Transcript
aPCXDlwJSwM • DISMANTLING BREN SHARES!! Owned by PaPi Pangestu. INVESTORS MUST WATCH!!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0259_aPCXDlwJSwM.txt
Kind: captions Language: id Halo, selamat pagi, Guys. Kembali lagi bersama Benix. Kita kali ini akan membahas tentang sebuah saham yang menarik banget buat dibahas. Kenapa? Karena saham ini sempat viral yang membuat perusahaannya itu harga sahamnya melonjat drastris sehingga pemiliknya bahkan dinamakan sebagai Crazy Rich Indonesia yang bakal mengalahkan Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia. Wah, ini keren banget. Apalagi jujur ya, gua suka banget sama bisnisnya, gua suka banget sama perusahaannya, gua nge-fans berat. Dan lu tahu enggak gimana prediksi Benix tentang SAMI ini? Ya, kemungkinan besar sih enggak semanis buah duren ya, karena ternyata banyak hal-hal yang harus kita perhitungkan sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual saham ini. Tetapi sebelum itu gua mau bahas dulu nih tentang pengalaman gua dalam membuat ramalan saham. Bagaimana Benix meramal sebuah saham yang dulu divaluasi harganya ribuan sampai kemudian jatuh jadi ratusan perak. Jadi kenyataan. Kalau lu penasaran apa sih nama sahamnya? Yuk, kita bahas lebih detail lagi. Jangan diskip video ini. Let's check this out. [Musik] Oke, Guys. Jadi sebelum kita membahas tentang sebuah saham yang sangat terkenal dan sangat ternama dan bahkan mengancam Ilon ya sampai terkencing-kencing ketakutan ya karena dia bakal dibalap ya kursi dia sebagai orang terkaya di dunia, ada baiknya kita bahas dulu tentang bagaimana Benix itu mengevaluasi sebuah saham. Tapi sebelum itu gua mau bilang bahwa video ini bukan mewajibkan atau menganjurkan atau merekomendasikan lu untuk menjual atau membeli saham tertentu ya. Tidak. Ini cuman sharing aja karena kemarin banyak yang nanya ke gua, masuk ke DM, inbox nanya, "Om Benix, bikin review dong tentang saham ini." Jadi kita bikin review saham ini apa adanya. So, teman-teman sebelum kita masuk ke saham yang sangat populer itu kita akan membahas tentang pengalaman BENX dalam membuat prediksi saham. Jadi di tahun lalu kita banyak bikin prediksi tentang saham ya. Salah satunya mungkin yang paling viral adalah tentang saham Sultan Subang. Lu harus lihat videonya di 17 Mei 2023. Gua mau bikin video ini buat teman-teman tahu ya, udah banyak ribuan orang nih terjebak nih di saham-saham yang menurut gua aduh sedih lah. Saham-saham ya auto gocap lah atau gua juga bilang sama-sama auto miskin. Ya kita lihat aja perjalanannya karena kemarin gua udah bikin tantangan nih dalam 6 bulan gua yakin ini saham akan jadi gocap dan gua yakin kita pasti akan menang dalam 6 bulan ya. Berarti 6 bulan dari sekarang itu bulan November. Kalau saham ini gagal menuju Gocap, maka Benix akan menyumbangkan 50 komputer buat sekolah kamu. Kita akan kasih gratis supaya teman-teman bisa punya laboratorium komputer yang bagus. Kita akan kasih itu cuma-cuma buat kamu. Jadi kita lihat aja Benix akan kalah atau Benix akan menang. Waktu itu harga sahamnya Rp452. Di bulan Mei 2023 harga sahamnya Rp452. Dan gua satu-satunya orang yang ngobrol sama lu di sini. Gua bikin videonya dan gua bilang adalah ya kalau ditanya gua mana sih yang lebih enak gitu ya, beli saham ini atau beli es cendol? Gua sih lebih pilih beli es cendol ya karena lu beli es cendol lu tambah segar, tambah nyaman, tambah enak kalau lu beli saham ini lu keringat dingin. Kenapa? Karena faktanya ini saham ketika harganya Rp452. Rp452 itu gua bikin video, gua bilang ini harga saham salah. dia bakal segera turun ke Gocap hanya dalam waktu 6 bulan. Lalu apa yang terjadi dengan saham Sultan Subang ini, Guys? Ternyata dia bergerak sesuai dengan rencana ya. Ini namanya skenario saham. Dari Rp452 turun drastis di bulan Juni menjadi Gocap. Jadi kalau lu taruh duit lu di situ ya selamat. Lu sudah berhasil tambah miskin dengan cara cepat gitu ya. Banyak orang cari miskin tuh jalannya sulit, Guys. Ikut judi online. Top up hari ini R juta, besok top up R5 juta, besok lagi top up R juta. Lama-lama duitnya habis. Tapi dalam waktu 1 tahun, Guys, itu lama banget jadi miskinnya. Loh, ada cara cepat ternyata jadi miskin ya. Dengan apa ya? Ya, lu beli saham-saham yang dipertanyakan gitu kan. Ada juga orang cara jadi miskin tuh beli cocain, fentanil, itu semua merek-merek narkotika yang lu beli bikin lu kecanduan dan lu jadi miskin. Ya, tapi sebelum jadi miskin, lu jadi pengusaha dulu karena lu mendadak jadi ahli menjual barang-barang yang ada di rumah lu dengan harga diskon ya. Mengisi ya kecanduan lu itu namanya junkis. Tapi dari yang udah-udah ketika gua melihat orang yang terjerumus dalam narkoba ya yang ya yang mereka jatuh miskin tuh enggak cepat juga sih dalam waktu bulan ya. Mereka biasanya jatuh miskin dalam waktu 5 tahun sampai 10 tahun. Jadi ternyata cukup pasti tapi lambat. Jadi jalan yang lambat menjadi miskin lu narkoba gitu. Nah, kalau lu mau ambil jalur ekpres, lu udah enggak sabar, "Aduh, Omenix, gua pengin banget nih buru-buru jadi miskin gitu kan." Ya, gua kasih tahu kemarin lu solusinya tuh di situ ketika lu berinovasi yang melakukan tindakan-tindakan tertentu ya yang mengarah kepada pembelian saham tertentu yang kemudian harganya dari 450 perak jatuh ke Gocap ya sudah tentu duit lu menguap di sana bersama dengan saham itu. Yang lebih parah lagi ya detik ini sahamnya udah Rp6 ya. Jadi gua enggak tahu ya gimanalah nasibnya orang-orang yang ikut apa sih beli saham itu ya. Gua dengar sih banyak ibu rumah tangga tuh yang jadi bukan jadi korban ya, jadi investor atau mungkin sebenarnya penjudi tapi ngaku investor. Tapi ya udahlah toh kita udah bahas juga dan udah masa lalu itu itulah perjalanan investasi bukan salahnya siapa-siapa ini salahnya lu aja ya kenapa lu pengin jadi miskin jalur cepat karena ada juga jadi miskin di jalur lambat gitu loh. Contohnya misalkan kalau lu beli sahamnya MSP. Sekali lagi ini bukan rekomendasi jual atau beli ya, Guys. Ini udah masa lalu lah. Di bulan awal tahun Januari lah 2023 ya, itu gua pernah bilang tentang sebuah saham perusahaan rokok salah satu yang terbesar di Indonesia namanya ee Sampurna. Rokoknya bagus, enak, terkenal banget dengan cita rasa khas Indonesianya. Pendirinya si Limsingte ini, ini perusahaan yang sangat menurut gua oke. But then again, ketika lu beli sebuah saham kan lu harus evaluasi bagaimana laporan keuangannya, bagaimana bisnisnya, bagaimana prospeknya. So, sebenarnya perusahaan ini udah berhasil gua ramal ketika dari harganya 3.000 perak jatuh ke 900. Itu udah gua bilang bahwa ini perusahaan bakal segera ke 900. Tapi orang-orang enggak percaya dia belorong juga tuh di harga R3.000. Luar biasa, Guys. Akibatnya duitnya musnah lah ya. Jadi 3.000 ke 900. Nah, apa yang terjadi, Guys, ketika ke900, Guys? Gua bikin video. Sebetulnya udah kita bikin analisis lah sebelum bikin video lah. E pasangnya pas videonya meluncur, harganya udah jatuhlah ke 800-an. Karena orang-orang pada bilang, "Wah, ini udah bottom nih, kita harus borong massal di bulan Januari 2023." Banyak orang kemudian di situ yang merasa bergairah gitu ya, karena melihat ini sama kan dulu harganya 3.000 perak gitu ya. Sekarang kalau harganya Rp800 melebihi prediksi Benix yang Rp900 itu prediksi pertama gua itu di Rp900 tembus sampai ke R800. Menurut mereka ini udah bottom nih. Ini udah bottom nih. Sesuai prediksi Benix nih. Saatnya kita borong masal nih ya. Tapi sayang ya, Guys, ya. Karena enggak lama gua bikin video. Waktu itu di bulan Januari 2023 tanggal 13 itu harganya 800 up lah. 825, 850 lah. Di situ gua bilang dan secara gamblang gua bilang, "Lu jangan senang dulu, Bro, kalau lu beli itu." Kenapa? Karena gua sangat yakin dalam 3 tahun sahamnya Sampurna itu akan bergerak ke harga 600-an. Kemarin gua bilang harganya bakal jatuh ke 900 perak. Dan ternyata terjatuh juga 900 perak. Itu sempat naik ke 1000. W orang mancing lagi bikin berita apa segala macam. Hoaks. Faktanya sekali lagi gua akan katakan ya menurut gua, gua melakukan kesalahan. Sampurna enggak akan turun sampai 900. Menurut gua Sampurna harusnya turun sampai ke 600. Buktikan. Kamu buktikan. Lalu lantas apa yang terjadi, Guys? Ternyata ya harga sahamnya sempurna ya, sempat naik tapi kemudian turun terus sampai kemudian dia mencapai harga 600-an perak ya sesuai apa yang udah gua bilang. dan videonya pun masih ada dan itu menjadi kenyataan. Nah, inilah yang terjadi, Guys, dinamika di dunia saham. Tapi ada satu lagi yang paling ekstrem dan paling brutal ya. Dan ini menciptakan ribuan haters itu benci banget sama gua. Ini di saham yang sangat ternama di dunia FMCG di Indonesia. Dan inilah awal dari kelahiran eh Benix Hatters Group gitu ya. Jadi orang-orang yang ee benci banget sama gua gitu ya. Mereka berkumpul bikin grup sendiri. karena mereka jatuh miskin. Karena gua bikin prediksi di saham ini, Guys. Perusahaannya terkenal banget waktu itu. Salah satu yang terbesar di Indonesia setara dengan Bank BCA yang namanya Univer. So, teman-teman lihat postingan ini. Dulu gua pernah bikin analisis, gua suka bikin tulisan-tulisan. Salah satu tulisan gua yang viral itu di bulan April 2021 tanggal 23. Jadi di situ gua bikin secara prediktif bagaimana ramalan gua. Apalagi gua mau ngelihat fenomena ada MS Glow lah, RH lah, merek-merek lokal lah dan yang lainnya. Bahkan yang impor-impor ilegal dari India, produk-produk kosmetik di Indonesia itu gua yakin akan menggerus kuenya si Unilever. So, kemudian ketika orang lagi berpestapora Unilever saat itu ya di bulan April harga sahamnya Rp6.000, Guys. Di situ gua bikin postingan gua satu-satunya orang yang bikin postingan di bulan April ketika harga Unilever Rp6.000 R000 itu gua bilang, "Hei, ini saham bakal jatuh menjadi 3.000 perak." Lu bayangin orang lagi pestapora harganya 6.000-an, gua bilang ini sama bakal jatuh ke 3.000 perak hanya dalam 5 tahun. Apa yang terjadi? Ternyata di bulan Februari 2024 ramalan gua menjadi kenyataan. Harga saham Unilever turun dari 6.000 ke Rp3.000. Jadi bayangin lu kalau dulu punya rumah harga Rp800 juta, sekarang turun jadi R00 juta. Karena setengah rumah lu hilang kena longsor. Jadi rumah lu sisa halaman doang nih. Jadi bukan rumah lagi, Bro. Lu punya halaman. Nah ini guys ini jadi kenyataan ya. Waktu itu gua bikin di 23 April 2021. Gua bilang dalam 5 tahun akan turun dari 6.000 ke 3.000. Ternyata ramalan gua Jateng lebih cepat ya dalam 3 tahun menjadi kenyataan. So, itulah dinamika yang terjadi di investasi ya. Gua bilang di apa saham Sultan Subang dalam 6 bulan, ternyata dalam 1 bulan jadi kenyataan dia jadi gocap. Lalu saham sama MSP gua bilang dalam 3 tahun dia bakal turun jadi 600. Ternyata terjadi hanya dalam waktu 2 tahun, enggak nyampai 2 tahun. Lalu kemudian saham Unilever gua bilang dalam 5 tahun bakal turun 50% dari 6.000 ke 3.000. Banyak orang yang percaya. Ingat guys, banyak orang enggak percaya gua diteror di mana-mana. Tapi kenyataan adalah kenyataan. Lu beli saham, lu beli bisnis. Belakang setiap saham ada sebuah bisnis. Behind every stock there is a company. So, kita bukan pelototin harga sahamnya, candlesticknya naik turun seperti apa, enggak. Kita analisis bisnisnya seperti apa. Dan kemudian jadi kenyataan ya, Unilever pun nyungsep ya dari 6.000 ke 3.000 detik ini bahkan mungkin harganya udah 2.000-an. Jadi di sini gua mengaku salah, Guys, ya. Gua terlalu baik hati. Gua enggak enak sebenarnya. Waktu itu gua mau bilang sih sebenarnya bakal turun dari 6.000 ke 2.000. Cuma nanti haters gua tambah sakit hati, syok, bunuh diri, stroke, sakit jantung. Janganlah nanti makin banyak rumah sakit yang kayak mendadak kan. Tapi sudahlah, Guys. Itu kan yang terjadi di masa lalu. Itu kan namanya juga ramalan, ya. Enggak mungkin apa ya ee jadi kenyataan gitu kan, ya. Kalau kemudian apa yang gua bilang menjadi kenyataan, itu adalah kebetulan. itu 100% hoki. Sekali lagi itu kebetulan enggak ada orang yang bisa meramal bursa effect itu 100% akurat jadi kenyataan. Enggak, enggak bakal gitu loh. Enggak ada. Termasuk ramalan gua pada hari ini yang lu bakal lihat. Gua sih sangat pesimis, Guys. Gua jujur aja nih. Gua enggak yakin akan jadi kenyataan, Guys. Jadi ini sekali lagi disclaimer menurut gua. Mungkin gua salah makan pagi hari ini, gitu. lagi bangun tidur, gua salah makan, gua bikin ramalan ini. Dan gua sih sangat yakin tidak menjadi kenyataan gitu loh. Tapi karena banyak yang nanya di inbox ya gua analisis gitu loh. So, analisis gua ini tentang perusahaan yang pemiliknya adalah konglomerat yang berhasil masuk dalam daftar orang terkaya ke-25 secara global di bulan Mei 2024 dengan total kekayaan lebih dari 10.023 triliun. Gua ulangin ya, harta kekayaan beliau eh gua sebut aja deh namanya Tuan Prajogo Pangestu itu harga valuasi dirinya itu 2,9 miliar US dollar. 2.9 billion US dollar. Cuman beda satu poin lagi nih, dia bisa mengalahkan Elon Mask karena Elon Mas valuasinya 3,9 miliar US dolar. So bayangin ya Prajo Gopanges ituu 2,9 eh Ilon Mas 3,9 mereka cuma beda satu poin. Jadi sedikit lagi dia mengalahkan Ilon Mas dan di sini gua merasa bangga asli akhirnya ada karya anak bangsa bangsa Indonesia berhasil mengalahkan konglomerat-konglomerat oligarki global. Ya, gua bangga dengan gua selalu bangga lah kalau ada prestasi ee yang dilakukan oleh anak bangsa. So memang gua bangga banget kalau ada perusahaan anak bangsa yang berhasil didirikan oleh Prajogo Pangesto ini dan berhasil apa ya membuat ya market cap di Indonesia secara umum ya dunia investasi di Indonesia itu bergejolak naik. Semua orang terangsang untuk menjadi investor. Kenapa? Karena ketika perusahaan brand ini yang dia dirikan ini itu mau IP ya itu harganya cuma 700-an perak seingat gua. Terus kemudian naik terus sampai sempat transaksi hariannya itu mencapai harga tertinggi mereka di Rp12.200. So, you imagine ya dari 700-an perak ke 12.000 perak itu naik lebih dari 1000%, Guys. Bahkan ya sekitar 1500% loh. Lu bayangin ya gila enggak itu naik 15 kali lipat yang artinya kalau lu taruh duit 1 M cuma tunggu dalam enggak nyampai 2 tahun langsung berubah jadi 15 M. Itu kurang lebih gini, Guys, gambarannya. Kalau lu taruh duit R200 juta, lu tunggu berapa sih? cuman 1 2 tahun duit lu naik 15 kali lipat juta lu berubah menjadi R miliar. Menarik enggak? Bayangin lu punya Toyota Avanza lu taruh di saham itu ya ee harganya Rp200 juta, tunggu 6 bulan ya enggak nyampai 1 tahun itu naik 15 kali lipat. Rp200 juta berubah menjadi R miliar. Ya udah bisalah lu beli Ferrari second lah di situ. Jadi dari situ lu bisa tahu, Guys, ini saham ini betul-betul luar biasa. ini mendongkrak kapitalisasi Bursa Efek Indonesia sedemikian rupa sehingga dia menjadi salah satu saham yang paling terkenal dan paling dipelototin oleh investor-investor asing. Sebetulnya perusahaannya bergerak di bidang apa ya? Jadi brand ini kepanjangannya Barito Renewable Energy ya. Ini perusahaan holding yang berbasis di Indonesia dan merupakan bagian dari grup Barito Pasifik. Nah, ini dulu namanya Barito Cahaya Nusantara nih didirikan pada 5 Februari 2018 yang pada mulanya bergerak dalam bidang perdagangan, pembangunan, pengangkutan, pertanian, perindustrian, perbengkelan, dan jasa. Namun pada 2023 Barito Renewables ini dia mengubah kegiatan usahanya, Guys. Utamanya menjadi bergerak di bidang perusahaan holding yang berfokus pada sektor energi terbarukan. Nah, emiten ini fokus pada strategi jangka panjang nih, Guys. Untuk menyediakan energi yang lebih bersih dan emisi atau polusi yang lebih rendah demi mencapai target Indonesia menuju net zero emission. Nah, salah satu alasan ya kenapa gua bilang sebetulnya gua suka banget sama bisnisnya brand ini. Kenapa? Karena brand ini ya punya salah satu anak perusahaan yang namanya Star Energy Geothermal. Nah, perusahaan Star Energi Geothermal ini fokusnya apa? di memproduksi tenaga listrik, Guys. Bersumber dari apa? Panas bumi. Jadi, lu bayangin ya ee di era yang sekarang ini banyak global warming di mana-mana. Kalau naik 1 derajat katanya bakal banyak sekitar jutaan orang mati. Nanti naik lagi 1 derajat jutaan orang mati gagal panen di mana-mana. Banjir, Taifun. Oh, banyak banget hal-hal yang tidak menyenangkanlah yang terjadi dengan alam kita. Dan lahirlah sebuah perusahaan yang namanya brand ini yang akan menyelamatkan bumi. Yang Batman sama Superman aja seringki gagal ya. Tapi brand bisa menyelamatkan bumi karena dia apa? Dia berusaha merubah ya. Tadinya kita pakai energi kotor, sekarang kita pakai energi listrik yang baru dan terbarukan. Makanya berubah namanya jadi renewable energy. Dan gua sangat suka dengan bisnis renewable energy. So, gua sangat pro dengan apa yang dilakukan oleh brand. Apalagi ya kita tahu ya salah satu tempat produksi listrik dia itu dia punya tiga aset panas bumi yang berlokasi di Jawa Barat dengan total kapasitas terpasang sebesar MW. Ini mewakili sekitar 38% pangsa pasar di Indonesia. Nah, ketika gua mendengar ada perusahaan yang bergerak di bidang renewable energy ya namanya si brand ini dan mereka apa ya memproduksi listrik dengan bersih. Tentu saja gua sebagai penggemar mobil listrik dan gua sebagai orang-orang yang sangat menggemari bisnis-bisnis hijau ya gua sangat suka dengan emiten brand ini. Apalagi dengan bisnisnya. Tetapi kalau lu soal investasi, bukan cuma soal bisnis yang lu bicarakan, lu juga harus bicara tentang prospek ke depannya seperti apa. Ya, pada saat itu kalau kita lihat di harga 700-an perak, jujur menurut gua pribadi ya itu harganya murah. Sekali lagi ya, ini bukan rekomendasi lu untuk jual atau beli. Tapi kalau ditanya harga 700-an perak ya menurut gua sangat murah. Makanya kemudian jangan heran ya, banyak orang berbondong-bondong memborong saham yang menurut gua spektakuler ini, kegiatan usahanya sangat baik ini, terus kemudian tinggi mereka naik sampai harga Rp.000-an itu. So, that's a good news. Tetapi sekarang kita berbicara di tahun 2024, kondisi udah berbalik, ada perang di mana-mana. Sekarang juga harga brand itu udah di level berapa? 6.000-an. Kita sekarang mau bikin analisis yang jujur. Lu penasaran enggak prediksi BXI tentang sumber ini akan seperti apa? Apakah akan menjadi lemper atau akan menjadi naga terbang menjulang meroket ke langit keetujuh. Kalau lu penasaran jangan dikip video ini karena gua masih belum selesai mau membahas tentang kehebatannya brand ini. Teman-teman tahu begitu bagusnya, begitu kerennya brand ini sampai kemudian di bulan April 2024 diprediksi oleh CNBC Indonesia brand menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar nomor satu di Republik Indonesia mengalahkan Bank BCA. Jadi ini benar-benar spektakuler, Guys. Lu bisa bayangin ya, Bank BCA bisnis sudah puluhan tahun di Indonesia udah belumut, jenggotan isinya orang-orang di sana. Udah kakek nenek, cucunya udah pada banyak gitu ya. Tumbang oleh brand yang usianya ya belum ada 10 tahun juga. Jadi ini bisnis yang sangat spektakuler gitu loh. Sampai kemudian dia bisa mengalahkan Bank BC berarti kan bukan bisnis yang kaleng-kaleng ya. Dan akibatnya apa ya? Ya, di bulan September 2024, Sambar Rito Renewables alias brand ini ya diserbu sama orang. So, makanya teman-teman enggak heran ya, oh perusahaan ini bisnisnya bagus, sangat mulia, bisa mengalahkan Bank BCA. Jadi jangan heran juga kalau kemudian banyak investor ternama dari luar negeri seperti Black Rock dan banyak investor asing lainnya mereka berbondongbondong untuk membeli sahamnya brand ini. Bahkan mereka menyiapkan dana lebih dari 1,4 triliun loh yang akibatnya pada saat itu brand itu tembus level tertinggi di atas 11.000-an ya. So, dari sini kita bisa lihat bahwa oke ini perusahaan bisnisnya sangat mulia, bergerak di bidang green energy. Semua orang pengin go green. Dan kalau Indonesia punya net zero emission target pengin menjadi negara dengan emisi yang nol, ya tentu kita sudah harus segera meninggalkan ya sumber bahan bakar yang tidak terbarukan yang berasal dari fosil dinosaurus itu ya. Minyak bumi dari Arab Saudi itu salah satunya yang harus segera kita gantikan. Kalau sekarang kita menuju gerakan yang lebih hijau, gua sih sangat setuju kalau semakin banyak perusahaan Indonesia yang berbisnis seperti brand ini. So, jangan heran juga ketika kemudian banyak investor asing yang getol gemar memborong sahamnya brand. Tapi teman-teman penasaran enggak? Sekarang kan udah berlalu ya, dia di IPO di 2023 ya, terus sekarang sudah tahun 2024. Oke, masa honeyimon menurut saya udah berlalu dan dengan banyaknya kabar yang positif tentang saham ini, menurut kalian gua tertarik atau enggak beli saham ini? Karena apa? Sekarang harga sahamnya di Rp6.000. Mungkin masih bisa naik, mungkin masih bisa turun. Tapi yang jelas video ini tidak merekomendasikan gua tidak menyuruh lu membeli atau menjual SAM tertentu apalagi Sam branding. Tidak murni. Di sini gua mau sharing dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang masuk. Sebelum gua menjawab ya, apakah Benix tertarik atau tidak dengan saham brand ini, menurut gua kita perlu evaluasi lagi bagaimana pendekatan investasi Benix yang belum tentu juga sama dengan pendekatan investasi kamu. Gua selalu bilang gini, ketika lu investasi, lu harus punya dasarnya filosofi lu apa. Dulu Peter Lynch pernah bilang begini, Guys. It is obvious that studying history and philosophy was much better preparation for the stock market than say studying statistic. Jadi, Peter Lynch bilang semakin lama dia menggeluturi dunia investasi, dia salah satu dewa investasi dunia ya. Dia bilang, "Ternyata jauh lebih penting belajar sejarah, jauh lebih penting belajar filosofi daripada ya lu belajar matematika atau lu belajar statistik." Jadi, lu harus ada filosofinya. Nah, filosofinya apa? Di sini yang gua mau bilang bahwa apa? Behind every stock there is a company and we should find out what it's doing. So, gua jadi penasaran nih kalau ditanya beli brand sekarang atau enggak, kita cek dulu yuk. Kita ngomong dan kita kupas tentang perusahaan ini dulu yuk. Kenapa? Karena Warren Buffet pernah bilang, "Price is what you pay, value is what you get." Kalau seandainya kemarin gua bilang harga 900 MSP itu udah murah dan gua beli, apa yang terjadi? Ya, gua terjebak, gua minus hari ini. Kalau seandainya saat itu Unilever ketika harganya 6.000, semua orang bilang itu udah murah, terus lu beli, apa yang terjadi? Lu terjebak hari ini. Karena dia harganya sekarang R.000-an melebihi target gua yang 3.000. Itu artinya apa? Ya, ternyata benar. Beond every stock there is company ya. kita betul-betul harus cek companynya itu seperti apa, potensinya seperti apa, kompetitor landscape-nya seperti apa. Nah, karena apa kita harus tahu? Karena lu enggak bisa bilang harga hari ini, let's say brand di 6.000 itu murah atau mahal, lu enggak bisa bilang karena itu cuman harga. Harga itu price. Warren Buffet pernah berkata, "Pice is what you pay. Value is what you get." So, buat gua 6.000 perak itu meaningless. Itu tidak menentukan gua mau masuk atau tidak masuk. Tetapi gua harus tahu dulu value-nya di mana, value-nya berapa. Oke, sekarang kita ngomong bahas value. Kalau begitu ya, pada detik ini harga brand itu 6.800 perak. Nah, Teman-teman tahu enggak diprediksi ya kita ngomong net income. Net income-nya brand ini di tahun ini kemungkinan sekitar 2 triliun. Oke, itu menurut kalkulasi gua bisa benar atau salah, tapi sekitar 2 triliun. Sekali lagi ini bukan rekomendasi beli atau jual saham tertentu atau saham brand ya. Tapi gua mau bilang ini perusahaan harga ini dihargai 6.000. 800 6.900 harganya masih bergerak. Harga sahamnya 6.900 perak per lembar saham dengan estimasi profit di 2 triliun di tahun ini. Tapi dengan harga 6.900 perak, market cap atau valuasi kita ngomong value ini, valuasi brand itu ada di 919 triliun. Lu ngerti enggak apa yang mau gua sampaikan di sini? Bayangin ya, lu beli sebuah bisnis, mungkin bisnisnya hotel lah katakan sebuah bisnis namanya bisnis hotel. Hotelnya ini dijual di marketplace, katakan di Lamudi atau di OLX seharga 900 triliun. Lu mau beli enggak sebuah perusahaan atau sebuah hotel seharga R900 triliun yang kemudian lu tanya sama orangnya, "Lu kenapa berani menawarkan itu hotel seharga R00 triliun? Emang berapa profitnya?" Ya, lumayan sih, Pak. Hah? Lumayan. Lumayannya berapa? Setahun berapa? Lumayan, Pak. Penghasilannya adalah kalau 2 triliun. Nah, lu bayangin lu disuruh beli sebuah hotel harga R900 triliun padahal dia cuma bisa menghasilkan 2 triliun per tahun. Menurut lu itu masuk akal atau tidak? Coba lu pikir sendiri sebelum kita bahas lebih detail lagi. Yang kedua gua mau bahas. Perusahaan ini setelah kita gali di laporan keuangannya, dia memiliki aset sekitar 60 triliun. Gua enggak mau bahas soal utangnya, gua enggak mau bahas soal liabilitiesnya. Gua mau ngomong soal asetnya ya. Lu punya aset senilai 60 triliun dengan market cap R 900 triliun. Itu kan ibaratnya lu mau beli hotel tadi ya, ditawarin di harga R00-an triliun ya. Padahal udah cek nih ngjop-nya, nilai asetnya itu sama lift-nya, sama parkirannya, sama tamannya, sama gedungnya, tempat tidur di dalamnya. Ternyata cuma 60 triliun. Menurut lu masih masuk akal enggak ada sebuah perusahaan atau sebuah hotel, sebuah bisnis dijual di harga R00 triliun padahal setelah dievaluasi nilai asetnya itu hanya R0 triliun? El jawab sendiri. Jangan gue yang jawab lah, gua enggak pahamlah ya begitu-begitu terlalu sulitlah. Tapi satu yang pasti, Guys, kalau ditanya apakah gue tertarik untuk membeli saham brand? Jawabannya udah gua bahas di Benix Investor Group. Lu kalau mau bisa segera cek di www.benix.id. Gua jawab dengan secara persis dan presisi nanti di hari Sabtu itu. Kenapa? Sabtu ini gua akan membahas secara spesifik tentang saham brand. Jadi kita meeting setiap weekend itu kita akan bahas di weekend ini. Sekali lagi bukan rekomendasi jual atau beli, tapi gua akan bahas lebih detail di sana. Tapi poinnya di sini yang gua mau bahas tentang saham brand ini. Kenapa menurut gua saham brand ini menarik? Pertama karena bisnisnya gua suka. Renewable energi gua suka menyelamatkan bumi gua suka. Tapi ketika lu mau membeli sebuah saham, lu harus mengevaluasi laporan keuangannya dengan jujur. Lu harus mengevaluasi bisnisnya dengan jujur. Menurut gua per detik ini lu sudah bisa menjawab sendiri pertanyaan yang tadi gua tanya. Ada sebuah bisnis, ada sebuah perusahaan dijual di harga R00 triliun, sementara asetnya cuma R0 triliun. Lu masih mau beli atau lu masih mau nawar? Kalau gua masih mau nawar. Lalu ada sebuah perusahaan dijual seharga R900 triliun. Padahal cuma bisa menghasilkan berapa tadi profit? net income di 2 triliun per tahunnya. Lu masih mau beli bisnis itu atau lu cari bisnis lain? Menarik jawabannya. So, kalau ditanya pada detik ini, gua tertarik atau tidak untuk membeli brand di harga 6.000. Sekali lagi ini bukan rekomendasi beli atau rekomendasi jual. Kalau gua dikasih pertanyaan seperti itu, gua akan jawab. Gua akan nawar. Nawar berapa? ya, gua akan nawar dengan diskon 50% artinya 3.000 perak. Dan kalau enggak dikasih hari ini, lu tahu Benix adalah orang yang sangat sabar. Tapi apakah gua pasti beli di harga Rp3.000-an? Belum tentu. Karena ketika itu terjadi, gua tahu tawaran itu akan terjadi, harga brand ini akan bergerak menuju harga yang gua inginkan, yaitu berapa tadi? 3.000 itu dalam jangka waktu dan itu akan tercapai kalau ramalan gua menjadi kenyataan dan menurut gua akan terjadi kenyataan dan ketika saatnya datang apa yang terjadi? Apakah gua akan beli di harga itu? Gua akan evaluasi lagi apakah bisa lebih turun dapat diskon lagi atau tidak. Tapi sekali lagi ya, Guys, ini bukan rekomendasi beli atau rekomendasi jual ya, karena itu duit-duit lu ya. Jadi, keputusan jual atau beli ada di tangan lu. Tapi kalau lu ditanya gua, lu nanya gua spesifik, jawaban gua adalah gua akan nawar karena gua tahu apa yang akan terjadi dalam ke depan. Satu yang menarik nih, Guys, ya. Eh, tentang namanya dunia investasi, ya. Gua itu suka dapat DM-DM misterius, ya. Inboxinbox, SMS misterius, telepon-telepon misterius, tamu-tamu misterius. Salah satu yang terjadi di bulan Juli tanggal 11 2024 itu gua menerima sebuah eh SMS misterius yang lu bisa lihat di sini dengan segala sensor yang ada bahwa gua di-invite ke acara talk show yang dilakukan salah satu perusahaan investasi ternama bahwa di situ gua diminta untuk datang karena akan dilakukan pemaparan terhadap salah satu perusahaan yang ternama. Nah, ini ini tentang dunia investasi ya. Sangat seru ya. Jadi itu sebuah undangan terbatas yang datang adalah client priority. Jadi klien prioritas, client institutional client, founder community bla bla bla. Ya, gua sering dapat undangan itu. Nah, yang menarik adalah ketika gua datang di situ eh gua di ketika gua diundang untuk datang di situ nama mereknya mau membahasnya apa, acaranya tanggal ditanya gua mau bisa datang enggak di sana? Nah, di sini gua jadi pertanyaan nih eh karena gua udah mengevaluasi perusahaannya ini jujur dan gua tidak tertarik untuk datang, tetapi gua suka nih acara-acara begini karena artinya apa? Akan ada acara pom-pom akbar, Guys. Jadi di mana high network individuals, so high way gitu kan. Biasanya kan orang-orang tolol banyak duit. Orang makin banyak duit ya biasanya bukan makin pintar, tapi makin tolol. dia diundangin dalam sebuah acara tertentu dibikin di tempat yang mewah untuk kemudian dipresentasikan untuk membeli saham dan itu sangat menarik, Guys. Ini gua bahas lebih terbuka ya di Benix Investor Group ya. Sekali lagi ini bukan menjelek-jelekkan atau apa. Gua mau bahas dunia realita dunia investasi pada saat itu ya emiten tertentu ini harganya di bulan Juli itu harganya Rp9.000-an ribuan ketika gua diundang untuk datang ke situ gitu loh. Oh, karena itu dikumpulin tuh semua ee ya investor-investor akbar lah, investor institusional, perusahaan investasi dan lain sebagainya. Salah satunya juga gue yang diundang. Nah, yang menarik di sana apa? Itu harganya Rp9.000-an dan gua tahu nih ketika keluar undangan begini akan terjadi pom-pom akbar yang kemudian mengakibatkan apa? Harga saham ini naik hampir 30% hanya dalam waktu 1 bulan saja. Dan teman-teman mencatat ya, gue terima undangan itu di tanggal 11 Juli. Harganya waktu R9.000-an emiten tertentu ini. Terus kemudian diundang untuk datang di acara perkumpulan investor-investor ini di harga R8.000-an. Saat itu harganya R8.000-an. Nah, gua tahu nih, wah ini banyak dikumpulin nih duit-duit gede nih di sini nih. Artinya ini sama bakalan naik. Dan kemudian jadi kenyataan, Guys, karena kemudian perusahaan ini naik dari 8.000-an ke 10.000 dan kemudian R.000. Dan di situlah gua tahu, oke, saatnya panen raya nih. Dan apa yang terjadi kemudian ya, saham ini drop lebih dari 50% semenjak titik tertingginya dicapai. Lagi-lagi guys, namanya dunia investasi ya. Gua bukan nyuruh lu membeli atau menjual, tetapi yang gua mau bilang adalah kalau betul apa yang gua prediksikan ini menjadi kenyataan bahwa saham brand ini bakal turun menjadi 3.000, sebetulnya itu jadi masalah besar enggak buat pemilik perusahaannya? Ya enggak juga karena perusahaannya kan udah IPO. Ada enggak ada duit lu itu perusahaan juga tetap running. Dan growth-nya ada enggak tetap growth? Karena gua lihat sih dia tetap ada grow ya mungkin sekitar 20% lah per tahunnya. So dari sisi perusahaannya memang ini bukan bisnis tipu-tipu. Ini memang bisnis real, bisnisnya bagus, bisnisnya hijau. Tapi dari sisi angka, dari sisi valuasi ya menurut gua ya gua masih butuh harga yang lebih murah lagi untuk terpacu, untuk tertarik membeli di saham ini. Sebenarnya yang akan jadi masalah itu adalah IASG. Kenapa? Karena ISG itu terbeban dengan market kapitalisasi brand ini. Lu bisa bayangkan sebuah perusahaan yang market kapitalisasinya sempat mengalahkan Bank BCA. Kalau seandainya tiba-tiba hilang katakan enggak jadi nol, hilang katakan diskon 80%. Apa yang akan terjadi dengan ISG? Di titik tertingginya di tanggal 12 September itu harga brand itu sekitar Rp1.000. ISG itu ada di 7.700. Ingat ya, brandnya hampir R.000. Hari ini apa yang terjadi? Harga brand itu 6.900, 6.800. Berapa ISG hari ini? Dari 7.700 hari ini ISG turun menjadi 7.500. Nah, sekarang bayangkan kalau seandainya brand turun lagi nih sampai 3.000, lu bisa jawab sendiri apa yang akan terjadi dengan ISG. So, buat teman-teman mungkin itu sekilas prediksi gua tentang saham yang sangat terkenal ini yang gua sangat e takjub karena membuat Indonesia itu disoroti dunia. Kita hampir mengalahkan Warren Buffet, mengarahkan Mark Zuckerberg, Jeff Bezos, dan Elon M. Cuman sayang ser000u sayang ya menurut gua itu sepertinya masih akan jauh dari pandangan dan semoga ini tidak membuat orang demotivasi ya buat para pengusaha-pengusaha lain Indonesia. Semoga mereka bisa tetap semangat untuk bisa mengalahkan Crazy Rich Crazy Rich Amerika itu. So, mari kita nantikan sama-sama apakah prediksi Benix bahwa saham brand itu akan menjadi Rp3.000 dalam akan menjadi kenyataan atau tidak. Nah, kalau lu penasaran untuk mendengarkan versi yang tanpa sensor bisa langsung cek video kita yang tanpa sensor di www.benix.id. Oke, guys. Semoga video ini bermanfaat dan semoga terjawab ya pertanyaan kamu tentang bagaimana sudut pandang Benix tentang brand ini sendiri. Menurut gua perusahaannya sih bagus, bisnisnya real dan gua suka bisnis hijau. Tapi kalau soal investasi tunggu dulu lebih baik kita evaluasi lagi. Oke, semoga video ini bermanfaat. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [Musik]