⛔ THE MASTERPIECE BEHIND THE BANKRUPTCY OF WARUNK UP NORMAL #Part 2/3, STOCK INVESTORS MUST KNOW!!!
5mEtPf073Cw • 2023-02-07
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
bahwa pemegang sama abnormal adalah
salah satu orang terkaya di Indonesia
yang mempunyai kepentingan untuk
mengetahui bisnis inteligence dari hulu
sampai Hilir dan ini masih ada
hubungannya dengan restoran KFC Wow
penasaran nggak Apa sih hubungannya
normal dan KFC ternyata mereka ini
saudara kandung loh yuk kita cek
[Musik]
siapa penguasa bisnis makanan di
Indonesia tentu jawabannya adalah Salim
Group nah banyak orang yang belum tahu
loh bahwa sebetulnya saling group ini
dulu banget bisnis aslinya itu nggak
berhubungan dengan makanan malah
bisnisnya berhubungan dengan trading
komoditas yang namanya cengkeh baru di
kemudian hari perusahaan Salim Group ini
ekspansi ke bisnis makanan salah satu
yang paling terkenal adalah perusahaan
Bogasari yaitu dia kamu pasti pernah
denger tepung tepung kamu apa Mouse
likely adalah Bogasari tapi bisnis Salim
grup ini begitu menggurita ya bukan cuma
tepung yang dia pegang bahkan produk
makanannya juga ada namanya Indomie
nanti dijualnya di mana Di toko dia juga
namanya Indomaret bukan cuma itu doang
loh masih seru banget gitu ya Bahkan
begitu mengguritanya ya bisnis Salim
Group itu dia bahkan dulu sempat menjadi
pemilik Bank terbesar di Indonesia yang
namanya bank b kalau sekarang yang punya
jarum group tapi dulu yang punya adalah
Salim Group yuk sekarang kita bahas
saham-saham yang berhubungan dengan
bisnis makanan di Indonesia yang
dikuasai oleh Salim Group bukan cuma
abnormal loh tetapi gua mau kasih tahu
gimana cara permainan seorang
konglomerat berbisnis di Indonesia dan
ini yang membedakan orang kaya dengan
konglomerat orang kaya cuma punya banyak
duit konglomerat adalah orang yang
melakukan konglomerasi apa itu Ya dia
menguasai bisnis dari hulu hingga Hilir
sebagai konglomerasi bisnis ya groupnya
Salim ini masuk ke sektor banyak banget
ya Mulai dari tadi tuh retail property
makanan tepung terigu telekomunikasi
kebun sawit dan lain sebagainya ini
besar banget tetapi aslinya grup ini
Bisnis pertamanya dijalankan oleh Sudono
Salim bisnis pertamanya itu cuma trader
Pedagang pedagang apa komoditas di era
Belanda India Belanda mereka itu
pedagang cengkeh jadi jadi agak mirip ya
orang-orang kaya di Indonesia yang punya
jarum punya Sampoerna ternyata ada
hubungan dengan rokok tuh cengke-cengkeh
juga tapi Salim ini termasuk yang paling
jenius Kenapa bisnisnya naik turun
mereka dia melewati dua penjajah besar
era Belanda era Jepang dan yang terakhir
dia bangkit menjadi berjaya di era
kekuasaannya Presiden Soeharto sudah
menjadi rahasia umum adalah orang dekat
pengusaha dekat yang akrab dengan
Presiden Soeharto dan bisnis pertama dan
terutama yang paling penting yang
dilakukan oleh Sudono Salim adalah
bisnis tepung terigu ya benar namanya
Bogasari so Ayo kita bahas bisnis-bisnis
Makanan apa saja yang terkait dengan
prahara Waru upnormal yang pertama
adalah perusahaan tepung terigu terbesar
di Indonesia yang dimiliki oleh Salim
Group yang namanya Bogasari perusahaan
ini resmi berdiri di tahun 1969 menjadi
menarik Kenapa karena Indonesia itu
sebetulnya bukan produsen gandum ya
bahan asli tepung teri bahan dasarnya
adalah gandum tetapi
saudara-salim itu jenius dia melihat
Kayaknya gue bisa ngerubah nih orang
Indonesia nih biasanya makan tiwul
singkong sagu atau beras so Indonesia
Walaupun dia tidak punya kebun gandum
Salim PD banget nih dia bangun pabrik
tepung terigu besar di Indonesia yang
paling besar di Indonesia yang namanya
Bogasari gandumnya sendiri dia beli di
Bulog Bulog itu perusahaan milik negara
mereka punya kekuasaan untuk mengimpor
gandum gandumnya diimpor Bulog langsung
dibawa ke pengelingannya Bogasari
turning Po ini kenapa karena zaman dulu
ya bisnis itu semua di monopoli ama
negara di monopoli sama pemerintah lu
mau bisnis kayu monopoli negara bisnis
minyak monopoli sama negara karena
Pertamina
paket surat amplop perangko di monopoli
oleh negara namanya PT Pos Indonesia
jadi semua negara termasuk lu mau bisnis
terigu so waktu itu Bulog dikasih hak
untuk memonopoli impor gandum di
Indonesia dan dia juga memiliki monopoli
untuk distribusi gandum di Indonesia ya
beruntung Salim Group best friend nih
sama Presiden Soeharto jadi ya mereka
bisa mengamankan supply gandum untuk
penggilingan gandum mereka menjadi
tepung terigu nah bisnis mereka ini
semakin booming itu di tahun 90-an
Kenapa tadi ketika mereka lahir 1969
sampai tahun 1970 Mereka cuma bisa
produksi sekitar 600 ton per hari masuk
tahun 90-an ekonomi Indonesia itu
booming produksi mereka naik tuh dari
sekitar 600-an naik menjadi
9000 ton per hari saat itu mesin
gilingnya itu mereka impor dari Jerman
Barat dan mereka dapat harga yang bagus
ya ya karena pada tahun itu ya Jerman
Barat sama Jerman Timur masih bisa
mereka masih terang masing-masing pengen
meningkatkan ekonominya jadi banyak
jualan mesin-mesin yang kualitasnya
bagus banget dan harganya terjangkau
karena di subsidi oleh Amerika Serikat
lalu gandumnya mereka dapat dari
Australia ini juga sekutunya Amerika
Serikat pemenang perang dunia ke Oke
jadi mereka bisa amanin mesinnya mereka
dapetin sumber gandum yang murah dan
orang yang memiliki hak untuk memonopoli
impor dan which is Bulog ya Best Friends
juga jadi bisnis mereka betul-betul
sustainable dan sangat aman untuk
dijalankan dalam jangka panjang
berhubungan dengan makanan lokasi pabrik
mereka Bogasari itu ada di Tanjung Priok
Jakarta Utara tidak heran ya Kenapa
ingat dong bahan bakunya apa tadi impor
impornya pakai apa Masa pesawat terbang
tentu pakai kapal makanya mereka bikin
pabrik dekat dengan pelabuhan so ini
sangat Brilian ya jadi jangan heran ya
dalam tempo waktu yang cukup singkat
hanya kurang dari 20 tahun mereka bisa
menguasai pasar gandum terbesar di Asia
Tenggara yang namanya Indonesia merknya
juga ada banyak ada 3 merek yang paling
terkenal yang dimiliki oleh Bogasari
yaitu apa kamu pasti pernah dengar
Segitiga Biru itu punya Salim Group
Cakra Kembar itu punya saling group Lalu
ada juga Kunci Biru itu juga punya salin
grup jadi bisa dia bilang kalau lu pergi
ke Indomaret atau lu pergi ke Toko
swalayan mau beli tepung terigu tutup
mata ambil
ternyata
belok sedikit ambil lagi tepung mereknya
lain punya Salim grup juga gitu Jadi lu
nggak bisa lolos nih semuanya masih ada
hubungan dengan saling group Kalau kamu
masih manusia di Indonesia ini dan kamu
masih butuh makan kemungkinan besar yang
kamu makan itu juga dari saling group
Kenapa ingat dia melakukan konglomerasi
dia impor tepungnya pakai Bogasari terus
tepungnya dirubah jadi apa dirubah
menjadi yang kedua nih Indomie mie
instan terbesar di dunia itu yang punya
saling group jadi buat teman-teman
jangan suka menghina Indomie ya Indomie
itu salah satu produk makanan yang
paling terkenal loh di Afrika bukan cuma
di Indonesia jadi itu ekspor Indonesia
yang paling terkenal di dunia tapi
mereka belum sampai ke planet Mars dan
mereka itu sebetulnya baru diproduksi
sekitar akhir tahun 60-an baru viral di
awal tahun 70-an dan sekarang mereka
udah menguasai Indonesia bahkan kabarnya
konsumsi Indomie itu udah sama dengan
konsumsi nasi di Indonesia jadi kalau
teman-teman lihat buku pelajaran di SD
saya bilang makanan pokok Indonesia
adalah nasi itu salah besar makanan
pokok di Indonesia adalah Indomie nah
ini dia yang menarik dan sejak lahir
variasi baru Indomie kuah rasa kari ayam
Indomie langsung viral dan ada di
mana-mana semua orang cari
dan bagi
Indonesia
persembahan Indofood
bahkan sempat harga Indomie ini jauh
lebih mahal dibandingkan kamu kalau beli
nasi pakai ayam begitu viralnya pada
saat itu ya karena orang senang banget
makan Indomie kuah rasa kari ayam dan
kejayaan Indomie ini diulangi lagi
ketika mereka berhasil mengeluarkan
produk oleh Indomie di tahun 1983 atau 1
tahun setelah lahir mie kuah rasa kari
ayam mereka Langsung launching momen itu
menjadi manfaatkan mereka luncuran
produk yang namanya Indomie goreng ingat
ya yang sampulnya warna putih itu wah
itu viral dan mereka Sejak saat itu
posisinya tidak tergantikan sebagai yang
paling hebat di Indonesia jangan heran
ya kalau produk Indomie ada di mana-mana
karena produknya bukan cuma disukai oleh
orang Indonesia tapi orang luar negeri
juga senang dong Pengen paling happy
lagi ya sudah salin yang punya salin
grup Kenapa karena mereka berhasil
melakukan konglomerasi dari gandum
sampai jadi mie orang makan itu punya
saling nah dia kemudian memikirkan hal
yang baru lagi karena orang kaya harus
ekspansi terus dia pikir ini tepung
terigu itu gua udah kuasai nih dia bisa
jadi bahan pokok yang namanya bakmi
menggantikan nasi Orang banyak makan
nasi di Indonesia senangnya pakai ayam
terus gimana caranya saling bisa masuk
ke bisnis ayam di Indonesia dan ini yang
menarik Kenapa ini adalah perusahaan
ketiga berhubungan dengan pangan yang
dikuasai oleh Salim Group yang namanya
Kentucky Fried Chicken di video
sebelumnya kita udah bahas ya KFC itu
akan tetapi fried chicken ini itu
perusahaan franchise waralabanya di
Indonesia itu dipegang sama Gelael Nah
sekarang Anaknya lagi asik main
mobil-mobilan nahel ini dia yang pegang
franchise KFC dari Amerika dan
perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun
1978 KFC Ini awalnya dimiliki oleh
keluarga galael sebelum pada tahun
1990 sahamnya dibeli oleh Salim Group
lewat perusahaan mereka yang namanya
Indo retail nah ini kamu bisa lihat nih
hubungannya ya orang sekarang kalau kamu
makan ayam goreng makan mie pakai ayam
ayamnya digoreng pakai tepung tepungnya
sebenarnya dari Salim juga tepungnya
dari Salim minyaknya Salim Jadilah yang
namanya ayam goreng KFC dari ujung atas
sampai ujung bawah punya Salim Group
jadi buat kamu kalau orang melakukan
konglomerasi adalah sangat logis buat
dia menguasai bisnis ayam di Indonesia
apalagi ayam goreng tepung kenapa ya
karena dia yang punya tepungnya jadi
inilah hubungan yang namanya
konglomerasi bisnis saling group di
dunia pangan di Indonesia dan ini di top
up lagi sama Salim Group dengan
perusahaan yang keempat yang namanya
Indofood cbp ini perusahaannya Indofood
yang khusus untuk makanan ringan snack
kalau kamu pernah dengar yang namanya
Indomie Supermi Sarimi Sakura dan lain
sebagainya Itu punyanya si icbp juga ini
Indofood cbp perusahaan ini udah
perusahaan Tbk loh dia juga anak
perusahaan dari Indofood Sukses Makmur
jadi ini perusahaan Tbk yang dimiliki
oleh perusahaan Tbk lagi nah kita fokus
di Indofood cbp aja lah icbp kode
sahamnya lalu Selanjutnya ya bukan cuma
Milo mereka juga maksud ke segmen
minuman Kamu mungkin pernah denger ya
Susu Indomilk susu milk kuat hingga susu
cap enak itu punya grupnya icbp juga
Bahkan mereka juga makanan snacknya kamu
pasti pernah makan seperti Kitalah
Chitato Lais jetset Chiki dueto bahkan
Citos itu juga punyanya grup icbp jadi
seru nih mereka punya susu banyak mereka
punya stek banyak mereka punya Indomie
mie goreng mie rebus mie kuah juga
banyak bahkan produk sambal dan produk
kecap kamu pasti juga pernah lihat ya
kecap merk Indofood yaitu punyanya
saling group juga jadi ini betul-betul
konglomerasi bisnis luar biasa yang
dilakukan oleh Salim Group basisnya sama
kacang kedelai ataupun tepung terigu nah
induknya icbp pemegang sahamnya adalah
Indofood Sukses Makmur kode sahamnya
adalah imdf harganya sekitar
6.725 rupiah so buat teman-teman yang
investasi di saham Indofood Kamu harus
perhatikan kinerja sahamnya secara
individual Jangan karena anaknya naik
lalu kamu beranggapan induknya naik
belum tentu juga karena skop bisnis
mereka mungkin saja berbeda lalu yang
ke-5 itu bisnis roti jadi Salim Group
masuk ke bisnis roti dengan nama yang
terkenal yang namanya Sari Roti kode
sahamnya roti roti alias PT Nippon
Indosari corpindo perusahaan ini baru
berdiri di tahun
1995 tapi penjualannya terus meroket
sejak mereka menanam merek Jadi kalau
jualan barang harus pakai merk merk yang
dipakai adalah Sari Roti produk Sari
Roti ini sudah menjamur ya ada di
mana-mana jadi dia mau kelas menengah
kelas bawah kelas menengah atas
produknya Sari Roti ini sudah hadir
minimarket modern maupun minimarket yang
masih tradisional juga mereka sudah
tersedia dan ada di mana-mana dan mereka
memiliki kehebatan nih Kenapa karena
rata-rata produknya itu udah kadaluarsa
dalam waktu 1 minggu loh jadi mereka
berusaha supaya produknya tetap fresh
Jadi betul-betul kalau kamu cobain
rotinya menurut gua kualitasnya ya cukup
oke Kenapa karena bukan produk yang
dikasih pengawet bertahan berbulan-bulan
nggak tapi mereka punya kadaluarsa
kurang dari 7 hari atau 1 minggu dan itu
sangat bagus Nah teman-teman itulah
perjalanan bisnis Salim groom di sektor
makanan dan kamu jadi bisa lihat ya
Bagaimana strategi konglomerat pola
pikir konglomerat untuk mereka bisa
melakukan konglomerasi bisnis terus kamu
bingung nggak loh pak ini tadi udah
ngomongin tepungnya Udah ngomongin
indomienya Udah ngomongin rotinya ada
yang missing link nih kan kamu kalau
makan bakmi rebus ataupun bakmi goreng
Indomie instan itu semua mie instan itu
adalah tepung terigu yang digoreng dulu
jadi mereka kering tinggal kamu rebus
mereka mengembang kamu bertanya-tanya
nggak konglomerat itu berpikir apa kalau
bisa nih mie goreng ini kalau bisa nih
mie instan ini dikeringkan digoreng
pakai minyak dia sendiri Jadi kamu
jangan heran kalau Salim grup itu juga
punya perusahaan kelapa sawit mereka
juga punya perusahaan minyak goreng
sendiri yang namanya Salim ivomas
Pratama alias si MT simp harganya hari
ini 424 dan kalau kamu pegang dalam 5
tahun terakhir sudah berhasil nyungsep
minus 18% gapapa namanya juga saham
siklik ada siklusnya kadang-kadang naik
kadang-kadang turun apalagi siklus yang
berhubungan dengan komoditas nah Salim
bukan cuma punya satu perusahaan besar
di bidang sawit dan minyak goreng ya
karena apa kalau kamu pernah denger juga
salah satu perusahaan legendaris
khususnya kalau kamu tinggal di pulau
Sumatera semua orang tahu yang namanya
lonsum alias London Sumatera Indonesia
Plantation Kalau kamu pergi ke Medan ya
itu banyak kok jalan atau Gedung Tua
namanya gedung lonsu gedung lonsum itu
artinya apa gedung London Sumatera dulu
yang punya adalah kongsi perusahaan yang
berhubungan dengan Hindia Belanda
sekarang langsung yang punya adalah
saling group kode sahamnya lsip di ihsg
oke sekarang jadi menarik nih dengan
yang namanya Salim kenapa karena banyak
orang yang sebetulnya bergerak di bidang
industri
bahkan teman-teman investor di USG belum
tentu mereka tahu bahwa dari satu sektor
yang berhubungan dengan pangan saja itu
ternyata mereka berhubungan dengan
grupnya Salim kamu laper pulang kerja
mau makan mie goreng mienya punya salib
tepungnya punya Salim minyak gorengnya
juga punya saling besok kamu belok ke
kanan pulang kantor lu pengen makan roti
kosong lu pengen makan roti tawar lu
makan roti donat tepungnya juga punya
Salim donatnya digoreng pakai minyaknya
juga Salim rotinya rotinya Sari Roti
jadi betul-betul canggih ya yang namanya
Salim Group ini kita harus salut banget
ya udah mikirkan bahwa yang namanya
tepung terigu itu akan menjadi makanan
pokok di Indonesia orang-orang cuma
sibuk ngomong Indonesia negara agraris
Indonesia negara maritim Besok makan
ikan kalau malam minum susu ternyata
susunya punya Indomilk juga bro yang
punya Salim juga jadi genset Chiki place
doryto Chitato Citos dan lain sebagainya
punya salin
sampai gua ketemu ada orang gua gak mau
beli punya salim salim udah kaya banget
gitu Gua nggak mau lagi beli barang itu
gua maunya beli barang-barang UMKM
mendukung UMKM Bagus nggak bagus banget
Pergilah Dia ke warung upnormal makan di
situ udah mienya punya Salim juga pakai
kecap kecapnya kecap Indofood juga
gedungnya juga yang punya saling burung
juga gitu nah banyak orang yang tidak
tahu bahwa abnormal itu sebetulnya sudah
dibeli sahamnya oleh Salim Group dan ini
penting untuk Salim Group bisa lakukan
ingat ya bedanya orang kaya dengan
konglomerat orang kaya cuman punya duit
konglomerat melakukan konglomerasi
mereka ada kebanggaan di situ untuk bisa
melakukan konglomerasi gandum menyadari
dia tepungnya dari dia milik instannya
dari dia minyak gorengnya dari dia
rotinya dari dia dari hulu sampai Hilir
dan dia juga dan lu tahu nggak ini gua
kasih lu bonus dijual di mana produk itu
Sari Roti Indomie itu dijual di
toko-toko yang berhubungan dengan
Indofood Indomaret Indomilk yang punya
ya dia juga dan dari tadi Lu lihat
sahamnya ada yang menarik nggak ada satu
saham yang berkaitan dengan semua
ekosistem itu dan gue belum sebut nama
sahamnya adalah Indomaret kode sahamnya
adalah d.net atau orang suka bilang di
Net jadi buat teman-teman kalau kalian
ada yang nangis berseduh-seduh di
pojokan karena warung abnormal tutup lu
nggak usah sedih banget bro Kenapa
karena yang punya itu salah satu orang
terkaya di Indonesia dan warung up
normal fungsinya sekarang bukan lagi
bukan untuk tempat tes case anak-anak
alay yang hobinya cari barang-barang
Hype atau trendy atau tempat nongkrong
asik yang instagramable enggak karena
warung up Normal itu bisa menjadi tempat
testing poin untuk Indomie rasa baru
dulu sempat ada orang ketakutan begini
ketika aku ISIS ini belum dilakukan ya
ketakutannya gini Salim itu sekarang
kita semua udah tahu dia menguasai dari
hulu sampai Hilir berhubungan dengan
pangan banyak orang yang makan mie
goreng itu di warung-warung yang namanya
warmindo di pinggir jalan atau warteg di
pinggir jalan Nah itulah kenapa ketika
kemudian sahamnya normal dibeli oleh
Salim Group itu nggak begitu banyak
media menggambar-gemborkan kenapa ya
karena jangan sampai warung-warung yang
selama ini bertahan hidup menjadi Mitra
distribusi dari produk-produknya Indomie
merasa mereka menjadi kompetitor juga
nih sama Indofood dan di sini yang
menurut gua yang cukup bijak dilakukan
oleh Salim adalah mereka menaikkan harga
bakmi yang ada di upnormal Kenapa karena
kalau abnormal tetap menjual Indomie
dengan harga murah yang tadi gua bilang
ya 50.000 bisa 3 orang makan dapat minum
jaman gua dulu mereka tetap pertahankan
itu ya pasti banyak warmindo yang protes
karena mau nggak mau ya harganya akan
terus dinaikin supaya warung-warung itu
tidak berkompetisi dengan warung-warung
pinggir jalan yang selama ini bermitra
dengan grup
Indofood dan ini guys satu hal yang
penting ya Kenapa yang namanya warung up
Normal itu sebetulnya tetap penting buat
saling group karena selama ini Mitra
kerjanya Salim Group adalah
warung-warung Pinggir Jalan Warung Indo
yang sifatnya sporadis ada di mana
kecil-kecil tapi masif tetapi mereka
tidak bisa menyajikan data yang cepat
dan reliable Maksudnya apa ingat ya era
milenial zaman sekarang Semuanya serba
cepat Semuanya serba instan dan sangat
progresif Maksudnya apa sekarang market
sharenya Indomie itu sudah mulai
tergerus berkurang karena lahir Mimi
baru yang alay-alay itu tetapi mereka
relevan punya rasa yang unik rasa zebra
cross rasa Unicorn rasa yang tak pernah
ada dan lain sebagainya itu muncul terus
jadi ketika lahir merk-merek baru
contohnya Mie Sedap menggerogoti
merk-mereknya Indofood mereka mulai
berpikir harus berinovasi khususnya di
divisi rasa nah mereka butuh data yang
cepat nih untuk bisa tahu sebetulnya itu
apa normal ini bisa dijadikan
laboratorium rasa bagi Indomie rasa apa
yang lagi enak rasa apa yang lagi
ngetren mereka bisa langsung tes Apakah
salted cheese Apakah rasa rumput laut
Jadi sekarang kalau kita lihat normal di
pinggir jalan kamu jangan lagi melihat
itu sebuah bisnis kelas warteg yang
lucu-lucu tidak signifikan salah ingat
ya pola pikir orang kaya dengan pola
pikir konglomerat itu berbeda sekarang
kita sudah masuk ke arah dimana data itu
penting dan kita harus bisa melakukan
agregasi data secara faktual cepat dan
tepat video bonus nih tadi kita udah
belajar ya gua udah kasih tahu lu semua
sama-sama emiten emiten yang berkaitan
dengan abnormal ini saudara kandungnya
normal lu segera cek deh di HSG dalam 5
tahun terakhir gimana kinerja
perusahaan-perusahaan itu gua udah kasih
tahu sama lu bocoran nih kode-kode
sahamnya juga gua kasih tahu segera lu
cek di SG dalam 5 tahun terakhir gimana
kinerja sahamnya gimana kinerja
bisnisnya Lu pasti tidak kaget lu pasti
tidak Terkejut kalau hari ini upnormal
collaps Penasaran ya Makanya segera kamu
cek segera kamu investigasi emiten itu
dan komen di bawah ini menurut kamu
menarik nggak buat kamu beli sahamnya
guys semoga video ini bermanfaat Salam
sehat salam Cuan bye
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:54 UTC
Categories
Manage