PRABOWO POWERS UP! RI Exports Rice, No Longer Afraid of Being Hit by a Tariff War!
oS8JYc8Hac0 • 2025-05-05
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Halo, Guys. Good news nih, Guys. Kita
baru aja dapat kiriman video tentang Pak
Prabowo. Gua belum lihat videonya.
Tetapi katanya ini kabar baik tentang
Indonesia. Katanya Indonesia mau beramal
nih. Karena Indonesia sosembada pangan.
Kita ekspor beras besar-besaran,
produksi kita banyak sekali. Katanya sih
kita udah bisa kirim nih beras kita ke
luar negeri. Oh, ini good news banget.
Benar banget nih. Dan kalau bisa kita
profit lah ya, cuan lah ya. Karena kalau
enggak ya kasihan juga petani kita kan
produksi beras enggak murah. So, kalau
teman-teman penasaran ya, gimana sih
kisah suksesnya bisnis pangan di
Indonesia dan apa betul kita udah
suasembada dan sudah layak nih untuk
ekspor, kita cek aja yuk bareng-bareng
videonya Pak Probowo itu seperti apa.
So, jangan dikip video ini buat lu yang
penasaran tentang swas sembada pangan di
Indonesia gagal atau berhasil. Let's
check this out.
[Musik]
Saudara-saudara sekalian, dengan
perhitungan bahwa kita sudah sangat
cukup produksi kita. Ada beberapa
negara yang sudah mendekati kita. Saya
dapat laporan dari Menteri Pertanian,
Menkopangan. Berapa negara minta agar
kita kirim beras ke mereka. Saya izinkan
dan saya
perintahkan kirim beras ke mereka.
Dan kalau perlu atas dasar kemanusiaan
kita jangan terlalu cari untung
besar. Yang penting ongkos produksi plus
angkutan plus administrasi kembali. Kita
buktikan bangsa Indonesia
sekarang menjadi
bangsa bukan bangsa yang
minta-minta tapi bangsa yang bisa
membantu dan memberi bangsa lain. Oke,
ini menarik nih, Guys. Ini menarik nih.
Ini gua yakin nih kalau gua komentar gua
langsung dibilang bazar pemerintah.
Padahal enggak ya. Sampai detik ini gua
tidak pernah menerima duit dari
pemerintah dalam bentuk apapun. Jadi gua
bukan bazer. Kalau memang betul betul ya
kita bilang betul. Kalau jelek bilang
jelek. Kalau bagus lagi bagus. Nah, ini
kita ngomong soal produksi beras nih.
Jadi, Presiden Prabowo itu baru aja
bilang bahwa menterinya itu ada yang
dapat kabar ada negara lain yang datang
mendekat mau minta beras dari Indonesia,
mau beli beras dari Indonesia. Nah,
Presiden Prabowo itu bilang bahkan kalau
bisa enggak usah cuan besarlah, tetapi
yang penting baliklah ongkos
produksinya, ongkos transportasinya,
administrasinya, dan lain-lain. Nah, ini
jadi penasaran kita ya. Indonesia
program food estate kita kan lu pasti
dengarnya pun gagal. Gagal ya. Betul
memang banyak yang gagal, tapi yang
sukses itu juga banyak karena namanya lu
nanam kan enggak mungkin di satu titik.
Lu nanem ada di beberapa titik dan kalau
ada satu dua yang gagal ya menurut gua
ya masuk akalah. Memang kalau kita
sebagai investor apalagi negara itu
enggak boleh taruh semua telurnya di
satu keranjang di satu titik nanam cuma
di Gunung Mas misalkan Kalimantan
Tengah. Begitu gagal habis semua lah.
Tapi kan nanam harus di banyak titik.
Tapi kenyataan lapangan tidak besar. Itu
hanya 600 hektar di sana. Itu 600
hektar. kami kelola lahan pertanian 7,4
juta hektar. Kalau 600 hektar dibagi 7,4
juta hektar itu hanya 0,08%.
[Musik]
Dan dari sini kita bisa lihat ya, benar
enggak sih Indonesia pangan? Kok benar
enggak sih sampai orang-orang minta
beras datang ke Indonesia negara lain?
Nah, ini fakta kita ngomongin yang dari
Indonesia aja ya, lihat layar kaca. Jadi
saat ini produksi beras di Indonesia
sangat cukup, Guys. Menurut perkiraan
BPS, total produksi beras sepanjang
Januari sampai Mei 2025 itu mencapai
16,6 juta ton. Makanya wajar kalau ada
beberapa negara yang mendekatkan diri
kepada Indonesia karena produksi beras
di Indonesia sangat-sangat cukup. Jadi,
ada banyak negara-negara yang sedang
mengalami krisis beras sampai harus
mengemis, meminta beras dari Indonesia.
Nah, gua sih sepakat dan gua sangat
senang ya kalau Prabowo dengan senang
hati mengirimkan beras kepada
negara-negara yang lain yang
membutuhkan. Nah, tetapi gua juga
mendukung kalau Indonesia ambil untung
ya. Karena suka enggak suka kita kan
beras juga kita kemarin impor kok dari
India, dari Thailand, dari Vietnam dan
mereka cari untung. Apalagi kondisi saat
ini kita tahu semua harga-harga pada
naik ya. biaya produksi, harga pupuk,
harga bensin, harga dolar, itu semua
naik tinggi. So, gua sih berharap ya,
gua setuju kalau Presiden Prabowo itu
sangat kemanusiaan lah, humanis lah. Dia
mau kasih beras dengan harga yang
terjangkau buat negara-negara asing yang
menurut gua lebih kaya dari kita. Ya,
kalau Prabowo orangnya mungkin baik
hati, tapi kalau gua enggak lah. Kita
bisnis ya bisnis lah ya. Kalau bisa ya
cari untung ya cari untung. Karena kan
ujung-ujungnya kalau kita profit, kita
bisa beli beras dari petani dengan harga
yang lebih tinggi biar petani kita
tambah kaya raya. So, gua sih enggak
setuju dengan yang namanya Indonesia
jual berasnya di harga murah ke negara
asing. Tidak setuju, Pak Perbowo. Gua
dengan tegas, tidak setuju. Lu terlalu
baik. Enggak lah. Kita harus cari untung
jual ke negara-negara asing itu. Apalagi
kalau yang minta negara kaya, jual
dengan harga mahal kalau perlu ya.
Karena salah sendiri, mereka enggak
punya menteri pertanian yang jago. Ya
salah sendiri kalau mereka kemarin
berleha-leha sekarang Indonesia kerja
keras nih supaya produksi panangan kita
meningkat. By the way ya lu kan pasti
banyak yang bilang, "Alah, Benix, lu
bazer, lu belain pemerintah. Karena data
lu ambil pun dari BPS. Siapa sih di
negara ini yang percaya BPS?" Ya udah,
Guys, enggak apa-apa. That's your right.
Gua bukan balan pemerintah, tetapi kita
ada data nih dari Kementerian Pertanian
yang ada di Amerika Serikat. Detik ini
hari ini, mereka membuat statement
Amerika Serikat loh. Mereka mengakui
produksi beras Indonesia itu nomor satu.
Bahkan kita surplus lebih dari 600.000
ton. Ini data yang enggak bisa
dibohongin. Ya gimana caritanya lu bisa
nyogok Menteri Amerika Serikat? Ya
enggak, enggak. Ini Kementerian
Pertanian di Amerika Serikat yang
namanya USDA, United State Department of
Agriculture sudah membuat pengakuan dan
pernyataan. Gua gua nyerah. Gua bingung
gimana caranya Indonesia itu bisa
surplus beras, bisa sua sembada pangan.
Padahal banyak negara-negara lain itu
gagal. So, ya gimana ya? Harus kita akui
memang kita berhasil. Ya, jujur gua
respect sih karena dekat kebun yang di
Kalimantan Tengah itu ada kebun gua juga
ya. Gua lihat dengan mata kepala kita
project salah satu project food estate
yang ada di Kalimantan Tengah ya tidak
sukses. Gua saksi mata dan gua bilang
apa adanya. Gua juga punya kebun di
sana. Tetapi ternyata memang di beberapa
daerah lain, contoh ya misalkan di
Papua, di Sulawesi itu banyak yang
petani beras kaya raya. That's the
reality. Gua pun jago. Gua pun akui kita
juga bisa nanam. Tapi gua enggak mau
nanam beras karena beras harganya murah.
Makanya kita tanam barang-barang yang
mahal lah. Ya ada pisang, ya, ada nanas,
ada semangka, ada coklat, ada durian.
Karena ya value-nya lebih mahal.
Berulang kali gua diajak nanam beras,
gua enggak mau karena harganya terlalu
murah. Makanya gua berharap nih kayak
pemerintah sudah nemukan pasar, negara
lain minta butuh, jual mahalah. Jual
mahalah supaya petani kita di bawa makin
semangat lagi menanam beras karena BUL
berani beli di harga tinggi. Kenapa BUL
berani beli di harga tinggi? Karena
Bullock juga akan ekspor ke
negara-negara yang butuh. I think this
is a good deal lah. Prabowo, lu itu
terlalu baik jadi presiden. Please lah.
Petani juga butuh harga yang sangat
tinggi. Bukan harga tinggi, harga yang
sangat tinggi. Kalau rakyat kita disuruh
beli beras mahal, pasti berontak. Demo,
protes, karena itu sembako penting,
enggak boleh mahal. Ya udah, tapi ada
negara lain menurut gua ya bolehlah kita
jual lebih mahal biar petani kita juga
bisa dapat harga yang lebih tinggi lagi.
Next. Dalam
kebangkitan bangsa Indonesia,
kebangkitan suatu bangsa dimulai dari
satuan yang terkecil. Kita ingin
Indonesia swaembada pangan. Artinya
setiap provinsi harus swasembada. Setiap
provinsi swasembada. Artinya setiap
kabupaten harus swasembada. Setiap
kabupaten sasembada. Artinya setiap
kecamatan harus sasembada. Kalau
kecamatan SASembada artinya setiap desa
harus Sasembada. Saudara-saudara
sekalian,
kita melihat tanah yang katanya tidak
mungkin ditanam menjadi hijau. Kita
melihat
rawa yang
tadi tempat buaya
menjadi sawah berproduksi.
Kita nanti akan melihat daerah-daerah
yang selama ini katanya
tandus. Kita akan rubah, kita akan
melihat, kita akan bikin hijau. Ya, ini
bagus sih argumentasinya pendapatnya Pak
Prabowo ya. Kalau Indonesia mau sembada
pangan, maka setiap unsur yang ada di
negara ini bukan cuma level negara, Bro,
atau kementerian enggak. Tapi mulai dari
provinsi, kabupaten, kecamatan ya mereka
harus siap juga untuk melakukan kegiatan
pertanian mencapai mimpi swasembad
pangan even sampai ke level yang lebih
kecil lagi. Desa, kelurahan ya harus
siap. Dan di sini dibilang ya, setiap
rawa dan daerah-daerah yang tadi tandus
menjadi dapat memproduksi bahan pangan.
Jadi sawah-sawah tanah-tanah sekarang
menjadi hijau nih oleh programnya Pak
Prabowo ya. Itu betul memang ada
beberapa wilayah di Indonesia itu tidak
layak tanam. Ya, lu tahulah lu lihat
kebunnya kita kan yang di Gunung Emas
itu lahannya tandus, pasir, asam, pH4,
bahkan ada yang bekas gambut atau bekas
hujan asam. Jadi itu betul-betul kondusi
yang sangat-sangat tidak kondusif lah
untuk lu bercocok tanam. Tetapi faktanya
memang di Indonesia ini tidak kekurangan
orang pintar kok. Gua yakin bukan cuman
gua yang jago nanam di lahan-lahan asam,
lahan-lahan tandus, kering, pasir, bekas
tambang, gua yakin banyak. Tinggal
masalahnya ada keberpihakan tidak dari
pemerintah untuk membela petani-petani
lokal, petani-petani kecil. Ya, gua sih
melihat bahwa bisnis pangan di eranya
Pak Probowo gua yakin akan tambah
tumbuh, tambah cuan, tambah kaya raya.
Makanya teman-teman kalau lihat video
Benix ya dari 2 tahun lalu gua bilang
tahun 2025 ini adalah tahun yang kita
cuan besar nih. Khususnya teman-teman
yang fokus di bisnis pangan.
Makanya jangan heran ya, saham sawit
kita itu naik terus hari ini sudah naik
100% lebih bahkan. And that's a good
thing. Ya, itulah mau enggak mau, suka
enggak suka. Negara lain banyak yang
gagal panen. Indonesia panen raya. Next.
Di mana tidak ada air, kita akan
usahakan ada air. Sekarang kita sudah
punya benih-benih.
Gandum bisa ditanam di Indonesia,
kedelei bisa ditanam dengan
produktivitas tinggi di Indonesia.
Hortikultura, semua tanaman ini adalah
sumber kehidupan. Bagaimana di
kota-kota? Di kota-kota di pinggir kita
akan bikin
lahan-lahan
vertikal seperti ini, tapi bisa
bertingkat-tingkat mungkin 1 hektar.
Kalau kita bangun 10 tingkat menjadi 10
hektar dengan sistem pengairan, dengan
energi dengan tenaga panel surya. Jadi
kita masa depan kita gemilang. Oke, ini
good news. Ini gua baru dengar. Bahkan
gua enggak tahu ini benar apa enggak ya.
Gue kaget juga sih jujur nih. Indonesia
katanya sudah memiliki benih kedelai
juga punya benih gandum dengan
produktivitas yang tinggi. Ini gua
penasaran sih karena kita tahu ya gandum
itu kita E Bentar guys, bentar guys
sebelum kita lanjut videonya. Good news
guys. Kalau Sam season 7 kembali dibuka
nih. Jadi buat teman-teman yang belum
sempat join yang season 6 kita sekarang
udah masuk ke season keet7uh dan ini
seru banget karena tahun ini kita
membahas tentang energi terbarukan. So,
teman-teman tahu enggak orang kalau
ngomong energi di Indonesia ini cuman
ada batu bara atau minyak bumi. Tetapi
sekarang kita sudah masuk ke era di mana
saham-saham perusahaan yang prospek itu
justru datang bukan dari batu bara lagi,
tapi dari energi terbarukan. Dan banyak
loh sebetulnya energi terbarukan. Ada lu
ngomong minyak sawit, ada namanya gas
bumi, ada namanya tenaga surya dari
matahari termasuk tenaga air dan masih
begitu banyak lagi yang belum kita
bahas. Nah, makanya di season 7 ini kita
akan membahas saham-saham yang sangat
prospek. investasi yang menurut gua
sangat menarik buat kita pelajari
bersama hanya di Skol Sambenix Season 7
tentang emiten-emiten dan prospek
prospek yang luar biasa dari sektor
energi terbarukan. Makanya jangan sampai
ketinggalan guys, segera buruan daftar
karena kita ada promo nih diskon 25%
hanya untuk 50 orang pertama. So, tunggu
apaagi, Guys? Buruan yuk segera hubungi
nomor handphone yang ada di bawah ini
atau www.skalashambenix.com.
Karena kita tahu ya, gandum itu kita
impor dari luar negeri. Ada dari Ukraina
lah, kita ada impor bahkan dari Amerika,
dari Cina ya. Karena Indonesia enggak
cocok nih buat makan gandum. Makanya lu
tahu kan gandum itu diolah bisa jadi
mie, bisa jadi roti. Sampai saat ini kan
orang enggak bilang makanan pokok
Indonesia adalah roti kan. Kenapa enggak
jadi makanan pokok kita? Karena kita
enggak ada gandum di Indonesia. Tapi
sekarang katanya udah ada benih gandum
yang cocok buat nanam di Indonesia. Itu
betul atau enggak gua enggak tahu. Kalau
benar bagi dong benihnya biar kita bisa
tanam juga. Terus satu lagi yang
menarik, benih kedela. Nih soyban. Bener
enggak sih Indonesia punya bini kedelai?
Setahu gua ini tanaman-tanaman subtropis
loh yang sebetulnya enggak bisa ditanam
di Indonesia. Ada banyak petani gua
lihat di Jawa Tengah, di Jawa Barat yang
coba nanam bibit kedelai tapi tumbuhnya
ya enggak maksimal. Rasanya juga aneh
dan produktivitasnya juga jauh lebih
rendah dibandingkan kalau lu nanam ya
kedelai ini di Amerika Serikat. Jujur
gua agak pesimis. Gua bertanya-tanya apa
betul? Tapi kalau seandainya ini memang
benar ya gua sangat senang karena
artinya guys, di sini Indonesia itu
sudah daulat. Kita sudah menjadi negara
yang berdaulat at least di bidang
pangan. Enggak lagi menggantungkan nyawa
kita sama petani-petani Amerika,
Ukraina, India, China. Karena kita
selama ini impor dari mereka. Dan ini
bahaya. Ingat ya, hobinya rakyat
Indonesia itu makan bahan impor. Lu
makan tahu tempe bahan bakunya kacang
kedelai, lu impor. Lu hobi makan
martabak, lu makan empe-empe. Bahan
bakunya apa? Ada tepung terigu. Tepung
terigunya dari mana? Ya lu impor kan
kita ggak ada gandum. Lu makan bakmi
bahan bakunya terigu juga lu impor
karena kita enggak ada gandum. Ya udah
Pak, saya cinta negara ini. Kalau gitu
gua enggak makan tahu tempe. Gua enggak
makan martabak lagi. Gua bertapa aja di
gunung makan ayam. Ayam lu kan butuh
jagung. Jagungnya juga impor, Guys. Jadi
ya hobi lu makan bahan impor. Nah kalau
ini terwujud yang dibilang ini, wah gua
salut. Gua angkat topi gua sangat-sangat
respectek sih sampai detik ini jujur gua
belum pernah lihat orang yang berhasil
nanam kedelai, berhasil nanam gandum
dalam skala besar. Gua pribadi udah
pernah kok nanam beras ya. Kita udah
pernah nanam jagung skala besar 3.000
hektar. Sukses besar. Oke menurut gua
itu gampang, tidak sulit. Tapi kalau
nanam kedelah nanam gandum skala besar,
hmm we'll see lah. Satu yang menarik ya.
Jadi tadi Pak Probowo ada bilang punya
rencana swasmada pangan dengan metode
vertikal di lahan-lahan di kota-kota.
Betul. Karena kota-kota harga tanak kan
udah mahal. Enggak mungkin lu nanam
melebar 10.000 hektar. Enggak mungkin
lah. Di sini dia bilang kita bisa bikin
vertikal. Jadi 1 hektar tadinya cuman
bisa nanam 1 hektar lah. Kalau kita
bikin 10 lantai ya bisa jadi 10 hektar.
Ya betul sih tapi biayanya juga tinggi.
Karena untuk bikin infrastruktur
vertikal itu juga tidak murah karena lu
harus bawa air. Air lu pompa ke atas. Lu
butuh torrent. Lu butuh energi listrik
untuk membiayai energi pompa itu,
membiayai lampu-lampu untuk menyinari
tanaman itu. Ya menurut gua sih enggak
efisien lah. Indonesia kan masih punya
lahan yang begitu luas dan murah
kayaknya. Ya solusi vertikal tuh belum
dibutuhkan deh, Pak Prabowo. Nantilah
kalau Indonesia udah betul-betul sempit
kayak New York, kayak London itu baru
make sense. Karena ada begitu banyak loh
startup di luar negeri bercocok tanam
vertikal, indoor, bangkrut. Udah biaya
konstruksinya mahal, biaya energinya
juga mahal. Memang ada beberapa cara
dengan memasang tenaga surya ya. Jadi
panel surya supaya untuk penyinaran
tanamannya itu nanti pakai listrik
tenaga matahari. Tapi gain mahal. Di
Indonesia itu masih jauh lebih murah
nanam dengan konsep horizontal bukan
vertikal. Jadi ya ini ide yang menarik
tetap ya saya harap ya kita enggak
betul-betul investasi di sana. Gua yakin
bangkrut. Janganlah yang horizontal aja
lah yang teknologinya enggak mahal.
Next. Jadi saudara-saudara artinya apa?
Artinya yang sekarang tiap desa sudah
berjalan berapa tahun program dana desa
Rp1
miliar per desa per tahun. Dulu yang
perjuangkan kita-kita juga dari semua
partai di parlemen HKTI kalau tidak
salah sudah berjalan 10 tahun di desa
kita kembalikan 1 miliar satu desa 1
tahun dengan program makan bergizi uang
yang beredar di tiap desa itu ditambah 6
miliar 1 tahun minimal 5 en ada yang 7
ada yang 8 miliar bayangkan dari 1
miliar miliard naik ke 6 miliar atau
dari 1 miliar naik ke 5 miliar saja itu
kenaikan
500% dalam 1 tahun yang tadinya hanya 1
miliar beredar di desa menjadi 6 miliar
di satu desa. Kenapa?
Karena tiap hari untuk memberi makan
anak-anak, Badan Gizi Nasional butuh
beli telur, beli ayam, beli ikan, beli
sayur, beli tomat, beli wortel, beli
timun. Ini ekonomi desa, ekonomi
kecamatan hidup. Oke, Guys. Jadi, ya
saat ini sudah ada lah program dana
desa. Jadi, setiap desa itu memang
diberikan ini udah jadi dari eranya Pak
Jokowi. Jadi, Pak Jokowi itu sudah ada
era di mana tiap desa terima R miliar
per tahun. Memang banyak penyimpangan
dan gua lihatlah kepala desa itu ganti
mobil terus tiap tahun duitnya dikorupsi
enggak jadi apa-apa. Itu betul. Tapi ada
juga memang desa-desa yang duitnya itu
dipakai dengan rasa kemanusiaan lah.
Pakai hatah. Jadi duitnya itu dipakai
untuk membangun irigasi, bangun pompa
air, bikin WC bersama yang bersih. Dan
beberapa kepala desa yang cukup jenius,
mereka pakai dana desa ini juga buat
bikin bengkel. Ada bengkel motor, ngasih
pelatihan ke orang, bahkan bisa
menciptakan lapangan kerja juga karena
dipakai buat beli-beli mesin. Mesin ini
bikin keripik pisang, keripik singkong
di desanya. Jadi produktif itu juga ada.
Bahkan ada yang pakai infrastruktur juga
loh buat bikin jembatan di desanya,
bikin aspal di desanya. Jadi itu bagus
sih, jujur menurut gua bagus, tapi lu
enggak bisa berharap di negara sejuta
koruptor ini ya program yang lu bikin
tuh bakal berjalan sempurna. Itu udah
enggak mungkin lah. Pasti ada lah yang
yang bablas gitu loh yang korup itu
pasti ada. Tapi bukan artinya ya
semuanya itu parah. Enggak. Teman-teman
bisa lihat kok contoh memang desa-desa
yang punya akal, yang punya otak untuk
lakukan program-program yang membangun
warganya. Nah, tadi Pak Probowo bilang
ya, dia mau nambah dana desa ini dari R
miliar ke 6 hingga 8 miliar lah
setahunnya. Nah, dengan di situ ya
peredaran duit itu kan bertambah 6
sampai 8 kali lipat. Dan harapannya
kalau uangnya beredar makin banyak di
tiap desa, maka ekonomi desa itu menjadi
lebih hidup. Ekonomi kecamatan jadi
hidup. Betul enggak? Betul sekali. Di
sini gua setuju, di sini gua sangat
setuju untuk ditambah ya dana-dana yang
diedarkan di desa karena pasti menambah
perekonomian rakyat kita yang di desa
dibanding duit itu berputar-putar di
kementerian, di pusat cuman jadi
bancakan bahan koruptor. Enggak usahlah.
mendingan diedarkan ke bawah supaya
kepala desa itu bisa cari akal, cari
otak. Ada dana sekarang mereka bisa
ciptakan lapangan kerja sendiri. Nambah
pohon yang ditanam, nambah kebun yang
dibuka, nambah lapangan kerja yang
di-hire oleh kepala desa atau badan
usaha milik desa. Ujung-ujungnya yang
untung warga juga. Iya, warga jadi punya
kerjaan. Warga jadi bisa jualan. Kalau
zaman dulu jualan mungkin 100 mangkok
yang laku cuman 100 mangkok. Tapi zaman
sekarang karena duit yang beredar sudah
banyak. Orang yang macul dapat duit,
orang yang nanam, orang yang kerja di
bengkel, orang yang bikin aspal kan
butuh makan juga, orang yang bikin
jembatan, saluran irigasi ngebor kan
butuh makan juga. Penjualan milu juga
naik tadinya 100 mangkok, sekarang jadi
1000 mangkok. Logis. Makanya gua setuju
sih kalau seandainya dana desa ini
betul-betul digulirkan dan yang paling
penting ya diawasi juga dengan baik
supaya penggunaannya jangan lagi desa
itu pakai duit dari negara wah enak nih
dari R miliar naik jadi 8 miliar terus
ngapain kawin lagi beli lagi Pajero baru
beli Fortuner baru aduh janganlah pakai
itu buat hal-hal yang produktif jangan
lu kayak orang-orang desa yang goblok
itu dapat duit apa desa miliarder itu
dapat duit ganti pembangunan jalan tol
Duitnya malah dipakai buat beli mobil.
Bodoh banget. Sekarang miskin mobilnya
semua udah dijual. Lakukan hal yang
produktif dengan dana ini. Bikin pabrik
mini PKS. Bikin pabrik kelapa sawit mini
misalkan. Atau lu buka bengkel-bengkel
mobil, bengkel motor, atau lu bikin
PLTS, lu bisa jualan listrik. Jadi ada
begitu banyak hal yang lu bisa lakukan
lah di desa ya. Apalagi kalau desa lu
masih mati lampu nih. Bikin aja pemakang
listrik tenaga mikrohidro misalkan. Lu
bisa jualan bahkan sampai ke kantor
kecamatan listriknya. Jadi, there are a
lot of things yang lu bisa lakukan.
Sekarang lu sudah punya dana lu bisa
lakukan untuk bikin ekonomi desa lu
menjadi lebih hebat lagi. Ini bagus sih.
Gua sangat-sangat setuju ini. Oh, thank
you lah kalau ini benar jadi kenyataan.
Semoga ya koruptornya juga ditangkepin
sih Pak Prabowo. Ditembak mati di tempat
lah digantung di desa itu. Tapi ya satu
yang pasti guys ya kita mau supaya
pengawasannya sekali lagi
dipelotin. Kalau ada kepala desa yang
korupsi langsung tangkap tembak di
tempat gantung kepalanya jadi hiasan di
pintu masuk desa itu. Ya kalau enggak ya
orang-orang bakal bilang ngelawak. Ini
program lucu-lucuan aja buat menambah
koruptor yang ada di daerah. Janganlah.
Gua dukung ini karena ini produktif dan
gua memang sudah lihat di beberapa desa
yang dimaksimalkan penggunaan dana desa
ini. Jadi, ya teman-teman ya harapannya
ya ee semoga ekonomi desa ini bisa jadi
tumbuh. Kalau ekonomi desa maju,
kecamatan jadi maju, kota, kabupaten,
kelurahan ya jadi ikut maju. Logis aja
lah ini. Ini sangat logis. Tinggal nih,
tinggal sekali lagi pengawasannya harus
diperketat. Jangan. Ini jadi program
poligami skala nasional. satu istri jadi
delan istri. Jangan. Jangan. Next. Tapi
kita sekarang punya kemampuan. Kita akan
menggerakkan ekonomi dengan kekuatan
kita sendiri. Kita tidak akan
memaki-maki negara lain. Kita dihantem
tarif berapa pun kita akan berunding,
akan negosiasi, kita hormati.
Tapi kita percaya kepada kekuatan kita
sendiri, Saudara sekalian.
Kalaupun mereka tidak membuka pasar
mereka kepada kita, kita akan survive.
Kita akan tambah kuat. Kita akan berdiri
di atas kaki kita
sendiri. Kita tidak akan pernah
menyerah. Kita tidak akan pernah
berlutut, kita tidak akan pernah
mengemis, kita tidak akan pernah
minta-minta kasihan orang lain. Tidak
perlu dikasihani. Bangsa Indonesia tidak
perlu dikasihani.
[Tepuk tangan]
Wah, ini seru nih. Ini secara enggak
langsung mau ngomong soal Amerika
Serikat ya. Jadi, Indonesia bisa
bergerak di atas kaki sendiri. Indonesia
bisa bergerak ekonominya dengan kekuatan
sendiri di tengah perang tarif, badai
tarif ni yang menghantam negara-negara
lain termasuk Indonesia. Di sini Prabowo
PD banget nih kalau Indonesia bisa
survive, Indonesia tidak akan pernah
menyerah, tidak akan pernah berlutut dan
mengemis. Ya, ini bagus. Ini bagus. Gua
jujur sangat tergerak mendengar pidato
ini. Ya, betul. Baik sekali sih kalau
Indonesia memang betul-betul bisa
menjadi begitu independen. Tapi harus
hati-hatilah di tengah situasi
geopolitik dunia yang betul-betul lagi
freja lah, enggak stabil lah. Sebaiknya
jangan nambah musuh dulu sih. Jadi ya
oke Indonesia katakan bisa berdiri di
atas kaki sendiri ya itu oke harapannya
baik. Gua juga berharap dengan hal yang
sama dan semoga juga kita menyiapkan
strateginya kalau seandain betul-betul
kita dilarang, kita diboikot sama
Amerika, semoga kita betul-betul sudah
siap. atase-atase perdagangan Indonesia
yang ada di seluruh dunia, kedutaan kita
yang ada di seluruh dunia diaktivasi
kembali, dikasih KPI bahkan buat mereka
menambah ekspor kita di negara di mana
mereka berkantor. Jangan jadi duta besar
sudah terima anggaran R miliar, 50
miliar setahun, tetapi enggak membantu
juga buat barang-barang Indonesia bisa
masuk ke negara mereka. Jangan dong, ada
gunanya dong. Diaktivasi tuh aktase
perdagangan kita ke sana. diaktivasi.
Intel-Itel kita juga disuruh gerak di
sana buat buka market. Why not Amerika
lakukan yang sama kok mereka punya duta
besar di Indonesia, apa yang dilakukan?
Buka pasar kok buat mereka juga disuruh
gerak supaya bank-bank mereka bisa
jualan di sini. Disari cara supaya
Mastercard Visa itu bisa jadi raja di
Indonesia menggulingkan curis bergerak
semuanya di bawah. Itu faktanya lah.
Bisa enggak kita lakukan yang sama?
Harusnya bisa sih. Betul-betul harusnya
bisa karena Cina aja kedutaan Cina itu
gerak loh buat membuka pasar supaya
barangnya bisa masuk ke Afrika,
barangnya bisa masuk ke India, barang
Cina bisa masuk Timur Tengah. Itu
kedutaan Cina itu betul-betul sangat
aktif loh. Ngeri sih kalau lu tahu ya.
Kedutan Cina itu ada salah satu KPI-nya.
KPI mereka adalah meningkatkan ekspor
produk-produk made in China di negara di
mana mereka ditempatkan. Lakukan yang
sama buat negara kita supaya makin
banyak nih pem penduduk Indonesia yang
semangat jadi pengusaha. Karena mereka
dibantu berdagang ke luar negeri. Karena
sampai detik ini para pengusaha kita
berdagang pakai upaya, jeripaya, pola
pikir, mindset, dan dukungan duit
sendiri. Mereka semua berjuang
sendiri-sendiri. Jujur kalau lu lihat
pameran-pameran dagang Indonesia yang
ada di luar negeri, gua sering lihat
pameran dagang kita di Rotterdam, di
Belanda, di Jepang. Isinya produk-produk
UMKM, Bro. Mau sampai kapan UMKM yang
karyawannya paling cuma 16 orang, 50
orang loh. Kita butuh nih supaya
pengusaha kita bisa jadi lebih besar
lagi, bisa lebih kompetitif lagi.
Dibawalah pengusaha-pengusaha Indonesia
yang besar, yang sudah 1000 karyawan,
10.000 karyawan supaya bisa ekspansif,
supaya mereka bisa jadi the next Ford,
the next Toyota yang bisa punya karyawan
sampai jutaan manusia. Gimana itu bisa?
Ya gua rakin bisa tinggal diberikan
aksesnya. Bukan artinya gua anti UMKM.
Enggak. Tetapi ada masanya di mana
pameran-peran yang harus kita kunjungi,
kita buka itu pameran-peran yang
sifatnya bukan lagi usaha kecil, tetapi
yang industri besar, menengah atas lah.
Supaya apa? Penyerapan tenaga kerjanya
di sini juga lebih efisien dan lebih
efektif. Ya jujur aja nih, kalau
tiba-tiba ada pengusaha kerupuk tempe
dapat orderan naik 1000 kali lipat, apa
dia bisa kerjain? Modalnya pun enggak
ada. Terus gimana? Bengong lagi.
Akibatnya ordernya pindah ke India,
India ngerjain. Itu realitanya. Jadi
memang kita sudah harus mulai berpikir
gimana caranya membangun pengusaha
Indonesia biar naik kelas dari kelas
UMKM menjadi kelas menengah atau kelas
atas supaya kita bisa punya the next
salim lah. Kita punya the next jarum
bisa enggak? Bisa ya asal negara ikut
secara aktif di situ untuk membantu
pengusaha-pengusaha lokal kita. Supaya
kalau lu pergi nih ke Singapura atau lu
pergi ke Tokyo atau lu pergi ke
Rotterdam, lu lihat kapal-kapal dagang
yang beredar bukan lagi kapal-kapal
Costco punya Cina atau kapal Evergreen.
Enggak. Lu lihat kapar samuder
Indonesia, wei. Kita sudah punya cabang
di Rotterdam kan hebat. Kita bawa
kontainer isinya apa? Produk-produk
otomotif Indonesia, pengusaha Indonesia
kan hebat. Bisa enggak? Ya bisa asal ada
dukungan. Dan pemerintah harus bergerak
aktif. Jangan cuman pasif, pasif, pasif.
Enggak ada gunanya kita punya cabang
kedutaan di negara-negara lain. Enggak
ada gunanya kalau mereka enggak bisa
memberikan lapangan kerja. Mereka enggak
bisa membuka kesempatan bagi masuknya
produk-produk kita, jasa kita ke negara
lain. Tadi gua udah bilang ya, kemarin
gua udah bilang bahkan kita punya produk
Quris itu canggih banget ngalahin
teknologi yang ada di Eropa sama Amerika
Serikat. Kenapa enggak kita bisa
berperan aktif tuh kedutaan kita jualan
ke negara-negara itu. Lu transaksi pakai
Kiris, lu transaksi pakai Kiris, negara
kita dapat sekian persen untung gede
pakai teknologi yang ada di Indonesia.
Teknologi lu masih ketinggalan zaman
punya. Ada banyak startup di Indonesia.
yang produknya bisa sekali digunakan di
negara itu. Bikin dong pameran teknologi
Indonesia. Bikin di Tokyo. Bikin pameran
teknologi Indonesia di Amerika, di
Meksiko, di Argentina. Karena jujur aja,
Guys, startup kita punya teknologi yang
jauh lebih bagus dibanding mereka punya.
Betul deh. Gua beberapa kali pergi ke
negara maju itu
betu pesan M Ketiao tinggal
tidur-tiduran di kamar hotel datang
pakai Gofood. Tapi lu coba lakukan yang
sama. Pergi lu ke Vancouver di Kanada.
pergi lu. Enggak usah jauh-jauh lah. Di
dekat kita di sini ada Australia, lu
enggak bisa melakukan hal yang sama?
Bisa sih, tapi mungkin jauh lebih mahal
harganya karena ya enggak efisien. Jadi
ada begitu banyak hal yang jauh lebih
canggih lah di Indonesia dibanding di
luar negeri. Salah satu contoh ya
transfer antar bank di luar negeri itu
begitu susah. Di Indonesia sangat mudah.
Hebat enggak ya? Hebat. Digital wallet
kita punya, mereka enggak punya. Ribet.
Nah, kalau menurut lu gimana, Guys?
Gimana menurut lu komentar Prabowo?
Apalagi kalau kita bandingkan dengan
komentarnya Lawrence Wang yang kemarin
kita bilang Singapura sekarang tidak
lagi akan pasif, tetapi mereka akan
bergerak agresif, aktif. Nah, Indonesia
kira-kira begitu enggak? Atau hanya
fokus di internal problem aja lah. Macau
lebih benar, tingkatkan produksi
pertanian internal aja. Tetapi apakah
kita sudah harus kayak Singapura nih
punya mindset global bagaimana caranya
menguasai dunia? Menurut lu mana yang
lebih bagus nih? Fokus aja dulu di
internal atau kayak Singapura langsung
punya mindset gimana cari penguasa
dunia. Minimal bisa jadi penguasa Asia
Tenggara. So, what do you think, guys?
Dan satu lagi, Guys, ini yang paling
penting nih. Ini konklusi dari video
ini. Lu setuju enggak sih kalau
Indonesia itu ekspor berasnya ke negara
lain dengan harga yang murah? Ya, jujur
kalau gua enggak setuju, pandangan gua,
gua enggak setuju karena apalagi
Indonesia sedang memasuki era musim
kemarau. Mei, Juni, Juli ke depan nih.
Ini bakal musim kering nih. Ini bahaya
nih kalau kita tidak punya stok beras
yang cukup karena beras kita kita ekspor
ke luar negeri. Jujur pribadi gua enggak
setuju. Kalaupun mau dijual, jual dengan
harga mahal ya pure bisnis lah. Kita
juga harus cari untung di situ. Kalau
menurut lu gimana? Apa gue terlalu
kejam, Prabowo terlalu baik? Kalau
menurut kalian sebaiknya gimana? kita
ekspor atau tahan dulu aja di dalam
negeri sampai masa kemarau ini lewat.
Ditunggu guys ya, pandangan kalian
seperti apa. Semoga video ini
bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye
bye.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:46 UTC
Categories
Manage