Transcript
GXZIYuHGqkQ • BENNIX WANTS TO OPEN A CASINO?! Economy Rises or Nation's Morals Destroyed?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0370_GXZIYuHGqkQ.txt
Kind: captions Language: id Mereka tahu orang Indonesia ini mayoritas beragama tapi munafik. Kita bikin aja di sini biar mereka bisa menyalurkan hasrat kemunafikan itu. Agak aneh juga ya. Jadi artinya mayoritas warga Indonesia dilahirkan di Indonesia untuk jadi budak Singapura. Guys, ada berita heboh banget nih. Anggota dewan yang terhormat di DPR itu baru saja bikin meeting membahas tentang gimana kalau kita bikin kasino di Indonesia. Jadi, lu kalau mau judi enggak usah capek-capek ke Singapura atau ke Malaysia. Langsung aja di Indonesia udah ada kasinonya. Ini sebenarnya hal yang positif atau negatif sih buat bangsa kita ya. Karena kan teman-teman tahu kemarin itu heboh banget sampai hari ini bahkan orang di Indonesia terjebak yang namanya judi online. Duit kita lari ribuan triliun ke luar negeri, ke Kamboja. Ya, gara-gara bangsa Indonesia hobinya berjudi. Judinya judi online lagi. Ini ngeri banget sih. Apa kita mau lanjutkan ini atau jangan-jangan memang ada cara yang lebih positif lagi supaya apa? Bisa membangun bangsa ini. Loh, kok bisa? Kalau lu penasaran tentang judi kasino di Indonesia, jangan dikip video ini. Let's check di. Jadi, Teman-teman tahu kan Indonesia ini lagi dalam posisi krisis keuangan loh. Duit kita itu defisit, defisit, defisit setiap bulan karena lebih besar pasak daripada tiang. Dan bukan cuman itu, kita punya utang jatuh tempo. Sebentar lagi bakal jatuh tempo nilainya ratusan triliun juga. Kita juga kekurangan duit. Terus gimana dong solusinya? Nah, kemarin tuh ada meeting para petinggi negara kabarnya Indonesia mau bikin judi kasino dibuka di Indonesia. Ya, salah satu harapannya sih supaya bisa meningkatkan setoran ke negara. Bahkan ada salah satu anggota DPR yang mencontohkan, "Arab aja buka kasino, kenapa kita enggak buka kasino?" Wih, ajaib banget nih. Lu penasaran enggak gimana sih sebetulnya meetingnya anggota DPR itu membahas tentang ide bisnis kasino di Indonesia? Cek deh videonya. Ya, mohon maaf nih bukannya mau apa-apa tapi UAE kemarin sudah mau jalanin kasino, Pak. Coba negara Arab jalanin kasino itu kan maksudnya mereka out of the box banget gitu. Ininya apanya lembaga dan KL-nya lainnya kan out of the box. Nah, kita juga pasti punya tuh out of the box. Out of the box eh apa eh pemikiran-pemikiran lainnya gitu. Ini ini bukan di Bapak si ini maksudnya mungkin bisa ditekankan gitu ke ke KL-KL lainnya. Nah, tentunya ini juga kita semua sih, Pak. kita juga akan membantu ke sana juga. Mungkin itu Pak karena saya pengin lihat kita ini SDA terus gitu pemasukannya mau dari pajaknya ataupun non pajaknya pasti dari situ dua dua hal itu. Nah menarik guys. Jadi anggota DPR dari Komisi 9 itu sudah announcement ya ya mereka mungkin membuka gagasan tentang gimana kalau seandainya judi kasino dilegalkan di Indonesia. Gua sih salah satu orang yang suka dengan ide-ide inovatif nih. Tetapi jadi pertanyaan entah kenapa beberapa hari kemudian anggota TPR tersebut membantah bahwa dirinya pernah memberikan usulan nih kepada pemerintah untuk membuka kasino. Waduh kasihan banget nih. Baru sebentar di mention baru sebentar baru ngomong gagasan aja udah ngepare nih. Sekarang jadi hilang malah gagasannya. Tapi yang jadi pertanyaan nih guys sebetulnya ya. Cino itu betul atau tidak sih bisa meningkatkan pendapatan negara kita? Ada contohnya enggak sih negara-negara berhasil meningkatkan omset-nya dengan berbisnis kasino atau jangan-jangan Indonesia memang enggak siap nih untuk melegalkan kasino? Ya, kita bahas aja satu-satu. Pertama, dari segi legalitas ya. di pasal 303 KUHP yang zaman dulu sekarang sudah dirubah ya di tahun 2023 pasal 303 KUHP menyebutkan bahwa diancam dengan pidana penjara paling lama 10 tahun atau pidana denda paling banyak Rp25 juta. Barang siapa ya yang berjudi maksudnya tanpa mendapatkan izin. Nah, kan dari situ lu sudah bisa lihat ya bahwa lu kalau berjudi bisa dipidana di Indonesia pakai KUHP yang lama kecuali lu punya izin. Artinya sebetulnya memang ada cela dan secara hukum legal seandainya judi diadakan di Indonesia, tetapi dengan izin. Oke. Terus KUHP ini kan produk Belanda zaman dulu. Sekarang ada yang baru enggak? Ada. Namanya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 yang isinya tentang KUHP baru yang sebentar lagi akan disahkan di tahun 2026. Nah, pasal 303 ini apakah menghilang tentang perjudian? Ternyata faktanya tidak. Karena di KUHP yang versi baru di pasal 426 itu juga disebutkan dipidana dengan pidana penjara paling lama 9 tahun setiap orang yang tanpa izin menawarkan atau memberi kesempatan untuk main judi. Oke, berarti dari situ sudah tahu ya bahwa lu bisa dipidana 9 tahun kalau lu menawarkan judi atau buka biji judi tanpa izin. Di pasal 427 juga disebutkan yang sama. Pasal 427 berbunyi, "Setiap orang yang menggunakan kesempatan main judi yang diadakan tanpa izin dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun." Jadi di sini lu bisa lihat ya, 426 itu berisi tentang orang yang buka bisnis menawarkan permainan judi. Lu bisa dipidana tuh selama 9 tahun kalau tanpa izin. Pasal 427 isinya apa? Ini buat orang yang main. Jadi orang yang main judi menggunakan kesempatan main judi itu mereka bisa dipidana penjara paling lama 3 tahun. Kalau permainan judinya diselenggarakan tanpa izin, konklusinya yang gua mau bilang sama lu, jadi sebenarnya boleh atau tidak boleh judi di Indonesia? Ternyata kalau lu ngomongin legalitas boleh asal ada izin. Terus izinnya dari mana? Izinnya dari penguasa daerah. Kalau kita merunut definisi siapa yang berhak memberikan izin itu di KUHP yang lama. Jadi dari sini kita bisa lihat bahwa sebetulnya secara legalitas sah-sah aja atau bisa aja enggak orang bikin judi bisa asal diizinkan sama kepala daerahnya. Tetapi kenapa jadi masalah ya judi di Indonesia? Karena lu tahu ya di Indonesia itu ada begitu banyak kepentingan. kepentingan politik, kepentingan ormas yang harus dilindungi. Makanya jangan heran ketika kemudian anggota DPR mention soal judi ini, langsung muncul pro kontranya, utamanya kontranya nih. Itu langsung ada headline, lu bisa lihat tolak wacana legalisasi kasino. MUI bilang, "Jaga jati diri bangsa." Bahkan ada lagi anggota DPRD DKI Jakarta yang bilang usul legalisasi kasino di Indonesia adalah contoh sikap gelap mata. Intinya gua enggak ngerti juga kenapa gelap mata ya. Lu buta rabun jauh atau gimana ya. Cuman intinya itulah maksudnya. Lalu ada lagi ekonom inf yang bilang daripada melegalkan kasino untuk mengerek penerima negara, maksudnya meningkatkan penerima negara, ekonomi ini bilang lebih baik genjot pajak sumber daya alam. Ya, itulah isi orang-orang yang kontra lah dengan isu legalisasi judi kasino di Indonesia. Inget ya, bukan judi online loh, tapi judi kasino. Tapi ternyata ada juga yang pro, mantan menteri ya, Puji Astuti, Ibu Susi itu bilang kasino itu jauh lebih terukur damage-nya. Judul dan pinjol harus dihentikan. Nah, ini gua setuju karena orang yang main judul atau pinjol itu orang yang betul-betul kalangan menengah ke bawah susah. Udah hidupnya susah menggantungkan nyawanya kepada kemungkinan cuan besar dan instan di platform judi online yang semua orang bisa akses. Tapi ini beda dengan judi kasino, Guys. Kalau judi kasino kan lu harus effort. Lu harus beli tiket pesawat, mungkin sewa kamar hotel, lu mungkin sewa mobil, bayar tiket masuk. Jadi memang susah ya kalau lu enggak punya duit, lu enggak bisa datang ke sana. Tapi kalau judi online, bahkan gua ngelihat satpam di perumahan kita, sopir, Gojek, Gokar, semua orang bisa main judi online sambil tidur-tiduran di bawah pohon. Itu gila menurut gua. Dan mereka enggak sadar dia hilang di situ. Kemungkinan menang lu sangat-sangat kecil, tapi lu dijual mimpi, lu bisa jadi kaya mendadak. Kan ini ngeri. Beda dengan judi kasino. Judi kasino lu harus effort. Lu harus keluar duit, lu harus bayar kapal, tiket pesawat, tiket masuk, sewa kamar hotel. Lu harus keluar duit dulu nih kalau lu masuk judi kasino. Artinya orang yang main judi kasino itu adalah orang kaya. Dan orang kaya kan punya otak ya. Dan biasanya mereka juga ah siap datang untuk hura-hura, untuk hefan, buat bakar duit, bukan buat jadi kaya. Enggak. Jadi ketika mereka pun pergi ke sana udah terukur. Memang ada beberapa orang yang bego dan gila. Jadi habis duit harta keluarganya gara-gara judi kasino ada. Tapi mayoritas enggak. Mayoritas orang yang datang ke kasino memang udah tahu gua pasti kalah. Jadi dia datang untuk have fun. Itulah. Jadi konteksnya adalah entertainment, bukan mencari peruntungan. Seperti orang yang pergi ke Gunung Kawi habis duit ratusan juta, bakar sana bakar sini enggak jadi kaya. Tambah gila. Iya sama aja orang-orang yang hobinya judi online atau trading online. Goblok semua. Memang goblok. Itu faktanya. Dan yang pro ya, bukan cuma mantan menteri, ada juga guru besar nih. Jadi guru besar Universitas Indonesia itu setuju nih seperti Alisadikin katanya, kasina itu bisa legal apalagi kalau dibikin di kawasan ekonomi khusus. Maksudnya gini, dia ng-mention soal Ali Sadikin. Teman-teman mungkin di sini yang masih muda enggak tahu, tapi di Jakarta dulu pernah punya gubernur, kepala daerah yang sangat revolusioner. Di tahun 67 sampai 77, Indonesia itu pernah melegalkan yang namanya judi dan dapat keuntungan hingga lebih dari 200 miliar per bulan. Ini gila banget, Guys. Jadi, Gubernur Ali Sadikin ini sangat revolusioner, Guys. Dia itu ketika jadi gubernur, dia kaget melihat kas daerah itu kosong. Padahal ibu kota Jakarta kita itu banyak infrastrukturnya yang rusak. Banjir di sana sini, jalan lubang di mana-mana. Dan ada banyak proyek besar yang belum dibangun karena anggarannya enggak ada. Nah, atas dasar inilah Gubernur Ali Sadikin dia harus cari cara nih menambah anggaran salah satunya lewat legalisasi perjudian. Kenapa harus pakai judi? Ya karena negara enggak punya duit, pemda enggak punya duit. Makanya Gubernur Ali Sadqin melegalkan kasino yang legal pertama di Jakarta dan di Indonesia di pertama kali di kawasan petak 9 Glodok. Kasino ini berdiri atas kerja sama pemerintah DKI Jakarta dengan warga negara Cina saat itu namanya Atang. Yang unik dari kasino ini, dia ini bisa buka setiap hari tanpa henti, tapi dengan dijaga ketat aparat kepolisian. Dan perjudian ini hanya dibolehkan khusus untuk warga negara Cina atau keturunan Cina di Indonesia. Jadi warga negara Indonesia orang pribumi tidak diperbolehkan bertaruh di meja judi. Jadi kalau di sini lu lihat ya ini hebat nih gubernur Ali Sadikin. Dia mau bangun bangsa, dia mau bangun negara, dia bangun daerah DKI Jakarta bukan pakai nyolong, bukan pakai korupsi. Enggak. Enggak pakai utang juga ke IMF yang kayak rentenir bunganya. Enggak. Pakai duit rakyat Indonesia sendiri yang pengin cari fun, entertainment khusus dewasa. Dia buka kasino. Yang hebat apa? Ketika dia pertama kali jadi gubernur, dia kaget. Lu tahu anggaran belanja daerah di DKI Jakarta saat itu ya, APBD-nya mereka itu cuman hitungannya puluhan juta rupiah loh 1 tahunnya. Begitu dia masuk anggaran yang sekitar Rp25 juta itu naik drastis jadi ratusan miliar. Hitungannya dari mana, Pak? Berdasarkan statistik resminya dari arena perjudian itu, pajak yang diberikan ke pemerintah itu senilai Rp25 juta setiap bulan. Eh, tunggu-tunggu Omenix. Rp25 juta kan duit kecil. Buat apalah kita legalisasi itu. Iya kalau lu ngomong tahun 2025. Tapi ini kan peristiwa di tahun 1966 sampai 1977. Tahun itu harga 1 gram emas itu Rp230. Yang artinya kalau pemda DKI bisa dapat Rp25 juta per bulan di tahun 7 itu duitnya setara dengan 108,7 kg emas. Nah, Teman-teman tahu hari ini harga emas itu ya antara 1,8 sampai 1,9 juta per gramnya. Kalau lu kalikan dengan 108,7 kg emas, artinya duit itu setara dengan 205 miliar per bulan. Di tahun itu ya, lu dapat gaji Rp1 juta aja udah gede banget lu. Bayangin itu tahun 67 sampai 77 tuh. Gua masih ingat zaman itu orang tua gua udah masih kerja. Ibu gua kerja di bank gajinya Rp15.000. 20 kali lebih banyak dibanding bapak saya. gajinya enggak nyampai Rp1.000. Jadi 200 miliar itu ya duit yang sangat besar, Guys. Ya, zaman dulu itu duit besar apalagi zaman sekarang ya tetap aja 200 miliar itu duit yang besar ya. So, Teman-teman bisa lihat ternyata dengan pemerintah DKI Jakarta melegalisasi kasino, apa yang terjadi? Gubernur Arili Sadikin bisa bangun rumah sakit baru. Dia bikin sekolah yang baru, bagus, jalanan bagus, jembatan mulus sampai bikin panti asuhan di mana-mana. Ini teman-teman kalau lu merasakan ya sekarang lu jalan di Jalan Jenderal Sudirman Kuningan itu bagus, kawasan Monas itu bagus, rapi, tertib, lu sadar enggak sadar, suka enggak suka, lu tiap kali lewat itu itu dibangun karena ada judi kasino. Kalau tanpa adanya judi kasino itu dilegalkan, ya terus terang lu kalau main ke daerah Jakarta situ enggak akan bagus seperti sekarang ini. Nah, Teman-teman, kita mau bahas konteksnya sekarang bukan soal baik atau buruknya ya. Karena kita ada channel ekonomi, kita membicarakan investasi. Di sini kita bicara dengan rasio yang jelas dan konkret. Jadi kita mau bandingkan dengan negara tetangga kita yang punya kasino. Contoh pertama ada Singapura. Teman-teman tahu di Singapura itu ada Marina Basa. Ini masing-masing ini resort baru sebetulnya dan mereka fokusnya bisnis casino. Nah, Teman-teman tahu penghasilan mereka dari bisnis casino aja itu nilainya udah puluhan triliun. Padahal ini barang baru buka loh. Cuman di tahun 2011 sampai 2012 itu mereka baru buka. Nah, Teman-teman tahu enggak kita ngomong Marina Bayens aja ya. Tahun 2023 kemarin mereka punya penghasilan itu 48 triliun. Lu bayangin 48 triliun nih. Ini gila banget kasino ini. Tetangganya mereka R Sentosa itu punya penghasilan 30,4 triliun. Jadi kalau dicombine ini dua perusahaan ini, tempat judi ini itu menghasilkan 78 triliun setiap tahunnya. Kan gila banget. Nah, yang lebih gila lagi teman-teman tahu berapa sih penduduk Singapura? Penduduk Singapura itu cuma 6 jutaan orang, Guys. Padahal penduduk Indonesia sekarang hampir 300 juta manusia. Terus kok bisa Sentosa, Marina Basen kok bisa punya penghasilan sampai 70 triliun, Guys. Artinya yang berjudi di sana bukan orang Singapura. Karena orang Singapura cuma 6 juta manusia. Artinya dari sini lu bisa ambil kesimpulan. Mayoritas orang yang ngasih duit ke Marina Basen, orang yang berjudi di Sentosa itu adalah orang E. Sebentar guys, bentar guys, sebelum kita lanjut videonya, portofolio kamu lagi kebakaran, merah merona, semuanya turun anjlok. Bahkan saham-saham perbankan besar di Indonesia semuanya masuk ke jurang. Loh, kok bisa ya? Nah, ini semua udah pernah kita bahas di Benix Investor Group, komunitas saham terbesar yang ada di Indonesia. So, tunggu apalagi, Guys? Segera bergabung di Benix Investor Group karena cuman di sini, ya. Kita bisa berdiskusi langsung secara live baik online maupun offline. Termasuk kita sering melakukan kunjungan site visit loh ke perusahaan-perusahaan, ke pabrik-pabrik emiten-emiten yang ada di Indonesia. Dan kamu di sini juga bisa langsung tanya jawab secara langsung live sama direktur perusahaannya. Kapan lagi ada peluang kayak begini? Nah, kemarin kita juga baru habis datang nih ke sebuah perusahaan yang menurut gua sangat prospek di tahun 2025. Nama perusahaannya apa ya? Yuk, langsung aja daftar di Benix Investor Group melalui website yang ada di bawah ini www.benix.id atau segera kontak WhatsApp kita yang ada di bawah ini. Oke, guys. Kita tunggu ya di Benix Investor Group karena makin seru nih dunia investasi yang ada di dalam negeri maupun luar negeri. Apa sih saham yang menarik selanjutnya buat kita bahas. Sampai ketemu di Benix Investor Group. Mayoritas orang yang ngasih duit ke Marina Basen, orang yang berjudi di Sentosa itu adalah orang Indonesia. Nyambung dong ya. Rasio penduduknya aja enggak masuk akal ya. Gua pun juga kalau jadi penduduk Singapura ngapain judi di sana? Hidup di Singapura aja udah begitu mahal loh. Enggak usah pakai judi-judi lagi. Jadi teman-teman tahu berdasarkan data yang kita pegang mayoritas orang yang berjudi ke Singapura faktanya menunjukkan memang peringkat satu adalah orang Indonesia. Kenapa mereka enggak orang Malaysia? Karena orang Malaysia punya tempat judi sendiri yang namanya Genting. Genting Highland. Oh, berarti harapannya ya orang Indonesia. Peringkat dua terbesar apa? Orang Cina. Jadi orang Cina yang bosan nih ke Makau atau bosan judi di Hongkong, mereka jalan-jalan juga ke Singapura buat judi. Tapi levelnya jauh di belakang orang Indonesia. Orang Indonesia sampai detik ini adalah orang nomor satu penyumbang kekayaan judi terbesar untuk orang Singapura. Ngeri banget nih bangsa kita dibodoh-bodohin banget nih sama Singapura. Capek-capek nyari di Indonesia, capek-capek nanam sawit di Indonesia. Uangnya lari ke mana? Uangnya lari habis untuk berjudi di Singapura. Salah enggak? Enggak juga sih. Namanya juga orang cari hiburan. Makanya teman-teman juga jangan heran ya kalau gua mau bilang gini. Banyak daerah di Indonesia ini miskin banget. Betul-betul miskin terus pemikirannya kerdil. Gua ada sebuah daerah nih di Bangka Belitung APBD-nya cuma 1 triliun tapi duitnya habis buat apa? bongkar pasang trotoar, bongkar pasang trotoar, bongkar pasang trotoar sampai 7.000 tahun ke depan pun kita bisa lihat ya ini daerahnya bakal miskin terus karena enggak ada pemikiran yang inovatif tentang gimana caranya membawa wisatawan, orang lain, orang asing datang ke sana bawa dolar. Dan ingat ya, ketika Singapura membangun kasino itu ternyata juga meningkatkan kedatangan turis asing. Sebelum adanya kasino, orang yang datang ke Singapura itu hitungannya cuma sekitar R juta sampai 10 jutaan orang lah, turis asing yang datang ke Singapura. Tetapi setelah dibuka kasino, Teman-teman tahu nih di puncak tertingginya ya sebelum ada COVID tahun 2019 itu mereka hampir 20 juta orang loh yang datang ke Singapura. Artinya gara-gara ada kasino, turis asing yang datang ke Singapura itu naik dua kali lipat. Ya wajar aja karena kan ada batas umur. Tapi kan orang kalau liburan ke Singapura misalkan mau judi ya jarang sendirilah. Dia pasti ajak temannya, ajak keluarganya atau ajak anaknya yang belum tentu juga ikut masuk kemarin basen. Ngapain masuk itu bayar? Lu kira gratis. Dan mereka pun belum tentu enjoy judi. Mereka bisa cari hiburan lain di Singapura. Sementara bapaknya atau mamnya atau poponya pergi ke Sentosa judi di situ. Jadi memang wajar kasino itu bisa meningkatkan penghasilan warga di sekitarnya. Jadi dari sini lu bisa lihat multiplayer effect-nya itu sangat banyak. Kalau andai kata pengunjung turis asing itu bertambah, artinya penghasilan driver mobil bertambah, penghasilan juru masak, catering, restoran, kafe, bar bertambah. Iya dong, turisnya bertambah dua kali lipat semuanya jadi hidup. Makanya jangan heran sampai kapanpun negara Singapura akan menjadi negara yang lebih kaya dibanding Indonesia per kapita tentunya. Karena apa ya? Mereka pintar sekali, sangat inovatif tuh dalam meningkatkan pendapatan rakyatnya, negaranya itu. Nah, kita pindah dikit nih sekarang. Oke, Singapura dapat 70 triliun setiap tahun dari rakyat Indonesia mayoritas. Ya, sekarang kita pindah dikit, Guys. Dari Singapura kita pindah ke Malaysia, ya. Ya, negara yang selama ini kita tahu sangat kuat beribadah karena potensinya sangat besar bisa mensejahterakan rakyatnya. Kenapa enggak? So, jangan kaget. Kemudian orang Malaysia pun pengusaha di sana membuka tempat judi yang namanya Genting Highland. Genting Highland di tahun 2024 itu penghasilannya 41,6 triliun dari satu tempat judi. Memang salahnya Malaysia itu cuman bikin satu sih, cuman bikin satu di Genting. Itu harusnya dibikin juga di pulau Kalimantan. Jadi rakyat Indonesia di Pulau Kalimantan yang duitnya begitu banyak dari sawit, batuara bisa nyeberanglah ke kucing. Enggak usah pakai pesawat, nyetir mobil aja bisa judi. Kan enak. Dibanding mereka akhirnya judi-judi online enggak ada benefitnya juga. Yang untung rakyat Kamboja. Wah, memang luar biasa. Indonesia ini sangat kaya, Guys. Tapi pertanyaannya ya, kenapa ya kita kok rela ya nyetor duit ke Malaysia R0 triliun setahun, ke Singapura R0 triliun setahun, ya kalau di tootal 100 triliun. Ini kita belum ngomong lagi orang Maau, masih ada Hongkong, masih ada Jepang. Kita juga hobi nyetor duit ke sana. Kenapa sih kalau gitu pemerintah tidak memfasilitasi supaya ada kasino di Indonesia dibanding kita sibuk-sibuk di demo ormas-ormas yang sebetulnya bawa kepentingan Singapura ini supaya rakyat Singapura tambah kaya. Supaya orang Indonesia yang judi pergi ke Singapura. Kalau judi di Indonesia ditakut-takutin sama ormas-ormas ini ya. Jangan-jangan ormas ini hobinya makan duit Singapura, makan duit asing. Coba lu pikir ini bisnis nilainya ratusan triliun loh. Mereka enggak punya gitu duit buat nyogok ormas-ormas ini. Coba lu pikir menurut lu ormas ini suka duit enggak? Enggak Pak. Mereka itu enggak suka duit. Mereka itu suci Pak. Mereka itu hanya ingin melindungi warga negara Indonesia. Kita ngomong faktanya. Marina Basen lu tahu rakyat Singapura aja tidak datang berjudi ke sana. Kenapa? Karena kalau buat rakyat lokal judi di Marina Bas, mereka itu harus bayar uang masuk. Uang masuknya itu hampir Rp2 juta loh buat bayar uang masuk. Sekali masuk lu harus bayar R juta, juta, 2 juta. Sedemikian rupa pemerintah Singapura itu melindungi warganya sendiri. Makanya kemarin gua sempat bikin ide nih, gimana kalau kita bikin kasino tapi di pulau yang kecil. Contoh misalkan Bangka Belitung. Kenapa kecil? Jadi bisa diukur, bisa dimitigasi resikonya. Dan buat warga lokal di sana tentu ya enggak boleh datang ke kasino. Tapi warga di luar sana silakan aja kalau mau datang. Jadi kan sangat terukur dibanding sekarang brutal ke mana-mana. Judi online ini enggak bisa dikontrol mulai dari kalangan petani, tukang ojek, sopir truk, semua jadi korban. Padahal harusnya orang berjudi itu memetnya memang udah happy-happy, entertainment lah. Jadi enggak sembarangan juga lu sebagai warga negara Singapura mau berjudi di Singapura ya itu banyak banget peraturannya. Jadi sedemikian loh Singapura melindungi warganya supaya mereka enggak terlilit hutang, jatuh miskin. Karena kasino-kasino ini sebetulnya ditargetkan untuk warga negara asing. There still an hour more to go before the official opening of the marina base. But as you can see behind me, already hundreds of people waiting in line. Maksudnya ya el itu orang Surabaya, orang Jakarta, orang Medan itu maksudnya Singapura. Makanya warga negara Singapura sendiri itu peraturannya banyak. Umur lu harus di atas 21 tahun. Lu harus bawa kartu identitas kalau masuk. Lu harus bayar tiket masuk Rp2 juta sekali masuk Rp150 sing dollar. Kalau lu enggak bayar itu, lu kena denda lagi. Dendanya 1.000 sing dollar. Jadi sekitar Rp12 jutaan lah. Lu bayangin sedemikiannya pemerintah sana melindungi supaya warga negaranya tidak jatuh miskin. Kayak orang tolol di Indonesia. Udah miskin tambah miskin lagi gara-gara judi online. So kalau seandainya takut banget sih, oh nanti bangsa kita hancur lebur. Faktanya hari ini pun hancur lebur. Berapa ribu triliun duit rakyat Indonesia yang pergi ke Kamboja. Lu bayangin Sri Mulyani aja sampai pusing nih. Kemarin nih utang RI 800 triliun jatuh tempo 2025. Gila enggak? Kita aja masih bingung soal itu. Eh, sekarang ada orang kaya punya duit dibanding duitnya pergi ke Singapura atau Malaysia, kenapa sih enggak perginya ke negara kita sendiri aja? Kenapa kita sibuk dengan kemunafikan? Ujung-ujungnya apa? Memperkaya Singapura, memperkaya Malaysia. Lama-lama gua pikir ya orang Indonesia kalau daripada bingung-bingung buka aja kasino deh di Timor Leste tuh. Jadi orang Bali, orang NTT, NDB, orang Makassar yang gua tahu pengin judi bisa perbang ke Timor Leste. Apa memang harus begitu sih? Negara kita ini konyol sekali sampai sibuk aja kalau mau cari happy harus ke luar negeri karena di dalam negeri sendiri dipersulit atau ya memang karena ada agenda asing. Hobinya kasih makan ke ormas-ormas itu bikin demo. Nakut-nakutin lu. Padahal faktanya realitanya bisa memperkaya negara kita. Lu bayangin ada daerah di kita loh APBD provinsi APBD cuman 3 triliun. Sedih bener. Sekali dia bikin kasino bisa dapat 70 triliun. Lu bayangin economic effect-nya bisa kasih makan berapa ribu orang, bangun sekolah gratis sampai kuliah gratis. Kenapa sih kita enggak bisa terbuka seperti itu? Ya, tapi anehnya kita malah terus memelihara hal-hal negatif seperti pinjol, pinjaman online itu atau judul. Pinjol aja. Utang warga RI di pinjol tuh tembus R80 triliun nih, 10 Mei 2025. Dan itu meningkat terus 28% dibandingkan bulan sebelumnya. Kan gila. Belum lagi gadai. Orang Indonesia sekarang terjerumus juga gadai. Dikit-dikit gadai dikit-dikit gadai. Padahal gadai juga pakai bunga. Ini artinya apa sih? Banyak masyarakat kita yang ekonominya sulit, enggak ada lapangan kerja. Tapi gimana mau lapangan kerja? Orang mau invest aja dipersulit. Padahal ya tadi gua bilang dengan kita buka kasino itu lapangan kerja akan terbuka besar. Tadi spir taksi lah, restoran lah, kafe lah, juru masak lah, bartender lah, barista bikin kopi di kafe dan lain sebagainya akan hidup. Bukan cuma kasinonya doang, enggak. Semuanya bakal ikut hidup. Bahkan sampai wartek pinggir jalan pun akan hidup. Karena driver taksinya makannya ya di wartek juga. Kan simpel sih pemikirannya. Tapi akibatnya apa? Sekarang orang sekarang pengusaha hotel banyak mengeluh. Karena defisit anggaran. Selama ini mereka makan duit APBN, APBD sekarang berkurang mengeluh ya karena enggak ada inovasi. Ujung-ujungnya apa? Pengusaha hotel cuma mengandalkan duit APBN, APBD, meeting-meeting enggak jelas di hotel-hotel ini. Padahal ada begitu banyak potensi yang sebetulnya bisa kita gali. Bayangin sekali lagi perputaran judi online PPATK bilang di bulan April 2025, ini baru kemarin loh. PPATK bilang perputaran uang judi online sudah tembus R.200 triliun. Ini kan ngeri, Guys. Ini ngeri banget loh. Dan lu jangan pernah bandingkan yang namanya judi online sama judi kasino. Karena judi kasino itu sifatnya offline. Bisa diukur, bisa dibikin parameter, bisa dibikin tiket masuk, bisa dibikin pagar karena bentuknya fisik. Beda dengan judi online. Jadi kondisi Indonesia lagi mengkhawatirkan nih. Tapi kenapa enggak ada inovasi berpikir? Ya tapi ya udahlah ya. Namanya kita hidup di negara yang luar biasa cobaannya kan. Makanya sebelum lu masuk neraka kan latihan dulu di Indonesia. Rasakan gimana sih hidup di neraka? Ya itulah. Welcome to Indonesia. Dan hebatnya dengan segala macam kesulitan itu, GD online, pinjam online, pegadaian, Wakil Menteri Keuangan masih menyebut ekonomi Indonesia baik-baik saja. Buktinya apa? Tiket konser lunas, habis, ludes, sold out. Gila. Jadi patokan kekayaan bangsa kita adalah tiket konser Ludes. Ya, besok gua panggil Lady Gaga deh. Bikin konser Ludes negara kita. Artinya ekonominya menuju bulan. Luar biasa sih. Padahal kalau lu pikir-pikir ya konser itu kan yang datang itu cuman berapa ribu orang sih. Enggak bisa merepresentasikan penduduk kita yang nilainya hampir 300 juta pun konser-konser itu diadakan di kota-kota besar. Ya mungkin di Jakarta doang atau Surabaya atau Bali. Bukan representasi Indonesia lah yang banyak orang masih hidupnya menurut Bank Dunia 60% miskin. Tapi kalau pakai statistik versi wakil menteri keuangan tiket konser habis, berarti mayoritas warga kita sultan. Benar juga sih versi BPS itu ternyata mayoritas warga Indonesia itu sultan. Buktinya tiket konser habis. Memang enak jadi pejabat di Indonesia ini bisa asal nyeblak aja pokoknya ajaib gitu ya. Tiba-tiba ada statistik ajaib. Negara kita kaya raya buktinya tiket boys to man sold out. Negara kita kaya raya buktinya tiket kahitna sold out. No no no. itu bagus lah buat mereka lah, bagus buat penyelenggara konser. Lama-lama gua mau bikin konser juga, Guys. Lu setuju enggak ya? Kita bikin konser nanti di bulan Juni ini jangan lupa daftarkan dulu. Enggak tahulah bandnya apa, yang penting tempatnya udah ada. Untuk membuktikan bahwa Indonesia baik-baik saja, Guys. So, menurut kalian sendiri gimana, Guys? Menurut kalian wacana legalisasi kasino di Indonesia ini baik atau buruk? Ini peluang ekonomi buat kita atau ancaman moral? justru malah membuat negara kita makin dekat dengan neraka atau malah justru bisa bikin kita tambah kaya raya kayak orang Singapura dan Malaysia. Brilian. Mereka tahu orang Indonesia ini mayoritas beragama tapi munafik. Kita bikin aja di sini biar mereka bisa menyalurkan hasrat kemunafikan itu. Agak aneh juga ya. Jadi artinya mayoritas warga Indonesia dilahirkan di Indonesia untuk jadi budak Singapura untuk memperkaya rakyat Malaysia. Dan menurut kalian apakah negara itu akan diam saja ya ketika Indonesia sudah memutuskan untuk melegalisasi, membangun kasino di Indonesia, menurut lu mereka akan diam aja enggak? Atau bikin demo-demo bayaran juga? Nilainya ratusan triliun loh bisnis ini. Dan menurut kamu pribadi, kamu setuju enggak ya kalau Benix maju jadi walikota nih di Bangka, Pangkalpinang dan kita bikin kasino di sana supaya lu bisa judi. Ngapain sih lu memperkaya orang lain? Mending lu memperkaya bangsa sendiri lah. Soalnya dari kemarin gua lihat ya di Pangkal Pinang tuh udah banyak relawan-reelawan Benix. Gua bingung juga sama mereka minta kita untuk maju dan mereka udah bikin banner-banner karena kita mau bikin Walt Disney ya Disneyland di Bangka Belitung. Ini program udah lama. Udah dari 10 tahun lalu gua bahkan mau buka Walt Disney di Jawa Barat waktu itu. Lu bisa lihat beritanya. Tapi ya sayang karena pada saat itu tidak mendapat dukungan lah. Dan lu udah tahulah gimana sih bisnis di Indonesia ini sekarang. Ya, gua pikir ya kalau kita mau bangun bangsa ini harus berani lah bikin inovasi yang baru lah. Dibanding rakyat kita habis aja setoran duit mau pergi ke Disneyland harus pergi ke Tokyo, harus pergi ke Hongkong, mau ke Universal Studio bikin ke Singapura. Pikir aja deh. Mak sense enggak sih? Kok negara sekecil Singapura bikin Universal Studio, bentar lagi bahkan mereka lagi pching mau bikin Disneyland. Udah tentulah yang bakal datang itu bukan orang Singapura, tapi orang Indonesia juga. Kenapa enggak sih kita aja yang bikin sendiri? Lu setuju enggak sih kalau Benix itu buka Disneyland di Bangka Belitung? Lu setuju enggak kalau kita buka juga kasino di Bangka Belitung? Dan buat teman-teman ya di Pangkalpinang khususnya yang dari kemarin itu SMSin gua minta untuk maju jadi walikota di Pangkalpinang, gua rasa Pangkal Pinang belum siap untuk punya Disneyland, belum punya keberanian juga untuk bikin resort internasional kasino seperti Marina Bay di Singapura. So, guys, anyway, itulah tentang dunia kasino. Buat kamu sendiri, menurut kalian itu bagus atau buruk buat Indonesia? Lu setuju enggak sih kalau kita punya kasino di Indonesia dibanding duit kita lari aja terus ke luar negeri? Segera ditunggu ya komentar kalian. Jangan lupa like and share video ini kalau lu setuju Benix buka Cino di Indonesia. Semoga video ini bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [Musik]