Transcript
D8uGOOZ9pnM • Jenderal Tito BANDINGKAN Ekonomi RI Sama Timor Leste?! Netizen: Kok Bangganya Segini?!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0355_D8uGOOZ9pnM.txt
Kind: captions
Language: id
Masih lebih gede anggaran belanjanya si
Timor Leste ini, Guys. Karena dia sampai
43 triliun. Jadi sekarang lu masih mau
bilang lagi dia negara gagal. Dia rugi
merdeka dari Indonesia. Yakin lu? Halo,
Guys. Inilah bahayanya ya media
mainstream ya di Indonesia ini makin ke
sini ini makin berbahaya menurut gua
karena sudah mulai banyak propaganda
intervensi yang dilakukan oleh
orang-orang berkepentingan. Nah,
Teman-teman harus tahu ya, makin ke sini
orang-orang tuh makin malas, makin
sedikit yang mau nonton media
mainstream. Contoh TV, radio, koran itu
makin sedikit orang yang percaya. Orang
sekarang lebih banyak percaya sama
influencer. Kenapa bisa? Ini gua mau
kasih tahu satu contoh yang paling fatal
dan menurut gua ngeri nih, yaitu
serangan terhadap Menteri Dalam Negeri.
Teman-teman tahu kemarin ada sebuah
media yang memberikan headline IHSG
merosot, Tito ekonomi RI lebih hebat
dari Timur Leste. Dan di bawahnya
dikasih apa lagi? Kemendagri Tito
menanggapi ISG turun dengan
membandingkan perekonomian RI yang lebih
baik dari Timor Leste. Nah, intinya
begini, Guys. Kalau lu sudah lihat
headline itu, apa yang ada di pikiran
lu? Loh, ini pasti udah hubungannya
dengan ISG yang turun lebih dari 6% nih
minggu lalu nih. Oke, betul. Terus
kemudian ini hubungannya dengan apa
lagi? Oh, kalau lu lihat video aslinya
Jenderal Tito itu membuat pernyataan
bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia itu
masih di atas 5% yang artinya masih jauh
lebih baik dibandingkan negara ASEAN
lainnya. Kenapa? Karena Indonesia ada di
peringkat lima dari 11 negara ASEAN.
Nah, di negara ASEAN lu tahu dong ada
negara yang namanya Timor Leste dan
ternyata Timor Leste ya perkembangan
ekonominya tidak sebagus Indonesia. Tapi
apa yang dilakukan oleh media mainstream
mereka langsung bikin judul seolah-olah
Jenderal Tito itu membandingkan ekonomi
Indonesia itu jauh lebih baik. Indonesia
baik-baik saja, Indonesia keren,
Indonesia hebat. Tapi ternyata karena
dibandingkan dengan Timor Leste ini
fatal. Makanya lu jangan skip video ini
karena nanti gua bakal kasih video
aslinya. Tapi terlepas dari itu yang gua
mau bilang adalah karena title yang
misleading ini, judul yang menyesatkan
ini, nanti lu nilai sendiri. Ini
mengakibatkan timbulnya banyak meme,
meme-meme, komik-komik aneh-aneh yang
ujung-ujungnya mengarah membully menteri
dalam negeri. Contohnya komik ini. Nah,
di sini di meme ini lu lihat apa? Di
situ ada orang kayak seolah-olah juara
satu dapat medali, pecahin same page.
Happy banget. Padahal negara lain
ringkatnya lebih tinggi dari dia. Dia
hanya lebih baik dari negara Timor
Leste. Nah, jadi seolah-olah framing
yang dibentuk oleh media-media
manipulatif seperti ini mau bikin apa?
Oh, seolah-olah menteri kita memang sih
gua jujur aja bilang lu pasti sering
nonton channel ini. Gua bilang banyak
menteri-menteri, pejabat-pejabat kita
itu
yang tapi hati-hati juga loh, banyak
orang yang mengambil kesempatan untuk
menyerang kredibilitas menteri-menteri
yang sebetulnya bisa kerja. Nah,
contohnya di sini lu lihat apa?
Seolah-olah memang aneh banget ya
presentasinya. Kok Indonesia dibilang
negara keren, negara hebat, modern
segala macam. Tapi titik acunya karena
dibandingkan oleh Timor Lese seolah-olah
Menteri Dalam Negeri kita. Apakah
faktanya memang seperti itu? Nanti kita
bakal bahas lebih detail. Tapi satu yang
pasti dari satu title misleading ini
yang menyerang Kementerian Dalam Negeri
mengakibatkan apa? Netizen keluar dengan
kata-kata maki-makiannya. Yaitu apa?
Jadi di sini lu lihat nih di sini ada
Fakri Nur Tito tidak ingin berbohong
makanya bilang begitu. Lalu di sini ada
Dafcard mod tingkat dungunya udah di
atas banget nih pemerintah
Indoxnesia. What mamung memang luar
biasa jenderal bintang empat ini yang
punya rekam jejak buku merah dan perang
bintang.
Nuryadi malu, Pak sama pendiri negara
ini. Masa Indonesia dibandingin sama
negara Timorensia yang baru lahir. Jadi
seolah-olah kita ini kenapa sih bikin
pernyataan yang aneh, yang nyablak, yang
salah? Ini kata-kata netizen nih real
nih. Rohak mikir enggak sih beliau
ngomong gitu? Hendriansah pemikirannya
beda. Oke, guys. Itulah obrolan lidahnya
para netizen yang ada di Indonesia. Tapi
faktanya nih, apa betul lu kalau ngomong
makanya hati-hati ya. Gua selalu bilang,
usahakan selalu buy data pakai sumber
yang jelas. Faktanya, media mainstream
itu sering banget melakukan tindakan
manipulatif. Apakah realitanya memang
Jenderal Tito, Menteri Dalam
Negeri bilang bahwa ekonomi Indonesia
ini luar biasa. ekonomi kita ini jauh
lebih kuat, jauh lebih hebat
dibandingkan dengan negara baru lahir
yang namanya Timor Leste. Coba lu lihat
sendiri video aslinya yang berikut ini.
Oke, kita semua sudah mengetahui bahwa
tolong di halaman 3 saya minta
rekan-rekan memiliki satu narasi yang
sama ketika berbicara mengenai ekonomi
Indonesia terlepas dari adanya tadi
indikator yang kurang baik mengenai
indeks harga saham gabungan. Dari sudut
pertumbuhan ekonomi Indonesia itu adalah
masih di atas 5%
5,02% dan inilah peringkat yang salah
satu terbaik. Memang ada yang tinggi 33%
Guyana, Libya dan lain-lain. Tapi angka
5,02% untuk negara sebesar Indonesia
nomor 4 terbesar penduduk di Indonesia.
Itu bukan hal yang mudah. Banyak
negara-negara yang jauh di bawah kita.
Kita lihat di dunia kita nomor 41. Tapi
lihat di G20 yang sebelah kanan atas
Indonesia menempati peringkat nomor 3
setelah India dan China. Kita di atas
Singapura, Saudi, Brazil, Rusia, Amerika
2,5%. Sedangkan di ASEAN memang Vietnam
tinggi, Brunei negara kecil. Kita 5,02
masih bagus. di atas Malaysia,
Singapura, Laos, Thailand, Myanmar
apalagi Timor, Leste mengalami
pelambanan ekonomi minus 18,1%.
Kita enggak bisa bayangkan kalau negara
kita pertumbuhan ekonominya seperti itu.
Berarti bukan pertumbuhan pelambaran
ekonomi. Oke, Guys. Jadi, dari video itu
sudah lihat sendiri kan bahwa yang
dibandingkan oleh Mendagri itu bukan
Indonesia dengan Timor Leste. No. Kalau
lu lihat sendiri yang dibandingkan
adalah Indonesia lebih baik dari Amerika
Serikat. Indonesia 5,02%. Indonesia
lebih baik dibandingkan Singapura.
Singapura cuman 5%. Indonesia lebih baik
dari Japan. Japan cuman 1,2%. Jadi
banyak negara-negara maju itu
pertumbuhan ekonominya di bawah
Indonesia. Indonesia peringkat tiga di
dunia di bawah India, China dan baru
Indonesia. Tapi framing media mainstream
itu justru malah membuat headline,
membuat berita. Seolah-olah yang
dikatakan oleh Mendagri Jenderal Tito
ini bahwa ekonomi Republik Indonesia
lebih baik daripada Timor Leste.
Seolah-olah Mendagri itu sedang
membandingkan perekonomian Republik
Indonesia yang lebih baik dibandingkan
Timor Lese. Padahal enggak, enggak ada
sama sekali. Kalau lu lihat video
aslinya dari 1 jam itu yang dia mau
ambil itu ada di menit 15. Nah, di menit
15 itu tidak ada satuun kata-kata dari
Mendagri yang bilang bahwa perekonomian
Indonesia jauh lebih baik dibanding
negara yang baru lahir, negara kecil
yang namanya Timor Leste. Enggak ada.
Malah justru yang dibandingkan ya sama
negara-negara top. Perekonomi Indonesia
lebih baik dibanding Jepang, dibanding
sama Amerika, dibandingkan Singapura.
Jadi, lu hati-hati dengan media
mainstream. makin ke sini itu makin
sedikit media mainstream yang bisa lu
percayai. Ini ngeri banget, Guys.
Kenapa? Karena akibatnya ya membangun
ketidakpercayaan publik nih terhadap
institusi pemerintahan. Memang lu tahu
gua sering banget pasti nyerang, tapi
kalau gua mah fakta
aja. Tapi kalau dia benar, ya kita
bilang benar. Jelas. Kalau putih bilang
putih, kalau hitam bilang hitam. Beda
nih dengan media mainstream yang memang
karena udah makan duit sogok, main
tembak aja serang sana serang sini.
Apalagi yang suka makan duit George
Soros. Hati-hati lu. Hati-hati lu jadi
korban cuci otak. Oke, guys. Tapi satu
yang gua pengen bahas sebenarnya di sini
gua bukan mau bahas mendagri. Gua juga
bukan pengen belain Jenderal Tito.
Enggak. Cuman gua sebel aja kalau orang
bikin title headline misleading. Potong
potong potong potong orang lagi ngomong
seolah-olah mau dibilang mentagri itu
bego, tolol, misleading. Enggak. Kalau
lu lihat sumber aslinya, dia sama sekali
tidak bikin itu. Tapi dibolak-balik
supaya apa? Supaya menciptakan
propaganda.
yang menguntungkan bagi perusahaan media
tersebut. Tapi inti hari ini, Guys, yang
mau gua bahas adalah tentang Timor
Leste. Teman-teman tahu ya, Timor Leste
itu baru saja merdeka dari negara
Republik Indonesia dan dia memanfaatkan
momen di mana terjadi krisis ekonomi di
Indonesia. Jadi, kita sedang melemah tuh
di tahun '9798. Nah, Teman-teman, kalau
lu lihat YouTube, Instagram atau TikTok
itu isinya orang Indonesia hobinya
nge-bully orang Timor Leste. Timor Leste
negara miskin. orangnya tolol-tolol,
hobinya mabuk segala macamnya. Semua
yang jelek tentang Timor Lese rugi lu
merdeka dari Indonesia. Tapi ingat ya,
ini channel investasi. Di sini gua mau
ngajarin lu apalagi media-media
mainstream yang seolah-olah mau mendikte
bahwa Timor Lese negara gagal. Kita
lihat faktanya aja, Guys. Apa betul
Timor Lese setelah merdeka dari
Indonesia semenyedihkan itu? Kita ambil
data fulier di tahun 2024. Data pertama
yang kita harus bandingkan adalah
pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi
Indonesia pada tahun 2024 itu sebesar
5,03% menurut Badan Pusat Statistik BPS.
Sementara di Timor Leste di tahun 2024
pertumbuhan ekonominya mencapai
3,4% padahal negara baru lahir dan ini
dianggap sebagai salah satu yang
tercepat di Asia Timur. Nah, dari sini
lu bisa lihat ya, bahwa negara Timor
Leste itu enggak dodol-dodol banget,
enggak bego-bego amat. Indonesia sudah
berdiri pulu-puluhan tahun dari 1945.
Timor Leste baru lahir, tapi dia tetap
bisa kejar pertumbuhan ekonomi sampai 3%
selisih 2% dengan Indonesia yang di 5%.
Ini baru satu pertumbuhan ekonomi. Yang
kedua, dan ini paling fatal. Lu tahu
prestasi Indonesia apa? Prestasi
Indonesia adalah juara korupsi. Lu mau
cari koruptor segala bentuknya di
Indonesia ada koruptor sapi lah,
koruptor jembatan lah, koruptor bawang
lah, koruptor impor lah, ekspor lah,
segala macam. Segala jenis koruptor itu
ada di Indonesia. Ingat ya, kalau mau
ambil S3 itu memang di Indonesia di ilmu
korupsi. Nah, saking hebatnya Indonesia
dari 100 negara ranking di dunia,
peringkat satu itu adalah Finlandia,
peringkat dua adalah Singapura, mereka
bersih ya. Indonesia dari 100 negara ada
di peringkat 99. Ternyata negara yang lu
sering bully Timor Leseia ada di
peringkat 73. Jauh lebih baik daripada
Indonesia yang peringkat 99. Dari 100
negara yang belangsak ini, Indonesia
peringkat 99 lah. Dikit lagi 100 lah
angka yang sempurna ya untuk sebuah
negara yang paling korup di 100 negara
yang disurvei. Ternyata peringkatnya
Timor Leste itu hampir 30% lebih bagus
loh dibanding kita. Kita di peringkat
hampir 100, dia di peringkat 73. Gila
enggak? Nah, Teman-teman juga lu jangan
salah ya, negara Timor Lese ini kan
sebenarnya baru lahir dan pecahan loh.
Sebagian wilayahnya itu terpotong
terbagi dengan Provinsi Nusa Tenggara
Timur. Tapi sebelum kita bahas ke situ,
gua mau bahas lagi. Salah satu yang
berhubungan dengan ekonomi adalah
pengangguran. Di tahun 2024,
pengangguran di Indonesia itu ada
sekitar 4,9%, Guys. Hampir 5% lah. Angka
rilnya sekitar 7,4 jutaan lah. Dan itu
angkanya nambah terus. Nah, di Timor
Leste angka pengangguran ya ternyata
hanya 2% alias apa? Jauh lebih baik
dibandingkan Indonesia yang hampir 5%
dari penduduknya nganggur. Di Timur
Leste ternyata hanya 2%. Sebentar guys,
bentar guys sebelum kita lanjut videonya
good news guys. Kalau Samen season 7
kembali dibuka nih. Jadi buat
teman-teman yang belum sempat join yang
season 6 kita sekarang udah masuk ke
season keet7uh dan ini seru banget
karena tahun ini kita membahas tentang
energi terbarukan. So, teman-teman tahu
enggak orang kalau ngomong energi di
Indonesia ini cuman ada batu bara atau
minyak bumi. Tetapi sekarang kita udah
masuk ke era di mana saham-saham
perusahaan yang prospek itu justru
datang bukan dari batu bara lagi, tapi
dari energi terbarukan. Dan banyak loh
sebetulnya energi terbarukan. Ada lu
ngomong minyak sawit, ada namanya gas
bumi, ada namanya tenaga surya dari
matahari termasuk tenaga air dan masih
begitu banyak lagi yang belum kita
bahas. Nah, makanya di season 7 ini kita
akan membahas saham-saham yang sangat
prospek. investasi yang menurut gua
sangat menarik buat kita pelajari
bersama hanya di Skola Sambenix Season 7
tentang emiten-emiten dan prospek
prospek yang luar biasa dari sektor
energi terbarukan. Makanya jangan sampai
ketinggalan guys, segera buruan daftar
karena kita ada promo nih diskon 25%
hanya untuk 50 orang pertama yang daftar
sebelum 25 April 2025. So, tunggu
apaagi, Guys? Buruan yuk segera hubungi
nomor handphone yang ada di bawah ini
atau www.skalashambelix.com.
Tapi ingat guys, sebetulnya enggak fair
juga loh kita bandingkan Timor Leste ini
dengan negara Indonesia. Karena Timor
Leste aja itu udah baru lahir ya, masih
baby. Dan Timor Leste itu juga
wilayahnya itu terpecah tuh terpotong
dari NTT. Jadi sebagian wilayahnya itu
tidak sempurna NTT merdeka jadi Timor
Leste. Enggak. Hanya sebagian wilayah
NTT itu diambil merdeka namanya Timor
Leste sekarang. Jadi enggak fair juga.
Kalau lu mau lihat pendekatan yang
paling fair itu, kenapa enggak kita
bandingkan Timor Lese dengan provinsi
sebelumnya, yaitu apa? Tetangganya kiri
kanan itu ada provinsi NTB Nusa Tenggara
Barat dan NTT Nusa Tenggara Timur dan
Timor Leste. Lu tahu enggak, Guys? APBN
kita ngomong APBN ya, anggaran
penerimaan pendapatan belanja negara. Di
Timor Lese punya APBN. Kalau lu
bandingin APBN Timorlese dengan
Indonesia ya enggak fair. Tapi kalau lu
bandingkan dengan APBN yang ada di
negara sebelumnya apa dia sebelumnya
negara ini berbentuk provinsi yang ada
NTT tetangganya NTB. Lu tahu APBD-nya
NTB itu 6,3
triliun. Gua ulangin APBD
NTB sudah berpuluh-puluh tahun tinggal
di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
APBD-nya cuma 6,3
triliun. Lu ngomongin NTT, NTT APBD-nya
5,2 triliun.
Gila yang satu 6 triliun, yang satu 5
triliun. Sekarang kita ngomongin negara
gagal Timor Lese yang hobi banget lu
kata-katain itu. Kalau lu cek APBD-nya
alias APBN dia APBN dia di tahun 2025
itu 43
triliun. Gila enggak?
Berarti kalau lu ngomong dia tambah
sedih apa tambah susah, tambah hancur
setelah merdeka dari Indonesia, itu
benar atau tidak? Karena realitanya
ternyata setelah dia merdeka APBD-nya
itu sampai 43 triliun. APBD-nya si NTB
6T, APBD-nya si NTT 5T, dicombine itu
11T. Masih lebih gede anggaran
belanjanya si Timor Leste ini, Guys.
Karena dia sampai 43 triliun. Jadi
sekarang lu masih mau bilang lagi dia
negara gagal, dia rugi merdeka dari
Indonesia. Yakin lu data lu dari mana?
Baca dong pakai fakta. 43 triliun itu
artinya orang entit tuh orang entit itu
harus kerja keras selama 8 tahun. Enggak
ngapa-ngapain APBD-nya ditabung baru
naik tuh jadi 40 triliun. Lu bayangin
semiskin itu NTT dan NTB dan Timor Leste
ternyata negara yang selama ini lu bully
karena masih baby balita.
Woi, APBD-nya guys jauh lebih besar
dibandingkan APBD, NTB, dan NTT digabung
jadi satu. Jadi, lu hati-hati kalau
seandainya hobi lu menghina negara itu.
Jangan-jangan lu kemakan propaganda
juga. Jadi, lu lihat ya, Guys. Ternyata
begitu ngerinya ya framing media itu
bagaimana mereka mencuci otak lu supaya
lu bilang Jenderal Tito salah ngomong,
Mendagri salah data. Malu-maluin banget.
Masa bandingin Indonesia dengan negara
Timor Leste yang negara biadab, negara
balita, baby, miskin, hancur, belangsak
itu eh enggak ada dia ngomong begitu
loh. Hati-hati. Itu framing yang dibikin
oleh media-media mainstream. Dan makanya
lu juga termakan cuci otak bahwa
seolah-olah Timor Leste itu adalah
negara gagal, negara hancur. Karena
faktanya ternyata mereka jauh lebih kaya
dibandingkan
tetangganya NTT dan NTB. dua provinsi
dicombine sekaligus pun masih lebih kaya
Timor Leste. Jadi lu masih bisa bilang
lu masih punya nyali, lu masih punya
otak untuk bilang Timur negara gagal,
negara jelek dibandingkan Indonesia,
negara hancur dibandingkan Indonesia.
No, no, no, no. Hitungan lu salah.
Bandingkan dia dengan sebelumnya.
Sebelumnya apa? Dia provinsi yang
melepaskan diri. Pecahan dari NTT. So,
kita bandingkan dia dengan teman-teman
yang ada di Nusa Tenggara. Faktanya dia
tambah happy, tambah nyungsep. Hm.
Faktanya dia tambah kaya raya. So,
teman-teman hati-hati dengan tipu
muslihat yang dilakukan oleh media
mainstream. Jangan sampai lu termakan
propaganda. Karena kalau udah ter
propaganda berat, Guys. Lu udah kena
cuci otak, lu enggak bisa diselamatkan,
Guys. Dan ini sangat fatal kalau lu
sampai kena tipu media mainstream
apalagi yang hobi makan duit George
Soros. Dari kemarin gua udah ngomongin
George Soros, tapi banyak haters yang
bilang enggak mungkin George Soros ada
di Indonesia. Enggak mungkin dia
membiayai media-media lokal. Enggak
mungkin George Soros menyogok
influencer-influencer, youtuber-youtuber
yang ada di Indonesia. Salah. Justru dia
lakukan itu karena dia mau cuan dan dia
harus lakukan itu. Tetapi kita baru
ngomongin soal George Soros, Guys.
George Soros itu cuma ngincer duit. Hmm.
Karena dia punya pemegang saham, dia
punya investor juga. Dia kelola duit
orang. Tapi lu tahu enggak ada aktor
yang lebih berbahaya dibandingkan George
Soros. Kalau Indonesia betul-betul
menjadi Indonesia gelap, kalau Indonesia
betul-betul mengulangi krisis ekonomi
1998, apa yang terjadi? Ya betul, George
Soros tambah kaya Geor Soros the geng.
Tapi ada satu hal yang orang suka lupa.
Ketika terjadi krisis ekonomi 98, ada
negara yang diuntungkan. George Soros
cuma bicara tentang dia dapat duit
seberapa banyak, tapi dari setiap krisis
akan ada opportunity yang lebih besar
daripada duit daripada uang. Yaitu apa?
yaitu menambah wilayah atau potensi
untuk mengambil wilayah orang lain.
Makanya teman-teman lihat Timor Lestnya
tambah kaya. Iya. Oke. Tetapi salah satu
sumber kekayaannya dari mana? Karena dia
mengelola ladang gas bumi yang paling
besar di perbatasan dengan Australia dan
penghasilannya itu dia harus bagi dengan
Australia bahkan ngemis kepada
Australia. Yang artinya makanya lu
jangan heran ketika detik-detik menuju
Timor Leste merdeka, apa yang terjadi di
tanah Timor Leste? lebih banyak tentara
Australia dibandingkan tentara
Indonesia. Artinya di situ negara aktif,
aktor-aktor asing akan memanfaatkan
celah sempit yang namanya krisis ekonomi
itu untuk memecah belah suatu bangsa.
Pertanyaan gua adalah simpel. Menurut lu
dari kemarin banyak terjadi demonstrasi
di Indonesia. Dari kemarin banyak
terjadi propaganda yang disebarkan di
media-media di Indonesia. George Horace
ambil untung dari situ. Sudah pasti. Dan
lu akan sadar setelah krisisnya berlalu.
Sama seperti 9798 orang baru ng oh ini
Jos Soros di tahun 99 2000 mereka baru
ngeh. Dan itu akan kejadian hal yang
sama. Tetapi ingat ya setiap krisis
menciptakan celah. Celah ini akan
dimanfaatkan oleh negara-negara besar
karena mereka bukan cari duit, mereka
cari wilayah. Dan pertanyaan gua simpel,
gua sangat yakin market crash belum
bottom. Dari kemarin banyak orang
propaganda demonstrasi Indonesia gelap.
Garuda Biru, Garuda pelangi-pelangi,
Garuda hitam, Garuda kuning, whatever
lah. Lu kira asing tidak akan boncengin
itu. Asing tidak akan memanfaatkan itu.
Karena ternyata ini ada hubungannya juga
loh dengan para demonstran yang kemarin
itu demo besar-besaran dengan Timor
Leste jilid 2. Dan celah ini sangat
sempit nih, tetapi gua sangat yakin
kekuatan asing akan memanfaatkan itu.
George Soros akan memboncengi ini krisis
ekonomi yang terjadi di Indonesia karena
lemahnya institusi kenegaraan kita yang
rentan sogok, rentan korupsi, tidak good
governance. Ini adalah makanan empuk
untuk dimangsa oleh Geor Soros. Tetapi
ingat, Geor Soros juga akan dimanfaatkan
oleh institusi yang lebih besar daripada
manusia Georos itu sendiri, yaitu level
negara.
Amerika Serikat sudah menikmati Papua.
Australia menikmati Timor Leste. Next,
menurut lu, negara apa nih yang akan
masuk memboncengi the next big crisis in
Indonesia? Ditunggu, Guys, komentar
kalian. Dan ini ada hubungannya dan
bahkan sangat erat hubungannya dengan
demonstrasi kemarin. Karena ketika gua
melihat daftar tuntutan para demonstran
itu, gua menemukan satu pasal yang gua
secara sangat yakin ini dipasang oleh
negara asing. Lu sudah tahu dong wilayah
mana berarti yang berpotensi untuk
segera merdeka menyusur Timor Leste.
Jangan main-main loh, Guys. Dari kemarin
gua ngomong George Soros, tapi George
Soros itu cuma manusia yang cari duit.
Ada aktor asing yang lebih ngeri lagi.
Duitnya lebih banyak daripada George
Soros karena dia adalah state actor. Dia
adalah aktor negara bukan individu
manusia. Coba lu jawab negara mana yang
bakal cuan gede nih? Australia udah cuan
gede nih dengan merdekanya Timor Leste.
Lu sudahudah tahu belum negara mana nih
yang akan cuan besar karena demonstrasi
Garuda biru, Garuda hitam, Garuda merah,
Indonesia gelap dan yang sebagain?
Ditunggu, Guys, komentar kalian segera
di bawah ini. Karena kemarin nih video
kita yang kemarin naik itu kan gagal
mencapai 24.000 like. So, kalau video
ini mencapai 24.000 1000 like dalam 24
jam kita bakal bikin secara spesifik
strategi dari bosnya George Soros. Seru
ya. Even George Soros aja cuman melayani
loh pemodal yang ngasih duit ke dia.
Kalau lu penasaran, yuk segera like
video ini, segera share, segera
subscribe. Begitu mencapai 24.000 like,
kita akan bahas secara spesifik di video
yang selanjutnya. Oke, guys. Semoga
video ini bermanfaat. Salam sehat, salam
cuan. Bye bye. Hai sahabat investor.
Kalau kamu tertarik dengan konten-konten
seperti ini dan ingin tahu lebih dalam
lagi tentang Benix, yuk ikuti sosial
media kita yang lain seperti beranda
Facebook kita di @benix atau ikuti juga
Instagram kita di
@benix.official. Ditunggu ya.
Tay kartos gatos onuas