OFFICIAL VAT INCREASE 12% in 2025!! IS THE ECONOMIC CONDITION OF THE SOCIETY INCREASINGLY DEPRESS...
2FZS7INbWrE • 2024-11-30
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Halo selamat pagi guys Kembali lagi bersama benix kita kali ini kedapatan sebuah berita yang sangat heboh dan mencengangkan Kenapa karena ada gerakan aktivis-aktivis Garuda biru yang intinya apa mereka mengajak orang-orang buat menolak PPN 12% e tahun 2025 dan mereka juga menyuruh ya orang-orang Dan mengajak semuanya untuk frugal living Which is ya itu gaya hidup investor ya kita semua frugal living nah intinya apa Nah intinya gua mau bilang gini eh sebelum kita bahas lebih lanjut lah kita harus memang lihat dulu pandang nya Menteri Keuangan kita yang sangat tercinta Ini Yang Namanya Sri Mulyani ini bagaimana sih tentang PPN 12% ini dia anti atau dia setuju itu dulu dong sebelum ikut-ikutan demo Garuda biru itu lalu yang kedua PPN 12% itu hal yang mendesak atau tidak Kita perlukan atau tidak Kalau iya kenapa dan kalau tidak ya Kenapa juga nah buat teman-teman Yang penasaran ya gimana sih pandangan benix terkait dengan PPN 12% yang akan segera dilakukan di Indonesia jangan diskip videonya langsung aja kita cek berita fresh from theoven langsung dari Menteri Keuangan Sri mulyanick [Musik] debat mengenai PPN 11 12% itu juga sudah sangat dalam waktu itu banyak membahas Pro cons Apakah tujuannya untuk tadi karena ini kan bapak dan ibu sekalian tuh pintar-pintar ya Jadi udah udah tahu kita debat begitu tapi ditaruh dalam konteks hari ini kan jadi lain lagi nih konteksnya tadi waktu dihajarkan eh dihajarkan dijejerkan dengan Bu ini ekonomi lagi melemah kok ibu naikin PPN loh waktu kita bahas juga cukup banyak debat mengenai tapi counter secle kita jaga Bu Anis Karena itu adalah Keinginan kita oke di sini hal yang gua mau bilang pertama adalah Bu Sri Mulyani gua lihat tambah cantik guys Jadi kalau yang udah-udah seringnya kan meeting dia pakai baju PNS gitu kan atau pakai baju batik hari ini terlihat lebih cantik nih hari ini kenapa ya mungkin karena terpilih lagi menjadi menteri tapi anyway memang kelihatan lebih cantik lah karena pakai baju warna biru tua jadi kayak baju Salah satu partai ya yang kita mau bilang sekarang apa ya tapi kita kembali ke topik guys PPN 12% ini itu betul itu bukan kesalahan presiden Prabowo karena banyak juga orang yang demonstrasi eh ngata-ngatain presiden Prabowo sebagai Biang Kerok program PPN 12% itu kenapa karena memang PPN 12% itu sudah dicanangkan diprogramkan oleh presiden sebelum presiden Prabowo jadi kalau kemudian banyak orang yang berencana lakukan demonstrasi masalah menyala-nyalakan presiden Prabowo itu sudahah enggak pas karena ini dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya itu pertama dan Tadi juga udah dibilang bahwa namanya lu maemajakin rakyat itu harus ada representasi rakyat Which is anggota dewan Nah dari informasi yang dibilang oleh Bu Sri Mulyani ini dia mau bilang gini lah ini kan kita sudah bahas dari sebelum presiden Prabowo terpilih pun dia sudah meeting oleh anggota DPR dan anggota DPR pun sudah setuju tentang PPN 12% ini jadi kalau lu Semua pada di sini nyalain pemerintah dan ioo Hei masalah majakin rakyat itu bentuknya dalam bentuk undang-undang yang bikin undang-undang itu bukan Menteri Keuangan itu dulu gua bilang yang bikin itu siapa ya anggota dewan yang Lu coblos so anggota dewan udah bilang ini oke pajakin aja 12% ya soat dan itu dilakukan dari jauh-jauh hari sebelum presiden Prabowo naik jadi kalau dibilang ini kesalahan Prabowo ya enggak juga tapi kalau dibilang ini lu nyoblos orang yang salah sebagai calon rakyat l ya mungkin karena mereka enggak membela kepentingan lu kan gitu aja Nah sekarang kita mau bahas soal PPN 12% ini berarti bukan salahnya Prabowo berarti ini adalah program yang sudah dicanangkan jauh-jauh hari sebelum Prabowo naik so itu dulu yang udah harus clear terus guys hal kedua yang gua bilang ketentuan terkait PPN 12% ini itu sebetulnya sudah diatur dari 3 tahun lalu yaitu apa ketika pemerintah bersama DPR sepakat membuat undang-undang tentang HPP Nomor 7 Tahun 2021 HPP itu berbicara tentang apa undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 itu berbicara tentang harmonisasi peraturan perpajakan Nah kalau kamu lihat undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang harmonisasi peraturan perpajakan itu lu harus lihat di pasal 7-nya di pasal 7nya ditulis bahwa apa Indonesia di Tahun 2022 itu wajib menaikkan ppn-nya 1% jadi dari 10% menjadi 11% di Tahun 2022 Lalu nanti di tahun 2025 naik lagi ya 1% menjadi 12% Nah kalau kemudian tiba-tiba banyak orang yang so acting demo-demo segala macam Terus seolah-olah mau mendelegitimasi menghina pemerintahan yang sekarang lu harus berkaca dulu siapa sih anggota DPR siapa sih penguasa parlemen ketika mereka menandatangani belid undang-undang tentang pajak 12% itu ternyata itu terjadi di tahun 2021 Nah kalau lu pikir juga situasinya Kenapa bade itu muncur ya undang-undang untuk naikin jadi 11% terus kemudian jadi 12% itu logikanya gampang aja karena negara kita Baru habis kena serangan covid di 2020 masuk 2021 negara Butuh duit sehingga kemudian mereka mencanangkan ya hal yang paling gampang pajakin aja rakyat ini jadi Kenapa mereka melakukan itu ya suka enggak suka memang PPN kita yang 10% itu itu sudah bertahun-tahun pertama kali dibikin tahun 1984 sampai detik ini maksud gua sampai tahun 2021 itu enggak pernah berubah sampai kemudian dibikin bate itu Tahun 2022 Naiklah 1% menjadi 11% Which is yang menurut gua Sangat disayangkan juga tapi nanti gua kasih tahu alasannya ya tapi Anyway Lu sudah tahu dulu bahwa PPN 12% ini bukan kesalahan Prabowo itu satu yang kedua lu mau digiring nih sama Garuda biru bahwa ya seolah-olah itu mendelegitimasi pemerintahan sekarang ini lu jangan bego karena apa Karena itu sudah ditandatangani oleh anggota DPR lu tinggal Cek saja siapa sih penguasa DPR ketika undang-undang itu disahkan Which is di tahun 2021 simpel Jangan mau lu diadu domba lu next jadi di sini kami sudah membahas bersama Bapak Ibu sekalian sudah ada undang-undangnya kita perlu untuk menyiapkan agar itu bisa dijalankan tapi dengan tadi penjelasan yang baik sehingga kita tetap bisa bukannya membabiiba t tapi APBN memang harus terus dijaga kesehatan nya namun pada saat yang lain APBN itu harus berfungsi dan mampu merespon seperti yang kita lihat dalam episode-episode seperti waktu Global financial Crisis waktu terjadinya eh pandemi itu kita gunakan APBN ya di sini gua setuju bahwa memang APBN itu kan dari kita dari rakyat ya yaitu harus digunakan dengan bijaksana itu gua sangat setuju Tetapi apakah gua setuju dengan PPN itu wajib naik menjadi 12% ternyata enggak juga jadi teman-teman diberikan fitur bahwa Apa di undang-undang 2021 itu difasilitasi bahwa pemerintah juga sanggup dan boleh menentukan tarif pajak PPN itu bukan 12% tetapi bisa minimal sampai 5% paling kecil dan paling besar bisa sampai 15% Jadi sebetulnya Kalau dibilang Boleh atau enggak boleh pemerintah 12% boleh tapi apakah bisa mereka bikin itu menjadi balik lagi 10% ternyata bisa difasilitasi undang-undangnya bahkan bilang bisa samp 5% jadi memang betul kita harus bisa respon itu tetapi satu hal lagi bukan hal yang wajib juga sebenarnya buat pemerintahan yang baru untuk menetapkan itu jadi 12% next Saya rasa itu mungkin yang overview yang besar sekali yang saya ingin sampaan sebelum ganti topik Bu karena iuih tadi soal pajak dan ta Rio Saya ingin penegasanh Bu rasio 23% itu masih jadi acuan atau tidak Bu Oke DII in tentang ta rasio 23% ini maksudnya apa ini gua mau bilang ini Indonesia ini memang begitu memalukannya ya negara kita ini dianggap sangat negara yang cinta moral dan takut masuk neraka tetapi orang yang bayar pajak di Indonesia ini lu tahu jumlahnya sangat sedikit sekali ta rasio di Indonesia itu berkisar sekitar 10%. nah artinya apa tax rasio 10% artinya dari 280 juta penduduk Indonesia yang bayar pajak itu cuman 28 juta manusia lu bayangin cuman du 28 juta manusia dan itulah yang men-support supaya banyak pejabat Indonesia bisa beli rubikon baru bisa kawin lagi enggak bercanda Gua itu yang koruptor aja itu hanya oknum guys maksudnya ini 2p8 juta itu duitdit orang-orang Indonesia yang hobinya bayar pajak itulah yang men-support negara ini bisa tetap jalan 10% itu sangat kecil makanya tadi anggota dewan bilang Kenapa enggak naikin jadi 23% masih bisa enggak kita bisa achieve enggak 23% itu ya jujur kalau menurut gua itu sangat tidak mungkin Kenapa karena negara Indonesia kalau diharapkan seperempat penduduk kita bisa dan mampu dan mau bayar pajak gua sangat pesimis negara kita ini begitu memalukan guys cuman 10% rakyatnya yang bayar pajak dan Gua yakin itu mayoritas kelas menengah Kenapa karena kalangan bawah tidak bayar pajak kalangan atas punya konsultan pajak jadi yang disikat adalah kalangan menengah khususnya para karyawan nah gimana para karyawan ini bisa terus bayar pajak mereka pasti langsung dipotong dengan perusahaan jadi gampang dong tetapi teman-teman harus berpikir tentang orang-orang yang tidak punya gaji tetap seperti karyawan swasta atau pens yaitu apa kenalan gua yang punya sate ayam sampai tiga cabang di mana-mana setiap tahun beli dua Pajero tapi setiap ngobrol selalu ngomong usaha gua lagi sepi usaha gua lagi sepi tapi tahun depan beli pajaro lagi tahun depan beli pajaro lagi Dia jualan ayam dan kambing tapi di belakang layar Dia ternak Pajero Nah itu realitanya apakah dia pajar- pajak tidak karena sate kambingnya Ang di bawah pohon mangga yang dikenal di Indonesia sebagai pelaku usaha mikro kecil dan menengah nah orang-orang ini mayoritas dan gua pun tahu salah satu tukang somai favorit gua di Tanjung Duren itu juga umrah setahun bisa tiga kali naik haji tapi dagangannya di atas trotoar kaya raya Iya tapi bayar pajak belum tentu nah orang-orang ini enggak tersentuh dengan pajak yang ada di Indonesia kenapa ya karena mereka enggak ada lembaga yang auto potong auto potong pajak Kayak lu kerja di karyawan swasta auto dipotong sama bagian HR lu suka enggak suka mau enggak mau karena ditrak sama bpjs-nya sama Kementerian tenaga kerja jadi itu udah hal yang normal lah buat karyawan swasta dia adalah tulang punggung Indonesia ini adalah karyawan swasta lu itu tulang punggung tapi bagaimana dengan orang-orang yang ekonominya itu bukan ekonomi lemah tapi kita bilang Shadow ekonomi enggak keedetect contoh petani enggak keditek hari ini panen 3 ton atau 300 ton enggak keeditek bayar-bayaran cash di kebun enggak ked terus gimana lu bisa pajakin dia tukang potong rambut tukang ojek su truk dan lain bagai dan lain lagi begitu besar nih Shadow ekonomi ini yang engak bisa kecapture Soleh PPH pajak penghasilan yang selalu Kamu bayar itu nah artinya apa Oh kita enggak ada harapan nih bisa masuk ke PPH sampai 23% gua Yakin gua sangat pesimis dan itu sangat jelek karena teman-teman tahu Vietnam karena negara Vietnam itu bisa sampai 22% du kali Indonesia pembayar pajaknya gila enggak Tapi kalau lu pikir Kenapa mereka bisa lakukan itu karena teman-teman tahu negara Vietnam sangat serius membangun sektor manufacturingnya yang lu sebegitu tololnya sampai menolak investasi dari Apple karena dia minta 50 tahun Tex holiday Kenapa itu pengaruh karena ketika Lu kerja di pabrik gaji lu itu auto kena potong dari HRD akibatnya apa kalau sebuah negara semakin besar sektor manufacturingnya maka ta rasionya pembayar pajaknya juga makin tinggi makanya gua bilang kemarin lu jangan anti dengan investasi Apple Kenapa karena ujung-ujungnya kan Apple bayar gaji karyawan 200.000 karyawan dibayar gajinya lu bayangin Berapa banyak pajak yang bisa diterima oleh negara bukan dari pajak perusahaan loh enggak tapi orang-orang yang kerja di sana kan digaji dan mereka bayar pajak itu income loh buat negara Masa enggak nyampai Otak lu nah jadi jangan heran kalau ta rasio di viet itu bisa sampai 22% Indonesia cuma 10% Kenapa karena mayoritas di Indonesia kerjanya macul kerjanya potong rambut orang kerjanya UMKM kaki Li kerjanya UMKM yang enggak ketahuan Shadow ekonomi kita besar banget di pertanian apalagi di perkebunan apalagi di pertambangan apalagi siedo ekonominya terlalu besar dan itu semua enggak ke-capture dengan bagian HRD enggak bisa auto potong pajak mau dikejar pakai apa enggak bisa satu-satunya cara ya kita ganti dari negara yang berbasis Apa lu bilang maritim negara agraris ganti jadi negara Manufacturing otomatis semua berubah menjadi buruh semua berubah menjadi karyawan semuanya otomatis jadi pembayar pajak otomatis punya NPWP tapi petani apa punya NPWP kagak enggak bisa ke-capture ada jutaan petani di Indonesia Lu kira mereka punya NPWP enggak jadi teman-teman ini ada hubungannya nih kegagalan Indonesia menarik investor asing kegagalan Indonesia menarik Manufacturing itu dengan ta rasio kita yang begitu rendah Nah teman-teman di sini gua mau bilang Gua pesimis 23% dan tapi ini juga menjelaskan Kenapa PPN kita wajib naik jadi 12% Oke katakan Bang Joni hobinya macul-macul sawah terima r00 juta setahun enggak ketangkap sama orang pajak karena semuanya cash- casan beli pupuk cash panen dibayar cash beli kerbau cash enggak ada lu beli kerbau pakai keris Enggak semua cash terus gimana caranya Bisa capture Shadow ekonomi ini cara yang paling gampang danak orangorang enggak bisa lolos ya ituu dengan PPN Kenapa karena ketika bank Joni jual kerbaunya seharga Rp juta apa yang terjadi dia harus makan beras bro dia harus beli motor dia harus bayar cicilan kulkas dia harus beli TV dan ketika dia belanja itu dia bayarpn nah di situlah para pelaku Shadow ekonomi ini bisa terlibat dalam membangun Negara bayar pajak Oke kita enggak bisa capture mereka dengan PPH pajak penghasilan tapi kita bisa capture mereka melalui pajak pertambahan nilai jadi di sini teman-teman bisa lihat Salah satu hal yang membuat PPN kita wajib naik menjadi 12% dan gua sangat yakin lama-lama bakal naik juga jadi 15% ya karena apa banyak sekali para pelaku ekonomi di Indonesia yang tidak bayar pajak penghasilan dan ini sekali lagi membuktikan selamat buat luu semua para karyawan perusahaan bahwa El lah yang membangun negara ini selain lu enggak mayoritas negara ini dibangun karena pajak penghasilan kalian kelas menengah next aspirasi kan tetap Bapak kalau kita mengatakan bahwa Indonesia dianggap teks rasionya paling rendah di Asean kan itu bukan sesuatu yang membanggakan kita pak tapi pada saat yang sama ekonomi kita juga grownya cukup Deen jadi berarti ini sesuatu yang harus kita pelajari maka waktu dengan presiden terpilih atau sekarang jadi Presiden Pak Prabowo sudah menjadi presiden kami juga mendiskusikan mengenai bagaimana untuk bisa meningkatkan teks rasio itu ya jadi di sini sebetulnya ada begitu banyak hal yang masih bisa dilakukan oleh pemerintah selain melakukan PPN 12% yaitu apa meningkatkan ta rasio itu bagaimana meningkatkan ta rasio itu salah satunya tadi ya meningkatkan jumlah orang-orang sebagai pembayar pajak di negeri ini yaitu apa para penggiat Shadow ekonomi banyak di Indonesia lonte-lonte Lu lihat di itu penghasilan berapa ratusan juta per bulan apakah bayar pajak penghasilan tidak para petani penghasilan bahkan banyak petani yang gua lihat pekebun ya khususnya bisa sampai miliaran per tahun apakah bayar pajak tidak tapi apakah pemerintah bisa masuk ke sana bisa caranya dengan apa ya lihat aja tracking untuk pembelian pupuk untuk pembelian obat-obatan herbisida insektisida dan lain sebagainya lu langsung bisa lihat Oh ada orang tiba-tiba belanja pupuk 800 Ton Udah pasti kebunnya bukan 500 m luasnya tetapi bisa puluhan hektar Jadi dari situ teman-teman bisa lihat masih banyak hal yang bisa dilakukan oleh pemerintah khususnya orang-orang pajak ya buat meningkatkan tax rasio mereka sangat bisa sangat mungkin cuman ya atau diakui kita kekurangan orang yang capable dan orang-orang yang kreatif buat bisa capture itu yang kedua apa harus dikurangi nih transaksi-transaksi yang sifatnya masih menggunakan uang kartal kalau semua transaksi sudah berubah menjadi curious sudah berubah menjadi digital makanya gua sangat Pro dengan cdbc Central Bank digital currency kita sudah bisa men-track flow of money itu sehingga kemudian makin banyak para pel usaha UMKM yang bisa terdata untuk sebagai ee pembayar pajak di negeri ini Nah kalau seandainya dilakukan PPN 12% menurut gua secara global itu tidak adil Kenapa karena PPN 12% itu menyerang semua orang ingat Ya enggak semua orang mampu bayangin kalau seandainya ada orang yang memang penghasilannya enggak nyampai 2 juta sebulan jauh di bawah bracket pajak dia mereka PPnya 0% tuh t terus tiba-tiba kena pajak Global yang namanya PPN 12% yang semua orang enggak bisa lolos dan dia enggak fair buat dia Kenapa karena orang yang penghasilan 2 juta sebulan dengan orang yang punya penghasilan r00 juta sebulan PPN 12% itu sangat berpengaruh bagi orang yang punya gaji 2 juta sebulan tetapi yang r00 juta sebulan PPN 12% atau 13% itu apakah berpengaruh tidak pengaruhnya sangat kecil karena bukan artinya ketika ppn-nya 13% orang yang gajinya r00 juta sebulan tiba-tiba makannya 10 piring bisa berubah jadi 50 piring enggak dia kalau cuma bisa makan tiga piring sehari ya dia tiga piring sehari tetap tetapi buat orang-orang yang penghasilnya 2 juta sebulan ketika PP naik 12% otomatis gaji dia yang 2 juta perak itu langsung hilang tuh 12% beli kecap kena pajak Beli listrik kena pajak dan lain sebagainya artinya itu berdampak signifikan terhadap proporsi penghasilan dia setiap bulannya tetapi buat orang-orang ini enggak mereka dia tetap makan 5 piring sehari orang yang menghasilnya R juta terpaksa harus kurangin dari 5 piring menjadi 4 piring atau tiga piring jadi itu menurut gua sangat tidak fair tetapi kenapa ketidakadilan ini ada kenapa kemudian negara De have to resort to take 12% pajak vat ini Ya karena sangat sedikit orang yang bayar pajak di Indonesia suka enggak suka sangat sedikit manusia yang bayar pajak di Indonesia even UMKM UMKM yang gua tahu banyak banget UMKM itu kaya raya even dagangnya di atas trotoar pun kaya raya kalau enggak percaya tulis kolom komentar di bawah ini pasti banyak yang kenal ya orang-orang yang dagang di atas trotoar itu penghasilannya jauh lebih besar dibanding orang kantoran tetapi enggak pernah ke-capture oleh orang pajak Nah inilah negara perlu inovasi nih untuk bisa masuk ke Shadow ekonomi yang seperti ini next pertama tadi pertanyaannya sampai akhir tahun proyeksinya berapa Mungkin karena bapak dan ibu sekalian banyak yang baru kami sebetulnya waktu itu sudah lapor ke DPR melalui laporan semester 1 target sampai akhir tahun adalah 19 21 tahun ini jadi memang tidak tercapai itu sudah kami laporkan di DPR di banggar di sini kita bahas lapsem itu dan itu yang sekarang menjadi fokus kita konsekuensinya ke 2025 berarti lebih tinggi naiknya betul dan itulah yang sedang kita sekarang siapkan makanya Pak Anggito sekarang bekerja siang malam enggak pakai libur untuk membuat ini dan nanti kita akan sampai Oh ternyata terjawab nih guys ternyata Betul apa yang gua bilang itu tidak terwujud ya makanya tadi gua bilang pesimis gua sih sangat pesimis karena ya SH ekonomi di Indonesia tadi ya itu begitu besar makanya memang perlu sebuah sistem yang bisa Global mengcapture itu dengan sistem PPN gak ada yang bisa lolos semua orang kena lu mau miskin banget lu kaya banget semua kena Tapi menurut gua itu tidak fair nanti kita lihat Bagaimana instrumen dan strategi selanjutnya Coba ya next beberapa langkah-langkah tentu kita akan coba untukalibrate terusakah ini persoalan enforcement Apakah ini masalah kapasitas Oke bentar gua paus di sini di layar kaca kamu bisa lihat sendiri bahwa yang gua bilang itu benar lu itu tulang punggung negara ini negara ini lu lihat sendiri dari 1500 triliun mayoritas duit pajak negara ini dari 15.00 triliun pajak sampai dengan Oktober 2024 800 triliun itu berasal dari PPH nonmigas PPH itu pajak penghasilan itu duit lu itu gaji lu yang dipotong sama HRD sementara dari PBB pajak bumi dan bangunan cuman 30t 32t ituh PPH Migas lihat sendiri di layer kaca cuman 53t PPN 620t Jadi kalau ditanya siapa Tulang punggung negara ini bukan pengusaha Migas no tulang punggung negara ini adalah lu karyawan swasta karena lu bayar pajak tapi orang-orang yang dagang di trotoar belum tentu para petani pekebun nelayan belum tentu mereka bayar pajak tapi mereka menikmati subsidi solar mereka menikmati subsidi pupuk yang banyak salah sasaran itu jadi sekali lagi ini membenarkan ya gua belum lihat nih videonya tapi di sini membenarkan apa yang gua bilang bahwa ya lu itulah Reon kantoran lulah tulang punggung negara ini dan ya lu juga berhak nih buat memprotes bahwa apa ah nanti aja deh kita lanjut dulu jadi teman-teman dipajak Apakah Ini masalah kebocoran Apakah ini masalah database karena Pak Melki tadi walaupun beliau enggak ada kita sudah punya aeoi automatic exange of information kita sudah punya juga akses informasi kepada berbagai lembaga di dalam negeri kita sudah melakukan ta amnesty jadi ini semuanya yang sekarang dipakai untuk kami melakukan langkah-langkah yang legitimate moga-moga enggak membabi buta walaupun tadi disampaikan membabi buta kalau ada yang merasa membabi buta Tolong sampaikan ke kami Bapak pokoknya bapak-bapak dan ibu kan punya telinga dan mata di lapangan Jadi kalau ada yang komplain saya enggak ada apa-apa kok saya dapat surat cinta yang enggak jelas gitu sp2dk tadi Monggo karena memang Bapak dan Ibu sekalian kan memang menjadi wakil rakyat yang harus menampung Itu I Oke jadi di sini intinya yang mau dibilang adalah kemungkinan besar Ya sepertinya itu akan tetap dijalankan PPN 12% itu dan gua sudah kasih tanggapan Loh kenapa itu harus dilakukan ya karena negara tentu Butuh duit yang kedua karena ternyata banyak rakyat maksud gua bukan banyak 90% manusia di Indonesia tidak bayar pajak menurut gua kita itu sebetulnya Harus berpikir Gimana caranya supaya 90% orang yang enggak bayar pajak itu sadar diri supaya mereka Jadi mau bayar pajak tapi enggak mungkin lah kesadaran itu ada tapi kenapa mereka enggak mau bayar pajak atau enggak bisa atau ya Belum ada kepikiran untuk bayar pajak membangun negara yang tetapi menikmati aspal yang mulus mau menikmati Sin Nal yang bagus mau kenapa kemungkinan karena mereka ada sedikit antipati Kenapa karena ternyata ya suka enggak suka negara Indonesia ini punya prestasi di bidang korupsi yang nomor satu di Asia Tenggara jadi negara kita ini enggak main-main dan mungkin ini yang buat mereka malas ya Eh ngapain bayar pajak yang ada nanti dia ganti Pajero baru nanti pejabat beli rumah baru gua lihat banyak dibeli di daerah Bandung di daerah Bali eh nanti dia ganti istri baru eh nanti dia beli perhiasan baru eh nanti dia nambah ya menggunakan duit rakyat sebetulnya buat hal-hal yang enggak ada hubungan dengan pembangunan bangsa ini jadi banyak orang yang merasa enggak fair kalau gua seandainya bayar pajak terus duitnya cuma buat memperkaya oknum-oknum Itu buat apa Nah gua rasa ini yang perlu dan ini yang kurang disosialisasikan oleh Kementerian bahwa apa ya mau gimana juga ya mereka juga bukan penegak hukum ya bahwa memang sudahah banyak nih pejabat-pejabat di Indonesia yang ditangkap karena kasus korupsi khususnya pejabat-pjabat yang terima gratifikasi apalagi kalau mereka orang pajak gitu loh karena kalau enggak apa kalau keterbukaan itu enggak dilakukan dibuka dat lah Oh kita sudah membersihkan kita sudah pecat berapa orang karyawan pajak jujur-jujur aja lah gua sendiri tahu banyak orang pajak yang ketangkap tapi banyak juga yang tidak dipublikasikan dibuka supaya orang makin percaya untuk lakukan itu Transparan karena enggak mungkin rakyat itu bisa mengawasi tetapi yang harus dilakukan adalah adanya trust ingat ya Ini kita ngomong soal penghasilan orang nih yang harus dipotong untuk membangun negara seyokyanya memang rakyat itu wajib memberikan apa yang menjadi bagiannya negara pemerintah tetapi pada saat yang sama pemerintah juga harus amanah mengelola itu nah ini yang menurut gua belum bisa dilihat oleh 90% rakyat Indonesia Apalagi kemarin lihat ada pejabat Mahkamah Agung ternyata punya duit 1 triliun cash di rumahnya kan najis sedih miris lihatnya itu baru yang kelihatan apalagi enggak kelihatan terus gimana orang mau tambah percaya dengan sistem ini sehingga kemudian ya jangan heran ya kalau kemudian orang banyak yang berusaha untuk kabur dari sistem perbajakan Indonesia Nah kalau ditanya gua sendiri gua setuju atau enggak PPN 12% jujur pribadi gua tidak setuju tetapi gua bisa pahami dan Maklumi Kenapa itu harus dilakukan oleh negara karena apa Karena 90% orang tidak bayar pajak di negara ini itu fakta Nah kalau teman-teman sendiri gimana kamu setuju enggak dengan gerakan-gerakan Garuda biru itu yang menyuruh memboikot pemerintah untuk tidak bayar pajak mereka anti dengan PPN 12% lu ju enggak Kalau PPN 12% tuh sebaiknya tetap dilakukan karena negara ini mau berubah ke arah yang lebih baik atau menurut lu memang PPN 12% itu dibatalkan aja deh Biarin aja biarin aja 90% rakyat Indonesia enggak bayar pajak ini toh gimana Menurut kamu Kamu lebih pilih yang mana PPN 12% tetap dilakukan atau PPN 12% ditunda aja karena situasi ekonomi pun masih tidak pasti segera tulis harapan dan komentar kamu terkait p 12% di kolom komentar yang ada di bawah ini ya guys dan kenapa lu harus tulis Siapa tahu lu punya solusi yang lebih baik tentang bagaimana caranya kita meningkatkan teks rasio itu karena ingat banyak menteri-menteri yang nonton channelnya benix jadi Hopefully saran lu masukan lu akan didengar oleh para pejabat yang ada di atas oke Guys semoga video ini bermanfaat ditunggu komentar dan saran dan masukan dari kalian semua Salam sehat salam Cuan bye bye el [Musik]
Resume
Categories