konsumsi energi dia berkurang,
konsumsi komoditas Indonesia itu
berkurang. So, teman-teman jangan lu
anggap remeh. Tenang-tenang aja
Indonesia perang dagang dengan Amerika
Serikat. Toh kita ekspor ke Amerika
Serikat cuma sedikit. Kita enggak
bergantung dengan mereka. Loh, bukan di
situ konteksnya. Makanya harus berpikir
geopolitik itu holistik. Konteksnya
adalah nyawa kita orang Indonesia
mayoritas dari jualan komoditas. Namanya
sawit, namanya batu bara dan lainnya
yang sebetulnya enggak terlalu besar.
Tapi dua itu yang penting dan klien kita
terbesar adalah Cina. salah satunya juga
yang mereka kena tarif dari Donald
Trump, Amerika Serikat. Jadi artinya
apakah kita harus tenang-tenang saja?
Tentu tidak. Makanya teman-teman jangan
kaget. Prediksi gua jadi kenyataan.
Harga batu bara 2025 tambah nyungsep. Eh
lu kan tambah tekor kalau gua tambah
untung. Karena apa? Ya ini banyak orang
yang enggak bisa memperkirakan hal
seperti ini. Bahwa oh tenang-tenang aja
Kamboja aja lebih bergantung. Vietnam
lebih bergantung dengan Amerika Serikat.
Indonesia enggak penting lah. Iya bro.
Jangan begitu pola pikirnya. Itu salah.
Tapi satu yang gua suka sih dia
jokes-nya ya. Dia bilang ada indikasi
tim negosiasi Indonesia menghasilkan
tarif yang lebih tinggi. Wah itu itu
kocak sih. Betul sih. Benar juga. Gua
setuju dengan logikanya. Mendingan
enggak usah kirim tim negosiasi lah biar
tarifnya sama aja flat. Next. Ada satu
lagi data yang mengganggu katanya
purchasing manager index jatuh ke level
yang rendah. Di bawah 50 lagi di 47
kalau enggak salah. Itu kan di ujung
sana yang bawah tuh merah jatuh ke
bawah. Wah, itu artinya pengusaha cemas
Indonesia akan resi. Sudah mulai keluar
gitu kan orang-orang. Saya bilang,
"Enggak usah takut." PMI purchasing
manager index itu kadang-kadang bisa
berlaku sebagai laging indikator.
Indikator yang menunjukkan masa lalu.
Takutan aja itu pengusahanya sehingga
kita disurvei. Ketika disurvei angkanya
jatuh. Oh, itu kata Anda purba aja
cari-cari alasan. Enggak. Kalau Anda
enggak percaya, lihat
tahun 2021 di bulan Juli PMI jatuh ke 42
kalau enggak salah waktu itu ya. Itu
level terendah sepanjang sejarah.
Harusnya kita hancur kan semua
menteri-menteri pada waktu lapor ke
presiden, ekonomi Indonesia akan hancur.
Presiden panik. Saya waktu dipanggil ke
istana, Pak Misbakun. Kalau Presiden
panik supaya manggil saya rupanya ke
istana. Kalau susah dia manggil saya
untuk nghibur dia. Tapi kalau dia senang
dia
lupa. Panggil saya, panggil ke sana tuh.
Pak Pur, gimana ke ekonomi Pak? Untuk
saya pertempuran sudah selesai. Ekonomi
tinggal tunggu balik karena senjata kita
sudah masuk ke sistem perekonomian. Apa
tuh? Likiditas yang besar sudah masuk ke
sistem. Jadi tinggal tunggu waktu untuk
balik. Loh, Anda kenapa bisa bilang
begitu? PMA jatuh ke level yang rendah.
Saya bilang, "Enggak usah takut, Pak.
Ya. Ya. Kalau manajer disurvei pada
waktu Anda baru mulai PPKM ya takut akar
seperti itu. Tapi pada waktu uang sudah
masuk di sistem Anda yang biru nih ini
adalah K di perbankan mulai berbalik
arah dari turun ke sana terus positif
makin lama makin
positif. PMI pasti balik Pak. Jadi Bapak
enggak usah takut. Jadi setelah Juli
Agustus mulai naik dikit November waktu
naik terus begitu dibuka sudah pos di
atas 50 lagi. Jadi selama kita bisa
lihat pertumbuhan kredit yang positif
PMI akan balik lagi ke arah positif
artinya mereka akan melihat demand akan
tumbuh produksi mereka juga akan naik
mereka akan beli banyak lagi barang.
Jadi enggak usah takut tentang itu. Yang
penting fondasi ekonominya sudah
dibetulin ke depan harusnya akan
membaik. Oke. Jadi cara baca PMI itu ya
kalau di bawah 50 itu jelek. Kalau di
atas 50 itu bagus. Sesimpel itu. Tadi
kan lihat garisnya ternyata kita di
level 46,7 artinya kita di bawah 50.
Artinya banyak yang menyimpulkan
Indonesia dalam kondisi yang akan
resesi. Tetapi Purbaya menyimpulkan
enggak perlu takut karena biasanya
legging. Karena legging indikator itu
maksudnya telat terjadi karena dia cuma
bisa mengukur masa lalu, tidak bisa
mengukur masa depan. Di situ. Betul.
Soal PMI. Satu lagi dia bilang selama
kita bisa lihat pertumbuhan kerja yang
positif, kerja terus dengan keyakinan
teguh, PMI pasti akan kembali lagi ke
arah yang positif. Di sini gua mau
bilang bahwa ini pandangan gua itu ya
dan tidak. Sebagian pernyataannya benar,
tapi sebagian lagi menurut gua tidak.
Menurut gua ini adalah indikasi yang
buruk. Memang betul PMI bisa balik lagi
rebound maybe karena Bank Indonesia akan
mengurangi tingkat suku bunga. Besok
atau 2 hari lagi akan diumumkan dan lu
akan lihat itu jadi kenyataan. Nah, tapi
teman-teman harus tahu ya, posisi
Indonesia sekarang lagi defisit
anggaran. Posisi Indonesia harus segera
bayar bayar utang yang akan segera jatuh
tempo. Posisi Indonesia sekarang terus
melemah terhadap US Dollar. Dan posisi
Indonesia sekarang adalah ranking
korupsinya itu terus bertambah bukan
berkurang. Jadi kalau ditanya apakah
kita harus optimis dengan PM itu memang
apapun kondisinya kita harus selalu
optimis. Cuman ya gua takutnya ini cuma
hanya akan terjadi hype ya, katalis yang
positif tetapi cuma dalam jangka pendek
karena tiba-tiba terdapat kuncuran dana
nih ya dengan diturunkannya suku bunga
Bank Indonesia itu orang jadi gampang
kredit ke bank. Tapi harus hati-hati,
gua sangat takut akan terjadi hyper
inflation dalam waktu dekat. Apalagi
kalau pemerintah mengambil tindakan
quantitatif easing untuk membayar
utang-utang kita yang jatuh tempo itu,
Guys. Apalagi ingat ya, kita bayar
utangnya enggak pakai rupiah loh. Kita
bayarnya pakai dolar. Memang betul ini
laging indikator. Memang betul mungkin
akan terjadi pemulihan, tapi gua rasa
masih banyak hal-hal yang sifatnya
fundamental yang belum kita perbaiki.
Gua sih akan tetap worry. Apalagi
teman-teman asal tahu aja ya. Sekarang
ini udah makin banyak orang Indonesia
khususnya Crazy Rich, Konglomerat
Indonesia yang lagi kabur nih sementara
ke Singapura. Tentunya mereka bawa duit
dong, rupiah dong. Tentunya sampai sana
mereka tukar dong. Yang kabur sekarang
lagi banyak orang bawa duit itu ke
Singapura, orang kaya Indonesia dan ke
Dubai karena pajaknya 0%. Teman-teman
bakal lihat ya. di dalam jangka waktu
dekat ini itu nilai tuker rupiah gua
yakin akan terus kalah terhadap
Singapura. Itu indikasi bahwa makin
banyak orang kaya di Indonesia yang
takut sama rupiah, takut di Indonesia
dan akan stay di negara luar at least
sampai lewat Mei, Juni, Juli inilah.
Karena banyak pengusaha yang takut
krisis 98 kerusuhan itu terulang lagi.
Gua harap enggak terjadi. Tapi itu sudah
mengindikasikan bahwa ya PMI indeks
46,7% itu bukan kabar baik, itu kabar
buruk. So, di sini ya gua bisa bilang ya
gua setuju tapi cuman sebagian.
Sebagiannya lagi gua sangat tidak
setuju. So, kalau menurut kalian gimana,
Guys? Ini menarik sih. Anyway, ya.
Walaupun gua ada beberapa yang tidak
sepakat, ada beberapa yang sepakat tapi
menurut gua ini salah satu yang unik.
Ini orangnya berkarakter pejabat di
negeri ini. Jarang-jarang ada yang
berani nyablak blak-blakan. Tapi enggak
asbun kayak menteri yang satu itu. Kabur
aja dulu, kabur aja dulu. Kalau perlu
enggak usah balik lagi ke sini. Gila lu.
Terus ada lagi pejabat kita nih di
bidang bilang, "Oh, ormas-ormas malak
sana sini ya itu bagus. Oh, ormas-ormas
minta THR ya itu kebudayaan Indonesia
ya. Lu gila lu." Makanya investor takut
invest di Indonesia. Tapi gua bisa
bilang si Purbaya ini ya. Oh, okelah. So
far okelah. So far jarang ya menteri
kita lihat pejabat di Indonesia yang
punya otak gitu ya, yang berani, yang
pintar. Gua rasa ini salah satu yang oke
lah selain Menteri Amran lah. Oke nih
asli hebat, hebat, hebat. Kembali ke
kalian, guys. Menurut kalian gimana
pidatonya Beriau, Ketua Dewan Komisioner
OPS lu setuju enggak dengan apa yang dia
sampaikan bahwa data IMF itu enggak
selalu akurat di situ? Gua sih setuju.
Dan ketika PMI turun di bawah 50, lu
jangan khawatir, itu akan segera naik.
Gua sih yakin juga pasti akan naik dalam
jangka waktu dekat. Yakin gua karena
Bank Indonesia gua yakin akan turunin
suku bunganya dalam 2 hari ke depan di
hari Rabu nanti ini. But ya, apakah
artinya dalam jangka menengah dan jangka
panjang oke saja? Belum tentu, Guys. Ada
begitu banyak tantangan yang secara
fundamental belum kita selesaikan. So,
kesimpulannya gimana nih, Guys? Lu
setuju atau enggak nih dengan
pandangannya ketuanya LPS ini? Oke,
Guys. Semoga video ini bermanfaat.
Ditunggu pandangan kalian. Segera share
video ini. Jangan lupa subscribe lu.
Salam sehat. Salam cuan. Bye bye.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:36 UTC
Categories
Manage