PRABOWO Reveals STRATEGY Against TRUMP Tariffs!!
GKWzSsf-GcA • 2025-04-11
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Halo, Guys. Kembali lagi bersama Beni
NX. Kita baru aja dapat kiriman video
segar nih. Ini tentang Presiden
kesayangan kita semua, yaitu Presiden
Prabowo. Nah, Teman-teman tahu ya
kemarin itu beliau baru saja mengundang
tujuh media nasional untuk diundang
bertemu interview bebas tanpa sensor
bersama Presiden Prabowo. Tentu lu sudah
tahu ya media-media besar yang diundang
itu ya media yang dianggap netral. Jadi
dari situ lu sudah tahu ya kalau
media-media yang anjing peliharannya
George Soros itu tidak diundang ya.
media-media iblis, setan enggak
diundang. Nah, ketika gua dikirim video
ini jujur gua belum lihat tapi sama tim
udah dipotong-potong katanya
interviewnya sampai 3 jam dan yang kita
ambil ini bagian yang berhubungan dengan
bidang ekonominya. So, kalau lu
penasaran gimana sih videonya? Gimana
sih jawabannya, gimana sih hasil
interview Presiden Prabowo bersama tujuh
media nasional yang bukan anjing
peliharaan Cor Soros? Tunggu apaagi?
Jangan dikip videonya. Let's check this
out.
[Musik]
Jadi kita ini harus jangan terlalu
jangan terlalu takut bahwa dunia ini
tidak baik-baik saja. Kita penuh dengan
kesulitan. Kita penuh dengan terusang
aja kita koreksi diri ya sebagai bangsa
selama 30 tahun ini. Kita banyak
melakukan blonder. Kita kita akui saja.
Jangan, jangan salah siapa presiden.
Masa satu presiden bertanggung jawab
atas semua. Ini banyak blunder dan ini
juga salah. Saya saya juga hei hei para
teknokrat, hei para profesor, hei para
guru besar. Kenapa kau tidak, kenapa kau
tidak koreksi? Kenapa kau tidak ingatkan
pada saat dilakukan
penyimpangan-penyimpangan, pada saat
dilakukan belunder-belundur ya kan yang
macam-macamlah kita bisa uraikan ya.
Jadi itu satu. Oke, ini satu hal yang
harus kita apresiasi ya. Kalau dari yang
udah-uda kan banyak pejabat pemerintah
itu denial bilang enggak ada krisis,
enggak ada masalah, Indonesia baik-baik
saja, just fine. Dari sini kita bilang
bahwa Presiden Prabowo satu hal ya, dia
mengakui bahwa pemerintahan betul
melakukan blunder-blunder. Akhirnya nih
ada pengakuan juga, which is di sini
menurut gua ini hal yang baik sih yang
harus kita apresiasi dibanding pura-pura
baik-baik saja, baik-baik saja padahal
isinya enggak baik-baik saja. Jadi ini
gua sangat
mengapresiasi yang dilakukan yang
dikatakan oleh Presiden Prabowo. Dan
betul juga gua setuju kalau bilang bahwa
jangan takut memang dunia ini the world
is in crisis. Dunia ini sedang tidak
baik-baik saja. Tapi memang kita harus
optimis, kita harus fight itu. Betul.
Nah, satu yang jadi pertanyaan tadi
terkait kenapa guru-guru besar itu
banyak yang diam-diam saja, aristokrat,
para akademisi, dan lain sebagainya.
Menurut gua sih mereka udah banyak kasih
komentar ya, tapi sepertinya ya enggak
didengar. Menurut gua sih banyak dari
mereka yang sudah bicara lah. Jangankan
itulah udah dari dari tahun-tahun lalu
lah ada dewan guru besar di sebuah
universitas tertentu bahkan sampai yang
demo bilang bahwa ini enggak benar, ini
melanggar konstitusi, ini melanggar
hukum dan lain sebagainya. Ini melanggar
etika. Sebetulnya dunia akademisi
menurut gua salah satu yang paling aktif
ini bukan kita ngomongin
mahasiswa-mahasiswa demo bayaran. Bukan.
Bukan. Ini kita ngomongin aristokrat ya.
kebetulan aristokrat memberikan
pandangannya, gagasannya, dan mereka
sampai berdemo di kampus masing-masing.
Ya, gua sih enggak setuju kalau dibilang
mereka diam-diam aja. Yang banyak yang
ada dan yang gua tahu pun mereka memang
bersuara. Cuman ya mereka belum didengar
atau tidak didengar. Dan memang betul
juga enggak meskipun semuanya didengarin
ini negara demokrasi, tapi kalau yang
satu bilang A, yang satu bilang B,
kampus ini bilang C, profesor ini bilang
D, semua yang mau didengerin ya kacau
ya, hancur. Harus berani ambil satu
keputusan mana yang harus kita
jalankan demi kebaikan bangsa gitu ya.
Karena kalau dengerin semuanya juga
menurut gua enggak benar sih. Cuman dari
yang gua tahu kalau dibilang seandainya
aristokrat, akademisi segala macam kok
tidak mengingatkan. Setahu saya mereka
sudah
mengingatkan. Next. Nah, kedua masalah
Trump. Trump ya. Ya, masalah Trump ini
kita harus lihat nanti mungkin kita akan
mengalami ee dampak yang
yang berat mungkin terutama yang bisa
kena adalah industri tekstil, sepatu,
garmen, dan
ee furniture. Ya, ini ini berat karena
ini padat karya. Tapi kita akan cari
jalan keluar. kita harus berani mencari
pasar baru. Kita ini terlalu terlalu
manja juga sih ya. Kita tuh selama ini
tertarik oleh ekonomi Amerika. Benar.
Karena ini kan sistem ekonomi yang
Amerika ajarkan kepada kita kan. Iya
kan? Free market benar enggak?
Globalization iya kan? There are no
borders. Mereka ajarkan kepada kita.
Kita murid yang setia ya kan. We follow.
We follow what they teach us. All the
time, the 60s, the 70s, the 80s, the
90s, 98, 99 kita ikut IMF paling setia,
paling loyal. Sekarang kita harus bangun
karena harus dewasa. He dan tidak hanya
kita Eropa, negara ASEAN semua Australia
semua. Oh, kalau begitu sekarang situasi
berubah dan memang benar situasi
berubah. Dan itu yang saya sudah
ingatkan bertahun-tahun. Saya ingatkan,
tolong tolong buka rekam digital saya,
rekam jejak saya. Saya sudah ingatkan
saudara-saudara sekalian, Indonesia
harus berdiri di atas kaki kita sendiri.
Tapi orang bilang, "Oh, retorika."
Tidak. Saya dari dulu, saya dari dulu
memperjuang. Saya sudah sadar, saya
sudah mengerti bahwa suatu saat nobody
is going to help us. Tidak ada yang akan
bantu kita kecuali diri kita sendiri.
Dan ini realita. Oke. Jadi, satu yang
gua apresiasi lagi nih ya. Ya, si
presiden bilang industry tekstil,
garment, furniture itu bakal terdampak
akibat si tarifnya Donald Trump itu.
Tapi satu sedikit masukan sih buat
tekstil sama Garmen. Iya, itu betul dan
itu TPT ya. Tekstil dan produk turunan
tekstil itu menyerap sangat banyak
tenaga kerja khususnya di Jawa Barat dan
Jawa Tengah. Nah, kalau kita enggak bisa
handle ini dengan baik, Teman-teman akan
lihat angka pengangguran kita itu akan
naik dari 7 juta manusia di tahun lalu.
Tahun ini bahkan bisa naik sampai 10
juta manusia. Setiap hari kalau lihat
baca koran selalu ada berita pabrik
tutup, pabrik tutup, pabrik tutup. And
that's a very bad thing. Sepatu, garmen,
tekstil terdampak. Khusus untuk
furniture ini sedikit ada pengecualian
karena Amerika Serikat kemarin lagi ada
kebakaran besar tuh di California dan
orang-orang di West Coast California itu
senangnya kalau bangun rumah pakai kayu.
Jadi ada kemungkinan industri yang
terkait kayu, timber, furniture itu
mereka akan dapat menurut gua sangat
yakin sih mereka akan terima lenancy.
Jadi mereka akan terima kelonggaran di
sana. Itu yang gua mau sampaikan ya.
Nah, satu yang enggak pernah dimention
juga industri elektronik kita. Jadi
elektronik yang kecil-kecil itu
sebetulnya udah banyak di Indonesia yang
bikin. Tadi gua habis ketemu sama teman
kita baru datang dari Belanda, dia
bilang gini, "Ben, gua bingung di
Indonesia orang pada tenang-tenang aja.
Emangnya kenapa? Di Belanda orang pada
panik loh gara-gara Donald Trump bikin
pernyataan soal tarif itu loh. Apalagi
sekarang tambah susah orang di Belanda
energi harga udah jadi mahal. Dan
sekarang mereka juga ada krisis, krisis
housing." Terus gua tanya, "Kenapa
krisis housing? bikin aja rumah lagi.
Ternyata sejak perang dengan Rusia,
Ukraina, ketakutan terbesar Eropa adalah
ketika Rusia itu buka cabang. Tadinya
perangnya cuma di Ukraina, dia buka
cabang di Polandia, di
Hongaria. Eropa sangat takut itu. Nah,
dari sekarang mereka sudah lakukan
pembatasan. pembatasan buat energi. Jadi
di rumah-rumah kalau pakai listrik itu
udah dibatasin dan yang paling berdampak
itu adalah industri baru. Jadi enggak
gampang sekarang buka pabrik baru di
Jerman, di Belanda, bahkan mau bikin
apartemen, building, bangunan, gedung,
perkantoran itu izinnya semakin
dipersulit. Karena apa? Mereka akan
menyerap listrik dalam jumlah besar. Dan
listrik itu di rusion. Di ration itu
artinya apa? dijatahin prioritas utama
masuk ke rumah sakit, industri-industri
yang strategis, bisnis-bisnis yang
sangat vital, esensial, baru kemudian
residensi ee orang-orang perumahan. Nah,
enggak ada sisa slot energi nih untuk
masuk bikin pembangunan baru, gedung
baru, kantor baru, pabrik baru.
Akibatnya semua jadi biaya tinggi.
Makanya teman-teman jangan kaget, akan
makin banyak PHK massal juga di negara
Eropa Barat karena mereka susah dapat
energi. Dan ini yang dilakukan
Volkswagen kan mereka PHK puluhan ribu
karyawannya dia ya karena pabriknya udah
enggak bisa lagi jalan kalau energinya
terlalu mahal. Karena pabrik jalan butuh
listrik. Lagimana listriknya bisa jalan,
bisa murah kalau gasnya semua udah harus
impor dari Amerika Serikat. Jadi itu
membuat kesulitan ya. Nah, di sini kita
lihat ya bagus sih Pak Presiden Prabowo
aware ya kita punya industri tekstil,
garmen, sepatu itu bakal terdampak dan
itu betul dan itu menciptakan banyak
lahan kerja. So, kalau kemarin ada
menteri yang bilang, "Tenang aja,
baik-baik saja, it's ok, rileks." Udah
enggak, enggak, gak. Thank you banget
nih. Gua sangat apresiasi nih Presiden
Prabowo akhirnya ya mengakui kita bukan
dalam kondisi yang baik-baik saja. Kita
bukan dalam kondisi harus bersantai,
harus rileks, enggak. Kita harus
bergerak buka pasar baru. Apakah
gampang? Gua yakin tidak. Khususnya buat
industri tertentu ya. Gua enggak
kebayang sih Indonesia ekspor baju ke
Cina ya. Gua rasa enggak, enggak lah.
Yang ada kebalikannya. Jadi yang bisa
kita lakukan ya cari pasar lain. Masih
banyak di Timur Tengah, di Afrika
walaupun sudah banyak made in China juga
di sana. an di Eropa Barat. Ee kemarin
teman gue yang di Belanda yang barusan
ngobrol juga, dia juga kaget. Lu tahu
Ben, gua tuh zaman tahun-an 90-an kalau
lihat baju, lihat sepatu itu masih
banyak loh made in Indonesia. Termasuk
Nike kalau lu lihat Nike, Adidas itu
banyak yang made in Indonesia. Tapi
makin ke sini ada made in Kamboja, made
in Vietnam, made in
Mexico. Yang dari Indonesia itu makin
sedikit, makin sedikit, makin sedikit
dan itu realita. So, memang kita harus
fight nih kompetisinya itu udah dengan
negara-negara lain yang pengin lepas
dari status negara berkembang. Satu yang
gua mau kasih komentar di sini ee khusus
tadi ya buat klip itu gua sadar bahwa
Pak Presiden Prabowo ternyata kedipan
matanya yang di sebelah kanan itu lebih
cepat dibanding yang sebelah kiri. Ini
sedikit saran dari gua nih karena banyak
penasehat Prabowo, pembisik Presiden
Prabowo, menteri Prabowo itu followernya
Benix. So, gua mau kasih tahu sama lu.
Karena mata kanannya lebih kedip, lebih
cepat dibanding mata kirinya, tolong
beri nasihat kepada presiden kita.
Tolong pergi ke
neurologis
secepatnya. Ya, semoga gua salah. Tapi
ini bisa jadi indikasi awal ada penyakit
yang berhubungan dengan stroke atau yang
berhubungan dengan otak. Hopefully
segera diperiksa lah. Oke. Nah, satu
pandangan gua soal ya Presiden bilang
Indonesia itu salah satu murid yang
paling setia. mungkin budak ya, budak
yang paling setia atas perintah, dogma,
ajaran ideologis Amerika Serikat dari
mulai tahun 60-an, 70-an, 80-an, 90-an,
lu tahu enggak kenapa dia ngomongnya
tahun 0-an? Karena di situ mertuanya dia
jadi juragan. Jadi dia enggak mau bilang
itu eranya Soekarno. Dia enggak mau
bilang Soekarno budak Amerika gitu. Jadi
60, 70, 80, 90 specifically dia bilang
98,99 kita tunduk sama IMF. Semua yang
dilakukan oleh Amerika, diperintahkan
oleh Amerika, kita lakukan.
kasih ladang emas di Papua ke Amerika
kita lakukan. Kasih ladang minyak yang
ada di Sumatera ke Amerika kita lakukan
gitu. Kita betul-betul murid yang
sangat-sangat setia. Jadi itu fakta yang
disampaikan kenyataan yang pahit,
sejarah yang pahit dan kita
terus-menerus mengikuti aturan ekonomi
yang dibuat Amerika. Tapi betul
ujung-ujungnya dan sekarang kita lihat
ya, mereka ngajarin kan buat kita
liberalisasi perdagangan, buka pasar,
dengarin kata kita demokrasi.
ekspor impor sebanyak-banyaknya ya. Oke.
Oke. Semuanya kita pakai pakai dolar.
Oke. Pakai dolar. Kita nurut sama
mereka. Very
obedient. Tetapi ternyata at some point
of time negara-negara itu akan menuju
proteksionisme ketika mereka dalam
kesulitan. Ini terjadi di Jepang. Jepang
sempat menjadi gelap gulita tuh ketika
mereka proteksi full. Mereka jadi negara
terbelakang. Enggak boleh ada orang bule
masuk, enggak boleh ada teknologi masuk.
Mereka betul-betul negara dinosaurus.
primitif. Nah, Amerika sekarang berada
dalam status kondisi gawat darurat.
Negaranya sudah defisit terus, utangnya
begitu banyak dan tidak ada lagi
kekuatan manufacturing di Amerika
Serikat. Ih, boro-boro Apple merek
Amerika, Ford merek Amerika, GM merek
Amerika, semua bikin pabrik di luar
Amerika Serikat. Jadi mereka kehilangan
kekuatan manufacturing mereka yang
sangat fatal. Kalau seandainai pecah
perang dunia 3, mereka tidak punya
kemampuan bikin pesawat jet, pesawat
tempur, kapal perang, tank dalam jumlah
besar karena kehilangan skill
manufacturing itu. E bentar guys, bentar
guys sebelum kita lanjut videonya, good
news guys. Kalau sambenic season 7
kembali dibuka nih. Jadi buat
teman-teman yang belum sempat join yang
season 6, kita sekarang udah masuk ke
season keet7uh dan ini seru banget
karena tahun ini kita membahas tentang
energi terbarukan. So, teman-teman tahu
enggak orang kalau ngomong energi di
Indonesia ini cuman ada batu bara. atau
minyak bumi. Tetapi sekarang kita sudah
masuk ke era di mana saham-saham
perusahaan yang prospek itu justru
datang bukan dari batu bara lagi, tapi
dari energi terbarukan. Dan banyak loh
sebetulnya energi terbarukan. Ada lu
ngomong minyak sawit, ada namanya gas
bumi, ada namanya tenaga surya dari
matahari termasuk tenaga air dan masih
begitu banyak lagi yang belum kita
bahas. Nah, makanya di season 7 ini kita
akan membahas saham-saham yang sangat
prospek, investasi yang menurut gua
sangat menarik buat kita pelajari
bersama. hanya di Sambeni season 7
tentang emiten-emiten dan prospek
prospek yang luar biasa dari sektor
energi terbarukan. Makanya jangan sampai
ketinggalan guys. Segera buruan daftar
karena kita ada promo nih diskon 25%
hanya untuk 50 orang pertama yang daftar
sebelum 25 April 2025. So, tunggu
apaagi, Guys? Buruan yuk segera hubungi
nomor handphone yang ada di bawah ini
atau www.skalasahambenix.com.
Jadi kita sudah tiba nih di pintu
gerbang di mana setiap negara akan
mementingkan kepentingannya
masing-masing. Nah, ini mengulangi apa
yang dikatakan oleh PM Lawrence Wong
Perdana Menteri Singapura bahwa apa kita
masuk di era di mana negara-negara ini
makin berpikir makin egois, makin
arbitrary, dan makin berbahaya. So, yang
dibilang Pak Presiden Probowo di sini
specifically ya gua setuju, gua setuju.
Semua negara mementingkan kepentingannya
masing-masing. Suka enggak suka lu benci
gimanapun sama Donald Trump. Tapi satu
hal positif yang kita harus akui. Dia
berusaha untuk membela kepentingan
bangsa dan negara Amerika
Serikat. Pejabat kita
gimana sah enggak Donald Trump bikin
huruhara? Teror sana, teror sini sah.
Kalau rakyatnya tambah kaya raya?
Sekarang kita berada di posisi di mana
apakah pemimpin kita bisa lakukan hal
yang sama, membela kita, bangsa dan
negara
kita. Terserah gua mau dibilangin jahat
sama Uni Eropa, terserah mau dibilangin
jahat sama China. Ini kepentingan
bangsa. Bebas lu mau bully gua. Banyak
lu lihat orang-orang bully Donald Trump
ya mungkin ada di Twitter lah, Instagram
lah. Tapi yang dilakukan Donald Trump
menurut dia ya dia membela kepentingan
bangsa negaranya. Apakah itu endingnya
bagus atau buruk? Wilsy karena bukan
yang pertama kalinya perang dagang
diluncurkan oleh Amerika Serikat. Dulu
pernah di tahun 1930. Tapi itu bahasan
next time. Lanjut. Tapi satu hal yang
saya ingin sampaikan. Amerika sebenarnya
punya hak karena dia ingin membelahas
kepentingan nasional. Kepentingan
nasional dia. Iya kan? Bayangkan
negara-negara lain punya surplus 300
miliar dolar, 200 miliar dolar, 100
miliar dolar. Iya kan? Benar enggak? Ya
dibenarkan oleh WTO juga. Iya kan? Kita
nih termasuk surplus yang kecil. tidak
terlalu besar 18 milion dolar 17. Tapi,
tapi maksud saya juga ya ee
pengusaha-pengusaha kita juga harus
istilahnya punya longterm planning ya
dan tidak tergantung kepada satu pasar
yang enak. Iya kan? Iya kan? Iya. Iya.
Kita harus berani. Kenapa kita tidak ke
Afrika? Diversifikasi. Afrika itu the
new emerging market market of the world.
Afrika loh jumlah penduduknya besar,
resources-nya banyak. Iya kan?
kebutuhannya banyak. Ada
pengusaha-pengusaha kita yang berani ke
Afrika ya kan. Salim Grup dia di
mana-mana di Afrika itu mereka sekarang
hobinya makan Indomie dan mereka kira
Indomie itu makanan mereka itu kayak
spagetti jatuhnya mengganti spagetti ada
di Nigeria, Ethiopia, di Turki, di
Mesir. Jadi kita we have to look for new
market. Benar enggak? yang kita concern
hanya memang apa itu garment sepatu i
kan itu yang dua konser tapi nah ini
bagian ya makanya masalahnya adalah kita
harus berani dan saya bertekad
untuk mengurangi kemiskinan bahwa ya
Presiden Prabowo tadi ya ternyata ee gua
mendahului itu ternyata dibahas juga dia
bilang bahwa Amerika itu punya hak dia
memang berhak untuk lakukan itu karena
banyak negara yang mengalami surplus
perdagangan sampai even hundred of
billion dollars dengan Amerika Serikat.
Jadi, trade imbalance-nya itu real. Kita
cuman sekitar kita bahkan enggak nyampai
20 billion dolar. Jadi, ya itulah
kondisi hari ini. Apakah Amerika Serikat
kejam atau enggak, itu hak mereka. Itu
hak mereka. Nah, kita punya posisi tawar
yang seperti apa sekarang kan apa reaksi
kita? Apa balasan kita, apa tindakan
kita selanjutnya? Itu yang paling
penting menurut gua. Nah, di sini
Presiden Prabowo itu bilang pengusaha
Indonesia harusnya bisa lebih berani nih
untuk masuk buka pasar baru di luar
Indonesia. Dia ambil kasih contoh
Indomie ya dari produknya Salim Group
aja udah masil masuk ke Afrika. Bahkan
rakyat-rakyat Nigeria menganggap Indomie
adalah makanan nasional mereka saking
hebatnya Salim Group. Ya, dia ngasih
contoh yang bagus sih menurut gua. Cuman
kan harus dilihat juga kenapa ada begitu
banyak pengusaha di Indonesia tapi hanya
segelintir yang bisa sukses ke luar
negeri? Simpel aja karena mungkin mereka
dapat keberpihakan dari pemerintah di
zaman dahulu. Coba lu bisa kebayang
enggak UMKM dari Bandung, pengusaha
keripik singkong dari Majalengka,
pengusaha keripik pisang dari Malang,
apel Malang, ekspor ke India, ke Afrika
tanpa adanya keberpihakan nih. Karena
Salim Grup usianya itu hampir sama
tuanya dengan usia republik ini lah.
Gimana dengan pengusaha-pengusaha yang
usia 10 tahun, 20 tahun? Gua sih tahu
ya, banyak pengusaha Indonesia khususnya
konstruksi, pengusaha kapal, teman-teman
kita banyak yang memang bahkan sampai
udah bangun nih, bangun di Timur Tengah,
bikin gedung, bikin mall, itu pengusaha
Indonesia memang banyak skill kita ada
sampai ke sana itu banyak sekali. Cuman
menurut gua kalau dalam level yang
dibilang makin banyak pengusaha
Indonesia harus ambil pasar di luar
Indonesia, itu beratnya begini. Di
Indonesia ini mayoritas ekonomi kita
ditopang oleh sektor UMKM. Sekali lagi
ya, di Indonesia itu menurut gua itu
tidak kompetitif. Kenapa? Karena negara
kita lu enggak bisa ya bikin negara
maju. Tidak ada negara yang jadi maju
karena UMKM-nya maju. Enggak ada. Ini to
be honest saja nih. Bagus enggak sih
kita punya UMKM? Bagus. Dibilang
penyelamat. Penyelamat di COVID lah,
penyelamat di 98 lah. Iya. Tapi enggak
ada negara yang bisa maju karena
mengandalkan sektor UMKM. Why? Lu ingat
mayoritas UMKM itu masih sektor
informal. Mayoritas sektor UMKM itu
bahkan bayar gaji karyawannya ada yang
Rp700.000 sebulan, R juta sebulan.
Boro-boro mereka punya NPWP, mau bayar
pajak aja ya enggak. Terdaftar juga
enggak. Jadi semakin banyak UMKM kita di
Indonesia inilah jadi masalah lagi teks
rasio kita itu enggak bakal naik.
Pendapatan negara tidak bakal naik.
Karena itu semua adalah ekonomi-ekonomi
gelap. Sedow ekonomi suka enggak suka.
Even Om Z tukang soma itu yang di depan
kantor kita gua tahu tuh lebih dari R800
juta sebulan. Gua sangat yakin dia tidak
bayar pajak. Apa yang begitu-begitu kita
mau pelihara terus? Padahal yang dia
jual somai itu bahan bakunya tepung
terigu kita impor dari Ukraina, kita
impor dari Cina, kita impor dari
Amerika. Semakin banyak orang yang
dagang, suka enggak suka nih lu ya? Ya,
mereka memperdagangkan barang-barang
yang kita beli dengan US dollar. Artinya
semakin banyak orang pakai dolar menjual
rupiah, rupiah kan semakin anjlok. Lu
suka enggak suka loh? Lu makan tempe
goreng pinggir jalan. Bahan bakunya
impor. Tempenya kacang kedelai lu impor
dari Amerika. Tepungnya lu impor dari
Cina atau Ukraina atau Australia. Lu
makan tahu, lu merasa lu nasionalis, lu
lupa tahu itu bahan bakunya dari kacang
kedelai juga. Jadi lu makan martabak.
Oke deh kalau gitu gua mau nasionalis.
Lu makan martabak. Martabak lu dari
mana, Bro? Martabak lu ya jadi tepung
terigu juga. Oke, Pak. Kalau gitu saya
enggak makan martabak manis. Saya UMKM.
Kita dagangnya martabak telur. Lu makan
martabak telur. Telur lu itu dapat dari
ayam. Lu tahu Indonesia ini importir
jagung sampai detik ini? Karena enggak
ada ayam makan daging sapi ya, Guys.
Kemahalan ayam itu makannya makan jagung
nih, pakan ternak. Jadi lu makan produk
impor, Guys. Itu realitanya. Nah,
UMKM-UKM kita itu yang selama ini
menjadi shadow ekonomi ini apa iya bisa
bersaing sampai ke luar negeri? Bukannya
gua mengecilkan ya, gua rasa kita hanya
bisa bersaing ketika kita bisa
melahirkan caybol-caybol baru. Pakai
strateginya Korea. UMKM ini harus saling
berkompetisi dan jumlahnya itu
seharusnya jangan sampai semakin banyak.
Justru malah harus semakin sedikit
berkurang supaya yang survive itu jadi
the next chieb. Iya dong. Sampai detik
ini lu pasti tahu Samsung, lu tahu LG,
lu tahu Hyundai, Kia dan lain
sebagainya. Terus negara lain tahunya
Indonesia apa? Coba lu bayangin cuman
Indomie yang lolos. Tapi itu pun ya lu
tahu dia orang di Indonesia. Terus yang
lain gimana? Enggak ada punya
kesempatan. Nah, di sinilah negara
menurut gua nih kalau memang serius ya
negara harus kasih kemudahan bantu. Tapi
kan ujung-ujungnya lembaga pembiayaan
ekspor Indonesia aja kena korupsi. ya
kalau enggak ya UMKM-UMKM itu jujur aja
nih bakal sangat-sangat sulit untuk bisa
berkompetisi sampai ke market yang ada
di luar negeri. Makanya gua sangat
bingung ya, Indonesia katanya sangat
mesra dengan Belanda. Tapi ketika kita
ke Belanda, pisangnya, nanasnya,
jambunya, alpokatnya yang harganya bisa
sampai 10 kali lipat lebih mahal,
asalnya bukan dari Indonesia. Asalnya
ada yang dari Afrika, ada yang dari
Amerika yang udah tentu gua berakin
Indonesia bisa bikin dengan harga yang
jauh lebih murah. Tapi kenapa kita bukan
kita yang dipakai ya. Ya, kemungkinan
karena UMKM kita itu tidak dibawa sampai
ke sana. Ada satu hal yang menurut gua
sangat-sangat menyedihkan, Guys. Gua
kesal banget. Gua waktu itu diundang
untuk ikut sebuah acara kementerian di
Jawa Tengah yang tujuannya adalah ekspor
mokaf. Tepung mokaf. Lu tahu kan gua
buka kebun di Kalimantan, kita ada nanam
situ sing sengkong segala macam.
Diundang ke sana buat ekspor mokf ke
Inggris. Diundanglah semua pemain petani
singkong industri tepung singkong ke
sebuah kota di Jawa Tengah. Ngomong ayo
ayo. Berbusa-busa sampai 5 jam.
Kebanyakan seremonial yang enggak
penting, enggak jelas. Terus
ujung-ujungnya ketika disuruh ngomong
atas perdagangan kita yang ada di
Inggris bilangnya apa? Eh, by the way
kita udah enggak bisa ekspor lagi ya ke
Inggris. Hah? Kenapa? Karena kuotanya
udah enggak ada lah. Terus ngapain lu
undang kita ke sini, goblok? Gitu kan.
Buang-buang waktu aja. Lebih gila lagi,
begitu kelar seminar di depan itu ada
orang bagi-bagi amplo putih isi
Rp100.000. Idih, sedih banget gua. Jadi
ini cuma proek buang-buang anggaran. Gua
capek-capek beli tiket dari Jakarta. Ada
tim kita yang datang dari Kalimantan.
Bahkan gua lihat ada petani yang
diundang dari NTT naik beli tiket
pesawat. Katanya acara ini akan
memudahkan para petani, para pelaku
usaha untuk ekspor ke Eropa. Datang ke
sana dikasih Rp100.000. Bukan itu yang
kita cari loh. Jujur aja loh. Yang kita
cari itu adalah kita mau ekspansi bisnis
ke Eropa. Harapannya lu bisa bantu buka
market. Faktanya enggak. Cuman haha hi
hahi di hotel bintang 5 enggak jelas.
Enggak ada untungnya buat kita. Ada yang
ada buang-buang waktu. Very stupid.
Tolong Pak Probowo. Itu banyak banget di
republik ini kementerian bikin
seminar-seminar enggak jelas enggak ada
golnya. Sampah banget. Buang-buang waktu
asli. Buang-buang. Gua kesal banget
asli. Gua kesel banget. Ini true story.
Gua pernah bikin story-nya kok di
Instagram. Sebel banget gua asli. Buat
apa lu ngundang kita ke sini? Dari
ratusan peserta yang ada semuanya
komplain yang sama. Karena mereka pakai
tiket sendiri, bayar hotel sendiri untuk
pergi ke Jawa Tengah ke seminar itu dan
mereka dapatkan hasil nol besar. Sedih.
Tapi itu realita di Indonesia. Jadi
sekali lagi yang kita butuhkan adalah
UMKM ini bukan cuma dijaga dan
diperbanyak jumlahnya no. Tapi mereka
justru harus diperkecil supaya mereka
bisa naik kelas nih ke pengusaha
menengah atas. Akibatnya apa? Karyawan
mereka teregister dapat dulu PPH21.
Mereka jadi PTKP dapat dulu PPN. Negara
dapat begitu banyak keuntungan kalau
seandainya kita bisa bawa UMKM UMKM kita
ini untuk naik kelas, naik level. Tapi
kalau UMKM yang kecil-kecil ini
dipelihara terus, negara sampai kapanp
enggak bakal dapat apa-apa. Yang ada
Indonesia jadinya kumpulan pengusaha
kuliner doang gitu. kanan kiri kanan
kiri dagangnya produk impor fakta so ya
gua setuju bagus ambil contoh salim grup
tapi ambil contoh yang lain susah gua
yakin salim grup bisa kenapa karena
dia Indonesia tapi yang lain gimana
tolonglah negara ikut turun bant menarik
ya dari pengusaha kita ngomong pengusaha
luar negeri ketika mau ekspansi contoh
ya Cina mau ikut tender di Indonesia itu
negaranya sampai belain loh sampai duta
besarnya bantuin loh atase
perdagangannya juga belain loh
Eh, kita ada perusahaan nih dari Cina
mau ikut tender lu. Wih, hebat banget.
Ikut tender di Afrika itu sampai negara
itu turun memfasilitasi. Kalau yang kita
udah-udah nih, gua jujur aja ya, ada
pameran perdagangan di Belanda, di
Rotterdam, di Amsterdam, di New York.
Yang diundang apa sih? Buka boot ukuran
3* 3, taruh keripik pisang di situ.
Dagang keripik tempe, bawa air jahe. Apa
ini coba? Enggak begitulah. Pakailah
metode yang dilakukan Cina. gimana dia
lakukan perdagangan senjata ke luar
negeri, dia lakukan perdagangan bawa
UMKM-nya ke luar negeri supaya bisa naik
kelas. Yang mereka memang bawa itu
dengan konsep yang bagus banget. Negara
turun bantuin, belain sampai buat
tendernya aja negaranya pasang badan dan
dia akan kejar. Kenapa? Contoh, makanya
lu jangan kaget. Cina menang tender buat
kereta cepat dari Jakarta ke Bandung
gitu. Itu kan bukti bahwa negara mereka
turun loh, membela,
membantu perusahaan lokalnya mereka buat
bisa ekspansi ke luar negeri. Coba lu
bayangin yang sama ya. Gua sih enggak
kebayang ya. Misalkan orang Afrika
Selatan lu tahu Indonesia misalkan udah
jago nih kita bangun apartemen atau
bangun mall. Gua sih enggak kebayang ya
orang dari kementerian kita itu turun ke
Afrika Selatan presentasikan kita punya
perusahaan ini loh bisa bikin mall loh
bisa bikin dermaga
loh. Makanya gua salutlah sama pengusaha
di Indonesia ya yang memang enggak
pernah dibelain sama negara khususnya
yang jarang makan duit APBN tapi bisa
survive tapi bisa tumbuh besar. Banyak
sangat banyak ee perusahaan ya salah
satunya ya bank favorit lu semua yang
sangat tidak mengandalkan APBN. Banyak
orang itu jadi orang kaya karena rampok
duit APBN. Tapi ada pengusaha-pengusaha
di Indonesia yang anti ambil duit APBN.
Dia fight. Betul-betul fight. Fight di
dalam negeri dan fight di luar negeri.
Makanya jangan heran kalau mereka bisa
ekspansi sampai ke Italia dan berhasil
di sana. Next. Kita mengerti bahwa
mereka concerned bahwa ekonomi mereka
tidak produktif. Dia masih kuasai
teknologi, tapi di bidang lain, bidang
mobil mereka sudah bisa kalah jauh
mungkin dengan Cina, elektronik,
telepon, ya kan kita sekarang siapa yang
pakai telepon buatan Amerika mungkin ya
Apple masih. Ah, jadi ini nanti ada
equilibrium baru ya. Saya saya sendiri
juga sangat prihatin. Tapi eh ya ini
fakta yang dihadapi seluruh dunia. Hanya
saya percaya tadi apa yang saya Alvito
sampaikan eh basic kita kuat ya.
Whatever happened saya kira we will kita
survive apa yang sudah pernah kita
survive krisis-kristus berkali-kali. Eh
2008 COVID ya kita hadapi dan kita bisa
atasi tapi kuncinya kalau ada kerukunan.
Jadi saya juga prihatin ya mungkin saya
juga mau dialog saya mau ketemulah sama
siapa mari kita bahas ya kan mungkin
tidak usah dipublik tokoh-tokoh yang
Indonesia gelap Indonesia gelap mas
maksudnya oke kalau memang Indonesia
gelap mari kita kerja supaya Indonesia
tidak gelap iya kan kok Indonesia gelap
kabur aja deh kabur aja dulu a kabur
kabur aja dulu deh iya Ya, habis habis
itu Jokowi
salah, Prabowo goblok. Ini tidak
mengatasi. Iya kan? Seru juga nih
presiden yang satu ini. Jokowi salah,
Prabowo goblok. Luar biasa. Luar biasa.
Di situ kita bisa lihat memang jarang
loh gua lihat ada presiden yang berani
lakukan dan bahkan ngobrol gitu ya
tentang hal-hal yang seperti itulah. Dan
dia juga mengakui bahwa sebaiknya ya
orang-orang yang ngomong Indonesia gelap
apa segala macam itu ini kayaknya dia
lebih baik dibanding gua sih. Jujur
Prabowo lebih baik dibanding gua ya.
Kalau gua jadi presiden, gua enggak
bakal lakukan hal yang sebaik Presiden
Prabowo lakukan ya. Jadi di sini Prabowo
bilang dunia sudah berubah, Amerika
sudah kalah dalam banyak hal dengan
China dan Indonesia bisa hadapi ini
semua dengan satu kata kunci yaitu
kerukunan. Ya, itu betul karena
kerukunan itu membawa negara menjadi
stabil. Itu yang dilakukan di Cina. Jadi
lu kalau demo-demo Tianan M lu gua giles
pakai tank. Lu harus satu suara, negara
harus stabil, kita harus rukun. Itulah
kerukunan gaya Cina. Kalau lu enggak mau
rukun, lu boleh tinggal di bawah tank,
kan gitu. Tapi yang di Indonesia kita
harus lihat ya menurut gua ya kerukunan
itu penting. Tapi lebih penting lagi itu
adalah trust. Sebagaimana kita bangun
terust dari rakyat yang kalau kita lihat
sekarang percuma pemerintah atau pejabat
mau gua tadinya mau ngomong bacot, Guys.
Jadi gua bilang mau ngobrol soal betapa
pentingnya kerukunan berbuat baik dan
lain sebagainya. Tapi orang sudah enggak
punya trust. Itu bahaya. Kenapa orang
enggak punya tras? Karena sampai detik
ini masalah terparah yang ada di
Indonesia itu pemberantasan korupsinya
itu nol besar. Sampai detik ini lu
enggak pernah lihat nih ada koruptor
yang dihukum mati. itu jadi masalah
sampai detik ini lu lihat dari ujung
kepala sampai ujung kaki di republik ini
dan enggak ada yang betul-betul serius
memberantas korupsi. Nah, ini menggerus
kepercayaan ya rakyat. Jadi, gimana kita
bisa mbicarakan kerukunan ketika tidak
ada teras satu sama lain antara
pengelola negara dengan rakyat yang
dikelola. Enggak ada tras. Terus gimana
antara mereka bisa saling rukun yang
dikelola dengan yang mengelola ini
enggak ada tras ya gimana bisa rukun
sampai kapan pun enggak bisa. Gua sangat
yakin. Dan salah satu kata kunci bangun
terust itu ya penegakan hukum
seadil-adilnya. Jangan ada lagi
penyelewengan pelanggaran hukum yang
dibiarkan. Ini laki-laki bahasa yang
menurut gua gua udah bosan juga sih
ngomongnya. Ya, sampai itu kita bisa
lihat dilakukan ya, rakyat enggak akan
punya tras sih. Gua sangat yakin rakyat
tidak akan punya tras bahwa Indonesia
adalah negara hukum. Tidak. Next, ya.
Baik. Jadi dengan pengalihan akan ada
pelambatan, tapi nanti akan dikejar
gitu. Karena yang kita hemat tetap kita
kucurkan kepada sasaran yang kita
inginkan. Yang kita hemat itu adalah
hal-hal yang kita sudah yakin akan
hangus. Hangus oleh korupsi. kecil,
menengah, dan besar. Dalam arti begini,
perjalanan dinas ke luar negeri kalau
yang perlu harus. Saya kirim Menteri
Menko Airlangga kamu ke Washington
kemudian eh Menteri Keuangan kamu wakili
kita G20 kemudian Menteri itu perlu.
Tapi kalau rombongan pergi untuk studi
banding ini, studi banding itu, iya kan
come on kita bisa hemat berapa puluh
triliun loh dari perjalanan dinas saja
ya kan. 20 triliun kalau enggak salah.
22 triliun kita hemati. Iya kan? 22
triliun perjalanan dinas. Bapak tahu
untuk perbaikan sekolah ya berapa ya?
17.000 sekolah kalau tidak salah itu 19
triliun. Jadi dengan 22 triliun yang
enggak ke sana kita bisa perbaiki 19
triliun lagi eh 19.000 sekolah lagi dan
sebagainya dan sebagainya. Contoh saya
canangkan bahwa tahun ini kita akan
membuka 200 sekolah rakyat berasrama
boarding school dari SD sampai SMA untuk
khusus untuk golongan ekonomi yang
paling bawah kalau tidak salah ee Desil
910 ini untuk mematahkan mata rantai
kemiskinan.
Anak orang miskin. Eh, iya. Bapaknya
miskin, ibunya miskin, anaknya tidak
boleh miskin. Apalagi cucunya. Anaknya
kita sekolahkan keluar dan dia nanti
akan angkat orang tuanya keluar dari
kemiskinan. That is our strategy. We are
ambitious. Kita berpikir besar, grand
besar. Oke. Jadi, itulah strategi
Prabowo untuk mengatasi perlambatan
ekonomi yang terdampak dari efisiensi
anggaran. Ya, sekali lagi ya, gua
termasuk orang yang setuju Indonesia itu
melakukan efisiensi anggaran. Gua sangat
setuju Donald Trump melakukan itu kan
dan Milei lakukan itu juga di Argentina
banyak negara-negara yang pengin maju
itu mereka lakukan efisiensi anggaran
karena apa? Contohnya untuk Indonesia
aja ya itu udah terlalu banyak
anggaran-anggaran kita hangus terbuang
sia-sia enggak ada gunanya. Sewa hotel
lah, bikin seminar inilah ngasih arisan
lah, apalah enggak pentinglah. termasuk
tadi dibilang jalan-jalan ke luar
negeri. Gua sih sangat setuju efisiensi
anggaran. Nah, konsekuensi dari
efisiensi anggaran yaitu apa? Belanja
pemerintah ke swasta khususnya pasti
berkurang. Dalam jangka waktu singkat
sudah pasti terjadi perlambatan ekonomi.
Nah, ini enggak sinkron dengan target 8%
itu. Makanya gua sangat yakin ya dalam 2
tahun ke depan termasuk tahun ini.
Jangankan 8%, 5% aja gua yakin Indonesia
enggak bisa. Kenapa? Ya, salah satunya
karena efisiensi anggaran itu. Tapi
apakah itu salah? Tidak. itu memang hal
penderitaan yang harus kita jalanin.
Karena setelahnya ya harapannya sih
kalau yang dari udah-udah gua lihat di
banyak negara di Afrika, di Argentina,
negara-negara yang berhasil lakukan
penghematan anggaran itu mereka berhasil
naik ekonominya. Tetapi itu juga
disertai dengan pemberantasan korupsi.
Jadi pemberantasan korupsi, penghematan
anggaran, nepotisme kolusi itu harus
diberantas.
Kalau enggak hancur negaranya. Vietnam
dulu juga begitu loh. Lu jangan salah.
Vietnam itu berdarah perang saudaranya
di sana. Tapi mereka bisa bangkit.
Kenapa? Ya karena mereka berhasil
mengatasi itu. At least lebih better lah
dibanding Indonesia. Termasuk di Korea
Selatan juga. Mereka hampir loh jadi
negara gagal juga tapi mereka mengatasi
itu. Nah, Indonesia berada dalam posisi
yang mana? Efisiensi anggaran bagus.
Melambat ekonomi? Yes. Tapi temporary.
Gua yakin setelahnya pasti bisa melesat
tinggi. Itu normal. Asal pengalihan
anggarannya ya sekali lagi ya harus
lebih tepat guna juga. Tapi salah satu
kendala yang terbesar dan ini ya orang
kan solusinya kalau efisiensi anggaran
tapi negara masih butuh dana karena
defisit apa yang dilakukan? Penambahan
pajak. Oke. Kita enggak sanggup tuh
kalau pajak dinaikin lagi rakyat makin
miskin. Tapi pertanyaannya kenapa
penambahan pajak doang yang selalu
solusi untuk mengatasi kekurangan
anggaran kita? Ada loh pemberantasan
korupsi. Kebocoran anggaran itu nilainya
katanya di atas 300 triliun, Guys.
Korupsi. Kenapa enggak itu dulu yang di
ambil, itu dulu yang
ditarik? Baru kemudian ngomong yang
lain-lain. Nambahin pajak PPN lah jadi
12% lah atau pajak buat pengusaha lah,
pajak penghasilan lah ya atau efisiensi
anggaran. Percuma kita efisiensi
anggaran tapi anggarannya itu bocor
terus ke korupsi terus. ke korupsi terus
buat apa? Nah, ini sekali lagi ya, ini
akar dari segala kehancuran di republik
ini. Jangankan kita VOC aja bubar, Guys,
gara-gara korupsi. Jadi, ya betul-betul
ya tadi soal kerukunanlah, soal
efisiensi anggaran lah, ya gua setuju.
Tapi satu masalah yang paling penting,
teras itu enggak ada. Tras itu hilang.
orang sudah berada di titik terendah nih
kepercayaan antara rakyat dengan orang
yang dipercaya untuk memimpin rakyat
rakyatnya ini termasuk pejabat-jabat
yang di daerah. Nah, ini enggak enggak
ada pilihan lain nih selain tadi
pemberantasan korupsi. Jadi kembali ke
sini ya, efisiensi anggaran itu gua
setuju. Tapi ini harus disertai dan
didampingi oleh pemberantasan korupsi,
kebocoran kebocoran anggaran itu. Next,
Saudara-saudara, demokrasi ini membuat
semua politisi yang dipilih, bupati,
walikota, gubernur harus membalas tim
sukses, harus membalas mereka yang
mendukung. Artinya apa? Semua ingin jadi
ASN, semua ingin jadi pejabat. akhirnya
bloated democrasi. Tapi ini menjadi
undang-undang saya harus laksanakan. Iya
kan? Nah, sekarang saya bilang oke kita
harus terima sekian ratus ribu ASN. Oke.
Tapi itu harus benar, seleksinya harus
benar akademis, intelektual, fisik dan
sebagainya. Dan dia harus bersedia
ditempatkan di mana saja. Oke, di sini
dibahas yang gu udah berulang kali gua
obrolin bahwa kelemahan Indonesia salah
satunya adalah sistem demokrasi di kita
itu tidak jalan dan tidak efektif.
Karena yang berjalan di kita adalah
bukan sistem demokrasi tapi sistem
serangan fajar. Satu. Yang kedua, karena
banyak ngutang sana sini jadi
ujung-ujungnya kalau menang pun utang
sama Bohir balikin modal bohir. Balikin
modal tim sukses bikin mereka happy.
Kasih jabatan sama mereka. Ini kayaknya
dia mau curhat masalah pribadi nih di
sini. Bercanda ya, Pak. Tolong jangan
marah ya. Enggak mungkinlah Prapobo itu
balas budi, politik balas budi. Enggak,
enggak mungkin. Enggak mungkin. Jadi
kelemahan demokrasi dari kacamata
Prabowo di sini bahwa Indonesia belum
cocok untuk mengadopsi sistem Amerika
itu. Karena dari yang udah-udah justru
negara-negara yang memakai sistem
komunis seperti Cina dan Vietnam malah
lebih maju dibanding kita, lebih bersih
dibandingkan kita. Ya, salah satunya apa
ya? Lobi-lobi politik itu dengan sistem
multi itu juga mengakibatkan multi
korupsi. Nah, suka enggak suka ya itu
akan menciptakan korupsi ujung-ujungnya
lobi-lobi. Semua orang harus menyamakan
persepsi kalau untuk mengadakan sesuatu
atau membuat program atau menjalankan
pemerintahan. Ujung-ujung yang mau mau
bupati kek, gubernur kek, ya harus
konsolidasi politik. Cuman untuk masalah
yang simpel. Mau bangun jembatan 2 m aja
kan ribet ini permasalahan. Akibatnya
apa? sistem jadi enggak efisien, sistem
jadi lambat, birokrasi terlalu tebal,
ujung-ujungnya korupsi segala macam. Dan
gua sangat yakin ya, gua ini salah satu
orang yang menurut gua nih, jujur ya,
gua sangat setuju penghematan anggaran
dan gua sangat setuju PNS itu harusnya
di PHK massal. Masa ekonomi lagi sulit,
semua pabrik PHK massal PNS malah tambah
orang kan enggak enggak enggak matching.
Tapi gua sudah tahu itu adalah
konsekuensi politis yang probo harus
ambil. Kenapa? Makarah yang
menang-menang di daerah-daerah itu tuh
ada bupati, gubernur, walikota. Mereka
udah pada janji nih, "Kalau gua menang,
lu jadi PNS ya, Bro. Lu gua hire ya."
Gawat. Bebannya ke mana? Bebannya ke
negara. Lu semua pasti sepakat lah.
Apalagi teman-teman di sini banyak yang
punya otak kan. Sepakat Indonesia ini
negara PNS, Bro. Membebani nyawa negara
ini. Bukan ditambah gua setuju harusnya
dikurangin. Dan gua yakin Pak Prabowo
deep down in his heart. Dia dia setuju
sama yang gua bilang. kita itu harusnya
pangkas tuh PNS kita tidak efisien. Duit
yang dikelola cuman berapa triliun sih
di negara ini? Enggak banyak. Tapi kok
bisa sih jumlah PNS-nya begitu banyak?
Kan enggak adil. Ujung-ujungnya apa?
Anggaran daerah, PBN, APBD. Larinya cuma
buat kasih makan bikin gendut PNS-PNS
itu. Padahal jumlahnya tidak signifikan.
Masih ada ratusan juta penduduk
Indonesia yang butuh APBN. Ada petani
butuh pupuk. Ada nelayan butuh solar.
Tapi kenapa duit negara kita di daerah
di nasional habis cuma buat kasih makan
PNS? Itu fakta. Lu ngeri banget. Gua ada
lihat salah satu daerah nih di Pulau
Sumatera, APBD-nya cuman 1 triliun.
PAD-nya penghasilan pendapatan asli
daerahnya itu itu cuma 150 M. Artinya
R850 miliar
85%-nya sumbangan dari pusat. Yang
gilanya lagi dari 1 triliun itu yang
pergi ke rakyat itu cuman 150 M. Dari 1
triliun cuman 150 M yang turun buat
penduduk di sana. Sisanya 850 M habis
buat operasional
PNS. Kan enggak adil dunia ini. Gimana
ini PNS-nya cuma 3.000 orang
lagi. Gila enggak? Gila enggak? 85% duit
lari ke PNS 3.000 orang, 15% lari ke
penduduk 300.000 orang dibagi sebanyak
itu. Gimana bisa sejahtera rakyatnya?
Coba lu pikir deh. Nah, ini hal-hal yang
tidak logis ini menurut gua memang kita
harus hentikan. Tapi itulah konsekuensi
dari politik Indonesia yang
mengakibatkan orang-orang harus
berkonsolidasi,
berkoordinasi sehingga kemudian timbul
politik balas budi itu. Nah, itu guys.
Itulah pembahasan kita tentang si
Prabowo ini ya. Sebetulnya masih banyak
lagi karena aslinya 3 jam lebih nih
interviewnya dengan Presiden Prabowo.
Nah, ada satu hal yang menarik nih
tentang RU TNI ini gua sebenarnya pengin
bahas. Jadi, ada salah satu pertanyaan
yang bagus dari seorang wartawan yang
menanyakan tentang RUU TNI. Dan lu
penasaran enggak sih posisi gua di mana
sih RU TNI? Apakah gua mendukung atau
gua anti dengan perubahan RUU TNI itu?
Kalau lu penasaran dan lu pengin melihat
review Benix tentang dan pendapat
pribadi gua tentang RUU TNI harus kita
dukung atau kita anti, lu segera pencet
tombol like. Begitu nge-hit 24.000 1000
like dalam 24 jam kita akan bahas edisi
spesial super detail tentang bahaya dan
keuntungan RUU TNI bagi bangsa
Indonesia. Ditunggu, Guys, komentar
kalian. Jangan lupa like and share video
ini. By the way, lu setuju enggak dengan
pandangan-pandangan Prabowo yang tadi
udah di-share di sini? Ditunggu ya
komentar kalian. Semoga video ini
bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye
bye.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:40 UTC
Categories
Manage